Docstoc

laporan Yusuf - DOC

Document Sample
laporan Yusuf - DOC Powered By Docstoc
					LAPORAN PRAKTIKUM MENGINSTALL LINUX DAN DHCP SERVER SERTA DNS SERVER

Oleh :

YUSUF SOFIAN 06060108 KOMPUTER DAN JARINGAN

1. SPESIFIKASI KOMPUTER
MAINBOARD PROCESSOR RAM HDD FDD CD ROM KEYBOARD MOUSE STAVOLT POWER SUPPLY CHIPSET BIOS CASING : PS PE-VM : INTEL PENTIUM 4 (3,00 GHz) : KINGSTON DDR 256 : MAXTOR 40 GB : ADA 1,44 MB, 3,5 IN : SAMSUNG 52 X : GENIUS PS2 : GENIUS PS2 :: SIM-X 350 WATT : INTEL : AMI BIOS : SIM-X

2. ALUR KERJA
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Identifikasi PC Menyiapkan Alat Dan Bahan termasuk CD Linux Mandriva Spring 2007 dll. Pasang HDD Dan NIC (Network Interface Card) Hubungkan PC ke Power Tekan tombol Power PC Masuk ke menu BIOS Setting Boot Order → CDROM Keluar dan Simpan BIOS

BAB I MENGINSTALL LINUX
1. Pengaturan BIOS  Nyalakan komputer masuk BIOS tekan DEL saat komputer loading….  Setiap BIOS Setup terkadang memiliki menu setting yang berbeda tergantung vendornya (perusahaan pembuat)

Perhatikan gambar berikut. Gambar di bawah ini merupakan salah satu BIOS setup.

Pada IDE Configuration tekan enter maka akan muncul informasi Harddisk dan CDROM ini berfungsi untuk memastikan apakah Harddisk dan CDROOM sudah terbaca.

Pindah ke Tab Boot .Ide Configuration .Boot Device Priority ..  Instalasi Linux Mandriva dilakukan lewat CD-ROM Drive, maka kita lakukan pemilihan boot.

Pada 1 st Boot Device .CDROM.

Pada 2 nd Boot Device .Hard Drive. Setelah penyetingan selesai tekan F10 (Pilih YES).

Setelah keluar dan simpan bios maka langkah – langkah untuk menginstall linux mandrake 2007 adalah sebagai berikut : 1. Masukkan CD Linux Mandrake 2007 2. Pada saat Booting tekan Enter untuk dapat melakukan instalasi Linux Mandrake 2007 3. Ikuti instruksi → Instalasi System

A. Language, pilih English (American) lalu klik next.

B. License, klik accept lalu klik next.

C. Security, pilih security levelnya memakai yang standard lalu klik next.

D. Partitioning.

-

EXT 3 SWAP Package Group (Server / Workstation)

E. Install System, system telah menginstall linux ke pc. Klik details untuk melihat apa saja yang di install.

system

F. Authentication, passwordnya adalah root dan password(again) adalah 3tkj.

G. Add a users, tuliskan nama asli anda di real name dan tuliskan nama nickname di login name. setelah itu ketik password yaitu root dan password again 3tkj.

H. Installing bootloader, klik next pada menu ini.

I. Installing summary, adalah detil ringkasan dari hasil installan Linux Mandriva Spring 2007. di menu ini anda juga bisa mengconfigure system, hardware, network & internet, security dll.

J. Install updates, jika anda ingin mengupdate cd Linux anda klik yes jika tidak klik no. setelah itu klik next.

K. Exit install, klik reebot untuk perintah restart.

BAB II DHCP (DYNAMIC HOST COFIGURATION PROTOCOL) SERVER
Setelah kita selesai menginstall Linux Mandrake 2007 dan mengkonfigurasi IP pada Linux, selanjutnya adalah menseting DHCP Server pada Linux Mandriva Spring 2007. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 1.1. User harus merubah status dari status user biasa menjadi super user caranya adalah sebagai berikut : a. Masuk K-Menu→System→Konsole. b. Metelah masuk ke konsole langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:  Pertama, user harus merubah statusnya menjadi super user jika tidak maka user tidak akan bisa berbuat banyak dengan computer servernya yaitu dengan cara ketik $ SU → tekan enter, maka secara otomatis status user akan berubah menjadi # Super user. Langkah – langkah cara untuk setting IP DHCP : Klik K-Menu System Terminal Pilih Console Lalu ketik perintah     

?$ ? su ? # ifconfig ? # ifconfig eth0 192.168.16.20 ? # ping 192.168.16.20

Jika berhasil maka akan muncul keterangan :
64 bytes from 192.168.16.20: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.16.20: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.16.20: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.16.20: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms



Kedua, ketikkan # IF CONFIG → enter pada konsole untuk melihat network card ETH0 dan ETH1 yg telah kita pasang. #/sbin/ifconfig eth0 192.168.16.20 Kemudian setelah di setting, jalankan perintah ifconfig #/sbin/ifconfig Hingga muncul informasi sebagai berikut:

Eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:00:1C:07:01:22 Inet addr :192.168.16.20 BCast:192.168.16.255 Mask:255.255.255.0 UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1 RX packets:869146 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:1104 TX packets:871799 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 Collisions:44040 txqueuelen:100 Interrupt:5 Base address:0x300 Lo Link encap:Local Loopback Inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0 UP LOOPBACK RUNNING MTU:3924 Metric:1 RX packets:109840 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:1104 TX packets:109840 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 Collisions:0 txqueuelen:0

 Ketiga, ketikkan #/sbin/ifconfig eth0 → enter untuk melihat konfigurasi salah satu network card.  Keempat, kita coba memanggil IP yg telah kita gunakan yaitu # PING 192.168.16.20 → enter.
#ping 192.168.16.20

Bila tidak ada masalah, maka akan tampil output seperti berikut:
PING 192.168.16.20 (192.168.16.20) from 192.168.16.1 : 56 (84) bytes of data. 64 bytes from 192.168.16.1: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.16.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.354 ms 64 bytes from 192.168.16.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.309 ms 64 bytes from 192.168.16.1: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.318 ms 64 bytes from 192.168.16.1: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.250 ms

Jika ada mucul tulisan Reply maka user telah berhasil memanggil IP yg telah di konfigurasi.  Kelima, untuk merubah IP pada konsole adalah sebagai berikut Ketikkan #/sbin/ifconfig eth0 199.202.134.17 → enter. Maka anda telah berhasil merubah IP pada konsole.

1.2. Setelah selasai mengkonfigurasi melalui konsole, maka kita akan masuk pada menginstall DHCP. Caranya adalah sebagai berikut :

A. Melihat konfigurasi DHCP    Masuk K-Menu Masuk ke home Lalu ketikkan DHCP Jika tidak ada DHCP berarti DHCP belum di install B. Menginstall DHCPD      Masuk K-menu Masuk ke System Configuration Software Management Add remove program Setelah itu ketikan dhcpd.conf pada coloum search yang tersedia. Kemudian tekan ENTER. Lalu akan muncul packet – packet yang akan di install. Pilih atau centang packet dhcpd.conf Kemudian klik install untuk memulai penginstallan. Setelah itu, pada saat penginstallan program akan meminta cd linux (tergantung cd berapa yang di minta) untuk melanjutkan penginstallannya.

C. Setting DHCPD Setelah menginstall packet dhcpd.conf, langkah selanjutnya yaitu dhcpd.conf. Langkah – langkah untuk setting dhcpd.conf yaitu :  Masuk ke K-Menu  Home  Setelah itu ketikkan /etc pada coloum  Lalu cari file dhcpd.conf Dalam file dhcpd.conf yang perlu di setting adalah ddns-update-style interim; ignore client-updates; #definisi subnet setting

subnet 192.168.16.20 netmask 255.255.255.0{ option routers 192.168.1.13; option subnet-mask 255.255.255; option domain-name “yusuf.com” option domain-name-server 192.168.0.18; range dymanic-bootp 192.168.16.30 192.168.16.40; default-lease-time 86400; max-lease-time 604800;

D. Mengaktifkan DHCP    Masuk K-menu System Konsole Ketikkan # service dhcpd restart Shutting down dhcpd: Starting dhcpd # [ OK ] [ OK ]

Maka dengan ini service DHCP siap digunakan. Tinggal hubungkan saja kabel ke client dan secara otomatis client tersebut menerima IP,Mask, dan DNS secara otomatis tanpa perlu menyetingnya.

1.3

Command ?$ ?SU ?# ifconfig ?# ifconfig eth0 192.168.16.20 ?# ping 192.168.16.20 ?# clear all ?# exit ?# service dhcp restart ?# halt kita bertindak sebagai user biasa merubah dari user biasa menjadi root melihat keseluruhan etherned card melihat perangkat satu IP mengetes IP membersihkan layer keluar dari console merestart dhcp server mematikan system/shut dow

BAB III DNS SERVER
A. Pengertian DNS Server
Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 192.168.3.3. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host computer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.

DNS Server terdiri atas 2 jenis server, Yaitu :  

Primary Name Server ( PNS ) adalah DNS server yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan subdomain yang dikelolahnya. Secondary Name Server (SNS) adalah DNS server yang secara hirarki setara dengan PNS namun data - data domain dan subdomain diperoleh dengan cara menyalin dari PNS

B.

Setting IP
Yaitu dengan cara :    

Masuk ke K-Menu System Terminal Konsole

Kemudian ketik ifconfig eth0 IP yang digunakan. Contohnya :

ifconfig eth0 199.202.134.17

Setelah setting IP, ketik ping untuk mengecek apakah IP yang kita setting telah berhasil atau tidak. Contohnya : ping 199.202.134.17 Jika berhasil akan muncul keterangan
64 bytes from 199.202.134.17: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 199.202.134.17: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 199.202.134.17: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 199.202.134.17: icmp_seq=0 ttl=64 time=0.366 ms

C.

Mengatur DNS Server
Setelah kita setting IPnya, langkah selanjutnya adalah mengatur DNS servernya. Langkah – langkah yang harus diperhatikan dalam mengatur DNS server yaitu  Yang pertama kita install packet BIND  Setting named.conf  File zone  Setting resolve

D.

Install Packet BIND ( Berkeley Internet Name Domain )
Sebelum masuk ke DNS server, terlebih dahulu kita harus menginstall packet BIND. Langkah yang harus dijalankan untuk menginstall packet BIND yaitu :      

Klik menu K-Menu System Configuration Config Your Computer System Management Add Remove Program

-

Setelah itu ketikan BIND pada coloum search yang tersedia. Kemudian tekan ENTER. Lalu akan muncul packet – packet yang akan di install. Pilih atau Centang packet

-

   -

bind-8.2.2_P5-9.i386.rpm bind-untils-8.2.2_P5-9.i386.rpm bind-devel-8.2.2_P5-9.i386.rpm

Klik install untuk memulai penginstallan. Setelah itu, pada saat penginstallan program akan meminta cd linux (tergantung cd berapa yang di minta) untuk melanjutkan penginstallannya.

E.

Setting Named.conf & file Zone
Setelah menginstall packet BIND, langkah selanjutnya yaitu setting named.conf. Langkah – langkah untuk setting named.conf yaitu :     Masuk ke K-Menu Home Setelah itu ketikkan /etc pada coloum Lalu cari named.conf Kemudian edit file zone-nya. Contohnya : Membuat /etc/named.conf Options { Directory "/var/named";
}; zone "." { Type hint; File "named.ca"; }; zone "yusuf.com" { Type master; File "db.yusuf.com"; }; zone "134.202.199.in-addr.arpa" { Type master; File "db.199.202.134.17"; };

Membuat file zone untuk domain yusuf.com diberi nama db.yusuf.com @ IN SOA nsl.yusuf.com. admin.yusuf.com. { 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS nsl.yusuf.com. NS ns2.yusuf.com. 10 A IN A IN IN IN IN mail.yusuf.com. 199.202.134.17 A 199.202.134.17 199.202.134.17 A 199.202.134.17 A 199.202.134.17 A 199.202.134.17 CNAME 199.202.134.17

@ @ IN nsl ns2 www mail mp3 vhost ftp

IN MX IN IN

Membuat file zone untuk domain yusuf.com diberi nama db.yusuf.com @ IN SOA nsl.yusuf.com. admin.yusuf.com. { 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS nsl.yusuf.com. NS ns2.yusuf.com. MX 10 mail.yusuf.com. A 199.202.134.17 A 199.202.134.17 A 199.202.134.17 IN A 199.202.134.17 IN A 199.202.134.17 IN A 199.202.134.17 IN CNAME 199.202.134.17

@ @ nsl ns2 www mail mp3 vhost ftp

IN IN IN IN IN

Kemudian restart service BIND dengan perintah
[root@server named]# service named restart Shutting down named: Starting named: [root@server named]# [ OK ] [ OK ]

F.

Setting Resolve
    Masuk ke K-Menu Home Setelah itu ketikkan /etc pada coloum tab konqueror Lalu cari file resolve.conf

Kemudian edit filenya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : Search yusuf.com Name server 199.202.134.17

G.

Restart named.conf
Setelah file named.conf di setting, langkah selanjutnya yaitu restart named.conf. Langkah – langkahnya sama seperti restart dhcpd.conf. Yaitu :    

Masuk ke K-Menu System Terminal Konsole

Kemudian ketikkan service named restart Contoh : [root@server named]# service named restart
Shutting down named: Starting named: [root@server named]# [ OK ] [ OK ]

Langkah selnjutnya ketikkan perintah nslookup diikuti IP atau alamat web yang dibuat. Contoh : [root@server named]#nslookup 199.202.134.17 atau
[root@server named]#nslookup www.yusuf.com

H.

Command
?$ ?SU ?# ifconfig ?# ifconfig eth0 199.202.134.17 ?# ping 199.202.134.17 ?# clear all ?# exit ?# service dhcp restart ?# halt kita bertindak sebagai user biasa merubah dari user biasa menjadi root melihat keseluruhan etherned card melihat perangkat satu IP mengetes IP membersihkan layer keluar dari console merestart dhcp server mematikan system/shut dow


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: LAPORAN
Stats:
views:1567
posted:11/15/2008
language:Indonesian
pages:21
Description: Laporan Linux