RISET PEMASARAN (MARKETING RESEARCH) by vei53664

VIEWS: 15,846 PAGES: 38

									RISET PEMASARAN
(MARKETING
RESEARCH)

  Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
           Program MM FE UNILA
                               2004
       Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
PENDAHULUAN




  Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
SISTEM INFORMASI
PEMASARAN

 Def:
  Suatu sistem yang terdiri dari orang, peralatan
    dan prosedur untuk mengolah informasi untuk
    keputusan di bidang marketing




                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
SISTEM INFORMASI
PEMASARAN
Bagian dari Marketing Information System:
1. Internal Record System
   (seperti sales reporting system, sistem
   order, piutang, inventori dll)
2. Marketing Intelligence System
   untuk mengetahui perkembangan
   lingkungan pemasaran (dengan cara
   pengiriman ghost shopper, menyewa biro
   riset seperti A.C Nielsen dll)

              Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
SISTEM INFORMASI
PEMASARAN
Bagian dari Marketing Information System:
3. Marketing Research System
   def: upaya mendisain, mengumpulkan, analisis
   dan pelaporan data, serta menemukan hasil-hasil
   yang relevan untuk situasi marketing yang
   spesifik.

   Riset Pemasaran berkembang seiring dengan
    makin diterimanya Konsep Pemasaran dalam
    dunia bisnis

                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
SISTEM INFORMASI
PEMASARAN
Bagian dari Marketing Information System:
4. Marketing Decision Support System
   koordinasi dari data, sistem, tools dan
   prosedur dengan dukungan hardware serta
   software, dengan mana dihasilkan
   informasi yang relevan untuk pengambilan
   keputusan di bidang marketing


             Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
MARKETING RESEARCH
 Rata-rata anggaran untuk kegiatan riset
  pemasaran adalah 1-2% dari total sales
 50% - 80% anggaran dikeluarkan untuk
  kegiatan riset langsung, sedang sisanya
  untuk membeli jasa riset dari biro riset
  (AC Nielsen, Spectra dll)




               Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
BIRO RISET PEMASARAN
Di beberapa negara asia:
            Jumlah               Annual Reseacrh Volume
                                             (US$ juta)
Hongkong    59                               7
India       n.a                              8
Indonesia   51                               3
Jepang      100                              260
Singapura   51                               4
Thailand    37                               4


                  Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
BIRO RISET PEMASARAN
 AC Nielsen (www.acnielsen.com)
 Spectra (www.spectramarketing.com)
 CLARITAS (http://cluster1.claritas.com)
 TDLinx (www.TDLink.com)
 Burke Institute (www.burkeinstitute.com)
 Markplus (www.markplusnco.com)
 Frontier (www.frontier.co.id)
 MARS
Direktori biro riset  www.researchinfo.com
Asosiasi riset pemasaran  www.mra-net.org
                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
KLASIFIKASI RISET
 RISET IDENTIFIKASI MASALAH
    Mengidentifikasi masalah yang belum muncul
    atau diperkirakan berpotensi muncul di masa
    depan
  Contoh: Riset Potensi Pasar, Riset Citra Merk
 RISET PEMECAHAN MASALAH
     Memecahkan masalah pemasaran secara
      Spesifik
     Contoh: Riset Segmentasi, Riset Produk

               Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
PELAKU RISET
 INTERNAL
   Departemen Riset Pemasaran yang dikelola Perusahaan
   Contoh: RBI Unilever, Nestle
 EKSTERNAL
   Perusahaan/Konsultan luar yang dikontrak Perusahaan
   Contoh: AC Nielsen, MarkPlus
   Layanan yang diberikan: Syndicated Services
     (mengumpulkan data dari waktu ke waktu), Customized
     Services (kebutuhan khusus)



                  Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
PROSES RISET
PEMASARAN




      Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
1. PERUMUSAN
   MASALAH




      Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
PERUMUSAN MASALAH
Bedakan antara:
MASALAH (PROBLEM)
 Situasi yang membutuhkan tindakan (action)
GEJALA (SYMPTOMS)
 Situasi yang membuktikan adanya masalah

 Contoh: penurunan penjualan Xerox di AS



              Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
PERUMUSAN MASALAH
MASALAH KEPUTUSAN MANAJEMEN
 Lebih bersifat ACTION-ORIENTED
 Contoh: Apakah Program Iklan harus diubah?
MASALAH RISET PEMASARAN
 Lebih bersifat INFORMATION-ORIENTED
 Contoh: menentukan efektivitas Iklan saat ini




               Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
2. PENENTUAN
   DISAIN RISET




       Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
DISAIN RISET
Tiga Jenis Disain Riset Pemasaran:
1. RISET EKSPLORATORIS
   –   TUJUAN:
       Memberikan Pemahaman atau gagasan tentang masalah yang
          dihadapi
   –   SIFAT:
       Fleksibel dalam metode dan kuesioner, tergantung kreativitas
           Periset
   –   CARA:
       Experince Survey, Focus Group Interview, Consumer Insight



                     Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
DISAIN RISET
2. RISET DESKRIPTIF
   – TUJUAN UTAMA:
      Menggambarkan karateristik Pasar (konsumen)
  –   SIFAT:
      Formal dan Terstruktur, Sampel relatif besar
  –   CARA:
      Longitudinal, Cross Sectional
  –   CONTOH:
      Profil Konsumen, Consumer Panel

                  Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
DISAIN RISET
3. RISET KAUSAL
   – TUJUAN UTAMA:
      Menentukan hubungan sebab-akibat dari suatu
        fenomena Pemasaran
  –   SIFAT:
      Formal dan Terstruktur, Sampel relatif besar
  –   CARA:
      Eksperimen
  –   CONTOH:
      Apakah Promosi meningkatkan Penjualan


                   Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
3. METODE
   PENGUMPULAN DATA




      Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
KLASIFIKASI DATA
MENURUT JENIS DATA:
1. DATA KUALITATIF
 Ciri: Tidak bisa dilakukan operasi Matematika
 Dibagi:
 • DATA NOMINAL
     Data hasil Kategorisasi
 •   DATA ORDINAL
     Data dengan ada proses Preferensi/Ranking


                 Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
KLASIFIKASI DATA
MENURUT JENIS DATA:
2. DATA KUANTITATIF
 Ciri: Bisa dilakukan operasi Matematika
 Dibagi:
 • DATA INTERVAL
 • DATA RASIO
    Data yang mempunyai titik nol absolut




                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
KLASIFIKASI DATA
MENURUT SUMBER DATA:
1. DATA INTERNAL
   Data yang berasal dari dalam Perusahaan
   Contoh: data keuangan, data penjualan dll
2. DATA EKSTERNAL
   Data yang berasal dari luar Perusahaan
   Contoh: data daya beli masyarakat, data sikap
      konsumen dll


                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
KLASIFIKASI DATA
MENURUT CARA MEMPEROLEH DATA:
1. DATA PRIMER
  Data yang diperoleh langsung dari obyeknya
  Contoh: wawancara langsung
2. DATA SEKUNDER
   Data yang diperoleh dalam bentuk yang sudah
      jadi, dan hasil olahan pihak lain
   Contoh: data pemasaran dari majalah SWA


                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
DATA PRIMER
SUMBER DATA PRIMER:
1. OBSERVASI
     Mengamati perilaku atau obyek yang diteliti
     Contoh: Ghost Shopper, Alat Perekam untuk mengamati
        reaksi pelanggan
2.    EKSPERIMEN
     Mengamati reaksi konsumen, baik di Lapangan atau di
        Laboratorium
3.    KUESIONER
     Sejumlah Pertanyaan yang diberikan kepada
         Konsumen/Responden untuk mengetahui perilaku
         mereka
                    Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
KUESIONER
 Penyusunan Kuesioner lebih merupakan
  seni (art) daripada ilmu (science)
 Usahakan melakukan uji Validitas dan
  Reliabilitas dari sebuah Kuesioner
 Contoh pertanyaan pada Kuesioner:
  – Pertanyaan terbuka (Open-Ended Question)
  – Pertanyaan tertutup, bisa dibagi:
     • Dichotomous Questions
     • Multichotomous Questions


                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
DATA SEKUNDER
SUMBER DATA SEKUNDER:
1. INTERNAL PERUSAHAN
  Contoh: Faktur Penjualan
2. EKSTERNAL
   Bisa berupa:
   • PUBLIKASI: Jurnal, laporan BPS
   • KOMERSIAL: Jurnal (komersial)



               Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
KLASIFIKASI DATA
MENURUT WAKTU PENGUMPULAN:
1. DATA CROSS-SECTION
   Data yang dikumpulkan pada suatu waktu
      tertentu
   Contoh: Data Penjualan di 10 Provinsi
2. DATA TIME-SERIES
   Data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu
   Contoh: Data Penjualan di Jakarta dari Maret-
      April 2003

                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
TEKNIK SAMPLING




      Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
METODE SAMPLING
1.    NON PROBABILITY SAMPLING
     Setiap unsur dari Populasi tidak mendapat peluang yang
         sama untuk dipilih sebagai sampel.
     Contoh:
     • QUOTA SAMPLING
     • ACCIDENTAL/CONVENIENCE SAMPLING
     • PURPOSIVE/JUDGMENT SAMPLING
     • SNOWBALL SAMPLING




                    Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
METODE SAMPLING
1. PROBABILITY SAMPLING
   Setiap unsur dari Populasi mendapat peluang
       yang sama untuk dipilih sebagai sampel.
   Contoh:
   • RANDOM SAMPLING
   • STRATIFIED SAMPLING
   • CLUSTER SAMPLING
   • SYSTEMATIC SAMPLING
   • MULTI STAGE SAMPLING


                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
4. ANALISIS DATA




      Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
PROSES ANALISIS DATA
1. EDITING
   Melakukan Edit terhadap data yang telah
      dikumpulkan. Editing dilakukan bertahap,
      yakni:
   • FIELD EDIT
     Editing yang dilakukan di Lapangan
   • CENTRAL OFFICE EDIT
      Editing lanjutan yang dilakukan di Kantor


                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
PROSES ANALISIS DATA
2. CODING
   Pada beberapa data yang membutuhkan proses
       kuantitatif, dilakukan proses mengubah Data
       Kualitatif menjadi Data Kuantitatif
   Contoh:
   Pria diberi kode 1
   Wanita diberi kode 2




                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
PROSES ANALISIS DATA
3.       ANALISIS DATA DENGAN TOOLS
         TERTENTU
     Tools (Alat Analisis) bisa dibagi menjadi:
     • STATISTIK
          Menggunakan Metode Statistik, seperti Deskripsi Data dengan
              Tabel, Grafik, Uji Hipotesis, Analisis Korelasi dll
          Bisa menggunakan bantuan program SPSS
     •    NON STATISTIK
          Menggunakan operasi matematika biasa, seperti pengukuran
             Sikap Konsumen, Kepuasan Pelanggan dll




                        Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
SOFTWARE STATISTIK
 Software khusus pengolah data statistik:
   – SAS
   – SPSS
   – MINITAB
   – MICROFIT, MICRO TSP
   – STATISTIX dll
 SPSS digunakan karena:
   – Paling populer di Indonesia
   – Sudah memadai untuk kegunaan praktis

               Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
5. LAPORAN RISET




      Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si
ISI LAPORAN RISET
1. Judul Laporan
2. Daftar Isi
3. Ringkasan (Executive Summary)
4. Latar Belakang Masalah
5. Metodologi dan Analisis Data
6. Kesimpulan dan Saran
7. Lampiran (Appendix)


                Dr. H. Satria Bangsawan, SE, M.Si

								
To top