PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN PENGEMBANGAN KARIER by mxp28572

VIEWS: 2,206 PAGES: 13

									PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH
      DAN PENGEMBANGAN KARIER
      TERHADAP KINERJA GURU SD
         DI KECAMATAN SLAWI


                    oleh:
         NINIEK WAKHYU INDRIASIH
                Q 100 070 288
A. Latar Belakang
             Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003
   tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada bab II pasal 2 menyebutkan bahwa
   pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
   Negara Republik Indonesia tahun 1945. Sedang pada pasal 3
   menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
   kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang
   bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
   bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
   manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
   berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
   warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
             Dalam kehidupan dewasa ini di era pasar bebas kita
   dihadapkan pada perusahaan-perusahaan tidak menentu, yang
   mengakibatkan hubungan tidak lancar antara pendidikan dengan
   lapangan kerja atau “ one to one relationship” , karena apa yang
   terjadi dalam lapangan kerja sulit diikuti oleh dunia pendidikan,
   sehingga terjadi kesenjangan.
         Pemerintah    melalui    Depdiknas    berusaha
mengantisipasi perkembangan yang terjadi di era global
secara kritis. Melalui VISI Depdiknas, pendidikan ingin
mewujudkan Insan Indonesia Cerdas dan Kompetitif. Visi
pendidikan yang dikembangkan menjadi sangat jelas dan
menjadi pedoman arah MISI agar “Pendidikan yang mampu
Membangun insan Indonesia yang Cerdas dan Kompetitif
dengan Adil, Bermutu, dan Relevan untuk Kebutuhan
Masyarakat Global (Depdiknas, 2008: 2).
         Untuk mengembangkan fungsi dari pendidikan
tersebut maka guru merupakan ujung tombak dalam
mewujudkannya. Guru mempunyai tugas untuk mendidik,
mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan
mengembangkan nilai-nilai hidup, mengajar berarti
meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan,
melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan
pada siswa. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab
tersebut, seorang guru dituntut memiliki beberapa
kemampuan dan keterampilan tertentu.
         Kinerja guru atau prestasi kerja (performance)
merupakan hasil yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan
tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas
kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta penggunaan
waktu.
          Maka dari itu faktor yang berperan mempengaruhi
pendidikan adalah kinerja guru yang berkualitas. Seorang guru dituntut
untuk dapat memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap
pendidikan di lingkungan sekolah terutama dalam hal belajar
mengajar. Kita tentunya ingin mempunyai guru yang berkualitas
dengan kinerja yang bagus dan bertanggung jawab.Kompetensi,
pengetahuan dan perilaku yang baik merupakan syarat bagi
pengembangan karier seorang guru.
Adapun faktor lain yang mempengaruhi dunia pendidikan selain
kinerja guru, adalah kepemimpinan seorang kepala sekolah. Seorang
kepala sekolah adalah seorang pemimpin yang akan menentukan
langkah-langkah pendidikan yang efektif di lingkungan sekolah.
          Dari keterangan diatas menarik bagi penulis untuk
meneliti sejauh mana pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan
Pengembangan Karier Guru terhadap kinerja guru, maka timbulah
keinginan penulis untuk memilih judul yang berkaitan dengan hal-
hal tersebut diatas, yaitu “PENGARUH KEPEMIMPINAN
KEPALA SEKOLAH DAN PENGEMBANGAN KARIER
TERHADAP KINERJA GURU SD DI KECAMATAN SLAWI”
B.Pembatasan Masalah

           Agar permasalahan yang dikaji terarah maka
  permasalahan dibatasi sebagai berikut. Penelitian ini akan
  mengkaji tentang kinerja guru namun dalam penelitian ini
  hanya membahas faktor kepemimpinan kepala sekolah dan
  pengembangan karier yang secara bersama-sama
  memberikan kontribusi ataupun tidak terhadap kinerja guru.
  Penelitian ini juga akan mengkaji ada tidaknya kontribusi
  kepemimpinan terhadap kinerja guru. Faktor Pengembangan
  Karier juga akan dikaji tentang ada tidaknya kontribusi
  Pengembangan Karier terhadap kinerja guru.
C. Rumusan Masalah



  1.   Apakah kepemimpinan kepela sekolah dan pengembangan karier
       secara simultan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap
       kinerja guru SD di Kecamatan Slawi?
  2.   Apakah Kepemimpinan kepala sekolah memberikan kontribusi yang
       signifikan terhadap kinerja guru SD di Kecamatan Slawi?
  3.   Apakah pengembangan karier memberikan kontribusi yang
       signifikan terhadap kinerja guru SD di Kecamatan Slawi?
D. Tujuan Penelitian

            Sesuai dengan rumusan masalah di atas adapun tujuan
         – tujuan yang akan dilakukan. Tujuan dalam penelitian
         yang dimaksud antara lain.
    1.   Untuk mendiskripsikan ada tidaknya kontribusi
         kepemimpinan Kepala Sekolah dan pengembangan karier
         secara simultan terhadap kinerja guru SD di Kecamatan
         Slawi.

    1.   Untuk mendiskripsikan ada tidaknya kontribusi
         kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap kinerja guru SD
         di Kecamatan Slawi
    2.   Untuk mendiskripsikan ada tidaknya kontribusi
         pengembangan karier terhadap kinerja guru SD di
         Kecamatan Slawi
E. Manfaat Penelitian
1.   Manfaat Teoritis
     Secara teoritis penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan
     ilmu manajemen pendidikan khususnya dalam pengembangan pegawai.
     Temuan penelitian ini dapat digunakan landasan pengembangan ilmu,
     pengetahuan, khususnya dalam pendidikan yang terkait dengan kinerja
     guru.
2.   Manfaat Praktis
     Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh organisasi untuk menjadi
     dasar dalam pegambilan kebijakan yang berhubungan dengan
     pengembangan kepemimpinan sekolah, pengembangan karier dan kinerja
     guru. Serta bagi kepala sekolah memberikan manfaat sebagai bahan
     evaluasi dan mawas diri terhadap tugas yang dilakukan.Guru dapat
     memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai motivasi untuk mengembangkan
     karier dan kinerjanya. Selain dari pada itu bagi guru dapat dimanfaatkan
     sebagai bahan intropeksi atas kinerja yang selama ini dilakukan dan
     sebagai wawasan kedepan bagi guru untuk meningkatkan kinerja yang
     lebih baik agar dapat menjadi guru yang berkualitas yaitu sebagai agen
     perubahan, pengembang sikap toleransi dan pengertian dan sebagai
     pendidik profesional
                                      .
F. Kajian Teori
G. Kerangka Berfikir

          Kepemimpinan kepala sekolah dan pengembangan karier
   memberikan kontribusi yang positif terhadap kinerja guru. Bila
   kepemimpinan kepala sekolah berjalan dengan baik maka dapat
   menuju kinerja guru yang baik. Dengan kepemimpinan yang baik
   dan pengembangan karier guru yang jelas juga dapat mendorong
   kinerja guru. Guru yang kinerjanya baik dapat melaksanakan
   tugas pokoknya secara maksimal dan tuntas sesuai dengan
   standar kinerja yang telah ditetapkan sekolah.
        Dari kerangka berfikir di atas maka hubungan antara
   variabel Kepemimpinan Kepala Sekolah ( X1), Variabel
   Pengembangan Karier (X2) dan Kinerja Guru (Y). dalam
   penelitian ini dapat dirumuskan alur pemikirannya dalam skema
   berikut.
         Dari kerangka berfikir di atas maka hubungan antara
variabel Kepemimpinan Kepala Sekolah ( X1), Variabel
Pengembangan Karier (X2) dan Kinerja Guru (Y). dalam penelitian
ini dapat dirumuskan alur pemikirannya dalam skema berikut.



     Kepemimpinan
     Kepala Sekolah
          (X1)

                              Kinerja Guru (Y)
     Pengembangan
         Karier
          (X2)




                Gambar 1. Skema Kerangka Berfikir
G. Metode Penelitian
    1.    Jenis penelitian
         1.   Jenis penelitian ini adalah penelitian expostfakto
    2.    Subyek penelitian
              Para guru SD N yang tersebar dalam 3 SD di kecamatan Slawi
    3.    Populasi dan sampel
              Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan guru SD yang sudah
              PNS yang ada di cabang Dinas P dan K kecamatan Slawi yang
              jumlahnya 190 orang.
    4.    Sampling
              Berdasarkan perhitungan empiris Issac dan Michael (981) populasi
              sebanyak 90 diperoleh sebanyak 80
    5.    Metode pengumpulan data
              Angket tertutup yaitu sudah disediakan jawabannya sehingga
              responden tinggal memilih
    6.    Variabel penelitian
              Ada dua variabel independen yaitu kepemimpinan kepala sekolah
              (X1) dan pengembangan karir (X2) dan satu variabel dependen yaitu
              kinerja guru (Y)
7. Teknik analisi data

            Anket sebelumnya diujicobakan untuk mengetahui tingkat
   validitas dan reliabilitasnya. Uji coba dilakukan pada 3 Sekolah
   Dasar dengan jumlah 30 guru.
            Adapun uji asumsi klasik yang dilakukan adalah Uji
   normalitas, uji linearitas, Multikolinearitas dan Heteroskedatisitas.
            Uji Hipotesis dilakukan dengan Analisis regresi ganda.,Uji
   F, Uji T dan koefisien Determinasi.

								
To top