Docstoc

Buku I KTSP 08-09

Document Sample
Buku I KTSP 08-09 Powered By Docstoc
					                                        BAB I
                                    PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
   Undang-Undang Republik Indonasia No 20 Tahun 2003 tentang Sistem
   Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19
   Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa
   Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan
   menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar
   Isi ( SI ) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada
   panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP).
   Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada
   standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan
   pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas: standar isi, standar
   proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan,
   standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan
   standar penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan
   tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan standar Kompetensi Lulusan (SKL)
   merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan
   kurikulum.
   Untuk memenuhi amanat Undang-undang tersebut diatas dan guna mencapai
   tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah
   pada khususnya , SMA Negeri 1 Cikembar sebagai lembaga pendidikan tingkat
   menengah memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan
   Pendidikan (KTSP).
   Melalui KTSP ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai
   dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu dalam
   pengembangannya melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi
   kepada pemangku kepentingan di lingkungan sekitar sekolah.
   Dalam dokumen ini dipaparkan tentang kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar, yang
   secara keseluruhan mencakup:
   1. Pendahuluan
   2. Tujuan Pendidikan
   3. Struktur dan Muatan Kurikulum
   4. Kalender Pendidikan
   5. Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)



B. Landasan
   1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang
      Sistem Pendidikan Nasional.
       Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP, adalah Pasal 1 ayat
       (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat
       (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2),(3); Pasal 38 ayat
       (1), (2).


   2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005
      tentang Standar Nasional Pendidikan.
       Ketentuan di dalam pp 19/2005 yang mengatur KTSP , adalah pasal 1 ayat
       (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2);Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat (1),
       (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8), Pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2),


Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                                       1
       (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4) ; Pasal 14
       ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2);
       Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 11 ayat
       (1), (2), (3), (4); Pasal 18 ayat (1), (2), (3) dan Pasal 20.

   3. Standar Isi
       Standar Isi (SI) ditetapkan dengan Permendiknas No 22 Tahun 2006,
       mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai
       kompetensi lulusan pada jenjeng dan jenis pendidikan tertentu.Termasuk
       dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum, Standar
       Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada
       setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan
       menengah.

   4. Standar Kompetensi Lulusan.
       Dalam Permendiknas No. 23 Tahun 2006, dinyatakan bahwa SKL
       merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap,
       pengetahuan dan keterampilan.


C. Pengertian Kurikulum
   Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengeni tujuan, isi, dan
   bahan pelajaran serta cara yang digunakan              sebagai pedoman
   penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan
   tertentu.
   KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di
   masing-masing satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat
   satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan,
   kalender pendidikan dan silabus.
   Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata
   pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar,
   materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi
   waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar
   kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran,
   kegiatan pembelajaran, dan indiktor pencapaian kompetensi untuk penilaian.


D. Tujuan Penyusunan KTSP
   Tujuan penyusunan KTSP ini adalah:
   1. Sebagai realisasidari amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.
   2. Sebagai landasan teknis operasional penyelenggaraan sekolah.
   3. Sebagai wujud keutuhan penyelenggaraan pendidikan formal.


E. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum
   KTSP dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau
   satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan
   Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar dan propinsi untuk pendidikan
   menengah. Pengembangan KTSP mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman
   kada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP, serta
   memperhatikan pertimbangan komite sekolah. Penyusunan KTSP untuk
   pendidikan khusus dikoordinasi dan disupervisi oleh dinas pendidikan propinsi,


Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                                   2
   dan berpedoman pada SI dan SKL serta penduan penyusunan kurikulum yang
   disusun oleh BSNP.

   KTSP dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:
   1. Berpusat pada potensi perkembangan, kebutuhan dan kepentingan
      peserta didik dan lingkungannya.
       Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki
       posisi sentral untuk mengembangkan potensinya agar menjadi manusia yang
       beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat,
       berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yamng demokratis
       serta bertanggung-jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut
       pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi,
       perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan
       lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat
       pada peserta didik.

   2. Beragam dan terpadu
       Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karektristik
       peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai
       dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku budaya, adat
       istiadat, stasus solial ekonomi dan jender Kurikulum meliputi subtansi
       komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri
       secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang
       bermakna dan tepat antar subtansi.

   3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan
      seni.
       Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan,
       teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu,
       semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik
       untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan,
       teknologi dan seni.

   4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
       Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku
       kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan
       kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan,
       dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan
       pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik,
       dan keterampilan vokasional merupakan keharusan.

   5. Menyeluruh dan berkesinambungan
       Subtansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi bidang
       kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara
       kerkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.

   6. Belajar sepanjang hayat
       Kurikulum diarahkan pada proses pengembangan, pembudayaan dan
       pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum
       mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal,
       dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang
       selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                         3
   7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.
       Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan
       kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat,
       berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah
       harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka
       Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                 4
                                       BAB II
                         TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL
                         VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH


A. Tujuan Pendidikan Nasional
   Pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
   Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan
   dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
   mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi
   peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
   Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
   menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung-jawab. Untuk
   mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem
   pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20
   Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

   Pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan
   pendidikan, peningkatan mutu dan relevansi serta efisiensi manajemen
   pendidikan. Pemerataan kesempatan pendidikan diwujudkan dalam program
   wajib belajar 9 tahun. Peningkatan mutu pendidikan diarahkan untuk
   meningkatkan kualitas manusia indonedia seutuhnya melalui olah-hati, olahpikir,
   olahrasa dan olahraga agar memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan
   global. Peningkatan relevansi pendidikan dimaksudkan untuk menghasilkan
   lulusan yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan berbasis potensi sumber daya
   alam Indonesia. Peningkatan efiseinsi manajemen pendidikan dilakukan melalui
   penerapan manajemen berbasis sekolah dan pembaharuan pengelolaan
   pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan.


B. Visi
   “Unggul dalam prestasi, cerdas dalam bertindak berdasarkan iman dan taqwa
   serta Ilmu dan teknologi untuk mencapai hidup mandiri dengan berwawasan
   lingkungan”


C. Misi
   1. Mengembangkan kinerja aparatur sekolah yang profesional
   2. Meningkatkan loyalitas, etos kerja, dan dedikasi terhadap pendidikan
   3. Membangun iklim pendidikan yang bermakna
   4. Mewujudkan suasana lingkungan sekolah yang religius
   5. Mengadakan berbagai kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan



D. Tujuan dan Strategi
   Secara umum tujuan pendidikan sekolah menengah sebagaimana tercantum
   dalam UU nomor 20 Tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasionaladalah
   meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, ahlak mulia, serta
   keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
   Untuk merealisasikan tujuan yang dimaksud serta terwujudnya visi dan misi
   sekolah, maka tujuan sekolah:




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       5
   1. Terwujudnya kinerja aparatur sekolah yang profesional melalui In House
      Training, penugasan aparatur ke penataran/diklat, pemberdayaan MGMP,
      diklat ICT, dan supervisi kinerja.
   2. Terwujudnya loyalitas, etos kerja, dan dedikasi terhadap pendidikan, melalui
      rapat dinas, rapat pembinaan, kegiatan kekeluargaan, peringatan hari-hari
      besar nasional, pembagian penugasan atas dasar prestasi, loyalitas, dll.
   3. Terwujudnya iklim pendidikan yang bermakna, melalui musyawarah yang
      demokratis, pemberian penghargaan terhadap prestasi kerja, evaluasi kinerja
      setiap kegiatan, dll.
   4. Terwujudnya suasana lingkungan sekolah yang religius, melalui pengadaan
      sarana peribadatan, kegiatan keagamaan, peringatan hari-hari besar
      keagamaan, pengembangan berbagai atribut dan simbol keagamaan, dll.
   5. Terwujudnya kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan melalui
      departemen terkait, pemberdayaan komite sekolah, dunia usaha dan dunia
      industri, pemberdayaan alumni, dan berbagai pihak yang peduli terhadap
      pendidikan.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       6
                               BAB III
           KERANGKA DASAR, STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM


A. Kerangka Dasar
   Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
   Pendidikan pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan
   umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah
   terdiri atas:
   a. kelompok mata pelajaran agama dan ahlak mulia;
   b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
   c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
   d. kelompok mata pelajaran estetika;
   e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan;

   Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan pada Tabel 1.

                                        Tabel 1
                            Cakupan Kelompok Mata Pelajaran


              Klompok
   No.          Mata                               Cakupan
              Pelajaran


   1.     Agama dan           Kelompok mata pelajaran agama dan ahlak mulia
          Ahlak Mulia         dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi
                              manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan
                              Yang Maha Esa serta berahlak mulia yang mencakup
                              etika, budi peketri, atau moral sebagai perwujudan
                              dari pendidikan agama.


   2.     Kewarganegaraan Kelompok mata pelajaran kewarganegeraan dan
          dan Kepribadian kepribadian dimaksudkan untuk meningkatkan
                          kesadaran dan wawasan pererta didik akan status,
                          hak,    dan   kewajibannya       dalam    kehidupan
                          bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta
                          peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.

                              Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan
                              kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara,
                              penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia,
                              kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup,
                              kesetaraan jender, demokrasi, tanggungjawab sosial,
                              ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak,
                              dan sikap serta prilaku anti korupsi, kolusi dan
                              nepotisme.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                      7
              Klompok
   No.          Mata                                Cakupan
              Pelajaran


    3.    Ilmu Pengetahuan    Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
          dan Teknologi       teknologi pad SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk
                              menghenal, menyikapi dan mengapresisasi ilmu
                              pengetahuandan teknologi, serta menanamkan
                              kebiasaan berpikir dan berprilaku ilmiah yang kritis,
                              kreatif dan mandiri.
                              Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
                              teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk
                              memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan
                              teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara
                              kritis, kretif dan mandiri.
                              Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
                              teknologi pada SMA/MA/SMALB dimaksudkan untuk
                              memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan
                              teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara
                              kritis, kretif dan mandiri.
                              Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
                              teknologi pada SMK/MAK dimaksudkan untuk
                              menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi,
                              membentuk kompetensi, kecakapan, dan kemandirian
                              kerja.

                              Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk
    4.    Estetika
                              meningkatkan          sensitivitas,    kemampuan
                              mengekpresikan dan kemampuan mengapresiasi
                              keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi
                              dan mengekpresikan keindahan serta harmoni
                              mencakup apresiasi dan ekpresi, baik dalam
                              kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan
                              mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan
                              kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan
                              kebersamaan yang harmonis.

                              Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan
    5.    Jasmani,
                              kesehatan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk
          Olahraga dan
                              meningkatkan potensi fisik serta menanamkan
          Kesehatan
                              sportivitas dan kesadaran hidup sehat.
                              Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan
                              kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan
                              untuk    meningkatkan   potensi   fisik  serta
                              membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup
                              sehat.
                              Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan
                              kesehatan    pada      SMA/MA/SMALB/SMK/MAK
                              dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta
                              membudayakan sportivitas, disiplin, kerjasama dan
                              hidup sehat.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       8
              Klompok
    No.         Mata                               Cakupan
              Pelajaran


                              Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap dan
                              prilaku hidup sehat yang bersipat individual ataupun
                              yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti
                              keterbebasan dari prilaku seksual bebas, kecanduan
                              narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan
                              penyakit lain yanmg potensial untuk mewabah.



B. Struktur Kurikulum

   Struktur kurikulum SMA meliputi subtansi pembelajaran yang ditempuh dalam
   satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas X sampai dengan kelas
   XII. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan
   standar kompetensi mata pelajaran.
   Pengorganisasian kelas-kelas pada SMA dibagi kedalam dua kelompok, yaitu
   kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik, dan
   kelas XI dan kelas XII merupakan priogram penjurusan yang terdiri atas tiga
   program: (1) Program Ilmu Pengetahuan Alam, (2) Program Ilmu Pengetahuan
   Sosial, (3) Program Bahasa.
   a. Kurikulum SMA Kelas X
       1) Kurikulum SMA kelas X terdiri atas 16 mata pelajaran, muatan lokal, dan
          pengembangan diri seperti tertera pada Tabel 2.
          Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan
          kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah,
          termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokan
          kedalam mata pelajaran yang ada. Subtansi muatan lokal ditentukan oleh
          satuan pendidikan
       2) Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan
          sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan
          dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per
          minggu secara keseluruhan.
       3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit.

       4) Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38
          minggu.

       Struktur kurikulum SMA kelas X disajikan pada Tabel 2.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       9
                                           Tabel 2.
                               Struktur Kurikulum SMA kelas X


                                                          Alokasi Waktu
                     Komponen
                                             Smtr   Smtr           Keterangan
                                              1      2
          A. Mata Pelajaran
              1. Pendidikan Agama             2      2      PAI
              2. PKn                          2      2
              3. Bahasa Indonesia             4      4
              4. Bahasa Inggris               4      4
              5. Matematika                   4      4
              6. Fisika                       2      2
              7. Biologi                      2      2
              8. Kimia                        2      2
              9. Sejarah                      1      1
              10. Geografi                    1      1
              11. Ekonomi                     2      2
              12. Sosiologi                   2      2
              13. Seni Budaya                 2      2      Seni Tari & Musik
              14. Pendidikan Jasmani,         2      2
                  Olahraga            dan
                  Kesehatan
              15.Teknologi Informasi dan      2      2
                  Komunikasi.
              16.Keterampilan/Bahasa          2      2      Bahasa Arab
                  Asing
          B. Muatan Lokal                     2      2      Bahasa Sunda
          C. Pengembangan Diri               2*)    2*)     Pramuka
                                                            PMR
                                                            Paskibra
                                                            Pencinta Alam
                                                            Remaja Mesjid
                                                            KIR (Karya Ilmiah Remaja)
                                                            Volly
                                                            Basket
                                                            Sepak Bola
                                                            Teater
                                                            Tari
                                                            English Club
                                                            Japans Club


                      Jumlah                 38     38



          2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                               10
   b. Kurikulum SMA kelas XI dan XII
       1) Kurikulum SMA kelas XI dan XII Program IPA, Program IPS dan Program
          Bahasa terdiri atas 13 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan
          diri. Kurikulum tersebut secara berturut-turut disajikan pada Tabel 3, 4, 5,
          dan 6.
          Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan
          kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah,
          termasuk keunggulan derah yang materinya tidak dapat dikelompokkan
          ke dalam mata pelajaran yang ada. Subtansi muatan lokal ditentukan
          oleh satuan pendidikan.
          Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh
          oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan
          kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekpresikan diri
          sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik dan
          sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi
          dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang
          dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan            ekstrakuler. Kegiatan
          pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang
          berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar dan
          pengembangan karir peserta didik.

       2) Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan
          sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum satuan pendidikan
          dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per
          minggu secara keseluruhan.

       3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit

       4) Minggu Efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38
          minggu.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                          11
                                         Tabel 3.
                    Struktur Kurikulum SMA kelas XI dan XII program IPA

                                       Alokasi Waktu
                                    Kelas XI    Kelas XII
                Komponen           Smtr Smtr Smtr Smtr          Keterangan
                                    1      2    1      2
          B. Mata Pelajaran
              1. Pendidikan          2       2     2     2    PAI
                 Agama
              2. PKn                 2       2     2     2
              3. Bahasa              5       5     5     5
                 Indonesia
              4. Bahasa Inggris      5       5     5     5
              5. Matematika          6       6     6     6
              6. Fisika              4       4     4     4
              7. Biologi             4       4     4     4
              8. Kimia               4       4     4     4
              9. Sejarah             1       1     1     1
              10. Seni Budaya        2       2     2     2
              11. Pendidikan
                   Jasmani,          2       2     2     2
                  Olahraga dan
                  Kesehatan
              12.Teknologi
                  Informasi dan      2       2     2     2
                  Komunikasi.
              13.Keterampilan/       2       2     2     2    Elektro
                  Bahasa Asing
          B. Muatan Lokal            2       2     2     2    Bahasa Sunda
          C. Pengembangan Diri      2*)     2*)    **    **   Pramuka
                                                              PMR
                                                              Paskibra
                                                              Pencinta Alam
                                                              Remaja Mesjid
                                                              KIR (Karya Ilmiah
                                                              Remaja)
                                                              Volly
                                                              Basket
                                                              Sepak Bola
                                                              Boxer
                                                              Teater
                                                              Tari
                                                              English Club
                                                              Japans Club


                  Jumlah           43       43    43    43


   2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
   **) Untuk kelas XII pengembangan diri tidak diberikan dengan
       pertimbangan bahwa siswa kelas XII di hadapkan pada persiapan
       UAN.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                         12
                                         Tabel 4.
                    Struktur Kurikulum SMA kelas XI dan XII program IPS

                                       Alokasi Waktu
                                    Kelas XI    Kelas XII
                Komponen           Smtr Smtr Smtr Smtr          Keterangan
                                    1      2    1      2
          C. Mata Pelajaran
              1. Pendidikan          2       2     2     2    PAI
                 Agama
              2. PKn                 2       2     2     2
              3. Bahasa              5       5     5     5
                 Indonesia
              4. Bahasa Inggris      5       5     5     5
              5. Matematika          4       4     4     4
              6. Sejarah             3       3     3     3
              7. Geografi            3       3     3     3
              8. Ekonomi             6       6     6     6
              9. Sosilogi            3       3     3     3
              10. Seni Budaya        2       2     2     2
              11. Pendidikan
                   Jasmani,          2       2     2     2
                  Olahraga dan
                  Kesehatan
              12.Teknologi
                  Informasi dan      2       2     2     2
                  Komunikasi.
              13.Keterampilan/       2       2     2     2    Wira Usaha
                  Bahasa Asing
          B. Muatan Lokal            2       2     2     2    Bahasa Sunda
          C. Pengembangan Diri      2*)     2*)               Pramuka
                                                              PMR
                                                              Paskibra
                                                              Pencinta Alam
                                                              Remaja Mesjid
                                                              KIR (Karya Ilmiah
                                                              Remaja)
                                                              Volly
                                                              Basket
                                                              Sepak Bola
                                                              Boxer
                                                              Teater
                                                              Tari
                                                              English Club
                                                              Japans Club


                  Jumlah           43       43    43   43


   2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
   **) Untuk kelas XII pengembangan diri tidak diberikan dengan
       pertimbangan bahwa siswa kelas XII di hadapkan pada persiapan
       UAN.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                         13
                                         Tabel 5.
                  Struktur Kurikulum SMA kelas XI dan XII program Bahasa

                                        Alokasi Waktu
                                     Kelas XI    Kelas XII
                Komponen            Smtr Smtr Smtr Smtr           Keterangan
                                     1      2    1      2
          D. Mata Pelajaran
              1. Pendidikan          2       2     2      2     PAI
                 Agama
              2. PKn                 2       2     2      2
              3. Bahasa              5       5     5      5
                 Indonesia
              4. Bahasa Inggris      6       6     6      6
              5. Matematika          3       3     3      3
              6. Sastra Indonesia    5       5     5      5
              7. Bahasa Asing        6       6     6      6     Bhs. Jepang
              8. Antropologi         2       2     2      2
              9. Sejarah             2       2     2      2
              10. Seni Budaya        2       2     2      2
              11. Pendidikan
                   Jasmani,          2       2     2      2
                  Olahraga dan
                  Kesehatan
              12.Teknologi
                  Informasi dan      2       2     2      2
                  Komunikasi.
              13.Keterampilan        2       2      2      2    Wira Usaha
          B. Muatan Lokal            2       2      2      2    Bahasa Sunda
          C. Pengembangan Diri      2*)     2*)    **)    **)   Pramuka
                                                                PMR
                                                                Paskibra
                                                                Pencinta Alam
                                                                Remaja Mesjid
                                                                KIR (Karya Ilmiah
                                                                Remaja)
                                                                Volly
                                                                Basket
                                                                Sepak Bola
                                                                Boxer
                                                                Teater
                                                                Tari
                                                                English Club
                                                                Japanes Club


                  Jumlah            43      43    43     43


   2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
   **) Untuk kelas XII pengembangan diri tidak diberikan dengan
       pertimbangan bahwa siswa kelas XII dihadapkan pada persiapan
       UAN, kecuali bagi siswa yang mengambil Eskul English Club dan
       Japanese Club.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                           14
C. Muatan Kurikulum

   Muatan KTSP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan
   kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan
   pendidikan. Disamping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri
   termasuk ke dalam isi kurikulum.

   1. Mata Pelajaran
       Mata pelajaran beserta alokasi waktu untuk masing-masing tingkat satuan
       pendidikan berpedoman pada struktur kurikulum yang tercantum dalam
       standar isi sebagaimana telah dirumuskan pada struktur kurikulum diatas.

   2. Muatan Lokal
       Muatan lokal merupakan muatan kurikuler untuk mengembangkan
       kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk
       keunggulan daerah, yang meterinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata
       pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata
       pelajaran tersendiri. Subtansi muatan lokal ditentukan oleh satuan
       pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. Muatan lokal
       merupakan mata pelajaran, sehingga satuan pendidikan harus
       mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap
       jenis muatan lokal yang diselenggarakan. Satuan pendidikan dapat
       selenggarakan. Satuan pendidikan dapat menyelenggarakan satu mata
       pelajaran muatan lokal setiap semester. Ini berarti bahwa dalam satu tahun
       satuan pendidikan dapat menyelenggarakan dua mata pelajaran muatan
       lokal. Muatan lokal yang dikembangkandi SMA Negeri 1 Cikembar ini adalah
       Bahasa Sunda, dengan mengacu pada Peraturan Daerah Propinsi Jawa
       Barat nomor 5/PJB/ Tahun 2005.

   3. Kegiatan Pengembangan Diri
       Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan
       kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan
       mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta
       didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi
       dan atau dibimbing oleh konselor, guru atau lembaga kependidikan yang
       dapat dilakukan dalam         bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan
       pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan
       konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial,
       belajar, dan pengembangan karir peserta didik serta kegiatan kepramukaan,
       kepemimpinan dan lain-lain.
       Berbagai kegiatan Pengembangan Diri :
       a. Pembentukan Karakter Peserta Didik
          Tujuan Kegiatannya adalah mengembangkan Nilai-nilai :
          1) Religi
          2) Sportifitas
          3) Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
          Ketiga kegiatan tersebut di atas diarahkan pada terbentuknya
          pembiasaan diri siswa melalui :
          1) Kegiatan rutin, seperti : upacara, sholat berjamaah, mengucapkan
              salam, berdoa pada waktu memulai dan mengakhiri kegiatan belajar
          2) Kegiatan Spontan, seperti : membuang sampah pada tempatnya,
              membiasakan antri, berdiskusi dengan baik
          3) Kegiatan Terprogram seperti : Seminar Remaja, Kunjungan Ilmiah,
              Peringatan Hari-hari Besar
          4) Kegiatan Keteladanan seperti : Tutur kata dalam berbahasa, cara
              berpakaian /Berpenampilan, disiplin waktu

Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       15
       b. Pengembangan Potensi dan Pengekspresian Diri
          Kegiatan yang bertujuan Mengembangkan :
          1) Akademis seperti IPA, IPS, Bahasa, Teknologi Terapan, Jurnalistik
             dan keagamaan
          2) Non Akademis seperti Seni, Olah Raga dan Keterampilan

       Kegiatan tersebut dicakup pada kegiatan Ekstra Kurikuler.
       Pengembangan diri dalam bentuk ini terdiri dari :
       a. Pramuka
       b. Palang Merah Remaja (PMR)
       c. Paskibra
       d. Pencinta Alam (PASCA)
       e. Teater (Sajiwa)
       f. Seni Tari
       g. Remaja Mesjid (RM)
       h. Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)
       i. Bola Volly
       j. Basket
       k. Sepak Bola
       l. Boxer
       m. English Club
       n. Japanese Club


   4. Pengaturan Beban Belajar
       a. SMA Negeri 1 Cikembar menggunakan pengaturan beban belajar sistem
          paket.
       b. Jam pelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket
          dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Pengaturan
          alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester
          ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran dapat dilakukan secara
          fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. Satuan pendidikan
          dimungkinkan menambah maksimal 4 jam pelajaran per minggu secara
          keseluruhan.     Pemanfaatan      jam      pembelajaran     tambahan
          mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai
          kompetensi, disamping untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting
          dan tidak terdapat pada struktur kurikulum yang tercantum di dalam
          Standar Isi.
       c. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak
          terstruktur dalam sistem paket SMA Negeri 1Cikembar adalah 0% - 60%
          dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.,
          Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan
          keburtuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi.
       d. Alokasi waktu untuk praktik, dua jam kegiatan praktik di sekolah setara
          dengan satu jam tatap muka. Empat jam praktik di luar sekolah setara
          dengan satu jam tatap muka.

   5. Pendidikan Kecakapan Hidup
       Pendidikan kecakapan hidup diupayakan pelaksanaannya terintegrasi
       dengan setiap mata pelajaran.

   6. Kurikulum Berbasis Keunggulan
       a. Kurikulum berbasis keunggulan lokal berupa Bahasa Sunda
       b. Kurikulum berbasis keunggulan global meliputi TIK dan Bahasa Jepang.


Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                     16
D. Penilaian Pendidikan
   1. Penilaian Pendidikan
       Sebagaimana tercantum pada pasal ……PP 19/2005, tentang standar
       nasional pendidikan, maka ada 3 (tiga) komponen yang berkewenangan
       melakukan penilaian, yaitu (1) Pendidik, (2) Satuan Pendidikan, dan
       pemerintah.
       Penilaian yang dilakukan oleh pendidk bertujuan untuk menetapkan dan
       memperbaiki proses dari hasil belajar dalam bentuk ulangan harian, ulangan
       tengah semester, ulangan akhir semester dan ulangan kenaikan kelas.
       Sistem penilai yang digunakan mengacu pada penilaian berbasis kelas
       (PBK)
       Sesuai dengan pendekatan kurikulum yang digunakan yaitu kurikulum
       berbasis kompetensi dengan prinsip belajar tuntas, mak wujud ujian blok
       diidentikkan sebagai ulangan harian.
       Ulangan blok merupakan ulangan yang dilaksanakan setelah menyelesaikan
       satu kompetensi dasar atau lebih.
       Ulangan tengah semester merupakan ulangan yang dilaksanakan pada
       tengah semester dengan ruang lingkup materi seluruh kompetensi dasar
       yang telah diselesaikan sampai waktu tengah semester tersebut.
       Ulangan Akhir Semester merupakan ulangan yang dilaksanakan pada akhir
       semester dengan ruang lingkup materi seluruh kompetensi dasar yang telah
       diselesaikan sampai waktu akhir semester tersebut.
       Ulangan kenaikan kelas merupakan ulangan yang dilaksanakan pada akhir
       tahun pelajaran dengan ruang lingkup materi 40% materi semester 1 (satu)
       dan 60% materi semester 2 (dua).
       Ketentuan nilai raport ditetapkan berdasarkan rumus:

                                      P  Q  2R
                               NR =
                                           4
       Keterangan:
              NR     = Nilai Raport
              P      = Rata-rata komulatif ulangan harian
              Q      = Nilai Ulangan Tengah Semester
              R      = Nilai Ulangan Akhir Semester atau Nilai Ulangan Kenaikan
                       Kelas

       Penilaian oleh Satuan Pendidikan bertujuan menetapkan kompetensi lulusan
       untuk mata pelajaran yang tidak diujian nasionalkan dilaksanakan pada akhir
       jenjang pendidikan dalam bentuk ujian sekolah.
       Penilaian oleh pemerintah bertujuan menetapkan kompetensi lulusan secara
       nasional yang dilaksanakan pada akhir jenjang pendidikan dalam bentuk
       ujian nasional.


   2. Prinsip Penilaian
       a. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh,
          menganalisis, menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta



Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                      17
            didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga
            menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan
       b. penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan
          berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan
          non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja,
          pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan atau
          produk, penggunaaan portofolio, dan penilaian diri.
       c. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian:
           Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi;
           Penilaian menggunakan acuan kriteria, yaitu berdasarkan apa yang
             bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran,
             yang dilakukan untuk menentukan posisi/rangking seseorang
             terhadap kelompoknya.
           Sistem penilaian yang direncanakan adalah sistem penilaian yang
             berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih,
             kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar
             yang telah dan belum dimiliki, serta mengetahui kesulitan peserta
             didik.
           Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut, berupa
             perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remidial bagi
             peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria
             ketuntasan minimal, dan program pengayaan bagi peserta didik yang
             telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM).
           Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang
             ditempuh dengan proses pembelajaran. Sebagai contoh: jika
             pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan,
             maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan
             proses) misalnya: teknik wawancara, maupun produk/hasil melakukan
             observasi lapangan berupa informasi yang dibutuhkan.


   3. Skala Penilaian
       a. Nilai ketuntasan belajar untuk aspek pengetahuan dan praktik dinyatakan
          dalam bentuk bilangan bulat, dengan rentang 0 - 100.
       b. Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu
          kompetensi dasar berkisar antara 0 - 100%. Kriteria ideal ketuntasan
          untuk masing-masing indikator 75%.
       c. Satuan Pendidikan dapat menentukan kriteria ketuntasan minimal (KKM)
          dibawah nilai ketuntasan belajar ideal. Satuan pendidikan diharapkan
          dapat meningkatkan kriteria ketuntasan belajar secara terus-menerus
          untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal.
       d. KKM ditetapkan untuk setiap mata pelajaran oleh forum guru pada awal
          tahun pelajaran.
       e. KKM tersebut dicantumkan dalam LHB dan harus diinformasikan kepada
          seluruh warga sekolah dan orang tua siswa.
       f.   Penetapan KKM dilakukan melalui analisis kriteria ketuntasan belajar
            minimum pada setiap KD. Setiap KD dimungkinkan adanya perbedaan
            nilai KKM, dan dalam penetapannya harus memperhatikan hal-hal
            sebagai berikut:
             Tingkat kompleksitas (kesukaran/kerumitan) setiap KD yang harus
                dicapai oleh siswa.
             Tingkat kemampuan (intake) rata-rata siswa pada sekolah yang
                bersangkutan.



Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                     18
             Kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan
              pembelajaran pada masing-masing mata pelajaran pada setiap
              sekolah.

   4. Kriteria Ketuntasan Minimal
       Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu
       kompetensi dasar berkisar antara 0 s.d 100%. Kriteria ideal ketuntasan untuk
       masing-masing indikator 75%. SMA Negeri 1 Cikembar menentukan secara
       umum kriteria ketuntasan minimal ada pada rentang antara 65% - 80%
       sesuai dengan karaktristik mata pelajaran (sebagai contoh penentuan KKM
       ada pada dokumen tiga) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan
       rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam
       penyelenggaraaan pembelajaran dan diupayakan meningkat secara terus
       menerus untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal.


                                          Tabel 6.
                           Kriteria Ketuntasan Minimum Kelas X


                                                  Kriteria Ketuntasan Minimal
                     Komponen
                                            Smtr    Smtr
                                                                 Keterangan
                                             1       2
          E. Mata Pelajaran
                                             75      75
             1. Pendidikan Agama                           PAI
             2. PKn                          70      70
             3. Bahasa Indonesia             65      65
             4. Bahasa Inggris               55      55
             5. Matematika                   55      55
             6. Fisika                       60      60
             7. Biologi                      60      60
             8. Kimia                        60      60
             9. Sejarah                      65      65
             10. Geografi                    61      61
             11. Ekonomi                     55      55
             12. Sosiologi
             13. Seni Budaya                 70      70    Seni Tari & Musik
              14. Penjaskes                  70      70
             15.TIK                          60      60
             16.Keterampilan/Bahasa                        Bahasa Arab
                                             60      60
                  Asing
          B. Muatan Lokal                    60      60    Bahasa Sunda




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       19
                                         Tabel 7.
                Kriteria Ketuntasan Minimum Kelas XI dan XII program IPA

                                          Kriteria Ketuntasan Minimal
                                     Kelas XI     Kelas XII
                Komponen            Smtr Smtr Smtr Smtr        Keterangan
                                      1     2    1      2
          F. Mata Pelajaran          75     75   80    80
             1. Pendidikan                                  PAI
                 Agama
              2. PKn                 70     70   70    70
              3. Bahasa Indonesia    66     66   66    66
             4. Bahasa Inggris       56     58   56    58
             5. Matematika           55     55   55    55
             6. Fisika               60     60   60    60
             7. Biologi              55     55
             8. Kimia                65     65   65    65
             9. Sejarah              70     70   70    70
             10. Seni Budaya         60     60   60    60
              11. Penjaskes          65     65   65    65
             12.TIK                  60     60   60    60
             13.Keterampilan/                               Elektro
                                     70     70   70    70
                  Bahasa Asing
          B. Muatan Lokal            65     65   70    70   Bahasa Sunda




                                         Tabel 8
                Kriteria Ketuntasan Minimum Kelas XI dan XII program IPS


                                          Kriteria Ketuntasan Minimal
                                     Kelas XI     Kelas XII
                Komponen            Smtr Smtr Smtr Smtr        Keterangan
                                      1     2    1      2
          G. Mata Pelajaran
                                     75     75   80    80
             1. Pendidikan Agama                            PAI
             2. PKn                  70     70   70    70
             3. Bahasa Indonesia     66     66   66    66
             4. Bahasa Inggris       55     56   56    58
             5. Matematika           55     55   55    55
             6. Sejarah              65     65   65    65
             7. Geografi             62     62   62    62
             8. Ekonomi              60     60   60    60
             9. Sosilogi             70     70   75    75
             10. Seni Budaya         60     60   60    60
              11. Penjaskes          70     70   70    70
             12.TIK                  65     65   65    65
             13.Keterampilan/
                                     65     65   65    65   Wira Usaha
                 Bahasa Asing
          B. Muatan Lokal            65     65   70    70   Bahasa Sunda




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                   20
                                        Tabel 9
              Kriteria Ketuntasan Minimum Kelas XI dan XII program Bahasa
                                            Kriteria Ketuntasan Minimal
                                     Kelas XI      Kelas XII
                Komponen            Smtr Smtr     Smtr Smtr       Keterangan
                                     1      2      1      2
          H. Mata Pelajaran
                                     80     80     80     80          PAI
             1. Pendidikan Agama
             2. PKn                  70     70     70     70
             3. Bahasa Indonesia     70     70     70     70
             4. Bahasa Inggris       70     70     70    70
             5. Matematika           55     55     55     55
             6. Sastra Indonesia     65     65     65     65
             7. Bahasa Asing         65     65     65     65    Bhs. Jepang
             8. Antropologi          70     70     70     70
             9. Sejarah              65     65     65     65
             10. Seni Budaya         70     70     70     70
              11. Penjaskes          70     70     70     70
             12.TIK                  60     60     60     60
             13.Keterampilan         70     70     70     70    Wira Usaha
          B. Muatan Lokal            70     70     70     70    Bahasa Sunda



   5. Kenaikan Kelas
       Ketentuan mengenai kenaikan kelas yang berlaku di SMA Negeri 1 Cikembar
       adalah sebagai berikut :
       a. Dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran
       b. Kenaikan kelas didasarkan pada penilaian hasil belajar pada semester 2
          (dua), dengan pertimbangan seluruh SK/KD yang belum tuntas pada
          semester 1 (satu) harus dituntaskan sampai mencapai KKM yang
          ditetapkan, sebelum akhir semester 2 (dua).
       Seseorang peserta didik dinyatakan naik kelas, bila memenuhi kriteria,
       a. Hadir dalam tatap muka minimal 75 % dari jumlah tatap muka yang
          diselenggarakan,
       b. Seluruh mata pelajaran pada semester 1 sudah mencapai nilai
          ketuntasan minimal (KKM),
       c. Memperoleh nilai ketuntasan minimal baik pada penilaian akhir untuk
          seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak
          mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata
          pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan
       d. Secara kumulatif maksimum hanya mempunyai 3 mata pelajaran yang
          tidak mencapai ketuntasan, dengan catatan untuk kenaikan kelas XI ke
          kelas XII mata pelajaran tersebut bukan mata pelajaran ciri khas jurusan,
          yakni :
          1) Untuk program IPA tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada
               mata pelajaran Fisika, Kimia dan Biologi.
          2) Untuk Program IPS, tidak bolah memiliki nilai yang tidak tuntas pada
               mata pelajaran Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi.
          3) Ubtuk Program Bahasa, tidak bolah memiliki nilai yang tidak tuntas
               pada mata pelajaran Antropologi, Sastra Indonesia, dan Bahasa
               Jepang.
       e. Tidak melakukan pelanggaran berat terhadap tata tertib sekolah, seperti
          terlibat narkoba, minum minuman keras/mabuk, penganiayaan,
          perkelahian, tawuran, asusila, melacur, menghamili/dihamili



Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       21
   6. Kelulusan

       Kriteria kelulusan peserta didik pada SMA Negeri 1 Cikembar mengacu pada
       ketentuan PP 19 / 2005 pasal 72 Ayat ayat 1, yakni peserta didik dinyatakan
       lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah:
       a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
       b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir pada seluruh mata
          pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok
          kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika,
          dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan;
       c. lulus ujian sekolah (untuk seluruh yang diujikan oleh sekolah)
       d. lulus Ujian Nasional.

       Dengan catatan :
       a. menghadiri tatap muka minimal 80 %,
       b. mencapai nilai ketuntasan minimal pada penilaian akhir untuk seluruh
          mata pelajaran,
       c. lulus ujian sekolah, baik ujian untuk ranah kognitif maupun psikomotor
          atau ujian tulis dan ujian praktek


   7. Penjurusan

       1. Waktu penentuan dan pelaksanaan penjurusan
          a. Penentuan penjurusan bagi peserta didik untuk program Bahasa, IPA
             dan IPS dilakukan mulai akhir semester 2 (dua) kelas X
          b. Pelaksanaan penjurusan program dimulai pada semester 1 (satu)
             kelas XI

       2. Kriteria penjurusan program meliputi:
          a. Nilai akademik.
              Peserta didik yang naik kelas XI dan akan mengambil program
              tertentu yaitu: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau Ilmu Pengetahuan
              Sosial (IPS) atau Bahasa, boleh memiliki nilai yang tidak tuntas paling
              banyak 3 (tiga) mata pelajaran pada mata pelajaran-mata pelajaran
              yang bukan menjadi ciri khas program tersebut (lihat Struktur
              Kurikulum).
              Peserta didik yang naik ke kelas XI, dan yang bersangkutan
              mendapat nilai tidak tuntas 3 (tiga) mata pelajaran, maka nilai
              tersebut harus dijadikan dasar - dasar untuk menentukan program
              yang dapat diikuti oleh peserta didik, contoh:
                 Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Fisika, Kimia dan
                  Geografi (2 mata pelajaran ciri khas program IPA dan 1 ciri khas
                  program IPS), maka siswa tersebut secara akademik dapat
                  dimasukkan ke program Bahasa.
                 Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Bahasa
                  Indonesia, Bahasa Inggris, dan Fisika, (2 mata pelajaran ciri khas
                  Bahasa dan 1 ciri khas IPA), maka siswa tersebut secara
                  akademik dapat dimasukan ke program IPS.
                 Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Ekonomi,
                  Sosiologi, dan Bahasa Inggris (2 mata pelajaran ciri khas program
                  IPS dan satu ciri khas program Bahasa), maka peserta didik



Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                         22
                  tersebut secara akademik dapat dimasukan ke dalam program
                  IPA
                 Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Fisika, Ekonomi,
                  dan Bahasa Indonesia (mencakup semua mata pelajaran yang
                  menjadi ciri khas ketiga program), maka peserta didik tersebut
                  perlu diperhatikan prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor mata
                  pelajaran yang menjadi ciri khas program IPA (Fisika, kimia,
                  Biologi) dibandingkan dengan mata pelajaran yang menjadi ciri
                  khas program IPS (Ekonomi, Geografi, Sosiologi) dan
                  dibandingkan dengan mata pelajaran yang menjadi ciri khas
                  program Bahasa (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris).
                  Perbandingan nilai perstasi siswa dimaksud dapat dilakukan
                  melalui program raaemidial dan diakhiri dengan ujian. Apabila nilai
                  dari setiap mata pelajaran yang menjadi ciri khas program
                  penentu ada nilai prestasi yang lebih unggul daripada program
                  lainnya, maka siswa tersebut dapat dijuruskan ke program yang
                  nilai prestasinya lebih unggul tersebut. Apabila antara minat dan
                  prestasi ketiga aspek tidak cocok/sesuai, wali kelas dengan
                  pertimbangan masukan guru Bimbingan dan Konseling dapat
                  memutuskan program apa yang dapat dipilih oleh peserta didik.

          b. Memperhatikan hasil Psikotest
              Psikotest dilakukan oleh lembaga yang mempunyai kewenangan dan
              bersertifikasi.

          c. Minat Peserta Didik
              Untuk mengetahui minat peserta didik dapat dilakukan melalui
              angket/kuesioner dan wawancara, atau cara lain yang dapat
              digunakan untuk mendeteksi minat bakat.

          d. Harapan Orang Tua
             Salah satu pendukung lain yang turut dipertimbangkan adalah
             harapan orang tua terhadap jurusan/program pilihan putra-putrinya.
             Dilaksanakan melalui Angket Harapan Orang Tua atau konsultasi


       3. Bagi peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk masuk ke semua
          program, diberi kesempatan untuk pindah jurusan apabila siswa tidak
          cocok pada program semula atau tidak sesuai dengan kemampuan dan
          kemajuan belajarnya. Sekolah harus memfasilitasi agar peserta didik
          dapat mencapai standar kompetensi dasar yang harus dimiliki di kelas
          baru.
       4. Batas waktu untuk pindah program ditentukan oleh sekolah paling lambat
          1 (satu) bulan.
       5. Satuan pendidikan dapat menambah kriteria penjurusan sesuai dengan
          karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan.


   8. Pindah Sekolah
       1. Sekolah memfasilitasi adanya peserta didik yang pindah sekolah:
          a. Antar sekolah pelaksana KTSP.
          b. Antara sekolah pelaksana Kurikulum 2004 dengan sekolah pelaksana
             KTSP.



Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                         23
       2. Untuk pelaksanaan pindah sekolah lintas Provinsi/Kabupaten/Kota,
          dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota
          setempat.
       3. Sekolah dapat menentukan persyaratan pindah/mutasi peserta didik
          sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah, anatara lain
          mencakup hal-hal sebagai berikut :
          a. Menyesuaikan bentuk laporan hasil belajar (LHB) dari sekolah asal
             sesuai dengan bentuk raport yang digunakan di SMA Negeri 1
             Cikembar
          b. Melakukan tes atau program matrikulasi bagi siswa pindahan.




E. Pnilaian pada Rintisan Sekolah Kategori Mandiri (SKM)
   Kelas X Tahun Ajaran 2008/2009

   1. Standar Penilaian Pendidikan
      Sekolah melaksanakan penilaian pendidikan melalui proses pengumpulan
      dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar
      peserta didik. Penilaian mengacu pada prinsip penilaian dengan
      menggunakan teknik dan instrumen penilaian yang sesuai berdasarkan
      mekanisme dan prosedur penilaian terstandar. Penilaian dilakukan oleh
      pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah. Aspek dan indikatornya
      adalah:

       1. Perangkat Penilaian
          a. Menyusun perangkat penilaian berupa kisi-kisi, soal/bank soal, lembar
             jawaban, format penilaian dan laporan hasil belajar
          b. Menyusun rancangan jadwal pelaksanaan penilaian, remedial dan
             pengayaan
          c. Menganalisis hasil belajar peserta didik
          d. Memiliki dokumen Laporan Hasil Belajar peserta didik
       2. Pelaksanaan Penilaian
          a. Penilaian dilakukan sepanjang semester
          b. Teknik penilaian dilakukan sesuai dengan kompetensi dasar yang
             harus dikuasai peserta didik, dapat berupa tes tertulis, observasi, tes
             praktik, dan penugasan perseorangan atau kelompok
          c. Mata pelajaran selain kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
             teknologi dilakukan teknik penilaian observasi secara individual
             sekurang-kurangnya satu kali dalam satu semester
          d. Adanya upaya/program kerjasama dengan lembaga pendidikan lain,
             untuk penerbitan sertifikat kelulusan pada mata pelajaran/program
             pembelajaran tertentu yang        kelulusannya dilakukan melalui uji
             kompetensi
          e. Seluruh pendidik telah melakukan penilaian hasil belajar untuk
             memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk
             ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester,
             dan ulangan kenaikan kelas
       3. Hasil Penilaian
          a. Peserta didik minimal mencapai batas KKM
          b. Rerata nilai UN tiga tahun terakhir minimum 7,00
          c. Persentase kelulusan UN ≥ 90 % untuk tiga tahun terakhir




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       24
   2. Sistem Penilaian pada Rintisan Sekolah Kategori Mandiri

       Dalam pelaksanaan program SKM dilakukan penilaian yang berkelanjutan
       untuk memperoleh informasi tentang kemajuan dan keberhasilan belajar
       peserta didik. Pada setiap tahap pembelajaran dilakukan penilaian. Penilaian
       ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi tentang pencapaian dan
       kemajuan belajar peserta didik pada setiap tahap atau unit pembelajaran
       yang didasarkan pada kriteria keberhasilan tertentu (tingkat ketuntasan
       belajar). Hasil penilaian ini digunakan sebagai dasar untuk menentukan
       peserta didik yang boleh melanjutkan ke materi pelajaran berikutnya dan
       peserta didik yang perlu mendapat layanan perbaikan/remedial (Depdiknas,
       2001).

       Untuk pengajaran perbaikan juga diadakan penilaian yang hasilnya
       digunakan untuk menentukan apakah peserta didik yang bersangkutan telah
       berhasil mencapai tingkat penguasaan yang dipersyaratkan untuk bisa
       melanjutkan pada materi selanjutnya. Jika pencapaiannya selalu tidak sesuai
       dengan persyaratan yang telah ditetapkan untuk sebagian besar mata
       pelajaran maka perlu dipertimbangkan kemungkinan untuk kembali pada
       program biasa.

       Penilaian juga diadakan untuk memperoleh informasi tentang sejauh mana
       penguasan materi pelajaran yang diberikan dan keberhasilan peserta didik
       dalam mengikuti program belajar. Penilaian ini mencakup aspek penguasan
       mata pelajaran dan aspek lainnya seperti; kematangan psikologis,
       kegairahan dan kejenuhan, kesiapan program itu sendiri termasuk faktor
       masukan (input) dan proses dalam program tersebut. Hasil penilaian
       digunakan antara lain untuk penentuan pencapaian kompetensi,
       penyempurnaan program, pelayanan baik dalam kegiatan pembelajaran
       maupun pelayanan lainnya.

       Penilaian sangat dibutuhkan untuk mengukur tingkat kemampuan dalam
       mengikuti pembelajaran pada SKM, perkembangan intelektual maupun
       emosional peserta didik seperti kematangan psikologis, kegairahan,
       kejenuhan dan sebagainya, dengan memperhatikan beberapa hal sebagai
       berikut :
       1. Pencapaian kompetensi diukur melalui tes kinerja yang dilakukan secara
           menerus (continuous) menggunakan metode pengamatan, pemberian
           tugas, dan ujian tulis.
       2. Prestasi belajar dinilai dengan skala skor 0 – 100 yang dinyatakan dalam
           kategori A; B; C; D dan E dengan konversi bobot 4; 3; 2; 1dan 0.
       3. Peserta didik yang sudah memperoleh layanan khusus namun tetap
           belum mencapai skor (kompetensi) minimal pada mata pelajaran wajib
           harus mengambil ulang pada semester berikutnya, sedangkan untuk
           mata pelajaran pilihan boleh mengganti dengan pilihan lain pada
           semester berikutnya.
       4. Peserta didik dinyatakan lulus SMA bila telah menyelesaikan total kredit
           minimal sebesar 120 SKS dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal
           2,00 dari IPK maksimal 4,00.
       5. Peserta didik yang memiliki IPK < 2,00 dari batas kelulusan 2,00 harus
           mengulang beberapa mata pelajaran wajib dan atau mengambil mata
           pelajaran pilihan lain pada semester berikutnya.
       6. Sekolah melaporkan kemajuan belajar setiap peserta didik tersebut
           kepada orang tua peserta didik sebelum diberikan kepada peserta didik
           yang bersangkutan.
       7. Orang tua dari peserta didik yang memiliki IP semester < 2,50 diberitahu
           dan diundang ke sekolah untuk menyusun rencana pemecahannya.



Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       25
                                  BAB IV
                            KALENDER PENDIDIKAN


Kalender pendidikan disusun dan disesuaikan setiap tahun oleh sekolah
untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu belajar
mengacu pada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah,
karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta
ketentuan dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah.
Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu
tahun ajaran adalah sebagai berikut:


1. Permulaan Tahun pelajaran
   Permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari Senin minggu ke tiga bulan Juli,
   atau apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaaan tahun
   pelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur.
   Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 3 (tiga) hari dengan
   pengaturan segabai berikut :
    Kelas X melaksanakan Masa Orientasi Pengenalan Sekolah (MOPS)
    Kelas XI dan XII melaksanakan daftar ulang (registrasi).


2. Waktu Belajar

   Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran
   menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua)

   Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 6 (enam) hari, yaitu:


                    HARI                    WAKTU BELAJAR

                  Senin             07.00 - 15.00
                  Selasa            07.15 - 15.30
                  Rabu              07.15 - 15.30
                  Kamis             07.15 - 15.30
                  Jumat             07.15 - 15.30
                  Sabtu             Kegiatan Pengembangan diri

   Disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan sekolah, waktu pembelajaran
   efektif belajar ditetapkan sebanyak 34 minggu setiap tahun pelajaran.


3. Kegiatan Tengah Semester
   Kegiatan tengah semester direncanakan selama 5 hari. Kegiatan tengah
   semester akan diisi oleh peserta didik untuk melaksanakan tes akademik dan
   dilanjutkan pelaksanaan Pekan Olahraga dan Pentas Seni.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                   26
4. Libur sekolah
   Libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah, pemerintah pusat,
   provinsi, dan kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di
   sekolah.
   Sekolah mengambil kebijakan hari libur sebagai berikut:
      Libur Awal Puasa           : 01 September – 04 September 2008
      Libur Semester 1           : 02 Januari – 08 Januari 2009
      Libur Semester 2           : 22 Juni – 29 Juli 2009

   Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain:
      Tahun Baru
      Idul Adha
      Tahun Baru Imlek
      Tahun Baru Hijriah
      Hari Raya Nyepi
      Maulid Nabi Muhamad SAW
      Wafat Isa Al Masih
      Hari Raya Waisak
      Kenaikan Isa Al Masih
      Hari Kemerdekaan RI
      Isra „Miraj Nabi Muhammad SAW
      Idul Fitri dan Cuti Bersama
      Hari Raya Natal dan Tahun Baru


5. Jadwal Kegiatan
   Rencana Kegiatan sekolah tahun pelajaran 2008/2009 adalah sebagaimana
   tertera pada tabel 10 berikut:

 NO          JENIS KEGIATAN                 PELAKSANAAN          KETERANGAN
 01    Rapat Persiapan PSB                  23 Juni 2008
       Penerimaan Peserta Didik Baru        30 Juni – 05 Juli
 02
                                            2008
 03    Rapat Persiapan KBM Smtr – 1         11 Juli 2008
       Hari pertama Tahun Ajaran
 04                                         14 Juli 2008
       2006/2007
 05    Masa Orientasi kelas X               14 – 16 Juli 2008
                                            Setiap hari Senin
 06    Rapat Koordinasi TU                                       1 x 1 bulan
                                            minggu kedua
                                            Setiap hari Senin
 07    Rapat Koordinasi Wali Kelas                               1 x 1 bulan
                                            minggu kedua
       Rapat Koordinasi Pembina OSIS        Setiap hari Senin
 08                                                              1 x 1 bulan
                                            minggu kedua
                                            Setiap hari Senin
 09    Rapat Koordinasi Wakil & Staf                             1 x 1 bulan
                                            minggu kedua
       Rapat Pleno Komite (Orang Tua
 10                                         27 Juli 2008
       peserta didik baru)
 11    Peringatan Kemerdekaan RI            17 Agustus 2008      Upacara
 12    Mid Semester 1                       15 –20 Sept 2008
 13    Remidial/Pengayaan                   22 - 24 Okt 2008     Diluar jam intra
                                                                 Peserta didik
 14    Pelatiahan TIK (Guru & Staf)         2-5 Januari 2009
                                                                 diliburkan
 15    Libur Awal Puasa                     01 – 04 Sept. 2008
       Libur Idul Fitri                     29 Sept s.d 04 Okt
 16
                                            2008

Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                           27
 17    Ujian Semester 1                     09 – 15 Des 2008
 18    Remidial/Pengayaan                   16 -18 Des 2008       Diluar jam intra
       Rapat evaluasi Smtr 1 dan
 19                                         12 Januari 2009
       Persiapan Smtr 2
 20    Pembagian LHB                        28 Des 2008
       Libur Semester 1                     29 Des 2008 s.d 04
 21
                                            Jan 2009
 22    Hari pertama semester 2              05 Januari 2009
       Pemantapan Pembelajaran Kelas        12 Jan s.d 12 April
 23
       XII                                  2009
 24    Mid Semester 2                       13 – 18 Maret 2009
 25    Remidial                             20 – 25 Maret 2009    Diluar jam intra
       Rapat Pembentukan Panitia
 26                                         1 April 2009
       US/UN
 27    Ujian Praktik                        13 – 18 April 2009    Perkiraan
 28    Ujian Tulis Sekolah                  19 – 21 April 2009    Perkiraan
 29    Ujian Tulis Nasional                 24 – 26 April 2009    Perkiraan
 30    Ujian Semester 2                     25 – 30 Mei 2009
 31    Remidial/Pengayaan                   2 – 5 Juni 2009       Diluar jam intra
 32    Rapat Kelulusan                      16 Juni 2009
 33    Rapat Kenaikan Kelas                 25 Juni 2009          Perkiraan
 34    Pembagian LHB                        29 Juni 2009
 35    Pemilihan Wakasek                    15 Mei 2009
 36    Rapat Kerja Sekolah                  2-4 Juli 2009

Catatan: Perubahan kalender disesuaikan dengan ketentuan kalender pendidikan
yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan atau kalender
nasional (untuk penentuan hari libur nasional dan keagamaan)




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                            28
                                  BAB V
                           PENGEMBANGAN SILABUS


A. Pengertian Silabus
   Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata
   pelajaran tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar,
   materi pokok/pembelajaran, indikator ketercapaian kompetensi untuk penilaian,
   alokasi waktu dan sumber belajar


B. Prinsip Pengembangan Silabus
   1. Ilmiah
      Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus
      benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
   2. Relevan
      Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam
      silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisisk, intelektual, sosial,
      emosional dan spiritual peserta didik.
   3. Sistematis
      Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam
      mencapai kompetensi.
   4. Konsisten
      Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat azas) antara kompetensi dasar,
      indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar
      dan sistem penilaian.
   5. Memadai
      Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber
      belajar dan sitem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi
      dasar.
   6. Aktual dan konstektual
      Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber
      belajar dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi
      dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa terjadi.
   7. Fleksibel
      Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta
      didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan
      tuntutan masyarakat.
   8. Menyeluruh
      Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif
      dan psikomotor)


C. Unit Waktu Silabus
   1. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang
      disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di
      tingkat satuan pendidikan.
   2.   Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per
        semester, per tahun, dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang
        sekelompok.


Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                    29
   3. Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus
      sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk mata
      pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada komponen kurikulum.


D. Cara Pengembangan Silabus
   Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh para guru secara mandiri atau
   berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah, kelompok
   Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) pada atau Pusat Kegiatan Guru
   (PKG) dan Dinas Pendidikan.
   1. Disusun secara mandiri oleh guru apabila guru yang bersangkutan mampu
      mengenali karakteristik peserta didik, kondisi sekolah dan lingkungannya.
   2. Apabila guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan
      pengembangan silabus secara mandiri, maka pihak sekolah dapat
      mengusahakan untuk membentuk kelompok guru mata pelajaran untuk
      mengembangkan silabus yang akan digunakan oleh sekolah tersebut.
   3. Sekolah yang belum mampu mengembangkan silabus secara mandiri,
      sebaiknya bergabung dengan sekolah-sekolah yang lain melalui forum
      MGMP/PKG untuk bersama-sama mengambangkan silabus yang akan
      digunakan oleh sekolah-sekolah dalam lingkup MGMP/PKG.
   4. Dinas Pendidikan / Departemen yang menangani urusan pemerintah di
      bidang agama setempat dapat memfasilitasi penyusunan silabus dengan
      membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru berpengalaman di
      bidangnya masing-masing.


E. Langkah-langkah Pengembangan Silabus

   1. Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
      Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran sebagai
      mana tercantum pada Standar Isi dengan memperhatikan hal-hal sebagai
      berikut :
      a. urutan berdasarkan hierarki, konsep, disiplin ilmu, dan/atau tingkat
          kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di
          Standar Isi;
      b. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata
          pelajaran;
      c. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata
          pelajaran.

   2. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran
       Mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran yang menunjang pencapaian
       kompetensi dasar dengan mempertimbangkan :
       a. potensi peserta didik:
       b. relevansi dengan karakeristik daerah:
       c. tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual
          peserta didik:
       d. ketermanfaatan pada peserta didik;
       e. struktur keilmuan;
       f. aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;
       g. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan
       h. alokasi waktu.



Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                      30
   3. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
       Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar
       yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik,
       peserta didik dengan guru, lingkungan dan sumber belajar lainnya dalam
       rangka pencapaian kompetensi dasar. Peengalaman belajar yang dimaksud
       dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang
       bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar memuat
       kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.
       Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kegiatan
       pembelajaran adalah sebagai berikut :
       a. Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para
          pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses
          pembelajaran secara profesional,
       b. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan
          oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar,
       c. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki
          konsep pembelajaran,
       d. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal
          mengandung dua unsur ciri yang mencerminkan pengelolaan
          pengalaman belajar siswa, yaitu kegiatan siswa dan materi.


   4. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi
       Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan
       indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam
       bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap,
       penilaian hasil karya, berupa tugas, proyek dan atau produk, penggunaan
       portofolio, dan penilaian diri.
       Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis
       dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang
       dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi
       informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.
       Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian :
       a. Penilaian diarahlkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.
       b. Penilaian menggunakan acuan kriteria ; yaitu berdasarkan apa yang bisa
          dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan
          bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.
       c. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan.
          Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya
          dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan
          yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik.
       d. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut
          berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedial
          bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria
          ketuntasan.
       e. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang
          ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya jika pembelajaran
          menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan, maka evaluasi
          harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya tehnik
          wawancara, maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan berupa
          informasi yang dibutuhkan.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                         31
   5. Penentuan Jenis Penilaian
       Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada
       jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan
       mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat
       kesulitan dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang
       dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rata untuk
       menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang
       beragam.


   6. Menentukan Alokasi Waktu
       Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk
       kegiatan pembelajaran, yang berupa media cetak dan elektronik, nara
       sumber serta lingkungan fisik, alam, sosial dan budaya.
       Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan
       kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran,
       dan indikator pencapaian kompetensi.



F. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pengembangan Silabus

   1. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia harus mencakup empat aspek,
      yaitu mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis, sedangkan
      pelaksanaannya terintegrasi.
   2. Pembalajaran materi kebahasaan dan kesastraan terintegrasi kedalam
      empat aspek ketrampilan berbahasa sebagaimana tersebut di atas.
   3. Penentuan alokasi waktu harus memperlihatkan jumlah jam yang tersedia
      dalam satu semester atau satu tahun.
   4. Alokasi waktu setiap kompetensi dasar harus memperhatikan kedalaman dan
      keluasan materi pembelajaran
   5. Kompetensi dasar yang membutuhkan waktu lebih dari yang tersedia dalam
      silabus dapat dilakukan diluar jam tatap muka


G. Pengembangan Silabus Berkelanjutan
   Silabus sebagaimanan termuat dalam Buku Dua akan selalu dikembangkan
   secara periodik pada setiap jenjang tahun pelajaran baru untuk disesuaikan
   dengan perkembangan dan dinamika ilmu pengetahuan dan teknologi serta
   kebutuhan peserta didik dalam rangka menyongsong perubahan di tingkat lokal,
   nasional dan global.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                   32
                                    BAB VI
                                  PENUTUP



Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar ini disusun berdasarkan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku dan secara teknis mengacu pada panduan
penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang telah disusun dan
dirumuskan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)

Kurikulum ini akan selalu dievaluasi dan ditinjau ulang pada setiap menjelang tahun
palajaran baru untuk disesuaikan dengan perkembangan dan dinamika ilmu
pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan peserta didik dalam rangka
menyondsong perubahan tingkat local, nasional maupun global.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       33
                      BEBERAPA PENGERTIAN / ISTILAH



KURIKULUM adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan
bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

KURIKULUMM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) adalah kurikulum
operasional yangh disusun dan dilaksanakan masing-masing satuan pendidikan.
KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan
kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan dan silabus.

SILABUS adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata
pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar,
materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi
waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar
kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam suatu materi pokok/pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN merupakan bagian dari
perencanaan proses pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan
pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil
belajar.

PENUGASAN TERSTRUKTUR adalah kegiatan pembelajaran yang berupa
pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik
untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur
ditentukan oleh pendidik.

KEGIATAN MANDIRI adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman
materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk
mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta
didik

KALENDER PENDIDIKAN adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran
peserta didik selama satu tahun ajaran. Kalender pandidikan mencakup waktu
permulaan tahun ajaran, minggu efektif, waktu pembelajaran efektif, dan hari libur.

PERMULAAN TAHUN PELAJARAN adalah waktu dimulainya                         kegiatan
pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.

MINGGU EFEKTIF BELAJAR adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk
setiap tahun pelajaran.

WAKTU PEMBELAJARAN EFEKTIF adalah jumlah jam pembelajaran setiap
minggu, meliputi jumlah jam pelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk
muatan lokal, ditambah jam untuk kegiatan pengembangan diri.

WAKTU LIBUR adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan
pembelajaran terjadwal.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                       34
                             LEMBAR PENGESAHAN



                                   KTSP
                           SMA NEGERI 1 CIKEMBAR
                          TAHUN PELAJARA 2008/2009




                                            Cikembar, Juni 2008.
Ketua Komite,                               Kepala SMA Negeri 1 Cikembar,




MUHTAR MUDJIDAJAT.                          Dra. Hj. NURHIDAYATIEN, M.Pd.
                                            NIP. 130 682 798.




                                   Mengetahui,


Kepala Kanwil P dan K                       Kepala Dinas P dan K
Jawa Barat,                                 Kabupaten Sukabumi,




DR. DADANG DALLY.
NIP. 130 449 781.                           NIP.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                   35
                               KATA PENGANTAR



Puji dan syukur kami panjatkan ke Hadlirat Allah SWT. yang telah memberikan
kelancaran sehingga dapat menyelesaikan penyusunan Kurikulum SMA Negeri 1
Cikembar Tahun Pelajaran 2008/2009, yang merupakan kurikulum tingkat satuan
pendidikan di SMA Negeri 1 Cikembar.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini sesuai dengan amanat Undang-undang
Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan
Nasional, khususnya mengenai pasal-pasal yang berkaitan dengan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan dan Manajemen Berbasis Sekolah yang disesuaikan
dengan karakteristik dan budaya organisasi.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di SMA Negeri 1 Cikembar dibuat dengan
maksud agar semua kegiatan implementasi kurikulum yang meliputi pengaturan dan
pelaksanaan kegiatan kurikulum          dapat  dilaksanakan     secara  terarah,
berkesinambungan dan dapat dijadikan pedoman bagi warga sekolah serta
diharapkan dapat memberikan layanan pada peserta didik untuk mencapai target
yang telah ditentukan dalam standar pelayanan minimal di lingkungan SMA Negeri 1
Cikembar.

Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar dikembangkan dengan pertimbangan kebutuhan
peserta didik dan memperhatikan kondisi serta potensi lingkungan Kabupaten
Sukabumi.

Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar dibuat dalam 3 (tiga) dokumen yang terdiri dari :
Dokumen satu berisi tentang Visi, Misi, strategi dan Tujuan SMA Negeri 1 Cikembar,
Kerangka Dasar, Struktur Kurikulum, Beban Belajar dan Kalender Pendidikan.
Dokumen dua berisi silabus untuk semua mata pelajaran.
Dokumen tiga berisi Pengembangan Diri dan Muatan Lokal.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyusunan Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar Tahun Pelajaran 2008/2009 ini.
Kritik dan saran sangat kami harapkan demi perbaikan di masa yang akan datang.



                                            Cikembar, Juni 2008.
                                            Kepala SMA Negeri 1 Cikembar,




                                            Dra. Hj. NURHIDAYATIEN, M.Pd.
                                            NIP. 130 682 798.




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                                      36
                                   DAFTAR ISI


LEMBAR PENGESAHAN ……………………………………………………………                               i
KATA PENGANTAR …………………………………………………………………                              ii
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………                             iii

BAB I    PENDAHULUAN
         A. Latar Belakang …………………………………………………………                     1
         B. Landasan ……………………………………………………………….                        1
         C. Pengertian Kurikulum …………………………………………………                  2
         D. Tujuan Penyusunan KTSP ……………………………………………                  2
         E. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum ………………………….        2

BAB II   TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL, VISI, MISI DAN TUJUAN
         SEKOLAH
         A. Tujuan Pendidikan Nasional …………………………………………               5
         B. Visi ……………………………………………………………………..                         5
         C. Misi …………………………………………………………………….                          5
         D. Tujuan dan Strategi ……………………………………………………                  5

BAB III KERANGKA DASAR, STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
        A. Kerangka Dasar ……………………………………………………….                      7
        B. Struktur Kurikulum …………………………………………………….                   9
        C. Muatan Kurikulum ……………………………………………………..                   15
        D. Penilaian Pendidikan ………………………………………………….                 17
        E. Penilaian pada Rintisan Sekolah Kategori Mandiri (RSKM)
           Kelas X Tahun Ajaran 2008/2009 …………………………………..            24

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN ……………………………………………….                       26

BAB V    PENGEMBANGAN SILABUS ……………………………………………                      29

BAB VI PENUTUP ………………………………………………………………….                            33

LAMPIRAN-LAMPIRAN
        A. Daftar Istilah




Kurikulum SMA Negeri 1 Cikembar 2008/2009                            37

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3796
posted:2/8/2010
language:Indonesian
pages:37