-identifikasi masalah

Document Sample
-identifikasi masalah Powered By Docstoc
					IDENTIFIKASI MASALAH

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

BAHAN BELAJAR MANDIRI
Topik Alokasi waktu Identifikasi Masalah 4 jam tatap muka (4 x 50 menit); 6 jam tugas terstruktur (6 x 50 menit); 6 jam tugas mandiri (6 x 50 menit) ke-9

Pertemuan

Sebelum pertemuan ini dimulai, guru peserta sebaiknya telah memahami materi pada pertemuan sebelumnya, antara lain (1) pengenalan proses pembelajaran BERMUTU, (2) pengenalan PTK, Lesson Study, dan Case Study, serta (3) pelaksanaan PTK model BERMUTU. Pemahaman materi tersebut merupakan prasyarat untuk memulai diskusi prosedur identifikasi masalah.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

1

IDENTIFIKASI MASALAH

1. PENGANTAR
Bahan Belajar Mandiri pada pertemuan ini ditujukan untuk guru pemandu yang akan memandu kegiatan belajar di MGMP bahasa Inggris SMP dalam merefleksi pembelajaran yang telah dilakukan sebagai dasar untuk memperbaiki kinerja pembelajaran dan mengidentifikasi masalah sebagai dasar penyusunan rencana PTK. Sebagai bahan untuk melatih guru, Bahan Belajar Mandiri ini memberikan contoh cara melakukan prosedur awal Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selanjutnya, guru peserta dapat menerapkan contoh tersebut pada masalah lain. Sebelum pembelajaran dimulai, agar lebih terarah dan terfokus, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh guru pemandu. Hal-hal tersebut di antaranya adalah berikut ini.

a.

Kedudukan Identifikasi Masalah dalam Pembelajaran
Identifikasi masalah merupakan topik bahasan pada pertemuan minggu ke-8 dari 16 pertemuan dalam proses belajar BERMUTU. Topik yang merupakan bagian dari tahap perencanaan, yaitu tahap pertama dari empat tahap utama dalam PTK ini pada dasarnya adalah aplikasi topik generik yang telah dipelajari dalam pertemuan sebelumnya.

b.

Pentingnya Prosedur Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam pelaksanaan PTK, karena PTK bertolak dari adanya permasalahan dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru peserta. Tanpa adanya permasalahan, langkah berikutnya tidak akan bisa direncanakan dan PTK tidak dapat dilaksanakan. Setelah menyadari adanya masalah, guru peserta memikirkan cara pememecahannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dikelolanya. Jadi, tahapan ini sangat penting dilakukan karena merupakan modal dasar untuk perbaikan kinerja guru dalam pembelajaran.

2

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

c. Ruang Lingkup
Pada pembelajaran Bahasa Inggris, masalah yang dihadapi guru peserta berkenaan dengan tiga hal, meliputi pengembangan kurikulum, penguasaan materi, dan pelaksanaan pembelajaran. Aspek pengembangan kurikulum meliputi pemahaman tujuan mata pelajaran, kemampuan menganalisis standar kompetensi dan kompetensi dasar, pengembangan silabus, RPP, dan penilaian. Penguasaan materi meliputi pemahaman dan penguasaan materi dalam aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, serta tata bahasa dan kosakata. Sedangkan, pelaksanaan pembelajaran mencakup pemilihan strategi/model pembelajaran, pendekatan, metode, media pembelajaran, pengelolaan kelas dan penilaian proses dan hasil belajar. Berdasarkan hal tersebut, ruang lingkup pembahasan dalam topik ini adalah permasalahan yang terkait dengan keterampilan mengidentifikasi masalah tersebut.

d. Petunjuk Kegiatan Pembelajaran
Agar pemahaman terhadap langkah ini lebih baik, ada dua sesi yang harus ditempuh, yaitu sesi tatap muka di MGMP (4 x 50 menit), tugas terstruktur (6 x 50 menit) dan tugas mandiri (6 x 50 menit).

Kegiatan Tatap Muka
Kegiatan pembelajaran pada sesi ini berupa diskusi prosedur identifikasi masalah. Dalam kegiatan ini guru pemandu memandu guru peserta untuk melakukan halhal berikut. • Curah pendapat (brainstorming) mengenai permasalahan yang dihadapi pada waktu pembelajaran. • Diskusi untuk memahami cara mengidentifikasi masalah dari berbagai sumber belajar. • Latihan mengidentifikasi masalah, menganalisis masalah, dan merumuskan masalah berdasarkan case study yang tersedia.

Kegiatan Mandiri
Setelah kegiatan belajar tatap muka di forum MGMP, guru peserta diharuskan melakukan kegiatan mandiri, yaitu mengerjakan tugas terstruktur dan belajar
PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

3

IDENTIFIKASI MASALAH

mandiri. Kegiatan ini sebagai bagian dari kegiatan tetap muka di MGMP. Hal-hal yang harus dilakukan untuk mendukung kegiatan tersebut dapat dideskripsikan berikut ini.

Tugas Terstruktur
(1) Guru peserta melakukan pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran diamati oleh teman sejawat dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. (2) Setelah pembelajaran selesai, guru peserta merenungkan proses pembelajaran tersebut dan menuangkannya dalam refleksi tertulis. (3) Hasil refleksi, hasil observasi dari teman sejawat, RPP, LKS, dan hasil kerja siswa dibuat dalam laporan singkat dan dibahas pada pertemuan berikutnya di forum MGMP. (4) Laporan tugas terstruktur akan menjadi salah satu tagihan yang akan dijadikan bukti untuk melihat ketercapaian indikator hasil belajar dan dijadikan bahan portofolio guru

Tugas Mandiri
(1) Menugasi guru peserta untuk membaca dan memahami langkah identifikasi masalah dari sumber belajar (2) Membuat identifikasi masalah dan membawanya dalam pertemuan berikut di forum MGMP.

4

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

2. KOMPETENSI DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Kompetensi yang hendak dicapai pada pertemuan ini ditunjukkan dalam indikator pencapaian kompetensi. Kompetensi Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menentukan ruang lingkup permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris b. Mengidentifikasi permasalahan yang bisa dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris c. Mengklasifikasi permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris d. Menganalisis permasalahan dalam pembelajaran bahasa Inggris e. Merumuskan masalah yang terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

5

IDENTIFIKASI MASALAH

3. PERSIAPAN
Untuk melaksanakan pembelajaran topik identifikasi masalah, diperlukan persiapan seperti berikut ini. a. Guru pemandu mempelajari topik dan sumber belajar yang relevan. b. Guru pemandu menyiapkan bahan ajar dalam bentuk tayang Bahan Ajar atau bentuk lain.

Bahan Ajar 1 Bahan Ajar 2 Bahan Ajar 3 Bahan Ajar 4 Bahan Ajar 5 Bahan Ajar 6 Bahan Ajar 7 Bahan Ajar 8 Bahan Ajar 9 Bahan Ajar 10

Pengantar Pembelajaran Pertemuan Identifikasi Masalah Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran B.Inggris Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Masalah dan Perumusannya Pertanyaan untuk Diskusi Contoh Jawaban Pertanyaan Guru tentang Case Study Contoh Analisis dan Rumusan Masalah Rangkuman Tugas Terstruktur dan Tugas Mandiri

c. Guru pemandu menyiapkan format penilaian untuk mengukur keberhasilan pembelajaran d. Guru pemandu menyiapkan case study e. Guru pemandu menyiapkan alat pembelajaran, seperti ATK, papan tulis, kertas plano, spidol, OHP, plastik tranparancies, LCD dan laptop (jika memungkinkan).

6

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

4. SUMBER BELAJAR
Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran topik ini antara lain:

Sumber belajar 1

Handout pembelajaran topik identifikasi masalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP/MTs (disediakan pada waktu pelatihan) Format Penilaian Proses Pembelajaran Format Penilaian Produk Format Observasi Kegiatan Pembelajaran Contoh case study dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris ”Miming, membuat Sedih, Senang dan Tertawa ” Wiriaatmadja, Rochiati. 2007. Metode Penelitian Tindakan Kelas: Untuk Meningkatkan Kerja Guru dan Dosen. Bandung: Paskasarjana UPI & PT Remaja Rosdakarya Cheng, Soh Kay. 2006. Workshops on Action research:A Guide for Teachers to Become TeacherResearchers McKay, Sandra Lee 2002. The Reflective Teacher: A Guide to Classroom Research. Singapore: Seameo Regional Language Centre

Sumber belajar 2

Sumber belajar 3 Sumber belajar 4 Sumber belajar 5

Sumber belajar 6

Sumber belajar 7

Sumber belajar 8

Sumber belajar 9

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

7

IDENTIFIKASI MASALAH

5. KEGIATAN BELAJAR
Kegiatan 1 Pengantar (10 menit) Kegiatan 2 Curah Pendapat (30 menit) Kegiatan 3 Diskusi Kelompok (90 menit)

Kegiatan 6 Penutup (10 menit)

Kegiatan 5 Presentasi (60 menit)

Kegiatan 1 Pengantar
Langkah awal pembelajaran guru pemandu mengucapkan salam dan menginformasikan topik yang akan dipelajari, kompetensi, indikator pencapaian kompetensi, ruang lingkup pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan melalui tayangan Bahan Ajar 1: Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah Langkah selanjutnya, guru pemandu memberikan penguatan kedudukan identifikasi masalah dalam tahapan pelaksanaan PTK. Kedudukan identifikasi masalah dapat dilihat melalui tayangan Bahan Ajar 2: Kedudukan Identifikasi Masalah dalam PTK. Untuk mengingatkan, sebelum menanyangkan Bahan Ajar sebaiknya guru peserta dipandu dengan pertanyaanpertanyaan berikut.
 Mengapa identifikasi masalah perlu dilakukan dalam PTK?  Bagaimana hubungan identifikasi masalah dengan langkah selanjutnya dalam penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Inggris?

8

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Pada saat menayangkan Bahan Ajar 2, guru pemandu mengingatkan kembali bahwa Identifikasi Masalah berada pada tahapan Refleksi Awal. Refleksi awal dilakukan oleh guru peserta berkolaborasi dengan teman sejawat atau praktisi lain untuk mencari informasi dalam mengenali dan mengetahui kondisi awal permasalahan yang akan dicarikan solusinya. Refleksi awal dapat dilakukan dengan cara menelaah kekuatan atau kelemahan suatu proses pembelajaran yang telah dilakukan baik dari aspek diri sendiri, siswa, sarana atau sumber/lingkungan belajar, aspek pengembangan kurikulum, materi subjek, dan pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan temuan awal, diskusi/kegiatan difokuskan pada identifikasi masalah yang nyata, jelas, dan mendesak untuk dicarikan solusinya.

Kegiatan 2

Curah Pendapat (Brainstorming)
Guru pemandu memandu kegiatan curah pendapat mengenai berbagai masalah yang dihadapi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMP. Sebagai langkah awal agar kegiatan curah pendapat berjalan dengan baik, guru pemandu dapat menggunakan pertanyaan pemandu berikut. Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam pembelajaran Bahasa Inggris? Coba sebutkan! Apa yang menyebabkan hal tersebut?

Berdasarkan hasil curah pendapat, guru pemandu mengumpulkan dan menuliskan di papan tulis permasalahan yang sering dihadapi para guru peserta. Sebagai pembanding, guru pemandu menayangkan Bahan Ajar 3: Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. Selanjutnya, guru pemandu meminta guru peserta duduk berkelompok. Satu kelompok terdiri atas 4 orang untuk menelaah dan mengklasifikasi permasalahan ke dalam aspek pengembangan kurikulum, materi subjek, dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir (Bahan Ajar 4: Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Inggris). Selanjutnya, guru pemandu meminta salah satu kelompok untuk melaporkan hasil diskusinya dan meminta anggota kelompok lain untuk menyimak dan
PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

9

IDENTIFIKASI MASALAH

menanggapinya. Sebagai penguatan, guru pemandu mengingatkan guru peserta pada topik sebelumnya yang telah dipelajari dalam materi generik PTK mengenai makna masalah dan ciri-ciri rumusan masalah dengan menggunakan tayangkan Bahan Ajar 5: Masalah dan Perumusannya

Kegiatan 3

Case Study dan Diskusi Kelompok
Setelah para guru peserta memiliki persepsi yang sama mengenai makna masalah dan rumusan masalah, guru pemandu mengajak mereka untuk berlatih mengidentifikasi masalah pada case study beberapa hal yang tak terduga (Sumber Belajar 4). Mintalah salah seorang guru peserta untuk membacakan case study tersebut. Selanjutnya, guru pemandu meminta para guru peserta untuk menanggapi pengalaman yang direkam dalam case study tersebut secara bebas. Tujuan diskusi bebas ini adalah menarik rasa empati dan ownership atas masalah yang mungkin pernah mereka alami sendiri. Langkah selanjutnya, guru inti meminta guru peserta duduk berkelompok kembali untuk menjawab pertanyaan yang telah dipersiapkan guru inti (Bahan Ajar 6: Pertanyaan untuk Diskusi). Setelah itu, guru peserta diminta untuk mengklasifikasikan permasalahan yang dihasilkan dari case studi dan diskusi kelompok ke dalam aspek pengembangan kurikulum, materi subjek, dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir. Kemudian, guru pemandu minta kelompok untuk mengidentifikasi salah satu permasalahan yang sangat penting dan merumuskannya.

Kegiatan 4

Presentasi
Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lain menanggapinya. Setelah selesai, guru pemandu memberikan penguatan dengan menanyangkan Bahan Ajar 7: Contoh jawaban pertanyaan guru tentang case study. Kemudian, guru pemandu memperlihatkan bagaimana rumusan masalah bisa ditarik dari analisis masalah yang dilakukan (Bahan Ajar 8: Contoh analisis dan rumusan masalah).

10

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Kegiatan 5

Penutup (Tanya Jawab, Rangkuman, Refleksi, dan Tindak Lanjut)
Guru pemandu memberikan kesempatan kepada guru peserta untuk mengajukan pertanyaan atau pernyataan terkait dengan topik identifikasi masalah. Setelah tanya jawab, guru peserta diminta untuk merangkum pembelajaran dan diperkuat oleh guru pemandu dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Rangkuman Pembelajaran Identifikasi Masalah Pada langkah selanjutnya, guru pemandu dan guru peserta melakukan refleksi pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengecek apakah indikator yang telah ditetapkan dalam mempelajari topik pada pertemuan ini telah tercapai. Berdasarkan hal tersebut, guru pemandu memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran dengan memberikan kegiatan mandiri yang berupa tugas struktur dan tugas belajar mandiri. Tugas terstrukur yang harus dikerjakan guru pembelajar sesuai dengan langkah yang disusun pada Pengantar. Tugas ini dituliskan dalam Buku Kerja. Guru pemandu mengingatkan guru peserta dengan menayangkan Bahan Ajar 9: Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri. Kemudian guru pemandu mengakhiri kegiatan dengan ucapan salam dan informasikan topik bahasan pertemuan minggu berikutnya yang akan dibahas, yaitu Perencanaan.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

11

IDENTIFIKASI MASALAH

6. PENILAIAN
Penilaian pencapaian hasil belajar guru peserta dilakukan melalui pengamatan proses pembelajaran. Penilaian terhadap guru peserta dalam proses belajar dapat mencakup aspek afektif, misalnya: keaktifan dalam diskusi, kontribusi dalam diskusi, kesungguhan mengikuti kegiatan. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai aspek afektif berupa non tes (Sumber 3: Format Penilaian Proses Pembelajaran). Selain itu, penilaian hasil belajar dilakukan melalui produk yang dihasilkan (Sumber 4: Format Penilaian Produk). Produk yang dapat dinilai adalah : laporan tugas terstruktur berupa daftar identifikasi masalah, rumusan masalah pembelajaran, data atau deskripsi kondisi penyebab timbulnya masalah. Produk peserta akan dilampirkan dalam portofolio.

12

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Lampiran - Lampiran Bahan Ajar 1:
Pengantar Pembelajaran Identifikasi Masalah dalam PTK
Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi permasalahan yang dapat dijadikan PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris Mengklasifikasikan permasalahan pembelajaran bahasa Inggris ke dalam aspek pengembangan kurikulum, penguasaan materi, dan praktik/pelaksanaan pembelajaran Menganalisis permasalah dalam pembelajaran bahasa Inggris Brainstorming Diskusi Latihan Tabel klasifikasi masalah, penyebab, dan solusinya Kegiatan Belajar Hasil Belajar yang diharapkan Daftar masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris

Mengidentifikasi dan merumuskan masalah PTK dalam pembelajaran bahasa Inggris di SMP

Brainstorming Diskusi Latihan

Brainstorming Diskusi Latihan

Tabel klasifikasi masalah

Merumuskan masalah terkait dengan pembelajaran bahasa Inggris

Brainstorming Diskusi Latihan

Rumusan masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

13

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 2 Kedudukan Prosedur Identifikasi Masalah Dalam Urutan PTK
Refleksi Awal

Perencanaan Tindakan I

Pelaksanaan Tindakan I

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan I (Perencanaan Tindakan II)

Pelaksanaan Tindakan II

Observasi

Refleksi dan Evaluasi

Revisi Tindakan II (Perencanaan Tindakan III)

Bahan Ajar 3 Contoh Daftar Masalah dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Masalah Pengembangan Kurikulum       Guru kurang menguasai pemetaan kurikulum Guru kurang menguasai penyusunan silabus, RPP, Prota, Promes Guru menghadapi kesulitan dalam memilih materi yang bervariasi Guru menghadapi kesulitan memilih metode yang sesuai dengan Kompetensi Dasar Guru masih memandang pembelajaran Bahasa Inggris sebagai belajar mengenai struktur bahasa, bukan keterampilan berbahasa.

14

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Masalah Penguasaan Materi       Guru kurang menguasai penggunaan bahasa Inggris dalam kelas Guru kurang menguasai penggunaan ungkapan bahasa Inggris yang tepat Guru kurang menguasai pembelajaran bermacam-macam jenis teks Guru kurang menguasai pelafalan kata dalam bahasa Inggris dengan baik Guru kurang menguasai pengelolaan kelas yang baik Guru kurang menguasai teknik penyajian yang tepat dalam pembelajaran

Masalah Praktik Pembelajaran           Guru menggunakan strategi pembelajaran yang kurang variatif Guru kurang menguasai penggunaan TIK Guru kurang memberdayakan media pembelajaran Siswa kurang berani mengemukakan pendapat Siswa tidak mau tampil di depan kelas Motivasi siswa untuk belajar bahasa Inggris rendah Siswa tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru Siswa tidak memperhatikan penjelasan guru Kemampuan membaca, menulis, berbicara dan mendengar siswa rendah Siswa mengalami kesulitan dalam menguasai kosakata dan penggunaan tenses

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

15

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 4 Format Pengklasifikasian Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa

Area Masalah No. Masalah Pembelajaran Pengembangan Materi Kurikulum Subjek Praktik Pembelajaran Faktor Penyebab

Bahan Ajar 5 Masalah dan Perumusannya
MASALAH: SITUASI YANG TIDAK MEMUASKAN/ GANJALAN PIKIRAN DAN PERASAAN YANG MENDORONG PENELITI UNTUK MENCARI SOLUSI RUMUSAN MASALAH:   MERUPAKAN PERTANYAAN YANG AKAN DICARIKAN JAWABNYA MELALUI PENELITIAN BERUPA KALIMAT PERTANYAAN DIRUMUSKAN SECARA RINCI YANG MENUNJUK PADA PROSES DAN HASIL

16

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Contoh Masalah : 1. Kesulitan siswa dalam penggunaan „to be‟ dan „to do‟. 2. Rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. 3. Rendahnya kemampuan siswa dalam berbicara. Rumusan masalah: 1. Bagaimanakah cara mengatasi kesulitan siswa dalam penggunaan be dan do? 2. Strategi pembelajaran apakah yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar? 3. Bagaimanakah cara meningkatkan kemampuan berbicara siswa?

Bahan Ajar 6. Pertanyaan untuk Diskusi
Diskusikan dan jawab pertanyaan berikut:      Permasalahan apakah yang diceritakan dalam case study ? Miming Membuat Senang, Sedih dan Tertawa Hal apakah yang menjadi penyebab permasalahan tersebut? Klasifikasikan permasalahan tersebut ke dalam aspek pengembangan kurikulum, materi ajar, dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan format terlampir! Apakah yang menjadi masalah utama dalam case study! Tuliskanlah rumusan masalahnya dalam bentuk pertanyaan!

Bahan Ajar 7.

Contoh Jawaban Pertanyaan Guru Tentang Case Study
Permasalahan yang nampak berdasarkan case study:  Siswa belum dikondisikan untuk belajar sehingga kelas jadi ribut  Pembelajaran apersepsi tidak diawali dengan kegiatan

 Siswa masih melakukan kesalahan dalam penggunaan „to be‟ dan „to do‟ seperti terlihat masih ada siswa yang masih menggunakan „Are you feel happy?‟ dan „Have you stomachache?‟  Belum semua pembelajaran. anak terlibat dalam kegiatan

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

17

IDENTIFIKASI MASALAH

 Siswa kurang berbicara.

mendapat

kesempatan

latihan

Penyebab timbulnya masalah  Guru kurang mengkondisikan siswa untuk siap belajar  Guru kurang memahami kemampuan siswa  Guru kurang memberikan bimbingan sewaktu siswa kerja kelompok  Siswa belum terkondisikan untuk lebih aktif dalam berbicara.

Contoh Pengklasifikasian Masalah Masalah Pembelajaran Area Masalah Faktor Penyebab Pengembangan Kurikulum Materi Subjek √ Praktik Pembelajaran bimbingan atau penjelasan guru kurang menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan „to be‟ dan „to do‟dalam berbicara

No.

1.

Siswa belum memamahami cara penggunaan „to be‟ dan „to do‟ dengan baik

Masalah esensial dari pembelajaran yang dituangkan dalam case study  Belum semuanya siswa menguasai penggunaan „to be‟ dan „to do‟ dengan benar.  Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien .  Bimbingan guru pada kegiatan diskusi belum menggali potensi kreatif siswa dalam penggunaan „to be‟ dan „to do‟ dalam berbicara (speaking).

18

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 8. Contoh Analisis dan Rumusan Masalah
Masalah  Belum semuanya siswa menguasai penggunaan „to be‟ dan „to do‟ dengan benar dalam pembelajaran keterampilan berbicara (speaking) Alokasi waktu yang tersedia belum efektif dan efisien.



Analisis penyebab masalah   Guru kurang mengkondisikan siswa agar siap belajar Kegiatan belajar mengajar belum efektif karena pada kegiatan diskusi guru belum menggali potensi kreatifitas siswa.

Rumusan Masalah Berdasarkan analisis penyebab masalah masalah dapat dirumuskan sebagai berikut. tersebut,

Apakah strategi sharing ideas (kerja kelompok) dapat meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Malang?

Bahan Ajar 9. Rangkuman
Keterampilan mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertama PTK yang harus dilakukan. Ini dapat dilakukan pada saat merefleksikan pembelajaran yang telah dilakukan. Dalam refleksi diingat kembali kejadian, atau hal-hal yang membuat guru tidak puas . Masalah merupakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan, jadi dapat berupa situasi yang tidak memuaskan. Rumusan masalah dapat dinyatakan dengan pertanyaan yang akan dicarikan solusinya. Jika merasakan adanya ketidakpuasan setelah melaksanakan pembelajaran, tuliskan dalam sebuah catatan. Kaji ulang penyebab timbulnya ketidakpuasan tersebut. Salah satu cara untuk mendokumentasikan proses pembelajaran yang telah dilakukan adalah dengan membuat case study.

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

19

IDENTIFIKASI MASALAH

Bahan Ajar 10. Tugas Terstruktur dan Tugas Belajar Mandiri
Tugas Terstruktur 1. Lakukan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas Anda dengan diamati oleh dua orang guru teman sejawat Anda. Mintalah teman Anda untuk mencatat hal penting yang terjadi dalam pembelajaran. Gunakan format yang ada (Sumber Belajar 5: Observasi Kegiatan Pembelajaran). Mintalah komentar melalui kegiatan refleksi dengan teman Anda. Jangan lupa tulislah kejadian-kejadian yang Anda alami, rasakan, dan pikirkan ke dalam sebuah case study. ……………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………… Identifikasi masalah pembelajaran yang muncul, dan rumusan masalah pembelajarannya! Pilih salah satu masalah yang menuntut Anda mendesak untuk segera ditangani atau carikan solusinya. Masalah Anda……………………………………………………………………………… Rumusan masalah:....................................................... Berikan alasan mengapa masalah tersebut penting untuk segera dicarikan pemecahannya.…………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………… Tentukan faktor penyebab munculnya masalah yang Anda rumuskan tersebut………………………………………………………………………………………

2. 3.

4.

5.

Tugas Belajar Mandiri Kajilah bahan bacaan dari sumber belajar 5 tentang identifikasi masalah dan tuliskan laporannya

20

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Sumber Belajar 3 FORMAT PENILAIAN PROSES
Pertemuan ke- : ....... Hari, tanggal : ......................................... Topik : ......................................... Aspek No. Nama 1 Keaktifan 2 3 Kontribusi 1 2 3 Kedisiplinan 1 2 3

Keterangan: 1 = sangat aktif/berkontributif/disiplin 2 = aktif/berkontributif/disiplin 3 = kurang aktif/berkontributif/disiplin

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

21

IDENTIFIKASI MASALAH

Sumber Belajar 4

FORMAT PENILAIAN PRODUK TOPIK IDENTIFIKASI MASALAH
Nama Guru Asal Sekolah No. 1. : …………………………………. : …………………………………. Nilai A B C D Keterangan

Aspek yang Dinilai (Indikator) Mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mengklasifikasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Inggris Mendata faktor penyebab timbulnya masalah Menuliskan rumusan masalah dengan tepat B: 70 – 84

2.

3.

4.

Nilai A : 85 -100

C : 55 – 69

D : 0 - 54

22

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

Sumber Belajar 5

LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN

No.

Pengelolaan Kegiatan Belajar Siswa Interaksi siswa siswa dengan

Uraian (Deskripsi)

Waktu

1.

2.

Interaksi siswa dengan guru

3.

Interaksi materi

siswa

dengan

4.

Interaksi siswa dengan media/sumber belajar/LKS

PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

23

IDENTIFIKASI MASALAH

Sumber Belajar 6 Contoh Studi Kasus

Case study Miming: Membuat Senang, Sedih Dan Tertawa. Oleh: Kimtafsirah

Saya mendapat tugas untuk melaksanakan model pembelajaran di SMP oleh ketua prodi bahasa Inggris. Ini berarti saya mengajar bahasa Inggris kepada remaja SMP dan saya senang sekali. Segera saya urus surat izin untuk kepala sekolah Lab School yang dipilih sebagai tempat mengajar. Karena hasil pembelajaran akan dipakai sebagai sumber belajar oleh jurusan, saya meminta pak Nana untuk merekamnya dengan video. Bapak kepala sekolah dengan senang hati menerima saya dan langsung mempertemukan saya dengan Pak Gema dan pak Saeful yang mengajar di kelas delapan SMP Lab School yang berlokasi di dekat kampus UPI Bandung. Pada hari Kamis bulan Agustus 2008 saya datang dengan membawa persiapan untuk mengajar seperti lesson plan atau RPP skenario khusus untuk pembelajaran Miming sebagai instructional media. Kedua teman sejawat, Pak Gema dan Pak Saeful sudah siap membantu baik sebagai pemeran pembantu dalam Miming maupun sebagai pengamat ketika siswa beraktivitas. Agar lebih jelas berikut ini saya uraikan secara singkat apa yang dimaksud dengan Miming sebagai salah satu teknik Educational Drama. Educational Drama bukan seperti drama dalam panggung tapi lebih merupakan teknik untuk mengajar di kelas. Ada beberapa bagian dalam educational drama yang dapat diterapkan sebagai teknik yaitu miming, role play atau bermain peran,teknik kursi kosong atau the empty chair technique, dan simulasi yang akan saya terapkan adalah Miming saja dengan lampiran RPP nya. Kegiatan awal saya lakukan dengan salam dan tidak lupa senyum, berdoa dan perkenalan singkat. Kemudian saya jelaskan tujuan khusus yang akan dicapai sesuai dengan kompetensinya. Saya katakan kepada siswa bahwa kita akan belajar berakting sambil belajar bahasa Inggris. “Horee asyik dong Bu”. Kemudian saya

24

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

IDENTIFIKASI MASALAH

minta siswa kerja dalam kelompok kecil yang terdiri atas lima orang. Skenario yang telah saya siapkan ada lima contoh scenario sebagai berikut: 1. act out, perankan bahwa Anda berdua berselisih paham, salah seorang dari Anda cemburu. 2. Perankan bahwa Anda sakit perut; 3. Perankan bahwa Anda sedih karena mendapat berita buruk lewat surat; 4. Perankan Anda seorang guru yang sedang mengajar ; 5. Perankan Anda sedang jatuh hati pada seseorang. Untuk kegiatan awal saya lakukan apersepsi dengan dua pertanyaan saja. Saya bertanya dalam bahasa Inggris: ”Do you feel happy now?” siswa menjawab “yeees”. “Are you sad ?”. siswa menjawab ”No”. All right smile now. Kegiatan inti saya awali dengan mengundang wakil dari tiap kelompok cukup 4 orang ditambah teman sejawat saya, Pak Gema dan Pak Saeful yang bertugas awal sebagai contoh. Lalu saya sodorkan skenario yang sudah saya pilihkan untuk dimainkkan dan minta tunggu di luar kelas untuk dipanggil. Saya berperan sebagai presenter dalam satu kontes bermain peran. Saya berkata: “Ladies and gentlemen welcome to the contest. Now I would invite the first contestant, please.” Siswa bertepuk tangan dengan ramai. Masuklah Pak Gema dan Pak Saeful langsung bermain peran sesuai dengan scenario pertama. Siswa terdiam dan mengamati apa yang diperankan kedua guru tersebut. Kemudian saya katakan: “Allright now each group must provide one or two yes and no questions” Siswa bertanya dan saya minta pemeran menjawab. Setelah itu saya persilahkan kedua rekan guru berperan sebagai pengamat yang mengamati tingkah laku siswa. Demikian seterusnya sampai pemeran keempat. Ketika seorang siswa memerankan tokoh yang sedih, siswa semua berkata: “Oooh sedih sekali “ lalu ada “yes”/”no” questions. Jawaban tiba pada skenario dimana seseorang harus menirukan seseorang yang jatuh cinta dimana siswa tersebut mendekati saya. Saya merespon dengan miming juga pura-pura jadi siswa. Semua tertawa dan kelas hidup walau jadi gaduh. Kegiatan akhir saya isi dengan menyuruh siswa menuliskan pertanyaan yang sudah dibicarakan, kemudian yang salah dibahas dan dibetulkan. Sebelum saya tutup, saya bertanya apa mereka senang dengan teknik Miming ini. Mereka menjawab senang apalagi di rekam pakai handicam. Pokoknya Miming bikin sedih ketawa dan senang. Demikian kata mereka. Alhamdullilah.
PB /IDENTIFIKASI MASALAH/09/IPA

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP

25

IDENTIFIKASI MASALAH

REFLEKSi: Refleksi Pak Gema Situasi kelas lebih kondusif karena murid lebih terfokus ke kegiatan yang dilakukan di depan kelas. Anak- anak juga lebih aktif dalam berbicara, walau tidak semua anak terlibat. Pembelajaran bahasa Inggris lebih menarik untuk siswa. Refleksi Pak Saeful Anak anak senang, saya jadi tahu beberapa kelemahan siswa dalam membuat pertanyaan jadi harus dilatih lagi penggunaan „to be‟ and „to do‟. Kegiatan Miming dapat mengajak siswa sedih, tertawa, dan gembira. Refleksi dan komentar: Kimtafsirah Sebagai guru saya terharu karena para siswa senang situasi kelas komunikatif dan siswa have fun. Ada masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas delapan SMP masalah penggunaan “to be” dan “to do” contoh: “Are you feeling happy”, ”Have you stomach ache?” Demikian sedikit refleksi dan komentar dari saya.

26

BBM/IDENTIFIKASI MASALAH/09/B.INGGRIS/SMP


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:38135
posted:1/19/2010
language:Indonesian
pages:26
Description: -identifikasi masalah