Laporan Administrasi Linux
Di susun oleh: Paulina 06060099
Sekolah menengah kejuruan Negeri 2 Tarakan Tarakan 2008
1
“DHCP”
DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Potocol, suatu perogram aplikasi yang memungkinkan pengaturan jaringan secara terpusat dari Server, sehingga PC client tidak perlu melakukan konfigurasi alamat IP. Karena semuanya sudah ditangani oleh PC Server. Keuntungan penggunaan DHCP dari sisi System Administrator, adalah kita tidak perlu melakukan pencatatan alamat IP pada masing-masing PC client. Mungkin untuk kebutuhan sampai dengan 10 atau 20 PC client masih bisa kita tangani, namun jika klien yang kita tangani sampai dengan 50 atau 100, bisa Anda bayangkan betapa rumit dan melelahkan pekerjaan yang harus kita tangani Konfigurasi Dynamic Host Apa tugas dari DHCP? Tugas dari DHCP sangatlah besar dalam suatu jaringan komputer. DHCP digunakan agar komputer-komputer yang terdapat pada suatu jaringan komputer bisa mengambil konfigurasi (baik itu IP address, DNS address dan lain sebagainya) bagi mereka dari suatu server DHCP. Intinya dengan adanya DHCP maka akan mampu mengurangi pekerjaan dalam mengadministrasi suatu jaringan komputer berbasis IP yang besar. Bayangkan jika suatu jaringan komputer yang terdiri dari 1000 komputer dan Anda harus mengeset IP address pada masingmasing komputer secara manual.
konfigurasi dhcp pada linux
Setting IP Klik K- Menu
2
Pilih Sistem Pilih Terminal Pilih Console Ketik Perintah
Ketik ifconfig eth0 enter Ketik ping 192.168.10.3 enter Maka akan tampil ping seperti berikut ini:
64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms
Cara
menghentikan
ping
tekan
ctrl+c
secara
bersamaan
Setting dhcpd.conf
Klik K- Menu Pilih Home Ketik //etc Cari file dhcpd.conf
ddns-update-style interim; client-updates; subnet 192.168.10.3 netmask 255.255.0.0{
ignore #definisi subnet
3
option routers 192.168.10.3; option subnet-mask 255.255.0.0; domain-name”paulina” option domain-name-server 192.168.10.3 range dynamic-bootp 192.168.10.3 202.134.1.10; default-lease-time 21600; option
COMMAND ?$ ? SU ? # ifconfig ( user biasa ) ( mengubah dari user biasa menjadi root ) ( melihat seluruh net card )
? # ifconfig eth0 192.168.10.3 ( melihat perangkat satu ip ) ? # ping 192.168.10.3 ? # clear all ? # exit ? # service dhcp restart ? # halt ( mencoba, mengetes ip ) ( membersihkan layer ) ( keluar dari console ) ( merestart dhcp server ) ( shut down / mematikan komputer )
4
“DNS SERVER”
DNS (Domain Name System) adalah suatu system yang mengubah nama host ( seperti ( paulina.co.id ) menjadi alamat IP ( seperti 192.168.10.3 ) atas semua komputer yang terhubung langsung ke Internet. DNS juga dapat mengubah alamat IP menjadi nama host. DNS bekerja secara hierarki dan berbentuk seperti pohon (tree). Bagian atas adalah Top Level Domain (TLD) seperti COM, ORG, EDU, MIL dsb. Seperti pohon DNS mempunyai cabang-cabang yang dicari dari pangkal sampai ke ujung. Pada waktu kita mencari alamat misalnya aleks.com pertama-tama DNS bertanya pada TLD server tentang DNS Server yang melayani domain.uk misalnya dijawab ns1.uk, setelah itu dia bertanya pada ns1.uk tentang DNS Server yang bertanggung jawab atas .co.uk misalnya ns.co.uk kemudian dia bertanya pada ns.co.uk tentang paulina.co.id dan dijawab 192.168.10.3. DNS Server terdiri dari 2 jenis server. Yaitu : Primary Name Server ( PNS ) adalah DNS server yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan subdomain yang dikelolahnya. Secondary Name Server ( SNS ) adalah DNS server yang secara hierarki setara dengan PNS namun data – data domain dan subdomain diperoleh dengan cara menyalin dari PNS.
5
*Setting IP*
Ketik ifconfig eth0 192.168.10.3 Ping 192.168.10.3 Maka akan muncul seperti di bawah ini
64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=1 ttl=128 time=0.354 ms 64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=2 ttl=128 time=0.309 ms 64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=3 ttl=128 time=0.318 ms 64 bytes from 192.168.10.3: icmp_seq=4 ttl=128 time=0.250 ms
Control+c untuk menghentikan ping File Named .conf
zone " paulina.co.id " { type master; notify no; file " paulina.co.id ";
}
File Zone paulina.co.id
; Zone file for paulina.co.id @ paulina.co.id. ( 2000091401 ; serial 8H ; refresh IN SOA ns. paulina.co.id. root.
6
3H ; retry 1W ; expire 1D ; default_ttl ) NS A ns 192.168.10.3
MX MX localhost linux A A
10 paulina.co.id. 20 other.extra.co.uk. 127.0.0.1 192.168.10.3
ns ftp pop www cctv
A CNAME CNAME CNAME A
192.168.10.3 paulina.co.id paulina.co.id paulina.co.id 192.168.10.3
Tambahan di //etc named.conf
zone "10.168.192.in-addr.arpa" { notify no; type master; file " paulina.co.id
7
"; }
File Zone 192.168.10
; Zone file for reverse zone 10.168.192.inaddr.arpa(192.168.10.3) @ . . ( 2000072801 ; serial 28800 ; refresh 7200 ; retry 604800 ; expire 86400 ; default_ttl ) @ IN NS paulina.co.id IN root. paulina.co.id SOA ns. paulina.co.id
100
IN
PTR
paulina.co.id
16
IN
PTR
paulina.co.id
8
COMMAND ?$ ? SU ? # ifconfig ? # ifconfig eth0 192.168.10.3 ? # ping 192.168.10.3 ? # clear all ? # exit ? # service dhcp restart ? # halt ? # nslookup ( user biasa ) ( mengubah dari user biasa menjadi root ) ( melihat seluruh net card ) ( melihat perangkat satu ip ) ( mencoba, mengetes ip ) ( membersihkan layer ) ( keluar dari console ) ( merestart dhcp server ) ( shut down / mematikan komputer ) ( melihat ip di domain atau sebaliknya )
Spesifikasi komputer
- monitor - keyboard - casing - processor - mainboard : Samsung syncmaster 591 s : komic ps 2 : mystyle : Pentium 4 2,4 GH 2 : PC chips M963G
- memory ram : RCmemory DDR 256 MB PC 2700 - power supply : mentari power 350 watt - harddisk - LAN card : Samsung 40 GBIDE : onboard
9
- mouse - CD RoM
: Philips ps 2 : Samsung 52
A. BIOS Setup
1. Nyalakan komputer, tekan tombol keyboard Delete/F2 (tergantung vendor dari BIOS). 2. Pada gambar, kita dapatkan informasi: 3. tipe CPU, kapasitas RAM (memori), dan lain-lain.
Gambar 1 4. Setiap BIOS Setup terkadang memiliki menu setting yang berbeda tergantung vendor-nya (perusahaan pembuat)
10
5. Perhatikan gambar berikut. Untuk melakukan settingan BIOS, lihat pada kolom kanan menu BIOS SETUP UTILITY
Gambar 2 6. Lakukan settinggan Jam dan Tanggal jika tidak sesuai dengan waktu setempat. 7. Pindah ke Tab Advanced. Pilih Ide Configuration ..
Gambar 3 11
8. Pada IDE Configuration tekan enter maka akan muncul informasi Harddisk dan CDROM . Untuk keluar menu tekan tombol “Esc”.
Gambar 4 9. Pada IDE Configuration tekan “enter” maka akan muncul informasi selanjutnya, pindah ke menu Floppy Configuration.
Gambar 5 12
10. Pastikan Floppy A .1.44 MB 3½” , kemudian tekan tombol Esc untuk keluar. 11. Pindah ke Tab Power. Pilih ACPI Aware US, pilih Yes.
Gambar 6 12. Pindah ke Tab Boot .Ide Configuration. Boot Device Priority.
Gambar 7
13
13. Instalasi Mandrake Linux 10.0 dilakukan lewat CD-ROM Drive, maka kita lakukan pemilihan booting. 14. Pada 1
st
Boot Device pilih “CD-ROM”.
Gambar 8 15. Pada 2 nd Boot Device pilih “Hard Drive”.
Gambar 9
14
16. Pindah ke Tab Security Change Supervisor Password (bila perlu).
Gamabar 10 17. Enter New Password dan Confirm New Password. Isi dengan password yang sama.
Gambar 11
15
18. Password telah ter-install dengan benar.Pilih OK
Gambar 12 19. Pindah ke Tab Exit. Exit Saving Changes .tekan OK. atau F10 lalu Yes.
Gambar 13
16
B. Instalasi Mandrake Linux 10.0
1. Pastikan CD Mandrake Linux10.0 telah dimasukkan ke CD-ROM
Drive dan Boot Sequence pada BIOS Setup CD-ROM Drive posisi First Drive. 2. Setelah komputer restrat, akan tampilan yang menawarkan press any key to boot from cd. Jika anda ingin meng-install tekan sembarang tombol, setelah itu akan tampil proses deteksi konfigurasi hardware komputer, tunggu beberapa saat……… 3. Lakukan Pemilihan Bahasa, pilih bahasa English (Amerika) untuk lebih memudahkan instalasi Mandrake Linux 10.0
Gambar 14
17
4. Lisensi Perjanjian, apabila anda setuju Klik Accept kemudian Klik Next.
Gambar 15 5. Akan Muncul “Is this an install or an upgrade? Artinya komputer yang akan kita instalasi telah ter- install mandrake linux dalam hal ini pilih Install kemudian Klik Next.
Gambar 16
18
6. Memilih jenis Keyboard yang akan kita gunakan, Biarkan tetap pada posisinya lalu Klik Next.
Gambar 17
7. Memilih tingkatan keamanan yang diinginkan, biarkan Security Levelnya pada posisi Standartd kemudian Klik Next.
Gambar 18
19
8. Memilih ruang partisi, pilih Use existing partitions lalu Klik Next.
Gambar 19
9. Memilih jenis partisi yang akan digunakan, biarkan pada posisinya lalu Klik Next.
Gambar 20
20
10. Memilih Partisi yang akan di Format, Klik partisi yang ingin di Format lalu Klik Next.
Gambar 21 11. Silahkan tunggu, partisi yang dibuat sedang di format
Gambar 22
21
12. Silahkan tunggu, sedang mencari paket yang tersedia
Gambar 23 13. Memilih paket, dalam hal ini paket yang akan di install adalah paket buat komputer Workstation dan Server, tandai paket yang akan di install lalu Klik Next.
Gambar 24
22
14. Instalasi karnel seri 2.4, Klik Next.
Gambar 25 15. Paket telah di pilih dan akan di install, Klik Install untuk melanjutkan instalasi paket
Gambar 26
23
16. Instalasi karnel source, tandai karnel source yang akan di install lalu Klik Next.
Gambar 27
17. Menginstalasi Paket server, Klik Yes jika setuju lalu Klik Next.
Gambar 28
24
18. Mandrake Linux sedang melakukan Instalasi Sistem
Gambar 29
19. Menginstalasi Driver VGA/grafis
Gambar 30
25
21. Instalasi paket g-conf Editor
Gambar 29 22. Mengisi Password Root, dan ketik ulang Password Root lalu klik Next.
Gambar 30
26
23. Mengisi User Name/ pengguna,apabila telah selesai klik Next.
Gambar 31
24. Mandrake Linux akan log in/ log on secara otomatis dengan User Name yang dibuat, klik Next
Gambar 32
27
25. Instalasi Bootloader, pilih First sector of drive (MBR), lalu klik Next.
Gambar 32
26. Ringkasan fitur-fitur yang telah di configurasi dan yang ingin di configurasi, klik Next.
Gambar 33
28
27. Memilih negara sesuai dengan negara yang di tempati, klik Next.
Gambar 34 28. Instalasi driver sound, klik Next
Gambar 35
29
29. Instalasi driver TV Tuner, biarkan pada posisinya karena driver TV Tuner telah di temukan, klik Next untuk instalasi.
Gambar 36 30. Mengkonfigurasi resolusi tampilan, klik Next
Gambar 37
30
31. Mencoba konfigurasi, klik Yes lalu klik Next.
Gambar 38 32. Komputer akan mulai Login dengan konfigurasi resolusi yang telah di setting, klik Yes lalu klik Next.
Gambar 39
31
33. Memilih jenis Koneksi yang akan di konfigurasi, klik LAN connection lalu klik Next.
Gambar 40 34. Memilih Hardware LAN Card yang akan di konfigurasi, klik eth0 Realtek/RTL- 8139 lalu klik Next.
Gambar 41
32
35. Pemberitahuan bahwa LAN Card yang terpasang telah terkonfigurasi sebelumnya,jika setuju klik Yes lalu klik Next.
Gambar 42 36. men- setting IP secara otomatis atau manual dalam hal ini digunakan manual setting klik Manual Configuration lalu klik Next.
Gambar 44
33
37. Mengisi IP address dan Subnet Mask, setelah selesai klik Next
Gambar 45 38. Mengisi Host name, DNS Server dan Gateway, setelah selesai klik Next.
Gambar 46
34
39. Mengisi Zeroconf Host Name, klik Next
Gambar 47 40. Memulai konfigurasi koneksi setelah Booting, klik Yes lalu klik Next
Gambar 48
35
41. Konfigurasi Network Telah selesai, klik Finish
Gambar 49 42. Meng-install paket Service yang otomatis Jalan saat Booting, klik Install
Gambar 50
36
43. Pemberitahuan Bahwa Paket Network Terbaru Telah di Update apakah ingin di Install, klik No lalu Next.
Gambar 52 44. Instalasi Mandrake Linux 10.0 telah selesai di lakukan, klik Reboot untuk Me- Restart komputer. Dan dapat di gunakan.
Gambar 53
37