Docstoc

laporan - DOC

Document Sample
laporan - DOC Powered By Docstoc
					INSTALASI LINUX

A. SETUP BIOS
a. Nyalakan komputer, tekan tombol keyboard Delete/F2 (tergantung vendor dari BIOS). b. c. Pada gambar, kita dapatkan informasi: Tipe CPU, kapasitas RAM (memori), dan lain-lain.

Gambar 1.1

1

d.

Setiap BIOS Setup terkadang memiliki menu setting yang berbeda tergantung vendor-nya (perusahaan pembuat)

e.

Perhatikan gambar berikut. Untuk melakukan setingan BIOS, lihat pada kolom kanan menu BIOS SETUP UTILITY.

Gambar 1.2 f. Lakukan pengaturan Tanggal dan Jam g. Pindah ke TabAdvanced. Pilih Ade configuration

Gambar 1.3

2

h.

Pada IDE Configuration tekan enter maka akan muncul informasi Harddisk dan CDROM . Untuk keluar menu tekan tombol Esc.

Gambar 1.4 i. Pada IDE Configuration tekan enter maka akan muncul informasi selanjutnya, pindah ke menu Floppy Configuration.

Gambar 1.5

3

j.

Pastikan Floppy A .1.44 MB 3½, kemudian tekan tombol Esc untuk keluar.

k.

Pindah ke Tab Power. Pilih ACPI Aware OS, pilih Yes.

Gambar 1.6

l. Pindah ke Tab Boot .Ide Configuration. Boot Device Priority.

Gambar 1.7

4

m.

Instalasi Windows XP dilakukan lewat CD-ROM Drive, maka kita lakukan pemilihan boot.

n.

Pada 1 st Boot Device pilih CDROM.

Gambar 1.8 o. Pada 2 nd Boot Device pilih Hard Drive

„

Gambar 1.9

5

p.

Pindah ke Tab Security Change Supervisor Password (bila perlu).

Gambar 1.10 q. Enter New Password dan Confirm New Password. Isi dengan password yang sama.

Gambar 1.11

6

r.

Password telah ter-install dengan benar. OK

Gambar 1.12 s. Pindah ke Tab Exit. Exit Saving Changes .OK. atau F10 Yes

Gambar 1.13

7

B. PROSES INSTALLASI LINUX MANDRAKE 2007

1.1

Persiapan sebelum menginstall Linux mandrake sebelum anda memulai melakukan installasi linux telebih dahulu anda harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut : a. back-up seluruh data hal ini kita lakukan sebelum memulai installasi linux agar data yang kita miliki tidak hilang akibat kesalahan nantinya. Sifatnya opsi dan tidak harus dilakukan dengan syarat hati-hati dalam menjalankan proses installasi linux. b. menyiapkan partisi linux kebanyakan sistem terutama berbasis DOS/Windows hanya memiliki sebuah partisi pada harddisk dengan ruang kosong yang cukup besar.agar ruang kosong tersebut dapat digunakan oleh linux. Maka partisi DOS tersebut perlu dibagi dua

8

1.2

Memulai proses installasi

Proses installasi linux mandrake 2007 sangatlah mudah karena sudah dibuat dalam tampilan grafis dan mudah untuk dipahami step-stepnya. Anda tinggal memasukkan CD Linux mandrake dan restart kembali komputer untuk booting memalui CDROM. setelah muncul logo linux mandrake. Tekan enter untuk melanjutkan. Berikut ini adalah langkah-langkah proses installasi linux.langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 1. pilihlah bahasa yang ingin digunakan dalam proses installasi dan juga untuk linux mandrake setelah selesai diinstall.disini saya menggunakan English (american ).

Gambar.1.14

9

2.

Kemudian

akan

tampil

lisensi

mandrake,pilih

accept

untuk

melanjutkan,setelah itu klik next.

Gambar.1.15 3. bagi pengguna awam,pilihlah jenis installasi recomended dan klik install untuk melakukan installasi baru, atau klik update jika anda ingin mengupgrade linux mandrake anda,upgrade linux mandrake tidak dapat dilakukan untuk versi lebih awal.jadi anda harus pilih installasi baru.klik install dan klik next.

Gambar.1.16

10

4.

lalu kemudian adanya pilihan jenis mouse yang kita gunakan dan juga keyboard. Untuk pelatihan ini kita menggunakan standar internasional pilih US keyboard (internasinal)

Gambar.1.17 5. kemudian kita memilih security level system kita nantinya setelah terinstall. Untuk pemula disarankan menggunakan security level standar.

Gambar.1.18

11

6.

selanjutnya anda akan memilih partisi yang akan digunakan oleh sistem linux untuk menyimpan semua file-file system.pilih use existing partitions

Gambar.1.19 7. langkah selanjutnya pilihlah partisi yang akan diformat, abaikan pilihannya dan klik next.biasanya seluruh partisi akan diformat kecuali jika anda mempunyai data yang masih digunakan pada satu partisi misalnya /home.jika anda memiliki partisi windows JANGAN dipilih untuk diformat.

Gambar.1.20

12

8.

selanjutnya anda dapat memilih paket-paket aplikasi yang akan diinstall dengan memilih grup-grup yang ada.

Gambar.1.21

Gambar.1.22

13

9.

jika pada tahap sebelumnya memilih aplikasi-aplikasi berjenis server, anda akan diberi peringatan bahwa aplikasi-aplikasi berjenis server tersebut akan diaktifkan secara default.pilih Yes untuk

menginstallnya,atau No jika tidak jadi menginstall aplikasi-aplikasi server tersebut.selanjutnya klik next

Gambar.1.22

10.

proses installasi linux dan aplikasi-aplikasi yang anda pilih sedang berlangsung. tunggulah sampai selesai.

14

Gambar.1.23

11.

distribusi Linux mandrake 10.0 terdiri dari beberapa CD-ROM, anda akan diminta untuk memasukkan CD selanjutnya,dan begitu seterusnya

Gambar.1.24 12. selanjutnya akan akan ditanya password root.login root ini hanya digunakan untuk administrasi dan konfigurasi komputer anda.ketiklah password root 2 kali kemudian klik Next

Gambar.1.25

15

13.

selanjutnya anda akan diminta untuk membuat login untuk user biasa dan passwordnya.setelah itu klik accept user dan klik Next.

Gambar.1.26 14. Linux mandrake dapat langsung login secara otomatis ke tampilan grafis (Xwindow), centang saja tulisan “Do you want to use this feature”.abaikan jika anda tidak ingin menggunakan fasilitas ini. Kemudian klik Next.

Gambar.1.27

16

15.

Kemudian installasi bootloader, disini anda akan diberikan pilihan dimana anda menyimpan installasi bootloader. Disini saya menggunakan pilihan MBR, kemudian klik Next.

Gambar.1.28 16.
Pada tahap ini akan ditampilkan konfigurasi yang dapat dirubah, kita dapat melakukan

konfigurasi mouse,keyboard,area waktu, dan printer.tulisan berwarna merah itu adalah keterangan bahwa hardware tersebut belum dikonfigurasi.pilih hardware tersebut dengan mengklik tombol configure.klik Next untuk melanjutkan.

17

17.

Tahap selanjutnya system akan mendeteksi secara otomatis video card (kartu grafik) dan monitor anda.setelah selesai dikonfigurasi kemudian klik next

18.

Tahap selanjutnya anda akan diminta untuk mengetes konfigurasi video card yang telah anda lakukan.klik yes jika mengetesnya dan klik no jika tidak ingin dites.kemudian klik Next.

18

19.

Setelah itu muncul pilihan “i can setup your computer to automatically start the graphical...”klik yes kemudian klik next

20.

Tahap selanjutnya adalah konfigurasi jaringan (network),disini anda akan mengkonfigurasi jaringan yang anda miliki,jika anda memiliki jaringan LAN,pilih LAN connection pada pilihan ini dengan catatan linux anda telah terkoneksi dengan internet, kemudian klik Next.

19

21.

Setelah itu muncul pilihan manual choice dan eth0:realtek RTL-8139 pilihan eth0:Realtek RTL-8139 adalah kartu jaringan yang telah terdeteksi oleh system.disini saya memilih eth0:Realtek RTL-8139,kemudian klik Next.

22.

kemudian muncul peringatan bahwa anda akan mengkonfigurasi jaringan anda dengan koneksi internet.klik yes jika ingin melanjutkan kemudian klik Next.

20

23.

Jika ingin mengkonfigurasi LAN secara manual,klik pilihan manual configuration.jika menggunakan DHCP atau BOOTP server pilih automatic IP. Kemudian klik Next.disini saya memilih manual configuration

24.

Setelah itu masukkan IP Address anda dan netmask-nya.kemudian klik Next.

21

25.

setelah itu masukkan nama komputer anda di Host name,lalu masukkan name server di DNS Server 1dan gateway-nya, kemudian klik next untuk melanjutkan.

26.

setelah itu kita akan memilih service yang akan automatic dijalankan setelah system linux kita boot (dinyalakan).

22

26. setelah itu muncul pilihan seperti terlihat dibawah ini,abaikan pilihan ini

No.kemudian klik Next 28. anda telah selesai menginstall Linux mandrake,tekan reboot untuk me restart komputer dan menjalankan linux mandrake untuk pertama kalinya.jangan lupa untuk mengeluarkan CD terlebih dahulu.setelah restart akan muncu Lilo dan pilih Linux

23

DHCP SERVER

1. Definisi DHCP DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Potocol, suatu perogram aplikasi yang memungkinkan pengaturan jaringan secara terpusat dari Server, sehingga PC client tidak perlu melakukan konfigurasi alamat IP. Karena semuanya sudah ditangani oleh PC Server. Keuntungan penggunaan DHCP dari sisi System Administrator, adalah kita tidak perlu melakukan pencatatan alamat IP pada masing-masing PC client. Mungkin untuk kebutuhan sampai dengan 10 atau 20 PC client masih bisa kita tangani, namun jika klien yang kita tangani sampai dengan 50 atau 100, bisa Anda bayangkan betapa rumit dan melelahkan pekerjaan yang harus kita tanganiKonfigurasi Dynamic Host 2. konfigurasi dhcp di linux Setting IP      Klik K- Menu Pilih Sistem Pilih Terminal Pilih Console Ketik Perintah       ? ? ? ? ? $ su # ifconfig # ifconfig eth0 192.168.0.11 # ping 192.168.0.11

Setting dhcpd.conf     Klik K- Menu Pilih Home Ketik //etc Cari file dhcpd.conf

24

ddns-update-style interim; ignore client-updates; #definisi subnet subnet 192.1168.0.0 netmask 255.255.0.0{ option routers 192.168.0.11; option subnet-mask 255.255.0.0; option domain-name”asbeny.com” option domain-name-server 192.168.0.11 range dynamic-bootp 192.168.0.30 192.168.0.35; default-lease-time 21600; max-lease-time 43200;     Klik Pilih Pilih Pilih K- Menu Sistem Terminal Konsole

Ketik perintah Service dhcpd restart kalau ada muncul perintah YES berarti DHCP Server telah berhasil di install

3. Command ?$ ( user biasa ) ? SU ( mengubah dari user biasa menjadi root ) ? # ifconfig ( melihat seluruh net card ) ? # ifconfig eth0 xxx ( melihat perangkat satu ip ) ? # ping xxx ( mencoba, mengetes ip ) ? # clear all ( membersihkan layer ) ? # exit ( keluar dari console ) ? # service dhcp restart ( merestart dhcp server ) ? # halt ( shut down/ mematikan computer

25

DNS SERVER
1. Definisi DNS

DNS (Domain Name System) adalah suatu system yang mengubah nama host ( seperti
asbeny.com ) menjadi alamat IP ( seperti 192.168.0.11 ) atas semua komputer yang terhubung langsung ke Internet. DNS juga dapat mengubah alamat IP menjadi nama host. DNS bekerja secara hirarki dan berbentuk seperti pohon (tree). Bagian atas adalah Top Level Domain(TLD) seperti COM, ORG, EDU, MIL dsb. Seperti pohon DNS mempunyai cabangcabang yang dicari dari pangkal sampai ke ujung. Pada waktu kita mencari alamat misalnya aleks.com pertama-tama DNS bertanya pada TLD server tentang DNS Server yang melayani domain .uk misalnya dijawab ns1.uk, setelah itu dia bertanya pada ns1.uk tentang DNS Server yang bertanggung jawab atas .co.uk misalnya ns.co.uk kemudian dia bertanya pada ns.co.uk tentang asbeny.com dan dijawab 192.168.0.11

DNS Server terdiri atas 2 jenis server, Yaitu :  

Primary Name Server ( PNS ) adalah DNS server yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan subdomain yang dikelolahnya. Secondary Name Server (SNS) adalah DNS server yang secara hirarki setara dengan PNS namun data - data domain dan subdomain diperoleh dengan cara menyalin dari PNS

26

2. Setting IP

Yaitu dengan cara :    

Masuk ke K-Menu System Terminal Konsole

Kemudian ketik ifconfig eth0 IP yang digunakan. Contohnya : bash# ifconfig eth0 192.168.0.11

Setelah setting IP, ketik ping untuk mengecek apakah IP yang kita setting telah berhasil atau tidak. Contohnya : ping 192.168.0.11 Jika berhasil akan muncul keterangan 64 bytes from 192.168.0.11: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.0.11: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.0.11: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms 64 bytes from 192.168.0.11: icmp_seq=0 ttl=128 time=0.366 ms

27

3. Mengatur DNS Server Setelah kita setting IPnya, langkah selanjutnya adalah mengatur DNS servernya. Langkah – langkah yang harus diperhatikan dalam mengatur DNS server yaitu  Yang pertama kita install packet BIND  Setting named.conf  File zone  Setting resolve

A.

Install Packet BIND ( Berkeley Internet Name Domain ) Sebelum masuk ke DNS server, terlebih dahulu kita harus menginstall packet BIND. Langkah yang harus dijalankan untuk menginstall packet BIND yaitu :      

Klik menu K-Menu System Configuration Config Your Computer System Management Add Remove Program

28

Setelah itu ketikan BIND pada coloum search yang tersedia. Kemudian tekan ENTER. Lalu akan muncul packet – packet yang akan di install. Pilih atau Centang packet BIND 8.2.2 yang terdiri dari file – file rmp sebagai berikut :    bind - 8.2.2_p5-9. i386. rpm bind – untils - 8.2.2_p5-9 .i386. rpm bind-devel – 8.2.2_p5 – 9 i368.rpm

Klik install untuk memulai penginstallan. Setelah itu, pada saat penginstallan program akan meminta cd linux (tergantung cd berapa yang di minta) untuk melanjutkan

penginstallannya.



Setting Named.conf & file Zone Setelah menginstall packet BIND, langkah selanjutnya yaitu setting named.conf. Langkah – langkah untuk setting named.conf yaitu :

   

Masuk ke K-Menu Home Setelah itu ketikkan /etc pada coloum Lalu cari named.conf Kemudian edit file zonenya. Contohnya : Membuat /etc/named.conf Options { Directory "/var/named"; };

29

Zone "." { Type hint; File "named.ca"; }; Zone "asbeny.com" { Type master; File "db.asbeny.com"; }; Zone "0.168.192.in-addr.arpa" { Type master; File "db.192.168.0.11"; };

Membuat file zone untuk domain asbeny.com diberi nama db.asbeny.com @ IN SOA nsl.asbeny.com. admin.asbeny.com. { 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS nsl.asbeny.com. NS ns2.asbeny.com. MX 10 mail.asbeny.com. A 192.168.0.11 IN A 192.168.0.11 A 192.168.0.11 IN A 192.168.0.11 IN A 192.168.0.11 IN A 192.168.0.11 IN CNAME 192.168.0.11

@ @ nsl ns2 www mail mp3 vhost ftp

IN IN IN IN

30

Membuat file zone untuk domain asbeny.com diberi nama db.asbeny.com @ IN SOA nsl.asbeny.com. admin.asbeny.com. { 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum IN NS nsl.asbeny.com. NS ns2.asbeny.com. IN MX 10 mail.asbeny.com. A 192.168.13.1 IN A 192.168.0.11 A 192.168.0.11 IN A 192.168.0.11 IN A 192.168.0.11 IN A 192.168.0.11 IN CNAME 192.168.0.11

@ @ nsl ns2 www mail mp3 vhost ftp

IN IN IN

Kemudian restart service BIND dengan perintah [root@server named]# service named restart Shutting down named: Starting named: [root@server named]# [ OK ] [ OK ]

31

C.

Setting resolv Membuat file zone reverse – lookup untuk network 192.168.0.11 diberi nama db.192.168.0 Contoh isi file zone : @ IN SOA nsl.asbeny.com. root.localhost. 200022700 ; Serial 28800 ; Refresh 14400 ; Retry 3600000 ; Expire 86400 ) ; Minimum NS ns1.asbeny.com. NS ns2.asbeny.com. PTR ns1.asbeny.com. PTR ns2.asbeny.com. PTR vhost.asbeny.com.

1 2 3

IN IN IN IN IN

Tes hasil konfigurasi dengan cara mengaktifkan bind dengan perintah berikut : [root@digital /root]# /etc/rc.d/named start Lakukan pemeriksaan pada /var/log/messages [root@digital /root]# cat /var/log/messages

32

33


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:213
posted:11/15/2008
language:Indonesian
pages:33