Sistem Informasi Manajemen Konsep Dasar Sistem by pyw18970

VIEWS: 10,809 PAGES: 22

									                                                    8/27/2009




  Sistem Informasi Manajemen


    Sumber: Berbagai Literatur dan Situs




       Konsep Dasar Sistem
• Sistem :
  – kumpulan dari unsur/elemen-elemen yang
    saling berkaitan/berinteraksi dan saling
    mempengaruhi dalam melakukan kegiatan
    bersama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
• Contoh :
  – Sistem Komputer terdiri dari : Software,
    Hardware, Brainware
  – Sistem Akuntansi, dll




                                                           1
                                                                           8/27/2009




  Definisi Sistem dari beberapa ahli
• Menurut Jerry FithGerald ;
   – sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
     saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan
     suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
• Menurut Ludwig Von Bartalanfy ;
   – Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam
     suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
• Menurut Anatol Raporot ;
   – Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan
     satu sama lain
• Menurut L. Ackof ;
   – Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang
     terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu
     sama lainnya.




            Syarat-Syarat Sistem
a) Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan
   tujuan.
b) Elemen sistem harus mempunyai rencana yang
   ditetapkan.
c) Adanya hubungan diantara elemen sistem.
d) Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi
   dan material) lebih penting daripada elemen
   sistem.
e) Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan
   elemen.




                                                                                  2
                                                                 8/27/2009




   Sekedar untuk diketahui dan dipahami….
• Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu
  organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
  transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi
  yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu
  organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar
  tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk
  pengambilan keputusan.
• Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan
  sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi bagi
  semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja
  diperlukan.
• Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah
  dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan
  menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem
  lainnya




                     Tujuan SI
• Tujuan sistem informasi manajemen adalah
  memenuhi kebutuhan informasi umum
  semua manajer dalam perusahaan atau
  dalam sub-unit organisasional perusahaan.
  SIM menyediakan informasi bagi pemakai
  dalam bentuk laporan dan output dari
  berbagai simulasi model matematika.




                                                                        3
                                                                8/27/2009




  KARAKTERISTIK SISTEM

 Komponen (Component)
• Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling
  berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan.
• Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem
  atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli
  betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-
  komponen atau subsistem-subsistem.
• Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk
  menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi
  proses sistem secara keseluruhan.




• Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang
  lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya
  suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu
  sistem dan industri yang merupakan sistem yang
  lebih besar dapat disebut dengan supra sistem.
• Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem,
  maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem.
• Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai
  suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah
  subsistemnya.




                                                                       4
                                                     8/27/2009




Batas Sistem (Boundary)
• Batas sistem merupakan daerah yang membatasi
  antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya
  atau dengan lingkungan luarnya.
• Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem
  dipandang sebagai suatu kesatuan, karena dengan
  batas sistem ini fungsi dan tugas dari subsistem
  yang satu dengan lainnya berbeda tetapi tetap
  saling berinteraksi.
• Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup
  (scope) dari sistem tersebut.




Lingkungan Luar Sistem (Environment)
• Segala sesuatu diluar dari batas sistem yang
  mempengaruhi operasi dari suatu sistem.
• Lingkungan luar sistem ini dapat bersifat
  menguntungkan atau merugikan.
• Lingkungan luar yang menguntungkan harus
  dipelihara dan dijaga agar tidak hilang
  pengaruhnya, sedangkan lingkungan luar yang
  merugikan harus dimusnahkan dikendalikan agar
  tidak mengganggu operasi sistem.




                                                            5
                                                                       8/27/2009




Penghubung Sistem (Interface)
• Merupakan media penghubung antara satu
  subsistem dengan subsistem yang lainnya.
• Untuk membentuk satu kesatuan, sehingga
  sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang
  satu ke subsistem yang lainnya.
• Dengan kata lain output dari suatu subsistem akan
  menjadi input dari subsistem yang lainnya.




Masukan sistem (Input)
• Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem.
  Masukan dapat berupa :
   – Masukan Perawatan (Maintenance Input) adalah energi yang
     dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi.
   – Masukan Sinyal (Signal Input) adalah energi yang diproses untuk
     didapatkan keluaran.
• Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah
  maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan
  komputernya dan data adalah signal input untuk diolah
  menjadi informasi.




                                                                              6
                                                           8/27/2009




Keluaran Sistem (Output)
• Merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem.
  Meliputi : Keluaran yang berguna, contohnya Informasi
  yang dikeluarkan oleh komputer.
• Dan Keluaran yang tidak berguna yang dikenal sebagai
  sisa pembuangan, contohnya panas yang dikeluarkan oleh
  komputer
Pengolah Sistem (Process)
• Merupakan bagian yang memproses masukan untuk
  menjadi keluaran yang diinginkan.
• Contoh CPU pada Komputer, Bagian Produksi yang
  mengubah bahan baku menjadi barang jadi, Bagian
  akuntansi yang mengolah data transaksi menjadi laporan
  keuangan.




Tujuan Sistem (Goal)
• Setiap sistem pasti mempunyai tujuan ataupun
  sasaran yang mempengaruhi input yang
  dibutuhkan dan output yang dihasilkan.
• Dengan kata lain suatu sistem akan dikatakan
  berhasil kalau pengoperasian sistem itu mengenai
  sasaran atau tujuannya.
• Sistem yang tidak mempunyai sasaran, maka
  operasi sistem tidak akan ada gunanya.




                                                                  7
                                                 8/27/2009




                    Karakteristik Suatu Sistem




                 Komponen SI
• Sistem informasi dibangun kedalam enam
  komponen yang disebut dengan :
  –   1) komponen input (masukan) ;
  –   2) komponen model (proses) ;
  –   3) komponen output (keluaran) ;
  –   4) komponen teknologi ;
  –   5) komponen basis data ;
  –   6) komponen control (pengendalian).
• Keenam komponen tersebut harus ada bersama-
  sama dan membentuk satu kesatuan.




                                                        8
                                                               8/27/2009




• Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen
  yang disebut blok bangunan (building blok), yang
  terdiri dari komponen input, komponen model,
  komponen output, komponen teknologi,
  komponen hardware, komponen software,
  komponen basis data, dan komponen kontrol.
• Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu
  dengan yang lain membentuk suatu kesatuan
  untuk mencapai sasaran.




1. Komponen input
   – Input mewakili data yang masuk kedalam sistem
     informasi. Input disini termasuk metode dan media
     untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang
     dapat berupa dokumen-dokumen dasar.
2. Komponen model
   – Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika,
     dan model matematik yang akan memanipulasi data
     input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara
     yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran
     yang diinginkan.




                                                                      9
                                                           8/27/2009




3. Komponen output
  – Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang
    merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi
    yang berguna untuk semua pemakai sistem.
4. Komponen teknologi
  – Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem
    informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input,
    menjalankan model, menyimpan dan mengakses data,
    neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu
    pengendalian dari sistem secara keseluruhan.




5. Komponen hardware
  – Hardware berperan penting sebagai suatu media
    penyimpanan vital bagi sistem informasi, yang
    berfungsi sebagai tempat untuk menampung database
    atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan
    informasi untuk memperlancar dan mempermudah
    kerja dari sistem informasi.
6. Komponen software
  – Software berfungsi sebagai tempat untuk
    mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang
    diambil dari hardware untuk menciptakan suatu
    informasi.




                                                                 10
                                                               8/27/2009




7. Komponen basis data
  – Basis data (database) merupakan kumpulan data yang
    saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang
    lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan
    menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
    Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan
    penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis
    data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya
    informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis
    data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas
    penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi
    menggunakan perangkat lunak paket yang disebut
    DBMS (Database Management System).




8. Komponen kontrol
  – Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi,
    seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu,
    kecurangankecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu
    sendiri, ketidakefisienan, sabotase dan lain sebagainya.
    Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan
    untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak
    sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi
    kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.




                                                                     11
                                                              8/27/2009




                     Gambar komponen SI




      KLASIFIKASI SISTEM
• Sistem Abstrak (Abstract System) ;
   – sistem yang berupa pemikiran atau ide- ide yang tidak
     tampak secara fisik (Sistem Teologia yang merupakan
     suatu sistem yang menggambarkan hubungan Tuhan
     dengan Manusia)
• Sistem Fisik (Physical System) ;
   – merupakan sistem yang ada secara fisik sehingga setiap
     makhluk dapat melihatnya (Sistem Komputer, Sistem
     Akuntansi, Sistem Produksi dll.)
• Sistem Alamiah (Natural System) ;
   – sistem yang terjadi melalui proses alam dalam artian
     tidak dibuat oleh manusia. (Sistem Tata Surya, Sistem
     Galaxi, Sistem Reproduksi dll.)




                                                                    12
                                                                  8/27/2009




• Sistem Buatan Manusia (Human Made System) ;
  – sistem yang dirancang oleh manusia.
  – Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi manusia
    dengan mesin disebut human machine system (contoh
    Sistem Informasi)
• Sistem Tertentu (Deterministic System) ;
  – beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat
    diprediksi.
  – Interaksi bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti
    sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan (contoh ;
    Sistem Komputer)
• Sistem Tak Tentu (Probabilistic System) ;
  – sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi
    karena mengandung unsur probabilitas. (Contoh : Sistem
    Manusia)




• Sistem Tertutup (Close System) ;
  – sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh
    dengan sistem luarnya.
  – Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut
    campur tangan dari pihak luarnya.
  – Secara teoritis sistem tersebut ada, tetapi kenyataannya
    tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada
    hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup,
    tidak benar-benar tertutup).
• Sistem Terbuka (Open System) ;
  – sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan
    lingkungan luarnya.
  – Lebih spesifik dikenal juga yang disebut dengan sistem
    terotomasi ; yang merupakan bagian dari sistem buatan
    manusia dan berinteraksi dengan kontrol oleh satu atau
    lebih komputer sebagai bagian dari sistem yang digunakan
    dalam masyarakat modern




                                                                        13
                                                                8/27/2009




• Dengan memanfaatkan STI sebagai satu
  pendekatan, maka pemahaman SISTEM haruslah
  dilihat dalam pengertian baik dari sudut prosedur
  artinya kumpulan dari prosedur-prosedur yang
  mempunyai tujuan tertentu maupun dari sudut
  komponen artinya kumpulan dari komponen yang
  saling berhubungan satu dengan yang lain
  sehingga membentuk satu kesatuan.
• Dalam pelaksanaannya untuk menghasilkan
  sesuatu yang lebih baik kedua pendekatan itu
  dipergunakan secara simultan sesuai dengan
  kebutuhannya




 Komponen Fisik Sistem Informasi
 • Perangkat keras komputer:
    – CPU, Storage, perangkat Input/Output, Terminal untuk
      interaksi, Media komunikasi data
 • Perangkat lunak komputer:
    – perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya),
      perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman),
      perangkat lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll).
 • Basis data:
    – penyimpanan data pada media penyimpan komputer.
 • Prosedur:
    – langkah-langkah penggunaan sistem




                                                                      14
                                                              8/27/2009




• Personil untuk pengelolaan operasi (SDM),
  meliputi:
   – Clerical Personnel (untuk menangani transaksi dan
     pemrosesan data dan melakukan inquiry = operator);
   – First level manager: untuk mengelola pemrosesan data
     didukung dengan perencanaan, penjadwalan, identifikasi
     situasi out-of-control dan pengambilan keputusan level
     menengah ke bawah.
   – Staff specialist : digunakan untuk analisis untuk
     perencanaan dan pelaporan.
   – Management: untuk pembuatan laporan berkala,
     permintaan khsus, analisis khusus, laporan khsusus,
     pendukung identifikasi masalah dan peluang.
     Aplikasi = program + prosedur pengoperasian




• Sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai
  sistem informasi formal dan informal.
• Sistem Informasi Formal adalah sistem informasi
  yang memiliki prosedur dan kebijaksanaan tertulis
  dalam dokumen. contoh Undang-undang pajak
  penjualan.
• Sistem Informasi Informal adalah sistem informasi
  yang memiliki prosedur dan kebijaksanaan tidak
  tertulis dalam dokumen, contoh pemberian diskon
  penjualan secara tidak terduga.




                                                                    15
                                                                       8/27/2009




• Dengan kemampuannya yang memudahkan
  pengaksesan informasi, komputer menjadi sangat
  berguna bagi siapa saja, tidak terbatas pada
  manajer atau staf dalam suatu organisasi, tetapi
  juga bagi para pelanggan yang ikut menikmati
  hasilnya.
• Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika
  perusahaan-perusahaan bisnis masa kini
  melibatkan komponen perilaku dan teknologi yang
  berinteraksi di dalam lingkungan sosioteknologi
  (O’Brien,1996). Gambar memperlihatkan keadaan
  ini.




        Gambar. Sistem informasi berhubungan dengan berbagai pemakai




                                                                             16
                                                                                     8/27/2009




                                        Gambar.
   Sistem informasi dan teknologi informasi mempunyai interaksi terhadap komponen-
                            komponen penting dalam perusahaan




                    Sosio Teknologi
• Sosio-teknologi” adalah bidang kajian baru yang
  berusaha melihat pengaruh evolusi teknologi dalam
  kehidupan sosial. Bersamaan dengan lahirnya
  postmodernisme, orang mulai meninggalkan pembagian
  Aristotelian dalam disiplin ilmu, contohnya dengan
  lahirnya kajian kompleksitas, teori pattern language
  dalam arsitektur dan lain-lainnya.
• “Sosio-teknologi” kira-kira lahir dalam lingkungan
  semangat demikian, di samping bahwa ada keprihatinan
  langsung atas ‘liarnya’ perkembangan teknologi yang
  sering menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang
  berhubungan dengan moralitas dan kehidupan sosial
  Sosio-teknologi memiliki relevansi khusus di negara-
  negara berkembang seperti Indonesia dan banyak negara
  lainnya.




                                                                                           17
                                                       8/27/2009




• Sosioteknologi adalah keilmuan yang merupakan
  relasi daripada keilmuan sosial (social sciences)
  dengan teknologi (engineering).
• Teknologi dilihat dari berbagai perpektif, namun
  intinya adalah berusaha kritis terhadap keberadaan
  teknologi yang biasanya dipandang deterministik-
  positivistik, khususnya di negara-negara yang
  “sepertinya” menjadi konsumen abadi dari
  teknologi seperti Indonesia.
• Dalam keilmuan ini, teknologi dipandang sebagai
  sebuah produk budaya yang tidak netral, tidak
  bebas nilai.




• Teknologi merupakan ungkapan suatu kebudayaan
  tertentu dimana teknologi itu lahir. Di dalam
  produk teknologi itu embedded nilai-nilai, budaya,
  mistis, moralitas, hingga kepada pola kerja, pola
  perilaku maupun pola produksi.
• Maka dari itu, dalam transfer teknologi, pilihan-
  pilihan teknologi yang dilakukan harus
  mempertimbangkan sangat banyak faktor,
  terutama dampak-dampak dari keberadaa barang
  asing tersebut di lingkungan barunya.
• Sebuah film yang sangat baik mengilustrasikan
  tentang ranah garapan keilmuan ini adalah film
  “God Must Be Crazy”.




                                                             18
                                                   8/27/2009




• KAPASITAS sebagai pola pikir membangun
  sistem yang bertolak dari komponen organisasi,
  komponen sosial, komponen sistem informasi dan
  komponen teknologi sehingga membangun
  organisasi yang disebut juga sistem sosio-
  teknologi
• Bertitik tolak dari pemikiran sosio-teknologi,
  maka melahirkan suatu model menerapkan
  kerangka berpikir KAPASITAS dalam
  melaksanakan perubahan yang berencana dan
  berkesinambungan.




                                                         19
                                                       8/27/2009




              Tujuan Umum
• Menyediakan informasi yang dipergunakan di
  dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan
  tujuan lain yang diinginkan manajemen.
• Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam
  perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan
  perbaikan berkelanjutan.
• Menyediakan informasi untuk pengambilan
  keputusan.




Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer
dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke
informasi akuntansi manajemen dan mengetahui
bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi
manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi
suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan
mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan
dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen,
termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan
keputusan).




                                                             20
                                                              8/27/2009




             Proses Manajemen
Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:
• Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu
  tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang
  disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan
  mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode
  untuk mencapai tujuan tersebut.
• Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari
  peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana
  tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta
  pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk
  memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana
  mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor
  pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif
  sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.




             Proses Manajemen
  • Pengambilan Keputusan, proses pemilihan
    diantara berbagai alternative disebut dengan
    proses pengambilan keputusan. Fungsi
    manajerial ini merupakan jalinan antara
    perencanaan dan pengendalian. Manajer harus
    memilih diantara beberapa tujuan dan metode
    untuk melaksanakan tujuan yang dipilih.
    Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat
    dipilih. Komentar serupa dapat dibuat
    berkenaan dengan fungsi pengendalian.




                                                                    21
                                                               8/27/2009




    SIM merupakan kumpulan dari
         sistem informasi:
• Sistem informasi akuntansi (accounting information
  systems), menyediakan informasi dan transaksi keuangan.
• Sistem informasi pemasaran (marketing information
  systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi
  penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan
  penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan
  dengan pemasaran.
• Sistem informasi manajemen persediaan (inventory
  management information systems).
• Sistem informasi personalia (personal information
  systems).
• Sistem informasi distribusi (distribution information
  systems).




    SIM merupakan kumpulan dari
         sistem informasi:
• Sistem informasi pembelian (purchasing information
  systems).
• Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
• Sistem informasi analisis kredit (credit analysis
  information systems).
• Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research
  and development information systems).
• Sistem informasi analisis software
• Sistem informasi teknik (engineering information systems).




                                                                     22

								
To top