Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

PENGGEMUKAN SAPI POTONG by ylx48163

VIEWS: 3,252 PAGES: 1

									              PENGGEMUKAN SAPI POTONG                                         ANALISA USAHA
                                                                              Usaha dirancang untuk menghasilkan 20 ekor sapi PO (Peranakan Ongole)
PENDAHULUAN                                                                   yang berumur 2 – 2,5 Tahun. Penggemukan dilakukan selama 16 minggu.
Kemajuan teknologi dalam budidaya ternak sapi potong pada zaman               Perincian analisa usaha sebagai berikut.
sekarang ini sudah berkembang pesat. Hal ini sangat mendukung dalam hal       Biaya Tetap/Investasi
penyediaan kebutuhan konsumsi daging yang terus meningkat.                       1. Sewa Lahan                            = Rp    300.000
Pada tahun 2002, tingkat konsumsi daging sapi meningkat dari 1,8                 2. Penyusutan kandang                    = Rp    850.000
Kg/kapita/tahun (2001) menjadi 2,5 Kg/kapita/tahun. Kebutuhan ini setara         3. Sewa kendaraan                        = Rp    200.000
dengan pemotongan 2,2 juta ekor, sehingga setiap bulan memerlukan                4. Peralatan kandang                     = Rp    150.000
tambahan 100.000 ekor sapi untuk dipotong (Sarwono, 2003).                       5. Biaya tak terduga di pasar hewan      = Rp     75.000
Menanggapi hal tersebut, maka dibutuhkan pembudidayaan sapi potong yang          6. Depresiasi bank 4 %                   = Rp     63.000
seluas-luasnya dengan kualitas dan kuantitas produksi yang maksimal.             Total Biaya Investasi                    = Rp 1.638.000
                                                                              Biaya Variabel
TUJUAN                                                                           1. Pembelian sapi bakalan                = Rp 68.000.000
Adapun tujuan dari penggemukan sapi potong antara lain sebagai berikut :         2. Pembelian bahan pakan :
   1. Memenuhi kebutuhan daging konsumsi masyarakat.                                 a. Jerami padi                       = Rp    324.350
   2. Meningkatkan gizi masyarakat.                                                  b. Daun tebu                         = Rp    920.000
                                                                                     c. Dedak padi                        = Rp 1.454.200
INOVASI DALAM USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG                                          d. Gaplek                            = Rp 1.204.550
   1. Penggunaan urea dalam bahan pakan. Urea digunakan untuk                        e. Presentase pakan terbuang         = Rp    195.100
      meningkatkan daya cerna menjadi 50%. Pemakaian urea hanya 10%              3. Tenaga Kerja :
      dari berat kering hijauan.                                                     a. Karyawan kandang 2 org @ 16 mg = Rp 2.400.000
   2. Penggunaan Starbio. Starbio berfungsi memfermentasi bahan-bahan                b. Manager 16 mg                     = Rp 2.000.000
      pakan berserat kasar tinggi seperti jerami padi dan pucuktebu. Proses      4. Biaya listrik dan telepon             = Rp    500.000
      fermentasi tersebut menghasilkan bahan pakan yangmampu                     5. Depresiasi Bank 4%                    = Rp 3.156.930
      meningkatkan berat badan harian sampai 0,56 Kg.                            Total Biaya Produksi                     = Rp 79.979.630
   3. Penggunaan Bioplus. Pemberian Bioplus mampu meningkatkan berat          Pendapatan
      badan harian sampai 0,68 Kg. Caranya yaitu campurkan 1 Kg Bioplus          1. Penjualan sapi hasil penggemukan      = Rp 94.656.000
      dengan 400 Kg dedak padi dan segenggam garam dapur, lakukan                2. Penjualan kotoran sapi                = Rp 4.480.000
      fermentasi, setelah selesai proses fermentasi keringkan pada suhu          Total Pendapatan                         = Rp 99.136.000
      konstan 40 oC hingga kering kemudian digiling hingga berbentuk
      serbuk.

								
To top