Docstoc

unsur periode ketiga

Document Sample
unsur periode ketiga Powered By Docstoc
					Unsur Periode Ketiga
                  XIIA4
            Presentasi oleh:
     Albertus Agung Catur Sunu (1)
          Harris Kristian (10)
       Patricius Edi Prasetya (18)
     Raden Agoeng Bhimasta (19)
           Veto Yudhanto (21)
Unsur Periode 3indeks
    Natrium Na
    Magnesium
    Mg                     Logam

    Aluminium
    Al                     Metaloid

    Silikon Si
    Fosfor P               Non logam
    Belerang S
    Klor Cl                Gas Mulia
    Argon Ar
Tabel Perbandingan Unsur
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel



                                                                  Natrium (Na)
     Sifat Fisis

   Nomor atom                   : 11
   Konfigurasi e-               : [Ne] 3s1
   Massa Atom relatif           : 22,98977
   Jari-jari atom               : 2,23 Å
   Titik Didih                  : 892 C
   Titik Lebur                  : 495 C
   Elektronegatifitas           :1
   Energi Ionisasi              : 495 kJ/mol
   Tingkat Oks. Max             : 1+
   Struktur Atom                : Kristal
                                  Logam
   Wujud                        : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Kegunaan
                                                                  Natrium (Na)
   •Dipakai dalam pebuatan ester
   •NACl digunakan oleh hampir semua makhluk
   •Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan
   •Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan
   •Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor
   •NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas
   •NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue
   •Memurnikan logam K, Rb, Cs
   •NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Catatan
                                                                  Natrium (Na)
     Merupakan logam lunak, bewarna putih keperakan, reaktif
     Bereaksi dengan cepat dengan air membentuk sodium hidroksida dan hidrogen
     Dapat bereaksi dengan Alkohol namun lebih lambat dibanding dengan air
     Tidak bereaksi terhadap nitrogen
     Merupakan komponen terbesar kedua yang larut di air laut
     Mudah ditemui pada sumber air alami

     Dihasilkan dengan elektrolisis lelehan NaCl
     Prosesnya disebut proses Downs,
     yaitu dengan menambah 58% CaCl2 dan KF
     pada elektrolisis lelehan NaCL.
     Tujuan penambahan untuk
     menurunkan titik lebur NaCl hingga mencapai 550 C
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel



                                                Magnesium (Mg)
     Sifat Fisis

   Nomor atom                   : 12
   Konfigurasi e-               : [Ne] 3s2
   Massa Atom relatif           : 24,305
   Jari-jari atom               : 1,72 Å
   Titik Didih                  : 1107 C
   Titik Lebur                  : 651 C
   Elektronegatifitas           : 1,25
   Energi Ionisasi              : 738 kJ/mol
   Tingkat Oks. Max             : 2+
   Struktur Atom                : Kristal
                                  Logam
   Wujud                        : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel


                                                    Magnesium (Mg)
     Kegunaan
   Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen
   Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum
   Pemisah sulfur dari besi dan baja
   Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan
   Untuk membuat lampu kilat
   Sebagai katalis reaksi organik
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Catatan
                                                Magnesium (Mg)
   Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan
   Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat
   Termasuk unsur reaktif
   Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium
   Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine
   Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen

   Magnesium umumnya dapat diperoleh melalui pengolahan air laut sbg:
   -Ca(OH)2 ditambahkan pada air laut agar meganesium mengendap sebagai Mg(OH)2. Asam klorida
   kemudian ditambahkan sehingga diperoleh kristal magnesium klorida
   Ca(OH)2 (S) + Mg2+  Mg(OH)2 (S) + Ca 2+
   Mg(OH)2 (s) + 2H+ + Cl-  MgCl2.6H2O
   -Untuk menghindari terbentuknya MgO pada pemanasan
   megnesium klorida, sebelum elektrolisis leburan kristal yang terbentuk
   ditambahkan magnesium klorida yang mengalami hidrolisis sebagian
   ke dalam campuran leburan natrium dan kalsium klorida
   -Magnesium akan diperoleh pada katoda
   sedangkan pada anoda akan terbentuk Cl2-
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel



                                                      Alluminium (Al)
     Sifat Fisis

   Nomor atom                   : 13
   Konfigurasi e-               : [Ne] 3s2 3p 1
   Massa Atom relatif           : 26,98154
   Jari-jari atom               : 1,82 Å
   Titik Didih                  : 2467 C
   Titik Lebur                  : 660 C
   Elektronegatifitas           : 1,45
   Energi Ionisasi              : 577 kJ/mol
   Tingkat Oks. Max             : 3+
   Struktur Atom                : Kristal
                                  Logam
   Wujud                        : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Kegunaan
                                                   Allumunium (Al)
   Banyak dipakai dalam industri pesawat
   Untuk membuat konstruksi bangunan
   Dipakai pada berbagai macam aloi
   Untuk membuat magnet yang kuat
   Tawas sebagai penjernih air
   Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa
   Membuat berbagau alat masak
   Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Catatan
                                                       Allumunium (Al)
   Berupa logam lunak bewarna abu-abu
   Merupakan penghantar panas yang sangat baik da dapat menghantar listrik
   Sulit terkorosi karena membentuk lapisan oksida di permukaannya
   Tidak beracun, non-magnetik dan sulit terbakar
   Sumber utamanya adalah biji bauksit

   Alumunium dapat diperoleh melalui proses Hall, yaitu:
   -biji bauksit dimurnikan dengan menambah NaOH dan HCl sehingga diperoleh Al2O3
   Al2O3 (s) + 2NAOH (aq)  2NaAIO2 (aq) + H2O
   2NaAIO (aq) +HCL (aq)  Al(OH)3 + NaCl (aq)
   Al(OH)3  Al2O3 (s) + 3H20

   -Al2O3 yang diperoleh kemudian disaring
   dan dilelehkan baru kemudian dielektrolisis
   Anoda : 3O2-  O2(g) + 6e
   Katoda : 2Al3 + 6e  2Al

   -Sebelum elektrolisis, ditambahkan kriolit (NaAIF6)
   untuk menurunkan titik leleh AL2O3
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel



                                                                            Silikon (Si)
     Sifat Fisis

   Nomor atom                   : 14
   Konfigurasi e-               : [Ne] 3s2 3p 2
   Massa Atom relatif           : 28,0855
   Jari-jari atom               : 1,46 Å
   Titik Didih                  : 2355 C
   Titik Lebur                  : 1410 C
   Elektronegatifitas           : 1,74
   Energi Ionisasi              : 787 kJ/mol
   Tingkat Oks. Max             : 4+
   Struktur Atom                : Kristal
                                  Kovalen
                                  raksasa
   Wujud                        : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel


                                                                                Silikon (Si)
     Kegunaan
   Dipakai dalam pembuatan kaca
   Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor
   Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium, magnesium, dan tembaga
   Untuk membuat enamel
   Untuk membuat IC
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Catatan
                                                                            Silikon (Si)
   Merupakan unsur elektropositif yang paling banyak dijumpai
   Isotop alaminya terdiri atas isotop 28 (92,2%), isotop 29 (4,7%), isotop 30 (3,1%)
   Memiliki sifat kimia seperti logam yang lain
   Kemampuan semikonduktor akan meningkat jika ditambahkan pengotor suhu
   Ditemukan pada banyak senyawa dioksida dan berbagai macam silicate yang ada di alam
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel



                                                                                 Fosfor (P)
     Sifat Fisis

   Nomor atom                   : 15
   Konfigurasi e-               : [Ne] 3s2 3p 3
   Massa Atom relatif           : 30,97376
   Jari-jari atom               : 1,23 Å
   Titik Didih                  : 280 C
   Titik Lebur                  : 44 C
   Elektronegatifitas           : 2,05
   Energi Ionisasi              : 1060 kJ/mol
   Tingkat Oks. Max             : 5+
   Struktur Atom                : molekul
                                  Poliatom
   Wujud                        : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Catatan
                                                                                 Fosfor (P)
   Berupa logam bewarna putih keperakan dan sangat ringan
   Banyak dipakai di industri karena ringan dan mampu membentuk aloi yang kuat
   Termasuk unsur reaktif
   Sebagian besar logam dapat dihasilkan dengan bantuan magnesium
   Banyak ditemukan di alam dan dalam mineral : dolomite, magnetite, olivine, serpentine
   Senyawa yang terbentuk umumnya ikatan ion, namun ada juga berupa ikatan kovalen

   Magnesium umumnya dapat diperoleh melalui pengolahan air laut sbg:
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel


                                                                                      Fosfor (P)
     Kegunaan
   Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen
   Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum
   Pemisah sulfur dari besi dan baja
   Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan
   Untuk membuat lampu kilat
   Sebagai katalis reaksi organik
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel



                                                                                      Sulfur (S)
     Sifat Fisis

   Nomor atom                   : 16
   Konfigurasi e-               : [Ne] 3s2 3p 4
   Massa Atom relatif           : 32,066
   Jari-jari atom               : 1,09 Å
   Titik Didih                  : 445 C
   Titik Lebur                  : 119 C
   Elektronegatifitas           : 2,45
   Energi Ionisasi              : 1000 kJ/mol
   Tingkat Oks. Max             : 6+
   Struktur Atom                : molekul
                                  poliatom
   Wujud                        : Padat
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel


                                                                                      Sulfur (S)
     Kegunaan
   Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat
   Digunakan dalam baterai
   Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk
   Digunakan pada korek dan kembang api
   Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Catatan
                                                                                      Sulfur (S)
   -Zat murninya tidak berbau dan tidak berasa
   -Memiliki struktur yang beragam, tergantung konsisi sekitar
   -Secara alami banyak terdapat di gunung berapi
   -Komponen murninya tidak beracun namun senyawa yang terbentuk kebanyakan
   berbahaya bagi manusia
   -Senyawa sulfur yang utama adalah SO2, dan SO3. SO2 berupa gas yang mudah larut
   dalam air sehigga menyebabkan hujan asam
   -Efek yang ditimbulkan dapat sikurangi dengan cara
   melewatkan air yang terkontaminasi pada padatan CaCO3.
   SO3 merupakan bahan utama membuat asam sulfat
   SO3 diperoleh dari oksidasi SO2 dengan katalis vanadium
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon



                                                                              Chlor (Cl)
     Sifat Fisis

   Nomor atom                   : 17
   Konfigurasi e-               : [Ne] 3s2 3p 5
   Massa Atom relatif           : 35,4527
   Jari-jari atom               : 0,97 Å
   Titik Didih                  : -35 C
   Titik Lebur                  : -101 C
   Elektronegatifitas           : 2,85
   Energi Ionisasi              : 1260 kJ/mol
   Tingkat Oks. Max             : 7+
   Struktur Atom                : molekul
                                diatom
   Wujud                        : gas
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel


                                                                                      Chlor (Cl)
     Kegunaan
   Dipakai pada proses pemurnian air
   Cl2 dipakai pada disinfectan
   KCl digunakan sebagai pupuk
   ZnCl2 digunakan sebagai solder
   NH4Cl digunakan sebagai pengisi batere
   Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang kertas
   Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum
   Dipakai pada berbagai macam industri
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel




     Catatan
                                                                                      Chlor (Cl)
   Merupakan gas diatomik bewarna kehijauan
   Termasuk gas yang beracun
   Dalam bentuk padat dan cair merupakan oksidator yang kuat
   Mudah bereaksi dengan unsur lain
   Merupakan zat yang paling banyak terkandung di air laut
   Terdapat juga dalam carnalite dan silvite
   Diperoleh dengan cara mengelektrolisis larutan NaCl
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel



                                                                               Argon (Ar)
     Sifat Fisis

   Nomor atom                   : 18
   Konfigurasi e-               : [Ne] 3s2 3p 6
   Massa Atom relatif           : 39,948
   Jari-jari atom               : 0,88 Å
   Titik Didih                  : -186 C
   Titik Lebur                  : -189 C
   Elektronegatifitas           :-
   Energi Ionisasi              : 1520 kJ/mol
   Tingkat Oks. Max             :-
   Struktur Atom                : molekul
                                  monoatom
   Wujud                        : gas
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel


                                                                                  Argon (Ar)
     Kegunaan
   Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak bereaksi dengan kawat lampu
   Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan dan proses lainnya
   Untuk membuat lapisan pelindung pada berbagai macam proses
   Untuk mendeteksi sumber air tanah
   Dipakai dalam roda mobil mewah
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon| tabel




     Catatan
                                                                              Argon (Ar)
   Merupakan gas yang tidak bewarna dan berasa
   Tidak reaktif seperti halnya gas mulia yang lain
   Dapat diperoleh dengan cara memaskan udarea dengan CaC2
   Terdapat sekitar 1% argon di atmosfer
   Terbentuk di atmosfer sebagai akibat dari proses sinar kosmik
Natrium | Magnesium | Aluminium | Silikon | Fosfor | Sulfur | Chlor | Argon | tabel



                               Tabel Perbandingan
                                                                           Unsur
           Sifat
                               Na           Mg            Al            Si              P       S          Cl        Ar
   Nomor atom                  11           12            13            14              15      16         17       18
   No massa                    23           24            27            28              31      32       35,5       40
   Jari-jari ( Å )            2,23         1,72         1,82          1,46            1,23    1,09       0,97      0,88
   Titik Didih                892          1107         2467          2355             280     445        -35      -186
   Titik Lebur                 98           651          660          1410              44     119       -101      -189
   Energi Ionisiasi           495           738          577           787            1060    1000       1260      1520
   Elektronegitifitas         1,00         1,25         1,45          1,74            2,05    2,45       2,85         -
   Tingkat Oks. Max            +1            +2           +3            +4              +5      +6         +7         -
   Struktur                                                          Kristal                                      Molekul
                            Kristal       Kristal      Kristal                  Molekul      Molekul    Molekul
                                                                    kovalen                                       monoato
                            logam         logam        logam                    poliatom     poliatom   diatom
                                                                    raksasa                                          m
   Wujud                     padat         padat        padat        padat        padat       padat      gas        gas
Thank
You
  It’s end

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags: vendot
Stats:
views:18635
posted:2/9/2010
language:Indonesian
pages:28