Docstoc
EXCLUSIVE OFFER FOR DOCSTOC USERS
Try the all-new QuickBooks Online for FREE.  No credit card required.

Cara mengkonfigur PHP 5

Document Sample
Cara mengkonfigur PHP 5 Powered By Docstoc
					       Cara mengkonfigur PHP 5.2.4 Basis Windows

Catatan PENTING:
Sebelum Anda melangkah ke tutorial instalasi PHP5 ini, sebaiknya Anda telah
menginstall terlebih dahulu software Apache 2.2.6. Proses instalasi dan konfigurasi PHP5
nantinya akan ada kaitannya dengan konfigurasi Apache 2.2.6. Bila Anda belum
menginstal Apache 2.2.6, silakan dilirik kembali tutorial mengenai Cara menginstal
Apache 2.2.6 basis Windows.
Nah, kalau Anda sudah melewati tahapan di atas, silakan lanjutkan dengan instalasi PHP5
basis windows....

Tahap Konfigur PHP 5.2.4 Basis Windows
      Langkah 1, pada PHP5 ada sebuah file yang sangat penting dan harus diketahui
       keberadaannya oleh Sistem Operasi, yaitu file php5ts.dll. Maka bagi Anda yang
       menggunakan Windows 98/ME, di dalam file AUTOEXEC.BAT tambahkanlah
       baris SET PATH = C:\PHP;




      Langkah 2, sedangkan bagi Anda yang menggunakan Windows XP/2003, harus
       melakukan tahapan sebagai berikut:

          o   Masuklah ke dalam Control Panel dan klik pada ikon System (atau Start
              -> Setting -> Control Panel -> System)




          o   klik pada tab Advanced
o   klik pada tombol Environment Variables




o   perhatikan pada System variables, dan carilah baris Path.
o   klik pada tombol Edit atau lakukan klik-ganda pada baris Path untuk
    melakukan pengeditan pada System Variables.
o   Tambahkan perintah ;C:\PHP (ditulis lengkap dengan tanda titik-koma (;)
    di depan kalimat C:\PHP) pada baris Path
          o   kemudian klik tombol OK untuk mengakhiri proses ini.

lakukan Restart pada komputer Anda agar perubahan yang telah dilakukan dapat
dikenali dan dijalankan.

      Langkah 3, carilah file dengan nama php.ini di dalam direktori C:\php




      Langkah 4, editlah file php.ini tersebut dengan menggunakan program teks
       editor biasa, misalnya program NotePad™, TextPad™, Crimson Editor™, dan
       sebagainya. Hindari menggunakan program editor WYSIWYG seperti MS Word,
       dsb. Aktifkanlah fasilitas penomoran baris atau line numbering (bila ada) untuk
       memudahkan pembacaan kita.
   Langkah 5, carilah baris perintah error_reporting = E_ALL (sekitar baris ke-
    337), dan matikanlah perintah ini dengan cara mengetikan tanda titik-koma (;) di
    awal baris.

   Langkah 6, carilah baris error_reporting = E_ALL & ~E_NOTICE (sekitar
    baris ke-341), dan aktifkan perintah ini dengan menghapus tanda titik-koma (;)
    di awal baris. Maka hanya kesalahan-kesalahan pemrograman yang fatal yang
    akan ditampilkan/dilaporkan kepada Anda.




   Langkah 7, carilah baris perintah display_errors = Off dan ubahlah menjadi
    display_errors = On (sekitar baris ke-372). Maka kesalahan pemrograman yang
    terjadi akan ditampilkan di layar browser. Hal ini dilakukan untuk memudahkan
    kita dalam melakukan pelacakan dan koreksi kesalahan yang terjadi. Langkah ini
    dianjurkan hanya untuk proses pembelajaran saja. Tetapi ubahlah kembali
    menjadi display_errors = Off bila server yang Anda miliki merupakan web
    server aktif yang digunakan untuk umum. Ini demi pertimbangan keamanan
   Langkah 8, carilah baris perintah register_globals, dan yakinkan bahwa baris
    register_globals = Off (sekitar baris ke-464) demi pertimbangan keamanan.




   Langkah 9, carilah baris perintah magic_quotes_gpc = Off dan ubahlah perintah
    tersebut menjadi magic_quotes_gpc = On (sekitar baris ke-490)




   Langkah 10, tambahkan baris perintah doc_root = "c:\apache2.2\htdocs"
    seperti di bawah ini (sekitar baris ke-529)
   Langkah 11, yakinkan baris dengan perintah extension_dir (sekitar baris ke-536)
    terisi dengan nama direktori dimana terdapat file-file .DLL (File extension ini
    berada di direktori C:\php\ext). Dengan demikian baris extension_dir diubah
    menjadi:
    extension_dir = "C:\php\ext"




   Langkah 12, aktifkan baris upload_tmp_dir (sekitar baris ke-594) dengan nama
    direktori yang telah Anda siapkan untuk menampung data-data temporer. Pada
    contoh ini saya membuat direktori C:\Temp sebagai direktori untuk penampungan
    data-data temporer. Maka baris perintahnya menjadi:
    upload_tmp_dir = "C:\temp"
   Langkah 13, tambahkan baris perintah session.save_path = "C:/temp" (sekitar
    baris ke-999) untuk menampung data-data temporer pada proses session.




   Langkah 18, kemudian untuk baris perintah Windows Extension biasanya
    ditulis dibagian akhir dari file php.ini. Periksalah keberadaan baris-baris
    perintah di sebagai berikut:
       extension=php_mbstring.dll
       extension=php_bz2.dll
       extension=php_gd2.dll
       extension=php_mcrypt.dll
       extension=php_mhash.dll
       extension=php_mime_magic.dll
       extension=php_mysql.dll
       extension=php_mysqli.dll
     Langkah 14, pengubahan konfigurasi PHP dianggap selesai sampai tahap ini.
      Sebaiknya dilanjutkan dengan pengubahan konfigurasi APACHE basis Windows,
      karena ada hubungan yang erat antara konfigurasi Apache dengan PHP.



Catatan PENTING!!!:

     Lakukan pengubahan konfigurasi Apache ini setelah Anda selesai melakukan
      instalasi paket PHP.
     Konfigurasi Apache sangat erat hubungannya dengan konfigurasi PHP, maka
      terjadinya kesalahan konfigurasi pada satu bagian akan mempengaruhi bagian
      yang lain.
    Tahap Konfigurasi Apache 2.2.6 Basis Windows
   Langkah 1, carilah file httpd.conf yang berada di bawah direktori
    C:\Apache2.2\conf. Ini bila Anda melakukan proses instalasi mengikuti tutorial
    sebelumnya di situs ini. Segala pengubahan konfigurasi Apache dilakukan pada
    file httpd.conf.




   Langkah 2, editlah file httpd.conf dengan menggunakan program teks editor
    biasa (seperti Notepad, dsb). Hindari menggunakan program text editor
    WYSIWYG seperti MS Word, dsb. Bila ada, aktifkan fasilitas penomoran baris
    (line numbering) pada program teks editor tersebut. Hal ini akan memudahkan
    kita dalam proses pengeditan berikutnya




   Langkah 3, bila belum ada, tambahkan dua baris perintah berikut ini:
    LoadModule php5_module "c:/php/php5apache2_2.dll" dan PHPIniDir
    "C:/php" pada bagian akhir dari file httpd.conf
   Langkah 4, tambahkan baris perintah AddType application/x-httpd-php .php
    sehingga menjadi sebagai berikut (sekitar baris ke-384)




   Langkah 5, perhatikan baris AddType application di atas. Nama extension yang
    diberikan adalah .php (nilai defaultnya). Tetapi bila Anda ingin menjalankan file-
    file PHP dengan nama extension yang berbeda (misalnya: .phtml, .php3, .phps,
    .html atau .htm), maka bisa saja Anda ubah dengan memberikan baris-baris
    perintah sebagai berikut:
    AddType application/x-httpd-php .phtml
    AddType application/x-httpd-php .php3
    AddType application/x-httpd-php .html
    AddType application/x-httpd-php .htm
    AddType application/x-httpd-php-source .phps
   Langkah 6, carilah baris perintah DirectoryIndex (sekitar baris nomor ke-212)
    berikut ini dan kemudian lengkapi menjadi DirectoryIndex index.html
    index.php sehingga tampilannya sebagai berikut




   Langkah 7, matikan prorgam Apache server Anda dan kemudian jalankan
    kembali. Untuk mematikan Apache sever cukup dengan klik ganda pada ikon
    Apache Service Monitor, yang akan menampilkan Apache Service Monitor:




   Langkah 8, klik satu kali pada tombol Restart, maka Apache akan dimatikan dan
    kemudian secara otomatis dijalankan kembali.
   Langkah 9, buatlah sebuah file baru untuk uji coba PHP sebagai berikut dan
    kemudian simpan dengan nama info.php pada direktori web Anda (atau doc_root
    ). Pada tutorial ini direktori Web berada di C:/Apache2/htdocs/




   Langkah 10, jalankan file info.php tersebut dengan menggunakan Internet
    browser Anda dengan mengetikkan http://localhost/info.php pada baris isian
    Address. Jika yang muncul adalah tampilan seperti di bawah ini, maka berarti
    Anda telah berhasil menginstal PHP. Selamat!!
   Langkah 11, perhatikan pada baris Loaded Configuration File (yaitu file
    php.ini) harus merujuk ke direktori C:\PHP. Bila tidak, maka Anda harus
    memperhatikan kembali langkah no.(3) di atas (perintah PHPIniDir pada file
    httpd.conf)




   Langkah 12, tetapi bila yang muncul adalah bukan seperti tampilan di atas, maka
    berarti telah terjadi kesalahan. Program web server Apache tidak mengenali file
    dengan nama ekstensi .php. Maka sebaiknya Anda harus memperhatikan tiga
    baris berikut di dalam file httpd.conf:

            LoadModule php5_module "c:/php/php5apache2.dll"
                         PHPIniDir “C:/php”
                 AddType application/x-httpd-php .php
  "Bagaimana sich kriterianya memilih 'rumah' untuk
 situs internet kita?". "Fasilitas apa aja sich yang perlu
   kita pertimbangkan dalam memilih web hosting?".
          Pertanyaan tersebut diatas sering dilontarkan kepada saya mengenai bagaimana
memilih sebuah 'rumah' untuk situs kita. Sebenarnya kita bisa juga meng-analogkan
memilih rumah untuk situs kita dengan kehidupan sehari-hari, yaitu memilih rumah
tinggal. Apa yang ada di pikiran Anda dalah memilih rumah tinggal? Ada banyak hal,
misalnya: lingkungan yang aman, nyaman, bebas banjir (terutama di Jakarta), harga yang
bagus (tidak selalu murah bukan?), lokasi yang mudah diakses, waktu tempuh yang
minimal, fasilitas lingkungan yang lengkap (sarana kesehatan, sarana olahraga, sarana
bisnis, sarana pendidikan, sarana ibadah, dsb). Nah, begitupun juga dengan memilih
'rumah' untuk situs. Apa saja sich? Kita lihat dibawah ini yach....

Rumah untuk apa?
Ya, memilih rumah untuk apa? Untuk rumah tinggal? Untuk bisnis? Atau sekedar untuk
investasi? Digunakan untuk apapun nantinya rumah tersebut, ada beberapa hal yang harus
dipertimbangkan:

Tabel 1. Fasilitas Web Hosting

                Fasilitas                           Keterangan
                                   Besarnya ruang penyimpanan di dalam
    Kapasitas Ruang (space)
                                   harddisk.
                                   Suatu aplikasi yang diberikan kepada sipemilik
                                   situs (atau orang yang diberi kuasa) untuk
                                   melakukan tugas-tugas administrasi situs,
    Control Panel                  seperti setting DNS, setting user, password,
                                   dsb. Control panel ini biasanya diberikan dalam
                                   bentuk yang bisa diakses oleh web browser
                                   (web based).
                                   Transfer data yang keluar dari situs maupun
    Unlimited data transfer        yang masuk ke situs kita tidak dibatasi. (jangan
                                   disalah-artikan dengan kapasitas bandwidth).
                                   Nama domain yang menginduk pada domain
                                   milik kita. Bila kita memiliki domain dengan
                                   nama www.cobacoba.com (Atau bisa juga
    Sub Domain
                                   ditulis cobacoba.com saja), maka sub
                                   domainnya bisa berupa: sedang.cobacoba.com,
                                   mau.cobacoba.com, dsb.
    POP Email                      Fasilitas email gratis yang disesuaikan dengan
                       nama domain. Untuk mengakses email
                       biasanya dengan menggunakan aplikasi seperti
                       Eudora, Netscape
                       Fasilitas email yang dapat diakses melalui web
                       browser (Netscape, Microsoft Explorer,dsb).
WebMail
                       Misalnya seperti YahooMail,BolehMail,
                       EudoraMail, dsb.
                       Fasilitas email balasan yang dilakukan secara
E-mail Autoresponder   otomatis. Isi email balasan dapat disesuaikan
                       oleh sipemilik nama domain.
                       Fasilitas penyaluran email ke alamat email
                       selain di domain tersebut. Misalnya
                       saya@cobacoba.comdapat disalurkan ke
Email Forwarding       kamu@cobacoba.com, maka setiap surat yang
                       masuk ke alamat saya@cobacoba.comakan
                       disalurkan ke kamu@cobacoba.comsecara
                       otomatis.
                       Akses server oleh user secara jarak jauh dengan
                       menggunakan aplikasi TelNet. Biasanya
                       dilakukan untuk merubah konfigurasi/setting
                       pengguna, konfigurasi server, uji coba program
Telnet
                       di server, dsb. Hanya pemilik domain (atau
                       yang diberi kuasa) yang biasanya diberi
                       fasilitas ini. Sangat penting bagi para web
                       developer.
                       File Transfer Protocol, yaitu suatu aplikasi
FTP                    untuk menyimpan atau mengambil file-file
                       secara akses jarak jauh.
                       Wireless Application Protocol, yaitu suatu
WAP                    aplikasi yang memungkinkan ponsel tertentu
                       menampilkan isi suatu situs melalui ponselnya.
SSI                    Server Side Include
                       Secure Socket Layer, atau proteksi isi suatu
                       situs dengan mengacak komunikasi data yang
                       ditransferkan melalui internet. Sangat
SSL                    dianjurkan sekali untuk keamanan data-data
                       penting dan rahasia pada situs-situs e-
                       commerce, seperti data nomor kartu kredit,
                       account bank, dsb.
                       Suatu folder di server yang biasanya berisi
                       modul-modul aplikasi yang dapat diakses oleh
CGI-Bin
                       user. Aplikasi tersebut biasanya dibuat dengan
                       menggunakan bahasa pemrograman PERL, C,
                                   PHP, dsb.
                                   Suatu fasilitas form yang menggunakan
    CGI-Form                       aplikasi-2 yang berada di dalam folder CGI-Bin
                                   diatas.
                                   Fasilitas Buku Tamu, sehingga pengunjung
                                   situs kita dapat mengisi dan membaca kesan,
    Guestbook CGI
                                   komentar, maupun saran dari pengunjung
                                   lainnya.
                                   Suatu tambahan aplikasi yang memungkinkan
                                   suatu situs yang menggunakan aplikasi MS
                                   Frontpage untuk berjalan sesuai dengan
    FrontPage Extension
                                   desainnya. Biasanya fasilitas ini diperlukan bila
                                   situs tersebut dirancang dengan menggunakan
                                   aplikasi MS. Frontpage.
                                   Fungsinya mirip dengan kereta dorong untuk
    Shopping Cart                  menyimpan barang-barang belanjaan kita pada
                                   saat kita berbelanja di pasar swalayan.
                                   Aplikasi database server seperti mySQL,
                                   Oracle,dsb. Digunakan bila sebuah situs
    Aplikasi Database server
                                   menggunakan database sebagai penunjang
                                   operasionalnya.
                                   Fasilitas ini biasanya diperlukan terutama bagi
    Bahasa Pemrograman yang        mereka yang berprofesi sebagai web developer.
    didukung                       Bahasa yang umum digunakan biasanya PERL,
                                   C, PHP, Phyton, dsb.
                                   Selain nama domain yang kita miliki tersebut,
                                   kita juga dapat membuat beberara nama domain
    Virtual Domain                 lagi yang ditempatkan hanya dalam 1
                                   server/tempat. Fasilitas ini hanya diperlukan
                                   bagi para web developer.
                                   Kelompok komunikasi yang menggunakan
    Mailing List                   email sebagai sarananya, dan biasanya di
                                   pimpin oleh seorang moderator.
                                   Fasilitas penghitung yang menghitung jumlah
    Counter
                                   pengunjung ke situs kita.

Nah, dari sekian banyak fasilitas, mana saja yang benar-benar Anda butuhkan?
Sekarang kita lihat lebih rinci berdasarkan kebutuhan 'rumah' Anda tersebut.

Rumah Pribadi alias Situs Personal
      Ruang Penyimpanan (Space)

Untuk situs personal kebutuhannya tidak terlalu banyak. Kategori halaman pada situs
personal pun biasanya adalah 'About Me', 'Photos', 'Friends', 'My Hobbies', 'GuestBook',
dsb. Kalau dijumlah biasanya tidak melebihi 10 halaman tampilan layar. Karenanya
kebutuhan ruang penyimpanannya hanya berkisar 2 s/d 5 MB. Kecuali bila pada situs
tersebut menggunakan banyak gambar, image, file-file audio/video, maka kebutuhan
ruangnya akan melonjak. Dan itu bisa mencapai kapasitas 25 s/d 50 MB.


      Control Panel

Fasilitas ini tidak bisa diabaikan. Penyedia hosting yang baik harus menyediakan fasilitas
ini secara cuma-cuma. Dengan adanya Control Panel, maka sipemilik situs dapat
melakukan perubahan status situsnya melalui browsernya dengan mudah dan aman.
Sebaiknya fasilitas Control Panel ini dilengkapi dengan fasilitas security (SSL), sehingga
data-data yang penting tidak bisa 'diintip' oleh pihak lain yang bermaksud tidak baik.

      Unlimited data transfer

Fasilitas ini pun harus ada.

      POP Mail dan Web Mail.

Bisa dua-duanya tersedia, atau minimal salah satunya harus ada. Yang paling mudah
diakses adalah jenis WebMail. Sehingga anda dapat mengakses mail box Anda darimana
saja di dunia melalui web browser.

      Email Autoresponder

Yang ini boleh ada. Kalaupun tidak ada, ya tidak apa-apa. Kalau ada, ya itu lebih baik...:)

      Email Forwarding.

Fasilitas ini sebaiknya ada.

      FTP

Fasilitas ini wajib ada. Kalaupun tidak ada, biasanya diganti dengan aplikasi tertentu
(kadang disebut sebagai Web Manager) yang telah disediakan oleh penyedia hosting
(hosting provider) dan berfungsi sama dengan FTP. Gunanya FTP adalah untuk
mengupload (maupun download) file ke situs Anda. Jadi penting sekali kan?
      Counter

Biasanya diberikan cuma-cuma oleh sipenyedia hosting. Kalaupun tidak diberikan, di
Internet banyak yang menyediakan jasa counter dengan cuma-cuma. Misalnya,
TheCounter.com, FastCounter, dsb

      GuestBook

Buku Tamu. Ini biasanya ada di situs personal. Kalau tidak disediakan oleh penyedia
hosting, di Internet pun banyak yang menyediakan secara cuma-cuma, seperti
TheGuestBook.Com, BraveNet, MyGuestPage, dsb.


Catatan:
Mau yang gratisan? Silakan dilirik saja daftar dibawah ini:

BraveNet                               www.bravenet.com
Best Of Webmaster                      www.bestofwebmasters.com
FreeStuffCenter                        www.freestuffcenter.com
Free Tools for webmaster               www.hits4me.com/default.asp
Free Site Tools                        www.freesitetools.com
Free Stuff Channel                     www.freechannel.net
Homepage Tools                         www.homepagetools.com



Bagaimana untuk situs yang lebih 'berat' lagi? Misalnya untuk bisnis? Kita lanjutkan
pembahasan kita tentang 'rumah dinas' alias Situs Bisnis.

Rumah Dinas alias Situs Bisnis
Sebelumnya kita harus bagi dulu kategori tentang situs bisnis ini. Biasanya bisnis itu ada
yang bisnis rumahan, bisnis kecil, bisnis sedang dan bisnis besar. Disini perlu kita lihat
segimana sih tingkat kebutuhan dari bisnis tersebut.

      Ruang Penyimpanan (Space)

Untuk bisnis berskala kecil, dapat dikatakan bahwa kebutuhannya tidak jauh dari situs
personal. Apalagi bagi mereka yang baru membuka bisnisnya, biasanya fokusnya adalah
'perkenalan diri'. Untuk itu situs kategori ini kebutuhannya tidak terlalu banyak, biasanya
adalah 'About Us' atau 'Company Profile', 'Product and Service', 'Contact Us', 'FAQ',
'GuestBook', dsb. jumlah item/barang/jasa yang ditawarkan biasanya berkisar 10 - 50
item.
Kalau dijumlah biasanya tidak melebihi 10 halaman tampilan layar. Karenanya
kebutuhan ruang penyimpanannya hanya berkisar 2 s/d 5 MB. Kecuali bila pada situs
tersebut menggunakan banyak gambar, image , file-file audio/video, maka kebutuhan
ruangnya akan melonjak. Dan itu bisa mencapai kapasitas 25 s/d 50 MB.

Untuk bisnis berskala menengah, secara umum topik situsnya tidak berbeda dengan
bisnis skala kecil. Dalam arti topiknya adalah: 'About Us', 'Product & Services', 'Contact
Us', 'FAQ', 'Guestbook'. Karena jumlah produknya sudah semakin banyak, lebih dari 50
items, maka kebutuhan kapasitas ruang penyimpanannya sebaiknya diatas 50 MB. Perlu
juga dipertimbangkan untuk mulai menggunakan database, sehingga sangat membantu
dalam proses updating situs. Sekarang bayangkan saja kalo jumlah item semakin banyak,
dan melakukan updating situs secara manual... wah... bisa-bisa ketinggalan kereta
tuch...:)

Bisnis berskala besar, topiknya juga sama: 'About Us', 'Product & Services', ' Contact
Us', 'FAQ', 'Guestbook'. Dan sebaiknya diberi fasilitas pencarian item (Search),
penjelajahan item per kategori (Browse Category). Penggunaan database sangat
dianjurkan sekali (nah lho... ini sudah menggunakan kata 'sangat' ditambah lagi dengan
kata 'sekali'...:). Kenapa? Karena jumlah item yang ditawarkan biasanya sudah sangat
banyak (diatas 100 item). Juga, untuk isi (berita, press release, what's new, dsb)
ditampilkan dengan menggunakan trik2 database. Hmm... semakin rame yach.. tapi
semakin mengasyikkan kok....

Kapasitas ruang sebaiknya diatas 250 MB. Lebih besar akan lebih baik.... Apalagi kalo
memerlukan banyak gambar-2 pendukung (gambar/foto produk), tentu kebutuhan space
akan semakin membengkak.....

      Control Panel

Sekali lagi fasilitas yang ini adalah WAJIB! Tidak ada tawar menawar lagi. OK?!

Spesifikasi lainnya seperti:

      Unlimited data transfer
      POP Mail dan Web Mail.
      Email Autoresponder
      Email Forwarding.
      FTP
      Counter
      GuestBook

Keterangannya dapat dilihat di pembahasan sebelumnya.

Masa cuman segitu? Nggak ada kriteria tambahan lainnya? Ah.. ternyata masih ada tuh,
misalnya seperti:.....
       Sistem Operasi yang digunakan di server tersebut.

Umumnya ada 3 sistem operasi yang digunakan, yaitu: MS Windows NT, Unix/Linux,
dan BSD. Tentukan yang mana yang familiar dengan Anda. Ini ada hubungannya dengan
software yang digunakan oleh Anda dalam membuat situs. Bila Anda menggunakan MS
FrontPage, dan banyak menggunakan fasilitas2 otomasi di dalam frontPage, maka
sebaiknya Anda memilih hosting dengan sistem operasi Windows. Dan tanyakan juga
pada ada hosting providernya apakah telah mendukung penggunaan aplikasi Frontpage
(biasa disebut dengan MS Frontpage extension server). Begitupun bila Anda
menggunakan database Microsoft Access dan bahasa pemrograman/scripts ASP,
sebaiknya memilih hosting Windows.
Bagaimana dengan hosting Unix/Linux? Bisa dikatakan hosting jenis inilah yang paling
banyak disediakan dan digunakan di seluruh dunia. Pertimbangannya pertama karena
masalah security yang lebih terjamin dan sistemnya yang lebih handal/stabil. Kedua,
mendukung database RDBMS (Relational Database Management System) yang luas
seperti Oracle, Sybase, MySQl. PostgreSQL,dsb. Tanyakan pada hosting providernya,
database apa yang didukung oleh mereka. Umumnya MySQL banyak digunakan, karena
dinilai sangat handal dan juga GRATIS!!! :) Begitupun dengan bahasa
pemrograman/scripts yang digunakan umumnya adalah PHP (saat ini telah sampai versi
PHP5). Bahasa PHP dinilai mudah digunakan dan handal.

Nah, saya pikir sementara segini dulu deh... Nanti kita sambung lagi dengan topik yang
lain... Seperti biasa, bila ada komentar, saran atau pertanyaan... Silakan kirim email saja...

Salam.....
       Dimana Mendaftarkan Nama Domain untuk situs
                         Anda?

Nah Anda maunya di mana? Maksudnya begini. Nama domain pada umumnya dapat kita
bagi dua: Local Domain (seperti co.id, net.id, or.id, web.id, dsb) dan Top Level Domain
(seperti .COM, .NET, .ORG, dsb). Untuk jelasnya silakan lihat kembali artikel
"Mengenai Alamat Web (Web Address).

Kalau kita mau mendaftarkan dengan nama Local Domain, maka aturan dan biaya
sejelasnya dapat dilihat di situs IDNIC (http://idnic.webindonesia.com/domreg.html).
IDNIC dapat dikatakan sebagai lembaga yang mengatur nama-nama local domain yang
ada di Indonesia. Secara ringkas dapat kita simpulkan apa saja yang ditawarkan oleh
IDNIC ini sbb:

Biaya pendaftaran local domain
                 Biaya Pendaftaran
 Ekstension                                        Keterangan
               (per tahun+PPn 10%)
    .co.id          Rp 165.000,-   Digunakan untuk perusahaan.
                                      Digunakan untuk bidang pendidikan, minimal
    .ac.id         Rp 165.000,-
                                      setara D-1.
    .or.id         Rp 165.000,-       Digunakan untuk organisasi non-bisnis
                                      Digunakan untuk bidang pendidikan seperti
   .sch.id            Gratis
                                      sekolahan.
   .mil.id         Rp 165.000,-       Digunakan untuk bidang militer
    .go.id            Gratis          Digunakan untuk badan-badan pemerintahan
   .web.id         Rp 165.000,-       Digunakan untuk siapa saja.
                                      Digunakan untuk bidang jasa warnet (warung
 .war.net.id       Rp 55.000,-
                                      internet).
                                      Digunakan untuk perusahaan yang bergerak
   .net.id         Rp 165.000,-       dibidang penyedia jasa internet (Internet service
                                      provider).

Adapun persyaratan umum untuk mendaftar adalah sbb:

       NO SIUPP (untuk domain .co.id, .web.id)
       NO KTP pemesan (untuk domain .or.id, .web.id)
       NO Akta pendirian/SK Rektor (untuk domain .ac.id)
       Surat Kepala Sekolah (untuk domain .sch.id)
       Keppres/SK Mentri/SK Gubernur/SK Walikota (untuk .go.id)
Kalau dilihat dari persyaratan diatas, cukup repot juga yach untuk mendaftar local
domain...:)

Nah, sekarang bagaimana dengan Top Level Domain?
Untuk Top Level Domain jauh lebih sederhana. Apalagi saat ini sudah begitu banyak biro
jasa/agen, atau yang biasa disebut sebagai Registrar, yang menawarkan untuk bantuan
pendaftaran. Bahkan banyak yang menawarkan jasanya secara online di Internet.
Biayanya pun bervariasi, mulai dari US$ 13 s/d US$ 35 per tahun. Tetapi, disini Anda
harus sangat berhati-hati. Harga murah bukan jaminan Anda memperoleh barang yang
bagus dengan pelayanan yang bagus pula. Demikian juga dengan harga yang mahal,
belum tentu Anda mendapatkan barang yang bagus.

Lalu bagaimana?

Persyaratan Dasar sebuah Registar Domain
Pertama, biro jasa tersebut HARUS Terdaftar/Terakreditasi di ICANN (The Internet
Corporation for Assigned Names and Numbers), yaitu organisasi Internasional yang
mengurusi masalah nama domain sedunia. Daftar agen pendaftar dapat dilihat
selengkapnya di http://www.icann.org/registrars/accredited-list.html. Kalau Anda
memilih registar sembarangan, bisa saja terjadi hari ini Anda daftar dan membayar, tetapi
keesokan harinya registar tersebut 'menghilang'. Akhirnya kita cuma bisa gigit jari...:)

Yang kedua, berapa besar biaya yang mereka tawarkan. Kalau ini jelas Anda lebih bisa
mempertimbangkannya, sesuai dengan kemampuan. Karena biaya yang dikenakan
biasanya dalam US$ dan penagihan bisa melalui kartu kredit.

Ketiga, dengan harga 'segitu' fasilitas apa saja yang mereka tawarkan? Misalnya, fasilitas
"Control Panel" adalah suatu keharusan. Dengan Control Panel ini Anda leluasa untuk
merubah setting domain, seperti alamat Primary Name Server, Secondary Name Server
(ini paling penting), nama penanggung jawab domain, dsb.

Ke empat, apakah fasilitas Web Forwarding disediakan secara gratis. Dengan adanya
fasilitas Web Forwarding, Anda bisa menempatkan situs Anda di hosting gratisan tetapi
memiliki nama sendiri.

Kelima, ada fasilitas Web URL Cloacking yang diberikan secara gratis? Web URL
Cloacking biasanya berjalan dengan fasilitas Web Forwarding. Fungsinya, tampilan yang
ada pada "Address Bar" adalah nama domain Anda, dan bukannya alamat situs hosting
gratisan dimana anda meletakan situs tersebut (spt. Geocities, dsb.). Keren kan?

Fasilitas apa lagi yang perlu? Mungkin fasilitas Email Forwading secara gratis.
Lalu bagaimana, kalau Anda tidak memiliki kartu kredit dan hanya mau membayar dalam
Rupiah saja? Tidak masalah! Di Indonesia pun sudah ada registar yang dapat membantu.
Misalnya, NamaDomain.Com, Detik.com (www.detik.com). NamaDomain.Com dan
Detik.Com memberikan pembelian nama domain dalam Rupiah dan harga yang cukup
kompetitif. Untuk jelasnya silakan kunjungi situs NamaDomain.Com atau Detik.Com.

Tidak mau pusing-pusing mengurus masalah domain? Gampang... serahkan saja semua
urusan domain ini kepada pihak provider internet atau provider web hosting dimana Anda
meletakkan situs. Tapi tentunya ada untung ruginya. untungnya, anda tidak repot.
Ruginya, Anda akan kehilangan "Control" atas kepemilikan domain tersebut. Itu saja!

Nah, begitulah penjelasan singkat tentang domain. Masih ada hal lainnya yang belum
jelas? Silakan, email saya saja yach...:)
                           Tutorial PHP:
                          Apa sih PHP itu?

Apa sih PHP itu ? Mungkin itu pertanyaan yang ada di benak rekan-
rekan saat mendengar kata PHP. PHP merupakan script yang menyatu
dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded
scripting). Dengan PHP ini Anda dapat membuat beragam aplikasi
berbasis web, mulai dari halaman web yang sederhana sampai aplikasi
komplek yang membutuhkan koneksi ke database.

Sampai saat ini telah banyak database yang telah didukung oleh PHP
dan kemungkinan akan terus bertambah. Database tersebut adalah :

      dBase
      DBM
      FilePro
      mSQL
      MySQL
      ODBC
      Oracle
      Postgres
      Sybase
      Velocis

Selain itu PHP juga mendukung koneksi dengan protokol IMAP, SNMP, NNTP dan
POP3

                       Tutorial PHP:
          Yang dibutuhkan untuk menjalankan PHP
Untuk dapat menjalankan PHP Anda membutuhkan sebuah web
server. Anda yang pake Linux dapat menggunakan Apache
(www.apache.org) sebagai web servernya. Anda pemakai Windows 98
paling enak menggunakan Personal Web Server (sama2 produk
Microsot, keuntungannya bisa sekalian buat belajar ASP). Web server
Xitami (www.imatix.com) dapat digunakan apabila Anda menggunakan
Windows NT.

Sedangkan PHP-nya sendiri dapat Anda download dari www.php.net.
Perhatikan bahwa PHP yang Anda download sesuai dengan sistem
operasi komputer Anda (Linux atau Windows).
Install PHP pada Windows 98

  1. Setelah Anda mendapatkan PHP dalam bentuk file zip, segera
     ekstrak dengan menggunakan WinZip atau pun WinRar.
  2. Ganti nama file php.ini-dist menjadi php.ini.
  3. Copy semua file tersebut (totalnya ada 10 file) ke directory
     Windows Anda (biasanya C:\Windows).

Langkah selanjutnya adalah mengganti setting pada registry Windows.

  1.  Dari menu Start, pilih Run.
  2.  Ketikkan regedit, klik OK.
  3.  Buka cabang HKEY_CLASSES_ROOT.
  4.  Buat key baru dengan cara klik kanan pada
      HKEY_CLASSES_ROOT, pilih New - Key.
  5. Beri nama key tersebut dengan .php3.
  6. Pada panel sebelah kanan klik 2x pada [Default] dan isi dengan
      php3file.
  7. Buat key baru lagi pada HKEY_CLASSES_ROOT.
  8. Beri nama key baru tersebut dengan php3file.
  9. Pada php3file, buat key baru dengan nama Shell.
  10. Pada php3file\Shell, buat key baru dengan nama Open.
  11. Pada php3file\Shell\Open, buat key baru dengan nama
      Command.
  12. Pada panel sebelah kanan klik2x pada [Default] dan isi dengan
      C:\Windows\php.exe.
  13. Buka key HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\
      Services\W3SVC\Parameters\Script Map.
  14. Pada panel sebelah kanan buat string value baru dengan cara
      klik kanan (pada panel sebelah kanan), pilih New - String Value.
  15. Beri nama dengan .php3.
  16. Klik 2x pada .php3 tersebut.
  17. Isi dengan C:\Windows\Php.exe.

Untuk mengecek apakah PHP Anda sudah terinstall dengan baik, tulis
kode berikut ini dan simpan dengan nama test.php3.

<?
phpinfo()
?>

Jika PHP sudah terinstall dengan baik maka saat file tersebut dibaca
dari browser akan terlihat informasi mengenai PHP.
                                Tutorial PHP:
                             Menginstall PHP Triad
Selama ini Anda mungkin hanya mengenal Personal Web Server (PWS)
sebagai web server untuk menjalankan PHP pada sistem operasi
Windows 9x. Padahal selain PWS Anda juga bisa menggunakan Apache
sebagai web servernya. Untuk menginstall Apache for Windows Anda
dapat menggunakan PHP Triad yang merupakan "kumpulan" dari
berbagai software yaitu:

         PHP - 4.0.5
         MySQL - 3.23.32 (database server)
         Apache - 1.3.14 (web server)
         PHPMyAdmin - 2.1.0 (untuk administrasi database)
         Perl - nsPerl 5.005_03

Jadi dengan menginstall PHP Triad Anda dapat menggunakannya untuk
belajar PHP, Perl dan database MySQL. Untuk menginstall PHP Triad
caranya adalah sebagai berikut:

 1       Download PHP Triad di http://www.phpgeek.com
 2       Untuk memulai proses install, klik 2x pada file
         yang baru Anda download tersebut dan tunggu
         sampai proses install selesai.




 3       Untuk menjalankan Apache, klik Start -
         Programs - PHP Triad - Start Apache.

         Untuk menjalankan MySQL, klik Start -
         Programs - PHP Triad - Start MySQL.


 4.      Untuk mengecek Apache, klik shortcut Launch Site. Jika pada browser
         muncul tulisan "Welcome to PHPTriad for Windows ... " maka proses install
         yang Anda lakukan berhasil.
 5.      Untuk mengecek MySQL, klik Start MySQL dan PHPMyAdmin. Jika Anda
         melihat tulisan "Welcome to phpMyAdmin..." berarti proses install berhasil.
 6.      Sampai di sini proses intall telah selesai. Jika sewaktu-waktu Anda ingin
         mencoba script PHP dan database MySQL Anda harus menjalankan Apache
         dan MySQL terlebih dahulu.
tambahan :

Letakkan script PHP Anda di C:\apache\htdocs.



                            Tutorial PHP:
                         Sintaks dasar PHP
Ada empat macam cara penulisan kode PHP, yaitu :

   1. <? echo ("ini adalah script PHP\n"); ?>
   2. <?php echo("ini juga\n"); ?>
   3. <script language="php">
      echo ("tulis pake ini jika html editor Anda tidak
      mengenali PHP");
      </script>
   4. <% echo ("kalau yang ini mirip dengan ASP"); %>

Anda bisa memilih salah satu dari empat cara tersebut. Tapi yang
paling sering digunakan adalah cara pertama dan kedua. Perhatikan
bahwa tiap akhir baris harus selalu diberi tanda titik koma (;).

Seperti pada bahasa pemrograman lain Anda pun bisa meletakkan
baris komentar pada program Anda. Pada PHP caranya adalah dengan
meletakkan komentar tersebut di sebelah kanan tanda // jika
komentar satu baris dan di antara /* dan */ jika komentarnya lebih
dari satu baris.

<? echo ("latihan PHP"; //ini adalah contoh komentar satu baris
/* kalau yang ini adalah komentar
  lebih dari satu baris */
echo ("memang mudah");
?>

                             Tutorial PHP:
                               Tipe Data
PHP mengenal tiga macam tipe data, yaitu :

1. Integer
2. Floating point number
3. String
Integer

Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak pakai
koma). contoh :

$a   =   1234 // desimal
$b   =   - 1234 // negatif
$c   =   0123 // oktal
$d   =   0x12 // heksadesimal

pernyataan seperti $a = 1234 disebut pernyataan penugasan. Dalam
contoh tersebut maksudnya adalah memberikan nilai 1234 ke variabel
$a.

Floating point number

Disebut juga bilangan pecahan. Terdapat tanda titik yang merupakan
pemisah antara bagian bulat dan pecahan.

$a = 1.234 // bentuk biasa
$b = 1.2e3 // bentuk eksponensial

Strings

$a = "ini adalah tipe data string"

                             Tutorial PHP:
                                 Array
Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk
menyimpan sejumlah data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun
array disebut elemen array, yang masing-masing elemen dapat
diakses tersendiri melalui indeks array.

Array berdimensi satu

<?
$kota[0]     =   "Yogyakarta";
$kota[1]     =   "Jakarta";
$kota[2]     =   "Malang";
$kota[3]     =   "Purwokerto";

print ("Kota favorit saya adalah $kota[2]");
?>
Kode di atas bila dijalankan pada browser, akan muncul tulisan :

Kota favorit saya adalah Malang.

Indeks array dimulai dari 0. Jadi indeks array 0 menyatakan elemen
pertama dari array, indeks array 1 menyatakan elemen array kedua,
dan seterusnya.

Array multidimensi

Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak pakai
koma). contoh :

<?
$buaht = array (
     "apel" => array(
        "warna" => "merah",
        "rasa" => "manis"
        ),
     "pisang" => array(
        "warna" => "kuning",
        "rasa" => "manis"
        )
     );

print   ("Warna buah apel adalah ");
print   ($buah["apel"]["warna"])."<br>";
print   ("Rasa buah pisang adalah ");
print   ($buah["pisang"]["rasa"]);
?>

Kode di atas akan menghasilkan tulisan

Warna buah apel adalah merah
Rasa buah pisang adalah manis




                        Tutorial PHP:
                   Pengulangan dengan For
Seperti halnya bahasa pemrograman lain, PHP juga menyediakan
fasilitas untuk melakukan pengulangan. Salah satunya adalah dengan
menggunakan For.
<html>
<head>
<title> Pengulangan </title>
</head>
<body>
<center>
<?
for ($count = 1; $count <= 10; $count++)
{
print ("Ini adalah baris ke-$count <br>");
}
?>
</center>
</body>
</html>



Jika script di atas dijalankan maka akan muncul tampilan seperti di
bawah ini.

Ini   adalah   baris   ke-1
Ini   adalah   baris   ke-2
Ini   adalah   baris   ke-3
Ini   adalah   baris   ke-4
Ini   adalah   baris   ke-5
Ini   adalah   baris   ke-6
Ini   adalah   baris   ke-7
Ini   adalah   baris   ke-8
Ini   adalah   baris   ke-9
Ini   adalah   baris   ke-10



Pada saat baris pengulangan (yang dimulai dari for ($count = 1;
$count <= 10; $count++)) dijalankan untuk pertama kali, maka nilai
$count adalah 1. Oleh karena itu baris paling atas yang tercetak pada
browser adalah:

                               Ini adalah baris ke-1

Pengulangan tersebut akan terus dijalankan selama nilai $count lebih
kecil atau sama dengan 10.
                            Tutorial PHP:
                      Pengulangan dengan While
Selain dengan For, kita juga dapat melakukan pengulangan dengan
menggunakan While.

<html>
<head>
<title> Pengulangan dengan while </title>
</head>
<body>
<center>

<?
$count = 1;
while ($count <=10)
{
print ("Baris nomer $count<br>");
$count = $count + 1;
}
?>

</center>
</body>
</html>



Jika script di atas dijalankan maka akan muncul tampilan seperti di
bawah ini.

Baris   nomer   1
Baris   nomer   2
Baris   nomer   3
Baris   nomer   4
Baris   nomer   5
Baris   nomer   6
Baris   nomer   7
Baris   nomer   8
Baris   nomer   9
Baris   nomer   10

Pengulangan tersebut akan terus dijalankan selama nilai $count lebih kecil atau sama
dengan 10.
                        Tutorial PHP:
                      Mengenal function
Function atau merupakan sejumlah pernyataan yang dikemas dalam
sebuah nama. Nama ini selanjutnya dapat dipanggil berkali-kali di
beberapa tempat pada program.

Tujuan penggunaan fungsi adalah:
- Memudahkan dalam mengembangkan program
- Menghemat ukuran program

Untuk membuat fungsi, harus mengikuti syntax sebagai berikut:

function namafungsi ($parameter1, $parameter2)
{
    pernyataan1;
    pernyataan2;
}

Contoh 1 : membuat fungsi yang tidak mempunyai parameter
Nama file : fungsi1.php

<?
function BukaTabel()
{
echo "<table align=center width=\"80%\" border=0
cellspacing=1
cellpadding=0 bgcolor=#555555><tr><td>\n";
echo "<table width=\"100%\" border=0 cellspacing=1
cellpadding=8
bgcolor=#ffffff><tr><td>\n";
echo "<center>";
}

function TutupTabel()
{
echo "</td></tr></table></td></tr></table>\n";
}
?>

<html>
<head>
<title> Latihan Fungsi 1 </title>
</head>
<body>
<?php
BukaTabel();
print ("Ini tabel pertama");
TutupTabel();
print ("<br>");

BukaTabel();
print ("Ini tabel kedua");
TutupTabel();
?>
</body>
</html>

Contoh 2 : membuat fungsi yang mempunyai parameter
Nama file : fungsi2.php

<?
function BukaTabel($warna1, $warna2)
{
echo "<table align=center width=\"80%\" border=0
cellspacing=1
cellpadding=0 bgcolor=\"$warna1\"><tr><td>\n";
echo "<table width=\"100%\" border=0 cellspacing=1
cellpadding=8
bgcolor=\"$warna2\"><tr><td>\n";
echo "<center>";
}

function TutupTabel()
{
echo "</td></tr></table></td></tr></table>\n";
}
?>

<html>
<head>
<title> Latihan Fungsi 2 </title>
</head>
<body>
<?php
BukaTabel("red", "#dddddd");
print ("Ini tabel pertama");
print ("<table border=1 width=100%>");
print ("<tr><td width=33% align=center> Kolom 1 </td>");
print ("<td width=33% align=center> Kolom 2 </td>");
print ("<td width=* align=center> Kolom 3 </td> </tr>");
print ("</table>");
TutupTabel();
print ("<br>");
BukaTabel ("blue", "white");
print ("Ini tabel kedua");
TutupTabel();
?>
</body>
</html>

           Fungsi pd PHP yang berhubungan dg file
integer fopen(string filename, string mode)

Fungsi ini digunakan untuk membuka file terlebih dahulu sebelum
dilakukan proses penulisan atau pembacaan isi file.

contoh :

<?
if(!($myFile = fopen ("http://localhost/php/dataku.txt",
"r")))
{
    print ("Gagal membuka file");
}
while (!feof($myFile))
{
    $line = fgetss($myFile,255);
    print ("$line \n");
}
fclose ($myFile);
?>

Untuk mengetahui dengan jelas fungsi fopen, silakan mencoba sendiri
dengan berbagai mode yang ada seperti yang tercantum di bawah ini.

    Mode                                   Operasi
   r[b]    hanya pross baca[binary]
   w[b]    hanya proses write, jika file belum ada maka akan dibuat file baru,
           jika file sudah ada maka isi file akan "ditimpa" oleh isi file yang baru
           [binary]
   a[b]    menambahkan ke isi file yang sudah ada [binary]
   r+[b]   baca dan tulis [binary]
   w+[b]   baca dan tulis jika file belum ada maka akan dibuat file baru, jika file
           sudah ada maka isi file akan "ditimpa" oleh isi file yang baru [binary]
   a+[b]   baca dan tulis, isi file yang baru ditambahkan setelah baris terakhir
           pada file yang sudah ada [binary]
string fgets (integer file_handle, integer length)

Fungsi ini digunakan untuk membaca string atau isi dari sebuah file.

contoh :

<?
if($MyFile = fopen("data.txt", "r"))
{
while (!feof($MyFile))
{
    $MyLine = fgets ($MyFile, 255);
    print ($MyFile);
}
fclose ($MyFile);
?>

Jika Anda menjalankan script di atas maka yang nampak pada browser
adalah isi dari file data.txt.



           Fungsi pd PHP yang berhubungan dg file


boolean fclose(integer file_handle)

Digunakan untuk menutup file.
Lihat contoh sebelumnya.

boolean feof (integer file_handle)

Fungsi ini akan mengembalikan nilai true jika pointer terletak pada
bagian akhir dari file (baris terakhir).

while (!feof($MyFile))
{
    $MyLine = fgets ($MyFile, 255);
    print ($MyFile);
}

Contoh di atas maksudnya adalah selama belum mencapai "baris
terakhir" dari file (posisi pointer terakhir) maka program akan terus
membaca isi file. Pendeknya program tersebut akan membaca
keseluruhan isi dari file.
boolean file_exists(string filename)

Fungsi ini akan mengembalikan nilai true jika file yang dibaca exists
(ada).

<?
if (file_exists("data.txt"))
{
    print ("Terdapat file data.txt");
}
else
{
    print ("Tidak terdapat file data.txt");
}

Jika pada current direktory terdapat file data.txt maka program akan
menampilkan tulisan "Terdapat file data.txt" (tidak pakai tanda petik).



                        Membuat buku tamu

Buku tamu ini terdiri dari 2 file, file pertama bernama guestbook.php3
yang merupakan file utama. File kedua bernama entry.dat yang
digunakan untuk menyimpan isi buku tamu.



<html>
<head>
<TITLE>Contoh Guestbook www.klik-kanan.com</TITLE>
<STYLE>
FONT,body,td,table {font-family : verdana;font-size : 11px;}
b{
font-family : Arial;
font-weight : bold;
}
a,a:hover,.link{font-family: verdana;font-size: 8pt;font-color:
66666;}
</STYLE>
</head>
<body bgcolor="#FFFFFF" leftmargin="0" topmargin="30"
marginwidth="0" marginheight="0">
<b><center> BUKU TAMU <br></b>
dari www.klik-kanan.com</center>
<table width="100%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr><td height="50"></td> </tr>
<tr>
<td><form action="<?PHP_SELF?>" method="post">
<table width="498" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"
align="center">
<tr> <td>Nama</td> <td> <input name="name" size=30 value="">
</td> </tr>
<tr> <td>Email</td> <td> <input name="email" size=30 value="">
</td> </tr>
<tr> <td>Homepage</td> <td> <input name="url" size=30
value="http://"> </td> </tr>
<tr> <td valign="top">Komentar</td> <td> <textarea
name="message" cols=50 rows=10 wrap=soft></textarea> </td>
</tr>
<tr> <td valign="top"> <input type="hidden" value="ok"
name="send_status"> </td>
<td>
<input type="submit" value="Kirim" name="submit">
<input type="submit" value="Lihat" name="view_guestbook">
</td>
</tr>
</table></form>
</td>
</tr>
<tr>
<td> <center>

<?
if ($name == "" || $email == "" || $message == "")
{
for ($i=0; $i<3; $i++)
{
echo ".";
sleep(1);
flush();
}
$filesize = filesize("entry.dat");
$file = fopen("entry.dat","r");
$buffer = fread($file,$filesize);
echo "$buffer";
fclose($file);
}
else if ($send_status == "ok")
{
$filesize = filesize("entry.dat");
$file = fopen("entry.dat","r");
$buffer = fread($file,$filesize);
fclose($file);

$today = getdate();
$bulan = $today[month];
$mday = $today[mday];
$tahun = $today[year];
$tanggal = "$bulan $mday, $tahun";

$file = fopen("entry.dat","w");

$parsed_message = strip_tags($message,"<a>,<i>");
$parsed_message_br = str_replace("\n","<br>",$parsed_message);
$today = date( "Ymd", time() );
$message_table ="<TABLE BORDER=\"0\" CELLPADDING=\"1\"
bgcolor=EEEEEE width=\"500\"><TD colspan=\"2\"></TD></TR>
<TR><TD align=\"right\"
colspan=\"2\"><i>$tanggal</i></TD></TR> <TR><TR><TD
width=\"30%\"><B>Nama :</B></TD> <TD>$name</TD></TR>
<TR><TD><B>Email :</B></TD> <TD><A
HREF=\"mailto:$email\">$email</A></TD></TR>
<TR><TD><B>Homepage :</B></TD> <TD><A HREF=\"$url\"
target=\"_blank\">$url</A></TD></TR> <TR><TD valign=\"top\"
colspan=\"1\"><B>Komentar
:</B></TD><TD>$parsed_message_br</TD></TR> <TR><TD
colspan=\"2\"></TD></TR></TABLE>";

fputs($file,"$message_table \n $buffer");
fclose($file);
}
else if ($view_guestbook == "View Guestbook"){

$filesize = filesize("entry.dat");
$file = fopen("entry.dat","r");
$buffer = fread($file,$filesize);
echo "$buffer";
fclose($file);

}
?></center>
</td>
</tr>
</tr>

</table>
<p>&nbsp;</p>
</body>
</html>



                                    Membuat counter image


Counter ini terdiri dari 3 file utama, file pertama bernama acounter.php3 yang
merupakan halaman web yag digunakan untuk menampilkan counter. Jumlah
pengunjung disimpan pada file kedua yang bernama acount.txt. File terakhir
adalah file ip.txt yang digunakan untuk menyimpan ip address pengunjung web.




<html>
<head>
<title>Contoh Counter dengan image www.klik-kanan.com</title>
</head>
<body bgcolor="#FFFFFF">
www.klik-kanan.com
<center>
<br>
<font size="2" face="Arial, Helvetica, sans-serif">- Anda pengunjung ke - <br>
<br>
</font>


<?php
// letak image yang digunakan sebagai counter
$img = "http://localhost/php/counter/";


// letak image animasi
$animated_img = "http://localhost/php/counter/ani/";


// Berapa digit yang ditampilkan
$padding = 6;


// ukuran lebar dan tinggi file image
$width = 16;
$height = 22;


// letak file log
$fpt = "acount.txt"; //


$lock_ip =0; // IP locking, 1=ya 0=tidak
$ip_lock_timeout =30; // dalam menit
$fpt_ip = "ip.txt"; // file IP log


function checkIP($rem_addr) {
global $fpt_ip,$ip_lock_timeout;
$ip_array = file($fpt_ip);
$reload_dat = fopen($fpt_ip,"w");
$this_time = time();
for ($i=0; $i<sizeof($ip_array); $i++) {
list($ip_addr,$time_stamp) = split("\|",$ip_array[$i]);
if ($this_time < ($time_stamp+60*$ip_lock_timeout)) {
if ($ip_addr == $rem_addr) {
$found=1;
}
else {
fwrite($reload_dat,"$ip_addr|$time_stamp");
}
}
}
fwrite($reload_dat,"$rem_addr|$this_time\n");
fclose($reload_dat);
return ($found==1) ? 1 : 0;
}


if (!file_exists($fpt)) {
$count_dat = fopen($fpt,"w+");
$digits = 0;
fwrite($count_dat,$digits);
fclose($count_dat);
}
else {
$line = file($fpt);
$digits = $line[0];
if ($lock_ip==0 || ($lock_ip==1 && checkIP($REMOTE_ADDR)==0)) {
$count_dat = fopen($fpt,"r+");
$digits++;
fwrite($count_dat,$digits);
fclose($count_dat);
}
}
$digits = sprintf ("%0".$padding."d",$digits);
$ani_digits = sprintf ("%0".$padding."d",$digits+1);
echo "<table cellpadding=0 cellspacing=0 border=0><tr align=center>\n";
$length_digits = strlen($digits);
for ($i=0; $i < $length_digits; $i++) {
if (substr("$digits",$i,1) == substr("$ani_digits",$i,1)) {
$digit_pos = substr("$digits",$i,1);
echo ("<td><img src=$img$digit_pos.gif width=$width height=$height></td>\n");
}
else {
$digit_pos = substr("$ani_digits",$i,1);
echo ("<td><img src=$animated_img$digit_pos.gif width=$width height=$height></td>\n");
}
}
echo "</tr></table>\n";
?>


</center>
</body>
</html>




                               Membuat collapse menu
<html>
<?
echo '<font face="verdana" size="2">';
class submenu {


var $urls;
var $desps;
var $cot;
var $id;
//easily modify you menu symbols, can also use image tags
var $openSymbol = '(+)';
var $closedSymbol = '(--)';
var $itemBranch = '&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp|---';


function create($id) {
$this->cot=0;
$this->id=$id;
}


function add($url, $desp) {
$this->urls[$this->cot]=$url;
$this->desps[$this->cot]=$desp;
$this->cot++;
}

function open() {
$i=0;
while($i<$this->cot) {
if ($i==0) {
global $PHP_SELF;
echo '<b><a href="'.$PHP_SELF.'?action=close&id=">'.$this->closedSymbol.$this->desps[0].'</a></b><br>';
}
else {
echo $this->itemBranch.'<a href="'.$this->urls[$i].'">'.$this->desps[$i].'</a><br>';
}
$i++;
}


}

function close() {
global $PHP_SELF;
if (! $this->id){

} else {

echo '<b><a href="'.$PHP_SELF.'?action=open&id='.$this->id.'">'.$this->openSymbol.$this->desps[0].'
</a></b><br>';

}

}

}

class menu {


var $submenus;
var $cot;
var $id;

function create() {
$this->cot=0;
$this->id=2;
}

function add($submenu) {
$this->submenus[$this->cot]=new submenu;
$this->submenus[$this->cot]=$submenu;
$this->cot++;
}

function show() {
$i=0;
$tmp = new submenu;
while ($i<$this->cot) {
$tmp=$this->submenus[$i];
if ($tmp->id==(string)$this->id) {
$tmp->open();
}
else {
$tmp->close();
}
$i++;
}
}

function hide() {
$tmp = new submenu;
$tmp->close();
}
}


$sm_1=new submenu;
$sm_1->create('1');
$sm_1->add('',' Download File');
$sm_1->add('http://www.winxpinfo.com','Windows XP');
$sm_1->add('http://www.freestuffhome.net','Gratisan');
$sm_1->add('http://www.adcsoft.com','ADC Software');
$sm_1->add('http://www.lutfian.com','Lutfian Software');


$sm_2=new submenu;
$sm_2->create('2');
$sm_2->add('',' Search Engine');
$sm_2->add('http://www.google.com','Google');
$sm_2->add('http://www.yahoo.com','Yahoo');
$sm_2->add('http://www.Altavista.com','Altavista');
$sm_2->add('http://www.searchindonesia.com','Search Indonesia');


$sm_3=new submenu;
$sm_3->create('3');
$sm_3->add('',' Tutorial Klik-Kanan.com');
$sm_3->add('http://www.klik-kanan.com/tutorial/perl/index.shtml','Perl');
$sm_3->add('http://www.klik-kanan.com/tutorial/registry/index.shtml','Registry');
$sm_3->add('http://www.klik-kanan.com/tutorial/php/index.shtml','PHP');
$sm_3->add('http://www.klik-kanan.com/desainweb/html/index.shtml','Desain Web');


$sm_4=new submenu;
$sm_4->create('4');
$sm_4->add('',' Berita');
$sm_4->add('http://www.detik.com','Detik');
$sm_4->add('http://www.detikinet.com','Detikinet');
$sm_4->add('http://www.kompas.com','Kompas');
$sm_4->add('http://www.Astaga.com','Astaga');


$m_1=new menu;
$m_1->create();
$m_1->add($sm_1);
$m_1->add($sm_2);
$m_1->add($sm_3);
$m_1->add($sm_4);

if ($action=='') {
$m_1->show();
}



if ($action=='open') {
$m_1->id=$id;
$m_1->show();
}
if ($action=='close') {
$m_1->id=$id;
$m_1->hide();
$m_1->show();
}

echo '</font>';
?>




sumber : http://phpclasses.upperdesign.com/


                          Menginstall buku tamu Advanced Guestbook

Buku tamu merupakan fasilitas yang biasa terdapat pada suatu situs. Dengan
adanya buku tamu tersebut maka memungkinkan pengunjung untuk memberikan
saran atau sekedar komentarnya.

Jika Anda ingin menambahkan fasilitas buku tamu pada situs Anda tanpa mau
pusing-pusing bikin script-nya, Anda dapat mencoba puluhan script buku tamu gratis
dari internet. Salah satu yang cukup baik (yang juga digunakan pada situs ini)
adalah Advanced Guestbook.

Untuk menginstall Advanced Guestbook caranya sebagai berikut:

1.     Pertama download dahulu script Advanced Guestbook dari
       http://www.proxy2.de. Kemudian ekstrak ke folder di dalam
       C:\Inetpub\wwwroot (jika Anda menggunakan PWS). Misalnya
       C:\Inetpub\wwwroot\guestbook.

       Buka file config.inc.php, kemudian ubah setting pada bagian database
       setting:

       /* database settings */

       $GB_DB["dbName"] = "MyGuestbook";// nama database yg
                                        // digunakan
       $GB_DB["host"] = "localhost"; // nama host
       $GB_DB["user"] = "root"; // username
       $GB_DB["pass"] = ""; // password

       Dalam contoh ini nama database yang akan digunakan untuk menyimpan buku
       tamu adalah MyGuesbook.
2.     Dengan menggunakan browser (misalnya Internet Explorer), jalankan file
       install.php. Jika Anda menginstall Advanced Guestbook di
       C:\Inetpub\wwwroot\Guestbook maka pada Address bar dari Internet Explorer
       Anda dapat mengetikkan http://localhost/guestbook/install.php/. Akan muncul
       tampilan seperti gambar di bawah ini:
     Karena sebelumnya kita belum membuat databasenya maka klik pada tombol
     Create new DB and table. Jika sebelumnya Anda telah membuat tabel
     MyGuestbook Anda dapat mengklik pada tombol Create table.
3.   Jika proses pembuatan database dan tabel berhasil maka akan muncul pesan
     sebagai berikut:

     Advanced Guestbook
     ---------------------------------------------------------
     Database and Tables were created successfully!


     Your new database: MyGuestBook
     Your MySQL host: localhost
     Your MySQL username: root

     Click now here to setup the guestbook admin...

     Klik pada link "Click now here to setup the guestbook admin... "
4.   Pada halaman Guestbook - Administration, masukkan username dan password
     Anda. Saat pertama kali diinstall usernamenya adalah "test" dan passwordnya
     "123" (tanpa tanda petik).
5.   Jika username dan password yang Anda masukkan benar, maka Anda segera
     masuk ke halaman G U E S T B O O K A D M I N. Pada halaman tersebut Anda
     dapat melakukan berbagai setting buku tamu. Misalnya, General Setting
     digunakan untuk mengatur setting umum dari buku tamu seperti jumlah data
     per halaman, bahasa, email notifikasi dan sebagainya.

     Yang lebih penting lagi adalah Anda harus segera mengubah username dan
     password defaultnya, demi keamanan data Anda.
6.   Selamat mencoba..........

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1385
posted:2/19/2010
language:Indonesian
pages:45
Lingjuan Ma Lingjuan Ma MS
About work for China Compulsory Certification. Some of the documents come from Internet, if you hold the copyright please contact me by huangcaijin@sohu.com