Docstoc

Angket ini untuk mengetahui cara pandang Anda terhadap uang

Document Sample
Angket ini untuk mengetahui cara pandang Anda terhadap uang Powered By Docstoc
					Angket ini untuk mengetahui cara pandang Anda terhadap uang. Jawaban Anda tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar. Tetapi jawaban Anda akan SANGAT menentukan masa depan keuangan dan kesejahteraan Anda. Angket dan cara ini saya dapatkan dari sebuah seminar yang harga normalnya lebih dari Rp5.000.000,- (lima juta rupiah) dengan waktu seminar 3 hari. Isilah angket berikut 1 – 10. 1 = Sangat Tidak Setuju, 10 = Sangat Setuju

  

Bila Jawaban Anda cenderung tidak setuju, maka isi dengan angka mulai 4 sampai dengan angka 1 Bila Netral beri jawaban diangka 5 Bila setuju silahkan beri jawaban mulai angka 6 sd 10

Berilah tanda: * = Yang paling mengganggu Anda O = bila jawaban 10 Lingkari 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Uang adalah akar dari segala kejahatan. Uang bukan segalanya. Uang tidak bisa membeli cinta. Uang tidak bisa menyelesaikan masalah. Easy come Easy go. Uang yang dapatnya mudah, keluarnya juga mudah. Uang banyak cenderung membuat orang semena-mena. Uang banyak bisa menimbulkan banyak masalah. Orang kaya anaknya rebutan warisan. Orang kaya itu serakah. Orang kaya itu korupsi. Orang harus pelit baru bisa jadi kaya. Orang mati tidak membawa uang, maka tidak perlu cari banyak uang. Orang kaya seringkali hidupnya tidak bahagia. Orang yang uangnya banyak, kurang spiritual. Orang kaya dekat dengan kesombongan. Orang kaya seringkali menghalalkan segala cara. Orang kaya karena memanfaatkan orang lain. Orang tidak perlu serakah, hidup cukup saja. Orang miskin lebih mudah masuk surga. Secara jujur, saya tidak berbakat untuk menjadi orang kaya. Saya adalah orang-orang yang plin plan. Saya adalah pemberi yang baik bukan penerima yang baik.

23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50. 51. 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60. 61. 62. 63.

Saya tidak akan pernah kaya. Saya tidak nikmat dalam mengambil tanggung jawab. Saya terlalu repot, saya tidak punya waktu, energi, uang untuk belajar investasi. Saya tidak suka berjualan. Saya terlalu muda untuk menjadi kaya. Saya terlalu tua untuk menjadi kaya. Saya berpendidikan rendah maka susah kaya. Saya tidak punya waktu untuk mengelola uang. Saya tidak perlu mengatur uang, karena saya tidak punya banyak uang. Saya tidak bisa kaya dengan mengerjakan apa yang saya cintai. Saya bisa sukses sendiri tanpa bantuan orang lain. Saya tidak perlu belajar lagi untuk jadi kaya, karena saya sudah hidup cukup. Saya tidak paham membuat website maka saya tidak bisa kaya melalui internet. Saya tidak suka mengelola uang. Saya dengki/benci terhadap orang yang pamer kekayaan. Saya benci terhadap orang yang jualan. Saya takut diomong jelek oleh orang lain. Saya kurang bagus dalam area, “mencari uang”. Saya kurang bagus dalam area, “menyimpan uang”. saya kurang bagus dalam area mengembangkan uang, Saya tidak bisa menerima kegagalan. Saya punya kekecewaan yang mendalam terhadap beberapa orang yang sangat kaya. Saya lebih senang gaji besar komisi kecil dari pada komisi besar gaji kecil. Saya tidak cukup cerdas untuk bisa kaya. Saya orang jujur maka susah kaya. Mencari uang terlalu banyak berarti saya serakah. Secara realita kemungkinan saya kaya adalah kecil. Kalau saya minta tolong berarti saya lemah. Menjadi kaya butuh kerja terlalu banyak dan perjuangan berat. Kalau saya kaya maka semua orang mau minta uang kepada saya. Sungguh tidak layak jika saya kaya dan orang lain miskin. Aman secara keuangan datang dari pekerjaan yang baik dan bayaran yang rutin. Harus kerja keras baru bisa kaya. Mendapatkan uang banyak berarti mengambil hak orang lain. Cari uang itu sulit. saham adalh berbahaya, maka harus dihindari. Investasi di property hanya untuk orang-orang kaya. Untuk punya bisnis sukses perlu bakat. Wanita lebih susah menjadi kaya. Sekarang saya sudah cukup aman, saya tidak perlu ambisi lagi. Sebetulnya, uang tidak betul-betul penting amat kok.

64. 65. 66. 67. 68. 69. 70. 71. 72. 73. 74. 75. 76. 77. 78. 79. 80. 81. 82. 83. 84. 85. 86. 87. 88. 89. 90. 91. 92. 93. 94. 95. 96. 97. 98. 99. 100. 101.

Perlu uang untuk mendapatkan uang. Kalau melihat sejarah masa lalu saya, saya sangat sulit jadi kaya. Yang paling penting dalam hidup adalah bahagia, sehat dan penuh cinta. Uang tidak penting. Kerja keras mencari kekayaan membuat orang sakit jantung, stroke, stress. Peluang jadi kaya saat ini lebih sulit daripada dulu. Semakin kaya semakin jauh dari keluarganya. Investasi di luar deposito bank sangat berbahaya. Belajar investasi hanya untuk orang-orang yang kaya. Kalau Anda lahir miskin, kesempatan untuk jadi kaya sangat kecil. Sekarang bukan waktunya untuk berbicara tentang masalah uang. Kaya syukur, nggak kayak juga nggak apa-apa. Kaya atau miskin itu adalah nasib dari Tuhan. Menjadi kaya sebenarnya bukan keterampilan yang bisa dipelajari. Kalau uang saya banyak, maka saya merasa aman. Satu-satunya alasan bekerja adalah untuk mendapatkan uang. Tidak ada gunanya semakin kaya, makin kaya besar pajaknya. Harus punya penghasilan banyak dulu baru bisa menabung. Kalau saya dapat banyak uang saya bisa kehilangan banyak uang. Pandangan orang lain terhadap saya sangat penting. Mempunyai uang banyak berarti punya tanggung jawab besar. Kalau saya kaya maka pasti ada orang yang akan benci terhadap saya. Perlu modal besar untuk punya usaha besar. Lebih baik miskin bahagia, daripada kaya tidak bahagia. Lebih baik miskin panjang umur, daripada kaya mati muda. Lebih baik miskin dicintai banyak orang, daripada kaya dibenci banyak orang. Lebih baik miskin tapi sehat daripada kaya sakit-sakitan. Lebih baik miskin ber-Tuhan daripada kaya tidak ber-Tuhan. Lebih baik miskin jujur daripada kaya korupsi. Lebih baik miskin keluarga harmonis daripada kaya keluarga bercerai-berai. Lebih baik miskin punya martabat daripada kaya tidak punya harga diri. Lingkungan saya tidak memungkinkan saya menjadi kaya. Kalau uang saya banyak maka saya malah bingung. Hati-hati kalau Anda kaya, karena sewaktu-waktu bisa menjadi miskin. Sebetulnya saya tidak kepingin kaya-kaya sekali. Banyak orang kaya keluarganya berantakan. Memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sulit, apalagi harus nabung. Dunia Investigasi adalah dunia yang membingungkan, susah di mengerti. Rata-rata orang kaya adalah tidak jujur dan curang.

Pada kesempatan ini, saya hanya memberikan angket ini saja dan silahkan untuk diisi. Sedangkan hasil analisanya silahkan Anda dapatkan dengan cara menjadi member di www.keberkahanfinansial.com *) Sumber Seminar Financial Revolution, by Tung Desem Waringin


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:135
posted:1/31/2010
language:Indonesian
pages:4