Total Quality Management (TQM) Sebuah Tinjauan Untuk Peningkatan

Document Sample
Total Quality Management (TQM) Sebuah Tinjauan Untuk Peningkatan Powered By Docstoc
					MANAJEMEN



Total Quality Management (TQM)
Sebuah Tinjauan Untuk Peningkatan Kinerja
Perusahaan Perkebunan
Zulham Effendi | Tenaga Profesional LPP Kampus Medan




Pendahuluan                                  yang mencoba mengintegrasikan       kesalahan dan tingkat kerusakan),
    Pola perusahaan perkebunan               semua fungsi oganisasi              meningkatkan efektivitas pada
dahulu tidak mempermasalahkan                (pemasaran, keuangan, desain,       semua kegiatan; meningkatkan
produk-produk cacat (yang dapat              rekayasa, produksi, pelayanan       efisiensi (menurunkan sumberdaya
menyebabkan kecelakaan, kerusakan            konsumen, dsb.), terfokus untuk     melalui peningkatan produktivitas),
dan pencemaran) yang penting                 memenuhi keinginan konsumen         dan mengerjakan segala sesuatu yang
perusahaan tersebut dapat                    dan tujuan organisasi.              benar dengan cara yang tepat.
memproduksi dalam jumlah yang             b. TQM merupakan pendekatan
banyak. Dengan perkembangan dan              dalam menjalankan usaha yang        Prinsip-Prinsip TQM
persaingan yang begitu ketat sekarang        mencoba memaksimumkan daya               Prinsip-prinsip TQM pada
perusahaan-perusahaan perkebunan             saing organisasi melalui            perusahaan perkebunan merupakan
harus bisa memproduksi produk yang           perbaikan terus menerus atas        filosofi yang menekankan pada tiga
bermutu.                                     produk, jasa, manusia, proses dan   prinsip :
    Total Quality Management                 lingkungannya.                      1. Kepuasan konsumen sebagai
merupakan suatu pendekatan                c. TQM adalah strategi dan integrasi        indikator bahwa produk dapat
manajemen yang berkembang dari               sistem manajemen untuk                   diterima serta layak digunakan.
Amerika Serikat, dipelopori oleh             meningkatkan kepuasan               2. Keterlibatan karyawan dalam
pakar kualitas: Deming, Juran, dan           konsumen, mengutamakan                   mendukung kebijakan
Crosby dari tahun 1950 dan lebih             keterlibatan seluruh manajer dan         perusahaan dalam menghasilkan
populer sejak tahun 1980-an,                 karyawan, serta menggunakan              produk yang memiliki
diimplementasikan secara luas untuk          metode kuantitatif.                      mutu/kualitas yang baik.
meningkatkan daya saing                      Implementasi TQM dapat              3. Perbaikan berkelanjutan atas
perusahaan.                               meningkatkan produktivitas                  kualitas.
Ada beberapa definisi TQM :               organisasi (kinerja kuantitatif),      TQM juga melibatkan benchmarking,
a. TQM adalah filosofi manajemen          meningkatkan kualitas (menurunkan      desain produk barang dan jasa, desain



September 2008 | LPPCOM | 2
                                                                                                                         MANAJEMEN

proses, pembelian, hal-hal yang                    (JIT, SPC, dsb.) dan perubahan                    mereka sebagai bagian dari
berkaitan dengan pemecahan                         organisasional lainnya (struktur                  tujuan organisasi keseluruhan.
masalah (problem solving). Dapat                   organisasi, budaya organisasi).              4. P e r u b a h a n d a n p e r b a i k a n
dilihat pada gambar dibawah ini:                   Sedangkan soft side of quality terfokus           berkelanjutan harus
                                                   pada upaya menciptakan kesadaran                  diimplementasikan, dipantau,
                                                   karyawan akan pentingnya arti                     dan disesuaikan atas dasar hasil
                                                   kepuasan konsumen dan                             analisis pengukuran.
                                                   menumbuhkan komitmen karyawan                     Untuk implementasi TQM faktor
                                                   untuk selalu memperbaiki kualitas.           kepemimpinan adalah elemen kunci
                                                   Upaya tersebut dapat dilakukan               keberhasilan implementasi dalam
                                                   melalui pendidikan dan pelatihan,            skala yang besar: pemimpin
                                                   pendekatan system pengupahan yang            menunjukkan kebutuhan dan
                                                   mendukung dan struktur kerja.                menyusun visi, mendefinisikan latar
                                                   Upaya tersebut termasuk kegiatan             belakang, tujuan, dan parameter
                                                   manajemen SDM.                               TQM. Pemimpin mempunyai
                                                                                                perspektif jangka panjang dan harus
                                                                                                mampu memotivasi bawahan tertuju
              Gambar 1. Roda TQM
 Sumber : Krajewski, Lee dan Ritzman (1999: 243)
                                                                                                pada proses selama tahap awal jika
                                                                                                ada penolakan dan hambatan. Hal
                                                                                                tersebut diperlukan dalam
Prinsip-prinsip kunci TQM lebih                    Untuk implementasi TQM                       menegakkan budaya perusahaan
lengkap dijelaskan sebagai berikut :               faktor kepemimpinan adalah                   yang dilengkapi dengan TQM,
n o m i t m e n
 ? K                  manajemen:                   elemen kunci keberhasilan                    memelihara dan memperkuat
    perencanaan (dorongan,                         implementasi dalam skala yang                peningkatan kualitas berkelanjutan.
    petunjuk), pelaksanaan                         besar.                                       Dalam mendesain proses perubahan
    (penyebaran, dukungan,                                                                      komprehensif, pemimpin harus
    partisipasi), pemeriksaan                      Implementasi Total Quality                   mengetahui budaya perusahaan yang
    (inspeksi), dan tindakan                       Management                                   ada (norma-norma, nilai-nilai,
    (pengakuan, komunikasi, revisi).                   Penerapan TQM perusahaan                 filosofi, dan gaya kepemimpinan
ne m b e r d a y a a n
 ? P                       karyawan:               perkebunan yang ideal adalah secara          manajer pada semua level) untuk
    pelatihan, sumbang saran,                      inkremental dimana perusahaan                menjamin ketepatan implementasi
    penilaian dan pengakuan, serta                 melakukan proses membangun                   TQM.
    kelompok kerja yang tangguh.                   kualitas secara gradual dan bertahap.             Implementasi TQM merupakan
ne n g a m b i l a n
 ? P                     keputusan                 Implementasi TQM dengan cara ini             proses transformasi perusahaan:
    berdasarkan fakta: statistical                 dilakukan karena pada hakekatnya             diawali dari operasi dengan cara baru,
    process control, the seven statistical         merupakan pendekatan proses                  mengembangkan budaya baru, juga
    tools.                                         menuju perubahan budaya kerja                melibatkan desain ulang sistem-
 ? P
ne r b a i k a n    berkelanjutan:                                                              sistem yang lain. TQM pada
                                                   berkualitas. Secara garis besar proses
    pengukuran yang sistimetis dan                 implementasi TQM mencakup:                   hakekatnya adalah sistem
    fokus pada biaya non kualitas                  1. M a n a j e m e n p u n c a k h a r u s   manajemen sumberdaya manusia
    (cost of non-quality); kelompok                    menjadikan TQM sebagai                   dimana pekerjaan mungkin di desain
    kerja yang tangguh; manajemen                      prioritas utama organisasi, visi         ulang sebagai implementasi
    proses lintas fungsional;                          yang jelas dan dapat dicapai,            kelompok kerja yang mandiri.
    mencapai, memelihara, dan                          menyusun tujuan yang agresif             Penilaian kinerja dan sistem
    meningkatkan standar.                              bagi organisasi dan setiap unit          kompensasi mungkin diubah
no k u s
 ? F          pada konsumen:                           produksi dan terpenting                  menjadi reward berdasarkan kinerja
    hubungan dengan pemasok,                           menunjukkan komitmen                     kelompok dan pelatihan bagi
    hubungan pelayanan dengan                          terhadap TQM melalui aktivitas           manajer, asisten, mandor, operator
    konsumen internal, kualitas                        mereka.                                  dan seluruh karyawan sangat
    tanpa kompromi & standar oleh                  2. Budaya organisasi harus diubah            diperlukan. Di sini Lembaga
    konsumen.                                          sehingga setiap orang dan setiap         Pendidikan Perkebunan (LPP) sebagai
    Dalam perkembangannya                              proses menyertakan konsep                center of knowledge terus berupaya
prinsip-prinsip TQM bukan sekedar                      TQM. Organisasi harus diubah             melaksanakan peran dan fungsinya
pendekatan proses dan struktur                         paradigmanya, fokus pada                 untuk membantu menyiapkan
sebagaimana dijelaskan sebelumnya,                     konsumen, segala sesuatu yang            sumber daya manusia perusahaan
TQM lebih merupakan pendekatan                         dikerjakan diselaraskan untuk            perkebunan serta terus melakukan
kesisteman yang juga melibatkan                        memenuhi harapan konsumen.               transfer of knowledge kepada
aktivitas manajemen sumber daya                    3. Kelompok kecil dikembangkan               perusahaan perkebunan agar
manusia. TQM pada hakekatnya                           pada keseluruhan organisasi              perusahaan perkebunan dapat
memiliki dua sisi kualitas yaitu hard                  untuk memahami kualitas,                 mengimplementasikan TQM dengan
side of quality dan soft side of quality. Hard         identifikasi keinginan                   baik. Terakhir, perhatian sepenuhnya
side of quality meliputi semua upaya                   konsumen, dan mengukur                   diperlukan pada berbagai kegiatan
perbaikan proses produksi mulai                        kemajuan dan kualitas. Masing-           dengan menggunakan umpan balik
dari desain produk sampai dengan                       masing kelompok bertanggung              dari konsumen.
penggunaan alat-alat pengendalian                      jawab untuk mencapai tujuan



                                                                                                          September 2008 | LPPCOM | 3