LAPORAN PRAKTIKUM MANDRAKE LINUX 10.0
Oleh :
Nober Lukas 06060096
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
DINAS PENDIDIKAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 TARAKAN
2008
1
PEMBAHASAN
Untuk menginstalasi Sistem Operasi Mandrake Linux Versi 10.0 harus melalui beberapa tahap dan langkah-langkah sebagai berikut :
A. Menyiapkan Alat Obeng Plus dan Minus CD Master Mandrake Linux 10.0 versi 2007 Driver Hardware B. Menyiapkan Bahan
DAFTAR SPESIFIKASI KOMPUTER UNTUK MENGINSTRALL LINUX:
1. MAINBOARD 2. PROCESSOR 3. RAM 4. HDD 5. FDD 6. CD ROM 7. KEYBOARD 8. MOUSE 9. STARVOL 10. POWER SUPPLY 11. CHIPSET 12. BIOS 13. CASSING
: Ps PE- Vm : Intel Pentium 4 3,00 GHZ : Kingston DDR 256 : Maxtor 40 Gb : Ada 1.44 Mb 3.5 IN : Samsung 52 x : Genius Ps 2 : Genius P 2 :: Sim –x 350 watt : Intel : Ami Bios : Sim –x
2
C. BIOS SETUP
Nyalakan komputer, tekan tombol keyboard Delete/F2 (tergantung vendor dari BIOS). Pada gambar, kita dapatkan informasi: tipe CPU, kapasitas RAM (memori), dan lain-lain.
Gambar 1.1 Booting awal Setiap BIOS Setup terkadang memiliki menu setting yang berbeda tergantung vendor-nya/ perusahaan pembuat Perhatikan gambar berikut. Untuk melakukan settingan BIOS, lihat pada kolom kanan menu BIOS SETUP UTILITY
Gambar1.2 Tampilan utama BIOS
3
1. Lakukan settinggan Jam dan Tanggal jika tidak sesuai dengan waktu setempat. 2. Pindah ke Tab Advanced. Pilih Ide Configuration ..
Gambar1.3 Menu Advanced 3. Pada IDE Configuration tekan enter maka akan muncul informasi Harddisk dan CDROM . Untuk keluar menu tekan tombol “Esc”.
Gambar1.4 Konfigurasi Booting
4
4. Pada IDE Configuration tekan “enter” maka akan muncul informasi selanjutnya, pindah ke menu Floppy Configuration.
Gambar 1.5 Floppy Configuration
5. Pastikan Floppy A .1.44 MB 3½” , kemudian tekan tombol Esc untuk keluar. 6. Pindah ke Tab Power. Pilih ACPI Aware US, pilih Yes.
Gambar 1.6 Menu Power
5
7. Pindah ke Tab Boot .Ide Configuration. Boot Device Priority.
Gambar 1.7 Boot Priority Configuration 8. Instalasi Mandrake Linux 10.0 dilakukan lewat CD-ROM Drive, maka kita lakukan pemilihan booting melalaui CD-ROM Drive . 9. Pada 1 Boot Device pilih “CD-ROM”.
st
Gambar 1.8 Frist Booting CD ROM
6
10. Pada 2
nd
Boot Device pilih “Hard Drive”.
Gambar 1.9 Scondary booting 11. Pindah ke Tab Exit. Exit Saving Changes .tekan OK. atau F10 lalu Yes.
Gambar 1.10 Menu untuk Save Configuration
7
BAB I PROSES INSTALLASI LINUX MANDRAKE 10.0
1.1
Persiapan sebelum menginstall Linux mandrake sebelum anda memulai melakukan installasi linux telebih dahulu anda harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut : a. back-up seluruh data hal ini kita lakukan sebelum memulai installasi linux agar data yang kita miliki tidak hilang akibat kesalahan nantinya. Sifatnya opsi dan tidak harus dilakukan dengan syarat hati-hati dalam menjalankan proses installasi linux. b. menyiapkan partisi linux kebanyakan sistem terutama berbasis DOS/Windows hanya memiliki sebuah partisi pada harddisk dengan ruang kosong yang cukup besar.agar ruang kosong tersebut dapat digunakan oleh linux. Maka partisi DOS tersebut perlu dibagi dua
8
1.2
Memulai proses installasi Proses installasi linux mandrake 2007 sangatlah mudah karena sudah dibuat dalam tampilan grafis dan mudah untuk dipahami step-stepnya. Anda tinggal memasukkan CD Linux mandrake dan restart kembali komputer untuk booting memalui CDROM. setelah muncul logo linux mandrake. Tekan enter untuk melanjutkan. Berikut ini adalah langkah-langkah proses installasi linux.langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 1. pilihlah bahasa yang ingin digunakan dalam proses installasi dan juga untuk linux mandrake setelah selesai diinstall.disini saya menggunakan English (american ).
Gambar 1.1 Menentukan bahasa yang ingin digunakan
9
2.
Kemudian
akan
tampil
lisensi
mandrake,pilih
accept
untuk
melanjutkan,setelah itu klik next.
Gambar 1.2 Tampilan lisensi 3. bagi pengguna awam,pilihlah jenis installasi recomended dan klik install untuk melakukan installasi baru, atau klik update jika anda ingin mengupgrade linux mandrake anda,upgrade linux mandrake tidak dapat dilakukan untuk versi lebih awal.jadi anda harus pilih installasi baru.klik install dan klik next.
Gambar 1.3 pilihan untuk menginstall
10
4.
lalu kemudian adanya pilihan jenis mouse yang kita gunakan dan juga keyboard. Untuk pelatihan ini kita menggunakan standar internasional pilih US keyboard (internasinal)
Gambar 1.4 Memilih mouse yang ingin digunakan 5. kemudian kita memilih security level system kita nantinya setelah terinstall. Untuk pemula disarankan menggunakan security level standar.
Gambar 1.5 Perintah untuk memilih level standar
11
6.
selanjutnya anda akan memilih partisi yang akan digunakan oleh sistem linux untuk menyimpan semua file-file system.pilih use existing partitions
Gambar 1.6 Pilih use exesting 7. langkah selanjutnya pilihlah partisi yang akan diformat, abaikan pilihannya dan klik next.biasanya seluruh partisi akan diformat kecuali jika anda mempunyai data yang masih digunakan pada satu partisi misalnya /home.jika anda memiliki partisi windows JANGAN dipilih untuk diformat.
Gambar 1.7 menu untuk mempartisi harddisk yang akan di format
12
8.
selanjutnya anda dapat memilih paket-paket aplikasi yang akan diinstall dengan memilih grup-grup yang ada.
Gambar 1.8 Paket-paket apa saja yang akan diinstall
Gambar 1.9 menu untuk menentukan workstaion atau server
13
9.
jika pada tahap sebelumnya memilih aplikasi-aplikasi berjenis server, anda akan diberi peringatan bahwa aplikasi-aplikasi berjenis server tersebut akan diaktifkan secara default.pilih Yes untuk
menginstallnya,atau No jika tidak jadi menginstall aplikasi-aplikasi server tersebut.selanjutnya klik next
Gambar 1.10 menu untuk menginstall 10. proses installasi linux dan aplikasi-aplikasi yang anda pilih sedang berlangsung. tunggulah sampai selesai.
Gambar 2.1proses sedang menginstall
14
11.
distribusi Linux mandrake 10.0 terdiri dari beberapa CD-ROM, anda akan diminta untuk memasukkan CD selanjutnya,dan begitu seterusnya
Gambar 2.2 Menu installation 12. selanjutnya akan akan ditanya password root.login root ini hanya digunakan untuk administrasi dan konfigurasi komputer anda.ketiklah password root 2 kali kemudian klik Next
Gambar 2.3 Perintah untuk memberi password
15
13.
selanjutnya anda akan diminta untuk membuat login untuk user biasa dan passwordnya.setelah itu klik accept user dan klik Next.
Gambar 2.4 User biasa 14. Linux mandrake dapat langsung login secara otomatis ke tampilan grafis (Xwindow), centang saja tulisan “Do you want to use this feature”.abaikan jika anda tidak ingin menggunakan fasilitas ini. Kemudian klik Next.
16
15.
Kemudian installasi bootloader, disini anda akan diberikan pilihan dimana anda menyimpan installasi bootloader. Disini saya menggunakan pilihan MBR, kemudian klik Next.
16.
Pada tahap ini akan ditampilkan konfigurasi yang dapat dirubah, kita dapat melakukan konfigurasi mouse,keyboard,area waktu, dan
printer.tulisan berwarna merah itu adalah keterangan bahwa hardware tersebut belum dikonfigurasi.pilih hardware tersebut dengan mengklik tombol configure.klik Next untuk melanjutkan.
17
17.
Tahap selanjutnya system akan mendeteksi secara otomatis video card (kartu grafik) dan monitor anda.setelah selesai dikonfigurasi kemudian klik next
18.
Tahap selanjutnya anda akan diminta untuk mengetes konfigurasi video card yang telah anda lakukan.klik yes jika mengetesnya dan klik no jika tidak ingin dites.kemudian klik Next.
18
19.
Setelah itu muncul pilihan “i can setup your computer to automatically start the graphical...”klik yes kemudian klik next
20.
Tahap selanjutnya adalah konfigurasi jaringan (network),disini anda akan mengkonfigurasi jaringan yang anda miliki,jika anda memiliki jaringan LAN,pilih LAN connection pada pilihan ini dengan catatan linux anda telah terkoneksi dengan internet, kemudian klik Next.
19
21.
Setelah itu muncul pilihan manual choice dan eth0:realtek RTL-8139 pilihan eth0:Realtek RTL-8139 adalah kartu jaringan yang telah terdeteksi oleh system.disini saya memilih eth0:Realtek RTL-8139,kemudian klik Next.
22.
kemudian muncul peringatan bahwa anda akan mengkonfigurasi jaringan anda dengan koneksi internet.klik yes jika ingin melanjutkan kemudian klik Next.
20
23.
Jika ingin mengkonfigurasi LAN secara manual,klik pilihan manual configuration.jika menggunakan DHCP atau BOOTP server pilih automatic IP. Kemudian klik Next.disini saya memilih manual configuration
24.
Setelah itu masukkan IP Address 202.186.7.16 dan netmask-nya.kemudian klik Next.
21
25.
setelah itu masukkan nama komputer anda di Host name,lalu masukkan name server di DNS Server 1dan gateway-nya, kemudian klik next untuk melanjutkan.
26.
setelah itu kita akan memilih service yang akan automatic dijalankan setelah system linux kita boot (dinyalakan).
27.
setelah itu muncul pilihan seperti terlihat dibawah ini,abaikan pilihan ini dengan memilih No.kemudian klik Next.
22
28.
anda telah selesai menginstall Linux mandrake,tekan reboot untuk me restart komputer dan menjalankan linux mandrake untuk pertama kalinya.jangan lupa untuk mengeluarkan CD terlebih dahulu.setelah restart akan muncu Lilo dan pilih Linux
23
DNS SERVER
1. Definisi DNS
DNS (Domain Name System) adalah suatu system yang mengubah nama host ( seperti nober.net ) menjadi alamat IP ( seperti 202.186.7.16) atas semua komputer yang terhubung langsung ke Internet. DNS juga dapat mengubah alamat IP menjadi nama host.
DNS bekerja secara hirarki dan berbentuk seperti pohon (tree). Bagian atas adalah Top Level Domain(TLD) seperti COM, ORG, EDU, MIL dsb. Seperti pohon DNS mempunyai cabang-cabang yang dicari dari pangkal sampai ke ujung. Pada waktu kita mencari alamat misalnya aleks.com pertama-tama DNS bertanya pada TLD server tentang DNS Server yang melayani domain .uk misalnya dijawab ns1.uk, setelah itu dia bertanya pada ns1.uk tentang DNS Server yang bertanggung jawab atas .co.uk misalnya ns.co.uk kemudian dia bertanya pada ns.co.uk tentang nober.net dan dijawab 202.186.7.16.
DNS Server terdiri dari 2 jenis server. Yaitu :
Primary Name Server ( PNS ) adalah DNS server yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan subdomain yang dikelolahnya.
Secondary Name Server ( SNS ) adalah DNS server yang secara hirarki setara dengan PNS namun data – data domain dan subdomain diperoleh dengan cara menyalin dari PNS. 24
2. Setting IP
? # ifconfig eth0 202.168.7.16
? # ping 202.186.7.16
File Named .conf
zone "nober.net" { type master; notify no; file "nober.net";
}
File Zone nober.net
; Zone file for nober.net @ IN SOA ns. nober.net. root. nober.net. (
2000091401 ; serial 8H ; refresh 3H ; retry 1W ; expire 1D ; default_ttl ) NS A MX MX localhost A ns 202.186.7.16. 10 nober.net. 20 other.extra.co.uk. 127.0.0.1
25
linux ns ftp pop www cctv
A A CNAME CNAME CNAME A
202.186.7.16 202.186.7.16 nober.net nober.net nober.net 202.186.7.16
Tambahan di //etc named.conf
zone "7.186.202.in-addr.arpa" { notify no; type master; file "nober.comlor "; }
File Zone 202.186.7
; Zone file for reverse zone 7.186.202.in-addr.arpa(202.186.7.16) @ IN SOA ns.nober.net. root.nober.net. (
2000072801 ; serial 28800 ; refresh 7200 ; retry 604800 ; expire 86400 ; default_ttl ) @ 100 IN IN NS PTR nober.net. nober.net.
26
16
IN
PTR
nober.net.
Klik K- Menu Pilih Sistem Pilih Terminal Pilih Console
Ketik perintah: ? # nslookup www.nober.net / nslookup 202.186.7.16 ? # [root@smkn2 /root]# service named restart [OK] [OK]
Shutting down named Starting named
3. Commamd
?$ ? SU ? # ifconfig ? # ifconfig eth0 xxx ? # ping xxx ? # clear all ? # exit ? # service dhcp restart
( user biasa ) ( mengubah dari user biasa menjadi root ) ( melihat seluruh net card ) ( melihat perangkat satu ip ) ( mencoba, mengetes ip ) ( membersihkan layer ) ( keluar dari console ) ( merestart dhcp server )
27
? # halt ? # nslookup
( shut down/ mematikan computer ) ( melihat ip di domain atau sebaliknya )
28
DHCP SERVER
2. Definisi DHCP
DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Potocol, suatu perogram aplikasi yang memungkinkan pengaturan jaringan secara terpusat dari Server, sehingga PC client tidak perlu melakukan konfigurasi alamat IP. Karena semuanya sudah ditangani oleh PC Server. Keuntungan penggunaan DHCP dari sisi System Administrator, adalah kita tidak perlu melakukan pencatatan alamat IP pada masing-masing PC client. Mungkin untuk kebutuhan sampai dengan 10 atau 20 PC client masih bisa kita tangani, namun jika klien yang kita tangani sampai dengan 50 atau 100, bisa Anda bayangkan betapa rumit dan melelahkan pekerjaan yang harus kita tangani Konfigurasi Dynamic
Host
Apa tugas dari DHCP? Tugas dari DHCP sangatlah besar dalam suatu jaringan komputer. DHCP digunakan agar komputer-komputer yang terdapat pada suatu jaringan komputer bisa mengambil konfigurasi (baik itu IP address, DNS address dan lain sebagainya) bagi mereka dari suatu server DHCP. Intinya dengan adanya DHCP maka akan mampu mengurangi pekerjaan dalam mengadministrasi suatu jaringan komputer berbasis IP yang besar. Bayangkan jika suatu jaringan komputer yang terdiri dari 1000 komputer dan Anda harus mengeset IP address pada masing-masing komputer secara manual. 29
3. konfigurasi dhcp di linux Setting IP
Klik K- Menu Pilih Sistem Pilih Terminal Pilih Console Ketik Perintah
? [root@smkn2 /root]$ ? [root@smkn2 /root]SU ? [root@smkn2 /root]# ifconfig ? [root@smkn2 /root ]# ifconfig eth0 202.186.7.16 ? [root@smkn2 /root ]# ping 202.186.7.16
Untuk menchek IP apakah sudah konek atau failed jadi kita dapat menchek menggunakan Ping 202.186.7.16 setelah itu seperti yang di bawah ini: akan muncul reply
64 bytes from 202.186.7.16: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 202.186.7.16: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 202.186.7.16: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 202.186.7.16: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms
30
Setting dhcpd.conf
Klik K- Menu Pilih Home Ketik //etc Cari file dhcpd.conf
ddns-update-style interim; client-updates;
ignore #definisi subnet
subnet 202.186.7.16 netmask 255.255.0.0{ option routers 202.186.7.16; option subnet-mask 255.255.0.0; domain-name”nober” option option
domain-name-server 202.186.7.16
range dynamic-bootp 202.186.7.16 202.134.1.10; default-lease-time 21600; Max-lease-time 43200; Setelah DHCP diatas telah selesai dimodifikasi,maka langkah selanjutnya adalah
31
4. Command
?$ ? SU ? # ifconfig ? # ifconfig eth0 202.186.7.16 ? # ping 202.186.7.16 ? # clear all ? # exit ? # service dhcp restart ? # halt
( user biasa ) ( mengubah dari user biasa menjadi root ) ( melihat seluruh net card ) ( melihat perangkat satu ip ) ( mencoba, mengetes ip ) ( membersihkan layer ) ( keluar dari console ) ( merestart dhcp server ) ( shut down/ mematikan computer )
32