Docstoc

Contoh Silabus Bahasa Indonesia I-Landscape - DOC - DOC

Document Sample
Contoh Silabus Bahasa Indonesia I-Landscape - DOC - DOC Powered By Docstoc
					                                                                                 Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran 9

                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 1.       Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui
                              mendengarkan Informasi (siaran berita dan nonberita) melalui media elektronik dan cerita yang
                              disampaikan secara langsung atau rekaman dan menanggapinya.

                                                                                                            Penilaian                     Alokasi    Sumber/
                      Materi Pokok dan
 Kompetensi Dasar                           Pengalaman Belajar            Indikator         Jenis        Bentuk                            waktu      Bahan/
                     Uraian Materi Pokok                                                                            Contoh Instrumen
                                                                                           Tagihan     Instrumen                          (menit)      Alat
 1.1 Mendengarkan Siaran Radio/                Menemukan isi          Mencatat isi atau Tugas        Lembar       Terlampir             2 x 45          A
     siaran atau    televisi: nonberita         atau pesan pokok        pesan pokok       Individu     Pengamatan (hal.48)
     informasi dari                             yang terdapat           yang terdapat
     media                                      dalam siaran            dalam siaran
     elektronika,                               radio/ televisi         radio dan atau
     tuturan                                    yang didengar .         televisi.
     langsung,                                  (kecakapan
     atau                                       hidup:
     pembacaan                                  mengidentifikasi
     teks, dan                                  variabel).
     memberikan
     tanggapan.                                Menyampaikan           Menyampaikan
                                                secara lisan isi        secara lisan isi
                                                atau pesan yang         atau pesan yang
                                                didengarkan             didengarkan
                                                melalui siaran          melalui siaran
                                                radio dengan            radio/ televisi
                                                lafal yang tepat.       dengan lafal
                                                (kecakapan              yang tepat.
                                                hidup:
                                                kecakapan
                                                komunikasi
                                                lisan).


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                          55
                                                                             Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                                                                        Penilaian                      Alokasi    Sumber/
                       Materi Pokok dan
 Kompetensi Dasar                           Pengalaman Belajar        Indikator         Jenis        Bentuk                             waktu      Bahan/
                      Uraian Materi Pokok                                                                       Contoh Instrumen
                                                                                       Tagihan     Instrumen                           (menit)      Alat
                                               Menyusun isi       Menuliskan isi                 Unjuk
                                                siaran televisi     siaran radio/                  Kerja
                                                dalam beberapa      televisi dalam
                                                kalimat dengan      beberapa kalimat
                                                menggunakan         dengan
                                                ejaan secara        menggunakan
                                                benar.              ejaan secara
                                                (kecakapan          benar.
                                                hidup:
                                                kecakapan
                                                menghubungkan
                                                variabel).



Sumber:
A. Disesuaikan dengan siaran radio/ televisi nonberita di masing-masing sekolah

Lampiran contoh instrumen

1.     Disajikan siaran radio/ televisi nonberita secara langsung atau rekaman, siswa mendengarkan siaran tersebut!
2.     Catatlah isi atau pesan pokok dari siaran radio/ televis tersebut!
3.     Sampaikan secara lisan isi atau pesan tersebut dengan lafal dan intonasi yang tepat!
4.     Tulislah isi siaran radio/ televisi yang Anda dengar dalam beberapa kalimat dengan menggunakan bahasa yang efektif dan EYD
       secara benar

Model Penskoran Portofolio


     No.   Menulis Laporan Siaran Radio/ Televisi yang didengar                                              Bobot Maksimal                Skor
     1.    Ditulis dengan tulisan rapi, cukup, kurang                                                               2
     2.    Isi yang diungkapkan lengkap, cukup lengkap, kurang lengkap                                              4
     3.    Bahasa yang digunakan efektif, cukup efektif , kurang efektif (sesuai dengan EYD)                        4
                                                  Jumlah                                                            10




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                      56
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 2.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                              nonsastra melalui memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita, memberikan
                              tanggapan mendiskusikan berbagai masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung
                              suatu gagasan.

  Kompetensi      Materi Pokok                                                                         Penilaian                      Alokasi     Sumber/
    Dasar          dan Uraian       Pengalaman Belajar              Indikator          Jenis          Bentuk            Contoh         waktu       Bahan/
                  Materi Pokok                                                        Tagihan       Instrumen         Instrumen       (menit)       Alat
 2.1 Memper-       Kalimat         Secara bergiliran          Menggunakan        Pertanyaan     Unjuk Kerja     Perkenalkanlah     2 x 45    Membina
     kenalkan       baku untuk       siswa bertindak             kalimat baku       Lisan.                         pembicara                    Kompetensi
     diri dan       perkenalan       sebagai moderator           untuk                                             dalam diskusi                Berbahasa
     orang lain     diri             dalam diskusi.              memperkenalka                                     dengan                       dan Sastra
     di dalam                        (kecakapan hidup:           n pembicara                                       menggunakan:                 Indonesia
     forum          Lafal dan       Kesadaran akan              dalam diskusi                                     - kalimat yang
     resmi..         Intonasi        potensi diri)               atau acara                                           baku
                     kalimat       .                             resmi yang lain,                                  - kosakata
                     untuk          Moderator                   misalnya                                            yang
                     perkenalan      memperkenalkan              sebagai                                             tepat
                                     pembicara dengan            moderator dan                                       lafal,
                                     menggunakan                 atau pembawa                                        intonasi,
                                     kalimat baku.               acara.                                              dan jeda
                                     (kecakapan hidup:                                                               yang
                                     komunikasi lisan).                                                              tepat.

                                    Memilih kosakata          Memilih
                                     yang sesuai dengan         kosakata yang
                                     konteks dan situasi.       sesuai dengan
                                     (kecakapan hidup:          konteks dan
                                     mengidentifikasi           situasi.
                                     variabel).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         57
                                                                                 Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


  Kompetensi      Materi Pokok                                                                          Penilaian                      Alokasi     Sumber/
    Dasar          dan Uraian       Pengalaman Belajar               Indikator          Jenis          Bentuk            Contoh         waktu       Bahan/
                  Materi Pokok                                                         Tagihan       Instrumen         Instrumen       (menit)       Alat
                                    Menggunakan jeda/             Menggunakan
                                     tanda perhentian               jeda/tanda
                                     kalimat dengan                 perhentian.
                                     tepat. (kecakapan              kalimat dengan
                                     hidup: komunikasi              tepat
                                     lisan).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                          58
                                                                                 Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 2.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                              nonsastra melalui memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita, memberikan
                              tanggapan mendiskusikan berbagai masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung
                              suatu gagasan.

                Materi Pokok dan                                                                        Penilaian                      Alokasi     Sumber/
 Kompetensi
                 Uraian Materi           Pengalaman Belajar          Indikator           Jenis         Bentuk           Contoh          waktu       Bahan/
   Dasar
                     Pokok                                                              Tagihan      Instrumen        Instrumen        (menit)       Alat
 2.2 Menceri-   Cerita pengalaman        Secara bergiliran        Menyampaikan      Pertanyaan    Unjuk           Berceritalah        2 x 45   Membina
     takan      (yang lucu,               siswa bercerita           secara lisan      Lisan         Kerja           tentang                      Kompetensi
                menggembirakan,           pengalaman pribadi        pengalaman                                      pengalaman                   Berbahasa
 berbagai       mengharukan,              (yang lucu,               pribadi yang                                    yang lucu,                   dan Sastra
     penga-     dsb.).                    menyenangkan, atau        lucu,                                           menyenangkan,                Indonesia
     laman.                               mengharukan)              menyenangkan                                    atau
                                          dengan                    ,                                               mengharukan,
                                          menggunakan:              mengharukan,                                    dengan
                                          - pilihan kata dan        dsb. dengan                                     memperhatikan:
                                             ekspresi secara        pilihan kata                                    - pilihan kata/
                                             tepat.                 dan ekspresi                                      kosakata
                                          - Menggunakan             secara tepat.                                   - ekspresi.
                                             kosakata sesuai
                                             dengan situasi        Menggunakan
                                             dan konteks.           kosakata
                                             (kecakapan             sesuai dengan
                                             hidup:                 situasi dan
                                             berkomunikasi          konteks.
                                             lisan).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                          59
                                                                                  Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                        CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 2.         Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                                nonsastra melalui memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita, memberikan
                                tanggapan mendiskusikan masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung suatu
                                gagasan.

                   Materi Pokok                                                                              Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian         Pengalaman Belajar                 Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
 2.3 Mendisku-    Teks berita        Mencari artikel, atau          Menyampaikan         Pertanyaan      Jawaban          Terlampir      4 x 45        A
     sikan        yang berisi         buku. (kecakapan                ringkasan berita,    Lisan           Singkat          (hal.54)
     masalah      informasi           hidup: kesadaran akan           artikel, atau buku                                                                 B
     yang         aktual              potensi diri).                  dalam forum diskusi.
     ditemukan    (Misalnya:
     dari         AIDS/ HIV,                                         Menanggapi
     berbagai     SARS).             Membaca berita,                 ringkasan isi berita,
     berita,                          artikel atau buku.              artikel, atau buku
     artikel,     Makna kata          (kecakapan hidup:               yang disampaikan
     atau buku,   sulit dalam         Menggali informasi).            oleh peserta diskus.
     menemukan    teks/bacaan.
     makna                           Membuat ringkasan.             Menyampaikan sikap
     kata-kata                        (kecakapan hidup:               setuju dan
     sulit,                           komunikasi lisan).              ketidaksetujuan
     memberi-                                                         dalam beberapa
     kan                                                              kalimat secara lisan.
     tanggapan.
                                     Menyampaikan                   Memberikan bukti-
                                      ringkasan berita, artikel,      bukti, fakta,
                                      atau buku dalam forum           argumen-argumen,
                                      diskusi kelompok.               dsb. yang
                                      (kecakapan hidup:               mendukung untuk
                                      komunikasi lisan).              memperkuat
                                                                      tanggapan.


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                            60
                                                                                  Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia



                   Materi Pokok                                                                              Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian         Pengalaman Belajar                 Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat

                                     Menangpapi (setuju/            Mengajukan saran
                                      tidak setuju) ringkasan         dan pemecahan
                                      tersebut dengan                 masalah terhadap
                                      memberikan argumen              ringkasan isi yang
                                      yang kuat. (kecakapan           disampaikan
                                      hidup: menghubungkan            tersebut.
                                      variabel).

                                     Membahas makna kata-  Menyelaraskan
                                      kata sulit dengan      perbedaan pendapat
                                      menggunakan kamus.     yang muncul dalam
                                      (kecakapan hidup:      diskusi.
                                      menggali informasi).

                                     Menyimpulkan hasil             Membahas
                                      diskusi secara lisan.          makna kata-kata
                                      (kecakapan hidup:              yang sulit dalam
                                      mengambil keputusan).          teks/bacaan
                                                                     yang didiskusikan.


Buku Sumber:
A. Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas I
B. Kompas




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                           61
                                                                          Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

1.   Sampaikan ringkasan berita di bawah ini dalam forum diskusi untuk ditanggapi!

                                                                Isu Bom di Bandara

     Salah satu pesawat dari suatu bandara menuju bandara lain batal diberangkatkan. Gagal diberangkatkan karena petugas bandara
mendapat berita adanya ancaman bom.
     Petugas penerima informasi mengatakan bahwa pada salah satu barang kargo di pesawat tersebut terdapat bom. Mendengar
berita ini, suasana yang tadinya tenang menjadi gelisah. Wajah petugas tampak cemas dan hampir semua orang yang berada di
bandara terlihat was-was. Akibatnya, tim Jihandak Polri harus didatangkan ke lokasi.
     Massa yang ada di sekitar bandara dijauhkan dari lokasi bom untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini dilakukan
untuk mengurangi kepanikan petugas dalam melakukan tugasnya, dan memberikan ketenangan kepada mereka dalam mencari
pemecahan masalah.
     Ternyata, kabar itu tidak benar. Wajah petugas yang kusut menerima berita tersebut langsung menjadi cerah. Secara spontan
mereka bersalaman. Ruangan yang tadinya mereka rasakan sempit, sekarang menjadi lega. Betapa tidak, andaikata benar berita it u,
mereka akan menghadapi dua hal, yaitu berhasil berarti hidup, sedangkan gagal berarti mati.

                                                                                                                                             Kompas

2.   Tanggapilah (setuju/tidak setuju ringkasan di atas! dengan memberikan argumen yang kuat!
3.   Berilah saran untuk memperbaiki ringkasan tersebut!
4.   Bahaslah makna kata-kata sulit di bawah ini yang terdapat dalam berita di atas!
     a. Tim Jihandak Polri harus didatangkan ke lokasi
     b. Sebagai peringatan, mereka diberi sanksi.
     c. Penskoran untuk beberapa waktu dapat diberikan kepada petugas yang tidak menjalankan tugasnya.




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                   62
                                                                              Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1
Standar Kompetensi : 3.       Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca melalui
                              membaca cepat teks, membaca ekstensif berbagai teks, dan membaca memindai (scanning) teks tertentu
                              untuk berbagai tujuan
                   Materi Pokok                                                                         Penilaian                    Alokasi     Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian           Pengalaman Belajar             Indikator           Jenis         Bentuk         Contoh       waktu       Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                            Tagihan      Instrumen      Instrumen     (menit)       Alat
 3.1 Membaca      Teks nonsastra       Membaca teks yang terdiri    Membaca cepat      Pertanyaan   Jawaban          Terlampir      2 x 45        A
     cepat                              atas 250 kata dalam waktu     teks dengan        Lisan        Singkat          (hal. 56-                    B
     berbagai     Teknik                satu menit. (kecakapan        kecepatan 250                                    57)
     teks         membaca               hidup: Kesadaran akan         kata/menit.
     nonsastra    cepat                 potensi diri).
     (250 kata/
     menit).                           Menemukan ide pokok          Menemukan ide                   Uraian
                                        paragraf dalam teks.          pokok paragraf                  Singkat
                                        (kecakapan hidup:             dalam teks.
                                        Mengolah Informasi).
                                       Menjawab pertanyaan          Menjawab
                                        tentang isi teks dengan       pertanyaan
                                        kalimat efektif.              tentang isi teks
                                        (kecakapan hidup:             dengan kalimat
                                        menggali informasi).          efektif.
                                       Membuat ringkasan isi       Membuat
                                        teks dalam beberapa          ringkasan isi
                                        kalimat. (kecakapan hidup:   teks dalam
                                        komunikasi tertulis).        beberapa
                                                                     kalimat yang
                                       Menyimpulkan kecepatan       benar.
                                        membaca siswa.
                                        (kecakapan hidup:
                                        mengambil keputusan).
Sumber:
A. Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas I
B. Angkasa


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                       63
                                                                         Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

1.   Bacalah teks di bawah ini selama satu menit!

                                                           Terbang Solo Berkursi Roda

     Menjadi seorang pilot harus memiliki fisik dan kesehatan prima. Akan tetapi, cacat atau kemudian mengalami kecacatan, apa
masih menerbangkan pesawat terbang? Tentu, asal punya tekad dan semangat baja. Contohnya, Antonio de Souse Faria e Mello.
     Siapakah dia? Antonio ialah pilot pertama dan satu-satunya pilot dari Portugal yang memakai kursi roda. Di dunia ada sekitar 80
pilot berkursi roda, 75 persennya penerbang berkewarganegaraan A.S. Mereka, termasuk Antonio, tergabung dalam IWA
(International Wheelchair Aviators) yang berpusat di A.S.
     Antonio pantas diacungi jempol. Cacat kaki akibat operasi penyakit kanker malah membulatkan tekadnya untuk terbang keliling
dunia. “Saya ingin memecahkan rekor dan masuk Guinness Book of Record,” ujarnya, usai mendarat mulus di Bandara Halim
Perdanakusuma Jakarta, pukul 16.40, 17 Agustus 1995. Jika berhasil, ia menjadi pilot cacat pertama yang terbang Solo keliling dunia
dengan pesawat kecil Beechcraft Bonanza F 33A.
     Memang tidak sejak lahir Antonio mengalami cacat kaki. Awalnya lelaki Portugal kelahiran 4 Mei 1942 ini berprofesi sebagai pewira
penerbang di Angkatan Udara Portugal. Pesawat pertama yang diterbangkannya Chipmunk dan T- 6 Harvard. “ Sebelum kaki saya
dioperasi, saya juga menerbangkan Fokker Friendship dan Boeing 737 sebagai penerbang sipil,” ceritanya usai dijamu di restoran
Beverly Hill 90210, yang juga dihadiri Lovez da Cruz.
     Banyak juga jenis pesawat yang pernah diterbangkannya, antara lain Beechcraft, Dakota, Expeditor, dan Domier. “Saya telah
mengantongi kurang lebih 5000 jam terbang,” aku Antonio. Musibah pun datang. Tahun 1977 ia mulai memakai kursi roda.
     Selama tujuh tahun, ia pernah bekerja di Mozambique Airlines. Duda dengan empat anak ini menjadi instruktur untuk jenis
pesawat F 27 Friendship dan B 737 di salah satu negara Afrika. Tahun 1984, Antonio kembali ke Portugal dan sampai sekarang bekerja
di CAA (Civil Avation Authority) di bagian keselamatan penerbangan dan investigasi kecelakaan.

                                                                                                                                            Angkasa
Tutuplah teks yang sudah Anda baca, kemudian jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
2. Jelaskan ide pokok tiap paragraf teks di atas!
3. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
     a.   Siapa nama pilot yang diceritakan dalam bacaan di atas?
     b.   Apa yang menyebabkan kaki pilot itu cacat?
     c.   Dari negara mana pilot itu berasal?
     d.   Apa jenis pesawat yang diterbangkannya saat ini?
     e.   Dalam rangka apa ia berkunjung ke Indonesia?
     f.   Sejak kapan ia memulai terbang Solo keliling dunia?
     g.   Sudah berapa banyak jam terbang yang ia kantongi?
     h.   Apa jenis pesawat pertama yang diterbangkannya sebelum kakinya cacat?
4. Buatlah ringkasan isi teks di atas ke dalam beberapa kalimat!


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                  64
                                                                                   Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah            : SMA …
Mata Pelajaran          : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program          :X
Semester                :1

Standar Kompetensi : 3.        Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca melalui
                               membaca cepat teks, membaca ekstensif berbagai teks, dan membaca memindai (scanning) teks tertentu
                               untuk berbagai tujuan.

                    Materi Pokok                                                                              Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                     dan Uraian                                                                 Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar                               Pengalaman Belajar                 Indikator
                    Materi Pokok                                                               Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
 3.2 Membaca       Teks nonsastra      Mencari beberapa teks          Mengidentifikasi      Tugas         Laporan          Terlampir      4 x 45        A
     ekstensif                          yang bertema sama.              ide pokok dari teks   Individu                       (hal. 60-                    B
     teks          Variasi bentuk       (kecakapan hidup:               dengan                                               61)
     nonsastra     kalimat dalam        kesadaran akan                  menggunakan
     dan           teks                 eksistensi diri).               kalimat tunggal
     menjelaskan                                                        secara benar.
     persamaan
     dan                               Membaca teks secara            Menentukan
     perbedaan                          ekstensif. (kecakapan           persamaan dan
     tema/                              hidup: menggali                 perbedaan tema/
     topiknya.                          informasi).                     topik yang
                                                                        terdapat dalam
                                                                        berbagai teks
                                                                        bacaan.

                                       Mengidentifikasi ide           Menuliskan
                                        pokok dari tiap teks            kembali isi ringkas
                                        dengan menggunakan              bacaan dalam
                                        kalimat tunggal.                beberapa kalimat.
                                        (kecakapan hidup:
                                        mengidentifikasi
                                        variabel.).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                             65
                                                                                   Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                   Materi Pokok                                                                               Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian                                                                  Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar                               Pengalaman Belajar                 Indikator
                   Materi Pokok                                                                Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
                                       Menentukan                     Mengelompokkan
                                        persamaan dan                   kalimat tunggal
                                        perbedaan tema/topik            dalam teks.
                                        dari beberapa teks
                                        tsb.
                                        (kecakapan hidup:
                                        mengolah informasi).

                                       Menulis isi ringkas            Mengelompokkan
                                        teks dalam beberapa             kalimat luas dalam
                                        kalimat.                        teks.
                                        (kecakapan hidup:
                                        komunikasi tertulis).

                                       Mengelompokkan                 Mengidentifikasi
                                        kalimat tunggal                 fungsi kalimat
                                        dalam teks.                     tunggal.
                                        (kecakapan hidup:
                                        mengidentifikasi
                                        variabel).

                                       Mengelompokkan
                                        kalimat luas dalam
                                        teks.
                                        (kecakapan hidup:
                                        mengidentifikasi
                                        variabel).

                                       Mengidentivikasi
                                        fungsi gramatikal.
                                        (kecakapan hidup:
                                        mengidentivikasi
                                        variabel).

Sumber :
A. Berbahasa dan Sastra Indonesia Kelas I
B. Kompas


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                            66
                                                                    Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

Bacalah secara ekstensif kedua teks di bawah ini!

Teks 1

                                         Kesehatan Perlu Dijadikan Tujuan Utama Pembangunan

     Di sejumlah negara ASEAN , kesehatan belum menjadi arus utama dalam pembangunan. Karena itu, setiap pemerintahan di
ASEAN harus diyakinkan untuk menjadikan kesehatan sebagai tujuan utama dalam pembangunan. Introduksi Indeks Pembangunan
Manusia (Human Development Index) sebagai salah satu ukuran kemajuan suatu negara, menegaskan pentingnya kesehatan dalam
rencana pembangunan nasional.
     Demikian penekanan menteri Koordinator Kesejahtraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan, Basri Hasnuddin, pada pembukaan
Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN ke-5, Jumat (28/4) di Yogyakarta.
     Kerja sama regional diyakini sebagai kunci kesiapan untuk memasuki era globalisasi dan liberalisasi perdagangan. Untuk
menindaklanjuti “Visi ASEAN 2020´yang diadopsi para kepala negara ASEAN dan memperkuat kerja sama untuk mencapai ”ASEAN
Sehat 2020”, sepuluh menteri kesehatan ASEAN mengadakan pertemuan pada 28-29 April 2000 di Yogyakarta. Pertemuan didahului
oleh pertemuan para pejabat senior.
     Basri Hasanuddin menggarisbawahi pentingnya kerja sama dan pentingnya bertukar pengalaman. “ Dengan bertukar pengalaman
kita bisa belajar dari kebijakan tiap-tiap negara, pendekatan, pengetahuan, teknis, dan pengalaman. Saat ini tak ada satu pun negara
yang benar-benar independen. Dalam banyak hal, kita harus bekerja sama untuk mengatasi masalah dalam berbagai aspek dan
dimensi, termasuk kesehatan, gizi, dan farmasi untuk menghadapi milenium mendatang,” ujarnya.
     Sementara itu, Achmad Sujudi menjelaskan, meskipun antara tahun 1991– 2000 tidak ada Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN,
ada pertemuan periodik subkomite Kesehatan dan Gizi. Gugus Tugas tentang HIV / AIIDS, kelompok kerja teknis bidang farmasi serta
pertemuan mengenai berbagai masalah kesehatan lain. Pertemuan-pertemuan telah dilakukan, namun hasil pertemuan belum optimal.

                                                                                                                                       Kompas




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                             67
                                                                     Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Teks 2
                                              Kesehatan Harus Jadi Arus Utama Pembangunan

     Kesehatan harus dipandang sebagai midstream pembangunan bersama pendidikan dan ekonomi. Kesehatan perlu dipandang
sebagai investasi, bukan lagi sebagai cost atau baiaya seperti yang dipahami saat ini. Hal itu dikemukakan Ketua Badan Pengurus
Yayasan Indonesia Sehat 2010 (YIS 2010) Prof. Dr. Farid Anfasa Moeloek pada peresmian yayasan itu, Rabu (8/11), di Jakarta.
     Moeloek yang baru terpilih sebagai President Elect Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam Muktamar IDI XXIV di Malang
mengungkapkan, berdasarkan laporan Unided Nation Development Program (UNDP) tahun 1999, Indonesia menempati peringkat ke –
105 dari 180 negara dalam penilaian Indeks Pembangunan Indonesia (Human Development Index/ HDI).
     Indeks itu sesungguhnya merupakan etalase yang mencerminkan tingkat kemakmuran, kesejahtraan, dan kesehatan suatu
negara. Ada tiga domain yang dinilai HDI, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi atau pendapatan masyarakat. Ketiga domain itu
saling terkait erat. Jika melihat gambaran tersebut artinya sebagian besar orang-orang Indonesia saat ini dalam kondisi tidak sehat
(sakit-sakitan), tidak berpendidikan (bodoh), dan tidak kaya (miskin).
     “ Sulit dibayangkan bagaimana bangsa Indonesia mampu berkopetensi dalam era globalisasi dengan kondisi itu. Bagaimana bisa
berkopetensi dengan Kanada, A.S, dan Jepang yang masing-masing menduduki ranking satu, dua, dan tiga. Bahkan dengan negara-
negara di ASEAN yang berada di peringkat antara 10 sampai 30-an,” ujar Moeloek.
     “Jika otak adalah cip komputer, gizi kurang dan kesehatan rendah sksn membuatnya menjadi cip dengan memori rendah. Dalam
kondisi itu, sulit memasukkan ilmu dan teknologi. Selain itu, tingginya polusi timah hitam dari gas buangan mobil ikut menuru nkan
kapasitas intelegensia anak-anak Indonesia, ditambah ancaman penyakit akibat asap rokok,” paparnya.

                                                                                                                                        Kompas

1.   Identifikasilah ide pokok dari kedua teks di atas dengan menmggunakan kalimat tunggal secara benar!
2.   Tentukan persamaan dan perbedaan tema/ topik yang terdapat dalam kedua teks tersebut!
3.   Tulislah isi ringkas masing-masing teks tersebut dalam beberapa kalimat !
4.   Kelompokkan kalimat tunggal dalam kedua teks tersebut!
5.   Kelompokkan kalimat luas dalam kedua teks di atas
6.   Identifikasilah fungsi kalimat tunggal dalam kedua teks tersebut!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                              68
                                                                             Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                                                                                                            Penilaian                   Alokasi   Sumber/
 Kompetensi        Materi/ Pokok dan
                                             Pengalaman Belajar          Indikator             Jenis         Bentuk         Contoh       Waktu     Bahan/
   Dasar          Uraian MateriI Pokok
                                                                                             Tagihan       Instrumen      Iinstrumen    (menit)     Alat
4.1 Menulis       * Teks paragraf           Mencari beberapa        Menunjukkan          Pertanyaan     Jawaban        Terlampir
    ragam           narasi                   contoh paragraf.         karakteristik        Lisan          Singkat        (hal.64)       2 X 45        A
    paragraf.     * Menceritakan             (kecakapan hidup:        paragraf naratif.
                    peristiwa, kejadian      berpikir rasional,
                    ~ terlihat adanya        menggali informasi).
                       urutan peristiwa/
                       kejadian             Memilih paragraf        Mengidentifikasi                    Uraian                                      B
                    ~ ada peristiwa          narasi.                  struktur paragraf                   Bebas
                       awal dan ada          (kecakapan hidup         naratif.
                       peristiwa akhir       berpikir rasional:
                    ~ ada pelaku             mengambil
                       peristiwa/            keputusan).
                       kejadian.
                  * Struktur paragraf       Mencermati bagian-      Mengembangkan                                                                   C
                    narasi                   bagian narasi.           kerangka dari
                    ~ pembuka narasi         (kecakapan hidup         sebuah topik
                       (awal peristiwa/      keterampilan             menjadi paragraf
                       cerita)               akademik:                naratif (dengan
                    ~ isi narasi             mengidentifikasi         memperhati- kan
                       (peristiwa yang       variabel .               kronologi dan
                       diceritakan                                    peristiwa).
                    ~ akhir narasi
                       (menceritakan
                       peristiwa dalam
                       akhir narasi )



Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                      69
                                                                             Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                                                                            Penilaian                   Alokasi   Sumber/
 Kompetensi        Materi/ Pokok dan
                                             Pengalaman Belajar           Indikator           Jenis          Bentuk         Contoh       Waktu     Bahan/
   Dasar          Uraian MateriI Pokok
                                                                                             Tagihan       Instrumen      Iinstrumen    (menit)     Alat

                  * Penyusunan              Menandai                 Menulis paragraf
                    paragraf narasi          penggunaan kata           naratif dengan
                    ~ memenuhi               yang menggambarkan        mengurutkan
                      persyaratan yang       cerita. (kecakapan        waktu dan
                      sesuai dengan isi      hidup akademik skill:     peristiwa sesuai
                      dan struktur           mengidentifikasi          kerangka.
                      narasi.                variabel.)

                                            Mendiskusikan            Menyunting
                                             paragraf narasi dan       paragraf narasi
                                             menyimpulkan ciri-        yang ditulis teman
                                             ciri paragraf naratif     dengan
                                             yang baik.                memperhati-kan
                                             (kecakapan hidup          penggunaan EYD
                                             kecakapan sosial:         dan bahasa.
                                             mampu bekerja sama
                                             dan berkomunikasi).

                                            Membuat kerangka
                                             paragraf naratif.
                                             (kecakapan hidup:
                                             kecakapan
                                             komunikasi tertulis).

                                            Menulis paragraf
                                             naratif. (kecakapan
                                             hidup: Kecakapan
                                             komunikasi tertulis).

                                            Menyunting paragraf
                                             narasi yang ditulis
                                             teman. (kecakapan
                                             hidup: Memecahkan
                                             masalah).

Buku Sumber
A. Buku Berbahasa dan Sastra Indonesia 1
B. Komposisi Gorys Keraf


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                      70
                                                                    Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

Bacalah dengan cermat paragraf di bawah ini

          Pagi itu Tomo seperti biasanya bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Setiap pukul 04.30 dia sudah terbiasa bangun. Sambil
mengucek-ucek mata dan melawan udara dingin yang akrab di kampungnya Bayat, Klaten, Tomo mengisi kegiatan paginya dengan
berbagai acara, di antaranya melaksanakan sholat sunah , kemudian membaca kembali pelajaran dan tugas-tugas PR dari guru.
Setelah sholat subuh dan membereskan semua
         peralatan sekolahnya, kira-kira pukul 05.30 Tomo berangkat sekolah dengan naik sepeda bersama teman-temannya. Jarak
yang ditempuh dari rumah ke sekolah sekitar 18 Km yang ditempuh dalam waktu satu jam. Demikian kegiatan rutin itu dilakukannya
setiap pagi dan siang dengan penuh semangat. Ketika lulus , Tomo melanjutkan kuliahnya di salah satu universitas nege ri di kota
Solo. Kegiatan rutinnya itu dilakukan lagi , namun hanya setiap Senin pagi dan           Sabtu pagi . Maklum jarak tempuh desa
kelahirannya dengan kota Solo sekitar 48 Km. Selebihnya Tomo tinggal di asrama masjid “ Batikan „ kini Tomo telah berkel uarga dan
tinggal di ibukota dengan tenteram.

1.   Paragraf di atas termasuk paragraf … .
     Kata – kata yang menunjukkan paragraf … pada wacana di atas adalah … .
     Apa yang diceritakan dalam paragraf tersebit ?
2.   Siapakah Tomo itu ?
     Mengapa Tomo selalu bangun pagi ?
     Siapakah yang bercerita dalam wacana di atas.
3.   Sebutkan unsur-unsur cerita yang terkandung di dalam wacana tersebut!
4.   Jelaskan struktur paragraf di atas!
5.   Buatlah kerangka paragraf narasi dari salah satu topik di bawah ini!
         Mengisi kegiatan liburan semester.
         Cerita menarik ketika pertama kali menjadi siswa SMA.
6.   Kembangkanlah kerangka yang telah Anda buat di atas menjadi paragraf narasi!
7.   Suntinglah paragraf yang dibuat teman Anda dengan memperhatikan penggunaan EYD dan bahasa!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                             71
                                                                        Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                           PENILAIAN   AFEKTIF

                                                                        Penilaian
 NO.                   Aspek yang Dinilai                 Bagus        Cukup                Kurang                        Keterangan

 01.     Ide Cerita
 02.     Alur Cerita
 03.     Penokohan
 04.     Pilihan kata
 05.     Pesan penulis



Keterangan:

Berikan tanda √ pada keterangan penilaian.
(A) Bagus apabila hal-hal yang ditampilkan dalam paragraf tersebut utuh dan mewakili keseluruhan unsur paragraf narasi.
(B) Cukup apabila separuh dari keseluruhan aspek paragraf/ narasi dapat dimunculkan.
(C) Kurang apabila baru hanya satu unsur aspek yang dinilai muncul dalam paragraf




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                 72
                                                                                 Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                 Materi Pokok                                                                             Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                  dan Uraian         Pengalaman Belajar                 Indikator            Jenis          Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                 Materi Pokok                                                               Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 4.2 Menulis     Surat izin         Mencari contoh surat           Mengidentifikasi     Ulangan        Jawaban          Terlampir     2 x 45         A
     surat                           resmi.                          struktur surat       Harian         Singkat          (hal. 68-                    B
     resmi.                          (kecakapan hidup:               resmi.                                               69 )
                                     kesadaan potensi diri).

                                    Mengidentifikasi struktur      Menentukan                          Uraian Bebas
                                     surat resmi.                    komponen-
                                     (kecakapan hidup:               komponen surat
                                     mengidentifikasi                izin.
                                     variabel).

                                    Menentukan komponen-           Menulis surat izin
                                     komponen surat resmi.           tidak masuk
                                     (kecakapan hidup:               sekolah dan tidak
                                     mengidentifikasi                masuk kerja.
                                     variabel).

                                    Menyunting surat               Penerapan ejaan
                                     berdasarkan bahasa dan          dan tanda baca
                                     EYD.                            pada penulisan
                                     (kecakapan hidup:               surat izin tidak
                                     memecahkan masalah).            masuk sekolah/
                                                                     kerja.




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                          73
                                                                            Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia




                 Materi Pokok                                                                        Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                  dan Uraian         Pengalaman Belajar             Indikator           Jenis          Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                 Materi Pokok                                                          Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat

                                    Menulis surat izin tidak
                                     masuk sekolah/ tidak
                                     masuk kerja dengan
                                     menerapkan ejaan dan
                                     tanda baca.
                                     (kecakapan hidup:
                                     komunikasi tertulis)

                                    Menukarkan dengan
                                     teman sebangku untuk
                                     saling mengoreksi.
                                     (kecakapan hidup:
                                     memecahkan masalah)




Sumber:
A. Berbahasa dan Sastra Indonesai Kelas I




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                     74
                                                                         Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

Cermatilah contoh surat permohonan izin resmi di bawah ini!


                                                             P.P. ELEKTRINDO UTAMA
                                                             Mal Pontianak Blok B-32
                                                        Jalan Teku Umar, Pontianak 78117
                                                  Telepon (561) 768927, Faksimile (561) 732442


Hal: Permohonan izin

Yth. Pimpinan Hotel Mahkota
     Jln. Sidas No. 10 Pontianak

Dengan hormat,
     Bersama ini mengajukan permohonan kepada Bapak untuk mengadakan demo alarm produk P.T. Elektrindo Utama. Pada 15
Februari 2003 di Hotel Mahkota.
     Kami harap Bapak memberi izin untuk kegiatan demo tersebut. Kami menunggu jawaban Bapak. Atas perhatiannya, kami ucapkan
beribu-ribu terima kasih.

                                                                                                          Hormat kami,

                                                                                                          Ttd

                                                                                                          Indra Jaya A.

1.   Identifikasilah struktur surat izin resmi di atas!
2.   Tentukan komponen-komponen surat izin resmi tersebut!
3.   Analisislah ketepatan penulisan surat tersebut! Sudah tepatkah penulisan komponen-komponen surat izin tersebut? Coba Anda
     perbaiki!
4.   Tulislah surat izin tidak masuk sekolah/ tidak masuk kerja dengan memperhatikan EYD dan bahasa




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                  75
                                                                                  Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                   Materi Pokok                                                                              Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian         Pengalaman Belajar                 Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
 4.3 Meringkas   Bacaan              Mencari teks/bacaan.           Mendaftar hal-hal     Tugas          Laporan          Terlampir      2 x 45        A
     teks/                            (kecakapan hidup:               pokok dalam           Individu                        (hal. 71)                    B
     bacaan.                          kesadaran akan potensi          bacaan.
                                      diri).

                                     Membaca dan mendaftar          Menulis isi ringkas
                                      hal-hal pokok dalam             bacaan dalam
                                      bacaan. (kecakapan              beberapa kalimat.
                                      hidup: mengidentifkasi
                                      variable).

                                     Menulis isi ringkas
                                      bacaan dalam
                                      beberapa kalimat.
                                      (kecakapan hidup:
                                      komunikasi tertulis).

                                     Mendiskusikan
                                      ringkasan teks/ bacaan
                                      (kecakapan hidup:
                                      komunikasi lisan).

Sumber:
A. Berbahasa dan sastra Indonesia Kelas I
B. Kompas

Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                            76
                                                                      Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

Bacalah teks di bawah ini!

                                               PT Jamsostek Naikkan Klaim JPK Sebesar 40 %

    PT Jamsostek akan meningkatkan manfaat (klaim) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) sebesar 40 % dari yang diberlakukan
saat ini. Peningkatan manfaat dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta.
    Direktur Utama PT Jamsostek pekan lalu mengatakan kenaikan manfaat salah satu dari empat program yang dilaksanakan BUMN
yang dipimpinnya itu kini sedang dalam pembahasan tim.
    Peningkatan manfaat program JPK juga dilakukan menyusul program Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan (JKK)
yang sudah lebih dulu naik rata-rata sebesar 60 % katanya.
    Kenaikan besaran klaim dan kualitas pelayanan JPK selama ini memang dikeluhkan oleh pekerja dan perusahaan. Ketua Forum
Komunikasi Manajer Karawang mengungkapkan pekerja di Karawang sering mengeluhkan kualitas pelayanan klinik kesehatan yang
menjadi provider (penyelenggara) yang kurang memuaskan dan standarnya berbeda-beda.
    JPK adalah program alternatif yang baru dilaksanakan PT Jamsostek pada 1992 artinya perusahaan boleh tidak mengikutsertakan
pekerjanya dalam program ini jika memiliki program kesehatan yang lebih baik, program ini diselenggarakan karena konvensi ILO
mensyaratkan setiap pekerja berhak mendapat pelayanan kesehatan.
    Kenaikan manfaat JKm dan JKK yang sudah lebih dulu dilakukan PT Jamsostek dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)
No. 83 Tahun 2000 yang ditandatangani Sekretaris Negara Djohan Efendi pada 22 September 2000 melalui keputusan itu santunan
kematian pada program JKm yang semula hanya Rp 2 juta misalnya kini naik menjadi Rp 3 juta, sedangkan biaya pemakaman yang
semula hanya Rp 400.000,00 naik menjadi Rp 600.000,00.

                                                                                                                                         Kompas

1.   Daftarlah hal-hal pokok dalam bacaan di atas!
2.   Buatlah ringkasan isi bacaan di atas dalam beberapa kalimat!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                               77
                                                                                   Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                        CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                   Materi Pokok                                                                               Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                 Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                                Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
 4.3 Menyusun    Kamus kecil           Mendaftar istilah-             Mendaftar istilah-   Tugas          Laporan          Datalah        2 x 45    Kamus
     kamus       bidang tertentu        istilah bidang tertentu.        istilah bidang       Kelompok                        20 istilah               Istilah
     kecil.      (glosarium).           (kecakapan hidup:               tertentu secara                                      bidang
                                        mengidentifikasi                alfabetis.                                           tertentu
                                        variabel).

                                       Menyusun istilah-              Menyusun istilah                                     Susunlah
                                        istilah tersebut secara         bidang tertentu                                      istilah
                                        alfabetis.                      menjadi kamus                                        tersebut
                                        (kecakapan hidup:               kecil.                                               menjadi
                                        menghubungkan                                                                        kamus
                                        variabel).                                                                           kecil

                                       Menentukan makna
                                        istilah-istilah tersebut
                                        (kecakapan hidup:
                                        kesadaran akan
                                        potensi diri).

                                       Menyusun istilah-
                                        istilah itu menjadi
                                        kamus kecil (glosarium).
                                        (kecakapan hidup:
                                        komunikasi tertulis).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                            78
                                                                                 Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasandan perasaan dalam berbagai ragam tulisan nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentasi), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian         Pengalaman Belajar                Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                              Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
 4.5 menulis     Informasi dari      Menentukan topik.              Menentukan topik.     Tugas         Lembar           Terlampir      2 x 45        A
     hasil       nara sumber          (kecakapan hidup:                                     Kelompok      Wawancara         (hal.74)                    B
     wawancara                        kesadaran akan
                                      eksistensi diri).

                                     Memilih narasumber             Memilih narasumber                  Laporan
                                      untuk diwawancarai.             untuk diwawancarai.
                                      (kecapan hidup:
                                      kesadaran sebagai
                                      makhluk Tuhan).

                                     Menyusun daftar                Menyusun daftar
                                      pertanyaan.                     pertanyaan dengan
                                      (kecakapan hidup:               memperhatikan
                                      komunikasi tertulis).           kelengkapan isi
                                                                      (apa, siapa, di
                                                                      mana, kapan,
                                                                      mengapa, dan
                                                                      bagaimana).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                           79
                                                                                 Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia




                   Materi Pokok                                                                                Penilaian                   Alokasi   Sumber/
     Kompetensi
                    dan Uraian         Pengalaman Belajar                  Indikator             Jenis          Bentuk        Contoh        waktu     Bahan/
       Dasar
                   Materi Pokok                                                                 Tagihan       Instrumen     Instrumen      (menit)     Alat
                                     Mencatat pokok-pokok           Mencatat pokok-pokok
                                      informasi yang                  informasi yang
                                      diperoleh dari                  diperoleh dari
                                      wawancara.                      wawancara.
                                      (kecakapan hidup:
                                      mengidentifikasi
                                      variabel).

                                     Menulis hasil                  Menuliskan hasil
                                      wawancara ke dalam              wawancara ke dalam
                                      beberapa paragraf.              beberapa paragraf
                                      (kecakapan hidup:               dengan ejaan dan
                                      komunikasi tertulis).           tanda baca yang benar.




Sumber:
A. Metode Research S. Nasution

Lampiran contoh instrumen

1.     Tentukan topik untuk bahan wawancara dengan narasumber!
2.     Susunlah daftar pertanyaan dengan memperhatikan kelengkapan isi (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana)
3.     Catatlah pokok-pokok informasi yang diperoleh dari wawancara di atas
4.     Tulislah hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan ejaan dan tanda baca yang benar!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                          80
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 1.       Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan sastra melalui
                              mendengarkan puisi dan cerita rakyat serta mendiskusikannya.

                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                      Alokasi   Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian           Pengalaman Belajar               Indikator             Jenis          Bentuk         Contoh        waktu     Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan        Instrumen      Instrumen      (menit)     Alat
 1.1 Mendengar-   Puisi :             Menentukan tema puisi         Menentukan tema       Tugas          Laporan           Tentukan      2 x 45     Pengkaj
     kan puisi     - Tema puisi        yang didengar.                 puisi yang            Individu                         tema,                    ian
     dan cerita                        (kecakapan hidup:              dibacakan.                                             makna,                   Puisi
     rakyat       - Makna puisi        mengolah informasi).                                                                  dan                      Rach-
     yang                                                                                                                    pesan                    mat
     disampai-    - Pesan dalam       Mengungkapkan                 Mengungkapkan                                          puisi tsb.               Djoko
     kan            puisi              makna puisi yang               makna yang                                                                      Pradopo
     secara                            didengar.                      terkandung dalam
     langsung                          (kecakapan hidup:              puisi yang                                                                      Aku,
     ataupun                           menghubungkan                  dibacakan.                                                                      Chairil
     melalui                           variabel).                                                                                                     Anwar
     rekaman
     dan                                 Mengungkapkan pesan        Mengungkapkan
     mengung-                            dalam puisi yang             pesan dalam puisi
     kapkan                              didengar.                    yang dibacakan.
     unsur-                              (kecakapan hidup:
     unsur di                            menggali informasi).
     dalamnya.




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         81
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah            :S M A…
Mata Pelajaran          : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program          :X
Semester                :1

Standar Kompetensi : 3.       Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membacakan puisi, membaca,
                              mendiskusikan isi naskah sastra Melayu klasik, dan menganilis cerpen.

                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                      Alokasi   Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator             Jenis         Bentuk          Contoh        waktu     Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan       Instrumen       Instrumen      (menit)     Alat
 3.1 Membaca-     Puisi:              Mebacakan puisi secara        Membaca puisi         Pertanyaan     Unjuk Kerja       Bacalah       2 x 45     Kemba-
     kan puisi.    - lafal             bergiliran dengan              dengan                Lisan                            puisi di                 likan
                                       memperhatikan lafal,           memperhatian                                           bawah ini                Indone-
                  - tekanan            tekanan, dan intonasi          lafal, tekanan, dan                                    secara                   sia
                                       sesuai dengan isi puisi.       intonasi yang                                          nyaring                  Padaku
                  - ntonasi            (kecakapan hidup:              sesuai dengan isi                                                               Taufik
                                       komunikasi lisan).             puisi.                                                 Tanggapi                 Ismail
                                                                                                                             pembaca-
                                      Membahas pembacaan                                                                    an
                                       puisi berdasarkan lafal,                                                              tersebut!
                                       tekanan, dan intonasi.
                                       (kecakapan hidup:
                                       mengambil
                                       keputusan).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         82
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 3.       Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membacakan puisi, membaca,
                              mendiskusikan isi naskah sastra Melayu klasik, dan menganilis cerpen

                   Materi Pokok                                                                              Penilaian                     Alokasi   Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator             Jenis          Bentuk         Contoh        waktu     Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan        Instrumen      Instrumen      (menit)     Alat
 3.3 Membaca Naskah cerpen            Membaca cerpen.               Menceritakan          Tugas             Portofolio     Terlampir     2 x 45     Roboh-
     dan meng- - latar                 (kecakapan hidup:              kembali isi cerpen    Individu                         (hal.78-                 nya
     analisis                          kesadaran akan potensi         yang dibaca.                                           79)                      Surau
     cerpen.   - penokohan             diri).                                                                                                         Kami
                                                                                                                                                      A.A.
                   - kaitannya        Menceritakan kembali          Mengungkapkan latar                                                             Navis
                     dengan            isi cerpen.                    dan penokohan dalam
                     kehidupan         (kecakapan hidup:              cerpen dengan
                     sekarang          menggali informasi).           menunjukkan kutipan
                                                                      yang mendukung.

                                      Mengungkapkan latar           Mengaitkan cerpen
                                       cerpen. (kecakapan hidup:      dengan kehidupan
                                       mengambil keputusan).          sehari-hari.

                                      Mengungkapkan
                                       penokohan cerpen dengan
                                       menunjukkan kutipan
                                       yang mendukung.
                                       (kecakapan hidup:
                                       mengambil keputusan).

                                      Mengaitkan cerpen
                                       dengan kehidupan sehari-
                                       hari.
                                       (kecakapan hidup:
                                       menghubungkan variabel)


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         83
                                                                          Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen


                                                               Robohnya Surau Kami

     Kalau beberpa tahun yang lalu Tuan datang ke kota kelahiranku dengan menumpang bis, Tuan akan berhenti di dekat pasar.
Melangkahlah menyusuri jalan raya arah ke barat. Maka kira-kira sekilo meter dari pasar akan sampailah Tuan di jalan kampungku.
Pada simpang kecil ke kanan, simpang yang kelima, membeloklah ke jalan yang sempit itu. Dan di ujung jalan itu nanti akan Tuan
temui sebuah surau tua.
     Di depannya ada kolam ikan, yang airnya mengalir melalui empat buah pancuran mandi. Dan di pelataran kiri surau itu akan Tuan
temui seorang tua yang biasanya duduk di sana dengan segala tingkah ketuaannya dan ketaatannya beribadah. Sudah bertahun -tahun
ia menjadi garin, penjaga surau itu. Orang-orang memanggilnya Kakek.
     Sebagai penjaga surau, Kakek tidak mendapat apa-apa. Ia hidup dari sedekah yang dipungutnya sekali sejumat. Sekali dalam
enam bulan ia mendapat seperempat hasil pemunggahan ikan mas dari kolam itu, dan sekali setahun orang-orang mengantarkan
fitrah Id kepadanya. Tapi sebagai garin ia tak begitu dikenal. Ia lebih dikenal sebagai pengasah pisau. Ia begitu mahir dengan
pekerjaannya itu. Orang-orang suka minta tolong kepadanya, sedangkan ia tak pernah meminta imbalan apa-apa. Perempuan yang
yang minta tolong mengasah pisau atau gunting, memberinya sambal sebagai imbalan. Laki-laki yang minta tolong, memberinya
imbalan rokok, kadang-kadang uang. Tapi yang paling sering diterimanya ialah ucapan terima kasih dan sedikit senyum.
     Tapi Kakek ini sudah tidak ada lagi sekarang. Ia sudah meninggal. Tinggallah surau itu tanpa penjaganya. Hingga anak-anak
menggunakannya sebagai tempat berbain, memainkan segala apa yang disukai mereka. Perempuan yang kehabisan kayu bakar sering
suka mencopoti papan dinding atau lantai di malam hari.
     Jika Tuan datang sekarang, hanya akan menjumpai gambaran yang mengesankan suatu kesucian yang bakal roboh. Kerobohan
itu kian hari kian cepat berlangsungnya. Secepat anak-anak berlari di dalamnya, secepat perempuan mencopoti pekayuannya. Dan
yang terutama ialah sifat masa bodoh manusia sekarang yang tak hendak memelihara apa yang tidak dijaga lagi.
     Biang keladi kerobohan ini ialah sebuah dongeng yang tak dapat disangkal kebenarannya. Beginilah kisahnya.
     Sekali hari aku datang pula mengupah kepada Kakek. Biasanya Kakek gembira menerimaku, karena aku suka memberinya uang.
Tapi sekali ini Kakek begitu muram. Di sudut benar ia duduk dengan lututnya menegak menopang tangan dan dagunya. Pandangannya
sayu ke depan, seolah-olah ada sesuatu yang mengamuk pikirannya. Sebuah belek susu yang berisi minyak kelapa, sebuah asahan
halus, kulit sol panjang, dan pisau cukur tua berserakan di sekitar kaki Kakek. Tidak pernah aku melihat Kakek begitu durja dan belum
pernah salamku tak disahutinya seperti saat itu. Kemudian aku duduk di sampingnya dan aku jamah pisau itu. Aku tanya Kakek:"
Pisau siapa ini Kek?
     "Ajo Sidi."
     "Ajo Sidi?"




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                   84
                                                                             Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


      Kakek tak menyahut. Maka aku ingat Ajo Sidi, si pembual itu. Sudah lama aku tak ketemu dia, dan aku ingin ketemu dia lagi. Ak u
senang mendengar bualannya. Ajo Sidi bisa mengikat orang-orang dengan bualannya yang aneh-aneh sepanjang hari. Tapi hal ini
jarang terjadi karena ia begitu sibuk dengan pekerjaannya. Sebagai pembual, sukses terbesar baginya adalah karena semua pelak u-
pelaku yang diceritakannya menjadi model untuk diejek dan akhirnya ceritanya menjadi pameo. Ada-ada saja orang-orang di sekitar
kampungku yang cocok dengan watak pelaku-pelaku ceritanya. Ketika sekali ia menceritakan bagaimana sifat seekor katak, dan
kebetulan ada pula seorang yang ketagihan jadi pemimpin berkelakuan seperti katak, maka untuk selanjutnya pemimpin tersebut kami
sebutkan pemimpin katak.
      Tiba-tiba aku ingat lagi pada Kakek dan kedatangan Ajo Sidi kepadanya. Apakah Ajo Sidi telah membuat bualan tentang Kakek
dan bualan itukah yang mendurjakan Kakek? Aku ingin tahu. Lalu aku tanyai Kakek lagi:" Apa ceritanya, Kek?"
      "Siapa?"
      "Ajo Sidi."
      " Kurang ajar dia." Kakek menjawab.
      " Kenapa?""
      " Mudah-mudahan pisau cukur yang kuasah tajam-tajam ini, menggoroh tenggorokannya."
      " Kakek marah?"
      " Marah? Ya. kalau aku masih muda, tapi aku sudah tua. Orang tua menahan ragam. Sudah lama aku tak marah -marah lagi.
Takut kalau imanku rusak karenanya, ibadahku rusak karenanya. Sudah begitu lama aku berbuat baik, beribadat, bertawakal k epada
Tuhan. Sudah begitu lama aku menyerahkan diriku kepadan-Nya dan Tuhan akan mengasihi orang yang sabar dan tawakal. "
...........................................................................................................................................
                                                                                                                                            A.A. Navis


1.   Ceritakan kembali isi penggalan cerpen di atas!
2.   Jelaskan latar yang terdapat dalam penggalan cerpen tersebut!
3.   Jelaskan penokohan dalam penggalan cerpen di atas dengan memberikan kutipan yang mendukung!
4.   Jelaskan kaitan isi penggalan cerpen di atas dengan kehidupan sehari-hari!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                      85
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :1

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk tulisan sastra
                              melalui menulis puisi dan cerpen, dan menulis/ menciptakan karya sastra berdasarkan berbagai setting atau
                              latar

                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                      Alokasi   Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator             Jenis          Bentuk         Contoh        waktu     Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan        Instrumen      Instrumen      (menit)     Alat
 4.1 Menulis      - Ide untuk         Menentukan tema               Menentukan tema       Tugas          Laporan           Tentukan      2 x 45     Puisi
     berbagai       mengembang-        untuk menulis puisi.           puisi.                Individu                         tema                     Baru
     karya          kan puisi.         (kecakapan hidup:                                                                     untuk                    S.T.A
     sastra                            kesadaran akan                                                                        menulis
     (puisi dan   - Pilihan kata       potensi diri).                                                                        puisi!
     cerpen).       dan majas.
                                      Mengembangkan                 Mengembangkan                                          Buatlah
                                       tema/ ide dalam                ide dalam bentuk                                       puisi
                                       bentuk puisi.                  puisi dengan                                           dengan
                                       (kecakapan hidup:              memperhatikan                                          tema tsb!
                                       mengolah informasi).           pilihan kata dan
                                                                      majas yang sesuai.

                                      Membacakan puisi
                                       karya sendiri.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komunikasi lisan).

                                      Menanggapi puisi yang
                                       dibuat teman.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komunikasi lisan).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         86
                                                                                  Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :2

Standar Kompetensi : 1.       Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui
                              mendengarkan informasi (siaran berita dan nonberita) melalui media elektronik dan cerita yang
                              disampaikan secara langsung atau rekaman dan menanggapinya

                   Materi Pokok                                                                               Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                  Indikator              Jenis        Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                                  Tagihan      Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 1.2 Mendengar-   Cerita lucu,         Mendengarkan cerita            Mencatat hal-hal       Tugas         Laporan          Terlampir     2 x 45        A
     kan          mengharukan,          lucu, mengharukan,              yang lucu, haru,       Individu                       (hal. 82-
     berbagai     sedih, gembira,       sedih, gembira, atau            sedih, gembira, dll.                                  83)
     cerita       bangga, dll.          bangga yang
     yang                               disampaikan teman
     diisampai-                         atau rekaman.
     kan                                (kecakapan hidup:
     secara                             kesadaran akan
     langsung                           potensi diri).
     dan atau
     rekaman.                          Mencatat hal-hal yang          Menceritakan           Pertanyaan    Unjuk Kerja
                                        lucu, mengharukan,              kembali isi cerita     Lisan
                                        sedih, gembira, atau            secara runtut.
                                        bangga. (kecakapan
                                        hidup: mengidentivikasi
                                        variabel).

                                       Menceritakan kembali
                                        isi cerita tersebut
                                        secara runtut.
                                        (kecakapan hidup:
                                        komunikasi lisan).

Sumber:
A. Karya siswa


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                           87
                                                                           Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

Dengarkan cerita di bawah ini yang disampaikan temanmu

                                                                    Semoga Anda Kapok

     Peristiwa ini terjadi ketika aku baru lulus dari SLTPdi Palembang. Pada waktu itu, tepatnya hari Minggu sore, aku berjalan -jalan
untuk membeli sepatu. Sepatu yang kucari telah kudapatkan di suatu toko yang cukup sempit. Aku segera memutuskan untuk
membayarnya. Namun, wajahku pucat ketika sadar dompet tak ada di kantong. Kucari di tas, juga tidak ada. Keringat dingin dan asin
mengalir dengan deras. Kucari kembali di tas, nihil! "Uang 120 ribu hilang kemana?" Lalu aku memutuskan untuk mencari di
sepanjang lorong toko. Kali saja jatuh, harapku. Bolak-balik tanpa hasil, membuatku terpaksa menerima bahwa dompetku telah
lenyap.
     Tiba-tiba aku baru sadar. Tadi memang ada seorang laki-laki berjaket kulit. Dengan wajah angker duduk bersebelahan dan
senyum-senyum. Aku mulai curiga bahwa dia yang mencopet harta terakhirku bulan ini.
     " Sial!" Tapi apa daya, duit toh sudah hilang. Mau lapor Satpam rasanya akan sia-sia. Dia pasti sudah kabur. " Huh, dasar maling!"
Masih untung ada seribu di kantong. Kalau nggak, bagaimana bisa sampai ke rumah? Matahari terik tak peduli dengan malapetakaku
yang menimpaku. Begitu juga orang-orang di sekeliling yang sok cuek. Harusnya aku lebih hati-hati lagi.
     Bus kota jurusan Perumnas kemudian kunaiki. Kuedarkan pandanganku ke sekeliling. Barangkakali ada bangku nganggur. Penuh
semua. Tiba-tiba mataku melihat seseorang yang mirip si pencopet duduk membelakangiku. Kucoba mendekat untuk memastikannya.
Kini jarakku hanya kurang lebih satu setengah meter di belakangnya. Ya, memang dia. Sementara degup jantungku mulai dahsyat.
Bila ia tahu ada di dekatnya, barangkali ia akan melakukan hal-hal yang mengerikan seseram wajahnya. Wajahnya dipenuhi jerawat.
Alisnya naik dan tebal. Hidungnya pesek. Rambutnya model tempo dulu belah samping.
     Kulihat ia tunduk terkantuk-kantuk. Kuputar otakku kencang-kencang. Seperti biasa, isengku kumat. Muncul ide gila-gilaan.
     Bus berhenti di halte. Penumpang yang turun lumayan banyak. Pria seram itu terbangun. Kepalanya melongok-longok. Kemudian
tertidur lagi. Bagus, dia belum turun. rencana harus terlaksana, tekadku. Meski setengah hidup ketakutan. Jiwa isengku membuat
berani mati.
     Kudekati dia dan kuambil sumpit dari tasku. Karena bus makin sesak, aku bisa menempel di kursi pencopet itu. Kulihat pompetku
tersayang menyembul di kantong celananya.
     Keringat dingin mulai membanjiri punggungku sampai basah kuyup. Dengan tangan gemetar, pelan kudekatkan sumpit dan mul ai
menarik dompet tersayang dari kantongnya. Laki-laki itu sempat bergerak resah, kepanasan. Untung tidak terbangun. Hal itu
membuat napasku berhenti sejenak. Fuih, akhirnya dapat juga kuambil dompet itu. Ternyata sumpit makan berguna juga untuk
keadaan darurat seperti ini. Napas lega terhembus. Eh, tunggu dulu. Baru separuh rencana terlaksana. Kulihat ada dompet satu lagi di
kantongnya. Itu dompet butut. Ya, pastilah butut. Keberanian yang makin kental membuatku mengambil keputusan untuk
mengambilnya.
     "Wah, jadi pencopet juga nih!" bisikku di dalam hati. Kutarik dompetnya dengan lebih tenang dan mulai lebih berpengalaman.
Gampang!. Aku sadar resikonya lebih berat. Bila hal ini diketahui para penumpang lain, bisa-bisa aku babak belur oleh pencopet
maupun para penumpang itu.


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                    88
                                                                    Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


    Untuk menjaga segala kemungkinan aku ganti bus. Rumahku masih cukup jauh. Ongkosnya, ya jelas kuambil dari dompet
pencopet itu. dompetku kan minim uang kecil. Dua puluh menit kemudian aku sampai di rumah. Aku bergegas masuk dan mengunci
kamar.
    Kulemparkan sepatu bututku entah ke mana. Inilah salah satu kebiasaanku. Kuambil dompet pencopet itu. Lalu kubuka. Setelah
kuhitung isinya hanya empat ribu perak plus KTP pencopet itu. Ya, tentu saja dengan foto muka seram berjerawat. Mulailah
kusempurnakan rencana isengku. Segera kuambil kertas dan mengetik.

Yth. Tn. Syamsuddin Mahmud M.

    Bagaimana rasanya dicopet, tidak enak bukan? Kalau Anda merasa tidak suka kecopetan, orang lain pun sama juga. Kali ini masih
untung pencopet dompet Anda masih mau mengembalikan hasil copetannya. Semoga Anda kapok!

                                                                                                           ttd

                                                                                                           Pelajar SLTP Palembang

    Kukirimkan surat beserta wesel hari itu juga. Lega aku. Sedangkan untuk menuntaskan kekesalanku, kukirimkan foto dan biodata
pencopet itu ke "Kontak Biro Jodoh Palembang"


1. Hal-hal apa yang lucu dalam cerita di atas?
2. Kata-kata atau kalimat manakah yang dianggap paling lucu dalam teks di atas?
3. Ceritakan kembali cerita teman yang didengar di atas secara runtut!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                             89
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah            : SMA …
Mata Pelajaran          : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program          :X
Semester                :2
Standar Kompetensi : 2.        Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan nonsastra
                               melalui memeperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita, memberikan tanggapan
                               mendiskusikan berbagai masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung suatu gagasan.
                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator              Jenis        Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                                Tagihan      Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 2.4 Menyam-      Informasi           Membaca teks (dari            Mencatat pokok-        Tugas         Laporan          Terlampir     2 x 45        A
     paikan       tentang topik        buku, majalah, atau            pokok isi informasi.   Individu                       ( hal.85)
     informasi    tertentu dari        surat kabar).
     dari         suatu sumber         (kecakapan hidup:
     berbagai     tertulis (buku,      menggali informasi).
     sumber       majalah, atau
                                      Mencatat pokok-pokok         Menyampaikan            Pertanyaan    Unjuk Kerja
     dan          surat kabar)
                                       isi informasi.                ringkasan isi teks      Lisan
     mendisku-
                                       (kecakapan hidup:             yang dibaca (dari
     sikannya.
                                       mengidentivikasi variabel).   buku, majalah,
                                                                     atau surat kabar).
                                      Membuat ringkasan isi         Memberikan             Pertanyaan    Unjuk Kerja
                                       teks. (kecakapan hidup:        tanggapan              Lisan
                                       komunikasi tertulis).          terhadap
                                                                      penyampaian
                                      Menyampaikan
                                                                      ringkasan isi teks
                                       ringkasan teks.
                                                                      di atas.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komunikasi lisan).
                                      Memberikan tanggapan
                                       terhadap penyampaian
                                       ringkasan isi teks.
                                       (kecakapan hidup:
                                       memecahkan masalah).
Sumber:
A. Kompas


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         90
                                                                        Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!

                                                    Indonesia Lirik TurisAsal Timur Tengah

     Kementrian Negara Kebudayaan dan Pariwisata bersama industri wisata di Tanah Air berupaya meningkatkan kunjungan
wisatawan mancanegara ke Indonesia. Salah satu kawasan yang menjadi sasaran adalah wisman asal Timur Tengah yang dikenal
memiliki masa tinggal lama hingga 19,4 malam dengan pengeluaran sampai 1.554 euro.
     Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pariwisata (Asita) DKI Jakarta Herna D, masa tinggal dan belanja wisman
Tumteng itu lebih lama dan paling tinggi dibandingkan wisman asal Eropa yang belanjanya rata-rata 448 euro.
     Indonesia yang kaya wisata pantai dan dikenal sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia diperkirakan akan menjadi
daya pikat tersendiri bagi warga di sana.
     Demikian antara lain terungkap dalam penjelasan dan evaluasi pemulihan kembali citra pariwisata Indonesia yang disampaikan
Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar)) I Gede Ardika, Kamis(17/7). Hadir dalam acara itu para pelaku wisata dari
Jakarta, Bali , dan kota lain. Mereka dilibatkan dalam Kelompok Kerja Pendukung Penyelenggara PemulihanKepariwisataan Nasional.
     Kawasan lainyang akan digarap para pelaku bisnis wisata itu anatara lain Jepang, Australia, Malaysia, Thailand, dan Singapur.
Mereka menyiapkan konsep untuk meraih kembali hati warganya agar datang berwisata ke Indonesia.
     Mengenai pilihan mengapa Timteng menjadi salah satu sasaran promosi, Herna menyampaikan antara lain jumlah wisatawanasal
wilayar tersebut sejak tragedy 11 September 2002 tetap menempati urutan terbanyak dari jumlah wisman ke berbagai negara di
dunia. Mereka menyukai wisata pantai dan marina.
     “ Negara kita bisa menjadi tujuan wisata mereka sebab selain memenuhi keinginan mereka untuk berwisata laut, kita juga punya
potensi atraksi menarik dan dikenal sebagai negara Muslim terbesar di dunia,” katanya. Mengenai cukup lamanya masa tinggal mereka
di sebuah negara tujuan wisata, karena wisman Timteng umumnya melakukan perjalanan wisata bersama keluarganya.
     Sementara tentang wisman asal Jepang, Makiko Radom Iskandar menyatakan potensinya cukup besar sebab dari 16 juta wisman
asal Jepang ke berbagai negara, tak hanya mencakup usia 20-40 tahun, tetapi juga 60 tahun ke atas. “Wisman lanjut usia ini bisa
menjadi sasaran kita,” katanya.
     Promosi yang akan dilakukan ke berbagai negara mulai Agustus – terakhir 2003 itu, menurut Menneg Budpar, menelan biaya Rp
50 miliar dari penggabungan dana proyek Kementerian Negara Budpar dan BP Budpar.

                                                                                                                           Kompas, 18 Juli 2003

1.   Catat pokok-pokok isi informasi dalam teks di atas!
2.   Ringkaslah isi informasi teks di atas, kemudian sampaikan di depan kelas!
3.   Tanggapilah penyampaian ringkasan isi teks tersebut!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                 91
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :2

Standar Kompetensi : 2.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan non
                              sastra melalui memeperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi, bercerita, memberikan tanggapan
                              mendiskusikan berbagai masalah dalam topik-topik tertentu dan mengkritik atau mendukung suatu gagasan.

                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator              Jenis        Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                                Tagihan      Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 2.5 Memberi-      Artikel dalam     Membaca arikel.               Mendata judul          Tugas         Laporan          Terlampir     2 x 45        A
     kan kritik     media cetak        (kecakapan hidup:              artikel yang           Individu                       (87-88)
     atau           atau internet      Menggali informasi).           memuat persoalan
     memberi-       yang menjadi                                      yang diperdebatkan
     kan            bahan perde-      Mendata judul beserta          dengan
     dukungan.      batan umum         sumbernya.                     mencantumkan
                    (misalnya,         (kecakapan hidup:              sumbernya (media
                    kenaikan           mengidentifikasi               cetak dan internet).
                    harga BBM          variabel).
                    atau berita
                    terorisme.

                   Kata kunci      Merumuskan pokok                Merumuskan pokok       Tugas         Laporan
                    (saya sepen-     persoalan yang menjadi           persoalan yang         Individu
                    dapat…, saya     bahan perdebatan                 menjadi bahan
                    kurang           umum di masyarakat.              perdebatan umum
                    sependapat       (kecakapan hidup:                di masyarakat (apa
                    karena…,)         merumuskan                      isunya, siapa yang
                    untuk            hipotesis).                      memunculkan,
                    menyampaikan                                      kapan dimunculkan,
                    kritik atau                                       apa yang menjadi
                    dukungan                                          latar belakangnya,
                    terhadap suatu                                    dsb.).
                    pendapat atau
                    gagasan.



Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         92
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                   Materi Pokok                                                                              Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                              Tagihan         Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
                                      Memberikan kritik             Memberikan kritik     Pertanyaan      Unjuk Kerja
                                       dengan memberikan              dengan                   Lisan
                                       alasan. (kecakapan             memberikan
                                       hidup: komunikasi              alasan.
                                       lisan).                       Memberikan
                                                                      dukungan disertai
                                                                      dengan alasan.


Sumber:
A. Kompas 1 September 2003




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         93
                                                                           Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

Bacalah artikel di bawah ini secara cermat!

                                                         Pemberantasan KKN, Mungkinkah?
                                                         Masukan untuk Para Calon Presiden
                                                                Oleh Djohan Efendi

        Tulisan ini terutama saya tujukan kepada para calon presiden, yang bila kelak terpilih, akan memimpin Negara kita yang kini
masih bergumul dengan keterpurukan akibat krisis multidimensi. Keingin ini muncul saat mengikuti paparan beberapa calon presiden
dalam acara di televisi tentang apa yang akan menjadi program utama mereka dalam usaha membawa bangsa ini ke luar dari situasi
krisis.
        Hampir semua calon presiden berbicara tentang masalah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) sebagai sal ah satu tantangan
yang harus diberantas. Mudah-mudahan, bila ada nilainya, bisa dijadikan bahan masukan dalam mengisi masa depan bangsa kita.
Saya ingin mulai dengan pengalaman yang sangat pribadi.
        Mulai satu Maret lalu saya memasuki masa pensiun dua tahun sebelum waktunya. Percepatan ini adalah atas permintaan saya
sendiri. Saya bekerja sebagai pegawai negeri sejak 43 tahun lalu, 1 April 1960. Dalam karier sebagai pegawai negeri, saya tel ah
mencapai posisi puncak. Dalam jabatan struktural, saya pernah berada di eselon satu sebagai Kepala Badan Penelitian dan
Pengembangan Agama Departemen Agama, sedangkan untuk jabatan fungsional, saya sebagai ahli peneliti utama.
        Pangkat dan golongan saya adalah IV/e. Karena itu, gaji pokok pensiun saya adalah jumlah yang tertinggi selaku pegawai
negeri RI, yaitu Rp 1.125. 000, 00 (satu juta seratus dua puluh lima ribu rupiah). Jumlah ini akan akan ditambah tunjangan is tri 10
persen dan tunjangan beras 20 kg.
        Saya masih beruntung karena memperoleh pensiun lain selaku bekas sekretaris negara, sebesar Rp 650.000, 00 (enam ratus
lima puluh ribu rupiah) ditambah tunjangan istri 10 persen.
        Alhasil, setelah 43 tahun bekerja sebagai pegawai negeri dan 13 bulan sebagai sekretaris negara, jumlah pensiun yang saya
terima sekitar Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah) per bulan. Lumayan untuk sekedar menikmati sisa hidup suami istri di rumah
sederhana tanpa mobil, telepon, mungkin juga tanpa kultas untuk meghemat listrik dengan harapan badan tetap sehat sehingga ti dak
perlu ke dokter dan beli obat di apotek dan tidak memperoleh undangan menghadiri pesta perkawinan.
        Melihat kenyataan itu, bisa ditarik kesimpulan, amat sulit dibayangkan seorang pejabat untuk tidak melakukan korupsi. Sebab,
tanpa melakukan korupsi, agaknya tidak mungkin seorang pegawai negeri yang mengandalkan hidupnya pada gaji semata mampu
membangun atau membeli rumah besar dan mobil pribadi, menyekolahkan anak-anaknya ke perguruan tinggi, atau untuk menunaikan
ibadah haji bagi yang Muslim atau melaksanakan pesta perkawinan yang mewah dan meriah.
        Dengan mengemukan keberuntungan saya sebagai pensiunan pegawai negeri, saya ingin menarik perhatian para politisi kita
yang berkaok-kaok tentang pemberantasan KKN. Pemberantasan KKN di negeri kita adalah sebuah mission impossible, omong kosong.
Maka, tidaklah terlalu mengherankan bila semua usaha pemerintah untuk memberantas KKN akan berakhir dengan kesia-siaan.




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                    94
                                                                       Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


       Itulah kondisi objektif yang amat besar perannya dalam kesemarakan KKN di negeri kita. Birokrasi yang korup tidak hanya
merugikan negara, tetapi juga amat mebebani rakyar yang seharusnya memperoleh pelayanan sewajarnya. Boleh dikata semua
program, rutin atau proyek, tidak pernah diwujudkan sesuai dengan anggaran riil, apa adanya.
       Praktik mark up anggaran dan /atau pemberian komisi adalah kenyataan sehari-hari yang terjadi di semua jenjang birokrasi.
Rakyat terpaksa mengeluarkan biaya sejak urusan kecil, seperti perolehan KTP, hingga urusan besar di pusat.
       Semua urusan yang berkaitan keharusan memperoleh izin adalah lahan untuk menambah penghasilan bagi pegawai negeri
yang terkait pemberian izin. Dari tukang agenda surat masuk hingga pejabat yang berwenang memberi izin. Lebih-lebih di lingkungan
yang berkaitan dengan pendapatan negara, seperti perpajakan dan bea cukai. Ini baru di lingkungan eksekutif.
       Lingkungan lain, seperti yudikatif dengan segala instansinya, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, sampai -sampai rumah
pemasyarakatan, tidak sunyi dari praktik korupsi. Demikian pula di lingkungan legislative. Pendek kata, nyari s tidak ada ruang dalam
pemerintahan kita yang bersih dari KKN.
         ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

                                                                                                                   Kompas, 1 September 2003

1.   Tulislah judul dan sumber artikel di atas!
2.   Rumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat dalam artikel tersebut!
3.   Berikan kritik terhadap pendapat dalam artikel tersebut dengan memberikan alas an yang kuat!
4.   Berikan dukungan terhadap pendapat dalam artikel tersebut dengan memberikan alas an kuat!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                95
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :2

Standar Kompetensi : 3.       Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca melalui
                              membaca cepat teks, membaca ekstensif berbagai teks, dan membaca memindai (scanning) teks tertentu
                              untuk berbagai tujuan.

                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator             Jenis         Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 3.3 Membaca      Buku yang ada       Mencari buku yang             Menentukan salah      Tugas          Pengamatan       Terlampir     2 x 45        A
     memindai     indeksnya            berindeks. (kecakapan          satu indeks dalam     Individu                        (hal.90)
     (scanning)                        hidup: kesadaran akan          daftar indeks yang
     dari                              potensi diri).                 merujuk ke nomor
     indeks ke                                                        halaman (sekurang-
     teks buku                                                        kurangnya lima
     dan                                                              nomor halaman).
     membaca
     tabel atau                       Menentukan indeks             Membaca informasi     Tugas          Pengamatan
     grafik.                           (sekurang-kurangnya            yang terdapat pada    Individu
                                       lima nomor) yang               halaman sesuai
                                       merujuk ke nomor               dengan yang
                                       halaman tertentu.              dirujuk pada daftar
                                       (kecakapan hidup:              indeks.
                                       mengidentifikasi
                                       variabel).

                                      Membaca informasi             Mencatat isi          Tugas          Laporan
                                       yang terdapat pada             informasi pada tiap   Individu
                                       halaman sesuai dengan          halaman yang
                                       yang dirujuk pada              dirujuk.
                                       daftar indeks.
                                       (kecakapan hidup:
                                       menggali informasi).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         96
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                    Materi Pokok                                                                            Penilaian                     Alokasi    Sumber/
     Kompetensi
                     dan Uraian          Pengalaman Belajar               Indikator             Jenis         Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
       Dasar
                    Materi Pokok                                                              Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
                                        Mencatat isi informasi        Merangkum           Tugas          Laporan
                                         pada tiap halaman              seluruh informasi   Individu
                                         yang dirujuk.                  (yang diperoleh
                                         (kecakapan hidup:              dari tiap-tiap
                                         mengolah informasi)            halaman) ke
                                                                        dalam beberapa
                                        Merangkum seluruh              kalimat.
                                         informasi (yang
                                         diperoleh dari tiap-tiap
                                         halaman) ke dalam
                                         beberapa kalimat.
                                         (kecakapan hidup:
                                         komunikasi tertulis)




Sumber:
A. Teori dan Praktek Kepemimpinan


Lampiran contoh instrumen

1.     Bacalah buku yang memiliki daftar indeks! Kemudian tentukanlah lima indeks yang merujuk ke nomor halaman buku tersebut!
2.     Bacalah informasi yang terdapat pada halaman buku sesuai dengan yang dirujuk pada daftar indeks!
3.     Catatlah isi informasi pada tiap halaman yang dirujuk tersebut!
4.     Rangkumlah seluruh informasi (yang diperoleh dari tiap-tiap halaman) ke dalam beberapa kalimat!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         97
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :2

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan Nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentative), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator             Jenis         Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 4.6 Menulis      Kalimat             Mencari contoh teks           Menentukan topik      Tugas          Laporan          Terlampir     2 x 45        A
     teks         pembuka, isi,        pidato.                        dan tujuan.           Individu                         (hal.93)
     pidato.      penutup              (kecakapan hidup:
                                       kesadaran akan
                                       potensi diri).

                                      Mengidentifikasi              Menyusun
                                       struktur teks pidato.          kerangka ide.
                                       (kecakapan hidup:
                                       mengidentivikasi
                                       variabel).

                                      Menentukan topik dan          Menyusun teks
                                       tujuan pidato.                 pidato berdasarkan
                                       (kecakapan hidup:              kerangka dengan
                                       kesadaran eksistensi           menggunakan
                                       diri).                         bahasa yang
                                                                      komunikatif.

                                      Menyusun kerangka             Menyunting teks
                                       pidato. (kecakapan             pidato dengan
                                       hidup:                         memperhatikan
                                       menghubungkan                  penggunaan diksi,
                                       variabel).                     EYD, dan bahasa.




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                         98
                                                                          Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia




                   Materi Pokok                                                                        Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi        dan Uraian          Pengalaman Belajar          Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar          Materi Pokok                                                         Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat

                                      Menyusun teks pidato                                           Unjuk Kerja
                                       berdasarkan kerangka
                                       tsb.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komunikasi tertulis)

                                      Menyunting teks pidato
                                       dengan memperhatikan
                                       penggunaan diksi,
                                       EYD, dan bahasa.
                                       (kecakapan hidup:
                                       mengambil keputusan)

                                      Membacakan teks
                                       pidato dengan lafal,
                                       Intonasi, jeda, dan
                                       ekspresi yang susuai
                                       dengan isi pidato.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komunikasi lisan)

                                      Menanggapi
                                       pembacaan dan
                                       struktur isi pidato.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komunikasi lisan)


Sumber :
A. Komposisi Gorys Keraf




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                   99
                                                                       Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

1.    Tentukan topik dan tujuan pidato!
2.    Susunlah kerangka pidato berdasarkan topic di atas!
3.    Susunlah teks pidato berdasarkan kerangka pidato tersebut!
4.    Suntinglah teks pidato Anda dengan memperhatikan diksi, EYD, dan bahasa!
5.    Bacakan teks pidato Anda di depan kelas dengan mempergunakan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat sesuai dengan isi
      pidato!
6.    Tanggapilah pembacaan teks pidato yang dilakukan teman Anda dengan memberikan penilaian terhadap hal -hal berikut pada
      kolom penilaian!
      Berilah skor maksimal 25 pada setiap bagian sehingga jumlah skor 100!

                                                                         Aspek Penilaian
     No                 Nama                                                                                                            Jumlah
                                             Struktur isi dan Bahasa    Lafal            Intonasi                  Ekspresi

     1.
     2.
     3.
     4.
     5.




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                              100
                                                                                 Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Proram          :X
Semester               :2

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan Nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentative), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                    Materi Pokok                                                                             Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                     dan Uraian         Pengalaman Belajar                Indikator              Jenis         Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                    Materi Pokok                                                               Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 4.7 Menulis      Resensi Buku        Mecari contoh resensi         Mencatat judul buku,   Tugas          Portofolio        Terlampir     4x45         A
     resensi.     (pilihan siswa)      buku nonfiksi.                 nama pengarang,        Individu                        hlm.96
                                       (kecakapan hidup:              tahun terbit, nama
                  unsur resensi        kesadaran akan potensi         penerbit, kota
                  antara lain:         diri).                         tempat terbit.
                  1. identitas
                     buku             Mengidentifikasi unsur-       Mendaftar pokok-
                  2. isi yang          unsur resensi.                 pokok isi buku.
                     penting/          (kecakapan hidup:
                     menarik           mengidentifikasi
                  3. bahasa            variabel).
                     pengarang
                  4. keunggulan       Membaca buku nonfiksi.        Mencatat
                  5. kelemahan         (kecakapan hidup:              keunggulan dari isi
                  6. kesimpulan.       menggali informasi).           buku.

                                      Mencatat judul buku,          Mencatat
                                       nama pengarang, tahun          kekurangan dari isi
                                       terbit, nama penerbit,         buku.
                                       kota tempat terbit.
                                       (kecakapan hidup:
                                       mengidentifikasi
                                       variabel).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                        101
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                   Materi Pokok                                                                              Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
                                      Mendaftar pokok-pokok         Memberi saran                                          Terlampir
                                       isi buku. (kecakapan           yang dapat                                            (hlm.96)
                                       hidup: mengidentifikasi        ditambahkan pada
                                       variabel).                     isi buku.

                                      Mencatat keunggulan           Menulis resensi
                                       dan kekurangan dari isi        buku dengan
                                       buku (kecakapan                memperhatikan
                                       hidup: mengambil               Kelengkapan
                                       keputusan).                    unsur-unsur
                                                                      resensi antara lain:
                                      Menulis resensi buku           1. identitas buku
                                       dengan memperhatikan           2. isi yang penting/
                                       kelengkapan unsur-                menarik
                                       unsur resensi.                 3. bahasa pengarang
                                       (kecakapan hidup:              4. keunggulan
                                       komunikasi tertulis).          5. kelemahan
                                                                      6. kesimpulan.

                                      Menganalisis                  Menganalisis
                                       kelengkapan unsur-             kelengkapan
                                       unsur resensi.                 unsur-unsur
                                       (kecakapan hidup:              resensi.
                                       mengidentifikasi
                                       variabel).

                                      Membacakan resensi
                                       buku.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komuniksi lisan).

                                      Menanggapi resensi
                                       yang dibuat teman.
                                       (kecakapan hidup:
                                       kesadaran akan
                                       potensi diri).

A. Komposisi Gorys Keraf


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                       102
                                                                           Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrument

1.   Bacalah sebuah buku nonfiksi! Kemudian catatlah:
     a.   judul buku, nama pengarang, tahun terbit, nama penerbit, kota tempat terbit;
     b.   pokok-pokok isi buku;
     c.   keunggulan dari isi buku;
     d.   kekurangan dari isi buku; dan
     e.   saran Anda untuk perbaikan isi buku.

2.   Tulislah resensi buku tersebut berdasarkan catatan di atas dengan memperhatikan unsur-unsur resensi:
     -     judul resensi
     -     identitas buku
     -     kepengarangan (latar belakang buku dan latar belakang pengarang buku)
     -     kelebihan buku
     -     kekurangan buku
     -     dsb.

3.   Analisislah resensi yang Anda buat dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur resensi!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                  103
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :2

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan Nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentative), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                    Materi Pokok                                                                            Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                     dan Uraian         Pengalaman Belajar                Indikator            Jenis          Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                    Materi Pokok                                                              Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 4.8 Menulis      Rangkuman           Membaca buku yang             Mencatat berbagai     Tugas          Laporan           Terlampir    2 x 45        A
     rangkuman    dari berbagai        berisi beberapa                pendapat (dari        Kelompok                        (hlm.98)
     pendapat.    pendapat dari        pendapat dari para             buku atau dari
                  para tokoh dan       tokoh atau                     diskusi).
                  atau buku serta      mendengarkan diskusi
                  diskusi              para tokoh.
                  kelompok.            (kecakapan hidup:
                                       menggali informasi).

                                      Mencatat berbagai             Menulis rangkuman
                                       pendapat yang                  dari berbagai
                                       diungkapkan dalam              pendapat dalam
                                       buku atau diskusi.             beberapa kalimat.
                                       (kecakapan hidup:
                                        menggali informasi).

                                      Menulis rangkuman
                                       dari berbagai pendapat
                                       tersebut dalam
                                       beberapa kalimat.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komunikasi tertulis).




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                       104
                                                                          Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                   Materi Pokok                                                                        Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian           Pengalaman Belajar         Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                         Tagihan        Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
                                        Membacakan
                                         rangkuman berbagai
                                         pendapat.
                                         (kecakapan hidup:
                                         komunikasi lisan).

                                        Menanggapi
                                         rangkuman yang
                                         dibuat teman.
                                         (kecakapan hidup:
                                         mengambil keputusan).


Sumber:
A. Kompas




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                 105
                                                                         Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

1.   Bacalah teks di bawah ini, kemudian catatlah beberpa pendapat dari para ahli / tokoh !

                                                          Gejala El Nino Makin Menguat

     Indikator akan terjadinya penyimpangan cuaca El Nino pada musim kemarau ini terlihat semakin jelas pada Juni lalu, yaitu
berdasarkan terjadinya peningkatan indeks osilasi selatan (IOS) yang mencapai lebih dari minus 10 milibar. Indeks ini menunjukkan
adanya perbedaan tekanan udara di Tahiti dan Darwin.
     Sementara itu, suhu muka laut di Pasifik sudah sejak Mei lalu menunjukkan penyimpangan, yaitu sekitar 0,5 hingga satu derajat
celsius. Kedua nilai indikator ini sudah menunjukkan telah munculnya gejala El Nino.
     " Namun, untuk mengetahui perkembangan penyimpangan ini secara nyata, diperlukan pemantauan tiga hingga lima bulan ke
depan," kata koordinator Layanan Jasa Meteorologi Badan Meteorologi dan Geofisika, Achmad Zakir.
     Achmad Zakir menambahkan, peningkatan IOS pada bulan Juni tergolong tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Bulan Mei,
misalnya indeks masih menunjukkan minus 3 milibar. Hanya saja, meskipun telah menunjukkan penyimpangan, suhu muka laut belum
meluas. Kolam panas hanya terlihat di Pasifik Tengah.
     "Ketika terjadi El Nino biasanya dari citra satelit akan tampak 'lidah panas' yang menjalar dari Pasifik Timur hingga ke utar a Pulau
Irian. Sementara di perairan Indonesia suhu lautnya dingin," jelas Achmad Zakir seraya menambahkan, saat ini suhu muka laut di
Indonesia masih relatif hangat.
     Menurut dia, saat ini sebagian besar wilayah prakiraan musim telah memasuki musim kemarau. Kondisi cuaca regional juga telah
memperlihatkan hal itu., yaitu ditandai oleh menguatnya angin timuran dan munculnya badai tropis di utara Indonesia.
     Sampai akhir Juni lalu, BMG mencatat curah hujan di bawah normal telah terjadi di sebagian besar Jawa - kecuali Jakarta dan
Yogyakarta - di sebagian besar Sumatera bagian tengah, kalimantan bagian timur, Sulawesi bagian tengah, dan sebagian Nusa
Tenggara. Dengan adanya curah hujan di bawah normal pada musim kemarau ini, ia menyarankan agar masyarakat mengantisipasi
kemungkinan terjadinya kelangkaan air dan kebakaran lahan pada daerah yang memang rawan terhadap bencana ini.
     Secara terpisah, Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan (BRKP - DKP) Indroyono Soesilo
mengemukakan , data yang diperoleh badan ini dari NASA juga menunjukkan adanya gejalan El Nino.
     Pemantauan kondisi cuaca di Samudera Pasifik oleh satelit Topex-Poseidon, yang diterima BRKP pada 14 Juni lalu, menunjukkan
bahwa di atas samudera In-i donesia terbentuk anomali beda tinggi gelombang laut (wave height), yang mengindikasikan pola El Nino.
Namun, anomali beda tinggi gelombang ini tergolong rendah dibandingkan yang terjadi pada El Nino tahun 1997. Pada masa El Ni no
yang tergolong ekstrem itu perbedaan gelombang laut antara Amerika latin dan Indonesia mencapai 30 sentimeter.

                                                                                                                                Sumber:     Kompas

2.   Rangkumlah beberapa pendapat para ahli/ tokoh tersebut ke dalam beberapa kalimat!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                106
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                        CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :2

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai ragam tulisan nonsastra
                              melalui menulis berbagai paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentative), meringkas teks,
                              menyusun kamus, menulis hasil wawancara, dan menulis teks pidato.

                    Materi Pokok                                                                            Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                      dan Uraian         Pengalaman Belajar               Indikator            Jenis          Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                    Materi Pokok                                                              Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 4.9 Mengisi      Berbagai              Mencari formulir           Mengisi formulir        Ulangan         Melengkapi       Terlampir     1 x 45       A
     formulir     formulir               biodata atau               dengan jelas dan        Harian                           (hal.101)
                  (biodata,              keanggotaan.               benar.
                  keanggotaa,            (kecakapan hidup:
                  dll.)                  kesadaran akan
                                         eksistensi diri).

                                        Mencermati
                                         karakteristik formulir.
                                         (kecakapan hidup:
                                         mengidentifikasi
                                         variabel).

                                        Mengisi formulir dengan
                                         jelas dan benar.
                                         (kecakapan hidup:
                                         berkomunikasi tertulis)

                                        Menukarkan dengan
                                         teman sebangku untuk
                                         saling mengoreksi.
                                         (kecakapan hidup:
                                         bekerja sama).
Sumber:
A. Bermacam-macam formulir keanggotaan (PMR, Peramuka, KIR, dll.)


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                       107
                                                                        Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrument

1.   Isilah formulir keanggotaan di bawah ini dengan jelas dan benar!


                                                         FORMULIR ANGGOTA PRAMUKA


     Nama                  : ………………………………………………………………………
     Tempat Tgl. Lahir     : ………………………………………………………………………
     Agama                 : ………………………………………………………………………
     Kelas                 : ………………………………………………………………………
     No. Induk             : ………………………………………………………………………
     Alamat Rumah          : ………………………………………………………………………
     Telepon               : ………………………………………………………………………


                                                                     …….., …………2003

                                                                     ttd.

                                                                     ………………………..




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                               108
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           : SMA …
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :2

Standar Kompetensi : 2.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan
                              sastra melalui membahas atau mendiskusikan isi cerita

                   Materi Pokok                                                                              Penilaian                    Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator            Jenis           Bentuk         Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                              Tagihan         Instrumen      Instrumen     (menit)      Alat
 2.1 Membahas     Naskah cerita       Membaca cerpen                Menceritakan isi      Pertanyaan      Unjuk Kerja      Terlampir    2 x 45        A
     dan atau     pendek.              remaja.                        cerita pendek yang       Lisan                         (hal.102)
     mendisku                          (kecakapan hidup:              dibaca.
     sikan isi                         menggali informasi).
     cerita
     pendek                           Menceritakan isi cerita       Mengungkapkan
     dan puisi                         pendek yang dibaca.            hal-hal yang
     remaja.                           (kecakapan hidup:              menarik atau
                                       komunikasi lisan).             mengesankan dari
                                                                      karya tersebut.

                                      Mendiskusikan nilai-          Mendiskusikan
                                       nilai yang terdapat            nilai-nilai yang
                                       dalam cerpen.                  terdapat dalam
                                       (kecakapan hidup:              cerpen.
                                       mengambil
                                       keputusan).




Sumber:
A. “Konser Kematian” Wan Anwar ( Kakilangit, Horizon no. 4/ Februari 1997




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                       109
                                                                             Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrument

Bacalah cerpen di bawah ini dengan cermat!

                                                                    Konser Kematian
                                                                    Moh. Wan Anwar

     Jakarta kutinggalkan. Aku duduk di pojok depan bis antarkota itu. Para penumpang tak sabar ingin segera meninggakan terminal
bis terminal bis Kampung Rambutan yang panas dan gerah. Lama menanti bis berangkat, aku kesal juga. Meski kemudian sadar,
mereka kan cari uang, jadi bisnya mesti penuh.
     Ada juga rasa sedih menyelusup ke dalam hatiku. Jakarta yang selama ini kuakrabi, yang selalu menjanjikan berbagai harapan,
menelorkan berbagai kenangan, sekarang harus ditinggalkan. Aku harus kembali ke desaku.
     Angin masuk lewat jendela ketika bis mulai melaju meninggalkan terminal. Jika sedang begini, Jakarta terkadang terkadang tera sa
indah dan mengasyikkkan. Gedung-gedung mewag dan megah yangt mencakar langit seolah menawarkan kenangan. Pabrik-pabrik
industri yang berasap seolah melambaikan uang dan menjanjikan masa depan. Ingin rasanya aku menetap di situ. Tapi, aku segera
sadar kembali, bagaimana Ibu dan Rin calon istriku.
     Banakku terliputi bayangan Ibu dan Rin. Ibu tentu tengah menanti kedatangan anak tunggalnya, pikirku selanjutnya. Ibu juga
sudah tak sabar merindukan seorang cucu yang diharapkannya dari perkawinanku dan Rin nanti, pikirku selanjutnya. Ibu dan rin tentu
merasa bangga atas keberhasilannku menjadi seoorang sarjana.
     Sampai di rumah nanti, mula-mula akan kucium kedua tangan Ibu. Dan Ibu kubayangkan akan mengecup keningku. Lantas aku
akan bersimpuh di kaki Ibu, untuk kemudian kami sama-sama melepas kebahagiaan dan kerinduan yang nyaris selama enam tahun
belakangan ini terpatah-patah. Kebahagiaan itu semakin lengkap karena Rin pun turut menyambut kedatanganku. Kami, aku dan Rina,
akan bersama-sama meniti kehidupan baru. Sehidup semati.
     Sebelum tetangga dan kawan-kawan lamaku berdatangan ke rumah, aku sudah harus memasang potret terakhir perjuanganku.
Ya, sebuah potret yang mengenakan jubah dan toga kesarjanaan. Mereka harus tahu juga keberhasilanku, demikian aku berpikir.
Tentu saja aku tak bermaksud menyombongkan diri di hadapan mereka. Aku hanya ingin mereka tahu dan merasakan kebahagiaanku.
Semoga mereka pun turut berbahagia. Dan selanjutnya menjadikan aku sebagai teladan bagi anak-anak mereka di kemudian hari.
     “ Maaf jendelanya tolong ditutup. Anak saya sakit!” pinta seorang wanita yang duduk di sebelahku.
     Tak banyak cincong aku melakukannya. ……………………………………….
     Aku tiba-tiba mengangguk. Tapi bukan membenarkan dugaanku tentang anak kecil itu. Aku mengangguk mengiyakan kata-kata
almarhum Ayahku dulu. Hidup hanya menunda kekalahan, begitu sering dikatakan Ayah ketika kami sekeluarga bercengkrama di
beranda atau di ruang tengah. Belakangan aku tahu, ketika sudah di SMP, bahwa kata-kata ayah “ hidup hanya menunda kekalahan”
itu dikutip dari salah satu larik sajak Chairil Anwar. Rupanya Ayah seorang pembaca Sastra yang baik, pikirku.
…………………………………………………………………………………………………..
     “Jadi kalau begitu semua manusia akan mengalami kekalahan ,Ayah?” tanyaku suatu ketika.
     Ayahku mengangguk.
     “ Jadi untuk apa saya sekolah kalau akhirnya mengalami kekalahan juga? Tanyaku lagi.


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                    110
                                                                    Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


    “Baiklah,” kata ayah sambil menarik napas panjang. “ Orang yang mampu memahami dengan baik ungkapan itu, tentulah ia
termasuk orang yang menang. Walau dalam kemenangannya itu sesungguhnya ia berada juga dalam kekalahannya. Tapi karena ia
menyadari kekalahannya itu, ya jadilah ia pemenangnya.”
    Aku jadi bingung apakah saat ini aku berada dalam kemenangan atau kekalahan. Memang aku telah mampu menyelesaikan
studiku, meski jelas ini bukan hal yang final. Lalu apakah aku telah mampu memahami dengan baik ungkapan yang sering
dikemukakan Ayah itu. Kalau belum, berarti aku bukan hanya sedang menunda kekalahan, melainkan justru kekalahan itu sedang
berada dalam diri dan hidupku.
……………………………………………………………………………………………………….
    Entah kenapa sejenak aku menghentikan lamunan dan renunganku. Barangkali aku ingin menikmati keindahan Puncak Pass
dengan hamparan kehijauan the yang dicium kabut. Begitulah alam menyatukan mereka dalam sebuah persahabatan yang saling
merelakan. Hamparan daun the seolah tengah berbisik dengan gerimis, kabut, dan udara sore yang kian dingin. Sayang manusia
kerap kali tidak mampu menangkap isyarat-isyarat yang disampaikan alam.
    Ketika hujan mulai deras, bis menderit menghindari tabrakandengan bis lainyang tiba-tiba muncul di sebuah kelokan. Sempat
kudengar jerit para penumpang yang panic. Lalu benda-benda keras menghantam seluruh tubuhku. Sejak iotu aku tak merasakan
apa-apa lagi selain bunyi hening seheningnya.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….


1.   Ceritakan kembali isi cerpen di atas!
2.   Ungkapkan hal-hal yang menarik atau mengesankan dalam cerpen tersebut!
3.   Diskusikanlah nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen tersebut!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                           111
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah           :S M A…
Mata Pelajaran         : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program         :X
Semester               :2
Standar Kompetensi : 3.       Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membacakan puisi, membaca,
                              mendiskusikan isi naskah sastra Melayu klasik, dan menganilis cerpen.
                   Materi Pokok                                                                             Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi
                    dan Uraian          Pengalaman Belajar                Indikator             Jenis         Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar
                   Materi Pokok                                                               Tagihan       Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 3.2 Membaca      Naskah sastra       Membaca karya sastra          Menentukan               Tugas       Laporan           Terlampir     2 x 45       A
     naskah       Melayu Klasik.       Melayu klasik.                 struktur karya          Individu                       (hal.106)
     sastra                            (kecakapan hidup:              sastra Melayu
     Melayu                            menggali informasi).           klasik..
     Klasik.
                                      Menemukan struktur            Menemukan nilai-
                                       (unsur instrinsik) karya       nilai dalam karya
                                       sastra Melayu klasik.          sastra Melayu
                                       (kecakapan hidup:              klasik.
                                       mengolah informasi).
                                      Menemukan nilai-nilai         Membandingkan
                                       dalam karya sastra             nilai-nilai dalam
                                       Melayu klasik.                 karya sastra Melayu
                                       (kecakapan hidup:              klasik dengan nilai-
                                       menggali informasi).           nilai masa kini.
                                      Membandingkan nilaii-         Membuat sinopsis
                                       nilai dalam karya              naskah karya sastra
                                       Melayu klasik dengan           Melayu klasik
                                       nilai-nilai masa kini.         dengan bahasa
                                       (kecakapan hidup:              sendiri ke dalam
                                       mengolah informasi).           beberapa paragraf.
                                      Membuat sinopsis
                                       naskah karya sastra
                                       Melayu klasik dengan
                                       bahasa sendiri.
                                       (kecakapan hidup:
                                       komunikasi tertulis).
Sumber:
A. “Hikayat Bayan Budiman “ Kesuastraan Indonesia 2 oleh B. Simorangkir, Simanjuntak


Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                       112
                                                                          Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instumen

Bacalah kutipan karya sastra Melayu klasik di bawah ini dengan cermat!
1.   Tentukan struktur (unsur intrinsik) karya sastra Melayu klasik!
2.   Temukan nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastraMelayu klasik!
3.   Bandingkan nilai-nilai dalam karya sastra Melayu klasik dengan nilai-nilai masa kini!
4.   Buatlah sinopsis naskah karya sastra Melayu klasik dengan bahasa sendiri ke dalam beberapa paragraf!




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                 113
                                                                                Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


                                                       CONTOH SILABUS DAN PENILAIAN

Nama Sekolah            :S M A…
Mata Pelajaran          : Bahasa dan Sastra Indonesia
Kelas/ Program          :X
Semester                :2

Standar Kompetensi : 4.       Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk tulisan sastra
                              melalui menulis puisi dan cerpen, dan menulis/ menciptakan karya sastra berdasarkan berbagai setting atau
                              latar

                    Materi Pokok                                                                            Penilaian                     Alokasi    Sumber/
  Kompetensi         dan Uraian         Pengalaman Belajar                Indikator              Jenis        Bentuk          Contoh       waktu      Bahan/
    Dasar           Materi Pokok                                                               Tagihan      Instrumen       Instrumen     (menit)      Alat
 4.2 Menulis/      Menciptakan        Membaca karya sastra          mengubah karya         Tugas         Laporan           Terlampir    2 x 45        A
     mencipta-     karya sastra        Melayu klasik/ karya           sastra Melayu klasik   Individu                       (hal.108)
     kan karya                         sastra modern.                 dengan bahasa
     sastra                            (kecakapan hidup:              sastra.
     berdasar-                         menggali informasi).
     kan berba-
     gai setting                      Mengubah karya sastra         Mengubah karya
     (latar).                          Melayu klasik/ modern          sastra modern
                                       dengan bahasa sendiri.         dengan bahasa
                                       (kecakapan hidup:              sendiri.
                                       mengolah informasi).

                                      Membandingkan hasil           Membandingkan
                                       karya sastra sendiri           gubahan hasil karya
                                       dengan karangan                sastra sendiri
                                       teman.                         dengan milik
                                       (kecakapan hidup:              teman.
                                       bekerja sama).


Sumber:
A. Teknik Mengarang Mochtar Lubis
B. “Hikayat Bayan Budiman “ Kesuastraan Indonesia 2 oleh B. Simorangkir, Simanjuntak




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                       114
                                                                         Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia


Lampiran contoh instrumen

Bacalah kutipan karya sastra di bawah in!
1. Ubahlah kutipan karya sastra di atas dengan bahasa sendiri!
2. Bandingkalah hasil karya Anda dengan teman dengan mengisi kolom penilaian di bawah ini


                                                            PENILAIAN AFEKTIF

                                                                       Penilaian
 NO.          Aspek yang dinilai                                                                                               KETERANGAN
                                                  Bagus               Cukup Bagus                    Cukup
  1.     Ide Cerita
  2.     Alur Cerita
  3.     Penokohan
  4.     Pilihan kata
  5.     Pesan penulis

Keterangan
Berikan tanda √ pada keterangan penilaian.
(A) Bagus apabila hal-hal yang ditampilkan dalam paragraf tersebut utuh dan mewakili keseluruhan unsure paragraf narasi.
(B) Cukup Bagus apabila separuh dari keseluruhan aspek paragraf/ narasi dapat dimunculkan.
(C) Cukup apabila baru hanya satu unsur aspek yang dinilai muncul dalam paragraf




Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Ditjen. Dikdasmen, Depdiknas                                                                                115

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1129
posted:2/6/2010
language:Indonesian
pages:61