PROGRAM 100 HARI

Document Sample
scope of work template
							PROGRAM 100 HARI
Laporan Pencapaian Hari ke-75


                    Unit Kerja Presiden
         Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan
BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN
                             PENANGGUNG                               KRITERIA              UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                         STATUS
                             JAWAB                                    KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                            2             3                          4                     5                              6                                           7           8                                                  9

[P1] Pemberantasan Mafia Hukum/Penataan ulang tata laksana dan hubungan kerja sama antar lembaga penegak hukum termasuk KPK, Kepolisian dan
Kejaksaan
[P1A1] Penyiapan dan         Kementerian   Kepolisian Republik        Tersusunnya           TARGET :                       TARGET H-30:                               H-30: 100%   Penunjukkan Tim Persiapan Pelaksanaan Round
langkah awal pelaksanaan     Koordinator   Indonesia, Kementerian     Kelompok Kerja        SK Menko Polhukam              Penyelesaian SK Menko Polhukam tentang                  Table untuk pembahasan penataan tata laksana
restrukturisasi Kepolisian   POLHUKAM      Negara Pendayagunaan       Penataan Tata         tentang Kelompok Kerja         Kelompok Kerja Penataan Tata Laksana                    penegakan hukum
dan Kejaksaan sebagai                      Aparatur Negara dan        Laksana Penegakan     Penataan Tata Laksana          Penegakan Hukum pada Kepolisian dan
bagian substansial dari                    Reformasi Birokrasi,       Hukum pada            Penegakan Hukum pada           Kejaksaan R.I.
reformasi lembaga                          Kejaksaan Agung,           Kepolisian dan        Kepolisian dan Kejaksaan R.I
penegakan hukum                            Komisi Kejaksaan, Komisi   kejaksaan R.I
                                           Polisi Nasional, Komisi
                                           Pemberantasan Korupsi,
                                           Komisi Ombudsman,
                                           Kementerian Hukum dan
                                           HAM

                                                                                                                           TARGET H-50:                               H-50: 100%   Paraf koordinasi rancangan SK oleh para Eselon I
                                                                                                                           Otentifikasi rancangan SK Menko                         terkait
                                                                                                                           Polhukam tentang Kelompok Kerja
                                                                                                                           Penataan Tata Laksana Penegakan Hukum
                                                                                                                           pada Kepolisian dan Kejaksaan R.I

                                                                                                                           TARGET H-75:                             H-75: 200%     Pengajuan Rancangan dan Penetapan SK Menko
                                                                                                                           Pengajuan rancangan SK Menko Polhukam                   Polhukam tentang Kelompok Kerja Penataan Tata
                                                                                                                           hasil otentifikasi untuk persetujuan dan                Laksana Penegakan Hukum dan Hubungan Kerja
                                                                                                                           tanda tangan Menko Polhukam                             sama antara Lembaga Penegak Hukum.

                                                                                                                           TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                           SK Menko Polhukam tentang Kelompok
                                                                                                                           Kerja Penataan Tata Laksana Penegakan
                                                                                                                           Hukum pada Kepolisian dan Kejaksaan R.I

                                                                      Terlaksananya         TARGET :                    TARGET H-30:                                  H-30: 100%   Persiapan Round Table untuk pembahasan penataan
                                                                      kesepakatan awal      Langkah awal reformasi      Persiapan Reformasi Lembaga Penegakan                      tata laksana penegakan hukum
                                                                      reformasi lembaga     lembaga penegakan hukum Hukum di Kepolisian dan Kejaksaan R.I.
                                                                      penegakan hukum       di Kepolisian dan Kejaksaan
                                                                      pada Kepolisian dan   R.I
                                                                      Kejaksaan R.I

                                                                                                                           TARGET H-50:                            H-50: 100%      Terlaksananya Round Table Discussion tentang
                                                                                                                           Terlaksananya Round Table Discussion                    Penataan Tata Laksana Penegakan Hukum pada
                                                                                                                           tentang Penataan Tata Laksana Penegakan                 Kepolisian dan Kejaksaan R.I pada tanggal 8
                                                                                                                           Hukum pada Kepolisian dan Kejaksaan R.I                 Desember 2009

                                                                                                                           TARGET H-75: Perumusan hasil             H-75: 100%     Perumusan hasil kesepakatan selesai.
                                                                                                                           kesepakatan Round Table Discussion untuk
                                                                                                                           langkah awal penataan.




                                                                                                                                                                     BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                        2
                            PENANGGUNG                                  KRITERIA                UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                             STATUS
                            JAWAB                                       KEBERHASILAN            KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                           2             3                             4                       5                             6                                          7           8                                                      9
                                                                                                                              TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                              Terlaksananya Round Table Discussion
                                                                                                                              dan kesepakatan awal reformasi lembaga
                                                                                                                              penegakan hukum di Kepolisian dan
                                                                                                                              Kejaksaan R.I

                                                                        Pelembagaan             TARGET :                      TARGET H-30:                              H-30: 100%   Kesepakatan awal mengenai perlunya pengawasan
                                                                        fungsi pengawasan       Terbentuknya/ optimalisasi    Kesepakatan awal mengenai perlunya                     internal dan eksternal yang efektif dirumuskan
                                                                        terhadap                Tim Pengawas untuk            pengawasan internal dan eksternal yang                 melalui Round Table Discussion tanggal 8 Desember
                                                                        pelaksanaan             mengawasi proses dan          efektif                                                2009
                                                                        kegiatan penyidikan,    kegiatan penyidikan,
                                                                        penuntutan dan          penuntutan, dan eksekusi
                                                                        eksekusi di institusi   guna mencegah keg
                                                                        Kepolisian dan
                                                                        Kejaksaan dalam
                                                                        rangka mencegah
                                                                        kegiatan mafia
                                                                        hukum

                                                                                                                              TARGET H-50:                              H-50: 100%   Koordinasi dan sinkronisasi persiapan awal
                                                                                                                              Persiapan optimalisasi Tim Pengawas                    optimalisasi Tim Pengawas internal masing-masing
                                                                                                                              internal (Waskat)                                      instansi terkait

                                                                                                                              TARGET H-75:                              H-75: 100%   On-going based function masing-masing instansi
                                                                                                                              Optimalisasi Tim Pengawas internal
                                                                                                                              masing-masing instansi

                                                                                                                              TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                              Langkah awal reformasi lembaga
                                                                                                                              penegakan hukum di Kepolisian dan
                                                                                                                              Kejaksaan R.I

[P1A2] Penyusunan           Kementerian   Komisi Polisi Nasional,       Tersusunnya             TARGET :                      TARGET H-30:                           H-30: 100%      Tersusunnya draft pembahasan untuk rencana
rencana dan pelaksanaan     Koordinator   Komisi Kejaksaan, Kejaksaan   rencana                 Dokumen rencana               Penyelesaian rancangan dokumen rencana                 peningkatan profesionalitas dan pakta integritas
peningkatan profesionalitas POLHUKAM      Agung, Kepolisian             peningkatan             peningkatan profesionalitas   peningkatan profesionalitas dan pakta                  SDM
dan penegakan integritas                  Republik Indonesia, Komisi    profesionalitas         SDM penyidik dan penuntut     integritas SDM
sumberdaya manusia di                     Pemberantasan Korupsi,        dan penegakan
seluruh jajaran kepolisian                Komisi Ombudsman              integritas SDM
dan kejaksaan                                                           penyidik dan
                                                                        penuntut di
                                                                        Kepolisian dan
                                                                        Kejaksaan

                                                                                                                              TARGET H-50:                              H-50: 100%   Telah disiapkan revisi peraturan tentang rekruitmen,
                                                                                                                              Perancangan dokumen rencana                            DIKLAT, Pembinaan Karir, Standar minimum profesi
                                                                                                                              peningkatan profesionalitas dan pakta                  aparat penegak hukum
                                                                                                                              integritas SDM




                                                                                                                                                                       BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                            3
               PENANGGUNG                      KRITERIA            UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                                          KETERANGAN                                             STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN        KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1              2            3                  4                   5                          6                                           7           8                                                      9
                                                                                              TARGET H-75:                               H-75: 100%   Diterbitkannya Peraturan Jaksa Agung:
                                                                                              Pembahasan dokumen rencana                              a) No. Per-035/A/JA/12/2009, 21 Desember 2009;
                                                                                              peningkatan profesionalitas dan pakta                   b) No. Per-036/A/JA/12/2009, 21 Desember 2009;
                                                                                              integritas SDM                                          c) No. Per-037/A/JA/12/2009, 21 Desember 2009;
                                                                                                                                                      d) No. Per-038/A/JA/12/2009, 21 Desember 2009.

                                                                                              TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                              Dokumen rencana peningkatan
                                                                                              profesionalitas SDM penyidik dan
                                                                                              penuntut

                                               Tersusunnya pakta   TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 100%    Pembahasan materi pakta integritas bagi SDM
                                               integritas bagi     Dokumen Pakta Integritas   Penyusunan rancangan dokumen pakta                      penyidik dan penuntut
                                               SDM penyidik dan    bagi SDM Penyidik dan      integritas bagi SDM penyidik dan penuntut
                                               penuntut            Penuntut

                                                                                              TARGET H-50:                               H-50: 75%    Telah dirumuskan Pakta Integritas Jaksa
                                                                                              Perumusan dokumen pakta integritas
                                                                                              penyidik dan penuntut

                                                                                              TARGET H-75:                               H-75: 100%   Penyampaian Pakta Integritas Jaksa ke seluruh Kejati
                                                                                              Pengajuan pengesahan pakta integritas                   dan Pakta Integritas Polri kepada seluruh Polda di
                                                                                              penyidik dan penuntut oleh Jaksa Agung                  Indonesia
                                                                                              dan Kapolri

                                                                                              TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                              Dokumen Pakta Integritas bagi SDM
                                                                                              penyidik dan penuntut

                                               Terlaksananya       TARGET :                   TARGET H-30:                               H-30: 67%    Penyusunan anggaran untuk pelatihan dan
                                               pelatihan teknis    Pelaksanaan pelatihan      Penyusunan jenis, jumlah peserta,                       pengembangan penyidik dan penuntut.
                                               penyidikan dan      teknis penyidikan dan      anggaran dan pelaksanaan pelatihan
                                               penuntutan di       penuntutan di Kepolisian   dan pengembangan SDM penyidik dan
                                               Kepolisian dan      dan Kejaksaan              penuntut
                                               Kejaksaan

                                                                                              TARGET H-50:                            H-50: 90%       Penyediaan anggaran untuk pelatihan satu atap /
                                                                                              Penyusunan anggaran untuk pelatihan dan                 terpadu 70 Orang dalam DIPA Tahun 2010
                                                                                              pengembangan penyidik dan penuntut
                                                                                              dalam DIPA 2010.

                                                                                              TARGET H-75:                               H-75: 80%    Tersusunnya jadwal pelaksanaan pelatihan dan
                                                                                              Pembentukan panitia pelaksana pelatihan                 pengembangan penyidik dan penuntut
                                                                                              dan pengembangan penyidik dan
                                                                                              penuntut

                                                                                              TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                              Pelaksanaan pelatihan teknis penyidikan
                                                                                              dan penuntutan di Kepolisian dan
                                                                                              Kejaksaan


                                                                                                                                        BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                            4
                            PENANGGUNG                                   KRITERIA              UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                       KETERANGAN                                          STATUS
                            JAWAB                                        KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                           2              3                             4                     5                           6                                          7           8                                                   9
[P1A3] Sinkronisasi dan     Kementerian    Komisi Ombudsman,             Tersusunnya           TARGET :                    TARGET H-30:                              H-30: 95%    Pembahasan pola mekanisme hubungan dan
harmonisasi penegakan       Koordinator    Kepolisian Republik           mekanisme             Dokumen mekanisme           Pembahasan kesepakatan dan pola                        kerjasama untuk sinkronisasi dan harmonisasi
hukum antara KPK,           POLHUKAM       Indonesia, Kejaksaan Agung,   hubungan dan kerja    hubungan dan kerja sama     mekanisme hubungan dan kerjasama                       penegakan hukum
Kepolisian dan Kejaksaan                   Komisi Pemberantasan          sama penegakan        penegakan hukum antara      untuk sinkronisasi dan harmonisasi
                                           Korupsi, Komisi Kejaksaan,    hukum antara          KPK, POLRI, dan Kejaksaan   penegakan hukum
                                           Komisi Polisi Nasional        KPK, POLRI, dan
                                                                         Kejaksaan

                                                                                                                           TARGET H-50:                              H-50: 75%    Sedang dilakukan kajian MOU yang ada
                                                                                                                           Perancangan dokumen hubungan dan
                                                                                                                           kerjasama penegakan hukum antara KPK,
                                                                                                                           Kepolisian, dan Kejaksaan

                                                                                                                           TARGET H-75:                              H-75: 90%    Dalam perumusan draft MoU bersama KPK, Polri, dan
                                                                                                                           Perumusan dokumen mekanisme                            Kejaksaan
                                                                                                                           hubungan dan kerja sama penegakan
                                                                                                                           hukum antara KPK, POLRI, dan Kejaksaan

                                                                                                                           TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                           Dokumen mekanisme hubungan dan
                                                                                                                           kerja sama penegakan hukum antara KPK,
                                                                                                                           POLRI, dan Kejaksaan

[P2] Percepatan Pelayanan Publik
[P2A1] Koordinasi           Kementerian    Pemda, Kementerian Tenaga     Teridentifikasi dan   TARGET :                    TARGET H-30:                              H-30: 200%   3 Peraturan Perundang-undangan sudah dalam
instansi terkait terhadap   Dalam Negeri   Kerja dan Transmigrasi,       dikajinya peraturan   3 peraturan perundangan     Identifikasi dan pengkajian peraturan                  proses pengkajian dengan Kemkumham, K
penyederhanaan                             Kementerian Keuangan,         perundang-            yang diidentifikasi dan     perundangan yang terkait dengan
persyaratan memulai                        Kementerian Perindustrian,    perundangan yang      dikaji terkait dengan       penyederhanaan perijinan untuk memulai
usaha & percepatan waktu                   Kementerian Perdagangan,      terkait dengan        penyederhanaan perijinan    usaha
penyelesaian perijinan                     Kementerian Hukum dan         perijinan untuk       untuk memulai usaha
                                           HAM, Badan Koordinasi         memulai usaha
                                           Penanaman Modal

                                                                                                                           TARGET H-50:                              H-50: 100%   Penyusunan draft peraturan bersama 4 (empat)
                                                                                                                           Penyusunan draft peraturan bersama                     Menteri terkait, perkembangan saat ini dalam
                                                                                                                           4 (empat) Menteri terkait: Mendagri,                   persiapan penanda tanganan yang direncanakan
                                                                                                                           Menkumham, Mendag dan Menakertrans                     pada Sabtu, 12 Desember 2009.

                                                                                                                           TARGET H-75:                              H-75: 200%   Telah ditandatangani Peraturan Bersama Mendagri,
                                                                                                                           Perumusan dokumen mekanisme                            Menkumham, Mendag, Menakertrans, dan Kepala
                                                                                                                           hubungan dan kerja sama penegakan                      BKPM tentang Percepatan Pelayanan perizinan
                                                                                                                           hukum antara KPK, POLRI, dan Kejaksaan                 dan Non Perizinan untuk memulai usaha pada 17
                                                                                                                                                                                  Desember 2009.




                                                                                                                                                                    BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                         5
                             PENANGGUNG                                      KRITERIA              UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                                    INSTANSI TERKAIT                                                                                                                            KETERANGAN                                             STATUS
                             JAWAB                                           KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                            2                  3                            4                     5                              6                                             7           8                                                      9
                                                                                                                                  TARGET H-100:                                H-100: 0%    0
                                                                                                                                   Tersusunnya peraturan bersama 4
                                                                                                                                  (empat) Menteri: Mendagri, Menkumham,
                                                                                                                                  Mendag dan Menakertrans terkait dengan
                                                                                                                                  penyederhanaan perijinan untuk memulai
                                                                                                                                  usaha

[P2A2] Fasilitasi Pemda      Kementerian        Kementerian Perdagangan,     Prosedur pemberian    TARGET :                       TARGET H-30:                               H-30: 200%     Penyusunan Panduan Penyederhanan Perijinan
tentang peraturan            Dalam Negeri       Kementerian Keuangan,        ijin untuk memulai    Panduan penyederhanaan         Penyusunan Panduan penyederhanaan                         untuk memulai usaha dalam 40 hari
perundangan terkait                             Kementerian Perindustrian,   usaha (starting of    perijinan untuk memulai        perijinan untuk memulai usaha (starting of
dengan penyederhanaan                           Badan Koordinasi             business) dari 90     usaha (starting of business)   business) dalam 40 hari
perijinan untuk memulai                         Penanaman Modal,             hari menjadi 40       dalam 40 hari
usaha (starting of business)                    Kementerian Hukum dan        hari tersusun dalam
                                                HAM, Kementerian Tenaga      sebuah panduan
                                                Kerja dan Transmigrasi,
                                                Pemda

                                                                                                                                  TARGET H-50:                               H-50: 100%     Proses penyusunan draft akhir Panduan
                                                                                                                                  Draft akhir panduan penyederhanaan                        Penyederhanan Perijinan untuk memulai us
                                                                                                                                  perijinan untuk memulai usaha (starting of
                                                                                                                                  business) dalam 40 hari


                                                                                                                                  TARGET H-75:                                 H-75: 200%   Telah diterbitkan Surat Edaran Mendagri No.
                                                                                                                                  Pengajuan penanda-tanganan panduan                        188.32/4614/SJ tanggal 21 Desember 2009 sebagai
                                                                                                                                  penyederhanaan perijinan untuk memulai                    tindak lanjut dari Peraturan Bersama 4 Menteri
                                                                                                                                  usaha (starting of business) dalam 40 hari                dan Kepala BKPM tentang Percepatan Pelayanan
                                                                                                                                                                                            Perizinan dan Non Perizinan Untuk Memulai Usaha,
                                                                                                                                                                                            dan telah disosialisasikan pada Rapat Kerja Gubernur
                                                                                                                                                                                            se-Indonesia di Pekanbaru, 22 Desember 2009.

                                                                                                                                  TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                                  Panduan penyederhanaan perijinan untuk
                                                                                                                                  memulai usaha (starting of business)
                                                                                                                                  dalam 40 hari

[P2A3] Perluasan citizen     Kementerian Luar   Kementerian Hukum dan        Terbentuknya          TARGET :                       TARGET H-30:                                 H-30: 100%   Terbentuknya Satgas untuk memberikan layanan
service pada perwakilan      Negeri             HAM, Kementerian Negara      Satuan Tugas          Satgas untuk memberikan        Satgas untuk memberikan layanan citizen                   citizen service pada perwakilan RI di LA, Sydney,
RI di luar negeri (LA,                          Pendayagunaan Aparatur       (satgas) untuk        layanan citizen service        service pada perwakilan RI di LA, Sydney,                 Darwin, Perth, Tokyo, Osaka, NY, Kuching, danPenang
Sydney, Darwin, Perth,                          Negara dan Reformasi         memberikan            pada perwakilan RI di Los      Darwin, Perth, Tokyo, Osaka, NY, Kuching,
Tokyo, Osaka, NY, Kuching,                      Birokrasi                    layanan citizen       Angeles, New York, Sydney,     Penang
Penang)                                                                      service pada 9        Darwin, Perth, Tokyo, Osaka,
                                                                             perwakilan RI di      Kuching, dan Penang
                                                                             luar negeri pada
                                                                             Desember 2009




                                                                                                                                                                              BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                            6
                            PENANGGUNG                                       KRITERIA            UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                             STATUS
                            JAWAB                                            KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                           2                  3                             4                   5                           6                                            7            8                                                      9
                                                                                                                             TARGET H-50:                                 H-50: 100%   Kegiatan tindak lanjut akan dilakukan oleh
                                                                                                                             Pembukaan Citizen service di 9 Perwakilan                 masing-masing Perwakilan RI berupa penerbitan
                                                                                                                             RI telah selesai dilakukan pada bulan                     SK Keppri tentang pembentukan satgas pelayanan
                                                                                                                             Oktober 2009, namun untuk implementasi                    warga, penataan sarana dan prasarana berupa
                                                                                                                             Pelayanan Warga, beberapa Perwakilan                      penambahan/perbaikan loket pelayanan, papan
                                                                                                                             RI masih membutuhkan tambahan dana,                       pengumuman, prosedur pelayanan, tarif dan
                                                                                                                             personel, sarana dan prasarana.                           lamanya pelayanan, ruang tunggu,

                                                                                                                             TARGET H-75:                                 H-75: 100%   Target telah tercapai pada H30,
                                                                                                                             Peningkatan implementasi Pelayanan                        namun untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan
                                                                                                                             Warga, beberapa Perwakilan RI dengan                      perlindungan WNI, mendorong seluruh Pelayanan
                                                                                                                             mengusahakan tambahan dana, personel,                     Warga di 24 Perwakilan RI di luar negeri dan unit
                                                                                                                             sarana dan prasarana.                                     pelayanan publik di dalam negeri dapat segera
                                                                                                                                                                                       menerapkan pelayanan publik yang sesuai dengan
                                                                                                                                                                                       standarisasi ISO 9001:2008 Quality Management
                                                                                                                                                                                       Systems.

                                                                                                                             TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                             Operasional Satgas untuk memberikan
                                                                                                                             layanan citizen service pada perwakilan RI
                                                                                                                             di Los Angeles, New York, Sydney, Darwin,
                                                                                                                             Perth, Tokyo, Osaka, Kuching, dan Penang

[P2A4] Pemulangan           Kementerian Luar   Kementerian Koordinator       Terselesaikannya    TARGET :                    TARGET H-30:                                 H-30: 153%   635 TKI/WNI bermasalah telah dipulangkan dari
WNI/TKI bermasalah di       Negeri             POLHUKAM, Kementerian         pemulangan 1367     1367 TKI bermasalah         Pemulangan TKI/WNI bermasalah dari                        penampungan beberapa perwakilan RI dalam kurun
penampungan pada                               Hukum dan HAM, Kepolisian     TKI bermasalah di   yang dipulangkan dari       penampungan beberapa perwakilan                           waktu 20 Oktober - 30 November 2009.
KBRI Kuwait City, Riyadh,                      Republik Indonesia,           penampungan pada    penampungan pada            RI dalam kurun waktu 20 Oktober - 30
Abu Dhabi, Singapura,                          Tentara Nasional Indonesia,   KBRI pada Januari   KBRI Kuwait City, Riyadh,   November 2009.
Damaskus, Kairo & KJRI                         Badan Intelejen Negara,       2010                Abu Dhabi, Singapura,
Jeddah, Hongkong, Dubai                        Kementerian Tenaga Kerja                          Damaskus, Kairo & KJRI
                                               dan Transmigrasi, BNP2TKI,                        Jeddah, Hongkong, dan
                                               Kementerian Dalam Negeri                          Dubai

                                                                                                                             TARGET H-50:                                 H-50: 100%   Tambahan 100 WNI/TKI bermasalah telah
                                                                                                                             Melanjutkan pemulangan WNI/TKI                            dipulangkan dari beberapa Perwakilan RI. Anggaran
                                                                                                                             bermasalah di KJRI Jeddah dan pada                        untuk Pemulangan WNI/TKI bermasalah telah
                                                                                                                             11 Desember 2009 memfasilitasi                            disetujui oleh Menteri Keuangan. Saat ini sebagian
                                                                                                                             pemulangan 100 WNI/TKI bermasalah dari                    dana tersebut telah ditrasfer ke beberapa Perwakilan
                                                                                                                             Jeddah. Dalam waktu dekat, Direktorat                     untuk Pemulangan TKi bermasalah untuk beberapa
                                                                                                                             Perlindungan WNI dan BHI juga akan                        Perwakilan RI (Abu Dhabi, Amman, Kairo, Kuwait,
                                                                                                                             mengirimkan Tim ke Dubai-PEA dan                          Riyadh, Sana?a, Tripoli.
                                                                                                                             Damaskus-Syria guna memfasilitasi
                                                                                                                             pemulangan WNI/TKI bermasalah di
                                                                                                                             negara tersebut.




                                                                                                                                                                      BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                               7
                            PENANGGUNG                                  KRITERIA               UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                          STATUS
                            JAWAB                                       KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2               3                           4                      5                            6                                           7           8                                                   9
                                                                                                                            TARGET H-75:                               H-75: 122%   Hingga 28 Desember 2009 telah dipulangkan lagi
                                                                                                                            Melanjutkan pemulangan WNI/TKI                          419 orang sehingga total yang telah dipulangkan
                                                                                                                            bermasalah yang masih ada di KBRI                       1.144 WNI/TKI bermasalah dari penampungan
                                                                                                                            Kuwait City, Riyadh, Abu Dhabi, Singapura,              Perwakilan RI di Amman, Kairo, Damaskus, Doha,
                                                                                                                            Damaskus, Kairo & KJRI Jeddah, Hongkong,                Dubai, Jeddah, Kuwait City, Riyadh, dan Sana?a.
                                                                                                                            dan Dubai                                               Kegiatan pemulangan dikoordinasikan secara lintas
                                                                                                                                                                                    sektor dengan Kemenko Perekonomian, Kemenko
                                                                                                                                                                                    Kesra, Kemnakertrans, Kemsos, dan BNP2TKI.
                                                                                                                                                                                    Pemulangan selanjutnya akan dilakukan secara
                                                                                                                                                                                    bertahap pada 17 Jan 2010.

                                                                                                                            TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                            Penyelesaian pemulangan 1367 TKI
                                                                                                                            bermasalah dari penampungan pada KBRI
                                                                                                                            Kuwait City, Riyadh, Abu Dhabi, Singapura,
                                                                                                                            Damaskus, Kairo & KJRI Jeddah, Hongkong,
                                                                                                                            Dubai

[P2A5] Pelayanan paspor     Kementerian     Kementerian Luar Negeri,    Tersusunnya            TARGET :                     TARGET H-30:                            H-30: 100%      Draft Peraturan Dirjen Imigrasi
yang mudah, transparan      Hukum dan HAM   Kementerian Perhubungan,    prosedur pelayanan     Prosedur pelayanan paspor    Penyiapan rancangan prosedur pelayanan
& tepat waktu dari 7 hari                   Kementerian Tenaga Kerja    paspor untuk           untuk WNI yang mudah dan     paspor untuk WNI yang mudah, transparan
menjadi 4 hari termasuk                     dan Transmigrasi, BNP2TKI   WNI yang mudah,        transparan dalam waktu       dalam waktu 4 hari
pelayanan bagi TKI                                                      transparan dan         4 hari
bermasalah di luar negeri                                               singkat dari 7 hari
                                                                        menjadi 4 hari

                                                                                                                            TARGET H-50:                               H-50: 100%   Sudah terkumpul laporan pelaksanaan penyelesaian
                                                                                                                            Pengumpulan laporan dan memulai                         pelayanan paspor selama 4 hari pada 53 kanim,
                                                                                                                            pelaksanaan pelayanan penyelesaian                      namun 2 kanim belum dapat melaksanakan sesuai
                                                                                                                            paspor selama 4 hari kerja.                             SOP (kanim Jaktim dan Tangerang)

                                                                                                                            TARGET H-75:                               H-75: 200%   Hasil uji coba dan pemantauan di seluruh Kanim
                                                                                                                            Uji coba dan pemantauan pelaksanaan                     di Indonesia telah melaksanakan penyelesaian
                                                                                                                            pelayanan penyelesaian paspor dalam                     pelayanan paspor selama 4 hari kerja
                                                                                                                            waktu 4 hari kerja.

                                                                                                                            TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                            Prosedur pelayanan paspor untuk WNI
                                                                                                                            yang mudah dan transparan dalam waktu
                                                                                                                            4 hari

                                                                        Tersusunnya            TARGET :                     TARGET H-30:                               H-30: 100%   Pemberian paspor TKI bermasalah di kota Kinabalu
                                                                        prosedur pelayanan     Prosedur pelayanan paspor    Penyelesaian pelayanan paspor untuk TKI                 dan Tawau
                                                                        paspor yang mudah,     untuk TKI bermasalah di      bermasalah yang mudah, transparan dan
                                                                        transparan & singkat   luar negeri yang mudah dan   singkat dalam waktu 4 hari
                                                                        dari 7 hari menjadi    transparan dalam waktu
                                                                        4 hari untuk TKI       4 hari
                                                                        bermasalah di luar
                                                                        negeri



                                                                                                                                                                      BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                         8
                           PENANGGUNG                                     KRITERIA               UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                                 INSTANSI TERKAIT                                                                                                                               KETERANGAN                                           STATUS
                           JAWAB                                          KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                          2                 3                            4                      5                              6                                              7            8                                                    9
                                                                                                                                TARGET H-50:                              H-50: 100%        Sedang dilaksanakan di kota Kinabalu dan Tawau
                                                                                                                                Terlaksananya pemberian Paspor kepada
                                                                                                                                TKI bermasalah di Kota Kinibalu dan Tawau

                                                                                                                                TARGET H-75:                            H-75: 100%          Melanjutkan pemberian paspor RI 24 halaman
                                                                                                                                Melanjutkan pemberian paspor kepada TKI                     kepada TKI bermasalah di luar negeri yang telah
                                                                                                                                bermasalah di luar negeri                                   mencapai 140.902 orang (per 23 Desember 2009).

                                                                                                                                TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                                Pemantapan Prosedur pelayanan paspor
                                                                                                                                untuk TKI bermasalah di luar negeri yang
                                                                                                                                mudah dan transparan dalam waktu 4 hari

[P2A6] Penyempurnaan      Kementerian        Kementerian Perindustrian,   Terselesaikannya       TARGET :                       TARGET H-30:                                   H-30: 80%    Terselesaikannya permohonan pendirian PT dari 1
prosedur pengesahan       Hukum dan HAM      Kementerian Perdagangan,     penyempurnaan          Prosedur baru pengesahan       Tersusunnya prosedur baru pengesahan                        bulan menjadi 7 hari
badan hukum (PT) dari 1                      Badan Koordinasi             prosedur               badan hukum (PT) dalam         badan hukum (PT) dalam waktu 7 hari
bulan menjadi 7 hari                         Penanaman Modal              pengesahan badan       waktu 7 hari
                                                                          hukum (PT) dari 1
                                                                          bulan menjadi 7 hari

                                                                                                                                TARGET H-50:                                   H-50: 90%    Uji coba prosedur yang telah disempurnakan
                                                                                                                                Uji coba prosedur baru (penyempurnaan)
                                                                                                                                pengesahan badan hukum PT dalam
                                                                                                                                waktu 7 hari

                                                                                                                                TARGET H-75:                            H-75: 100%          Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) telah di-
                                                                                                                                Pencanangan Sistem administrasi badan                       launching dan sudah menggantikan sistem lama.
                                                                                                                                Hukum (SABH) sekaligus mengganti sistem
                                                                                                                                lama SISMINBAKUM

                                                                                                                                TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                                Pelaksanaan Prosedur baru pengesahan
                                                                                                                                badan hukum (PT) dalam waktu 7 hari

[P2A7] Penyelesaian          Kementerian     Kementerian Luar Negeri,     Terselesaikannya       TARGET :                       TARGET H-30:                                   H-30: 123%   Diprosesnya tunggakan permohonan pendaftaran
tunggakan permohonan         Hukum dan HAM   Kementerian Agama,           tunggakan              Diselesaikan 1.500 berkas      Dimulainya pelksanaan proses tunggakan                      545 hak cipta, 355 hak design, 438 hak paten, 4722
HKI: hak cipta 1.500 berkas,                 Kementerian Perdagangan,     permohonan Hak         hak cipta, 1.000 berkas        berkas hak cipta, berkas desain industri,                   pendaftaran merk
desain industri 1.000                        Kementerian Budaya           Kekayaan Intelektual   desain industri,1.250 berkas   berkas paten, dan berkas merk
berkas, paten 1.250 berkas,                  dan Pariwisata, Badan                               paten, dan 17.000 berkas
merk 17.000 berkas                           Pengawasan Obat dan                                 merk
                                             Makanan

                                                                                                                                TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Melanjutkan proses penyelesaian 50% tunggakan
                                                                                                                                Melanjutkan penyelesaian berkas hak                         permohonan pendaftaran 545 hak cipta, 355 hak
                                                                                                                                cipta, berkas desain industri, berkas paten,                design, 438 hak paten, 4722 pendaftaran merk
                                                                                                                                dan berkas merk




                                                                                                                                                                            BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                            9
                           PENANGGUNG                                     KRITERIA               UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                                            KETERANGAN                                            STATUS
                           JAWAB                                          KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                          2                   3                          4                      5                             6                                              7            8                                                     9
                                                                                                                               TARGET H-75:                                   H-75: 86%    Melanjutkan proses penyelesaian tunggakan
                                                                                                                               Melanjutkan penyelesaian berkas hak                         permohonan pendaftaran 1240 hak cipta, 907 hak
                                                                                                                               cipta, berkas desain industri, berkas paten,                design, 1138 hak paten, dan 13311 pendaftaran merk
                                                                                                                               dan berkas merk

                                                                                                                               TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                               Diselesaikan 1.500 berkas hak cipta, 1.000
                                                                                                                               berkas desain industri,1.250 berkas paten,
                                                                                                                               dan 17.000 berkas merk

[P2A8] Mengoptimalkan    Kepolisian Republik   Kementerian Kesehatan,    Tersedianya secara      TARGET :                      TARGET H-30:                            H-30: 83%           Telah dilaksanakan Rapat Koordinasi dengan Bank
pembayaran tilang dengan Indonesia             Pemda, Jasa Raharja,      optimal pelayanan       Kota yang menyediakan         Pelaksanaan koordinasi untuk pembayaran                     Mandiri, BRI dan penyusunan sistem pembayaran
menggunakan fasilitas                          Kementerian Keuangan,     pembayaran              pembayaran titipan            titipan denda tilang dengan menggunakan                     denda tilang dengan fasilitas elektronik
elektronik                                     Kementerian Perhubungan   titipan denda           denda tilang dengan           fasilitas elektronik
                                                                         tilang dengan           menggunakan fasilitas
                                                                         menggunakan             elektronik
                                                                         fasilitas elektronik

                                                                                                                               TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Sudah disiapkan Rengiat/jadwal pembayaran tilang
                                                                                                                               Penyiapan Rengiat/jadwal pembayaran                         dengan fasilitas elektronik
                                                                                                                               tilang dengan fasilitas elektronik

                                                                                                                               TARGET H-75:                                   H-75: 100%   Telah dilaksanakan uji coba pembayaran tilang
                                                                                                                               Uji coba pelaksanaan Rengiat/jadwal                         dengan fasilitas elektronik oleh Mabes Polri, Polda
                                                                                                                               pembayaran tilang dengan fasilitas                          Metro Jaya, dan BRI di Hotel Crown pada 5 Januari
                                                                                                                               elektronik                                                  2010

                                                                                                                               TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                               Launching pembayaran titipan denda
                                                                                                                               tilang dengan menggunakan fasilitas
                                                                                                                               elektronik di kota terpilih

[P2A9] Mengembangkan       Kepolisian Republik Kementerian Kesehatan,    Tersedianya fasilitas   TARGET :                      TARGET H-30:                                   H-30: 83%    Membentuk Pokja menyusun format spesifikasi dan
fasilitas jaringan data    Indonesia           Pemda,Jasa Raharja,       data kecelakaan &       Kota yang menyediakan         Persiapan penyediaan fasilitas data                         perangkat lunak dan membangun sistem jaringan
kecelakaan & pelanggaran                       Kementerian Keuangan,     pelanggaran lalu        fasilitas data kecelakaan &   kecelakaan & pelanggaran lalu lintas                        informasi data kecelakaan dan pelanggaran lalu
lalu lintas                                    Kementerian Perhubungan   lintas                  pelanggaran lalu lintas                                                                   lintas tingkat Mabes dan Polda Metro

                                                                                                                               TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Telah dipasang CCTV di persimpangan Sarinah, jl. MH
                                                                                                                               Pemasangan CCTV di persimpangan                             Thamrin (masih uji coba); penggunaan sistem Yellow
                                                                                                                               Sarinah, jl. MH Thamrin (masih uji coba);                   Box Junction (YBC) pada persimpangan Sarinah dan
                                                                                                                               penggunaan sistem Yellow Box Junction                       perempatan Pancoran
                                                                                                                               (YBC) pada persimpangan Sarinah dan
                                                                                                                               perempatan Pancoran

                                                                                                                               TARGET H-75:                                   H-75: 100%   Telah dilaksanakan supervisi pelaksanaan
                                                                                                                               Pemantauan dan supervisi pelaksanaan                        penyediaan fasilitas data kecelakaan & pelanggaran
                                                                                                                               penyediaan fasilitas data kecelakaan &                      lalu lintas.
                                                                                                                               pelanggaran lalu lintas




                                                                                                                                                                            BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                        10
                            PENANGGUNG                                       KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                                     INSTANSI TERKAIT                                                                                                                    KETERANGAN                                            STATUS
                            JAWAB                                            KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                           2                    3                           4                    5                          6                                          7            8                                                     9
                                                                                                                             TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                             Kota yang menyediakan fasilitas data
                                                                                                                             kecelakaan & pelanggaran lalu lintas

[P2A10] Membangun &         Kepolisian Republik Pemda, Kementerian         Terbangunnya          TARGET :                    TARGET H-30:                             H-30: 83%      Telah dilaksanakan Rapat Koordinasi untuk
mengembangkan sistem        Indonesia           Komunikasi dan Informatika sistem informasi &    Beroperasinya sistem        Penyiapan sistem informasi & dokumentasi                menyiapkan sistem dan dokumentasi pengelolaan
informasi & dokumentasi                                                    dokumentasi untuk     informasi & dokumentasi     untuk mengelola informasi publik                        informasi publik dengan provider terkait,
untuk mengelola informasi                                                  mengelola informasi   untuk mengelola informasi                                                           perencanaan sarpras yang dibutuhkan dalam
publik                                                                     publik                publik                                                                              bentuk perangkat keras dan piranti lunak yang akan
                                                                                                                                                                                     ditempatkan di seluruh Polda, perencanaan pelatihan
                                                                                                                                                                                     terhadap operator yang menangani peralatan

                                                                                                                             TARGET H-50:                               H-50: 100%   Sedang dilaksanakan pelatihan operator yang
                                                                                                                             Pelaksanaan pelatihan operator yang                     menangani peralatan pengelolaan informasi publik
                                                                                                                             menangani peralatan pengelolaan                         tanggal 14 - 15 Desember 2009, jumlah 62 orang
                                                                                                                             informasi publik                                        mewakili 31 Polda.

                                                                                                                             TARGET H-75:                               H-75: 100%   Berfungsinya aplikasi layanan informasi publik
                                                                                                                             Uji coba pengoperasian peralatan                        melalui sistem interface yang dapat diakses
                                                                                                                             pengelolaan informasi publik                            masyarakat luas, www.polri.go.id

                                                                                                                             TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                             Beroperasinya sistem informasi &
                                                                                                                             dokumentasi untuk mengelola informasi
                                                                                                                             publik

[P2A11] Mengoptimalkan      Kepolisian Republik Mahkamah Agung,              Terlaksananya        TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 83%     Telah dilakukan evaluasi pelaksanaan SP2HP,
pelaksanaan Surat           Indonesia           Kementerian Komunikasi       optimalisasi         Kota yang melaksanakan     Persiapan pelaksanaan SP2HP, penyusunan                 penyusunan rencana pembangunan infrastruktur
Pemberitahuan                                   dan Informatika, Kejaksaan   SP2HP untuk          SP2HP                      rencana pembangunan infrastruktur                       SP2HP di Polda-polda yang belum memiliki sarpras
Perkembangan Hasil                              Agung                        meningkatkan                                    SP2HP di Polda-polda yang belum                         untuk pelaksanaan SP2HP, pelaksanaan pelatihan
Penyidikan (SP2HP) di                                                        transparansi kasus                              memiliki sarpras untuk pelaksanaan SP2HP,               operator SP2HP
jajaran Polri                                                                yang ditangani Polri                            pelaksanaan pelatihan operator SP2HP

                                                                                                                             TARGET H-50:                               H-50: 100%   Kegiatan penanganan dan pelayanan terhadap
                                                                                                                             Uji coba penanganan dan pelayanan                       pengaduan masyarakat, optimalisasi pengisian SPP-E
                                                                                                                             terhadap pengaduan masyarakat,                          atau sistem pengendalian perkara elektronik dengan
                                                                                                                             optimalisasi pengisian SPP-E atau sistem                melakukan pengiriman perkara elektronik
                                                                                                                             pengendalian perkara elektronik dengan
                                                                                                                             melakukan pengiriman perkara elektronik

                                                                                                                             TARGET H-75:                               H-75: 100%   Terlaksananya supervisi dan pelayanan SP2HP
                                                                                                                             Penyempurnaan penanganan dan                            di jajaran Reskrim dengan sistem manual dan
                                                                                                                             pelayanan terhadap pengaduan                            pemberitahuan kepada pelapor dengan pentahapan
                                                                                                                             masyarakat, optimalisasi pengisian                      sesuai dengan buku petunjuk sementara.
                                                                                                                             SPP-E atau sistem pengendalian perkara
                                                                                                                             elektronik dengan melakukan pengiriman
                                                                                                                             perkara elektronik




                                                                                                                                                                     BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                         11
                            PENANGGUNG                                   KRITERIA            UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                    INSTANSI TERKAIT                                                                                                               KETERANGAN                                             STATUS
                            JAWAB                                        KEBERHASILAN        KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2                   3                        4                   5                         6                                           7           8                                                      9
                                                                                                                       TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                       Peresmian kota-kota yang melaksanakan
                                                                                                                       SP2HP

[P2A12] Membentuk           Kepolisian Republik Kejaksaan Agung          Terbentuknya        TARGET :                  TARGET H-30:                               H-30: 100%   Peningkatan koordinasi penanganan kasus korupsi
Kelompok Kerja Pengawas     Indonesia                                    Kelompok Kerja      Kelompok Kerja Pengawas   Persiapan pembentukan pokja dan                         sejak penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan
Penyidik                                                                 Pengawas Penyidik   Penyidik                  peningkatan penanganan kasus korupsi
                                                                                                                       sejak penyelidikan, penyidikan dan
                                                                                                                       penuntutan

                                                                                                                       TARGET H-50:                               H-50: 100%   Telah diedarkan Nota Dinas Kabareskrim kepada
                                                                                                                       Persiapan pembentukan kelompok Kerja                    Irwasum, Propam dan Binkum tentang permintaan
                                                                                                                       Pengawas Penyidik                                       personel sebagai anggota pengawas.; telah
                                                                                                                                                                               dikirmkan hasil tindak lanjut dari laporan pengaduan
                                                                                                                                                                               masyarakat dengan menggunakan website atau
                                                                                                                                                                               SMS 112

                                                                                                                       TARGET H-75:                               H-75: 100%   - Wasdik sudah dilaksanakan dengan petunjuk buku
                                                                                                                       Koordinasi lanjutan untuk penetapan                       pedoman sementara pengawasan penyidik.
                                                                                                                       kelompok Kerja Pengawas Penyidik                        - Pok Wasdik memimpin gelar perkara terhadap
                                                                                                                                                                                 perkara yang menjadi atensi maupun diajukan
                                                                                                                                                                                 komplain oleh masyarakat.
                                                                                                                                                                               - Arahan dan petunjuk dalam proses penyidikan.
                                                                                                                                                                               - Teguran kepada penyidik yang tidak sesuai dengan
                                                                                                                                                                                 ketentuan peraturan perundangan.
                                                                                                                                                                               - Telah diterbitkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI
                                                                                                                                                                                 No. KEP-136/A/JA/12/2009 tentang Pembentukan
                                                                                                                                                                                 Tim Satuan Tugas Pengawasan Penanganan
                                                                                                                                                                                 Perkara Tipikor

                                                                                                                       TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                       Penetapan Kelompok Kerja Pengawas
                                                                                                                       Penyidik

[P2A13] Mengoptimalkan      Kepolisian Republik Mahkamah Agung,          Terselenggaranya    TARGET :                  TARGET H-30:                               H-30: 100%   Melaksanakan Rapat Koordinasi dengan 20 media
sosialisasi Surat           Indonesia           Kejaksaan Agung,         secara optimal      Media yang memuat         Media yang memuat pelaksanaan                           yang akan membantu sosialisasi pelaksanaan SP2HP,
Pemberitahuan                                   Kementerian Komunikasi   sosialisasi SP2HP   sosialisasi pelaksanaan   sosialisasi SP2HP                                       pembukaan ruang publik untuk mengakomodasi
Perkembangan Hasil                              dan Informatika          kepada masyarakat   SP2HP                                                                             opini masyarakat
Penyidikan (SP2HP) secara                                                melalui media
luas kepada masyarakat
melalui media

                                                                                                                       TARGET H-50:                               H-50: 100%   Kejasama melalui divisi humas Polri dan jajaran
                                                                                                                       Perancangan kerja sama dengan media                     dengan media cetak dan elektronik untuk
                                                                                                                       cetak dan elektronik untuk menyebarkan/                 menyebarkan/ sosialisasi SP2HP kepada masyarakat
                                                                                                                       sosialisasi SP2HP kepada masyarakat




                                                                                                                                                                 BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                        12
                            PENANGGUNG                                    KRITERIA              UKURAN                   UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                  INSTANSI TERKAIT                                                                                                                   KETERANGAN                                            STATUS
                            JAWAB                                         KEBERHASILAN          KEBERHASILAN             H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2                 3                           4                     5                        6                                           7           8                                                     9
                                                                                                                         TARGET H-75:                               H-75: 100%   Divisi Humas Polri dan kesatuan jajaran telah
                                                                                                                         Uji coba penyebaran/ sosialisasi SP2HP                  melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui
                                                                                                                         kepada masyarakat                                       media cetak dan elektronik. Telah tersedia media
                                                                                                                                                                                 sosialisasi SP2HP melalui website Kejaksaan Agung
                                                                                                                                                                                 (www.kejaksaan.go.id)

                                                                                                                         TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                         Sosialisasi pelaksanaan SP2HP

[P2A14] Mendorong           Kementerian       Kementerian Perdagangan,    Tersedianya           TARGET :                 TARGET H-30:                               H-30: 100%   Inventarisasi untuk memilih 10 kab/kota yang paling
penyediaan pelayanan satu   Negara            Kepolisian Republik         pelayanan satu atap   10 kabupaten/kota yang   Inventarisasi kota yang disiapkan untuk                 siap
atap pada 10 kabupaten/     Pendayagunaan     Indonesia, Pemda,           pada 10 kabupaten/    menyediakan pelayanan    pelayanan satu atap.
kota sebagai tambahan       Aparatur Negara   Kementerian Dalam Negeri,   kota sebagai          satu atap
terhadap pelayanan yang     dan Reformasi     Kementerian Keuangan        tambahan terhadap
sudah ada                   Birokrasi                                     pelayanan yang
                                                                          sudah ada pada
                                                                          Desember 2009

                                                                                                                         TARGET H-50:                              H-50: 100%    Penyusunan rumusan Pembinaan terhadap 10 Kab/
                                                                                                                         Penyusunan rumusan Pembinaan terhadap                   Kota terpilih dan Penyusunan Surat Men. PAN dan RB
                                                                                                                         10 Kab/Kota terpilih dan Penyusunan Surat               kepada 10 Kab/Kota terpilih
                                                                                                                         Men. PAN dan RB kepada 10 Kab/Kota
                                                                                                                         terpilih




                                                                                                                                                                   BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                       13
                            PENANGGUNG                              KRITERIA             UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                 KETERANGAN                                            STATUS
                            JAWAB                                   KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2               3                       4                    5                           6                                           7           8                                                     9
                                                                                                                     TARGET H-75:                               H-75: 125%   1) Koordinasi dengan instansi terkait (Kemenko
                                                                                                                     Pembahasan dengan instansi terkait                      Perekonomian, Kementerian dagri, Kementerian
                                                                                                                     mengenai pemilihan 10 kabupaten/kota                    Perdagangan, dan BKPM) dalam rangka memilih
                                                                                                                                                                             10 Kabupaten/ Kota yang paling siap menerapkan
                                                                                                                                                                             pelayanan satu pintu dengan kriteria : 1) Kesiapan
                                                                                                                                                                             Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyelesaian
                                                                                                                                                                             Rancangan Perda; 2) Jaminan keberhasilan dan
                                                                                                                                                                             kerjasama dari Kab/kota yang bersangkutan; dan 3)
                                                                                                                                                                             Adanya potensi peningkatan perekonomian wilayah/
                                                                                                                                                                             Daerah.

                                                                                                                                                                             2) Pelaksanaan koordinasi dengan Kab/Kota
                                                                                                                                                                             dilanjutkan dengan menyampaikan Surat Men. PAN
                                                                                                                                                                             dan RB kepada 10 Kab/Kota mengenai Efektifitas
                                                                                                                                                                             Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu. Adapun 10
                                                                                                                                                                             kabupaten/Kota terpilih : Kota Pangkal Pinang, Kota
                                                                                                                                                                             Surabaya, Kota Serang, Kota Kupang, Kota Ternate,
                                                                                                                                                                             Kota Jayapura, Kabupaten Badung, Kabupaten
                                                                                                                                                                             Nunukan, Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten
                                                                                                                                                                             Lampung TImur Sedangkan sebagai cadangan :
                                                                                                                                                                             Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang
                                                                                                                                                                             Mongondov Timur, dan Kabupaten Kotawaringin
                                                                                                                                                                             Barat.

                                                                                                                                                                             3) Saat ini (tanggal 5 s.d 10 Januari) dilakukan
                                                                                                                                                                             monitoring dan evaluasi melalui kunjungan kepada
                                                                                                                                                                             Kab/Kota dalam rangka menilai dan mendorong
                                                                                                                                                                             percepatan Kesiapan Daerah dalam pelaksanaan
                                                                                                                                                                             pelayanan terpadu satu pintu

                                                                                                                     TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                     Pelaksanaan pelayanan satu atap pada 10
                                                                                                                     kabupaten/kota

[P2A15] Penyusunan          Kementerian     Kementerian Kesehatan   Tersusunnya          TARGET :                    TARGET H-30:                               H-30: 100%   Tersusunnya Draft SOP dan Tim Penanggulangan
rencana aksi nasional       Hukum dan HAM                           rencana aksi         Rencana aksi nasional       Penyusunan rancangan SOP dan tim                        HIV/AIDS dan TB
penanggulangan HIV/AIDS                                             nasional dan         dan terbentuknya tim        penanggulangan HIV/AIDS di Rutan/Lapas
di 72 Rutan/Lapas dan Tim                                           terbentuknya tim     penanggulangan HIV/AIDS     dan tim penanggulangan TB di Rutan/
Penanggulangan TB di 65                                             penanggulangan       di 72 Rutan/Lapas dan Tim   Lapas
Rutan/Lapas                                                         HIV/AIDS dan TB di   Penanggulangan TB di 65
                                                                    UPT Pemasyarakatan   Rutan/Lapas

                                                                                                                     TARGET H-50:                               H-50: 86%    Masih berlangsung
                                                                                                                     Pelaksanaan penanggulangan HIV/AIDS
                                                                                                                     pada 72 Lapas/Rutan




                                                                                                                                                               BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                       14
                            PENANGGUNG                                  KRITERIA            UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                         STATUS
                            JAWAB                                       KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                           2             3                             4                   5                           6                                          7           8                                                  9
                                                                                                                        TARGET H-75:                          H-75: 100%       Penetapan Peraturan Menkumham tentang Rencana
                                                                                                                        Tersusunnya Rencana Penanggulangan TB                  Aksi Nasional (RAN) HIV/AIDS dan Penetapan
                                                                                                                        pada 64 Lapas/Rutan                                    Peraturan Dirjen Pemasyarakatan tentang Panduan
                                                                                                                                                                               Teknis (memuat rencana) untuk Penanggulangan
                                                                                                                                                                               Tuberkulosis (TB) dengan strategi DOTS di Lapas/
                                                                                                                                                                               Rutan

                                                                                                                        TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                        Pelaksanaan penanggulangan TB pada 64
                                                                                                                        Lapas/Rutan

[P3] Pemberantasan terorisme
[P3A1] Koordinasi &         Kementerian   Kementerian Pertahanan,       Terlaksananya       TARGET :                    TARGET H-30:                              H-30: 200%   Penyusunan Draft Rancangan Perpres tentang
sinkronisasi tindak         Koordinator   Kementerian Luar Negeri,      koordinasasi        Terbitnya Perpres tentang   Persiapan penyusunan draft Perpres                     Pembentukan BKPT
lanjut hasil raker dengan   POLHUKAM      Kepolisian Republik           dan sinkronisasi    Badan Koordinasi            pembentukan BKPT
komisi I DPR RI tentang                   Indonesia, Tentara Nasional   dengan berbagai     Pemberantasan Terorisme
peningkatan kapasitas                     Indonesia, Badan Intelejen    pihak untuk         (BKPT) paling lambat 16
Desk Koordinasi                           Negara, Kementerian Negara    meningkatkan        Januari 2010
Pemberantasan Terorisme                   Pendayagunaan Aparatur        kapasitas Desk
menjadi Badan Koordinasi                  Negara dan Reformasi          Koordinasi
Pemberantasan Terorisme                   Birokrasi, Kementerian        Pemberantasan
                                          Keuangan, Kementerian         Terorisme menjadi
                                          Agama, Sekretaris Negara,     Badan Koordinasi
                                          Kementerian Kesehatan,        Pemberantasan
                                          PPATK, Kejaksaan Agung,       Terorisme (BPKT)
                                          Kementerian Dalam Negeri

                                                                                                                        TARGET H-50:                              H-50: 100%   Terlaksananya Rapat Koordinasi membahas struktur
                                                                                                                        Pembentukan Tim Penyusun dan Rapat                     BKPT
                                                                                                                        Koordinasi Lintas K/L untuk penyusunan
                                                                                                                        Perpres

                                                                                                                        TARGET H-75:                              H-75: 100%   Naskah Rancangan Perpres yang sudah disepakati
                                                                                                                        Penyusunan draft akhir Perpres dan                     lintas K/L dan dirumuskan final bersama Kemenneg
                                                                                                                        penanda-tanganan oleh Menko Polhukam                   PAN & RB dan Kemenko Polhukam sudah
                                                                                                                        untuk dimajukan ke Setneg/Setkab                       ditandatangani Menko Polhukam untuk dikirimkan
                                                                                                                                                                               ke Sekneg melalui Kemenneg PAN & RB.

                                                                                                                        TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                        Pengajuan rancangan Perpres tentang
                                                                                                                        Badan Koordinasi Pemberantasan
                                                                                                                        Terorisme (BKPT) kepada Presiden RI
                                                                                                                        sebelum 15 Januari 2010




                                                                                                                                                                 BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                    15
                          PENANGGUNG                                       KRITERIA               UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                        %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                                 KETERANGAN                                             STATUS
                          JAWAB                                            KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                              CAPAIAN

1                         2               3                                4                      5                            6                                               7           8                                                      9

[P4] Pengelolaan wilayah perbatasan
[P4A1] Koordinasi &       Kementerian    Kementerian Koordinator           Terlaksananya          TARGET :                     TARGET H-30:                                   H-30: 200%   Terlaksananya koordinasi dan sinkronisasi untuk
Sinkronisasi Akselerasi   Dalam Negeri   POLHUKAM, Kementerian             koordinasi dan         Terbitnya Perpres tentang    elaksanaan Koordinasi terkait Perpres                       penyelesaian Perpres BNPP
Penyelesaian Perpres                     Luar Negeri, Kementerian          sinkronisasi dengan    Badan Nasional Pengelolaan   Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan
                                         Pertahanan, Kepolisian Republik
tentang Badan Nasional                                                     berbagai pihak         Perbatasan (BNPP) paling     (BNPP)
                                         Indonesia, Tentara Nasional
Pengelolaan Perbatasan                   Indonesia, Badan Intelejen        untuk penyelesaian     lambat 16 Januari 2010
(BNPP)                                   Negara, Kementerian Kelautan      Perpres BNPP
                                         dan Perikanan, Kementerian
                                         Keuangan, Kementerian Negara
                                         Pendayagunaan Aparatur
                                         Negara dan Reformasi Birokrasi,
                                         Sekretaris Kabinet, Kementerian
                                         Hukum dan HAM, Kementerian
                                         Pekerjaan Umum, Kementerian
                                         Negara Perencanaan
                                         Pembangunan Nasional
                                         BAPPENAS, Kementerian
                                         Perhubungan, BAKOSURTANAL

                                                                                                                               TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Hasil pembahasan Rancangan Perpres tentang
                                                                                                                               Pembahasan Rancangan Perpres tentang                        Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP)
                                                                                                                               Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan                       tingkat Eselon I Instansi terkait di Kemenko
                                                                                                                               (BNPP) tingkat Eselon I Instansi terkait di                 Polhukam pada tanggal 30 Nopember 2009
                                                                                                                               Kemenko Polhukam

                                                                                                                               TARGET H-75:                                   H-75: 100%   Terlaksananya RPTM membahas Rancangan Perpres
                                                                                                                               Pembahasan Rancangan Perpres tentang                        tentang Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan
                                                                                                                               Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan                       (BNPP) pada 5 Januari 2009 dan disepakati
                                                                                                                               (BNPP) pada Rakor Menteri                                   Rancangan Perpres untuk diajukan kepada Presiden
                                                                                                                                                                                           oleh Menko Polhukam.

                                                                                                                               TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                               Pengajuan rancangan Perpres tentang
                                                                                                                               Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan
                                                                                                                               (BNPP) kepada Setneg/Setkab paling
                                                                                                                               lambat 15 Januari 2010

[P4A2] Menyiapkan         Kementerian    Kementerian Kelautan              Percepatan             TARGET :                     TARGET H-30:                                   H-30: 200%   Penyiapan buku dan profile tentang inventarisasi
program inventarisasi     Dalam Negeri   dan Perikanan, Sekretaris         optimalisasi           Program inventarisasi        Penyiapan program inventarisasi pulau-                      pulau-pulau terluar/terdepan
pulau-pulau terluar/                     Negara, Kementerian               inventarisasi          pulau-pulau terluar/         pulau terluar/terdepan
terdepan                                 Koordinator POLHUKAM,             pulau-pulau terluar/   terdepan dilaksanakan
                                         Kementerian Luar Negeri,          terdepan               dengan cepat
                                         Kementerian Pertahanan

                                                                                                                               TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Telah disusun Buku himpunan data hasil inventarisasi
                                                                                                                               Penyusunan Buku himpunan data                               Pulau-pulau Terluar/ Terdepan, mencakup: Lokasi,
                                                                                                                               hasil inventarisasi Pulau-pulau Terluar/                    Gambar dan Data penting terkait Pulau-pulau
                                                                                                                               Terdepan, mencakup: Lokasi, Gambar dan                      Terluar/ Terdepan
                                                                                                                               Data penting terkait Pulau-pulau Terluar/
                                                                                                                               Terdepan

                                                                                                                                                                             BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                        16
                            PENANGGUNG                                     KRITERIA           UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                           STATUS
                            JAWAB                                          KEBERHASILAN       KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2                  3                           4                  5                           6                                           7             8                                                    9
                                                                                                                         TARGET H-75: 75%                             H-75: 100%   Lanjutan himpunan dan analisa data penting terkait
                                                                                                                                                                                   Pulau-pulau Terluar/ Terdepan.

                                                                                                                         TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                         Program inventarisasi pulau-pulau terluar/
                                                                                                                         terdepan dilaksanakan dengan cepat

[P5] Kerjasama internasional dalam rangka penguatan demokrasi
[P5A1] Pelaksanaan Bali     Kementerian Luar   Kementerian Koordinator     Terselenggaranya   TARGET :                     TARGET H-30:                               H-30: 200%   Penyebaran undangan ke 39 negara peserta BDF
Democracy Forum ke-2        Negeri             POLHUKAM, Kementerian       Bali Democracy     Bali Democracy Forum ke-2 Persiapan penyelenggaraan Bali                             II, 14 kepala negara/kepala pemerintahan dan 12
yang diikuti 39 Negara di                      Dalam Negeri, Kementerian Forum ke-2           terselenggara yang diikuti Democracy Forum ke-2                                      negara peninjau dil luar kawasan Asia, Amerika
Kawasan Asia Pasifik & 12                      Hukum dan HAM, Kepolisian                      39 Negara di Kawasan Asia                                                            dan Eropa, untuk menghadiri BDF II tanggal 10 - 11
Negara Peninjau di Luar                        Republik Indonesia,                            Pasifik & 12 Negara Peninjau                                                         Desember 2009
Kawasan Asia                                   Tentara Nasional Indonesia,                    di luar Kawasan Asia paling
                                               Kementerian Negara                             lambat pada 15 Januari
                                               Perencanaan Pembangunan                        2010
                                               Nasional BAPPENAS

                                                                                                                         TARGET H-50:                                 H-50: 300%   Pada tanggal 10 Desember 2009, BDF II dengan
                                                                                                                         Bali Democracy Forum ke-2 terselenggara                   tema:?Promoting synergy between democracy
                                                                                                                         yang diikuti 39 Negara di Kawasan Asia                    & development in Asia: Prospects for regional
                                                                                                                         Pasifik & 12 Negara Peninjau di luar                      cooperation? telah dibuka oleh Presiden Soesilo
                                                                                                                         Kawasan Asia paling lambat pada 15                        Bambang Yudhoyono di Nusa Dua Bali, dihadiri oleh
                                                                                                                         Januari 2010                                              35 negara peserta dari 39 negara yang diundang,
                                                                                                                                                                                   15 negara peninjau (observer). 4 (empat) kepala
                                                                                                                                                                                   negara yang hadir adalah Presiden RI, PM Jepang,
                                                                                                                                                                                   PM Timor Leste dan Sultan Brunei Darussalam. BDF II
                                                                                                                                                                                   terdiri dari general debate dengan tema ?Promoting
                                                                                                                                                                                   synergy between democracy & development in Asia:
                                                                                                                                                                                   Prospects for regional cooperation? yang dipimpin
                                                                                                                                                                                   oleh Presiden RI dan Perdana Menteri Jepang sebagai
                                                                                                                                                                                   co-chair, serta dua sesi interactive session

                                                                                                                         TARGET H-75: Tercapai                        H-75: 100%   Sudah selesai pada Des 2009

                                                                                                                         TARGET H-100: Tercapai                       H-100: 100% Sudah selesai pada Des 2009




                                                                                                                                                                  BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                          17
                            PENANGGUNG                                  KRITERIA            UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                            STATUS
                            JAWAB                                       KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                           2             3                             4                   5                           6                                          7           8                                                     9

[P6] Tunjangan khusus bagi PNS/TNI/POLRI yang bertugas di wilayah terdepan, terluar & perbatasan
[P6A1] Menyusun             Kementerian   Kementerian Negara            Tersusunnya         TARGET :                    TARGET H-30:                              H-30: 200%   Pembentukan Kelompok Kerja Perumus Kebijakan
Kelompok Kerja (Pokja)      Koordinator   Perencanaan Pembangunan       Kelompok Kerja      Kelompok Kerja Perumus      Penyusunan Kelompok Kerja Perumus                      Tunjangan Khusus bagi Penjaga Perbatasan
untuk merumuskan            POLHUKAM      Nasional BAPPENAS,            Perumus Kebijakan   Kebijakan Tunjangan         Kebijakan Tunjangan Khusus bagi Penjaga
kebijakan tunjangan                       Kementerian Keuangan,         Tunjangan Khusus    Khusus bagi Penjaga         Perbatasan
khusus bagi penjaga                       Tentara Nasional Indonesia,   bagi Penjaga        Perbatasan terbentuk
perbatasan, pulau terluar                 Kementerian Pertahanan,       Perbatasan          sebelum 15 Desember 2009
dan terpencil                             Kepolisian Republik
                                          Indonesia, Kementerian
                                          Negara Pendayagunaan
                                          Aparatur Negara dan
                                          Reformasi Birokrasi,
                                          Sekretaris Negara

                                                                                                                        TARGET H-50:                            H-50: 200%     Terbentuk Kelompok Kerja Perumus Kebijakan
                                                                                                                        Persiapan pembentukan Kelompok Kerja                   Tunjangan Khusus bagi PNS, TNI yang bertugas di
                                                                                                                        Perumus Kebijakan Tunjangan Khusus bagi                wilayah perbatasan, terdepan dan terluar. Khusus
                                                                                                                        Penjaga Perbatasan                                     untuk Polri tidak disiapkan oleh Kementerian
                                                                                                                                                                               Pertahanan.

                                                                                                                        TARGET H-75:                              H-75: 150%   Pokja telah melakukan perancangan kebijakan
                                                                                                                        Penyusunan desain akhir Kelompok Kerja                 tunjangan khusus bagi penjaga perbatasan dan
                                                                                                                                                                               diusulkan kepada Menko Polhukam. Mabes Polri
                                                                                                                                                                               telah mengirimkan daftar personel Polsek dan Pospol
                                                                                                                                                                               kepada Menpan, Menkeu, dan Bappenas.

                                                                                                                        TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                        Kelompok Kerja Perumus Kebijakan
                                                                                                                        Tunjangan Khusus bagi Penjaga
                                                                                                                        Perbatasan terbentuk sebelum 15
                                                                                                                        Desember 2009

[P6A2] Koordinasi dengan Kementerian      Kementerian Negara            Pelaksanaan         TARGET :                    TARGET H-30:                              H-30: 83%    Disepakatinya dan disiapkan rancangan ketentuan
Depkeu & departemen         Koordinator   Perencanaan Pembangunan       koordinasi dengan   Disepakatinya dan           Persiapan rancangan ketentuan tentang                  tentang penyesuaian besaran tunjangan khusus di
terkait untuk menyesuaikan POLHUKAM       Nasional BAPPENAS,            instansi terkait    disiapkannya rancangan      penyesuaian besaran tunjangan khusus di                daerah perbatasan
besaran tunjangan khusus                  Sekretaris Negara,            untuk penyesuaian   ketentuan tentang           daerah perbatasan
di daerah perbatasan,                     Kementerian Negara            besaran tunjangan   penyesuaian besaran
pulau terluar dan terpencil               Pendayagunaan Aparatur        khusus di daerah    tunjangan khusus di
                                          Negara dan Reformasi          perbatasan          daerah perbatasan pada 30
                                          Birokrasi, Tentara Nasional                       Desember 2009
                                          Indonesia, Kementerian
                                          Pertahanan, Kepolisian
                                          Republik Indonesia,
                                          Kementerian Keuangan




                                                                                                                                                                 BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                       18
                          PENANGGUNG                               KRITERIA               UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                            INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                             STATUS
                          JAWAB                                    KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                         2             3                          4                      5                           6                                             7           8                                                      9
                                                                                                                      TARGET H-50:                                 H-50: 200%   Draft Rancangan telah selesai disusun dan telah
                                                                                                                      Penyusunan draft rancangan besaran                        dibahas dengan Kementerian Keuangan dan
                                                                                                                      tunjangan khusus bagi PNS dan TNI yang                    Kementerian PAN & RB.
                                                                                                                      bertugas di wilayah perbatasan, terdepan                  Kementerian Keuangan hanya dapat mendukung
                                                                                                                      dan terluar.                                              anggaran bagi TNI/PNS.

                                                                                                                      TARGET H-75:                                 H-75: 100%   Telah tersusun hasil rumusan dan kesepakatan
                                                                                                                      Pembahasan dengan Kementerian                             dengan Kemenneg PAN & RB dan menunggu
                                                                                                                      Keuangan dan Kementerian PAN & RB                         persetujuan akhir dari Menkeu.

                                                                                                                      TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                                                                      Disepakatinya dan disiapkannya rancangan
                                                                                                                      ketentuan tentang penyesuaian besaran
                                                                                                                      tunjangan khusus di daerah perbatasan
                                                                                                                      pada 30 Desember 2009

[P6A3] Mengajukan         Kementerian   Kementerian Negara         Diajukannya            TARGET :                    TARGET H-30:                                 H-30: 83%    Tersusunnya Rancangan Perpres tentang tunjangan
rancangan Perpres tentang Pertahanan    Pendayagunaan Aparatur     rancangan              Rancangan Perpres           Persiapan rancangan Perpres tentang                       khusus
tunjangan khusus bagi                   Negara dan Reformasi       Perpres tentang        tentang tunjangan khusus    Tunjangan Khusus
prajurit & PNS yang                     Birokrasi, Kementerian     tunjangan khusus       bagi 9.709 prajurit & PNS
bertugas di daerah                      Negara Perencanaan         bagi prajurit & PNS    yang bertugas di daerah
perbatasan, terdepan &                  Pembangunan Nasional       yang bertugas di       perbatasan, terdepan
terpencil                               BAPPENAS, Kementerian      daerah perbatasan,     & terpencil diajukan ke
                                        Keuangan, Sekretaris       terdepan & terpencil   Sekretaris Negara paling
                                        Negara, Tentara Nasional                          lambat 16 Januari 2010
                                        Indonesia, Kepolisian
                                        Republik Indonesia

                                                                                                                      TARGET H-50:                                 H-50: 100%   Presentasi telah selesai dilaksanakan pada Rakorsus,
                                                                                                                      Presentasi rancangan Perpres tentang                      9 Desember 2009
                                                                                                                      Tunjangan Khusus

                                                                                                                      TARGET H-75:                                 H-75: 100%   Rancangan Perpres hasil pembahasan dan
                                                                                                                      Penyempurnaan dan persiapan                               kesepakatan telah dikirim oleh Kemenneg PAN & RB
                                                                                                                      pengiriman rancangan Perpres kepada                       ke Menkeu.
                                                                                                                      Setneg

                                                                                                                      TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                      Rancangan Perpres tentang tunjangan
                                                                                                                      khusus bagi 9.709 prajurit TNI & PNS yang
                                                                                                                      bertugas di daerah perbatasan, terdepan
                                                                                                                      & terpencil diajukan ke Sekretaris Negara
                                                                                                                      paling lambat 16 Januari 2010




                                                                                                                                                                  BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                        19
                          PENANGGUNG                                  KRITERIA             UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                            INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                          STATUS
                          JAWAB                                       KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1                         2             3                             4                    5                              6                                         7           8                                                   9

[P7] Penegakan dan kepastian hukum
[P7A1] Tersusunnya        Kementerian   Kementerian Hukum dan         Tersusunnya desain   TARGET :                       TARGET H-30:                             H-30: 100%   Penunjukan Tim Persiapan Pelaksanaan Round
desain pola penguatan &   Koordinator   HAM, Kejaksaan Agung,         pola penguatan       Desain pola penguatan &        Persiapan penyusunann desain pola                     Table untuk pembahasan penataan tata laksana
pemantapan hubungan       POLHUKAM      Kementerian Keuangan,         & pemantapan         pemantapan hubungan            penguatan & pemantapan hubungan                       penegakan hukum (terintegrasi dengan P1)
kelembagaan antar                       Komisi Ombudsman, Komisi      hubungan             kelembagaan antar              kelembagaan antar penegak hukum
penegak hukum                           Pemberantasan Korupsi,        kelembagaan antar    penegak hukum tersusun
                                        Komisi Kejaksaan, Komisi      penegak hukum        paling lambat 15 Desember
                                        Polisi Nasional, Kepolisian                        2009
                                        Republik Indonesia

                                                                                                                          TARGET H-50:                             H-50: 100%   Telah disusun melalui Round table Discussion
                                                                                                                          Penyusunan kesepakatan awal tentang
                                                                                                                          desain pola penguatan & pemantapan
                                                                                                                          hubungan kelembagaan antar penegak
                                                                                                                          hukum

                                                                                                                          TARGET H-75:                             H-75: 100%   Telah diterbitkan SK Menko Polhukam tentang
                                                                                                                          Perancangan desain pola penguatan &                   Kelompok Kerja Penataan Tata Laksana Penegakan
                                                                                                                          pemantapan hubungan kelembagaan                       Hukum dan Hubungan Kerja sama antara Lembaga
                                                                                                                          antar penegak hukum                                   Penegak Hukum.

                                                                                                                          TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                                                                          Desain pola penguatan & pemantapan
                                                                                                                          hubungan kelembagaan antar penegak
                                                                                                                          hukum tersusun paling lambat 15
                                                                                                                          Desember 2009

[P7A2] Pemantapan         Kementerian   Kementerian Keuangan,         Tertatanya           TARGET :                       TARGET H-30:                             H-30: 100%   Tersusunnya draft pembahasan untuk rencana
organisasi pada lembaga   Koordinator   Kepolisian Republik           sistem, prosedur,    Sistem, prosedur, & kualitas   Pembentukan Tim lintas kementerian                    peningkatan profesionalitas dan pakta integritas
penegak hukum dalam       POLHUKAM      Indonesia, Kejaksaan Agung,   & kualitas SDM       SDM                            untuk perancangan sistem, prosedur &                  SDM (terintegrasi dengan P1)
prinsip kinerja yang                    Komisi Pemberantasan          yang menunjang                                      kualitas SDM
transparan & akuntabel                  Korupsi, Komisi Kejaksaan,    pelaksanaan tugas
                                        Komisi Polisi Nasional,       pokok dan fungsi
                                        Kementerian Hukum dan         secara transparan
                                        HAM                           dan akuntabel

                                                                                                                          TARGET H-50:                             H-50: 80%    Telah disiapkan revisi Peraturan Jaksa Agung RI
                                                                                                                          Perancangan desain sistem, prosedur &                 tentang Rekruitmen, DIKLAT, Pembinaan Karir,
                                                                                                                          kualitas SDM                                          Standar Minimum Profesi Jaksa, Kode Etik Perilaku
                                                                                                                                                                                Jaksa

                                                                                                                          TARGET H-75:                             H-75: 90%    Diterbitkannya Peraturan Jaksa Agung:
                                                                                                                          Pembahasan desain sistem, prosedur &                  a. No. Per-035/A/JA/12/2009, 21 Desember 2009;
                                                                                                                          kualitas SDM                                          b. No. Per-036/A/JA/12/2009, 21 Desember 2009;
                                                                                                                                                                                c. No. Per-037/A/JA/12/2009, 21 Desember 2009;
                                                                                                                                                                                d. No. Per-038/A/JA/12/2009, 21 Desember 2009.




                                                                                                                                                                  BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                     20
                          PENANGGUNG                                   KRITERIA                 UKURAN                          UKURAN KEBERHASILAN H30,                        %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                                KETERANGAN                                              STATUS
                          JAWAB                                        KEBERHASILAN             KEBERHASILAN                    H50, H75, DAN H100                              CAPAIAN

1                         2                 3                          4                        5                               6                                               7           8                                                       9
                                                                                                                                TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                                Persiapan penataan sistem, prosedur, &
                                                                                                                                kualitas SDM

[P7A3] Penyidikan perkara Kejaksaan Agung   Kementerian Hukum dan      Dilaksanakanya          TARGET :                         TARGET H-30:                                   H-30: 100%   Perancangan penyusunan database kasus korupsi
besar tindak pidana korupsi                 HAM, Kepolisian Republik   Penyidikan perkara      Gelar penyidikan dan             Penyusunan rencana gelar penyidikan dan                     yang online pada Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK.
kerugian keuangan negara                    Indonesia                  besar tindak pidana     pemeriksaan 10 perkara           pemeriksaan 10 perkara tindak pidana
yang besar oleh Kejagung                                               korupsi kerugian        tindak pidana korupsi            korupsi kerugian keuangan negara yang
& 7 (tujuh) Kejati: DKI,                                               keuangan negara         kerugian keuangan negara         besar
Banten, Jabar, Jateng,                                                 yang besar oleh         yang besar oleh Kejagung &
Jatim, Sulsel, Sumut                                                   Kejagung & 7 (tujuh)    7 (tujuh) Kejati: DKI, Banten,
                                                                       Kejati: DKI, Banten,    Jabar, Jateng, Jatim, Sulsel,
                                                                       Jabar, Jateng, Jatim,   Sumut dimulai pada 1
                                                                       Sulsel, Sumut           Desember 2009

                                                                                                                                TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Telah dilaksanakan pada Kejagung, Kejati DKI,
                                                                                                                                Pelaksanaan proses penyidikan perkara                       Banten, Jabar, Jateng, Sulsel dan Sumut dalam
                                                                                                                                besar tindak pidana korupsi kerugian                        pemeriksaan saksi, ahli dan tersangka; Kejati Jatim
                                                                                                                                negara oleh Kejagung dan 7 Kejati                           dalam tahap penuntutan

                                                                                                                                TARGET H-75:                                   H-75: 80%    1. Kejaksaan Agung= Kasus Bank Century: Tahap
                                                                                                                                Lanjutan pelaksanaan proses penyidikan                         Pemberkasan; Kasus KBRI Bangkok dan DPRD DKI
                                                                                                                                perkara besar tindak pidana korupsi                            Jakarta: Pelimpahan Berkas Tahap I.
                                                                                                                                kerugian negara oleh Kejagung dan 7                         2. Kejati DKI Jakarta = Kasus Lahan Pemakaman dan
                                                                                                                                Kejati                                                         Taman: Tahap Pemberkasan.
                                                                                                                                                                                            3. Kejati Jawa Barat = Kasus Pajak Kota Depok:
                                                                                                                                                                                               Tahap Pemberkasan; Kasus Puskud Jabar: Tahap
                                                                                                                                                                                               Persidangan.
                                                                                                                                                                                            4. Kejati Jawa Timur = Kasus P2SEM: Tahap
                                                                                                                                                                                               Persidangan; Kasus Pasar Simangunan: Pelimpahan
                                                                                                                                                                                               Berkas Tahap I; Kasus Iglas: Pelimpahan Berkas
                                                                                                                                                                                               Tahap I.
                                                                                                                                                                                            5. Kejati Sumatera Utara = Kasus proyek pembaruan
                                                                                                                                                                                               agraria: Pelimpahan Berkas Tahap I; Kasus Pelindo:
                                                                                                                                                                                               Pelimpahan Berkas Tahap I.
                                                                                                                                                                                            6. Kejati Sumatera Selatan = Kasus UNSRI: Pelimpahan
                                                                                                                                                                                               Berkas Tahap I.

                                                                                                                                TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                                Gelar penyidikan dan pemeriksaan 10
                                                                                                                                perkara tindak pidana korupsi kerugian
                                                                                                                                keuangan negara yang besar oleh
                                                                                                                                Kejagung & 7 (tujuh) Kejati: DKI, Banten,
                                                                                                                                Jabar, Jateng, Jatim, Sulsel, Sumut dimulai
                                                                                                                                pada 1 Desember 2009




                                                                                                                                                                              BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                         21
                            PENANGGUNG                                KRITERIA            UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                         %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                           STATUS
                            JAWAB                                     KEBERHASILAN        KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                               CAPAIAN

1                           2             3                           4                   5                          6                                                7           8                                                    9
[P7A4] Mengkoordinasi       Kementerian   Kementerian Dalam Negeri,   Pelaksanaan         TARGET :                   TARGET H-30:                                    H-30: 100%   Telah dilakukan identifikasi dan inventarisasi
upaya inventarisasi seluruh Koordinator   Kementerian Hukum dan       koordinasi          Peraturan perundang-       Persiapan identifikasi dan inventarisasi                     peraturan perundangan yang menghambat
peraturan perundangan       POLHUKAM      HAM                         inventarisasi       undangan yang              peraturan perundangan yang                                   pelaksanaan program di lapangan
yang menghambat                                                       peraturan           menghambat pelaksanaan     menghambat pelaksanaan program di
pelaksanaan program di                                                perundang-          program di lapangan        lapangan
lapangan                                                              undangan yang       teridentifikasi dan
                                                                      menghambat          terinventarisasi paling
                                                                      pelaksanaan         lambat 30 Desember 2009
                                                                      program di
                                                                      lapangan

                                                                                                                     TARGET H-50:                                H-50: 30%        Inventarisasi 200 Perda dan perUU yang
                                                                                                                     Langkah awal identifikasi dan inventarisasi                  menghambat pelaksanaan program di lapangan
                                                                                                                     peraturan perundangan yang                                   (Depdagri)
                                                                                                                     menghambat pelaksanaan program di
                                                                                                                     lapangan

                                                                                                                     TARGET H-75:                                    H-75: 200%   Telah diinventarisasi 406 Perda yang menghambat
                                                                                                                     Tindak lanjut identifikasi dan inventarisasi                 pelaksanaan program di lapangan
                                                                                                                     peraturan perundangan yang
                                                                                                                     menghambat pelaksanaan program di
                                                                                                                     lapangan

                                                                                                                     TARGET H-100:                                   H-100: 0%
                                                                                                                     Peraturan perundang-undangan
                                                                                                                     yang menghambat pelaksanaan
                                                                                                                     program di lapangan teridentifikasi
                                                                                                                     dan terinventarisasi paling lambat 30
                                                                                                                     Desember 2009

[P7A5] Penyusunan RUU      Kementerian    Kementerian Koordinator     Kesiapan            TARGET :                   TARGET H-30:                                    H-30: 75%    Merumuskan tindak lanjut Peradilan Militer dan
tentang Komponen           Pertahanan     POLHUKAM, Sekretaris        Administrasi        Tersusunnya konsep untuk   Penyelesaian rumusan tindak lanjut                           masuk Prolegnas Tahun 2011 - 2014
Cadangan Pertahanan                       Negara, Tentara Nasional    (Ampres)            permohonan Ampres          Peradilan Militer
Negara                                    Indonesia, Kementerian      penyelesaian        tentang RUU Komponen
                                          Hukum dan HAM               tentang RUU         Cadangan Pertahanan
                                                                      Komponen            negara
                                                                      Cadangan
                                                                      Pertahanan Negara

                                                                                                                     TARGET H-50:                                    H-50: 130%   Perubahan Rencana Aksi, disebabkan tindak lanjut
                                                                                                                     Pengajuan Konsep untuk permohonan                            peradilan militer tidak masuk dalam Prolegnas 2010
                                                                                                                     RUU Komponen Cadangan Pertahanan
                                                                                                                     Negara

                                                                                                                     TARGET H-75:                                    H-75: 82%    Menunggu paraf dari Mendagri dan Menkeu atas
                                                                                                                     Draft RUU tentang Komponen Cadangan                          draft RUU tentang Komponen Cadangan Pertahanan
                                                                                                                     Pertahanan Negara telah diparaf oleh para                    Negara.
                                                                                                                     Menteri terkait.




                                                                                                                                                                    BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                      22
                             PENANGGUNG                                  KRITERIA                UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
 RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                                KETERANGAN                                     STATUS
                             JAWAB                                       KEBERHASILAN            KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

 1                           2             3                             4                       5                             6                                           7               8                                              9
                                                                                                                               TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                               Rumusan tindak lanjut Peradilan Militer
                                                                                                                               tersusun paling lambat 15 Januari 2010

 [P8] Peningkatan kemampuan pertahanan & keamanan negara
[P8A1] Penyusunan            Kementerian   Kementerian Negara            Tersusunnya cetak       TARGET:                       TARGET H-30:                               H-30: 67%    Persiapan perumusan cetak biru minimum essential
cetakbiru minimum            Pertahanan    Perencanaan Pembangunan       biru minimum            Cetak biru minimum            Persiapan perumusan cetak minimum                       force
essential force yang                       Nasional BAPPENAS,            essential force yang    essential force tersusun      essensial force
meliputi:                                  Tentara Nasional Indonesia,   meliputi: alutsista     sebelum Februari 2010
- alutsista (ad/al/au)                     Kementerian Keuangan,         (AD/AL/AU), SDM,
- SDM                                      Kementerian Negara Badan      Sarpras dan Kodal
- sarpras                                  Usaha Milik Negara
- kodal

                                                                                                                               TARGET H-50:                               H-50: 100%   Dalam pembahasan tentang perkiraan anggaran
                                                                                                                               Pelaksanaan Seminar dalam rangka                        yang dibutuhkan untuk mendukung MEF
                                                                                                                               pembuatan konsep cetak biru minimum
                                                                                                                               essential force

                                                                                                                               TARGET H-75:                               H-75: 90%    Rancangan Permenhan tentang MEF telah selesai
                                                                                                                               Kesepakatan mengenai konsep cetak biru                  dan dalam proses pengesahan dari Menhan.
                                                                                                                               minimum essential force

                                                                                                                               TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                               Cetak biru minimum essential force
                                                                                                                               tersusun sebelum Februari 2010

[P8A2] Revitalisasi sumber   Kementerian   Kementerian Keuangan,         Sumber pengadaan        TARGET:                       TARGET H-30:                               H-30: 67%    Sumber pengadaan untuk peningkatan kemampuan
pengadaan:                   Pertahanan    Kementerian Negara            untuk peningkatan       Dokumen rencana               Identifikasi kebutuhan pengadaan melalui                pertahanan dan keamanan negara teridentifikasi
- industri strategis dalam                 Perencanaan Pembangunan       kemampuan               revitalisasi pengadaan baik   industri strategis dalam negeri                         untuk direvitalisasi
negeri                                     Nasional BAPPENAS,            pertahanan dan          lewat industri strategis
- kemitraan dengan luar                    Tentara Nasional Indonesia,   keamanan negara         dalam negeri maupun
negeri                                     Kementerian Negara Badan      teridentifikasi untuk   kemitraan luar negeri
                                           Usaha Milik Negara            direvitalisasi

                                                                                                                               TARGET H-50:                               H-50: 100%   Seminar telah dilaksanakan dan sedang
                                                                                                                               Perencanaan dan pelaksanaan Seminar                     ditindaklanjuti dengan penyusunan Konsep Kepres
                                                                                                                               Nasional tentang Revitalisasi Industri                  tentang KKIP dan Perpres tentang Percepatan
                                                                                                                               Pertahanan                                              Revitalisasi Industri Pertahanan.

                                                                                                                               TARGET H-75:                               H-75: 85%    -
                                                                                                                               Penyusunan dokumen rencana revitalisasi
                                                                                                                               pengadaan baik lewat industri strategis
                                                                                                                               dalam negeri maupun kemitraan luar
                                                                                                                               negeri




                                                                                                                                                                         BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                    23
                           PENANGGUNG                                       KRITERIA              UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                                  INSTANSI TERKAIT                                                                                                                            KETERANGAN                                            STATUS
                           JAWAB                                            KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                          2                  3                             4                     5                           6                                             7             8                                                     9
                                                                                                                             TARGET H-100:                                 H-100: 0%
                                                                                                                             Dokumen rencana revitalisasi pengadaan
                                                                                                                             baik lewat industri strategis dalam negeri
                                                                                                                             maupun kemitraan luar negeri

[P8A3] Penyusunan skim     Kementerian        Kementerian Negara          Tersusunnya skim TARGET :                       TARGET H-30:                                     H-30: 100%    Persiapan penyusunan rencana skema anggaran
anggaran multiyears (3     Pertahanan         Perencanaan Pembangunan anggaran multiyears Dokumen skim anggaran           Persiapan penyusunan skim anggaran                             multiyears (3 renstra dan pelaksanaan diskusi III)
renstra)                                      Nasional BAPPENAS,          (3 renstra)      multiyears (3 renstra) selesai multiyears (3 renstra)
                                              Kementerian Keuangan,
                                              Kementerian Negara Badan
                                              Usaha Milik Negara, Tentara
                                              Nasional Indonesia

                                                                                                                             TARGET H-50:                           H-50: 75%
                                                                                                                             Pembahasan dengan Panglima TNI,
                                                                                                                             Bappenas, dan Kemkeu tentang kebutuhan
                                                                                                                             pendanaan multiyears

                                                                                                                             TARGET H-75:                                  H-75: 100%    Skim penganggaran multiyears (3 Renstra) bagi
                                                                                                                             Penyusunan draft skim anggaran                              Industri Pertahanan Dalam Negeri sudah terdapat
                                                                                                                             multiyears (3 renstra)                                      dalam Rancangan Perpres yang diajukan ke Setkab.

                                                                                                                             TARGET H-100:                                 H-100: 0%
                                                                                                                             Dokumen skim anggaran multiyears (3
                                                                                                                             renstra) selesai

[P8A4] Pengembalian        Kementerian Luar   Kementerian Koordinator       WNI asal Papua        TARGET :                   TARGET H-30:                                  H-30: 99%     317 dari 320 WNI asal Papua dan Papua Barat telah
sukarela WNI asal Papua    Negeri             POLHUKAM, Kementerian         dan Papua Barat       320 WNI asal Papua dan     320 WNI Asal Papua dan Papua Barat                          dipulangkan dengan sukarela ke wilayah NKRI
& Papua Barat ke wilayah                      Hukum dan HAM,                kembali dengan        Papua Barat kembali        kembali dengan sukarela ke wilayah NKRI
NKRI sebanyak 320 orang                       Kementerian Kesehatan,        sukarela ke wilayah   dengan sukarela ke wilayah
                                              Kementerian Tenaga            NKRI                  NKRI
                                              Kerja dan Transmigrasi,
                                              Kementerian Perhubungan,
                                              Kepolisian Republik
                                              Indonesia, Tentara Nasional
                                              Indonesia, Badan Intelejen
                                              Negara, Pemda

                                                                                                                             TARGET H-50:                                  H-50: 100%    Repatriasi kembali dilaksanakan pada 30 Nopember
                                                                                                                             Repatriasi kembali dilaksanakan pada 30                     2009 sebanyak 7 orang dan 2 Desember 2009
                                                                                                                             Nopember 2009 sebanyak 7 orang dan 2                        sebanyak 2 orang.
                                                                                                                             Desember 2009 sebanyak 2 orang.

                                                                                                                             TARGET H-75: Tercapai                         H-75: 100%

                                                                                                                             TARGET H-100:                                 H-100: 100% Mengingat masih terdapatnya WNI yang berada di
                                                                                                                             Tercapai                                                  PNG dan berkeinginan untuk direpatriasi ke Papua
                                                                                                                                                                                       dan Papua Barat, program repatriasi sukarela ini tetap
                                                                                                                                                                                       terus dilaksanakan.



                                                                                                                                                                          BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                         24
                            PENANGGUNG                                 KRITERIA               UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                            KETERANGAN                                             STATUS
                            JAWAB                                      KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2             3                            4                      5                             6                                           7             8                                                      9
[P8A5] Pembentukan          Kementerian   Kementerian Negara           Terbentuknya           TARGET :                      TARGET H-30:                                H-30: 100%   Persiapan pembentukan Tim Pengendali Pelaksanaan
anggota Tim Pengendali      Pertahanan    Perencanaan Pembangunan      Tim Pengendali         Tim Pengendali Pelaksanaan    Persiapan pembentukan Tim Pengendali                     Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI
Pelaksanaan Pengalihan                    Nasional BAPPENAS,           Pelaksanaan            Pengalihan Aktivitas Bisnis   Pelaksanaan Pengalihan Aktivitas Bisnis
Aktivitas Bisnis TNI sesuai               Kementerian Keuangan,        Pengalihan Aktivitas   TNI terbentuk dan siap        TNII
keputusan Menhannomor:                    Sekretaris Negara,           Bisnis TNI             bertugas mulai 2 Januari
KEP/190/M/X/2009 tanggal                  Kementerian Koordinator                             2010
21 Oktober 2009                           POLHUKAM, Kementerian
                                          Negara Badan Usaha Milik
                                          Negara, Tentara Nasional
                                          Indonesia

                                                                                                                            TARGET H-50:                                H-50: 200%   Tim Pengendali Pelaksanaan Pengalihan Aktivitas
                                                                                                                            Penyusunan konsep Skep Tim Pengendali                    Bisnis TNI telah terbentuk sesuai keputusan Menhan
                                                                                                                            Pelaksanaan Pengalihan Aktivitas Bisnis                  No : KEP/190/M/X/2009 tanggal 21 Oktober 2009.
                                                                                                                            TNI.

                                                                                                                            TARGET H-75:                                H-75: 100%   Tim Pengendali Pelaksanaan Pengalihan Aktivitas
                                                                                                                            Otentifkasi Skep Skep Tim Pengendali                     Bisnis TNI telah terbentuk sesuai Keputusan Menhan
                                                                                                                            Pelaksanaan Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI              No. KEP/190/M/X/2009, tanggal 21 Oktober 2009.

                                                                                                                            TARGET H-100:                               H-100: 100% Sudah tercapai di H-50
                                                                                                                            Tim Pengendali Pelaksanaan Pengalihan
                                                                                                                            Aktivitas Bisnis TNI terbentuk dan siap
                                                                                                                            bertugas mulai 2 Januari 2010

[P8A6] Penyelesaian        Kementerian    Kementerian Negara           Selesainya             TARGET :                      TARGET H-30:                                H-30: 86%    Persiapan penyusuan Peraturan Menkeu dan
penyusunan peraturan       Pertahanan     Badan Usaha Milik            penyusunan             Terbitnya Peraturan Menkeu    Persiapan Penyusunan Peraturan Menkeu                    Panglima TNI untuk tindak lanjut pengalihan aktivitas
Menkeu & peraturan                        Negara, Sekretaris Negara,   peraturan Menkeu       dan Panglima TNI untuk        dan Peraturan Panglima TNI untuk                         bisnis TNI
Panglima TNI yang                         Kementerian Koordinator      & peraturan            pengalihan aktivitas bisnis   pengalihan aktivitas bisnis TNI
dikoordinasikan oleh                      POLHUKAM, Tentara            Panglima TNI yang      TNI
Timnas Pengalihan                         Nasional Indonesia,          dikoordinasikan
Aktivitas Bisnis TNI                      Kementerian Negara           oleh Timnas
                                          Perencanaan Pembangunan      Pengalihan Aktivitas
                                          Nasional BAPPENAS,           Bisnis TNI
                                          Kementerian Keuangan

                                                                                                                            TARGET H-50:                                H-50: 100%   Penyelesaian pembahasan substansi Permenkeu.
                                                                                                                            Peyusunan konsep Peraturan Menkeu                        Konsep Perpang TNI sudah dipaparkan kepada
                                                                                                                            dan Panglima TNI untuk tindak lanjut                     Panglima TNI
                                                                                                                            pengalihan aktivitas bisnis TNI.

                                                                                                                            TARGET H-75:                                H-75: 98%    1. Permenkeu dalam proses penandatanganan
                                                                                                                            Otentifkasi konsep Peraturan Menkeu                      Menkeu.
                                                                                                                            dan Panglima TNI untuk tindak lanjut                     2. Perpang TNI telah ditanda tangani pada tanggal
                                                                                                                            pengalihan aktivitas bisnis TNI.                         30 Desember 2009


                                                                                                                            TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                            Terbitnya Peraturan Menkeu dan Panglima
                                                                                                                            TNI untuk pengalihan aktivitas bisnis TNI


                                                                                                                                                                      BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                          25
                           PENANGGUNG                                  KRITERIA           UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                 INSTANSI TERKAIT                                                                                                                KETERANGAN                                            STATUS
                           JAWAB                                       KEBERHASILAN       KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                          2                 3                         4                  5                          6                                           7           8                                                     9

[P9] Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan
[P9A1] Pelaksanaan         Kementerian       Kementerian Koordinator   Terlaksananya      TARGET :                   TARGET H-30:                               H-30: 100%   Tersusunnya Draft Grand Design dan Road Map
reformasi birokrasi yang   Negara            POLHUKAM                  langkah awal       Terbitnya Dokumen          Penyusunan rumusan rancangan awal                       Reformasi Birokrasi
progresif berdasarkan      Pendayagunaan                               menuju reformasi   Program Aksi Reformasi     Grand Design dan Road Map Reformasi
Program Aksi Reformasi     Aparatur Negara                             birokrasi yang     Birokrasi pada 2 Januari   Birokrasi
Birokrasi 2010-2011 yang   dan Reformasi                               progresif          2010
diterbitkan Januari 2010   Birokrasi

                                                                                                                     TARGET H-50:                               H-50: 100%   Tersusunnya draft Grand Design dan Road map
                                                                                                                     Pembahasan dan Penyusunan Draft Grand
                                                                                                                     Design dan Road Map

                                                                                                                     TARGET H-75:                               H-75: 100%   Rancangan Perpres GDRMRB 2010-2025 telah selesai
                                                                                                                     Penyusunan draft akhir Grand Design dan                 dan diperbaiki sesuai masukan dari Wapres dan telah
                                                                                                                     Road Map                                                dikirimkan kepada Presiden. Untuk mendukung
                                                                                                                                                                             pelaksanaan reformasi birokrasi, telah disiapkan
                                                                                                                                                                             peraturan perundangan:
                                                                                                                                                                             a. Perpres No. 47 Tahun 2009 tentang Pokok-pokok
                                                                                                                                                                                Organisasi Kementerian Negara;
                                                                                                                                                                             b. R Perpres Tentang Kedudukan & Tupoksi Serta
                                                                                                                                                                                Susunan Unit Eselon I;
                                                                                                                                                                             c. R PP tentang Standar Pelayanan Publik;
                                                                                                                                                                             d. R PP tentang Pengikut sertaan peran masyarakat
                                                                                                                                                                                dalam penyelenggaraan Pelayanan Publik;
                                                                                                                                                                             e. R PP tentang Peraturan Disiplin PNS;
                                                                                                                                                                             f. 5 RPP tentang Penyesuaian Gaji PNS, TNI, POLRI,
                                                                                                                                                                                Hakim & Pensiun;
                                                                                                                                                                             g. R Perpres tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja
                                                                                                                                                                                Instansi Pemerintah.

                                                                                                                     TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                     Terbitnya Dokumen Program Aksi
                                                                                                                     Reformasi Birokrasi pada 2 Januari 2010

                                                                                          TARGET :                   TARGET H-30:                               H-30: 0%
                                                                                          Reformasi birokrasi yang   Persiapan Reformasi Birokrasi
                                                                                          progresif dilaksanakan
                                                                                          mulai 15 Januari 2010

                                                                                                                     TARGET H-50:                               H-50: 0%

                                                                                                                     TARGET H-75: -                             H-75: 100%   Rancangan Perpres tentang GDRMRB 2010-2025
                                                                                                                                                                             telah selesai, yang akan menjadi dasar pelaksanaan
                                                                                                                                                                             reformasi birokrasi.

                                                                                                                     TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                     Reformasi birokrasi yang progresif
                                                                                                                     dilaksanakan mulai 15 Januari 2010



                                                                                                                                                               BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                       26
                           PENANGGUNG                                  KRITERIA             UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                           STATUS
                           JAWAB                                       KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                          2               3                           4                    5                           6                                           7           8                                                    9
[P9A2] Memulai tindak      Kementerian     Komisi Pemberantasan        Terlaksananya        TARGET :                    TARGET H-30:                               H-30: 100%   Persiapan pembentukan Pengadilan Tipikor di
lanjut yang diperlukan     Hukum dan HAM   Korupsi, Kejaksaan Agung,   tindak lanjut yang   Pembentukan Pengadilan-     Persiapan awal pembentukan pengadilan                   ibukota provinsi
dalam rangka pelaksanaan                   Kementerian Koordinator     diperlukan dalam     pengadilan Tipikor di 33    Tipikor di 33 provinsi
Undang-Undang                              POLHUKAM                    pelaksanaan UU       ibukota provinsi dimulai
Pengadilan Tipikor                                                     Tipikor              pada 15 Januari 2010

                                                                                                                        TARGET H-50:                            H-50: 100%      Sedang dilakukan koordinasi dengan Mahkamah
                                                                                                                        Pelaksanaan koordinasi dengan Mahkamah                  Agung dan melakukan kajian terhadap persiapan
                                                                                                                        Agung dan pengkajian terhadap persiapan                 terselenggaranya pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
                                                                                                                        terselenggaranya pengadilan tindak
                                                                                                                        pidana korupsi

                                                                                                                        TARGET H-75:                               H-75: 100%   Telah selesai diterbitkan Surat Keputusan Jaksa
                                                                                                                        Lanjutan persiapan pembentukan                          Agung RI Nomor. KEP-136/A/JA/12/2009 tentang
                                                                                                                        pengadilan tindak pidana korupsi                        Pembentukan Tim Satuan Tugas Pengawasan
                                                                                                                                                                                Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi

                                                                                                                        TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                        Pembentukan Pengadilan-pengadilan
                                                                                                                        Tipikor di 33 ibukota provinsi dimulai pada
                                                                                                                        15 Januari 2010

[P10] Peningkatan efektifitas otonomi daerah
[P10A1] Menyiapkan         Kementerian     Kementerian Koordinator     Tersusunnya          TARGET :                    TARGET H-30:                               H-30: 168%   Penyelesaian Draft instrumen evaluasi daerah
prosedur, mekanisme dan    Dalam Negeri    POLHUKAM                    prosedur,            Dokumen tentang prosedur,   Draft prosedur, mekanisme dan langkah-                  otonom baru (DOB)
langkah-langkah untuk                                                  mekanisme dan        mekanisme dan langkah-      langkah untuk evaluasi menyeluruh
evaluasi menyeluruh                                                    langkah-langkah      langkah untuk evaluasi      terhadap pemekaran daerah baru
terhadap pemekaran                                                     untuk evaluasi       menyeluruh terhadap
daerah                                                                 menyeluruh           pemekaran daerah selesai
                                                                       terhadap
                                                                       pemekaran daerah

                                                                                                                        TARGET H-50:                             H-50: 100%     Telah tersusunnya draft Permendagri tentang
                                                                                                                        Penyusunan draft Permendagri tentang                    instrumen evaluasi DOB, telah disusun draft
                                                                                                                        instrumen evaluasi DOB, penyusunan draft                stradtada 2025 (GSDP) hasil pembahasan dengan Tim
                                                                                                                        stradtada 2025 (GSDP) hasil pembahasan                  pakar, telah dirumuskan pasal-pasal penyempurnaan
                                                                                                                        dengan Tim Pakar, perumusan pasal-pasal                 UU No. 32 tahun 2004, hasil pembahasan dengan
                                                                                                                        penyempurnaan UU No. 32 tahun 2004,                     Tim Pakar.
                                                                                                                        hasil pembahasan dengan Tim Pakar.




                                                                                                                                                                 BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                       27
                           PENANGGUNG                               KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                 KETERANGAN                                              STATUS
                           JAWAB                                    KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                          2              3                         4                    5                          6                                          7           8                                                       9
                                                                                                                    TARGET H-75:                              H-75: 85%    1. Instrumen Evaluasi DOB: (i) Pembahasan akhir draft
                                                                                                                    Penyusunan draft akhir Permendagri                     Permendagri ttg Tata Cara Evaluasi Perkembangan
                                                                                                                    tentang instrumen evaluasi DOB,                        DOB dengan Pakar Statistik; (ii) Penyempurnaan
                                                                                                                    penyusunan draft stradtada 2025 (GSDP)                 naskah pedoman evaluasi tematik 205 DOB (dalam
                                                                                                                    hasil pembahasan dengan Tim Pakar,                     proses penyempurnaan oleh para pakar); (iii) Proses
                                                                                                                    perumusan pasal-pasal penyempurnaan                    penyelesaian Kepmendagri tentang Evaluator.
                                                                                                                    UU No. 32 tahun 2004, hasil pembahasan                 2. Draft Stradtada 2025 sedang dalam penyelesaian
                                                                                                                    dengan Tim Pakar                                       draf final oleh para pakar berdasarkan hasil seminar
                                                                                                                                                                           di wilayah Timur dan Barat;
                                                                                                                                                                           3. Finalisasi perumusan pasal-pasal penyempurnaan
                                                                                                                                                                           UU No. 32 Tahun 2004 terkait dengan Penataan
                                                                                                                                                                           Daerah.

                                                                                                                    TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                    Dokumen tentang prosedur, mekanisme
                                                                                                                    dan langkah-langkah untuk evaluasi
                                                                                                                    menyeluruh terhadap pemekaran daerah
                                                                                                                    selesai

[P10A2] Menyiapkan         Kementerian    Kementerian Koordinator   Tersusunnya konsep   TARGET :                   TARGET H-30:                            H-30: 167%     Penyelesaian RPP tentang Tata Cara Pelaksaanaan
konsep pengkajian ulang    Dalam Negeri   POLHUKAM                  pengkajian ulang     Dokumen konsepsi dan       Penyelesaian RPP dalam rangka                          Tugas dan Wewenang Gubernur sebagai Wakil
dalam rangka peningkatan                                            dalam rangka         rencana pengkajian ulang   peningkatan efektifitas pelaksanaan                    Pemerintah di Provinsi
efektifitas pelaksanaan                                             peningkatan          dalam rangka peningkatan   otonomi daerah, termasuk otonomi khusus
otonomi daerah, termasuk                                            efektifitas          efektifitas pelaksanaan
otonomi khusus                                                      pelaksanaan          otonomi daerah, termasuk
                                                                    otonomi daerah,      otonomi khusus selesai
                                                                    termasuk otonomi
                                                                    khusus

                                                                                                                    TARGET H-50:                              H-50: 150%   1. Penyelesaian materi peraturan pelaksanaan UU No.
                                                                                                                    Penyelesaian materi berbagai peraturan                    32 Tahun 2004:
                                                                                                                    tentang pelaksanaan otonomi daerah dan                     a. RPP tentang Pedoman Tatib DPRD;
                                                                                                                    otonomi khusus.                                            b. Draf awal RPP tentang Tata Cara Pelaksanaan
                                                                                                                                                                                  Tugas dan Wewenang Gubernur Sebagai
                                                                                                                                                                                  Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi. <p>2.
                                                                                                                                                                                  Penyelesaian peraturan pelaksanaan UU No. 11
                                                                                                                                                                                  tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh:
                                                                                                                                                                                   a. Konsep RPP tentang Kewenangan Kawasan
                                                                                                                                                                                      Sabang;
                                                                                                                                                                                   b. Konsep RPerpres tentang Kerjasama
                                                                                                                                                                                      Pemerintah Aceh dengan Badan/Lembaga di
                                                                                                                                                                                      luar negeri.<p>
                                                                                                                                                                           2. Koordinasi persiapan RUUK DIY untuk masuk
                                                                                                                                                                              Prolegnas.




                                                                                                                                                             BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                         28
                          PENANGGUNG                               KRITERIA           UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                                            STATUS
                          JAWAB                                    KEBERHASILAN       KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                         2              3                         4                  5                            6                                          7            8                                                     9
                                                                                                                   TARGET H-75:                              H-75: 100%    Terselesaikannya dokumen konsepsi dan rencana
                                                                                                                   Persiapan pengajuan kepada Setneg/                      pengkajian ulang dalam rangka peningkatan
                                                                                                                   Setkab                                                  efektifitas pelaksanaan otonomi daerah, termasuk
                                                                                                                                                                           otonomi khusus dgn rincian sebagai berikut:
                                                                                                                                                                           1. Materi peraturan pelaksanaan UU 32/2004: a) RPP
                                                                                                                                                                           Tatib DPRD sudah disampaikan kepada Sekretariat
                                                                                                                                                                           Negara; b) Draf RPP tentang Tata Cara Pelaksanaan
                                                                                                                                                                           Tugas dan Wewenang Gubernur Sebagai Wakil
                                                                                                                                                                           Pemerintah di Wilayah Provinsi sudah di sampaikan
                                                                                                                                                                           ke Setneg.
                                                                                                                                                                            2. Penyelesaian peraturan pelaksanaan UU No. 11
                                                                                                                                                                           tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh: a. RPP ttg
                                                                                                                                                                           Pelimpahan Kewenangan Kepada Dewan Kawasan
                                                                                                                                                                           Sabang sudah dikirim ke Sekretariat Negara; b.
                                                                                                                                                                           Konsep R. Perpres tentang Kerjasama Pemerintahan
                                                                                                                                                                           Aceh dengan Badan/Lembaga di Luar Negeri, sudah
                                                                                                                                                                           dikirim ke Setkab.
                                                                                                                                                                           3. Telah disampaikan dokumen pendukung guna
                                                                                                                                                                           penerbitan Surat Presiden kepada DPR-RI perihal
                                                                                                                                                                           Pembahasan RUU tentang Keistimewaan DIY dengan
                                                                                                                                                                           surat Mendagri kepada Setneg.

                                                                                                                   TARGET H-100:                           H-100: 0%
                                                                                                                   Dokumen konsepsi dan rencana
                                                                                                                   pengkajian ulang dalam rangka
                                                                                                                   peningkatan efektifitas pelaksanaan
                                                                                                                   otonomi daerah, termasuk otonomi khusus
                                                                                                                   selesai

[P10A3] Mengevaluasi      Kementerian    Kementerian Koordinator   Dilakukan          TARGET :                     TARGET H-30:                              H-30: 100%    Telah dilakukan pertemuan antara Mendagri, KPU
sistem dan pelaksanaan    Dalam Negeri   POLHUKAM                  evaluasi awal      Dokumen hasil evaluasi       Pertemuan koordinasi tentang                            dan Bawaslu untuk pelaksanaan pilkada dengan
pemilihan kepala daerah                                            terhadap sistem    dan pengkajian awal sistem   pelaksanaan pemilihan kepala daerah                     tertib dan lancar
(pilkada)                                                          dan pelaksanaan    dan pelaksanaan pemilihan    (pilkada)
                                                                   pemilihan kepala   kepala daerah (pilkada)
                                                                   daerah (pilkada)

                                                                                                                   TARGET H-50:                               H-50: 100%   1. Telah tersusun draft landasan hukum
                                                                                                                   1. Penyusunan draft landasan hukum                         penyelenggaraan Pilkada serentak di seluruh
                                                                                                                      penyelenggaraan Pilkada serentak di                     wilayah Indonesia atau serentak dilakukan dengan
                                                                                                                      seluruh wilayah Indonesia atau serentak                 basis provinsi.
                                                                                                                      dilakukan dengan basis provinsi,                     2. Draft RUU Pemilihan Umum Kepala Daerah dan
                                                                                                                   2. Penyusunan Draft RUU Pemilihan Umum                     Wakil Kepala Daerah, 3. penyusunan draft Naskah
                                                                                                                      Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah,                  Akademis dan Draf RUU Pemilihan Umum Kepala
                                                                                                                      dan penyusunan draft Naskah Akademis                    Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
                                                                                                                      dan Draf RUU Pemilihan Umum Kepala
                                                                                                                      Daerah dan Wakil Kepala Daerah.




                                                                                                                                                          BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                          29
                          PENANGGUNG                               KRITERIA             UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                                               STATUS
                          JAWAB                                    KEBERHASILAN         KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                         2              3                         4                    5                         6                                            7           8                                                        9
                                                                                                                  TARGET H-75:                              H-75: 100%     Terselesaikannya dokumen hasil evaluasi dan
                                                                                                                  Perancangan dokumen akhir hasil                          pengkajian awal sistem dan pelaksanaan pemilihan
                                                                                                                  evaluasi dan pengkajian awal sistem dan                  kepala daerah (pilkada) yang terdiri dari:
                                                                                                                  pelaksanaan pemilihan kepala daerah                      1. Kajian Pemilu Kepala Daerah Serentak dan Draft
                                                                                                                  (pilkada) selesai disusun, yang meliputi:                   landasan hukum penyelenggaraan Pilkada
                                                                                                                  1. Draft landasan hukum penyelenggaraan                     serentak di seluruh wilayah Indonesia atau serentak
                                                                                                                     Pilkada serentak di seluruh wilayah                      dilakukan dengan basis provinsi.
                                                                                                                     Indonesia atau serentak dilakukan                     2. Draf naskah akademis dan draf RUU Pilkada.
                                                                                                                     dengan basis provinsi.
                                                                                                                  2. Draft RUU Pemilihan Umum Kepala
                                                                                                                     Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

                                                                                                                  TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                                                                  Dokumen hasil evaluasi dan pengkajian
                                                                                                                  awal sistem dan pelaksanaan pemilihan
                                                                                                                  kepala daerah (pilkada) selesai disusun,
                                                                                                                  yang meliputi:
                                                                                                                  1. Draft landasan hukum penyelenggaraan
                                                                                                                     Pilkada serentak di seluruh wilayah
                                                                                                                     Indonesia atau serentak dilakukan
                                                                                                                     dengan basis provinsi.
                                                                                                                  2. Draft RUU Pemilihan Umum Kepala
                                                                                                                     Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

[P10A4] Mengevaluasi      Kementerian    Kementerian Keuangan,     Dilakukan evaluasi   TARGET :                  TARGET H-30:                            H-30: 100%       Sedang dilakukan identifikasi permasalahan dan
sistem dan meningkatkan   Dalam Negeri   Kementerian Koordinator   awal terhadap        Dokumen hasil evaluasi,   Dentifikasi permasalahan dan pembahasan                  pembahasan dengan perguruan tinggi dan Pemda
efektifitas penggunaan                   POLHUKAM                  sistem penggunaan    kajian dan rekomendasi    meningkatkan efektifitas penggunaan
dana perimbangan daerah                                            dana perimbangan     untuk meningkatkan        dana perimbangan daerah
                                                                   daerah               efektifitas penggunaan
                                                                                        dana perimbangan daerah

                                                                                                                  TARGET H-50:                                H-50: 100%   Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan terkait
                                                                                                                  Identifikasi permasalahan terkait dengan                 dengan Dana Perimbangan, perkembangan saat
                                                                                                                  Dana Perimbangan.                                        ini telah tersusun hasil kajian mendalam terhadap
                                                                                                                                                                           permasalahan Dana Perimbangan tersebut.

                                                                                                                  TARGET H-75:                                H-75: 100%   Telah disempurnakan menjadi bahan kajian final
                                                                                                                  Pembahasan dokumen hasil evaluasi,                       berdasarkan hasil kajian mendalam terhadap
                                                                                                                  kajian dan rekomendasi untuk                             permasalahan Dana Perimbangan.
                                                                                                                  meningkatkan efektifitas penggunaan
                                                                                                                  dana perimbangan daerah

                                                                                                                  TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                  Finalisasi dokumen hasil evaluasi, kajian
                                                                                                                  dan rekomendasi untuk meningkatkan
                                                                                                                  efektifitas penggunaan dana perimbangan
                                                                                                                  daerah




                                                                                                                                                             BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                          30
                        PENANGGUNG                                    KRITERIA             UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                       KETERANGAN                                             STATUS
                        JAWAB                                         KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                       2                 3                           4                    5                            6                                            7           8                                                      9
[P10A5] Mengembangkan   Kementerian       Kementerian Dalam Negeri,   Tersusunnya konsep   TARGET :                     TARGET H-30:                                H-30: 83%    Penyelesaian konsep Rancangan Perpres tentang
konsep peningkatan      Negara            Kementerian Koordinator     peningkatan          Dokumen konsep               Penyelesaian konsep Rancangan Perpres                    Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintaha Daerah
kapasitas aparatur      Pendayagunaan     POLHUKAM                    kapasitas aparatur   peningkatan kapasitas        tentang peningkatan kapasitas aparatur
pemerintah daerah       Aparatur Negara                               pemerintah daerah    aparatur pemerintah daerah   pemerintah daerah
                        dan Reformasi                                                      melalui proses pelatihan
                        Birokrasi                                                          dan pembinaan tersusun

                                                                                                                        TARGET H-50:                                H-50: 100%   1. Naskah akademik tentang Peningkatan Kapasitas
                                                                                                                        1. Penyusunan naskah akademik tentang                       Aparatur Pemerintah Daerah, telah selesai disusun
                                                                                                                           Peningkatan Kapasitas Aparatur                           dengan Pakar dan Praktisi serta Instansi terkait.
                                                                                                                           Pemerintah Daerah.                                    2. Telah tersusun draft awal Rancangan Perpres
                                                                                                                        2. Penyusunan draft awal Rancangan                          tentang Peningkatan Kapasitas Aparatur
                                                                                                                           Perpres tentang Peningkatan Kapasitas                    Pemerintah Daerah.
                                                                                                                           Aparatur Pemerintah Daerah.

                                                                                                                        TARGET H-75:                                H-75: 100%   Rancangan Perpres tentang Peningkatan Kapasitas
                                                                                                                        Penyusunan konsep dokumen final                          Aparatur Pemerintah Daerah telah tersusun dan
                                                                                                                        tentang peningkatan kapasitas aparatur                   disampaikan ke Setneg/Setkab.
                                                                                                                        pemerintah daerah melalui proses
                                                                                                                        pelatihan dan pembinaan

                                                                                                                        TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                        Dokumen konsep peningkatan kapasitas
                                                                                                                        aparatur pemerintah daerah melalui
                                                                                                                        proses pelatihan dan pembinaan tersusun




                                                                                                                                                                   BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN                                        31
BIDANG PEREKONOMIAN
                            PENANGGUNG                                       KRITERIA             UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                                     INSTANSI TERKAIT                                                                                                                    KETERANGAN                                             STATUS
                            JAWAB                                            KEBERHASILAN         KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                           2                    3                           4                    5                         6                                            7           8                                                      9

[P11] Ketersediaan Lahan dan Keterpaduan Tata Ruang
[P11A1] Review sinkronisasi Kementerian          Sekretaris Negara,          Terselesaikannya     TARGET :                  TARGET H-30:                                H-30: 100%
kebijakan dan peraturan     Koordinator Bidang   Kementerian Dalam Negeri,   hasil review         Dokumen yang berisi       Inventarisasi kebijakan dan peraturan
perundang-undangan yang Perekonomian             Kementerian Hukum           mengenai kebijakan   tentang kebijakan dan     perundang-undangan terkait dengan tata
terkait dengan tata ruang                        dan HAM, Kementerian        dan peraturan        peraturan perundang-      ruang yang tidak sinkron
                                                 Kehutanan, Kementerian      perundang-           undangan terkait dengan
                                                 Pekerjaan Umum,             undangan terkait     tata ruang yang tidak
                                                 Kementerian Perhubungan     dengan tata ruang    sinkron
                                                                             yang tidak sinkron

                                                                                                                            TARGET H-50:                                H-50: 100%   Perumusan upaya penyelesaian konflik peraturan
                                                                                                                            Analisis terhadap kebijakan dan peraturan                perundangan terkait penataan ruang melalui: (1)
                                                                                                                            perundang-undangan terkait dengan tata                   Sosialisasi UU ESDM terkait Tata Ruang; (2) Rapat
                                                                                                                            ruang yang tidak sinkron                                 harmonisasi RPP Penggunaan Kawasan Hutan dan
                                                                                                                                                                                     koordinasi penyelesaian; (3) Rapat harmonisasi
                                                                                                                                                                                     UU Pengelolaan Sumber Daya Alam dengan
                                                                                                                                                                                     memasukkan KLHS pada RTRW Pulau (dengan kasus
                                                                                                                                                                                     awal penyelematan ekosistem Pulau Sumatera); (4)
                                                                                                                                                                                     Rapat Tim Pelaksana BKPRN (eselon-1) pembahasan
                                                                                                                                                                                     review Peraturan Perundangan terkait konflik
                                                                                                                                                                                     tata ruang dan upaya penyelesaiannya; (5) Rapat
                                                                                                                                                                                     pembahasan Draft RPP Penyelenggaraan Penataan
                                                                                                                                                                                     Ruang (tingkat eselon-2 BKPRN) sebagai salah satu
                                                                                                                                                                                     upaya kebijakan penyelesaian konflik penataan
                                                                                                                                                                                     ruang

                                                                                                                            TARGET H-75:                                H-75: 100%   Penyusunan Draft Rekomendasi Kebijakan terkait
                                                                                                                            Pengusulan Rekomendasi terhadap                          Peraturan Perundangan terkait Tata Ruang melalui:
                                                                                                                            kebijakan dan peraturan perundang-                       Rapat-rapat dan Konsinyasi Tim Tingkat Eselon-2
                                                                                                                            undangan terkait dengan tata ruang yang                  BKPRN; Penyampaian Draft Rekomendasi Kebijakan
                                                                                                                            tidak sinkron kepada Badan Koordinasi                    kepada Tim Pelaksana BKPRN (eselon-1), Pembahasan
                                                                                                                            Penataan Ruang Nasional                                  substansi rekomendasi kebijakan di tingkat Eselon I.

                                                                                                                            TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                            Penetapan Rekomendasi terhadap
                                                                                                                            kebijakan dan peraturan perundang-
                                                                                                                            undangan terkait dengan tata ruang
                                                                                                                            yang tidak sinkron oleh Badan Koordinasi
                                                                                                                            Penataan Ruang Nasional




                                                                                                                                                                       BIDANG PEREKONOMIAN                                                       33
                            PENANGGUNG                                  KRITERIA             UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                                      KETERANGAN                                              STATUS
                            JAWAB                                       KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                           2                  3                        4                    5                              6                                            7           8                                                       9
[P11A2] Penyusunan Revisi   Badan Pertanahan   Kementerian Negara       Tersusunnya Revisi   TARGET :                       TARGET H-30:                                H-30: 100%
Keputusan Kepala BPN        Nasional           Pendayagunaan Aparatur   Keputusan Kepala     Tersusunnya Revisi             Pembentukan Pokja, Inventarisasi dan
Nomor 1/2005 tentang                           Negara dan Reformasi     BPN Nomor 1/2005     Keputusan Kepala BPN           Pengkajian jenis pelayanan, Identifikasi
Standar Prosedur Operasi                       Birokrasi                tentang Standar      Nomor 1/2005 tentang           perbedaan nomenklatur sesuai Perpres
Pengaturan dan Pelayanan                                                Prosedur Operasi     Standar Prosedur               10/2006
(SPOPP) Pertanahan                                                      Pengaturan dan       Operasi Pengaturan
dan Peraturan Kepala                                                    Pelayanan (SPOPP)    dan Pelayanan (SPOPP)
BPN RI Nomor 6/2008                                                     Pertanahan           Pertanahan yang meliputi
tentang Penyederhanaan                                                                       kegiatan: Pembentukan
dan Percepatan SPOPP                                                                         Pokja, Inventarisasi dan
Pertanahan untuk Jenis                                                                       Pengkajian jenis pelayanan,
Pelayanan Pertanahan                                                                         Identifikasi perbedaan
Lainnya                                                                                      nomenklatur sesuai Perpres
                                                                                             10/2006, Penyusunan
                                                                                             Draft Penyempurnaan
                                                                                             SPOPP, Pembahasan
                                                                                             pada Sidang Pleno Tim
                                                                                             Proker 100 Hari, Finalisasi,
                                                                                             dan Penandatanganan
                                                                                             Peraturan Kepala BPN RI
                                                                                             tentang Revisi SPOPP

                                                                                                                            TARGET H-50:                            H-50: 100%       Sidang Pleno tgl 26 Nopember 2009 pada Sidang
                                                                                                                            Penyusunan Draft Penyempurnaan SPOPP,                    Pleno Lanjutan Tim Proker 100 Hari BPN RI
                                                                                                                            Pembahasan pada Sidang Pleno Tim Proker
                                                                                                                            100 Hari

                                                                                                                            TARGET H-75:                                H-75: 100%   1. Tgl 17-23 Des Konsinyasi dgn Perwakilan BPN
                                                                                                                            Finalisasi Draft Penyempurnaan SPOPP                        daerah
                                                                                                                                                                                        Pembahasan awal dgn Tim perUUan BPNRI tgl 22
                                                                                                                                                                                        Des 2009
                                                                                                                                                                                     2. Draft final telah disampaikan ke Para Eselon I dan
                                                                                                                                                                                        Kapuskum
                                                                                                                                                                                     3. Tgl 4 & 5 Januari Rapat pleno akhir dengan Tim
                                                                                                                                                                                        Perundang-undangan BPN RI

                                                                                                                            TARGET H-100:                           H-100: 0%
                                                                                                                            Penandatanganan Peraturan Kepala BPN RI
                                                                                                                            tentang Revisi SPOPP




                                                                                                                                                                       BIDANG PEREKONOMIAN                                                        34
                           PENANGGUNG                                  KRITERIA              UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                  INSTANSI TERKAIT                                                                                                                    KETERANGAN                                         STATUS
                           JAWAB                                       KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                          2                  3                        4                     5                            6                                           7           8                                                  9
[P11A3] Penyelenggaraan    Badan Pertanahan   Kementerian Negara       Terselenggaranya      TARGET :                     TARGET H-30:                               H-30: 100%
Pelayanan Online (Online   Nasional           Pendayagunaan Aparatur   pelayanan online di   - Terpasangnya sistem        - Terpasangnya sistem jaringan di 274
Service) pada 274 Kantor                      Negara dan Reformasi     274 Kantah              jaringan di 274 Kantor       Kantor Pertanahan
Pertanahan Kabupaten/                         Birokrasi                                        Pertanahan                 - Terpasangnya sistem komunikasi di 204
Kota                                                                                         - Terpasangnya sistem          Kantor Pertanahan
                                                                                               komunikasi di 274 Kantor   - Terlaksananya implementasi Pelayanan
                                                                                               Pertanahan                   Online di 150 Kantor Pertanahan
                                                                                             - Terlaksananya
                                                                                               implementasi Pelayanan
                                                                                               Online di 274 Kantah
                                                                                             - Launching Pelayanan
                                                                                               Online di 274 Kantah

                                                                                                                          TARGET H-50:                               H-50: 100%   Terpasangnya sistem komunikasi dari 204 (H30)
                                                                                                                          - Terpasangnya sistem jaringan di 274                   menjadi 274 Kantor Pertanahan (H50) dan
                                                                                                                            Kantor Pertanahan                                     terlaksananya implementasi pelayanan online dari
                                                                                                                          - Terpasangnya sistem komunikasi di 274                 150 (H30) menjadi 200 Kantor Pertanahan (H50)
                                                                                                                            Kantor Pertanahan
                                                                                                                          - Terlaksanya implementasi pelayanan
                                                                                                                            online di 200 kantah

                                                                                                                          TARGET H-75:                               H-75: 100%   Semua sasaran H75 telah tercapai
                                                                                                                          - Terpasangnya sistem jaringan di 274
                                                                                                                            Kantor Pertanahan
                                                                                                                          - Terpasangnya sistem komunikasi di 274
                                                                                                                            Kantor Pertanahan
                                                                                                                          - Terlaksananya implementasi Pelayanan
                                                                                                                            Online di 274 Kantor Pertanahan

                                                                                                                          TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                          - Terpasangnya sistem jaringan di 274
                                                                                                                            Kantor Pertanahan
                                                                                                                          - Terpasangnya sistem komunikasi di 274
                                                                                                                            Kantor Pertanahan
                                                                                                                          - Launching Pelayanan Online di 274
                                                                                                                            Kantor Pertanahan




                                                                                                                                                                    BIDANG PEREKONOMIAN                                                   35
                        PENANGGUNG                                  KRITERIA              UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                                           STATUS
                        JAWAB                                       KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1                       2                  3                        4                     5                            6                                         7           8                                                    9
[P11A4] Terlaksananya   Badan Pertanahan   Kementerian Negara       Tersedianya sarana,   TARGET :                     TARGET H-30:                             H-30: 100%   Semua sasaran H30 telah tercapai
Pengembangan LARASITA   Nasional           Pendayagunaan Aparatur   prasarana & SDM       Terlaksananya                - 50 unit Mobil LARASITA,
(Layanan Rakyat untuk                      Negara dan Reformasi     LARASITA untuk 150    Pengembangan LARASITA        - 160 unit Motor LARASITA,
Sertipikasi Tanah)                         Birokrasi                Kantor Pertanahan     di 150 Kantor Pertanahan     - Peralatan IT LARASITA di 100 Kantor
                                                                                          yang terdiri dari:             Pertanahan,
                                                                                          - 1 unit KN LARASITA untuk   - 150 unit Total Station,
                                                                                            Kepulauan Seribu,            Diklat LARASITA untuk 770 Peserta
                                                                                          - 150 unit mobil LARASITA,
                                                                                          - 306 Motor LARASITA,
                                                                                          - Peralatan IT LARASITA di
                                                                                            150 Kantah,
                                                                                          - 150 unit alat ukur Total
                                                                                            Station,
                                                                                          - Diklat LARASITA untuk
                                                                                            962 pejabat & system
                                                                                            administrator Kantor
                                                                                            Pertanahan

                                                                                                                       TARGET H-50:                             H-50: 100%   Terjadi penambahan Mobil LARASITA dari 50 unit
                                                                                                                       - 105 unit Mobil LARASITA,                            (H30) menjadi 105 unit (H50)
                                                                                                                       - 260 unit Motor LARASITA,                            Terjadi penambahan Motor LARASITA dari 160 unit
                                                                                                                       - Peralatan IT LARASITA di 150 Kantor                 (H30) menjadi 260 unit (H50)
                                                                                                                         Pertanahan,                                         Terjadi penambahan Peralatan IT LARASITA dari
                                                                                                                       - 150 unit Total Station,                             100 Kantor Pertanahan (H30) menjadi 150 Kantor
                                                                                                                       - Diklat LARASITA untuk 962 Peserta                   Pertanahan (H50)
                                                                                                                                                                             Terjadi penambahan peserta Diklat LARASITA dari
                                                                                                                                                                             770 (H30) menjadi 962 peserta (H50)

                                                                                                                       TARGET H-75:                             H-75: 100%   Semua sasaran H75 telah tercapai:
                                                                                                                       - 150 unit Mobil LARASITA,                            a. 1 unit KN LARASITA 100%
                                                                                                                       - 306 unit Motor LARASITA,                            b. 150 unit Mobil LARASITA telah terkirim
                                                                                                                       - Peralatan IT LARASITA di 150 Kantor                 c. 306 unit Motor LARASITA telah terkirim
                                                                                                                         Pertanahan,                                         d. 150 Kantor Pertanahan telah terpasang peralatan
                                                                                                                       - 150 unit Total Station,                             IT
                                                                                                                       - Diklat LARASITA untuk 962 Peserta                   e. 150 unit Total Station telah terkirim
                                                                                                                                                                             f. 962 peserta telah mengikuti Diklat LARASITA

                                                                                                                       TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                                                                       - 150 unit Mobil LARASITA,
                                                                                                                       - 306 unit Motor LARASITA,
                                                                                                                       - Peralatan IT LARASITA di 150 Kantor
                                                                                                                         Pertanahan,
                                                                                                                       - 150 unit Total Station,
                                                                                                                       - Diklat LARASITA untuk 962 Peserta,
                                                                                                                       - Launching LARASITA secara nasional




                                                                                                                                                               BIDANG PEREKONOMIAN                                                     36
                            PENANGGUNG                                KRITERIA            UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                    KETERANGAN                                          STATUS
                            JAWAB                                     KEBERHASILAN        KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2            3                            4                   5                          6                                           7           8                                                   9
[P11A5] Penyusunan        Kementerian    Kementerian Negara           Penyelesaian        TARGET :                   TARGET H-30:                               H-30: 100%   Sudah ada tanggapan dari Dep PU dan Kemeneg LH.
RPP tentang Perubahan     Kehutanan      Lingkungan Hidup,            RPP tentang Tata    PP tentang Tata Cara       Tanggapan instansi terkait terhadap RPP
Peruntukan Kawasan Hutan                 Kementerian Negara           Cara Perubahan      Perubahan Peruntukan       tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan
a. Penyusunan RPP tentang                Pembangunan Daerah           Peruntukan dan      dan Fungsi Kawasan Hutan   dan Fungsi Kawasan Hutan
Tata Cara Perubahan                      Tertinggal, Kementerian      Fungsi Kawasan      untuk penyediaan lahan
Peruntukan dan Fungsi                    Tenaga Kerja dan             Hutan               dalam rangka memenuhi
Kawasan Hutan                            Transmigrasi, Kementerian                        tuntutan dinamika
                                         Pekerjaan Umum, Sekretaris                       pembangunan nasional.
                                         Negara, Kementerian Dalam
                                         Negeri, Kementerian Energi
                                         Sumber Daya Mineral,
                                         Kementerian Pertanian,
                                         Kementerian Hukum dan
                                         HAM, Kementerian Kelautan
                                         dan Perikanan

                                                                                                                     TARGET H-50:                               H-50: 75%
                                                                                                                     Penyampaian penyempurnaan RPP
                                                                                                                     tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan
                                                                                                                     dan Fungsi Kawasan Hutan kepada
                                                                                                                     Sekretaris Negara.

                                                                                                                     TARGET H-75:                               H-75: 100%   Berdasarkan rapat tanggal 29 Desember 2009 di
                                                                                                                     Persetujuan instansi terkait terhadap                   kantor Menko Per-ekonomian, seluruh instan-si
                                                                                                                     penyempurnaan RPP tentang Tata Cara                     terkait telah menyetujui substansi RPP.
                                                                                                                     Perubahan Peruntukan dan Fungsi
                                                                                                                     Kawasan Hutan

                                                                                                                     TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                     PP tentang Tata Cara Perubahan
                                                                                                                     Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan

b. Penyusunan RPP tentang                                             Penyelesaian        TARGET :                TARGET H-30:                                  H-30: 100%
Penggunaan Kawasan                                                    draft RPP tentang   Draft RPP tentang       Tersusunnya Draft RPP tentang
Hutan                                                                 Penggunaan          Penggunaan Kawasan      Penggunaan Kawasan
                                                                      Kawasan Hutan.      Hutan dalam rangka
                                                                                          memenuhi kebutuhan
                                                                                          penyediaan lahan untuk
                                                                                          kepentingan pembangunan
                                                                                          di luar kehutanan.

                                                                                                                     TARGET H-50:                               H-50: 75%    Telah dilakukan pembahasan oleh Tim Kecil (Dephut
                                                                                                                     Penyampaian Draft RPP tentang                           & Dephukham) untuk penyusunan RPP tentang
                                                                                                                     Penggunaan Kawasan Hutan kepada                         Penggunaan Kawasan Hutan.
                                                                                                                     Dephukham untuk dilakukan harmonisasi.

                                                                                                                     TARGET H-75:                               H-75: 100%   Surat Menhuk-ham ke Men-hut PPR.PP. 0203-1042
                                                                                                                      Penyempurnaan Draft RPP tentang                        tanggal 22 De-sember 2009 perihal Pe-nyampaian
                                                                                                                     Penggunaan Kawasan Hutan hasil                          RPP hasil pengharmoni-sasian dan pembulatan
                                                                                                                     harmonisasi dengan sektor terkait.                      konsepsi RPP.


                                                                                                                                                               BIDANG PEREKONOMIAN                                                    37
                           PENANGGUNG                                  KRITERIA            UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                          KETERANGAN                                               STATUS
                           JAWAB                                       KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                          2             3                             4                   5                              6                                            7           8                                                        9
                                                                                                                          TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                          Penyampaian Draft Final RPP tentang
                                                                                                                          Penggunaan Kawasan Hutan kepada
                                                                                                                          Presiden.

[P12] Pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur
[P12A1] Perubahan         Kementerian    Kementerian Pekerjaan         Penyelesaian        TARGET :                       TARGET H-30:                                H-30: 100%   Secara keseluruhan: per tgl 30/11/2009 progres telah
Perpres Nomor 67 Tahun    Negara         Umum, Kementerian             perubahan Perpres   Pengesahan oleh Presiden       (tgl 23/11/09) Finalisasi Rancangan                      mencapai 75%
2005 tentang Kerjasama    Perencanaan    Keuangan, Kementerian         Nomor 67/2005       RI terhadap perubahan          Perubahan Perpres No 67/2005 oleh
Pemerintah dan Badan      Pembangunan    Dalam Negeri, Kementerian     tentang Kerjasama   Perpres Nomor 67/2005          Sekretariat KKPPI
Usaha Dalam Penyediaan    Nasional       Perhubungan, Kementerian      Pemerintah dan      tentang Kerjasama
Infrastruktur             BAPPENAS       Energi Sumber Daya Mineral,   Badan Usaha         Pemerintah dan Badan
                                         Kementerian Negara Badan      Dalam Penyediaan    Usaha Dalam Penyediaan
                                         Usaha Milik Negara            Infrastrukturr      Infrastruktur

                                                                                                                          TARGET H-50:                                H-50: 90%    Rancangan Perubahan Perpres 67/2005 telah
                                                                                                                          (tgl 13/12/09) Finalisasi Rancangan                      disampaikan oleh Meneg PPN/Ka Bappenas kepada
                                                                                                                          Perubahan Perpres No 67/2005 di SetKab                   Menko Perekonomian pada tgl 8/12/8/2009 (softcopy
                                                                                                                                                                                   terlampir). Karena ukuran keberhasilan H50 adalah
                                                                                                                                                                                   Rancangan Perubahan Perpres No 67/2005 ada di
                                                                                                                                                                                   Setkab, maka keberhasilan 100% tergantung pada
                                                                                                                                                                                   penyampaian dari Menko Perekonomian kepada
                                                                                                                                                                                   Setkab.

                                                                                                                          TARGET H-75:                                H-75: 90%    Menko Perekonomian telah mengadakan pertemuan
                                                                                                                          (tgl 7/1/10) Pengesahan oleh Presiden                    tingkat Menteri untuk membahas hasil akhir
                                                                                                                          terhadap Perubahan Perpres No 67/2005                    Rancangan Perubahan Perpres 67/2005 dan saat
                                                                                                                                                                                   ini Menko Perekonomian sedang menyiapkan
                                                                                                                                                                                   surat kepada Setkab perihal finalisasi Rancangan
                                                                                                                                                                                   Perubahan Perpres 67/2005

                                                                                                                          TARGET H-100: (tgl1/2/10)                   H-100: 0%

[P12A2] Pembentukan        Kementerian   Kementerian Keuangan          Pendirian           TARGET :                       TARGET H-30:                                H-30: 100%   Terkait rencana pendirian IIFF pemerintah melalui
perusahaan pembiayaan      Keuangan                                    perusahaan          Beroperasinya secara efektif   Penyampaian draft persetujuan Rapat                      PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) berkomitmen
infrastruktur sebagai anak                                             pembiayaan          perusahaan pembiayaan          Umum Pemegang Saham atas Rencana                         Rp 600 miliar, modal disetor Rp 40,3 miliar sisanya
perusahaan PT Sarana Multi                                             infrastruktur       infrastruktur PT IIFF          Penyertaan PT Sarana Multi Infrastruktur                 convertible subordinated. IFC, ADB masing-masing
Infrastruktur (SMI)                                                                                                       (Persero) dalam pendirian Perusahaan                     berkomitmen Rp 400 miliar dan DEG Rp 200 miliar.
                                                                                                                          Pembiayaan Infrastruktur                                 Sedang subordinated loan dari ADB dan World Bank
                                                                                                                                                                                   masing-masing Rp 1 Triliun. Rencana pembiayaan PT
                                                                                                                                                                                   SMI tahun 2009 sebesar Rp 100 miliar, tahun 2010
                                                                                                                                                                                   sebesar Rp 300 miliar dan 2011 sebesar Rp. 350 miliar,
                                                                                                                                                                                   sesuai PMK 100/PMK.010/2009 modal perusahaan
                                                                                                                                                                                   perlu ditingkatkan menjadi Rp. 2 Triliun pada tahun
                                                                                                                                                                                   ke 5 yaitu tahun 2011.




                                                                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                         38
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                        KETERANGAN                                                STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                          7           8                                                         9
                                                                             TARGET H-50:                              H-50: 100%   Terkait keputusan Pemegang Saham PT SMI telah
                                                                             Persetujuan MK atas draft persetujuan                  diterbitkan melalui surat Menkeu Nomor SI-3484/
                                                                             RUPS PT SMI.                                           MK.06/2009 tanggal 2 Desember 2009 tentang
                                                                                                                                    Persetujuan Penyertaan Dalam Pendirian Perusahaan
                                                                                                                                    Pembiayaan Infrastruktur

                                                                             TARGET H-75:                              H-75: 50%    DJKN telah meminta agar PT SMI segera mewujudkan
                                                                             Penandatanganan shareholders                           komitmennya mengenai penandatanganan
                                                                             agreements antara PT SMI, ADB, IFC dan                 shareholders agreement sehingga dapat diselesaikan
                                                                             DEG                                                    sebelum Program 100 Hari berakhir.
                                                                                                                                    Pada tanggal 12 Januari 2010 pukul 08:52:02 WIB,
                                                                                                                                    Kementerian keuangan menyampaikan ralat, sebagai
                                                                                                                                    berikut:
                                                                                                                                    Semula tertulis persentase capaian sebesar 50%,
                                                                                                                                    diubah menjadi 75% dengan penjelasan bahwa
                                                                                                                                    seluruh persyaratan administrasi telah terpenuhi
                                                                                                                                    kecuali dari ADB karena terdapat persyaratan baru
                                                                                                                                    dari ADB yang belum dapat dipenuhi, sehingga
                                                                                                                                    capaian yang tertulis 50% seharusnya diubah
                                                                                                                                    menjadi 75%.

                                                                                                                                    Pada tanggal 21 Januari 2010, Kementerian
                                                                                                                                    Keuangan menyampaikan surat yang
                                                                                                                                    memberitahukan:
                                                                                                                                    1) Penandatanganan shareholders agreement PT IIF
                                                                                                                                    antara PT SMI dengan pihak supranational investors
                                                                                                                                    (IFC, ADB, DEG) telah dilakukan tanggal 15 Januari
                                                                                                                                    2010;
                                                                                                                                    2) Pada saat yang bersamaan telah dilakukan
                                                                                                                                    Convertible Subordinated Loan Agreement (CSLA),
                                                                                                                                    dimana jangka waktu CSLA sesuai kesepakatan
                                                                                                                                    semula yaitu selama 5 tahun dan dapat diperpanjang
                                                                                                                                    selama supranational investor masih memiliki
                                                                                                                                    penyertaan sesuai ketentuan SHA;
                                                                                                                                    3) Dengan adanya penandatanganan CSLA, ADB
                                                                                                                                    menerima posisi pemerintah RI cq. PT SMI utk tidak
                                                                                                                                    menetapkan jatuh tempo loan sebesar Rp 600 M
                                                                                                                                    dengan tenor 25 tahun, namun kembali ke komitmen
                                                                                                                                    dengan tenor 5 tahun;
                                                                                                                                    4) Loan agreement antara pemerintah RI dengan
                                                                                                                                    ADB dan World Bank telah ditandatangani tanggal
                                                                                                                                    19 Januari 2010; 4) Saat ini PT IIF telah didirikan dan
                                                                                                                                    sedang menunggu pengesahan Menhukam.
                                                                                                                                    Dengan kemajuan tersebut di atas, maka target
                                                                                                                                    capaian H75 telah tercapai (100%).

                                                                             TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                             Soft launching PT IIFF



                                                                                                                      BIDANG PEREKONOMIAN                                                          39
                             PENANGGUNG                                   KRITERIA              UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                                    INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                                STATUS
                             JAWAB                                        KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                            2                  3                         4                     5                             6                                              7             8                                                         9
[P12A3] Perubahan            Kementerian       Kementerian Keuangan,      Cakupan               TARGET :                      TARGET H-30:                                   H-30: 100%
Keppres Nomor 80 tahun       Negara            Sekretaris Kabinet         penyempurnaan         Keppres perubahan             1. Seminar regional di 10 Kota
2003 tentang Pedoman         Perencanaan                                  Keppres 80/2003       atas Keppres Nomor            2. Pertemuan bilateral dengan pihak-pihak
Pelaksanaan Pengadaan        Pembangunan                                  mengenai tata cara    80/2003 yang mencakup            terkait yang masih bermasalah
Barang/Jasa Pemerintah       Nasional                                     pengadaan barang      skema co-financing dan        3. Identifikasi Daftar Inventarisasi Masalah
                             BAPPENAS                                     dan jasa pemerintah   mengakomodasi tata cara          (DIM) serta masukan untuk perumusan
                                                                                                pengadaan hasil industri         Draft II Revisi;
                                                                                                kreatif, inovatif, budaya,
                                                                                                dan hasil penelitian
                                                                                                laboratorium atau institusi
                                                                                                pendidikan

                                                                                                                              TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Seminar Nasional diselenggarakan 8 Desember 2009
                                                                                                                              1. Perumusan Draft II                                       (softcopy terlampir).
                                                                                                                              2. Seminar Nasional

                                                                                                                              TARGET H-75:                                   H-75: 75%    Perumusan draft final telah selesai dan akan dibahas
                                                                                                                              1. Inventarisasi masalah hasil seminar;                     dalam Rakor Perekonomian. Bappenas sedang
                                                                                                                              2. Perumusan Draft Final;                                   berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian
                                                                                                                              3. Pengiriman Draft Final Perpres dari                      untuk penjadwalan rakor tersebut.
                                                                                                                                 Menneg PPN/Bappenas kepada                               Pada tanggal 12 Januari 2010 pukul 22:22:35 WIB,
                                                                                                                                 Sekretaris Kabinet                                       Kementerian PPN/Bappenas menyampaikan ralat
                                                                                                                                                                                          laporan dan mengubah capaian H75 menjadi 80%.

                                                                                                                                                                                          Dalam sidang kabinet tanggal 14 januari 2010
                                                                                                                                                                                          telah diputuskan bahwa Ukuran Keberhasilan/
                                                                                                                                                                                          Target Capaian untuk H100 diubah menjadi ”Draft
                                                                                                                                                                                          Final Keppres Perubahan atas Keppres Nomor
                                                                                                                                                                                          80/2003 yang mencakup skema co-financing
                                                                                                                                                                                          dan mengakomodasi tata cara pengadaan hasil
                                                                                                                                                                                          industri kreatif, inovatif, budaya, dan hasil penelitian
                                                                                                                                                                                          laboratorium atau institusi pendidikan”

                                                                                                                              TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                              Pengesahan Draft final menjadi Perpres

[P12A4] Penetapan            Kementerian        Kementerian Negara       Penetapan Dewan        TARGET :                      TARGET H-30:                                   H-30: 100%
skema co-financing bagi      Koordinator Bidang Perencanaan Pembangunan Komisaris dan           Terbentuknya Dewan            Seleksi/pemilihan calon Komisaris anak
program pembangunan          Perekonomian       Nasional BAPPENAS,       Direksi serta          Komisaris dan Direksi         perusahaan PT SMI dan telah disusun
antara Pemerintah Pusat                         Kementerian Keuangan,    kelengkapan            serta beroperasinya anak      draft shareholder agreement, subloan
dan Daerah (penciptaan                          Kementerian Perhubungan, organisasi anak        perusahaan PT Sarana Multi    agreement dan project agreement
ownership di daerah) serta                      Kementerian Pekerjaan    perusahaan PT          Infrastruktur
Pemerintah dan Swasta/                          Umum                     Sarana Multi
BUMN (Public Private                                                     Infrastruktur (PT
Partnership)                                                             SMI)




                                                                                                                                                                         BIDANG PEREKONOMIAN                                                              40
               PENANGGUNG                      KRITERIA          UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                                         KETERANGAN                                             STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN      KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1              2            3                  4                 5                         6                                             7           8                                                      9
                                                                                           TARGET H-50:                                 H-50: 100%   Proses pemilihan Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                                           Seleksi/pemilihan calon Direksi anak                      anak perusahaan PT.SMI. Dewan Komisaris telah
                                                                                           perusahaan PT SMI Draft final shareholder                 disetujui oleh Menkeu sementara proses seleksi
                                                                                           agreement, subloan agreement dan                          direksi masih berjalan. Pada tanggal 11 Desember
                                                                                           project agreement                                         2009 direncanakan akan ditetapkan Direksinya
                                                                                                                                                     oleh seluruh shareholder dan akan disampaikan ke
                                                                                                                                                     Menkeu untuk mendapatkan no objection letternya.

                                                                                           TARGET H-75:                             H-75: 80%        Penetapan dewan komisaris telah dilaksanakan.
                                                                                           Penetapan Dewan Komisaris dan Direksi                     Calon Direktur Utama telah disiapkan, namun
                                                                                           anak perusahaan PT SMI dan disepakatinya                  proses penetapannya menunggu penandatanganan
                                                                                           shareholder agreement, subloan                            shareholder agreement yang ditargetkan dapat
                                                                                           agreement dan project agreement                           dilaksanakan tanggal 11 Januari 2010. Segera
                                                                                                                                                     setelah shareholder agreement ditandatangani
                                                                                                                                                     maka pendirian anak perusahaan PT. SMI dapat
                                                                                                                                                     dilaksanakan melalui penandatanganan akte
                                                                                                                                                     pendiriannya (diharapkan dapat dilaksanakan pada
                                                                                                                                                     tanggal 11 Januari 2010).

                                                                                           TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                           Soft launching anak perusahaan PT SMI

                                               Penetapan Dewan   TARGET :                  TARGET H-30:                             H-30: 100%
                                               Komisaris dan     Terbentuknya Dewan        Draft Anggaran Dasar dan Anggaran
                                               Direksi serta     Komisaris dan Direksi     Rumah Tangga PT Penjaminan Infrastruktur
                                               kelengkapan       serta beroperasinya PT    Indonesia dan pengusulan Dewan
                                               organisasi        Penjaminan Infastruktur   Komisaris dan Direksi PT Penjaminan
                                               PT Penjamin       Indonesia                 Infrastruktur Indonesia
                                               Infrastruktur
                                               Indonesia

                                                                                           TARGET H-50:                                 H-50: 100%   Dewan Komisaris telah ditetapkan oleh Menkeu.
                                                                                           Keputusan Menteri Keuangan mengenai                       Fit and proper test untuk Direksi akan segera
                                                                                           Dewan Komisaris dan Direksi PT                            dilaksanakan pada minggu kedua Desember 2009
                                                                                           Penjaminan Infrastruktur Indonesia                        setelah adanya kepastian mengenai status PNS jika
                                                                                                                                                     menempati posisi Direksi. Ditargetkan sebelum
                                                                                                                                                     tanggal 18 Desember dapat ditetapkan Direksinya.

                                                                                           TARGET H-75:                             H-75: 80%        Menteri Keuangan telah menetapkan Direktur
                                                                                           Finalisasi Anggaran Dasar dan Anggaran                    Utama PT.PII. Anggaran Dasar pendirian PT. PII telah
                                                                                           Rumah Tangga PT Penjaminan Infrastruktur                  ditandatangani pada tanggal 30 Desember 2009
                                                                                           Indonesia                                                 sehingga dana sebesar Rp 1 T dapat segera diserap.

                                                                                           TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                           Beroperasinya PT Penjaminan Infrastruktur
                                                                                           Indonesia




                                                                                                                                       BIDANG PEREKONOMIAN                                                       41
                          PENANGGUNG                               KRITERIA              UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                      KETERANGAN                                           STATUS
                          JAWAB                                    KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                         2                3                       4                     5                             6                                            7            8                                                    9

[P13] Pembangunan dan pemeliharaan Infrastruktur Strategis
[P13A1] Peningkatan       Kementerian      Kementerian Kesehatan   Meningkatnya          TARGET :                     TARGET H-30:                                  H-30: 100%   Pemberdayaan terlaksana Air Minum di 126
kesehatan lingkungan      Pekerjaan Umum                           Cakupan sarana        Sarana air minum di 1.379    40 %, Pemberdayaan terlaksana Air Minum                    lokasi/kawasan, Sanitasi di 61 lokasi; sedangkan
berupa pembangunan                                                 air minum dan         lokasi/kawasan; Sarana       di 125 lokasi/kawasan, Sanitasi di 61 lokasi;              pelaksanaan fisik Air minum di 158 lokasi/kawasan
sarana air minum di 1.379                                          sanitasi masyarakat   sanitasi masyarakat di 61    sedangkan pelaksanaan fisik Air minum                      dan Sanitasi di 12 lokasi
lokasi/kawasan bagi                                                berpenghasilan        lokasi                       di 155 lokasi/kawasan dan Sanitasi di 10
masyarakat berpenghasilan                                          rendah                                             lokasi
rendah dan pembangunan
sanitasi masyarakat di 61
lokasi

                                                                                                                      TARGET H-50:                                 H-50: 100%    Pemberdayaan terlaksana Air Minum di 1026
                                                                                                                      80 %, Pemberdayaan terlaksana Air                          lokasi/kawasan, Sanitasi di 61 lokasi; sedangkan
                                                                                                                      Minum di 1026 lokasi/kawasan, Sanitasi                     pelaksanaan fisik Air minum di 1250 lokasi/kawasan
                                                                                                                      di 61 lokasi; sedangkan pelaksanaan fisik                  dan Sanitasi di 58 lokasi
                                                                                                                      Air minum di 1.250 lokasi/kawasan dan
                                                                                                                      Sanitasi di 25 lokasi

                                                                                                                      TARGET H-75:                                 H-75: 110%    Terlaksananya pemberdayaan Air Minum di 1026
                                                                                                                      90 %, Pemberdayaan terlaksana Air                          lokasi/kawasan dan Sanitasi di 61 lokasi; serta
                                                                                                                      Minum di 1026 lokasi/kawasan, Sanitasi                     terlaksananya pelaksanaan fisik Air minum di 1379
                                                                                                                      di 61 lokasi; sedangkan pelaksanaan fisik                  lokasi/kawasan dan Sanitasi di 58 lokasi
                                                                                                                      Air minum di 1270 lokasi/kawasan dan
                                                                                                                      Sanitasi di 40 lokasi

                                                                                                                      TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                      100 %, Pemberdayaan terlaksana Air
                                                                                                                      Minum di 1.379 lokasi/kawasan, Sanitasi
                                                                                                                      di 61 lokasi; sedangkan pelaksanaan fisik
                                                                                                                      Air minum di 1.379 lokasi/kawasan dan
                                                                                                                      Sanitasi di 61 lokasi

[P13A2] Penyelesaian audit Kementerian     Kementerian Pertanian   Penyelesaian          TARGET :                      TARGET H-30:                                H-30: 100%    Perangkat audit teknis selesai
teknis untuk pengembalian Pekerjaan Umum                           pelaksanaan           Selesai audit teknis untuk    10 %, Penyiapan perangkat audit teknis.
dan pemastian fungsi                                               audit teknis          3357 Daerah Irigasi (DI), 105
embung, waduk, bendung                                             yang terintegrasi     Bendungan/waduk, 400
dan bendungan, serta                                               mengenai fungsi       embung/situ.
jaringan irigasi secara                                            embung, waduk,
holistik dan terintegrasi                                          bendung dan
                                                                   bendungan, serta
                                                                   jaringan irigasi

                                                                                                                      TARGET H-50:                                 H-50: 100%    Audit Teknis selesai di 1330 DI, 34 Bendungan,104
                                                                                                                      27 %, Audit Teknis selesai di 835 DI, 33                   embung
                                                                                                                      Bendungan/waduk, 90 embung/situ.

                                                                                                                      TARGET H-75:                                 H-75: 171%    Audit Teknis selesai di 3357 DI, 105 Bendungan dan
                                                                                                                      75 %, Audit Teknis selesai di 1657 DI, 60                  400 embung/bendung.
                                                                                                                      Bendungan/waduk, 295 embung/situ.                          Target capaian H100 telah tercapai di H75.

                                                                                                                                                                  BIDANG PEREKONOMIAN                                                      42
                            PENANGGUNG                                  KRITERIA            UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                        %
RENCANA AKSI                                  INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                            STATUS
                            JAWAB                                       KEBERHASILAN        KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                              CAPAIAN

1                           2                 3                         4                   5                          6                                               7           8                                                     9
                                                                                                                       TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                       100 %, Audit Teknis selesai di 3357 DI, 105
                                                                                                                       Bendungan/waduk, 400 embung/situ.

[P13A3] Peningkatan          Kementerian      Kementerian Pekerjaan     Cakupan kapasitas   TARGET :                   TARGET H-30:                                   H-30: 100%   Telah ditingkatkan jalan 336 km di Sumatera dan 275
kapasitas jalan lintas di    Pekerjaan Umum   Umum                      jalan lintas di     695 km jalan lintas di     84% pekerjaan jalan                                         km di Sulawesi.
Sumatera dan Sulawesi                                                   Sumatera dan        Sumatera dan Sulawesi
sepanjang 695 km; sebagai                                               Sulawesi
bagian dari pembangunan
jalan lintas Sumatera, Jawa,
Bali, Nusa Tenggara Barat,
Nusa Tenggara Timur,
Kalimantan, Sulawesi dan
Papua sepanjang 19.370
km dalam 5 tahun

                                                                                                                       TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Telah ditingkatkan jalan 356 km di Sumatera dan 309
                                                                                                                       90% pekerjaan jalan                                         km di Sulawesi.

                                                                                                                       TARGET H-75:                                   H-75: 110%   Telah ditingkatkan jalan 362 km di Sumatera dan 327
                                                                                                                       95%, pekerjaan jalan                                        km di Sulawesi (98%)

                                                                                                                       TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                       100%, 695 km jalan lintas di Sumatera dan
                                                                                                                       Sulawesi telah ditingkatkan

[P13A4] Pembentukan       Kementerian         Kementerian Perhubungan   Ternbentuknya tim   TARGET :                   TARGET H-30:                                   H-30: 100%   Surat Menteri PU No. HK.01.05-Mn/615 tanggal 9
tim penyiapan prasarana   Pekerjaan Umum                                untuk mengkaji      Surat Usulan Menteri PU    85 %, Surat Menteri PU kpd Menko                            November 2009 Ke Menko, telah menyampaikan
penghubung Jawa-                                                        kelayakan           mengusulkan konsep         Perekonomian menyampaikan konsep                            Konsep Keppres.
Sumatera yang bertugas                                                  pembangunan         Keppres Pembentukan        keppres
melakukan studi kelayakan                                               prasarana           Tim Pengkajian Kelayakan                                                               Surat Menko No.S.88/M.EKON/11/22009 tgl.24
                                                                        penghubung Jawa-    Pembangunan Prasarana                                                                  November 2009 telah dikirim ke Presiden Cc.Sekneg
                                                                        Sumatera            Penghubung Jawa-                                                                       dan Setkab
                                                                                            Sumatera.

                                                                                                                       TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Surat Menko No.S.88/M.EKON/11/22009 tgl.24
                                                                                                                       90 %, Surat Menko perekonomian kepada                       November 2009 telah dikirim ke Presiden Cc.Sekneg
                                                                                                                       Presiden                                                    dan Setkab

                                                                                                                       TARGET H-75:                            H-75: 100%          Rancangan Keppres sudah diparaf oleh Menko dan
                                                                                                                       95 %, Pembahasan materi Keppres tentang                     Sekkab, sudah di Meja Presiden
                                                                                                                       Pembentukan Tim

                                                                                                                       TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                       100 %, Diterbitkan Keppres tentang
                                                                                                                       Pembentukan Tim Penyiapan Prasarana
                                                                                                                       penghubung Jawa Sumatera




                                                                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                      43
                            PENANGGUNG                                   KRITERIA              UKURAN                 UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                             KETERANGAN                                      STATUS
                            JAWAB                                        KEBERHASILAN          KEBERHASILAN           H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1                           2                  3                         4                     5                      6                                         7           8                                               9
[P13A5] Penyelesaian      Kementerian          Kementerian Pekerjaan     Penyelesaian          TARGET :               TARGET H-30:                             H-30: 100%   Pembebasan tanah dan galian tanah milik
struktur penampang basah Pekerjaan Umum        Umum                      permasalahan          Pembebasan dan         10 %, pembebasan dan galian sepanjang                 Napitupulu
prasarana pengendalian                                                   yang menghambat       penggalian saluran     50 m
banjir Banjir Kanal Timur                                                pembangunan           sepanjang 1335 m
(BKT) Jakarta sehingga                                                   prasarana
dapat mengalirkan air                                                    pengendalian banjir
                                                                         Banjir Kanal Timur
                                                                         (BKT) Jakarta

                                                                                                                      TARGET H-50:                             H-50: 100%   Pembebasan tanah dan galian tanah selesai 765
                                                                                                                      30%, pembebasan dan galian sepanjang                  meter.
                                                                                                                      175 m

                                                                                                                      TARGET H-75:                             H-75: 156%   Pembebasan dan galian saluran sudah selesai
                                                                                                                       80%, pembebasan dan galian sepanjang                 sepanjang 1310 m
                                                                                                                      835 m

                                                                                                                      TARGET H-100:                           H-100: 0%
                                                                                                                      100%, pembebasan dan galian tanah
                                                                                                                      sepanjang 1335 m, BKT dapat mengalirkan
                                                                                                                      air

[P13A6] Peningkatan         Kementerian      Kementerian Koordinator     Meningkatnya          TARGET :               TARGET H-30:                             H-30: 100%
tingkat hunian rusunawa     Negara Perumahan Bidang Perekonomian,        Rusunawa terhuni      Terhuninya 124 TB      Terhuni 87 s.d. 93 TB
yang sudah/sedang           Rakyat           Pemda, Sekretaris Negara,   dari sebanyak 40%     Rusunawa dari 155 TB
dibangun dari sekitar 40%                    Kementerian Keuangan,       menjadi 80% atas      Rusunawa siap huni
menjadi 80% dalam 100                        Kementerian Pekerjaan       Rusunawa siap huni
hari dan melakukan kaji                      Umum, PDAM, PLN,
ulang menyeluruh atas                        Pengadilan TInggi
kebijakan pembangunan
dan penghunian rusunawa
dan rusunami

                                                                                                                      TARGET H-50:                             H-50: 100%
                                                                                                                      Terhuni 93 s.d. 96 TB

                                                                                                                      TARGET H-75:                             H-75: 81%    13 TB terhuni dari target 16 TB*)
                                                                                                                      Terhuni 96 s.d. 112 TB

                                                                                                                      TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                                                                      Terhuni 112 s.d. 124 TB




                                                                                                                                                              BIDANG PEREKONOMIAN                                                44
               PENANGGUNG                      KRITERIA         UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                 %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                                      KETERANGAN                                       STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN     KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                       CAPAIAN

1              2            3                  4                5                            6                                        7           8                                                9
                                               Tersusun         TARGET :                     TARGET H-30:                        H-30: 100%
                                               rekomendasi      Teridentifikasinya           Identifikasi permasalahan kebijakan
                                               penyempurnaan    permasalahan dan             pembangunan dan penghunian Rusunawa
                                               kebijakan        tersusunnya substansi        dan Rusunami (Draft 1)
                                               pembangunan      perubahan kebijakan
                                               dan penghunian   pembangunan dan
                                               rusunawa dam     penghunian Rusunawa dan
                                               rusunami         Rusunami terkait dengan:
                                                                a. Pengelolaan Rusunawa
                                                                b. Perhitungan tarif sewa
                                                                   Rusunawa
                                                                c. Pedoman bantuan
                                                                   Rusunawa Pendidikan
                                                                   Tinggi dan Berasrama
                                                                   d) Pembentukan PPRS
                                                                   Rusunami
                                                                d. Penghunian dan
                                                                   Pengalihan Sarusunami
                                                                e. Revitalisasi KepPres 22
                                                                   Th 2006
                                                                f. Revisi PP 31 Th 2007
                                                                g. Revisi PP 38 Th 2008

                                                                                             TARGET H-50:                            H-50: 100%
                                                                                             1. Usulan rekomendasi (Draft 2)
                                                                                             2. Penyempurnaan usulan rekomendasi
                                                                                                dan substansi perubahan (Draft 3)

                                                                                             TARGET H-75:                            H-75: 90%    Terjadi penundaan Pembahasan yang semula akhir
                                                                                             1. Penyempurnaan usulan rekomendasi                  Des. 09 menjadi 20 Jan.2010
                                                                                                dan substansi perubahan (Draft 4)
                                                                                             2. Pembahasan rekomendasi dan substansi
                                                                                                perubahan dengan stakeholders di
                                                                                                tingkat Pusat dan Daerah

                                                                                             TARGET H-100:                           H-100: 0%
                                                                                             Teridentifikasinya permasalahan dan
                                                                                             tersusunnya substansi perubahan
                                                                                             kebijakan pembangunan dan penghunian
                                                                                             Rusunawa dan Rusunami terkait dengan :
                                                                                             a. Pengelolaan Rusunawa
                                                                                             b. Perhitungan tarif sewa Rusunawa
                                                                                             c. Pedoman bantuan Rusunawa Pendidikan
                                                                                                Tinggi dan Berasrama
                                                                                             d. Pembentukan PPRS Rusunami
                                                                                             e. Penghunian dan Pengalihan Sarusunami
                                                                                             f. Revitalisasi KepPres 22 Th 2006
                                                                                             g. Revisi PP 31 Th 2007
                                                                                             h. Revisi PP 38 Th 2008


                                                                                                                                    BIDANG PEREKONOMIAN                                                 45
                             PENANGGUNG                                KRITERIA             UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                                  INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                            STATUS
                             JAWAB                                     KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                            2                3                        4                    5                           6                                              7           8                                                     9
[P13A7] Penyelesaian         Kementerian      Pemda                    Peningkatan          TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 106%
penyediaan akses telepon     Komunikasi dan                            jangkauan dan        25.000 desa di 32 provinsi Dari Target sejumlah 17.500 desa
di 32 provinsi, mencakup     Informatika                               cakupan akses        mendapatkan akses telepon berdering, sudah tercapai/ terpasang
25.000 desa (Desa                                                      telpon di desa                                  telepon berdering sejumlah 18.591 desa di
Berdering)                                                                                                             22 propinsi.

                                                                                                                       TARGET H-50:                                   H-50: 113%   Secara kumulatif, desa berdering yang telah
                                                                                                                       2.000 desa berdering telah terbangun di                     terbangun sejumlah 20.848 desa
                                                                                                                       22 propinsi

                                                                                                                       TARGET H-75:                                   H-75: 89%    Secara kumulatif, desa berdering yang telah
                                                                                                                       2.200 desa berdering telah terbangun di                     terbangun sejumlah 22.804 desa (91,13%)
                                                                                                                       22 propinsi

                                                                                                                       TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                       25.000 desa di 32 provinsi mendapatkan
                                                                                                                       akses telepon

[P13A8] Pencanangan          Kementerian      Kementerian Komunikasi   Selesainya konsep    TARGET :                   TARGET H-30:                                   H-30: 100%   Aplikasi langsung Peraturan MenKominfo Nomor :
dukungan kepada              Komunikasi dan   dan Informatika          dan terlaksananya    Konsep kemajuan            a. Penyelengggaraan Global Conference                       48/PER/M.KOMINFO/11/2009, tgl 23 Nopember 2009
Teknologi Informasi dan      Informatika                               dukungan             Teknologi Informasi dan       on OS, 26, 27 Oktober 2009 di Jakarta,                   untuk mengutamakan penggunaan Open Source
Komunikasi lokal sekaligus                                             kepada Teknologi     Komunikasi lokal dan          dihadiri lebih dari 500 orang, dengan                    telah dilaksanakan untuk Tender Internet Kecamatan
pemantapan program                                                     Informasi dan        program IGOS (Indonesia       nara sumber dari 13 Negara ; Realisasi :                 (Desa Pinter)
IGOS (Indonesia Go Open                                                Komunikasi lokal     Go Open Source) selesai       telah dilaksanakan
Source)                                                                serta pemantapan     7 Januari 2010 dan         b. Pelatihan pemanfaatan FOSS di instansi
                                                                       program IGOS         pencanangan sebelum 1         pemerintah provinsi Jambi, 28 Oktober
                                                                       (Indonesia Go Open   Februari 2010                 2009, Pemerintah Rejang Lebong, 2-3
                                                                       Source)                                            Nopember 2009; Pemerintah Kota
                                                                                                                          Tulung Agung, 4-5 Nopember 2009;
                                                                                                                          Pemerintah Kota Bekasi 18 Nopember
                                                                                                                          2009; Pemerintah Kota Jayapura 17-20
                                                                                                                          Nopember 2009 ; Realisasi : Telah
                                                                                                                          dilaksanakan
                                                                                                                       c. Penetapan Peraturan Menteri tentang
                                                                                                                          kemajuan Teknologi Informasi dan
                                                                                                                          Komunikasi lokal dan program IGOS
                                                                                                                          (Indonesia Go Open Source) ; Realisasi
                                                                                                                          : Peraturan MenKominfo Nomor 48/
                                                                                                                          PER/M.KOMINFO/11/2009 tentang hal
                                                                                                                          tersebut telah diterbitkan pada tanggal
                                                                                                                          23 Nopember 2009

                                                                                                                       TARGET H-50: -                                 H-50: 100%   Target capaian Rencana Aksi ini telah tercapai pada
                                                                                                                                                                                   H30.

                                                                                                                       TARGET H-75: -                                 H-75: 150%   Target capaian Rencana Aksi ini telah tercapai pada
                                                                                                                                                                                   H30.

                                                                                                                       TARGET H-100:                                  H-100: 0%



                                                                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                      46
                             PENANGGUNG                              KRITERIA             UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                      KETERANGAN                                                    STATUS
                             JAWAB                                   KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                            2             3                         4                    5                            6                                           7             8                                                             9
[P13A9] Peningkatan          Kementerian   Kementerian Negara        Cakupan layanan      TARGET :                     TARGET H-30:                              H-30: 90%      Distribusi Bus ke Prov NAD (2 unit), Babel (1 unit),
layanan transportasi bagi    Perhubungan   Pembangunan Daerah        transportasi yang    Peningkatan layanan          1. 78 unit bus perintis sudah siap                       Jambi (3 unit), Bengkulu , (7 unit), Lampung
masyarakat di daerah                       Tertinggal, Kementerian   lebih baik bagi      transportasi masyarakat di      didistribusikan;                                      (2 unit), Banten (2 unit), NTB (3 unit), NTT (11
tertinggal, terdepan,                      Pekerjaan Umum            daerah tertinggal,   daerah tertinggal, terdepan, 2. Pengadaan 6 unit kapal penyeberangan                  unit), Kalsel (2 unit), Kalbar (1 unit), Kalteng (2
terluar, dan pasca-konflik                                           terdepan, terluar,   terluar, dan pasca konflik      (1 unit sudah dikirim ke lintas);                     unit), Kaltim 3 (unit), Sulut ( 3 unit), Sulteng (2
                                                                     dan pasca konflik                                 3. Pemberian subsidi operasional angkutan                unit), Sultra (3 Unit), Sulbar (3 unit), Gorontalo
                                                                                                                          perintis jalan sebanyak 140 trayek;                   (3 unit), Maluku (3 unit), Maluku Utara (3
                                                                                                                       4. Pemberian subsidi operasional                         unit), Papua ( 14 unit) dan Papua Barat (5 unit).
                                                                                                                          penyeberangan perintis sebanyak 73
                                                                                                                          lintas;                                               1. Kapal Perintis 500 GRT lintas Maluku Tenggara;
                                                                                                                       5. Penyelenggaraan angkutan laut perintis                2. Kapal Perintis 500 GRT lintas Maluku Tengah;
                                                                                                                          di 22 provinsi;                                       3. Kapal Perintis 600 GRT Lintas GarongkongBatulicin;
                                                                                                                       6. Pembangunan pelabuhan laut perintis di                4. Kapal Perintis 500 GRT Lintas Manokwari-Mokmer;
                                                                                                                          NTT, Sulut, Kaltim, dan Kepri.                        5. Kapal Perintis 600 GRT Lintas Banggai-Taliabu.
                                                                                                                                                                                6. Kapal 300GRT Lintas Ambon-Unpatti

                                                                                                                      TARGET H-50:                                  H-50: 90%   Bus perinits sebanyak 78 unit sudah diproduksi oleh
                                                                                                                      1. 78 unit bus perintis sudah                             Karoseri di Bogor Jawa Barat dengan ATPM Hyundai;
                                                                                                                         diserahterimakan kepada operator;
                                                                                                                      2. 2 unit kapal penyeberangan sudah                       Saat ini bus sudah siap didistribusikan di 21 Provinsi,
                                                                                                                         didistribusikan ke lintas;                             antara lain : Prov NAD (2 unit), Babel (1 unit), Jambi
                                                                                                                      3. Pemberian subsidi operasional angkutan                 (3 unit), Bengkulu (7 unit), Lampung (2 unit), Banten
                                                                                                                         perintis jalan sebanyak 140 trayek;                    (2 unit), NTB (3 unit), NTT (11 unit), Kalsel (2 unit),
                                                                                                                      4. Pemberian subsidi operasional                          Kalbar (1 unit), Kalteng (2 unit), Kaltim 3 (unit), Sulut (
                                                                                                                         penyeberangan perintis sebanyak 73                     3 unit), Sulteng (2 unit), Sultra (3 Unit), Sulbar (3 unit),
                                                                                                                         lintas;                                                Gorontalo (3 unit), Maluku (3 unit), Maluku Utara (3
                                                                                                                      5. Penyelenggaraan angkutan laut perintis                 unit), Papua ( 14 unit) dan Papua Barat (5 unit).
                                                                                                                         di 22 provinsi;
                                                                                                                      6. Pembangunan pelabuhan laut perintis                    Pada tanggal 4 Desember 2009 telah dilakukan
                                                                                                                         di NTT, Sulut, Kaltim, dan Kepri. (selesai             penelitian administrasi dan teknis hasil pekerjaan
                                                                                                                         dibangun)                                              (berupa pengadan bus perintis sejumlah 100 Unit) di
                                                                                                                                                                                Pool Damri Cakung Unit Travel Jalan Widyodiningrat
                                                                                                                                                                                Pupar Jakarta Timur dan serahterima bus perintis
                                                                                                                                                                                sebanyak 78 unit kepada operator (DAMRI) untuk
                                                                                                                                                                                selanjutnya didistribuiskan ke masing-masing lokasi.
                                                                                                                                                                                Progress pekerjaan pengadaan bus telah selesai
                                                                                                                                                                                100%.
                                                                                                                                                                                (Progress : 90% karena belum didistribusikan ke
                                                                                                                                                                                daerah/lokasi)




                                                                                                                                                               BIDANG PEREKONOMIAN                                                                  47
                           PENANGGUNG                             KRITERIA               UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                              STATUS
                           JAWAB                                  KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                          2              3                       4                      5                             6                                             7            8                                                       9
                                                                                                                       TARGET H-75:                                  H-75: 100%   1. Bus perinits sebanyak 78 unit sudah diproduksi
                                                                                                                       1. 78 unit bus perintis sudah didistribusikan                 oleh Karoseri di Bogor Jawa Barat dengan ATPM
                                                                                                                          ke daerah;                                                 Hyundai;
                                                                                                                       2. 6 unit kapal penyeberangan sudah                        2. Pada tanggal 4 Desember 2009 telah dilakukan
                                                                                                                          didistribusikan ke masing-masing lintas;                   penelitian administrasi dan teknis hasil pekerjaan
                                                                                                                       3. Pemberian subsidi operasional angkutan                     (berupa pengadan bus perintis sejumlah 100
                                                                                                                          perintis jalan sebanyak 140 trayek;                        Unit) di Pool Damri Cakung Unit Travel Jalan
                                                                                                                       4. Pemberian subsidi operasional                              Widyodiningrat Pupar Jakarta Timur dan
                                                                                                                          penyeberangan perintis sebanyak 73                         serahterima bus perintis sebanyak 78 unit kepada
                                                                                                                          lintas.                                                    operator (DAMRI) untuk selanjutnya didistribuiskan
                                                                                                                                                                                     ke masing-masing lokasi. Progress pekerjaan
                                                                                                                                                                                     pengadaan bus telah selesai 100%.
                                                                                                                                                                                  3. Pada tanggal 19 Desember 2009 telah dilaksanakan
                                                                                                                                                                                     serah terima 78 unit bus perintis dari Menteri
                                                                                                                                                                                     Perhubungan RI kepada Perum DAMRI di Bandara
                                                                                                                                                                                     Adi Sucipto Yogyakarta untuk selanjutnya
                                                                                                                                                                                     diopersikan berdasarkan rencana lokasi/lintasan
                                                                                                                                                                                     pelayanan keperintisan angkutan jalan

                                                                                                                       TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                       1. 78 unit bus perintis sudah beroperasi di
                                                                                                                          daerah;
                                                                                                                       2. 6 unit kapal penyeberangan sudah
                                                                                                                          beroperasi di masing-masing lintas;
                                                                                                                       3. Pemberian subsidi operasional angkutan
                                                                                                                          jalan perintis sudah terimplementasi;
                                                                                                                       4. Pemberian subsidi operasional
                                                                                                                          penyeberangan perintis sudah
                                                                                                                          terimplementasi.

[P13A10] Dimulainya        Kementerian    Kementerian Pekerjaan   Peningkatan            TARGET :                      TARGET H-30:                                 H-30: 100%
perbaikan sarana dan       Kelautan dan   Umum                    cakupan sarana         Tersedianya sarana dan        Selesainya penyediaan sarana prasarana
prasarana pelabuhan        Perikanan                              dan prasarana serta    prasarana sistem rantai       fisik sistem rantai dingin pada 9 lokasi
perikanan dengan                                                  penyempurnaan          dingin pada 34 lokasi         sentra perikanan (PPI/TPI)
mengutamakan                                                      sistem rantai dingin   sentra perikanan (PPN/
penyediaan sarana air                                             di hulu dan hilir      PPP/ PPI/TPI) sesuai dengan
bersih dan pabrik es                                              sesuai dengan          kebutuhan pada masing-
oleh pemerintah serta                                             kebutuhan di setiap    masing lokasi.
pembenahan sistem                                                 lokasi
rantai dingin mulai
dari penyortiran di laut
sampai dengan di tempat
pemasarannya

                                                                                                                       TARGET H-50:                                 H-50: 95%
                                                                                                                       Selesainya penyediaan sarana prasarana
                                                                                                                       fisik sistem rantai dingin pada 11 lokasi
                                                                                                                       sentra perikanan (PPI/TPI)



                                                                                                                                                                   BIDANG PEREKONOMIAN                                                         48
                             PENANGGUNG                                     KRITERIA                UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                                    INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                              STATUS
                             JAWAB                                          KEBERHASILAN            KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                            2                  3                           4                       5                             6                                            7           8                                                       9
                                                                                                                                 TARGET H-75:                                 H-75: 100%   Jumlah komulatif s/d H75: 31 lokasi sentra perikanan.
                                                                                                                                 Selesainya penyediaan sarana prasarana
                                                                                                                                 fisik sistem rantai dingin pada 7 lokasi
                                                                                                                                 sentra perikanan (PPI/TPI)

                                                                                                                                 TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                                 Selesainya penyediaan sarana prasarana
                                                                                                                                 fisik sistem rantai dingin pada 7 lokasi
                                                                                                                                 sentra perikanan (PPI/TPI)

[P14] Pengadaan lahan bagi pertanian, perkebunan dan perikanan
[P14A1] Penyusunan           Badan Pertanahan   Kementerian Koordinator     Tersusunnya             TARGET :                    TARGET H-30:                                  H-30: 100%   Penyempurnaan Draft RPP Penertiban Tanah
Rancangan Peraturan          Nasional           POLHUKAM, Kementerian       Rancangan               Tersusunnya Rancangan       Penyusunan Draft RPP Penertiban Tanah                      Terlantar tgl 23 Nopember 2009 pada Konsinyasi Tim
Pemerintah tentang                              Dalam Negeri, Kementerian   Peraturan               Peraturan Pemerintah        Terlantar, Diskusi Internal dan Konsinyasi                 Proker 100 Hari BPN RI
Penertiban Tanah Terlantar                      Keuangan, Kepolisian        Pemerintah tentang      tentang Penertiban Tanah
(Revisi PP 36 Thn 1998)                         Republik Indonesia,         Penertiban Tanah        Terlantar (Revisi PP 36
                                                Kementerian Pertanian,      Terlantar (Revisi       Thn 1998) yang meliputi
                                                Kementerian Kehutanan,      PP 36 Thn 1998)         kegiatan: Perumusan isu-isu
                                                Kementerian Pekerjaan       dan Rancangan           strategis, Penyusunan RPP
                                                Umum, Kementerian           Peraturan Kepala        Penertiban Tanah Terlantar,
                                                Negara Badan Usaha          BPN RI tentang          Diskusi Internal dan
                                                Milik Negara, Badan         Pelaksanaan RPP         Konsinyasi, Pembahasan
                                                Koordinasi Penanaman        Penertiban Tanah        RPP dengan Instansi Terkait
                                                Modal, Kementerian          terlantar (Juklak       (Interdep), Penyampaian
                                                Negara Perumahan Rakyat,    RPP) serta updating     Naskah RPP ke Setneg, serta
                                                Kementerian Hukum dan       data tanah terlantar.   Penyusunan Rancangan
                                                HAM, Sekretaris Negara,                             Peraturan Kepala BPN RI
                                                Bank Indonesia                                      tentang Pelaksanaan RPP
                                                                                                    Penertiban Tanah Terlantar
                                                                                                    dan updating data tanah
                                                                                                    terlantar.

                                                                                                                                 TARGET H-50:                                 H-50: 100%   Interdep pada tanggal 18 November 2009 dan telah
                                                                                                                                 Pembahasan RPP dengan Instansi Terkait                    dilakukan penyempurnaan Draft RPP Penertiban
                                                                                                                                 (interdep)                                                Tanah Terlantar atas masukan dari interdep pada
                                                                                                                                                                                           tanggal 23 November 2009, untuk disampaikan ke
                                                                                                                                                                                           Setneg.

                                                                                                                                 TARGET H-75:                                 H-75: 100%   1. Tgl 22 Des 2009 telah dilakukan Pembahasan
                                                                                                                                 Penyampaian Naskah RPP ke Setneg,                            Interdep
                                                                                                                                 Penyusunan Rancangan Peraturan                            2. Pembahasan di Rakor Menko tgl 29 Des pkl 07.00
                                                                                                                                 Kepala BPN RI tentang Pelaksanaan                         3. Tgl 06 Jan draf RPP telah dikirim ke Setneg
                                                                                                                                 RPP Penertiban Tanah Terlantar dan                        4. Draft Perkaban tentang Pelaksanaan RPP sudah
                                                                                                                                 Tersusunnya basis data tanah terlantar                       siap
                                                                                                                                                                                           5. Updating data tanah terlantar 100%




                                                                                                                                                                             BIDANG PEREKONOMIAN                                                        49
                            PENANGGUNG                                      KRITERIA               UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                           STATUS
                            JAWAB                                           KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2                  3                            4                      5                             6                                           7            8                                                    9
                                                                                                                                 TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                                 Terbitnya PP Penertiban Tanah Terlantar,
                                                                                                                                 Terbitnya Peraturan Kepala BPN RI tentang
                                                                                                                                 Pelaksanaan PP Penertiban Tanah Terlantar
                                                                                                                                 dan Laporan Akhir Data Tanah Terlantar

[P14A2] Penyusunan Revisi   Badan Pertanahan   Kementerian Keuangan         Tersusunnya            TARGET :                      TARGET H-30:                                H-30: 100%   Sinkronisasi dan Pemasukan Substansi Baru
Peraturan Pemerintah        Nasional                                        Revisi Peraturan       Tersusunnya Revisi            Sinkronisasi seluruh pasal pada Revisi
tentang Tarif atas PNBP                                                     Pemerintah tentang     Peraturan Pemerintah          Peraturan Pemerintah tentang Tarif atas
yang berlaku pada BPN RI                                                    Tarif atas PNBP yang   tentang Tarif atas PNBP       PNBP yang berlaku pada BPN RI dan
                                                                            berlaku pada BPN RI    yang berlaku pada BPN RI      masukan substansi baru
                                                                            yang diharmonisasi     yang meliputi kegiatan:
                                                                            dengan                 Sinkronisasi seluruh pasal,
                                                                            Departemen             Pemasukan substansi
                                                                            Keuangan               baru, Diskusi Internal dan
                                                                                                   Konsinyasi, Harmonisasi RPP
                                                                                                   dengan Depkeu

                                                                                                                                 TARGET H-50:                                H-50: 100%   Penyempurnaan Draft RPP hasil konsultasi tim BPN
                                                                                                                                 Diskusi Internal dan Konsinyasi Revisi                   RI dan Departemen Keuangan tgl 25 November
                                                                                                                                 Peraturan Pemerintah tentang Tarif atas                  2009, disampaikan kepada Menteri Keuangan pada
                                                                                                                                 PNBP yang berlaku pada BPN RI dan                        tanggal 10 Desember 2009 untuk pembahasan
                                                                                                                                 Harmonisasi RPP dengan Depkeu                            lebih lanjut antara Depkeu dengan Setneg dan antar
                                                                                                                                                                                          departemen

                                                                                                                                 TARGET H-75:                                H-75: 100%   Dilaksanakan oleh Setneg
                                                                                                                                 Harmonisasi Lanjutan Revisi Peraturan                    Tgl 21 Des Interdep di Depkeu membahas batang
                                                                                                                                 Pemerintah tentang Tarif atas PNBP yang                  tubuh
                                                                                                                                 berlaku pada BPN RI dengan Depkeu                        Tgl 23 Des Interdep di Depkeu membahas lampiran
                                                                                                                                                                                          Tgl 28 Des Interdep keseluruhan di Depkeu
                                                                                                                                                                                          Tgl 30 Des Interdep dengan Depkeu
                                                                                                                                                                                          Tgl 05 Jan Interdep Evaluasi Draft Akhir

                                                                                                                                 TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                                 Draft Revisi Peraturan Pemerintah tentang
                                                                                                                                 Tarif atas PNBP yang berlaku pada BPN
                                                                                                                                 RI yang telah diharmonisasi dengan
                                                                                                                                 Departemen Keuangan.

[P15] Iklim investasi pertanian dan perikanan
[P15A1] Penyusunan PP       Kementerian        Kementerian Keuangan,        Penyelesaian           TARGET :                      TARGET H-30:                             H-30: 100%      Seluruh kegiatan yang ditargetkan pada H-30 telah
tentang Pertanian Pangan    Pertanian          Kementerian Perindustrian,   penyusunan Perpres     PP tentang Pertanian          Melakukan:                                               selesai dilaksanakan
Skala Luas (Food Estate)                       Kementerian Perdagangan,     tentang Pertanian      Pangan Skala Luas (Food       1. Kajian Hukum tentang penyelesaian
                                               Kementerian Negara Badan     Pangan Skala Luas      Estate)                          peraturan perundang-undangan food
                                               Usaha Milik Negara           (Food Estate)                                           estate;
                                                                                                                                 2. penyusunan draft peraturan perundang-
                                                                                                                                    undangan;
                                                                                                                                 3. pembahasan draft peraturan perundang-
                                                                                                                                    undangan di lingkup Deptan

                                                                                                                                                                           BIDANG PEREKONOMIAN                                                      50
                         PENANGGUNG                               KRITERIA            UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                           INSTANSI TERKAIT                                                                                                                      KETERANGAN                                            STATUS
                         JAWAB                                    KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                        2             3                          4                   5                            6                                           7             8                                                     9
                                                                                                                   TARGET H-50:                                 H-50: 100%
                                                                                                                   Melakukan:
                                                                                                                   4. Pengiriman draft peraturan perundang-
                                                                                                                      undangan food estate kepada Menko
                                                                                                                      Perekonomian;
                                                                                                                   5. Rapat sinkronisasi antar departemen;
                                                                                                                   6. Pengiriman hasil rapat sinkronisasi antar
                                                                                                                      departemen kepada Setneg;
                                                                                                                   7. Finalisasi peraturan pendukung di bawah
                                                                                                                      kewenangan Mentan

                                                                                                                   TARGET H-75:                           H-75: 100%         Pada tanggal 11 Januari 2010 pukul 23:28:03,
                                                                                                                   Melakukan:                                                Kementerian Pertanian menyampaikan ralat sebagai
                                                                                                                   8. Persetujuan draft RPP oleh Setneg;                     berikut:
                                                                                                                   9. Penandatanganan peraturan pendukung                    Sebelumnya tertulis perkembangan pada H-75 sudah
                                                                                                                      oleh Mentan                                            mencapai 100%, namun yang benar adalah 75%
                                                                                                                                                                             dikarenakan masih menunggu surat persetujuan
                                                                                                                                                                             harmonisasi dari Kementerian Hukum dan HAM.
                                                                                                                                                                             Pada tanggal 13 Januari 2010, Kementerian Pertanian
                                                                                                                                                                             melaporkan bahwa Mentan sudah menandatangani
                                                                                                                                                                             surat tgl 12 Jan 2010 ke Presiden tentang PP Usaha
                                                                                                                                                                             Budidaya Tanaman (food estate), sehingga capaian
                                                                                                                                                                             H75 menjadi 100%.

                                                                                                                   TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                   PP tentang Pertanian Pangan Skala Luas
                                                                                                                   (Food Estate) telah selesai

[P15A2] Pencanangan Food Kementerian   Kementerian Dalam Negeri   Selesainya konsep   TARGET :                     TARGET H-30:                              H-30: 100%      Kegiatan (1) dan (2) telah dilaksanakan
Estate di Merauke        Pertanian                                dan terlaksananya   Konsep pengembangan          Selesai melakukan:
                                                                  Food Estate di      Food Estate di Merauke       1. Koordinasi dengan Ditjen Penataan
                                                                  Merauke             selesai 7 Januari 2010 dan      Ruang Dep. PU dalam rangka penyiapan
                                                                                      pencanangan sebelum 1           peta dan informasi prasarana penunjang
                                                                                      Februari 2010                   yang sudah ada;
                                                                                                                   2. Identifikasi masalah dan kebutuhan
                                                                                                                      infrastruktur

                                                                                                                   TARGET H-50:                             H-50: 100%
                                                                                                                   3. Penyiapan draft konsep food estate di
                                                                                                                      Kab. Merauke;
                                                                                                                   4. Penyusunan draft pedoman pelaksanaan
                                                                                                                      investasi bidang food estate di Kab.
                                                                                                                      Merauke;
                                                                                                                   5. Penyusunan draft Development Plan
                                                                                                                      kegiatan pencanangan food estate




                                                                                                                                                            BIDANG PEREKONOMIAN                                                         51
                          PENANGGUNG                                KRITERIA             UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                            INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                            STATUS
                          JAWAB                                     KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                         2             3                           4                    5                            6                                            7            8                                                     9
                                                                                                                      TARGET H-75:                                 H-75: 100%   Telah diselenggarakan Rapat pembahasan
                                                                                                                      6. Menalaah draft konsep desain food                      Pencanangan Food Estate di Merauke yang dipimpin
                                                                                                                         estate di Kab. Merauke;                                oleh Wakil Menteri Pertanian pada tgl 22 Desember
                                                                                                                      7. Menelaah draft pedoman pelaksanaan                     2009
                                                                                                                         investasi bidang food estate di Kab.
                                                                                                                         Merauke;
                                                                                                                      8. Menelaah draft Development Plan
                                                                                                                         kegiatan pencanangan food estate

                                                                                                                      TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                      Konsep pengembangan Food Estate
                                                                                                                      di Merauke selesai 7 Januari 2010 dan
                                                                                                                      pencanangan sebelum 1 Februari 2010

[P15A3] Pencanangan       Kementerian   Kementerian Perindustrian   Selesainya konsep    TARGET :                     TARGET H-30:                                 H-30: 100%   Seluruh kegiatan yang ditargetkan pada H-30 telah
program peningkatan daya Pertanian                                  dan terlaksananya    Konsep peningkatan daya      Selesai melakukan: Penyusunan draft/                      selesai dilaksanakan
saing dan nilai tambah                                              pencanangan          saing dan nilai tambah       blue print peningkatan daya saing dan
produk pertanian dengan                                             program              produk pertanian dengan      nilai tambah produk pertanian dengan
pemberian insentif bagi                                             peningkatan daya     pemberian insentif bagi      pemberian insentif bagi tumbuhnya
tumbuhnya industri                                                  saing dan nilai      tumbuhnya industri           industri perdesaan berbasis produk
perdesaan berbasis produk                                           tambah produk        perdesaan berbasis produk
                                                                    pertanian dengan     selesai 7 Januari 2010 dan
                                                                    pemberian insentif   pencanangan program
                                                                    bagi tumbuhnya       sebelum 1 Februari 2010
                                                                    industri perdesaan
                                                                    berbasis produk

                                                                                                                      TARGET H-50:                                 H-50: 100%   - Telah dilaksanakan workshop nasional
                                                                                                                      Workshop Nasional pembahasan dengan                         pembahasan konsep pada tanggal 5-6 Desember
                                                                                                                      stakeholders                                                2009 di Jakarta (target H50) dengan output
                                                                                                                                                                                  perbaikan draft konsep (target H75)
                                                                                                                                                                                - Telah dilaksanakannya pencanangan-pencanangan
                                                                                                                                                                                  program aksi : Gernas Kakao di Luwu Sulsel,
                                                                                                                                                                                  Kemandirian Tepung Nasional di Trenggalek Jatim,
                                                                                                                                                                                  Percepatan Daya Saing Ekspor di Magelang Jateng
                                                                                                                                                                                  (target H100)

                                                                                                                      TARGET H-75:                                 H-75: 100%   Sosialisasi blue print dilaksanakan di Unhas tgl 28
                                                                                                                      Perbaikan draft konsep                                    Desember 2009, di IPB tgl 29 Desember 2009 dan
                                                                                                                                                                                UGM tgl 31 Desember 2009. Dari hasil Sosialisasi
                                                                                                                                                                                akan dilakukan perbaikan yang direncanakan akan
                                                                                                                                                                                selesai tgl 2 Januari 2010

                                                                                                                      TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                      Konsep peningkatan daya saing dan
                                                                                                                      nilai tambah produk pertanian dengan
                                                                                                                      pemberian insentif bagi tumbuhnya
                                                                                                                      industri perdesaan berbasis produk selesai
                                                                                                                      7 Januari 2010 dan pencanangan program
                                                                                                                      sebelum 1 Februari 2010

                                                                                                                                                                BIDANG PEREKONOMIAN                                                        52
                            PENANGGUNG                                 KRITERIA             UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                          KETERANGAN                                               STATUS
                            JAWAB                                      KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                           2               3                          4                    5                            6                                              7             8                                                        9

[P16] Kesinambungan swasembada pangan
[P16A1] Penyusunan Cetak    Kementerian     Kementerian Pertanian      Penyelesaian Cetak   TARGET :                    TARGET H-30:                                    H-30: 100%   Draft blue print untuk kedelai, jagung dan daging
Biru Swasembada Pangan      Pertanian                                  Biru Swasembada      Cetak Biru Swasembada       Kedelai dan jagung :                                         sapi sudah selesai. Draft awal blue print/road map
tahap ke-2 untuk kedelai,                                              Pangan tahap ke-2    Pangan tahap ke-2 untuk     1. Selesainya draft Blue Print Swasembada                    untuk gula sudah diperbaiki
jagung, gula dan daging                                                                     kedelai, jagung, gula dan      untuk kedelai dan jagung;
sapi                                                                                        daging sapi                 2. Pembahasan antar departemen
                                                                                                                           tentang road map Jagung
                                                                                                                           Gula: Perbaikan draft awal road map
                                                                                                                           gula
                                                                                                                        Daging sapi:
                                                                                                                        Selesainya draft Blue Print Swasembada
                                                                                                                        daging sapi

                                                                                                                        TARGET H-50:                                    H-50: 100%   Telah dilaksanakan pembahasan blue print yang
                                                                                                                        Kedelai dan jagung:                                          melibatkan eselon I terkait, bersama pakar pada
                                                                                                                        3. Pembahasan antar departemen tentang                       tanggal 5 Desember 2009
                                                                                                                           road map Kedelai;
                                                                                                                        4. Finalisasi road map jagung dan kedelai
                                                                                                                           Gula: Konsultasi publik & finalisasi draft
                                                                                                                           road map gula
                                                                                                                        Daging sapi:
                                                                                                                        Pembahasan blue print tingkat (antar sub
                                                                                                                        sektor) Departemen dan pakar terkait.

                                                                                                                        TARGET H-75:                                    H-75: 100%   Telah dilaksanakan Pembahasan Blue Print
                                                                                                                        Kedelai dan jagung:                                          Swasembada Daging Sapi ynag melibatkan
                                                                                                                        5. Cetak biru swasembada kedelai dan                         Kementerian terkait, Eselon I terkait, Bappenas
                                                                                                                           jagung selesai                                            bersama pakar tgl 9 Des 2009
                                                                                                                        Gula:
                                                                                                                        Penggandaan Road Map
                                                                                                                        Daging sapi: Pembahasan antar
                                                                                                                        Departemen Blue Print Swasembada
                                                                                                                        Daging Sapi 2014 dan finalisasi

                                                                                                                        TARGET H-100:                           H-100: 0%
                                                                                                                        Cetak Biru Swasembada Pangan tahap ke-2
                                                                                                                        untuk kedelai, jagung, gula dan daging
                                                                                                                        sapi telah selesai

[P17] Jaminan pasokan energi
[P17A1] Pemenuhan BBM       Kementerian     Kementerian Keuangan,      Ketersediaan BBM     TARGET :                    TARGET H-30:                                    H-30: 83%    Telah dilakukan inventarisasi kondisi distribusi BBM,
dalam negeri khususnya      Energi Sumber   Kementerian Negara Badan   dalam negeri         Kebutuhan BBM dalam         Inventarisasi Kondisi Distribusi BBM                         infrastruktur dan pasokan (25%). Setelah melewati
untuk Indonesia bagian      Daya Mineral    Usaha Milik Negara         khususnya untuk      negeri khususnya untuk      meliputi Infrastruktur dan pasokan (bobot                    check point H30, data infratruktur dan pasokan
timur                                                                  Indonesia bagian     Indonesia bagian timur      30% kemajuan pelaksanaan program)                            bahan bakar minyak, untuk memenuhi kebutuhan
                                                                       timur                dapat terpenuhi                                                                          dalam negeri khususnya Indonesia bagian timur
                                                                                                                                                                                     telah terinventarisasi. Per tgl laporan H50, target ini
                                                                                                                                                                                     telah tercapai 100%.


                                                                                                                                                                    BIDANG PEREKONOMIAN                                                             53
                         PENANGGUNG                                 KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                         %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                                STATUS
                         JAWAB                                      KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                               CAPAIAN

1                        2               3                          4                    5                          6                                                7           8                                                         9
                                                                                                                    TARGET H-50:                                    H-50: 100%   Telah dilakukan rapat koordinasi pada tanggal
                                                                                                                    Koordinasi sistem pendistribusi BBM (50%                     2 dan 9 Desember 2009 dengan Depkeu, BPH
                                                                                                                    kemajuan pelaksanaan program)                                migas dan Pertamina dalam rangka optimalisasi
                                                                                                                                                                                 sistem pendistribusian BBM untuk memenuhi BBM
                                                                                                                                                                                 dalam negeri khususnya Indonesia bagian timur
                                                                                                                                                                                 dan penetapan quota volume BBM Tertentu pada
                                                                                                                                                                                 tingkat Kabupaten/Kota. Telah tersusun draft konsep
                                                                                                                                                                                 Penyediaan dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu
                                                                                                                                                                                 (Terlampir)

                                                                                                                    TARGET H-75:                                    H-75: 107%   Telah dilakukan rapat program revitalisasi sistem
                                                                                                                    Terlaksananya revitalisasi sistem distribusi                 Distribusi BBM untuk 5 (lima) tahun ke depan
                                                                                                                    BBM (bobot 80% kemajuan pelaksanaan                          bersama dengan Meneg BUMN,BPH Migas dan
                                                                                                                    program)                                                     PT. Pertamina (Persero) pada tanggal 16, 23 dan
                                                                                                                                                                                 30 Desember 2009. PT. Pertamina (Persero) telah
                                                                                                                                                                                 menyampaikan dan menjelaskan langkah-langkah
                                                                                                                                                                                 untuk pengamanan Distribusi BBM wilayah Indonesia
                                                                                                                                                                                 Bagian Timur untuk 5 (Lima) tahun ke depan,
                                                                                                                                                                                 diantaranya menghidupkan kembali backloading
                                                                                                                                                                                 Depot Biak serta pembangunan terminal transit Bau-
                                                                                                                                                                                 Bau. Disamping itu pada tahun 2010, akan dilakukan
                                                                                                                                                                                 perubahan harga di APMS yang diberlakukan sama
                                                                                                                                                                                 untuk seluruh Indonesia (BBM bersubsidi).

                                                                                                                    TARGET H-100:                                   H-100: 0%
                                                                                                                    Kebutuhan BBM dalam negeri khususnya
                                                                                                                    untuk Indonesia bagian timur dapat
                                                                                                                    terpenuhi

[P17A2] Perencanaan      Kementerian     Kementerian Keuangan,      Penyelesaian         TARGET :                 TARGET H-30: 36,9 %                               H-30: 135%   50% kemajuan penyelesaian rencana pasokan gas
pasokan gas bumi untuk   Energi Sumber   Kementerian Negara Badan   rencana pasokan      Rencana pasokan gas bumi a. Penyusunan Neraca Gas Bumi Indonesia                        bumi
keperluan domestik       Daya Mineral    Usaha Milik Negara         gas bumi untuk       yang mencakup kebijakan     2010 s.d. 2025 (Bobot 40% dari UK):                         a. Telah dilakukan pengumpulan dan pemutakhiran
                                                                    keperluan domestik   untuk menjaga pemenuhan     pengumpulan dan pemutakhiran data                              data Pasokan dan Kebutuhan Gas Bumi Indonesia
                                                                                         kebutuhan gas domestik      Pasokan dan Kebutuhan Gas Bumi                                 berdasarkan Neraca Gas Bumi Indonesia 2009
                                                                                                                     Indonesia berdasarkan Neraca Gas Bumi                          s.d. 2020 (kemajuan 60% atau 24% dari Ukuran
                                                                                                                     Indonesia 2009 s.d. 2020                                       Keberhasilan/UK)
                                                                                                                  b. Penyusunan Konsep Rencana Induk                             b. Telah dilakukan Inventarisasi data dan Evaluasi data
                                                                                                                     Jaringan Transmisi dan Distribusi                              spatial eksisting dalam rangka penyesuaian dengan
                                                                                                                     Gas Bumi Nasional (bobot 40% dari                              Peraturan Menteri ESDM No.19/2009 tentang Tata
                                                                                                                     UK) : Inventarisasi data dan Evaluasi                          Niaga Gas Bumi melalui Pipa (kemajuan 55% atau
                                                                                                                     data spatial eksisting dalam rangka                            22% dari UK)
                                                                                                                     penyesuaian dengan Peraturan Menteri                        c. Telah dilakukan Inventarisasi konsep substansi
                                                                                                                     ESDM No.19/2009 tentang Tata Niaga                             pengaturan (kemajuan 20% atau 4% dari UK)
                                                                                                                     Gas Bumi melalui Pipa
                                                                                                                  c. Penyusunan Rancangan Peraturan
                                                                                                                     Menteri ESDM tentang Penetapan
                                                                                                                     Alokasi Gas Bumi (Bobot 40% dari
                                                                                                                     UK) : Inventarisasi konsep substansi
                                                                                                                     pengaturan


                                                                                                                                                                   BIDANG PEREKONOMIAN                                                          54
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                         KETERANGAN                                             STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                          7            8                                                      9
                                                                             TARGET H-50:                               H-50: 104%   Dokumen hasil evaluasi dan pemutakhiran neraca
                                                                             a. Penyusunan Neraca Gas Bumi Indonesia                 gas bumi per wilayah telah dikoordinasikan inter
                                                                                2010 s.d. 2025                                       Dept pd tanggal 10-11 Desember 2009 (Depperin,
                                                                             b. Penyusunan Konsep Rencana Induk                      BPMIGAS & PLN); telah dilakukan beberapa kali rapat
                                                                                Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas                koordinasi dengan BPH Migas dan BPMIGAS untuk
                                                                                Bumi Nasional                                        mengidentifikasi dan verifikasi ruas-ruas pipa untuk
                                                                             c. Penyusunan Rancangan Peraturan                       dimasukkan dalam Rencana Induk Jaringan Transmisi
                                                                                Menteri ESDM tentang Penetapan                       dan Distribusi Gas Bumi Nasional: Dokumen
                                                                                Alokasi Gas Bumi                                     draft rancangan RIJTDGBN (Terlampir); Telah
                                                                                                                                     diselesaikannya kajian akademis terhadap Permen
                                                                                                                                     alokasi gas bumi: dokumen konsep rancangan
                                                                                                                                     (terlampir).
                                                                                                                                     Telah dilakukan pengumpulan dan pemutakhiran
                                                                                                                                     data Pasokan dan Kebutuhan Gas Bumi Indonesia
                                                                                                                                     berdasarkan Neraca Gas Bumi Indonesia 2009 ? 2020
                                                                                                                                     (Draft Neraca Gas Terlampir) (kemajuan 72.5%dari
                                                                                                                                     bobot 40% atau 29% dari Ukuran Keberhasilan/UK).
                                                                                                                                     Sedang dilakukannya proses evaluasi data eksisting
                                                                                                                                     sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 19/2009
                                                                                                                                     dan selanjutnya akan dilakukan rapat koordinasi
                                                                                                                                     evaluasi dan pemutahiran data Rencana Induk
                                                                                                                                     Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional
                                                                                                                                     dengan pihak dengan pihak terkait (Konsep Rencana
                                                                                                                                     Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi
                                                                                                                                     Nasional Terlampir) (kemajuan 77.5% dari bobot 40%
                                                                                                                                     atau 31% dari UK).
                                                                                                                                     Sedang dilakukan proses kajian teknis dan
                                                                                                                                     hukum terhadap subtansi pengaturan dan telah
                                                                                                                                     diselesaikannya konsep awal Permen ESDM tentang
                                                                                                                                     Penetapan alokasi gas bumi. (Konsep Permen
                                                                                                                                     Terlampir) (kemajuan 65% dari bobot 20% atau 13%
                                                                                                                                     dari UK).




                                                                                                                    BIDANG PEREKONOMIAN                                                          55
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                         KETERANGAN                                              STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                          7            8                                                       9
                                                                             TARGET H-75:                               H-75: 107%   a. Penyusunan Neraca Gas Bumi Indonesia 2010
                                                                             a. Penyusunan Neraca Gas Bumi Indonesia                    - 2025 : Telah dilakukan evaluasi dan analisis
                                                                                2010 s.d. 2025                                          data oleh Tim Teknis dan sudah dilakukan rapat
                                                                             b. Penyusunan Konsep Rencana Induk                         koordinasi penyelesaian neraca gas berdasarkan
                                                                                Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas                   hasil evaluasi dan analisis data tersebut pada
                                                                                Bumi Nasional                                           tanggal 17 Desember 2009 yang dihadiri oleh
                                                                             c. Penyusunan Rancangan Peraturan                          Ditjen Migas, Ditjen Industri Agro dan Kimia,
                                                                                Menteri ESDM tentang Penetapan                          BP Migas, PT. Pertamina (Persero), dan PT. PLN
                                                                                Alokasi Gas Bumi                                        (Persero). Konsep final neraca gas sudah selesai
                                                                                                                                        (kemajuan 100% dari bobot 40% atau 40% dari
                                                                                                                                        Ukuran Keberhasilan/UK).
                                                                                                                                     b. Penyusunan Konsep Rencana Induk Jaringan
                                                                                                                                        Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional : Telah
                                                                                                                                        dilakukan proses evaluasi data eksisting sesuai
                                                                                                                                        dengan Peraturan Menteri ESDM No. 19/2009
                                                                                                                                        dan selanjutnya telah dilakukan rapat koordinasi
                                                                                                                                        evaluasi dan pemutahiran data Rencana Induk
                                                                                                                                        Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi
                                                                                                                                        Nasional dengan pihak terkait. Konsep Rencana
                                                                                                                                        Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi
                                                                                                                                        Nasional terlampir. (kemajuan 85% dari bobot 40%
                                                                                                                                        atau 34% dari UK).
                                                                                                                                     c. Penyusunan Rancangan Peraturan Menteri
                                                                                                                                        ESDM tentang Penetapan Alokasi Gas Bumi :
                                                                                                                                        Telah dilakukan penyusunan rancangan Permen
                                                                                                                                        ESDM tentang Penetapan Alokasi Gas Bumi dan
                                                                                                                                        telah dilaksanakan sosialisasi rancangan Permen
                                                                                                                                        ESDM tersebut kepada Menko Perekonomian,
                                                                                                                                        Departemen Perindustrian, BP Migas, dan KKKS
                                                                                                                                        Produsen Gas Bumi pada 15 Desember 2009
                                                                                                                                        (kemajuan 85% dari bobot 20% atau 17% dari UK).
                                                                                                                                        Pada tanggal 11 Jan 2010 pukul 20:36:45 WIB
                                                                                                                                        Kementerian ESDM menyampaikan ralat, sebagai
                                                                                                                                        berikut:
                                                                                                                                         - Rencana aksi P17A2 capaian saat ini mencapai
                                                                                                                                           108% (sebelumnya hanya 107%, dikarenakan
                                                                                                                                           Permen alokasi gas Bumi telah memasuki
                                                                                                                                           tahap akhir).


                                                                             TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                             Rencana pasokan gas bumi yang
                                                                             mencakup kebijakan untuk menjaga
                                                                             pemenuhan kebutuhan gas domestik
                                                                             (100 %)




                                                                                                                    BIDANG PEREKONOMIAN                                                           56
                            PENANGGUNG                                  KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                         %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                         KETERANGAN                                             STATUS
                            JAWAB                                       KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                               CAPAIAN

1                           2               3                           4                    5                          6                                                7           8                                                      9
[P17A3] Penerbitan PP dan   Kementerian     Kementerian Keuangan,       Cakupan PP dan       TARGET :                   TARGET H-30:                                    H-30: 100%   Kemajuan 54% dari Total Bobot Program (100%) :
Peraturan Menteri ESDM      Energi Sumber   Kementerian Negara          Peraturan Menteri    PP dan Peraturan Menteri   Penyusunan RPP Selesai, Tahapan:                             a.Sedang dilakukan pembahasan Tim Kecil di
tentang Pasokan batubara    Daya Mineral    Badan Usaha Milik Negara,   ESDM tentang         ESDM tentang Pasokan       1. Penyusunan draft RPP                                      Depkumham tanggal 3 Desember 2009 (60% dari UK)
Dalam Negeri (DMO)                          Kementerian Hukum dan       Pasokan batubara     batubara Dalam Negeri      2. Pembahasan di internal unit prakarsa                      b. Draft Permen sedang dalam pembahasan akhir di
                                            HAM, Sekretaris Negara      Dalam Negeri (DMO)   (DMO) yang mencakup           dan pembahasan dengan stakeholders                        Biro Hukum dan Humas ESDM (50%)
                                                                                             kebijakan untuk menjaga    3. Draft RPP dikirim dari unit eselon I ke
                                                                                             pemenuhan kebutuhan           Menteri
                                                                                             batubara dalam negeri      4. Pembahasan rapat antar Departemen
                                                                                                                        5. Proses di Depkumham
                                                                                                                           Penyusunan Permen ESDM Selesai,
                                                                                                                           tahapan:
                                                                                                                          1. Penyusunan draft Permen
                                                                                                                          2. Pembahasan di internal unit prakarsa
                                                                                                                          3. pembahasan dengan stakeholders
                                                                                                                          4. Draft Permen dikirim dari unit eselon I
                                                                                                                             ke Menteri Departemen

                                                                                                                        TARGET H-50:                                H-50: 100%       Pembahasan Draft RPP oleh tim kecil dilaksanakan
                                                                                                                        Penyusunan RPP Selesai, Tahapan:                             pada tgl 9 Desember 2009 untuk penyempurnaan
                                                                                                                        1. RPP dikirim oleh Depkumham ke                             materi RPP. Draft RPP dibahas dalam rapat finalisasi
                                                                                                                           DESDM                                                     antara DESDM, Setneg dan Depkumham pada
                                                                                                                        2. RPP dikirim oleh MESDM kepada                             tanggal 11-13 Desember 2009. Saat ini draft RPP akan
                                                                                                                           Presiden                                                  dikembalikan oleh Tim Kecil kepada Depkumham
                                                                                                                        3. Proses di Setneg                                          dan selanjutnya Depkumham akan menyampaikan
                                                                                                                           Penyusunan Permen ESDM Selesai,                           Draft RPP hasil Harmonisasi ke DESDM untuk
                                                                                                                           tahapan :                                                 diteruskan kepada Presiden. (Konsep RPP terlampir)
                                                                                                                            1. Draft Permen ESDM di bahas di Sekjen                  (bobot 75% kemajuan terhadap UK).
                                                                                                                               ESDM (biro hukum)                                     Pembahasan Draft Permen di Sekjen ESDM telah
                                                                                                                                                                                     dilaksanakan pada tgl 8 Desember 2009. Rapat
                                                                                                                                                                                     lanjutan dengan stakeholders akan dilaksanakan
                                                                                                                                                                                     pada tanggal 15 Desember 2009. Target akhir
                                                                                                                                                                                     Desember 2009, Ranc Permen tentang DMO
                                                                                                                                                                                     dan Harga Petokan Mineral dan Batubara dapat
                                                                                                                                                                                     ditandatangani oleh MESDM. (Draft Permen
                                                                                                                                                                                     terlampir) (bobot 75% kemajuan terhadap UK) .

                                                                                                                        TARGET H-75:                                    H-75: 106%   RPP hasil harmonisasi telah disampaikan oleh
                                                                                                                        Penyusunan RPP Selesai, Tahapan:                             Depkumham ke KESDM pada tanggal 31 Desember
                                                                                                                        1. RPP di tanda tangani oleh Presiden                        2009 dan selanjutnya RPP tersebut disampaikan
                                                                                                                           Penyusunan Permen ESDM Selesai,                           kepada Presiden. (kemajuan 90%).
                                                                                                                           tahapan :                                                 Telah diterbitkan Permen ESDM No. 34 Tahun 2009
                                                                                                                            1. Draft Permen ESDM di tanda tangani                    tentang Pengutamaan Pemasokan Kebutuhan
                                                                                                                               oleh Menteri                                          Mineral dan Batubara Untuk Kepentingan Dalam
                                                                                                                                                                                     Negeri pada tanggal 31 Desember 2009. Permen
                                                                                                                                                                                     terlampir (kemajuan 100%).




                                                                                                                                                                       BIDANG PEREKONOMIAN                                                       57
                          PENANGGUNG                                  KRITERIA            UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                   KETERANGAN                                             STATUS
                          JAWAB                                       KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                         2               3                           4                   5                           6                                          7           8                                                      9
                                                                                                                      TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                      PP dan Peraturan Menteri ESDM tentang
                                                                                                                      Pasokan batubara Dalam Negeri (DMO)
                                                                                                                      yang mencakup kebijakan untuk menjaga
                                                                                                                      pemenuhan kebutuhan batubara dalam
                                                                                                                      negeri

[P17A4] Penerbitan Perpres Kementerian    Kementerian Keuangan,       Penyelesaian        TARGET :                    TARGET H-30:                              H-30: 125%   50% kemajuan penyelesaian Perpres. Draft Perpres
tentang Proyek Percepatan Energi Sumber   Kementerian Negara          Perpres tentang     Perpres tentang Proyek      Penyusunan rancangan awal draft Perpres                telah disampaikan kepada Menko Perekonomian
Pembangunan Pembangkit Daya Mineral       Badan Usaha Milik Negara,   Proyek Percepatan   Percepatan Pembangunan      (40% kemajuan pelaksanaan program)                     untuk dibahas antardep melalui surat MESDM No.
Tenaga Listrik 10.000 MW                  Sekretaris Kabinet          Pembangunan         Pembangkit Tenaga Listrik                                                          5207/30/MEM.L/2009 tgl 10 Nopember 2009.
Tahap II                                                              Pembangkit Tenaga   10.000 MW Tahap II                                                                 Draft tersebut telah dibahas dan disepakati antardep
                                                                      Listrik 10.000 MW                                                                                      di Menko Perekonomian tgl 1 Desember 2009.
                                                                      Tahap II                                                                                               Saat ini draft sudah difinalisasi di kantor Menko
                                                                                                                                                                             Perekonomian dan siap disampaikan ke Setkab

                                                                                                                      TARGET H-50:                              H-50: 150%   Draft Perpres telah dibahas dan disepakati antardep
                                                                                                                      Draft Ranc Perpres sampai ke Menko                     di Menko Perekonomian tgl 4 Desember 2009.
                                                                                                                      Perekonomian (50% kemajuan                             Peserta: Deputi Menko Perekonomian, Ditjen LPE, PT
                                                                                                                      pelaksanaan program)                                   PLN (Persero), Setjen DESDM, Setkab, Depku-PPRF,
                                                                                                                                                                             BKF-Depkeu, Kementerian BUMN, BPKP. Output:
                                                                                                                                                                             Penyempurnaan draft Perpres.
                                                                                                                                                                             Rapat lanjutan tanggal 11 Desember 2009 di
                                                                                                                                                                             Kantor Menko Perekonomian, Peserta: Deputi
                                                                                                                                                                             Menko Perekonomian, Ditjen LPE, PT PLN (Persero),
                                                                                                                                                                             Setjen DESDM, Setkab, Depku-PPRF, BKF-Depkeu,
                                                                                                                                                                             Kementerian BUMN, BPKP, Output: draft Perpres
                                                                                                                                                                             sudah dikirim ke setkab (Draft Perpres terlampir).

                                                                                                                      TARGET H-75:                              H-75: 105%   90% kemajuan dari UK : Ranc Perpres sedang dalam
                                                                                                                      Draft ranc Perpres hasil pembahasan di                 proses penandatanganan oleh Presiden (Ranc
                                                                                                                      setkab telah disempurnakan oleh DESDM                  Perpres terlampir).
                                                                                                                      (85% kemajuan pelaksanaan program)                     Pada tanggal 11 Jan 2010 pukul 20:36:45 WIB
                                                                                                                                                                             Kementerian ESDM menyampaikan ralat, sebagai
                                                                                                                                                                             berikut:
                                                                                                                                                                             Rencana aksi P17A4 capaian saat ini mencapai
                                                                                                                                                                             117% (dikarenakan Perpres 10.00 Mw tahap 2 telah
                                                                                                                                                                             diterbitkan).
                                                                                                                                                                             Target capaian H100 telah selesai pada tanggal 8
                                                                                                                                                                             Januari 2010.

                                                                                                                      TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                      Perpres tentang Proyek Percepatan
                                                                                                                      Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik
                                                                                                                      10.000 MW Tahap II




                                                                                                                                                               BIDANG PEREKONOMIAN                                                       58
                           PENANGGUNG                                   KRITERIA              UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                      KETERANGAN                                           STATUS
                           JAWAB                                        KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1                          2               3                            4                     5                           6                                         7            8                                                    9

[P18] Sistem harga energi yang kompetitif
[P18A1] Penerbitan Perpres Kementerian     Kementerian Keuangan,        Penyelesaian          TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 125%    Pada awalnya DESDM telah menyusun Draft Perpres
tentang Harga Patokan      Energi Sumber   Kementerian Perindustrian,   Permen tentang        Permen ESDM tentang        Penyusunan rancangan awal draft Perpres                 tentang Harga Patokan Pembelian Listrik Dari Panas
Pembelian Listrik Dari     Daya Mineral    Kementerian Negara           Harga Patokan         Harga Patokan Pembelian    (40% kemajuan pelaksanaan program)                      Bumi sesai dengan P100H sektor ESDM. Draft Perpres
Panas Bumi (Telah diubah                   Badan Usaha Milik Negara,    Pembelian Listrik     Listrik Dari Panas Bumi                                                            telah disampaikan kepada Menko Perekonomian
menjadi Permen ESDM                        Sekretaris Kabinet           Dari Panas Bumi                                                                                          untuk dibahas antardep melalui surat MESDM No.
sesuai dengan SK Menko                                                                                                                                                           5207/30/MEM.L/2009 tgl 10 Nopember 2009. Namun
Perekonomian No.S-90/M.                                                                                                                                                          demikian draft Perpres tersebut dikembalikan ke
Ekon/11/2009 Tanggal 25                                                                                                                                                          DESDM pada tanggal 25 Nopember 2009 oleh Menko
Nopember 2009)                                                                                                                                                                   Perekonomian dan disarankan diubah menjadi
                                                                                                                                                                                 Permen ESDM. Sesuai dengan saran tersebut, DESDM
                                                                                                                                                                                 sudah menyiapkan dan membahas Rancangan
                                                                                                                                                                                 Permen ESDM tentang Harga Patokan pembelian
                                                                                                                                                                                 listrik dari panas bumi.

                                                                                                                         TARGET H-50:                              H-50: 200%    Telah ditandatangani pada tanggal 4 Desember
                                                                                                                         Draft Ranc Perpres sampai ke Menko                      2009 Permen ESDM No. 32/2009 tentang Harga
                                                                                                                         Perekonomian (50% kemajuan                              Patokan Pembelian Listrik dari Panas Bumi. (Permen
                                                                                                                         pelaksanaan program)                                    terlampir).

                                                                                                                         TARGET H-75:                              H-75: 150%    Target capaian H100 telah selesai di H50.
                                                                                                                         Draft ranc Perpres hasil pembahasan di                  Sesuai dengan Surat Menko Perekonomian No.S-
                                                                                                                         setkab telah disempurnakan oleh DESDM                   90/M.Ekon/11/2009 Tanggal 25 Nopember 2009,
                                                                                                                         (85% kemajuan pelaksanaan program)                      target telah diubah menjadi Permen.

                                                                                                                         TARGET H-100:                             H-100: 100%
                                                                                                                         Perpres tentang Harga Patokan Pembelian
                                                                                                                         Listrik Dari Panas Bumi

[P19] Ketahanan energi
[P19A1] Perumusan         Kementerian      Kementerian Keuangan,        Tersusunnya           TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 125%    50% kemajuan penyelesaian rumusan penyelesaian
penyelesaian permasalahan Energi Sumber    Kementerian Negara Badan     rumusan               Rumusan kebijakan untuk    Penyusunan rancangan awal draft Perpres                 permasalahan PPA. Draft Perpres telah disampaikan
PPA di tingkat korporat   Daya Mineral     Usaha Milik Negara           penyelesaian          menyelesaikan secara       (40% kemajuan pelaksanaan program)                      kepada Menko Perekonomian untuk dibahas
PT PLN                                                                  permasalahan PPA      tuntas permasalahan PPA di                                                         antardep melalui surat MESDM No.5207/30/
                                                                        di tingkat korporat   tingkat korporat PT PLN                                                            MEM.L/2009 tgl 10 Nopember 2009 dan sudah
                                                                        PT PLN                                                                                                   difinalisasi oleh Menko Perekonomian pada tanggal
                                                                                                                                                                                 4 Desember 2009 serta akan segera diserahkan ke
                                                                                                                                                                                 Sekretariat Kabinet.




                                                                                                                                                                  BIDANG PEREKONOMIAN                                                      59
                       PENANGGUNG                                      KRITERIA           UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                       KETERANGAN                                                 STATUS
                       JAWAB                                           KEBERHASILAN       KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                      2                   3                           4                  5                          6                                             7              8                                                          9
                                                                                                                     TARGET H-50:                                 H-50: 150%     Draft Perpres telah dibahas dan difinalisasi di kantor
                                                                                                                     Draft Ranc Perpres sampai ke Menko                          Menko Perekonomian pada tanggal 4 Desember
                                                                                                                     Perekonomian (50% kemajuan                                  2009, Peserta: Deputi Menko Perekonomian, Ditjen
                                                                                                                     pelaksanaan program)                                        LPE, PT PLN (Persero), Setjen DESDM, Setkab,
                                                                                                                                                                                 Depku-PPRF, BKF-Depkeu, Kementerian BUMN, BPKP.
                                                                                                                                                                                 Output: Draft Ranc Perpres.
                                                                                                                                                                                 Draft Ranc Perpres tersebut dibahas di Setkab pada
                                                                                                                                                                                 tanggal 9 Desember 2009 dan sudah di tindak lanjuti
                                                                                                                                                                                 pada Rapat finalisasi tanggal 11 Desember 2009
                                                                                                                                                                                 di Kantor Menko Perekonomian. Peserta: Deputi
                                                                                                                                                                                 Menko Perekonomian, Ditjen LPE, PT PLN (Persero),
                                                                                                                                                                                 Setjen DESDM, Setkab, Depku-PPRF, BKF-Depkeu,
                                                                                                                                                                                 Kementerian BUMN, BPKP, Output: Draft Prespres
                                                                                                                                                                                 agar dibahas kembali dengan mempertajam kembali
                                                                                                                                                                                 batasan ruang gerak Tim. (Draft Perpres terlampir).

                                                                                                                     TARGET H-75:                                 H-75: 105%     90% kemajuan dari UK: Telah dilakukan rapat
                                                                                                                     Draft ranc Perpres hasil pembahasan di                      finalisasi di kantor Menko Perekonomian
                                                                                                                     setkab telah disempurnakan oleh DESDM                       pada tanggal 30 Desember 2009 dengan hasil
                                                                                                                     (85% kemajuan pelaksanaan program)                          penyempurnaan atas Ranc Perpres dan siap
                                                                                                                                                                                 disampaikan kepada Presiden (Draft Ranc Perpres
                                                                                                                                                                                 terlampir)

                                                                                                                     TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                     Rumusan kebijakan untuk menyelesaikan
                                                                                                                     secara tuntas permasalahan PPA di tingkat
                                                                                                                     korporat PT PLN

[P19A2] Penuntasan     Kementerian        Kementerian Energi Sumber Penyelesaian          TARGET :                   TARGET H-30:                                 H-30: 100%     Realisasi ini 40% dari seluruh target. Usulan Struktur
reorganisasi PLN dan   Negara Badan       Daya Mineral              restrukturisasi PLN   Restrukturisasi PLN dan    1. Usulan Struktur Organisasi dari Komisaris                Organisasi dari Komisaris Pertamina dan PLN telah
Pertamina              Usaha Milik Negara                           dan Pertamina         Pertamina selesai secara      Pertamina dan PLN,                                       diterima (2) Proses Awal Fit and Proper Test calon
                                                                                          menyeluruh                 2. Proses Awal Fit and Proper Test Calon                    Direksi Pertamina dan PLN sedang dilaksanakan
                                                                                                                        Direksi Pertamina dan PLN.

                                                                                                                     TARGET H-50:                                   H-50: 100%   Realisiasi ini 70% dari seluruh target. Proses Finalisasi
                                                                                                                     1. Proses finalisasi struktur organisasi                    struktur organisasi dan Fit and Proper Test Direksi
                                                                                                                        Pertamina dan PLN                                        Pertamina dan PLN sedang dilaksanakan
                                                                                                                     2. Proses finalisasi Fit and Proper Test Calon
                                                                                                                        Direksi Pertamina dan PLN.

                                                                                                                     TARGET H-75:                                 H-75: 100%     Realisiasi ini 75% dari seluruh target. Penetapan
                                                                                                                     Penetapan organisasi dan Pengisian                          Organisasi dan Pelantikan Direksi dan Dewan
                                                                                                                     Jabatan Direksi Pertamina dan PLN.                          Komisaris PT PLN (Persero) telah dilaksanakan pada
                                                                                                                                                                                 tanggal 23 Desember 2009. Penetapan Organisasi
                                                                                                                                                                                 dan Pelantikan Direksi PT Pertamina (Persero) akan
                                                                                                                                                                                 dilaksanakan pada pertengahan Januari 2010

                                                                                                                     TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                     Restrukturisasi PLN dan Pertamina selesai
                                                                                                                     secara menyeluruh


                                                                                                                                                                 BIDANG PEREKONOMIAN                                                              60
                           PENANGGUNG                                 KRITERIA             UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                      KETERANGAN                                             STATUS
                           JAWAB                                      KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                          2               3                          4                    5                             6                                          7            8                                                      9
[P19A3] Pemanfaatan        Kementerian     Kementerian Keuangan,      Penyelesaian dan     TARGET :                      TARGET H30: 40%                           H-30: 88%     35% tingkat kemajuan:
coal bed methane melalui   Energi Sumber   Kementerian Negara Badan   cakupan perangkat    Perangkat peraturan           Memproses penerbitan juklak, SK Dirjen,                 Pembahasan Draft (kemajuan 40% dari bobot 50%
penyusunan perangkat       Daya Mineral    Usaha Milik Negara         peraturan mengenai   mengenai pemanfaatan          pedoman tindak lanjut dari Permen ESDM                  atau 20% dari UK)
peraturan sehingga bisa                                               pemanfaatan coal     coal bed methane selesai 1    No. 36/2008 tentang pengusahaan gas                     Perumusan pokok-pokok dan ketentuan kontrak
menghasilkan energi pada                                              bed methane          Februari 2010 sehingga bisa   methana batubara (CBM) (20% dari UK)                    kerjasama CBMN (kemajuan 30% dari bobot 50%
tahun 2011                                                                                 menghasilkan energi pada      Mempercepat penyesuaian term and                        atau 15% dari UK)
                                                                                           tahun 2011                    condition kontrak CBM (20% dari UK)


                                                                                                                         TARGET H50: (65%)                          H-50: 100%   - Telah dilakukan finalisasi juklak (pedoman tindak
                                                                                                                         1. Memproses penerbitan juklak, SK Dirjen,                lanjut dari Permen ESDM No.36/2008) dengan
                                                                                                                            pedoman tindak lanjut dari Permen                      pihak terkait serta sedang dilakukannya finalisasi
                                                                                                                            ESDM No. 36/2008 tentang pengusahaan                   draft penyesuaian terms and conditions Kontrak
                                                                                                                            gas methana batubara (CBM)                             CBM.
                                                                                                                         2. Mempercepat penyesuaian term and                     - Telah dilakukan rapat Pembahasan juklak
                                                                                                                            condition kontrak CBM                                  (Pedoman tindak lanjut dari Permen ESDM No.
                                                                                                                                                                                   36/2008) dengan pihak terkait (BP Migas) pada
                                                                                                                                                                                   tanggal 10 Desember 2009. (Draft Pedoman
                                                                                                                                                                                   pengusahaan CBM terlampir) (kemajuan 60% dari
                                                                                                                                                                                   bobot 50% atau 30% dari UK).
                                                                                                                                                                                 - Telah dilakukan pembahasan penyesuaian
                                                                                                                                                                                   term and conditions antara DESDM, BPMIGAS
                                                                                                                                                                                   dan Stakeholders pada tanggal 10 Desember
                                                                                                                                                                                   2009. (Konsep penyesuaian term and conditions
                                                                                                                                                                                   terlampir) (kemajuan 70% dari bobot 50% atau
                                                                                                                                                                                   35% dari UK).

                                                                                                                         TARGET H-75: (90%)                        H-75: 111%    - Telah dilakukan penerbitan juklak berupa
                                                                                                                         - Memproses penerbitan juklak, SK Dirjen,                 pencetakan buku Pedoman Pengusahaan Gas
                                                                                                                           pedoman tindak lanjut dari Permen                       Metana Batubara (kemajuan 100% dari bobot 50%
                                                                                                                           ESDM No. 36/2008 tentang pengusahaan                    atau 50% dari UK) (Pedoman terlampir).
                                                                                                                           gas methana batubara (CBM)                            - Telah dilakukan finalisasi Kontrak CBM yang
                                                                                                                         - Mempercepat penyesuaian term and                        memuat tentang penyesuaian terms & conditions.
                                                                                                                           condition kontrak CBM                                   (kemajuan 100% dari bobot 50% atau 50% dari UK)
                                                                                                                                                                                   (Kontrak CBM yang memuat tentang penyesuaian
                                                                                                                                                                                   terms & conditions terlampir).

                                                                                                                         TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                                                                         Perangkat peraturan mengenai
                                                                                                                         pemanfaatan coal bed methane selesai 1
                                                                                                                         Februari 2010 sehingga bisa menghasilkan
                                                                                                                         energi pada tahun 2011 (100 %)




                                                                                                                                                                BIDANG PEREKONOMIAN                                                          61
                             PENANGGUNG                                     KRITERIA            UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                                    INSTANSI TERKAIT                                                                                                                   KETERANGAN                                            STATUS
                             JAWAB                                          KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1                            2                  3                           4                   5                           6                                         7            8                                                     9

[P20] Pengalihan sistem subsidi: BBM, pupuk, dan listrik
[P20A1] Perumusan            Kementerian        Kementerian Pertanian,      Penyelesaian        TARGET :                    TARGET H-30:                              H-30: 94%    Pembentukan tim kajian (30% dri UK)
pengalihan sistem subsidi:   Koordinator Bidang Kementerian Keuangan,       konsep kebijakan    Konsep kebijakan            Membentuk tim kajian (32%)
BBM, pupuk dan listrik       Perekonomian       Kementerian Negara          pengalihan sistem   pengalihan sistem subsidi
                                                Badan Usaha Milik Negara,   subsidi             BBM
                                                Kementerian Energi Sumber
                                                Daya Mineral

                                                                                                                            TARGET H-50:                              H-50: 100%   Telah dilakukan pembahasan interdep pada tanggal
                                                                                                                            Perumusan alternatif kebijakan (60%)                   11 Desember 2009 mengenai potensi pengurangan
                                                                                                                                                                                   volume BBM tertentu, tata waktu target pelaksanaan,
                                                                                                                                                                                   dan usulan kebijakan pengurangan/pengalihan
                                                                                                                                                                                   subsidi BBM dengan Menko Perekonomian,
                                                                                                                                                                                   Bappenas, Depkeu dan BPH Migas. Dokumen laporan
                                                                                                                                                                                   hasil pembahasan tentang substansi Roadmap
                                                                                                                                                                                   Pengalihan Subsidi Bahan Bakar Minyak ke Subsidi
                                                                                                                                                                                   Langsung (terlampir). (Kemajuan 60% dari UK).

                                                                                                                            TARGET H-75:                              H-75: 103%   Telah dilakukan rapat koordinasi penyusunan
                                                                                                                             Pembahasan pentahapan pengurangan                     rencana penerapan sistem distribusi tertutup pada
                                                                                                                            subsidi BBM (82% dari kemajuan program)                tanggal 23 Desember 2009 yang dihadiri Ditjen
                                                                                                                                                                                   Migas, Ditjen Anggaran, Dephub, Kemeneg BUMN,
                                                                                                                                                                                   BPH Migas, dan PT. Pertamina (Persero). Dokumen
                                                                                                                                                                                   Laporan hasil pembahasan rencana penerapan
                                                                                                                                                                                   sistem distribusi tertutup (terlampir)

                                                                                                                            TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                            Konsep kebijakan pengalihan sistem
                                                                                                                            subsidi BBM, pupuk dan listrik

                                                                                                TARGET :                    TARGET H-30:                             H-30: 100%    30% dari kemajuan program penyusunan konsep
                                                                                                Konsep kebijakan            Perhitungan Biaya Pokok Penyediaan (BPP)               kebijakan subsidi listrik. Telah disusun skenario
                                                                                                pengalihan sistem subsidi   tenaga listrik (30% dari UK)                           opsi-opsi pengurangan subsidi listrik yang
                                                                                                listrik                                                                            mempertimbangkan kebijakan fuelmix energi primer
                                                                                                                                                                                   di pembangkit listrik, susut jaringan, BPP 5 tahun
                                                                                                                                                                                   kedepan, dan rasionalisasi TDL .




                                                                                                                                                                   BIDANG PEREKONOMIAN                                                        62
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                 %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                                   KETERANGAN                                               STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                       CAPAIAN

1              2            3                  4              5                           6                                        7           8                                                        9
                                                                                          TARGET H-50:                            H-50: 120%   Pembahasan Skema dan alternatif rasionalisasi
                                                                                          Penyusunan Program Rasionalisasi TDL                 TDL dilakukan dalam beberapa kali pertemuan (4
                                                                                          (50%)                                                Desember, 8 dan 9 Desember, 10 dan 11 Desember)
                                                                                                                                               (kemajuan 60% dari UK), yaitu
                                                                                                                                               1. Pembahasan Rasionalisasi TDL dan Roadmap
                                                                                                                                                  Subsidi Listrik (Kebijakan TDL dan Subsidi Listrik)
                                                                                                                                                  tanggal 4 Desember 2009 di Setjen DESDM.
                                                                                                                                                  Output: Perbaikan Roadmap subsdi Listrik.
                                                                                                                                               2. Rapat lanjutan Tim Kecil tanggal 8-9 Desember
                                                                                                                                                  2009, tempat di Setjen DESDM. Output: Substansi
                                                                                                                                                  Roadmap Pengalihan Subsidi Listrik.
                                                                                                                                               3. Rapat lanjutan tanggal 10 dan 11 Desember 2009,
                                                                                                                                                  di Ditjen LPE. Output: Perbaikan konsep Kebijakan
                                                                                                                                                  Pengalihan Subsidi Listrik.

                                                                                          TARGET H-75:                            H-75: 103%   Pembahasan Konsep Road Map Rasionalisasi Subsidi
                                                                                          Penyusunan Roadmap pengalihan subsidi                Listrik pada tanggal 23 Desember 2009; Peserta:
                                                                                          listrik terarah                                      KESDM, Kantor Menko Perekenomian, Depkeu, PT.
                                                                                                                                               PLN (persero). Konsep Final Road Map rasionalisasi
                                                                                                                                               Subsidi Listrik (terlampir)

                                                                                          TARGET H-100:                           H-100: 0%
                                                                                          Konsep kebijakan pengalihan sistem
                                                                                          subsidi BBM, pupuk dan listrik

                                                              TARGET :                    TARGET H-30:                            H-30: 0%
                                                              Konsep kebijakan
                                                              pengalihan sistem subsidi
                                                              pupuk

                                                                                          TARGET H-50:                            H-50: 100%   Telah dilakukan pembahasan interdep (Menko
                                                                                          Draft Pedoman Umum subsidi pupuk                     Perekonomian, Deperind, Meneg BUMN, Depdag,
                                                                                          (70%)                                                dan Depkeu) penyelesaian draft teknis Konsep
                                                                                                                                               Roadmap Subsidi Pupuk. Sudah dilakukan 4 kali
                                                                                                                                               workshop dengan melibatkan perguruan tinggi
                                                                                                                                               terkemuka (IPB, UGM, Unibraw, Unpad dan Unila)
                                                                                                                                               (konsep pedoman terlampir)

                                                                                          TARGET H-75:                            H-75: 100%   Model Draft Pedoman Umum Pelaksanaan Uji coba
                                                                                           Penentuan Draft model penyaluran                    Subsidi langsung ke Petani telah selesai dengan
                                                                                          Subsidi pupuk: Perumusan alternatif                  skema penyaluran dan akan dilakukan uji materi
                                                                                          kebijakan (60%)                                      apakah draft yang telah disusun oleh PSE-KP layak
                                                                                                                                               untuk diuji cobakan pada 10 porpinsi sebagai pilot
                                                                                                                                               project yang akan melibatkan 10.000 petani pada
                                                                                                                                               tahun 2010.

                                                                                          TARGET H-100:                           H-100: 0%




                                                                                                                                 BIDANG PEREKONOMIAN                                                         63
                            PENANGGUNG                                KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                                STATUS
                            JAWAB                                     KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                           2             3                           4                    5                          6                                             7             8                                                         9

[P21] Pengembangan Energi Terbarukan Nasional
[P21A1] Pemberian Fasilitas Kementerian   Kementerian Negara          Penyelesaian         TARGET :                   TARGET H-30: 15%                              H-30: 100%   30% kemajuan:
Perpajakan terhadap         Keuangan      Lingkungan Hidup,           Peraturan Menteri    Terbitnya PMK tentang      a. Pengumpulan data dan informasi                          a. Penyelesaian konsep kebijakan subsidi BBM;
pemanfaatan energi                        Kementerian Energi Sumber   Keuangan             Pemberian Insentif            tentang energi terbarukan;                                 (kemajuan 30% dari bobot 50% atau 15% dari UK)
terbarukan (renewable                     Daya Mineral, Kementerian   tentang Insentif     Perpajakan sektor energi   b. Rapat Koordinasi dengan K/L terkait                     b. Penyelesaian konsep kebijakan subsidi Listrik
energy)                                   Perindustrian               pemanfaatan energi   terbarukan                    untuk mendapat masukan tentang                             (kemajuan 30% dari bobot 50% atau 15% dari UK).
                                                                      terbarukan                                         energi terbarukan dan fasilitas                         - Sedang disusun alternatif kebijakan pengalihan
                                                                                                                         perpajakan yang diperlukan.                                subsidi BBM
                                                                                                                                                                                 - Tengah disusun proyeksi fuelmix, susut jaringan
                                                                                                                                                                                    dan BPP 5 tahun ke depan

                                                                                                                      TARGET H-50: 40%                              H-50: 100%   a) inventarisasi peraturan fasilitas perpajakan terkait:
                                                                                                                      a. Menginventarisasi ketentuan/ Peraturan                  - sumber panas bumi :
                                                                                                                         perundangan yang telah ada yang                         PP No.1 Tahun 2007;
                                                                                                                         berkaitan dengan pemberian fasilitas                    PMK No. 177/PMK.011/2007;
                                                                                                                         perpajakan kepada sektor industri/ jenis                PMK No. 242/PMK.011/2008.
                                                                                                                         barang yang dikategorikan sebagai                       - sumber energi Bahan Bakar Nabati (BBN) :
                                                                                                                         energi terbarukan (Pembebasan BM,                       PMK No. 156/PMK.011/2009
                                                                                                                         Pengenaan BK, Cukai, PPh, PPN, BM/                      - sumber energi lainnya :
                                                                                                                         PPNDTP);                                                nihil
                                                                                                                      b. Mengidentifikasi kebutuhan fasilitas
                                                                                                                         perpajakan                                              b) identifikasi kebutuhan fasilitas perpajakan
                                                                                                                                                                                 dibutuhkan terkait:
                                                                                                                                                                                 - sumber energi panas bumi
                                                                                                                                                                                 - sumber energi BBN
                                                                                                                                                                                 - PLTS (Tenaga Surya)
                                                                                                                                                                                 - PLTB (Tenaga Bayu)
                                                                                                                                                                                 - PLTMH (Tenaga Mikro Hidro)

                                                                                                                      TARGET H-75: 80%                              H-75: 100%   a) Hasil kajian:
                                                                                                                      a) Mengkaji kemungkinan diberikannya                       - Tarif PPh Badan sebesar 5% selama 15 tahun
                                                                                                                      fasilitas perpajakan tambahan untuk                        sejak masa eksplorasi panas bumi (fasilitas melalui
                                                                                                                      meningkatkan pemanfaatan energi                            penerbitan PP)
                                                                                                                      terbarukan;                                                - PPN DTP dan BM DTP (fasilitas melalui penerbitan
                                                                                                                      b) Merumuskan rekomendasi kebijakan                        PMK)
                                                                                                                      yang akan di tempuh                                        - PPN Tidak Dipungut untuk impor BKP tertentu
                                                                                                                                                                                 (melalui perubahan KMK No.231/KMK.03/2001)
                                                                                                                                                                                 - Pembebasan/pengurangan PPh Pasal 22
                                                                                                                                                                                 Impor Barang (melalui perubahan KMK No.254/
                                                                                                                                                                                 KMK.03/2001)
                                                                                                                                                                                 b) Merumuskan rekomendasi kebijakan:
                                                                                                                                                                                 - Fasilitas tambahan yang dapat diberikan dalam
                                                                                                                                                                                 rangka P100H: (i) PPN Tidak Dipungut untuk Impor
                                                                                                                                                                                 Barang; dan (ii) Pembebasan PPh Pasal 22 Impor atas
                                                                                                                                                                                 Barang.
                                                                                                                                                                                 - Fasilitas tambahan yang diberikan setelah P100H: (i)
                                                                                                                                                                                 Perlakuan tarif khusus PPh Badan sebesar 5%; dan (ii)
                                                                                                                                                                                 PPN DTP dan BM DTP.


                                                                                                                                                                BIDANG PEREKONOMIAN                                                              64
                           PENANGGUNG                                      KRITERIA           UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                                    KETERANGAN                                              STATUS
                           JAWAB                                           KEBERHASILAN       KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                          2                   3                           4                  5                          6                                            7            8                                                       9
                                                                                                                         TARGET H-100: 100%                          H-100: 0%     Untuk energi terbarukan termasuk panas bumi,
                                                                                                                         Menyusun dan merumuskan PMK tentang                       pembebasan PPN dan PPh pasal 22 atas impor
                                                                                                                         Pemberian Insentif Perpajakan sektor                      barang-barang yang bea masuknya telah
                                                                                                                         energi terbarukan                                         dibebaskan. Selain itu, khusus untuk panas bumi,
                                                                                                                                                                                   diberikan Tarif Khusus untuk PPh.

[P22] Revitalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR)
[P22A1] Penyediaan dana    Kementerian        Kementerian Negara           Penyelesaian       TARGET :                   TARGET H-30:                             H-30: 100%       Telah dipersiapkan dan dikirim Surat Menteri Negara
penjaminan untuk KUR       Koordinator Bidang Badan Usaha Milik Negara,    perangkat          Perangkat pendukung        Penyiapan dan Pengiriman Surat kepada                     Koperasi dan UKM No. 42/M.KUKM/XI/2009 tanggal
dalam APBN sebesar Rp. 2   Perekonomian       Kementerian Pertanian,       pendukung          yang dapat menjamin        Menteri Keuangan tentang Penyediaan                       19 November 2009 kepada Menteri Keuangan untuk
triliyun pertahun                             Kementerian Kelautan dan     penyediaan dana    terlaksananya penyediaan   Dana Penjaminan KUR sebesar Rp 2 Trilyun                  mengalokasikan Dana Penjaminan sebesar Rp. 2
                                              Perikanan, Kementerian       penjaminan untuk   dana penjaminan untuk      untuk Tahun Anggaran 2010                                 trilyun dalam APBN-P 2010. selanjutnya dalam surat
                                              Perindustrian, Kementerian   KUR dalam APBN     KUR dalam APBN sebesar                                                               tersebut diharapkan juga Menteri Keuangan dapat
                                              Perdagangan, Kementerian                        Rp. 2 triliyun pertahun                                                              menyiapkan dokumen dan produk hukum yang
                                              Dalam Negeri, Kementerian                                                                                                            diperlukan dalam rangka pengalokasian APBN-P
                                              Keuangan, Kementerian                                                                                                                tersebut (antara lain : peraturan Pemerintah tentang
                                              Negara Koperasi dan UKM                                                                                                              penyertaan modal negara dalam perusahaan
                                                                                                                                                                                   penjamin

                                                                                                                         TARGET H-50:                                H-50: 100%    Bank pelaksana dan perusahaan penjaminan
                                                                                                                         Rencana Bisnis Bank Pelaksana KUR dan                     KUR sudah mengusulkan rencana bisnis kepada
                                                                                                                         Perusahaan Penjaminan selesai di susun                    Departemen Keuangan. Draf surat Kepala BKF
                                                                                                                                                                                   tentang analisa resiko fiskal alokasi KUR 2010 kepada
                                                                                                                                                                                   DJA dan DJPBEN selesai disusun

                                                                                                                         TARGET H-75:                             H-75: 100%       Nota Dinas Kepala Badan Kebijakan Fiskal kepada
                                                                                                                         Memasukkan angka dana penjaminan KUR                      Menteri Keuangan tentang alokasi dana penjaminan
                                                                                                                         sebesar Rp 2 trilyun ke dalam APBNP 2010                  KUR sebesar Rp. 2 triliun pada RAPBN-P 2010 telah
                                                                                                                         yang diajukan pembahasannya pada akhir                    dikirimkan.
                                                                                                                         Januari 2010

                                                                                                                         TARGET H-100:                                 H-100: 0%
                                                                                                                         Perangkat pendukung yang dapat
                                                                                                                         menjamin terlaksananya penyediaan
                                                                                                                         dana penjaminan untuk KUR dalam APBN
                                                                                                                         sebesar Rp. 2 triliyun pertahun telah selesai




                                                                                                                                                                  BIDANG PEREKONOMIAN                                                           65
                        PENANGGUNG                                      KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                                           STATUS
                        JAWAB                                           KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1                       2                   3                           4                    5                          6                                         7           8                                                    9
[P22A2] Perubahan       Kementerian        Kementerian Keuangan,        Cakupan              TARGET :                    TARGET H-30:                            H-30: 100%   Telah diadakan pertemuan di Kementerian Koperasi
Peraturan Pelaksanaan   Koordinator Bidang Kementerian Negara           penyempurnaan        [1] Adendum II MOU          Pelaksanaan penyusunan Addendum II                   dan UKM tanggal 4 Nopember 2009 yang dihadiri
Penyaluran KUR          Perekonomian       Koperasi dan UKM,            Memorandum of        KUR antara 8 K/L, 6         MOU KUR                                              oleh Deputi Menko Perekonomian, Bank Indonesia,
                                           Kementerian Pertanian,       Understanding        Bank Pelaksana, dan 2                                                            6 (enam) Bank pelaksana KUR dan Perusahana
                                           Kementerian Kelautan dan     (MoU), Peraturan     Perusahaan Penjamin                                                              Penjamin untuk membahas berkaitan dengan
                                           Perikanan, Kementerian       Menteri Keuangan     mengenai pelaksanaan KUR;                                                        pelaksanaan penyaluran KUR selama ini.
                                           Perindustrian, Kementerian   (PMK), Standard      [2] PMK Perubahan atas                                                           Diharapkan beberapa kendala yang dihadapkan
                                           Perdagangan, Kementerian     Operating Procedur   PMK No.10/PMK.05/2009                                                            dalam penyaluran KUR dapat dibahas lebih lanjut
                                           Negara Badan Usaha Milik     (SOP) mengenai       tentang perubahan atas                                                           dalam komite kebijakan untuk penyelesaiannya.
                                           Negara                       pelaksanaan KUR      PMK No.135/PMK.05/2008
                                                                        dan penerbitan       mengenai fasilitas
                                                                        Peraturan            penjaminan KUR yang
                                                                        Pemerintah           mencakup Sistem Informasi
                                                                        mengenai             Debitur, definisi debitur
                                                                        Penyertaan Modal     KUR, dan perluasan Bank
                                                                        Negara (PMN)         pelaksana;
                                                                                             [3] SOP Pelaksanaan KUR
                                                                                             yang mencakup Sistem
                                                                                             Informasi Debitur, definisi
                                                                                             debitur KUR, dan perluasan
                                                                                             Bank pelaksana;
                                                                                             [4] PP mengenai PMN
                                                                                             kepada PT Askrindo dan
                                                                                             Perum Jamkrindo

                                                                                                                        TARGET H-50:                             H-50: 100%   Telah dilakukan pertemuan Tim Pelaksana Komite
                                                                                                                        Selesainya Addendum II MOU KUR dan                    Kebijakan KUR pada tanggal 3 Desember 2009
                                                                                                                        dimulainya penyusunan SOP Pelaksanaan                 yang membahas 13 butir perubahan MOU. Rapat
                                                                                                                        KUR serta PMK mengenai Fasilitas                      memutuskan untuk mengajukan 12 butir ke rapat
                                                                                                                        Penjaminan KUR                                        Komite Kebijakan KUR yang akan diadakan tgl.
                                                                                                                                                                              15 Desember 2009. Draft PMK sudah selesai dan
                                                                                                                                                                              akan dibahas pada hari Rabu 16 Desember 2009
                                                                                                                                                                              antara DJPB, Biro Hukum Depkeu dan Perusahaan
                                                                                                                                                                              Penjaminan.

                                                                                                                        TARGET H-75:                             H-75: 100%   Rapat Komite Kebijakan KUR telah dilaksanakan pada
                                                                                                                        Selesainya penyusunan PMK mengenai                    tanggal 21 Desember 2009. Rapat menyetujui usulan
                                                                                                                        Fasilitas Penjamin KUR                                butir-butir perubahan yang akan dicantumkan
                                                                                                                                                                              pada Addendum II MOU KUR. Pembahasan teknis
                                                                                                                                                                              draf telah dilakukan pada tanggal 23 Desember
                                                                                                                                                                              2009 dan 5 Januari 2010. Draf Addendum II MOU
                                                                                                                                                                              KUR telah siap ditanda-tangani. Secara paralel
                                                                                                                                                                              penyusunan PMK juga dilaksanakan .Draf PMK telah
                                                                                                                                                                              selesai disusun dan siap ditanda-tangani. Penanda-
                                                                                                                                                                              tanganan kedua dokumen tersebut direncanakan
                                                                                                                                                                              tanggal 12 Januari 2010.




                                                                                                                                                                BIDANG PEREKONOMIAN                                                     66
                          PENANGGUNG                                   KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                    KETERANGAN                                          STATUS
                          JAWAB                                        KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                         2                 3                          4                    5                          6                                            7           8                                                   9
                                                                                                                       TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                       [1] Adendum II MOU KUR antara 8 K/L,
                                                                                                                       6 Bank Pelaksana, dan 2 Perusahaan
                                                                                                                       Penjamin mengenai pelaksanaan KUR;
                                                                                                                       [2] PMK Perubahan atas PMK No.10/
                                                                                                                       PMK.05/2009 tentang perubahan atas PMK
                                                                                                                       No.135/PMK.05/2008 mengenai fasilitas
                                                                                                                       penjaminan KUR yang mencakup Sistem
                                                                                                                       Informasi Debitur, definisi debitur KUR, dan
                                                                                                                       perluasan Bank pelaksana;
                                                                                                                       [3] SOP Pelaksanaan KUR yang mencakup
                                                                                                                       Sistem Informasi Debitur, definisi debitur
                                                                                                                       KUR, dan perluasan Bank pelaksana;
                                                                                                                       [4] PP mengenai PMN kepada PT Askrindo
                                                                                                                       dan Perum Jamkrindo

[P22A3] Perluasan akses   Kementerian       Kementerian Keuangan,      Perluasan akses KUR TARGET :                    TARGET H-30:                                H-30: 100%
KUR: Melalui penambahan   Negara Koperasi   Kementerian Negara Badan                       Akses KUR yang lebih luas   Pertemuan dengan BPD dan Asosiasi Bank
bank Pelaksana KUR        dan UKM           Usaha Milik Negara                             melalui penambahan Bank     Pembangunan Daerah untuk membahas
                                                                                           Pelaksana KUR mencakup      tentang perluasan akses terhadap KUR.
                                                                                           8 Bank Pelaksana KUR baru
                                                                                           (Bank Pelaksana lama : 6
                                                                                           bank, sehingga menjadi
                                                                                           14 bank)

                                                                                                                       TARGET H-50:                                H-50: 100%   [1] Koordinasi dengan Tim pelaksana Komite
                                                                                                                        Koordinasi dengan instansi terkait                      Kebijakan KUR pada tanggal 24 dan 30 Nopember
                                                                                                                       berkaitan dengan perluasan akses KUR                     2009, berkaitan penambahan Bank Pelaksana KUR
                                                                                                                       dengan melibatkan Bank Pembangunan                       [2] Melakukan koordinasi dengan Asosiasi Bank
                                                                                                                       Daerah                                                   Pembangunan Daerah (Asbanda) tentang penetapan
                                                                                                                                                                                kriteria standar sebagai Bank Pelaksana KUR
                                                                                                                                                                                [3] Melakukan pertemuan koordinasi dengan Kadin
                                                                                                                                                                                Bidang KUKM dalam rangka sosialisasi rencana
                                                                                                                                                                                penambahan Bank Pelaksana KUR

                                                                                                                       TARGET H-75:                                H-75: 100%   [1] Melakukan Pertemuan dengan Direksi BPD dan
                                                                                                                       Pengusulan kepada Komite Kebijakan KUR                   Pengurus Asosiasi Bank pembangunan daerah
                                                                                                                       mengikutsertakan Bank Pembangunan                        (ASBANDA) pada Tanggal 17 Des 2009 dalam rangka
                                                                                                                       Daerah sebagai Bank Pelaksana KUR                        persiapan BPD sebagi Bank Pelaksana KUR
                                                                                                                                                                                [2] Menyampaikan usulan kepada komite kebijakan
                                                                                                                                                                                KUR untuk mengikutsertakan 13 BPD (BPD Jatim,
                                                                                                                                                                                BPD Jateng, BPD DIY, BPD DKI, BPD Jabar Banten,
                                                                                                                                                                                Bank Nagari, BPD Kalbar, BPD Kalteng, BPD Kalsel,
                                                                                                                                                                                BPD NTB, BPD Sulut, BPD Maluku dan BPD Papua)
                                                                                                                                                                                sebagai Bank Pelaksana KUR




                                                                                                                                                               BIDANG PEREKONOMIAN                                                       67
                           PENANGGUNG                                    KRITERIA           UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                                 INSTANSI TERKAIT                                                                                                                    KETERANGAN                                             STATUS
                           JAWAB                                         KEBERHASILAN       KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                          2                 3                           4                  5                            6                                          7            8                                                      9
                                                                                                                         TARGET H-100:                           H-100: 0%
                                                                                                                         Akses KUR yang lebih luas melalui
                                                                                                                         penambahan Bank Pelaksana KUR,
                                                                                                                         mencakup 8 Bank Pelaksana KUR baru
                                                                                                                         seuai dengan Keputusan komite Kebijakan
                                                                                                                         KUR

[P23] Pengembangan UKM
[P23A1] Memperluas         Kementerian       Kementerian Pendidikan      Penyelesaian       TARGET :                     TARGET H-30:                               H-30: 100%   Kemajuan 10%.
program diklat dan         Negara Koperasi   Nasional, Kementerian       konsep perluasan   Konsep program diklat dan    Teridentifikasi peraturan/kebijakan                     [1] Telah dilakukan pembuatan rancangan Action
pendidikan vocational bagi dan UKM           Tenaga Kerja dan            program diklat     pendidikan vocational bagi   pengembangan SDM KUMKM yang                             Plan untuk penyusunan konsep perluasan program
pelaku UKM                                   Transmigrasi, Kementerian   dan pendidikan     pelaku UKM yang lebih luas   menjadi dasar hukum bagi perluasan                      diklat dan pendidikan vocational bagi pelaku UKM
                                             Negara Badan Usaha Milik    vocational bagi                                 program diklat dan pendidikan Vocational                pada tanggal 14 Nov 2009.
                                             Negara                      pelaku UKM                                      bagi pelaku UMKM                                        [2] Telah dibentuk tim kerja pada tanggal 16
                                                                                                                                                                                 November 2009 dengan anggota staf Deputi SDM,
                                                                                                                                                                                 Widyaiswara, UNJ, Latpenkop untuk menindaklanjuti
                                                                                                                                                                                 penyelesaian konsep perluasan program diklat dan
                                                                                                                                                                                 pendidikan vocational bagi pelaku UKM.
                                                                                                                                                                                 [3] Telah dilakukan penyempurnaan Action Plan
                                                                                                                                                                                 perluasan program diklat dan pendidikan vocational
                                                                                                                                                                                 bagi pelaku UKM oleh tim.
                                                                                                                                                                                 [4] Telah dilakukan identifikasi peraturan/kebijakan
                                                                                                                                                                                 pengembangan SDM KUMKM yang menjadi dasar
                                                                                                                                                                                 hukum penyusunan konsep perluasan program
                                                                                                                                                                                 diklat dan pendidikan vocational bagi pelaku UKM.

                                                                                                                         TARGET H-50:                               H-50: 100%   [1] Analisis Data Pengembangan SDM KUMKM.
                                                                                                                         Tersedianya kerangka konsep perluasan                   [2] Penyusunan Kerangka Program Diklat dan
                                                                                                                         program diklat dan pendidikan vocational                Pendidikan Vocatioanal bagi pelaku UKM
                                                                                                                         bagi pelaku KUMKM                                       [3] Pelaksanaan FGD membahas Draft Awal
                                                                                                                                                                                 [4] Penyempurnaan hasil FGD

                                                                                                                         TARGET H-75:                               H-75: 100%   [1] Penyusunan Konsep sesuai hasil FGD
                                                                                                                         Tersusunnya konsep awal perluasan                       [2] Review Konsep awal antar Deputi di Kementerian
                                                                                                                         program diklat dan pendidikan vocational                KUKM
                                                                                                                         bagi pelaku KUMKM                                       [3] Presentasi konsep awal di lingkungan internal
                                                                                                                                                                                 Kementerian Koperasi dan UKM

                                                                                                                         TARGET H-100:                              H-100: 0%    [1] Penajaman konsep awal perluasan program diklat
                                                                                                                         Penyelesaian konsep perluasan program                   dan pendidikan vocational bagi pelaku KUMKM
                                                                                                                         diklat dan pendidikan vocational bagi                   [2] Review Konsep lintas sektor
                                                                                                                         pelaku KUMK                                             [3] Presentasi Konsep Final
                                                                                                                                                                                 [4] Finalisasi Konsep perluasan program diklat dan
                                                                                                                                                                                 pendidikan vocational bagi pelaku KUMKM.




                                                                                                                                                                 BIDANG PEREKONOMIAN                                                         68
                           PENANGGUNG                                     KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                 %
RENCANA AKSI                                 INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                                               STATUS
                           JAWAB                                          KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                       CAPAIAN

1                          2                 3                            4                    5                          6                                        7           8                                                        9
[P23A2] Perluasan One      Kementerian       Kementerian Perdagangan,     Penyiapan langkah-   TARGET :                   TARGET H-30:                            H-30: 100%   International Workshop OVOP ke-6, Nusa Dua, Bali
Village One Product (OVOP) Negara Koperasi   Kementerian Perindustrian,   langkah perluasan    Tersusunnya Rencana Aksi International Workshop OVOP ke-6, Nusa                 14-15 November 2009 dibuka oleh Bapak. Boediono
                           dan UKM           Kementerian Negara           One Village One      Pentahapan Perluasan One Dua, Bali 14-15 November 2009                          (Wakil Presiden RI
                                             Perencanaan Pembangunan      Product (OVOP)       Village One Product (OVOP)
                                             Nasional BAPPENAS,
                                             Kementerian Kelautan dan
                                             Perikanan, Kementerian
                                             Pertanian

                                                                                                                         TARGET H-50:                             H-50: 100%   [1] Rencana perluasan OVOP dilakukan melalui
                                                                                                                         Penyusunan Draft awal Rencana Aksi                    pendekatan, mengembangkan lokasi yang sudah
                                                                                                                         Pentahapan Perluasan OVOP                             dilaksanakan selama ini, serta mengembangkan
                                                                                                                                                                               produk unggulan pada lokasi baru sesuai dengan
                                                                                                                                                                               usulan dari pemerintah daerah serta potensi produk
                                                                                                                                                                               unggulan setempat.
                                                                                                                                                                               [2] Untuk tahun 2010 dan seterusnya, lokasi yang
                                                                                                                                                                               dikembangkan adalah sebagaimana berikut:
                                                                                                                                                                               a) Melanjutkan dan mengembangkan 25 Pilot Model
                                                                                                                                                                               OVOP Bidang Pangan, Kerajinan, dan sandang di 13
                                                                                                                                                                               Propinsi yang selama ini telah dirintis oleh Ditjen
                                                                                                                                                                               Industri Kecil, Menengah, Departemen Perindustrian.
                                                                                                                                                                               b) Melakukan Rintisan Agro Industri Pedesaan
                                                                                                                                                                               di 100 lokasi/pedesaan yang memiliki potensi
                                                                                                                                                                               dan prospek utk dikembangkan dari agrobisnis
                                                                                                                                                                               menuju agroindustri yang dikembangkan oleh
                                                                                                                                                                               Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian,
                                                                                                                                                                               Departemen Pertanian.
                                                                                                                                                                               c) Pengembangan OVOP yang dilakukan oleh
                                                                                                                                                                               Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan,
                                                                                                                                                                               Departemen Kelautan dan Perikanan dgn
                                                                                                                                                                               mengembangkan potensi sentra yang ada menuju
                                                                                                                                                                               ke arah Pengembangan Kawasan Minapolitan
                                                                                                                                                                               d) Kementerian Negara KUKM melanjutkan
                                                                                                                                                                               pengembangan komoditas unggulan agro
                                                                                                                                                                               (holtikultura) melalui pendekatan OVOP yang selama
                                                                                                                                                                               ini dikembangkan di Propinsi Jawa Barat (Kab.
                                                                                                                                                                               Cianjur & Garut) dan Prop. Bali (Kab. Bangli & Badung)
                                                                                                                                                                               serta mengembangkan rintisan di 4 lokasi baru
                                                                                                                                                                               yang diusulkan oleh pemda serta potensi produk
                                                                                                                                                                               unggulan setempat.
                                                                                                                                                                               e) Departemen Perdagangan melalui Badan
                                                                                                                                                                               Pengembangan Export Nasional (BPEN) mendukung
                                                                                                                                                                               pengembangan ekonomi lokal dengan pendekatan
                                                                                                                                                                               OVOP melalui pemasaran dan promosi produk dan
                                                                                                                                                                               budaya unggulan masyarakat setempat.




                                                                                                                                                                 BIDANG PEREKONOMIAN                                                         69
                              PENANGGUNG                                     KRITERIA              UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                                     INSTANSI TERKAIT                                                                                                                         KETERANGAN                                                 STATUS
                              JAWAB                                          KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                             2                  3                           4                     5                              6                                          7            8                                                          9
                                                                                                                                  TARGET H-75:                              H-75: 100%    Telah dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektor
                                                                                                                                  Koordinasi lintas sektor pengembangan                   pengembangan OVOP sebagai implementasi
                                                                                                                                  OVOP sebagai implementasi Inpres No                     Inpres N0 6 Tahun 2007 yang dilaksanakan pada
                                                                                                                                  6/2007                                                  tanggal 5 Januari 2010, dihadiri oleh wakil dari
                                                                                                                                                                                          instansi terkait seperti Kantor Menko Perekonomian,
                                                                                                                                                                                          Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bangda),
                                                                                                                                                                                          Kementerian Pertanian (Ditjen P2HP), Kementerian
                                                                                                                                                                                          Perindustrian (Ditjen IKM), Kementerian Perdagangan
                                                                                                                                                                                          (BPEN dan Ditjen Dagri), Kementerian Kehutanan
                                                                                                                                                                                          (Ditjen Rehabilitasi lahan dan perhutanan sosial),
                                                                                                                                                                                          BPPT (Pusat Inovasi UMKM dan Deputi Kebijakan
                                                                                                                                                                                          Teknologi) dan KADIN Indonesia. Kesepakatan:
                                                                                                                                                                                          a. Rapat sepakat bahwa program pengembangan
                                                                                                                                                                                             ekonomi daerah melalui pendekatan OVOP ini
                                                                                                                                                                                             akan dilakukan melalui kegiatan tahapan rantai
                                                                                                                                                                                             nilai dari hulu hingga ke hilir, dimana setiap
                                                                                                                                                                                             instansi akan mengambil peran di setiap tahapan
                                                                                                                                                                                             rantai nilai tersebut sesuai dengan tupoksi instansi/
                                                                                                                                                                                             lembaganya.
                                                                                                                                                                                          b. Rapat menyepakati program-program yang
                                                                                                                                                                                             ada di masing-masing instansi/lembaga akan
                                                                                                                                                                                             disinergikan dalam rangka mendukung kegiatan
                                                                                                                                                                                             pengembangan OVOP ini.
                                                                                                                                                                                          c. Rapat menyepakati akan melakukan rapat
                                                                                                                                                                                             koordinasi secara rutin dan berkesinambungan
                                                                                                                                                                                             dengan membahas topik-topik khusus
                                                                                                                                                                                             permasalahan yang dihadapi dalam
                                                                                                                                                                                             pengembangan OVOP ini.
                                                                                                                                                                                          d. Rapat selanjutnya akan dilaksanakan secara
                                                                                                                                                                                             bergantian di masing-masing instansi yang
                                                                                                                                                                                             memiliki keterkaitan pengembangan OVOP ini.

                                                                                                                                  TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                                  Tersedianya Rencana Aksi Pentahapan
                                                                                                                                  Perluasan OVOP

[P23A3] Percepatan             Kementerian       Kementerian Keuangan,       Penyelesaian         TARGET :                        TARGET H-30:                               H-30: 100%   Kemajuan sampai 23 November :
pembangunan atau               Negara Koperasi   Kementerian Negara          pembangunan atau     Terwujudnya                     Proses tender, administrasi dan peninjauan              [1] 100% Sebanyak 34 unit (38%)
revitalisasi pasar tradisional dan UKM           Perencanaan Pembangunan     revitalisasi pasar   pembangunan 90 pasar            lapangan selesai 100% dan rencana                       [2] 70-99% Sebanyak 45 unit (49%)
bagi pelaku UKM                                  Nasional BAPPENAS,          tradisional          tradisional di 86 Kab/Kota      pencapaian pembangunan fisik 80%                        [3] 60-69% Sebanyak 3 unit (4%)
                                                 Kementerian Perdagangan,                         di 32 Provinsi(rincian lokasi                                                           [4] 50-59% Sebanyak 3 unit (4%)
                                                 Kementerian Dalam Negeri,                        terlampir)                                                                              [5] 49-0% Sebanyak 5 unit (5%)
                                                 Pemda




                                                                                                                                                                          BIDANG PEREKONOMIAN                                                             70
                         PENANGGUNG                                      KRITERIA            UKURAN                   UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                    KETERANGAN                                           STATUS
                         JAWAB                                           KEBERHASILAN        KEBERHASILAN             H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                        2                  3                            4                   5                        6                                           7             8                                                    9
                                                                                                                      TARGET H-50:                               H-50: 100%     Rata-rata pembangunan fisik pasar mencapai 91%
                                                                                                                      Pencapaian pembangunan fisik 90%                          dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                [1] 100% Sebanyak 59 unit (65,7%)
                                                                                                                                                                                [2] 70-99% Sebanyak 20 unit (22,2%)
                                                                                                                                                                                [3] 60-69% Sebanyak 6 unit (6,6%)
                                                                                                                                                                                [4] 50-59% Sebanyak 5 unit (5,5%)

                                                                                                                      TARGET H-75:                               H-75: 150%     100% Sebanyak 90 unit (100%).
                                                                                                                      Pencapaian pembangunan fisik 100 %                        Target capaian rencana aksi telah tercapai 100%

                                                                                                                      TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                      Pencapaian pembangunan fisik 100%

[P24] Ketenagakerjaan
[P24A1] Perubahan        Kementerian        Kementerian Perindustrian,   Penyelesaian        TARGET :                 TARGET H-30:                                 H-30: 100%
Peraturan tentang Upah   Tenaga Kerja dan   Kementerian Perdagangan,     perubahan           Peraturan tentang Upah   1) Inventarisasi data upah minimum
Minimum Sektoral         Transmigrasi       Kementerian Dalam Negeri,    Peraturan tentang   Minimum Sektoral yang    sektoral;
                                            Kementerian Perhubungan,     Upah Minimum        telah disempurnakan, 1   2) Pembahasan internal;
                                            Kementerian Energi Sumber    Sektoral            Februari 2010            3) Pembahasan dengan lintas sektoral, BPS
                                            Daya Mineral, Kementerian                                                 dan Bappenas;
                                            Pertanian, Kementerian                                                    4) Pembahasan dengan Disnakertrans
                                            Kehutanan, Kementerian                                                    Provinsi se Jawa (kecuali DI. Yogyakarta),
                                            Kelautan dan Perikanan                                                    Kaltim, Sulsel, Sumut, Kepri, Sumsel, Kalsel
                                                                                                                      dan Riau.

                                                                                                                      TARGET H-50:                               H-50: 150%     1) Pembahasan dengan Dewan Pengupahan
                                                                                                                      1) Penyusunan pokok-pokok pikiran,                        Nasional yang beranggotakan Triparit Nasional
                                                                                                                      2) Penyusunan konsep peraturan.                           tanggal 1 dan 2 Desember 2009;
                                                                                                                                                                                2) Pembahasan dengan Lintas Sektor Terkait tanggal
                                                                                                                                                                                11 Desember 2009

                                                                                                                      TARGET H-75:                               H-75: 100%     1) Tanggal 30 Desember 2009 Rapat Gabungan
                                                                                                                      1) Pembahasan dengan lintas sektor,                       Dewan Pengupahan Nasional bersama LKS Tripartit
                                                                                                                      2) Penyempurnaan konsep peraturan                         Nasional dengan Menaker dan Dirjen PHI dan Jamsos
                                                                                                                      tentang Upah Minimum Sektoral.                            2) Draf perubahan Permenakertrans mengenai Upah
                                                                                                                                                                                Minimum Sektoral selesai disusun oleh Biro Hukum.

                                                                                                                      TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                      Penyerahan Perubahan Peraturan tentang
                                                                                                                      Upah Minimum Sektoral 100%




                                                                                                                                                              BIDANG PEREKONOMIAN                                                         71
                             PENANGGUNG                                       KRITERIA              UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                                    INSTANSI TERKAIT                                                                                                                            KETERANGAN                                               STATUS
                             JAWAB                                            KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                            2                  3                             4                     5                             6                                              7          8                                                        9

[P25] Kelancaran arus barang dan daya saing
[P25A1] Penerapan Sistem     Badan Koordinasi   Kementerian Hukum             Implementasi          TARGET :                      TARGET H-30:                                  H-30: 90%   Target [1]:
Pelayanan Informasi dan      Penanaman Modal    dan HAM, Kementerian          Sistem Pelayanan      Sistem Pelayanan Informasi    [1] Tersusun draft final 4 (empat)                        Selesai draft final 3 (tiga) dari 4 (empat) Perka BKPM
Perizinan Investasi Secara                      Keuangan ,Kementerian         Informasi dan         dan Perizinan Investasi       Perka BKPM: a) Tatacara Pelaksanaan,                      yaitu: a) Tatacara Pelaksanaan, Pembinaan dan
Elektronik (SPIPISE) di                         Perhubungan, Kementerian      Perizinan Investasi   Secara Elektronik (SPIPISE)   Pembinaan dan Pelaporan PTSP di Bidang                    Pelaporan PTSP di Bidang Penanaman Modal, b)
Kawasan Perdagangan                             Perdagangan, Kementerian      Secara Elektronik     diimplementasikan di          Penanaman Modal, b) Pedoman dan                           Pedoman dan Tatacara Pengendalian Pelaksanaan
Bebas dan Pelabuhan                             Perindustrian, Kementerian    (SPIPISE) di          Kawasan Perdagangan           Tatacara Permohonan Penanaman Modal,                      Penanaman Modal, c) Sistem Pelayanan Informasi
Bebas Batam                                     Komunikasi dan Informatika,   Pelayanan Terpadu     Bebas dan Pelabuhan Bebas     c) Pedoman dan Tatacara Pengendalian                      dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE)
                                                Kementerian Energi            Satu Pintu (PTSP)     Batam                         Pelaksanaan Penanaman Modal, d)                           Draft final Perka BKPM tentang Pedoman dan
                                                Sumber Daya Mineral,          Bidang Penanaman                                    Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan                  Tatacara Permohonan Penanaman Modal belum
                                                Kementerian Pertanian,        Modal di Kawasan                                    Investasi Secara Elektronik (SPIPISE),                    selesai, karena menunggu kejelasan Kemenakertrans
                                                Kementerian Kehutanan,        Perdagangan Bebas                                   [2] Penyusunan draft final blue print                     tentang perizinan penggunaan tenaga kerja asing
                                                Kementerian Kesehatan,        dan Pelabuhan                                       SPIPISE                                                   oleh perusahaan penanaman modal.
                                                Kementerian Pekerjaan         Bebas Batam                                         [3] Penyeleseaian pembangunan Pusat                       Target [2] : Selesai;
                                                Umum, Kementerian                                                                 Data dan infrastruktur jaringan SPIPISE di                Target [3] : Selesai;
                                                Budaya dan Pariwisata,                                                            BKPM                                                      Target [4]: Selesai;
                                                Kementerian Tenaga                                                                [4] Design dan site map portal SPIPISE                    Target [5]: Dari 20 Aplikasi Perizinan Pusat telah
                                                Kerja dan Transmigrasi,                                                           [5] Pembangunan 20 aplikasi perizinan                     terbangun 16 aplikasi
                                                Kementerian Kelautan dan                                                          pusat
                                                Perikanan, Kementerian
                                                Negara Lingkungan Hidup,
                                                Kementerian Negara
                                                Pemuda dan Olahraga,
                                                Kepolisian Republik
                                                Indonesia, Kementerian
                                                Dalam Negeri, Pemkot
                                                Batam, BP-KPBPB Batam




                                                                                                                                                                               BIDANG PEREKONOMIAN                                                        72
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                       KETERANGAN                                                STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                         7           8                                                         9
                                                                             TARGET H-50:                              H-50: 75%   Target [1]: belum selesai, Penyelesaian Perka
                                                                             [1] Menyelesaikan draft final 1 (satu)                BKPM menunggu Peraturan Menakertrans tentang
                                                                             Perka BKPM, yang belum terselesaikan                  pelimpahan wewenang pemberian perizinan
                                                                             yaitu Pedoman dan Tatacara Permohonan                 penggunaan tenaga kerja asing kepada Kepala
                                                                             Penanaman Modal.                                      BKPM. Kepala BKPM sudah melakukan pertemuan
                                                                             [2] Pengujian oleh pengguna dan pelatihan             dengan Menakertrans tgl. 26 November 2009 di
                                                                             pengisian konten portal SPIPISE.                      BKPM dan Kepala BKPM telah mengirim surat No.
                                                                             [3] Pembangunan 4 aplikasi perizinan                  264/A.1/2009 kepada Menakertrans tgl. 26 November
                                                                             pusat.                                                2009 tentang PTSP BKPM, namun belum ada
                                                                             [4] Pengujian 20 aplikasi perizinan dan               tanggapan kembali dari Menakertrans;
                                                                             nonperizinan pusat oleh pengguna.                     Target [2]: Selesai;
                                                                             [5] Konsep MoU antara BKPM, Pemerintah                Target [3]: Selesai seluruh (20) aplikasi perizinan dan
                                                                             Kota Batam dan Badan Pengusahaan                      nonperizinan pusat;
                                                                             Kawasan Perdagangan Bebas dan                         Target [4]: Selesai;
                                                                             Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam untuk                   Target [5]: MoU akan dibahas sekali lagi sebelum
                                                                             penerapan SPIPISE pada PTSP KPBPB                     ditandatangani;
                                                                             Batam.                                                Target [6]: Selesai
                                                                             [6] Pengkajian Sistem-sistem yang ada                 Penyelesaian Perka BKPM menunggu Peraturan
                                                                             di Pemerintah Kota Batam dan BP KPBPB                 Menakertrans tentang pelimpahan wewenang
                                                                             Batam.                                                pemberian perizinan penggunaan tenaga kerja
                                                                                                                                   asing kepada Kepala BKPM. Kepala BKPM sudah
                                                                                                                                   melakukan pertemuan dengan Menakertrans tgl.
                                                                                                                                   26 November 2009 di BKPM dan Kepala BKPM
                                                                                                                                   telah mengirim surat No. 264/A.1/2009 kepada
                                                                                                                                   Menakertrans tgl. 26 November 2009 tentang PTSP
                                                                                                                                   BKPM, namun belum ada tanggapan kembali dari
                                                                                                                                   Menakertrans.




                                                                                                                   BIDANG PEREKONOMIAN                                                            73
                          PENANGGUNG                                 KRITERIA              UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                            INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                            STATUS
                          JAWAB                                      KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                         2             3                            4                     5                            6                                              7           8                                                     9
                                                                                                                        TARGET H-75:                              H-75: 100%       Telah selesai 100% dibangun web service pertukaran
                                                                                                                        1) Penandatanganan 4 (empat) buah                          data dari SPIPISE ke sistem PTSP Batam. Pemerintah
                                                                                                                        Peraturan Kepala BKPM mengenai Norma,                      Kota Batam sedang mengembangkan web service
                                                                                                                        Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK)                      dari sisi sistem perizinan dan nonperizinan PTSP
                                                                                                                        Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)                        Batam.
                                                                                                                        di bidang Penanaman Modal termasuk
                                                                                                                        diantaranya SPIPISE.
                                                                                                                        2) Pelatihan SDM (10 orang) Pemerintah
                                                                                                                        Kota Batam dan KPBPB Batam tentang tata
                                                                                                                        cara permohonan penanaman modal dan
                                                                                                                        SPIPISE SDM.
                                                                                                                        3. Penandatanganan MoU antara BKPM,
                                                                                                                        Pemerintah Kota Batam dan Badan
                                                                                                                        Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas
                                                                                                                        dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam
                                                                                                                        untuk penerapan SPIPISE pada PTSP KPBPB
                                                                                                                        Batam.
                                                                                                                        4. Penerapan dan uji coba penggunaan
                                                                                                                        SPIPISE di PTSP Batam.
                                                                                                                        5. Pembangunan dan penerapan interface
                                                                                                                        SPIPISE dengan sistem lain di PTSP Batam.
                                                                                                                        6. Portal SPIPISE beroperasi.

                                                                                                                        TARGET H-100:                                 H-100: 0%
                                                                                                                        1. Penyempurnaan Sistem.
                                                                                                                        2. Operasionalisasi secara resmi Sistem
                                                                                                                        Pelayanan Informasi dan Perizinan
                                                                                                                        Investasi Secara Elektronik (SPIPISE)
                                                                                                                        di Kawasan Perdagangan Bebas dan
                                                                                                                        Pelabuhan Bebas Batam.

[P25A2] Pengoperasian     Kementerian   Kementerian Pertanian,       Pelaksanaan           TARGET :                     TARGET H-30:                                  H-30: 100%   Telah diterbitkan telegram Dirjen Hubla dalam
pelayanan kepelabuhanan   Keuangan      Kementerian Kesehatan,       Pengoperasian         Operasionalisasi Layanan     Optimasi Operasionalisasi layanan                          rangka Operasionalisasi/ pelayanan 24 jam perhari
dan kepabeanan 24 jam                   Badan Pengawasan Obat        pelayanan             24 jam per hari dan 7 hari   24 jam perhari dan 7 hari perminggu                        dan 7 hari perminggu di seluruh pelabuhan
per hari dan 7 hari per                 dan Makanan, Kementerian     kepelabuhanan dan     per minggu kepelabuhanan     kepelabuhanan di terminal petikemas                        Rancangan Keputusan Menteri Keuangan (RKMK)
minggu                                  Perindustrian, Kementerian   kepabeanan 24 jam     dan kepabeanan di 4          pada 4 Pelabuhan Utama (Belawan,                           tentang Jam Kerja DJBC di pelabuhan telah di proses
                                        Perdagangan, Kementerian     per hari dan 7 hari   Pelabuhan Utama              Tanjung Priok, Tanjung Perak dan                           dan disampaikan ke Biro Hukum pada tanggal 26
                                        Hukum dan HAM,               per minggu                                         Makassar) yang saat ini sudah berjalan                     November 2009. Perdirjen Perbendaharaan untuk
                                        Kementerian Perhubungan                                                         KEMKEU: 30%                                                operasional bank devisa di pelabuhan sedang dalam
                                                                                                                        a) Penyelesaian Rancangan Keputusan                        proses.
                                                                                                                        Menteri Keuangan (KMK) tentang Jam
                                                                                                                        Kerja Ditjen Bea dan Cukai di Pelabuhan;
                                                                                                                        b) Rancangan Perdirjen Perbendaharaan
                                                                                                                        tentang Pelayanan Bank Persepsi/Devisa
                                                                                                                        Persepsi selama 24 jam per hari dan 7 hari
                                                                                                                        per minggu.




                                                                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                      74
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                         KETERANGAN                                            STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                           7           8                                                     9
                                                                             TARGET H-50:                                H-50: 50%   a.) RKMK sudah di Biro Hukum Depkeu. Karena
                                                                             Koordinasi dengan stakeholder terkait                   terkait perubahan jam kerja, masih memerlukan
                                                                             dengan Operasionalisasi layanan 24                      persetujuan dari MenPAN. Sekjen an. Menkeu
                                                                             jam perhari dan 7 hari perminggu                        telah menyurati MenPAN terkait hal tersebut degan
                                                                             kepelabuhanan pada seluruh terminal di 4                Nomor:S-731/MK.1/2009 tgl. 1 Des 2009 tentang
                                                                             Pelabuhan Utama (Belawan, Tanjung Priok,                Permohonan Persetujuan Jam Kerja. Namun, sampai
                                                                             Tanjung Perak dan Makassar)                             saat ini belum mendapatkan jawaban.
                                                                             KEMKEU: 50%                                             Pembahasan tentang kesiapan SDM dan insentif
                                                                             a)Terbitnya KMK tentang Jam Kerja Ditjen                dengan Biro SDM Depkeu, Kemeneg PAN, dan
                                                                             Bea dan Cukai di Pelabuhan;                             Tim Reformasi Birokrasi telah dilaksanakan tgl. 10
                                                                             b) Sosialisasi kepada Bank Persepsi/ Devisa             Desember 2009.
                                                                             Persepsi tentang Operasi Pelayanan
                                                                             Penerimaan Kepabeanan selama 24 jam                     b). Sosialisasi baru akan dilaksanakan jika KMK
                                                                             per hari dan 7 hari per minggu.                         tentang Jam Kerja DJBC di Pelabuhan telah
                                                                                                                                     diterbitkan. Adapun, draf Perdirjen Perbendaharaan
                                                                                                                                     terkait Pelayanan Bank Persepsi /Devisa Persepsi
                                                                                                                                     selama 24 jam per hari dan 7 hari per minggu telah
                                                                                                                                     disusun.

                                                                                                                                     Update yg disampaikan pada Laporan H75:
                                                                                                                                     a.) Segera diterbitkan KMK tentang perubahan jam
                                                                                                                                     kerja. Sekjen an. Menkeu telah menyurati MenPAN
                                                                                                                                     terkait hal tersebut degan Nomor:S-731/MK.1/2009
                                                                                                                                     tgl. 1 Des 2009 tentang Permohonan Persetujuan
                                                                                                                                     Jam Kerja.
                                                                                                                                     Pembahasan tentang kesiapan SDM dan insentif
                                                                                                                                     dengan Biro SDM Depkeu, Kemeneg PAN, dan
                                                                                                                                     Tim Reformasi Birokrasi telah dilaksanakan tgl. 10
                                                                                                                                     Desember 2009. Adapun Persetujuan MenPAN atas
                                                                                                                                     perubahan jam kerja dimaksud telah ditetapkan
                                                                                                                                     dalam surat MenPAN tertanggal 14 Desember 2009
                                                                                                                                     dan diterima oleh Departemen Keuangan tanggal 17
                                                                                                                                     Desember 2009.
                                                                                                                                     b). Sosialisasi baru akan dilaksanakan jika KMK
                                                                                                                                     tentang Jam Kerja DJBC di Pelabuhan telah
                                                                                                                                     diterbitkan. Adapun, draf Perdirjen Perbendaharaan
                                                                                                                                     terkait Pelayanan Bank Persepsi /Devisa Persepsi
                                                                                                                                     selama 24 jam per hari dan 7 hari per minggu telah
                                                                                                                                     disusun.

                                                                                                                                     Update Capaian H50 (tanggal 05 Januari 2010):
                                                                                                                                     a.Telah diterbitkan KMK 504/KMK.04/2009 tanggal
                                                                                                                                     17 Desember 2009 Tentang Pelayanan Kepabeanan
                                                                                                                                     24 Jam Sehari dan 7 Hari Seminggu pada Kantor
                                                                                                                                     Kepabeanan di Pelabuhan Tertentu.
                                                                                                                                     b. Sosialisasi kepada Bank Persepsi sudah dilakukan
                                                                                                                                     sebanyak 2 kali tanggal 12 November 2009 dan 16
                                                                                                                                     Desember 2009, Bank Persepsi telah menyatakan
                                                                                                                                     kesiapannya.

                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                        75
                                 PENANGGUNG                                  KRITERIA                UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
 RENCANA AKSI                                    INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                              STATUS
                                 JAWAB                                       KEBERHASILAN            KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

 1                               2               3                           4                       5                              6                                          7            8                                                       9
                                                                                                                                    TARGET H-75:                               H-75: 100%   a. Telah diterbitkan Peraturan Dirjen BC nomor
                                                                                                                                    Ujicoba Operasionalisasi layanan 24                     92/BC/2009 tanggal 30 Desember 2009 tentang
                                                                                                                                    jam perhari dan 7 hari perminggu                        Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan Kepabeanan
                                                                                                                                    kepelabuhanan pada seluruh terminal di 4                24 Jam Sehari dan 7 Hari Seminggu pada Kantor
                                                                                                                                    Pelabuhan Utama (Belawan, Tanjung Priok,                Kepabeanan di Pelabuhan Tertentu.
                                                                                                                                    Tanjung Perak dan Makassar)                             b. Sedang dilaksanakan sosialisasi kepada pengguna
                                                                                                                                    KEMKEU: 75%                                             jasa dan Penyiapan Sarana Prasarana serta SDM (5-8
                                                                                                                                    a) Terbitnya Perdirjen Bea dan Cukai                    Jan 2010).
                                                                                                                                    tentang Jam Kerja Ditjen Bea dan Cukai di               c. Telah diterbitkan ijin dari Bank Indonesia tentang
                                                                                                                                    Pelabuhan;                                              operasi bank Persepsi/Devisa Persepsi selama 24 jam
                                                                                                                                    b) Sosialisasi kepada pengguna jasa                     per hari dan 7 hari per minggu;.
                                                                                                                                    dan Penyiapan Sarana Prasarana serta                    d. Telah diterbitkan Perdirjen Perbendaharaan Nomor
                                                                                                                                    Sumberdaya Manusia (SDM);                               63/PB/2009 tanggal 30 Desember 2009 tentang
                                                                                                                                    c) Terbitnya ijin dari Bank Indonesia                   Pelayanan Bank Persepsi /Bank Devisa Persepsi
                                                                                                                                    tentang operasi bank Persepsi/Devisa                    selama 24 jam per hari dan 7 hari per minggu.
                                                                                                                                    Persepsi selama 24 jam per hari dan 7 hari
                                                                                                                                    per minggu;
                                                                                                                                    d)Terbitnya Perdirjen Perbendaharaan
                                                                                                                                    tentang Pelayanan Bank Persepsi /Devisa
                                                                                                                                    Persepsi selama 24 jam per hari dan 7 hari
                                                                                                                                    per minggu.

                                                                                                                                    TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                                                                                    Operasionalisasi Layanan 24 jam per hari
                                                                                                                                    dan 7 hari per minggu kepelabuhanan dan
                                                                                                                                    kepabeanan di 4 Pelabuhan Utama

 [P26] Revitalisasi Industri pupuk dan gula
[P26A1] Penyusunan               Kementerian
rencana aksi revitalisasi        Perindustrian
industri pupuk dan gula

I. Revitalisasi Industri Pupuk
(P26A1)

[A] Penyediaan Bahan             Kementerian     Kementerian ESDM,           Revitalisasi industri   TARGET :                       TARGET H-30:                               H-30: 100%   Pembicaraan dengan perbankan nasional berkenaan
Baku Gas                         Perindustrian   Kementerian BUMN,          pupuk:                   Terbitnya surat jaminan gas    1) Rapat Koordinasi penyusunan rencana                  dengan pendanaan program revitalisasi pupuk dapat
                                                 Kementerian Keuangan, BP   Adanya surat             dari BP Migas dan Head Of      aksi revitalisasi tanggal 12dan13 di                    dilakukan apabila sudah ada jaminan pasokan gas
                                                 Migas                      BPMIGAS tentang          Agreement (HOA) untuk          Kementerian Perindustrian dan tanggal 14                yang dinyatakan dengan GSA atau paling tidak HOA
                                                                            ketersediaan             revitalisasi industri pupuk.   dan 15 di Cikampek.                                     yang memuat volume, harga dan jangka waktu.
                                                                            suplai gas bumi                                         2) Rapat koordinasi Pasokan Gas Kaltim 5
                                                                            sesuai kebutuhan                                        dan PIM dengan Ditjen Migas tanggal 17
                                                                            selama minimal                                          Nopember 2009.
                                                                            20 tahun dengan                                         3) Rapat koordinasi pemnfaatan gas
                                                                            harga khusus untuk                                      Donggi Senoro untuk pengembangan
                                                                            industri pupuk                                          industri pupuk.




                                                                                                                                                                           BIDANG PEREKONOMIAN                                                           76
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN          UKURAN KEBERHASILAN H30,                               %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                                       KETERANGAN                                                        STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN    H50, H75, DAN H100                                     CAPAIAN

1              2            3                  4              5               6                                                      7             8                                                                 9
                                                                             TARGET H-50:                                            H-50: 100%
                                                                             1) Rapat koordinasi dengan Kementrian BUMN
                                                                             tanggal .
                                                                             2) Rapat Koordinasi Progres Revitalisasi dengan
                                                                             Instansi terkait
                                                                             3) rapat koordinasi pemenuhan gas PT. PIM tahun
                                                                             2009 dan 2010 tanggal 24-25 Nop. 2009
                                                                             4) Rapat koordinasi pemnfaatan gas Donggi Senoro
                                                                             untuk pengembangan industri pupuk di Kementrian
                                                                             ESDM
                                                                             5) Rapat koordinasi dengan Kementerian Negara
                                                                             BUMN tanggal 1 Desember 2009
                                                                             6) Rapat koordinasi progres rencana aksi revitalisasi
                                                                             tanggal 7 Desember 2009.
                                                                             7) Rapat koordinasi tindak lanjut pertemuan Menteri
                                                                             dengan Ditjen dan BPMIGAS tanggal 17 Nopember
                                                                             untuk kepastian HOA suplai gas PKT 5.

                                                                             TARGET H-75:                                H-75: 75%                Pada tanggal 11 Januari 2010 pukul 20:22:58 Kementerian
                                                                             1) Rapat Koordinasi dengan Meneg BUMN                                Perindustrian menyampaikan ralat, sehingga capaian untuk
                                                                             1 Des 2009.                                                          H75 adalah sebesar 88% dengan penjelasan:
                                                                                                                                                  1. Rapat tanggal 21Desember 2009 direncanakan membahas
                                                                             2) Rapat Koordinasi dengan instansi terkait
                                                                                                                                                  penyusunan SNI pupuk organik. Rapat tertunda karena pada
                                                                             tentang perkembangan penyediaan                                      waktu bersamaan juga diadakan rapat pembahasan klaster
                                                                             pasokan gas 12 Jan 2010.                                             industri berbasis migas dan kondensat di Gresik Jawa Timur.
                                                                             3) Seminar Revitalisasi industri Pupuk 6                             Materi SNI pupuk organik akan dibahas di dalam workshop
                                                                             Januari 2010.                                                        karena dihadiri oleh stakeholders secara lengkap
                                                                                                                                                  2. Workshop revitalisasi industri pupuk direncanakan pada
                                                                                                                                                  tanggal 6 Januari 2010, tertunda karena pada waktu yang
                                                                                                                                                  bersamaan dilaksanakan pencanangan klaster industri
                                                                                                                                                  berbasis migas dan kondensat dan pencanangan klaster
                                                                                                                                                  industri pertanian berbasis oleo chemical di Kalimantan
                                                                                                                                                  Timur
                                                                                                                                                  3. Namun rapat mengenai penyusunan SNI pupuk organik
                                                                                                                                                  dan workshop revitalisasi industri pupuk sekaligus
                                                                                                                                                  dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2010, karena
                                                                                                                                                  stakeholders bisa hadir secara lengkap waktu itu
                                                                                                                                                  4. Persiapan untuk penyusunan konsep SNI pupuk organik
                                                                                                                                                  dan workshop revitalisasi industri pupuk sudah dilakukan
                                                                                                                                                  5. Selain rapat dan workshop yang tertunda di atas, juga
                                                                                                                                                  telah dilaksanakan rapat terkait revitalisasi sebanyak 5 (lima )
                                                                                                                                                  kali yang tidak dijadwalkan semula yaitu: Rapat Penyusunan
                                                                                                                                                  Naraca Gas Indinesia tahun 2010-2025 (2 kali rapat tanggal
                                                                                                                                                  10 dan 17 Desember 2009), rapat penyusunan permen ESDM
                                                                                                                                                  tentang alokasi Gas Bumi (1 kali tanggal 15 Desember 2009),
                                                                                                                                                  rapat perpres Revitalisasi Industri Pupuk (2 kali tanggal 5 dan
                                                                                                                                                  7 Januari 2010).

                                                                                                                                                  Workshop revitalisasi industri pupuk di undur menjadi
                                                                                                                                                  tanggal 26 Januari 2010, karena jadwal semula bersamaan
                                                                                                                                                  dengan pencanangan Kalster industri berbasis pertnain,
                                                                                                                                                  oleochemical dan klaster berbasis migas, kondensat di
                                                                                                                                                  Kaltim.
                                                                                                                                                  Pada tanggal 11 Januari 2010 telah dilakukan:
                                                                                                                                                  [1] Rapat koordinasi revitalisasi industri pupuk
                                                                                                                                                  [2] Rapat koordinasi pengamanan pasokan gas bumi
                                                                                                                                                  [3] Rapat persiapan workshop.


                                                                                                                                 BIDANG PEREKONOMIAN                                                                      77
                           PENANGGUNG                               KRITERIA               UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                            INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                               STATUS
                           JAWAB                                    KEBERHASILAN           KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                          2            3                           4                      5                         6                                              7           8                                                        9
                                                                                                                     TARGET H-100:                                 H-100: 0%
                                                                                                                     1) Rapat koordinasi tentang kepastian
                                                                                                                     penyediaan gas untuk revitalisasi industri
                                                                                                                     pupuk.
                                                                                                                     2) Rapat koordinasi tentang kesepakatan
                                                                                                                     harga gal bumi donggi-Senoro untuk
                                                                                                                     industri pupuk,
                                                                                                                     3) Adanya surat BPMIGAS tentan
                                                                                                                     ketersediaan pasokan gas untuk
                                                                                                                     revitalisasi industri pupuk minimal 20
                                                                                                                     tahun.

[B] Revitalisasi /                      Kementerian Luar Negeri,   Revitalisasi industri   TARGET :                  TARGET H-30:                                  H-30: 100%   Sudah ada menite of Meeting antara PT. Pusri
Pengembangan Industri                   Kementerian Perdagangan,   pupuk:                  Adanya kerjasama yang     Rapat Koordinasi rencana Pemenuhan                         Holding dengan Compagnie des Phosphates de
Pupuk NPK dengan                        Kementerian Keuangan,      Konsep program          difasilitasi Pemerintah   bahan baku dan pengembangan industri                       Gafsa (CPG) dan Group Chimique Tunisien (GCT)
melakukan kerjasama                     Kementerian BUMN           jaminan                 Indonesia dengan negara   NPK tanggal 12 dan 13 Nopember 2009 di                     tanggal 26 Agustus 2009
suplai bahan baku Fosfat                                           ketersediaan Fosfat     penghasil Fosfat dan      Kementrian Perindustrian dan tanggal 14
dan Kalium dengan                                                  dan Kalium jangka       Kalium.                   dan 15 Nopember di Cikampek.                               Untuk rencana kerjasama pasokan phospat rock dan
negara sumber bahan                                                panjang.                                                                                                     phosphoric acid serta pembentukan partnership
baku.                                                                                                                                                                           dalam bidang phosphoric acid / NPK.

                                                                                                                                                                                Daftar hadir, notulen rapat dan hasil rapat terlampir.

                                                                                                                     TARGET H-50:                                  H-50: 100%
                                                                                                                     Rapat koordinasi rencana pengembangan
                                                                                                                     industri NPK dan kebutuhan bahan baku
                                                                                                                     tanggal 7 Desember 2009.




                                                                                                                                                                  BIDANG PEREKONOMIAN                                                         78
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                         KETERANGAN                                              STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                           7           8                                                       9
                                                                             TARGET H-75:                                H-75: 0%    Pada tanggal 11 Januari 2010 pukul 20:22:58
                                                                             1) Rapat Koordinasi dengan instansi terkait             Kementerian Perindustrian menyampaikan ralat,
                                                                             untuk fasilitasi program kerjasama untuk                sehingga capaian untuk H75 adalah sebesar 67%
                                                                             penyediaan bahan baku Fospat dan Kalium                 dengan penjelasan:
                                                                             2) Seminar revitalisasi industri pupuk                  1. Rapat tanggal 21Desember 2009 direncanakan
                                                                             dengan seluruh stakeholder tanggal 6                    membahas penyusunan SNI pupuk organik. Rapat
                                                                             Januari 2010.                                           tertunda karena pada waktu bersamaan juga
                                                                                                                                     diadakan rapat pembahasan klaster industri berbasis
                                                                                                                                     migas dan kondensat di Gresik Jawa Timur. Materi
                                                                                                                                     SNI pupuk organik akan dibahas di dalam workshop
                                                                                                                                     karena dihadiri oleh stakeholders secara lengkap
                                                                                                                                     2. Workshop revitalisasi industri pupuk direncanakan
                                                                                                                                     pada tanggal 6 Januari 2010, tertunda karena pada
                                                                                                                                     waktu yang bersamaan dilaksanakan pencanangan
                                                                                                                                     klaster industri berbasis migas dan kondensat dan
                                                                                                                                     pencanangan klaster industri pertanian berbasis oleo
                                                                                                                                     chemical di Kalimantan Timur
                                                                                                                                     3. Namun rapat mengenai penyusunan SNI pupuk
                                                                                                                                     organik dan workshop revitalisasi industri pupuk
                                                                                                                                     sekaligus dilaksanakan pada tanggal 11 Januari
                                                                                                                                     2010, karena stakeholders bisa hadir secara lengkap
                                                                                                                                     waktu itu
                                                                                                                                     4. Persiapan untuk penyusunan konsep SNI pupuk
                                                                                                                                     organik dan workshop revitalisasi industri pupuk
                                                                                                                                     sudah dilakukan
                                                                                                                                     5. Selain rapat dan workshop yang tertunda di atas,
                                                                                                                                     juga telah dilaksanakan rapat terkait revitalisasi
                                                                                                                                     sebanyak 5 (lima ) kali yang tidak dijadwalkan semula
                                                                                                                                     yaitu: Rapat Penyusunan Naraca Gas Indinesia tahun
                                                                                                                                     2010-2025 (2 kali rapat tanggal 10 dan 17 Desember
                                                                                                                                     2009), rapat penyusunan permen ESDM tentang
                                                                                                                                     alokasi Gas Bumi (1 kali tanggal 15 Desember 2009),
                                                                                                                                     rapat perpres Revitalisasi Industri Pupuk (2 kali
                                                                                                                                     tanggal 5 dan 7 Januari 2010).

                                                                             TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                             1) Rapat Koordinasi dengan instansi terkait
                                                                             untuk menyusun rencana kunjungan ke
                                                                             negara sumber bahan baku dalam rangka
                                                                             kerjasama untuk penyediaan bahan baku
                                                                             Fospat dan Kalium, tanggal 13 Januari
                                                                             2010,
                                                                             2). Program aksi penyediaan bahan baku
                                                                             phosphate dan kalium jangka panjang




                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                          79
                                PENANGGUNG                                 KRITERIA               UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
 RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                               STATUS
                                JAWAB                                      KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

 1                              2            3                             4                      5                            6                                            7           8                                                        9
[C] Revitalisasi /                           Kementerian Pertanian,        Revitalisasi           TARGET :                     TARGET H-30:                                H-30: 100%
Pengembangan Industri                        Kementerian Keuangan,         industri pupuk:        [1] Konsep kebijakan         Rapat Koordinasi dengan industri pupuk
Pupuk Organik                                Kementerian Dalam Negeri,     Pengembangan           penyediaan bahan             dan instansi terkait untuk pemenuhan
     [1] Penyediaan Bahan                    Kementerian Lingkungan        industri pupuk         baku pupuk organik           bahan baku dan standar dan deregulasi
Baku pupuk organik (Kohe,                    Hidup, Kementerian BUMN,      organik <p>            yang berkelanjutan, [2]      perijinan serta pengembangan
kompos sampah kota dan                       Kementerian PDT, PEMDA,       [1] Selesainya         Diterbitkannya SNI Pupuk     industri pupuk organik, tanggal 12
tandan sawit)                                Kementerian Perdagangan,      konsep penyediaan      Organik pada tahun 2010,     dan 13 Nopember 2009 di Kementrian
     [2] Standarisasi Produk                 Badan Standarisasi Nasional   bahan baku pupuk       [3] Tidak diperlukan lagi    Perindustrian dan tanggal 14 dan 15 Nop.
Pupuk Organik                                                              organik yang           surat ijin edar, [4] Tahun   di Cikampek.
     [3] Deregulasi Ijin Edar                                              berkelanjutan, [2]     2015 diproduksi Pupuk
Pupuk Organik                                                              Tersedianya SNI        Organik yang sesuai SNI
     [4] Pengembangan                                                      Pupuk Organik,
industri Pupuk Organik                                                     [3] Pemberlakuan
skala menengah keci                                                        SNI sebagai
                                                                           pengganti ijin edar,
                                                                           [4] Tersedianya
                                                                           kapasitas industri
                                                                           Pupuk Organik yang
                                                                           memenuhi SNI

                                                                                                                               TARGET H-50:                                H-50: 100%   Daftar hadir, notulen rapat dan hasil rapat terlampir.
                                                                                                                               1) Rapat koordinasi progres rencana aksi
                                                                                                                               pengembangan industri pupuk organik
                                                                                                                               tanggal 7 Desember 2009 pupuk organik
                                                                                                                               2) Penyusunan konsep awal pe nyediaan
                                                                                                                               bahan baku organik




                                                                                                                                                                          BIDANG PEREKONOMIAN                                                         80
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                         KETERANGAN                                              STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                            7          8                                                       9
                                                                             TARGET H-75: 1)Rapat koordinasi              H-75: 0%   Rapat dan penyusunan SNI pupuk organik
                                                                             pematangan konsep penyediaan bahan                      dilaksanakan tanggal 11 Januari 2010 (semula
                                                                             baku,                                                   21 Desember 2010) dan Workshop revitalisasi
                                                                             2). penyiapan rancangan SNI dan Perijinan               industri pupuk di undur menjadi tanggal 21 Januari
                                                                             pupuk organik, 21 Desember 2009,                        2010, karena jadwal semula bersamaan dengan
                                                                             3) Seminar revitalisasi industri pupuk dan              pencanangan Kalster industri berbasis pertanian,
                                                                             pengembangan industri pupuk organik                     oleochemical dan klaster berbasis migas, kondensat
                                                                             tangal 17 Januari 2010                                  di Kaltim.
                                                                                                                                     Rapat koordinasi pematangan konsep penyediaan
                                                                                                                                     bahan baku, penyiapan rancangan SNI dan Perijinan
                                                                                                                                     pupuk organik 21 Desember 2009, dan rapat
                                                                                                                                     persiapan Workshop dilakukan tanggal 11 Januari
                                                                                                                                     2010.

                                                                                                                                     Pada tanggal 11 Januari 2010 pukul 20:22:58
                                                                                                                                     Kementerian Perindustrian menyampaikan ralat,
                                                                                                                                     sehingga capaian untuk H75 adalah sebesar 75%
                                                                                                                                     dengan penjelasan:
                                                                                                                                     1. Rapat tanggal 21Desember 2009 direncanakan
                                                                                                                                     membahas penyusunan SNI pupuk organik. Rapat
                                                                                                                                     tertunda karena pada waktu bersamaan juga
                                                                                                                                     diadakan rapat pembahasan klaster industri berbasis
                                                                                                                                     migas dan kondensat di Gresik Jawa Timur. Materi
                                                                                                                                     SNI pupuk organik akan dibahas di dalam workshop
                                                                                                                                     karena dihadiri oleh stakeholders secara lengkap
                                                                                                                                     2. Workshop revitalisasi industri pupuk direncanakan
                                                                                                                                     pada tanggal 6 Januari 2010, tertunda karena pada
                                                                                                                                     waktu yang bersamaan dilaksanakan pencanangan
                                                                                                                                     klaster industri berbasis migas dan kondensat dan
                                                                                                                                     pencanangan klaster industri pertanian berbasis oleo
                                                                                                                                     chemical di Kalimantan Timur
                                                                                                                                     3. Namun rapat mengenai penyusunan SNI pupuk
                                                                                                                                     organik dan workshop revitalisasi industri pupuk
                                                                                                                                     sekaligus dilaksanakan pada tanggal 11 Januari
                                                                                                                                     2010, karena stakeholders bisa hadir secara lengkap
                                                                                                                                     waktu itu
                                                                                                                                     4. Persiapan untuk penyusunan konsep SNI pupuk
                                                                                                                                     organik dan workshop revitalisasi industri pupuk
                                                                                                                                     sudah dilakukan
                                                                                                                                     5. Selain rapat dan workshop yang tertunda di atas,
                                                                                                                                     juga telah dilaksanakan rapat terkait revitalisasi
                                                                                                                                     sebanyak 5 (lima ) kali yang tidak dijadwalkan semula
                                                                                                                                     yaitu: Rapat Penyusunan Naraca Gas Indinesia tahun
                                                                                                                                     2010-2025 (2 kali rapat tanggal 10 dan 17 Desember
                                                                                                                                     2009), rapat penyusunan permen ESDM tentang
                                                                                                                                     alokasi Gas Bumi (1 kali tanggal 15 Desember 2009),
                                                                                                                                     rapat perpres Revitalisasi Industri Pupuk (2 kali
                                                                                                                                     tanggal 5 dan 7 Januari 2010).



                                                                                                                      BIDANG PEREKONOMIAN                                                         81
                          PENANGGUNG                              KRITERIA                UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                           INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                               STATUS
                          JAWAB                                   KEBERHASILAN            KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                         2            3                          4                       5                         6                                           7           8                                                        9
                                                                                                                    TARGET H-100: 1)Rapat koordinasi            H-100: 0%
                                                                                                                    Pemantapan konsep penyediaan bahan
                                                                                                                    baku, rancangan SNI, dan perijinan industri
                                                                                                                    pupuk organik
                                                                                                                    2) konsep kebikajan penyediaan bahan
                                                                                                                    baku, rancangan SNI dan perizinan industri
                                                                                                                    pupuk organik

[D] Kerjasama                          Kementerian Luar Negeri,   Revitalisasi industri   TARGET : Kepastian        TARGET H-30: Kegiatan di targetkan januari H-30: 100%
pembangunan Pabrik Urea                Kementerian Keuangan,      pupuk: Kerjasama        kebijakan pemerintah      2010
di Iran                                Kementerian BUMN,          pembangunan             untuk pendanaan proyek
                                       Kementerian Perdagangan    pabrik urea di Iran     Pusri-Iran
                                                                  Adanya kebijakan
                                                                  Pemerintah dalam
                                                                  kerjasama Pusri-Iran
                                                                  berkaitan dengan
                                                                  pendanaan

                                                                                                                    TARGET H-50:                               H-50: 100%
                                                                                                                    Kegiatan ditargetkan Januari 2010

                                                                                                                    TARGET H-75:                               H-75: 100%   Rapat koordinasi perkembangan kerjasama proyek
                                                                                                                    Kegiatan ditargetkan 13 Januari 2010                    pabrik pupuk Iran tanggal 11 Januari 2010

                                                                                                                    TARGET H-100: Rapat koordinasi tingkat     H-100: 0%
                                                                                                                    Menteri untuk kelanjutan proyek Pusri-Iran
                                                                                                                    dan alternatif sumber pendanaan 26
                                                                                                                    Januari 201

[E] Kerjasama                          Kementerian Keuangan,      Revitalisasi industri TARGET : Penetapan waktu    TARGET H-30: Rapat Koordinasi              H-30: 100%   Direncanakan Pada tangal 17 Januari 2010 akan
pembangunan Pabrik                     Kementerian BUMN,          pupuk: Kerjasama      pembentukan joint venture   penyusunan rencana aksi revitalisasi dan                ditandatangani jonit venture company antara PT.
Phosphoric Acid dengan                 Kementerian Luar Negeri,   pembangunan           company.                    rencana kerjasama pembangunan pabrik                    Petrokimia Gresik dangan perusahaan Yordania
Yordania di Gresik                     BKPM                       pabrik phosphoric                                 phosphoric Acid tanggal 12dan13 di
                                                                  acid dengan                                       Kementerian Perindustrian dan tanggal 14
                                                                  Yordania di Gresik                                dan 15 di Cikampek.
                                                                  Konsep
                                                                  pembentukan Joint
                                                                  Venture Company.

                                                                                                                    TARGET H-50: Rapat koordinasi progres    H-50: 100%     Daftar hadir, notulen rapat dan hasil rapat terlampir.
                                                                                                                    Kerjasama Pengembangan industri
                                                                                                                    Phosphoric acid tanggal 7 Desember 2009.




                                                                                                                                                            BIDANG PEREKONOMIAN                                                           82
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                          KETERANGAN                                              STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                            7           8                                                       9
                                                                             TARGET H-75: Rapat koordinasi               H-75: 0%     Pada tanggal 11 Januari 2010 pukul 20:22:58
                                                                             pemantapan kerjasama pengembangan                        Kementerian Perindustrian menyampaikan ralat,
                                                                             industri phosphoric acid Tanggal 13                      sehingga capaian untuk H75 adalah sebesar 100%
                                                                             Januari 2010                                             dengan penjelasan:
                                                                                                                                      1. Rapat tanggal 21Desember 2009 direncanakan
                                                                                                                                      membahas penyusunan SNI pupuk organik. Rapat
                                                                                                                                      tertunda karena pada waktu bersamaan juga
                                                                                                                                      diadakan rapat pembahasan klaster industri berbasis
                                                                                                                                      migas dan kondensat di Gresik Jawa Timur. Materi
                                                                                                                                      SNI pupuk organik akan dibahas di dalam workshop
                                                                                                                                      karena dihadiri oleh stakeholders secara lengkap
                                                                                                                                      2. Workshop revitalisasi industri pupuk direncanakan
                                                                                                                                      pada tanggal 6 Januari 2010, tertunda karena pada
                                                                                                                                      waktu yang bersamaan dilaksanakan pencanangan
                                                                                                                                      klaster industri berbasis migas dan kondensat dan
                                                                                                                                      pencanangan klaster industri pertanian berbasis oleo
                                                                                                                                      chemical di Kalimantan Timur
                                                                                                                                      3. Namun rapat mengenai penyusunan SNI pupuk
                                                                                                                                      organik dan workshop revitalisasi industri pupuk
                                                                                                                                      sekaligus dilaksanakan pada tanggal 11 Januari
                                                                                                                                      2010, karena stakeholders bisa hadir secara lengkap
                                                                                                                                      waktu itu
                                                                                                                                      4. Persiapan untuk penyusunan konsep SNI pupuk
                                                                                                                                      organik dan workshop revitalisasi industri pupuk
                                                                                                                                      sudah dilakukan
                                                                                                                                      5. Selain rapat dan workshop yang tertunda di atas,
                                                                                                                                      juga telah dilaksanakan rapat terkait revitalisasi
                                                                                                                                      sebanyak 5 (lima ) kali yang tidak dijadwalkan semula
                                                                                                                                      yaitu: Rapat Penyusunan Naraca Gas Indinesia tahun
                                                                                                                                      2010-2025 (2 kali rapat tanggal 10 dan 17 Desember
                                                                                                                                      2009), rapat penyusunan permen ESDM tentang
                                                                                                                                      alokasi Gas Bumi (1 kali tanggal 15 Desember 2009),
                                                                                                                                      rapat perpres Revitalisasi Industri Pupuk (2 kali
                                                                                                                                      tanggal 5 dan 7 Januari 2010).

                                                                             TARGET H-100: 1) Rapat koordinasi fasilitasi H-100: 0%
                                                                             penyusunan rencana kunjungan dalam
                                                                             rangka kerjasama industri phosphoric acid
                                                                             tangal 26 Januari 2010
                                                                             2) Waktu pembentukan joint venture
                                                                             company




                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                           83
                            PENANGGUNG                               KRITERIA                UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
 RENCANA AKSI                            INSTANSI TERKAIT                                                                                                                              KETERANGAN                                                STATUS
                            JAWAB                                    KEBERHASILAN            KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

 1                          2            3                           4                       5                              6                                              7           8                                                         9
II. (P26A1) Penyusunan                   Kementerian Pertanian,      Penyusunan rencana      TARGET : Rencana aksi         TARGET H-30: [1] Rapat koordinasi dengan       H-30: 75%    Program revitalisasi industri gula existing telah
rencana aksi revitalisasi                Kementerian BUMN,           aksi industri gula:     revitalisasi industri pupuk   instansi terkait menyamakan persepsi                        dilaksanakan baik di tingkat on-farm maupun
industri gula                            Kementerian Keuangan,       <p>                     dan gula tersusun sebelum     tentang konsep revitalisasi industri                        off-farm. Program di tingkat on-farm a.l : program
                                         Kementerian Ristek, BPPT,   Penyelesaian            1 Februari 2010 :             gula (PG BUMN existing, PG swasta dan                       akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula Nasional
                                         BRI                         rencana aksi            Rencana aksi revitalisasi     pendirian PG baru)                                          (PAPGN) Program di tingkat off-farm a.l : revitalisasi
                                                                     revitalisasi industri   industri gula tersusun        [2] Rapat penyiapan konsep revitalisasi                     pabrik gula melalui program restrukturisasi industri
                                                                     gula                    sebelum 1 Februari 2010       PG BUMN existing dg instansi terkait                        permesinan Dep. Perindustrian.
                                                                                                                           (Kemeneg BUMN, Deptan, PTPN, PT RNI,
                                                                                                                           Asosiasi).
                                                                                                                           [3] Konsinyering tim teknis penyusunan
                                                                                                                           konsep revitalisasi PG BUMN existing
                                                                                                                           dan program pengembangan industri
                                                                                                                           permesinan dan revitalisasi lembaga riset
                                                                                                                           dan pengembangan PG.
                                                                                                                           [4] Rapat Pembahasan konsep revitalisasi
                                                                                                                           PG BUMN existing tingkat eselon I dan
                                                                                                                           direksi PTPN dan PT RNI.

                                                                                                                           TARGET H-50: [1] Rapat koordinasi              H-50: 83%    (1) Dilaksanakan di kementerian BUMN (dokumen
                                                                                                                           penyusunan revitalasi PG BUMN existing                      menyusul)
                                                                                                                           pada masing-masing perusahaan gula.                         (2) Rapat dilaksanakan pada tanggal 4 Desember
                                                                                                                           [2] Rapat persiapan revitalisasi PG swasta                  2009 di Ditjen IAK;
                                                                                                                           existing dan pembangunan PG baru.                           (5) Rapat tingkat eselon I tidak dapat dilaksanakan
                                                                                                                           [3] Rapat dlm rangka menyepakati                            mengingat kesibukan para eselon I bersamaan
                                                                                                                           penentuan lokasi, calon investor, dan                       dengan persiapan hari perkebunan, penyelesaian
                                                                                                                           tahapan pembangunan PG baru.                                maslah CEPT dalam rangka Asean -China dan
                                                                                                                           [4] Konsinyering tim teknis penyusunan                      penyelesaian program 100 hari lainnya.
                                                                                                                           konsep revitalisasi PG swasta existing dan                  (6) Sosialisasi Rencana Aksi Revitalisasi Industri Gula
                                                                                                                           pembangunan PG baru.                                        telah dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan
                                                                                                                           [5] Rapat Pembahasan konsep revitalisasi                    Hari Perkebunan Nasional di Yogyakarta tanggal 11
                                                                                                                           PG swasta existing dan pembangunan PG                       Desember 2009.
                                                                                                                           baru tingkat eselon I dan direksi PTPN, PT
                                                                                                                           RNI dan PG swasta.
                                                                                                                           [6] Sosialisasi Rencana Aksi Revitalisasi
                                                                                                                           Industri Gula.

                                                                                                                           TARGET H-75: [1] Finalisasi Rencana Aksi       H-75: 100%   Rapat-rapat telah dilaksanakan sebagaimana
                                                                                                                           Revitalisasi PG BUMN existing.                              target H75. Undangan, absen dan notulen rapat
                                                                                                                           [2] Finalisasi Rencana Aksi Revitalisasi PG                 sebagaimana terlampir.
                                                                                                                           Swasta existing dan pembangunan PG
                                                                                                                           baru.
                                                                                                                           [3] Penyusunan draft konsep Peraturan
                                                                                                                           Presiden atau peraturan lainnya ttg.
                                                                                                                           Revitalisasi Industri Gula.

                                                                                                                           TARGET H-100: [1] Seminar Nasional Rencana Aksi H-100: 0%
                                                                                                                           Revitalisasi Industri Gula.
                                                                                                                           [2] Finalisasi Rancangan Peraturan Presiden atau
                                                                                                                           peraturan lainnya ttg. Revitalisasi Industri Gula.



                                                                                                                                                                         BIDANG PEREKONOMIAN                                                          84
                            PENANGGUNG                                 KRITERIA             UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                          KETERANGAN                                              STATUS
                            JAWAB                                      KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                           2              3                           4                    5                              6                                            7            8                                                       9

[P27] Pengembangan Klaster Industri Industri berbasis sumber daya alam fosil terbarukan
[P27A1] Pencanangan        Kementerian     Kementerian Energi Sumber   Selesainya konsep    TARGET : Konsep                TARGET H-30: [1] Melakukan rapat internal H-30: 100%      Sebelumnya telah dilaksanakan Forum Komunikasi
klaster industri berbasis  Perindustrian   Daya Mineral, Kementerian   dan terlaksananya    pengembangan klaster           penyiapan team dan data tgl 12 Nop. 2009                  Industri Oleochemical sejak tahun 2008 yang
pertanian, oleochemical                    Perdagangan, Kementerian    pencanangan          industri berbasis pertanian,   [2] Melakukan koordinasi dengan asosiasi                  melibatkan Perguruan Tinggi, lembaga penelitian,
di Sumatera Utara,                         Perhubungan, Kementerian    pengembangan         oleochemical di Sumatera       GIMNI, APOLIN dan instansi terkait tgl                    asosiasi, dunia usaha, Pemda, dan instansi terkait
Kalimantan Timur, dan Riau                 Pertanian, Kementerian      klaster industri     Utara, Kalimantan Timur        13Nop.2009
                                           Negara Badan Usaha Milik    berbasis pertanian   dan Riau selesai 7 Januari     [3] Rapat Tim Teknis dengan GIMNI dan
                                           Negara, Kementerian         yang meningkatkan    2010 dan pencanangan tgl       Apolin untuk mempersiapkan data supply
                                           Pekerjaan Umum              ekonomi lokal        14Jan.2010                     demand dan outlook tanggal 19 Nop 2009
                                                                                                                           [4] Rapat penyusunan konsep awal tanggal
                                                                                                                           20-21 Nop 2009 di Novotel, Bogor

                                                                                                                           TARGET H-50: [1] Rapat pematangan           H-50: 100%    Sebelumnya telah dilaksanakan kajian dan
                                                                                                                           konsep klaster industri berbasis pertanian,               penyusunan konsep tentang klaster Maloy Kaltim
                                                                                                                           oleochemical antara Stakeholder, Pemda                    oleh Prasetya Mulia, Riau oleh IPB, dan Sei Mangke
                                                                                                                           Sumut, Pemda Riau dan instansi terkait tgl                Sumut oleh PTPN III sejak tahun 2008 yang
                                                                                                                           8 Des 2009                                                melibatkan Perguruan Tinggi, lembaga penelitian,
                                                                                                                           [2] Penyusunan konsep klaster industri                    asosiasi, dunia usaha, Pemda, dan instansi terkait.
                                                                                                                           berbasis pertanian, oleochemical di Maloy
                                                                                                                           antara Pemda dengan instansi terkait tgl
                                                                                                                           10 Des 2009
                                                                                                                           [3] Rapat penyusunan konsep klaster
                                                                                                                           industri industri berbasis pertanian,
                                                                                                                           oleochemical untuk ketiga daerah tgl 11
                                                                                                                           Des 2009

                                                                                                                           TARGET H-75: [1] Seminar Nasional            H-75: 100%   Penyelesaian draft final konsep klaster industri
                                                                                                                           pengembangan klaster industri berbasis                    berbasis pertanian, oleochemical telah selesai
                                                                                                                           pertanian, oleochemical tgl 15 Des 2009                   dikerjakan pada tanggal 4 Jan 2009. Sementara
                                                                                                                           [2] Rapat penyempurnaan konsep klaster                    itu, terkait dengan pelaksanaan program H75 telah
                                                                                                                           industri industri berbasis pertanian,                     dilakukan beberapa kegiatan diluar target yang telah
                                                                                                                           oleochemical berdasarkan masukan dari                     ditetapkan sebelumnya yakni :
                                                                                                                           pelaksanaan Seminar tgl 17 Des 2009                       [1] Penyusunan rancangan Permenperin
                                                                                                                           [3] Penyelesaian konsep klaster industri                  pengembangan klaster industri berbasis pertanian,
                                                                                                                           berbasis pertanian, oleochemical tgl 7 Jan                oleochemical di Sumut, Kaltim, dan Riau tanggal 6
                                                                                                                           2010                                                      Januari 2009
                                                                                                                                                                                     [2] Pencanangan Propinsi Kaltim sebagai lokasi
                                                                                                                                                                                     klaster industri berbasis pertanian, oleochemical tgl
                                                                                                                                                                                     7 Januari 2010




                                                                                                                                                                    BIDANG PEREKONOMIAN                                                           85
                            PENANGGUNG                                  KRITERIA            UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                       KETERANGAN                                           STATUS
                            JAWAB                                       KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                           2               3                           4                   5                            6                                             7           8                                                    9
                                                                                                                         TARGET H-100: [1] Tersusunnya konsep         H-100: 0%
                                                                                                                         pengembangan klaster industri berbasis
                                                                                                                         pertanian, oleochemical di Propinsi
                                                                                                                         Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan
                                                                                                                         Timur
                                                                                                                         [2] Rancangan Perpres konsep
                                                                                                                         pengembangan klaster industri berbasis
                                                                                                                         pertanian, oleochemical di Sumut, Kaltim,
                                                                                                                         dan Riau tgl 10 Jan 2010
                                                                                                                         [3] Pencanangan dilakukan pada tgl 14
                                                                                                                         Januari 2010

[P27A2] Pencanangan         Kementerian     Kementerian Pekerjaan       Selesainya konsep   TARGET : Konsep              TARGET H-30: [1] Rapat koordinasi        H-30: 100%       Sebelumnya telah dilaksanakan Forum Komunikasi
klaster industri berbasis   Perindustrian   Umum, Kementerian Energi    dan terlaksananya   pengembangan klaster         mekanisme kerja dengan INAPlas Sabtu tgl                  Industri Petrokimia sejak tahun 2008 yang
migas, kondesat di Jawa                     Sumber Daya Mineral,        pencanangan         industri berbasis migas,     14 Nop 2009 di PT Pupuk Kujang Cikampek                   melibatkan Perguruan Tinggi, lembaga penelitian,
Timur dan Kalimantan                        Kementerian Perdagangan,    pengembangan        kondensat di Jawa Timur      [2] Pertemuan forum komunikasi                            asosiasi, dunia usaha, Pemda, dan instansi terkait
Timur                                       Kementerian Negara          klaster industri    dan Kalimantan Timur         petrokimia di Balikpapan dengan dunia
                                            Badan Usaha Milik Negara,   berbasis migas,     selesai 7 Januari 2010 dan   usaha tgl 16 Nop 2009
                                            Kementerian Perhubungan     kondensat di        Pencanangan 20 Januari       [3] Rapat tim teknis di Kemperin tgl 19
                                                                        Jawa Timur dan      2010                         Nov 2009
                                                                        Kalimantan Timur                                 [4] Pembahasan dan penyusunan konsep
                                                                                                                         awal pengembangan klaster petrokimia tgl
                                                                                                                         20-21 Nop 2009 di Novotel, Bogor

                                                                                                                         TARGET H-50: [1] Rapat koordinasi            H-50: 100%   Pembahasan sesuai dengan dokumen 1 Desember
                                                                                                                         kemungkinan penambahan daerah                             2009 yang hanya memuat klaster industri berbasis
                                                                                                                         klaster Banten dan Jabar tgl 9 Des 2009                   migas kondensat di Jawa Timur dan Kalimantan
                                                                                                                         [2] Rapat pematangan konsep klaster                       Timur.
                                                                                                                         industri berbasis migas, condensate                       Data pendukung :
                                                                                                                         dengan pemangku kepentingan Sabtu tgl                     1. Daftar hadir
                                                                                                                         12 Des 2009                                               2. Notulen rapat
                                                                                                                                                                                   3. Konsep pencanangan klaster

                                                                                                                         TARGET H-75: [1] Seminar Nasional            H-75: 100%   Dilampirkan data pendukung :
                                                                                                                         pengembangan klaster industri berbasis                    1. Daftar hadir
                                                                                                                         migas, condensate tgl 16 Des 2009                         2. Notulen rapat
                                                                                                                         [2] Penyempurnaan konsep                                  3. Konsep pencanangan klaster
                                                                                                                         pengembangan klaster industri berbasis                    4. Matriks Rencana Aksi
                                                                                                                         migas, condensate berdasarkan masukan
                                                                                                                         Seminar tgl 17 Des 2009




                                                                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                     86
                             PENANGGUNG                               KRITERIA             UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                 %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                                          STATUS
                             JAWAB                                    KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                       CAPAIAN

1                            2             3                          4                    5                           6                                        7            8                                                   9
                                                                                                                      TARGET H-100: [1] Konsep pengembangan H-100: 0%
                                                                                                                      klaster industri berbasis migas, kondensat
                                                                                                                      di Banten, Jabar, Jawa Timur, dan
                                                                                                                      Kalimantan Timur selesai 7 Januari 2010
                                                                                                                      [2] Rancangan Perpres konsep
                                                                                                                      pengembangan klaster industri berbasis
                                                                                                                      migas, condensate di Banten, Jabar, Jawa
                                                                                                                      Timur, dan Kalimantan Timur tgl 10 Jan
                                                                                                                      2010
                                                                                                                      [3] Pencanangan tgl 20 Jan 2010

[P28] Aksesibilitas dan keterhubungan (connectivity) Antar Wilayah
[P28A1] Penyusunan           Kementerian   Kementerian Keuangan,      Penyempurnaan        TARGET : Dokumen cetak      TARGET H-30: Inventarisasi data dan      H-30: 100%
cetak biru transportasi      Perhubungan   Kementerian Pekerjaan      cetak biru           biru transportasi multimoda informasi, sinkronisasi konsep awal,
multimoda sesuai dengan                    Umum, Kementerian          transportasi         sesuai dengan cetak biru    laporan konsep awal cetak biru multimoda
cetak biru sistem logistik                 Perdagangan, Kementerian   multimoda            sistem logistik nasional
nasional                                   Negara Perencanaan         dalam melayani
                                           Pembangunan Nasional       arus barang dan
                                           BAPPENAS, Kementerian      penumpang di
                                           Dalam Negeri               daerah tertinggal
                                                                      dan pusat produksi
                                                                      dan distribusi

                                                                                                                      TARGET H-50: Forum Group Discussion      H-50: 100%    Telah dilakukan penyempurnaan konsep awal cetak
                                                                                                                      para pakar dan stakeholder,                            biru transportasi multimoda berdasarkan masukan
                                                                                                                      penyempurnaan konsep awal, laporan                     yang diperoleh dari dua kali pembahasan:
                                                                                                                      konsep antara cetak biru transportasi                  - Pembahasan I dipimpin oleh Wakil Menteri pada
                                                                                                                      multimoda                                                tanggal 24 Nopember 2009 untuk memantapkan
                                                                                                                                                                               konsep awal mengenai keterpaduan perencanaan
                                                                                                                                                                               dan pengembangan transportasi yang akan
                                                                                                                                                                               dituangkan pada Konsep Cetak Biru Transportasi
                                                                                                                                                                               Multimoda, yang dihadiri perwakilan Ditjen
                                                                                                                                                                               Departemen Perhubungan, Wakil dari Ditjen Bina
                                                                                                                                                                               Marga Dep PU, Wakil dari Menko Perekonomian,
                                                                                                                                                                               Wakil dari Bappenas, Wakil dari BUMN terkait
                                                                                                                                                                               (Pelindo I-IV, Angkasa Pura I-II, PT. KAI).
                                                                                                                                                                             - Pembahasan II yang merupakan tindak lanjut
                                                                                                                                                                               dari pembahasan I dan telah dihasilkan Konsep
                                                                                                                                                                               Antara Cetak Biru Transportasi Multimoda berupa
                                                                                                                                                                               pengembangan transportasi multimoda pada 25
                                                                                                                                                                               pelabuhan utama, 7 terminal khusus, 5 bandara
                                                                                                                                                                               kargo, 8 kota metropolitan dan 183 daerah
                                                                                                                                                                               tertinggal




                                                                                                                                                              BIDANG PEREKONOMIAN                                                     87
                            PENANGGUNG                               KRITERIA              UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                                 STATUS
                            JAWAB                                    KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                           2             3                          4                     5                            6                                            7            8                                                          9
                                                                                                                        TARGET H-75: Roundtable Discussion,         H-75: 100%   Konsep akhir Cetak Biru Transportasi Multimoda
                                                                                                                        penyempurnaan konsep antara, laporan                     merupakan penyempurnaan dari Konsep Antara
                                                                                                                        konsep akhir cetak biru transportasi                     yang telah dihasilkan sebelumnya. Penyempurnaan
                                                                                                                        multimoda                                                dilakukan melalui serangkaian pembahasan dan
                                                                                                                                                                                 diskusi secara intensif berturut-turut dengan
                                                                                                                                                                                 instansi internal Departemen Perhubungan, Ditjen
                                                                                                                                                                                 Bina Marga, BUMN Transportasi, Pemerintah Kota
                                                                                                                                                                                 Metropolitan (Mebidang, Palembang, Jabodetabek,
                                                                                                                                                                                 Bandung-Cirebon, Kedungsemar, Yogyamantul,
                                                                                                                                                                                 Gerbangkertosusila, Sarbagita dan Maminasata) serta
                                                                                                                                                                                 instansi terkait lainnya. Selain itu juga telah dilakukan
                                                                                                                                                                                 sinkronisasi dengan Tim Penyusun Cetak Biru Sistem
                                                                                                                                                                                 Logistik Nasional. Cakupan Cetak Biru Transportasi
                                                                                                                                                                                 Multimoda berkembang menjadi 25 pelabuhan
                                                                                                                                                                                 utama, 7 terminal khusus, 11 bandara kargo, 9 kota
                                                                                                                                                                                 metropolitan dan 183 daerah tertinggal.

                                                                                                                        TARGET H-100: Selesainya penyusunan         H-100: 0%
                                                                                                                        dokumen cetak biru transportasi
                                                                                                                        multimoda sesuai dengan cetak biru
                                                                                                                        sistem logistik nasional

[P28A2] Penyusunan          Kementerian   Kementerian Negara         Kesiapan konsep       TARGET : Dokumen             TARGET H-30: 1. Optimasi jaringan           H-30: 100%
konsep dasar perencanaan    Perhubungan   Perencanaan Pembangunan    perencanaan dan       konsepsi dasar perencanaan   transportasi angkutan laut perintis /
jaringan transportasi                     Nasional BAPPENAS,         cakupan jaringan      jaringan transportasi        penumpang
angkutan laut dan rencana                 Kementerian Pekerjaan      transportasi          angkutan laut dan rencana    2. inventarisasi angkutan laut barang
pembangunan pelabuhan                     Umum, Kementerian Negara   angkutan laut         pembangunan pelabuhan        3. tinjau ulang Tatanan Kepelabuhanan
                                          Pembangunan Daerah         dan rencana                                        Nasional
                                          Tertinggal                 pembangunan
                                                                     pelabuhan terutama
                                                                     di daerah terpencil

                                                                                                                        TARGET H-50: Penyusunan jaringan awal       H-50: 100%   SK Perintis dalam proses penetapan, SK Penumpang
                                                                                                                        transportasi angkutan laut penumpang                     Pelni dalam proses penyiapan, Draft Final Tatanan
                                                                                                                        dan barang serta Tahap Interim Tatanan                   Kepelabuhanan Nasional.
                                                                                                                        Kepelabuhanan Nasional

                                                                                                                        TARGET H-75: Pembahasan dengan              H-75: 90%    Telah ditandatangani SK Perintis angkutan laut
                                                                                                                        stakeholder terhadap konsep akhir                        penumpang TA 2010 dan pemetaan angkutan laut
                                                                                                                        jaringan transportasi angkutan laut                      barang untuk 13 komoditi strategis serta Draft Final
                                                                                                                        penumpang dan barang serta Tatanan                       penyempurnaan konsep Tatanan Kepelabuhanan
                                                                                                                        Kepelabuhanan Nasional                                   Nasional.

                                                                                                                        TARGET H-100: Finalisasi konsep jaringan    H-100: 0%
                                                                                                                        transportasi angkutan laut penumpang
                                                                                                                        dan barang serta Tatanan Kepelabuhanan
                                                                                                                        Nasional




                                                                                                                                                                   BIDANG PEREKONOMIAN                                                            88
                            PENANGGUNG                                KRITERIA            UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                         %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                         KETERANGAN                                          STATUS
                            JAWAB                                     KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                               CAPAIAN

1                           2             3                           4                   5                           6                                                7           8                                                   9
[P28A3] Integrasi sistem    Kementerian   Kementerian Perhubungan     Kesiapan konsep     TARGET : Integrasi sistem   TARGET H-30:                                    H-30: 100%
angkutan umum massal        Perhubungan                               dan peluncuran      pembelian tiket dan         1. Koordinasi dengan stakeholder terkait
perkotaan antar-moda,                                                 sistem angkutan     informasi mengenai          (Ditjen Hubdat, PT. KCJ, PT. Trans Jakarta);
dimulai di Jakarta dengan                                             umum massal         angkutan umum massal        2. Penyusunan konsep design penerapan
penerapan tiket terusan                                               antarmoda yang      perkotaan di Jakarta        tiket terusan KA dan Busway;
kereta api dan busway                                                 terintegrasi di                                 3. Persiapan pembuatan prototype/mock-
                                                                      Jakarta                                         up tiket terusan.

                                                                                                                      TARGET H-50:                                    H-50: 85%    Pembangunan software/aplikasi masih dalam proses
                                                                                                                      1. Pembangunan software/aplikasi;                            penyempurnaan dan integrasi dengan software
                                                                                                                      2. Pembuatan prototype/mock-up tiket                         eksisting
                                                                                                                      terusan;
                                                                                                                      3. Testing software/aplikasi.

                                                                                                                      TARGET H-75:                                    H-75: 85%    Kegiatan yang telah dilakukan antara lain:
                                                                                                                      1. Pengadaan hardware dan instalasi;                         a. Rapat-rapat koordinasi
                                                                                                                      2. Testing implementasi;                                     b. Uji coba integrasi dengan software eksisting
                                                                                                                      3. Sosialisasi.                                              c. Pembangunan koridor penghubung menuju halte
                                                                                                                                                                                   busway di Stasiun Gambir

                                                                                                                      TARGET H-100:                                   H-100: 0%

[P29] Keselamatan Transportasi
[P29A1] Penyusunan          Kementerian   Kepolisian Republik         Penyempurnaan       TARGET :                    TARGET H-30:                                    H-30: 100%
pedoman teknis tentang      Perhubungan   Indonesia, Kementerian      pedoman teknis      Pedoman Teknis tentang      Inventarisasi data dan informasi,
keselamatan transportasi                  Pekerjaan Umum,             yang efektif        Keselamatan Transportasi    sinkronisasi konsep awal pedoman teknis
                                          Kementerian Perindustrian   untuk penurunan                                 tentang keselamatan transportasi
                                                                      tingkat kecelakan
                                                                      transportasi

                                                                                                                      TARGET H-50:                                    H-50: 100%   Pedoman Teknis Keselamatan Transportasi Laut
                                                                                                                      Penyempurnaan konsep awal pedoman                            dan akan disosialisasikan pada acara Kampanye
                                                                                                                      teknis tentang keselamatan transportasi                      Keselamatan Pelayaran tanggal 11 Desember 2009 di
                                                                                                                                                                                   Medan dan akan dituangkan dalam SK Dirjen Hubla

                                                                                                                      TARGET H-75:                                    H-75: 90%
                                                                                                                      Pembahasan dengan stakeholder terkait
                                                                                                                      dengan konsep akhir pedoman teknis
                                                                                                                      tentang keselamatan transportasi

                                                                                                                      TARGET H-100:                                   H-100: 0%
                                                                                                                      Tersusunnya Pedoman Teknis tentang
                                                                                                                      Keselamatan Transportasi Darat, Laut dan
                                                                                                                      Udara




                                                                                                                                                                     BIDANG PEREKONOMIAN                                                    89
BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT
                           PENANGGUNG                                KRITERIA              UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                         KETERANGAN                                             STATUS
                           JAWAB                                     KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1                          2             3                           4                     5                              6                                         7             8                                                      9

[P30] Peningkatan efektivitas dan keberlanjutan PNPM Mandiri
[P30A1] Sosialisasi        Kementerian   Kementerian Koordinator     Cakupan sosialisasi   TARGET :                       TARGET H-30:                             H-30: 100%    Sosialisasi dapat dilakukan melalui 2 cara:
Peraturan Menkeu           Keuangan      Kesejahteraan Rakyat,       Peraturan Menteri     a) Tersampaikannya PMK         Sosialisasi PMK Nomor: 168/PMK.07/2009                 1) Penyampaian / Pengiriman Peraturan Menteri
tentang Pedoman                          Pemda, Kementerian Negara   Keuangan Nomor        Nomor: 168/PMK.07/2009         tentang Pedoman Pendanaan Urusan                       Keuangan (PMK) dan/atau
Pendanaan Urusan                         Perencanaan Pembangunan     168/PMK.07/2009       tentang Pedoman                Bersama Pusat dan Daerah untuk                         2) Sosialisasi langsung kepada Para Kepala Daerah/
Bersama Pusat dan Daerah                 Nasional BAPPENAS           tentang Pedoman       Pendanaan Urusan               Penanggulangan Kemiskinankepada 28                     Pejabat Daerah.
untuk Penanggulangan                                                 Pendanaan Urusan      Bersama Pusat dan Daerah       Kepala Daerah/ Pejabat Daerah.                         Pelaksanaan sosialisasi langsung akan disesuaikan
Kemiskinan di 510 daerah                                             Bersama Pusat         untuk Penanggulangan                                                                  dengan kemampuan keuangan yang tersedia.
(prov/kab/kota)                                                      dan Daerah untuk      Kemiskinan di 510 daerah
                                                                     Penanggulangan        (prov/kab/kota);
                                                                     Kemiskinan di 510     b) Terlaksananya sosialisasi
                                                                     daerah (prov/kab/     Nomor PMK 168/
                                                                     kota)                 PMK.07/2009 tentang
                                                                                           Pedoman Pendanaan
                                                                                           Urusan Bersama Pusat
                                                                                           dan Daerah untuk
                                                                                           Penanggulangan
                                                                                           Kemiskinan kepada 510
                                                                                           Kepala Daerah/ Pejabat
                                                                                           Daerah

                                                                                                                          TARGET H-50:                             H-50: 100%    1) Telah dikirimkannya PMK 168/PMK.07/2009 via
                                                                                                                          Sosialisasi Nomor: PMK Nomor 168/                      pos melalui surat Dirjen PK Nomor: S-477/PK/2009
                                                                                                                          PMK.07/2009 tentang Pedoman                            tanggal 1 Desember 2009.
                                                                                                                          Pendanaan Urusan Bersama Pusat                         2a). Telah dilaksanakan Sosialisasi kepada 32 Kepala
                                                                                                                          dan Daerah untuk Penanggulangan                        Daerah bersamaan dengan Pelaksanaan Rakornas
                                                                                                                          Kemiskinan kepada 140 Kepala Daerah:                   TKPK di Hotel Bumi Karsa,Komplek Bidakara pada
                                                                                                                          1) Tersampaikannya PMK 168/PMK.07/2009                 tanggal 3 Desember 2009.
                                                                                                                          kepada 510 Daerah;                                     2b) Telah dilaksanakan Sosialisasi kepada 33
                                                                                                                          2a) Sosialisasi kepada 32 Kepala Daerah/               Gubernur bersamaan dengan Pelaksanaan Rakornas
                                                                                                                          Pejabat Daerah (Kabupaten/ Kota);                      TKPK di Hotel Bumi Karsa,Komplek Bidakara pada
                                                                                                                          2b) Sosialisasi kepada 33 Gubernur pada                tanggal 3 Desember 2009.
                                                                                                                          Rakornas Tim Koordinasi Penanggulangan                 2c) Telah dilaksanakannya Sosialisasi kepada Daerah/
                                                                                                                          Kemiskinan (TKPK) Menko Kesra;                         Pemda di Lingkungan Propinsi Jawa Timur dan Jawa
                                                                                                                          2c) Sosialisasi kepada 75 Kepala Daerah/               Tengah pada tanggal 8-9 Desember 2009 sesuai
                                                                                                                          Pejabat Daerah di Lingkungan Provinsi                  Undangan Dirjen PK Nomor: Und-158/PK/2009
                                                                                                                          Jawa Timur dan Jawa Tengah.

                                                                                                                          TARGET H-75:                              H-75: 150%   Telah dilaksanakan Sosialisasi kepada 425 Kepala
                                                                                                                          Sosialisasi PMK kepada 200 Kepala Daerah/              Daerah/Pejabat Daerah pada tanggal 6-7 Januari
                                                                                                                          Pejabat Daerah                                         2010 di Bidakara, sehingga total telah tersosialisasi
                                                                                                                                                                                 adalah 995 Kepala Daerah/Pejabat Daerah

                                                                                                                          TARGET H-100:                             H-100: 100% Rencana aksi sudah terselesaikan pada H75
                                                                                                                          Sosialisasi PMK kepada 142 Kepala Daerah/
                                                                                                                          Pejabat Daerah, sehingga pada H100 total
                                                                                                                          yang telah tersosialisasi sebanyak 510
                                                                                                                          Kepala Daerah/Pejabat Daerah


                                                                                                                                                               BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                   91
                              PENANGGUNG                                  KRITERIA           UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                                  INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                                 STATUS
                              JAWAB                                       KEBERHASILAN       KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                             2               3                           4                  5                            6                                              7            8                                                          9
[P30A2] Sosialisasi dan       Kementerian     Kementerian Keuangan,
bantuan PNPM Mandiri          Koordinator     Pemda, Kementerian
dalam rangka rehabilitasi     Kesejahteraan   Dalam Negeri, Kementerian
dan rekonstruksi di Sumbar    Rakyat          Pekerjaan Umum,
dan Jabar;                                    Kementerian Negara
                                              Perencanaan Pembangunan
                                              Nasional BAPPENAS

(1) Sosialisasi dan bantuan                                               Cakupan bantuan    TARGET :                     TARGET H-30:                                  H-30: 200%   1. Telah ditetapkan lokasi dan alokasi Anggaran
PNPM Mandiri dalam                                                        PNPM Mandiri di    Tersedianya alokasi          30% dari seluruh aktivitas rencana aksi                    PNPM Mandiri Perdesaan Pola Khusus Pasca
rangka rehabilitasi dan                                                   Sumbar dan Jabar   anggaran PNPM Mandiri        terlaksana                                                 Bencana 2009 dan 2010 di Provinsi Sumatera Barat,
rekonstruksi di perdesaan                                                                    dalam rangka rehabilitasi                                                               mencakup: a. Kab. Padang Pariaman (16 Kec, total
di Sumbar dan Jabar                                                                          dan rekonstruksi di Sumbar                                                              sebesar Rp.61 miliar); b. Kab. Agam (9 Kec, total
(Penanggung Jawab:                                                                           dan Jabar                                                                               sebesar Rp.24,75 miliar); c. Kab. Pasaman Barat (4
Kementerian Dalam Negeri)                                                                                                                                                            Kec, total sebesar Rp.11,25 miliar); dan d. Kab. Pesisir
                                                                                                                                                                                     Selatan (6 Kec, total sebesar Rp.20,25 miliar).
                                                                                                                                                                                     2. Telah dilakukan koordinasi dengan Pemda Provinsi
                                                                                                                                                                                     Jawa Barat dalam rangka pengalokasian anggaran
                                                                                                                                                                                     rehabilitasi dan rekonstruksi pada tahun anggaran
                                                                                                                                                                                     2010. Adapun rincian alokasi Anggaran PNPM
                                                                                                                                                                                     Mandiri Perdesaan Pola Khusus Pasca Bencana 2010
                                                                                                                                                                                     di Provinsi Jawa Barat, mencakup: a. Kab. Sukabumi
                                                                                                                                                                                     (5 Kec, total sebesar Rp.8,4 miliar); b. Kab. Cianjur (2
                                                                                                                                                                                     Kec, total sebesar Rp.3,2 miliar); c. Kab. Bandung (2
                                                                                                                                                                                     Kec, total sebesar Rp.4 miliar); d. Kab. Garut (8 Kec,
                                                                                                                                                                                     total sebesar Rp.15,6 miliar); e. Kab. Tasikmalaya (6
                                                                                                                                                                                     Kec, total sebesar Rp.8,8 miliar); f. Kab. Ciamis (5 Kec,
                                                                                                                                                                                     total sebesar Rp.8 miliar); g. Kab. Bandung Barat (5
                                                                                                                                                                                     Kec, total sebesar Rp.10,4 miliar);

                                                                                                                          TARGET H-50:                                  H-50: 167%   1. Telah selesai ditetapkan lokasi dan alokasi
                                                                                                                          60% dari seluruh aktivitas rencana aksi                    Anggaran PNPM Mandiri Perdesaan Pola Khusus
                                                                                                                          terlaksana                                                 Pasca Bencana 2009 dan 2010 di Provinsi Sumatera
                                                                                                                                                                                     Barat; dan
                                                                                                                                                                                     2. Telah selesai ditetapkan lokasi dan alokasi
                                                                                                                                                                                     Anggaran PNPM Mandiri Perdesaan Pola Khusus
                                                                                                                                                                                     Pasca Bencana Tahun 2010 di Provinsi Jawa Barat.
                                                                                                                                                                                     (Data lokasi dan alokasi anggaran dalam rangka
                                                                                                                                                                                     rehabilitasi dan rekonstruksi pada Pro

                                                                                                                          TARGET H-75:                                  H-75: 100%   Rencana aksi telah selesai pada H-50
                                                                                                                          80% dari seluruh aktivitas rencana aksi
                                                                                                                          terlaksana

                                                                                                                          TARGET H-100:                                 H-100: 100% Rencana aksi telah selesai pada H-50
                                                                                                                          100 % dari seluruh aktivitas rencana aksi
                                                                                                                          telah terlaksana




                                                                                                                                                                      BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                    92
                              PENANGGUNG                                        KRITERIA               UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                      INSTANSI TERKAIT                                                                                                                             KETERANGAN                                           STATUS
                              JAWAB                                             KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                             2                   3                             4                      5                             6                                           7             8                                                    9
(2) Sosialisasi dan bantuan                                                     Sosialisasi,          TARGET :                       TARGET H-30:                                 H-30: 100%   Sosialisasi dan bantuan teknis selesai untuk 185
PNPM Mandiri dalam                                                              bantuan teknis dan    Sosialisasi, bantuan teknis,   50 %, Sosialisasi dan bantuan teknis selesai              kelurahan di Sumbar dan 14 kab/kota di Jabar
rangka rehabilitasi dan                                                         bantuan langsung      dan bantuan langsung           untuk 185 kelurahan di Sumbar dan 14
rekonstruksi di perkotaan                                                       masyarakat untuk      masyarakat pada 185            kab/kota di Jabar
di Sumbar dan Jabar                                                             rehabilitasi dan      kelurahan di Sumbar dan
(Penanggung Jawab:                                                              rekonstruksi rumah    bantuan teknis untuk 14
Kementerian Pekerjaan                                                           di Jabar dan Sumbar   kab/kota di Jabar
Umum)

                                                                                                                                     TARGET H-50:                                H-50: 100%    Terverifikasinya tingkat kerusakan dan
                                                                                                                                     75 %, Tersusunnya Review Program                          terselesaikannya penyelesaian program
                                                                                                                                     penanggulangan Kemiskinan (Pronangkis)                    penanggulangan kemiskinan (PJM Pronangkis)
                                                                                                                                     untuk 185 kelurahan di Sumbar                             serta pencairan BLM 1 tahap untuk 185 kelurahan
                                                                                                                                                                                               di Sumbar

                                                                                                                                     TARGET H-75:                            H-75: 100%        Pencairan dan pemanfaatan Bantuan Langsung
                                                                                                                                     90 %, Pencairan dan pemanfaatan Bantuan                   Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri untuk 185
                                                                                                                                     Langsung masyarakat (BLM) PNPM Mandiri                    kelurahan di Sumbar
                                                                                                                                     untuk 185 kelurahan di Sumbar

                                                                                                                                     TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                                     100 %, Terlaksananya pelaksanaan fisik
                                                                                                                                     rehabilitasi dan rekonstruksi rumah untuk
                                                                                                                                     185 kelurahan di Sumbar

[P31] Pengembangan Bantuan Sosial Terpadu Berbasis Keluarga
[P31A1] Melanjutkan          Kementerian Sosial   Kementerian Kesehatan,        Tersalurkannya dana   TARGET :                    TARGET H-30:                                   H-30: 100%    Dana sebesar Rp222.946.276.450 adalah 74.49% dari
PKH bagi 726.000 RTSM                             Kementerian Agama,            PKH tahap III TA      Tersalurkannya dana PKH      Menyalurkan dana PKH sebesar                                dana tahap III sebesar Rp.299.296.921.000
dan identifikasi 90.000                           Kementerian Pendidikan        2009 kepada RTSM      Tahap III TA 2009 sebesar   Rp222.946.276.450
calon peserta baru PKH                            Nasional, Pemda,              di 13 provinsi        Rp.299.296.921.000 melalui
di 5 propinsi (Kepri, Bali,                       Kementerian Negara                                  PT Pos Indonesia kepada
Kalteng, Sulteng dan Sulsel)                      Perencanaan Pembangunan                             726,000 RTSM di 13 provinsi
dengan penambahan                                 Nasional BAPPENAS, PT. POS,
anggaran Rp. 200 M (Total                         Kementerian Komunikasi dan
Rp. 1.3 T pada thn. 2010)                         Informatika

                                                                                                                                     TARGET H-50:                                H-50: 100%    100% Dana Tahap III sebesar Rp 919.368.000.000
                                                                                                                                     Menyalurkan dana PKH sebesar                              telah tersalurkan
                                                                                                                                     Rp76.350.644.550 (seluruh PKH                             (Catatan: Pembayaran Bantuan untuk RTSM
                                                                                                                                     tersalurkan)                                              Peserta PKH dilaksanakan dalam 3 tahap:
                                                                                                                                                                                               Tahap I sebesar Rp 246.798.920.000; Tahap II
                                                                                                                                                                                               sebesar Rp 373.272.159.000; Tahap III sebesar Rp
                                                                                                                                                                                               299.296.921.000. Total keseluruhan Bantuan sebesar
                                                                                                                                                                                               Rp 919.368.000.000 dengan target sasaran sebanyak
                                                                                                                                                                                               726.000 RTSM di 13 Provinsi, 70 Kabupaten, 779
                                                                                                                                                                                               Kecamatan.)

                                                                                                                                     TARGET H-75: -                              H-75: 100%    Kegiatan selesai di H-50



                                                                                                                                                                             BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                93
                      PENANGGUNG                                   KRITERIA             UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                          INSTANSI TERKAIT                                                                                                                          KETERANGAN                                        STATUS
                      JAWAB                                        KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                     2               3                            4                    5                            6                                             7            8                                                 9
                                                                                                                     TARGET H-100: -                              H-100: 100% Kegiatan selesai di H-50

                                                                   Terselesaikannya     TARGET :                     TARGET H-30:                                 H-30: 100%   100% identifikasi 90,000 RTSM di 5 provinsi baru
                                                                   identifikasi RTSM    Teridentifikasinya data      Teridentifikasinya data RTSM sebanyak                     telah selesai (18 kab 175 kec)
                                                                   PKH TA 2010 di 5     RTSM sebanyak 90.000         90.000 RTSM berdasarkan by name by
                                                                   provinsi baru        RTSM berdasarkan by name     address di 5 prov. baru (18 kab 175 kec)
                                                                                        by address di 5 prov. baru
                                                                                        (18 kab 175 kec)



                                                                                                                     TARGET H-50: -                               H-50: 100%   Kegiatan selesai di H-30

                                                                                                                     TARGET H-75: -                               H-75: 100%   Kegiatan selesai di H-30

                                                                                                                     TARGET H-100: -                              H-100: 100% Kegiatan selesai di H-30

[P31A2] Penerbitan    Kementerian     Sekretariat Wakil Presiden   Penerbitan           TARGET :                     TARGET H-30:                                 H-30: 100%
Peraturan Presiden    Koordinator                                  Peraturan Presiden   Peraturan Presiden           1) Penyusunan rancangan Perpres tentang
tentang Percepatan    Kesejahteraan                                tentang Percepatan   tentang Percepatan           Percepatan Penanggulangan Kemiskinan
Penanggulangan        Rakyat                                       Penanggulangan       Penanggulangan               2) Pembahasan rancangan Perpres di
Kemiskinan sebagai                                                 Kemiskinan           Kemiskinan                   Setkab bersama dengan kementerian/
penyempurnaan dari                                                                                                   lembaga terkait
Perpres No. 13/2009
tentang Koordinasi
Penanggulangan
Kemiskinan

                                                                                                                     TARGET H-50:                                 H-50: 100%
                                                                                                                     Penyempurnaan rancangan Perpres
                                                                                                                     berdasarkan hasil pembahasan di Setkab

                                                                                                                     TARGET H-75:                                 H-75: 100%   Draft Perpres pengganti Perpres 13/2009 telah
                                                                                                                     Finalisasi rancangan Perpres hasil                        dikirim oleh Setwapres ke Setkab dengan Surat
                                                                                                                     penyempurnaan di Setkab                                   pengantar No.B.09/Setwapres/01/2010, tanggal 5
                                                                                                                                                                               Januari 2010 untuk difinalkan oleh pihak Setkab
                                                                                                                                                                               dan kemudian untuk dimintakan persetujuan dari
                                                                                                                                                                               Presiden.

                                                                                                                     TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                     Penerbitan Peraturan Presiden tentang
                                                                                                                     Percepatan Penanggulangan Kemiskinan




                                                                                                                                                                BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                           94
                            PENANGGUNG                                    KRITERIA               UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                                         KETERANGAN                                           STATUS
                            JAWAB                                         KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                           2                  3                          4                      5                            6                                             7           8                                                    9

[P32] Peningkatan kualitas dan kompetensi tenaga kerja
[P32A1] Melakukan           Kementerian        Kementerian Tenaga Kerja   Efektivitas konsep     TARGET :                     TARGET H-30:                                 H-30: 100%
koordinasi antara           Tenaga Kerja dan   dan Transmigrasi           pengembangan           Konsep pengembangan          1) Inventarisasi Unit Pelaksana Teknis
pemerintah pusat dan        Transmigrasi                                  Lembaga Pelatihan      Lembaga Pelatihan Kerja      Daerah (UPT-D) yang siap melakukan
pemerintah daerah                                                         Kerja (LPK) berbasis   (LPK) selesai 13 Desember    pelatihan berbasis kompetensi;
untuk mengembangkan                                                       kompetensi di          2009; Implementasi dimulai   2) Pendistribusian modul dan Standar
Lembaga Pelatihan Kerja                                                   daerah                 1 Februari 2010              Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
(LPK) berbasis kompetensi                                                                                                     (SKKNI)
di daerah.                                                                                                                    3) Koordinasi regional wilayah Timur dan
                                                                                                                              Tengah Indonesia.

                                                                                                                              TARGET H-50:                             H-50: 80%        Kondisi saat ini sudah 100%:
                                                                                                                              1) Melakukan koordinasi regional wilayah                  1) Finalisasi Konsep Pengembangan LPK Berbasis
                                                                                                                              Barat Indonesia;                                          Kompetensi.
                                                                                                                              2) Koordinasi Nasional dan penetapan                      2) Koordinasi nasional dilaksanakan 14-15 Desember
                                                                                                                              komitmen UPTD secara Nasional                             2009.
                                                                                                                              3) Penyusunan konsep pengembangan
                                                                                                                              LPK;
                                                                                                                              4) Penyerahan konsep pengembangan LPK
                                                                                                                              berbasis kompetensi (selesai 13 Desember
                                                                                                                              2009)

                                                                                                                              TARGET H-75:                                 H-75: 100%
                                                                                                                              1) Penyusunan rencana aksi
                                                                                                                              pengembangan lembaga pelatihan
                                                                                                                              berbasis kompetensi di daerah.
                                                                                                                              2) Penyusunan lokus dan fokus
                                                                                                                              implementasi terkait pengembangan
                                                                                                                              infrastruktur, manajemen pengelolaan,
                                                                                                                              instruktur dan tenaga pelatihan, provinsi.

                                                                                                                              TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                              1) Konsolidasi pelaksanaan sesuai dengan
                                                                                                                              rencana aksi;
                                                                                                                              2) Implementasi (dimulai 1 Februari 2010)

[P32A2] Penguatan          Kementerian         BNSP                       1) Konsep              TARGET :                     TARGET H-30:                                 H-30: 100%
kelembagaan kelembagaan Tenaga Kerja dan                                  optimalisasi BNSP      Tersusunnya konsep           Penyusunan konsep optimalisasi BNSP.
Badan Nasional Sertifikasi Transmigrasi                                   sebagai lembaga        optimalisasi BNSP sebagai
Profesi (BNSP) sebagai                                                    yang mandiri dan       lembaga yang mandiri
lembaga yang mandiri dan                                                  independen;            dan independen ; Terisinya
independen                                                                2) Terisinya           keanggotaan BNSP yang
                                                                          keanggotaan            lowong.
                                                                          BNSP yang lowong
                                                                          (pensiun dan
                                                                          mengundurkan diri)




                                                                                                                                                                         BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                             95
                          PENANGGUNG                           KRITERIA             UKURAN                UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                        KETERANGAN                                            STATUS
                          JAWAB                                KEBERHASILAN         KEBERHASILAN          H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                         2                 3                  4                    5                     6                                            7            8                                                     9
                                                                                                          TARGET H-50:                                 H-50: 100%
                                                                                                          Penyusunan kriteria pengisian
                                                                                                          keanggotaan BNSP.

                                                                                                          TARGET H-75:                                 H-75: 100%
                                                                                                          1) Koordinasi dengan instansi terkait, dan
                                                                                                          2) Finalisasi konsep optimalisasi BNSP

                                                                                                          TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                          1) Evaluasi dan penetapan keanggotaan
                                                                                                          BNSP;
                                                                                                          2) Penyerahan konsep optimalisasi BNSP.

[P33] Peningkatan fasilitasi dan perlindungan untuk mendukung mobilitas tenaga kerja
[P33A1] Identifikasi     Kementerian        Pemda              Kelengkapan        TARGET :                TARGET H-30:                               H-30: 100%
peraturan yang           Tenaga Kerja dan                      identifikasi       Peraturan terevaluasi   1) Identifikasi Permenakertrans No. 07/
menghambat perpindahan Transmigrasi                            peraturan yang                             MEN/IV/2008 tentang Penempatan
dan perjalanan penduduk                                        menghambat                                 Tenaga Kerja, dan SK Dirjen Binapenta No.
untuk melakukan kegiatan                                       perpindahan                                258/2008 tentang Tata Cara Pelaksanaan
ekonomi ke suatu daerah                                        dan perjalanan                             Penempatan AKAD yang Menghambat
khususnya dalam mencari                                        penduduk untuk                             Perpindahan Penduduk;
pekerjaan.                                                     melakukan kegiatan                         2) Identifikasi Perda Ketenagakerjaan yang
                                                               ekonomi ke suatu                           menghambat perpindahan penduduk; dan
                                                               daerah khususnya                           3) Melakukan koordinasi dengan Instansi
                                                               dalam mencari                              terkait.
                                                               pekerjaan

                                                                                                          TARGET H-50:                              H-50: 80%       1) Telah dilakukan Rapat Koordinasi dengan
                                                                                                          1) Rapat koordinasi dengan Prov. Papua                    Gubernur Papua pada tanggal 20 Nopember 2009;
                                                                                                          tentang Antar Kerja Lokal;                                2) Telah dilakukan koordinasi dengan Ditjen
                                                                                                          2) Melakukan koordinasi dengan Ditjen                     Otonomi Daerah Depdagri;
                                                                                                          Otonomi Daerah Depdagri;                                  3) Telah dilakukan Sosialisasi tingkat Regional di
                                                                                                          3) Sosialisasi dan Bimtek ke seluruh Kab/                 Denpasar, Yogyakarta, dan Makasar yang diikuti oleh
                                                                                                          Kota mengenai peraturan Pelaksanaan :                     360 peserta dari Propinsi dan Kabupaten/ Kota;
                                                                                                          a) Kepmenakertrans No. 258/2008 tentang                   4) Ada beberapa kegiatan Bimtek yang akan
                                                                                                          pelaksanaan Antar Kerja Antar Daerah                      dilaksanakan pada H 75.
                                                                                                          (AKAD);                                                   Catatan: target telah tercapai 100% saat ini.
                                                                                                          b) Kepmenakertrans No. 251/2008 tentang
                                                                                                          Pelaksanaan Antar Kerja Lokal (AKL);
                                                                                                          c) Kepmenakertrans No. 99/2009 tentang
                                                                                                          Tata Cara Pelaksanaan Job Fair bagi
                                                                                                          Lembaga Penempatan Tenaga Kerja
                                                                                                          Indonesia Swasta (LPTKIS), Perusahaan,
                                                                                                          Bursa Kerja Khusus (BKK) dan
                                                                                                          d) Kepmenakertrans No. 100/2009 tentang
                                                                                                          Sanksi Yang Tidak Membuat Laporan Bagi
                                                                                                          LPTKIS/Perusahaan.



                                                                                                                                                    BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                               96
                            PENANGGUNG                                    KRITERIA              UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                                   INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                       STATUS
                            JAWAB                                         KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                           2                  3                          4                     5                           6                                            7             8                                                9
                                                                                                                            TARGET H-75:                                H-75: 100%
                                                                                                                            1) Melanjutkan Sosialisasi dan Bimtek ke
                                                                                                                            seluruh Kab/Kota mengenai peraturan
                                                                                                                            pelaksanaan:
                                                                                                                            a) Permenaker-trans No. 258/2008 tentang
                                                                                                                            pelaksanaan AKAD;
                                                                                                                            b) Kepmenakertrans No. 251/2008 tentang
                                                                                                                            Pelaksanaan AKL;
                                                                                                                            c) Kepmenakertrans No. 99/2009 tentang
                                                                                                                            Tata Cara Pelaksanaan Job Fair bagi LPTKIS,
                                                                                                                            Perusahaan, BKK.
                                                                                                                            d) Kepmenakertrans No. 100/2009 tentang
                                                                                                                            Sanksi Yang Tidak Membuat Laporan Bagi
                                                                                                                            LPTKS/Perusahaan.
                                                                                                                            2) Merumuskan rekomendasi hasil evaluasi.
                                                                                                                            3) Peraturan terevaluasi

                                                                                                                            TARGET H-100: -                              H-100: 100% Rencana aksi selesai di H75

[P33A2] Kajian terhadap     Kementerian        Kementerian Tenaga         Kejelasan keputusan   TARGET :                    TARGET H-30:                              H-30: 100%
ratifikasi konvensi buruh   Tenaga Kerja dan   Kerja dan Transmigrasi,    ratifikasi konvensi   Keputusan untuk             1) Rakor Rencana Aksi Nasional (RAN)
migran dan keluarganya      Transmigrasi       Kementerian Luar Negeri,   buruh migran dan      meratifikasi (atau tidak)   -HAM di Cisarua tanggal 3-4 April 2009;
                                               Kementerian Negara         keluarganya           konvensi buruh migran dan   2) Rapat Interdep tanggal 9 Juli 2009;
                                               Pemberdayaan Perempuan                           keluarganya                 3) Koordinasi dengan Badan Pembinaan
                                               dan Perlindungan Anak                                                        Hukum Nasional tanggal 4-8-2009;
                                                                                                                            4) Pembahasan antardep di Setneg tanggal
                                                                                                                            19-8-2009, dan
                                                                                                                            5) Rapat inter Departemen, mengkaji hasil
                                                                                                                            yang lalu dan langkah ke depan.

                                                                                                                            TARGET H-50:                                 H-50: 150%   Kegiatan H 75 (Evaluasi hasil workshop oleh Tim
                                                                                                                            1) Workshop ratifikasi konvensi buruh                     Teknis) telah disampaikan kepada Menakertrans
                                                                                                                            migran dan keluarganya yang dihadiri                      telah dilaksanakan pada H 50.
                                                                                                                            lembaga pemerintah, DPR-RI, SP/SB,
                                                                                                                            APINDO serta LSM, dan
                                                                                                                            2) Pembahasan hasil workshop

                                                                                                                            TARGET H-75:                                 H-75: 100%
                                                                                                                            1) Evaluasi hasil workshop oleh Tim Teknis
                                                                                                                            dan
                                                                                                                            2) Penyusunan rekomendasi

                                                                                                                            TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                            Keputusan untuk meratifikasi (atau tidak)
                                                                                                                            konvensi buruh migran dan keluarganya




                                                                                                                                                                     BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                            97
                       PENANGGUNG                                    KRITERIA            UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                                      STATUS
                       JAWAB                                         KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                      2                  3                          4                   5                              6                                              7             8                                                               9
[P33A3] Penyelesaian   Kementerian        Kementerian Tenaga         Penyempurnaan       TARGET :                       TARGET H-30:                              H-30: 100%
pemulangan pekerja     Tenaga Kerja dan   Kerja dan Transmigrasi,    sistem penanganan   Penyempurnaan kebijakan        1) Penyusunan konsep penyempurnaan
migran bermasalah.     Transmigrasi       Kementerian Sosial,        pekerja migran;     sistem penanganan              Kebijakan Sistem Penanganan Pekerja
                                          Kementerian Luar Negeri,   Jumlah pekerja      pekerja migran selesai 1       Migran;
                                          BNP2TKI                    migran bermasalah   Februari 2009; 1.298 pekerja   2) Pemulangan TKI bermasalah dari: Kuwait
                                                                     yang dipulangkan    migran (100%) bermasalah       326. orang, tgl. 11-11-09 dan Jedah 86
                                                                                         dipulangkan                    orang, tgl.11-11-09
                                                                                                                        3) Pengumpulan data sisa kepulangan TKI
                                                                                                                        melalui 5 Atase Ketenagakerjaan

                                                                                                                        TARGET H-50:                                   H-50: 297%   1) Jumlah TKI yang telah dipulangkan melebihi target
                                                                                                                        1) Jumlah TKI yang dipulangkan, Kuwait :                    dengan rincian : Kuwait : 434 orang, Malaysia : 1.567 orang,
                                                                                                                        434 orang, Malaysia : 228 orang, Yordania :                 Yordania : 86 orang, Arab Saudi : 79 orang, Suriah : 11 orang,
                                                                                                                                                                                    UEA: 60 orang, Singapura : 221 orang; Jumlah : 2.458 orang;
                                                                                                                        86 orang, Arab Saudi : 68 orang, Suriah : 11
                                                                                                                                                                                    2) Telah dilaksanakan Rapat Koordinasi pada tanggal 4 dan
                                                                                                                        orang Jumlah : 827 orang;                                   7 Desember 2009, akan dilanjutkan tanggal 11 Desember
                                                                                                                        2) Rapat koordinasi dengan Deplu,                           2009, sekaligus akan membuat SK Satgas Penempatan
                                                                                                                        Asuransi, Asosiasi PPTKIS dan Pemda dari                    dan Pemulangan TKI yang anggotanya terdiri dari
                                                                                                                        daerah asal;                                                Depnakertrans, Deplu, Asosiasi PPTKIS, Asuransi, Imigrasi,
                                                                                                                        3) Merangkum data-data TKI oleh Atase                       Polri, Depsos, Depkes, Meneg PP dan BNP2TKI.
                                                                                                                        Ketenagakerjaan.                                            3) Telah dilakukan pengumpulan data-data TKI dari atase
                                                                                                                                                                                    ketenagakerjaan

                                                                                                                        TARGET H-75:                                   H-75: 100%   Jumlah TKI yang dipulangkan:
                                                                                                                        1) Pembahasan akhir penyempurnaan                           Kuwait     450 orang
                                                                                                                        kebijakan penanganan pekerja migran;                        Malaysia 1.574 orang
                                                                                                                        2) Pemulangan Pekerja Migran yang                           Yordania 108 orang
                                                                                                                        bermasalah di Negara Penempatan                             Arab Saudi 253 orang
                                                                                                                        sebanyak 218 orang;                                         Suriah      35 orang
                                                                                                                        3) Mengumpulkan data pekerja migran                         Singapore 221 orang
                                                                                                                        bermasalah yang belum dipulangkan dari                      UEA      123 orang
                                                                                                                        negara penempatan.                                          Beirut       1 orang
                                                                                                                                                                                    Total    2.786 orang

                                                                                                                        TARGET H-100:                                  H-100: 0%
                                                                                                                        1) Tersusunnya kebijakan sistem
                                                                                                                        penanganan pekerja migran;
                                                                                                                        2) Terselesaikannya pemulangan TKI
                                                                                                                        bermasalah di negara penempatan
                                                                                                                        sebanyak 1.298 pekerja migran;
                                                                                                                        3) Tersusunnya analisis terhadap TKI
                                                                                                                        yang bermasalah di luar negeri dari
                                                                                                                        data yang dikumpulkan melalui Atase
                                                                                                                        ketenagakerjaan.




                                                                                                                                                                  BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                            98
                            PENANGGUNG                                     KRITERIA              UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                  INSTANSI TERKAIT                                                                                                                        KETERANGAN                                        STATUS
                            JAWAB                                          KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                           2                 3                            4                     5                           6                                           7            8                                                 9

[P34] Penyempurnaan kerangka kebijakan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja produktif
[P34A1] Penyempurnaan      Kementerian        Kementerian Koordinator      Penyelesaian review   TARGET :                    TARGET H-30:                                H-30: 100%   Penanggung jawab dialihkan dari Menko
kebijakan ketenaga kerjaan Tenaga Kerja dan   Bidang Perekonomian,         dari peraturan        Hasil review UU No.13       1) Pertemuan dan pembahasan internal di                  Perekonomian ke Depnakertrans, tanggal 1
secara tripartit antara    Transmigrasi       Kementerian Perindustrian,   perundangan yang      Tahun 2003 tentang          Depnakertrans;                                           Desember 2009;
pemerintah, asosiasi                          Kementerian Perdagangan,     terkait dengan        Ketenagakerjaan mengenai    2) Penyusunan rumusan rencana review
pengusaha dan serikat                         Badan Koordinasi Penanaman   penciptaan            isu krusial meliputi:       peraturan perundang-undangan.
pekerja.                                      Modal, Kementerian           lapangan kerja        a. Hubungan Kerja (PKWT &
                                              Koordinator POLHUKAM,        produktif dan         Outsorcing)
                                              Kepolisian Republik          perbaikan (dan/       b. Pengupahan (Upah
                                              Indonesia                    atau) perbaikan       minimum, KHL, Upah
                                                                           kebijakan             selama scorsing)
                                                                           ketenagakerjaan       c. Mogok Kerja
                                                                                                 d. Kompensasi PHK
                                                                                                 (uang pesangon, uang
                                                                                                 penghargaan masa kerja,
                                                                                                 dan uang penggantian hak)

                                                                                                                             TARGET H-50:                             H-50: 100%
                                                                                                                             1) Pertemuan dan pembahasan internal di
                                                                                                                             Depnakertrans;
                                                                                                                             2) Pelaksanaan review atas hasil kajian
                                                                                                                             yang ada terhadap peraturan perundang-
                                                                                                                             undangan yang telah dilaksanakan
                                                                                                                             sebelumnya;
                                                                                                                             3) Hasil review sebagai bahan pembahasan
                                                                                                                             antar departemen

                                                                                                                             TARGET H-75:                                H-75: 100%   Tanggal 31 Desember 2009 Rapat Review Peraturan
                                                                                                                             Pertemuan koordinasi dengan Tim                          Perundangan tentang Ketenagakerjaan bersama
                                                                                                                             Kajian Akademis Independent terhadap                     Tim Kajian Akademis Independen terhadap
                                                                                                                             Undang-Undang Ketenagakerjaan dari 5                     penyempurnaan UU Ketenagakerjaan
                                                                                                                             (lima) Universitas yang akan memaparkan
                                                                                                                             hasil kajian UU Ketenagakerjaan sekaligus
                                                                                                                             memberikan tanggapan atas hasil
                                                                                                                             pertemuan antar Departemen

                                                                                                                             TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                             Review UU Ketenagakerjaan selesai, revisi
                                                                                                                             UU No. 13 setelah Januari 2010.




                                                                                                                                                                     BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                            99
                            PENANGGUNG                                KRITERIA            UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                       KETERANGAN                                            STATUS
                            JAWAB                                     KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                           2             3                           4                   5                            6                                            7            8                                                     9

[P35] Peningkatan pembiayaan kesehatan untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat
[P35A1] Peningkatan         Kementerian   Kementerian Koordinator     Peningkatan         TARGET :                     TARGET H-30:                                 H-30: 100%
pelayanan pada 76,4 juta    Kesehatan     Kesejahteraan Rakyat,       jangkauan dan       1.Masuknya penghuni lapas,   - Koord Lintas Sektor dg Pemda daerah
penduduk miskin dalam                     Kementerian Sosial,         cakupan pelayanan   panti, dan korban pasca      bencana
sistem jaminan kesehatan,                 Kementerian Dalam Negeri,   sistem jaminan      bencana menjadi peserta      - Penyusunan rancangan petunjuk teknis
dengan anggaran sebesar                   Kementerian Hukum dan       kesehatan           jamkesmas sehingga           pelayanan program Jamkesmas bagi
4,6 triliun.                              HAM                                             menuju tercapainya 76,4      Penghuni Panti Sosial
                                                                                          juta penduduk miskin         - Koordinasi dengan pihak terkait (Depsos,
                                                                                          2.Memantapkan pelayanan      Depdagri) (telah dilakukan Rakor dg
                                                                                          Jamkesmas di semua RS        Depdagri dan sektor terkait, dan ditinjut
                                                                                          Pemerintah                   oleh depdagri dengan Pemda daerah
                                                                                                                       bencana)
                                                                                                                       - Analisis ketersediaan dan kecukupan
                                                                                                                       anggaran pelayanan tahun 2009
                                                                                                                       - Koordinasi lintas program internal
                                                                                                                       Depkes

                                                                                                                       TARGET H-50:                            H-50: 125%        1). Rancangan sudah disusun namun sedang
                                                                                                                       1) Penyusunan rancangan SE Menkes                         menunggu data dari DEPSOS mengenai data
                                                                                                                       kepada Gubernur/Bupati/Walikota tentang                   penghuni panti dan korban bencana yang miskin
                                                                                                                       kepesertaan Jamkesmas bagi penghuni                       2). Jelas
                                                                                                                       Panti Sosial, Korban bencana dan                          3). Disepakati bahwa sebelum kartu dibagikan
                                                                                                                       penghuni Lapas;                                           penghuni lapas, panti, dan gepeng dapat berobat
                                                                                                                       2)Pengesahan Petunjuk Teknis (Juknis)                     berdasarkan surat pengantar dari ketua lapas/ panti
                                                                                                                       pelayanan program Jamkesmas bagi                          4). Telah dilakukan
                                                                                                                       Penghuni Panti Sosial dengan SK Menkes;                   5). Jelas
                                                                                                                       3) Penyusunan Rancangan procedure dan                     *) Telah dilakukan seminar atau lokakarya dengan
                                                                                                                       tatalaksana pelayanan kesehatan bagi                      melibatkan pakar (target H 75)
                                                                                                                       gepeng dan orang terlantar (Pengantar
                                                                                                                       atau rekomendasi Dinsos setempat pada
                                                                                                                       setiap pelayanan);
                                                                                                                       4) Pertemuan / masukkan para Pakar;
                                                                                                                       Penugasan Tim pelaksana INA-DRG dr
                                                                                                                       RS Pengampu ke RS yang belum dpt
                                                                                                                       melaksanakan klaim dengan INA-DRG;
                                                                                                                       5) Koordinasi dengan Depdagri




                                                                                                                                                               BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                 100
                            PENANGGUNG                                KRITERIA              UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                           STATUS
                            JAWAB                                     KEBERHASILAN          KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                           2             3                           4                     5                          6                                          7            8                                                    9
                                                                                                                       TARGET H-75:                               H-75: 140%   1. Peningkatan akses:
                                                                                                                        1) Pembuatan data base, cetak kartu dan                - Penandatangan MOU pada tgl 17 Des 2009
                                                                                                                       distribusi kartu peserta;                               denganDepdagri, Depsos, Dephukham terkait
                                                                                                                       2) Masukan dari pakar-Seminar atau                      kepesertaan penghuni lapas, penghuni panti,
                                                                                                                       lokakarya                                               gepeng dan korban bencana yang miskin
                                                                                                                                                                               - pembuatan data base, cetak kartu, dan distribusi
                                                                                                                                                                               kartu berdasarkan data keluarga miskin akibat
                                                                                                                                                                               bencana paska tanggap darurat yang ditetapkan dg
                                                                                                                                                                               SK Pemda daerah bencana sedang dalam proses
                                                                                                                                                                               - Seluruh maskin akibat bencana paska tanggap
                                                                                                                                                                               darurat, panti sosial, dan lapas telah mendapat
                                                                                                                                                                               pelayananan jamkesmas(target H100)
                                                                                                                                                                               2. Pemantapan Jamkesmas:
                                                                                                                                                                               - Seminar atau lokakarya NSPK Jamkesmas dalam
                                                                                                                                                                               upaya Peningkatan Manajemen
                                                                                                                                                                               - Seluruh RS sudah dapat melakukan klaim dengan
                                                                                                                                                                               INA-DRGs; 100% klaim RS sesuai manlak (pedoman
                                                                                                                                                                               pelaksnaan) telah dibayar
                                                                                                                                                                               - Penyusunan Roadmap UC:Penyempurnaan
                                                                                                                                                                               rancangan konsep implementasi jaminan kesehatan
                                                                                                                                                                               bagi seluruh Indonesia

                                                                                                                       TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                       1.Masuknya penghuni lapas, panti, dan
                                                                                                                       korban pasca bencana menjadi peserta
                                                                                                                       jamkesmas sehingga menuju tercapainya
                                                                                                                       76,4 juta penduduk miskin
                                                                                                                       2.Memantapkan pelayanan Jamkesmas di
                                                                                                                       semua RS Pemerintah

[P36] Peningkatan kesehatan masyarakat untuk mempercepat pencapaian target MDGs
[P36A1] Meningkatkan        Kementerian   BKKBN, Kementerian
kesehatan masyarakat        Kesehatan     Pendidikan Nasional,
pedesaan melalui                          Kementerian Agama,
pemantapan Puskesmas,                     Kementerian Dalam Negeri,
Posyandu, Bidan Desa, dan                 Pemda, PT.POS
KB-Kesehatan Reproduksi,
dengan:

Melanjutkan pendataan                                                 Cakupan desa yang     TARGET :                   TARGET H-30:                               H-30: 100%
ibu hamil dan penyediaan                                              melaksanakan          Terlaksananya pendataan    1. Pertemuan Koordinasi Kabupaten
Buku Kesehatan Ibu dan                                                pendataan ibu hamil   ibu hamil di 60.000 desa   dengan PKM dalam rangka
Anak (KIA) bagi ibu hamil                                             dan penyediaan        dan tersedianya buku       menindaklanjuti surat edaran Dirjen
baru di 60.000 desa.                                                  Buku Kesehatan Ibu    KIA bagi ibu hamil di      tentang pelaksanaan Pendataan Bumil di
                                                                      dan Anak (KIA) bagi   Kabupaten/Kota             desa/kelurahan
                                                                      ibu hamil                                        2. Diseminasi Hasil POA 100 hari tentang
                                                                                                                       pelaksanaan pendataan Bum



                                                                                                                                                              BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                               101
                          PENANGGUNG                      KRITERIA              UKURAN                        UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                           INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                                               STATUS
                          JAWAB                           KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                  H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                         2            3                  4                     5                             6                                              7           8                                                        9
                                                                                                              TARGET H-50:                              H-50: 124%       - telah dilakukan pendataan di 22.855 desa (190%)
                                                                                                              1. Pelaksanaan Pendataan Bumil di tingkat                  dengan jumlah bumil sebanyak 1.232.945 orang
                                                                                                              desa/kelurahan di 20% dari 60.000 desa .                   - sudah dikirim 150 buku untuk 6 Kab/Kota (60%) di
                                                                                                              2. Laporan hasil pelaksanaan pendataan                     wilayah DKI
                                                                                                              dari tingkat desa/kelurahan di 20% dari                    (adanya keterlambatan dalam pengadaan sehingga
                                                                                                              60.000 Desa (12.000 desa)                                  distribusi baru dimulai pada minggu ini)
                                                                                                              3. Pengiriman Buku KIA ke 10% dari 105
                                                                                                              Kab/Kota di Pulau Jawa, Bali dan dari
                                                                                                              daerah tersebut

                                                                                                              TARGET H-75:                              H-75: 200%       1. Jumlah desa yang melaksanakan Pendataan Ibu
                                                                                                              1. Pelaksanaan Pendataan Bumil di tingkat                  Hamil adalah 60.389 Desa dengan Jumlah Ibu Hamil
                                                                                                              desa/kelurahan di 65 % dari 60.000 Desa                    : 3.035.490 bumil, berarti telah terealisasi 100% desa
                                                                                                              2. Lanjutan Updating Data Laporan hasil                    dari 60.000 desa
                                                                                                              pelaksanaan pendataan dari tingkat desa/                   2. Hasil Sudah 100% Buku dikirim ke 105 Kab/Kota di
                                                                                                              kelurahan di 65 % dari 60.000 Desa                         jawa dan Bali.
                                                                                                              3. Pengiriman Buku KIA Ke Kab/Kota ke
                                                                                                              Provinsi di Pulau Jawa, Bali dan 105 Kab/
                                                                                                              Kota di Provinsi Tersebut, terlaksana 40%
                                                                                                              dari total daerah tersebut diatas.

                                                                                                              TARGET H-100:                                 H-100: 0%
                                                                                                              1. Terlaksananya pendataan ibu hamil di
                                                                                                              60.000 desa, terealisasi 100% dari 60.000
                                                                                                              Desa target
                                                                                                              2. Tersedianya buku KIA bagi ibu hamil
                                                                                                              di Provinsi Pulau Jawa, Bali dan 105
                                                                                                              kabupaten/kota, terealisasi 100 %

Pembuatan buku saku                                       Pembuatan buku        TARGET :                      TARGET H-30: Penyusunan draft buku            H-30: 100%
tentang penyamaan                                         saku tentang          Tersedianya buku saku
persepsi gizi bagi                                        penyamaan persepsi    tentang penyamaan
pengambil keputusan dan                                   gizi bagi pengambil   persepsi gizi di Kabupaten/
masyarakat luas                                           keputusan dan         Kota dan Penyebaran
                                                          masyarakat luas       2000 buku saku kepada:
                                                                                33 Kadinkes Propinsi,
                                                                                579 Kadinkes Kab/Kota,
                                                                                579 Bupati/Walikota, 50
                                                                                anggota DPR,

                                                                                                              TARGET H-50:                                  H-50: 100%
                                                                                                              Finalisasi Buku saku tentang persamaan
                                                                                                              persepsi gizi

                                                                                                              TARGET H-75:                               H-75: 100%      Buku saku sebanyak 4.000 buku telah dicetak dan
                                                                                                              Pencetakan dan pendistribusian buku saku                   sedang didistribusikan kepada para pemangku
                                                                                                              kepada: 33 Kadinkes Propinsi, 579 Kadinkes                 keputusan (Ka.Dinkes Prov, Kab/Kota, anggota DPR
                                                                                                              Kab/Kota, 579 Bupati/Walikota, 50 anggota                  dan Puskesmas)
                                                                                                              DPR, dan puskesmas



                                                                                                                                                          BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                 102
                           PENANGGUNG                       KRITERIA              UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                  %
RENCANA AKSI                            INSTANSI TERKAIT                                                                                                              KETERANGAN                                           STATUS
                           JAWAB                            KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                        CAPAIAN

1                          2            3                   4                     5                           6                                         7             8                                                    9
                                                                                                             TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                             Tersedianya 2000 buku saku tentang
                                                                                                             penyamaan persepsi gizi di sebarkan
                                                                                                             kepada: 33 Kadinkes Propinsi, 579 Kadinkes
                                                                                                             Kab/Kota, 579 Bupati/Walikota, 50 anggota
                                                                                                             DPR, dan puskesmas

Pemberian biaya                                            Jumlah Posyandu        TARGET : 240.000 posyandu TARGET H-30:                               H-30: 100%    Target H-30 berdasarkan laporan checkpoint H-50
operasional 240.000                                        yang menerima          menerima biaya operasional 1.Pengiriman biaya operasional posyandu                 adalah:
Posyandu untuk Nov & Des                                   biaya operasional                                 dari Kab/Kota ke posyandu melalui                       - Pengiriman Juknis biaya operasional posyandu ke-
2009                                                       Nov & Des 2009                                    Puskesmas                                                 33 provinsi untuk didistribusikan ke Kab/Kota
                                                                                                             2. Penggunaan biaya operasional                         - Pengiriman biaya operasional ke Kab/Kota melalui
                                                                                                             posyandu                                                  PT. Pos Indonesia
                                                                                                                                                                     - Pengiriman surat permintaan laporan penerimaan
                                                                                                                                                                       dana kegiatan operasional posyandu ke 33
                                                                                                                                                                       provinsi dan 467 Kab/Kota di seluruh Indonesia.
                                                                                                                                                                     - 180.000 posyandu (452 Kab/Kota) sudah menerima
                                                                                                                                                                       posyandu.
                                                                                                                                                                     Berdasarkan target H-30 diatas capaian H-30
                                                                                                                                                                     berdasarkan laporan checkpoint H-50 adalah 130%

                                                                                                             TARGET H-50:                               H-50: 107%   Sebanyak 238.317 posyandu telah menerima biaya
                                                                                                             - Lanjutan pengiriman biaya operasional ke              operasional posyandu
                                                                                                             Kab/Kota melalui PT POS Indonesia
                                                                                                             - 223.200 posyandu (459 Kab/Kota) sudah
                                                                                                             menerima dana posyandu

                                                                                                             TARGET H-75:                               H-75: 100%   Sebanyak 241.700 posyandu (467 Kab/Kota) telah
                                                                                                             - Lanjutan pengiriman biaya operasional ke              menerima biaya operasional posyandu.
                                                                                                             Kab/Kota melalui PT POS Indonesia
                                                                                                             - 240.000 posyandu (467 Kab/Kota) sudah
                                                                                                             menerima dana posyandu

                                                                                                             TARGET H-100:                             H-100: 100% Kegiatan (renaksi) sudah selesai di H-75
                                                                                                              240.000 posyandu menerima biaya
                                                                                                             operasional

Pencanangan Kartu Menuju                                   Terselenggaranya       TARGET :                   TARGET H-30:                               H-30: 100%   Target H-30 yang dilaporakan pada checkpoint H-50
Sehat (KMS)                                                pencanangan KMS        KMS Balita Laki-laki dan   1.Koordinasi dgn pihak Istana (10%)                     adalah:
                                                           Balita laki-laki dan   perempuan dicanangkan      2.Penyiapan Lapangan oleh Pemda DKI                     - Penetapan posyandu Cilincing Jakut sebagai lokasi
                                                           perempuan di                                      (10%)                                                     pencanangan
                                                           tingkat Pusat                                     3.Penyiapan KMS Baru (Balita Laki-laki dan              - Penyediaan KMS baru (laki-laki dan perempuan)
                                                                                                             Perempuan) oleh Depkes untuk 1000 balita                  oleh DepKes untuk 1000 balita laki-laki dan 1000
                                                                                                             laki-laki dan 1000 Balita Perempuan (10%)                 balita perempuan
                                                                                                                                                                     - Sosialisasi penggunaan KMS baru kepada para
                                                                                                                                                                       dosen Poltekes dan universitas, serta pengelola
                                                                                                                                                                       gizi provinsi dan kab/kota
                                                                                                                                                                     - Penyiapan lapangan oleh Pemda DKI Jakarta dan
                                                                                                                                                                       DepKes.



                                                                                                                                                   BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                 103
                             PENANGGUNG                      KRITERIA               UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                 KETERANGAN                                          STATUS
                             JAWAB                           KEBERHASILAN           KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                            2            3                  4                      5                          6                                             7             8                                                   9
                                                                                                               TARGET H-50:                                H-50: 110%     Telah dilakukan Soft launching KMS Baru di NTT dan
                                                                                                               - Sosialisasi penggunaan KMS Baru kepada                   NTB
                                                                                                               Lintas sektor terkait (Depdagri, Depdiknas)
                                                                                                               dan Organisasi
                                                                                                               - Penyiapan lapangan oleh Pemda DKI
                                                                                                               Jakarta dan Depkes telah selesai
                                                                                                               - Koordinasi dengan pihak Istana terkait
                                                                                                               pencanangan Nasional oleh Ibu Ani
                                                                                                               Yudhono
                                                                                                               - Pengecekan lapangan untuk Gladi kotor

                                                                                                               TARGET H-75:                             H-75: 200%         Sudah dicanangkan KMS balita laki2 dan
                                                                                                               - Sosialisasi penggunaan KMS Baru kepada                   perempuan oleh Ibu Ani SBY pd tgl 29 Des 2009 di
                                                                                                               para Ibu Gubernur dan Bupati                               Jakarta Timur.
                                                                                                               - Koordinasi dengan pihak Istana selesai
                                                                                                               - Pelaksanaan Gladi kotor

                                                                                                               TARGET H-100:                                H-100: 100% Kegiatan telah selesai di H-75
                                                                                                               Pelaksanaan pencanangan oleh Ibu Ani
                                                                                                               SBY didampingi Menkes

Penanganan kasus gizi                                        Jumlah kasus           TARGET :                   TARGET H-30:                                 H-30: 100%
buruk oleh kader Posyandu,                                   gizi buruk yang        Ditemukannya 6000 kasus    Surat permintaan laporan kasus gizi buruk
dimulai dengan 6.000                                         ditemukan oleh         gizi buruk oleh kader      yang ditemukan melalui pencarian aktif
kasus,                                                       kader Posyandu dan     dan dirujuk ke fasilitas   pada November 2009 s.d Januari 2010
                                                             dirujuk ke fasilitas   kesehatan                  melalui Kab/Kota
                                                             kesehatan

                                                                                                               TARGET H-50:                                 H-50: 22%     *) Revisi tentang pernyataan ukuran keberhasilan
                                                                                                               Pelaksanaan pencarian kasus gizi buruk                     dari “Tersedianya biaya untuk penemuan“ menjadi
                                                                                                               dengan                                                     “Ditemukannya 6.000 kasus gibur”
                                                                                                               jumlah kasus gizi buruk yang ditemukan                     - Pembentukan tim pemantauan Internal
                                                                                                               dan ditangani 3.060 kasus                                  - Baru ditemukan 663 kasus gibur karena
                                                                                                                                                                             penggerakan masyarakat di daerah pada bulan
                                                                                                                                                                             Desember dikaitkan dengan liburan agak sulit
                                                                                                                                                                          - Kemungkinan kasus gizi buruk menurun
                                                                                                                                                                          Laporan checkpoint H-75 menyatakan bahwa rata-
                                                                                                                                                                          rata capaian H-50 menjadi 114%

                                                                                                               TARGET H-75:                                 H-75: 158%    Ditemukan 6.351 kasus gibur di 21 provinsi
                                                                                                               Lanjutan pelaksanaan pencarian kasus gizi
                                                                                                               buruk dengan
                                                                                                               jumlah Kasus gizi buruk yang ditemukan
                                                                                                               dan ditangani 4.020 kasus

                                                                                                               TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                               Penemuan 6000 kasus gizi buruk oleh
                                                                                                               kader dan dirujuk ke fasilitas kesehatan




                                                                                                                                                          BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                              104
                          PENANGGUNG                      KRITERIA            UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                           INSTANSI TERKAIT                                                                                                              KETERANGAN                                       STATUS
                          JAWAB                           KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                         2            3                  4                   5                            6                                             7           8                                                9
Pengembangan model                                        Penyelesaian        TARGET :                   TARGET H-30:                                   H-30: 100%
registrasi kematian.                                      pengembangan        1. Kesepakatan pelaksanaan Konsinyasi persiapan materi workshop
                                                          model registrasi    Model Sistem Registrasi
                                                          kematian            Kematian di 8 Propinsi
                                                                              2. Draft SKB antara Menkes
                                                                              Depkes dan Depdagri
                                                                              untuk kerjasama dalam
                                                                              pelaksanaan Sistem
                                                                              Registrasi Kematian di
                                                                              Indonesia

                                                                                                           TARGET H-50:                                 H-50: 100%   Hasil workshop masih disusun
                                                                                                           Workshop Model Sistem Registrasi
                                                                                                           Kematian di 8 propinsi (DKI, Jateng,
                                                                                                           Lampung, Kalbar, Gorontalo, Papua, Bali,
                                                                                                           NTT)

                                                                                                           TARGET H-75:                                 H-75: 100%   Draft SKB antara Depkes dan Mendagri) sudah
                                                                                                           Tersusunnya draft SKB antara Depkes                       disusun, SKB diubah menjadi “Peraturan Bersama
                                                                                                           dan Depdagri untuk kerjasama dalam                        Menteri”
                                                                                                           pelaksanaan Sistem Registrasi Kematian di
                                                                                                           Indonesia

                                                                                                           TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                           1. Kesepakatan pelaksanaan Model Sistem
                                                                                                           Registrasi Kematian di 8 Propinsi
                                                                                                           2. Draft SKB antara Menkes Depkes
                                                                                                           dan Depdagri untuk kerjasama dalam
                                                                                                           pelaksanaan Sistem Registrasi Kematian di
                                                                                                           Indonesia

Upaya kesehatan sekolah                                   Cakupan sekolah     TARGET :                     TARGET H-30:                                 H-30: 100%   Monitoring terhadap hasil sosialisasi tentang
dari Puskesmas untuk                                      yang mendapat       10.000 Sekolah yang dibina   Monitoring dan Evaluasi                                   pembianaan UKS kepada LS/LP dan penanggung
meningkatkan kesehatan                                    pembinaan Upaya     UKS                                                                                    jawab UKS di daerah
anak                                                      Kesehatan Sekolah
                                                          dari Puskesmas

                                                                                                           TARGET H-50:                                 H-50: 114%   5.700 UKS telah dibina oleh Puskesmas
                                                                                                           1. Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan 5.000
                                                                                                           UKS di Oleh Puskesmas
                                                                                                           2. Monitoring dan Evaluasi




                                                                                                                                                      BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                         105
                           PENANGGUNG                               KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                   KETERANGAN                                           STATUS
                           JAWAB                                    KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                          2             3                          4                    5                          6                                          7            8                                                    9
                                                                                                                    TARGET H-75:                              H-75: 200%   Sebanyak 31.328 UKS (Sekolah Dasar dan MI) di
                                                                                                                    1. Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan di                  21 provinsi telah dibina oleh Puskesmas berupa
                                                                                                                    7.500 UKS Oleh Puskesmas                               penyuluhan CTPS, kes gigi, PHBS, dan keg.bebas
                                                                                                                    2. Monitoring dan Evaluasi                             jentik nyamuk.

                                                                                                                    TARGET H-100:                             H-100: 100% Kegiatan sudah selesai di H-75
                                                                                                                    10.000 Sekolah yang dibina UKS

[P36A2] Penetapan          Kementerian   Badan Pengawasan Obat      1. Penyelesaian      TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 100%   Penetapan SK MenKes mengenai tim evaluasi HET
Pembatasan Harga Eceran    Kesehatan     dan Makanan, Kementerian   penetapan            1. Penetapan HET OGB       Penetapan SK Menkes tentang Harga                      essensial generik (INN)
Tertinggi (HET) dan Obat                 Kesehatan                  pembatasan HET       2. Penetapan maksimum      Eceran Tertinggi (HET) obat esensial
Generik Berlogo (OGB)                                               OGB                  rasio HET Obat Branded -   generik (INN)
                                                                    2. Penyelesaian      Generik
                                                                    kebijakan
                                                                    maksimum rasio
                                                                    HET Obat Branded -
                                                                    Generik

                                                                                                                    TARGET H-50:                              H-50: 100%
                                                                                                                    Pengkajian Kepmenkes No.302/2008 ttg
                                                                                                                    HET oleh Tim evaluasi harga obat

                                                                                                                    TARGET H-75:                              H-75: 100%   Sudah dilakukan evaluasi/kajian thdp SK Menkes
                                                                                                                    Evaluasi SK Menkes No. 696/2007 ttg harga              No.302/2008 dan 696/2007, sedang proses finalisasii
                                                                                                                    obat generik bernama dagang atau braded
                                                                                                                    generik pada sarana yankes pemerintah
                                                                                                                    oleh tim evaluasi obat generik bersama
                                                                                                                    GP Farmasi

                                                                                                                    TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                    1. Penetapan HET OGB
                                                                                                                    2. Penetapan maksimum rasio HET Obat
                                                                                                                    Branded - Generik

[P36A3] Revitalisasi       Kementerian   Kementerian Kesehatan,    Ketegasan             TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 100%   Kajian Revitalisasi penggunaan obat generik.
Permenkes tentang          Kesehatan     Badan Pengawasan Obat dan enforcement           Sistem enforcement         Penetapan Revisi SK Menkes tentang                     Keterangan ini dimasukkan pada laporan checkpoint
kewajiban menuliskan                     Makanan                   Permenkes             implementasi Permenkes     penggunaan obat generik di pelayanan                   H-75
resep dan penggunaan                                               mengenai kewajiban    berjalan secara penuh      kesehatan pemerintah
obat generik di sarana                                             menuliskan resep
pelayanan kesehatan                                                dan penggunaan
pemerintah                                                         obat generik di
                                                                   sarana pelayanan
                                                                   kesehatan
                                                                   pemerintah secara
                                                                   penuh




                                                                                                                                                            BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                              106
                              PENANGGUNG                                KRITERIA             UKURAN                  UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                                           STATUS
                              JAWAB                                     KEBERHASILAN         KEBERHASILAN            H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                             2             3                           4                    5                       6                                           7            8                                                    9
                                                                                                                     TARGET H-50:                               H-50: 100%    kampanye dengan media cetak sudah dilakukan
                                                                                                                     1. Seminar hasil kajian revitalisasi
                                                                                                                     penggunaan obar generik di Yankes
                                                                                                                     pemerintah;
                                                                                                                     2. Penggalakan kampanye penggunaan
                                                                                                                     obat generik melalui media cetak dan
                                                                                                                     elektronik

                                                                                                                     TARGET H-75: Pencanangan penggunaan        H-75: 60%     - SK Menkes sedang proses verbal
                                                                                                                     obat generik di seluruh sarana yankes                    - Sudah dilakukan soft launching melalui media
                                                                                                                     pemerntah dan anjuran untuk pelayanan                    elektronik
                                                                                                                     kesehatan swasta.                                        - pengiriman media promosi penggunaan obat
                                                                                                                                                                              generik sudah ke RS se-Jabodetabek

                                                                                                                     TARGET H-100: Sistem enforcement           H-100: 0%
                                                                                                                     implementasi Permenkes berjalan secara
                                                                                                                     penuh

[P37] Pengendalian penyakit dan penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana
[P37A1] Penanggulangan        Kementerian   Kementerian Dalam Negeri,
Human Immunodeficiency        Kesehatan     Pemda
Virus (HIV) dan Acquired
Immune Deficiency
Syndrome (AIDS):

Pengamanan dan                                                          Ketersediaan Anti    TARGET :                TARGET H-30:                                H-30: 100%
penyediaan Anti Retro Viral                                             Retro Viral (ARV)    Tersedianya ARV untuk   Pengadaan sudah selesai, obat dalam
(ARV) untuk 16.000 Orang                                                untuk 16.000 Orang   16.000 orang            proses distribusi (hanya tinggal Didanosine
Dengan HIV dan AIDS                                                     dengan HIV dan                               yang belum datang). Catatan: Stock
(ODHA),                                                                 AIDS (ODHA)                                  Didanosine tinggal 80 botol, Unicef sudah
                                                                                                                     siap kirimkan 1400 botol awal Desember
                                                                                                                     2009

                                                                                                                     TARGET H-50:                               H-50: 240%    Sudah terkirim ke 120 RS rujukan ARV sesuai dengan
                                                                                                                     Pengiriman ARV ke 50 RS dari 155 RS                      permintaan RS
                                                                                                                     rujukan ARV sesuai dengan permintaan RS

                                                                                                                     TARGET H-75:                               H-75: 161%    Jumlah RS yang telah mendapatkan ARV adalah 161
                                                                                                                     Lanjutan pengiriman ARV ke 100 RS                        RS dengan jumlah ODHA yang terjangkau adalah
                                                                                                                     dari 155 RS rujukan ARV sesuai dengan                    15.447 orang
                                                                                                                     permintaan RS

                                                                                                                     TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                     Tersedianya ARV untuk 16.000 orang




                                                                                                                                                              BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                              107
                               PENANGGUNG                      KRITERIA              UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                       %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                               KETERANGAN                                            STATUS
                               JAWAB                           KEBERHASILAN          KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                             CAPAIAN

1                              2            3                  4                     5                          6                                              7           8                                                     9
Penyediaan reagent                                             Ketersediaan          TARGET :                   TARGET H-30:                                  H-30: 100%
HIV untuk pengamanan                                           reagent HIV untuk     Tersedianya 950.000        Kontrak sudah selesai dibuat dan
darah (950.000 tes),                                           pengamanan darah,     tes pengamanan darah,      pengiriman tahap awal adalah pada
survailans (200.000 tes) dan                                   survailans dan        100.000 tes survailans     tanggal 20 November ke PMI dengan
diagnostik (1.000.000 tes),                                    diagnostik            (strategi 2 dengan         jumlah total pengiriman sebanyak
                                                                                     menggunakan 2 macam        1.200.000 test dengan rincian sbb:
                                                                                     tes), dan 341.000 tes      - Standard Diagnostic (20.000 test),
                                                                                     diagnostik (strategi 3     - One step anti HIV (60.000 test),
                                                                                     dengan menggunakan 3       - Oncophrobe HIV (230,000 test),
                                                                                     macam tes)                 - Elisa Abbot Murex HIV (355,000 test),
                                                                                                                - Biomereux Vironostica (355.000),
                                                                                                                -Dade Behring Enzygnos anti HIV (180.000
                                                                                                                test)
                                                                                                                - Pemeriksaan dan penerimaan reagen

                                                                                                                TARGET H-50:                                  H-50: 100%
                                                                                                                Pemeriksaan reagen surveilens dan
                                                                                                                diagnostik yang masuk ke gudang PP-PL
                                                                                                                dan UTD PMI

                                                                                                                TARGET H-75:                                  H-75: 200%   24 provinsi telah menerima diagnostik tes
                                                                                                                Distribusi reagen HIV 9tes diagnostic) ke
                                                                                                                8 provinsi

                                                                                                                TARGET H-100:                                 H-100: 0%
                                                                                                                Tersedianya 950.000 tes pengamanan
                                                                                                                darah, 100.000 tes survailans (strategi 2
                                                                                                                dengan menggunakan 2 macam tes), dan
                                                                                                                341.000 tes diagnostik (strategi 3 dengan
                                                                                                                menggunakan 3 macam tes)

Pusat pengobatan                                               Keberadaan pusat      TARGET :                   TARGET H-30:                           H-30: 100%
Tuberculosis (TB) HIV di                                       pengobatan            Terbangunnya pusat         Persiapan penyelenggaraan pelatihan TB
Provinsi Papua.                                                Tuberculosis (TB)     pengobatan Tuberculosis    bagi petugas HIV di UPK dengan layanan
                                                               dan HIV di Provinsi   (TB) dan HIV di Jayapura   VCT dengan jadwal sbb:
                                                               Papua                                            tanggal 29 November - 4 Desember di
                                                                                                                Kota Jayapura, Biak Numfor dan Mimika.
                                                                                                                Dan tanggal 6-11 Desember di Kabupaten
                                                                                                                Merauke, Jayapura dan Nabire.
                                                                                                                - Validasi dan tabel analisa
                                                                                                                - Pencetakan dokumen

                                                                                                                TARGET H-50:                                  H-50: 100%   Telah dilaksanakan pelatihan TB bagi petugas HIV di
                                                                                                                Pengiriman dokumen ke daerah                               UPK dengan layanan VCT untuk Kota Jayapura, Biak
                                                                                                                Terlaksananya pelatihan TB HIV di RS                       Numfor, Mimika, Merauke, Jayapura dan Nabire

                                                                                                                TARGET H-75:                                  H-75: 80%    Pembahasan draft SK tim TB-HIV di RS Dok2
                                                                                                                Terbentuknya tim TB HIV di RS




                                                                                                                                                            BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                              108
                               PENANGGUNG                       KRITERIA               UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                              KETERANGAN                                                STATUS
                               JAWAB                            KEBERHASILAN           KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                              2            3                   4                      5                          6                                          7            8                                                         9
                                                                                                                  TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                  Terbangunnya pusat pengobatan
                                                                                                                  Tuberculosis (TB) dan HIV di Jayapura

Penanggulangan TB :                                            Jumlah OAT yang         TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 100%   Berdasarkan laporan checkpoint H-50 capaian H-30
1. Terjaminnya                                                 tersedia di fasilitas   26.500 OAT yang tersedia   Distribusi 20.658 OAT                                  adalah 142%. Sudah terdisitribusi 29.347 paket
Ketersediaan obat Anti TB                                      kesehatan (RS                                                                                             OAT di 21 Provinsi yaitu DKI Jakarta, NAD, Sumut,
(OAT) di fasilitas kesehatan                                   dan Puskesmas)                                                                                            Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, Sumsel, Babel, Bengkulu,
pemerintah                                                     pemerintah                                                                                                Lampung, Kalsel, Kaltim, Sulut, Gorontalo, Sulteng,
                                                                                                                                                                         Sulbar, Sulsel, Sultra, Bali, NTB, NTT, Maluku, Malut,
                                                                                                                                                                         Papua, Papua Barat

                                                                                                                  TARGET H-50:                              H-50: 137%   Sudah terdistribusi 36.234 paket OAT di 25 propinsi
                                                                                                                  Distribusi 26.500 OAT                                  yaitu NAD, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi,
                                                                                                                                                                         Sumsel, Babel, Bengkulu, Lampung, Kalsel, Kaltim,
                                                                                                                                                                         Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Sulsel, Sultra, Bali,
                                                                                                                                                                         NTB, NTT, Maluku, Malut, Papua, Papua Barat

                                                                                                                  TARGET H-75:                              H-75: 100%   Sub rencana aksi selesai pada H-50. Berdasarkan
                                                                                                                  26.500 OAT yang tersedia (selesai)                     laporan checkpoint H-75, sebanyak 102.000 paket
                                                                                                                                                                         OAT FDC 1 telah diterima di 33 propinsi dan seluruh
                                                                                                                                                                         kabupaten/kota

                                                                                                                  TARGET H-100:                             H-100: 100% Sub rencana aksi selesai pada H-50

2. Tersedianya Pusat                                           Jumlah suspek TB        TARGET :                   TARGET H-30:                              H-30: 100%   - Sekitar Jakarta Timur dan Kota Surabaya
Pelayanan TB Multi Drug                                        MDR                     - 150 suspek TB MDR yang   112 suspek TB MDR yang terjaring                       - Mendapatkan pengobatan di Pusat Pelayanan
Resisten (MDR) di Rumah                                        Jumlah pasien TB          terjaring                24 pasien TB MDR yang Positif                            TB MDR yaitu RS. Persahabatan, Jakarta dan RS.
Sakit Persahabatan Jakarta                                     MDR positif             - 30 pasien TB MDR yang    14 pasien TB MDR yang diobati                            Sutomo, Surabaya.
dan RS Dr. Soetomo                                             Jumlah pasien TB          positif
Surabaya                                                       MDR diobati             - 30 pasien TB MDR yang
                                                                                         diobati

                                                                                                                  TARGET H-50:                              H-50: 95%    - 117 suspek TB MDR yang terjaring (90%)
                                                                                                                  - 130 suspek TB MDR yang terjaring                     - 33 pasien TB MDR yang Positif (127%)
                                                                                                                  - 26 pasien TB MDR yang Positif                        - 17 pasien TB MDR yang diobati (68%)
                                                                                                                  - 25 pasien TB MDR yang diobati

                                                                                                                  TARGET H-75:                              H-75: 116%   - terjaring 147 suspek TB MDR (103%)
                                                                                                                  - 142 suspek TB MDR yang terjaring                     - sebanyak 45 pasien positif TB MDR (160%)
                                                                                                                  - 28 pasien TB MDR yang Positif                        - sebanyak 26 pasien positif TB MDR telah
                                                                                                                  - 28pasien TB MDR yang diobati                         mendapatkan pengobatan di Pusat Pelayanan
                                                                                                                                                                         TB MDR yaitu RS Persahabatan, Jakarta dan RS dr.
                                                                                                                                                                         Soetomo Jatim (87%)




                                                                                                                                                          BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                   109
                             PENANGGUNG                                KRITERIA             UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                       KETERANGAN                                             STATUS
                             JAWAB                                     KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                            2             3                           4                    5                           6                                             7           8                                                      9
                                                                                                                        TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                        -150 suspek TB MDR yang terjaring
                                                                                                                        - 30 pasien TB MDR yang positif
                                                                                                                        - 30 pasien TB MDR yang diobati

[P37A2] Penanggulangan       Kementerian   Kementerian Dalam Negeri,
Malaria:                     Kesehatan     Pemda

Penemuan dan                                                           Jumlah penderita     TARGET :                    TARGET H-30:                                 H-30: 100%
pengobatan 300.000                                                     Malaria yang         300.000 penderita Malaria   penderita Malaria diobati 150.000 pasien
penderita malaria;                                                     ditemukan dan        diobati
                                                                       ketersediaan
                                                                       pengobatannya


                                                                                                                        TARGET H-50:                                 H-50: 84%    Penderita malaria diobati 167.000 pasien. Diberikan
                                                                                                                        penderita Malaria diobati 200.000 pasien                  pengobatan malaria kepada penderita malaria yang
                                                                                                                                                                                  didapat di unit pelayanan kesehatan (pusk & rumah
                                                                                                                                                                                  sakit) maupun dari kegiatan pencarian penderita
                                                                                                                                                                                  secara aktif ke masyarakat. Secara intensif kegiatan
                                                                                                                                                                                  ini dilakukan di 16 Provinsi yaitu Papua, Papua
                                                                                                                                                                                  Barat, NTT, Maluku, MAluku Utara, NTB, NAD, Sumut,
                                                                                                                                                                                  Sumbar, Sumsel, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi,
                                                                                                                                                                                  Bangka Belitung, Lampung.
                                                                                                                                                                                  Pencapaian < 100 % karena Belum semua laporan
                                                                                                                                                                                  masuk dari Kab/Kota

                                                                                                                        TARGET H-75:                                 H-75: 75%    225.000 penderita malaria diobati
                                                                                                                        penderita Malaria diobati 300.000 pasien

                                                                                                                        TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                        300.000 penderita malaria diobati

Distribusi 500.000 kelambu                                             Cakupan distribusi   TARGET :                    TARGET H-30:                                 H-30: 100%
(impragnated bed net)                                                  500.000 kelambu      500.000 kelambu             250.000 kelambu terdistribusi
                                                                       (impregnated bed     (impregnated bed net)
                                                                       net)                 terdistribusi

                                                                                                                        TARGET H-50:                                 H-50: 93%    Kelambu terdistribusi 280.000. Distribusi melalui
                                                                                                                        300.000 kelambu terdistribusi                             kegiatan integrasi dimana setiap ibu hamil dan
                                                                                                                                                                                  balita dan penduduk berisiko di wilayah endemis
                                                                                                                                                                                  malaria di Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, MAluku
                                                                                                                                                                                  Utara, NTB, NAD, Sumut, Sumbar, Sumsel, Riau, Kep.
                                                                                                                                                                                  Riau, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Lampung.
                                                                                                                                                                                  Sasaran jumlah kelambu yang didistribusi berbeda-
                                                                                                                                                                                  beda tergantung dari sasaran penduduk resiko di
                                                                                                                                                                                  masing-masing kab/kota atau provinsi.
                                                                                                                                                                                  Pencapaian < 100% karena di beberapa Kab/Kota
                                                                                                                                                                                  kelambu masih dalam perjalanan proses pengiriman
                                                                                                                                                                                  dari Kab/Kota ke UPK.


                                                                                                                                                                   BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                               110
                             PENANGGUNG                      KRITERIA              UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                            KETERANGAN                                            STATUS
                             JAWAB                           KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                            2            3                  4                     5                           6                                          7           8                                                     9
                                                                                                              TARGET H-75:                               H-75: 80%    400.000 kelambu sudah didistribusi (proses
                                                                                                              500.000 kelambu terdistribusi                           pelaporan lambat)

                                                                                                              TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                              500.000 kelambu (impragnated bed net)
                                                                                                              terdistribusi

Screening 450.000 ibu                                        Cakupan screening    TARGET :                   TARGET H-30:                                H-30: 100%
hamil untuk perlindungan                                     ibu hamil untuk      450.000 ibu hamil ter-     55.000 ibu hamil ter-screening
terhadap malaria.                                            perlindungan         screening. Pada Checkpoint
Pada checkpoint H-75                                         terhadap malaria     H-75, ukuran dirubah
dilaporkan bahwa target                                                           menjadi 110.000 bumil
screening ibu hami l                                                              ter-screen
menjadi 110.000 ibu hamil
karena target awal 450.000
ibu hamil sebenarnya
merupakan target 1 tahun

                                                                                                              TARGET H-50:                               H-50: 103%   Skrining bumil 68.000 orang terscreening. Ibu hamil
                                                                                                              66.000 Ibu hamil ter-screening                          yang datang pada pelayanan kehamilan dilakukan
                                                                                                                                                                      pengambilan sediaan darah/ skrining di wilayah
                                                                                                                                                                      endemis malaria di Papua, Papua Barat, NTT, Maluku,
                                                                                                                                                                      MAluku Utara, NTB, NAD, Sumut, Sumbar, Sumsel,
                                                                                                                                                                      Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung,
                                                                                                                                                                      Lampung

                                                                                                              TARGET H-75:                               H-75: 68%    75.000 bumil terscreening. Pada check point
                                                                                                              110.000 Ibu hamil ter-screening                         H-75, target H-75 dirubah menjadi 80.000 bumil.
                                                                                                                                                                      Berdasarkan target 80.000 bumil tsb, capaian H-75
                                                                                                                                                                      menjadi 94%

                                                                                                              TARGET H-100:                              H-100: 0%    Berdasarkan laporan checkpoint H-75, target H-100
                                                                                                              450.000 ibu hamil ter-screening                         dirubah dari 450.000 bumil menjadi 110.000 bumil

Pos malaria terintegrasi                                     Integrasi Pos Malaria TARGET :                   TARGET H-30:                               H-30: 100%
dengan Desa Siaga                                            dengan Desa Siaga 1.317 Pos Malaria              250 Posmaldes terintegrasi dengan desa
                                                                                   terintegrasi dengan Desa   siaga
                                                                                   Siaga


                                                                                                              TARGET H-50:                               H-50: 167%   500 Posmaldes sudah terintegrasi dengan Desa Siaga
                                                                                                              300 Posmaldes terintegrasi dengan desa                  selesai. Saat ini terdapat di Provinsi NTB ( Kota
                                                                                                              siaga                                                   Mataram = 30 Posmaldes; Kota Bima = 25 Posmaldes;
                                                                                                                                                                      Kab. Bima = 112 Posmaldes; Kab. Dompu = 64
                                                                                                                                                                      Posmaldes; Kab. Sumbawa =40 Posmaldes; Kab.
                                                                                                                                                                      Lombok Tengah = 140 Posmaldes; Kab. Lombok
                                                                                                                                                                      Timur=89 Posmaldes

                                                                                                              TARGET H-75: -                             H-75: 100%   sub rencana aksi selesai pada H-50



                                                                                                                                                       BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                              111
                             PENANGGUNG                                 KRITERIA               UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                            KETERANGAN                                          STATUS
                             JAWAB                                      KEBERHASILAN           KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                            2             3                            4                      5                              6                                           7            8                                                   9
                                                                                                                              TARGET H-100: -                            H-100: 100% sub rencana aksi selesai pada H-50

[P37A3] Peningkatan          Kementerian   Kementerian Kesehatan        Cakupan program        TARGET :                       TARGET H-30:                               H-30: 100%   Penyusunan Pedoman Pelaksanaan
Universal Child              Kesehatan                                  peningkatan            Universal Child                Pemantauan pelaksanaan terhadap 2.080
Immunization (UCI) di                                                   Universal Child        Immunization lengkap di        desa
5 provinsi Jawa (Jatim,                                                 Immunization           2.080 desa (46 Kab/Kota)
Jateng, Jabar, Banten, DKI                                                                     di 5 Propinsi Jawa (Jatim,
Jakarta)                                                                                       Jateng, Jabar, Banten, DKI
                                                                                               Jakarta)

                                                                                                                              TARGET H-50:                               H-50: 145%   Cakupan rata2 UCI 82.4%
                                                                                                                              Pemantauan dan Pelaksanaan UCI
                                                                                                                              Tercapainya cakupan imunisasi 60% di 5
                                                                                                                              provinsi yang melaksanakan akselerasi

                                                                                                                              TARGET H-75:                            H-75:           Cakupan rata2 UCI 88.57%, dengan rincian:
                                                                                                                              Lanjutan Pemantauan dan Pelaksanaan UCI 126,5%          BCG = 88.3%; DPT/HB3 = 89.7%; Polio4 = 88.4%;
                                                                                                                              Tercapainya cakupan imunisasi 70% di 5                  Campak = 87.9% di 2.080 desa yang melakukan
                                                                                                                              provinsi yang melaksanakan akselerasi                   akselerasi

                                                                                                                              TARGET H-100:                               H-100: 0%
                                                                                                                              Universal Child Immunization lengkap di
                                                                                                                              2.080 desa (46 Kab/Kota) di 5 Propinsi Jawa
                                                                                                                              (Jatim, Jateng, Jabar, Banten, DKI Jakarta)

[P37A4] Pengawasan obat      Kementerian   Kementerian Pendidikan       Jumlah laboratorium    TARGET :                       TARGET H-30:                               H-30: 100%
                             Kesehatan     Nasional, Kementerian        berjalan dan           - 22 laboratorium berjalan     - Penyusunan TOR dan SOP
                                           Agama, Kementerian           persentase makanan     di 13 Provinsi                 - Persiapan penggalangan kerja lintas
                                           Perindustrian, Kementerian   jajanan anak sekolah   - Persentase makanan           sektor
                                           Perdagangan, Pemda           yang mengandung        jajanan anak sekolah
                                                                        bahan berbahaya        yang mengandung bahan
                                                                        (BB)                   berbahaya (BB) di seluruh
                                                                                               ibu kota provinsi pulau jawa
                                                                                               menurun sebanyak 50%

                                                                                                                              TARGET H-50:                               H-50: 125%   Telah beroperasionalnya lab berjalan dan dilakukan
                                                                                                                              Finalisasi TOR dan SOP                                  sampling di 10 SD di Kota Surabaya dan 24 SD di
                                                                                                                                                                                      Kota Yogyakarta dan KIE di sekolah (target H 75)




                                                                                                                                                                       BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                             112
                               PENANGGUNG                                 KRITERIA              UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
 RENCANA AKSI                                INSTANSI TERKAIT                                                                                                                         KETERANGAN                                               STATUS
                               JAWAB                                      KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

 1                             2             3                            4                     5                           6                                            7            8                                                        9
                                                                                                                            TARGET H-75:                                H-75: 100%    1. Laboratorium berjalan sudah beroperasi
                                                                                                                            Teroperasionalisasinya laboratorium                       2. Jumlah total SD yang disampling 154 SD, dengan
                                                                                                                            berjalan                                                  jumlah total sampel 683 sampel, dgn rincian sbb:
                                                                                                                                                                                      - 30 SD di Jakarta; jumlah sampel 70
                                                                                                                                                                                      - 31 SD di Serang; jumlah sampel 174
                                                                                                                                                                                      - 26 SD di Bandung; jumlah sampel 132
                                                                                                                                                                                      - 10 SD di Semarang; jumlah sampel 60
                                                                                                                                                                                      - 24 SD di Yogyakarta; jumlah sampel 130
                                                                                                                                                                                      - 33 SD di Surabaya; jumlah sampel 117
                                                                                                                                                                                      3. Dilakukan koordinasi LS dgn Kep.Sekolah, Dinkes
                                                                                                                                                                                      dan Diknas oleh BB/BPOM setempat dlm rangka
                                                                                                                                                                                      pembinaan terkait hasil pengawasan

                                                                                                                            TARGET H-100:                             H-100: 0%
                                                                                                                            - 22 laboratorium berjalan di 13 Provinsi
                                                                                                                            - Persentase makanan jajanan anak sekolah
                                                                                                                            yang mengandung bahan berbahaya (BB)
                                                                                                                            dan formalin borax di seluruh ibukota
                                                                                                                            provinsi puau Jawa menurun sebanyak
                                                                                                                            50%

[P37A5] Operasionalisasi       Kementerian   Kementerian Agama           Tingkat             TARGET :                       TARGET H-30:                                H-30: 100%
Balai Pengobatan Haji          Kesehatan                                 operasionalisasi    BPHI baru di Makkah            BPHI baru di Makkah beroperasi penuh
Indonesia (BPHI) baru di                                                 BPHI baru di Makkah beroperasi penuh
Makkah Arab Saudi

                                                                                                                            TARGET H-50:                                H-50: 100%    Pada hari ke 50, target H-100 telah selesai
                                                                                                                            BPHI baru di Makkah beroperasi penuh                      dilaksanakan

                                                                                                                            TARGET H-75: -                              H-75: 100%    Sub rencana aksi selesai pada H50

                                                                                                                            TARGET H-100: -                             H-100: 100% Sub rencana aksi selesai pada H50

[P37A6] Penanggulangan         Kementerian   Kementerian Dalam Negeri,
bencana:                       Kesehatan     Pemda,


Screening balita risiko gizi                                             Terselenggaranya       TARGET :                    TARGET H-30:                                H-30: 100%
buruk pasca bencana                                                      screening balita       100% screening thd balita   Persiapan pelaksanaan skrining 5 Kab di
                                                                         risiko gizi buruk di   gizi buruk pasca bencana    Jabar dan 5 Kab/Kota Sumbar
                                                                         daerah bencana

                                                                                                                            TARGET H-50:                                 H-50: 120%   Skrining di:
                                                                                                                            - Pelaksanaan skrining balita risiko gizi                 - Prov. Sumbar: Kab. Agam, Padang, Pariaman,
                                                                                                                            buruk di 6 kab/kota.                                      Padang Pariaman, Pesisir Selatan. Jumlah balita yang
                                                                                                                            - Pertemuan verifikasi data di 3 kab di prov              discreening 120.936 dengan hasil jumlah gizi buruk
                                                                                                                            Jabar                                                     510 (0,42%), gizi kurang 3.501 (2,89%).
                                                                                                                                                                                      - Prov. Jambi: Kab. Kerinci. Jumlah balita discreening
                                                                                                                                                                                      2.352 balita, dengan hasil jumlah gizi kurang 156
                                                                                                                                                                                      (6,6%) dan gizi buruk tidak ditemukan.


                                                                                                                                                                      BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                  113
                           PENANGGUNG                      KRITERIA            UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                            INSTANSI TERKAIT                                                                                                               KETERANGAN                                              STATUS
                           JAWAB                           KEBERHASILAN        KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                          2            3                  4                   5                              6                                           7            8                                                       9
                                                                                                              TARGET H-75:                                H-75: 90%    Skrining di :
                                                                                                              Pelaksanaan skrining 5 Kab di Jabar dan 5                - Prov. Sumbar dan Jambi: Kab. Agam, Padang
                                                                                                              Kab/Kota Sumbar                                          Pariaman, Padang, Pariaman, Pesisir Selatan, dan
                                                                                                                                                                       Kerinci. Jumlah balita discreening 102.595, gibur 784
                                                                                                                                                                       dan gikur 6.099
                                                                                                                                                                       - Hasil screening Prov. Jabar: Bandung, Tasikmalaya
                                                                                                                                                                       dan Garut dalam proses verifikasi

                                                                                                              TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                              100% screening thd balita gizi buruk pasca
                                                                                                              bencana

Pemulihan pelayanan                                        Cakupan program     TARGET :                 TARGET H-30:                                      H-30: 100%
kesehatan Puskesmas                                        pemulihan           Program telah berfungsi  A. Koordinasi penyediaan sumber daya
                                                           pelayanan           kembali untuk memberikan B. Bimbingan Teknis Perencanaan
                                                           kesehatan           pelayanan kesehatan
                                                           puskesmas           puskesmas yang
                                                                               menyeluruh

                                                                                                              TARGET H-50:                                H-50: 100%   Disepakati bahwa akan revitalisasi hingga 6 fungsi
                                                                                                              Rencana rehabilitasi Fisik:                              pelayanan (promkes, pengobatan, KIA/KB, Gizi,
                                                                                                              - Koordinasi perencanaan pemulihan                       imunisasi, kesling) bisa berjalan
                                                                                                              pelayanan kesehatan dasar Pusat dan
                                                                                                              Daerah serta donatur.
                                                                                                              - adanya penentuan donasi

                                                                                                              TARGET H-75:                                H-75: 100%   Pelayanan kesehatan dasar Puskesmas (6 fungsi)
                                                                                                              Rehabilitasi Fisik ( Implementasi pemulihan              sudah berjalan
                                                                                                              pelayanan kesehatan dasar Puskesmas )

                                                                                                              TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                                                              Program berfungsi kembali untuk
                                                                                                              memberikan pelayanan kesehatan
                                                                                                              puskesmas yang menyeluruh ( Optimalisasi
                                                                                                              fungsi pelayanan kesehatan dasar di
                                                                                                              Puskesmas )

Percepatan rehabilitasi                                    Direhabilitasinya   TARGET :                       TARGET H-30:                                H-30: 100%
sarana medik di daerah                                     sarana medis di     1. Identifikasi kerusakan      Rapat perencanaan Rehabilitasi
bencana Sumbar dan Jabar                                   daerah bencana      sarana medik sejumlah:         Anggaran sedang diproses ke Menkeu,
                                                           Sumbar dan Jabar    30 RS, 123 Puskesmas, 144      proses revisi belum selesai
                                                                               Pustu, 146 Poskesdes, 135
                                                                               rumah dinas dokter dan
                                                                               paramedis
                                                                               2. Rehabilitasi sarana medik
                                                                               sesuai butir 1
                                                                               3. Semua sarana medis yang
                                                                               rusak dapat beroperasi di
                                                                               daerah bencana Sumbar
                                                                               dan Jabar


                                                                                                                                                     BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                   114
                              PENANGGUNG                      KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                             KETERANGAN                                             STATUS
                              JAWAB                           KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                             2            3                  4                    5                          6                                            7            8                                                      9
                                                                                                              TARGET H-50:                                 H-50: 100%   akan dilaksanakan Donors meeting (16 Des 09)
                                                                                                              Tersedianya data sarana medik di Prov                     dalam rangka pengumpulan sumber daya
                                                                                                              Sumbar dan Jabar yang rusak

                                                                                                              TARGET H-75:                                 H-75: 80%    Rehabilitasi sarana medik (alat medis yang
                                                                                                              Pelaksanaan rehabilitasi                                  menunjang pelayanan kesehatan) di Sumbar dan
                                                                                                                                                                        Jabar telah selesai

                                                                                                              TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                              1. Rehabilitasi sarana medik di 30 RS, 123
                                                                                                              Puskesmas, 144 Pustu, 146 Poskesdes, 135
                                                                                                              rumah dinas dokter dan paramedis.
                                                                                                              2. Semua sarana medis yang rusak dapat
                                                                                                              beroperasi di daerah bencana Sumbar
                                                                                                              dan Jabar di daerah bencana Sumbar dan
                                                                                                              Jabar

Penguatan SDM di 100 RS                                       Terlatihnya SDM di   TARGET :                   TARGET H-30:                                 H-30: 100%
untuk penanggulangan                                          Rumah Sakit dalam    Peningkatan kapasitas      Modul pelatihan siap
bencana                                                       penanggulangan       SDM 100 RS terkait
                                                              bencana              penanggulangan bencana

                                                                                                              TARGET H-50:                                 H-50: 200%   Telah dilaksanakan kegiatan pelatihan di wilayah II
                                                                                                              Rapat perencanaan di masing-masing                        (Target H 75) selesai.
                                                                                                              wilayah

                                                                                                              TARGET H-75:                                H-75: 100%    Target H75 telah dilakukan pada H50. Saat ini sedang
                                                                                                              Pelaksanaan kegiatan di wilayah II (Wilayah               dipersiapkan pelaksanaan TOT di 9 regional Pusat
                                                                                                              Tengah)                                                   Krisis (target H100)

                                                                                                              TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                              Peningkatan kapasitas SDM di 100 RS
                                                                                                              terkait penanggulangan bencana

Penguatan 9 pusat                                             Terpenuhinya         TARGET :                   TARGET H-30:                                 H-30: 100%
regional dan 2 sub regional                                   kebutuhan logistik 9 pusat regional dan 2 sub   9 regional dan 1 sub regional sudah
penanggulangan bencana                                        di 9 regional dan 2  regional                   menerima kiriman MP-ASI, 1 sub regional
                                                              sub regional (MP-                               sedang dalam proses pengiriman
                                                              ASI, Tanda Pengenal,
                                                              Kantong Mayat,,
                                                              Tanda Identitas
                                                              Petugas)




                                                                                                                                                      BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                  115
                            PENANGGUNG                               KRITERIA             UKURAN                      UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                      KETERANGAN                                          STATUS
                            JAWAB                                    KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                           2              3                         4                    5                           6                                            7             8                                                   9
                                                                                                                      TARGET H-50:                                H-50: 120%    sudah selesai
                                                                                                                      Pengiriman kantong mayat & pengiriman
                                                                                                                      tanda identitas petugas ke 9 pusat regional
                                                                                                                      dan 2 sub regional.

                                                                                                                      TARGET H-75: pengiriman logistik ke 9        H-75: 100%   Target H-100 telah selesai pada H-75
                                                                                                                      pusat regional dan 2 sub regional selesai.

                                                                                                                      TARGET H-100: -                              H-100: 100% Target H-100 telah selesai pada H-75

[P38] Peningkatan ketersediaan, pemerataan dan kualitas tenaga kesehatan, terutama di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK)
[P38A1] Disusunnya           Kementerian   Kementerian Keuangan,     Ditetapkan           TARGET :                    TARGET H-30:                                 H-30: 100%
Permenkes tentang Praktek Kesehatan        Kementerian Negara        Permenkes tentang    1.Selesainya kedua          - Pembahasan Rancangan di Lingkungan
tenaga kesehatan (perawat                  Pembangunan Daerah        praktik tenaga       Permenkes tentang praktik   BPPSDMK
dan bidan) di DTPK dan                     Tertinggal, Kementerian   kesehatan (perawat   tenaga kesehatan (perawat   - Pembahasan Rancangan dengan
Peraturan Menkes tentang                   Dalam Negeri              dan bidan) di DPTK   dan bidan) di DTPK          lintas program / organisasi rofesi
pemberian insentif                                                                        2.Selesainya Permenkes      - Penyempurnaan materi
bagi tenaga kesehatan                                                                     tentang insentif nakes di
strategis (dokter, perawat,                                                               DTPK
bidan, sarjana kesehatan
masyarakat, sanitarian, ahli
gizi, asisten apoteker dan
analis) di DTPK

                                                                                                                      TARGET H-50:                                 H-50: 100%   Draft permenkes sudah dikirim ke Biro Hukor Depkes
                                                                                                                      - Penyusunan materi rancangan.
                                                                                                                      - Penyusunan rancangan Permenkes.
                                                                                                                      - Pemaparan hasil perbaikan rancangan.
                                                                                                                      - Menerima masukan dari pusat-pusat di
                                                                                                                      lingkungan BPPSDMK.
                                                                                                                      - Perbaikan Rancangan dari usulan di
                                                                                                                      lingkungann BPPSDMK.
                                                                                                                      - Pengiriman ke Biro Hukor Depkes.


                                                                                                                      TARGET H-75:                             H-75: 95%        Telah dilakukan:
                                                                                                                      - Penyusunan perbaikan materi rancangan.                  - Penyusunan perbaikan materi Rancangan
                                                                                                                      - Pembahasan rancangan lintas program.                    - Pembahasan rancangan lintas program
                                                                                                                      - Pembahasan Rancangan lintas sektor/OP.                  - Pembahasan Rancangan lintas sektor/OP
                                                                                                                      - Perbaikan rancangan.                                    - Perbaikan rancangan
                                                                                                                      - Finalisasi Rancangan.                                   - semi-finalisasi Rancangan (perlu dilakukan
                                                                                                                                                                                pertemuan 1x lagi)

                                                                                                                      TARGET H-100:                                H-100: 0%
                                                                                                                      - Selesainya kedua Permenkes tentang
                                                                                                                      praktik tenaga kesehatan (perawat dan
                                                                                                                      bidan) di DTPK.
                                                                                                                      - Selesainya Permenkes tentang insentif
                                                                                                                      di DTPK

                                                                                                                                                                BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                              116
                            PENANGGUNG                                    KRITERIA             UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                           KETERANGAN                                                STATUS
                            JAWAB                                         KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                           2              3                              4                    5                            6                                          7              8                                                         9
[P38A2] Terpenuhinya         Kementerian   Kementerian Dalam Negeri,     Ketersediaan tenaga   TARGET :                     TARGET H-30:                               H-30: 100%
kebutuhan tenaga             Kesehatan     Pemda                         kesehatan strategis   Pemenuhan kebutuhan          Monev dan supervisi
kesehatan strategis                                                      di Puskesmas di       tenaga kesehatan strategis
(perawat, bidan, sanitarian,                                             DTPK                  sebanyak 131 orang di 35
ahli gizi, analis kesehatan,                                                                   Puskesmas di DPTK
asisten apoteker) sebanyak
131 orang di 35 Puskesmas,
dari 101 Puskesmas di DTPK

                                                                                                                            TARGET H-50:                               H-50: 100%    Sebanyak 5 nakes mengundurkan diri, shg total
                                                                                                                            Penempatan 135 nakes Monev dan                           dilapangan 130
                                                                                                                            supervisi.                                               Seminar evaluasi


                                                                                                                            TARGET H-75:                               H-75: 99,2%   Capaian H-75 adalah 99.2%, karena tenaga
                                                                                                                            Monev dan supervisi.                                     kesehatan yang tersedia baru mencapai 130 orang.
                                                                                                                            -Perpanjangan kontrak bagi yg berminat                   Berdasarkan laporan checkpoint H-75, target H-75
                                                                                                                            melanjutkan                                              dirubah hanya menjadi monev dan supervisi, tidak
                                                                                                                            -Program 100 H selesai, perencanaan 2010                 ada rincian kegiatan
                                                                                                                                                                                     Selain itu, dalam kotak keterangan dinyatakan
                                                                                                                                                                                     bahwa program selesai, perpanjangan kontrak bagi
                                                                                                                                                                                     yang berminat melanjutkan perencanaan 2010.

                                                                                                                            TARGET H-100:                              H-100: 0%     Program 100 hari selesai di H75 (laporan checkpoint
                                                                                                                            Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan                     H-50). Berdasarkan laporan checkpoint H-75, tidak
                                                                                                                            strategis sebanyak 131 orang di 35                       ada lagi target H-100
                                                                                                                            Puskesmas

[P39] Peningkatan pelayanan pendidikan dasar 9 tahun yang bermutu dan terjangkau
[P39A1] Penyediaan         Kementerian     Kementerian Negara            Ketersediaan          TARGET :                     TARGET H-30: 60%,                          H-30:
Internet bagi pendidikan   Pendidikan      Pemuda dan Olahraga,          jaringan internet     Penyediaan jaringan          11.330 jaringan internet                   102,2%
dasar 9 tahun di 17.500    Nasional        Asosiasi Profesi, Kementerian bagi SD dan SMP       internet bagi 17.500 SD
sekolah.                                   Budaya dan Pariwisata,                              dan SMP
                                           Kementerian Dalam Negeri,
                                           Kementerian Negara
                                           Pemberdayaan Perempuan
                                           dan Perlindungan Anak,
                                           Kementerian Kehutanan ,
                                           Kementerian Pendidikan
                                           Nasional, Dunia Usaha,
                                           Kementerian Agama

                                                                                                                            TARGET H-50: 75%,                          H-50:         14.572 jaringan internet, yang terdiri dari 7.319 SD,
                                                                                                                            13.080 jaringan internet                   111,4%        5.050 SMP, 750 MI, dan 1.453 MTs

                                                                                                                            TARGET H-75: 85%,                          H-75: 118%    17.666 jaringan internet selesai, terdiri dari 9.513 SD,
                                                                                                                            14.875 jaringan internet                                 5.443 SMP, 1038 MI, dan 1.672 Mts




                                                                                                                                                                  BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                       117
                           PENANGGUNG                                    KRITERIA             UKURAN                         UKURAN KEBERHASILAN H30,                     %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                             KETERANGAN                                          STATUS
                           JAWAB                                         KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                   H50, H75, DAN H100                           CAPAIAN

1                          2             3                               4                    5                              6                                            7           8                                                   9
                                                                                                                             TARGET H-100: 100%,                         H-100: 0%
                                                                                                                             17.500 jaringan internet

[P39A2] Penguatan          Kementerian   Kementerian Negara Pemuda       Cakupan              TARGET :                   TARGET H-30: 30%,                               H-30: 100%
kemampuan bagi             Pendidikan    dan Olahraga, Kementerian       peningkatan          Penguatan kemampuan        terdiri dari Penyusunan dan penyediaan
30.000 kepala sekolah      Nasional ,    Budaya dan Pariwisata,          kemampuan            bagi 30.000 kepala sekolah anggaran
dan pengawas sekolah                     Kementerian Dalam Negeri,       kepala sekolah dan   dan pengawas sekolah pada
pada pendidikan dasar 9                  Kementerian Negara              pengawas kepala      pendidikan dasar 9 tahun
tahun dalam paradigma                    Pemberdayaan Perempuan          sekolah
pembelajaran yang                        dan Perlindungan Anak,
aktif, kreatif, efektif,                 Asosiasi Profesi, Kementerian
entrepreneurial, dan                     Agama, Dunia Usaha,
menyenangkan.                            Kementerian Pendidikan
                                         Nasional

                                                                                                                             TARGET H-50: 55%,                           H-50: 100%
                                                                                                                             terdiri dari
                                                                                                                             1) Penyusunan Kebutuhan Kemampuan
                                                                                                                             2) Penyusunan Materi Pelatihan


                                                                                                                             TARGET H-75: 67%,                           H-75: 105%   Telah diberikan penguatan kemampuan kepala
                                                                                                                             terdiri dari Penyiapan Tenaga Pelatihan                  sekolah dan pengawas sekolah kepada:
                                                                                                                                                                                      - 19.133 orang (era Mendiknas lama bulan Januari-
                                                                                                                                                                                        Oktober 2009)
                                                                                                                                                                                      - 8.653 orang (era Mendiknas baru bulan November-
                                                                                                                                                                                        Desember 2009)

                                                                                                                             TARGET H-100: 100%,                         H-100: 0%
                                                                                                                             terdiri dari
                                                                                                                             1) Penyusunan Mekanisme Evaluasi dan
                                                                                                                             Monitoring
                                                                                                                             2) Penentuan Kriteria dan lokasi Pilot
                                                                                                                             Project



[P40] Peningkatan profesionalisme dan pemerataan distribusi guru
[P40A1] Tersusunnya        Kementerian   Kementerian Pendidikan          Penyelesaian         TARGET :                       TARGET H-30: 15%,                           H-30: 100%
Permendiknas tentang       Pendidikan    Nasional, Kementerian           Permendiknas         Konsep Permendiknas            terdiri dari
guru yang bertugas di      Nasional      Agama, Kementerian Negara       tentang guru yang    tentang guru yang              1) Workshop dengan dinas Prov., Kab., dan
daerah terdepan dan                      Pemberdayaan Perempuan          bertugas di daerah   bertugas di daerah             LPMP
terpencil.                               dan Perlindungan Anak,          terdepan dan         terdepan dan terpencil         2) Analisis Data Guru
                                         Pemda, Asosiasi Profesi,        terpencil            selesai 13 Desember 2009;
                                         Perguruan Tinggi                                     Permendiknas tentang
                                                                                              guru yang bertugas di
                                                                                              daerah terdepan dan
                                                                                              terpencil selesai 30 Januari
                                                                                              2009 dan siap implementasi


                                                                                                                                                                       BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                            118
                           PENANGGUNG                             KRITERIA          UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                            KETERANGAN                                          STATUS
                           JAWAB                                  KEBERHASILAN      KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                          2             3                        4                 5                         6                                          7           8                                                   9
                                                                                                              TARGET H-50: 50%,                         H-50: 100%
                                                                                                              terdiri dari
                                                                                                              1) Rumusan Permen Diknas tentang Guru
                                                                                                              bertugas di daerah Terdepan/Terpencil/
                                                                                                              Terluar (Tim PMPTK dan Biro Humor)
                                                                                                              2) Perhitungan Kebutuhan Guru

                                                                                                              TARGET H-75: 60%,                         H-75: 100%
                                                                                                              terdiri dari
                                                                                                              1) Koordinasi dengan P4TK dan LPMP
                                                                                                              2) Koordinasi dengan kementrian Negera
                                                                                                              PDT

                                                                                                              TARGET H-100: 100%,                        H-100: 0%
                                                                                                              terdiri dari
                                                                                                              1) Sosialisasi Permen, Diknas dengan Dinas
                                                                                                              provinsi, Kab., dan LPMP
                                                                                                              2) Rencana Implementasi Kebijakan
                                                                                                              Terobosan penanganan Guru Daerah
                                                                                                              terdepan/terpencil/ terluar

[P41] Penguatan relevansi antara pendidikan menengah kejuruan, pendidikan tinggi vokasi, dan pendidikan keterampilan dengan kebutuhan ketersediaan
tenaga kerja dalam mendukung ekonomi, termasuk ekonomi kreatif
[P41A1] Pengembangan       Kementerian   Kementerian Pendidikan   Akomodasi         TARGET :                  TARGET H-30: 15%,                         H-30: 100%
pendidikan kewirausahaan   Pendidikan    Nasional, Kementerian    pendidikan        konsep pendidikan          terdiri dari
                           Nasional      Agama                    kewirausahaan     kewirausahaan selesai 1   1)Penyusunan dan Penyediaan Anggaran
                                                                  dalam kurikulum   Februari 2009             2)Penyusunan Kompetemsi Kelulusan
                                                                  sekolah

                                                                                                              TARGET H-50: 50%,                         H-50: 100%
                                                                                                               terdiri dari Pengembangan Strategi
                                                                                                              Pembelajaran melalui kurikulum, ko-
                                                                                                              kurikuler, dan ekstra kurikuler


                                                                                                              TARGET H-75: 70%,                         H-75: 125%   Pusat Kewirausahaan telah dikembangkan di 345
                                                                                                              Pembentukan Pusat Kewirausahaan                        SMK
                                                                                                                                                                     Pusat kewirausahaan telah terbentuk di 76 PTN dan
                                                                                                                                                                     189 PTS

                                                                                                              TARGET H-100: 100%, Penyusunan            H-100: 0%
                                                                                                              mekanisme Evaluasi dan Monitoring




                                                                                                                                                    BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                              119
                             PENANGGUNG                                  KRITERIA               UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                         KETERANGAN                                        STATUS
                             JAWAB                                       KEBERHASILAN           KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                            2             3                             4                      5                         6                                           7             8                                                 9
[P41A2] Pengembangan       Kementerian     Kementerian Negara            Cakupan pola           TARGET :                  TARGET H-30: 20%,                          H-30: 100%
pola kemitraan antara      Pendidikan      Pemberdayaan Perempuan        kemitraan antara       Penguatan intermediasi,   1) identifikasi sektor-sektor penyerap
pendidikan kejuruan,       Nasional        dan Perlindungan Anak,        pendidikan             peningkatan kesempatan    tenaga kerja dominan
pendidikan tinggi vokasi,                  Kementerian Negara Pemuda     kejuruan,              pemagangan, dan           2) identifikasi rencana pengembangan
dan pelatihan keterampilan                 dan Olahraga, Kementerian     pendidikan             kesesuaian pendidikan/    sektor dan daerah
dengan dunia industri,                     Negara Koperasi dan           tinggi vokasi,         pelatihan dengan dunia
termasuk industri kreatif,                 UKM, Kementerian Tenaga       dan pendidikan         kerja
dalam rangka memperkuat                    Kerja dan Transmigrasi,       ketrampilan dengan
intermediasi dan                           Kementerian Perindustrian,    dunia industri
mempunyai kesempatan                       Kementerian Pertanian,        termasuk industri
pemagangan serta                           Pemda, Dunia Usaha            kreatif
kesesuaian pendidikan/
pelatihan dengan dunia
kerja.

                                                                                                                          TARGET H-50: 50%,                            H-50: 100%
                                                                                                                          terdiri dari 1)Identifikasi kebutuhan jumlah
                                                                                                                          dan kualifikasi tenaga kerja 2) Identifikasi
                                                                                                                          kebutuhan pendidikan

                                                                                                                          TARGET H-75: 70%,                          H-75: 100%
                                                                                                                          Identifikasi kebutuhan pelatihan

                                                                                                                          TARGET H-100: 100%,                        H-100: 0%
                                                                                                                          Penyusunan rencana program integrasi
                                                                                                                          pendidikan-dunia kerja

[P42] Peningkatan daya saing pendidikan tinggi
[P42A1] Pengembangan         Kementerian   Kementerian Pendidikan        Cakupan                TARGET :                  TARGET H-30: 15%, terdiri dari              H-30: 100%    Target H-30 berdasarkan laporan checkpoint H-50
kewirausahaan, termasuk      Pendidikan    Nasional, Kementerian         kewirausahaan,         konsep kewirausahaan      1) MOU Dikti- Kadin dan Sosialisasi Sinergi               adalah 15%, terdiri dari:
technopreneur bagi dosen     Nasional      Agama, Kementerian            termasuk               selesai 1 Februari 2009   BIG                                                       1. Penyusunan dan penyediaan anggaran
dan mahasiswa melalui                      Riset dan Teknologi,          technopreneur,                                   2) Match-making dan Portal hasil Penelitian               2. Penyusunan kompetensi kelulusan
kerjasama antara institusi                 Kementerian Negara            bagi dosen dan                                   dan PPM dengan dunia Industri
pendidikan dan dunia                       Pemberdayaan Perempuan        mahasiswa melalui
usaha                                      dan Perlindungan Anak,        kerjasama antara
                                           Kementerian Negara Koperasi   institusi pendidikan
                                           dan UKM, Kementerian          dan dunia usaha
                                           Negara Pemuda dan
                                           Olahraga, Kementerian
                                           Tenaga Kerja dan
                                           Transmigrasi, Kementerian
                                           Perindustrian, Kementerian
                                           Pertanian, Pemda, Lembaga
                                           Penelitian K/L, Dunia Usaha




                                                                                                                                                                   BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                            120
                           PENANGGUNG                                   KRITERIA             UKURAN                    UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                             INSTANSI TERKAIT                                                                                                                       KETERANGAN                                          STATUS
                           JAWAB                                        KEBERHASILAN         KEBERHASILAN              H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1                          2             3                              4                    5                         6                                           7            8                                                   9
                                                                                                                       TARGET H-50: 50%,                           H-50: 100%   Target H-50 berdasarkan laporan checkpoint H-50
                                                                                                                       terdiri dari workshop kewirausahaan                      adalah 50%, terdiri dari pengembangan Strategi
                                                                                                                       Mahasiswa di 6 Kampus                                    pembelajaran melalui kurikulum, ko-kurikuler, dan
                                                                                                                                                                                ekstra kurikuler


                                                                                                                       TARGET H-75: 70%,                           H-75: 128%   Target H-75 berdasarkan laporan checkpoint
                                                                                                                       terdiri dari TOT Dosen kewirausahaan di 6                H-50 adalah 70%, terdiri dari Pembentukan pusat
                                                                                                                       Kampus (UPI, UII, ITS, USU, UNHAS, UI)                   kewiraushaan



                                                                                                                       TARGET H-100: 100%,                         H-100: 0%    Target H-100 berdasarkan laporan checkpoint H-50
                                                                                                                       terdiri dari FGD penyusunan Road Map                     adalah 100%, terdiri dari Penyusunan mekanisme
                                                                                                                       Sinergi BIG 2009-2014                                    evaluasi dan monitoring


[P42A2] Program beasiswa   Kementerian   Kementerian Pendidikan         Ketersediaan         TARGET :                  TARGET H-30: 20%                            H-30: 100%
Perguruan Tinggi Negeri    Pendidikan    Nasional, Kementerian          program beasiswa     20.000 siswa SMA/         1. Penyusunan dan penyediaan anggaran
(PTN) untuk 20.000 siswa   Nasional      Agama, Kementerian Riset       Perguruan Tinggi     SMK yang berprestasi      2. Penyusunan kriteria beasiswa
SMA/SMK berprestasi dan                  dan Teknologi, Kementerian     Negeri (PTN) untuk   dan kurang mampu
kurang mampu.                            Negara Pemuda dan              siswa SMA/SMK        memperoleh beasiswa PTN
                                         Olahraga, Kementerian          berprestasi dan
                                         Negara Pemberdayaan            kurang mampu.
                                         Perempuan dan Perlindungan
                                         Anak, Kementerian
                                         Negara Koperasi dan UKM,
                                         Kementerian Tenaga Kerja dan
                                         Transmigrasi, Kementerian
                                         Pertanian, Kementerian
                                         Perindustrian, Pemda, Dunia
                                         Usaha, Lembaga Penelitian
                                         K/L

                                                                                                                       TARGET H-50: 50%,                           H-50: 100%   Pada laporan checkpoint H-75 Diknas dinyatakan
                                                                                                                       Penentuan distribusi beasiswa (PTN,                      bahwa capaian H-50 adalah 200%, sementara
                                                                                                                       Jurusan, Daya Tampung)                                   capaian H-50 berdasarkan laporan checkpoint H-50
                                                                                                                                                                                adalah 100%

                                                                                                                       TARGET H-75: 70%,                           H-75: 143%
                                                                                                                       Kontrak Kerja dengan PTN

                                                                                                                       TARGET H-100: 100%,                         H-100: 0%
                                                                                                                       Pengumuman




                                                                                                                                                              BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                               121
                              PENANGGUNG                                      KRITERIA              UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                %
RENCANA AKSI                                      INSTANSI TERKAIT                                                                                                                  KETERANGAN                             STATUS
                              JAWAB                                           KEBERHASILAN          KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                      CAPAIAN

1                             2                   3                           4                     5                          6                                       7            8                                      9

[P43] Penguatan posisi Indonesia pada Konferensi PBB ke-15 untuk Perubahan Iklim di Copenhagen, Denmark, 7-18 Desember 2009
[P43A1] Koordinasi            Dewan Nasional      Kementerian Kehutanan,      Tersusunnya           TARGET :                   TARGET H-30:                           H-30: 100%
dengan para pemangku          Perubahan           Kementerian Pertanian,      dokumen Posisi        Dokumen Posisi Indonesia   50% penyelesaian Dokumen Posisi
kepentingan.                  Iklim (DNPI),       Kementerian Energi Sumber   Indonesia untuk       untuk COP-15 UNFCCC di     Indonesia untuk COP-15 UNFCCC di
                              Kementerian         Daya Mineral, Kementerian   COP-15 UNFCCC         Copenhagen, Denmark        Copenhagen, Denmark
                              Negara Lingkungan   Kelautan dan Perikanan,     di Copenhagen,                                   - Draft Dokumen Posisi Indonesia untuk
                              Hidup               Kementerian Perhubungan,    Denmark                                          COP-15 UNFCCC di Copenhagen, Denmark
                                                  Kementerian Keuangan,
                                                  BMKG, Kementerian
                                                  Perdagangan, Kementerian
                                                  Negara Perencanaan
                                                  Pembangunan Nasional
                                                  BAPPENAS, Kementerian
                                                  Koordinator Kesejahteraan
                                                  Rakyat

                                                                                                                               TARGET H-50:                           H-50: 100%
                                                                                                                               Dokumen Posisi Indonesia untuk COP-15
                                                                                                                               UNFCCC di Copenhagen, Denmark
                                                                                                                               - Dokumen Final Posisi Indonesia untuk
                                                                                                                               COP-15 UNFCCC di Copenhagen, Denmark

                                                                                                                               TARGET H-75: -                         H-75: 100%    Rencana aksi telah selesai pada H-50

                                                                                                                               TARGET H-100: -                        H-100: 100% Rencana aksi telah selesai pada H-50

[P43A2] Mengusulkan           Dewan Nasional      Kementerian Negara
untuk disepakatinya           Perubahan           Perencanaan Pembangunan
metodologi dan                Iklim (DNPI),       Nasional BAPPENAS,
pembiayaan REDD melalui       Kementerian         Kementerian Koordinator
kombinasi market dan          Negara Lingkungan   Kesejahteraan Rakyat,
fund base (opsi Hybrid)       Hidup               Kementerian Kehutanan,
dan mengusulkan                                   Kementerian Pertanian,
dimasukkannya isu                                 Kementerian Energi Sumber
Manado Ocean Declaration                          Daya Mineral, Kementerian
(MOD) di UNFCCC:                                  Kelautan dan Perikanan,
                                                  Kementerian Perhubungan,
                                                  BMKG, Kementerian Luar
                                                  Negeri

Mengusulkan untuk                                                             Tersusunnya usulan    TARGET :                   TARGET H-30:                            H-30: 100%
disepakatinya metodologi                                                      Indonesia untuk       Dokumen usulan             50% penyelesaian dokumen usulan
dan pembiayaan REDD                                                           menyepakati           Indonesia untuk            Indonesia untuk menyepakati metodologi
melalui kombinasi market                                                      metodologi dan        menyepakati metodologi     dan pembiayaan REDD disampaikan di
dan fund base (opsi Hybrid)                                                   pembiayaan REDD       dan pembiayaan REDD        COP-15 UNFCCC
di UNFCCC                                                                     disampaikan di COP-   disampaikan di COP-15       - Draft dokumen usulan Indonesia untuk
                                                                              15 UNFCCC             UNFCCC                     menyepakati metodologi dan pembiayaan
                                                                                                                               REDD disampaikan di COP-15 UNFCCC


                                                                                                                                                                   BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                 122
                          PENANGGUNG                                 KRITERIA             UKURAN                     UKURAN KEBERHASILAN H30,                %
RENCANA AKSI                                 INSTANSI TERKAIT                                                                                                             KETERANGAN                            STATUS
                          JAWAB                                      KEBERHASILAN         KEBERHASILAN               H50, H75, DAN H100                      CAPAIAN

1                         2                  3                       4                    5                          6                                       7            8                                     9
                                                                                                                     TARGET H-50:                           H-50: 100%
                                                                                                                     Dokumen Posisi Indonesia untuk
                                                                                                                     menyepakati metodologi dan
                                                                                                                     pembiayaan REDD disampaikan di COP-15
                                                                                                                     UNFCCCCOP-15 UNFCCC di Copenhagen,
                                                                                                                     Denmark
                                                                                                                     - Final Dokumen Posisi Indonesia untuk
                                                                                                                     menyepakati metodologi dan pembiayaan
                                                                                                                     REDD disampaikan di COP-15 UNFCCC di
                                                                                                                     Copenhagen, Denmark

                                                                                                                     TARGET H-75: -                         H-75: 100%   Rencana aksi telah selesai pada H-50

                                                                                                                     TARGET H-100: -                        H-100: 100% Rencana aksi telah selesai pada H-50

Mengusulkan untuk                                                    Tersusunnya usulan   TARGET :                   TARGET H-30:                           H-30: 100%
memasukkan isu Manado                                                Indonesia untuk      Dokumen usulan Indonesia   50% penyelesaian Dokumen Indonesia
Ocean Declaration (MOD)                                              memasukkan Isu       untuk memasukkan Isu       untuk memasukkan Isu Manado Ocean
dalam dokumen COP-15                                                 Manado Ocean         Manado Ocean Declaration   Declaration dalam dokumen COP-15
UNFCCC dan IPCC                                                      Declaration dalam    dalam dokumen COP-15       UNFCCC dan IPCC
                                                                     dokumen COP-15       UNFCCC dan IPCC            - Draft dokumen Indonesia untuk
                                                                     UNFCCC dan IPCC                                 memasukkan Isu Manado Ocean
                                                                                                                     Declaration dalam dokumen COP-15
                                                                                                                     UNCCC dan IPCC

                                                                                                                     TARGET H-50: Dokumen Indonesia         H-50: 100%
                                                                                                                     untuk memasukkan Isu Manado Ocean
                                                                                                                     Declaration dalam dokumen COP-15
                                                                                                                     UNFCCC dan IPCC
                                                                                                                     - Final Dokumen Indonesia untuk
                                                                                                                     memasukkan Isu Manado Ocean
                                                                                                                     Declaration dalam dokumen COP-15
                                                                                                                     UNFCCC dan IPC

                                                                                                                     TARGET H-75: -                         H-75: 100%   Rencana aksi telah selesai pada H-50

                                                                                                                     TARGET H-100: -                        H-100: 100% Rencana aksi telah selesai pada H-50

[P44] Pencegahan kebakaran hutan dan peningkatan kualitas pengelolaan bencana
[P44A1] Pengkajian dan     Kementerian       Kementerian Kehutanan   Tersusunnya kajian   TARGET :                   TARGET H-30:                           H-30: 100%
penetapan mekanisme        Negara Lingkungan                         tentang mekanisme    Ditetapkannya mekanisme    50% penyelesaian penyusunan mekanisme
pencegahan kebakaran       Hidup                                     pencegahan           pencegahan kebakaran       pencegahan kebakaran hutan yang
hutan di Riau, Jambi,                                                kebakaran hutan      hutan yang komprehensif    komprehensif
Sumatera Utara, Sumatera                                                                                             - Melakukan pertemuan dengan instansi
Selatan, Kalimantan Tengah                                                                                           terkait di pusat untuk menghimpun dan
dan Kalimantan Barat.                                                                                                mensinergikan aturan-aturan yg terkait




                                                                                                                                                          BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                               123
                       PENANGGUNG                                    KRITERIA              UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                           INSTANSI TERKAIT                                                                                                                         KETERANGAN                                     STATUS
                       JAWAB                                         KEBERHASILAN          KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                      2               3                             4                     5                            6                                          7            8                                              9
                                                                                                                        TARGET H-50:                          H-50: 100%
                                                                                                                        65% penyelesaian penyusunan mekanisme
                                                                                                                        pencegahan kebakaran hutan yang
                                                                                                                        komprehensif
                                                                                                                        - terselesaikannya draft penyusunan
                                                                                                                        mekanisme pencegahan kebakaran hutan
                                                                                                                        di 8 propinsi

                                                                                                                        TARGET H-75:                          H-75: 100%        Tersusunnya Dokumen Mekanisme Pencegahan
                                                                                                                        80% penyelesaian penyusunan mekanisme                   Kebakaran Hutan, menjadi satu kesatuan
                                                                                                                        pencegahan kebakaran hutan yang                         dengan Rancangan Peraturan Pemerintah
                                                                                                                        komprehensif                                            tentang Pengendalian Pencemaran dan/atau
                                                                                                                        - pembahasan draft mekanisme                            Kerusakan Lingkungan Hidup yang berkaitan
                                                                                                                        pencegahan kebakaran hutan dengan                       dengan Kebakaran Hutan dan/atau Lahan, sudah
                                                                                                                        instansi daerah dari 8 propinsi                         disampaikan ke Kementerian Hukum dan HAM

                                                                                                                        TARGET H-100:                              H-100: 0%
                                                                                                                        Ditetapkannya mekanisme pencegahan
                                                                                                                        kebakaran hutan yang komprehensif

[P44A2] Revitalisasi   Kementerian     Kepolisian Republik           Terbentuknya          TARGET :                     TARGET H-30:                               H-30: 100%
Lembaga Penanganan     Koordinator     Indonesia, Kementerian        Satuan Reaksi Cepat   Selesainya cetak biru        (1) Selesainya cetak biru SRC-PB
Bencana                Kesejahteraan   Kesehatan, Kementerian        Penanggulangan        SRC-PB;                      (2) Telah dilaksanakan Rapat Koordinasi
                       Rakyat ,        Sosial, Kementerian           Bencana (SRC-PB).     Gelar awal, Gladi Kotor,     pada tanggal 11 dan 13 November 2009
                                       Pekerjaan Umum,               Uji coba lapangan     dan Gladi Bersih SRC-PB di   (3) Telah dilaksanakan Gelar awal SRC-PB
                                       Kementerian Komunikasi dan    SRC-PB                Halim Perdana Kusuma dan     pada tanggal 18 Nopember 2009 di Halim
                                       Informatika, Kementerian                            Abdul Rahman Saleh           Perdana Kusuma, Jakarta dan tanggal 20
                                       Energi Sumber Daya Mineral,                                                      Nopember 2009 di Abdul Rahman Saleh,
                                       Kementerian Pertahanan,                                                          Malang
                                       Kementerian Dalam Negeri,
                                       Kementerian Perhubungan,
                                       Kementerian Luar Negeri,
                                       Kementerian Keuangan,
                                       Kementerian Hukum dan
                                       HAM, BAKOSURTANAL,
                                       Kementerian Negara
                                       Badan Usaha Milik Negara,
                                       Kementerian Negara
                                       Pemberdayaan Perempuan
                                       dan Perlindungan Anak,
                                       Kementerian Negara
                                       Lingkungan Hidup,
                                       Kementerian Negara Pemuda
                                       dan Olahraga, Perguruan
                                       Tinggi, Kementerian
                                       Kehutanan , BMKG, BNPB,
                                       Tentara Nasional Indonesia




                                                                                                                                                               BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                         124
                            PENANGGUNG                               KRITERIA             UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                              INSTANSI TERKAIT                                                                                                                     KETERANGAN                                         STATUS
                            JAWAB                                    KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1                           2             3                          4                    5                            6                                          7            8                                                  9
                                                                                                                       TARGET H-50:                               H-50: 100%
                                                                                                                       (1) Telah dilaksanakan Gladi Kotor SRC-PB
                                                                                                                       pada tanggal 2 Desember 2009 di Halim
                                                                                                                       Perdana Kusuma, Jakarta dan tanggal 3
                                                                                                                       Desember di Abdul Rahman Saleh, Malang
                                                                                                                       (2) Telah dilaksanakan Gladi Bersih SRC-PB
                                                                                                                       pada tanggal 4 Desember 2009 di Halim
                                                                                                                       Perdana Kusuma Jakarta
                                                                                                                       (3) Telah dikeluarkannya Surat Keputusan
                                                                                                                       Ka BNPB tentang Pembentukan SRC-PB,
                                                                                                                       pada tanggal 7 Desember 2009 yang
                                                                                                                       dilanjutkan dengan pelantikan Komandan
                                                                                                                       SRC-PB Wilayah Barat dan Timur
                                                                                                                       (4) Demo, Gelar dan Peresmian SRC-
                                                                                                                       PB oleh Menko Kesra pada tanggal 7
                                                                                                                       Desember 2009 di Halim Perdana Kusuma
                                                                                                                       Jakarta
                                                                                                                       (5) Evaluasi Demo dan Gelar SRC-PB di
                                                                                                                       Halim Perdana Kusuma.Jakarta
                                                                                                                       (6) Terlaksananya Uji Coba SRC-PB, 10 Des
                                                                                                                       2009 di Bengkulu

                                                                                                                       TARGET H-75: Tersedianya peralatan SRC-    H-75: 100%
                                                                                                                       PB di Halim Perdana Kusuma dan Abd. R
                                                                                                                       Saleh

                                                                                                                       TARGET H-100: SRC-PB di Halim Perdana      H-100: 0%
                                                                                                                       Kusuma dan Abd. R Saleh beroperasi
                                                                                                                       penuh

[P45] Penyelenggaraan ibadah haji
[P45A1] Peningkatan         Kementerian   Kementerian Kesehatan,     Tingkat mutu yang    TARGET : Peningkatan mutu    TARGET H-30:                               H-30: 100%   100% untuk masing-masing point dalam TARGET
mutu penyelenggaraan        Agama         Kementerian Perhubungan,   lebih baik pada      penyelenggaraan ibadah       1.pemberangkatan jemaah haji (478 kloter                H30. Untuk yang berkaitan dengan pelaksanaan
ibadah haji, meliputi                     Kementerian Luar Negeri    penyelenggaraan      haji, meliputi pelayanan     dari 208.494 jemaah)                                    ibadah haji, seluruhnya sudah selesai dikerjakan
pelayanan akomodasi,                                                 ibadah haji,         akomodasi, transportasi,     2.jemaah mendapat vaksin                                pada tahap persiapan, tinggal menunggu
transportasi, dan kesehatan                                          sejak dari           dan kesehatan bagi 208.494   3.jemaah mendapat pemondokan yang                       operasional terhadap jemaah dalam pelaksanaan
bagi 208.494 jemaah                                                  pemberangkatan,      jemaah haji Indonesia        sesuai dengan standar                                   ibadah haji. Sedang untuk draft Perpres saat ini
haji Indonesia tahun                                                 pelaksanaan dan      tahun 1430H/2009M            4.jemaah mendapat pelayanan                             dalam tahap pembahasan internal
1430H/2009M.                                                         pemulangan jemaah                                 transportasi dari dan ke pemondokan -
                                                                     haji Indonesia                                    Masjidil Haram
                                                                     tahun 1430                                        5.jemaah memperoleh pelayanan
                                                                     H/2009 M, yang                                    kesehatan
                                                                     meliputi pelayanan                                6.penyusunan draft final Perpres
                                                                     akomodasi,                                        tentang Tata Cara Pengangkatan dan
                                                                     transportasi, dan                                 Pemberhentian Komisi Pengawas Haji
                                                                     kesehatan




                                                                                                                                                               BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                            125
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                   %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                        KETERANGAN                                         STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                         CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                          7           8                                                  9
                                                                             TARGET H-50:                              H-50: 100%   Prosentase capaian point 1 s/d 6 masing-masing
                                                                             1. pemulangan jemaah sebanyak 178                      sebesar 100%. Rata-rata adalah 100%. Sampai 14
                                                                             kloter, 72.796 jemaah                                  Desember 2009 pukul 08.00 jemaah yang tiba di
                                                                             2. jemaah mendapat pemondokan yang                     tanah air sejumlah 184 kloter dan 74.845 jemaah.
                                                                             sesuai dengan standar
                                                                             3. jemaah mendapat pelayanan
                                                                             transportasi dari dan ke pemondokan-
                                                                             Masjidil Haram
                                                                             4. jemaah memperoleh layanan katering
                                                                             5. jemaah memperoleh pelayanan
                                                                             kesehatan
                                                                             6. pembahasan Rancangan Perpres
                                                                             tentang Tata Cara Pengangkatan dan
                                                                             Pemberhentian Komisi Pengawas Haji
                                                                             Indonesia (KPHI)

                                                                             TARGET H-75:                              H-75: 100%   Prosentase capaian point 1 dan 2 masing-masing
                                                                             1. pemulangan jemaah haji sebanyak 478                 sebesar 100%. Rata-rata adalah 100%.
                                                                             kloter, 208.494 jemaah
                                                                             2. finalisasi Rancangan Perpres
                                                                             tentang Tata Cara Pengangkatan dan
                                                                             Pemberhentian Komisi Pengawas Haji
                                                                             Indonesia

                                                                             TARGET H-100: draft final Rancangan       H-100: 0%
                                                                             Perpres tentang Tata Cara Pengangkatan
                                                                             dan Pemberhentian Komisi Pengawas Haji
                                                                             Indonesia




                                                                                                                     BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                           126
                             PENANGGUNG                                 KRITERIA             UKURAN                       UKURAN KEBERHASILAN H30,                      %
RENCANA AKSI                               INSTANSI TERKAIT                                                                                                                          KETERANGAN                                            STATUS
                             JAWAB                                      KEBERHASILAN         KEBERHASILAN                 H50, H75, DAN H100                            CAPAIAN

1                            2             3                            4                    5                            6                                             7            8                                                     9
[P45A2] Peningkatan          Kementerian   Kementerian Pendidikan      Cakupan kualitas      TARGET :                     TARGET H-30:                                 H-30: 86%     100% untuk point 1 s/d 5, 50% untuk point 6 dan 7.
kualitas pendidikan di       Agama         Nasional, Kementerian Dalam pendidikan            Penyiapan kebijakan          1.draft awal PMA ttg Syarat dan Prosedur                   Seluruh draft awal PMA telah selesai, saat ini pada
pesantren dan Madrasah                     Negeri                      pesantren dan         pengelolaan pendidikan di    Pendirian Pondok Pesantren dan                             tahap pembahasan antar unit dan stakeholders.
sebagai bagian dari sistem                                             madrasah yang         pesantren dan madrasah,      Pendidikan Diniyah
pendidikan nasional.                                                   ditandai dengan       yang mencakup 5 draft        2.draft awal PMA ttg Standardisasi Pondok
                                                                       tersedianya           final Peraturan Menteri      Pesantren dan Pendidikan Diniyah
                                                                       peraturan             Agama (PMA) ttg syarat       3.draft awal PMA ttg Penyelenggaraan
                                                                       terkait dengan        dan prosedur pendirian       Madrasah
                                                                       peningkatan           pondok pesantren &           4.draft awal PMA ttg Penyelenggaraan
                                                                       kualitas pendidikan   pendidikan diniyah,          Madrasah Bertaraf Internasional
                                                                       pesantren dan         standardisasi pondok         5.draft awal PMA ttg Pendidikan Agama
                                                                       madrasah.             pesantren & pendidikan       pada Sekolah
                                                                                             diniyah, penyelenggara-      6.draft awal PBM ttg Pengelolaan
                                                                                             an madrasah,                 Pendidikan Pondok Pesantren dan
                                                                                             penyelenggaraan madrasah     Madrasah
                                                                                             bertaraf internasional dan   7.draft awal PBM ttg Pengelolaan
                                                                                             pendidikan agama pada        Pendidikan Agama pada Sekolah
                                                                                             sekolah, dan 2 draft final
                                                                                             Peraturan Bersama Menag,
                                                                                             Mendiknas dan Mendagri
                                                                                             (PBM) tentang pengelolaan
                                                                                             pendidikan pondok
                                                                                             pesantren dan madrasah,
                                                                                             serta pengelolaan
                                                                                             pendidikan agama pada
                                                                                             sekolah

                                                                                                                          TARGET H-50:                                   H-50: 78%   Prosentase capaian point 1 s/d 9 masing-masing
                                                                                                                          1. pembahasan antar unit draft PMA ttg Syarat              adalah 75%, 65%, 65%, 75%, 80%, 100%, 65%, 100%,
                                                                                                                          dan Prosedur Pendirian Pondok Pesantren dan                80%. Rata-rata prosentase capaian adalah 78%.
                                                                                                                          Pendidikan Diniyah
                                                                                                                          2. pembahasan antar unit draft PMA ttg
                                                                                                                          Standardisasi Pondok Pesantren dan
                                                                                                                          Pendidikan Diniyah
                                                                                                                          3. pembahasan antar unit draft PMA ttg
                                                                                                                          Penyelenggaraan Madrasah
                                                                                                                          4. pembahasan antar unit draft PMA ttg
                                                                                                                          Penyelenggaraan Madrasah Bertaraf
                                                                                                                          Internasional
                                                                                                                          5.pembahasan antar unit draft PMA ttg
                                                                                                                          Pendidikan Agama pada Sekolah
                                                                                                                          6. penyelesaian draft awal PBM ttg Pengelolaan
                                                                                                                          Pendidikan Pondok Pesantren dan Madrasah
                                                                                                                          7. pembahasan antar kementerian draft PBM
                                                                                                                          ttg Pengelolaan Pendidikan Pondok Pesantren
                                                                                                                          dan Madrasah
                                                                                                                          8. penyelesaian draft awal PBM ttg Pengelolaan
                                                                                                                          Pendidikan Agama pada Sekolah
                                                                                                                          9. pembahasan antar kementerian draft PBM
                                                                                                                          ttg Pengelolaan Pendidikan Agama pada
                                                                                                                          Sekolah


                                                                                                                                                                   BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                                 127
               PENANGGUNG                      KRITERIA       UKURAN         UKURAN KEBERHASILAN H30,                    %
RENCANA AKSI                INSTANSI TERKAIT                                                                                          KETERANGAN                                          STATUS
               JAWAB                           KEBERHASILAN   KEBERHASILAN   H50, H75, DAN H100                          CAPAIAN

1              2            3                  4              5              6                                           7            8                                                   9
                                                                             TARGET H-75:                                H-75: 100%   Capaian masing-masing poin adalah 100%. Rata-rata
                                                                             1. finalisasi draft RPMA ttg Syarat dan                  100%. Finalisasi draft terdiri dari 1) pembahasan
                                                                             Prosedur Pendirian Pondok Pesantren dan                  yang terkait dengan penyelesaian target H-50
                                                                             Pendidikan Diniyah                                       yang belum tercapai (hanya 78% pada H-50) 2)
                                                                             2. finalisasi draft RPMA ttg Standardisasi               pembahasan lanjutan
                                                                             Pondok Pesantren dan Pendidikan Diniyah
                                                                             3. finalisasi draft RPMA ttg
                                                                             Penyelenggaraan Madrasah
                                                                             4.finalisasi draft RPMA ttg Penyelenggaraan
                                                                             Madrasah Bertaraf Internasional
                                                                             5. finalisasi draft RPMA ttg Pendidikan
                                                                             Agama pada Sekolah
                                                                             6. finalisasi draft RPBM ttg Pengelolaan
                                                                             Pendidikan Pondok Pesantren dan
                                                                             Madrasah
                                                                             7.finalisasi draft RPBM ttg Pengelolaan
                                                                             Pendidikan Agama pada Sekolah

                                                                             TARGET H-100:                            H-100: 0%
                                                                             1. draft final Rancangan PMA (RPMA) ttg
                                                                             Syarat dan Prosedur Pendirian Pondok
                                                                             Pesantren dan Pendidikan Diniyah
                                                                             2. draft final RPMA ttg Standardisasi
                                                                             Pondok Pesantren dan Pendidikan Diniyah
                                                                             3. draft final RPMA ttg Penyelenggaraan
                                                                             Madrasah
                                                                             4. draft final RPMA ttg Penyelenggaraan
                                                                             Madrasah Bertaraf Internasional
                                                                             5. draft final RPMA ttg Pendidikan Agama
                                                                             pada Sekolah
                                                                             6. draft final Rancangan PBM (RPBM) ttg
                                                                             Pengelolaan Pendidikan Pondok Pesantren
                                                                             dan Madrasah
                                                                             7. draft final RPBM ttg Pengelolaan
                                                                             Pendidikan Agama pada Sekolah




                                                                                                                    BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT                                               128

						
Related docs