Hari Pahlawan Semangati Pemberdayaan Masyarakat

W
Document Sample
scope of work template
							   LAPORAN UTAMA




Hari Pahlawan Semangati Pemberdayaan Masyarakat
      Setiap tanggal 10 Nopember bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Peringatan ini
bukan saja untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa, tetapi menjadi momen penting
bagi seluruh warga bangsa berintrospeksi diri sejauh mana mampu mengimplementasikan
semangat kepahlawan bagi upaya pengabdiannya kepada keluarga, masyarakat dan bangsa ini.
Inspirasi berbagai kisah perjuangan heroik dari peristiwa pertempuran yang terjadi di Surabaya,
Jawa Timur, pada 10 Nopember 1945 silam sudahkah mampu menginpirasi sumbangsih dan
darma bakti melalui berbagai kegiatan nyata sebagai sebuah penghargaan sekaligus tonggak
mengenang dan menghormati jasa para pahlawan. Sejauhmana itu sudah dilakukan?




                                                                                                  Nampak seorang
                                                                                                  pembina pendamping
                                                                                                  mahasiswa tengah
                                                                                                  menyaksikan para siswa
                                                                                                  peserta pelatihan
                                                                                                  ketrampilan menjahit
                                                                                                  sebagai bagian dari
                                                                                                  upaya menyiapkan
                                                                                                  remaja perempuan
                                                                                                  mahir menjahit.
                                                                                                  [FOTO-FOTO: HARI]




S
        EJATINYA, pemahaman arti pahlawan        membela kebenaran dari kebatilan.
        itu ada yang beranggapan bahwa secara        ”Pahlawan juga dipandang sebagai orang
        etimologi pahlawan berasal dari kata     yang dikagumi atas hasil tindakannya, serta
        Sansekerta – phala yang bermakna hasil   sifat mulianya, sehingga diakui sebagai contoh
atau buah. Pahlawan adalah seseorang yang        dan tauladan. Pahlawan sering dikaitkan
berpahala yang perbuatannya berhasil bagi        dengan keberhasilan dalam prestasi gemilang
kepentingan orang banyak. Perbuatannya           dalam bidang kemiliteran,” ujar Soeprapto,
memiliki pengaruh terhadap tingkah laku          MEd, mantan Kepala BP7 (1993-1997).
orang lain, karena dinilai mulia dan                 Lebih lanjut, diungkapkan mantan
bermanfaat bagi kepentingan masyarakat           Pembantu Rektor di IKIP (sekarang Universitas
bangsa atau umat manusia.                        Negeri) Yogyakarta yang lulusan S1 (Strata 1)
    Dalam bahasa Inggeris pahlawan disebut       Pedagogik dan Filsafat Universitas Gajah Mada
hero yang diberi arti suatu sosok legendaris     dan S2 School of Education di Universitas
dalam mitologi yang dikaruniakan kekuatan        Arkansas AS ini, pada umumnya pahlawan
yang luar biasa, keberanian dan kemampuan,       adalah seseorang yang berbakti kepada
serta diakui sebagai keturunan dewa.             masyarakat, negara, bangsa dan atau umat
Pahlawan adalah sosok yang selalu membela        manusia tanpa menyerah dalam mencapai cita-
kebenaran dan membela yang lemah. Dalam          citanya yang mulia, sehingga rela berkorban
cerita perwayangan dikenal tokoh Arjuna dari     demi tercapainya tujuan, dengan dilandasi
Pandawa dinilai sebagai pahlawan yang            oleh sikap tanpa pamrih pribadi.


                                                                           Gemari Edisi 106/Tahun X/Nopember 2009      13
                                                                                                 sejak dini kepada seluruh
                                                                                                 warga bangsa. Sejak anak
                                                                                                 duduk di bangku sekolah
                                                                                                 melalui pendidikan
                                                                                                 menanamkan rasa
                                                                                                 kebangsaan, baik pendidikan
                                                                                                 baik yang formal maupun
                                                                                                 nonformal,” katanya.

                                                                                                  Membangun pemberdayaan
                                                                                                      Menjawab penghargaan
                                                                                                  untuk para pahlawan seluruh
                                                                                                  warga bangsa bergiat
                                                                                                  menjalankan berbagai
                                                                                                  kegiatan pembangunan.
                                                                                                  Masyarakat bersama
                                                                                                  pemerintah bersatu
                                                                                                  menggalakkan kegiatan
                                                                                                  pemberdayaan. Langkah ini
                                                                                                  juga bernilai strategis untuk
                                ”Seorang pahlawan bangsa yang dengan            mengatasi masalah pengangguran, kemiskinan
       Mahasiswa peserta    sepenuh hati mencintai negara bangsanya,            dan kebodohan. Terlebih masalah itu
     KKN Posdaya tengah     sehingga rela berkorban demi lestari dan            merupakan permasalahan multidimensional
     memberikan pelatihan   kejayaan negara bangsanya disebut juga              yang terkait dengan berbagai aspek kehidupan
       kepada masyarakat.   sebagai patriot,” tegasnya.                         baik ekonomi, sosial, budaya, hukum, maupun
                                Terkait momen bulan kepahlawanan ini,           politik.
                            Prof Dr Maria Farida Indrati, SH, Mhum, Guru            Kemiskinan telah mengakibatkan terjadinya
                            Besar Bidang Hukum Perundang-Undangan               penurunan kualitas hidup masyarakat yang
                            UI yang saat ini menjadi Hakim di Mahkamah          ditandai dengan rendahnya derajat kesehatan,
                            Konstitusi RI menyebutkan, dengan momen ini         derajat pendidikan, serta rendahnya
                            seharusnya kita perlu mulai lagi menyebarkan,       pendapatan per kapita dan daya beli
                            mengobarkan semangat ke-Indonesiaan.                masyarakat.
                            Apalagi kita merupakan bangsa yang besar.               “Akibat lebih lanjut adalah semakin
                                “Untuk itu, menurut dia, semestinya kita        jauhnya masyarakat miskin terhadap akses
                            harus selalu bergandeng tangan. Tidak boleh kita    sumberdaya pendidikan, kesehatan dan
                            hanya memegang sekelompok orang, atau orang-        ekonomi. Sementara di sisi lain, pemerintah
                            orang tertentu di lingkungan kita. Tapi kita juga   belum sepenuhnya optimal mampu
                            harus berpikir secara nasional,” paparnya.          menyediakan dan memenuhi hak-hak dasar
                                Prof Maria mengungkapkan, jika selama ini       masyarakat secara optimal,” kata Dr Tjuk
                            kita melihat ada orang seperti itu, karena kita     Kasturi Sukiadi, SE, Ketua BK3S (Badan
                            tidak merasa lagi apa yang bisa kita banggakan      Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial)
                            dengan Indonesia. Jadi, orang menganggap            Provinsi Jawa Timur.
                            bahwa Indonesia itu seperti bangsa yang                 Ia pun berharap pemerintah bisa dengan
                            semakin lama semakin terpuruk. Kalau kita           penuh optimal mampu menyediakan dan
                            melihat seperti itu, maka kita harus meneliti       memenuhi hak-hak dasar masyarakat.
                            kembali. Kita harus mengevaluasi.                   Pasalnya, dengan masih adanya berbagai
                                Kita, kata sosok lembut yang selalu             permasalahan yang kompleks dan
                            berpenampilan bersahaja kelahiran, Solo, Jawa       multidimensi tersebut, maka diperlukan
                            Tengah, 14 Juni 1949 ini, harus intropeksi, apa     adanya visi dan misi pembangunan yang jelas,
                            yang menjadi sebab sehingga kita malu               serta strategi dan langkah-langkah
                            menamakan kita Bangsa Indonesia.                    pembangunan yang terarah. “Selain itu,
                                Menurut Prof Maria, jika dulu musuh kita        berbagai program dan kegiatan pembangunan
                            itu penjajah dari bangsa asing, tetapi musuh kita   yang dibiayai dari dana APBD dan APBN
                            saat ini adalah kebodohan dan kemiskinan.           dapat betul-betul mampu mendorong
                            Oleh karena itu kita harus bersatu, yaitu,          peningkatan kualitas hidup manusia dan
                            bagaimana mencerdaskan bangsa dan menuju            kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
                            pada Indonesia yang adil, makmur dan                    Terkait peningkatan kualitas hidup dan
                            sejahtera.                                          kesejahteraan masyarakat, sebagai kalangan
                                “Dan upaya itu harus mulai dilakukan            intelektual dan warga perguruan tinggi, Rektor

14     Gemari Edisi 106/Tahun X/Nopember 2009
UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)            masyarakat. Sedangkan berdasarkan
Bandung Prof Dr H Sunaryo Kartadinata, MPd        kepada makna, prinsip dasar dan
mengungkapkan perlunya penggiatan                 pelaksanaan KKN selama ini, maka
pemberdayaan masyarakat.                          dapat disimpulkan bahwa program
    Menurutnya, dengan penggiatan                 KKN dapat dijadikan sebagai salah
pemberdayaan masyarakat akan mampu                satu pendekatan atau cara dalam ikut
mendorong dan membangun daya masyarakat.          memberdayakan masyarakat dalam
“Kegiatan ini mendorong, memotivasi dan           bidang pendidikan, kesehatan,
membangkitkan kesadaran akan profesi yang         ekonomi, dan lingkungan.
dimilikinya serta berupaya untuk                      Lebih lanjut ia membeberkan,
mengembangkan dan memandirikannya,”               pemberdayaan masyarakat melalui
tuturnya.                                         KKN Tematik Posdaya (Pos
    Masyarakat, ujar Rektor UPI Bandung ini,      Pemberdayaan Keluarga), UPI telah
harus didorong untuk dapat                        melakukannya sejak tahun 2008, dan
menyelenggarakan, menikmati dan                   pada tahun 2009 ini dikembangkan
bertanggungjawab sendiri terhadap                 menjadi KKN Tematik Posdaya                Dr Tjuk Kasturi Sukiadi, SE
pembangunannya. Pemberdayaan masyarakat           bekerja sama dengan Yayasan
merupakan inti terciptanya sustainable develop-   Damandiri. KKN Posdaya merupakan salah
ment yang dapat memberi manfaat pada semua        satu jenis KKN tematik yang bertujuan
warga masyarakat termasuk generasi                membentuk, membina dan mengembangkan
mendatang secara adil dan merata.                 Posdaya sebagai terobosan baru dalam
    Lebih lanjut dikatakan, sejalan dengan        pemberdayaan masyarakat melalui
otonomi daerah, masyarakat dituntut untuk         pemanfaatan potensi SDM dan sumber daya
berperan sebagai subyek pembangunan.              alam (SDA) lokal.
Pemerintah kabupaten/kota diharapkan                  “Dari sudut masyarakat penerima, KKN
menjadi fasilitator dan motor pembangunan.        Posdaya membantu membentuk, mengisi dan
Semua itu memerlukan upaya yang dapat             mengembangkan institusi Posdaya di suatu
meningkatkan sumber daya manusia di daerah.       lokasi. Posdaya yang dibentuk atau
    “Disinilah peran kunci sebuah perguruan       dikembangkan merupakan wadah bagi
tinggi, termasuk UPI yang sesuai dengan visi      keluarga dan masyarakat untuk bersama-sama
dan misinya membangun sumber daya                 mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam
manusia melalui pendidikan. Berkembangnya         bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan
masyarakat Indonesia baik secara sosial,          lingkungan dan sekaligus sebagai upaya
ekonomi, politik dan aspek-aspek lainnya          memperbaiki kualitas SDM yang diukur
memerlukan pembinaan melalui proses               dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
pendidikan yang terencana, konsisten dan          atau pencapaian MDG’s (Millennium Develop-
berkelanjutan. Dalam konteks inilah salah satu    ment Goals),” katanya.
ujud kiprah UPI membangun masyarakat                  Kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat
secara terus menerus dengan memperluas dan        baik yang dilakukan perguruan tinggi maupun
membangun model-model program                     masyarakat dan pihak lainnya itu, menurut
pengabdian masyarakat yang berbasis               Rektor UPI Bandung ini merupakan langkah
pendidikan,” paparnya.                            kebersamaan yang perlu terus dijaga dan
    Program pengabdian kepada masyarakat, ia      dikuatkan sinerginya sebagai ujud
menyebutkan, hakikatnya merupakan upaya           penghormatan kepada jasa para
memberdayakan dan membelajarkan                   pahlawan yang telah berkorban kepada
masyarakat. Dan program ini sangat nyata          bangsa, negara dan tanah air ini.
dalam upaya mencerdaskan kehidupan                    ”Suatu bangsa ingin maju, bangsa
masyarakat dalam arti yang luas yang              yang ingin menjadi besar itu, dalam
mencakup cerdas dalam seluruh aspek               hemat saya merupakan satu syarat
kehidupan masyarakat.                             harus menghargai, menghormati jasa
    Sebagai bagian tidak terpisahkan dari         para pahlawan. Karena para pahlawan
masyarakat, ungkap Sunaryo Kartadinata, UPI       telah memberikan suatu andil, peran
terus membangun diri untuk memenuhi               bagi eksistensi perkembangan dan
kebutuhan masyarakat akan ilmu                    kemajuan negara dan bangsanya.
pengetahuan, teknologi dan seni. Karenanya        Kitalah sekarang yang harus
UPI akan selalu terlibat dengan berbagai          meneruskannya dengan pembangunan
masalah yang dihadapi masyarakat yang salah       agar tercapai tujuan dan cita-cita
satu ujudnya adalah pelaksanaan program           perjuangan para pahlawan tersebut,”
Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama                  pungkasnya. HAR/HNUR                      Prof Dr H Sunaryo Kartadinata, MPd


                                                                               Gemari Edisi 106/Tahun X/Nopember 2009       15

						
Related docs