AGENDA DAN PROSEDUR SERTIFIKASI DOSEN PTAI TAHUN 2009 by byrnetown72

VIEWS: 195 PAGES: 38

									AGENDA DAN PROSEDUR
SERTIFIKASI DOSEN PTAI
     TAHUN 2009



                         1
                 Agenda Serdos
1.  Penetapan PT Penyelenggara (PTP Serdos)
2. Penerbitan NIRA
3. Training operator tenaga IT
4. Penetapan kuota nasional
5. Distribusi kuota pd PT pengusul (utk PTAIS
    dikoordinasikan Kopertais)
6. Inpasing dosen Non PNS
7. Distribusi peserta serdos ke PTP serdos
8. Penyusunan portofolio pd PT pengusul
9. Penilaian Portofolio
10. Penerbitan sertifikat
                                                2
Prosedur Serdos




    tim sertifikasi dosen nasional   3
               Prosedur Serdos (1)
1.   Depag menetapkan kuota nasional th 2009. Kuota
     ini kemudian didistribusikan PT-Pengusul. Untuk
     PTAIS distribusinya diserahkan pd Kopertais.
2.   Pada PT-Pengusul kuota diproses menjadi daftar
     calon peserta serdos. PT-Pengusul dalam menangani
     proses sertifikasi ini disarankan untuk membentuk
     Panitia Sertifikasi Dosen (PSD) di tingkat PT-
     Pengusul.
3.   Daftar calon peserta sertifikasi dosen di PT Pengusul
     diurutkan berdasar (1) jabatan akademik, (2)
     pendidikan terakhir, dan (3) daftar urut kepangkatan
     atau yang sejenisnya. Rambu-rambu pengurutan ini
     diberlakukan di tingkat perguruan tinggi.
                        tim sertifikasi dosen nasional   4
            Prosedur Serdos (2)
4.PSD pada PT-Pengusul berkonsultasi dengan
    fakultas/jurusan/prodi untuk menentukan (1)
    mahasiswa, (2) teman sejawat, dan (3)
    atasan dosen yang akan menilai masing-
    masing calon peserta sertifikasi dosen.
5. PSD kemudian memberikan blangko isian pd
    (1) mahasiswa, (2) teman sejawat, (3) atasan
    dosen yang akan menilai, dan (4) dosen yang
    diusulkan untuk memberikan penilaian
    persepsional. Selain penilaian persepsional,
    dosen yang diusulkan menyusun deskripsi
    diri.
                   tim sertifikasi dosen nasional   5
          Prosedur Serdos (3)
6.   Hasil semua penilaian diserahkan
     kembali ke PSD.
7.   PSD mengkompilasi hasil penilaian dan
     melengkapi dengan persyaratan lain
     seperti penilaian angka kredit, foto dan
     lain sebagainya. Hasil pengkompilasian
     ini menjadi berkas portofolio yang
     diserahkan oleh PSD di PT-Pengusul
     kepada perguruan tinggi penyelenggara
     sertifikasi dosen (PTP-Serdos).
                   tim sertifikasi dosen nasional   6
          Prosedur Serdos (4)
6.   PTP-Serdos menilai portofolio dan
     hasilnya diserahkan kembali ke PT-
     Pengusul dan Ditjen Pendis.
7.   Berdasarkan hasil ini kemudian Ditjen
     Pendis menerbitkan nomor registrasi
     (khusus) bagi yang lulus dan dikirim ke
     PTP-Serdos untuk penerbitan sertifikat.
8.   Bagi yang tidak lulus diserahkan kembali
     kepada PT-Pengusul untuk pembinaan
     dan pengusulan kembali.
                   tim sertifikasi dosen nasional   7
Hubungan Antar Institusi Pelaksana
          Serdos bagi PTN




            tim sertifikasi dosen nasional   8
Hubungan Antar Institusi Pelaksana Serdos bagi
                     PTS




                  tim sertifikasi dosen nasional   9
    Distribusi peserta ke PTP Serdos
 Untuk ketertiban pelaksanan serdos, diatur sbb:
 PTAIS dibawah koordinasi Kopertais ditetapkan
  PTP-Serdosnya berdasarkan kedekatan wilayah
  dan kesesuaian bidang ilmu dosen.
 PTAIN yang bukan PTP-Serdos ditetapkan PTP-
  Serdosnya berdasar kedekatan wilayah dan
  kesesuaian bidang ilmu dosen.
 PTP-Serdos sbg PT-Pengusul ditetapkan PTP-
  Serdosnya yang setara atau lebih tinggi kategori
  penugasannya sesuai dengan rumpun
  keilmuannya.      tim sertifikasi dosen nasional   10
Tatacara Menilai Portofolio




         tim sertifikasi dosen nasional   11
Rekrutmen Asesor




   tim sertifikasi dosen nasional   12
Tatacara Pemakaian Koding Asesor




            tim sertifikasi dosen nasional   13
          Instrumen Portofolio
1.   Penilaian angka kredit (PAK) (SK PAK dan
     SK Pangkat Dosen PNS atau SK Inpassing
     Dosen non PNS)
2.   Penilaian Persepsional yang meliputi
     penilaian dari mahasiswa, teman sejawat,
     atasan langsung dan dosen yang
     diusulkan;
3.   Penilaian diskripsi diri dosen yang
     diusulkan      tim sertifikasi dosen nasional   14
Instrumen Persepsional




       tim sertifikasi dosen nasional   15
ASPEK PENILAIAN




    tim sertifikasi dosen nasional   16
 3,00



                      PERSEPSIONAL

         LULUS PENILAIAN PERSEPSIONAL BILA:

         1.   rerata komponen ≥ 3,00 dan
         2.   rerata seluruh instrumen ≥ 3,50

         Untuk memudahkan proses dibuat tabel:

                            tim sertifikasi dosen nasional   17
DIBUAT TABEL




  tim sertifikasi dosen nasional   18
              DESKRIPSI DIRI


    LULUS DESKRIPSI DIRI bila
1.   skor rerata subkomponen ≥ 2,00 (A – K);
     dan
2.   skor rerata komponen ≥ 3,00 (Bag. I A-E
     dan Bag. II F-K)

Untuk memudahkan proses dibuat tabel:
                  tim sertifikasi dosen nasional   19
     KONSISTENSI ATAU OBJEKTIVITAS
   Konsistensi penilaian dimaksudkan sebagai
    perbandingan antara “skor persepsional
    suatu kelompok” dengan “skor deskripsi
    diri”. Konsistensi bernilai tinggi apabila
    sesuai antara keduanya dan rendah bila
    sebaliknya.


                  tim sertifikasi dosen nasional   20
DIBUAT TABEL




  tim sertifikasi dosen nasional   21
Kriteria Lulus Berdasarkan Obyektivitas
             atau Konsistensi




               tim sertifikasi dosen nasional   22
Tabel Utk Mencari Kategori Persepsional




              tim sertifikasi dosen nasional   23
Tabel Mencari Kategori Deskripsi Diri




              tim sertifikasi dosen nasional   24
       Nilai Gabungan PAK dan Persepsional

   Penskoran PAK dalam portofolio
    ditentukan oleh (1) jabatan akademik dan
    (2) kepangkatan.




                   tim sertifikasi dosen nasional   25
Berdasarkan Pangkat




      tim sertifikasi dosen nasional   26
                  Skor PAK
   Skor PAK adalah skor gabungan
    (ditambahkan) antara perolehan skor
    pangkat dan Jabatan Akademik. Contoh
    perhitungan skor PAK, seorang dosen
    yang memiliki jabatan akademik “Lektor
    Kepala” dan berpangkat (ruang gaji) III.c,
    maka dosen tersebut akan mendapat skor
    50 + 20 = 70
                   tim sertifikasi dosen nasional   27
Nilai Gabungan




   tim sertifikasi dosen nasional   28
Nilai Gabungan




   tim sertifikasi dosen nasional   29
Rekapitulasi Kesimpulan




       tim sertifikasi dosen nasional   30
NOMOR PESERTA




    tim sertifikasi dosen nasional   31
           NOMOR PESERTA
1. Digit ke satu dan dua, tahun diusulkan. Tahun
   2009 ditulis 09
2. Digit ke tiga Departemen (1 = Depdiknas, 2 =
   Dep. Agama, dst)
3. Digit 4 sampai ke tujuh koding perguruan
   tinggi
4. Digit ke delapan, asesor atau peserta.
5. Digit ke 12 sampai ke 15 nomor urut di PT-
   Pengusul
6. Setiap ganti tahun maka nomor ini mulai dari
   “0001” lagi
Nomor peserta ini dibuat oleh PT Pengusul
                   tim sertifikasi dosen nasional   32
Tatacara Pemakaian Koding Peserta




            tim sertifikasi dosen nasional   33
              Data Utama

 Data utama adalah data yang
  menginformasikan identitas dosen,
  pendidikan, keahlian, institusi, skor rerata
  portofolio, dan lain sebagainya. Agar data
  utama dapat saling dipertukarkan maka
  perlu ditulis dalam format yang sama.
 Data dibuat dalam bentuk tabel dan ditulis
  dalam program MS Access-2003
  dengan field/kolom sebagai berikut.
                  tim sertifikasi dosen nasional   34
Fields pada data utama




    tim sertifikasi dosen nasional   35
Fields pada data utama




      tim sertifikasi dosen nasional   36
Fields pada data utama




     tim sertifikasi dosen nasional   37
Fields pada data utama




     tim sertifikasi dosen nasional   38

								
To top