ABSTRAK Yuliani, Dwi, Artalina. 2009. Studi Kasus tentang - Download as PDF

Shared by: lsg16921
-
Stats
views:
12
posted:
1/19/2010
language:
Indonesian
pages:
1
Document Sample
scope of work template
							                                   ABSTRAK


Yuliani, Dwi, Artalina. 2009. Studi Kasus tentang Penerapan Model
         Pembelajaran Kontekstual atau Contextual Teaching and Learning
         (CTL) Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Sub Bidang Studi Seni Tari
         Untuk Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 20 Malang Tahun Ajaran
         2008/2009. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra,
         Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Drs. Iriaji, M. Pd (2) Tri
         Wahyuningtyas, S. Pd, M. Sn

Kata Kunci: Model Pembelajaran, CTL, Seni Tari

          Model pembelajaran adalah suatu cara atau pola yang disusun atau dibuat
untuk perencanaan pembelajaran yang akan diajarkan kepada siswa. CTL
merupakan pembelajaran yang membantu seorang guru untuk mengkaitkan suatu
materi pembelajaran dengan situasi dunia nyata siswa, yang akhirnya memotivasi
siswa untuk membuat suatu hubungan dari pengetahuan yang telah dimilikinya
dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran CTL ini
dapat membantu siswa memahami dan menguasai pemahamannya dalam
penerapannya pada pelaksanaan pembelajaran seni tari. Sehingga dengan adanya
penerapan model pembelajaran CTL siswa tidak hanya mampu menghafal tentang
konsep atau pengetahuan pembelajaran seni tari, tetapi siswa dapat mengalami
sendiri pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dari pembelajaran seni tari di
dalam kehidupan sehari-hari.
          Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan (1)
perencanaan; (2) penerapan; (3) sarana dan prasarana penunjang; (4) hasil prestasi
belajar; (5) persepsi serta (6) faktor-faktor pendukung dan penghambat terhadap
model pembelajaran CTL pada mata pelajaran seni budaya sub bidang studi seni
tari untuk siswa kelas VIII di SMP Negeri 20 Malang.
          Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis
studi kasus tunggal dengan multi level analisis, sumber data penelitian ini adalah
guru seni budaya dan siswa kelas VIII khususnya VIII F. Pengumpulan data
dilakukan oleh peneliti dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, yang
kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
          Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran seni tari
yang dibuat oleh guru seni budaya salah satunya adalah rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP), sudah sesuai dengan beberapa komponen utama pada CTL
diantaranya: konstruktivisme (constructivism), bertanya (questioning),
menemukan (inquiry), masyarakat belajar (learning community), pemodelan
(modeling), refleksi (reflection), dan penilaian sebenarnya (authentic assesment).
Hal tersebut terlihat pada komponen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)
yang terdapat pada metode dan strategi pembelajaran. Selain itu, guru seni budaya
juga melakukan penilaian sebenarnya (authentic assesment) pada setiap materi
yang diajarkan. Penilaian sebenarnya (authentic assesment) merupakan penilaian
yang diperoleh baik dari segi proses maupun hasil akhir dalam pelaksanaan
pembelajaran seni tari.