Docstoc

KURIKULUM.tk pgri

Document Sample
KURIKULUM.tk pgri Powered By Docstoc
					                                                                                      1

                                        BAB I
                                   PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG
       Perkembangan dan Perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara di Indonesia yang tidak lepas dari pengaruh perubahan
Global, Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi serta Seni dan Budaya.
Untuk itu perlu penyiapan Sumber Daya Manusia sejak usia dini yang berkualitas
sehingga mampu menyesuaikan diri dengan perubahan.
       Anak Usia Dini, termasuk Anak TK memiliki karakteristik perkembangan fisik dan
psikologis yang khas. Secara teoritis anak usia dini berada dalam masa keemasan,
dimana anak mulai peka untuk menerima berbagai stimulasi dari lingkungan baik
disengaja maupun tidak disengaja. Pada masa peka inilah terjadi pematangan fungsi-
fungsi fisik dan psikis sehingga anak siap merespon setiap stimulasi dari lingkungan dan
berbagai upaya pendidikan. Selain itu masa usia dini merupakan pondasi awal bagi
pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya, sehingga diperlukan layanan pendidikan
yang sesuai agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
       Pendidikan Anak Usia Dini, memandang anak sebagai individu yang utuh
sehingga membutuhkan pelayanan menyeluruh yang meliputi berbagai aspek
perkembangan fisik dan psikis. Secara kodrati bahwa anak sejak lahir memiliki lebih dari
1 bakat, tetapi bakat tersebut bersifat potensial. Untuk itu, anak perlu diberikan
pendidikan yang sesuai dengan perkembangannya. Pertumbuhan dan perkembangan
akan tercapai secara optimal, apabila diciptakan situasi dan kondisi yang kondusif
sesuai dengan kebutuhan anak yang berbeda satu dengan yang lainnya sehingga
layanan pendidikan yang diberikan harus memperhatikan keberagaman budaya, agama,
kondisi alam, dan pola kehidupan sehari-hari anak. Selain itu, sangat perlu diperhatikan
kodrat anak sebagai mahluk individu, sosial, susila dan religius. Oleh karena itu
pengembangan anak usia dini berorientasi pada pendekatan berpusat pada anak
(student centered).


B. LANDASAN HUKUM
       Penyelenggaran pendidikan TK didasarkan pada Landasan Yuridis dan
Landasan Filosofis, dengan penjelasaan sebagai berikut :
1.   Landasan Yuridis
       Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1,
Pasal 1, Butir 14 dinyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya
pembinaan yang ditunjukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang
dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan
                                                                                      2

perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki
pendidikan lebih lanjut.
      Sedangkan pada Pasal 28, Tentang Pendidikan Anak Usia Dini dinyatakan
bahwa (1) Pendidikan Anak Usia Dini diselenggarakan sebelum jenjang Pendidikan
Dasar, (2) Pendidikan Anak Usia Dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan
formal, non formal, dan/atau informal, (3) Pendidikan Anak Usia Dini jalur Pendidikan
Formal : TK, RA, atau bentuk lain yang sederajat. (4) Pendidikan Anak Usia Dini jalur
Pendidikan Non-Formal : KB, TPA, atau bentuk lain yang sederajat, (5) Pendidikan Anak
Usia Dini jalur Pendidikan Informal : Pendidikan keluarga atau pendidikan yang
diselenggarakan oleh lingkungan, dan (6) Ketentuan mengenai Pendidikan Anak Usia
Dini sebagai mana dimaksud dalam Ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur lebih
lanjut dengan peraturan pemerintah.
      Selanjutnya pada pasal 28B ayat 2 dinyatakan bahwa setiap anak berhak atas
kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari
kekerasan dan diskriminasi, sedangkan pada pasal 28C ayat 2 dinyatakan, bahwa
setiap anak berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya,
berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan
tekhnologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi
kesejahteraan umat manusia.
2. Landasan Filosofis
      Berdasarkan landasan filosofis, secara ontologis, anak sebagai mahluk individu
yang memiliki aspek biologis, psikologis, sosiologis dan antropologis. Dengan demikian
pembelajaran di TK menggunakan konsep belajar sambil bermain, (learning by playing),
belajar dengan berbuat (learning by doing), belajar melalui stimulasi (learning by
stimulating). Isi kurikulum di susun dan dikembangkan untuk seluruh potensi anak yang
berhubungan dengan nilai seni, keindahan dan keselarasan yang mengarah pada
kebahagiaan dalam kehidupan anak sesuai dengan akar budaya setempat.


C. TUJUAN PENYUSUNAN
       Dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Sekolah
Taman Kanak-Kanak YKS AL - FADILAH bertujuan agar secara Operasional dalam
pembelajaran memiliki pedoman untuk mencapai tujuan pendidikan nasional serta
kesesuaian dengan kekhasan kondisi, potensi sekolah dan peserta didik. Oleh karena
itu di TK YKS AL - FADILAH Kurikulum disusun oleh Tim Penyusun dan disesuaikan
dengan program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di sekolah.
D. MEKANISME PENYUSUNAN
       Penyusunan KTSP ini merupakan bagian dari kegiatan                 perencanaan
pengembangan TK YKS AL - FADILAH. Kegiatan ini dapat dilihat pada gambar di
bawah ini :
                                                                                         3




                      Analisis :

B                     - Kelemahan/
                        Kekuatan
E      T
                      - Peluang /
N      I                                             o   Penyusunan                NASKAH
                       Tantangan                         Draf
T      M                                                                           BERLAKU
                      - Dokumen                      o   Review
U                                                    o   Revisi dan
                       Standar isi, SKL,
K                                                    o   Finalisi
                       Dan panduan
                       Dari BNSP




Tahap kegiatan penyusunan KTSP secara garis besar meliputi : Penyusunan TIM Kerja
melalui rapat Komite, Penyiapan dan Penyusunan Draf, Review dan Revisi serta finalisi,
penetapan dan penilaian.
     1. Menganalisis kondisi yang ada di TK YKS AL - FADILAH yang meliputi Peserta
        didik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, sarana prasarana, biaya dan program-
        program yang sudah di buat.
     2. Menganalisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Tantangan yang ada di
        masyarakat dan lingkungan sekitar.


E.    PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
        Dalam kaitan penyusunan kurikulum satuan pendidikan Tingkat Taman Kanak-
Kanak yang merupakan pedoman dalam pembelajaran, maka sangat perlu diperhatikan
hal-hal sebagai berikut :
     1. Peningkatan Iman dan Taqwa serta ahlak mulia
        Dimaksudkan bahwa keimanan dan ketaqwaan serta ahlak mulia menjadi dasar
        pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum yang disusun ini
        penuh harapan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan
        taqwa, serta akhlak mulia.
     2. Peningkatan      potensi,    kecerdasan,   dan   minat   sesuai   dengan    tingkat
        perkembangan dan kemampuan Peserta Didik.
                                                                                     4

   Kurikulum yang disusun ini diharapkan mampu mengembangkan keragaman
   potensi minat, kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan kidnestetik
   peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya.
3. Keragaman potensi dan karakteristik lingkungan.
   Dimaksudkan bahwa keragaman potensi, kebutuhan, tantangan dan keragaman
   karakteristik lingkungan sekolah dan lingkungan peserta didik dijadikan landasan
   untuk   menghasilkan      lulusan     yang   dapat   memberikan   kontribusi   bagi
   perkembangan sekolah.
4. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional.
   Pembangunan       kurikulum     ini    memperhatikan     keseimbangan     tuntutan
   pembangunan daerah dan nasional.
5. Perkembangan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan seni.
   Kurikulum ini tidak kaku atau dapat dikembangkan secara berkala dan
   berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, tekhnologi
   dan seni.
6. Agama
   Kurikulum ini dikembangkan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan umat
   beragama dan memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan
   sekolah.
7. Dinamika perkembangan Global.
   Kurikulum ini dikembangkan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan umat
   beragama dan memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan
   sekolah.
8. Persatuan Nasional dan nilai-nilai kebangsaan.
   Kurikulum ini mendorong wawasan dan sikap kebangsaan dan persatuan
   nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam negara Keasatuan Republik
   Indonesia.
9. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat.
   Kurikulum ini dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya
   masyarakat sekitar sekolah dan menunjang kelestarian keragaman budaya.
10. Kesetaraan Jender
   Kurikulum ini diarahkan kepada pendidikan yang berkeadilan dan mendorong
   tumbuh kembangnya kesejahteraan jender.
11. Karakteristik Satuan Pendidikan
12. Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan Visi, Misi, Tujuan, Kondisi dan ciri
   khas satuan pendidikan.
                                                                                   5

                                        BAB II
                                 TUJUAN SEKOLAH


A. VISI SEKOLAH
       Optimalisasi segala sumber daya guna mewujudkan tunas bangsa yang cerdas,
terampil, mandiri dan berakhlakul karimah.


B. MISI SEKOLAH
    a. Memupuk tunas-tunas bangsa yang taqwa, aktif, terampil dan berakhlakul
    karimah.
    b. Mengembangkan seluruh kemampuan yang dimiliki anak.
    c. Mengenalkan peraturan dan penanaman disiplin anak.
    d. Memberikan kesempatan kepada anak untuk menikmati masa bermain.


C. TUJUAN SEKOLAH
a. Tujuan Umum
    Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan Taman Kanak-Kanak YKS AL –
FADILAH dirumuskan mengacu kepada tujuan umum pendidikan anak usia dini, adalah
mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan
dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
b. Tujuan Khusus
     Meningkatkan dan menanamkan IMTAQ pada anak didik.
     Mengembangkan pembelajaran sesuai dengan kemampuan dan bakat yang
      dimiliki anak.
     Meningkatkan dan menanamkan disiplin pada anak.
     Meningkatkan kesempatan pendidikan pada usia TK.


D. STRATEGI SEKOLAH
   Menciptakan suasana pembelajaran yang aktif kreatif, inovatif dan menyenangkan
    (PAKEM)
SASARAN
   Terwujudnya proses belajar mengajar yang bertanggung jawab.
   Meningkatkan kemampuan belajar mengajar guru Taman Kanak-kanak.
   Meningkatkan daya dukung sarana prasarana.
   Meningkatkan jumlah peserta didik (TK)
                                                                                        6

                                        BAB III
                       STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM


A. STRUKTUR KURIKULUM
Struktur pengembangan kurikulum TK YKS AL - FADILAH berpedoman kepada
      Kurikulum 2004 yang merupakan standar isi yang berisikan :
1.    Bidang Pengembangan Pembiasaan :
      Moral dan Nilai-Nilai Agama
      Sosial, Emosional dan Kemandirian
2.    Bidang Kemampuan Dasar
       Kemampuan Dasar Berbahasa
       Kemampuan Dasar Kognitif
       Kemampuan Dasar Fisik/Motorik
       Kemampuan Dasar Seni


B. MUATAN LOKAL
Muatan lokal yang dikembangkan di TK YKS AL - FADILAH terdiri atas :
     Pengembangan Bahasa Sunda
     Pengembangan Bahasa Arab
     Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH)
Keberadaan bidang pengembangan muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan
pendidikan yang tidak terpusat, sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan lebih
meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan lingkungan sekitar sekolah.
Hal ini sejalan dengan Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional sehingga
keberadaan Kurikulum Muatan Lokal mendukung dan melengkapi Kurikulum Nasional
yang bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan menambah wawasan
peserta didik.


C. BEBAN BELAJAR
        Kegiatan belajar TK YKS AL - FADILAH menggunakan model pembelajaran
sistem area (berdasarkan puat minat) dengan menggunakan pendekatan tematik.
Dalam bidang pengembangan sesuai dengan jadwal kegiatan pada kurikulum TK tahun
2004, beban belajar setiap minggu dengan jam layanan 270 menit (4,5 jam) kegiatan
keagamaan, 900 menit (15 jam) kegiatan terpimpin 270 menit mengerjakan administrasi
untuk persiapan hari berikutnya serta kegiatan belajar mengikuti kalender pendidikan.
                                                                                                      7

      Kel Waktu     Senin                     Selasa     Rabu            Kamis     Jumat     Sabtu
           / WIB
           07.00-   Keagamaan                 Agama B.Sunda              Agama Agama PLH
           07.45    (Iqra)
           07.45-   Pembukaan
           08.15    (kegiatan
                    terpimpin)
       A                                                                                     Kegiatan
           09.15-   Kegiatan inti
       &                                                                                     sabtu Ceria
           09.45
       B                                                                                     jalan-jalan
           09.15-   Istrirahat/bermain
                                                                                             Senam/per
           10.45    bebas
                                                                                             mainan
           09.45-   Penutup
           10.15    (kegiatan
                    terpimpin)


D.   STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
      Usia/umur Aspek        Akhir usia 4 tahun        Akhir usia 5 tahun        Akhir usia 6 tahun
      NILAI         DAN Anak              mampu Anak                   mampu Anak            mampu
      NILAI-NILAI            meniru            dan mengucapkan                   melakukan
      AGAMA                  mengucapkan               bacaan      doa/lagu- perilaku
                             bacaan, doa/lagu- lagu              keagamaan, keagamaan secara
                             lagu     keagamaan meniru                 gerakan berurutan         dan
                             dan          gerakan beribadah,                     mulai        belajar
                             beribadah       secara mengikuti           aturan membedakan
                             sederhana,       mulai serta              mampu perikalu baik dan
                             berprilaku baik dan belajar           berprilaku buruk.
                             sopan             bila baik         dan    sopan
                             diingatkan                bila diingatkan.
      SOSIAL                 Anak         mampu Anak                   mampu Anak            mampu
      EMOSIONAL              berinteraksi, dapat berinteraksi, mulai berinteraksi                dan
                             menunjukan reaksi dapat                             mulai      mematuhi
                             emosi yang wajar mengendalalikan                    aturan,       dapat
                             serta            mulai emosinya,            mulai mengendalikan
                             menunjukan        rasa menunjukan            rasa emosinya.
                             percaya diri.             percaya diri, serta Menunjukan           rasa
                                                       mulai             dapat percaya diri dan
                                                       menjaga             diri dapat menjaga diri
                                                       sendiri                   sendiri.
                                                                            8

KOGNITIF   Anak          mampu Anak             mampu Anak            mampu
           mengenal      konsef mengenal           dan memahami konsep
           sederhana         dan memahami               sederhana         dan
           dapat                  berbagai      konsep dapat
           mengklasifikasi        sederhana      dalam memecahkan
                                  kehidupan sehari- masalah
                                  hari                  sederhana       dalam
                                                        kehidupan sehari-
                                                        hari
BAHASA     Anak            dapat Anak            dapat Anak             dapat
           mendengarkan,          berkomunikasi         berkomunikasi
           berkomunikasi          secara         lisan, secara          lisan,
           secara lisan serta memiliki                  memilki
           memilki                pembendaharan         perbendaharan
           pembendaharaan         kata-kata        dan kata,             serta
           kosakata        yang mengenal symbol- nmengenal
           semakin banyak         simbol                symbol-simbol
                                                        untuk     persiapan
                                                        membaca, menulis
                                                        dan berhitung.
FISIK      Anak          mampu Anak             mampu Anak            mampu
           melakukan              melakukan             melakukan
           gerakan         secar gerakan         tubuh gerakan tubuh fisik
           terkoordinasi          secara                secara
           dalam         rangka terkoordinasi           terkoordinasi
           kelenturan,       dan dalam          rangka kelenturan sebagi
           keseimbangan           kelenturan,           keseimbangan dan
                                  kelincahan       dan kelincahan
                                  keseimbangan
SENI       Anak          mampu Anak             mampu Anak            mampu
           melakukan              mengekspresikan       mengekspresikan
           gerakan       berbagi diri           dengan diri dan berkreasi
           gerakan       sesuai menggunakan             dengan       berbagai
           irama, menyajikan berbagai            media gagasan imajinasi
           dan berkarya seni      atau bahan dalam dan menggunakan
                                  berkarya        seni berbagai         media
                                  melalui      kegiatan atau            bahan
                                  eksplorasi            menjadi         suatu
                                                        karya seni
                                                                                   9



E.   KENAIKAN TINGKAT KELULUSAN
       1. Kenaikan Kelas
             Kenaikan kelas berupa Pesta Akhir Tahun dilaksanakan pada setiap akhir
               tahun pelajaran dan berpedoman kepada kalender pendidikan serta
               jadwal yang ditetapkan oleh UPTD PendiudikanTK< SD, dan PLS Kec.
               Karangjaya.
             Penulisan hasil perkembangan anak berbentuk narasi berdasarkan hassil
               penilaian menggunakan forto folio, observasi, regu kerja, pemberian
               tugas, dengan menggunakan simbol       bagi anak yang telah berhasil,
               symbol V bagi anak yang setengah berhasil, dan symbol      bagi anak
               yang kurang berhasil
             Penentuan kenaikan tingkat berdasarkan pengelompokan usia dan hasil
               perkembangan belajar
       2. Kelulusan
             Untuk anak SD menjelaskan program pembelajaran di kelompok B dan
               mampu mengikutinya serta usia 6 tahun lebih cukup untuk masuk SD
               maka anak dinyatakan lulus dari TK.
             Bagi anak yang dinyatakan lulus, diberikan Surat Keterangan Tanda
               Tamat Belajar
             Bagi anak kelompok A yang ingin dilanjutkan ke SD berdasarkan
               pengamatan, dan penilaian sudah mampu, berhak mandapatkan Surat
               Keterangan Tanda Tamat Belajar.


F.   PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP
       Pendidikan Kecakapan Hidup di TK diajarkan Pembiasan Kehidupan sehari-hari
dengan tujuan mendidik anak pada kebiasan yang sesuai dengan norma dan adat
istiadat yang berlaku di lingkungannya yang disampaiukan dengan program sebagi
berikut :
1. Rutin
2. Terprogram
3. Keteladanan
4. Terintegrasi
5. Spontanitas
       Diantaranya : cara memelihara kesehatan, kebersihan, keamanan, ketertiban,
kekeluargan. (17 macam)

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: kurikulum, pgri
Stats:
views:10663
posted:2/15/2010
language:Indonesian
pages:9