RPP KIMIA KLAS X SEMESTER 1 - DOC - DOC

Document Sample
RPP KIMIA KLAS X SEMESTER 1 - DOC - DOC Powered By Docstoc
					                       RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


       MATA PELAJARAN                 : KIMIA
       SATUAN PENDIDIKAN              : SMAN 8 Bogor
       KELAS/PROGRAM                  : X
       SEMESTER                       :1
       ALOKASI WAKTU                  : 3 x 45 menit
       PERTEMUAN KE                   : 1 dan 2

  I. Standar Kompetensi             :
      1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur dan ikatan kimia

 II. Kompetensi Dasar               :
     1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa
     atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari
     keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

 III. Indikator                :
                       1.   Membandingkan perkembangan tabel periodik          unsur   untuk
                            mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya.
                       2.   Menjelaskan dasar pengelompokkan unsur-unsur

IV. Materi Pokok                  :
  Perkembangan sistem periodik .
     Hukum Triade dari Dobereiner.
     Hukum oktaf dari John Newland.
     Sistem periodik Mendeleev dan Lothar Meyer.
     Sistem Periodik Modern dari Moseley

   V.      Langkah-Langkah Pembelajaran
     a.       Pendahuluan
                   1. Menggali informasi dari siswa mengenai unsur- unsur yang sudah
                      dikenal dalam kehidupan sehari-hari
                   2. Siswa menyadari pentingnya pengelompokkan unsur
                   3. Siswa mengutarakan pengelompokkan unsur – unsur berdasarkan
                      kriteria yang diketahuinya.

     b.           Kegiatan Inti

                  Pertemuan 1
                  Penelompokkan unsur –unsur berdasarkan tinjauan sejarah
                  1. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok masing-masing kelompok terdiri atas 5-
                     6 siswa.
                  2. Masing-masing kelompok diberi permasalahan mengenai perkembangan
                     Sistem Periodik mulai dari hukum Triade sampai dasar pengelompokkan
                     Sistem Periodik Modern
                  3. Penyusunan bersama skenario persidangan meliputi penetapan kelompok
                     untuk berperan sebagai hakim persidangan,tim tersangka, tim saksi, tim
                     penggugat dan dua kelompok sebagai peserta sidang serta
                     menginformasikan materi persidangan (dinamika konflik penyusunan
                     sistem periodik)

                  Pertemuan 2
                  4. Suasana kelas dibuat simulasi persidangan
                  5. Masing-masing kelompok memainkan perannya masing-masing.
          6. Selama proses persidangan berlangsung dibimbing untuk tidak keluar dari
             pokok materi yang disidangkan.

 c.       Penutup
          Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan perkembangan table periodik
          hingga paham dasar pengelompokkan sistem periodik modern yang dipakai
          sampai sekarang.

VI.    Media dan Sumber Belajar         :
  Buku Paket Kimia (Erlangga)
  Tabel Periodik
  Kartu Unsur
  Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas

VII.   Penilaian dan Tindak Lanjut
  a.      Penilaian      : - Proses,
        1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan kelompok, laporan hasil kerja kelompok,
            kuis.
        2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                         - Hasil:
                             Tuntas dan tidak tuntas
 b.       Tindak lanjut
          Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


       MATA PELAJARAN                 : KIMIA
       SATUAN PENDIDIKAN              : SMAN 8 Bogor
       KELAS/PROGRAM                  : X
       SEMESTER                       :1
       ALOKASI WAKTU                  : 2 x 45 menit
       PERTEMUAN KE                   :3

IV. Standar Kompetensi             :
     1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan     ikatan kimia

 V. Kompetensi Dasar               :
    1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa
    atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari
    keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

VI. Indikator                   :
                     1.   Menentukan kedudukan suatu unsur dalam tabel periodik atau
                          sebaliknya.
                     2.   Menentukan jumlah partikel dasar (proton, elektron dan neutron)
                          dalam suatu atom netral, ion positif (kation) dan ion negatif (anion).
IV. Materi Pokok                     :
 Struktur atom
 Perioda dan golongan dalam tabel periodiK
 Penentuan jumlah partikel dasar dalam suatu atom dan ion.
Partikel dasar
 Proton
- Ditemukan oleh Goldstein.
-Terdapat dalam inti atom
- Bermuatan +1( + 1,6 x 10-19 C)
-Massa 1 proton = 1,67 x 10-24 gram

 Elektron
- Ditemukan oleh Joseph John Thomson.
-Terdapat dalam kulit atom
- Bermuatan -1( - 1,6 x 10-19 C)
-Massa 1 proton = 9,11 x 10-28 gram

 Neutron
- Ditemukan oleh Chadwick.
-Terdapat dalam inti atom
- Tidak bermuatan
-Massa 1 neutron = 1,67 x 10-24 gram

   VIII.   Langkah-Langkah Pembelajaran

     a.         Pendahuluan
                1. Apersepsi dengan ceramah bermakna beberapa bagian penting dalam
                   tabel periodik
                2. Motivasi dan informasi reward untuk siswa yang aktif

     b.         Kegiatan Inti

                Pertemuan 3
          1.      Siswa menentukan letak suatu uinsur dalam tabel periodik
          2.      Siswa menentukan jenis unsur yang menempati golongan atau
                  perioda tertentu.
          3.      Siswa diperkenalkan dengan unsur-unsur golongan IA
          4.      Siswa menggambarkan struktur atom serta menentukan bagian-
                  bagiannnya
          5.      Siswa mengetahui partikel penyusun inti atom dan kulit atom.
          6.      Siswa mengetahui simbol nuklida yang mengandung sejumlah partikel
                  dasar
          7.      Siswa menentukan jumlah proton, electron dan neutron dalam suatu
                  nuklida
          8.      Siswa mendeskripsikan hakikat ion positif (kation) dan ion negatif
                  (anion)
          9.      Siswa menetukan jumlah proton, electron dan neutron dalam suatu ion
          10.     Siswa mengetahui sejarah penemuan electron,proton dan neutron

 c.       Penutup
          Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan struktur suatu atom, penentuan
          partikel dasar pada atom dan ion serta penemuan partikel dasar.

IX.    Media dan Sumber Belajar               :
  Buku Paket Kimia (Erlangga)
  Tabel Periodik
  Kartu Unsur
  Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas

X.     Penilaian dan Tindak Lanjut
  a.      Penilaian      : - Proses,
        1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
        2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                         - Hasil:
                             Tuntas dan tidak tuntas
 b.       Tindak lanjut
          Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


       MATA PELAJARAN                 : KIMIA
       SATUAN PENDIDIKAN              : SMAN 8 Bogor
       KELAS/PROGRAM                  : X
       SEMESTER                       :1
       ALOKASI WAKTU                  : 2 x 45 menit
       PERTEMUAN KE                   :4

VII. Standar Kompetensi            :
       1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan    ikatan kimia

VIII. Kompetensi Dasar               :
      1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa
      atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari
      keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

 IX. Indikator                 :
                      1.   Menentukan konfigurasi elektron menurut sistem kulit KLMN,
                      2.   Menentukan     golongan   dan   perioda   berdasarkan    konfigurasi
                           elektron.

IV. Materi Pokok                      :

     1. Jumlah maksimum elektron yang dapat menempati setiap kulit atom dengan
        menggunakan rumus 2n2
     2. Konfigurasi elektron
        Konfigurasi elektron menyatakan persebaran elektron dalam kulit-kulit atomnya.
     3. Dalam konfigurasi elektron
        Jumlah kulit menyatakan nomor perioda
        Jumlah elektron valensi menyatakan nomor golongan

   XI.    Langkah-Langkah Pembelajaran
     a.      Pendahuluan
                  1. Siswa menetukan partikel dasar dari suatu nuklida
                  2. Siswa menjelaskan kembali bahwa atom terdiri atas sejumlah kulit
                     dengan tingkat energi yang berbeda

     b.          Kegiatan Inti
                 Pertemuan 4
                      1. Siswa mngetahu bahwa akibat tingkat energi tiap kulit berbeda
                         maka elektron yang dapat menempati kulit tersebut harus mengikuti
                         aturan tetentu
                      2. Siswa menentukan jumlah maksimal elektron yang dapat menempati
                         suau kulit atom dengan menggunakan rumus 2n2, dimana n
                         menyatakan nomor kulit.
                      3. Siswa menuliskan persebaran elektron mulai dari atom ringan
                         hingga sedang (guru hanya memberikan contoh untuk unsur – unsur
                         golongan utama)
                      4. Dari suatu konfigurasi elektron siswa menentukan elektron valensi
                         dan jumlah kulit
                      5. Berdasarkan elektron valensi dan jumlah kulit siswa menentukan
                         letak unsur dalam tabel periodik
                      6. Siswa dapat meentukan massa atom dari tabel periodik
                      7. Siswa diperkenalkan dengan unsur-unsur golongan IIA
  c.       Penutup
           Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan cara penulisan konfigurasi
           elektron dan penentuan letak unsur dalam tabel periodik berdasarkan
           konfigurasi tersebut.

XII.   Media dan Sumber Belajar               :
  Buku Paket Kimia (Erlangga)
  Tabel Periodik
  Kartu Unsur
  Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas

XIII.   Penilaian dan Tindak Lanjut
  a.       Penilaian      : - Proses,
         1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
         2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                          - Hasil:
                              Tuntas dan tidak tuntas
  b.       Tindak lanjut
           Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


       MATA PELAJARAN                : KIMIA
       SATUAN PENDIDIKAN             : SMAN 8 Bogor
       KELAS/PROGRAM                 : X
       SEMESTER                      :1
       ALOKASI WAKTU                 : 2 x 45 menit
       PERTEMUAN KE                  :5

 X. Standar Kompetensi             :
    1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan   ikatan kimia

XI. Kompetensi Dasar               :
    1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa
    atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari
    keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

XII. Indikator                :
                     1.   Mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop, isobar dan isoton

IV. Materi Pokok                  :
    Isotop adalah atom-atom dari unsur yang sama (mempunyai niomor atom yang
      sama) tetapi nomor massanya berbeda.
    Isobar adalah atom-atom dari unsur yang berbeda (mempunyai nomor atom
      berbeda), tetapi mempunyai nomor massa sama.
    Isoton adalah atom-atom dari unsur yang berbeda (mempunyai nomor atom
      berbeda), tetapi mempunyai jumlah neutron yang sama

   XIV.   Langkah-Langkah Pembelajaran
     a.      Pendahuluan
                  1. Siswa diingatkan kembali mengenai simbol nuklida
                  2. Siswa menentukan kembali jumlah partikel dasar dalam suatu
                     nuklida

     b.          Kegiatan Inti
                 Pertemuan 5
                      1. Siswa dikelompokkan menjadi 6 kelompok, masing-masing 5 – 6
                         siswa.
                      2. Siswa mengklasifikasi nuklida-nuklida berdasarkan persamaaan
                         angka-angka dalam simbol nuklida
                      3. Siswa mengistilahkan isotop untuk nuklida-nuklida dengan nomor
                         atom sama, Isobar untuk nuklida-nuklida dengan nomor massa
                         sama dan Isoton Untuk nuklida-nuklida dengan neutron sama.
                      4. Siswa dilatih dengan soal-soal yang lebih variatif
                      5. Siswa diberi tugas untuk mencari penggunaan isotop salah satu
                         bidang ilmu terapan.
                      6. Siswa diperkenalkan dengan unsur-unsur golongan IIIA

            a. Penutup
              Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan istilah isotop, isobar dan isoton.

     7. Media dan Sumber Belajar :
     Buku Paket Kimia (Erlangga)
     Tabel Periodik
     Kartu Unsur
     Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
8. Penilaian dan Tindak Lanjut
      a. Penilaian     : - Proses,
      1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan kelompok, laporan hasil kerja kelompok,
           kuis.
      2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                       - Hasil:
                           Tuntas dan tidak tuntas
      b. Tindak lanjut
        Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


          MATA PELAJARAN             : KIMIA
          SATUAN PENDIDIKAN          : SMAN 8 Bogor
          KELAS/PROGRAM              : X
          SEMESTER                   :1
          ALOKASI WAKTU              : 2 x 45
          PERTEMUAN KE               :6

XIII. Standar Kompetensi             :
      1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan   ikatan kimia

XIV. Kompetensi Dasar               :
     1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa
     atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari
     keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

XV. Indikator                 :
                     1.   Mengklasifikasikan unsur ke dalam logam, non logam dan metaloid.
                     2.   Menentukan sifat fisik dan kimia unsur

IV. Materi Pokok                    :
 Sifat fisik dan sifat kimia unsur
        Pembagian unsur-unsur kedalam sifat logam, metaloid dan bukan logam.
        Penentuan massa atom relatif

XV. Langkah-Langkah Pembelajaran
    a.      Pendahuluan
                1. Siswa menjelaskan kembali beberapa identitas dalam sistem
                    periodik
                2. Siswa mengkaji ruang lingkup sifat-sifat fisik suatu materi

     b.         Kegiatan Inti
                Peretmuan 6
                     1. Siswa mengklasifikasikan unsur kedalam logam, bukan logam dan
                        metalloid
                     2. siswa memaknai karakteristik logam dan bukan logam dalam
                        kehidupan sehari-hari
                     3. Siswa menunjukkkan beberapa sifat fisik lain pada unsur dalam tabel
                        periodik
                     4. Siswa diperkenalkan dengan unsure-unsur golongan IVA
                     5. Siswa mengetahui cara penentuan massa atom relatif berdasarkan
                        grafik kelimpahan isotop di alam
                     6. Siswa mngetahui skelma sederhana mengenai alat penentu massa
                        atom
                     7. Siswa menentukan massa atom relatif
                     8. Siswa menentukan massa molekul relatif

     c.         Penutup
                Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan sifat-sifat fisik dan kimia unsur
                dan penentuan massa molekul relatif

    XVI. Media dan Sumber Belajar            :
     Buku Paket Kimia (Erlangga)
     Tabel Periodik
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas

XVII.   Penilaian dan Tindak Lanjut
 a.        Penilaian      : - Proses,
         1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
         2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                          - Hasil:
                              Tuntas dan tidak tuntas
 b.        Tindak lanjut
           Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


        MATA PELAJARAN                : KIMIA
        SATUAN PENDIDIKAN             : SMAN 8 Bogor
        KELAS/PROGRAM                 : X
        SEMESTER                      :1
        ALOKASI WAKTU                 : 2 x 45 menit
        PERTEMUAN KE                  :7

 XVI. Standar Kompetensi            :
      1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan   ikatan kimia

XVII. Kompetensi Dasar               :
      1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa
      atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari
      keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

XVIII. Indikator                :
       1. Menganalisis tabel, grafik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom, energi
                           ionisasi, affinitas elektron dan keelektronegatifan
       2.
 IV. Materi Pokok                        :
 Sifat keperiodikan unsur, keteraturan sifat unsur dalam perioda dan golongan.
              Jari-jari atom
              Energi ionisasi
              Affinitas elektron .
              Kelektronegatifan.

 V. Langkah-Langkah Pembelajaran
     c.      Pendahuluan
                  1. Tanya jawab dengan siswa mengenai konfigurasi electron suatu
                     unsure
                  2. Memotivasi siswa dengan reward untuk siswa yang aktif

       d.       Kegiatan Inti
                Pertemuan 7
                Keperiodikan jari-jari atom
                     1. Siswa menuliskan konfigurasi elektron suatu unsur dalam satu
                        golongan misal 1H, 3Li, 11Na dan 19K
                     2. Siswa menentukan keteraturan penambahan kulit
                     3. siswa menghubungkan pengaruh penambahan kulit terhadap ukuran
                        / jari-jari atom
                     4. siswa menyimpulkan keperiodikan jari-jari atom dalam satu golongan
                     5. Siswa menuliskan konfigurasi suatu unsur dalam satu perioda misal
                        3Li, 4Be, 5B dan 6C
                     6. Siswa menganalisis konfigurasi unsur-unsur tersebut berdasarkan
                        jumlah kulit dan elektron valensinya.
                     7. Siswa menunjukkan hubungan elektrostatik antara inti (proton)
                        dengan elektron terkuar
                     8. Siswa menjelaskan pengaruh penambahan elektron pada kulit atau
                        jarak yang sama terhadap kekuatan tarikan
                     9. Siswa menyimpulkan keperiodikan jari-jari atom dalam satu perioda

                Keperiodikan energi Ionisasi
                    10. Siswa menulis kembali konfigurasi unsur-unsur dalam satu golongan
                11. Siswa menjelaskan keperiodikan jari-jari untuk unsur-unsur dalam
                    satu golongan
                12. Siswa menganalisis hubungan jari-jari atom dengan kestabilan
                    keberadaan elektron pada kulit terluar
                13. Siswa menghubungkan tingkat kemudahan pelepasan elektron
                    dengan energi yang diperlukan
                14. Siswa mengjkaji keteraturan energi ionisasi dalam satu golongan
                    dan satu perioda berdasarkan jari-jari atom
                15. Siswa mengetahui hakikat energi ionisasi serta penerapannya dalam
                    persamaan reaksi
                16. Siswa menuliskan persamaan reaksi untuk energi ionisasi tingkat
                    pertama, kedua, dan selanjutnya
                17. Siswa menyimpulkan keperiodikan energi ionisasi dalam satu
                    golongan dan satu periuoda

                ( Keperiodikan afinitas elektron)
                18. Siswa menuliskan kembali konfigurasi unsur-unsur dalam satu
                    golonan
                19. siswa menjelaskan keperiodikan jari-jari unsur-unsur tersebut
                20. Siswa menganalisiis hubungan jari-jari atom dengan kemampuan inti
                    menarik elektron terluar
                21. Siswa menghubungkan tingkat kemudahan penarikan elektron
                    dengan energi yang terlibat
                22. Siswa mengetahui hakikat afinitas electron serta penerapannya
                    dalam persamaaan reaksi.
                23. Siswa mengkaji keteraturan afinitas elektron dalam satu golongan
                    dan satu perioda berdasarkan jari=jari atom

           Keperiodikan kelektronegatifan
               24. Siswamenuliskan kembali konfigurasi unsur-unsur dalam satu
                   golonan
               25. Siswa menjelaskan keperiodikan jari-jari unsur-unsur tersebut
               26. Siswamenganalisiis hubungan jari-jari atom dengan kemmapuan inti
                   menarik elektron terluar
               27. Siswa mengkaji keteraturan keelektronegatifan dalam satu golongan
                   dan satu perioda berdasarkan jari-jari atom
               28. Siswa diperkenalkan dengan golongan VA dan VIA

 e.        Penutup
           Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan keperiodikan jari-jariatom, energi
           ionisasi, afinitas elektron dan keelektronegatifan unsure-unsur seperioda dan
           segolongan.

XVIII. Media dan Sumber Belajar                  :
  Buku Paket Kimia (Erlangga)
  Tabel Periodik
  Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XIX. Penilaian dan Tindak Lanjut
  a.       Penilaian      : - Proses,
         1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
         2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                          - Hasil:
                              Tuntas dan tidak tuntas
  b.       Tindak lanjut
           Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                      RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


         MATA PELAJARAN              : KIMIA
         SATUAN PENDIDIKAN           : SMAN 8 Bogor
         KELAS/PROGRAM               : X
         SEMESTER                    :1
         ALOKASI WAKTU               : 2 x 45 menit
         PERTEMUAN KE                :8

XIX. Standar Kompetensi             :
     1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan   ikatan kimia

XX. Kompetensi Dasar               :
    1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa
    atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari
    keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron

XXI. Indikator                  :
                      1.   Menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan
                           kelemahan dan kelebihan masing-masing teori atom berdasarkan
                           fakta eksperimen

IV. Materi Pokok                     :
        Model atom Dalton
        Model atom Thomson
        Model atom Rutherford
        Model atom Niels Bohr
        Model atom Modern
        Kelemahan dan kelebihan masing-masing model atom

    V. Langkah-Langkah Pembelajaran
      c.      Pendahuluan
              Tanya jawab mengenai struktur atom yang akhirnya mengarah kepada
              kesadaran berawal munculnya model atom

        d.       Kegiatan Inti

                 Pertemuan 8
                      1. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok masing-masing 5-6 siswa
                      2. siswa diberi permasalahan untuk mengetahui perkembanagan model
                         atom Dalton hingga model atom modern berdasarkan literature
                      3. masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja tim dengan
                         menggunakan transparansi, alat peraga atau power point.
                      4. Dalam presentasi kelompoknya siswa menjelaskan kelebihan dan
                         kelemahan model atom yang dipresentasikan
                      5. Siswamenyimpulkan perkembangan model atom muali dari model
                         atom Dalton hingga model atom modern.
                      6. Siswa diperkenalkan dengan unsure-unsur golongan VIIA dan VIIIA

        e.       Penutup
                 Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan perkembangan model atom
                 berikut kelebihan dan kelemahan masing-masing model atom.
XX.   Media dan Sumber Belajar                  :
 Buku Paket Kimia (Erlangga)
 Tabel Periodik
 Komputer
 OHP
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XXI. Penilaian dan Tindak Lanjut
 a.       Penilaian      : - Proses,
        1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan kelompok, laporan hasil kerja kelompok,
            kuis.
        2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                         - Hasil:
                             Tuntas dan tidak tuntas
 b.       Tindak lanjut
          Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


         MATA PELAJARAN               : KIMIA
         SATUAN PENDIDIKAN            : SMAN 8 Bogor
         KELAS/PROGRAM                : X
         SEMESTER                     :1
         ALOKASI WAKTU                : 6 x 45 menit
         PERTEMUAN KE                 : 9 sampai 11

XXII. Standar Kompetensi             :
      1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan   ikatan kimia

XXIII. Kompetensi Dasar             :
       1.2. Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi
       dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk

XXIV. Indikator               :
                     1.   Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai
                          kestabilannya.
                     2.   Menggambarkan susunan elektron valensi atom gas mulia (duplet
                          dan oktet) dan elektron valensi bukan gas mulia (struktur Lewis).
                     3.   Menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion.
                     4.   Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap
                          dua, dan rangkap tiga.
                     5.   Menggambarkan struktur Lewis suatu molekul sederhana

  XXV. Materi Pokok                   :

 Ikatan Kimia
  Kestabilan unsur
 Kecenderungan suatu unsur untuk mencapai konfigurasi stabil dengan cara menangkap atau
 melepas sejumlah elektron pada kulit terluarnya.
  Lambang Lewis
 Lambang Lewis adalah lambang atom disertai elektron valensinya.
  Ikatan ion dan ikatan kovalen
  Ikatan ion
      Atom yang kehilangan elektron berubah menjadi ion positif. Atom yang menangkap
         elektron berubah menjadi ion negatif.
      Ikatan ion terjadi akibat gaya tarik-menarik antara ion yang berbeda muatan.
      Ikatan ion terbentuk akibat serah terima elektron.
      katan ion terbentuk dari logam dan non logam.
      Rumus kimia senyawa ion merupakan rumus empiris.

     Ikatan kovalen
       Ikatan kovalen terjadi akibat penggunaaan bersama pasanagn elektron.
       Ikatan kovalen dapat terbentuk dari ikatan antara sesama nonlogam.
       Senyawa yang berikatan hanya dengan ikatan kovalen merupakan senyawa molekul.

 Ikatan kovalen dapat berupa:
  a.      Ikatan kovalen tunggal, yaitu ikatan yang menggunakan sepasang elektron milik
     bersama.
  b.      Ikatan kovalen rangkap dua, yaitu ikatan yang menggunakan dua pasang elektron
     milik bersama.
  c. Ikatan kovalen rangkap tiga, yaitu ikatan yang menggunakan tiga pasang elektron milik
     bersama..
 Struktur Lewis
Penggambaran molekul dua dimensi yang menunjukkan kedudukan atom-atom dalam suatu
ikatan melalui distribusi elektron valensi.
Setiap atom yang berikatan cenderung memenuhi kaidah oktet untuk setiap jenis atom
kecuali atom H (Duplet).
 Penyimpangan aturan oktet
 a.     Oktet tidak sempurna
 b.     Jumlah elektron ganjil
 c. superoktet

   V. Langkah-Langkah Pembelajaran
     c.      Pendahuluan
                  1. Siswa menyebutkan unsur-unsur go;ongan gas mulia
                  2. Siswa menjelaskan kestabilan gas mulia di alam
                  3. Siswa menuliskan konfigurasi beberapa unsure gas mulia
                  4. Berdasarkan konfigurasi elektron siswa menjelaskan kestabilan
                     unsur gas mulia
                  5. Siswa menyimpulkan kondisi konfigurasi elektron yang stabil

    d.       Kegiatan Inti
             Pertemuan 9
                  1. siswa menuliskan konfigurasi beberapa unsur selain gas mulia
                  2. Siswa menentuikan unsur yang dapat melepaskan atau menerima
                     elektron untuk mencapai kestabilan iakatan yang terbentuk
                  (menggambar lambang Lewis)
                  3. Siswa menentukan Konfigurasi elekton unsur-unsur dari nomor atom
                     1 sampai nomoratom 10
                  4. Siswa menentukan elektron valensi masing-masing unsur tersebut
                  5. Siswa menggambarkan susunan elektron valensi Lewis

             Pertemuan 10 ( Ikatan Ion)
                   1. Siswa menuliskan konfigurasi elektron atom Na, menentukan
                      elektron valensi dan menggambar lambing Lewisnya.
                   2. Siswa menentukan kecenderungan atom tersebut untuk mencapai
                      konfigurasi elektron yang stabil
                   3. Siswa menuliskan konfigurasi elektron atom Cl, menentukan elektron
                      valensi dan menggambar lambang Lewisnya.
                   4. Siswa menentukan kecenderungan atom tersebut untuk mencapai
                      konfigurasi elektron yang stabil
                   5. Siswa menjelaskan proses serah terima elektron
                   6. Siswa menentukan rumus kimia dari senyawa yang terbentuk
                   7. Siswa mengetahui ikatan yang terbentuk merupakan ikatan ion /
                      elektrovalen
                   8. Siswa menyimpulkan proses terbentuknya ikatan ion.
                   9. Siswa menetukan rumus senyawa kiimia untuk berbagai unsur lain
                      yang akan berikatan
             ( Ikatan kovalen)
                   1. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok masing-masing 5-6 siswa
                   2. Masing-masing kelompok diberi 1 set mollimod
                   3. Siswa menuliskan lambing :Lewis 2 atom Hidrogen terpisah
                   4. Siswa mengetahui proses terbentuknya ikatan melalui pemakaian
                      pasangan electron secara bersama-sama
                   5. dengan menggunakan mollimod siswa menentukan molekul yang
                      terbentuk dari 2 atom H tersebut
                   6. Siswa menentukan rumus kimia dari molekul yang terbentuk
                   7. Kegiatan di atas diulangi dengan menggunakan 2 atom Oksigen dan
                      2 atom Nitrogen
                8. Siswa mengetahui jenis ikatan yang terbentuk merupakan ikatan
                    kovalen
                9. Dari struktur molekul (dengan mollimod) yang terbentuk siswa
                    menentukan jenis ikatan kovalen tunggal, rangkap 2 dan rangkap 3.
                10. Siswa mendeskripsikan proses terbentuknya ikatan kovalen dengan
                    atom-atom yang bertikatan berbeda jenis
                11. Siswa menuliskan rumus struktur dan rumus molekul dari senyawa
                    yang terbentuk
                12. Untuk menentukan jenis ikatan ion atau kovalen siswa mengetahui
                    alternatif lain untuk menentukan jenis ikatan dari rumus senyawa
                    kiumia yang diberikan.

              Pertemuan 11
               1. Siswa menggambarkan struktur Lewis untuk senyawa sederhana
                   misalnya CH4 dengan cara-cara sebagai berikut:
                   a.   Menggambar kerangka molekul
                   b.   Menentukan elektron valensi masing-masing atom yang
                        berikatan
                   c.   Memberikan sepasang elektron untuk masing-masing atom
                        yang berikatan
                   d.   Menentukan selisih elektron valensi dengan elektron ikatan
                   e.   Memasangkan selisih elektron tersebut pada atom terminal
                   f.   Mengoktetkan atom pusat
               2. Menggamnbarkan struktur Lewis SO3,CO2, H2O, CO32-,dan NH4+
               3. Menggambar struktur Lewis untuk molekul atau ion lain yang
                   menyimpang dari kaidah octet


 e.        Penutup
           Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan proses terbentuknya ikatan ion
           dan ikatan kovalen dari molekul atau senyawa yang terbentuk.
           Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan cara menggambarkan struktur
           Lewis molekul sederhana.

XXII. Media dan Sumber Belajar                  :
 Buku Paket Kimia (Erlangga)
 Tabel Periodik
 Mollimood
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XXIII. Penilaian dan Tindak Lanjut
 a.       Penilaian      : - Proses,
        1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
        2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                         - Hasil:
                             Tuntas dan tidak tuntas
 b.       Tindak lanjut
          Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                        RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


          MATA PELAJARAN                : KIMIA
          SATUAN PENDIDIKAN             : SMAN 8 Bogor
          KELAS/PROGRAM                 : X
          SEMESTER                      :1
          ALOKASI WAKTU                 : 1 x 45 menit
          PERTEMUAN KE                  : 12

 XXVI. Standar Kompetensi            :
       1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan   ikatan kimia

XXVII. Kompetensi Dasar             :
       1.2. Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi
       dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk

XXVIII. Indikator                :
                        1.   Menjelaskan proses terbentuknya ikatan koordinasi pada beberapa
                             senyawa.

   IV. Materi Pokok                   :
    Ikatan kovalen koordinat
   Adalah ikatan kovalen dimana pasangan elektron yang digunakan bersama bertasal dari
   satu atom saja.
   Ikatan kovalen koordinat dinamakan juga ikatan dativ atau ikatan semipolar.

   V. Langkah-Langkah Pembelajaran
       c.      Pendahuluan
                    1. Siswa menjelaskan kembali poses terbentuknya ikatan kovalen.
                    2. Memotivasi siswa dengan memberikan reward untuk siswa yang
                       aktif.
       d.      Kegiatan Inti

             Pertemuan 12
             1.   Siswa mengganbar struktur Lewis BF3 dan NH3
             2.   Siswa menjelaskan proses terbentuknya ikatan NH3BF3
             3.   Siswa membedakan jenis ikatan kovalen dengan ikatan kovalen koordinasi /
                  ikatan dativ pada molekul NH3BF3
             4.   Siswa menuliskan rumus struktur molekul NH3BF3
             5.   Siswa menentukan ikatan kovalen koordinasi pada molekul lain.Misal pada
                  molekul CO, HNO3 dan NH4+

        e.          Penutup
                    Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan proses terbentuknya ikatan
                    kovalen koordinasi.

      XXIV. Media dan Sumber Belajar                  :
       Buku Paket Kimia (Erlangga)
       Tabel Periodik
       Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
      XXV. Penilaian dan Tindak Lanjut
       a.       Penilaian      : - Proses,
              1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
              2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                               - Hasil:
                                   Tuntas dan tidak tuntas
                       RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


            MATA PELAJARAN              : KIMIA
            SATUAN PENDIDIKAN           : SMAN 8 Bogor
            KELAS/PROGRAM               : X
            SEMESTER                    :1
            ALOKASI WAKTU               : 3 x 45 menit..
            PERTEMUAN KE                : 13 dan 14

XXIX. Standar Kompetensi             :
       1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan    ikatan kimia

XXX. Kompetensi Dasar             :
     1.2. Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi
     dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk

XXXI. Indikator                 :
                       1.    Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa dan hubungannya
                            dengan keelektronegatifan melalui percobaan.

  IV. Materi Pokok                  :
   Senyawa kovalen polar dan nonpolar.
  Ikatan kovalen polar, Kedua atom yang saling mengikat memiliki harga keelektronegatifan
  yang berbeda.

  Ikatan kovalen nonpolar, Kedua            atom    yang   saling   mengikat   memiliki   harga
  keelektronegatifan yang sama.

   Senyawa polar dan non polar
    Ciri molekul polar:

  a.     Memiliki bentuk geometri yang tidak simetris.
  b.     Atom pusat memiliki Pasangan Elektron Bebas (PEB)
  Kebalikan dari ciri-ciri diatas dimiliki oleh molekul nonpolar.

  V. Langkah-Langkah Pembelajaran
       b.      Pendahuluan
                    1. Siswa menjelaskan kembali keperiodikan keelektronegatifan
                       segolongan dan seperiode dalam tabel periodik
                    2. memotivasi siswa dengan penilaain khusus untuk aspek psikomotor
                       (praktikum)

       c.         Kegiatan Inti

       Pertemuan 13
       1. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok masing-masing 5 – 6 siswa
       2. Siswa menyelidiki kepolaran beberapa senyawa melalui praktikum
       3. Berdasarkan hasil percobaan siswa mengelompokkan senyawa ke dalam senyawa
          polar dan nonpolar
       4. Siswa mempresentasikan hasil percobaan

       Pertemuan 14
       1. Siswa menganalisis letak pasangan elektron pada sebuah ikatan molekul diatomik
       2. Siawa menganalisis       letak pasangan elektron untuk molekul biner dan
          menghubungkannya dengan harga keelektronegatifan unsur-unsur yang berikatan
       3. Siswa menentukan muatan parsial untuk masing-masing unsur
 4. Siswa mengistilahkan ikatan kovalen nonpolar untuk kegiatan pertama dan ikatan
    kovalen polar untuk kegiatan kedua
 5. Siswa menentukan kepolaran senyawa berdasarkan bentuk geometi molekul
    (dengan menggunakan mollimood)
 6. Siswa mengelompokkan senyawa-senyawa kedalam molekul polar dan molekul
    nonpolar

 d.       Penutup
          Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan pebedaaan senyawa kovalen
          polar dan nonpolar berdasarkan harga keelktronegatifan dan bentuk geometri
          molekul.

XXVI. Media dan Sumber Belajar                  :
 Buku Paket Kimia (Erlangga)
 Tabel Periodik
 Alat dan Bahan
 Mollimood
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XXVII. Penilaian dan Tindak Lanjut
 a. Penilaian     : - Proses,
        1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan kelompok, laporan hasil kerja kelompok,
            kuis.
        2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                          - Hasil:
                             Tuntasdan tidak tuntas
 b. Tindak lanjut
 Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan
                      RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


          MATA PELAJARAN               : KIMIA
          SATUAN PENDIDIKAN            : SMAN 8 Bogor
          KELAS/PROGRAM                : X
          SEMESTER                     :1
          ALOKASI WAKTU                : 2 x 45 menit
          PERTEMUAN KE                 : 15

XXXII. Standar Kompetensi            :
       1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan   ikatan kimia

XXXIII. Kompetensi Dasar             :
        1.2. Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi
        dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk


XXXIV. Indikator               :
                      1.    Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam            dan
                           hubungannya dengan sifat fisik logam.
                      2.   Menghubungkan sifat fisis materi dengan jenis ikatannya

   IV. Materi Pokok                    :
    Ikatan logam
   Adalah ikatan yang terbentuk dari atom-atom logam dengan cara menyumbangkan elektron
   valensinya yang dapat bergerak bebas membentuk lautan elektron.
   Ikatan logasm menyebabkan:
       1. Logam bersifat konduktor
       2. Logam dapat ditempa
       3. Logam mempunyai titik leleh yang tinggi

      V. Langkah-Langkah Pembelajaran
        c.      Pendahuluan
           1.   Siswa memberi contoh bahan konduktor dalam kehidupan sehari-hari
           2.   Berdasarkan prakonsepsi, siswa menjelaskan fenomena konduktivitas logam

        d.       Kegiatan Inti
        Pertemuan 15
          1. Siswa mengetahui hakikat ikatan logam
          2. siswa menjelaskan pengaruh ikatan logam terhadap sifat logam
          3. Siswa memberi contoh materi dalam kehidupan sehari-hari yang dapat
             menghantarkan listrik dan yang tidak, bahan yang mempunyai titik leleh yang
             tinggi dan rendah, bahan yang mudah menguap dan yang sulit menguap.
          4. Berdasarkan ciri-ciri fisik tersebut siswa mengelompokkan contoh materi yang
             diutarakan kedalam senyawa ion dan senyawa kovalen
        e.       Penutup
                 Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan hakikat ikatan logam dan
                 hubungannya dengan sifat fisik logam serta membedakan ikatan kovalen dan
                 ikatan ionik berdasarkan sifat-sifat fisik.

      XXVIII. Media dan Sumber Belajar             :
       Buku Paket Kimia (Erlangga)
       Tabel Periodik
       Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
      XXIX. Penilaian dan Tindak Lanjut
       a.       Penilaian      : - Proses,
     1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
     2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                      - Hasil:
                         Tuntas dan tidak tuntas
b.     Tindak lanjut
       Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                       RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


          MATA PELAJARAN                : KIMIA
          SATUAN PENDIDIKAN             : SMAN 8 Bogor
          KELAS/PROGRAM                 : X
          SEMESTER                      :1
          ALOKASI WAKTU                 : 3 x 45 menit
          PERTEMUAN KE                  : 16 dan 17

 XXXV. Standar Kompetensi       :
       2. memahami hukum-hukum Dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia
          (stoikiometri)

XXXVI. Kompetensi Dasar                 :
      Mendeskripsikan tatanama        senyawa     anorganik    dan   organik   sederhana   serta
  persamaan reaksinya.

XXXVII. Indikator              :
                       1.   Menuliskan nama senyawa biner
                       2.   Menuliskan nama senyawa poliatomik
                       3.   Menuliskan nama senyawa organik sederhana

   IV. Materi Pokok                 :
    Tata nama senyawa
    Nama senyawa biner dan poliatomik
   penulisan dan tatanama senyawa biner dari logam dan nonlogam

   Penulisan rumus kimia
     Unsur logam ditulis paling kiri diikuti unsur nonlogam.
   Contoh:
   KBr bukan BrK
    Rumus senyawa ion ditentukan oleh perbandingan muatan kation atau anion yang saling
      menetralkan .

   Muatan Kation ditentukan dari golongannya.
     Na karena golongan IA maka Na+
     Ca karena golongan IIA maka Ca2+
     Al karena golongan IIIA maka Al 3+
    NH4+= amonium
    Muatan Anion
     Muatan -1= NO3-, NO2-, F-, Cl-, Br-, I-, OH-
     Muatan -2 = CO32-, SO42-, SO32-, S2-, O2-
     Muatan -3 = PO43-, PO32-
    COO- = formiat
    CH3COO- = asetat
   Penamaan awali dengan nama logam diikuti oleh nama anion
   a. Jika anion tidak mengandung oksigen maka nama anion diakhiri dengan ida.
   Contoh:
     NaCl Natrium klorida
     CaS Kalsium sulfida.

   b. Jika oksigen berdiri sendiri maka diakhiri dengan ida juga.
       Contoh
     CaO kalsium oksida
 c. Jika anion mengandung oksigen maka akhiri dengan at untuk yang mengandung oksigen
    lebih bnyak dan akhiran it untuk yang lebih sedikait kandungan oksigennya.

 Contoh:
 CaSO3 kalsium sulfit
 CaSO4 kalsium sulfat
 d. Indeks tidak disebutkan
 Contoh
 CaCl2 =
 kalsium klorida bukan kalsium diklorida
 Mg3(PO4)2 = magnesiumfosfat bukan trimagnesium difosfat

e. Jika unsur logam memiliki lebih dari 1 muatan (bilanagn oksidasi) maka setelah nama
   logam diberi tanda kurung dengan angka Romawi sesuai dengan muatannya (biloknya)
 Contoh
 FeCl2 = besi(II) klorida
 FeCl3 = Besi(III) klorida
 Tatanama senyawa biner dari dua jenis nonlogam

 Merangkaikan kedua nama dimulai dari unsur yang paling kiri kemudian diikuti oleh unsur
 yang ada di sebelah kanannya dan diberi akhiran “ ida”
 Contoh:
 HCl = hidrogen klorida
 H2S = Hidrogen sulfida.

Jika kedua unsur dapat membentuk lebih dari satu jenis senyawa maka untuk
  membedakannya indeks diberi awalan bahasa yunani:
 1= mono
 2= di
 3=tri    4=tetra
 5=penta   6=heksa
 7=hepta   8=okta
 9=nona   10=deka

 Catatan: jika indeks unsur paling kiri hanya 1 buah maka tidak perlu memakai awalan
 mono. Contoh:
 CO= Karbon monoksida (awalan mono untuk C tidak perlu)
 CO2 = karbon dioksida
 NO=Nitrogen monoksida
 NO2 = nitrogen dioksida
 N2O = dinitrogen monoksida
 N2O3 = dinitrogen trioksida
 N2O4 = dinitrogen tetraoksida
 N2O5 = dinitrogen pentaoksioda

 Senyawa yang sudah umum dikenal tidak perlu mengikuti aturan di atas.
    Contoh:
 H2O= air
 NH3 = ammonia.

 V. Langkah-Langkah Pembelajaran
      c.       Pendahuluan
         1. Apersepsi tentang pentingnya pemberian nama suatu senyawa
         2. Motivasi belajar

      d.      Kegiatan Inti
      Pertemuan 16 (tatanama senayawa)
   1. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok masing-masing 5-6 siswa
   2. Siswa berdiskusi tentang cara pemberian nama senyawa biner dan poliatomik
      dari senyawa organik dan anorganik
      Dalam diskusi ditekankan:
          a. Cara penulisan rumus kimia
          b. Penentuan rumus senyawa ion yang ditentukan oleh perbandingan
             muatan kation dan anion yang saling menetralkan
          c. Cara penamaan senyawa biner yang terbentuk dari logam dan nonlogam (
             kation dan anioan)
          d. Pemberian nama beberapa gugus kation dan gugus anion
          e. Pemberian nama untuk logam yangdapat membentuk labebih dari satu
             jenis muatan positif.
          f. Pemberian nama senyawa biner yang terbentuk dari dua jenis nonlogam
          g. Nama senyawa yang sudah umum dikenal yangtidak perlu mengikuti
             aturan
   3. Siswa mensimulasikan anion dan kation untuk membentuk senyawa

       Pertemuan 17
       Presentasi hasil kerja kelompok


 e.       Penutup
          Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan cara pemberian nama untuk
          senyawa biner dan poliatomik serta perumusan senyawa yang terbentuk.

XXX. Media dan Sumber Belajar                   :
 Buku Paket Kimia (Erlangga)
 Tabel Periodik
 Kartu Kation dan anion
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XXXI. Penilaian dan Tindak Lanjut
 a.       Penilaian      : - Proses,
        1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan kelompok, laporan hasil kerja kelompok,
            kuis.
        2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                         - Hasil:
                             Tuntas dan tidak tuntas
 b.       Tindak lanjut
          Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                      RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


          MATA PELAJARAN              : KIMIA
          SATUAN PENDIDIKAN           : SMAN 8 Bogor
          KELAS/PROGRAM               : X
          SEMESTER                    :1
          ALOKASI WAKTU               : 4 x 45 menit
          PERTEMUAN KE                : 18 sampai 20

XXXVIII. Standar Kompetensi        :
           2. memahami hukum-hukum Dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
              kimia (stoikiometri)

 XXXIX. Kompetensi Dasar           :
         2.1 Mendeskripsikan tatanama senyawa anorganik dan organik sederhana serta
               persamaan reaksinya.

    XL. Indikator              :
                      1.   Menentukan komponen-komponen dalam suatu persamaan reaksi
                      2.   Menyetarakan reaksi sederhana dengan diberikan nama-nama zat
                           yang terlibat dalam reaksi atau sebaliknya

    IV. Materi Pokok                :
     Persamaan reaksi sederhana
    Persamaan kimia menyatakan kesetraaan jumlah zat-zat yang bereaksi dan jumlah zat-zat
    hasil reaksi.

    Pada penulisan persamaan kimia, rumus perekasi diletakkan di ruas kiri dan hasil reaksi
    diletakkan di ruas kanan . antara kedua ruas tersebut dihubungkan oleh tanda panah ( ),
    menyatakan arah reaksi

       V. Langkah-Langkah Pembelajaran
         c.      Pendahuluan
                      1. Melalui tanya jawab siswa memberi contoh reaksi kimia sederhana
                         yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari
                      2. Motivasi dan pemberian reward untuk siswa yang aktif
         d.      Kegiatan Inti

         Pertemuan 18 ( metode ceramah bermakna)
         1. Siswa menuliskan rumus kimia dari zat yang terlibat dalam reaksi
         2. Siswa menuliskan persamaan reaksi kimia
         3. Siswa menentukan pereaksi dan hasil reaksi dalam suatu persamaan reaksi
         4. Siswa mengetahui cara penulisan jenis fasa zat.
         5. Siswa menyetarakan persamaan reaksi sederhana
         6. Siswa berlatih menuliskan sekaligus menyetarakan persamaan reaksi kimia yang
            lain

         Pertemuan 19 dan 20
         Latihan penyetaraan persamaan reaksi


         e.     Penutup
                Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan cara penulisan persamaan
                reaksi dan penyetaraan persamaan reaksi.
       XXXII. Media dan Sumber Belajar            :
        Buku Paket Kimia (Erlangga)
 Tabel Periodik
 Kartu Unsur
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XXXIII. Penilaian dan Tindak Lanjut
 a.        Penilaian      : - Proses,
         1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
         2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                          - Hasil:
                              Tuntas dan tidak tuntas
 b.        Tindak lanjut
           Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                        RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


         MATA PELAJARAN                : KIMIA
         SATUAN PENDIDIKAN             : SMAN 8 Bogor
         KELAS/PROGRAM                 : X
         SEMESTER                      :1
         ALOKASI WAKTU                 : 3 x 45 menit
         PERTEMUAN KE                  : 21 dan 22

 XLI. Standar Kompetensi        :
        2. Memahami hukum-hukum Dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
           kimia (stoikiometri)

XLII. Kompetensi Dasar           :
          2.2. Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar
               kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam
               menyelesaikan perhitungan kimia.

XLIII. Indikator                :
                        1.   Membuktikan Hukum Lavoisier melalui percobaan
                        2.   Membuktikan hukum Proust melalui percobaan

 IV. Materi Pokok                      :

 Hukum dasar kimia
  Hukum Lavoisier
 Lavoisier menyimpulkan bahwa massa zat sebelum dan sesudah reaksi sama. Pernyataan
 tersebut dikenal dengan hukum kekekalan massa.
 Sebagai gambaran dari hukum kekekalan massa dalam reaksi kimia adalah sebagai berikut:
 1, 00 gram Natrium + 1,54 gram klorin  2, 54 gram Natrium klorida

 2, 00 gram Natrium + 3,08 gram klorin       5,08 gram Natrium klorida

 3, 00 gram Natrium + 4,62 gram klorin       7,62 gram Natrium klorida

  Hukum Proust
 Proust menyimpulkan bahwa perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa
 adalah tertentu dan tetap.
          V. Langkah-Langkah Pembelajaran
      c.        Pendahuluan
                Apersepsi memalaui tanya jawab mengenai hakikat persamaan reaksi kimia

       d.          Kegiatan Inti

       Pertemuan 21 (Hukum Lavoisier)
       6. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok yang terdiri atas 5-6 siswa
       7. Siswa merancang dan melakukan percobaan untuk membuktikan hukum Lavoisier (
           hukum kekekalan massa)
       8. Siswa menafsirkan data berdasarkan hasil percobaan untuk membuktikan hukum
           Lavoisier
       9. Siswa mempresentasikan hasil percobaan
       10. Siswa diberi permasalahan lain yang berkaitan dengan hukum lavoisier

       Pertemuan 22 ( Hukum Proust)
       1. Siswa menafsirkan data percobaan untuk membuktikan hukum Proust (hukum
          perbandingan tetap)
 2. Siswa berlatih untuk membuktikan hukum Proust dari data hasil suatu percobaan


 e.       Penutup
          Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan hukum Lavoisier dan humum
          Proust.
XXXIV. Media dan Sumber Belajar          :
 Buku Paket Kimia (Erlangga)
 Tabel Periodik
 Alat dan bahan
 LK Praktikum
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XXXV. Penilaian dan Tindak Lanjut
 a.       Penilaian      : - Proses,
        1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan kelompok, laporan hasil kerja kelompok,
            kuis.
        2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                         - Hasil:
                             Tuntas dan tidak tuntas
 b.       Tindak lanjut
          Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                       RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


        MATA PELAJARAN                : KIMIA
        SATUAN PENDIDIKAN             : SMAN 8 Bogor
        KELAS/PROGRAM                 : X
        SEMESTER                      :1
        ALOKASI WAKTU                 : 4 x 45 menit
        PERTEMUAN KE                  : 23 sampai 25

XLIV. Standar Kompetensi        :
        2. Memahami hukum-hukum Dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
           kimia (stoikiometri)

XLV. Kompetensi Dasar            :
      2.2. Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia
      melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan
      kimia.

XLVI. Indikator                  :
                       1.   Menganalisis senyawa untuk membuktikan berlakunya hukum
                            kelipatan perbandingan (hukum Dalton)
                       2.   Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum
                            perbandingan volum (hukum Gay Lussac).
                       3.   Menghitung volume gas pereaksi atau hasil reaksi berdasarkan
                            hukum gay Lussac
                       4.   Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum
                            Avogadro.

 IV. Materi Pokok                        :
  Hukum Dalton
    Disebut juga hukum perbandingan berganda.
 hukum ini berbunyi “ jika dua unsur dapat membentuk lebih dari satu jenis senyawa
 maka massa salah satu unsur yang bergabung dengan massa unsur lain di buat tetap,
 berbanding sebagai kelipatan bilangan bulat dan sederhana.”

  Hukum Gay Lussac
 Berdasarkan data perbandingan volum, Gay Lussac sampai pada kesimpulan bahwa

 “ pada suhu dan tekanan tetap, volum gas-gas yang bereaksi dan volum gas-gas hasil
 reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana” . Pernyataan ini dikenal
 dengan Hukum Perbandingan Volum.

  Hukum Avogadro
    Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas yang bervolume sama mengandung
    jumlah molekul yang sama
    V. Langkah-Langkah Pembelajaran
      c.      Pendahuluan
              Apersepsi melalui Tanya jawab mengenai jenis rumus kimia yang yang
              dibentuk oleh unsur-unsur yang sama dengan jumlah komponen tiap unsur
              yang berbeda

      d.          Kegiatan Inti

      Pertemuan 23
       1. Siswa menafsirkan data percobaan untuk membuktikan hukum Dalton ( hukum
           perbandingan berganda)
  2. Siswa menafsirkan data percobaan untuk membuktikan hukum perbandingan
     volume

Pertemuan 24
  3. Siswa menentukan volume gas yang bereaksi dan volume gas hasil reaksi
      berdasarkan hukum Gay Lussac

Pertemuan 25
  4. Siswa menghubungkan antara volume gas dan jumlah partikelnya pada keadaan
      yang sama (hukum Avogadro)

         a. Penutup
         Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan hukum Dalton, Hukum Gay
         Lussac dan hukum Avogadro serta penerapannya..

 5. Media dan Sumber Belajar                  :
Buku Paket Kimia (Erlangga)
Tabel Periodik
Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
 6. Penilaian dan Tindak Lanjut
         a. Penilaian : - Proses,
       1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
       2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                        - Hasil:
                           Tuntas dan tidak tuntas
         b. Tindak lanjut
         Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


         MATA PELAJARAN              : KIMIA
         SATUAN PENDIDIKAN           : SMAN 8 Bogor
         KELAS/PROGRAM               : X
         SEMESTER                    :1
         ALOKASI WAKTU               : 4 x 45 menit.
         PERTEMUAN KE                : 26 sampai 28

XLVII. Standar Kompetensi        :
         2. Memahami hukum-hukum Dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
            kimia (stoikiometri)

XLVIII. Kompetensi Dasar           :
       Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui
  percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia.

 XLIX. Indikator               :
                      1.   Menjelaskan pengertian mol sebagai satuan jumlah zat
                      2.   Mengkonversikan jumlah mol dengan jumlah partikel, massa, dan
                           volum zat.

  IV. Materi Pokok                   :
   Perhitungan kimia
      - Konsep mol
      Konsep mol menghubungkan massa zat dengan jumlah partikel yang terkandung di
      dalamnya.
      Satu mol zat adalah sekian gram zat itu yang mengandung jumlah partikel sebanyak
      atom yang terdapat dalam 12 gram C-12.

      Hubungan jumlah mol dengan jumlah partikel adalah:

  X= n x 6,02 . 1023 partikel

      Hubungan antara jumlah mol dengan massa zat adalah:
      M= n x mm
      Hubungan jumlah mol dengan volume molar.
      V= n x Vm

      - pada keadaan standar
       Vm= 22,4 Liter

      - Pada keadaan kamar
      Vm = 24 Liter

      - Pada keadaan tertentu
      PV=nRT
      V=nRT/P

      - Keadaan yang mengacu pada keadaan gas lain
      V1/V2 = n1/n2

      Hubungan numlah mol dengan kemolaran
      M=n/V

      V. Langkah-Langkah Pembelajaran
  e.       Pendahuluan
1. Siswa menyebutkan satuan berat atau jumlah yang digunakan dalam kehidupan
    sehari-hari
2. Siswa menyadari pentingnya satuan jumlah untuk skala partikel

 f.        Kegiatan Inti

 Pertemuan 26
  1. Siswa mendeskripsikan pengertian mol sebagai satuan jjumlah zat
  2. Siswa menghitung mol dengan jumlah partikel
  3. siswa menghitung mol dengan massa zat

Pertemuan 27
  4. Siswa menghitung mol dengan volume zat pada keadaan STP
  5. Siswa menghitung mol dengan volume bukan keadaan STP
  6. Siswa menggambarkan skema hubungan antara mol dengan jumllah partikel,
      massa zat, dan volume

 Pertemuan 28
 1. Siswa menentukan jumlah zat yang bereaksi dan hasil reaksi dalam suatu
    persamaan reaksi

 g. Penutup
    Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan konsep mol serta penerapannya
    dalam menyelrsaikan perhitungan kimia.

XXXVI. Media dan Sumber Belajar                :
 Buku Paket Kimia (Erlangga)
 Tabel Periodik
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XXXVII. Penilaian dan Tindak Lanjut
 a. Penilaian     : - Proses,
    1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
    2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                  - Hasil:
                  Tuntas dan tidak tuntas
 b. Tindak lanjut
    Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.
                    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


        MATA PELAJARAN               : KIMIA
        SATUAN PENDIDIKAN            : SMAN 8 Bogor
        KELAS/PROGRAM                : X
        SEMESTER                     :1
        ALOKASI WAKTU                : 4 x 45 menit
        PERTEMUAN KE                 : 39 sampai 31

    L. Standar Kompetensi        :
         2. Memahami hukum-hukum Dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan
            kimia (stoikiometri)

 LI. Kompetensi Dasar            :
    Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui
percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia.


LII. Indikator               :
                     1.   Menentukan rumus empiris dan rumus molekul
                     2.   Menentukan rumus air kristal
                     3.   Menentukan kadar zat dalam suatu senyawa.


IV. Materi Pokok                 :
    Rumus Empiris, rumus Molekul dan air kristal
   Rumus empiris suatu senyawa diturunkan dari nilai perbandingan mol unsur pembentuk
   senyawa itu.
   Rumus molekul suatu senyawa dapat ditetapkan berdasarkan pada rumus empiriik
   senyawa itu.

      Pereaksi pembatas
     Jika suatu zat-zat pereaksi dicampurkan tidak dalam jumlah yang ekivalen, artinya tidak
     sesuai dengan perbandingan koefisien reaksinya. Maka salah satu pereaksi akan habis
     lebih dulu, sementara pereaksi yang lainnya berlebih. Jumlah hasil reaksi akan
     bergantung pada jumlah pereaksi yang habis lebih dulu

     V. Langkah-Langkah Pembelajaran
       c.      Pendahuluan
       1. Apersepsi melalui tanya jawab mengenai rumus kimia dan penentuan kadar zat
          dalam suatu sample
       2. Motivasi dan pemberian reward untuk siswa yang aktif

       d.      Kegiatan Inti
       Pertemuan 39
       1. siswa menentukan rumus empiris dan rumus molekul dari suatu data percobaan
       2. Siswa menentukan jumlah air kristal dalam suatu senyawa berdasarkan data
          percobaan
       3. siswa meenntukan kadar zat dalam suatu sample

      Pertemuan 30
     1. Siswa menuliskan persamaan reaksi dan menentukan jumlah mol zat yang bereaksi
        dan mol produk yang dihasilkan pada suatu reaksi kimia yang habis bereaksi
     2. Siswa menuliskan persamaan reaksi dan menentukan pereaksi pembatas
        berdasarkan jumlah zat yang bereaksi
 Pertemuan 31
 Ulangan blok

       e. Penutup
          Bersama-sama dengan siswa menyimpulkan penentuan rum,us empiris,
          rumus molekul, air kristal dan kadar zat dalam suatu senyawa serta
          penentuan oereaksi pembatas.


XXXVIII. Media dan Sumber Belajar               :
 Buku Paket Kimia (Erlangga)
 Tabel Periodik
 Media informasi lain yang relevan dengan materi yang dibahas
XXXIX. Penilaian dan Tindak Lanjut
       a. Penilaian      : - Proses,
         1. Jenis tagihan : Ulangan, penugasan individu, kuis.
         2. Bentuk tagihan:, laporan, pilihan berganda, uraian terstruktur
                          - Hasil:
                             Tuntasdan tidak tuntas
       b. Tindak lanjut
           Siswa yang tidak tuntas dilakukan remedial dan penugasan.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:988
posted:2/4/2010
language:Indonesian
pages:35