gerakan kasih ibu by elipldoc

VIEWS: 4,420 PAGES: 12

									                                         BAB I

                                PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG

       Angka Kematian Ibu (AKI) akibat kehamilan dan melahirkan di Indonesia

berdasarkan survei kesehatan rumah tangga (SKRT) 1992 sebesar 421 per 100.000

kelahiran atau menurut perhitungan untuk Jawa Barat sekitar 4.200 kematian ibu

hamil dan bersalin melonjak per tahun.

       Presiden Soeharto pada pengarahan pertemuan GSI pertama di Istana Negara

Jakarta mengatakan “Tanpa percepatan penurunan angka kematian ibu akibat

bersalin, maka kemajuan wanita yang telah kita capai tidaklah lengkap sebagaimana

kita idam-idamkan dalam meningkatkan kualitas wanita Indonesia.

       Ada tiga terlambat yang menjadi faktor tingginya kematian ibu ini yaitu :

1. Terlambat mengenali bahaya kehamilan, bersalin dan memutuskan untuk mencari

   banguan.

2. Terlambat membawa ibu ke puskesmas dan rumah sakit. (Fasilitas Rujukan)

3. Terlambat memperoleh pertolongan di puskesmas dan rumah sakit (Fasilitas

   Rujukan)

       Dari gambaran tersebut sangat diperlukan adanya peningkatan pengetahuan,

kepedulian aparat dan peran serta masyarakat untuk mengatasi 3 terlambat tersebut.




                                           1
                                                                                 2



          GSI (Gerakan Sayan Ibu) yang merupakan suatu gerakan yang dilaksanakan

bersama-sama oleh masyarakat dan pemerintah untuk menyelamatkan ibu dan

memberdayakan wanita yang pada akhirnya meningkatkan kualitas sumber daya

manusia.

          Jawa Barat merupakan propinsi dengan jumlah penduduk terbesar di

Indonesia, kontribusi Jawa Barat terhadap penurunan angka kematian ibu cukup besar

dan keberhasilan Jawa Barat akan sangat berarti untuk kebersihan nasional.

          Untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu ini, harus diupayakan

melalui     program   keterpaduan,     mensinergikan   potensi   masyarakat   untuk

memberdayakan ibu melalui Gerakan Sayang Ibu (GSI).


B. RUMUSAN MASALAH

          Dari pernyataan di atas maka dibuat rumusan masalahnya adalah sebagai

berikut : Bagaimanakah hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil dengan

pelaksanaan program Gerakan Sayang Ibu (PSI) di Desa Ubgrug Kec. Warungkiara

Kab. Sukabumi.


C. TUJUAN

   1. Tujuan Umum

          Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil

          dengan pelaksanaan program Gerakan Sayang Ibu (GSI) di Desa Ubrug Kec.

          Warungkiara Kab. Sukabumi.
                                                                        3



2. Tujuan Khusus

   -   Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil

       dengan pelaksanaan program Gerakan Sayang Ibu (GSI) di Desa Ubrug

       Kec. Warungkiara Kab. Sukabumi.

   -   Untuk mengetahui cakupan pencapaian pemeriksaan kesehatan terhadap

       ibu hamil.
                                                                           4



D. MANFAAT PENELITIAN

  1. Bagi Peneliti

     -   Sebagai sarana dalam melatih dan meningkatkan kemampuan dalam

         menganalisa permasalahan dan penerapan disiplin ilmu.

     -   Sebagai pengalaman dari penerapan mata kuliah Manajemen Data.

  2. Bagi Masyarakat

     -   Untuk meningkatkan dan melaksanakan program Gerakan Sayang Ibu

         (GSI), sebagai salah satu cara dalam peningkatan kesehatan.

  3. Bagi Bides (Bidan Desa)

     -   Untuk mengetahui gambaran nyata mengenai hasil pelaksanaan program

         Gerakan Sayang Ibu (GSI) di Desa Ubrug Kec. Warungkiara Kab.

         Sukabumi

  4. Bagi Program studi kewarganegaraan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu

     Pendidikan PGRI Sukabumi sebagai tolak ukur atau acuan dari keberhasilan

     Proses perkuliahan melalui aplikasi Ilmu Pengetahuan Mahasiswa di

     Masyarakat.
                                                                                     5




                                      BAB II

                            TINJAUAN PUSTAKA


GERAKAN SAYANG IBU (GSI)

         Adalah gerakan percepatan penurunan angka kematian ibu yang

  dilaksanakan    bersama-sama      oleh   pemerintah    dan   masyarakat       dengan

  meningkatkan     pengetahuan,     kesadaran    dan    kepedulian    dalam      upaya

  mempersatukan kematian.


KELUARGA IBU HAMIL

         Adalah keluarga ibu yang sedang hamil yang meliputi suami, orang tua

  atau mertua serta anggota lain.


IBU HAMIL DENGAN FAKTOR RESIKO

         Adalah faktor yang secara tidak langsung membahayakan ibu hamil dan

  bersalin sehingga memerlukan pengawasan dan perawatan operasional.

  Kriteria faktor resiko antara lain adalah ibu hamil yang berusia < 20 tahun atau di

  atas 35 tahun, jarak kehamilan kurang dari 2 tahun dan tinggi badan kurang dari

  145 cm jumlah kehamilan lebih dari 3.


RESIKO TINGGI

         Adalah faktor yang merupakan penyebab langsung dari kematian ibu

  hamil dan bersalin serta bayi, kehamilan ibu hamil dan bersalin serta bayi.
                                                                                  6



  Kriteria faktor resiko tinggi antara lain pendarahan selama kehamilan, panas

  tinggi atau infeksi, eklamasi, atau keracunan kehamilan, serta kelainan letak bayi

  dalam kandungan.

KEMATIAN IBU

          Adalah kematian seorang ibu pada saat hamil, bersalin, dan nipas.


ANGKA KEMATIAN IBU

          Adalah sesuatu angka yang menunjukkan perbandingan antara jumlah

  kejadian kematian ibu terhadap jumlah kelahiran hidup pada kurun waktu

  tertentu.


PONDOK BERSALIN DESA

          Adalah suatu tempat yang didirikan oleh masyarakat atas dasar

  musyawarah sebagai kelengkapan dari pembangunan kesehatan masyarakat desa

  untuk memberikan pelayanan KIA dan KB.


DONOR DARAH DESA

          Adalah kelompok orang yang telah diperiksa darahnya dan siap menjadi

  donor apabila diperlukan, misalnya ibu yang akan melahirkan mengalami

  pendarahan.


ANGKUTAN IBU BERSALIN

          Adalah kelompok orang yang meminjamkan kendaraannya dan siap

  memberikan pinjaman apabila diperlukan bagi rujukan ibu hamil, ibu bersalin
                                                                              7



   beresiko tinggi, pengelolaan operasionalnya dilakukan oleh SATGAS (GSI) desa,

   meliputi pengelolaan sopir, dana dan penjadwalan.


TABUNGAN IBU BERSALIN

       Adalah pengumpulan uang oleh masyarakat membantu biaya persalinan bagi

ibu yang tidak mampu.

BIDAN ASUH

       Adalah bidan yang mempunyai tanggung jawab membantu memberikan

pelayanan bagi ibu hamil yang terpilih (tidak mampu) sampai persalinan.


STIKER

       Adalah tanda yang ditempatkan di depan rumah ibu hamil untuk memudahkan

pemantauan satuan tugas desa dan kelurahan.


KADER PENGHUBUNG

       Adalah kader yagn ditunjuk oleh SATGAS Desa dan kelurahan untuk

melakukan kunjungan rutin kepada Bumil binaannya dan melaporkan bila ada tanda-

tanda persalinan kepada Bidan Desa dan apabila memerlukan pertolongan darah,

angkutan ibu bersalin dan dana, dapat menghubungi GSI Desa dan Kelurahan atau

Kepala Desa.
                                                                              8



                                    BAB III

                        METODOLOGI PENELITIAN


A. KERANGKA KONSEP
         VARIABEL BEBAS                                VARIABEL TERIKAT
       PENGETAHUAN
       SIKAP                                               KEBERHASILAN
       PERILAKU                                            PROGRAM GSI


B. HIPOTESA

   Berdasarkan permasalahan hipotesanya adalah sebagai berikut :

   -   Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap pelaksanaan program

       Gerakan Sayang Ibu (GSI)

   -   Ada hubungan antara perilaku dengan pelaksanaan program Gerakan Sayang

       Ibu (GSI)


C. VARIABEL PENELITIAN

   1. Variabel bebas   : Pengetahuan, sikap dan perilaku

   2. Variabel terikat : Pelaksanaan Program Gerakan Sayang Ibu atau GSI


D. DEFINISI OPERASIONAL

   1. Pengetahuan

       Adalah segala sesuatu yang diketahui oleh ibu tentang pelaksanaan program

Gerakan Sayang Ibu (GSI)

       Skala ordinal
                                                                                  9



       Katagori :

       a. Tahu

       b. Tidak Tahu

   2. Sikap

       Adalah suatu reaksi yang dilakukan oleh ibu terhadap pelaksanaan program

Gerakan Sayang Ibu (GSI)

       Skala normal

       Katagori :

       a. Setuju

       b. Tidak Setuju

   3. Perilaku

       Adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh ibu pada program Gerakan Sayang

       Ibu (GSI)

       Skala ordinal

       Katagori :

       a. Pernah

       b. Tidak Pernah

   4. Pelaksanaan Gerakan Sayang Ibu (GSI)

       Adalah suatu kegiatan atau forum komunikasi alih teknologi dari masyarakat

oleh masyarakat untuk masyarakat dengan dibantu lintas program dan lintas sektoral.

       Skala ordinal



       Katagori :
                                                                            10



       a. Pernah

       b. Tidak Pernah


E. POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN

   1. Populasi

       Populasi dalam penelitian adalah semua ibu hamil yang ada di desa

Tarunajaya sebanyak 40 orang.

   2. Sampel

       Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel acak atau

Random sampling, dimana setiap populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk

menjadi sampel penelitian.


F. RENCANA PENGOLAHAN DATA

       Data yang sudah terkumpul kemudian diolah dengan langkah-langkah sebagai

       berikut :

   1. Editing Data

       Yaitu memilih kelengkapan dan kejelasan data

   2. Koding Data

       Yaitu untuk mengklasifikasikan jawaban dan pemberian kode-kode.

   3. Tabulasi Data

       Yaitu mengelompokkan ke dalam tabel tertentu.


G. ANALISA DATA

   Analisa data dilakukan dengan menggunakan SPSS (9.0)
                                                              11



HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU HAMIL DENGAN
PELAKSANAAN PROGRAM GERAKAAN SAYANG IBU (GSI) DI DESA
TARUNAJAYA
   KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN TASIKMALAYA




                      PROPOSAL PENELITIAN


             Dibuat dalam rangka memenuhi salah satu syarat
                      Mata Kuliah Manajemen Data




                            Disusun Oleh :
Yeye Hendriyati

                           NIM : 999001112




      FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
           UNIVERSITAS SILIWANGI
              12




TASIKMALAYA
    2002

								
To top