CONTOH Panduan ws CALON SSN by hary070

VIEWS: 1,334 PAGES: 9

									                                                                                                     1




                                       CONTOH
                 PANDUAN WORKSHOP
                          PENGEMBANGAN
               CALON SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN)




                                          PROPINSI :
                               …………………………………..




            DINAS PENDIDIKAN ……………. …………..
         PEMERINTAH DAERAH PROPINSI ……………………..
                         TAHUN 2008
                      KATA PENGANTAR



Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
karuniaNya sehingga Buku Panduan Workshop Pengembangan Calon Sekolah
Standar Nasional (SSN) ini dapat diselesaikan. Kegiatan Workshop ini dilaksanakan di
tiga tempat (region) dalam lima angkatan, yaitu di: ............................ tanggal ..............




                                                  1
                                                                                          2

Workshop akan diselenggarakan selama lima hari. Peserta workshop ini adalah para
Kepala Sekolah, Ketua Komite sekolah, dan penanggung jawab program
pengembangan sekolah yang berjumlah .......... orang.

Buku Panduan ini bertujuan untuk memberi informasi tentang latar belakang
workshop, tujuan kegiatan, jadwal kegiatan, tempat dan pelaksanaan kegiatan serta
hasil yang ingin dicapai dalam workshop. Disadari sepenuhnya bahwa meskipun
panduan ini telah disusun dengan cermat dan dengan mempertimbangkan berbagai
hal, namun diyakini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran dari
pihak-pihak terkait sangat diharapkan. Atas peran serta, perhatian dan kerjasama
dari semua pihak disampaikan banyak terima kasih. Semoga panduan workshop
Pengembangan Sekolah Standar Nasional (SSN) tahun 2007 ini bermanfaat dan
dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.



                                                       ............, ... ..........2008
                                                       Panitia Penyelenggara




A. Latar Belakang

   Perubahan kebijakan nasional dari sentralisasi menuju desentralisasi yang
   direalisasi dengan pelaksanaan otonomi daerah dalam semua aspek kehidupan,
   termasuk aspek pendidikan berakibat langsung pada beberapa kewenangan dan
   tanggung jawab, khususnya dalam pelaksanaan dan pengelolaan sumber daya
   manusia. Konsekuensi logis dari perubahan kebijakan tersebut, berakibat pada
   terjadinya proses distribusi kewenangan ke daerah. Meskipun demikian masih ada
   kewenangan-kewenangan tertentu yang langsung masih ditangani oleh pusat,
   khususnya dalam pengembangan dan inovasi pendidikan, khususnya inovasi
   manajemen pendidikan. Inovasi-inovasi tersebut dikembangkan oleh pusat, diuji-
   cobakan oleh pusat dan di implementasikan di tingkat daerah (sekolah).

   Untuk mengoptimalkan pengembangan dan terobosan, khususnya dalam
   bidang pendidikan melalui Direktorat Pembinaan SMP telah menetapkan tiga
   strategi dasar yakni : a) perluasan akses, b) peningkatan mutu, dan c)
   peningkatan efektivitas manajemen. Khusus program peningkatan mutu,
   Direktorat telah mengembangkan program-program, salah satunya adalah
   mengembangkan calon sekolah standar nasional (SSN). Dalam
   pengembangan calon SSN tersebut telah dikembangkan konsep pembinaan
   dan penyelenggaraan calon SSN, implementasikan konsep tersebut di
   sekolah, mengembangkan instrument dalam rangka menyeleksi SSN,
   melakukan workshop pengembangan calon SSN, dan mengembangkan alat
   evaluasi dan monitoring untuk mengetahui keberhasilan konsep tersebut di
   tingkat sekolah. Selanjutnya di sekolah-sekolah tersebut dikembangkan


                                        2
                                                                              3

  berbagai inovasi sekolah untuk menuju SSN atau sekolah yang memenuhi
  SNP.

B. Tujuan Workshop

  Adapun tujuan diselenggarakannya workshop adalah untuk:
  1. Memberikan pemahaman tentang berbagai kebijakan Direktorat Pembinaan
     SMP dan Dinas Pendidikan Propinsi ..............
  2. Meningkatkan pemahaman tentang kebijakan umum pengembangan mutu
     pendidikan sekolah menengah pertama, termasuk sosialisasi dan implikasi PP
     Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) terhadap
     pengembangan sekolah menuju SSN atau memenuhi SNP, melalui berbagai
     Permendiknas Standar Nasional Pendidikan;
  3. Penyamaan persepsi para Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah tentang
     konsep calon SSN dikaitkan dengan pengembangan Standar Nasional
     Pendidikan, yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, PBM, Sarpras,
     tenaga pendidik dan kependidikan, manajemen, pembiayaan, dan penilaian
     dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
  4. Memperoleh pemahaman tentang pengembangan dan pelaksanaan KTSP di
     tingkat sekolah dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
  5. Meningkatkan pemahaman tentang revitalisasi PBM yang memenuhi kaidah
     SNP dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
  6. Meningkatkan pemahaman tentang penggalian sumber dana dan
     penggunaan dana di sekolah dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian
     SSN.
  7. Meningkatkan pemahaman tentang sistem penilaian sesuai dengan tuntutan
     KTSP di sekolah dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
  8. Meningkatkan pemahaman tentang pengembangan sarana dan prasarana
     pendidikan dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
  9. Meningkatkan kemampuan dalam menyusun rencana pengembangan
     sekolah (RPS) atau RKAS (Renstra) dan RKAS (Renop), baik jangka panjang
     maupun pendek dalam rangka pengembangan calon SSN menuju SSN
     dengan mengacu pada sistim perundang-undangan yang berlaku.

C. Hasil yang diharapkan

  Hasil yang diharapkan setelah workshop adalah :

     1. Dipahami tentang berbagai kebijakan Direktorat Pembinaan SMP dan
        Dinas Pendidikan Propinsi ..............
     2. Dipahami tentang kebijakan umum pengembangan mutu pendidikan
        sekolah menengah pertama, termasuk sosialisasi dan implikasi PP Nomor
        19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) terhadap
        pengembangan sekolah menuju SSN atau memenuhi SNP, melalui
        berbagai Permendiknas Standar Nasional Pendidikan;
     3. Terdapat persepsi para Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah tentang
        konsep calon SSN dikaitkan dengan pengembangan Standar Nasional
        Pendidikan, yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, PBM, Sarpras,


                                       3
                                                                                                   4

             tenaga pendidik dan kependidikan, manajemen, pembiayaan, dan
             penilaian dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
        4.   Terdapat pemahaman tentang pengembangan dan pelaksanaan KTSP di
             tingkat sekolah dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
        5.   Terdapat pemahaman tentang revitalisasi PBM yang memenuhi kaidah
             SNP dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
        6.   Terdapat pemahaman tentang penggalian sumber dana dan penggunaan
             dana di sekolah dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
        7.   Terdapat pemahaman tentang sistem penilaian sesuai dengan tuntutan
             KTSP di sekolah dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
        8.   Terdapat pemahaman tentang pengembangan sarana dan prasarana
             pendidikan dalam upaya pemenuhan SNP dan pencapaian SSN.
        9.   Terdapat kemampuan dalam menyusun rencana pengembangan sekolah
             (RPS) atau RKAS (Renstra) dan RKAS (Renop), baik jangka panjang maupun
             pendek dalam rangka pengembangan calon SSN menuju SSN dengan
             mengacu pada sistim perundang-undangan yang berlaku.




D. Pelaksanaan Workshop
   Adapun pelaksanaan Workshop Pengembangan Calon Sekolah Standar Nasional
   (SSN) berjalan dengan rangkaian acara dan kegiatan sebagai berikut :


                                       ACARA KEGIATAN:
                                        Pembukaan
                                        Laporan Panitia
                                        Sambutan ………………..
         PEMBUKAAN
                                        Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Propinsi dan Sekaligus
                                         Membuka WS
                                        Doa




        SIDANG PLENO
 Bertujuan untuk memberikan
     materi pokok : konsep
pengembangan calon SSN, PP 19             MATERI DAN KEGIATAN:
      Tahun 2005, Semua                      1.   Hari 1: Konsep calon SSN
Permendiknas tentang SNP dan                 2. Hari 2 dan 3: Permendiknas SNP
        RPS atau RKAS                        3. Hari 4: Konsep RPS/RKAS, dilanjukan
                                                  dengan SIDANG KELOMPOK tentang
                                                  diskusi pengembangan sekolah, dan praktik
                                                  RPS atau RKAS




       SIDANG KELOMPOK
 Menerapkan hasil-hasil sidang pleno
 untuk meningkatkan pemahaman
   tentang Pembuatan RPS dan
            presentasi                        4
                                                                                           5



                                        MATERI CAN KEGIATAN: Hari 5 : Praktik RPS




                                      MATERI DAN KEGIATAN:
                                      Hari 5:
                                           1. Melanjutkan pembuatan RPS dalam kelompok
                                           2. Mempresentasikan hasil sidang kelompok
            SIDANG PLENO                   3. Penutupan:
        Presentasi Hasil Sidang                  Sambutan Panitia
          Kelompok Peserta                       Sambutan Dinas P dan K Prop dan menutup WS
               terbaik                           Doa penutupan




E. Nara sumber dan Fasilitator (Penyaji Materi)

   Untuk mendukung tercapainya tujuan sosialisasi dan workshop dimaksud, nara
   sumber dan fasilitator diambil dari tenaga yang berkualitas terdiri dari berbagai
   unsur yaitu:

   1. Para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Direktorat Pembinaan
      SMP Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
      Depdiknas untuk memberikan pengarahan tentang kebijakan umum
      pengembangan pendidikan pada umumnya dan sekolah khususnya.
   2. Fasilitator dari Dinas Pendidikan Propinsi dan Kabupaten hasil TOT Nara
      Sumber Pusat Jakarta untuk memberikan materi yang berkaitan dengan
      konsep calon SSN dan semua SNP.
   3. Fasilitator dari Tim Pengembang KTSP daerah.


F. Sasaran dan tempat Kegiatan
   1. Sasaran Workshop
      Sasaran kegiatan workshop pengembangan calon sekolah standar nasional
      (SSN) adalah ...... orang Kepala Sekolah dan komite sekolah serta penanggung
      jawab pengembangan sekolah dari sekolah yang telah ditetapkan oleh
      Direktorat Pembinaan SMP tahun 2008 bersama Dinas Pendidikan
      Propinsi.................
   2. Tempat Kegiatan
      Dalam rangka memperoleh efektivitas kegiatan dan efisiensi biaya, kegiatan
      workshop dilaksanakan di ........................

G. Struktur Program Workshop

          Catatan untuk Provinsi:
          Dalam pengembangan struktur program harus mengacu rencana yang ada pada
          kegiatan Dekonsentrasi/DIPA, apakah untuk selama tiga hari atau lima hari.
          Misalnya Struktur Program WS untuk selama lima hari:


                                           5
                                                                                                   6

   1.    Kebijakan Umum Direktorat PSMP                                                : 2 jp
   2.    Kebijakan Dinas Pendidikan Propinsi                                      : 2 jp
   3.    Konsep Pembinaan Calon Sekolah Standar Nasional                      :   2 jp
   4.    Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005                             :   2 jp
   5.    Permendiknas tentang SKL dan SI (Pengembangan KTSP)                  :   4 jp
   6.    Permendiknas tentang Standar Proses                                  :   2 jp
   7.    Permendiknas tentang Standar Penilaian                                   : 2 jp
   8.    Permendiknas tentang Standar Pengelolaan                                 : 2 jp
   9.    Permendiknas tentang Standar Sarpras                                     : 2 jp
   10. Permendiknas tentang Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan          :   2 jp
   11.   Pengembangan sekolah : Sekolah sehat, PTD, PKH, dan Budaya Sekolah   :   4 jp
   12.   Penggunaan Dana dan Pelaporan calon SSN                                   : 2 jp
   13.   RPS atau RKAS (Renstra) dan RKAS (Renop)                                  : 4 jp
   14.   Praktik Penyusunan RPS atau RKAS (Renstra) dan RKAS (Renop) :            10 jp
   15.   Presentasi                                                                : 2 jp
   16.   Penutupan                                                                 : 1 jp

   Jumlah jam workshop                                                                   : 45 jp

   Keterangan : satu jam pertemuan pelatihan @ 45 menit

         Misalnya Struktur Program WS untuk selama tiga hari:
   1.    Kebijakan Umum Direktorat PSMP                                                : 2 jp
   2.    Kebijakan Dinas Pendidikan Propinsi                                      : 2 jp
   3.    Konsep Pembinaan Calon Sekolah Standar Nasional                      :   2 jp
   4.    PP No. 19 Tahun 2005 dan Permendiknas tentang SNP                    :   6 jp
   5.    Pengembangan sekolah : Sekolah sehat, PTD, PKH, dan Budaya Sekolah   :   2 jp
   6.    Penggunaan Dana dan Pelaporan calon SSN                                   : 2 jp
   7.    RPS atau RKAS (Renstra) dan RKAS (Renop)                                  : 2 jp
   8.    Praktik Penyusunan RPS atau RKAS (Renstra) dan RKAS (Renop) :            8 jp
   9.    Presentasi dan Penutupan                                                  : 2 jp

   Jumlah jam workshop                                                                   : 28 jp

   Keterangan : satu jam pertemuan pelatihan @ 45 menit


H. Susunan Panitia

   1. Panitia Pengarah
      a. ..........
      b. .........dst
   2. Susunan Panitia Pelaksana
      a. .........
      b. ..........dst

I. Tata Tertib Peserta Wokshop
   1. Setiap peserta diwajibkan mengikuti seluruh acara workshop mulai dari awal
      sampai dengan selesai, dan hal-hal lain yang ditetapkan oleh panitia.




                                                   6
                                                                                     7

  2. Selama kegiatan berlangsung, semua peserta diwajibkan menggunakan
     ”Kartu Tanda Pengenal” serta mengisi daftar hadir setiap pagi, siang dan
     malam.
  3. Selama kegiatan berlangsung para peserta menjadi tanggung jawab panitia.
  4. Sehubungan dengan hal tersebut di atas para peserta workshop diminta untuk
     memberitahukan kepada panitia, bila hendak menerima tamu atau
     meninggalkan tempat kegiatan untuk keperluan apapun juga, dan setelah
     kembali di tempat kegiatan agar segera melaporkan kedatangannya kepada
     panitia.
  5. Panitia menyediakan konsumsi. Pemesanan makanan ataupun minuman
     tambahan di luar yang disediakan oleh panitia menjadi tanggungjawab
     peserta yang bersangkutan.
  6. Cucian dan penggunaan telepon interlokal maupun lokal menjadi
     tanggungjawab peserta yang bersangkutan.
  7. Panitia tidak menerima pemesanan foto kopi buku, referensi atau acuan,
     kecuali sebagai master atau arsip panitia.




                CONTOH FORMAT JADWAL WORKSHOP
   KEPALA SEKOLAH, KETUA KOMITE SEKOLAH, PENJAB PENGEMBANGAN SEKOLAH
               BAGI CALON SMP STANDAR NASIONAL TAHUN 2008
                               TGL ......................... 2008



 Hari       Waktu                     Materi                              Pemateri       Ket
Pertama   14.00           Check-in                              Panitia
          15.30-17.00     Pembukaan
                                                                                     Pleno
                          Kebijakan Direktorat PSMP
          17.00 – 19.00   Istirahat
          19.00 --20.30

Kedua     07.30 – 08.15
          08.15 – 09.00
          09.00 – 09.30   Istirahat
          09.30 – 10.15
          10.15 – 11.00
          11.00 – 11.45
          11.45 – 12.30
          12.30 – 14.00   Istirahat + Sholat + Makan
          14.00 – 14.45
          14.45 – 15.30
          15.30 – 16.00   Istirahat + Sholat
          16.00 – 16.45
          16.45 – 17.30



                                               7
                                                       8


          17.30 – 19.00   Istirahat + Sholat + Makan
          19.00 – 19.45
          19.45 – 20.30

Ketiga    07.30 – 08.15
          08.15 – 09.00
          09.00 – 09.30   Istirahat
          09.30 – 10.15
          10.15 – 11.00
          11.00 – 11.45
          11.45 – 14.00   Istirahat + Sholat + Makan
          14.00 – 14.45
          14.45 – 15.30
          15.30 – 16.00   Istirahat + Sholat
          16.00 – 16.45
          16.45 – 17.30
          17.30 – 19.00   Istirahat + Sholat + Makan
          19.00 – 19.45
          19.45 – 20.30
          20.30 – 21.15

Keempat   07.30 – 08.15
          08.15 – 09.00
          09.00 – 09.30   Istirahat
          09.30 – 10.15
          10.15 – 11.00
          11.00 – 11.45
          11.45 – 12.30
          12.30 – 14.00   Istirahat + Sholat, Makan
          14.00 – 14.45
          14.45 – 15.30
          15.30 – 16.00   Istirahat + Sholat
          16.00 – 16.45
          16.45 – 17.30
          17.30 – 19.00   Istirahat + Sholat + Makan
          19.00 – 19.45
          19.45 – 20.30

Kelima    07.30 – 08.15
          08.15 – 09.00
          09.00 – 09.30   Istirahat
          09.30 – 10.15
          10.15 – 11.00
          11.00 – 11.45
          11.45 – 12.30
          12.30 – 14.00   Istirahat + Shlalat, Makan
          14.00 – 14.45
          14.45 – 15.30
          15.30 – 16.00   Istirahat + Shalat
          16.00 – 16.45
          16.45 – 17.30
          17.30 – 19.00   Istirahat + Shalat + Makan



                                               8
                                9

19.00 – 19.45   Penutupan




                            9

								
To top