BAB I Instalasi Linux
Untuk menginstalasi Sistem Operasi Linux Mandriva Spring 2007 harus melalui beberapa tahap dan langkah-langkah sebagai berikut :
A. Alat dan Bahan Obeng Plus dan Minus CD Master Linux Mandriva Spring 2007 Driver Hardware unit komputer dengan spesifikasi sebagai berikut : Processor pentium 4 kecepatan 2.4 Ghz Memory RAM kapasitas 512 MB Harddisk kapasitas 40 GB CD ROM Drive 52 X LAN Card VGA Onboard
C.
LangkahSetting Bios
1
1.
Nyalakan komputer, tekan tombol keyboard Delete/F2 (tergantung vendor dari BIOS).
2. 3.
Pada gambar, kita dapatkan informasi: tipe CPU, kapasitas RAM (memori), dan lain-lain.
Gambar 1 4. Setiap BIOS Setup terkadang memiliki menu setting yang berbeda tergantung vendor-nya/ perusahaan pembuat 5. Perhatikan gambar berikut. Untuk melakukan settingan BIOS, lihat pada kolom kanan menu BIOS SETUP UTILITY
2
Gambar 2
6.
Lakukan settinggan Jam dan Tanggal jika tidak sesuai dengan waktu setempat.
7.
Pindah ke Tab Advanced. Pilih Ide Configuration ..
Gambar 3 8. Pada IDE Configuration tekan enter maka akan muncul informasi Harddisk dan CDROM . Untuk keluar menu tekan tombol “Esc”.
3
Gambar 4
9.
Pada IDE Configuration tekan “enter” maka akan muncul informasi selanjutnya, pindah ke menu Floppy Configuration.
Gambar 5 10. Pastikan Floppy A .1.44 MB 3½” , kemudian tekan tombol Esc untuk keluar. 11. Pindah ke Tab Power. Pilih ACPI Aware US, pilih Yes.
4
Gambar 6
5
12.
Pindah ke Tab Boot . Ide Configuration. Boot Device Priority.
Gambar 7 13. Instalasi Linux Mandriva Spring 2007 dilakukan lewat CD-ROM Drive, maka kita lakukan pemilihan booting melalaui CD-ROM Drive.
14.
Pada 1 Boot Device pilih “CD-ROM”.
st
Gambar 8
6
15.
Pada 2 nd Boot Device pilih “Hard Drive”.
Gambar 9 16. Pindah ke Tab Exit. Exit Saving Changes .tekan OK. atau F10 lalu Yes.
7
Gambar 10
8
D.
Instalasi Linux Mandriva Spring 2007
1. Pastikan CD Linux Mandriva Spring 2007 telah dimasukkan ke CD-ROM Drive dan Boot Sequence pada BIOS Setup CD-ROM Drive posisi First Drive. 2. Setelah itu komputer restrat, akan tampilan. Jika anda ingin menginstall
3.
4.
Dan Lakukan Pemilihan Bahasa, pilih bahasa English (Amerika) untuk lebih memudahkan instalasi Linux Mandriva Spring 2007
9
Gambar 12
5.
Apabila setuju klik Accept lalu klikNext.
Gambar 13 6. Akan Muncul “Is this an install or an upgrade?” Artinya komputer yang akan kita instalasi telah terinstall mandrake linux dalam hal ini pilih Install lalu klik Next.
Gambar 14
10
7. Pilih jenis Keyboard yang akan kita gunakan, Biarkan tetap pada posisinya lalu klik Next.
Gambar 15
8. Memilih tingkatan keamanan yang diinginkan, biarkan Security Levelnya pada posisi Standartd lalu Klik Next.
Gambar 16
9. Pilih Use existing partitions lalu Klik Next.
11
Gambar 17
10. Memilih partisi yang akan digunakan, biarkan pada posisinya klik Next.
Gambar 18
12
11. Partisi yang akan di Format, Klik partisi yang ingin di Format lalu Klik Next.
Gambar 19
12. Silahkan tunggu, partisi yang dibuat sedang di format
Gambar 20
13
13. Silahkan tunggu, sedang mencari paket yang tersedia
Gambar 21
14. Hal ini paket yang akan di install adalah paket buat komputer Workstation dan Server, tandai paket yang akan di install lalu klik Next.
Gambar 22
14
15. Instalasi karnel seri 2.4, Klik Next.
Gambar 23
16. Paket telah di pilih dan akan di install, klik Install untuk melanjutkan instalasi paket
Gambar 24
15
17. Setelah itu Instalasi karnel source, tandai karnel source yang akan di install lalu klik Next.
Gambar 25
18. Menginstalasi Paket Server, klik Yes jika setuju lalu klik Next.
Gambar 26
19. Mandrake Linux sedang melakukan Instalasi Sistem
16
Gambar 27
20. Menginstalasi Driver VGA/grafis
Gambar 28 21. Dan Instalasi paket g-conf Editor
17
Gambar 29
22. Setelah itu anda akan Mengisi Password Root, dan ketik ulang Password Root lalu klik Next.
Gambar 30
18
23. Selanjutnya Mengisi User Name / pengguna,apabila telah selesai klik Next.
Gambar 31
24. Linux Mandriva Spring 2007 akan log in/ log on secara otomatis dengan User Name yang dibuat, klik Next
Gambar 32
19
25. Instalasi Bootloader, pilih First sector of drive (MBR), lalu klik Next.
Gambar 33
26. Dan Ringkasan fitur-fitur yang telah di konfigurasi dan yang ingin di konfigurasi, klik Next.
Gambar 34
20
27. Untuk Memilih negara sesuai dengan negara yang di tempati, klik Next.
Gambar 35
28. Selanjutnya Untuk Instalasi driver sound, klik Next
Gambar 36
21
29. Instalasi driver TV Tuner, biarkan pada posisinya karena driver TV Tuner telah di temukan, klik Next untuk instalasi.
Gambar 37
30. Mengkonfigurasi resolusi tampilan, klik Next
Gambar 38
22
31. Untuk Mencoba konfigurasi, klik Yes lalu klik Next.
Gambar 39
32. Dan Komputer akan mulai Login dengan konfigurasi resolusi yang telah di setting, klik Yes lalu klik Next.
Gambar 40
23
33. Memilih jenis Koneksi yang akan di konfigurasi, klik LAN connection lalu klik Next.
Gambar 41
34. Memilih Hardware LAN Card yang akan di konfigurasi, klik eth0 Realtek/RTL- 8139 lalu klik Next.
Gambar 42
24
35. Pemberitahuan bahwa LAN Card yang terpasang telah terkonfigurasi sebelumnya, apabila setuju klik Yes lalu klik Next.
Gambar 43
36. Men- setting IP secara otomatis atau manual dalam hal ini digunakan manual setting klik Manual Configuration lalu klik Next.
Gambar 44
25
37. Untuk Mengisi IP address dan Subnet Mask, setelah selesai klik Next
Gambar 45
38. Setelah itu Mengisi Host name, DNS Server dan Gateway, setelah selesai klik Next.
Gambar 46
26
39. Mengisi Zeroconf Host Name, klik Next
Gambar 47
40. Memulai konfigurasi koneksi setelah Booting, klik Yes lalu klik Next
Gambar 48
27
41. Telah selesai, klik Finish
Gambar 49
42. Untuk Meng-install paket Service yang otomatis Jalan saat Booting, klik Install
Gambar 50
28
43. Pemberitahuan Bahwa Paket Network Terbaru Telah di Update apakah ingin di Install, klik No lalu Next.
Gambar 51
44. klik Reboot untuk Me- Restart komputer. Dan dapat di gunakan.
Gambar 52
29
BAB II DHCP SERVER
A.
Alat Dan Bahan 1. Siapkan 1 unit computer 2. Siapkan CD linux 3. OS Linux
B.
Definisi DHCP ( Dinamic House Configuration Protocol ) Dhcp adalah Dinamic House Configuration Protocol yang bertugas memberikan IP kepada client secara otomatis. Dan suatu program aplikasi yang memungkinkan pengaturan jaringan secara terpusat dari server.
C.
Fungsi DHCP Fungsi dhcp adalah untuk membagi kelas – kelas IP yang masing masing mempunyai kapsitas jumlah IP yang berbeda – beda .
D.
Langkah – langkah Setting IP 1. klik K menu 2. masuk ke konsole 3. ketikan kan ifconfig eth0 222.111.117.28 4. Tekan enter dan akan muncul seluruhnya 5. dan untuk membuktikan apakah IP ini benar 6. Ketik ping 222.111.117.28
64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
30
64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
7. Setelah muncul tulisan Reply maka tandanya itu sudah konek 8. E. untuk memberhentikan Ketik CTRL C
Ifconfig Ifconfig adalah untuk melihat seluruh dari IP yang diketikkan sehingga Kita dapat mengetahui IP kita yang sudah kita
F.
Chek IP Untuk menchek IP apakah sudah konek atau failed jadi kita dapat menchek menggunakan Ping 222.111.117.28 nantinya akan muncul reply
64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
G.
Setting dhcpd.conf 1. Klik K menu
2. masuk ke Home 3. Enter 4. ketik /etc 5. Enter 6. Setelah itu cari file yang sudah anda install yaitu dhcpd.conf
31
7. klik 2 X 8. Mengkonfigurasi file dhcpd.conf Paket DHCPD telah terinstal. Maka hal yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah melakukan konfigurasi file dhcpd.conf file ini tersimpan di directori /etc/dhcpd.conf. Setelah menemukan direktorinya maka kita
mengkonfigurasi filenya. Inilah isinya:
default-lease-time 86400; max-lease-time 604800;
authoritative; subnet 222.111.117.28 netmask 255.255.255.0 { range 222.111.117.10 222.111.117.24; option subnet-mask 255.255.255.0; option broadcast-address 222.111.117.28; option routers 222.111.117.29; } Save dan close. Setelah itu kita restart dhcpd.conf Masuk ke K- Menu Sistem Terminal Console Kemudian ketik perintah
[root@server dhcpd]# service dhcpd restart Shutting down dhcpd: [ OK ]
32
Starting dhcpd: [root@server dhcpd]#
[ OK ]
kalau ada muncul perintah OK berarti DHCP Server telah berhasil di install H. Perintah Command ?$ ? su ? # ifconfig ? # ifconfig eth0 xxx ? # ping xxx ? # clear all ? # exit ? # service dhcp restart ? # halt ( user biasa ) ( mengubah dari user biasa menjadi root ) ( melihat seluruh net card ) ( melihat perangkat satu ip ) ( mencoba, mengetes ip ) ( membersihkan layer ) ( keluar dari console ) ( merestart dhcp server ) ( shut down/ mematikan compute
33
BAB III DNS SERVER
A.
Definisi DNS ( Domain Name Sistem ) DNS dalam jaringan Internet atau TCP / IP merupakan suatu jaringan yang dibangun bedasarkan teknologi packet switching. Data yang akan dikirimkan dari satu host ke host lainya dibagi menjadi paket – paket. Tiap paket akan memiliki header yang didalamnya berisikan alamat tujuan paket tersebut.
DNS terdiri dari 2 macam yaitu :
Primary Name Server (PNS) adalah server yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan subdomain yang dikelolanya. Socandary Name Server (SNS) adalah DNS server yang secara hirarki setara dengan Pns namun data –data domain dan subdomain diperoleh dengan cara menyalin dari PNS.
B.
Fungsi DNS Fungsinya DNS adalah menerjemahkan alamat IP menjadi alamat Fully Qualified Domain Name (FQDN ) atau biasa dikenal dengan alamat www dan juga sebaliknya menerjemahkan kembali dari alamat www menjadi alamat IP ( misal 222.111.117.28– retno.go.id)
34
C.
Tugasnya DNS Tugasnya adalah Mengubah IP menjadi Domain name ( Forward ) atau mengubah Domain name menjadi IP ( Reverse )
D.
Setting IP Masuk ke K menu System Terminal Konsole
Kemudian ketik ifconfig eth0 IP yang digunakan. Contohnya : bash# ifconfig eth0 222.111.117.28
Setelah setting IP, ketik ping untuk mengecek apakah IP yang kita setting telah berhasil atau tidak. Contohnya : ping 222.111.117.28 Jika berhasil akan muncul keterangan
64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 222.111.117.28: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
E.
Mengatur DNS Server Setelah kita setting IPnya, langkah selanjutnya adalah mengatur DNS servernya. Langkah – langkah yang harus diperhatikan dalam mengatur DNS server yaitu
Yang pertama kita install packet BIND Setting named.conf File zone
35
Setting resolve
F.
Install Packet BIND ( Berkeley Internet Name Domain ) Sebelum masuk ke DNS server, terlebih dahulu kita harus menginstall packet BIND. Langkah yang harus dijalankan untuk menginstall packet BIND yaitu :
Klik menu K-Menu System Configuration Config Your Computer System Management Add Remove Program
-
Setelah itu ketikan BIND pada coloum search yang tersedia. Kemudian tekan ENTER. Lalu akan muncul packet – packet yang akan di install. Pilih atau Centang packet mana saja yang dibutuhkan atau yang akan di install.
-
-
Klik install untuk memulai penginstallan. Setelah itu, pada saat penginstallan program akan meminta cd linux (tergantung cd berapa yang di minta) untuk melanjutkan penginstallannya.
36
G.
Langkah – Langkah Setting Named.conf & File Zone Setelah menginstall packet BIND, langkah selanjutnya yaitu setting named.conf. Langkah – langkah untuk setting named.conf yaitu : Masuk ke K-Menu Home Setelah itu ketikkan /etc pada coloum Lalu cari named.conf
Kemudian edit file zonenya. Contohnya : Membuat /etc/named.conf Options { Directory "/var/named";
}; Zone "." { Type hint; File "named.ca"; }; Zone "retno.go.id" { Type master; File "db.retno.go.id"; }; Zone "117.111.222.in-addr.arpa" { Type master; File "db.222.111.117"; }; Membuat file zone untuk domain retno.go.id diberi nama db.retno.go.id @ IN SOA nsl.retno.go.id. admin.retno.go.id. { 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum NS nsl.retno.go.id. NS ns2.retno.go.id. MX 10 mail.retno.go.id. A 222.111.117.28 A 222.111.117.28 A 222.111.117.28 A 222.111.117.28 A 222.111.117.28 A 222.111.117.28 CNAME 222.111.117.28
IN IN IN ns1 IN ns2 IN www IN mail IN mp3 IN vhost IN ftp IN
@ @
37
Kemudian restart service BIND dengan perintah
[root@server named]# service named restart Shutting down named: Starting named: [root@server named]# [ OK ] [ OK ]
H.
Setting resolv Membuat file zone reverse – lookup untuk network 222.111.117 diberi nama db.222.111.117 Contoh isi file zone :
@ IN SOA nsl.retno.go.id. root.localhost. 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum NS ns1.retno.go.id. NS ns2.retno.go.id. PTR ns1.retno.go.id. PTR ns2.retno.go.id. PTR vhost.retno.go.id.
1 2 28
IN IN IN IN IN
Tes hasil konfigurasi dengan cara mengaktifkan bind dengan perintah berikut :
[root@digital /root]# /etc/rc.d/named start
Lakukan pemeriksaan pada /var/log/messages
[root@digital /root]# cat /var/log/messages
Perintah command : Look up Exit Clear all Halt
38