Sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian by fadyahnugrahanti

VIEWS: 50,531 PAGES: 7

									         TUGAS SOSIOLOGI
“SOSIALISASI SEBAGAI PEMBENTUKAN
            KEPRIBADIAN”




               Nama Kelompok :
       1. Lucky Hadi. P   (15)
       2. Mia Ratrisari   (17)
       3. Rizka Novida. T (25)
       4. Torihin         (32)




       SMA NEGERI 1 BATANG
     TAHUN AJARAN 2009 / 2010
          Sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian




A. Pengertian Proses Sosialisasi
         Sosialisasi adalah suatu proses belajar seseorang untuk menerima dan
   menyesuaikan diri dengan unsure-unsur kebudayaan, berupa cara bersikap,
   bertindak, dan berinteraksi terhadap kebiasaan masyarakat untuk menuju
   dunia social.


B. Tujuan Pokok
      Menjadikan individu yang berpengatahuan luas (ketrampilan) sebagao
       modal utama bagi kehidupan masa depan kelak.
      Individu mampu berkomunikasi dengan baik efektif sehingga serta
       mampu mengembangkan kemampuannya.
      Mengendalikan fungsi-fungsi organic yang bersumber dari latihan-latihan
       mawas diri.
      Bertingkah laku selaras dengan norma dan kepercayaan yang khususnya
       dalam kelompok dan masyarakat pada umumnya.
      Menjada dan merawat suatu kebudayaan yang ada secara turun-terurun
       melalui proses sosialisasi
      Untuk mempertahankan hidup dalam masyarakat.


C. Tahap-tahap Sosialisasi
   a. Tahap persiapan (prepatory stage)
           Tehap mempersiapkan untuk mengenal dunia biasanya pada bayi yang
       baru lahir
   b. Tahap meniru (play stage)
           Tahap dimana seseorang anak dapat meniru secara baik dan sempurna
   c. Tahap bertindak (game stade)
           Peranan dilakukan dengan penuh kesadaran
   d. Tahap menerima norma kolektif (generalized other)
           Yaitu dimana seseorang mampu menempatkan diri pada orang lain
       dan mayarakat luas.
D. Jenis – jenis Sosialisasi
      Sosialisasi primer : Sosialisasi individu trhadap keluarga (pertama kali
       bersosialisasi) dan sebagi bekal memasuki masyarakat. Pada tahap ini
       anak mulai mengenal keluarganya dan berlangsung sebelum si anak
       memasuki lingkungan yang lebih luas.
      Sosialisasi sekunder : Proses pengenalnya individu terhadap sector-sektor
       dunia objektif masyarakat.


E. Media Sosialisasi
   a. Keluarga media awal dari suatu proses bersosialisasi dimulai dengan
       proses belajar menyesuaikan dan menguasai setiap apa yang diajarkan
       oleh orang-orang sekitar lingkungan keluarganya. Dalam proses
       sosialisasi, orang tua mencurahkan peranannya untuk mendidik anak agar
       anak tersebut memperoleh dasar-dasar pola hidup pergaulan yang benar.
       Dalam lingkungan keluarga mengenal 2 macam pola sosialisasi yaitu cara
       represif yang mengutamakan adanya ketaatan anak pada satu cara
       partisipasi adanya partisipasi dari anak.
   b. Kelompok bermain
       Kelompok persahabatan / bermain dapat berpengaruh dalam kepribadian
       seseorang individu
       Pada anak-anak : teman-teman, tetangga, keluarga, kerabat
       Pada remaja     : kelompok persahabatan yang lebih Khas.
   c. Lingkungan sekolah : sekolah merupakan media sosialisasi yang dapat
       berpengaruh dan penting dalam pembentukan kepribadian dan kemajuan
       anak karena sekolah sebagai penyelenggara pendidikan dan peranan guru
       sangat besar.
   d. Lingkungan kerja
       Lingkungan kerja juga berpengaruh dalam kepribadiaan seseorang
       Lanjutan di LKS hal 17
F. Proses-proses Sosialisasi
      Proses internalisasi yaitu proses sosialisasi sejak manusia itu lahir sampai
       meninggal dunia yang menggunakan perasaan, nafsu dan emosi dalam
       bentuk pribadi
      Proses sosialisasi yaitu proses seseorang dalam membentuk kepribadian
       dan berlaku sosialisasi dengan masyarakat (kelompok)
      Proses inkulturasi yaitu proses individu mempelajari kebudayaan dan
       menyesuiakan alam pikiran terhadap adapt istiadat norma yang ada dalam
       budaya.


G. Pelaksanaan sosialisasi
      Metode hukuman dan ganjaran
      Metode dictating teaching pemberian ilmu dengan ceramah dan
       pembelajaran
      Metode pemberian contoh mengutamakan ketaatan anak pada orang tua


H. Pola sosialisasi
      Sosialisasi represif mengutamakan ketaatan anak pada orang tua
       Ciri-ciri :
       1. Menghukum perilaku yang keliru
       2. Sanksi dan imbalan materiil
       3. Kepatuhan anak
       4. Orang tua otoriter (didominasi)
       5. Sosialisasi berpusat pada orang tua
      Sosialisai partisipasi mengutamakan partisipasi anak
       Ciri-ciri
       1. Memberi imbalan dengan perilaku yang baik
       2. Keluarga bertujuan sama
       3. Orang tua memperhatikan keinginan anak
       4. Otonomi pada anak
       5. Hak dan imbalan simbolis
       6. Komunikasi sebagai interaksi dan verbal
I. Faktor penghambat soisalisasi
   1. Kemampuan berrbahasa
      Kesulitan berbahasa
      1). Cacat pada bibir
      2). Berbicara gagap
      3). Pendiam/malu bicara
      4). Kurang fasih / menguasai


J. Bentuk-bentuk sosialisasi
   a. Sosialisasi primer sosialisasi pertama yang dialami individu sewaktu kecil.
      Pada tahap ini anak mulai mengenal keluarganya dan berlangsung
      sebelum si anak memasuki lingkuangan yang lebih luas seperti lingkungan
      sekolah.
   b. Sosialisasi sekunder tahap langsung setelah sosialisasi primer dalam
      faham ini dikenal proses desosialisasi. Proses pencabutan identitas diri
      yang lama dan proses resosialisasi = pemberian identitas baru yang
      didapat melalaui institusi social


K. Kepribadian
      Kepribadian pada hakikatnya merupakan gambaran sikap dan prilaku
   manusia secara umum yang tercermin dari ucapan dan perbuatannya.


L. Pengertian kepribadian
   a. Theodore M. Newcomb (Amerika)
      Kepribadian adalah organisme sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar
      belakang dan perilakunya.
   b. Revcek dan warren
      kepribadian adalah sebagai organisasi factor-faktor biologis, psikologis
      dan sosiologi yang mendasar perilaku seorang individu.
   c. Koentjaraningrat
      Kepribadian adalah susunan dan unsure-unsur akal dan jiwa yang
      menentukan tingkah laku/tindakan seorang individu.
M. Factor-faktor pembentukan kepribadian
   a. Factor pembauran adalah factor bauran dari leluhurnya factor pembauran
      ini bias berupa bentuk susu, warna kulit, tipe rambut, bentuk / raut muka,
      pustur tubuh, termasuk hal-hal yang bersifat abstark, seperti karakter,
      bakat dan IQ.
   b. Faktor lingkunagn fisik
      Faktor lingkunagn fisik akan mempengaruhi kepribadian seseorang
   c. Factor kelompok/pengalaman kelompok
      Sekolah kelompok dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian
      snggota keluarganya, baik kepribadian yang sifatnya positif maupun
      negatif
   d. Factor kebudayaan khusus
      Kepribadian kota berbeda dengan kepribadian desa. Begitu juga jika
      menyangkut dengan kepribadian suku bangsa, ras, kelas social tertentu
      akan berbeda satu sama lain.
   e. Factor pengalaman yang unik
      Kepribadian seseorang dipengaruhi oleh pengalaman seseorang dalam
      hidup.


N. Proses pembentukan kepribadian
   1. Aliran konvergensi, kepribadian marupakan hasil perpaduan antara
      pembawaan (factor internal) dengan pengalaman (factor ekternal)
   2. Aliran hanvisme, kepribadian ditentukan oleh factor pembawaan
   3. Aliran empivisme (tabularasa)
      Kepribadian ditentukan oleh pengalaman dan lingkungannya.


O. Menurut Jung kepribadian berdasarkan reaksinya terhadap lingkungan:
   1. Kepribadian ekstrovet, yaitu kepribadian yang terbuka, berorientasi keluar
   2. Kepribadian introvert, yaitu kepribadian yang tertutup dan berorientasi
      pada diri sendiri
   3. Kepribadian ambivet, yaitu kepribadian campuran
P. Factor yang mempengaruhi kepribadian
   1. Warisan biologis (pembawaan)
   2. Lingkungan fisik
   3. Lingkungan budaya
   4. Pengalaman kelompok
   5. Pengalaman pribadi yang unik


Q. Menurut Jung kepribadian menururt fungsinya ada 4 :
   1. Kepribadian rasional yaitu kepribadian yang dipengaruhi akal pikiran
      sehat
   2. Kepribadian intuitif yaitu kepribadian yang mempengaruhi oleh firasat
      atau perasaan kira-kira
   3. Kepribadian emosional yaitu kepribadian yang dipengaruhi oleh perasaan
   4. Kepribadian sensitif yaitu kepribadian yang dipengaruhi oleh indera
      sehingga cepat bereaksi

								
To top