'Hentikan pemberian izin tambang di hutan lindung'
Document Sample


'Hentikan pemberian izin tambang di hutan lindung' Oleh Endot Brilliantono Bisnis Indonesia JAKARTA: Kawasan hutan lindung dan konservasi di sepanjang perbatasan RI-Malaysia di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat menyimpan kekayaan bahan tambang yang besar. "Karena itu kami meminta agar pemerintah tidak memberikan izin pertambangan terbuka terhadap potensi tambang di kawasan hutan lindung," kata Direktur Eksekutif satu lembaga masyarakat Greenomics Indonesia Elfian Effendi kepada Bisnis, pekan lalu. Dia memberikan contoh cadangan batu bara yang ada di Kaltim, dimana menurut data neraca sumber daya batu bara di pemprov itu, cadangannya mencapai 19,56 miliar ton. Dari deposit batu bara sebesar itu hingga 2004 telah dieksploitasi sebesar 322,63 juta ton, jadi cadangan yang tersisa masih 19,24 miliar ton. Menurut dia, di kawasan hutan konservasi dan lindung berdasarkan undang-undang tidak dibolehkan ada usaha pertambangan, baik pertambangan terbuka maupun tertutup karena akan merusak ekosistem dan lingkungan. Namun pemerintah harus realistis bahwa lebih dari setengah luasan Kaltim memiliki kelerengan lebih dari 40%, sehingga aktivitas pertambangan harus dilakukan sangat hati- hati. Berdasarkan hasil analisis spasial Greenomics Indonesia di kawasan perbatasan kontribusi subsektor pertambangan nonmigas terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim memang sangat singnifikan, mencapai 28,48% pada 2004. "Kontribusi yang cukup signifikan tersebut tidak harus dipertahankan dengan mengorbankan kawasan hutan lindung dengan cara melakukan pertambangan terbuka. Apalagi mengeruk potensi mineral di kawasan konservasi," kata Elfian. Elfian juga menjelaskan berdasarkan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kaltim 2004, terlihat hampir seluruh blok hutan lindung dan kawasan konservasi (kawasan lindung) di sepanjang perbatasan dipetakan tumpang tindih dengan potensi sumber daya mineral. Kawasan lindung tersebut statusnya dikategorikan sebagai zona penangguhan. "Padahal, zona tersebut sudah jelas peruntukannya sebagai kawasan lindung. Kawasan konservasi jelas tidak boleh ada kegiatan penambangan, sedangkan kawasan hutan lindung hanya dibolehkan kegiatan pertambangan tertutup. Artinya, tidak rasional menetapkan kawasan lindung sebagai zona penangguhan."
Related docs
Get documents about "