P ropinsi Sumatera Selatan merupakan suatu kawasan seluas 99.888,28

Document Sample
P ropinsi Sumatera Selatan merupakan suatu kawasan seluas 99.888,28 Powered By Docstoc
					Sumatera Selatan
  P
           ropinsi Sumatera Selatan merupakan suatu kawasan seluas 99.888,28
           kilometer persegi di pulau Sumatra bagian Barat yang terletak di sebelah
Selatan garis khatulistiwa pada 10 - 40 derajat lintang Selatan dan 102 - 108 derajat
Bujur Timur. Bagian daratan propinsi ini berbatasan dengan propinsi Jambi di sebelah
Utara dan propinsi Lampung di Selatan, propinsi Bengkulu di bagian Barat serta di
bagian Timur berbatasan dengan pulau Bangka dan Belitung.
       Sumatera Selatan dikenal juga dengan sebutan Bumi Sriwijaya karena wilayah
ini pada abad 712 Masehi merupakan pusat kerajaan maritim terbesar dan terkuat
di Indonesia yang berpengaruh sampai ke Formosa dan Cina di Asia serta
Madagaskar di Afrika.
       Disamping itu, Sumatra Selatan sering pula disebut sebagai Daerah Batanghari
Sembilan. karena di kawasan ini terdapat 9 sungai besar yang dapat dilayari sampai
jauh ke hulu, yakni: sungai Musi, Ogan, Komering, Lematang, Kelingi, Rawas,
Batanghari Leko dan Lalan serta puluhan lagi cabang-cabangnya
       Topografinya di kawasan Timur hingga garis pantai didominasi rawa-rawa
dan lebak yang dipengaruhi pasang surut. Di bagian tengah dan makin ke Barat
merupakan dataran rendah dan lembah yang luas. Lebih jauh ke Barat terdiri dari
perbukitan dan pegunungan yang menjadi mata rantai Bukit Barisan yang
membentang sepanjang pulau Sumatra dari Aceh hingga Lampung.
       Puncak-puncak Bukit Barisan di Sumatra Selatan diantaranya adalah Gunung
Dempo (3159 meter), Gunung Patah (2107 meter), Gunung Bungkuk (2125 meter)
dan Gunung Seminung (1954 meter) dimana di kaki gunung ini terdapat Danau
Ranau yang luasnya 118 kilometer persegi.




                                                                                93
informasi pariwisata nusantara
  sumatera selatan
        Dari hasil susenas tahun 2002 Sumatera Selatan berpenduduk sebanyak
7.167.972 jiwa. Penduduk asli terdiri dari beberapa suku yang masing-masing
mempunyai bahasa dan dialek sendiri. Namun dalam komunikasi sehari-hari
mempergunakan bahasa Indonesia atau bahasa lokal. Suku-suku tersebut antara lain
suku Palembang, Ogan, Komering, Seniendo, Pasemah, Gumay, Lintang, Musi Rawas,
Meranjat, Kayuagung, Ranati dan Kisam.
        Semua suku ini hidup berdampingan dan saling membaur dengan suku-suku
pendatang termasuk dengan orang asing. Bahkan banyak terjadi perkawinan antar
suku. Mereka memiliki adat-istiadat dan tradisi sendiri yang acapkali tercermin dalam
upacara perkawinan dan peristiwa-peristiwa penting suatu suku.
        Meski tiap kelompok etnik memiliki corak khas dalam kebudayaan dan
struktur bahasa sendiri, namun tetap merupakan kesatuan yang bulat yang sulit
dipisahkan satu sama lain dalam lingkungan hukum adat. Mereka juga saling
mempengaruhi sehingga unsur kebudayaan yang satu terdapat juga pada
kebudayaan suku lainnya.
        Mayoritas penduduk memeluk agama Islam yang berpengaruh pula terhadap
adat istiadat, budaya dan kehidupan sehari-hari. Hari-hari besar Islam secara umum
dirayakan dengan khitmad, seperti Hari Raya Idulfitri, Iduladha, Maulud Mi’radj,
Nuzul Quran dan lain sebagainya. Masjid dan mushollah hampir terdapat di setiap
pelosok.
        Salah satu seni tarinya yang dikenal luas adalah Gending Sriwijaya, tari spesifik
masyarakat Sumatra Selatan untuk menyambut tamu istimewa yang berkunjung ke
daerah ini. Tarian ini mencerminkan sikap ramah, gembira, bahagia, tulus dan
terbuka terhadap kunjungan para tamu istimewa atau para pendatang.

Sejarah
Sejarah
       Sumatra Selatan sudah didiami manusia sejak zaman purbakala. Bukti-bukti
                                   sejarah masa lampau itu antara lain berupa situs-
                                   situs megalit dalam berbagai bentuk dan ukuran
                                   yang dapat disaksikan di alam terbuka terutama
                                   di Kabupaten Lahat, ogan Komering Ulu dan
                                   Muara Enim maupun di museum.
                                          Peninggalan kebudayaan megalit ini
                                   merupakan hasil kreasi seni pahat nenek
                                   moyang yang terdiri dari arca batu berbentuk
                                   manusia, binatang, menhir, dolmen, pubden
                                   berundak, kuburan batu, limpang batu dan
                                   peralatan purba lainnya. Keberadaan batu-batu
                                   megalit ini juga melahirkan berbagai legenda


  94
                                     informasi pariwisata nusantara
                                                  sumatera selatan
dan mitos di kalangan masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel) misalnya legenda Si
Pahit Lidah yang karena kesaktiannya mampu membuat apapun yang tidak
disukainya menjadi batu.
       Dalam abad ke 7-13 masehi, Sumatra Selatan merupakan basis kekuasaan
Kerajaan Sriwijaya dengan Palembang sebagai ibu kota kerajaan. Dimasa jayanya
Sriwijaya dikenal sebagai pusat pendidikan dan ilmu pengetahuan mengenai agama
Budha di Asia Tenggara.
       Sriwijaya juga merupakan kerajaan maritim yang kuat dan disegani di Asia
Tenggara bahkan berpengaruh hingga ke Cina dan Madagaskar di Afrika. Selain
menguasai jalur perdagangan dan pelayaran antara Laut Cina Selatan dan Samudra
Hindia juga telah menjadikan daerah ini sebagai sentra pertemuan antar bangsa.
       Hal ini menimbulkan transformasi budaya yang lambat laun berkembang
dan membentuk identitas baru bagi daerah Sumatra Selatan ini. Sebagian Semenanjung
Malaya, Selat Malaka, Sumatera Utara, Selat Sunda masuk ke dalam lingkungan
kekuasaan Sriwijaya.
       Kerajaan ini tumbuh sebagai pusat perdagangan yang dikunjungi para
pedagang dari Parsi, Arab dan Cina yang menjual barang-barang yang mereka
bawa dari negerinya atau negeri yang dilaluinya sementara pedagang dari Pulau
Jawa membeli barang-barang itu sambil menjual rempah-rempah.
       Nama ‘Palembang’ berasal dari kata limbang yang berarti mendulang emas.
Menurut cerita, Palembang menjadi kota yang makmur karena emas yang
terkandung di Sungai Musi. Pada masa Sriwijaya, Palembang bernama Swarna
Dwipa yang berarti Pulau Emas.
       Disebutkan bahwa istana kerajaan Sriwijaya memiliki kolam yang di dasarnya
diletakkan batangan-batangan emas. Pada masa Sriwijaya, agama Budha mengalami
kejayaan. Seorang penjelajah dari Cina bernama I Tsing melaporkan dalam catatannya
bahwa di depan istana kerajaan ini, di seberang Sungai Musi terdapat kuil Budha
dimana sekitar seribu orang pendeta Budha (biksu) tinggal untuk menuntut ilmu
memperdalam ajaran Budha dan mempelajari Sanskerta. Dari kuil ini setiap pagi
tercium aroma dupa yang wanginya tersebar hingga ke seberang Sungai Musi.
       Letak istana kerajaan Sriwjaya diperkirakan relatif lebih jauh dari Sungai Musi
dibandingkan dengan pemukiman masyarakat yang umumnya berada di sepanjang
tepian sungai dan di rumah-rumah terapung atau rumah tiang- memanjang beberapa
kilometer di sepanjang Sungai Musi.
       Penduduk yang tinggal di tepi sungai ini merupakan sumber tenaga manusia
bagi armada laut yang menjadi tulang punggung kerajaan Sriwijaya dalam mengawasi
kawasan perairan di sekitarnya. Sejumlah peninggalan arkeologis dari masa kerajaan
Sriwjaya masih dapat ditemukan di sejumlah tempat.



                                                                                 95
informasi pariwisata nusantara
  sumatera selatan
       Setelah berjaya selama tiga abad, pada abad ke-11 Sriwijaya diserang kerajaan
Cola yang menjadi titik awal kemerosotan Sriwijaya dan kemudian Sriwijaya terdesak
oleh kekuasaan kerajaan dari Jawa Timur. Pada akhir abad ke-13 Sriwijaya merosot
sebagai pusat perdagangan dan akhirnya runtuh menjadi wilayah-wilayah kecil
yang dikuasai bajak laut hingga kedatangan Belanda (VOC).
       Pada abad ke-18 muncul kesultanan Islam di Palembang yang dipimpin oleh
sejumlah sultan. Sultan Mahmud Badaruddin adalah raja terakhir dari Dinasti
Palembang ini dan juga sultan yang paling terkenal karena perjuangnnya menentang
kaum kolonial. Raja Palembang ini dikenal sebagai orang yang memiliki kepribadian
yang kuat dan berbakat sekali. Sayangnya peninggalan kesultanan Islam Palembang
ini sudah tidak ada lagi yang tersisa karena hancur dalam pertempuran melawan
Belanda.

PA L E M B A N G
        Kotamadya Palembang yang juga berstatus sebagai ibukota provinsi Sumatra
Selatan merupakan salah satu kota tua di Indonesia. Menurut prasasti bertarikh 683
Masehi yang ditemukan di Bukit Siguntang di sebelah Barat kota Palembang sekarang,
maka kota ini dibangun oleh Dapunta Hyang Srijayanasa beserta 20.000 bala
tentaranya.
        Prasasti bertuliskan huruf Pallawa dan mempergunakan bahasa Melayu kuno
itu menyebutkan bahwa pemukiman bernama Sriwijaya didirikan 17 Juni 683 Masehi
sehingga tanggal tersebut dibakukan menjadi hari jadi kota Palembang yang diperingati
tiap tahun.
        Menurut topografinya, kota ini dikelilingi oleh air, bahkan terendam oleh
air yang bersumber baik dari sungai maupun rawa, juga air hujan. Mungkin karena
kondisi inilah maka nenek moyang orang-orang menamakan kota ini sebagai Pa-
lembang dalam bahasa melayu Pa atau Pe sebagai kata tunjuk suatu tempat atau
keadaan.
        Sedangkan lembang atau lembeng artinya tanah yang rendah atau juga berarti
lembah akar yang membengkak karena lama terendam air. Sementara menurut
bahasa melayu-Palembang, lembang atau lembeng adalah genangan air sehingga
Palembang adalah suatu tempat yang digenangi oleh air.
        Kondisi alam ini bagi nenek moyang orang-orang Palembang menjadi modal
mereka untuk memanfaat air menjadi sarana transportasi yang sangat vital, ekonomis,
efisien dan punya daya jangkau dan punya kecepatan tinggi. Selain kondisi alam,
juga letak strategis kota ini yang berada dalam satu jaringan yang mampu
mengendalikan lalu lintas antara tiga kesatuan wilayah yaitu tanah tinggi Sumatera
bagian Barat yakni pegunungan Bukit Barisan, daerah kaki bukit dan pertemuan



 96
                                    informasi pariwisata nusantara
                                                 sumatera selatan
anak-anak sungai sewaktu memasuki dataran rendah serta daerah pesisir timur
laut.
        Ketiga kesatuan wilayah ini merupakan faktor setempat yang sangat
menentukan dalam pembentukan pola kebudayaan yang bersifat peradaban dan
membuat Palembang menjadi ibukota Sriwijaya, yang merupakan kekuatan politik
dan ekonomi di zaman klasik pada wilayah Asia Tenggara. Kejayaan Sriwijaya
kemudian beralih ke Kesultanan Palembang Darusallam pada zaman madya sebagai
kesultanan yang disegani pula dikawasan Nusantara.
        Palembang kini menjadi kota industri dan perdagangan yang cukup sibuk.
Sungai Musi membelah kota yang berhawa panas ini menjadi dua bagian yaitu
Seberang Ilir yang berada di utara Sungai Musi dan Seberang Ulu yang berada di
selatan sungai. Ibukota provinsi ini juga merupakan kota terbesar kedua di Sumatera
setelah Medan dan kota terbesar ke-enam di Indonesia setelah Semarang.
Rumah-rumah penduduk yang dibangun diatas tonggak kayu memenuhi kedua
tepi Sungai Musi sepanjang beberapa kilometer. Sebagian besar penduduk Palembang
tinggal di sebelah selatan Sungai Musi (Seberang Ulu) Kawasan Seberang Ilir yang
berada di utara sungai merupakan kawasan kota modern dengan berbagai fasilitas
seperti hotel, pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan dan komplek perumahan
masyarakat kelas menengah ke atas.
        Acara wisata yang paling meriah di Palembang adalah Lomba Bidar yaitu
balapan perahu yang diadakan di Sungai Musi setiap tanggal 17 Agustus. Sebuah
perahu bidar panjangnya bisa mencapai 25 m yang dapat memuat 60 orang
pendayung.
        Jembatan Ampera yang memiliki dua menara besar adalah simbol utama
kota Palembang. Jembatan ini dibangun oleh Jepang dan diresmikan oleh Presiden
Soekarno pada tahun 1964 dalam suatu acara yang sangat meriah. Pada saat itu,
Ampera adalah jembatan terpanjang di Asia tenggara dan badan jembatan yang
terletak diantara dua menara dapat dinaikan
dan diturunkan agar dapat dilalui oleh kapal
besar, tetapi sekarang sudah macet.
        Di sudut antara Jl Jend Sudirman dan
Jl Merdeka berdiri dengan megah Masjid
Agung, salah satu peninggalan Kesultanan
Palembang yang dibangun oleh Sultan
Machmud Badaruddin I pada tahun 1740.
Kawasan di sekitar Masjid Agung ini dulunya
merupakan ibukota kerajaan Islam Palembang.
Kesultanan Palembang ini selalu menentang



                                                                              97
informasi pariwisata nusantara
  sumatera selatan
Belanda hingga rajanya yang terakhir Sultan Ahmad Najamuddin menyerah dan
dibuang ke Banda Neira pada tahun 1825.
        Museum Sultan Machmud Badaruddin II yang menghadap ke Sungai
Musi berada di sebelah barat dari ujung utara Jembatan Ampera. Bangunan museum
ini dibangun oleh Belanda pada tahun 1823 di lokasi bekas istana sultan Palembang
yang hancur karena serangan pasukan Belanda.
        Bangunan museum yang memiliki perpaduan arsitektur tradisional Melayu
dengan arsitektur kolonial Belanda ini pertama kali digunakan sebagai tempat
kediaman pejabat Belanda.Salah satu koleksi museum adalah perabotan tradisional
kesultanan Palembang. Namun sayangnya, museum ini kurang terawat, sebagian
dari koleksinya jarang dibersihkan sehingga berdebu.
        Sekitar 500 meter di sebelah barat Museum Sultan Machmud Badaruddin di
Jl Keraton, masih di tepian Sungai Musi, terdapat sisa benteng peninggalan Belanda
                                             Besak.
yang dikenal dengan nama Benteng Kuto Besak Benteng yang memiliki dinding
setinggi 3 meter ini dibangun oleh sultan Palembang pada tahun 1797 dan dibangun
selama 17 tahun. Pembangunan benteng dimasudkan untuk menahan serangan
pasukan Belanda yang berulangkali mencoba menguasai Palembang. Benteng Kuto
Besak itu kini dikuasai Kodam II Sriwijaya dan RS Dr A.K. Gani.
        Museum Sumatera Selatan juga patut dikunjungi, terletak sekitar 5 Km
dari pusat kota di jalan raya yang menuju ke bandara. Di dalamnya terdapat koleksi
peninggalan sejarah dari masa kerajaan Sriwijaya dan periode sebelumnya, seperti
sejumlah patung-patung batu megalit misterius dari dataran tinggi Pasemah yang
merupakan peninggalan manusia yang hidup pada 1500 hingga 2000 tahun yang
lalu.
        Di museum ini terdapat Batu Gajah yang menggambarkan seorang perwira
perang yang membawa genderang sedang menunggangi gajah. Patung Batu Gajah
merupakan peninggalan zaman megalit yang paling terkenal.
        Tempat-tempat lainnya yang bisa dikunjungi di kota Palembang adalah Hutan
Wisata Punti Kayu, kawasan hutan pinus yang ditata menjadi taman dan dilengkapi
dengan berbagai sarana rekreasi keluarga dan arena bermain anak-anak serta toko
cindramata.
        Langkahkan kaki pula ke Bukit Siguntang yang tingginya 27 meter dari
permukaan laut. Pada zaman Sriwijaya merupakan tempat suci bagi penganut agama
Budha dan di bukit ini pernah hidup 1000 pendeta sehingga tempat ini seakan
dikeramatkan.
        Di bukit ini pada tahun 1920 ditemukan arca Budha yang berasal dari abad
XI Masehi dan keunikan lainnya di puncak bukit ada kuburan kuno yang
dikeramatkan penduduk yaitu makam Sigentar Alam yang dijadikan tempat
bersumpah para peziarah.


 98
                                   informasi pariwisata nusantara
                                                sumatera selatan
                                        Purbak
                                         urbakala
        Coba juga melongok Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya berlokasi di
Karanganyar, Kecamatan Ilir Barat II, Kotamadya Palembang. Selain ada replika
prasasti Kedukan Bukit yang merupakan tonggak sejarah lahirnya Kerajaan Sriwijaya.
Taman yang dibagun di atas situs arkeologi Karanganyar ini untuk mengapresiasikan
nilai-nilai budaya dan memperkuat kepribadian, kebanggaan nasional.
                Tek
                 ekurep
        K awah Tekurep adalah nama sebuah kompleks makam Sultan Mahmud
Badaruddin I. Salah seorang dari raja Palembang yang memerintah pada abad 18.
bangunan ini mempunyai atap dari beton yang berbentuk kawah tertelungkup.
Kawah adalah sejenis kuali besar yang dipergunakan untuk memasak. Kompleks
makam ini terletak di 3 ilir dekat pelabuhan boom baru dan terbuka untuk umum
setiap hari.
        Obyek wisata lainnya di kota Palembang
                   Purbak
                    urbakala
adalah Taman Purbak ala Ki Gede Ing
Suro
Sur o yang terletak di 3 ilir Palembang
merupakan pekuburan islam dari pertengahan
abad ke 16. Di dalam kompleks tersebut
terdapat 8 bangunan yang berisi 38 kuburan.
Diantaranya makam Ki Gede Ing Suro yang
merupakan cikal bakal raja-raja Palembang
        Menurut sejarah pada awal abad 16
seorang bangsawan jawa bernama Sido Ing
Lautan datang ke Palembang bersama para
pengikutnya sekitar tahun 1547. putra
bangsawan ini, Ki Gede Ing Suro, akhirnya pada tahun 1552 mendirikan kerajaan
Palembang.
        Karena tidak berputra, Ki Gede Ing Suro mengangkat kemenakkannya
bernama Ki Mas Anom untuk memegang tampuk pemerintahan dengan gelar Ki
Gede Ing Suro Mudo sekitar tahun 1565 sampai 1967. Ki Gede Ing Suro beserta
para pengikutnya setelah meninggal dunia dimakamkan di kompleks tersebut.
Kompleks makam kuno menjadi obyek wisata sejarah setelah dipugar pada tahun
1977- 1978.

  isata Sungai
W isat a Sungai
       Perjalanan menyusuri Sungai Musi ini wajib hukumnya bagi wisatawan yang
ingin menikmati suasana Palembang seutuhnya. T    empat berkumpulnya perahu (taksi)
motor yang terletak di Jl Keraton, di tepi Sungai Musi, akan bersedia mengantarkan
anda kemanapun menikmati warna-warni kehidupan Sungai Musi.
       Salah satu obyek wisata yang dapat dikunjungi sambil menyusuri Sungai
Musi adalah Pulau Kemaro , sekitar 5 km sebelah hilir Jembatan Ampera yang


                                                                              99
informasi pariwisata nusantara
  sumatera selatan
merupakan sebuah pulau kecil (delta) di tengah Sungai Musi. Di pulau ini terdapat
vihara atau klenteng Cina dan sebuah kuburan puteri yang konon dikirim dari Cina
untuk dikawinkan dengan Raja Sriwijaya. Namun sebelum sempat kawin sang puteri
keburu tewas tenggelam di Sungai Musi, jenazahnya dikuburkan di Pulau Kemaro
ini.
       Dalam perayaan Cap Go Me ribuan masyarakat keturunan Cina termasuk
yang datang dari berbagi kota bahkan dari luar negeri berkunjung ke pulau Kemaro
untuk melakukan sembahyang atau berziarah. Perayaan ini berlangsung sampai 2-3
hari. Dari pulau kemaro dapat juga disaksikan kilang minyak Plaju dan Sungai
Gerong serta pabrik pupuk PT. PUSRI disamping berbagai kegiatan di sungai Musi.


Dat aran T inggi Pasemah
    aran Tinggi Pasemah
Datar
       Objek wisata Pasemah yang terletak diantara Lahat dan Pagaralam adalah
kawasan perlindungan budaya dan alam karena disini ditemukan sejumlah batu-
batu megalit misterius yang berasal dari zaman purba. Sejumlah patung-patung
batu ataupun susunan batu-batu besar (menhir) cukup banyak ditemui di wilayah
ini yang berasal dari manusia yang hidup sekitar 3000 tahun yang lalu. Namun
informasi mengenai kehidupan atau kebudayaan manusia purba ini sebagian besar
masih tertutup misteri.
       Untuk menuju ke Pasemah dari Palembang kita dapat menumpang kendaraan
umum menuju ke Lahat dan Pagaralam yang merupakan kota utama di wilayah
Pasemah. Dari Palembang kendaraan akan melalui kawasan dataran rendah berawa-
rawa sepanjang 50 Km melalui sejumlah desa dengan rumah-rumah panggung dari
kayu. Di sepanjang jalan terdapat sejumlah rumah makan Padang yang buka 24
jam.


      AT
L A H AT
        Dari Muara Enim perjalanan dilanjutkan sejauh 43 Km menuju Lahat yang
berada di kaki Bukit Barisan. Menuju ke Kota Lahat kendaraan akan melewati
hamparan sawah dan perkebunan kopi, sementara Sungai Lematang yang berkelok-
kelok terlihat di sepanjang jalan.
        Sekitar 11 Km sebelum memasuki kota Lahat kendaraan dapat berhenti sejenak
di tepi sungai dan Anda dapat menikmati pemandangan Gunung Serelo atau yang
dikenal dengan nama Bukit Tunjuk karena bentuk puncaknya yang seperti ibu jari
yang sedang menunjuk. Banyak anak muda yang mendaki hingga ke puncak dari
Desa Sukacinta.



 100
                                  informasi pariwisata nusantara
                                               sumatera selatan
P ag a ralam
  aga ralam
       Pagar Alam merupakan salah satu tujuan wisata di Suamatra selatan yang
memadukan wisata alam dan wisata sejarah (batu-batu Megalith). Luas kotanya
633,66 km yang berbatas dengan Kabupaten Lahat di sebelah Timur, Barat dan
Utara serta berbatas dengan provinsi Bengkulu di sebelah Selatan.
       Jalan dari Lahat ke Pagar Alam dihiasi dengan panorama yang indah. Sesaat
setelah kendaraan Anda meninggalkan Lahat, jalan mendaki bukit dengan
pemandangan Sungai Lematang yang berliku nun jauh dibawah. Mendekati Pagar
Alam panorama terlihat semakin menakjubkan dari jejeran pegunungan Bukit Barisan
dengan puncak-puncaknya.
       Tidak jauh dari Pagaralam terdapat kawasan perkebunan teh yang berada di
kaki Gunung Dempo (3159 m). Anda dapat menikmati panorama perkebunan teh
yang membentang menghijau dengan latar belakang Gunung Dempo yang
menjulang. Untuk menuju perkebunan teh ini tersedia angkutan umum dari Pagaralam
menuju ke pabrik teh yang berada di kawasan ini.

K a w asan Megalit
           Megalit
        Dataran tinggi Pasemah yang terletak di bagian barat
Provinsi Sumatera Selatan memiliki sejumlah batu megalit
yang dibuat oleh manusia purba ketika menghuni wilayah
ini sekitar 2000-3000 tahun yang lalu. Batu-batu tersebut
sangat menakjubkan karena keindahan bentuk dan
keragamannya. Kemampuan orang pada zaman dahulu kala
menata dan mengukirnya menunjukkan suatu kemampuan
luar biasa dan budaya yang tinggi.
        Batu-batu megalith itu terdiri dari berbagai bentuk
dan ukuran. Ada yang berbentuk manusia, binatang, rumah
batu, lesung batu dan sebagainya. Namun tidak ditemukan
tulisan-tulisan pada batu tersebut sehingga membuat
peninggalan ini tetap menyimpan misteri siapa yang
membuat dan menatanya.
        Patung batu terbaik dari wilayah ini sebagian telah
dipindahkan ke museum Jakarta dan Palembang, namun masih banyak patung
lainnya yang tetap berada di tempat aslinya, mereka terletak di ladang atau
perkebunan milik penduduk yang mengelilingi Gunung Dempo. Salah satu patung
terbaik yang sudah dipindahkan adalah patung yang menggambarkan seorang
pendekar yang sedang menunggang gajah. Patung ini saat ini berada di Museum
Sumatera Selatan.



                                                                          101
informasi pariwisata nusantara
  sumatera selatan
GUNUNG DEMPO
        Gunung Dempo merupakan salah satu obyek wisata alam Kabupaten Lahat
dan gunung tertinggi di Sumatera Selatan. Dapat dicapai langsung dari Palembang
dengan kendaraan pribadi selama lebih kurang 6 jam, menempuh jarak sepanjang
295 km. Dapat juga mempergunakan bus umum dari Lahat menuju Pagar Alam
(60 km), dan dari sini dilanjutkan dengan bus lain menempuh jarak 9 km sampai
ke perkebunan dan pabrik teh di lereng gunung.
        Wisatawan dapat menginap di mess yang tersedia sambil menikmati
pemandangan alam indah sekitarnya. Namun apabila ingin melakukan pendakian
ke puncak gunung, maka diperlukan bantuan guide/pemandu wisata yang
disediakan mess.
        Gunung Dempo mempunyai dua puncak dan diatas puncak kedua yang
lebih rendah terdapat sebuah kawah yang mengeluarkan batu belerang. Kawah ini
terletak ditengah lapangan pasir dan bebatuan yang biasa dipergunakan para pendaki
untuk beristirahat dan berkemah. Pendakian dari Pabrik teh ke puncak ini
membutuhkan sekitar 6 jam perjalanan.

Dat aran T inggi Sumindo
Datar Tinggi
    aran
       Dalam perjalanan pulang dari Pagaralam menuju ke Palembang atau jika
Anda ingin melanjutkan perjalanan wisata ke Danau Ranau, Anda dapat melewati
suatu kawasan yang memiliki panorama sangat indah yang dikenal dengan nama
Dataran Tinggi Sumindo.
       Sumindo merupakan daerah hijau yang ditumbuhi hutan, sebagian adalah
pohon durian setinggi 20 meter diselang-selingi dengan perkebunan kopi yang
tumbuh di lereng-lereng bukit di kawasan yang dihiasi dengan panorama air terjun.
Disini Anda dapat mencicipi durian segar yang dipetik langsung dari pohonnya,
durian dari tempat ini dibawa ke Jakarta untuk dijual dengan harga 10 kali lipat
lebih mahal. Dari atas ketinggian bukit, sambil menikmati durian anda dapat
memandang areal persawahan yang terlihat membentang dibawah anda.

Danau Ranau
       Terletak di wilayah kecamatan Banding Agung dengan jarak 125 km dari
Baturaja ibukota kabupaten OKU. Danau Ranau luasnya mencapai 8 x 16 Km
dengan latar belakang gunung Seminung (1.881 m). Di sekitar danau dikelilingi
oleh bukit dan lembah sehingga hembusan angin di kawasan ini tidak terlalu kencang.
       Pada malam hari udara sejuk dan pada siang hari cerah suhu berkisar antara
20° - 26° Celsius. Diatas perbukitan dan lembah sekitar danau terdapat perkebunan
kopi, tembakau, cengkeh, kayu manis dan palawija. Pada sisi lain dikaki gunung
Seminung terdapat sumber air panas alam yang keluar dari dasar danau. Tempat

 102
                                    informasi pariwisata nusantara
                                                 sumatera selatan
lain yang menarik untuk dikunjungi adalah Pulau Marisa yang terletak tidak jauh
dari air panas.
        Untuk mengadakan tour di danau dapat menggunakan perahu motor yang
tersedia di dermaga wisata komplek Ranau Cottage. Kapasitas penumpang 15 orang
per perahu dengan biaya Rp. 25.000,- untuk satu kali perjalanan pesiar di danau
(sightseeing).
        Danau Ranau sangat cocok jadi pilihan istirahat akhir pekan atau mengisi
waktu libur bersama keluarga. Danau ini dikelilingi oleh bukit yang menghijau dengan
lembahnya yang menawan. Di areal perbukitan dan lembah di sekitar danau banyak
terdapat areal kebun kopi, tembakau, kayu manis dan sayur mayur. Dari kejauhan,
bukit dan lembah ini terlihat seperti hamparan permadani hijau.
        Obyek lain yang dapat dikunjungi adalah air tenun Subik Tuha berlokasi
500 meter dari cottage Ranau. Danau Ranau dapat dikunjungi dari Baturaja,
Palembang atau dari Bandar Lampung. Setiap bulan Desember diadakan lomba
perahu cadik di danau Ranau yang berlangsung hampir sehari suntuk sejak pukul
08.00 pagi.
        Cadik adalah perahu yang memakai alat keseimbangan yang biasa dipakai
para nelayan di danau Ranau. Lomba cadik ini merupakan bagian dari Festival
Danau Ranau. Dewasa ini telah dibangun sarana rekreasi di pantai Senangkalan
kawasan Banding Agung yang banyak dikunjungi para wisatawan khususnya pada
hari libur.

OB YEK WIS ATA L AINNYA
OBYEK WISA       AINNYA
                              Sebokor
       Lebong Hitam dan Sebokor yang disebut juga Padang Sugihan,
merupakan hutan suaka margasatwa yang luasnya 75.000 hektar.dan merupakan
habitat gajah Sumatera terbesar saat ini, yang dihuni 200 ekor lebih. Dekat hutan
suaka margasatwa ini terdapat desa kecil bernama Sebokor yang dijadikan tempat
melatih gajah sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu manusia.
       Goa Putri adalah s sebuah goa yang terletak di daerah kabupaten OKU,
tepatnya di pinggiran desa Padang Bindu kecamatan Pengandonan dengan jarak
35 kilometer dari Baturaja. Goa Putri, panjangnya lebih kurang 159 meter dan
lebarnya antara 8 – 20 meter, tinggi maksimal 20 meter.
Didalam gua banyak terdapat Stalagtit dan Stalagmit yang berusia ratusan tahun.
       Danau Ulak Lia, adalah sebuah danau kecil dekat kota Sekayu, yang
dapat di capai setelah menyeberangi sungai Musi selama kurang lebih 20 menit
dengan perahu tambangan. Danau seluas 15 hektar ini, pada hari Minggu, dan libur
banyak dikunjungi wisatawan lokal. Disekeliling danau terdapat pohon-pohon
rindang sehingga sangat ideal untuk tempat rileks dan piknik bersama keluarga .Di
tengah gua mengalir anak sungai yang bermuara di sungai Ogan dan obyek wisata


                                                                              103
informasi pariwisata nusantara
  sumatera selatan
ini dapat dicapai dari Baturaja atau melalui Muara Enim, cocok bagi pecinta wisata
petualangan.
        Bayung Lencir adalah kota kecamatan dekat perbatasan Jambi yang
berjarak 204 km dari Palembang. Kota ini juga dapat dicapai melalui jalan air dari
Palembang dan masuk ke sungai Lalan. Selain tumbuhan-tumbuhan palma sepanjang
pelayaran di sungai Lalan terdapat hutan-hutan perawan, diselingi rumah-rumah
rakit dan perusahaan pengolahan kayu. Di dalam hutan masih terdapat binatang-
binatang liar yang sesekali muncul. Pelayaran melalui sungai Lalan ini dapat menjadi
petualangan yang mengesankan.
        Suaka Margasatwa Sembilang berada luasnya 45.000 hektare dan
merupakan surga bagi berbagai jenis burung dari binatang yang dilindungi seperti
bangau, tongtong, bangau putih, sindang lawe, pelican, itik liar, rajawali, rangkong
jambul dan katigkareng, bahkan terdapat pula buaya dan lumba-lumba air tawar
        Sumber air panas Gemuhak merupakan obyek wisata di Kabupaten
Muara Enim yang terletak di puncak bukit Umang, dekat desa Penindaian, Kecamatan
Semendo. Disini terdapat dua sumber air panas yang senantiasa menyemburkan
lumpur belerang, kemudian jatuh ke anak sungai berair panas, yang mengalir dari
atas bukit. Air sungai yang panas ini memiliki temperatur 96,7 derajat celsius.
                          Tenang
        Air terjun Curup Tenang adalah air terjun tertinggi di Sumatera Selatan
yang terletak dekat desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, sekitar 56 km di
selatan Muara Enim. Air terjun setinggi 99 meter ini bersumber dari mata air yang
tak pernah kering di celah Bukit Barisan dan kebawah membentuk sebuah sungai
kecil yang deras dan menjadi objek wisata alam andalan daerah ini.
        Untuk memudahkan para pengunjung mendekati air terjun, tersedia jalan
setapak sepanjang 600 meter yang dibangun ditepi sungai. Dibangun pula sebuah
jembatan gantung melintasi sungai kecil yang deras itu. Sedang diatas sungai tersedia
lapangan parkir, warung-warung yang menyediakan makanan dan
minuman.Terdapat sebuah tempat pemandian alam dan tempat memancing, lengkap
dengan fasilitasnya.
        Air terjun Lematang dan Ndikat, berada di antara Lahat dan Pagar
                                     Ndikat,
Alam yang masing-masing setinggi 40 meter lebih. Lebih dekat ke arah Lahat disebut
air terjun Ndikat, sedang ke arah Pagar Alam disebut air terjun Lematang. Keduany
menampilkan panorama alam yang sama. Pada hari-hari libur atau Minggu kedua
air terjun ini ramai dikunjungi wisatawan, untuk rekreasi atau piknik.
        Sungai Lematang juga menjadi arena yang menarik kunjungan wisatawan.
Sungai Lematang merupakan sungai terbesar di Kabupaten Lahat., memiliki arus
deras maupun sedang dan di berbagai tempat terdapat batu-batu besar. Sungai ini,
terutama di bagian hulu, setiap tahun menjadi ajang lomba rakit tradisional yang di
gelar tanggal 7 Agustus. Lomba yang cukup riskan dan penuh petualangan ini


 104
                                              informasi pariwisata nusantara
                                                           sumatera selatan
disaksikan ribuan penonton baik lokal maupun wisatawan mancanegara.
       Danau Raya terletak dekat desa Karang Anyar di Kecamatan Maura Rupit,
80 km dari Lubuk Linggau yang dapat dijangkau baik dengan bis maupun kendaraan
pribadi sekitar 90 menit dari Lubuk Linggau melalui jalan lintas Sumatera. Luasnya
sekitar 100 hektare yang dikelilingi belukar lebar dan perkebunan cengkeh, karet,
kelapa, pisang dll milik rakyat setempat. Danau ini dalamnya sekitar 15 meter,
airnya bening dan keindahan alam di sekitarnya serta gema hutan yang berdekatan
membuat, danau itu sungguh menarik sebagai tempat rekreasi atau piknik.


SARANA DAN PRASARANA                                Garuda Indonesia
       AMAT     AMAT
1 . AL AMAT- AL AMAT PENTING :                      Jl. Kapten A Rivai No. 35
                                                    Telepon: (0711) 3122204/790, Fax : (0711) 352224
Dinas Kebudayaan, Kesenian dan Pariwisata
Propinsi Sumatera Selatan                           Mandala Airlines
Jl. Demang Lebar Daun Kav. IX, Palembang - 30137    Bandara Sultan Machmud Badarudin II
Telp.: (0711) 311345, 356661, Fax.: (0711) 311544   Telepon: (0711) 411778 ext 100, Fax : (0711) 411840

Kantor Pelayanan Pariwisata Sumatera Selatan        Bank Negara Indonesia 1946
Jl. POM IX Kampus Pelembang - 30137                 Jl. Jend. Sudirman No. 689/I, Palembang
Telp. : (0711) 357348, 370499                       Telp. (0711) 352316, 350497

Kantor Pariwisata Kota Palembang                    POLDA Palembang
Jl. Musium SMB II Palembang                         Jl. Sudirman Km. 41-2, Palembang
Telp. : (0711) 358450                               Telp. (0711) 312505, 310264, 310407

Kantor Pariwisata Kab. Ogan Komering Ilir                  ASITA
                                                    DPD ASITA Sumatera Selatan
Jl. Dama Jambi, Kayu Agung                          Jl. Jend. Sudirman No. 88
Telp. (0712) 21450                                  Palembang 30126

Kantor Pariwisata Kabupaten Lahat                   2 . AKOMODASI
Jl. Letnan Amir Hamzah No. 150, Lahat
Telp. (0731) 22469                                  PA L E M B A N G
                                                    Hotel Sanjaya
Kantor Pariwisata Kabupaten Muara Enim              Jl. Kapten A Rivai No. 6193
Jl. Kemayoran No. 84, Muara Enim                    Telepon: (0711) 62222, Fax : (0711) 350381
Telp. (0734) 23016
                                                    Hotel King’a
Kantor Pariwisata Kab. Ogan Komering Ulu            Jl. Kol. Atmo No. 623
Jl. BLL Kulon No. 51, Baturaja                      Telepon: (0711) 362323, 357599, Fax : (0711) 310937
Telp. (0735) 21097
                                                    Hotel Lembang
Kantor Pos Besar Palembang                          Jl. Kol Atmo No. 16
Jl. Merdeka , Palembang                             Telepon: (0711) 365555, Fax : (0711) 352472
Telp. (0711) 352626
                                                    Hotel Swarna Dwipa
          Telepon
K antor Telepon                                     Jl. Tasik No. 2
Jl. Kapten A. Rivai, Palembang                      Telepon: (0711) 313332, 313157, Fax: (0711) 362992
Telp. (0711) 352029
                                                    Hotel Princess
Rumah Sakit Umum Pusat                              Komp. Ilir Barat Permai, Jl. Letkol Iskandar
Jl. Sudirman Km. 3, Palembang                       Telepon: (0711) 313131, Fax : (0711) 313801
Telp. (0711) 24088, 25809
                                                    Hotel Royal Asia
                                                    Jl. Veteran No. 521
                                                    Telepon: (0711) 356707, 357142



                                                                                                   105
informasi pariwisata nusantara
  sumatera selatan
Hotel Wisata                                          3 . RESTORAN DAN RUMAH MAKAN
Jl. Letkol Iskandar 105
Telepon: (0711) 313956, Fax : (0711) 352681           Selatan Indah
                                                      Jl. Letkol Iskandar No. 434 C, Palembang
Hotel Arjuna                                          Telepon: (0711) 351801
Jl. Kapten A Rivai No. 219
Telepon    : (0711) 356719, 358505                    Sumber Sari Laut
                                                      Jl. Mayor Salim Batubara No. 34,Palembang
Hotel Puri Indah                                      Telepon: (0711) 378492
Jl. Merdeka No. 28-40
Telepon    : (0711) 356912, 355785                    Istana Indah
                                                      Jl. Demang Lebar Daun, Palembang
Hotel Sari                                            Telepon: (0711) 445787
Jl. Jend. Sudirman No. 1301 Km. 9
Telepon     : (0711) 313320, 353319                   Sri Melayu
                                                      Jl. Demang Lebar Daun, Palembang
Rian Cottage                                          Telepon: (0711) 420468
Jl. Kol. H. Burlian 1301 Km. 9
Telepon: (0711) 411760, Fax : (0711) 412622           Rooster Fried Restaurant
                                                      Komp. Ilir Barat Permai, Palembang
LUBUK LINGGAU
Hotel Lintas Sumatera                                     TRAVEL
                                                      4 . TRAVEL BIRO
Jl. Yos Sudarso No. 21, Lubuk Linggau
Telepon: (0733) 21370, 23370, Fax : (0733) 21730      Carmeta Ampuh
                                                      Dempo Luar 29-30 Palembang
         Transit
Hotel Transit                                         Telepon: (0711) 352529, 356653,
Jl. Yos Sudarso No. 243, Lubuk Linggau                Fax    : (0711) 312589
Telepon: (0733) 22842, 21842, Fax : (0733) 22633
                                                      Sri Carmeta Ampuh
OGAN KOMERING ILIR &                                  Dempo Luar 29-30 Palembang
OGAN ILIR REGENSI                                     Telepon: (0711) 352529, 356653,
Hotel Dynasty                                         Fax    : (0711) 312589
Jl. Letkol Muchtar Saleh No. 42, Kayu Agung
Telepon     : (0712) 322691, 322888                        Varia
                                                      Sri Varia Wisata
                                                      Jl. Letkol Iskandar 16 A, Palembang
Indriya Sari Cottage                                  Telepon: (0711) 372034, 372035,
Jl. Raya Palembang-Indralaya Km.26                    Fax     : (0711) 313708
Telepon: (0711) 355955, Fax : (0711) 362622
                                                      Wisata Indah (Wisin)
MUARA ENIM                                            Jl. Veteran No. 173 C Palembang
Hotel Rene                                            Telepon: (0711) 351811, 353811
Jl. Jend. Sudirman No. 107, Muara Enim                Fax     : (0711) 355580
Telepon     : (0734) 421086
                                                      Pt. Mitra Suryawisatama
Hotel Ambah                                           Jl. Rajawali No. 491, Palembang
Jl. Letnan M Akib No. 232 Muara Enim                  Telepon: (0711) 321875
Telepon    : (0734) 421096                            Fax     : (0711) 353365

BANYUASIN
Hotel Ranggonang
Jl. Merdeka No. 12/44
Telepon: (0714) 322263, 321292, Fax : (0714) 312488

  AHAT
L AHAT
Hotel Permata
Jl. Mayor Ruslan II No. 32
Telepon    : (0731) 21642

Hotel Cendrawasih
Jl. Kol Burlian
Telepon      : (0731) 21981




 106
107