Teknik Instalasi Fisik LAN by hcj

VIEWS: 1,813 PAGES: 9

									Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

VII. PEMBENTUKAN TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Topologi Jaringan adalah teknik untuk menggabungkan beberapa komputer agar bisa berkomunikasi data antara satu dengan lainnya, membentuk suatu Local Area Network (LAN). Ada tiga jenis topologi jaringan yang mendasar, yaitu : 1. Token Bus – adalah topologi LAN dimana jalur transmisi utama (backbone) menggunakan kabel coaxial yang ujung-ujungnya dibatasi oleh terminator, digunakan bersama oleh semua komputer yang terjaring di dalam LAN tersebut. 2. Token Ring – sama halnya dengan Topologi Bus, hanya jalur transmisi utamanya (backbone) berbentuk melingkar. 3. Topologi STAR – adalah topologi LAN dimana bagian tengahnya terdapat central node / concentrator (Active Hub) sebagai pusat komunikasi data untuk semua komputer yang terjaring di dalam LAN tersebut. Semula Token Bus dan Token Ring mendominasi topologi LAN, tetapi memiliki kelemahan dalam hal metoda akses transmisinya. Namun demikian dengan semakin menurunnya harga Active Hub dan kabel UTP, popularitas kedua jenis topologi diatas tergeser oleh topologi STAR.

VII.1. : Sambungan LAN secara praktis
LAN dengan topologi STAR dibangun menggunakan sebuah Active Hub sebagai central node yang terhubung ke masing-masing PC melalui segmen kabel UTP. Untuk meningkatkan kinerja jaringan, khususnya fasilitas untuk jaringan yang membutuhkan kecepatan transmisi antar PC yang terkait, disarankan untuk menggantikan Active-Hub dengan Switch-Hub. Gb.VII-1. : Active Hub & PC

Hand Out : Piping Supriatna

38

Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

Switch-Hub juga dibutuhkan untuk jaringan LAN dengan PC di atas 10 buah agar kinerja (performance) jaringan tidak terlalu lambat. Ujung-ujung segmen kabel UTP memerlukan sepasang konektor RJ-45, yang pemasangannya menggunakan RJ-45 crimp tool.

Gb. VII-2. : Conector RJ-45

Gb.VII-3. : Topologi STAR

Instalasi Network Interface Card ( NIC / LAN Card )
Setelah NIC terpasang pada salah satu slot dari CPU, selanjutnya agar NIC ini dikenali oleh CPU maka dilakukan instalasi melalui prosedur instruksi : Setting  Control Panel  Add New Hardware Pada monitor akan akan ditampilkan pilihan perangkat keras yang akan di-install. Pilih Network adapters. Setelah di klik icon-nya maka akan tampil daftar berbagai berbagai merek NIC yang banyak dipasaran. Sebagai contoh dipilih Compex yang memiliki beberapa jenis kartu.

Gb.VII-4. : Setting LAN-Card
Hand Out : Piping Supriatna

39

Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

GbVII-5. : Setting Compex.Inc. LAN-Card Jika jenis NIC yang diinstalasi tidak terdapat dalam daftar, maka driver-nya bisa diambil dari disket yang disediakan oleh pabriknya. Jika instalasinya benar, maka akan tampil pesan ”This device is working properly”. Selanjutnya dilakukan setting jaringan IntraNet (TCP/IP), yaitu untuk menentukan Computer Name dan Workgroup Name (domain) agar bisa berkomunikasi antara satu Node (PC) dengan Node lainnya. Adapun prosedurnya adalah sbb. : Setting  Control Panel  Network  Protocol  Identification

Gb.VII-6. : Setting Computer Name dan Domain
Hand Out : Piping Supriatna

40

Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

Untuk menginstalasi IP-Address prosedurnya adalah : Setting  Control Panel  Network  Protocol  TCP/IP (properties)

Gb.VII-7. : Setting IP-Address Prosedur instalasi NIC dan setting IP-Address di atas dilakukan pada Operating System Windows 98. Untuk OS di atas Windows 98 secara prinsip dan prosedur sama saja, hanya sedikit terdapat perbedaan pada tampilan dan nama instruksi. Bagi yang sudah biasa mengelola jaringan hal ini tidak menjadi masalah. Untuk topologi Token Bus maupun Token Ring, proses instalasi LAN-Card sama halnya seperti pada Topologi Ethernet, perbedaannya hanya terletak pada konfigurasi fisiknya saja (pola jaringan dan jenis kabel transmisinya).

Gb.VII-8 : Topologi Token-BUS

Gb.VII-9. : Topologi Token-RING

Hand Out : Piping Supriatna

41

Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

VII.2. : Akses Logika Transmisi Data Pada Jaringan Komputer
 Topologi Jaringan komputer secara fisik merujuk pada konfigurasi jenis kabel, komputer dan perangkat keras penunjang lainnya yang digunakan pada pembentukan jaringan komputer.  Akses Logika (metode akses) adalah teknik proses transmisi data yang terjadi pada saat komunikasi data antar Host pada jaringan.  Topologi jaringan standar yang umumnya digunakan adalah Topologi Star, Token Bus dan Token Ring. Tabel VII-1 : Topologi jaringan dengan metode aksesnya. Topologi Star Token Bus Token Ring Metode Akses CSMA/CD Token Passing Token Passing Standar IEEE IEEE 802.3 IEEE 802.4 IEEE 802.5 Pola Jaringan Star Network Bus Network Ring Network

CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) adalah akses logika pada jaringan topologi Star yang melakukan transmisi data ke semua node yang terhubung pada jaringan secara broadcast bergantian.

Gb.VII-10. : Topologi STAR dengan Active Hub sebagai Central Node

Hand Out : Piping Supriatna

42

Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

A

1.
A B

2.
A B

3.
B
Gb.VII-11. : Akses Logika CSMA/CD pada Topologi STAR Token Passing adalah metode akses pada jaringan dengan topologi Token Bus atau Token Ring, yang melakukan transmisi data pada jaringan dengan lintasan secara melingkar (seperti conveyor).

Gb.VII-12. : Jaringan Topologi Token Bus

Hand Out : Piping Supriatna

43

Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

A

B

F

E

D

C

Gb.VII-13. : Token Passing untuk Topologi Token Bus

Gb.VII-14. : Jaringan Topologi Token Ring

A

B

F

E

D

C

Gb.VII-15. : Token Passing untuk Topologi Token Ring

Hand Out : Piping Supriatna

44

Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN JARINGAN KOMPUTER  Topologi jaringan yang banyak digunakan pada umumnya adalah Linear Bus, Star dan Tree.  Linear Bus terdiri dari satu jalur kabel utama dimana pada masingmasing ujung-nya diberikan sebuah terminator. Semua nodes pada jaringan terkoneksi pada kabel utama.

Gb.VII-16. : Topologi Token Bus (Linier Bus).  Keuntungan dari topologi ini adalah mudah menginstalasikan perangkat keras pada kabel utamanya, dan tidak terlalu banyak menggunakan kabel dibandingkan topologi star.  Kerugiannya adalah jika ada kerusakan pada kabel utama, komunikasi data pada jaringan macet total dan sulit mencari kerusakan yang terjadi.
 Untuk topologi Star,

setiap Node terkoneksi pada Concentrator (Active Hub). Concentrator mengatur dan mengontrol secara keseluruhan fungsi jaringan.

Gb.VII-16. : Topologi STAR.

Hand Out : Piping Supriatna

45

Materi Kuliah Jaringan Komputer ke-6 :

 Keuntungan dari topologi ini adalah mudah menginstalasikan perangkat tambahan pada central node-nya, mudah untuk mendeteksi kesalahan dan mudah untuk memindah-mindahkan perangkat lainnya pada jaringan, tanpa mengakibatkan gangguan pada aktivitas jaringan keseluruhan.  Kerugiannya adalah membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi Linear Bus. jika ada kerusakan pada kabel utama, komunikasi data pada jaringan macet total, dan sulit mengidentifikasi kerusakan yang terjadi.  Topologi Tree (Pohon), model ini merupakan perpaduan antara topologi Linear Bus dengan topologi Star, dimana kelompok-kelompok workstation topologi Star terhubung ke kabel utama (merupakan Backbone) dari topologi Linear Bus.  Keuntungan dari Topologi ini memungkinkan untuk pengembangan jaringan yang telah ada, dan memungkinkan untuk membentuk konfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhannya.  Kerugiannya adalah jika ada kerusakan pada kabel Backbone, komunikasi data terganggu secara keseluruhan pada jaringan, walaupun pada pada bagian segmen-segmen jaringan topologi STAR masih tetap berfungsi secara sub jaringan.

Hand Out : Piping Supriatna

46


								
To top