Penyakit Jantung dan Ibu Hamil by cdc16374

VIEWS: 1,742 PAGES: 2

									Penyakit Jantung dan Ibu Hamil
Monday, 22 December 2008 07:52




JANTUNG adalah organ vital pada manusia yang bertugas memompakan darah beroksigen
keseluruh tubuh, kepada janin juga tentunya jika ibu sedang dalam proses kehamilan. Janin
yang terus tumbuh menuntut makanan berupa oksigen dan nutrisi dari ibunya dan ini terpenuhi
lewat aliran darah yang terus meningkat pada tubuh ibu. Akibatnya, jantung ibu pun akan
semakin meningkat daya kerjanya apalagi selama kehamilan juga terjadi proses pengenceran
darah (hemodilasi) untuk menjamin lancarnya suplai darah pada ibu dan janin. Kerja keras itu
ditandai dengan meningkatnya denyut jantung ibu.




Ibu penderita jantung diklarifikasikan dalam beberapa kelas::


   1. Kelas I adalah mereka yang masih bisa melakukan berbagai kegiatan tanpa gangguan.
   2. Kelas II adalah mereka penderita dengan pembatasan gerak fisik. Artinya saat
beristirahat mereka tidak merasakan keluhan, tetapi dengan kegiatan fisik biasa seperti
melakukan tugas rumah tangga mereka mudah merasa lelah dan jantung berdebar.
   3. Kelas III bila hanya dengan berkegiatan ringan saja bisa membuat si penderita merasa
terganggu misalnya sesak nafas.
   4. Kelas IV adalah penderita yang sama sekali tak mampu melakukan aktivitas fisik apapun
tanpa keluhan. Penyakit jantungnya termasuk berat.




Penderita kelas I dan II masih bisa menjalani kehamilan dengan pengawasan ketat dokter
kandungan dan dokter spesialis jantung. Untuk kelas III bisa jadi dokter menganjurkan untuk
berada dalam pengawasan dokter di rumah sakit lebih-lebih setelah kehamilan berusia 28
minggu. Sedang kelas IV umumnya dokter tidak memperbolehkan untuk hamil.




Penderita jantung yang masih boleh hamil tentu harus selalu dalam pengawasan ketat dan
kerja sama kuat antara dokter kandungan dan dokter spesialis jantung. Perlu anda tahu, ada
dua hal yang sangat mempengaruhi kerja jantung dan bisa memperburuk kondisi ibu hamil
berpenyakit jantung yaitu pertambahan berat badan dan anemia. Kedua hal ini memerlukan
pengawasan yang ketat. Bila ibu hamil terlalu sering mengeluh sesak nafas, bisa jadi dokter
menyarankan untuk dirawat di rumah sakit. Pada dasarnya ibu hamil memerlukan lebih banyak
waktu untuk beristirahat.




Jika memang sudah terjadi proses kehamilan pada ibu berpenyakit jantung dan kehamilan
berjalan lancar melahirkan normal tentu bisa dilakukan. Bila perlu, dokter akan menggunakan
alat bantu berbentuk tang (cunam) atau vakum ekstraksi agar kelahiran bayi jadi lebih mudah.



                                                                                         1/2
Penyakit Jantung dan Ibu Hamil
Monday, 22 December 2008 07:52




Tindakan tersebut tentu akan dilakukan jika terjadi kondisi yang memburuk baik pada ibu
ataupun janin. Bila perlu, operasi caesar pun bisa dilakukan.




                                                                                          2/2

								
To top