Docstoc

Fisiologi Tumbuhan Lely

Document Sample
Fisiologi Tumbuhan Lely Powered By Docstoc
					I.    Judul    : Respirasi Tumbuhan

II.   Tujuan : Menentukan jumlah oksigen yang dibutuhkan pada respirasi

                   tumbuhan

III. Alat dan Bahan :

      1. Respirometer               5. Eosin

      2. Neraca ohaus               6. KOH

      3. Tisue atau kapas           7. Kecambah

      4. Vaselin

IV. Cara Kerja

      1. Memasukan kristal KOH ke dalam Respirometer.

      2. Menutup kristal KOH dengan selapis kapas agar tumbuhan yang diteliti

         tidak tersentuh kristal.

      3. Memasukan sejumlah kecambah ke dalam botol respirometer yang sudah

         diukur beratnya.

      4. Menutupi botol dengan penutup pipa berskala, kemudian tutuplah ujung

         pipa berskala dengan ujung jari selama 2-3 menit, kemudian lepaskan dan

         tutuplah dengan setetes eosin dengan menggunakan alat suntik agar tidak

         bocor olesilah penutup dengan vaselin.

      5. Menandai dan mencatat laju eosin, amati perubahannya pada setiap 5 menit.

V.    Landasan Teori

              Sebagai mahluk hidup, tumbuhan mempunyai kebutuhan yang sama

      dengan mahluk lainnya. Tumbuhan juga melakukan kegiatan hidup, seperti


                                         1
bernafas, bergerak, tumbuh, memerlukan makanan, dan berkembang biak.

Semua kegiatan hidup dalam tubuh tumbuhan dilakukan oleh organ-organ

tubuh. Organ utama dari tubuh tumbuhan, yaitu akar, batang, dan daun. Ketiga

bagian tubuh tersebut berbeda fungsi, tetapi bekerja sama melakukan suatu

fungsi tertentu.

       Bukan hanya manusia dan hewan yang bernafas. Tumbuhan pun

bernafas. Proses pernafasan pada hakikatnya untuk memperoleh energi yang

sangat penting dalam kegiatan sehari-hari. sumber energi yang digunakan oleh

tumbuhan berasal dari energi cahaya matahari. Energi cahaya matahari

ditangkap oleh zat hijau daun untuk proses fotosintesis, hasilnya disimpan

dalam wujud zat gula. Zat gula inilah yang dibakar dalam proses pernafasan.

Zat gula yang berlebih diubah menjadi bahan-bahan lain yang penting untuk

pertumbuhan dan sebagian disimpan dalam bentuk amilum.

       Dalam proses pernafasan, zat gula dibakar oleh oksigen (O2) menjadi

energi (tenaga) dengan sisa pembakaran berupa uap air (H2O) da

karbondioksida (CO2). Secara singkat dan sederhana proses bernafas (respirasi)

dalam tubuh tumbuhan adalah : gula + oksigen  tenaga + karbondioksida +

uap air. Jika ditulis dengan bahasa kimia, reaksinya menjadi :

C6H12O6 + 6O2  energi + 6CO2 + 6H2O

Dalam proses bernafas, oksigen yang dibutuhkan untuk membakar gula diambil

dari udara luar, sedangkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O) sebagai

hasil samping dari respirasi akan dikeluarkan dari tubuh ke udara luar.



                                    2
            Sisa pembakaran zat         gula   yang tadi telah disebutkan     yaitu

    karbondioksida dan air, akan dikeluarkan dari tubuh tumbuhan. Kedua zat

    tersebut ke luar dari tumbuhan melalui bagian tubuh yang disebut mulut daun

    (stomata) dan lentisel. Selain digunakan untuk melepas air dan CO2, stomata

    dan lentisel juga digunakan untuk tempat masuknya oksigen dan CO2 dari luar.

    Keluar masuknya zat-zat tersebut dilakukan secara difusi. Stomata terletak pada

    permukaan daun, umumnya dipermukaan daun bagian bawah.

            Semua tumbuhan, baik yang hidup di darat, maupun di air dan di air

    payau dapat melakukan pernafasan yang sama baiknya. Semua pertukaran gas,

    yaitu stomata, lentisel, atau alat khusus berupa batang berongga dan akar lutut.

    Selain pernafasan, di dalam tubuh tumbuhan pun terjadi pengangkutan air dan

    zat-zat makanan.

VI. Hasil Pengamatan

    Tabel Pengamatan

            Macam/Bagian                         Jarak yang ditempuh     Rata-     Rata-
      No.     Tumbuhan        Beratnya                   eosin           rata/    rata/gr
             yang diamati                       5’    10’     15’  20’   menit    /menit
      1.    Kecambah             3 gr          0,23 0,40 0,45 0,50       0,079     0,237



VII. Pertanyaan

    1. Mengapa botol respirometer tidak boleh dipegang selama percobaan ?

    2. Mengapa bagian yang berwarna hijau harus dibuang ?

    3. Apa guna dalam percobaan tersebut ?



                                          3
     Jawaban :

     1. Karena akan mempengaruhi kerja laju eosin selama percobaan berlangsung.

     2. Karena pada bagian yang hijau dapat melakukan fotosintesis

     3. Respirasi pada tanaman

VIII. Kesimpulan

            Hasil percobaan di atas disimpulkan bahwa respirasi bertujuan untuk

     memperoleh energi yang dibutuhkan untuk memperoleh makanan berupa air

     dan karbondioksida.




                                       4
                             DAFTAR PUSTAKA


Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1994, Kurikulum Sekolah Lanjutan
        Tingkat Pertama (GBPP) Bidang Studi Biologi, Jakarta : Depdikbud.

Tanjung, D. dkk, 1993/1994, Anatomi Fisiologi Tumbuhan, Jakarta : Depdikbud.




                                       5
        LAPORAN PRAKTIKUM
        FISIOLOGI TUMBUHAN
       “RESPIRASI TUMBUHAN”




                  Disusun oleh :

       Tarisniyati Darisman        002154238
       Lely Sulistiowati           002154224
       Ai Rini Handayani           002154180
       Siti Artini                 002154345
       Novie Megawati              002154289
       Devie Iryanti               002154138
       Deni Abdilah                002154085
       Beni Wahyuna                002154022




   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
        UNIVERSITAS SILIWANGI
            TASIKMALAYA
                2002


                        6

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:6572
posted:2/6/2010
language:Indonesian
pages:6