dahlia

Document Sample
dahlia
Shared by: dahliaxtm
Categories
Stats
views:
509
posted:
11/14/2008
language:
Indonesian
pages:
34
DHCP



A. Alat dan Bahan    Siapkan 1 unit computer Siapkan CD linux OS Linux



B. Pengertian DHCP Server DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Potocol, Suatu program aplikasi yang memungkinkan pengaturan jaringan secara terpusat dari Server, sehingga PC client tidak perlu melakukan konfigurasi alamat IP. Karena semuanya sudah. Ditangani oleh PC server. DHCP berfungsi untuk pengiriman secara cepat konfigurasi jaringan client, ketika mengkonfigurasi sistem client, administrator dapat memilih DHCP dan tidak harus memasukkan IP address, netmask dan gateway atau DNS servers. Clien memperoleh informasi dari server DHCP.



C. Langkah-langkah Setting IP Yaitu dengan cara :  Masuk ke K-Menu  System  Terminal  Konsole Kemudian ketik ifconfig eth0 IP yang digunakan. Contohnya : ifconfig 192.168.12.3



Setelah setting IP, ketik ping untuk mengecek apakah IP yang kita setting telah berhasil atau tidak. Contohnya : ping 192.168.12.3



1



D. Fungsi DHCP Fungsi dhcp adalah untuk membagi kelas – kelas IP yang masing - masing mempunyai kapsitas jumlah IP yang berbeda – beda . E. Ifconfig Ifconfig adalah untuk melihat seluruh dari IP yang diketikkan sehingga Kita dapat mengetahui IP kita yang sudah kita buat sehingga Ifconfig F. Setting dhcpd.conf  Klik K-Menu  Masuk ke Home  Setelah itu ketikkan /etc pada Address  Lalu cari file dhcpd.conf



G. Command $ Su ( Super User ) # Ifconfig ( menampilkan semua ethnet card ) # Ifconfig eth1 ( menampilkan salah satu eth card) # Ping 192.168.3.20 ( mengetes dapatkah IP tersebut aktif atau tidak ) # Ifconfig eth1 192.168.3.20 ( mengganti IP )



2



DNS SERVER A. Pengertian DNS Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 192.168.3.3. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host computer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.



DNS Server terdiri atas 2 jenis server, Yaitu :  Primary Name Server ( PNS ) adalah DNS server yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan subdomain yang dikelolahnya.  Secondary Name Server (SNS) adalah DNS server yang secara hirarki setara dengan PNS namun data - data domain dan subdomain diperoleh dengan cara menyalin dari PNS.



B. Setting IP Yaitu dengan cara :  Masuk ke K-Menu  System  Terminal



3



 Konsole Kemudian ketik ifconfig eth0 IP yang digunakan. Contohnya : ifconfig eth0 192.168.12.3



Setelah setting IP, ketik ping untuk mengecek apakah IP yang kita setting telah berhasil atau tidak. Contohnya : ping 192.168.12.3



C. Mengatur DNS Server Setelah kita setting IPnya, langkah selanjutnya adalah mengatur DNS servernya. Langkah – langkah yang harus diperhatikan dalam mengatur DNS server yaitu :  Yang pertama kita install packet BIND  Setting named.conf  File zone  Setting resolve



D. Install Packet BIND ( Berkeley Internet Name Domain ) Sebelum masuk ke DNS server, terlebih dahulu kita harus menginstall packet BIND.Langkah yang harus dijalankan untuk menginstall packet BIND yaitu :  Klik menu K-Menu  System  Configuration  Config Your Computer  System Management  Add Remove Program



-



Setelah itu ketikan BIND pada coloum search yang tersedia. Kemudian tekan ENTER. Lalu akan muncul packet – packet yang akan di install. Pilih atau Centang packet mana saja yang dibutuhkan atau yang akan di install.



-



4



-



Klik install untuk memulai penginstallan. Setelah itu, pada saat penginstallan program akan meminta cd linux (tergantung cd berapa yang di minta) untuk melanjutkan penginstallannya.



E. Setting Named.conf & file Zone Setelah menginstall packet BIND, langkah selanjutnya yaitu setting named.conf. Langkah – langkah untuk setting named.conf yaitu :  Masuk ke K-Menu  Home  Setelah itu ketikkan /etc pada coloum  Lalu cari named.conf Kemudian edit file zonenya. Contohnya : Membuat /etc/named.conf Options { Directory "/var/named"; }; Zone "." { Type hint; File "named.ca"; }; Zone "dahlia.com" { Type master; File "db.dahlia.com."; }; Zone "12.168.192.in-addr.arpa" { Type master; File "db.192.168.12.12"; };



Membuat file zone untuk domain dahlia.com diberi nama db.dahlia.com @ IN SOA nsl.dahlia.com. admin.dahlia.com. { 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry



5



@ @ nsl ns2 www mail mp3 vhost ftp



IN IN IN



NS IN A A



3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS nsl.dahlia.com ns2.dahlia.com MX 10 mail.dahlia.com 192.168.12.12 IN A 192.168.0.11 192.168.0.11 IN A 192.168.12.12 IN A 192.168.12.12 IN A 192.168.12.12 IN CNAME 192.168.12.12



Membuat file zone untuk domain dahlia.com diberi nama db.dahlia.com @ IN SOA nsl.dahlia.com. admin.dahlia.com. { 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS nsl.dahlia.com. NS ns2.dahlia.com. IN MX 10 mail.dahlia.com. A 192.168.12.12 IN A 192.168.12.12 A 192.168.0.11 IN A 192.168.12.12 IN A 192.168.12.12 IN A 192.168.12.12 IN CNAME 192.168.12.12



@ @ nsl ns2 www mail mp3 vhost ftp



IN IN IN



Kemudian restart service BIND dengan perintah



6



[root@server named]# service named restart Shutting down named: Starting named: [root@server named]# [ OK ] [ OK ]



C. Setting resolv Membuat file zone reverse – lookup untuk network 192.168.12.12 diberi nama db.192.168.12.12 Contoh isi file zone : @ IN SOA nsl.dahlia.com. root.localhost. 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS ns1.dahlia.com. IN NS ns2. dahlia.com. IN PTR ns1. dahlia.com. IN PTR ns2. dahlia.com. IN PTR vhost. dahlia.com.



1 2 3



Tes hasil konfigurasi dengan cara mengaktifkan bind dengan perintah berikut : [root@digital /root]# /etc/rc.d/named start Lakukan pemeriksaan pada /var/log/messages [root@digital /root]# cat /var/log/messages



Command : Serice DHCP Restad.



7



Langkah-langkah menginstall Linux: A. Alat dan Bahan - 2 buah PC yang terinstall linux - 2 buah Ethernet Card - Kabel UTP - RJ-45 - Tang Krimping - Cutter B. Setting Bios 1. Nyalakan komputer, tekan tombol keyboard Delete/F2 (tergantung vendor dari BIOS). 2. Pada gambar, kita dapatkan informasi: 3. tipe CPU, kapasitas RAM (memori), dan lain-lain.



Gambar 1 4. Setiap BIOS Setup terkadang memiliki menu setting yang berbeda tergantung vendor-nya/ perusahaan pembuat



8



5. Perhatikan gambar berikut. Untuk melakukan settingan BIOS, lihat pada kolom kanan menu BIOS SETUP UTILITY



Gambar 2 6. Lakukan settinggan Jam dan Tanggal jika tidak sesuai dengan waktu setempat. 7. Pindah ke Tab Advanced. Pilih Ide Configuration ..



Gambar 3



9



8.



Pada IDE Configuration tekan enter maka akan muncul informasi Harddisk dan CDROM . Untuk keluar menu tekan tombol “Esc”.



Gambar 4 9. Pada IDE Configuration tekan “enter” maka akan muncul informasi selanjutnya, pindah ke menu Floppy Configuration.



Gambar 5 10. Pastikan Floppy A .1.44 MB 3½” , kemudian tekan tombol Esc untuk keluar.



10



11.



Pindah ke Tab Power. Pilih ACPI Aware US, pilih Yes.



Gambar 6 12. Pindah ke Tab Boot .Ide Configuration. Boot Device Priority.



Gambar 7 13. Instalasi Mandrake Linux 10.0 dilakukan lewat CD-ROM Drive, maka kita lakukan pemilihan booting melalaui CD-ROM Drive.



11



14.



Pada 1 Boot Device pilih “CD-ROM”.



st



Gambar 8 15. Pada 2 nd Boot Device pilih “Hard Drive”.



Gambar 9



12



16.



Pindah ke Tab Exit. Exit Saving Changes .tekan OK. atau F10 lalu Yes.



Gambar 10



13



C. Instalasi Mandrake Linux 10.0

1.Pastikan CD Mandrake Linux10.0 telah dimasukkan ke CD-ROM Drive dan Boot Sequence pada BIOS Setup CD-ROM Drive posisi First Drive. 2.Setelah komputer restrat, akan tampilan. Jika anda ingin menginstall. 3.Lakukan Pemilihan Bahasa, pilih bahasa English (Amerika) untuk lebih memudahkan instalasi Mandrake Linux 10.0



Gambar 11



14



4. Lisensi Perjanjian, apabila setuju klik Accept lalu klikNext.



Gambar 12



5. Akan Muncul “Is this an install or an upgrade?” Artinya komputer yang akan kita instalasi telah ter- install mandrake linux dalam hal ini pilih Install lalu klik Next.



Gambar 13



15



6. Memilih jenis Keyboard yang akan kita gunakan, Biarkan tetap pada posisinya lalu klik Next.



Gambar 14



7. Memilih tingkatan keamanan yang diinginkan, biarkan Security Levelnya pada posisi Standard lalu Klik Next.8. Memilih tingkatan keamanan yang diinginkan, biarkan Security Levelnya pada posisi Standard lalu Klik Next.



Gambar 15



8. Memilih ruang partisi, pilih Use existing partitions lalu Klik Next.



16



Gambar 16



9. Memilih jenis partisi yang akan digunakan, biarkan pada posisinya lalu klik Next.



Gambar 17



17



11. Memilih Partisi yang akan di Format, Klik partisi yang ingin di Format lalu Klik Next.



Gambar 18



12. Silahkan tunggu, partisi yang dibuat sedang di format



Gambar 19



18



13. Silahkan tunggu, sedang mencari paket yang tersedia



Gambar 20



14. Memilih paket, dalam hal ini paket yang akan di install adalah paket buat komputer Workstation dan Server, tandai paket yang akan di install lalu klik Next.



Gambar 21



19



15. Instalasi karnel seri 2.4, Klik Next.



Gambar 22



16. Paket telah di pilih dan akan di install, klik Install untuk melanjutkan instalasi paket



Gambar 23



20



17. Instalasi karnel source, tandai karnel source yang akan di install lalu klik Next.



Gambar 24 18.Menginstalasi Paket Server, klik Yes jika setuju lalu klik Next.



Gambar 25



21



19.Mandrake Linux sedang melakukan Instalasi Sistem



Gambar 26



20. Menginstalasi Driver VGA/grafis



Gambar 27



22



21.



Instalasi paket g-conf Editor



Gambar 28



22.



Mengisi Password Root, dan ketik ulang Password Root lalu klik Next.



Gambar 29



23



23.



Mengisi User Name/ pengguna,apabila telah selesai klik Next.



Gambar 30



24.



Mandrake Linux akan log in/ log on secara otomatis dengan User Name yang dibuat, klik Next



Gambar 31



24



25.



Instalasi Bootloader, pilih First sector of drive (MBR), lalu klik Next.



Gambar 32



26.



Ringkasan fitur-fitur yang telah di configurasi dan yang ingin di configurasi, klik Next.



Gambar 33



25



27.



Memilih negara sesuai dengan negara yang di tempati, klik Next.



Gambar 34



28.



Instalasi driver sound, klik Next



Gambar 35



26



29.



Instalasi driver TV Tuner, biarkan pada posisinya karena driver TV Tuner telah di temukan, klik Next untuk instalasi.



Gambar 36



30.



Mengkonfigurasi resolusi tampilan, klik Next



Gambar 37



27



31.



Mencoba konfigurasi, klik Yes lalu klik Next.



Gambar 38



32.



Komputer akan mulai Login dengan konfigurasi resolusi yang telah di setting, klik Yes lalu klik Next.



Gambar 39



28



33.



Memilih jenis Koneksi yang akan di konfigurasi, klik LAN connection lalu klik Next.



Gambar 40



34.



Memilih Hardware LAN Card yang akan di konfigurasi, klik eth0 Realtek/RTL- 8139 lalu klik Next.



Gambar 41



29



35.



Pemberitahuan bahwa LAN Card yang terpasang telah terkonfigurasi sebelumnya,jika setuju klik Yes lalu klik Next.



Gambar 42



36.



men- setting IP secara otomatis atau manual dalam hal ini digunakan manual setting klik Manual Configuration lalu klik Next.



Gambar 43



30



37.



Mengisi IP address dan Subnet Mask, setelah selesai klik Next



Gambar 44



38.



Mengisi Host name, DNS Server dan Gateway, setelah selesai klik Next.



Gambar 45



31



39. Mengisi Zeroconf Host Name, klik Next



Gambar 46



40.



Memulai konfigurasi koneksi setelah Booting, klik Yes lalu klik Next



Gambar 47



32



41.



Konfigurasi Network Telah selesai, klik Finish



Gambar 48



42.



Meng-install paket Service yang otomatis Jalan saat Booting, klik Install



Gambar 49



33



43.



Pemberitahuan Bahwa Paket Network Terbaru Telah di Update apakah ingin di Install, klik No lalu Next.



Gambar 50



44.



Instalasi Mandrake Linux 10.0 telah selesai di lakukan, klik Reboot untuk MeRestart komputer. Dan dapat di gunakan.



Gambar 51



34




Share This Document


Related docs
Other docs by dahliaxtm
dahliaxtm
Views: 197  |  Downloads: 9
dahlia
Views: 509  |  Downloads: 11
by registering with docstoc.com you agree to our
privacy policy

You are almost ready to download!

You are almost ready to download!