MATA

Document Sample
MATA Powered By Docstoc
					        MATA
              Created by :
1.   Elnita Titisari       (04)
2.   Ema Rohmatunnisa      (05)
3.   Inna Nesyi Barisqi    (09)
4.   Merisa Kartikasari    (19)
5.   Nur Aini              (22)
6.   Yosepa Putri K.       (32)
 Definisi Mata

 Mata adalah alat
indera manusia yang
  digunakan untuk
      melihat
     Bagian-Bagian Mata
a)   Kornea
b)   Pupil dan Iris
c)   Lensa mata
d)   Retina
e) Aquous humour
     Pengertian Bagian Mata
1)   Kornea
     Merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima
     cahaya dari sumber cahaya.
2)   Pupil dan Iris
     Dari kornea, cahaya akan diteruskan ke pupil. Pupil
     menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata
     yang lebih dalam. Pupil mata akan melebar jika kondisi
     ruangan yang gelap, dan akan menyempit jika kondisi
     ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di
     sekelilingnya.Iris berfungsi sebagai diafragma. Iris inilah
     terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.
3)   Lensa mata
     Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan
     meneruskannya pada retina.
4)   Retina
     Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap
     cahaya.
5)   Aqueus humour
     adalah cairan yang terdapat diantara kornea dan lensa
Fungsi Bagian-Bagian
        Mata
1. Kornea
   Menerima rangsangan
  cahaya dan meneruskannya
   ke bagian mata yang lebih
             dalam
      2.   Pupil dan Iris

 Pupil : Mengatur cahaya yang
          masuk ke mata
 Iris : Mengatur ukuran pupil
        3. Lensa Mata
  Meneruskan dan memfokuskan
cahaya agar bayangan benda tepat jatuh
               di retina
          4. Retina

    Sebagai layar penerima
       bayangan benda
    5. Aquous humour

 Memberi bentuk kekukuhan pada
             mata
Gambar Mata :
             Gambar jalannya sinar



Ketika mata relaks (tidak berakomodasi), lensa mata pipih
sehingga jarak fokusnya paling besar, dan benda yang sangat jauh
difokuskan di retina.
Agar benda pada jarak berbeda dapat difokuskan dengan cara
menebal dan memipihkan lensa mata (akomodasi mata)
Bayangan yang terjadi di retina adalah nyata, terbalik,
diperkecil.
  RUMUS – RUMUS YANG
       BERLAKU
• Suatu benda dapat terlihat jelas oleh
  mata jika bayangannya terletak tepat di
  retina mata.
• Berlaku rumus 1/f = 1/s + 1/s'
• dimana f dapat berubah-ubah atau
  berakomodasi sesuai dengan rumus:
• 1/f = [n2/n1 - 1] [ 1/R1 - 1/R2]
            CACAT MATA
 Yaitu terjadi ketidaknormalan pada mata, dan
 dapat di atasi dengan memakai kacamata,
 lensa kontak atau melalui suatu operasi


                    Rabun Jauh (Miopi)
                    Rabun Dekat (Hipermetropi)
JENISNYA            Mata Tua (Presbiop)
                    Astigmatisma
    1. Rabun Jauh
        (Miopi)
• Adalah cacat mata karena mata
  tidak dapat melihat benda-banda
  di tempat yang jauh dengan jelas.
  Disebabkan lensa mata tidak
  dapat memipih sebagaimana
  mestinya

• Dapat ditolong dengan menggunakan
  kacamata berlensa cekung (-)
RABUN JAUH (MIOPI)

      PR tertentu         PP < 25 cm


        Jangkauan Penglihatan

      atau
                                       1
                                P =-
                                       PR


                            PR = Punctum Remotum
     100
P=                         P = kuat lensa
     PR
 2. Rabun dekat
 (Hipermetropi)

•Adalah kelainan mata yang
 tidak dapat melihat dengan
  jelas benda yang letaknya
            dekat

  •Dapat ditolong dengan
  menggunakan kacamarta
   berlensa cembung (+)
RABUN DEKAT
(HIPERMETROPI)
         PR tak terhingga       PP > 25 cm


               Jangkauan Penglihatan

Persamaan untuk
                                              1
meng hitung kuat lensa                 P =
yang diperlukan                               f

                                   S’ = - titik dekat penderita
1          1             1
     +             =               f = jarak fokus (m)
S          S’            f
                                   P = kuat lensa (dioptri
        3. Presbiopi
         (mata tua)
• Adalah penglihatan tidak nomal karena
  daya akomodasi mata telah berkurang.

• Dapat ditolong dengan menggunakan
  kacamata rangkap. Yaitu Lensa
  cekung di bagian atas untuk meliha
  benda-banda yang jauh an lensa
  cembung di bgian bawah untuk melihat
  benda-banda yang dekat
           4. Astigmatis
• Adalah kelainan mata, dalam hal ini mata dapat
  meihat garis vertikal lebih jelas daripada garis
  horisontal. Cacat mata ini karena kelengkungan
  kornea kurang sempurna

• Dapat ditolong menggunakan kacamata
  berlensa silinder
        JANGKAUAN PENGLIHATAN

                           PP = 25 cm            PR     =   ∞
                             Jangkauan Penglihatan

Mata dapat melihat dengan jelas jika letak benda
dalam jangkauan penglihatan, yaitu diantara titik
dekat mata (punctum proximum) dan titik jauh
mata (punctum remontum).

                          Titik dekat = 25 cm
Untuk mata
normal                    Titik jauh = tak terhingga