PEMBAHASAN
Untuk menginstalasi Sistem Operasi Mandrake Linux Versi 10.0 harus melalui beberapa tahap dan langkah-langkah sebagai berikut :
A. Menyiapkan Alat Obeng Plus dan Minus CD Master Mandrake Linux 10.0 Driver Hardware B. Menyiapkan Bahan 1 unit komputer dengan spesifikasi sebagai berikut : 1. Processor pentium 4 kecepatan 2.4 Ghz 2. Memory RAM kapasitas 512 MB 3. Harddisk kapasitas 40 GB 4. CD ROM Drive 52 X 5. LAN Card 6. VGA Onboard
C. BIOS Setup
1. Nyalakan komputer, tekan tombol keyboard Delete/F2 (tergantung vendor dari BIOS). 2. Pada gambar, kita dapatkan informasi:
1
3. tipe CPU, kapasitas RAM (memori), dan lain-lain.
Gambar 1 Awal Booting 4. Setiap BIOS Setup terkadang memiliki menu setting yang berbeda tergantung vendor-nya/ perusahaan pembuat
5. Perhatikan gambar berikut. Untuk melakukan settingan BIOS, lihat pada kolom kanan menu BIOS SETUP UTILITY
Gambar 2 Tampilan Main Bios
6. Lakukan settinggan Jam dan Tanggal jika tidak sesuai dengan waktu setempat.
2
7. Pindah ke Tab Advanced. Pilih Ide Configuration ..
Gambar 3 Tampilan Advanced Bios
8. Pada IDE Configuration tekan enter maka akan muncul informasi Harddisk dan CDROM . Untuk keluar menu tekan tombol “Esc”.
Gambar 4 Konfigurasi Bios
3
9. Pada IDE Configuration tekan “enter” maka akan muncul informasi selanjutnya, pindah ke menu Floppy Configuration.
Gambar 5 Floppy Konfigurasi 10. Pastikan Floppy A .1.44 MB 3½” , kemudian tekan tombol Esc untuk keluar. 11. Pindah ke Tab Power. Pilih ACPI Aware US, pilih Yes.
Gambar 6 Power Bios
4
12. Pindah ke Tab Boot .Ide Configuration. Boot Device Priority.
Gambar 7 Boot Device 13. Instalasi Mandrake Linux 10.0 dilakukan lewat CD-ROM Drive, maka kita lakukan pemilihan booting melalaui CD-ROM Drive . 14. Pada 1 Boot Device pilih “CD-ROM”.
st
Gambar 8 Setting posisi CDROM
5
15. Pada 2 nd Boot Device pilih “Hard Drive”.
Gambar 9 Setting posisi Harddisk
16. Pindah ke Tab Exit. Exit Saving Changes .tekan OK. atau F10 lalu Yes.
Gambar 10
Gambar 10 Save Konfigurasi
6
D. Instalasi Mandrake Linux 10.0
1. Pastikan CD Mandrake Linux10.0 telah dimasukkan ke CD-ROM Drive dan Boot Sequence pada BIOS Setup CD-ROM Drive posisi First Drive. 2. Setelah komputer restrat, akan tampilan. Jika anda ingin meng-install
Gambar 12 Booting Awal 3. Lakukan Pemilihan Bahasa, pilih bahasa English (Amerika) untuk lebih memudahkan instalasi Mandrake Linux 10.0
Gambar 12
Gambar 12 Pilihan Bahasa
7
4. Lisensi Perjanjian, apabila setuju klik Accept lalu klik Next.
Gambar 13 Lisensi perjanjian 5. Akan Muncul “Is this an install or an upgrade?” Artinya komputer yang akan kita instalasi telah ter- install mandrake linux dalam hal ini pilih Install lalu klik Next.
Gambar 14 Install Linux
8
6. Memilih jenis Keyboard yang akan kita gunakan, Biarkan tetap pada posisinya lalu klik Next.
Gambar 15 Pemilihan Keyboard
7. Memilih tingkatan keamanan yang diinginkan, biarkan Security Levelnya pada posisi Standartd lalu Klik Next.
Gambar 16 Security Level
9
8. Memilih ruang partisi, pilih Use existing partitions lalu Klik Next.
Gambar 17 Partisi Harddisk
9. Memilih jenis partisi yang akan digunakan, biarkan pada posisinya lalu klik Next.
Gambar 18 Memilih jenis partisi
10
10. Memilih Partisi yang akan di Format, Klik partisi yang ingin di Format lalu Klik Next.
Gambar 19 Format Partisi
11. Silahkan tunggu, partisi yang dibuat sedang di format
Gambar 20 Formating
11
12. Silahkan tunggu, sedang mencari paket yang tersedia
Gambar 21 Mencari Paket
13. Memilih paket, dalam hal ini paket yang akan di install adalah paket buat komputer Workstation dan Server, tandai paket yang akan di install lalu klik Next.
Gambar 22 Memilih Paket
12
14. Instalasi karnel seri 2.4, Klik Next.
Gambar 23 Install Karnel
15. Paket telah di pilih dan akan di install, klik Install untuk melanjutkan instalasi paket
Gambar 24 Install Paket
13
16. Instalasi karnel source, tandai karnel source yang akan di install lalu klik Next.
Gambar 25 Karnel Sourch
17. Menginstalasi Paket Server, klik Yes jika setuju lalu klik Next.
Gambar 26 Paket Server
14
18. Mandrake Linux sedang melakukan Instalasi Sistem
Gambar 27 Install Sistem
19. Menginstalasi Driver VGA/grafis
Gambar 28 Install Driver VGA
15
21. Instalasi paket g-conf Editor
Gambar 29 Install G-conf Editor
22. Mengisi Password Root, dan ketik ulang Password Root lalu klik Next.
Gambar 30 Password Root
16
23. Mengisi User Name/ pengguna,apabila telah selesai klik Next.
Gambar 31 User Name
24. Mandrake Linux akan log in/ log on secara otomatis dengan User Name yang dibuat, klik Next
Gambar 32 Perintah Log In
17
25. Instalasi Bootloader, pilih First sector of drive (MBR), lalu klik Next.
Gambar 33 Install Bootloader
26. Ringkasan fitur-fitur yang telah di configurasi dan yang ingin di configurasi, klik Next.
Gambar 34 Ringkasan Konfigurasi
18
27. Memilih negara sesuai dengan negara yang di tempati, klik Next.
Gambar 35 Pilihan Negara
28. Instalasi driver sound, klik Next
Gambar 36 Instalasi Driver Sound
19
29. Instalasi driver TV Tuner, biarkan pada posisinya karena driver TV Tuner telah di temukan, klik Next untuk instalasi.
Gambar 37 Install Driver TV Tuner
30. Mengkonfigurasi resolusi tampilan, klik Next
Gambar 38 Konfigurasi Tampilan
20
31. Mencoba konfigurasi, klik Yes lalu klik Next.
Gambar 39 Test Configuration
32. Komputer akan mulai Login dengan konfigurasi resolusi yang telah di setting, klik Yes lalu klik Next.
Gambar 40 Konfigurasi Resolusi selesai
21
33. Memilih jenis Koneksi yang akan di konfigurasi, klik LAN connection lalu klik Next.
Gambar 41 Pilihan koneksi
34. Memilih Hardware LAN Card yang akan di konfigurasi, klik eth0 Realtek/RTL8139 lalu klik Next.
Gambar 42 Hardware LAN Card
22
35. Pemberitahuan bahwa LAN Card yang terpasang telah terkonfigurasi sebelumnya,jika setuju klik Yes lalu klik Next.
Gambar 43 Hardware LAN Card
36. men- setting IP secara otomatis atau manual dalam hal ini digunakan manual setting klik Manual Configuration lalu klik Next.
Gambar 44 Setting IP Address
23
37. Mengisi IP address dan Subnet Mask, setelah selesai klik Next
Gambar 45 Add IP adress and Subnet mask
38. Mengisi Host name, DNS Server dan Gateway, setelah selesai klik Next.
Gambar 46 Add Host name,DNS and Gateway
24
39. Mengisi Zeroconf Host Name, klik Next
Gambar 47 Add Zeroconf Host Name
40. Memulai konfigurasi koneksi setelah Booting, klik Yes lalu klik Next
Gambar 48 Konfigurasi Koneksi
25
41. Konfigurasi Network Telah selesai, klik Finish
Gambar 49 Finish Konfigurasi
42. Meng-install paket Service yang otomatis Jalan saat Booting, klik Install
Gambar 50 Install Paket Sevice
26
43. Pemberitahuan Bahwa Paket Network Terbaru Telah di Update apakah ingin di Install, klik No lalu Next.
Gambar 51 Paket Update 44. Instalasi Mandrake Linux 10.0 telah selesai di lakukan, klik Reboot untuk MeRestart komputer. Dan dapat di gunakan.
Gambar 52 Installing Finish
27
DHCP SERVER
1. Definisi DHCP
DHCP merupakan singkatan dari ( Dynamic Host Configuration Protocol ). DHCP digunakan agar komputer-komputer yang terdapat pada suatu jaringan komputer bisa mengambil konfigurasi (baik itu IP address, DNS address dan lain sebagainya) bagi mereka dari suatu server DHCP. Intinya dengan adanya DHCP maka akan mampu mengurangi pekerjaan dalam mengadministrasi suatu jaringan komputer berbasis IP yang besar.
2. Setting IP
Klik K- Menu Pilih Sistem Pilih Terminal Pilih Console Ketik Perintah
? ? ? ? $ su # ifconfig # ifconfig eth0 193.163.1.1
Setelah setting IP, ketik ping untuk mengecek apakah IP yang kita setting telah berhasil atau tidak. Contohnya : ping 193.163.1.1 Jika berhasil akan muncul keterangan
64 bytes from 192.168.3.3: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.3.3: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.3.3: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.3.3: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.366 ms
28
3. Setting dhcpd.conf
Klik K- Menu Pilih Home Ketik //etc Cari file dhcpd.conf
ddns-update-style interim; ignore client-updates; #definisi subnet subnet 193.163.1.1 netmask 255.255.255.0{ option routers 193.163.1.1; option subnet-mask 255.255.255.0; option domain-name”hendri.co.id” option domain-name-server 193.163.1.19 range dynamic-bootp 193.163.1.10 193.163.1.35; default-lease-time 21600; max-lease-time 43200;
Save dan close.
Setelah itu kita restart dhcpd.conf Klik K- Menu Pilih Sistem Pilih Terminal Pilih Console
Kemudian ketik perintah
[root@server dhcpd]# service dhcpd restart Shutting down dhcpd: Starting dhcpd: [root@server dhcpd]# [ OK ] [ OK ]
kalau ada muncul perintah OK berarti DHCP Server telah berhasil di install
29
4. Command
?$ ? su ? # ifconfig ? # ifconfig eth0 xxx ? # ping xxx ? # clear all ? # exit ? # service dhcp restart ? # halt ( user biasa ) ( mengubah dari user biasa menjadi root ) ( melihat seluruh net card ) ( melihat perangkat satu ip ) ( mencoba, mengetes ip ) ( membersihkan layer ) ( keluar dari console ) ( merestart dhcp server ) ( shut down/ mematikan computer )
30
DNS SERVER
Mengatur DNS Server
Setelah kita setting IPnya, langkah selanjutnya adalah mengatur DNS servernya. Langkah – langkah yang harus diperhatikan dalam mengatur DNS server yaitu Yang pertama kita install packet BIND Setting named.conf dan File zone Setting resolve Memeriksa DNS
A.
Install Packet BIND ( Berkeley Internet Name Domain )
Sebelum masuk ke DNS server, terlebih dahulu kita harus menginstall packet BIND. Langkah yang harus dijalankan untuk menginstall packet BIND yaitu :
Klik menu K-Menu System Configuration Config Your Computer System Management Add Remove Program
Setelah itu ketikan BIND pada coloum search yang tersedia. Kemudian tekan ENTER. Lalu akan muncul packet – packet yang akan di install.
31
Pilih atau Centang packet mana saja yang dibutuhkan atau yang akan di install. Klik install untuk memulai penginstallan. Setelah itu, pada saat penginstallan program akan meminta cd linux (tergantung cd berapa yang di minta) untuk melanjutkan penginstallannya.
B.
Setting Named.conf & file Zone
Setelah menginstall packet BIND, langkah selanjutnya yaitu setting named.conf. Langkah – langkah untuk setting named.conf yaitu : Masuk ke K-Menu Home Setelah itu ketikkan /etc pada coloum Lalu cari named.conf
Kemudian edit file zonenya. Contohnya : Membuat /etc/named.conf Options { Directory "/var/named";
}; Zone "." { Type hint; File "named.ca"; }; Zone "hendri.co.id" { Type master; File "db.hendri.co.id"; }; Zone "1.163.193.in-addr.arpa" { Type master; File "db.193.163.1.1"; };
32
Membuat file zone untuk domain hendri.co.id diberi nama
db.hendri.co.id @ IN SOA nsl.hendri.co.id. admin.hendri.co.id. { 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS nsl.hendri.co.id. NS ns2.hendri.co.id. MX 10 mail.hendri.co.id. A 193.163.1.1 A 193.163.1.1 A 193.163.1.1 A 193.163.1.1 A 193.163.1.1 A 193.163.1.1 CNAME 193.163.1.1
@ @ nsl ns2 www mail mp3 vhost ftp
IN IN IN IN IN IN IN IN IN
Kemudian restart service BIND dengan perintah
[root@server named]# service named restart Shutting down named: Starting named: [root@server named]# [ OK ] [ OK ]
C.
Setting resolv
zone "1.163.193.in-addr.arpa" { notify no; type master; file "hendri.co.id";
D.
Memeriksa DNS
Klik K- Menu Pilih Sistem
33
Pilih Terminal kemudian masuk Console Ketikan perintah
?$ su ?# nslookup www.hendri.co.id atau nslookup 193.163.1.1
Tes hasil konfigurasi dengan cara mengaktifkan bind dengan perintah berikut :
[root@digital /root]# /etc/rc.d/named start
Lakukan pemeriksaan pada /var/log/messages
[root@digital /root]# cat /var/log/messages
34