HADITS DHA'IF DAN NNAUDHU'
Jilid1
i
I I I t
HADITS DHA'IF DAN MAUDHU
Jilid I
IIAIHDDAL.ALBA|I lilUlfll'lllADIR|Jl}{ I
SILSILAH
(P
GEMA INSANI PRESS
penerbit buku anda.Lan lal{alrta 1995
canA ll$A1,0 lmit v
PerpustakaanNasional : Katalog Dalam Terbitan (KDT) AL-AIBANY. Muhammad Nashiruddin Sifrif.ft hadistDha'if dan Maudhu'/ penulis,MuhammadNashirudd.in al-Aibany; I HM. -- Cet. l. -- Jakarta : ; $enerjcmah, A.M. Basalamahpenyunting,Imam Sahardjo 1994 GcmaInsaniPress, 2 jil. ;2L cm. adh-Dhaifah wal-Maudhu'ah Tudulasli : Silsilatul-Ahaadiits wa Atsaruhas-Sa1yi' fil-Ummah (no. ISBN 979-561-288-3 jil. lengkap) rsBN 979-s6r-289r (jil. l) ). Hadis doif I. Judul L Basalamah, AM. III. ImamSahardio HM.
297.r3r 3
>rll';r;U)t"l)tC-L
1'"113* tl3;it
Judul Asli adh-Dhaifah wal-Maudhu'ah Silsilatul-Ahaadiits wa Atsaruhas-Sayyi' fi l-Ummah Penulis Muhanmad Nashiruddin al-Albani No. Hadits r-500 (Jilid 1) Penerbit Maktabah al-Ma P.O. Box.328l
cet.rv,rh. r40sf,lrtFtnUfflJf*f,
y
i
Penerjemah A.M. Basalo-ah Penyunting Drs. Imam Sahardjo HM. KhathArab A.mirMa'ruf Ilustrasi & desdinsampul EdoAbdullah
Penerbit
*-""-f
GEMA INSANI PRESS
).2740 ]1. KalibataUtara II No. 84 Jakarra Telp. (02r) 7984391 - 7984392 - 7988593 Fax. (021) 7984388 Anggota IKA?I CctnhenPertame,Shnfnr)46 H - fuli 1995M
PENGANTARPENERBIT
SALAH satu firnah besaryang pernah menimpa umar Islam pada abad pemamahijriah adalahtersebarnya hadits-haditsdha'if dan maudhu' di kalanganumat. Hal itu juga menimpa para ulama, kecualisejumlahpakar dan kritikus hadits yang dikehendakiAllah, sepertiImam Ahmad, Bukhari, Ibnu Muin, Abi Hatim ar-Razi,dan lainnya.Tersebarnya hadits-haditssemacam di seluruh wilayah itu Islam telahmeninggalkan dampaknegadfvang luar biasa, antaradi nya terjadi perusakan padasegi akidah,syariat,dan sebagainya. Di antarabukti nyatabetapasangar buruk pengaruhhaditsdha'if dan maudhu' padaumat Islamadalah tumbuhnyasikapmeremehkan terhadap haditsRasulullah sar'..Kalangan ulama,mubalig,dan pengajaryang kurang cermat dalam menukil periu'ayatan haditsjuga sem_akin mempercepat penyebaran dampakburuk rersebut. Belum lagi bilanganhaditsyang dipalsukan ternvatamemang amat banyak. Hal ini mendorong Syekh Muhammad Nashiruddin al-Albaru untuk menvusun buku yang mernuar riwayat-rirvayat yang dha'if dan maudhu' melalui penyelidikan vang mendetail,cermat,dan selektifdengan tujuan dapat mencegahtergelincirnyaumat dalam menyebarkan kedustaan yang disandarkan kepadaRasulullah saw. Usahamulia Syekhal-Albanisudahseparurnya dukung, dan kita buku Sihilah Had.its Dha'if tlan Maud.hu', Jilid I, ini --terjemahan ciari karya beliau, silsilatul-Ahaadiits adh-Dhaifu h wal-Maudhu' ah wa Atsarubas-Say,ti' -fi\-Urnmah-- merupakan wujud tekad kami. N{udah-mudahan hrdirnya buku ini dapat mempersempitgerak edarhaditsdha'if dan maudhu' di masyarakat. Semogabeimanfaat. Penerbit
,li I
,:l .i
CoLucTltlll Y05A'S
PENGANTAR
CETAKAN PERTAMA
SEGALA puji bagi Allah. Kami panjatkan puji pada-Nya, mohon pertolongan dan mohon ampunandari-Nya. Kami berlindung diri pada-Nyadari segala kekejiandan kejelekan amalan kami. Siapa yang diberi-Nya petunjuk tak ada kesesaran baginyadan siapasajayang disesatkan-Nya maka tidak adapemberipetunjuk baginya. Aku bersaksitiada tuhan selainAllah, tidak adasekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwaNabi Muhammad adalahhamba dan rasulNya. Allah berfirman:
'i. . t..,. ) lX'-4(.1tiit. ,,171 .'t,ii+-!fi dJllyJl !J:,01,..iii21 t:+ I k, q c:;l:)jcr9r)-l-4J-.3\;Y
,\-4 fr..tJ-aar*'
"Hai orang-orang yang beriman, bertahualah kepada Altah dengansebenar-benar talcwakepada-Nya janganlah sekntidan kali knmu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (Ali Imran: 102). "Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmuyang telah menciptakanknmu dari diri yang satu, dan darinya Allah menciptakanistrinya, dan dari keduanyaAllah mengembangbiakkan laki-laki serta perempuanyang banyak. Dan bertakwalah kepadaAllahyang dengan mempergunaknn nama-Nya kamu saling mencinta satu sama lain. Petihnralah hubungan silaturrahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan meng" awasikamu. (an-Nisa': I).
t-
{4
'.Eat
'i*
e.e/26-_a-./.26
s
/a/r{>.
a}a--za,tqv/a/.,tc...a
i:€1zaclcz
All"ahdnn kntakanlnh perlintaanyangbena4niscayaAll^ah memp erbaiki amalan-amalanmu dan men gampuni dosa-dosamu. D an barang siapa menaatiA llah dan Ras -Nya, maka sesung ul guhnya ia telah mendapatkemenangan yang besar.,,(al_ Ahzab: 70-71). Amma ba'du. Sesungguhnva sebenar-benar perkataan atauucapanadalahKitabullahdan sebaik-baik perunjukatau bimbinganadalahbimbingan Rasulullah.Sejelek-jelek perkaraadalahyang diada-adakan. Setiap adalahbid'ah. Segala vang diada-adakan bentuk bid'ah adalahsesat, sedangsetiapyang sesat pastilahnerakatempat kembalinya. Sejakbeberapa tahun lalu saya telahmenulisartikelsecara kontinu di majalahAl Tarnad.d.wn Islarnl dengan topik "Hadits-hadits al Dha'if dan Maudhu sertaDampak Negatifnyadi KalanganlJmat". Begitu banyaknya hadits dha'if dan palsuitu hingga artikel-artikel tersebutmasihterus dimuat hingga kini. Bagaimana saya akandapatmeringkas artikel tersebutjika haditshaditsyang dipalsukan sangarbanyak,sampairibuan jumlahnya. itu SeorangZindtq (perusak ajaranIslam.penj.) sajabiasa memalsukan lebih dari empatribu hadits.Bahkandari tiga orang yang dikenalsebagaipemalsuhadis dapatdipastikanrelahkeluarpuluhan ribu hadits palsu. Apa yangdapatpembaca bayangkan denganhadits-hadits yang sengaja dipalsudemi tujuan-rujuanrertenftl ituf Adayang bertendensi politis, adayang demi asbabiya& ataurasialismeadayang demi mem, belamazhabnya dan adapula yang mengakudemi bertaqarrubkepada Allah sepertiyang diakui sekelompokfirqah. Di samping itu, ada pula yang karenakesalahan sengaja tak sebagian kaum sufi, karena kebodohandan kelemahannya dalam mendeteksihadits yang memang bukan bidang yang dikuasainya. Hadits-haditsdha'ifdan maudhu' berserakan dalamkitab, bahkan termasuk dalam kitab-kitab syarahhadits dan tafsir. Namun, Allah SWT telah berkehendak memudahkanhadits Rasulullahsaw.dengan munculnya sekelompokulama yang mampu mengungkap dan menjelaskan kelemahan, kekurangan, sertakecacatan hadits-hadiaitu.
Ibnul Jauziberkata, "Ketika tidak adalagi yangmampumengusik dan mengutak-katik Qur'an, mulailahsekelompok Al orangmengusik hadits-haditsRasulullahsaw.,baik dengan mengada-ada maupun denganmengubah-ubahnya.KemudianAllah pun menganugerah" kan kepadasegenap ulamayang mahir mendeteksidan menempatkan haditspadatempatnvauntuk menjelaskan manayang sahihdan mana pula yang dha'if. Hal sepertiini tak akan berhentisepanjang z^man walaupunkini ulama ataupakardi bidang ini sangatlangka. Kalausepertiitu keadaannya pada zamanIbnul ]auzi, bagaimana dan berapabanyakpakarhaditsdi zamankita kinii Tidak diragukan lagi sangatkurang.Keadaan inilah yang mendorongkita untuk lebih giat lagi mengutarakanhadits-haditsdha'if dan maudhu' sebagai pemberiperingatan dan sebagai penegak kewajiban menjelaskan ilmu serta sebagaiusahamenyelamatkan diri dari dosa akibat menyembunyikannya. Saya tidak merasa ragu bahwaparaulamayang belum terpengaruhi harvanafsupasti akan menghormati usaha-usaha para pakar dalam menyaringsebersih mungkin manayang benar-benar haditsdan mana yang bukan. Bagaimana tidak?Imam Abdur Rahmanbin Mahdi berkata,"Mengetahuiillat (kelemahan) satuhaditsyang adapadadiriku sungguh lebih aku senangidaripadaaku menulishadits yang tidak aku ketahui." perlu mengutarakan Saya merasa bahwadalamusaha menghukumi hadits-haditstersebut sayatidak bertaqlid kepadasiapapun. Saya hanyaberpedoman padakaidah-kaidah pakar ilmiah yangditetapkan ilmu hadits,yakni kaidah-kaidah yang dipakaiparapakardalammenilai dan menghukumi hadis-hadits Rasulullah saw.sebagai haditssahih ataupun dha'if. Dan kaidah-kaidah itulah yang dijadikan landasan parapakarhaditsdi zamankeemasan Islam yang di dalamnya terdapat kejayaan ilmu dan kehidupanIslam. Sayabermohon kepadaAllah agar sayatetap konsistendalam mengikuti kaidah-kaidah yang telah ditetapkan,sekaligus memberi pengertiankepada umat Islam denganharapan semoga kemudian di hari para generasipenerus umat ada yang tetap menegakkannya. Lebih-lebihjika dilihat, dalamlingkup disiplin ilmu-ilmu keislaman, ilmu ini merupakanbidangyang paling banyakmemiliki detail.Hal
ini telah diakui parapakardari berbagaibidang ilmu, termasukkaum orientalis dan para penentangnya. Manfaat mempelajari ilmu ini yang begitu besar telah nyata di mata paraulama.Betapatidakf Ilmu inilah yang menunjukkanpara -penuntut ilmu -- termasukparaulamanya dalammengenalidha'if dan maudhu'nya hadits-haditsyang banyakdisebut dan diriwayatkan dalam berbagaikitab, yang sebelumnyadisangkahaditssahih.Irbihyang informasi dengan segalasarananya lebih pada era meluasnya canggih yang memudahkan penyebaranhadits-haditsdha'if dan maudhu' baik lewat karya tulis (koran, majalahdan kitab) ataupun lewat radio dan televisi.Hal ini hendaknyamakin memacuparaulama yang merasa bertanggungjawab terhadapsunnahNabawiyyahuntuk mendeteki haditskemampuandan perhatiannya lebih meningkatkan lisan maupun tulisan. secara haditsyang tersebar Karenaitu, para ulama yang mulia itu sangatmendorong dan penulisan padasaya untuk melanjutkan semangat usaha memberikan dha'if dan maudhu'ini. dan penyiarantelaahtentang hadits-hadits Bahkanbanyakdi antaramerekamengutarakanfaedahupayaini yang dan telah menghindarkanmereka terjerumus ke dalam kesalahan kedustaandengan menisbatkansesuatukepada Rasulullah.Lebih dari itu mereka menyatakankeinginannya yang kuat agar saya membukukanapayang telah sayarulis di majalahitu dalam bentuk makin dirasakan masyadan buku hingga kemaslahatan kegunaannya bagi kaum muslim dalammerujukinya. rakatluasdan memudahkan berniatmemenuhikeinginanmereka, telahlamasaya Sebenarnya kalau sajasayatidak menghadapibanyakkendala.Setelahkendalakendalaitu hilang berganti dengan kemudahan, barulah sayadapat terimakasihatas tersebutsambilmengucap permintaan mewujudkan husnuzhanmereka. Waktu itu, sayatelah menulis lebih dari empat ratus hadits dalam majalah.Dari sinilah munculnya niat sayauntuk mengumpulkan tulisan sayadalam penerbitau serial. Tiap seratushadits atau lebih kumpulkan menjadi dalamsatubuku, dan dalamsetiaplima buku saya satu jilid. Setelahterkumpul untuk satu buku sayaberi tambahandi sanasini, baik berupaperbaikanredalsional maupun tambahanperincian,
penelitian,dan lain-lainnya. Kadang-kadang vonis yang pernah saya jatuhkansaya ganri.Itu terjadisetelah saya teliti lebihjauh dan rinci ternyata lebih nshabdanlebih rajih (lebih unggul). Misalnya,kata ia dha'if (lemah) diganti dengan dba'if jiddnz (lemah sekali) atau sebaliknya.Kadang-kadangmaudhu' dtganti dengan dha'if atau jarang,padaintinya saya Yangdemikian,sekalipun sebaliknya. ingin mengingatkan dua hal, yaitu : I. Agar para pembacatidak menyangkabahwahal itu adalahsalah cetak. 2. Agar diketahui oleh siapasajayang Allah kehendaki bahwa ilmu itu tidak beku dan tidak pula menerimakebekuan.Ilmu selalu berkembangsecara kontinu dari satukesalahan kepadakebenaran, dari yang benar kepadayang lebih benar. jadi, kita tidak berpedoman padakesalahan. Begitulah yang harusdiketahui umat. Dengan disebarkannya artikel tentang hadits-hadits dha'if di seantero dunia Islam, hingga kini belum adasatu kritik ataupun sanggahan.Sayatidak tahu pasti, apakahitu berarti merekasetuju dengan -apayang sayautarakan-- inilah yang sayamohonkan kepada-Nya atau karenalangkanya yang berpengetahuan detail tentang ilmu ini hingga tak mampu mengutarakansatu kritik ilmiah di segisanaddalam hadits-hadisyangsaya utarakan,yanglazim disebutIlmu Dirayah war Riwayah itu. Akhirnya, tak lupa saya harus mengutarakan rasa terima kasih sayayang sangatbesarkepadasiapasajayang membantu membukukan artikel saya.Secarakhusus sayaucapkan terima kasih kepada al-Ustadz Ahmad Mazhhar al-Adhamah.Beliaulah yang perrama kali menunjukkankeutamaanpemuatanartikel sayadalam majalah hingga diketahuikhalayak ramai rentangkedudukandan marrabarnya. Beliaupula yang menganjurkan penerbitantulisansaya. Pihak pengelolamajalahAl Tarnad.dan nl-Islaml sendiri sangar banyakmendapatkitik tak bermuru dan hambatandari berbagai pihak, juga masyaikh yang jumud yang sangatmenampakkan kebodohan dan ketidakmengertiannya akansyariatIslam dan sunnahN,Iuhammadiyyah. Kendatipun demikian,parapengasuh majalah tersebut tidak menghiraukannya. Dengan penuh kesabaran niat yang murdan ni dan mantap,merekaterus memuat artikel sayasecara kontinu.
SemogaAllah SWT senantiasa memberkatimerekadan memberikan pahalayang setimpalakan apayang merekalakukan. Sayabermohon kepadaAllah, semogaIa berkenanmenjadikan yang saya segala lakukan sebagai amal salehyang murni hanyaunrukNya' Muhammad Nashiruddin al -Albani
, : ,r.x,11;rr-,'
d*, *t*sri
) .q;}#$,,'F
PENDAHULUAN
SALAH satu di anrarasederetanmusibah atau fitnah besaryang pernah menimpa umat Islam sejak abadpertama hijriah adalahtersebarnya hadits-haditsdha'if dan maudhu, di kalanganumar. Hal itu juga menimpa paraulamakecualisederetan pakarhadis dan kritikus yang dikehendakiAllah seperti Imam Ahmad, Bukhari, Ibnu Muin, Abi Hatim ar-Razi,dan lain-lain. Tersebarnva hadits-hadits semacamitu di seluruh wilayah Islam telah meninggalkan dampak negatif yang luar biasa. Di anraranyaadalah terjadinya perusakan segi akidah terhadap hal-hal gaib, segi syariat,dan sebagainya. Telah menjadi kehendak Ilahi Yang Maha Bijaksanauntuk tidak membiarkanhadits-hadits semacam berserakan sana-sini iru di tanpa mengutus atau memberikan keistimewaanpada sekelompok orang berkemampuan tinggi untuk menghentikan dampak negatif serta menyingkaptabirnya,kemudian menjelaskan hakikatnyakepadakhalayak. Mereka itulah para pakar hadits asy syarif, para pengemban panji sunnahnabawiyyah yang telah didoakanRasulullahsaw.dengan sabdanya:
'L565A"GA)#WCi1GS;
( 6V rb ) 4U-r,€se) 6n)rr rrt,;I*i ),'r4
"Allah SWT membaikknn kedudukan seseorangyang mendengar sabdaku, memahaminya,menjaganya,dan kemudian
L&L r666&6;:y:yew
29
menyampaikannyakepada orang lain. Boleh jadi pengemban fiqih akan menyampaiknnnyakepadayang lebih pandai darinya. (HRAbu Daud dan Tirmidzi serta Ibnu Hibban)' Para pakar hadits telah melakukanpenelitian dan menjelaskan keadaanhadits-haditsRasulullahdengan menghukuminyasebagai haditssahih,dha'if, dan maudhu'. Merekapun membuataturandan yang berkenaan denganilmu tersebut.Siapa khususnya kaidah-kaidah, luas pun yang belpengetahuan dalamilmu ini akanmudahmengenali nash'Inilah yangdikenal tanpaadanya derajatsuatuhadits,sekalipun dengannamailmu Mushthalah Hadits. Paraulama mutakhir telah membuat dan menyusunkitab secara Rasulullah saw.denganmenkhususuntuk mengenalihadits-hadits jelaskankedudukannya. Yang paling terkenaldan paling luas pembalrasannyaadalah kitab Al-Maqaashidul-Hnsanab fi Baynni Katsiirin minal-Ahod.itsil-Murytobarnh' alahAkin ah karangan alli Berikutnya kitab Nnshnbur-Rayab AhnodiitsilHafizh as-Sakhawi. keaal-Hafizh az-Zayla'i.Kitab ini menjelaskan Hid.aayahkarangan hadits-haditsyang banyakdiutarakanoleh ulama daan atau derajat manayang benar-benar yang bukan pakarhadits, sertamenjelaskan hadits dan mana yang bukan. 'an Hamlil-Asfuri fi Kitab-kitab lain di antaranya Al-Mughni minol-Ahhbar karanganal-Hafizh al-Iraqi, tahhriji mn fit-Ahyo'i Tnlhhisrt-Hsbir fi Tahhriiji Ah aad.itsir-Raf ib Ka&lrl karanganIbnu af H ajar al-Asq alan, Tnhbrij Ah a dit s aI -K a sysy karanganIbnu Haj ar dan Tahhrij Ah ad'itsary-Sytfa' karanganas-Sayuthi. Para ulama tadi telah memudahkan dan membuka jalan kemuuntuk mengetahuidan mengedahan bagi para generasisesudahnya nali derajat tingkatan hadits-hadits Rasulullahsaw..Namun) sangat mereka(y"ktti generasi kebanyakan disayangkan Penerus'baik ulama membaca maupun para Penuntut ilmu) tidak mau menyempatkan tadi dengan serius. Itulah sebabnyamereka tidak tahu kitab-kitab derajat hadits yang telah mereka hafal di luar kepala,yang mereka bacadan pelajari dalam berbagai kitab yang tidak menyebutkan dengan rinci kedudukan hadits yang bersangkutan.Karena itu, kita sering mendapati hadits dha'if atau maudhu' diutarakan dalam ce atau bahkanditulis dalam kitab-kitab. ramah, artikel di media massa, 30
maupun di ruang kuBegitu juga para guru dan dosendi kelas-kclas dan sayakhawatir jangan-jangan liah. Tentu sajaini sangatberbahaya mereka termasuk orang-orang yang mendapat ancamanseperti dimaksud sabdaRasulullahsaw.:
6+'633:6311\3&.664K6 F
'r;3t
"Barangsiapa dengan sengaja berdusta dnlnm hadits-haditsku dengan scngajo fundaklah ia menempatlun dirinya dalan api nerala. " (HRAshabus Sunan dan Ashabus Shahah). langsung mendustakanhadits-hadis Kalaupun mercka tidak sccara Rasulullahsaw.,merekadikategorikan sebagaipcngikut atau pcngekor delam menyebarluaskanhadits-hadits yang belum jclas sahih dan dha'ifnya. Di sampingitu, mcrekajuga mcngetahui bahwadalam haditshadits Rasulullahsaw.ada yang dha'if dan ada pula yang maudhu'. Dalam hal ini Rasullulahsaw tclah mengisyaratkan dalam sabdanya:
.&56,h94'5V+KzKJ
ottt) "Cuknplah sebagai pendusta bagi seseorangakibat berdusta lcnrena menceritalan semra,yang didengarnya. " (HR Muslim). Kemudien diriwayatkan dari Imam Malik, beliau bersabda: "Ketahuilah bahwa seseorang itu tidak akan terlepas atau selnmntdari pembicaraan semuayangdidengamya.Dan tidak lnyakinmenjadi seorang iman atau pemimpin sednngin sennng mencerital
1,gAi6'".rt/'A;J6
35
. t1 ts {1, ii-a_rl l1;*u,cE
"Barangsiapa shalatnya tidak dapat mencegahnyadari perbuatan keji dan munknr, maka ia tidak menambahsesuatupun dari Allah SWTkecuali kejauhan." Hadits tersebut batil. Walaupun hadits tersebursangardikenal dan seringmenjadipembicaraan, namun sanadmaupun matannya tidak sahih. Dari segisanad, telahdiriwayatkan oleh ath-Thabrani dalamkitab al-Mu'jaru al-Kabir, al-Qudha'i dalamHtab Musnadasy-SyihabII/ 43, Ibnu Hatim dalam TafsirIbnu Katsir II/414 dan kitab al-Kswahib ad.-Dararil/2/83, dari sanadLaits, dari Thawus,dari Ibnu Abbasr.a..Ringkasnya, hadits tersebutsanadnya tidak sahihsampai kepadaRasulullah sar,v., tapi hanya_maggr(befhgnn) sampaikepada te Ibnu Mas'ud r.a. dan merupakanucapannya dan juga hanyasampai kepadaIbnu Abbas r.a. Karena itu, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Kit abul -I rnan halaman12, tidak menye but- nyebutnya kecuali riwayatmauqufyang hanyasampai sebagai kepadaIbnu Mas'ud dan Ibnu Abbasr.a. Di sampingitu, matannyapun tidak sahihsebabzhahirnyamencakup siapasajayang mendirikan shalatdengan memenuhi syarat syara'tetap menghukuminya rukunnya.Padahal, yang benar sebagai atau sah, kendatipunpelaku shalattersebutmasih suka melakukan perbuatanyang bersifatmaksiat.ladi, tidaklahbenarbila dengannya (yakni shalatyang benar)justru akanmakin menjauhkanpelakunya dari Allah SWT. Ini sesuatuyang tidak masuk akal dan tidak pula dibenarkandalam syariat.Karenaitu, Ibnu Taimiyah menakwilkan kecualijauh dari Allah" jika yang dikata-kata "tidak menambahnya itu tinggalkannya merupakankewajibanyang lebih agung dari yang Dan ini berarti pelakushalattadi meninggalkan dilakukannya. sesuatu sehinggashalatnyatidak sah, seperti rukun-rukun dan syaratsyaratnya.Kemudian, tampaknya bukanlah shalat yang demikian (yakni yang sah dan benar menurut syara')yang dimaksud dalam hadits mauquf tadi. Dengan demikianjelaslahbahwahaditstersebutdha'if, baik dari segisanadmaupun matannya.Wallhu a'lam bishshawab. 36
HADITS NO. 5
9Y',P*rqV-t
\rzJ?4 '.1: lt/nf(t;d, 4i-b
"Himmah (keteguhan niat) iaki-laki dapat meluluhkan (menyingkirkan) gunung -gunung. " Ini bukan hadits. Syekh al-Ajluni dalam ld)!'u16PV44
"Tidaklah seoranghambameninggalkan sesuatu untukAllah dan ia t i dak meni nggalknnnya kecual i karena Allah kecunli All ah menggantinya dengan sesuatuyang lebih baik baginya dalam urusan agama serta keduniaannya." Hadits tersebutmaudhu'. Sayasendiri pernah mendengarkatakata tersebut diutarakanoleh seorangtokoh yang tengah mengisi pada bulan Ramadhan. acaradi radio Damaskus Abu Naim telah mengutarakannva dalaml,ttab Huliyyatwl-Awliya II/196, kemudiania berkata, "Itu haditsgharib(asing)." maudhu' (palsu)sebab Menurut saya, sanadnya yang sesudah azsamasekali dalam kitab-kitab hadits selain Zuhri tidak clisebutkannya pendusta.AdAbdullah bin Sa'ad ar-Raqi dan dia dikenal sebagai pendustaseraya menyatakanfri sebagai ilaru Quthni berkata,"Dia adalahpemalsuhadits."
HADITS NO.6
/1
"Hindarilah debu,karenadarinyalah timbulnyapenyakitasma." 38
Saya tidak menge tahui sumberhadits yangdisebutkan oleh Ibnu Atsir dalam kitab an-Nihayahpadamaddahnasa.mf, terse seraya but mengatakannya sebagai hadits.Namun, saya tidak mendapati meia nyebutkan sumber aslinya secaramarfi,r' (sampai sanadnyakepada Rasulullahsaw.penj. ). Ibnu Saaddalam Thabaqatal-KubraWIl/Lg8 meriwavatkan bahwa Abdullah bin Shaleh al-Mashri berkata, dari Harmalah bin Imran apayang diceritakankepadamerekaoleh Ibnu Sindir pengikut (budak) Rasullulahsaw..Ia berkata,'Suaru saardaranglahAmr Ibnul Ash sedangIbnu Sindir telah bersama sekelompok orang. Tiba-tiba orang-orangyang berge rombol bermain-main menebarkan bu ke de udara. Amr kemudian mengulurkan imamah (surban)-nyaseraya menutupi hidungnya dan berkata,'Hati-hatilah kaliantcrhadapdebu karena itu merupakan suatu yang paling gampang masuknyadan paling sulit keluarnya. Bila debu telah masukmenembusparu-paru, makatimbullah penyakitasma.' )adi, di sampingriwayat tersebutmauquf (terhenti sampaikepada sahabat)juga sanadnya tidak sahih. Alasannya: l. Ibnu Saadhanya menyandarkanriwayat terse but tanpa mcnycbutlan kaitan antara dia dengan Abdullah bin Shaleh. 2. Ibnu Shalchitu lemah. Hal ini dinyatakanoleh Ibnu Hibban dan Ibriu Efuzaimah. 3. Kaitan antara Harmalah dengan Ibnu Sindir tidak dijclaskan, karenaitu dikategfiFin iebagi majhul.
HADTTSNO. 7
qAWgAyA$(,tq;s<{a,llr!! Jflai,_1J;',e.Kei6
-/;-'z'
oi,)n
,
"SesungguhnyaAllah suka melihat l amba-Nya yang lelah dalam h mencari rizki yang h.alaL" Riwayathaditstersebutmaudhu', diriwayatkanoleh Abu Manshur ad Dailami dalammusnadabFirdaas,dari haditsAli r.a.secara marfu'. Al-Hafidz Al-Iraqi mengatakanbahwa dalam sanadnya terdapat Muhammad bin Sahl al-Aththar. Ad-Daru Quthni menyatakania (il-Aththar) adalahpemalsuhadits.
4l
ini satuhaditsmaudhu'yang menodaiImam Menurut saya, salah Suyuthi dalam kitabnya ol-Jarni'ashShagbir karena ia menvalahi janji yang ditulisnyadalammukadimahkitabnyatadi. Semoga Ailah dan mengampunikita semua.Aminl mengampuninya
HADITS NO. 11
vf4l#Cl
"Sesungguhnya aku diutus sebagaip,n{oior." oleh ad-Darimi dalamSunanHadits ini dha'if dan diriwayatkan I/I'II / I 64, Ibnul Muba Wahabdalamlv{usnadnya nya | / 99, Ibnu dengannomor hadits rak dalamoz-Zuhud.lI/220, dan ath-Thayalisi dari 2.25L. Kesemuanya Abdur RahmanbinZiyad bin An'am, dari Abdur Rahman bin Rafi', dari Abdullah bin Amr r.a. Ibnu Hajar dalam Taqrib at-Tabdzib menyatakansanadAbdur Rahman binZiyaddan Ibnu Rafi'adalah lemah.
HADITS NO. 12 .o _?11o, < ((
9O
t*
? . ^> t).' G {<,D I : lzlA,l,2tJ,\ i,rtLi-lJ lci'r4uW\
/
o,J, r.Jt o.,,
,rz.(ilT
'Berkhidmatlah ke"Allnh SWT telah mewahyuknn kepada dunia, pada siapayang berkhidmat kepada-Ku, dan sengsarakanlahsiapa yang berlchidtnatkepadarnu(yakni dunia)."' Hadis tersebut maudhu'. Hal itu diriwayatkan oleh al-Khatib dan juga oleh al-Hakim dalam kitab dalam tarikh BoghdadYIII/4 Mo'rifot Ubmd Hod.itshalaman I 0 I. Al-Khatib mengatakan,"Ini adalah riwayat tunggal yang hanya diriwayatkan oleh Hqsain bin Fudhail, sedangdia pemalsu."
42
TIADITSNO. 15
'i$iigrtfuiJK ,:rg)g.;i1rT(c*vgrtaiJK lute;$affi5$fC^W
'tr_ "{.41$#},\a'L}V6,Dq \{- (t4z:h:lxta'Mlt1 3e>Qb, t6?4utt *tf';"tl; ir:i"J e*ur7Litf3t33-i3;J;.;j
"Pendu.dukSyam adalah cambuk Allah di bumi-Nya. Allah aknn membalas kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dari hamba' hamba-Nyadenganmereka.Haram bagi kaum munafik untuk mengungguli l<-t, ,
.25.4=Jt
)-(., rz,
V>Woe
a/
"Jadiknnlahjamban (lava&r&
" Cukuplah permohonanku (pada-Nya) dengan p engetahuan-Nya tentang keadaanku." Hadits tersebuttidak mempunyaisumberyang marfu'. Sebagian sebagaiucapan atau doa Nabi Ibrahim ulama telah menyatakannya kisah-kisah Israiliat. Hal itu disebutkanoleh ala.s..Ini termasuk Baghawi dalam tafsirnya tentang surat al-Anbiya, sambil menyatakannya sebagairiwayat yang dha'if. Kemudian saya dapatkan riwayat tadi dalam kttab Tnnzih asySyani' ohM nudha' I/ 250, ah arinh nl-Mnrfuah' anil-AhhbarisySy karanganIbnul Iraqi. Ia mengatakanbahwaIbnu Taimiyah berkata, "Hadits tersebutadalahmaudhu'.'
HADITS NO.22
'6uA:M$ ,:"+:pESg
47
"Bertawasullah dengan kedudukan dan jabatanku, karena kedudulL;{Jt t.zz-L(
"Dunia adalah lnnglah seorang mukmin." Hadits tersebuttidak ada sumberaslinya.Ibnu Taimiyahdalam al-Fntawal/196 juga mengatakan bahwahadits tersebuttidak disalih, ketahui sumbernya,tidak dari Rasulullahsaw, tidak dari salafus juga tidak dari paraimam. Hadis tersebutoleh Imam as-Suyuthi diriwayatkandalamderetan hadits-hadits maudhu' dengannomor I 187.
{
-l
53
TIADITSNO.32
W,?6A,5,a€!,|F, L636ffir
"Dunia itu hnram bagi ahli akhirat dan akhirat itu haram bagi ahli dunia, sedangknndunia dan akhirat adal^ah haram bagi ahlullah."
fi*,'ef,"a#CqA66x,g
Ini salahsatu dari sedereran hadits maudhu'. Dalam sanadnya terdapat Iibillah bin Sulaiman yang oleh adz-Dzahabi dinyatakan dalam deretan perawi tidak tsiqah (tidak terpercaya). Menurut saya,penyebir lixfits ini bukan sajatidak kuat, terapi jelas seorangp-errdusta ulung. Yang pasti, riweyat ini batil. Seorang mukmin tidak akan ragu terhadap pernyaraanini, sebabbagaimana mungkin Rasulullah mengharamkan sesuatuyang dihalalkan bagi orang-orang mukminl Tampaknya pemalsu hadits ini berasaldari kalangan sufi yang dungu, yang berkeinginan menabur benih akidah sufiyah batil. Di antaranya,yaitu mengharamkansesuatuyang telah dihalalkanAllah dengan dalih mendidik jiwa, seolah-olahapayang didatangkanoleh syariat tidak cukup atau kurang sempurna.Sehinggamereka membuat peraturan untuk menyempurnakanketetapanIlahi.
HADITS NO. 53
i+\",ifuq1-,S
"Dunia adalah istri kedua (saingan) akhirat." Hadits ini tidak adasumbernyadari Rasulullah saw..Ini ditegaskan dalam kitab Knsyful Kh"f, dan lainlain. Konon termasuk ucapanucapanyang dinisbatkankepadaNabi Isa a.s.
54
HADITS NO.54 1!ai 1.zz / t) r ( /; o
5Vsr55
? )/241/.4 tl tz?)ll,i ) lbieJv-'l t4=.'L. -u', q,'-r>,!. r=.,
"Berhati-hatilah terhndap dunia, karena dunia lebih memperdaya daripada Harut dan Marut." Al-Iraqi menyatakan Hadits ini munkar dan tidak adasumbernya. dalam V,ttabTahhrijul-IhynIIl/177 bahwa hadits ini diriwayatkan kepadaAbud Darda secara oleh lbnu Abid Dunya yang disandarkan atau tabiin, penj.). kepadasahabat mursal(sanadyang disandarkan "Tidak diketahuisiapallbud Darda." Adz-Dzahabi menyatakan, Bahia haditsitu munkar dan tidak bersumbertelah diGgiskan oleh Ibnu Hajar dalam YitabLisanul MizanYl/375. Bahkansiapayang yang masyhur,berarti salah. menganggapAbud l)arda itu sahabat majhulnya(asingnya)AbudDarda'. Jadi,yang menjadi masalah
HADITS NO.55
a -)1<24( a.z
,#J3rrJ.,
" Siapa yang adzan, dialah yang qamnt- " Lafazh yang demikian tidak ada sumbernya.Namun, ada lafazh (matan) yang lain yaitu "man adz adzrnafahuwa yuqiimu." Hadits tersebutdiriwayatkanoleh Abu Daud, Tirmidzi dan Abu Naim dalam Ahhbnrul Ashbahnnl/256, dan juga oleh Ibnu fuakir, IX/ V,trab 466 dari sanadAbdur Rahman bin Ziyad al-Afriqi. Sanadhaditsitu sangatlemah karenaadanya al-Afriqi tersebut. Hal ini dinyatakan Ibnu Hajar dalam at-Taqrib. |uga dinyatakan ia "Kami dha'if oleh Tirmidzi. Usai meriwayatkannya mengatakan, hanya mengetahui sanadnyadari al-Aftiqi. Ia in oleh pakar hadits dinyatakandha'if hifizh (lemahhafalannya)." Adapun pernyataan Ibnu fuakir bahwa hadits tersebut hadits hasan,mungkin yang dimaksud hasanlafazh maknanya. al-Afriqi ini dinyatakandha'ifoleh mayoritasjumhur Ringkasnya,
55
pakarhadits,termasukImam Nawawi dalamV,ttab ol-Majmu'lIl/3 juga Ibnu Taimiyahdalam kitabnyaArba'una Hadits,halaman24.
HADITS NO.36 , .t/t -l( -< )r,/ . 1.','\12
''Mencintai
)*)ryU-b-a)tr>->
tanah air sebagiandari imnn."
Dinyatakanoleh ash-Shaghani bahwahaditsini maudhu'. Di samping itu, maknanyatidak benar, sebabmencintai tanah air samadengan mencintai jiwa raga dan harta benda. Yang demikian itu hal naluriah bagi setiapinsan dan tidak perlu diagung-agungkan,apalagi dikatakan termasuk sebagianiman. Kita -dapat-rnelihrt !a[w2. rasx cinta tanafu.ak ialtidak-ada-bedanya T_!ar4 orang mukmindengan orang kafir.-
HADITS NO. 57
"4f* ,EGi;32A864SW*
.-\G)JUKlrG2k
"Akan datang suatu mdsa yang waktu itu manusia sepeni srigala. Siapa yang tidak menjadikan dirinya sebagai srigala, dia akan dimakansrigala." Hadits ini sangatlemah. Ibnul Jauzi meriwayatkanhadits ini dalam deretanhadits-hadits maudhu'. Ad-Daru Quthni berkata, "Sanadnyatunggal, yaitu dari Ziyad bin Abi Zivadyang oleh pakar hadits ditinggalkan riwayatnyi."
56
HADITS NO. 58
q'ie;W6#;,)yGEt&7
*qJ6A1g
" Barangsiapaberlaku ikhlas kepadaAllah selamaempatpuluh hnri, akan muncullah sumberkebijal|31AasJt
PjY
. n...ar-O,) "Barangsiapa tidur sesudah ashar kemudian aknlnya terganggu, makajangan menyalahkansiapa-siapakecual.idirinya sendiri." Ini hadits dha'if. Hal itu diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari sanadKhalid bin al-Qasim dari al-Laits bin Sa'd dari Aqil. Ibnul Jiuzi mengatakandalam V,rtabHndits-hnd.itsMnud.ha'ot bahwa itu bukan hadits sahih. Khalid adalahpenipu atau pendusta. keIa mengambil hadits dari Ibnu Luhai'ah yang menisbatkannya sangatlemah. padaLaits. SedangIbnu Luhai'ah hafalannya
57
Ibnu Adi dalam al-KnmilI/21L, mengisahkan bahwaMarwan (perawinya) mengatakan:"Aku tanyahankepada Laits sedangia tengahtidur sehabis fuhar padabulan Ramadhan:'WahaiAbu Harits, mengapaengkautidur sehabis shalatashar? Tidakkah engkau dengar hadits Luhai'ahl' Dengan santaiia menjawab:'Aku tidak akanmeninggalkanamalanyang bermanfaat bagiku karenahadits Luhai'ah dari Aqil."' JawabanLaits ini sungguh menakjubkansekaligusmenunjukkan ketinggian ilmu dan fiqihnya. Tak mengherankansebabLaits adalah imam kaum muslimin dan fuqaha yang sangarterkenal.Dan kini saya banyak menyaksikansyekh-syekh yang meninggalkan tidur setelahashar,sekalipunmereka sangatperlu melakukannya.Bila dinyatakan kepadamerekabahwahaditsrersebutlemah, denganserentakmerekaakanmenjawab,"Kita lebih baik mengamalkan hadits dha'if dalam keutamaanamalan." Karena itu perhatikanlahperbedaanantara fiqihnya salafussaleh dengan ilmunya khalaf.
HADITS NO. 40
" H endaknyakalian mnkan labu karena labu dnpat menambahkecerdasan.Hendaknyalcalian makan adas (sebangsakncang-kacangan, penj.) sebabadas telah disuciknn melalui ucapan tujuh puluh orang nabi." Hadits ini maudhu'. Ath-Thabrani meri*'ayarkannyadari sanad A,qrr bin _Hus4ndan juga as-Suyuthi bahwa Arnr dan gurunya tertolak riwayatnya. Dalam kttab al-Maad.ltu'nt,Ibnul ]auzi menyingkap hadits tersebutdenganbeberapa sanadnya, kemudiansemuanya divonismaudhu'. Ibnu Qayyim dalam Y,tta,b al-Manar halaman 20 juga menyatakannya sebagai hadits maudhu'. Hal itu dikuatkan oleh pernyataan Ali al-Fari dalam deretan hadits-haditsmaudhu'. 58
HADITS NO.4T
3F yxi'63i u>6,erqC4qt 6
t'Barangsiapa mendapat harta dari tempat yang tidak halal, Allah akan menghilangkanharta tersebutpada jalan kebinasaan." Hadits tersebut tidak sahih. Al-Qidha'i meriwayatkannyadalam musnadasy-SyihabII/37 dari sanadAmr bin Husain. Menurut saya, sanadnyagugur sebab Amr adalah pendusta. Bahkanas-Sakhawi dalamkitabnyaal-Maqnshid.dengan nomor hadits 106l menyatakanditolak riwayatnya.
HADITS NO.42
qjr;a',tS;ffai646
" Para nabi adalah pembimbing,fuqaha adalnh pemimpin, sedanglean majelis merekaadalah penambah kebajikan." Ini hadits maudhu'. Ad-Daru Quthni telah meriwayatkandalam Sunanhalaman322 dan al-Qidha'i dalam musnadasy-SyihabI/23, dari sanadAbi Ishaq dari Harits. sangatlemah.Al-Harits adalahIbnu Abdullah Hadits ini sanadnya lemah oleh jumhui ulama. Bahal-Hamdaniyang telah dinyatakan Ibnul Mudaini dinyatakan kan oleh sebagai pendusta.
HADTTSNO. 45
'&Yi"6Gr@i6"k"s(rt,%
.,- iiz(r*$1
/ z.J2
L
" Bulan Ramadhantergantungantara langit dan bumi, tidak diangknt ke hadirat Allah kecuali oleh zaknt fitrah."
59
Ini hadits dha'if. Ibnul /auzi meriwayatkannya dalam dcretan hadits-haditsyang tidak jelas,seraya mengatakan bahwadalamsanadnya terdapatMuhammad bin Ubaid al-Bashri,yang tidak dikenal di kalangan para pakar hadits. Hadits tersebut sangat sering sayadengar rerurarnapada bulan Ramadhanyang digunakansebagaimaterikajiandalammajelistaklim atau pengajian.Inilah salahsatu bentuk kebiasaan menyederhanakan masalahyang sayakhawatirkan. Padahal,mestinya setiap insan terutama para ustadz berhati-hati mengutarakannya. Kalau kita
fir4[. Siapa s4s11s-."eaue$1z8@ f'4ugt{{$!a
g1,4hel laais_t-9rle_Uurq{i!,berartipuasa&f
ggqg.Sayakira tidak saru pun dari ulamaihalihin yang berpendapat demikian.Wallahu a'lam.
IIADITS NO.44 4'* -< j.z1 2,, 1(.,
tP-tif9
-12|{i-,.t-5& 4, 1-,-I t
r--as =F3
t.2cr.'az(-.'17
r :)-:4?
-'t'-23
o.z-
ort/(t r+.//-. /fa,.r.
!pJ+^j
o,.
? sl-l -\> | &
( o4
/
12<,< Z, 1.72
l1z ?---\ ?,2) ,z\, r-Fs, p-Lo?srL'e
,
,/
r/2,
O}{;. J9)jb9:5cy
l/2t
trl/1(z=,,/1
a,./
2
/-./.r.zf
.{.!Jl 6l
"Barangsiapa menziarahiku dan menziarahi kakekku lbrahim daIam satu tahun, ia masuksurga." Ini hadits maudhu'. Az-Zarkasyidalam Lrtab nl-La'ali al-Mnntsurahmenyatakan, "Hadits tersebutmaudhu' dan tak seorang pun pakar hadits yang meriwayatkannya." Bahkan oleh Ibnu Taimiyah dan Imam Nawawi dinyatakan maudhu'dan tak adasumbemya.
HADITS NO.47
Xttt&a{5s"J;;i -Y uz,- YaY /.yt7-,tJv$ 4+1fq36 tq,F
"BiIa di akhir zamannanti terjadi perbedaanhawa nafsu,maka hendaklah kalian berpegangpada agama orang-orang badui dan knum wanita." bahwadalam Ini adalahhadits maudhu'. Ibnu Thahir menyatakan sanadnyaterdapat Ibgu Bilimani seorang yang termasuk deretan perawi hadits yang tertuduh (pendusta). Dari sanadIbnu Hibban, oleh Ibnul ]auzi dimasukkanke dalam deretan hadits-haditsmaudhu'. Tampak di situ adanyaaib lain yaitu orang yang meriwayatkandari al-Bilimani bernamaUpbq{nmad bin H4rits. Orang ini dha'if. Bahkan oleh Ibnu Adi dikatakan bahwa seluruh perawinyasangatlemah.
66
I{ADITS NO.55
. g;\Ai;qJ+:idffi)atJi
" B erj al.ancep at menghil angknn kecemer langan seorang mukrnin." Hadits ini munkar sekali.Sanadnya dari Abu Hurairah, Ibnu IJmar, Anas bin Malik, dan Ibnu Abbas. Adapun sanaddari Abu Hurairah mempunyai tiga kelemahan: l. Ibnul Ashma'i salahseorang perawi majhul. Ini ditegaskan oleh ai-Khatib. 2. Mu_hammad Ya'qub al-Fa4i tidak diketahui biografinyadalam bin deretan perawi hadits. Tidak ada saksiatasjarh (kecaman) dan ta'd.il(pengakuanbaik)-nya.Yangdemikian termasukkriteria kelemahan. 3. Abu Malsyaryang dikenaldengannamaNajih bin Abdur Rahman Sleh parapakarhaditsdivonis lemah (dhatif;. Adapun sanaddari Ibnu Umar di dalamnyaada seorangperawi bernamaUmar bin Shahban yang lemah sekali.Bahkanoleh Imam Bukhari dlnyitakan sebagai hadits munkar. Adapun sanaddari Anas 6in-Malik, dari seluruh perawi tidak ada yang dikenal sebagaiperawi kuat. Bahkan di dalamnya ada perawi yang bernamaAban yang oleh Imam Ahmad riwayatnyadinyatakan matruk (ditinggalkan). BahkanSyu'bahtelah mengecamnya dengan yangpedas sekaliseraya kecaman mengatakan ,"Zinalebih baik daripada meriwayatkanhadits Aban." Allahu Akbar. Menurut saya,rasanyatidak layak menyatakansesuatudengan ucapansemacam kecuali pada orang yang sangatdikenal penipu itu dan pemalsu hadits. Karena Syu'bah mengucapkanpernyataanitu sambil bersumpah, boleh jadi Aban ini sangat dikenal melakukan pemalsuanhadits dengan sengaja. Ihwal sanad dari Ibnu Abbas telah dinyatakan oleh as-Suyuthi ddam kttab nl-Jnmi'bahwa dirinya tidak menemukansanadnya yang bersambung. Dari yang dikemukakan di atas tampaklah dengan jelas bahwa
67
semua sanadhadits tersebut mengambang dan tidak dapat dijadisatusamalain salingmenguatkan' Dengan kan hujjah dengan alasan demikian, vonis dha'if adalah yang terbaik. Ini dari segi sanadnya. Adapun dari segi maknanya,cukup satu alasanyaitu bahwa setelah diteliti hadits tersebut adalahucapan 1z-Zuhri, jadi bukan sabda yang justru menyalahi dan bertentangan dengan Rasulullah sa\M. hadis sahih dari Rasulullahsaw.bahwabeliau senangberjalancepat. Begitu juga Umar bin Khattab r.a.
HADITS NO.56
. Ltl->
t4* -- (2 -- ),q1 ( )'Ut.z?
l_a_>_ {Ut-{_:rJ
\
"t "Kalau saja bulcan knrena wanita, pastilah Allnh akan disembah dengan sungguh-sungguh. " Hadits ini maudhu'. Riwayatnyamempunyai dua sanad. Ibnu Adi menyatakan I. Dari Muhammad bin Imran al-Hamazani. Abdur Rahim bin Zaid al-Ami haditsini munkar. Semuariwayat tidak diterima paraperawi tsiqah.Baffi meninggalkanseluruhriwayamya. takan bahwaahli haditssepakat 2. Dari Bisyir bin Husain. Orang ini pendustadan ditinggalkanriwansy-Syari'nbII/204 yamya. Bahkan oleh Ibnu Iraq dalam V'rrab dinyatakan sebagai pendusta dan pemalsu hadits. Karena itu, semuariwayatnyatidaklah sah untuk dijadikan sebagaiPenguat.
j_,1 J:'J
ft(Jaz1
HADITS NO. 57
v
I
'Gs"d,,Lft;1 f, -"
"Perselisihan di antara umatku adalah rahmnt." Hadits ini tidak ada sumbernya.Parapakar hadits telah berusaha mendapatkansumbernyadenganmeneliti dan menelusurisanadnya, fu-Subuki mengaakan,"Hadits tenebui namuntidak menemukannya. 68
ilssahih, bi U .gg 4 -arau+.iaapl*u t*l itgl3lt zlr b[u. D*gn 13 t'he4 jT9-*4_:sqqtl11 l!glr--S-s!i'e!-yaler3]b!Lik$'l;t' l?'tslglff "
r--r_i)\Jil,' rp4l-,1 | !r' . .zvtz /-.i
rWYfi''F*{-L;#iF&
t,-1 ? 2 o/.^,)_ld oo/,
V;t*r-ti;tl*s
,6.6Ltgtft
, Ot=
"Aku tanyaknn kepada Tuhankutentangperselisihnn para sahabatku sepeninggalku,maka Ia mewahyukanpadaku, ,WahaiMuhammad, sesungguhnya kedudukanpara sahabatmudi sisikubagaiknn bintangbintang di langit, sebagianlebih terang sinarnya aoi y"ng lain. siapa saja yang mengambil teladnn dari apa yang merekaperserisihkan, makn di sisi-Ku berarti mengikutipetunjuk.,,' Hadits ini maudhu' dan telah diriwayatkan oleh Ibnu Batthah dalam h,ttabal-Ibanah, jugaoleh Khatib Nizamul Mulk dalam kitab al-Arnalirr/r3,Ibnu Asakir r/303, dari sanadNaim bin Hamad dari Abdur Rahim binZidal-Ami. sihad hadits tersebur maudhu'. Naim bin Hamad itu dha'if. Al-Hafizh berkata, "Ia banyak melakrikankesalahan, sedangkan Abdur Rahim al-Ami adalahpendusra." Ibnul /auzi dalam krtab nl-Ilnl berkata, "Riwayat tersebut tidak sahih sebab Naim itu tercela. SedangkanAbdur Rahim oleh Ibnu Muin dinyatakansebagaipendusta. "
73
HADITS NO.61
"fy{i)' '<:a=u,: I
A, (< Z,r2o <,-V, a,r(
y*;:tJ+
z)): ft) r? 2 1.za/. 1.//y
i;'.
1'r+:;.
" Sesungguhnya p ara sahnbatku adalah bagaiknn bintang -bintang. berarti telah Dari yang mana saja knlian mengambiLpendapatnya, mendapatpetunjuk." Hadits ini maudhu'dan telah diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar dan Ibnu Hazem dari sanadAbi Syihab al-Hanath dari Hamzah alIazri. Kemudian Ibnu Abdil Bar berkata, "Sanid hadits ini tidak sahihdan tidak adasatupun perawinyayang meriwayatkandari Nafi' yang dapat dijadikan hujjah." Hamzah ini adalah Ibnu Abi Hamzah yang oleh Daru Quthni dinyatakan ditinggalkan riwayatnya.Kemudian Ibnul Adi menyatakan bahwasemuariwayatnyaadalahmaudhu'. Ibnu Hibban berkata,"Ia siqah (kuat; dipercaya seolah-olah selalumenyalahiperawi-perawi ) ia sengajameriwayatkan hadits-hadits maudhu'. Karena itu, tidak sah meriwayatkandarinya." Ibnu Hazem dalam ol-Ihham fi Ushulil-Ahham berkata, "Telah nyata bahwa riwayat ini tidak benar,bahkan tidak ragu lagi merupakan riwayat palsu sebabAllah telah menyatakanmengenaisifat nabi-Nya bahwaapayang diucapkannyabukan menurut hawa nafsunya,tetapi firman yang diwahyukan kepadanya( an-Najm : 3 -4)." yang diucapkannyaadalahsyariat Bila telah terbukti bahwasegala tidak akanbertendari Allah. Karenanya, yang hak, berarti semuanya dalamsuratan-Nisa,:82denganapayang difirmankan-Nya tangan Allah SWT telah melarangkerasberselisihseperti dalam firmanNya, "Walaa tanaaza'u." (al-Anfal: 46). Karenaitu, merupakansesuatu yang mustahil bila Rasululahsaw.memerintahkan mengikuti padahaldi setiapyang dilakukan dan diucapkanoleh setiapsahabat, antaranyaadayang menghalalkansesuatusedangyang lain menghaberartimenjualkhamr itu halalkarena Bila itu dibenarkan, ramkannya. yang lain menyasahabat bin lundub, sementara mengikuti Samurah takanhdram. apa yang Lebih lanjut Ibnu Hazem menyatakan,"Sebenarnya wajib bagi kita hanyalahmengikuti apa yang ada dalam Al-Qur'an 74
yang telah disyariatkanbagi kita dan apayang datang dengan sahih dari Rasulullah saw. yangAllah perintahkanuntuk menjelaskan perihal agama atau syariat." Ia mengakhiri pernyataannyadengan berkata bahwa hadits tersebut adalah kabar dusta, maudhu' yang tak ada kesahihannya samasekali.
HADITS NO.62 t) 4 4< e . 2)-., < , a .u< zll 16Za-o,,, a-2, ), -D ;C-t {:A a /I tf]j_-li3j - - ^)//J,-
"Ahli Baitku adnlah bagaiknn bi ntang -bintang. D a r i yang mana saj a kalian minta bimbingan, kalian aknn mendnpatpetunjuk." Hadits ini maudhu', bahkan dalam lembaran Ahmad bin Nabith dinyatakan dusta. Saya telah mendapatkan bahwa hadia tersebur berasaldari Abu Naim al-Ashbahan,dari Abu F{asanAhmad bin alQasim, dari Ahmad bin Ishaq bin Ibrahim. Adz-Dzahabi menyatakan bahwariwiyatAhmad bin Ishaq tidak dapat dijadikan hujjair karcna ia pendusta.Pernyataan dikuatkan oleh al-Hafizh dalamkitab ini ol-Lisan. Di samping itu, Ahmad bin al-Qasim itu lemah.
HADITS NO.63
, l/11. -tlW{/zY,cI{J
"Sesungguhnya hujan es bull(j-g (/, -/2) )\.tlraz,/\ LZr/ ('/.{i\y))/ ! , t 6g'6tL1-
,' " Hendaknyasurat Innaa anzalnaahu dibac.q setiap usai berwud.hu. Menurut as-sakhawiriwayat ini tidak ada sumbernya.KemucJ.ian ia berkata,"Sayamelihat kalimat rersebutdalam mukadimah vang dinisbatkankepada Imam Abi Laits. Tampaknyakalimat rersebur dimasukkan oranglain. Dan ini berartitelah menghilangkan sunnah nabawiyah." Menurut saya,maksudnyaadalah menghilangkan doa yang disunnahkan untuk dibaca setiap usai berwudhu, yutu: Aryhad.ann laa ilaaha ilallah wa aryhadu anna Muharnmad.an'abd.uhuws. ra.saulahu. WahaiAllah, jadikanlah diriku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlahdiriku termasukgolongan orang-orangyang suci (HR Muslim, dan lain-lainnya.)
HADITS NO.69
j+JUr{rCrvr.titr
"Mengusap leher waktu berwudhu dapat menyelamntknn dari belenggupada hari kiamat kelak." Ini hadits maudhu'. Imam Nawawi dalam kttab al-Majrua'Syarh nl-Mu.hadzd.zab 465, berkata,"Ini adalahhadits maudhu' dan buI/ kan dari sabdaRasulullahsaw. Ibnu Hajar dalam Y,ttabTalhhishal-Habirl/433, berkata, "Abu Muhammad al-]uwaini menyatakan bahwa para pakar hadits tidak meridhai dan tidak menerima sanadnya."
79
membasuhleher semuahadits tentang keharusan Menurut saya, berwudhu adalahmunkar. Di samping lemahnyasanaddan kesaat majhulan perawinya,juga sangatjelas hal itu bertentangan dengan Rasulullah hadits-hadis sahihyang mengisahkantentang bagaimana menyebutkanbahwa saw.berwudhu, yang tidak satuPun di antaranya beliau mengusaplehernya tatkala berwudhu.
HADMS NO. 70
3il5i-
)3..), -L;' -< ),t,/ ti). )y / \47t )-l /1 aC\>;jhr'?t'
\1*i)'gV>
L1i;,
,7.2c)
( GtU;'*es!
. rt;+ z-
? t/<
zz.z 14((4),1.U(<,/^r or\+
O-s4!'rr " /
24j)'/4'/
2/.
1{r )t4 j3lt1"*o4-tn
)-./2
'{s-i-:>;a-t
4 t/
"Siapa saja yang memberi mnlLs.g_,4 t < G-:.'
8l
Hadits ini dha'if. Demikian pernyataan Ibnu Taimiyah dalam kitabnya M aj mu' ah or -Ra so' ilul -Kubr n II / 336. Maknanyamemang sahih,tetapi tidak dikenal adanyasanadyang pasti. Pernyataanyang demikian dikuatkan dan disepakati oleh asSakhawidan as-Suyuthi.
HADITS NO. 75
"Barangsiapa mengusapkedua mata dengan ujung bagian dalam kedua teluniuk ketika muazin mengucapkan" asyhaduanna Muhnm' syafaat ia madanRasulullah..." dan seterusnya, berhnkmendapatkan Rasulullahsaw." Telah diriwayatkan oleh ad-Dailami bahwa hadits ini tidak sahih. 'Tidak benar." Bahkanasy-Syaukani telah meriIbnu Thahir berkata. dalam deretan hadits-haditsmaudhu'. wavatkannva
HADTTS NO. 74
!.-.,'"
'Kr%;Lt'tLI,,k\i36"5Cu*(#6
./* ./ /Y 'z
"Besarkanlah kurban kalian, karena sesungguhnyaitu merupaknn tungganganknlian pada shitathal mustaqim'" Hadits ini tidak ada sumbernya.Ibnu shalah berkata,"Fladits ini tidak dikenal di kalanganpakar hadits, dan tidak pula terbukti kebenarannya." Menurut saya,kitab al-Firdaus mengeluarkannyadengan lafazh ista.frihau sebagaipengganti lafazh azb-zhirnuu. Di samping itu, lemah sekali. sanadnya
82
HADITS NO. 75
"Segerakanlah shalat sebelum terlambat dan segerakanlah tobat sebelumwafat." Ini hadits maudhu'. Ash-Saghani meriwayatkannya dalamdereran hadits-hadits maudhu'. halaman4-5.
I{ADfrS NO. 76
., ,_.
"fig6g1i;,Glai1fi;4k&sr 'EtWW'6fut?ft€)l-tbgo a ("ty/) z
) /-z t r'-tAtJ|'dJr|6J&, .ge1b 9?a
a ' a / s l 7 l / , . ) -z , - < z l i " ,
"Wahai Abbas, sesungguhnya Allah telah membukaperkara ini dengankeberadaanku,kelnk akan disudahi oleh seoranganak lakilaki dari keturunanmu,yang bakal menyebarkeadilan sebagaimana tersebarnyakezaliman.Dialah yang aknn menjadi imam knla shnlat bersamaNabi Isa a.s." Hadits ini maudhu'dan telah diriwavattan oleh al-Khatib dalam kttab Tnrihh Boghd.ad.IV/177, dengan sanad dari Ahmad bin al4ajaj bin Shalt, dari Said bin S"latmeg dari Khalaf bin
I@lffi"-"ri
Ibrahinidillii$m-fi
v*-.". d"ri affi]F6io n-io
Meiirrut say4ilemua sanachlffiasyhur dan tsiqah dari deretan perawi-perawi yang digunakan Imam Muslim, kecuali Ahmad bin al-Hajjaj.Ia telah tercela,sepertiyang dinyatakanoleh adoD""hrbi. IGnrf,d-an hadits tersebut telah dirangkum oleh Ibnul Jauzi dalam keterangan hadits-hadits maudhu'. Adapun bahwa Imam Mahdi shalat dan menjadi imam bagi Nabi Isa ketika turun kelak adalah benar adanyaseperti yang terr€ra dalam banyakhadits sahih, dalam Kutubus Sunan.
87
HADITS NO. 82
^.3|
('E
//!-?,4././rJ