Si t I f i G fi Sistem Informasi by qov12652

VIEWS: 47 PAGES: 19

									Sistem I f
Si t           i Geografis
       Informasi G     fi




                       Oleh :
              Nana Rusyana
                   jg
             www.lojigis.com
 p
Apa itu SIG
 Satu metode atau teknik berbasis komputer untuk
 mengelola informasi wilayah baik fisik maupun non 
 fisik dalam bentuk peta (digital) serta database.
            (p ) y g
 Informasi (peta) yang dihasilkan bermaksud
 menggambarkan satu obyek/fenomena di bumi
 (dengan simbol, warna, koordinat, skala, dst.) sesuai
 d        lokasi        berada/terjadi.
 dengan l k i di mana b d /t j di
 Informasi tersebut akan membentuk satu pola
 perbedaan atau persamaan antar obyek dan antar
 lokasi yang bisa digunakan dalam pengambilan
 keputusan
    p
Contoh Peta
Peta Prop. Jawa Barat tersebut mencoba menerangkan
                                           Barat.
atau menggambarkan bentuk wilayah Jawa Barat
Di mana diterangkan di situ bahwa di Jawa Barat ada
                    hitam/merah), ketinggian
jalan (simbol garis hitam/merah)  ketinggian tanah
(warna luasan hijau sampai merah), kota (titik hitam
                 namanya), laut               biru), 
lengkap dengan namanya)  laut (warna luasan biru)  
batas wilayah, lokasi bandara (gambar/simbol
pesawat), dst.
Jika diperhatikan lagi dengan seksama sebagai contoh
ketinggian (warna luasan hijau s/d merah) sebetulnya
menggambarkan pola‐pola perbedaan ketinggian
              Barat.
tanah di Jawa Barat
Sehingga jika diperhatikan kota (titik hitam) akan bisa
terlihat mana kota yang ada di wilayah rendah (area 
hijau) s/d mana kota yang ada di wilayah
sedang/tinggi (area kuning/merah), dsb.
Intinya peta bisa menggambarkan lokasi dan pola
(informasi)
Unsur SIG
 Peta
 Data lapangan (f k ) / d b
 D  l          (fakta) / database
 Komputer (hardware dan software)
 Manusia (metode)
       /     p
Proses / Tahap standar
1.   Pembuatan peta (informasi wilayah secara
     fisik/lokasi)
2.   Pemasukan database (informasi non fisik di
     lapangan/wilayah)
       p g /       y )
3.   Editing 
     (perbaikan/perapihan/manipulasi/seleksi/dst.)
4.   Pengkombinasian peta dan database
5.   Analisis tema (pola‐pola spasial) – berdasarkan
     kebutuhan/tujuan)
6.   Desain akhir (layout)
     y g       j
Peta yang menunjukan fenomena
Peta itu selain menggambaran wilayah Kab. Manggarai
tujuannya adalah menunjukan jumlah penduduk per 
kecamatan (dan desa) dengan grafik dan warna
         (background).
wilayah (background)
Grafik tersebut diletakan sesuai dengan kecamatannya
Grafik tersebut menggambarkan jumlah penduduk
per kecamatan dalam 3 masa berbeda (1995, 2000, 
2005)
Warna ungu muda s/d ungu tua menunjukan
kepadatan penduduk per desa
Peta ini tidak secara persis menginformasikan lokasi
masing masing
masing‐masing penduduk
Tetapi peta ini adalah menggambarkan fenomena
sebuah data penduduk
             p
Misalkan bisa di lihat pola (kecenderungan) 
pertambahan atau pengurangan data, 
diperbandingkan mana kecamatan yang banyak atau
sedikit penduduknya, dst.
Pola       b    k      lih juga pada k d
P l tersebut akan terlihat j       d kepadatan.
Jika kedua data diperbandingkan searah atau tidak, 
dst.
dst
Pertanyaan2 yang timbul akan mengarahkan pada
dugaan2 yang bisa dijadikan dasar mencari jawaban
masalah lain misalkan arah pembangunan
kependudukan dstdst.
Intinya informasi pola tsb memberikan dasar
informasi atas suatu masalah yang terjadi bagi
penggunanya.
Pola tersebut disebut pola spasial (keruangan)
           g
Sedikit ringkasan
 SIG tidak hanya masalah membuat peta
 SIG juga di
 SIG j               hi l h data
          dipengaruhi oleh d
 Peta adalah alat bantu untuk menjelaskan fenomena
 ruang
 Fenomena ruang bisa fisik atau non fisik (sosial, 
 budaya, politik, agama, kesehatan, kehutanan, 
 b d       li ik         k h        k h          
 lingkungan, pertambangan, dst.)
             p
Contoh dalam perbankan
 SIG digunakan antara lain untuk :
   Analisis lokasi (kantor) bank dan
   A li i l k i (k t ) b k d ATM
   Analisis peraturan semisal harga tanah, peruntukan
   tanah  dst yang diperlukan misalnya untuk informasi
   tanah, dst
   (pengajuan) kredit, dst.
   Pola (data) pelanggan dan calon pelanggan di satu
   wilayah
   Dst.
 Yang kesemua itu bisa membantu pengembangan
 operasional bank
       p
Contoh peta
Peta tersebut menggambarkan pola kredit setiap
wilayah
Warna wilayah adalah kelas kredit (nominal kredit)
Ukuran pie chart menggambarkan j l h pengajuan
Uk        i   h             b k jumlah          j
kredit
Warna pie chart menggambarkan prosentase k di
W        i   h             b k               kredit
yang disetujui atau ditolak dari yang mengajukan tsb.
Pola lokasi bank dan kepadatan penduduk, 
                (bank) pesaing
termasuk lokasi (bank) pesaing
Potensi pembiayaan dan pengembalian
kredit per wilayah (mana yang potensial
dan tidak)
Lokasi nasabah dan kantor bank, termasuk
jarak tempuh nasabah
Sumber Ilustrasi
 http://www.caliper.com/Maptitude/Banking/default.htm 
 (Desember 2008)
 www.manggaraibaratkab.go.id  (Desember 2008)
 www.gemari.or.id (Desember
 www gemari or id (Desember 2008)

								
To top