Docstoc

NEMATODA NEMATODA Nematoda berasal dari kata

Document Sample
NEMATODA NEMATODA Nematoda berasal dari kata Powered By Docstoc
					NEMATODA
Nematoda berasal dari kata nematos yang artinya benang dan oidos yang artinya bentuk
Cacing ini juga sering disebut cacing gilik, di antara filum yang lain, filum ini
mempunyai anggota yang terbanyak baik jenis maupun individunya.
Ciri-ciri umum NEMATODA
    • Dapat dijumpai di darat, air tawar, air laut, dari daerah kutub hingga tropis
    • Hidupnya bersifat bebas, namun ada pula yang parasit pada hewan atau tumbuhan
    • Tidak memiliki sistim peredaran darah dan jantung.
    • Bentuk tubuhnya gilik panjang dengan simetri bilateral
    • Tubuhnya tidak memiliki silia dan tidak bersegmen, dilapisi oleh kutikula
        transparan.
Tabel Sistem organ dalam tubuh NEMATODA
Sistem Organ           Keterangan

Sistem pencernaan     Sudah lengkap dengan cairan pseudoselom dalam membantu
makanan               sirkulasi makanan



Sistem ekresi         Terdiri 2 saluran lateral yang bermuara di lubang bagian
                      ventral

Sistem pernafasan     Dengan pertukaran gas secara difusi melalui permukaan tubuh


Sistem saraf          Adanya ganglion serebral dan bekas saraf longitudinal
                      (trunkus nervosus) 2-3 buah



Sistem reproduksi     Seksual, alat kelamin jantan dan betina terpisah (diesis atau
                      gonokoris)


Struktur dan Klasifikasi NEMATODA
Nematoda dewasa tersusun oleh ribuan sel somatik, ratusan diantaranya membentuk
sistem reproduksi. Tubuhnya berupa tabung yang disebut sebagai pseudocoelomate.

Kutikula merupakan dinding tubuh bagian luar untuk pelindung bagian bawahnya
Ciri Morfologi NEMATODA
    • Tubuh tidak bersegmen
    • Bentuk silindris memanjang, kecuali pada beberapa genera yang berjenis kelamin
       betina
    • Simetris bilateral
    • Binatang yang mempunyai tiga lapisan (triploblastik) atau terdiri dari tiga lapis
       blastula.
    • Mempunyai rongga tubuh semu
    • Tubuhnya transparan
    • Memiliki sistem organ tubuh lengkap (tidak memiliki sistem peredaran darah)
    • Nematoda parasit tanaman biaanya mempunyai stilet
Dinding tubuh nematoda terdiri atas 3 lapis, yaitu:
    • Tubuh tidak bersegmen
    • Bentuk silindris memanjang, kecuali pada beberapa genera yang berjenis kelamin
       betina
    • Simetris bilateral
    • Binatang yang mempunyai tiga lapisan (triploblastik) atau terdiri dari tiga lapis
       blastula.
    • Mempunyai rongga tubuh semu
    • Tubuhnya transparan
    • Memiliki sistem organ tubuh lengkap (tidak memiliki sistem peredaran darah)
    • Nematoda parasit tanaman biaanya mempunyai stilet
Tubuh NEMATODA
Struktur tubuh nematoda merupakan dua tabung yaitu :
    1. Struktur tubuh luar merupakan dinding tubuh
    2. Struktur tubuh dalam merupakan alat pencernaan




Dinding tubuh nematoda terdiri atas 3 lapis, yaitu:
   1. Kutikula, berbatasan langsung dengan dunia luar, terdiri dari
   a. Korteks (terdiri dari zat keratin)
   b. Matrik, (terdiri dari matraksin)
   c. Fiber Layer, (terdiri dari zat kolagen)

   2. Lapisan hipodermis yang berfungsi membentuk kutikula baru dan sifatnya seluair
   3. Somatic musculatur yang memuat otot-otot tubuh nematoda
Anggota Filum Nematoda

Anggota Filum Nematoda
Anggota Filum Nematoda
    • Cacing Gelang (Ascaris Lumbricoides)
Umumnya hidup sebagai parasit pada usus manusia, bersifat kosmopolit (terdapat di
segala tempat), menyebabkan penyakit yang dikenal dengan ascariasis.
Bentuk tubuh bulat panjang, ujung-ujungnya meruncing. Mulut di anterior dengan tiga
bibir. Diameter cacing betina ±0,5cm dengan panjang 1,2-2,4cm (lebih besar dan lebih
panjang dari pada cacing jantan)
Tubuh betina relatif lebih lurus, sedang yang jantan memiliki ujung posterior yang
melengkung.
Daur hidup cacing gelang
Telur yang sudah dibuahi keluar ke alam bebas melalui feses. Apabila telur ini tertelan
bersama makanan/ minuman, maka di usus halus akan menetas menjadi larva kecil.
Setelah menembus dinding usus, bersama aliran darah dapat sampai ke jantung dan paru-
paru dan sampai ke trakea dan tertian lagi ke usus halus dan menjadi cacing dewasa.
Contoh ascaris lainnya adalah ascaris megalocephala (parasit usus kuda), ascaris suilae
(parasit usus babi)
Cacing tambang
Cacing tambang
Cacing ini parasit pada usus manusia, dijumpai pada daerah pertambangan, beriklim
panas. Cacing ini menghisap darah dan mengeluarkan zat anti keagulan yang mencegah
pembekuan darah korban.
Panjang tubuh dewasa ±1 – 1,5 cm.

Contoh cacing tambang ialah : Ancylostoma Duodenale (daerah tropis Afrika dan Asia),
Necator Americanus (daerah amerika)
Daur hidup cacing tambang
Telur cacing keluar bersama feses manusia, pada daerah yang sesuai, telur ini menetas
menjadi larva filariform yang dapa tmenembus kulit kaki manusia yang tidak beralas
kaki. Bersama aliran darah larva sanpai di jantung, paru-paru dan trakea, kemudian ke
faring dan tertelan lagi ke usus halus dan tumbuh menjadi dewasa. Dan siklus berulang
terus.
Cacing Kremi
Enterobius vermicularis (Oxyuris vermicularis) hidup dalam usus besar manusia. Cacing
betina panjangnya 9-15 mm. Pada saat bertelur, cacing betina menuju anus untuk
memperoleh oksigen untuk pertumbuhan larva. Hal ini menyebabkan rasa gatal di anus.
Tubuh orang yang terinfeksi dapat megnandung 5000 cacing.
Contoh lainnya adalah Oxyuris equi pada dubur kuda atau keledai
Cacing Filaria (Wuchereria bancrofti)
Cacing ini mempunyai inang perantara hewan antropoda, misalnya nyamuk dan inang
tetap yaitu manusia pada pembuluh getah bening.
Pada siang hari larva di paru-paru atau pembuluh darah besar, malam hari cacing pindah
ke pembuluh arteri atas dan vena perifer dekat kulit. Apabila cacing menyumbat
pembuluh getah bening maka menyebabkan kaki gajah (elephantiasis).
Mikrofiloria masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk culex.
Cacing otot (Trichinella spiralis)
Cacing ini menyebabkan penyakit trichinosis pada manusia, babi atau tikus. Masuk ke
tubuh manusia melalui daging babi yang dimasak kurang matang. Di dalam usus
manusia, Larva menjadi cacing muda, bergerak ke otot melalui pembuluh limfa/ darah
dan menjadi cacing dewasa.
Untuk mencegahnya masaklah daging sampai matang dan cacing muda mati.
Heterodera radicicola
Cacing ini hidup parasit pada akar tanaman dan menyebabkan bengkak pada akar.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:11873
posted:2/21/2010
language:Indonesian
pages:4