SIARAN PERS PENINGKATAN TRANSPORTASI LAUT BAGI KOMODITAS JAWA TENGAH GUNA MENUMBUHKAN DAYA SAING DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Semarang 15 Juli 2008 – Potensi dalam menarik investasi baru dan meningkatka by tmf12618

VIEWS: 204 PAGES: 2

									SIARAN PERS

      PENINGKATAN TRANSPORTASI LAUT BAGI KOMODITAS JAWA
           TENGAH GUNA MENUMBUHKAN DAYA SAING DAN
                    PERTUMBUHAN EKONOMI

Semarang, 15 Juli 2008 – Potensi dalam menarik investasi baru dan meningkatkan daya saing
bagi perusahaan di Jawa Tengah melalui peningkatan sarana dan layanan transportasi laut
merupakan topik sebuah seminar yang diadakan di Hotel Graha Santika, Semarang, Jawa
Tengah, hari ini. Diprakarsai oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Propinsi
Jawa Tengah bermitra dengan USAID-SENADA, seminar mengetengahkan diskusi antar
pemangku kepentingan seperti Departemen Perhubungan Propinsi Jawa Tengah, Kabupaten
Kendal, Asosiasi Perusahaan Pelayaran dan beragam asosiasi usaha lainnya yang dipengaruhi
keberadaan Undang-undang Pelayaran Tahun 2008 yang dikeluarkan pada bulan April lalu.
Acara ini juga menghadirkan sebuah presentasi untuk mengenalkan sebuah analisa penataan
sektor pelabuhan terkait perundangan yang baru dikeluarkan, yang membahas permasalahan
dan kesempatan yang dimiliki perundangan tersebut.

Dengan populasi mencapai 32 juta jiwa, Jawa Tengah yang dikenal dengan sektor pertanian
dan panen berbagai hasil perkebunan diharapkan mengalami pertumbuhan pesat dalam
berbagai industri termasuk mebel, garmen dan tekstil (termasuk batik) dan kerajinan tangan.
Pemindahan berbagai industri dari wilayah Jabodetabek dan Bandung, Jawa Barat telah lebih
lanjut meningkatkan ekonomi propinsi ini. Pada tahun 2006, contohnya, industri manufaktur
telah menyumbang sekitar 32 persen terhadap ekonomi Jawa Tengah.

Selama ini transportasi komoditas Jawa Tengah bergantung pada layanan pelabuhan yang
terbatas dengan infrastruktur kurang memadai, seperti jalanan darat yang terbatas.
Pembangunan jalan-jalan tol baru di masa depan akan menandai pesatnya permintaan akan
layanan pelabuhan di Jawa Tengah. Layanan pelabuhan yang maksimal akan meningkatkan
keuntungan ekonomis dari beragam komoditasnya serta meningkatkan daya saing dan
produktifitas Propinsi Jawa Tengah.

Pertumbuhan ekonomi regional dapat dipacu melalui berbagai usaha termasuk penataan
kembali sistem distribusi dan peningkatan sarana dan prasarana transportasi laut. Lokakarya ini
diadakan untuk mengenali sumber dari permasalahan terkait dan merumuskan cara
peningkatan transportasi laut, berujung dengan pengenalan langkah-langkah dan rencana kerja
selanjutnya yang dapat dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, para pemangku
kepentingan dan masyarakat.

Undang-undang Pelayaran 2008 yang dikeluarkan pada bulan April menawarkan para investor
sebuah kesempatan dalam menyediakan transportasi laut yang lebih baik, seperti
pembangunan pelabuhan tambahan. Pembangunan pelabuhan tambahan harus pada akhirnya
mampu menarik investasi baru ke Jawa Tengah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi
propinsi. Kabupaten Kendal adalah sebuah contoh baik sebuah kompleks pelabuhan dan
industri potensial. Membangun sebuah pelabuhan di kabupaten ini tidak hanya
menghubungkannya dengan tempat-tempat lain, tetapi juga membuka akses langsung
terhadap investasi dan peningkatan ekonomi.

Deputi Direktor SENADA, David Ray yang memaparkan hasil kerja risetnya mengenai analisa
sektor pelabuhan terkait dengan Undang-undang Pelayaran 2008 mengatakan, “Keluarnya
perundangan yang teramat penting ini meletakkan dasar bagi sebuah perubahan menyeluruh
dalam sistem pelabuhan Indonesia. Tetapi masih banyak yang harus diperbaiki, menyangkut


SENADA/Rel-24/08/Page 1 of 1
hal-hal pelaksanaan peraturan, persiapan dokumen rencana dan juga permasalahan otoritas
pelabuhan lokal dan pematokan harga. Karena itu kami bersemangat untuk memfasilitasi dialog
berkelanjutan antar para pemangku kepentingan kunci mengenai hal yang akan menghasilkan
penetapan langkah-langkah dan perencanaan kerja selanjutnya meningkatkan sarana yang
mendukung infrastruktur transportasi Jawa Tengah.”



Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Sri Wahyuni, SH                                    Deborah Tomasowa/ Harun Wiranto
Badan Penelitian dan Pengembangan                  SENADA
Tel:   0247 013 345                                Tel:   021 5793 2577
Email: secretariat@balitbangjateng.go.id           Email: deborah_tomasowa@dail.com
                                                          harun_wiranto@dai.com



Catatan bagi Penyunting:
SENADA adalah proyek empat tahun yang didanai oleh the United States Agency for
International Development (USAID). Dimulai pada bulan September 2005, tujuan SENADA
adalah menghasilkan pertumbuhan, tenaga kerja terserap dan pendapatan dengan
meningkatkan daya saing industri manufktur ringan padat karya yang signifikan di Indonesia
melalui penguatan rantai nilai industri. SENADA fokus pada enam industri, yakni alas kaki,
furnitur, komponen kendaraan, aksesoris rumah, dan teknologi informasi dan komunikasi.




SENADA/Rel-03/07/Page 2 of 2

								
To top