Koreksi Sholat by dickchemi

VIEWS: 664 PAGES: 94

									ABU'UBAIDAIIMASYHUR HASAN BIN BINSATMAN

KOREKSI ATAS KEKELIRUAN PRAKTEK IBADAH SHALAT

Penerbit Buku Dinul lslam Bermutu

T,(A'fiABATISALATYPNES 5

Judul Asli:

O#^JldriJl
.-J

eJCztl,tLt)
Q aulul Nlublin ll Akhtha' ll lvlushalllin Penulis: Abu'Ubaidah Masyhurbin Hasan bin Mahmud bin Salman Penerbit: Darullbnul Qa9ryim Judul Edisi Indonesia:

KOREKSI ATASKIKELIRUAN PRAKTEK IBADAH SHAIAT
PenerfemaV Alih Bahasa: Muhaiminbin Subaidi HannanHoesinBahannan Editor: Tim MSP Disain Sampul: DahlerDesign Fenerbit: MAKNABAH SALAFY PRESS Jl. GajahMada 98 Tegal Telp.(0283)351767 Cetakan Pertama, Dzulqa'idah1423 H.lJanuari 2003 M Hak Terjemahan Dilindungi Undang-undang All rtghrc. Resented

GAN PEN E PEN TAR, ERIIVTAH

CV}P
egalapuji bagi Allah selaku Penguasaalam semesta. Shalawatsertasalam selalutercurahkankepadajunjungan 'alaihi wasallamkita Nabi BesarMuhamma d-shallallahu kita umat manusiadari alam yang penuh yang telah mengeluarkan diutusnya <iengan menujuyang terangbenderang dengankegelapan beliau membawarisalah Islam. yang berhak Saya bersaksi,bahwa tidak ada sesembahan bahwa Muhammad adalah disembahselainAllah dan sayabersaksi, utusan Allah. Ammadba'du: wa Allah -Subhanahu Ta'ala- berfirman:

I Q r t ,^u +f L;)LaJt dl.,
"Dan dirikanlahshalatuntuk )rrgirgo, Aku."(QS. Thaha: 14) bersabda: Rasulullah-shallallahu'alaihiwasallambahwatidak ada "Islam dibangundi ataslima perkara:persaksian, yang berhakdisembah selainAllah dan Muhammad sesembahan adalah utusan Allah, mendirikan Shalat, menunaikan Zakat, di berpuasa bulan Ramadhandan menjalankanibadahHaji." Penerfenah Pengantar

/

\

".

l'

Shalat merupakan tiang a1ama yang ker,vajibannys1sia5 dinashkan oleh Altrah dan R.asuiNya -s,tallcilahw 'siaihi wasallamdidalam al-Qr.lr'andan as-Sunnah. Siapapunorangirya yang telah rnenyatakan,bahwa drinya telah berinian kepaclaAliah dan hari akhir wajib untuk menegakkan shalatlima rvaktu. Titiak ada udzur bagi siapapun untuk lari darr kewajiban ini, Allah dan Rasul-Nya telah rnernberikanancamanyang kerasbagi orang yang meninggalkan shalat, sebagaimana dalam sabdanya: di "Perjanjian cntara kami denganoralrg-orang kafr adalah shalat tneninglgalkannya barangsiapa sungguhia telah kafir" Dan Ailah -Subhanahuwa Ta'ala- di daiam Kitab-Nya menerangkan tentang sebab orang-orang yang dimasukkan ke tradalain, karenamerekabukan termasuk orangclalarnnerakasaqar; orang yang rnenegakkanshalat. Firman Allah daiam surat al-Mudatstsk:.12-43:

",Apakah yang memasukkankamu ke dalam Saqar (neraka)?" L{erekarnenjawab: "Kami dahulu tidak termasukorang-orattg yang mengerjakan shalat." Dan shalatmerupakanibadahyangpaling karena di dalamnya terkumpulberbagaimacam benruk ibadah sepertiberdo'a. sujud, ruku' dan lain-lain. Oleh karena iru, Rasulullah -shallallahu'alaihi wasallam-benar-benarmemperhatikanpermasaiahanini dengan rnemberi telar{an di dalamnya. Bahkan beiiau mernerintahkan kepadakaum muslirnin untuk menegakkan shalat,sebagaimana tata shaiat tersebuthal ini terrealisasi i:ara beiiau dalam metraksanakan dalam sabdabeiiau: "Shalatlahkslian sebagaimana kaiian telah melihat aku shalat."

PengantarPenerjenah

Beliau -shallallahu'alaihiwasallam-telahmencontohkanibadah yang satu ini dari awal sarnpai akhirnya, bahkan hal-hal yang berkaitan dengannya beliau telah ajarkan dan terangkan. Sebaik-shallallahu 'alaihi baik petunjuk adalah perunjuknya Muhammad wasallam-.Akan tetapi, yang sangat disayangkan,kenyataanyang ada tidaklah seperti yang diinginkan, yaitu banyaknya kaum muslimin terjerumus dan terjerembab ke dalam saiah dan keliru dalam menegakkanshalat lima waktu khususnya.Hal ini tiada lain disebabkan oleh jahil dan jauhnya mayoritasnya kaum muslimin dari tuntunan nabi-Nya dalam masalahshalatini, kemudian dengan seijin Allah seorangulama muda yang merupakan salah satu dari murid al-Imam al-Muhaddits al-'Alimul-Allamah asy-Syaikh Muhammad bin Nashiruddin al-Albanr -rahimahullah- seorang reformis Islam di bidang ilmu hadits di ababkedua puluh ini telah mengumpulkanberbagaimacam kesalahandan kekeliruan dalam shalat dan semuayang berkaitan dengannyayang kaum muslimin terjatuh di dalamnya. Kitab tersebutdiberi judul oleh penulisnya, asy-SyaikhMasyhur Hasan Salman: al-QaululMubin f Akhtha il mushallin.Tujuan ditulis dan dikumpulkannya perkara-perkaraini guna memberi peringatan kepada kaum muslimin, agar kembali kepada tuntunan dan tata cara yangtelah diajarkan oleh nabi kita 'alaihi wasallam-, demikian Muhammad bin Abdillah -shallallahu pula harapankami semogabuku ini dapatbermanfaatbagrsegenap kaum muslimin dimana sajaberada. Selamatmembaca!! Hannan Hoesin Bahannan Pekalongan,9 Januari 2003

Penerjenah Pengantar

vil

ISI DAFTAR,
Pengantar Penerjemah ..... u Daftar Isi ..... ir Muqaddimah .....rri.r BAB PERTAIT{A RANGKT]MAN BERBAGAI KESALAIHN ORANG YANG SIHI,A'T DI DAI.AM PAI(AIAN DAN PENUTUP AURA'T MEREI(A..... I Pendahuluan..... 2 A- Shalat dengan Memakai Pakaian Ketat yang Membentuk Tubuh/Aurat..... 5 B. Shalat dengan Memakai Pakaian yangTipis/Tlans-paran
-.... I

(1). Shalat dengan pakaian tidur (piyama) ... 8; (2). Shalat dengan pakaian yang tipis (transparan) ... 1O;(3).Aurat perempuan harus lebih tertutup daripada aurat laki-laki ... lI C. Shalat Dalam Keadaan Aurat Terbuka ... f3 (1). Keadaan pertama ... 73; (2). Keadaan kedua ... 74; (3). Keadaan Ketiga ... 20 Pakaian Sampai D. Shalat Bagi Orang yang Mengulurkan Melebihi Mata Kakinya .....21 Fatwa asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz -rahimahullohbid'ah) dan Orang tentang fmam Shalat yangMubtadi'(ahli yang Menurunkan Sarung Melebihi Mata Kakinya ..... 25 E. Menyelimuti Badan serta Menutupi Hidung dan Wajah dalam Shalat .....28 (1). Orang yang shalat dalam keadaan melekatkan jaket pada kedua bahunya tanpa memasukkan kedua tangannya ke dalarn lengan (aketlnya ... 30:'(2). Shalat dalam keadaan menutupi mulut dengan tangan atau dengan yang lainnya... 3f

DaftarIsi

tx

F.

Melipat Pakaian Shalat ..... 32

(Menyingsingkan

Lengan Baju) ketika

G. Shalat Dalam Keadaan Kedua Bahu Terbrrha ...." 34 H. Shalat Dengan Pakaian yang Bergambar..... 3g * Ifukum Shalat Dengan Membawa Gambar ..... 42 L Shalat Dengan Pakaian yang Berwarna Kuning ..... 44 J. Shalat bagi Orang yang Terbuka Kepalany a...." 4g BAB KEDUA KESAI,AHAN ORANG YAI\iG SIIAI,A'T TEMPAT SIIALAT MEREKA ..... 51 A-

PADA

TEMPAT-

Sujud di Atas Tanah Karbala dan Menjadikan Sebagiannya Sebagai Tempat Sujud ketika Shalat serta meyakini Adanya Pahala dan Keutamaan dalam perbuatan Tersebut.....52 B. Shalat Menghadap ke Tempat-tempat yang Bergambar atau Sujud di Atas Sajadah yang Bergambaidan Berukir atau di Tempat-tempat yang Bergambar..... 59 C. Shalat di Atas Kuburan dan Menghadap Kepadany a..... 64 (1). Diharamkan menjadikan kuburan sebagai masjid ... 64; (2). Pertama: Yang benar, bahwa dilarang shalat di ataikuburan, meskipun tidak ada kuburan yang lain di sisinya ...". 6g; (3). Kedua: Dilarang shalat di masjid yang berada di sekitar kuburan, walaupun antara masjid dan kuburan itu dibatasi/ dipisahkan oleh dinding ...G9; (4). Ketiga: Makruhnya shalat di dalam masjid yang dibangun di atas kuburan itu bersifat umum untuk segala keadaan, baik kuburannya itu ada di depan, belakang, maupun di samping kanan atau kirinya ... 6g; (5). Keempat: Larangan shalat di atas atau menghadap ke arah kuburan, hanyalah kuburan yang nyata, bukan kuburan-kuburan yang ada di dalam perut bumi ... 7O;(O.Kelima (Berkaitan dengan makna gambaran kemakruhan): Shalat janazah daiam keadian janazah itu ada di arah kiblatnya orang-orang yang shalat ... ZO D. Mengkhususkan Suatu Tempat untuk Shalat di Masjid..... ?z E. Kesalahan Orang-orang yang Shalat dalam Menghadap ke Sutrah .....75 (1). Kesaiahan bagi yang tidak meletakkan di hadapannya atau menghadap ke sutrah, waiaupun dia aman dari iaiu-iallngnya manusia, atau dia berada di tanah lapang ... 8I; (2). Sebagian uiama menyunnahkan orang yang shalat untuk meletakharr sutrah agak ke kanan atau ke kiri sedikit dan tidak menghadaox Daftar lsi

kan dengan tepat ke arah kiblat ... 82; (3). Ukuran sutrah yang mencukupi, sehingga dia bisa menolak bahayanya orang yang lewat, adalah setinggi pelana... 82;(4). Dalam shalat berjama'ah, makmum itu tidak wajib membuat sutrah, sebab sutrah dalam shalat berjama'ah itu terletak pada sutrahnya imam... 85; (5). Jika seorang imam tidak membuat sutrah, maka sesungguhnya dia telah menjelekkan shalatnya dan sikap meremehkan itu hanya dari dia ... 87;G). Apabila makmum masbuk berdiri untuk menyelesaikan raka'at yang tertinggal bersama imam, sehingga dia keluar dari status sebagai makmum, maka apa yang dia lakukan?...87 F. Menyimpang dari Arah Kiblat..... 88 BAB I(ETIGA ORANG YANG KESAI,AIIAN.KESALAIIAN KUMPUI,AN SIIAI,A'T DI DAI,AM SIFAT SIIALAT MEREKA ..... 91

A. M e n g e r a s k a n

Niat dan Pendapat lVajibnya Niat Beriringan dengan Takbiratul Ihram..... 93 (1). Tidakwajib (uga) melafadzkan niatdengan pelan menurutpara imam empat dan seluruh imam muslim ... 94;(2).Adanya kontradiksi pada orang yang berkata tentang wajibnya mengiringkan niat dengan takbir, dalamkeadaan dia mensunnahkan atau mewajibkan untuk melafadzkan niat ... 99 al-Qur' an serta Seluruh Dzikir-dzikir dalam Shalat ..... I00 (1). Tidak menggerakan lisan ketika takbir, membaca al-Qur'an dan dzikir-dzikir serta mencukupkan diri dengan m e l a k u k a n b a c a a n - b a c a a nt e r s e b u t d a l a m h a t i ! ! . . . 7 0 O ; (2). Diketahuilah kesalahan pendapat ahli frqih, yang berkata: "Sesungguhnya dibolehkan bagi orang yang tidur di sisi sahabatnya atau saudara dekatnya dan ketika dia bangun dalam keadaan junub untuk melakukan shalat dengan gerakangerakan, tanpa menggerakkan lisan dan melafadzkan sesuatu, khawatir muncul kecurigaan, yang barangkali akan dijumpai oleh tamu!!" ... 105

B. fidak Menggerakan Lisan ketika Bertakbir dan Membaca

c.

Kumpulan Kesalahan Ketika Berdiri (Qiyom) dalam Shalat..... 105 (1). Tidak mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ihram, ruku' dan bangkit dari ruku' ... 1O6; (2). Menurunkan kedua tangannya dan tidak meletakkan keduanya di atas dada atau di bawahnya dan di atas pusar ... 712; x Meninggalkan Do'a Istiftah dan Isti'adzoh Sebelum Membaca al-Fatihah ... L17;

Daftarlsi

xi

(3).Mengulang-ulang bacaanal-Fatihah... II"B;(4).Mengangkat pandangan langit atau melihat ke selaintempat sujud ... llg; ke (5).Memejamkan keduamatanyaketika shaiat... 122;(6). Banyak melakukan gerakan yang tidak ada kepentingannnya daiam di shalat...124) D. Kumpulan Kesalahan Orang yang Shalat ketika Ruku' dan Bangkit dari Ruku' ..... 727 (1).Tidak memenuhirukun-rukun denganbacaandzikft...I2Z; (2). Tidak membacadua macam dzikir ketika bangkit dari ruku, dan i'tidal ... 130;(3).Tidak thuma'ninahdalarnruku'dan i'tidal darinya ... 132;(4).Di antara kesalahanorangyang shalat adalah padasaat bangkit dari ruku'menambahkanlafadz:"rDasyukrlr, ketika mereka membaca:"Rabbana wa lakal hamd.u" dan tambahanini tidak bersumber dari Rashulullah I4B;(b).eunut ... yang tetap dan ditinggalkan ketika ada kejadian yang membahayakankaum muslimin ... 144; (6). Sungguh,manusia telah meninggalkanqunut padaperistiwa yang tengahmenimpakaum muslimin...15o;(7).Tidak dari parasahabat ada Rasulullah dalam keadaanqunut di dalam shalat, kecuali mgpgaminkan... I5Z; (8). Menfathah-kan'oin pada kalimat ( ;l )l ) dalam do,a qunut ... 153; (9). Mengusap wajah setelah berdo'a .." I5B; (10).Mengkhususkanqunut padaseparohRamadhanyang kedua ketika shalat Witir ... 153l'(11). Dan di antara kekacauan mayoritas manusia, bahwasanyamereka mengatakan: ( Uii' rt G.yt ijlr ; di dalam qunut Nazilah... 154 E. Sejumlah Kesalahan Mereka Dalam Sujud ... 155 (1).Tidak mengokohkan anggota-anggota sujuddi tanaVlantai... 156;Q). Tidak thuma'ninah dalam sujud ".. 16?; (B).Kesalahan dalamsifat sujud... 159;@). Perkataantentangwajibnyamembuka sebagiananggota-anggota sujud atau wajibnya sujud di atas tanah atau yang sejenisnya... 167; (5). Meninggikan sesuatu untuk orang s,gki_t.supayg bersujud di atasnya ... 163; diay (6). Ucapan ( J/ i{. tU Y.l ,iJ ) dalam sujud Sahwi ... 167:'(7). Kesalahanakibat kelupaannyaimam ... t68; (g). Kesalahandalam hukum Sujud Sahwi ... Id8; (g). Sejumlah kesalahan-kesalahan dalam sifat sujud Sahwi dan ternpattempatnyasertasebab-sebab yang mewajibkankepadany IZ0 a... F. Sejumlah Kesalahan-kesalahan Mereka ketika Duduk, Tasyahud dan Memberikan Salam ..... l7g (1). Kesalahan mensucapkan ( '*j ( UU: C' iXr' > dalam tasyahud ... 179; (2). Tambahan iafadz: ( U+.- ) di dalam mengucapkan shalawat atas Rasulullah -shallallahu,alaihi

xii

0aftarlsi

wasallom- di dalam shalat ... 18 I ; (3). Pertama : Lemahnya hadits )('Janganlah halian menyebutku sayyid 1 ;:,i,Ltr.,e qJ:U ... 183; (4). Kedua: Pada umumnya orang yang dal.am shalat.") shalat ketika mereka membaca shalawat atas Nabi di dalam shaiat, mereka menggabungkan shighat-shighat semua shalawat yang disyari'atkan ke dalam sattt shighat ... 783; (5). Ketiga: Al-Imam an-Nawawy -rahimahullahu Ta"laulama telah berkata: "Ketahuilah, bahwa sesungguhnya berselisih tentang wajibnya shalawat atas Nabi-shallallahu 'alaihi wasallam- setelah tasyahud akhir dalam shalat ... 787; (6). Keempat: Jika engkau telah mengetahui hal tersebut, maka ketahuilah, sesungguhnya shalawat kepada Nabi -sfrol lallahu 'alaihi wasallam- tidak dikhususkan pada tasyahud akhir, bahkan disyari'atkan juga pada tasyahud awal... 191;(7).Kelima: Barangsiapa yang berhadats sebelum salam, maka shalatnya batal, baik shalat wajib ataupun sunnah ... 793; (8). Keenam: Kesaiahan lainnya bagi orang yang shalat: Duduk tawaruh (duduk dengan meletakkan kedua pantatnya di atas tanah/ lantai) dalam shalat dua raka'at, seperti: shalat Fajar, Jum'ah dan Sunnah atau dia tidak duduk tawaruk pada tasyahud akhir dalam shalat empat raka'at atau tiga raka'at ... 793 (9). Ketujuh: 'shalih'yang masyhur di dalam tasyahud pada kata: Tafsir kata: "Ibadullahish-shalihin" (Hamba-hamba Allah yang shalih) adalah orang yang menegakkan hak-hakAllah dan hak-hak hamba-Nya yang diwajibkan atasnya ... 793; (10). Al-Qaffaal berkata dalam Fatwa-fatwanya ... 194; OD. Mengingkari orang yang menggerakgerakkan jari telunjuknya dalam shalat ... 195;$2). Pertama: Sesungguhnya telah tetap dalam sebagian riwayat: "Saya melihat Rasulullah -shallallahu'alaihi wasallam- dalam keadaan duduk ketika shalat, dengan mengangkat jari telunjuk dan membengkok-kannyasedikit dan berdo'a" ...200; (13). Kedua: Terdapat pada sebagian riwayat, bahwa Nabi -s hallallahu' alaihi w asallam- mengisyaratkan j ari telunj uknya, kemudian sujud, maka jadilah memberi isyarat di antara dua sujud disyari'atkan juga!! ... 2O1; (14). Ketiga: Dimakruhkan rnengisyaratkan dengan jari telunjuk kiri, sehingga meskipun yang kanan terputus tetap tidak boleh mengisyaratkan dengan .jari telunjuknya yang kiri, karena sunnahnya ialah selalu membentangkannya ...2O7; * Tiga kesalahan dalam mengucapkan salam .." 201; (15). Pertama: Dengan melihat sebagian orang shalat jika ia memberi salam mengisyaratkan tangan kanannya ke arah kanan dan tangan kiri ke arah yang kedua ... 2A2; (16). Kedua: Dianjurkan meninggikan Tafadz salam secara berangsur-angsur dan tidak memanjangkannya ... 202; (77). Ketiga: Ibnu Taimiyah ditanya tentang sese0aftar lsi

xiii

arah kanan, dia orang yang jika,Felq"c.agka.g s,alar,r.r.ke ;Ll'-. n-(Il rlJr ; dan ke arah kiri: berkata: ( FJ! j:"llgULi . .lt
. ' ,z z l,.t l. . .

( s$t tt;t-*iJl eULi , n5]i p>,LJt). Apakah yang demikian ini diinakrulikan atau tidak? ...2O3 BAB KEEMPAT KESALAHAN ORANG YANG SIIALAT KUMPULAN .....205 DALAM II{ASJID DAti SIIALA'T BER.IAMAAII Kesalahan Mereka Hingga Ditegakkannya Shalat.. ...206

A- Kumpulan

Kesalahan Muadzin dan Orang yang Mendengarkannya..... 207 (X). Yang sudah masyhur di kalangan manusia, bahwa adzan untuk sekelompok orang yang ada di tempat tinggal mereka adalah disunnahkan ... 2O7; (2). Pertama: Mengeraskan suara bacaan shalawat dan saiam atas Nabi -shallallahu'alaihi wasallam.- setelah adzan ...27O: (3). Kedua: Kesalahan dalam adzan dan melagukannya, sehingga merubah huruf-huruf, harakat-harakat dan sukun-sukun, terkurangi dan menambahi dalam rangka menjaga keserasian lagu ... 2L1; @). Ketiga: Disebabkan kecintaannya terhadap lagu dan mendengar suara muadzin yang terkenal mahir dalam melagukan, maka tersebarlah bid'ahnya adzan melalui kaset-kaset rekaman adzan!! ... 272; (5). Keempat: Telah berkata di dalam Syarah Umdah dari Kitab Hanabilah: Seorang muadzin sebelum adzan dimakruhkan mengatakan :' Don katokanlah :' Segala puj i bagi Allah Yang tidak menapunyaianak.'(QS. Al-Isra': 111) ... 214; (6). Adzan di dalam masjid ... 216; (7). Keenam: At-Tatswib (Mengucapkan: osh-sftalatu khairurn minan-naum) dalam adzan yang kedua untuk shalat Subuh dan mengumandangkannya sebelumwaktunya ...278; (8). Perkara yang pantas disebutkan, bahwa sunnah-sunnah yangdijahui pada saat ini, yaitu: muadzin hanya melakukan adzan yang pertama, tanpa melakukan adzan yang kedua ...22O; (9). Mengusap kedua mata dengan kedua ibu jari di tengah-tengah adzan ...221; ( 10).Tidak mengikuti muadzin dan mendahului-nya dalam sebagian ungkapan ...222; (11). Di antara kesempurnaan sunnah tatkala muadzin mengucap-kan: "H ayy a'ala s shalah dan "Hayy a' aIaI falakh", pendengar berkata 'Zo seperti apa yang dikatakan muadzin, kemudian berhata: haula wala quwwata iIIa billah" sebagai pengamalan terhadap semua hadits-hadits ...222;( 12). Menambahkan sebagianlafadzlafadz yang tidak berasal dari Rasuluilah-sfroltrallahu'alaihi wasallam- pada saat selesai adzan, seperti: "Waddarajatur 0aftar lsi

xtv

*Ya Arhamar Rahimin" rafi'ah" (Derajat Maha Tinggi) dan (Wahai Dzat Yang Maha Penyayang) ...223

B. Tergesa-gesa ketika Berjalan ke Masjid dan Menjalin'kan
Jari-jemari di Dalam Masjid .....225

C . Keluar dari Masjid ketika Adzan .....228 D. Dua Orang yang Masuk Masjid pada Saat Shalat telah
ihram, tetapi dan Imam telah Takbiratul Ditegakkan Keduanya Berada di Belakang Imam dalam Keadaan Berbincang-bincang ..... 230 (1). Dua orang yang berbincang-bincang sambil menghadap ke imam, ketika shalat akan ditegakkan sampai imam bertak-biratul ihram ini merupakan perbuatan yang nyata-nyata rnahruh...230; (2). Larangan membuat halaqah dan duduk-duduk berkelompok dalam nasjid seperti yang dilakukan oleh sebagianorang, untuk membicarakan perkara dunia atau sesuatu yang telah terjadi pada fulan dan yang menimpa si fulan ...233

E. Tidak Melakukan

Tahiyatul Masjid dan Tidak Membuat Pembatas (Sutroh) untuk Shalat Ini dan Untuk Tabir Sunnah Qabliyah .....234 (1). Pertama: Seseorangyang berdiri dan shalat dengan berada di tengah atau di belakang masjid, sedangkan antara dia dan dinding jauhnya beberapa meter tanpa membuat sutrah atau mendekat ke dinding pada arah kiblat "' 234; (2)' Kedua: Duduk tanpa melakukan shalat dua rakaat ." 234;(3). Jika tidak didapati waktu yang iuas untuk menunaikan Tahiyatul masjid, kecuali untuk melakukan Sunnah Qabliyah atau Fardhu, maka apakah dia memulai shalat dengan niat dua macam shalat secarabersamaan' yaitu: Tahiyat dan Sunnah atau Tahiyat dan Fardhu? ...236 Terlebih Dahulu Sebelum .....23 6 Menegakkan Shalat (1). "Membaca surat al-Ikhlas tiga kali sebelum menegakkan shalat, daiam rangka mengumumkan, bahwasanya shalat akan tiitegakkan adalah bid'ah, yang tidak ada asalnya serta tidak rnemiliki kepentingan" ... 236 (2). Terdapat perkataan yang disamakan dengan bid'ah tersebut, yakni perkataan mereka setelah shalat: "Kepada Rasul yang paling muiia, al-Fatihah" atau "Kepada ruh-ruh kaum muslimin" atau "Kepada orang yang hadir kepada kita" jika di masjid ada kuburan atau ada tempat ziarahll ...237 Shalat Sunnah ketika Shalat telah Ditegakkan..... 237 Daftarlsi
XV

F. Membaca Surat al-Ikhlas

u" Tetap Melaksanahan

H. Melakukan

I.

Shalat Sunnah Seteiah Terbit Fajar Berupa Shalat yang fidak Memiliki Sebab, kecuali Dua Raka'at Subuh .....24O Memakan Bawang Putih, Bawang Merah atau Makanan yang Baunya Mengganggu Sebelum Hadir ke Shalat Jama'ah .....242 (1). Dimakruhkannya makan bawang merah dan bawang putih ketika mendatangi masjid, karena Islam adalah agama yang menjaga perasaan orang lain dan mendorong seseorang agar di atas perasaan yang selamat <ian perangai yang baik ... 243; (2). Rokok disamakan dengan bawang merah dan putih, bahkan baunya lebih mengganggu daripada kedua benda tersebut ..-245; (3). Seorang yang shalat dan berhadats dalam masjid ...248; (4). Di antara dugaan dan khayalan orang-orang awam: Jika keluar bau dari seseorang di dalam masjid, sesungguhnya para rnalaikat itu mendapatinya dengan mulutnya, lalu dia rnembawanya keluar dari masjid dan apabila dia berbicara ketika membawanya, maka malaikat itu mati ...248

dan Kekeliruan Mereka Sejak Iqamah Kesalahan Ihrsrn .....25O Takbiratul sampai orang yang iqamah dan para J. Kesalahan-kesalahan pendengarnya .....251 (1). Terdapat keyakinan, bahwa sesungguhnya tidak boleh beriqamah, kecuali muadzin ...251; (2). Muadzin tidak berhak menegakkan shalat tanpa ijin imam, terlebih iagi selain muadzin ...252; (3). Penambahan lafadz "Sayyidina"pada lafadziafadz iqamah, sedangkan lafadz iqamah itu dari Nabi yang dengannya seseorang beribadah ... 252; (4). Mereka yang langsung berdiri di belakang imam kadang-kadang bukan golongan orang-orang yang sabar dan berakal dan mereka iqamah sambil berjalan ...253; (5). Ketika mendengar'Qad qaamatishshalah' (sesungguhnya sholat itu segera ditegakkan), maka merelra berkata: "Aqamahallohu wo'adamaha' (semogaAllah menegakkannya dan mengabodi-kannya) ... 253 Shaf dan fidakMerapathan-nya K. Tidak Menyempurnakan serta Tidak Menutupi Shaf yang Renggang .....254 (1). Pertama: Shalat di tempat-tempatyangjauh dari shaf untuk ketenangan atau membiasakan shalat di tempat tertentu dalam masjid!! ...254; (2). Kedua: Tidak merapatkan shaf dan nampak celah-celah di dalamnya ... 256; (3). Peringatan terhadap sekelompok orang shalat yang tidak menyukai adanya seseorang yang menutup shaf di sampingnya, dikarenakan adanya kekosongandalam shaf itu ...262;(4). Keutamaan berjalan untuk

xvi

lsi naftar

menutup kekosongan shaf, meskipun pelakunya sedang rnenunaikan shalat '..263; (5). Di antara kewajiban-kewajiban imam: memperhatikan shaf-shaf dan memerintahkan menutup tempat-tempat yang kosong, sehingga tatkala dia telah melihat shaf itu telah lurus lalu dia bertakbir, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Nabi -shallallahu'alaihi wasallam- ... 264; $)' Dari dua hadits di atas maka jelaslah: Sesungguhnya imam mulai takbiratul ihram tatkala muadzin mengucapk an " Qad qaamatishshalah" adalah bid'ah ... 265; (7)' Di antara kelalaian dan keteledoran: sebagian imam mencukupkan dengan perkataan: "Luruslah kalian, luruslah kalian!!" ... 266; (8). Perkataan sebagianimam: "sesungguhnyaAllah tidak akan melihat kepada shaf yang bengkok!!" Padahal hadits ini tidak shahih dan tidak 'alaihi wasallam- bahkan betap clari Rasulullah -shallallahu tidak ada asalnya '..267; (9). Apabila imam hanya diikuti oleh satu orang makmum, maka ia mengundurkannya sedikit dari diri-diri mereka kira-kira sejauh sejengkal atau kurang darinya, padahal yang disunnahkan tetap berdiri sejajar dengannya di sebelahkanannya dan tidak meletakkan makmum yang seorang itu pada posisi maju atau mundur darinya .--267 yang L. Meninggalkan shalat pada shaf pertama dan orang (Ghoiru ulil ahlami tidak memiliki kesabaran dan akal wannuha) berdiri di belakang imam dalam shalat .....270 (1). Orang yang pertama datang ke masjid tidak berusaha untuk berada di shaf yang terdepan, bahkan mereka menjauhinya' Sebagian mereka berkeyakinan, bahwa pahala-pahala tersebut bisa diraih oleh orang yang awal menghadiri masjid, meskipun dia tidak mendapatkan shafyang pertama!! Ini adalah keyakinan yang rusak ...273;(2). Sebagianorang awam terlihat senantiasa langsung berdiri di belakang imam ... 274; (3). Di antara kesalahan sebagian imam: Mereka memerintahkan makmum untuk menyeimbangkan shaf, tatkala melihat makmum menuju bagian kanan shaf ... 278; @). Di antara kesalahan imam pada aspek yang khusus dan orang-orang yang shalat secara umum' yaitrl menempatkan anak-anak pada shaf yang khusus di belakang laki-laki ... 278 M. Shalat pada Shaf-shaf yang Terputus .--..279 N. Berdiri Lama dan Membaca Do'a-do'a Sebelum Takbiratul Ihram atau Menggerutu dengan Kata'kata yangfidakAda Asalnya .....282 ( L)' Berdiri lama sebelum takbiratul ihram "' 282; (2)' Perkataan makmum, ketika imam memerintahkan melurus-kan shaf: "Saya mendengar dan saya taat, kami mohon ampunan-Mu, wahai Rabb

0aftarlsi

xvii

kami dan hanyakepada-Mu kami kembali" atau "Allah DzatYang BesarYang Maha Besar dan kami hanya memohon perlindungan kepada Engkau" ...283 Mereka Kesalahan Salam .....284 dari Takbiratul lhram Sampai

a.

Mereka dalam Mengucapkan Kalimat Kekeliruan Takbir ketika Takbiratul Ihram dan Takbir Intiqal (perpindahan) ..... 285 (1). Memasukkan hamzah, al-Istifham terhadap lafadz Jalalah, yakni mengatakan: ( fi Al ) ini merupakan kufur lafdzi (kekufuran secara lafadz) ... 285; (2). Memasukan huruf 'alif setelah huruf 6ao' dan sebelum huruf roo', rnereka mengatakan: r ,&i> ...285; (3). Bagian dari perkara yang salah dalam bab ini: Membuang huruf Doa' dalam lafad zjalal,ah (lafadz yang mulia) dan mengganti lwmzah kata'Akbar" dengan kata: "Allaawu Aakbar! !" Dan memanjangkan "Allahu Akbar" dalam takbir intiqal, rnenghilangkan sunnah dan yang demikian ini merupakan sunnah yang sudah tranyak ditinggalkan orzrngdihari-hari ini, khusrtsnya para imam dari kalangan mereka ...287: (4). Perbuatan sebagian mereka yang telah dikacaukan (faibis) oleh iblis, yaitu: mengeraskan takbir dan mengkacaukan orang-orangyang shalat ...289 dan MemelanP. Kesalahan Para fmam dalamMengeraskan kan Bacaan Basmalah ..... 29O Kesalahan dalam Masalah Sifat Bacaan al-Fatihah .....293 (1). Ketika shalat mereka membaca al-Fatihnh dengan satu tarikan nafas, tidak berhenti dalam setiap akhir ayat. Dengan keadaan ini mereka telah berpaling dan menjauhi sunnah ...295;(2). Mereka sering salah dalam membacanya, kadang-kadang mereka menggugurkan beberapa hurufdari surat al-Fatihah tersebut, atau mengganti huruf-huruf itu dengan huruf-huruf yang lain ...295: (3). Dan kadang-kadang berbagai kesalahan tersebut berkumpul pada sebagian diri-diri mereka, meskipun semua kesalahan itu tidak terjadi ... 296

o.

R. Makmum

Berdo'a pada Saat Imam Sedang Membaca al-Fatihoft. dan Ketika Selesai Membacanya. Serta Ucapan Amin Peringatan tentang Kesalahan-kesalahan Bacaan Imam serta di Dalam di Tengah-tengah dan Bacaannya.....297 , , r (1). Perkataan mereka: .r'J U eU c-lli-t (saya memohon pada Engh,auwahai Rhbb) kefika imam membaca pertolongan he (Iyyaha na'budu wa iyyaka nasta'in) atau perkataan mereka:

xviii

lsi Daftar

.?; ("Tuhanku ampunilah aku dan kedua 9u.-l,S G.Pl orang tualiu"), pada saat imam membaca: "Ihd.inash-shirathal mustaqim" ... 297; (2). Pertama: Bagian dari perkara yang 'amin', disunnahkan, seorang imam juga mengeraskan ucapan: setelah membacaal-Fatihah ... 297; (3). Kedua: Tentangwajibnya makmum mengucapkan'amin' adalah dari perkataan Nabi -shallallahu' alaihi w asallam-: "J iha imam membaca' amin', maka kalian mengaminhan." ... 299; @). Memanjangkan bacaan 'Aumiin' dengan memanjangkan huruf yang di awal lebih dari dua harakol seperti mad badal. Bahkan kadang-kadang panjangnya sampai enam harahat, seperti yang terjadi pada sebagianmasjid-masjid... 30O:(5). Pertama: Terdapat kabar yang tetap tentang petunjuk Nabi , bahwa sesungguhnya jika beliau membaca ayat tentang rahmat, beliau meminta dari Allah keutamaannya dan bila membaca ayat tentang adzab, maka beliau meminta perlindungan kepada-Nya dari neraka, dari adzab,dari kejahatan atau dari hal-hal yangtidak disukai ...307; (6). Kedua: Ketika imam membaca.....surat at-Tin dan telah Allah sampai pada ayat: ;*-<r;ir -GL ir ;f("bukankah yang seadil-adilnya?") kebdnyakan makmum berkata: Hakim 'jU.i J11LlJr P ui, j t"V" dan saya termasuk orang yang telah rlrenyaksikan demikian itu") ... 301; (7). Ketiga: Lafadz: s a a t i m a m _ m e m b a c - af i r m a n A l l a h - T a ' a l a e1X* ("Bukankah [Allah yang Jli ;i : G"-rJt q;^'- ti * ta berbuatl demikian beifuasa lpulal menghidupkan orang mati?") adalah benar ... 303;(8). Keempat: Di antara kesalahan sebagian para makmum: Sengaja ber]dehem-dehem'dalam shalat tanpa udzur/ darurat supaya didengar oieh seseorang atau untuk memperingatkan imam, bahwa sesungguhnya dia telah memanjangkan shalat ... 303; (9) Kelima: Sebagian para imam memanjangkan raka'at yang kedua dalam shalat lebih panjang daripada raka'at pertama, baik shalat yang bacaannya keras maupun yang pelan. Ini menyelisihi petunjuk Nabi -shallallahu 'alaihi wasallam- ... 304; (10). Keenam: Tidak ada dalil yang shahih dan jelas tentang disyari'atkannya bagi imam agar diam, sehingga makmum membaca surat al-Fatihah daiam shalat Jahriyah ... 305; (11). Ketujuh: Mayoritas imam mencukupkan dengan sedikit bacaan al-Qur'an yang mulia dalam shalat Jahriyah. Sebagian mereka mencukupkan dengan firman-Nya sampai akhir surat dan ini Ta'ala:Ya-ayyuhal ladzina amcLnu... menyelisihi petunjuk Nabi ... 305; Q2). Meringankan shalat yang telah tetap dalam perkataan dan perbuatan beliau -shallallahu 'alaihi wasallam-, tidak seperti ringannya shalat para pencuri

/

t2

|

tc

.

.

I

Daftar lsi

xix

q

T.

dan pencocok dalam shalat ... 306; (13). Ketriasaan para imam shalat: senantiasa membaca surat-surat yang pendek dalam shalat Maghrib, hal ini telah keluar dari petunjuk beiiau -shallallahu 'alaihi wasallam- yang sempurna ... 313; (L4). Kedelapan: Yang sesuai dengan uraian ini: Harus ada peringatan atas bacaan para pencocok/ pematuk ketika melakukan shalat di malam bulan Rarnadhan, yangmana bacaan rnereka tidak melebihi satu atau dua ayat dalam setiap raka'at!! ... 374; (15). Kesembilan: Kebanyakan para imarn shalat itu menyarnbung bacaannya dengan takbir dan ini adalah salah. Sedangkan yang benar adalah diam, sehingga nafas itu kembaii kepada pembacanya sebelum takbir ruku' ... 375; (1.6). Kesepuluh: Mayoritas imam shalat mewajibkan diri mereka membaca surat alJumu'ah saat melakukan shalat Isya'di waktu yang akhir pada maiam Jum'at ... 375; (17). Arena masjid yang tidak memiliki imam yangjujur dan ahli frqih dari kalangan para penuntut ilmu dan ahlinya, kecuali yang dirahmati oleh Allah. Pada hari ini kebanyakan yang mengambil bagian di sini adalah orang-orang awam yang bodoh, yang tidak bisa membaca surat al-Fatihah denganbaik... 316 Mendahului dan Menyertai Imam dalam Amalan-amalan Shalat .....377 (1). Hadits-hadits tersebut di atas menjelaskan kepada kita tentang kesalahan sebagian mereka pada saat menjadi makmum dalam shalat ... 319; (2) Pada umumnya, orang-orang yang mendahului imam adalah orang-orang yang mengawali datang ke masjid ...32L; (3). Ada kelompok yang tertinggal oleh imam, ketika sujud dan bangkit darinya atau ketika sujud dan i'tidal. 'alaihi Mereka itu menyelisihi sabda Rasul -shollallahu wasallam-: .-.322 Ihram Makmum yang MosDz& (Tertinggal) Bertakbiratul Sambil Ruku' .....325 (1). Sibuk bertakbiratul ihram ketika berdiri, sambil berusaha mendapatkan ruku'bersama imam, agar memperoleh raka'at tersebut, maka dia pun membaca takbiratul ihram sambil ruku'!! ...325; (2). Tidak ada yang menyerukan amalan yang dilakukan oleh sebagian orang yang shalat, yaitu meletakkan tangan kanannya di atas tangan kirinya setelah takbiratul ihram, sebelum turun ke posisi ruku' ...328 Terlambat Mengikuti Shalat Berjama'ah ...,. 328 Di antara kesalahan-kesalahan sebagian makmum masbuk: (1). Sibuk membaca do'a Istiftah dengan tenang dan bacaan haftar lsi

U. Makmum Masbuk Sibuk Membaca Do'a Istiftah, sehingga

taawwudz serta basmalah hingga belum selesai membacanya, kecuali imam sudah dalam keadaan ruku' atau hampir ruku' ...328; (2). Tidak menyusul shaiat berjama'ah ketika imam tidak dalam keadaan berdiri atau ketika ruku', tetapi dia menunggu sampai imam berdiri, baru bergabung dengannya ... 329; (3). Jika tidak mendapati kekosongan atau tempat dalam shaf, dia berdiri sambil menarik seseorang dari shaf belakang supaya dia bergabung bersamanya, sedangkan hadits-hadits yang menetapkan demikian ini tidak shahih ...337 Mereka tentang Pahala Shalat Kesalahan-kesalahan dan .Ancaman dan Sebagian Kesalahan Eerjarna'ah ..... 332 Keras bagi Orang yang Meninggalkannya V. Pahala Shalat di Baitul Maqdis.....333 (1). Yang tersiar di kalangan orang-orang shalat yang awam dan bahkan pada kebanyakan orang-orang istimewa/ khusus dari kalangan mereka: "Sesungguhnya shalat di tsaitul Maqdis pahalanya seperti melakukan shalat limaratus kali"!! ...333; (2). Tidak mau melakukan shalat di tempat perluasan masjid wasallamtlaram dan masjid Rasulullah -shallallahu'alaihi Bahwa sesungguhnya mereka tidak akan karena menduga: mendapatkan pahala yang telah tetap dalam hadits Jabir (yang telah disebutkan)!! ... 336 W. Menegakkan Shalat Jama'ah Selain di Masjid ...".338 X. Shalat Jama'ah yang Kedua dan Banyaknya Jama'ahjama'ah pada Satu Masjid serta Menolak Shalat di Belakang orang yang Berbeda dalam Madzhab .....342 (1). Merupakan kesalahan orang yang meninggalkan shalat jama'ah yang pertama yang merupakan jama'ah induk: Menegakkan jama'ah kedua setelah jama'ah imam rawatib atau yang mewakilinya ...342; (2). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang para pengikut madzhab yang empat, apakah shalatnya sebagianmereka di belakang sebagianyang lainnya itu sah atau tidak? Apakah ada seorang salaf yang berkata, bahwa sebagian mereka tidak shalat di balakang sebagianyang lainnya? Apakah orang yang mengatakan demikian itu mubtadi' [ahli bid'ah) atau tidak? Jika imam telah melakukan sesuatu yang dia yakini, bahwa sesungguhnyashalatnya bersama yang lainnya sah dan makmum meyakini yang berlawanan dari itu, apakah shalatnya makmum tersebut sah, sedangkan keadaannya seperti ini? ... 35f: (3). Pertama: Perkataan-perkataan menyimpang yang telah dilontarkan oieh orang-orang yang menyeiisihi dan rnembolehkan menegakkan jama'ah yangkedua, terlebih lagi jika perkataan itu berhadapan dengan kekokohan hujjahnya orang-orang yang Daftar lsi

xxi

melarangnya ... 355; (4i. Kedua: Orang tertinggal shalat berjama'ah, tetapi bukan menjadi kebiasaan atau tidak sengaja termasuk kategori orangyang shalat Fardhu yang disedekahi dan tidak ada perselisihan dalam perkara itu ...357; (5). Ketiga: Imam tidak mengulang shalat dua kali, yang kedua untuk orang-orang yang tertinggal atau yang lainnya. Para Imarn telah sepakat, bahwa amalan itu adalah bid'ah yang dibenci "..357;{6). Keempat: Tidak dimakruhkan mengulang jama'ah di masjid-masjid yang berlokasi di.jalan-jalan yang tidak rnemiliki imam dan muadzin yang tetap ...357; (7). Kelima: Secara kesepakatan diharamkan menegakan jama'ah yangbanyak untuk shalat Fardhu dalam satu waktu dan dalam satu masjid ...358; (8). Keenam: Makruhnya shalatjama'ah yang kedua kali dalam masjid yang memiliki imam tetap, tidak meniadakan terraihnya keutamaan jarna'ah bagi orang yang berjama'ah bersama imam yang tetap .".358 Y. Ancaman yang Keras Bagi Orang yang Meninggalkan (Shalat) Jama'ah ..... 358 (li. Dari Abu }lurairah -radhiyallahu 'anhtt-, dia berkata: "Rasulullah -shallallahu' alaihi w asallam- bersabda: "5 esung pemudaku agar guhnya saya berheinginan memerintahhan para mereka nlengunlpulkan sotu ikat kayu bahar, kernudian saya perintahkan menegakkan shalat, lalu ditegakhan shalat tersebut, hemudian saya bahar kaum-kaum yang tidah menyahsihan (mengikuti) shalat tersebut." ... 358; (2). Hadits ("Jika hamu melihat seseorang membiasakan he masjid, maka saksikanlah keimanannya") ...367: (3). Do'a ampunan tatkala masuk masjid, bahwa disamping sanad riwayat itu terputus sebagaimana diielaskan oleh at-Turmudzi yang telah mengeluarkannya, *YaAllah, bahwasanya Laits bin Abu Sulaim menyebutkan do'a: ampunilah dosa-dosahu" secara sendirian dan dia adaiah lemah id' ... 368; (4). Hadits : ("J auhkanlah anak- anak kalian dari mas.i mosjid kalian") ...368 BAB KELIMA ORANG YAI\G I(ESAI,AIIAN.KESAI,AIHN KT'MPI.'I,AN SHALAT SIIALAT, BAIK KETII(A SHALAT SETELAH JAMA'AII ATAU SIIALA'T SENDIRIAN .....373 A. ketika Salam dan OrangyangShalat Kesalahan-kesalahan Berjabat Tangan ..... 374 (1). Dari Abu llurairah -radhiyallahu'anhu-. bahwa Rasulullah -shallallahu'alaihi wasallam- bersaMa: "Jika salah seora dart ng hali.a.nbertemu saudaranya, maka hend.aklalt.din menzberi salam kepadanya. Jiha heduarrya terpkahhan oleh pohon, dinding atau 0aftar lsi

xxii

B.

C. D. E.

F.

batu, ltemudian din bertemu dcngannya Lagi, makn hendahlah dia memberi salam lagi kepadnrrya"'.. 37 A; Q)' Memberi salam kepada uassalamu seseorangketika bertemu setelah shalat, sambil berkata : 'ohaikum warahmatullnh", *Ytnggadia bergegas-gegasmemberikan jawaban kepada engkau, dengan berkata: "taqaballahu" (semoga Altah menerima) .,. 377; (3)' Harus diperingatkan, bahwa sesungguhnya seorzrngmuslim tidak boleh memutus bacaan tasbih saudaranya, kecuali dengan sebabyang syart ...382 Kesalahan Orang-orang yang Shalat dalam Membaca Tasbih/ Dzikir ..... 384 (1). Membaca tasbih dan takbir setelah shalat itu disunnahkan dan tidak diwajibkan ...384;(2). Jika dia menolak, kecuali harus keluar, tidak sepatutnya untuk berpaling sebelum berpindahnya posisi imam dari kiblat ".. 385; (3). Apabila dia duduk untuk berdzikir kepada Allah, maka cukup berdzikir dengan dzikir-dzikir yang ma'tsur ... 386; (4). Bahwasanya beliau menghitung bacaan tasbih dan tahlil dengan jari-jemari ..- 387; (5). Sesungguhnya terdapat penjelasanyang terang dalam hadits 'Ujrah menurut Imam Muslim dalam ash'Shahih, Ka'ab bin bahwa sesungguhnya perintah membaca tasbih dan dzikir setelah shalat adalah setelah shalat Fardhu ... 388 Sujud untuk Berdo'a setelah Selesai Shalat.....389 Obrolan/ Bbegadang setelah Shalat'Isya' .....39I Membaca Tastrih, Do'a secara Berjama'ah dan Mengganggu Orang-orang yang sedang shalat .....394 (1). Butran bagian dari sunnah: setelah shalat duduk untuk membaca dzikir dan do'a-do'a yang ma'tsur maupun yang tidak ma'tsur dengan mengeraskan suara dan berjama'ah, sebagaimanayang biasa dilakukan di beberapa negara ...394; (2). Ibnul-Qayyim berkata: "Adapun do'a setelah salam shalat dengan menghadap kiblat atau ke arah makmum, pada asalnya yang demikian itu bukanlah petunjuk Nabi .'. 396; (3). Dzikir yang diadakan setelah setiap dua kali salam pada shalat Tarawih di bulan Ramadhan, dengan suara yang keras dan dengan satu suara adalah bagian dari bid'ah ...397 di depan orang yang sedang Berjalan melintadmelewati shalat .....397 (1). Dzahir hadits-hadits yang ada melarang melintas di depan orang shalat. baik dia membuat sutrah atau tidak...4O1;(2). Dalam hadits-hadits yang lalu, bahwa larangan itu terkait dengan "Di antara kedua tangan (di depanlnya orang yang shalat" .'- 4O2; (3). Melintas di depan orang yang shalat itu mengurangi pahala ... 404; (4). Bahkan kadang-kadang bisa membatalkan

lsi 1aftar

xxiii

shalatnya, sebagaimanayang terjadi pada sebagian keadaan ... 405; (5). Sebagian or€rng rnemboiehkarr seseorang melintasi di depan orang yang shalat, ketika dia sedang memikul jenazab ...406 BAB KEENAM KESAI"AIIAN.KESAI,AIIAN SEJT'MI,AII ORA,NG YANG SHALAT KETIKA SHALAT .'UM'AT DAN ANCAMAN KERAS BAGI YAhIG MENINGGALKANT{YA .....40V Pendahulaan .....409 Shalat A- Ribuan Penonton Sepak Bola Meninggalkan Jum'at.....473 Shalat ts" Para Pengawal Raja dan Penguasa Meninggalkan Jum'at Man mereka berdiri di Depan Pintu-pintu Masjid Sambil Membawa Pedang, karena Meqi aga Fara Raja dan Penguasa Itu.....4f8 Shalat Jum'at C. Seorang Pengantin Laki-laki Meninggalkan dan Shalat Jama'rh ...--419 Shalat Jum'at untuk Tamasya .....424 D. Meninggalkan Pahala E. Sejumlah Kesalahan yang Bisa Memutuskan Jum'at Seseorang ..... 425 (1). Tidak bergegas-gegas menuju shalatJum'at ... 428;(2). Tidak mandi, berhias, memakai minyak dan bersiwa untuk shalatJum'at ...432; (3). Berbicara dan tidak mendengar khatib Jum'at ...440: (4). Sebagian mereka mengedarkan air nrinum di antara orangorang shalat, ketika imam sedang khutbah ...447; (5). Terlihat pada sebagian waktu di beberapa masjid desa adanya kotak infak yang diedarkan pada hari Jum'at untuk mengumpul-kan infak ketika imam sedang berkhutbah ...441: (6). Terkadang ada dua orang laki-laki yang datang dan masuk ke masjid sambil berbincang-bincang ketika imam sedang berkhutbah. Sehingga keduanya terjatuh ke dalam larangan yang terdapat dalam hadits Abu Hurairah: "Jika engkau berkata kepada temanmu pada hari Jum'at:'Diamlah', ketika imam sedang khutbah, maka engkau telah melakukan perbuatan yang sia-sia" ...442; (7). Sedangkan yang dimaksud dengan diam arialah berpaling dari pembicara-an manusia secara mutlak ... 447; (8). Kesalahan orang yang tidur sementara imam sedang khutbah ... 448; (9). Kesalahan orang yang rnembelakangi imam dan kiblat ketika imam sedang khutbah ...449;(10). Kesalaha"rorang yang berbuat sia-sia dengan kerikil atau biji-bijian dan sejenisnya tatkala imam sedangkhutbah ... 451;( 11).Kesalahan orang yang rnelangkahi treherleher manusia dan menyakiti mereka pada hari Jum'at "..452 xxiv Daftar lsi

F.

Sunnah Qabliyah Jum'at .....455 G. Kesalahan Orang yang Shalat dalam Shalat Tahiyatul Masjid pada Hari Jum'at.....467 (1). Beragam kesalahan manusia pada awal masuk ke dalam masjid pada hari Jum'at, diiumpai sebagian mereka duduk tanpa melakukan sunnah Tahiyatul Masjid terlebih dahulu, khususnya jika datang terlambat dan imam sedang berkhutbah ... 462; (2). Termasuk kejahilan yang sempurna sebagian juru khutbah: melarang orang dari melaksanakan dua raka'at, ketika telah masuk ke dalam masjid dan imam sedang berkhutbah ... 4flg;g). Sebagian mereka duduk ketika masuk masjid di saat khutbah yang pertama. Ketika khatib itu duduk sebelum memulai khutbah yang kedua, maka dia berdiri untuk melakukan Tahiyat Masjid ...42I; (4). Sebagian rnereka datang ketika khatib telah duduk di atas mimbar dan muadzin sedang adzan yang kedua. Lalu dia tidak langsung melakukan dua reka at, melainkan dia menunggu sehingga muadzin itu selesai adzan dan khatib memulai khutbah ,Jum'at, maka dia tidak mendapatkan keutamaan Tahiyat Nlasjid ...472;(5). An-Nawawi teiah menceritakan dari para pakar peneliti: Sesungguhnya pendapat yang terpiiih, jika dia tidak rnelakukan shalat Tahiyat Masjid, maka hendaknya dia berdiri sehingga shalat tersebut dia tegakkan, supaya dia tidak duduk tanpa melakukan Tahiyat atau meiakukan shalat sunnah ketika shalat itu ditegakkan ...473 n. Sejumlah Kesalahan-kesalahan Para Khatib..... 4ZS (1). Beberapa kriteria yang seyogvanyadimiliki Khatib ...423; (2). Pada kebanyakan negeri-negeri Islamkhutbah menjadi suatu aktivitas yang formal dan tugas yang resmi, yang disampaikan dengan ungkapan, serta dihafal dari lembaran kertas, sehingga khutbah itu dibacakan di atas mimbar, seperti tukang sapu masjid yang bisa ditunaikan oleh siapapun orangnyatl ...476; (3). Memanjangkan khutbah dan memen-dekkan shalat ...472; (4). Kesalahan-kesalahanpara khatib secara perkataan ...480 (5). Perbuatan-perbuatan yang salah pada diri para kh atib ...48g; (6). Kesalahan-kesalahanpara khatib di dalam shalat Jum'at ... 495; (7). Shalat Dhuhur setelah Jum'at "....498 Kesalahan-kesalahan Orang Shalat ketika Melakukan Shalat Sunnah Setelah Jum'at..... 505 (1). Menganjurkan kepada seseorang agar memisahkan antara shalat Fardhu dan Sunnah dan tidak menyambungnya antara yang satu dengan yang lainnya, sehingga dipisah baik dengan perkataan atau bergerak dari tempat tersebut ...506;(2). Jika di masjid dia melakukan shalat empat raka'at dan jika di rumahnya

I.

laftar lsi

xxv

dia melakukan shalat dua raka'at, maka ucapan ini tidak ada daiilnya ...509 BAB KETUJT,III ORANG DAI{ KEI(ELIRUAI\ SEJI.]MI"ATT KESAI,AIIAN KIIUSUS, YANG SHALAT DALAIVI SHALAT.SHALAT UDZUR YANG MEMILIKI SHALAT ORANG-ORANG ..... 5 1 1 SERTA BERANEKA RAGAIVI PERTUASAI.AIIAN

A- Kesalahan-kesalahan

Orang yang Shalat ketika Melaku' kan Shalat Istikharah ..... 51.2 (1). Di antara kesaiahan-kesalahan yang telah tersebar: sesungguhnya tidak dikatakan sebagai Istikharah (meminta dipilihkan), kecuali jika amalan itu -seperti disebutkan oleh sebagian manusia- harus terlihat dalam mimpi ... 572; (2). Lakukan apa yang dicenderungi oleh hatimu setelah beristikharah dan hati-hatilah terhadap sikap yang bersandar kepada yang dikehendaki oleh hawa nafsumu sebelumnya ...573; (3). Disyaratkan istikharah itu harus terlihat dalam mimpi ...574; (4). Istikharah dengan biji tasbih, di mana orang yang memiliki hajat berbuat dengannya ...575;(5). Istikharah dengan cangkir ... 515; $).Istikharah dengan gelas ... 515; Q).Istikharah dengan pasir ... 516; (8). Istikharah dengan telapak tangan .....516 Orang yang Shalat Dalam Shalat Dua Hari Raya .....518 (1). Dalam Islam hanyalah ada dua Hari Raya, yaitu: 'Iedul Fitri dan'Iedui Adha ...579; (2). Sangat Banyak kemungkarankemungkaran yang terjadi dalam kehidupan kaum musiimin pada saat Hari Raya ...52O; (3). Sebagian mereka meremehkan shalat Hari Raya dan mengatakan shalat tersebut adalah sunnah, serta tidak melakukannya di tanah lapang ... 521; (4). Tidak trertakbir dengan keras ketika di jalan menuju ke tanair lapang ...529;(5). Sesungguhnyadalam mengeraskan takbir di sini tidak disyari'atkan membaca secara berjama'ah dengan satu suara sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian manusia ... 530; (6). wasallam-, bahwa Tidak tetap dari Nabi -sftollallahu'alaihi sesungguhnya beliau mengangkat kedua tangannya ketika membaca tahbir-takbir dalam shalat'Ied "'53a;(7)' Yang terlihat di negeri-negeri kaum muslimin pada umumnya: orang-orang yang hadir untuk shalat Hari Raya di tanah lapang melakukan shalat dua raka'at sebelum duduk di tempat-tempat mereka, sambil menunggu imam berdiri untuk melakukan shalat ...537; (8). Kebanyakan para khatib dan juru penasihat gemar menganjurkan manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah

B. Kesalahan-kesalahan

xxvi

2aftarlsi

Yang Maha Suci dengan menghidupkan kedua malilm Hari Raya ... 533; (9). Di antara kesalahan-kesalahan para khatib ketika khutbah untuk shalat Hari Raya ...533 C. Kesalahan-kesalahan Orang yang Shalat ketika Menggabungkan (Menjamak) Dua Shalat di Dalam Kota (Tempat Tinggal)-nya ..... 535 (1). Apa yang dilakukan oleh Syi'ah dan madzhab yang telah tetap dari mereka ...535; (2). Ada sekelompokfuqaha yang melarang menggabungkan di antara dua shalat ketika mukim ... 538; (3). Yang benar menurut para peneliti dari kalangan ulama: Sesungguhnyaniat menggabungkan shalat cukup setelah selesai dari shalat yang pertama sebelum takbiratul ihram shalat yang kedua ... 540; (4). Kesalahan orang-orang yang melarang makmum masbuk dari menjamak, jika ia datang untuk shalat, serta (makmum) tidak mengetahui, bahwa sesungguhnyaapakah imam akan menjamak shalat atau tidak. Karena ia tidak berniat untuk menjama' sewaktu takbiratul ihram untuk shalat yang pertama atau sebelum selesai dari shalat tersebut ... 544; (5). Sebagianahli fiqih berpendapat tentang menggabungkan antara dua shalat yang disyari'atkan adalah hanya antara shalat Maghrib dan Isya' dan mereka melarang menggabungkan antara shalat Dhuhur dan Ashar dengan alasan tidak benar rnengqiyaskannya dengankeduanya ...545;(6).Sering terdengar ungkapanungkapan dari para imam yang berkeinginan menggabungkan dua shalat pada malam-malam yang dingin bersama orzrng-orang yang shalat, dengan anggapan,bahwa ungkapan tersebut sebagai penjelasan di antara keadaan-keadaan yang disyari'atkan dan yang dilarang untuk menjamak ... 546; (7). Sebagian sahabatsahabat asy-Syafi menetapkan, bahwa menggabungkan dua shalat ketika mukim dikhususkan bagi orang yang mendatangi masjid yang datang dari tempat yang jauh dan disebabkan hujan dan ia mendapati kesulitan tatkala mendatangi. Adapun bagi orang yang mudah mendatangi masjid karena (masjid berada) di bangunan-bangunan rumahnya atau masjid tersebut di pintu rumahnya, maka penggabungan dua shalat tersebut tidak sah bagi mereka ... 552; (8). Sekelompok orang yang tertinggal shalat jama'ah dan mengetahui bahwa sesungguhnya imam telah menggabung-kan dua shalat, lalu mereka berkumpul untuk menggabung-kan dua shalat setelah imam yang tetap tersebut rnenggabungkannya... 5 56; (9). Sebagianorang-orangyang shalat telah menggabungkan dua shalatnya tetap berada cli daiam .1'ang masjid hingga waktu shalat yang kedua masuk serta dikumandangkan adzan. Kemudian oranil-orang yang shalat yang tidak menggabungkandua shalat berkumpul dan rnelakukan shalat

tsi xxvii Oaftar

duduk berjama'ahbersamaimam yang tetap. sedangkann-rerek3 melakukan dan tidak berdiri untuk sambil berbincang-bincang dan imam yang tetap tersebut shalatberjama'ahbersamajama'ah mereka menyandarkankesalahanyang ...558; tlb). SeUagian lain kepada kesaiahan yang lalu. oleh karena itu ia berdiri dan berpaling dari masjid ketika mendengaradzanuntuk shalat yang kedua...559 D. Kesalahan orang-orang yang shalat Ketika shalat pada lfaktu Safar .....560
(1). sebagian mereka, ketika safar menegakkan shalat lima kali dalam lima waktu tanpa mengqashar "' 560; (2)' Ada yang mensyaratkan jarak tertentu untuk safar, sehingga disyari'atkan mengqashar dan menjamak padanya; Sesung-guhnya Qashar dimJai semenjak keluar dari negerinya dan itu adalah pendapat mayoritas ulama ...566 syari'at shalat Khauf Sebagian Mereka Meniadakan (Takut), shalat Dhuha, sujud syukur dan meninggalkan shalat Gerhana ..... 570 (1). Sebagian ahli frqih berpendapat, bahwa sepeninggal beliau -shatlalTahu 'alaihi wasallam- tidak disyari'atkan lagi melakukan shalat Khauf, di antaranya: al-Hasan bin Ziyad al-Lu'lu, Ibrahim bin'{Ilaiyyah dan hal itu perkataan Abu Yusuf juga ... 570;(2).Sebagian mereka berpendapat: sujud syukur tidak dilyari'atkan .-. 577; (3). Kebanyakan manusia meninggalkan shalat gerhana (Kusuf) dua raka'at ...571 Tentang Shalat-shalat Khusus yang Dipalsukan din Hadits-hadlts yang Masyhur yang fidak Shahih Tentang Shalat ..... 574 (1). Tidak ada satupun hadits shahih tentang shalat setiap sepekan yang dilakukan pada malam Jum'at sebanyak dua belas raka'at ier[un membaca al-Ikhlas sepuluh kali. Ini adalah bathil dan lidak memiliki asal ." 574; Q). Hadits-hadits sebelumnya yang telah ada penjelasannya berkaitan -dengan kepalsuan atau kelemahannya "' 576;(3)' Di sini kami kaitkan dengan hadits-hadits lain, yang sangat mendesak untuk diperingatkan. Karena telah tersebar luas di kalangan orango.rng a*am, atau karena ada pengaruh-pengaruh yang jelek pada mereka. Maka kami katakan dan hanya kepada Allah kami bersandar dan bertawakal .'.584

E.

F. Peringatan

G. Penutup.....600

lsi xxviii Daftar

MUSADDIMAH
esungguhnya segalapuji bagi Allah, kita memuji, memohon pertolongan dan memanjatkan ampunan kepada-Nya dan kita berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa serta kejelekanperbuatan kita. Barangsiapayang diberi perunjuk oleh Allah, maka tidak ada y ang dapat menyesatkannyadan b arangs iapa yang disesatkan, maka tidak ada yangdapat memberinyapetunjuk. Saya bersaksi,bahwa tiada sesembahanyang berhak untuk disembah,kecuali Allah yang tiada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi, bahwa Muhammad utusan dan hamba-Nya. Firman Allah -Subhanahuwa Ta'ala-'.

.i \\U;"t \'s v.ra 7r,trtt tr-I u Jl ,> Vt
z

,v L4,tL
v -

',

{

\ .Y :srlr^-e } JT

'J

|

,o

I

J'"I,*'

yang beriman!BertakwalahkepadaAllah dengan "Hai orang-orang dan sebenar-benartakwa janganlah sekali-kalikamu mati melainkan Islam." (Q.S. AIi Imran: 102) dalamkeadaan beragama
t 'l'-i..
z 4

orflf, ' e orr.
r: ^ ,-^.'

".ao
.

Li -\d>
t

.Jll

- ' , t r ,t ' a " '

t-r, n

r*\;
c .

l;,,eil u"Ul \g:lt_
o-

,i,, ,, ti,.

t-*t: ,C,1ttsf )t* ) \1L u.: Wl
\$
" ' 4 a c a o/ / t /

*
I

_#s
a ^

W

oirt otf .irt ,l) ptl-;Yt; f o! , l-; o<,rjt r :rr-Jr )

f,luqaddinah xxix

"Hai sekslianmanusia,bertabwalahkqada Tuhnn-rnwyang telah menciptaknn kamudari dii yangsatu,dandainya Allah menciptakan bterinya;dandnipada keduanya Allnh rnernperkem-bengbiakknn lakiyang banyak. Iaki danperempuan Dan bertakwalah kepada Allah yang (manpergunaAnn) dengan nama-Nyaknmusalingmeminlasatusama (peliharalah)hubungansilaturrahim. SesunguhnyaAllah Iain sma selalumenj dan mengawasi aga knmu." (Q.S.An-Nisa' : 1)
o

P"

ro

,

r;t # \i*- 'l'o ,jr't At trt:r
t ,2. ! t !, c)) t. o /t 1-\ o ,2. Jl . r

JJI t.c.llu
\r-

tt: . r. . / e. /

t" o z/t,., .1-\J't-o.-9i

. I

t. o /t +\J

6.ut-u. :-rr;-)i )

r;9 # r1*gL

it-e J,.e

"Hai orang-orang yang beriman! Bertabwalahkamu kepadaAIIah dan katakanlahperkataanyang benar,niscayaAllah memperbaiki bagimuamalan-amaianmu mengampuni dan bagimudosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaatiAllah danRasul-Nya,makavsanguhnya ia telah me ndap keme at nanganyangbe "(Q.5. Al-Ahz ab: 70-7l) sar. Amma ba'du: Sesungguhnya,sebaik-baik ucapan adalah kalam Allah -Subhanahuwa Ta'ala- dan sebaik-baikpetunjuk adalah petunjuk Muhammad -shallallahu'alaihi wasallam-, sejahat-jahatperkara adalah yang diada-adakandan setiap perkara yang baru (diadaadakan)adalahbid'ah dan setiapbid'ah adalahkesesatan setiap dan Il] kesesatan neraka. di
iru adaiah Khuthbatul Ilajjoh yang selalu disampaikan oieh Rasulullah -slr allailahu 'aloihi wasallnn- ketika membuka khuthbahnya. Beliau mengajarkannyakepadapara sahabatnya.Khuthbah ini telah dirawilan oleh enam orang dari para sahabat-semoga Aliah rneridhai mereka- dan telah dikeluarkan oleh sekelornpokpara imarn di dalam karya-karya urereka seperti: Muslim di dalam ash-Shahih (6/ 153, 156-157dengan Syarahcn-Nawaui\,Abu Dawud didaiamas Sunan(1.1 287)no. (1097), an-Nasa'idi dalam ol-Majtaba \3/ 104-105), al-Fiakim di dalam ai.Mustadrak (?/ 182-183), ath-Thayalisidid,alamal-Musnadno.(338)al-Baihaqidi dalam as-SunanulKubra(7/ 146)(3/ 214).Ibnu Maiah di dalam os Sunan (l/ 585).

i1l

xxx

Muqaddimah

Kitab iru -al-Qaulul Mubinfi Akhthan'il Muslwllin- di dalamnya terkandung penjelasan dan keterangan tentangberbagaimacam serta bentuk kekeliruan orang-orangyangshalat. Mereka telah terjerumus ke dalam perkara-perkarubartyang dimunsulkan dalam ucapandan perbuatan,sertasebagian perbuatandalam rukun-rukun dan sunnahsunnah yangbukan padatempattya, atau tidak sesuaidengantuntunan yarrg ada.Dan tidaklah dapatdisembunyikan, bahwa menghilangkan/ membersihkankeyakinanyang tidakbenar yangbersemayam dada di umat denganmemunculkankebenaran3d:lah merupakan salahsaru pintu dakwah kepada kebaikan yang terbesar. Dan aku letakkan di dalam kitabku ini peringatan terhadap segalasesuatuyang banyak ditinggalkan oleh orang yang shalat, yaitu: kebanyakan yang berkaitan dengan sunnah-sunnah dan terkadang pada kewajiban serta rukun-rukun yang lain, yang mengakibatkan hilangnya pahala yang besar bagi mereka, bahkan mereka terjatuh ke dalam dosa,jika termasuk dari golongan/ bagian yang lain. Dan tidak tersembunyibagimu, wahai pembaca yang mulia, bahwa shalat itu merupakan salah satu rukun Islam yang lima -sebagaimanayang telah disabdakanoleh Rasulvllah -shallallahu 'alaihi wasallam-, bahwa shalat itu kewajiban yang paling utama dalam Islam seteiah Tauhid. Dan bahwasanya apabila shalat iru seseorang baik, maka akan baiklah seluruh amalan dan perbuatan seorang muslim dan apabila rusak amaliyah shalatnya, maka rusaklah seluruh amalannya. Oleh karena itu perkara ini harus sangat dipentingkan dan diperhatikan, khususnyabanyak kebid'ahan dan perkara-perkara yang menyelisihi serta menyimpang, yang sudah tersebarluas di tengah-tengah manusia, khususnya untuk kalangan awam, berlandaskanataswajibnya untuk memperhatikanurusan/ perkara/ kepentingan umum, dengan cara memberikan petunjuk dan l,lugaddinah xxxi

bimbingan, serta amar ma'ruf nahi mungkar, maka aku tulisiah ini. pembahasanku Adapunpembahasaniniakanakujadikanmenjaditujuh Bagian: 1. BAB PERTAMA: nangtuman kesalahan orang yang shalat, meliputi: pakaian dan penutup aurat mereka dalam shalat dan aku jelaskan pula di dalamnyapenyimpanganorang-orang yangshalatpada pakaian mereka dan aku batasi perkara ini dalam poin-poin berikut ini: a. Shalat dengan mengenakanpakaian yang ketat yang membentuk tubuh/ aurat Shalatdenganmengenakanpakaian yang tipis/ transparan Shalat dengan aurat terbuka; aku sebutkan di dalamnya data dan fakta yang dijumpai di kalangan manusia ketika mereka shalat d. shalat dalam keadaan pakaian (sarung (tsaub/ sirwal)) menutuPi mata kakinYa

b. c.

e.Melepaskanpakaiandancadardidalamshalat(bagi wanita -Pettt.) f.Melipatpakaian(menyingsingkanlenganbajunya)ketika shalat g. Shalatdalam keadaankeduapund av,nya/bahunya terbuka h.Shalatdenganmengenakanpakaianyangbetgambar;dan akuterdoronguntukberbicaradibawahjudul.judulyang ada ini tentang hukum orang yang shalat dengan membawagambar,shalatdenganmengenakanpakaian yangberwarnakuning,seltashalatdalamkeadaankepala terbuka(tanpa mengenakankopiah atau imamah-pmt')

xxxii

Huqaddinah

2 . BAB KEDUA:
Akan membahasberbagai kesalahan orang yang shalat pada tempat-tempatshalatmereka,yang meliputi atasenam kekeliruan, di antaranya yang pertama adalah: ar-Rafidhah/ asy-Syi'ahalMubtadi'ah. Sayasebutkanperkara ini, karena kekhawatiran saya atasorang{rangawwam(umum) akan menyamaimerekadalam kesalahan ini. Sebabhal ini terrnasuk perkara bid'ah. Dan juga dari diri seorangmuslim dalam rangka menghilangkankecemasan yangmulnzim (yang berpegangpada agamanya-Wt.). Adapun kesalahanitu ialah: a. Sujud di atas tanah Karbalaa' sertamenjadikan potongan dari tanah tersebut untuk sujud di atasnya ketika melakukan shalatdan merekameyakini adanyapahaladan keutamaanyang akan diperoleh dari perbuatanmerekaitu.

berikut ini: Terutamasayaperingatkanataskesalahan-kesalahan b. Shalat di tempat yang di atasnya terdapat gambar atau shalatdi atassajadahyangbergambaratau di ruangan yang ar terpampang gamb di dalamnya Shalatdi ataskuburan atau menghadapkuburan Mengkhususkantempat shalat di masjid untuk dirinya Masalah sutrahatau pembatas Berpaling dari kiblat atau tidak menghadapkiblat

b. c. d. e.

3 . BAB KETIGA:
Akan berkisarmengenaikesalahanorang yang shalatdi dalam sifat shalatmereka,yang di dalamnyaberisi tentangperhatian orang yang shalatdari mulai sayatentangkesalahan-kesalahan -pent.) dan qiyamsampaitaslim(dariawal shalatsampaiselesai berikut: aku bagi perkara ini menjadi enam poin sebagai
Itluqaddinah xxxiii

a.

Mengeraskanniat (melafadzkanniat-penr.) dan pendapat atas kewajiban niat bersamaandengan takbiratulihram Tidak menggerakkan lisan dalam takbir dan bacaan Qur'an serta seluruh bacaan dzikir.

b.

c.

Rangkuman kekeliruan orang yang shaiat di dalam Qiyam ( ketika berdiri -pent.) dan akan sayabahas di bawah sub judul: l. Meninggalkan mengangkat tangan ketika takbiratul ihram, ruku' dan ketika bangkit dari ruku' 2. Membentangkan kedua tangan dan tidak meletakkan keduanva diatas dada atau dibawahnva dan diatas pusar 3. Meninggalkan bacaan do'a ktiftah dan Isti'adzah sebelummembaca surat al-Fatihah Pengulangan bacaanal-Fatihoh Mengangkat mata ke langit (atas)atau memandang ke arah selaintempat sujud 6. 7. Memejamkan kedua mata di dalam shalat Banyak melakukan gerakan yang tiada gunanya di dalam shalat

4. 5.

d.

Rangkuman kesalahanorang yang shalat di dalam ruku' dan ketikabangkit darinya, akan sayabahasdi bawah sub judul sebagai berikut: 1. 2. Tidak menempatkankembali posisi anggotabadan Tidak melakukan thuma'ninaftdi dalam ruku' dan i'tidal 3" Qunut rawatib dan meninggalkannyaketika terjadi musibahyang menimpa

xxxiv ltluqaddinah

e.

Rangkuman kesalahanorangyang shalatketika sujud, dan akan sayabahasdi bawah subiudul sebagai berikuti: 1. 2. 3. 4. Tidak memantapkananggotabagian sujud di lantai Tidak melakukan thuma'ninahkettkasujud. Kekeliruan dalam metodel cara bersujud. Pendapatyang mewajibkan untuk membuka sebagian anggotasujud atau kewajiban sujud di atastanah atau yang sejenisdarinya 5. Mengangkat sesuatuuntuk orang yang sedangsakit agar dia sujud di atasnya. Ucapan (;U Y; ;:i sahwi Y ,'o* ) di dalam sujud

6.

f.

Rangkumankesalahan orang yang shalatdi dalam duduk, tasyahud dan taslim (mengucapkansalam)dan akan saya bahasdi bawah sub judul sebagaiberikut : l. Kekeliruan mengucapkan( #'' . r . t*j t',1*,rta' > Ot u+- ) di dalam tasyahud,adanya tambahan kata ( dalam tasyahud atau di dalam bershalawatkepada Rasulullah-shallallahu'alaihi wasallam- dalamshalat di Peringatan-peringatan Pengingkaran kepadaorang yang menggerakkanjari telunjuk di dalam shaiat 4. Tiga kesalahan dalam taslim(mengucapkan di salam)

2. 3.

4.

BAB KEEMPAT: Berkisar seputar rangkuman kesalahanorang yang shalat di dalam masjid dan shalat berjama'ah dan saya bagi menjadi empatbagian:

ftluqaddinah xxxv

*

shalatdan akan sampai ditegakkannya Kekeliruan mereka berikut: aku bahasdi bawahsub-judulsebagai a. b. c. d. Rangkumankesalahanmuadzin dan orang yang mendengarkan adzan jalan menujumasjiddan menjalinkan Mempercepat jari jemarinyadi dalam masjid Ketruar dari masjidketika adzandikumandangkan teldh dua Masuknya orangke dalammasjiddanshalat ihram, lalu imam melakukantakbiratul ditegakkan dibelakanglya berada keduaorangtersebut sedangkan bercakap-cakap shalatTahiyatulMasjid dan tidak Tidak meiakukan (pemb atas)sertameninggalkan sutrah menggunakan Sunnah Qabliyah shalat menegakkarr sebelum Membaca suratal-Ikhlas shalatNafilah atau sunnah,ketika Melaksanakan shalatditegakkan terbitnyamatahari MelakukanshalatSunnahsetelah yang tidak ada sebabpadanya,selaindua rakaat sunnah Fajar Makan bawangmerah dan bawangputih serta orang yang makananlain yang dapat mengganggu jama'ah shalat sebelum menghadiri shalat,

e.

f. g. h.

i.

*

shalat sampai Kekeliruan merekadari ditegakkannya takbiratul ihram dan akan aku bahasdi bawah sub-judul berikut: sebagai j. iqamah Kekeliruan orangyang mengurnandangkan untuk shalatdan orangyangmendengarnya

xxxvi tlusaddinah

l,
l\.

Tidak menyempurnakandan meluruskansertatidak menutup celah-celahshaf

l.

Meninggalkan shaf pertama dan berdiri di belakang imam, sepertiorang yang tidak memiliki akal

rn" Melaksanakandi dalam shaf yang terputus
n. Berdiri lama dan berdo'a sebelummelakukan takbiratul ihram dan mendengung-dengungkandengan kalimat yang tidak ada asalnya sama sekali Kesalahan rnereka dari takbiratrulihram sampai salam dan akan aku bahasdi bawah sub-judul sebagai berikut: o. Kekeliruan dalam mengucapkan kalimat takbir 'At) di dalam takbiratul ihram dan takbir intiqal q fl (takbir perpindahan dari satu gerakan ke gerakan lainnya -pent-)
o . \ '

p" q.
r

para imam shalatdalam mengeraskan Kesalahan dan menyembunyikankalimat' basmala h' Kesalahandalam cara membacasurat al-Fatihah Do'a paramakmum di tengahbacaansuratal-Fatihah yang dilakukan imam dan ketika selesaidarinya Peringatan atas kesalahan dalam rnengucapkan kalimat 'ilmin' dan di tengah bacaan imam dan di daiamnya Mendahului dan menyamai imam dalam gerakanshalat

(terlambat) melakukan takbiratul u . Orang yang masbuft ihram, sedangkandia langsungturun untuk rnelaku-

kan ruku' v. Disibukkannyaorang yang masbukdenganbacaan do'a istirtah dan terlambatnya dari mengikutishalat iama'ah
f,luqaddinah xxxvii

*

Kesalatranrnrekadidalampatralashalatjama'ahdansebagian kekeliruan orang{rang yang meninggalkanshalat jama'ah, sertasikapkerasterhadaphalrrya orangyangmeninggalkannya dan akan dibahasdibawah sub-judul sebapiberikut: 1. 2. 3. 4. 5. Pahala shalat di baitul maqdis Shalatjama'ah selain di masjid Shalatjama'ah yang kedua dan banyaknyajama'ah di dalam satu masjid Memulai shalatdi belakangorang yangbeda madzhab Menyikapi dengankerasdalamperkara meninggalkan jama'ah

5.

BAB KELIMA: Membahastentangkesalahanyang dilakukan orang setelahshalat, berjama'ah ataupun sendirian,meliputi enam poin: baik secara a. Kesalahanorang yang shalatdi dalam mengucapkansaiam dan berjabattangan Kesalahanorang yang shalat dalam bertasbihdan dalam hal ini: 1. Meninggalkan tasbih/ dzrkir setelah shalat dan disibukkan dengan berdo'a Keluarnya dan perginya ma'mum sebelum imam berpindah (membalikkan badan) dari arah kiblat Menyambung antara shalat wajib dan nafilah Bertasbih menggunakan tangan kiri dan menggunakan alat (' tasbih') Melakukan sujud untuk berdoa setelah selesai shalat melaksanakan

b.

2.

3. 4.

5.

xxxviii l'fuqaddinah

6. 7.

Begadangsetelahmelaksanakan shalat isya' Berdzikir secara berjama'ahyang men.gganggv orang yang sedangshalat Berjalanmelewatidi depan orang yang sedangshalat

8. 6.

BAB KEENAM: Berisi rangkumankesalahanorang yang shaiatdi dalam shalat Jum'at dan ancaman yang kerasbagi orang yang meninggalkannya denganpembahasan sebagaiberikut: a. Tidak hadirnya ribuan orang para penonton sepakbola untuk shalat Jum'at Tidak hadirnyapara penjagarajadan penguasa dari shalat .Ium'at dan berdirinya merekadi depanpintu-pintu masjid, mernanggulsenjatadalam rangka menjagamereka c. Tidak hadirnya para pengantin dari shalat Jum'at dan shalatjama'ah Sebagiandari kesalahan hilangnya pahala Jum'at bagi para pelakunyaatau sebagiannya dan akan disebutkandi bawahjudul-judul berikut ini: i. Meninggalkan tabkir (mendatangi shalatJum'atjauh sebeiumtiba waktu Jum'at) 2. Meninggalkan mandi dan berwangi-wangian serta rnenggunakansiwak untuk shalat Jum'at Berbicaradan tidak mendengarkan khatib yang seciang berkhutbah Jum'at,di dalamhal rri adabeberapa perkara: mengeiilingkanair minum kepada manusia dan juga rnengeliiingkan kotak amal ketika imam sedangberkhutbair

b.

d.

3.

Muqaddinah xxxix

Dua orang saling bercengkerama,sedangimam sedangberkhutbah Berdzikir,membacaQur'an, mendo'akan orang yang bersin sedangkanimam dalam keadaan berkhutbah Membetrakangi imam dan kiblat, ketika imam sedangberkhutbah 'tasbih' atau Bermain-main dengan'batu' atau seienis dengan keduanya dan imam sedang berkhutbah Yang terutama di sini aku sebutkankekeliruan melangkahibahu-bahudan menggangguorang yang shalat yang ber-kaitan Terutamadisajikan perkara-perkara dengansunnahqabliyahJum'atdan aku perhatikan adanyashalatini syubhatorang yang menetapkan dan aku sampaikan bantahannya. Dan juga dibicarakan tentang kesalahan orang yang shalat Tahiyatul Masjid padahari Jum'at dengandibaasi pada poin berikut: Meninggalkan shalat Tahiyatul Masjid ketika masuk Masjid dan imam sedang berkhutbah Anjuran khatib bagi orang yang masuk ke masjid agar meninggalkan shalat Tahiyatul masjid Duduk dan shalat ketika khatib duduk di antara dua khutbah Menunda shalat Tahiyatul Masiid untuk

luluqaddinah

menjawabmuadzin dan memulainyaketika khatib mengawali ichutbahnya Juga akan saya sajikan kesaiahanpara khatib,dan akan sayabagimenjadi beberapa hal, yaitu: kekeliruan dalarn bentuk ucapan dan perbuatankemudianakan aku sebutkan kesalahanmereka dalam shalat Jum'at Dan akan aku akhiri pasal ini dengan kesalahanorang yang shalat daiam shaiat SunnahBa'divahJurn'at 7. tsAB KETUJUH: yangberkaitandenganshalatrya Berisisolusitentangkesalahan orang-orangyang memang memiliki udzurdan shalat-shalat lain khusussertaperkara-perkara yang disandarkandan bagian ini rnembahas beranekaragam perkara; aku akan mengakhiri kitab ini denganmenyajikan hadits-haditspalsu yang populer di lisan manusiadalam masalahshalat perkara: Dan aku telah perhatikan dalam kitabku ini beberapa a. Aku sajikan kesalahan yang teiah popuier, lalu aku terangkan yang benar dalam perkara tersebut setelah kesalahannyadan aku pilih darinya apayang rnenyebutkan sangatperlu untuk diberikan solusinya,serta kebufuhan yang sangatmendesakuntuk mengetahuinya b. itu Aku sajikankesalahan-kesalahan besertasolusinyasesuai dengankeadaanorang berada di jaman ini, berdasarkan tingkat pemaharnandan pemikiran mereka perbedaan yang terjadi dibahasdaiam kitab Tidak semuakesalahan ini, yang tersusunatasnyabatal/ gugurnya shalat atau dijumpai dosapadanya,hanyasajadi daiamnyaterdapat
l,luqaddinah

c.

xLt

bagtan/ permasalahan yang diperselisihkanoleh para uiama di daiamnya dan aku isyaratkan kepada khilaf dalam keumuman dan kebanyakannya dan aku menganggap, bahwa apayangdiperselisihkandi dalamnya adalah suatu bentuk kesalahan,jika dalil yang shahih menyelisihinya, atau tidak ada dalil padanya, yang mana asal-muasal ibadah itu dilarang, sampai datang padanya dahl shahih yang mensyari'atkannya, atau dalilnya tidak shahih, atau tidak jelas/ kurangjelas dan yang lain iebih jelas darinya. Atau ijma' [2]menunjukkan,bahwa yang lebih afdhalyang sebaliknya/ yang berlawanan,perbuatanatau perkara yang ditinggalkan, akan retapi khilaf yang terjadi di dalam kebathilan atau keharamannya [3] dan yang seperti keduanya,yangmanamaksud kami hanyalah menyebutkan yang menyelisihi petunjuk Nabi -s&allallahu 'alaihi wasallam-yang telah tersebardi tengah orang yang shalat, serta menerangkan yang benar, yang dilakukan oleh Rasulullah-shallallahu'alaihiwasallam-, karenasesungguhnya Beliau adalah tujuan utama dan kepadanyakitab ini berkiblat dan diatasnyalahporos perputaran pemeriksaan dan pencarian,dan ini adalah sesuatu dan yang membolehkan tidaklah diingkari perbuatannyadan meninggalkannya adalah sesuatu. Kami tidaklah menyajikan di dalam kitab ini semua yang dibolehkan dan yang diharamkan, hanya sajamaksud dan tujuan kami di dalamnyaadalah petunjukNabi-shallallahu 'alaihiwasallam-yang telah menjadi pilihan untuk dirinya,

I2l Telah aku berikan perhatian secara khusus tentang penukilan ungkapan ahli ilmu
yang disebutkan di dalamnya perkara yang telah menjadi ijma'. t3l Padahal kami telah menyebutkan perkara itujika di sana terdapat dalil padanya, akan tetapi materi pembahasanirii dan kesalahan-kesalahan yang diperbaikinya di dalam kitab ini, lebih luas dari itu sebagaimanatelah lalu penjelasannya

xLii

luluqaddinah

karena sesungguhnya beliau merupakan manusia yang paling sempurnapefunjuknya danpaling afdhat Kemudian aku terangkandi dalam kitab ini semuaperbuatan yang dilakukan oleh orang yang shalat yang menyelisihi petunjuk Nabi -s/zallallahu 'alaihi wasallam- dan apa yang aku arahkan kepadanya, dan aku berharapjika seorangyang shalat menjauhi kesalahan-kesalahan yang telah aku berikan solusipenyernbuhannya dari kesaiahantersebut,pastilah ia akan mendapati dampak/ pengaruh kebaikandari shaiatnya:ketentramanhati dan ketenangan jiwa di dunia. Dan akan diselamatkandari berbagaimusibah yang ada di dunia ini serta kengerianhari kiamat. Dan shalatnyaakan berfungsi sebagai penghapus kejelekan-kejelekandan akan rnengangkatnyake tempat,/ derajat yang paling tinggi di sisi Ailah. Merupakan keharusan,wahai saudaraku orang yang shalat, untuk rnempelajarikesalahan-kesalahan tersebut agar dapat rnenjauhinya,sesuaidengan ucapan seorangpenyair: Aku mengenali kejahatan bukan untuk berbuat jahat akan tetapiuntuk membentengi dainya dii dan barangsiapa yang tidak mengetahui keiahatan dari kebaikan dikhawatirkan ia akan terjatuh ke dalamnya Dan makna ini inti sarinya diambil dari sunnah (hadits): Sungguh telah berkata Khudzaifah bin al-yaman -radhiyallahu 'anhu-'. "Dahulu manusiabertanya kepada Rasululloh-shailailahu 'alaihi wasallam- tentangkebaikandan aku bertanyakepadaberiaurcnmng kejahatankarenakhawatir mengenaiku.,' oleh karenaitu merupakanperkaruyangsangatmendesak sekali rnemperingatkan kaum muslimin dari kesalahan-kesalahan mereka dalarnucapandan perbuatanyang telah rnerekamasukkanke cialam agama,dalam rangla khawatir akan tersembunyinya perkaraini pada Muqaddinah xtiii

diri sebagianmerekasehinggamerekaterjerumuske dalamnya.Dalam diri Dan perkaraterpenting rangkamendekatkan kepadaAtlah Ta'alat! yang (penngatan ini) harus disampaikan kepada mereka yaitu tentang kesalahandan kekeliruan merekadi dalarn shalatsertasikapbermalas'alaihi wasallam- di malasan terhadap petunjuk Nabi -shallallahu dalamnya, karena shalat itu kedudukannya seperti hadiah yangakan dipenembahkan kepada para raja dan pembesar mereka dan orang yangpaling yangtidak memiliki kemampuanuntuk mempersernbahkan afdhal,maka ia akan menghiasi dan mengemasihadiahnya sesuai kemudiandipenembahkankepadaorangyang dengankemampuannya, diharapkan dan ditakutinya, sepertiorang yang menyengajakepada apayangpaling rendah dan hina dari yang ia miliki, maka dia akan merasa aman darinya dan akan mengirimkann-vakepada orang yang tidak memiliki tempatdan kedudukandanbukan orang yang shalatnya sebagaipenghibur bagi hatinya dan kehidupan baginya, sertapenyejuk kedua matanya, penghilang kegelisahandan kegundahannya dan saranguntukmemohonperlindungankepadaAllah shalatnyasebagai darrberbagaimalapetakadan musibah,sepertiorang yang shalat itu baginya sesuatuyang merusak dan membinasakanbagi hatinya, pengikatbagij iwa r aganya,beban yangberatbagi dirinya, maka shalat -pnt.) danpuryejuk (memberatkan yangsangatbesar itu adalahsesuatu mata sertapenghiburuntuk itu. wa Allah - Subhanahu Ta'ala- berfirman:

0 i#rait Je \ti#r 6\'r;.\2(J ,",rJ\),t-.&;)
9 -Jy,'>t,1J! C+ |S trs
l'tota/'

rt\, *i

tH

tl.

c

dlll

{ t.,-to :;lr }
"Dan mintalah pertolongan (kepadaAllah) dengansabar dan (mengerjakan) yang demikianitu sunguh shalat.Dan sesunguhnya

xLiv

ltluqaddinah

berat,kccualibagtorang-orang yang kh*ryu', (yaitu) orang-orang yang rneyakini, bahwa merekaakan menemui Tuhaw4ta, dan bahwa mereka akan kembalikepada-Nya." (eS. Ai-Eaqarah: 4546i sesungguhnya shalatitu akan menjadi sesuatu yang besarlagi memberatkan bagi orang yang hatinya kosong dari kecintaan kepada Allah Ta'ala, pengagungankekhusyu,an dan rendahnya semangatkecintaanmerekakepada-Nya"sesungguhnyahadirnya hati seorang harnba dan kekhusyu'annya di dalarn shalat, p e n y e m p u r n a a nd a n p e n c u r a h a n s e l u r u h u s a h a n y a d a t r a r n rnenegakkanshalat itu sesuaidengan kadar kecintaannyakepada Allah -Subhanahuwa Ta'ala-. Berkata al-Imam Ahmad -rahimahullah-:,,sesungguhnya semangatmerekaterhadapIslam sesuaidengan semangatmereka terhadapshalatdan kecintaanmerekakepadaIslam sesuaidengan kecintaan mereka terhadap shalat, maka kenalilah clirimu, wahai hamba Allah, waspadailahdirimu untuk berjumpa dengan Allah -Azzn wa Jalla-, sedangkankedudukan Islam tidak ada pada dirimu, karena sesungguhnya kedudukan di hatimu itu sepertikedudukan [a] shalatdi hatimu." Dan beliau juga berkata: ',Ketahuilah,bahwasanyaandai seseorang telahberbuatbaik dalam shalatnya dan menyempurnakannya,kemudiania melihat/ menjumpaiorangyangjelek,menyia_ nyiakan di daiam shalatnya, dan mendahuluiimam di dalamnya. iaiu ia mendiamkannyadan tidak memberi tahunya renrang kesaiahandan kekeliruannya dan tidak puia mencegah dari perbuatan danjuga tidak menasihatinya, iru maka orangyangseperti ini rulrutsertadalam mendapatkandosanya.Maka orang yangbaik dalam shalatnyasamadenganorang yangjelek shaiatnya jika trdak [5) mencegah dan menasihatinya."
141 Ash-slnlahbkn4Ddanosh-shalnh waHuhrnuTarih.uha cnln.l?G1?1)olehlbnulgawim t51 Ash-Slrolah(hlm 40).

luluqaddinah

xLV

Perhatikan dengancermat, wahai saudaraku-orang yang shalat,apayangaku tuangkan di dalam kitab ini, jika kamu merasapuas dengannyadan telah bercampur keimanan di dalam hatimu, maka sebarkanlahtulisan ini dan bersungguh-sungguhuntuk mengajarkannya, terutama bagi kamu yang mempunyai kekuasaan,keluarga, rnurid, mayoritas orang-orangyangshalat,jika kamu seorangimam atau seorangda'i, maka mendiamkannyaberarti turut sertadalam kejelekantersebut-semoga Allah melindungi kita- sebagaimana yuang telah dikatakanoleh Imam Ahli Sunnah,Ahmadbin Hambal. Yang terakhir ... "Tidak diperkenankan bagi siapapundari kaum muslimin menjadikan perselisihandi dalam masalah yang masih bisa dibahas dan yang sepertinya,sebagaiwasilahuntuk bertenperkara tangan,berpecahdan saling meninggalkan,sesungguhnya wajib itu tidak diperkenankan bagi kaum muslimin. [6]Bahkan,vang bagi semuanyamencurahkansegaladaya dan upayanya,menjalin kebenaran kerja samadalam kebaikandan ketaqwaan,menerangkan dengan dalilnya dan selalu menjaga kebersihanhati dan keselamatan-nya dari penyakit iri dan dengki di antara mereka. yang dapat Sebagaimanawajib pula mewaspadai sebab-sebab mengantarkan perpecahan dan perpisahan, karena Allah Subhanahuwa Ta'ala- mewajibkan atas kaum muslimin untuk berpegangteguh dengantali-Nya semuanyadan tidak bercerai-berai, sebagaimanafirman Allah -Ta'ala-:

{ , ., :otpI y t}".p\'J (*

nt J:^{tfuL;)

"Dan berpeganglah kepada'r"O kamu semuanya A**"1 Allah dan 'Imran: 103) janganlah kamu bercerai berai." (QS. Ali

'alal Fardi woL t61 LihatAdillatu llurmatul Hajri waAdhraruhu waAtsaruhu os-Scyyr Mujtama' d,anpenjelasan yang disyari'atkan dan yang dilarang di dalam kitab kami: al-Hajru fll-Kitab was-Sunnah atal ldhaatusy-Syumu' fi Bayanil Hajri al-Masyru' wal-Mamnu' diterbitkan oleh Daar Ibnui Qayyim? Damrnam.

xLVi

ltluqaddinah

Dan Nabi -shallallahu'alaihiwasallam-bersabda:

t;;ti \'r','r:t;J , u>u .*';hr t I >> tf &

avF \:

j-.

/

/

t t9/

\t--o->

4JJl Jl>.{

),

ro,

,o

t

|

*bi

zo/

o//t I

"4^
o /

dl; cW y,

o.

u7;i

t, / \r

oYJ ri

trL*G'c(j

"Sesungguhnya Allah ridha kepada kalian atas tiga perkaro: hendaknya kalian menyembah Allah dan tiada sekali-kali rnenyekutukansesuatudengan-Nya, hendaknya kalian sernu(t berpegang dengantali AIIah dan tidak bncerai-beraidan hendaknya kalian salingmenasihatiorangyang diberi mandatolehAllah untuk mengurusi urusanPo6or." [71 Maka, wajib bagi kita semua-kaum muslimin- untuk bertaqwa kepadaAllah -SubhanahuwaTa'ala* hendaknya dan berjalandi atas jalannya orang-orangsalaf ash-shalihsebelumkita, dalam berpegang kepadakebenarandan dakwah kepadanya,sertasaling menasihati di antara kita dan selalu berusaha untuk mengenali kebenaran dengan dalilnya, diikuti dengan rasa cinta dan persaudaraan dengantidak saling memutus sertameninggalkanhanya imaniyyah yang slfatnyafar'iyyah (bukan perkaraprinsip karenapermasalahan -pent.),yang terkadangdalil dalam suatu masaiahtidak diketahui atau belum diketahui oleh sebagiankita, sehinggamembawanya kepadaijtihad yang menyelisihi saudaranyadalam hukum. Kita memohon kepada Ailah dengan nama-nama-Nya vang Yang Maha Tinggi, agarAllah menambahbaik dan sifat-sifat-Nya kan kepadakita dan seluruh kaum muslimin petunjuk hidayah dan taufiq, serta mengaruniakan kepada kefaqihan daiam agama,
t1! Telah dikeluarkan oieh Musiim di daiam ash-Shahih(3/ 1340)no. (tr?15)Ahmad di dalatn al-M usnad (% 367\.

l4uqaddinah xLVii

BAB PERTAMA
MNGKUMAN KESALAHAN OMNG SHATAT DIDAIAM YANG PAMIAN DAN PENUTUP MER,EM AURAT
a. Shalat dengan mengenakanpakaian yang ketat yang membentuk tubuh/ aurat b. c. Shalat dengan mengenikan pakaian yang tipis/ transparan Shalat dalam keadaanaurar terbuka; disebutkandi dalamnya data dan fakta yang dijumpai di kalangan manusia ketika melaksanakan shalat Shalat dalam keadaan pakaian (sarung (tsaub/ sirwal)) menutupi mata kakinya Melepaskanpakaian dan cadardi dalam shalat(bagi wanta-pnt.)

A u.

I
g D' h
ll.

Meiipat pakaian (menyingsingkanlengan baju) ketika shalat Shalat dalam keadaankedua pundaknya/ bahunya terbuka Shalat dengan mengenakan pakaian yang bergambar; dan hukr.lm orang yang shaiat dengan membawa gambar .. Shalat denganmengenakan pakaian yang berwarna kuning Shalat dalam keadaan kepala terbuka (tanpa mengenakan kopiah atau imanah -pent.)

I

r

4ab Fertama

1

PENDAHUTUAN
mam Muslim telah mengeiuarkan dalam Shahih-nya dengan 'Utsman an-Nahdy, sanadsampaikepadaAbu dia berkata: '{Jmar telah menulisrisalahkepadakami dan kami beradadi
Adzrabaijan: "Wahai Utbah bin Farqad!! Sesungguhnyaharta iru bukan bagian dari hasil kerja kerasmu dan kerja kerasbapakmu dan bukan pula hasil usaha dan upaya ibumu, maka kenyangilah kaum rnuslimin ketika dalam perjalanan, dari sesuatuyang engkau gunakan untuk mengenyangi dirimu ketik'a dalam perjalanan. lei Hati-hatilah engkau dari kemewahan, perhiasannyaahli syirik dan pakaian sutera." [lo] Terdapat di dalam Musnad AIi bin Ja'id: "... Pakailah sarung dan jubah, pakailah terornpah dan Iemparlah sepatu-sepatudan celana-celana panjaflEn dan ....
I9l relah diterangkan oleh Abu 'Awanah di dalam shahihnya dari sisi yang lain yang disebabkan oleh ucapan umar itu. Maka padanya di awalnya: gahwa uilah"bin Farqad diutus unhrkmenghadap'lJmarbersama seoranganakmuda miliknya, dengan membawa keranjangyanglsdsimakqnankue, makr ketika'umarmelihatnyi, iu u".Lt", "apa,*, kaum musliminjuga merasa kenyang dalam perjalanan mereka dengan ini? Dia berkata: -lidak."'[Jmar berkata: "Aku tidakmenginginkannya." Dan beliau menulis untuknya .... [10] relah dikeiuarkan oieh al-Bukhari di dalam kitab ,Fakaian': "Bab mengenakan sutera bagi kaum lelaki dan ketentuan yang dibolehkan darinya: (10/ 2g4) (5828X5830X5834X5835) lafadz baginya. Muslim kitab pahaianjon perhiasan dan Bab: Haramnya menggunakanbejana yang terbuat dari emas dan perak bagi kaum leiaki dan wanita serta cincin emas dan sutera bagi ka'm lelaki ... (B/ 1642)dan lafadz baginya.An-Nasai: Kitab perhiasan: Bab keringanan mengenakansutera (g/ i.78).Abu Dawud kitab Paician Bab: Keterangan yang ada tentang s utera: (4/ 47)rto. (4042).Ibnu Majah kitabPd&a ia,nBab Keringanan dalarn ilnru dan Pakaian (Z 1.188). Ahmad di dalamMusnad(L/ 91)no. (g2 cet. Ahmad Syakir).Abu,^A,wanah: ol-Musnad -458-459-459-460.460). 6/ 456-457

Pendahuluan

hendaklahkalian mengenakan pakaianbapak kalian Isma'il dan hati-hatilah kalian dari kemewahandan perhiasannyaorang non ,Arab(Ajam)...."[ll] waqi' danHannadtelahmengeluarkan dalamaz-zthd darirbnu Mas'ud, dia berkata: "Perhiasan tidaklah menyerupai itu perhiasan, sehingga hati perkataanlbnu Mas'ud ini diambil dari iru menyerupai hati."[2] sabda Rasulullah-shallallahu'alaihi wasallam-:

((# *tf€irl

oto

.ti

o'-

.'ttz-.o.

"Barangsia|nyangtnenyelupai suatu knum, maka dia bagian dari *otho."03l oleh sebab itu 'umar bin Khaththab -radhiyallahu ,anhumemerintahkan rakyamya, agar mereka melempar sepatu-sepatu dan celana-celanapanjang, sebagaimanhclia memerintahkan mereka agar memakai pakaian Arab dan pakaian khas mereka, supayakepribadian mereka terjagadan tidak mereburdengan adat non Arab. sesungguhnya penyerupaan individu-individu umar kita terhadap musuh-musuh mereka dan lainnya, menunjukkan atas lemahnya komitmen dan akhlak mereka. Mereka telah dijangkiti penyakit bimbang sertatidak percayadiri dan perikehidupan mereka tidak kokoh. Jalan mereka seperti zat ca.r yang siap mengalir di setiaptempat dan wakru. Pelanggaranyanglebihberat dari hal ini
Ii1l relahdiksfua.knnelsfiAlibinalJa'iddi dalamal-Musnad no. (r030x1031)danAbu Awanah di dalnm al-Musnad (E/ 456,4F9,460) dan sanadnya sfralzirrr. i12l relal dikeluarkan oleh waqi' di dalam az-zuhud, no. (824) dan Hanaad fi dslgnr u'zuhud no. (796). Dan di dalamnya terdapat Laits bin Abi sulaim dan dta dha,if. ilSi relah dikeluarkan oleh Abu Dawud di dalam as-sunan e/44) no. (4081) Ahmad di dalam al-Musnad (2/ 50, 9D ath-Thahawi di d,alam Musakilul Atsor (V 88) Jbnu as-sakar di dalnm ?arikh Damasaqus (L9/ 169) Ibnu al-Alabi d,i dalam al-Mu)am tLL0/ 2) al-Harawi di d,aLa^Dzamrnul Kolam (s4l 2) al-eudhaa'ie di dale^ Musnad asy-Syihab W 244) no. (890). Dan hadits ini shahih,lihat.A/asi6zr Riyah @ A47) dengan takhrij hadits-hadits try aa' Ulumuddin (L/ 842)Irwa ut Ghatiltt rosl.

Pendahuluan

adalah,bahwa jenis perbuatan tasyabuhmerupakan perbuatan yang keji. Keadaannyaseperti seoranglelaki yang rnenasabkan kepada diri seiainbapaknya!! Orang-orang yangmemiliki perikehidupan ini, mereka bukan dari umat di mana mereka dilahirkan di dalamnya dan tidak juga bagian dari umat di mana merekaingin dianggapsebagaibagsawrya, Allah -Subhanahuwa Ta'ala- berfirman:

{ , rr : ,u-;Jr ,\3; A\', ",1'3; v } .,,U
"Tidak masuk kepada golongan ini (orang-orang beriman) dan tidok (pula) kepada golongan itu (orang-orang kafir).', (QS.An-Nisaa': 143) Xi,adang dikatakan: Mengapa para ulama kaum muslimin tidak menentang adat-adat ini sebelum keadaannya mencapai titik kulminasi yang membahayakan? .fawabannya: Sesungguhnyamereka telah melakukan perlawanan yang sangat keras [14], hanya saja perilaku orang-orang yangjelek lebih dominan daripadayangbaik. Fara ulama itu ridak berhasilmelawanmereka.Karena mayoritaskaum muslimin telah terpengaruhdengankuatnya adat-adatdan cara berpakaian orang'f,rangmusyrik. Bahkan demikian juga mayoritasorang-orangyang nnenisbatkandiri (mengaku) berilmu, sehingga jadilah mereka teiadan yang buruk bagi kaum muslimin. Kita berlindung kepada Allah dari hal tersebut.[l5]

[14] Lihattah --sebagaicontoh saja- komentar a]-Irnam al-Atbani -rofrr mahullnh- atashadists no. ( 1704)dari cs-Srlsi/cftasir-S hahihah d,anKomentar(to?r{) Ahmad Syakir atas hadiis no. (6513) dari Musnad Ahmad dan kitab aLLibas karya al-Maududi dan Tanbihaat Haamah'ala Malabisil M uslimin al-Yaum dan Fatawa Rasy Ridho (s/rg2g). id i15l Dan asy-SyaikhAbu Bakar alJaza'iri teiah menerangkan di dalam kitabnya yang berjudul at.?odlhin secaradzat dan hukurnnya: (hlm. ?) dampak yang ditinggalkan cleh penjajahan, ia berkata: "Dan dari peninggalan yang merusak ialah: pemeliharaan anjiag di dalam rumah-rumah, terbukanya pakaian wanita muslimah, dicukurnya jenggot kaum lelaki, mengenakan celana panjang yang ketat yang iidak ada sesuatu=

4

Pendahuluan

Dan yang menambahtanah lumpur itu menjadi basah: sebagianmereka yang meninggalkanshalat, Sesungguhnya terkenahadats(najis),kusut rambufiryadan celananya beralasan jelek penampilannya!! hal-hal tersebut Kami seringmendengar kami sendiri. dengantelinga-telinga lagi tanahlumpuritu makinbasah adalah Danyangmenambah hal-halberikut ini:

KETAT PAKAIAN TVIEMAKAI DENGAN A. SHATAT TUBUH/ MEttIBENTUK AURAT YANG
Memakai pakaian yang ketat dan sempit itu dibenci secara syara' dan kesehatan, karena membahayakan badan. Sehingga sebagian mereka sulit untuk melakukan sujud, jika mengenakan pakaian itu, sampai mengantarkan si pemakainya meninggalkan shalai, walaupun hanya sebagian. Maka, dapat dipastikan keharaman mengenakan pakaian tersebut. Dan berdasarkan pengalaman, mayoritas orang yang memakainya tidak shalat, atau kecuali sedikit, sepirti: orang-orangmunafik!! pakaian Mayoritas orang yang shalatpada saatini, mengenakan yang menggambarkankedua auratnya atau salah satunya!! Al-Hafid Ibnu Hajar telah menceritakan dari Asyhab tentang orang yang memendekkan celananya dalam shalat dalam keadaan ia mampu memanjangkan: "Dia mengulangi shalat di waktu itu, kecuali jika pakaiannya tebal dan sebagianHanafiyah memabuhkan." ttol Padahal keadaancelanacelana merekaitu bentuknya sangat lebar, maka bagaimanajika celana (p4ntalon) itu sempit sekali!!

=

yangmenutupidi atasnya, membiarkankepalaterbuka, berbasa-basidenganorangoraagfasik danmunafik, meninggalkanamar ma'ruf dannohi nuzg&or denganslogan kebebasanberpikir dan berpendapat secarapribadi.

[16l Fathul Boori(U 476).

Pakaian Ketat.... Shalatdengan'lvlenakai

I

Al-'Allantahal-.\lhani telah berkata: ,.pada celana (pantalon) itu terdapatdua mr"i;;ibah: Musfuah pertamaa: pernakainyarnenyerupaiorang kafir. Dan kaum muslimin dahuiu niengenakancelana(sirwal)yanglebar/longgar, yang sebagianorang rli svria dan Libanon masih mengenakannya. Kaum rnuslirnin tirlak rnengenal celana (palrtalon) ir,i, kecuali tatkala rnerekadijajah. sehingga ketika para penjajah iru hergkang, merekameninggalkanpe'laku-periiaku yangburuk dan kaum muslimin pun rnengikutinyadisebabkan ketololan dan kebodohanmerei<a. &dusibah. kedua: cerana (pantalon) ini mernbentukaurat dan auratlakilakibatasannyaadalahdari iutut sampaike pusar.padahal orang }'ang sha.lat diwajibkan agar keaclaannya jauh dari mernaksiati ,\.l.lah, karenarlia sedangsujud kepacia-Nya. Maka anda trihat kedua pantatnya ter't'entukdenganjelas, bahkan anggotarubuhnya yang ada di antara keduanya(.kemai-*ran -pent.\ terbentuk!! nya Bagaimaria orang yang demikian ini nneiakukanshalat dan berdiri di hadapanTuhan semesta alam? -fang mengherankan, mayoritas pemuda_pernuda rnuslim m e n g i n g k a r i w a n i t a - w a n i t a y a n g b e r p a k a i a nk e t a t , k a r e n a rnembentuktubuhnya. semenfarapemuda rni sendiri lupa, bahwa sesungguhnya dirinya pun terjaruh pada kernungkaranyang dia ingkari itu. Dan tidak ada perbedaanantara seorangperempuan yang memakal pakaian ketat yang membentuk tubuhnya dengan pemuda yang memakai pantalon. Keadaan keduanrva sama-sama membentukkeduapantatnya,setlangkan pantatlaki-laki dan pantat perempuanadalah aurat" keduanyasama hulcurnnya.Maka wqiib atasparapemudatersebut mengetahui musibahyangfelah menimpa diri mereka sendiri, lrecuali orang yang dikehendakiAliah iian merekasedikit sskrli. il71
[17] Darirasjilatmilil<nv.a,treriaurnenjarvab(dengankasetreka:nartersebut)rrertanyaanp€rtanyaaD) ang dikemukakan kepada beriau oleh Abrr trshaq al-Huwaini ar Mashr.i=

6

pakaianKetat.... Shalatdenganlvlemakai

Adapunjika pantalonitu lebaratau tidak sempit,maka shaiat denganpakaianitu sah.Teapi yang lebih utama, selainmemakai gamis antaralutut danpusarditutupdengan itu, celana anggotabadan di atau setengahbetis sampai atasmatakaki, danditurunkansampai [181 karenamenutupiauratyangdemikianini lebih sempurna.

YANG PAKAIAN TIPIS/ fvlEIvlAKAl DENGAN B. SHATAT

TRANSPARAN
na Sebagaima dimabahkawrya shalat denganmemakai pakaian ketat yangbisa membentuk aurat dan menggambarkanbentuk dan ukurannya, demikian juga tidak diperbolehkan shalat dengan pakaian yang transparan yang dapat memperlihatkan badan yang
= dan direkam pert€muan ini di'Urdun, pada bulan Muharram tahun 1407 H. Dan lihatlah jugadid"lnm kitabbeliau: Syaratyangkeempatdari persyaratanpakaian wariita muslimah: "Hendaklah lebar dan longgar dan tidak sempit yang akan membentuk sebagian dari badanya. Darr di dalam kitabnya Hijabul Mar'oh al-Muslimah minal Kitab wos-Sunnah (hlm. 59 dan setelahnya). Dan kesalahan yang disebutkan turut serta di dalamnya leki-laki &rn wanita. Akan tetapi, ini, kaum lelaki yang palingmenonjol rnayoritasnya di krls1g61 ftarrm dijaman ai6.t"t 616lirnin fi{eklah mereka melaksmskqn shalal, kecuali dengan mengenakan pantalon dan banyak dari merekayang celananyaketat,lna haulowalaaquwatoillahbillah. "Dan Rasulull ah -shallallahu'olaihi wasallom-telab melarang seorang lelaki yang a " shalat dengan mengenakan sirwaV celana yang tidak ada d i at'asny r i.daa"/.... Telah dikeluarkan oleh Abu Dawud dan al-Hakim dan hadits ini hasan, sebagaimana di dalam oslr-Si ahihul Jaami' ash- Shaghir no. (6830) dan telah dikeluarkan juga oleh ath-Thahawi di dalam Syorc h Ma'ani al-Atsar (U 382).

Dan lihat bahaya-bahaya mengenakan pantalon di dalam kitab al'Iedlnh wat-Tabyiin lirna Waqa'a fihil-Ahtsarun min M usyabahatil'Musyrikin karya asy-Syaikh Hamud at-Tuwaijri (77-82). ilSl ALFatawa (1/ 69) oleh asy-Syaikh AMul Aziz bin Baz. Dan dengan ini telah dijawab oleh al-Lajnah ad-Daimah lil Buhuts al-'Ilmiyyah walIflaa'atas soal yang terikat dengan Idararui Buhuts dengan no. (2003) berkaitan hukum lslem tentang shalat dengan mengenakan pantalon (ceiana).Dan berikut ini noslr jawabannya: 'Jika pakaian itu tidak membentuk aurat karena kelonggarannya serta tidak pula menampakkan apa yang berada di belakangnya, karena ketebalan pakaian itu, maka bolehmelak"anakan shalatdenganmenggunakanpakaian sepertiini. Dan jila pakaian itu memirentuk bagian belakang tubuhnya, sehingga kamu dapat melihat auratnya dari belakangrrya, maka gugurlah shalat orang tersebut dan jika pakaian itu hanya sekedar digrrnakan untuk menutupi aurat saja, maka shalat dengannya di makruhkan, kecuali jika tidak didapati (pakaian) selainnya, wabillahi at'Tauft'q.'

Shalatdenganl'lenakai Fakaianyang Tipis ....

l-

berada ciibalik kain tersebut.sebagian orang terfitnah pada hari ini rnemakai pakaian 'stil' dengan rnaksud menampakkan anggota badannya,yairg clinilai oteh syari'atsebagai aurat, dengansengaja. Karena mereka adalah tawanan syahwat dan budak- budak adat dan ftadisi. Didukung puia dengankeberadaan r.la'i-da'imerekayang membolehkan mode pakaian tersebut, yang justru memotivasi mereka agar memakainya. Kernudian menetapkan keutamaann-ya bagi merekaatasrnode yang lainn;ra.bahwa mode tersebutaclalah ,node terkini yang relevan dengan 1aman,berdasarkanangp,apan r;ebagai seorang refbrmis kefasrkandan keciurhakaan.h4ereka nenduga, bahwa mode tersebutbukaniah mode kuno yang Llsang iagi tercelaCikarenakan proriuk Cahuiurt$el {rciapunyang termasuk dalaln oagian lni aij.r.ia.h:

1. Shalat pakaian ipiyama] dengan tidur
Irnam Bukhari retrah rnengcluarkaudalam ,.ihahih-nya dengan 'unhu--,dia -radhiy,ailahu r;anaci sarnpai kepada ,*b,; Iiiiratra.h ::erka.ta: seseorang telah berdiri :nengha rian Fr"asuiul -shaltuil l a'n ahu 'tiathi wasallamiaiu ciia bertanya kepaaanyaienrang. sharat pakaiansatulembar,maka bellauberkata:'Apakah kalian .r"nemakai semuarnendapatidua lernbarpakaian?!" Lalu secranglaki-laki bertanyakepada'Urnar, rnaka dia berkata: ".Iika A-llah telah rnemberikan keleiuasaan,maka hendaklah kalian memberi keleluasaan;seseorang shalatdenganpakaian ji-lbah dan sarung, dengan gamis dan sarung, denganjubah dan pakaian luar, dengan celanapanjang dan gamis, dengancelanapanjang dan pakaian luar, dengancelanapendek dan pakaian luar, dengancelana pendek dan gamis." [2ol
(5/ Ri.d.ha 2056). tt9l Fatawa Rasyi.d. l20l Telah.i;keluarkan oieh al-Bukhari: Kitab Sia/a/, Bab: Shalat dengan nnengenakan garrLis. sirwal, celana pendek, pakaian luar. ( U 4?b) no. (lj65).

Shalat dengan lulenakai Fakaian yang Tipis....

Abdullah bin 'Umar melihat Nafi' sedangshalat sendkian di tempat sunyi denganmemakaipakaian satu lembar.Maka dia (Ibnu 'Umar) berkata kepadanya: "Bukankah saya telah memberikan kepada engkau dua lembar pakaian?" Nafi' menjawab: "Ya." Ibnu 'IJmar berkata:'Adakah engkaukeluar ke pasardenganmengenakan sarulembarpakaian?"Nafi' berkata:"Tidak." Dan Ibnu'Umar berkata: "Maka Allah iebih berhak untuk seseorangberhias dihadapan-Nya." [zt] Demikianlah orang yang shalat dengan mengenakanpakaian tidur, padahal sesungguhnya dia malu pergi ke pasar dengan memakai pakaian tidur tersebut, karena transparan. Ibnu Abdul Bar telah bekata dalam at-Tamhid(6/ 369): yang memakai "sesunggllhnya ahli ilmu mencintai seseorang beberapapakaian, memperindahpakaiannya,keharumannyadan bersiwak.dalamshaiat semampunya." Para fuqaha berkata ketika membahas tentang syarat-syarat sahnyashalat,pada pembahasanmenutupi aurat: "Dalam menutup aurat disyaratkanmemakai pakaian yang tebal, maka pakaian yang transparanyangmemperlihatkanwarna kulit, tidak mencukupi." I22l Laki-laki dan perempuan wajib berpakaian yang demikian ini, baik dia shalat sendirian maupun berjama'ah. Setiap orang yang
Maiikdidalam al-Muwaththa'(V 140/31)Muslimdidalamash-Shahihno(515)Abu Darvu'l di dalamo.s-Srnon no. (625)an-Nasa'idi dalarnol-Mujtabi(A 69) Ibnu Majahdi dalam os-Sunan no. ( 1047)al-Flumaidi di dalam al-Musnad no. (937) Ahmad di dalam aLMusr"a|{A 238-239)ath-Thayalisi di dalan ai-Musnndno. (355) ath-Thahawi dalam Syarhul Ma'ani al-Nsar (U 379)al-Baghawidalam Sycrlus Sunrwh (U 4I$ Abu Nu'aim dalam ol-Hulyalr (d 307) ai-Khathib dalam Ta lhhis al-Mutasyabih (U442). {21} Telah dikeluarkan oleh ath-Thahawi dalam Syarhui Ma'ani al-Atsar (U 377-3?8)dan binat Tafsir al -Qurthubi(15/ 239)al-Mughni(Ll 442j. l22l Lthat:ad.-DinulKhalis(2J\Ol-loDol-Majmu'(3/l7Oal-Mughni(U617\tatntutThnlibin (1/113) tfihayatul-Muhtanj (2J 8) Hasyiyah Qulyubi d.at Umairah (f/ l78) al-Libos waz-Zirnh fi Asysyari'atil-Islamiyyah(trJm.99)Tafsir al-Qurthubi$A 243-244).

yang Tipis.... ShalatdenganMenakaiPakaian

membuka auratnya dalam keadaan mampu menufupinya, maka shalatnyatidak sah, meskipun dia shalatsendiriandi tempat gelap, karena ada ljma' tentang wajibnya menutupi aurat, berdasarkan firman Allah -Subhanahuwa Ta'ala-:

{ r', ';'r'v' }

o -

*

'f + rv-i tstJ*Pt, G'.u-

s,t-.o

or-.

),,

"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid." (QS. ai-lt'raf: 3 1) Yang dimaksud dengan az-Zinahialah pakaian dan masjid adaiah shalat. Jadi maksudnya: "Hendaklah kalian memakai sesuatuyang menutupi aurat kalian setiapmelakukan 512131.,' I23l

pakaian tipis P., Shalat yang (transparan) dengan sehingga pada bawah memakd terlihat kulit warna dan bagan tanpa
ggfupizrl
Padabeberapa perkataan 'lJmar yang lalu, menjelaskantentang pakaian yang paling banyak dipakai unruk menurupi badan dan menggabungkan satupakaian denganpakaian yang lain. Dia tidak jenis pakaian,bahkan denganhai tersebut bermaksud membatasi r , l i am e n y a m a k a n s e s u a t u y a n g b i s a . T n e n g g a n t i k a n n y an i I. rnenuniukkan tentang wajibnya menutupi aurar rlalam shalat. Sedangkan shalathanya denganpakaiansafulembar,ketika dararn kcadaansernpit.Dengan ciemikian,Lrahwa sesungguhnya shalat .lengandua pakaianiebih utama daripadasatupakaian.ar-eaclhr 'iyadh telah menjelaskantentang tidak adanya perselisiandalarn perkaraitti. izsJ

[23] Lihat: ad-Dir"ulKhalish Ql 1,01) at-Tamhid (6/ 879). l24l Dan celana pendek di bawah pakaian/ baju tidaklah cukup, kecuali keadaannya menutupi yang ada antara pusar dan lutut. l2l>l Fat h ul B aar i Q | 470 al -M ajrn u' i3i 181) Arnil uI Au t har (2/ J7 9).

10

Shalat dengan f,lemakai Pakaian yang Tipis....

Al-Imam as-Syaf i berkata: "Jika seseorang shalat dengan mengenakan gamis 126) yang menampakkan badannya, maka pakaian itu tidak mencukupi shalatnya." [271

perempuan t€rftftp 3. Aurat harus lebih daripada laki.laki aurat
Imam asy-Syafi juga berkata:"Jika seorang perempuanshalat dengan pakaian dan turup kepala, yang pakaian iru mensifatkan dirinya, maka Lebihsayacintai dia tidak melakukan shalat, kecuali jilbab di atasnyas'erta jilbabnya atas denganmengenakan melebarkan dirinya, supayatidak nampak seluruh tubuh atau badanoya." [281 Maka wajib bagi seorang perempuan agaria tidak shalatdengan pakaian-pakaiantransparan yang terbuat dari nilon dan chifon. Sebabdengan berpakaian transparan,berarti ia membuka aurat, meskipun pakaiannyairu sangatlebar dan telah menutupi seluruh badannya.. Dalilnya, yaitu sabdaNabi -shallallahu 'alaihi wasallam-: "Di akhir umatku ini akan munculwanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang...." L29l Ibnu Abdul Bar telah berkata: "Yang dikehendaki Rasulullah -shallallahu'alaihiwasallam-'. "Para wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menampakkan tubuhnya dan tidak menutupinya, maka mereka dinamakan berpakaian tetapi pada hakekatnya telanjang."[3ol

[26] Berkata as-Saa'atidi dalam al-Fathur Rabbani (17/ 236):"Gamis yang dijahit yang memiliki dua lingkaran dan kantong ialah yang pada hari ini karni namai dengan "alJalabiyah," yaitu baju yang longgar yang menutupiseluruhanggota badan dari leher sampai ke mata kaki atau sampai ke separoh betis dan dahulu dikenakan menempel ke badan di bawah baju (tsiya6). l27l Al"Umm(U78). [28] Lihat rujukan sebelumnya. [29] DikeluarkanolehMalikdilamol-Muwatha'(2/glilM:uslimdalamaslr-shahihno.el%il. l30l Tanwirul Haualik (Y 103).

Shalatdenganl,lenakaiPakaian yang Tipis....

11

Dari Hisyam bin Urwah, dia berkata: ,,sesungguhnya al-Mundzir btn az-zubai datang dari lrak, lalu dia mengirimkan sebuah pakaian yang tipis dan bagus, dari pakaian marwiyah wuquhiyah-dari tenunan Quhistan suatu wilayah di tepi KhurasankepadaAsma' binti Abu Bakar setelahpengrihatannya hilang (buta). Maka Asma' menyentuh dengantangannya,kemudian ia berkata: 'Ah, kembalikanpakaian itu kepadanya.,, Dan Hisyam bin Urwah berkata: ,,Maka dia (at_ Mundzir) ffierasa keberatan atas penolakan'tersebutdan berkata: ,,wahai Ibuku, sesungguhnya pakaian iru tidak transparan." Dia (Asma') menjawab:" Sesungguhnya, meskipunpakaianitu tidak ftansparan, akan tetapi pakaian itu mensifatkanbentul6tufui1." [3ll As-Safariny telah berkata dalam Ghadmul-Albab: ""Iika pakaian itu tipis, menampakkan aurat p"-ukuinyu -karena.tipisnya dan tidak bisa menutupibaik peryrakainyalakiIaki maupun perempuan, maka yang demikian itu dilarang tanpa ada perselisihan, karena tidak menutupi aurat, yanl telah diperintahkan untuk ditutupi. " [rz] As Syaukaniberkata dalam Nailur Authar (2/ 1I5): "seorang wanita wajib menutupi tubuh dengan pakaian yang tidak rnenampakkannya,iniiah syarat menutup aurat." Sebagianfuqaha berkata, bahwa pakaian yang tipis hingga tubuh yangada di dalarnnya terlihat oleh pandangan mata, rnaka adanya pakaian itu sepertitidak ada [33jdan tidak ada shalat dengannya. sebagianmereka menjelaskan, bahwa perhiasanorang-orang saiaf adalahtidak membentukauratnya,karenatransparannyaatau
i31l Telah dikeiuarkan oleh Sa'd di dalam ath-Thabaqaat ai-Kubra (V 184)dengansanad ,vangsAoiift. Dan i:anyak riwayat menelrangkannya iihat di dalarn trijabul Mar'ah al-M uslimoh (hlm. 56-59). I32l Ad-Dinul Khalisi (ff 180). hah cs-saalik (u 1.04) ( l33l LiJrat:^8ulg al.tr'atarurzu 29) oleh asy-Syailh Abdul Aziz bin Baz.

12

ShalatdenganfrlenakaiPakaian yang Tipis....

karenahal yang lainnya, atau karenasempitnya. Perhiasannya [3al meliputibadannya.

DALAM KEADAAN AURAT TERBUKA C. SI.IALAT
golonganmanusia. ini Telahterjatuhdalamkesalahan beberapa

1. Keadaan Fertama
Orang yang memakai celana yang membentuk aurat atau menampakkannya,dan ia memakai baju yang pendek, sehingga ketika ruku' dan sujud, terbukalah baju tersebutclari celananya, sehingga narnpaklahpunggungcrang yang shalatitu sertasebagian dari kernaluannya-pada sebagian keadaan ineskipun tidak banyak-. Daiam keadaanini kadang-kadangauratnya yang besar dia dalam keadaanruku' dan sujud kepada nampak, sementara Allah. Kita berlindungkepadaAllah dari kebodohandan dari orangorang yang sangatbodoh. Karena membukaaurat dalam kondisi tersebutakan membatalkanshalatnyadan yang demikian ini disebabkan adanyapenetrasi celanapantalon ke negerimusiimrn t3si dari negeri Lu6r.. As-SyaikhAbdullah bin Abdurahman al-Jibrinmengingatkan sebagiankesalahanyang dilakukan oieh orang-orang-yangshaiat dalam shatrat mereka:"Kebanyakanmanusiatidak memakaipakaian yanglebardan longgardan sesungguhnya saiahseorang dari mereka memakai sirwal (celana)dan di bagian atasnyadiberijubah (gamis) yang hanya menutupi dada dan punggung. Apabila ia ruku' jubah itu dan terbukaiah tersingsinglah celananya, sehingga sebagian punggung dan kelesrahanyang menjadi auratnya keluar, maka

l34l Lihat: Syaralt ad-Dard ir'al.a M uhhtaslnr KlnliL (Il 42). L35l Ta n bi haat H aant ah' al a M al abi sil M usl i nt i nal Ya u m (hlm. 28)

Shalatdalan Keadaan Aurat Terbuka

1?

t

orangyangadadibelakangdapatmelihatnya. Keluarnyasebagian aurat itu membatalkan shalatnva."[36]

2. Keadaan Kedua
orang yang tidak mengokohkan pakaiannya dan tidak memiliki kemauanyang tinggi untuk menutupi semuatubuhnya ketika berada dihadapan Rabnya -Azza wa lalla-, mungkin disebabkan kebodohan,malas atau karena ticlak rnemiliki kepedulian. Jurnhur ulama teiah bersecakat, lrahwa pakaian yang mencukupi wanita dalam shalat adalah pakaian rurnah dan rurup kePda. [371 Kadang-kadang salah seorang dari rnereka shalat dengan ranabut,seluruhatau sebagian,atau sebagian iengan,atau betisnya danamkeadaanterbuka. Menurut jumhur ulama ketika itu ia waiib mengulangi shalat pada waktu itu dan setelahnya. Dalilnya yaitu hadirs yang teiah diriwayatkan .leh A'isyah -radhiyallahu 'anha-, bahwa Nabi -s&ailailahu ,alaihi wasallambersabda:
/t I (( J9+ .
t2"

\ll

xL 'P,>

'

!r

;y; hrJ^'-

to

Y ))

tidak menerima shalat wanita yang sudah haid, kecaali denganmemakaitutup kepala. [38] "
i36l Majalah al-Mujtama'al-Kuwaitiyyah edisi no (gbb). i37i 8;dororrLMujtahi.d(llllilal-Mughm.(1.J60J)ai-Majmu,$/L7L)I,anatuth_Tkalibin l l,/ 285) dan yang dimaksud dengan itu ialah men,rtupi hadan dan kepalanya, andai pakaian itu iebar, ralu. ditu[upkan kekeparanya *ierigan seb,rgrannj,a boteh. telah dikeluarkan oieh al-Bukhari di dalam Siro/rilr-nva(V 413) secaiata,liq dan,Ikrimah ia berkata: "Andai wanita itu rnenutupi .;asadnfa tiengan baju pastilah;ffi. Dan lihatlah.ju ga:Syarah Taraj im Ab wab ul -B u k hart t+g). i3Bl Telah dikeluarkan oleh .Ahmad di daiam al-/{usncd.itl/ 15{J) Abu _ta,vri<i tlalam di as- sunan no. i641) ar-'furmudzi di dalam aiJaami,oo. €?z) Ibnu Majah di dalam as- Sunan no. (655i nbnul Jaar':d di daiam al-Muntaqa no. (1?3) al"flakim di dalam al Mustadrak \U 251) al-Baihaqi di daiam cs-Surwn al-.Kubro ZJB)Ibnu {2/ Khuzaimah d.idalamaslr-Shz,hth(1,1 38O).Berkata at-Turarudzi: ,,trIasan . =
1A t.{

'Allah

Sltalat dalan Keadaan Aurat Terbuka

Yang dimaksud wanita yang haid adalah wanita yang telah digolongkan sebagaiwanita haid, bukan wanita yang darahnya sedang keiuar. Maka wanita yang haid adalah sifat umum, Ydfrg dikarakan kepada wanita yang telah memiliki sifat demikian itu, meskipun ia dalam keadaantidak sedanghaid. Irsl Urnrnu Salamah-radhiyallahu'anha- pernahditanya: " Pakaian apayangdipakai wanita dalam shalatnya?"Maka ia berkata: "Tutup kepaiadan pakaian rumahyang lebar,yang menutupi punggung ketlua telapakkakinya." [a0l Irnarn Ahmad telah ditanya: "Seorang wanita shaiat dengan berapapakaian?" Dia (Imarn Ahmad) berkata: "Paiing sedikitnyapakaian luar clantutup kepala,)/angmenutupi kedua kakinya, yakni pakaian itu adalah pakaian yang lebar yang menutupi kedua kakinya." [all Al-Imam as-Syaf i berkata: "seorang perempuan wajib menutupi seluruh tubuhnya dalam shalat, kecuali kedua telapak tangan dan wajahnya."

=

Berkata al-Hakim: "Stnhih di atassyarat Muslim. Dan dishahihkan oleh ibnu Hibban. Lihat Noshbur Raayah(ll 295\Talkhishul-Khabir (I/ 279). (6/ 366) [39] Lihat: Badaai'ul FawailJ Ql 29) al-Majmu' (3/ 166)arTamhid [40! Telah dikeluarkan oleh Malik di dalam al-Muwatha'0/ I42), al-Baihaqi di dalam as- Sunartul R'ubra(l/ 232-233)dan ia berkata: "Demikianlah telah dirawikar'rnya oleh Bakar bin Mudhar dan Hafsh bin Ghiyats dan Isma'il bin Ja'far, Muhammad bin Ishaqdari Muhammad bin zaiddan ibunya dari Lrmmu salamah secaramauqufdan idkan sanadnva (3/ 172). menja"vy an-Nawawi dalam aI'Maj m.u.' Dan telah membenarkart kenzauqufannya: Abdul Haq, sebagaimana di dalam Talk.hishul Khabir (t/260} iLrnu Abdul Bar di dalam at-Tamhitl (6/ 397) dart Abdurrahman bin Dinar telah meriwayatkan sendiri secaramarfu" sebagaimana Terdapat pada Abu Dawud di dalam as'Sunan no. (640), ai-Hakim di dalam al-tsaihaqidi dalam os-Sunanul Kubra (A 233)' al- Mustadrak 0./ 25C),

'

Dan berkata Abu Dawud: "Hadits ini telah dirawikan oleh Malik bin Anas, Abu Bakar bin ]v{udhar,Ilafsh bin Ghiyats dan Isma'il bin .}a'tar, Ibnu Abi Dzi'b, Ibnu Ishaq dari. Muharnmad bin Zaid dari itrunya dari Ummu salamah, tidak menyebut uasallam-, rnerekamenyingkat dari mereka: 'Nabi -sirclJallahu'alaih'r. seorang'pun dengannya atas Urnmu Salamah. i4ll tr:tasa'illbrahirn bin Haani' oleh Imam Ahmad, no. (286).

Aurat ferbuka Shalat dalan Keadaan

15

'-

Dan dia (asy-Syaf i) iuga berkata: ,,Seluruh tubuh wanita adalah aurat,kecuali kedua telapaktangan dan wajahnya. Demikian j uga punggungkedua telapakkakinya adarahaurat. Maka j ika sedikit dari anggotabadan laki-laki yang ada di antarapusar dan lututnya terbuka ketika shalat dan seorangperempuan ketika melakukan shalat terbuka sebagianrambutnya, seciikit atau banyak, atau badannya selain wajah dan kedua telapak tangannya serta tempat persendianyangada di dekat telapak tangan,sedangkan pakaiannya tidak menutupinya*baik dia mengetahuiatau tidak rnengetahui-, inaka keduanyadiharuskan untuk mengui:iargi shalatnya.Kecuali jika au::atnyatersingkap oieh angin atau terjaruh kennudian pakaiannya itu segeradikembaiikan, tidak cibiarkan. Jika ia rnembiarkan daiam waktu yang memungkinkan baginya untuk mengembaiikanpakaiannya secaracepar, maka iaki-laki tersebut harus mengulangishalatnya,ciemikianjuga wanitu.,' i42X h{aka wajib bagi wanita-waruta muslimah agar memperharikan pakaian-pakaian mereka ciaiam shalat -terrebih lagi pakaian luarnya-. Sementara banyak dari wanita ,vangberlebihlebihan cialam menutupi bagian tubuh yang paling atas, yakni kepala. lv{erekarnenurupi rambut dan leher, tetapi nnereka tidak mempedulikan aurat selain iru. Mereka memakai pakaian-pakaian -vang ketat dan pendek yang tidak melampaui tengah betisnya!! Atau mereka menutupi setengahbetis lainnya dengan kaos kaki yang rnelekat, yang rnenambah keindahan. Bahkan kadang-kadang sebagianwanita shalat dalam keadaan demikian ini, padahal ini tidak boleh. wajib bagi mereka agarsesegera mungkin menyempurnakan dalam menutupi aurat, sebagaimana yang Allah ra'ala perintahkan. Dan para wanita nnuhajirin yang pertarna telah memberikan teladan, tatkala datang perintah menutup kepala, mereka memotong kain-kain pakaian untuk mereka gunakan
l42lAl-UmmU77).

16

Shalat dalanKeadaan Aurat lerbuka

potongankain itu sebagai penutupkepalamereka.Tetapibukannya kita menuntutpara wanita sekaranguntuk memotong sebagiankain pakaian mereka, melainkan hanya memanjangkan dan melebarkan pakaiannyasehinggamenjadipakaian yang menutupi auratnya.', [43] Tatkala jitbab pendek telah banyak dipakai oleh para pemudi mukminah di sebagian negeri Islam (sebagaimode -pent.) dan n'rereka shalat dengan pakaian itu.juga, maka sayamelih at adanya kewajiban pada diri saya untuk menjelaskan bahwa telapak kaki danbetis wanita adalah aurat, sayakatakan denganmemohon taufik dari Allah: Allah - Subhanahu Ta'ala- berfirman: wa
'Prg

l/

. ' Aw; t- ' t-J

'*
t_) /

. .o t t. ,'n A-hJ

/

" rr+.

lorl

5
Ltvz

,'J,-\>

trof

,oo,,<:
.') 6 , a )Y -J q

J'v).1

tv

{rr,*

}

"Dan janganlah rnerekamemukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikat."(QS.An-Nuur: 3l) Sisi pendalilan dari Ayat tersebut: Sesungguhnyawajib bagi kaum wanita menutupi kaki-kaki rnereka. Kalau tidak, tentu salah seorang dari mereka tidaklah mampu menampakkanperhiasanyang tersembunyi,yaitu gelang kaki" dengantanpa periu memukulkan kakinya. Tetapi ia tidak boreh melakukan itu, karenayang menyelisihiterhadapsyari,at,yakni yang terbuka.Dan penyelisihansemacamini tidak diketahui pada masa iurunnya risalah. Oleh sebab itu, salah seorangdari mereka mernukuikan kakinya supaya lakilaki melihat perhiasan yang tersembunyi,maka Allah melarangperbuatanitu. Sehubungandenganhal tersebut,Ibnu Hazmberkata:
I43l Hijabul tr{or'ah al-Muslimo[ (htr:"r. 61)

Shalatdalan Keadaan Aurat Terbuka

17

"Ini adalahsuatuketetapan, bahwakeduakaki dan keduabetis adalahbagian anggotabadan yang rersembunyi dan tidak boieh I4l ditampakkvvl." Dan yang mendukungperkara dari as-sunnah ini adalah riwayat-riwayat seb berikut: agai Hadits dari Ibnu 'lJmar -radhiyallahu'anhu- dia berkata: -shallallahu'alaihi Rasuiullah wasallambersabda:
(( d\,.l-.4-ll p 4r 4-Jl 4Jl /'t \ J'
r't /c//^t -lr o / ol, '!,r

b)r J

I

o'

J i c\- *i -r U>)

, |

t. .//

,a,

't/

o

?

"Siapayang menyeret pakniannya (yakni: memanjangknn pakaian -pent.) karenasombong, sampaimelebihimata kaki Allah tidak ukan melihat kepadanya hai kiamat." di Ummu Salamahbertanya: "Apa yang narus ciiiakukan "lu{aka para wanita terhadap ujung pakaian merekai" Betiau menjawab: "Mereka menurunkan pakaian mereka sepanJangsej,:ngkal." Kemudian Ummu Salamah berkata: "Kalau begitu, kaki-kaki mereka akan tersingkap." Beliau berkata: "Mereka rnenurunkan sepanjang sehasta dan tidak menambahinya." [451 Dalam riwayat lain disebutkan, bahrva Rasuir.rllah-shailallahu 'alaihiwasallamteiah memberikan keringanan kepada Urnmahatul fufukminin untuk menambahi sepanjangsejengkalpada pakaian rnereka,kemudiam mereka minta tambahan kepaila beiiau, lalu beiiau mernberikan tambahan kepada rnereka satu jengkal dan merekapun mengirim utusan kepadakami, maka kami menentukan satu hastauntuk *.rg1n." [461
t44l Al-Mulnlla(3121il. [45] Yakni: dari setengahbetig. Dan ada yang nengata.kan: dari kedua mala kaki. [a6] Telah dikeiuarkan alenia yang pertama darinya bukan pertanyaan Ummu Salamah oleh al-Bukhai:l$tabal-Libas; bab: Barangsiapa yang memanjangkan bajunya (10/ 258)no. (5791). Dan telah dikeluarkan dengan sempurna oleh at-Turmudzi: Abwabul Libos: Bab: Apa yang ada tentang memanjangkan ujung pakaian wanita Ul ZZU no. (1?31). =

18

Shalat dalan Keadaan Aurat Terhuka

Riwayat-riwayat ini memberikan faidah: Ukuran hasta yang a dirjinkan p adany adalahdua j engkal denganj engkainyatangannya (dewasa). Al-Baihaqi berkata:"Riwayat ini menjadi orangyangsedang dalil tentang wajibnya menutup kedua telapak kaki wanitu." [47] Dari kalimat di atas memberikan keringanan -rakhasha- dan d.aripertanyaanUmmu Salamahyang terdahulu: "Apa yang harus dilakukan para wanita terhadapujung pakaian mereka?"Setelahia mendengarancaman bagi orang yang menyeret/ memanjangkan pakaiannya,bisa diambil suatu faidah: "Komentar atas orang yang berkata: "Sesungguhnyahaditshadits yang rnelarang isbal(mengulurkan pakaian melebihi mata kaki) secaramutlak dikhususkan dengan hadits-haditslain yang " tentang melakukan tsbaldengankesombongan. menjelaskan kalau sisipendaiilannya Komentar atashal itu: "Sesungguhnya Urnmu Salamahtentanghukum wanita sepertiitu, tentu.pertanyaa.n dalam menyeret/memanjangkan ujung pakaian mereka tidak merekamemahamtlaranganisbal Sebaliknya memiliki arti apa-apa. itu secaramutlak, baik melakukannyakarena kesombonganatau tidak. Maka diabertanya tentanghukum wanita dalam perkaraitu, dikarenakanadanya kewajiban bagi mereka(kaum wanita) untuk rnengulurkanpakaian dalam rangka menutupi aurat, sebabsemua teiapak kaki wanita adalah aurat" Maka beliau menjelaskan kepadanya : "sesungguhnyahukum wanita dalam perkara ini di luar hukum laki-laki dalam makna tersebut."
= Dan ia berkata: "Hadits ini hasan shahih." Abu Dawud: Kitab al-Libos; Bab: Tentang ketentuan odz-Dzail (4/65)no. (4119). panjangnya? (% IL85) - Ibnr: Majah: Kitab al-Libas; Bab: Ujung pakaian wanita be5apa n o .( 3 5 8 1 ) . Dan hadits shohih,lihat: Silsilatnl Ahadits osh-Shahihah no. (460) dan hadits ini nrempunyai syahid dari Anas, terdapat pada Abi Ya'la di dalam al-Musnad (6/ 426) ath-Thabrani di dalam ol-Azsctlr, sebagaimanadi dalam cl'Fath (t0l 259). [47] Dan berkata at-T\:rmudzi di dalam al-Jac mi' (A 22$. Dan di dalam hadits ini terdapat keringan bagiwanita untuk memanjangkan pakaiannya,karena dengan dipanjangkan lebih menutupi aurat mereka.

Aurat Terbuka Shalat dalan Keadaan

19

a.-

Iyadh telah menukilkan adanya tjma' lanngan isbalbagi lakilaki, bukan bagi wanita. sebabpenetapanbeliau -shalrailahu'araihi wasallam-ataspemahamanUmmu Salamah. Kesimpulannya: Bahwas anya adadua keadaanbagi laki-laki: I{eadaan yang atama: Dia memendekkanpakaiannya sampai setengahbetis. Kcadaan yang drbolehkan Sampaibatasdi ataskedua mata kaki. Demikian pula bagi wanita ada dua kbadaan, yaitu: Keadaan yang utama:Dia menambahi sepanjangsatujengkal pada batas pakaian yang dibolehkan bagi taki-laki (melebihkan pakaian sejengkaldi bawah mata kaki -pent.). Dan keadaan fang dibolehkan. Menambahi sepanjang satu hasta. [a8] Demikianlah yang dilakukan oleh para wanita di masa nabi -shallallahu'alaihi wasallam- dan setelahnya. Karena inr, di antara syarat-syaratdari kaum muslimin generasi pertama yang ditetapkan atas orang-orang kafir yang hidup di bawah naungan keamanan mereka -ahli dzimmah-: /rgar wanita-wanita mereka membuka betis dan kaki-kaki mereka, supaya.tidak menyerupai wanita-wa n i 1a6usl i m ah, sebagairnana yang terdapat l4el dalam L'rtablqtidha' us-Shirathil Mustaqim.

3. Keadaan Ketlga
Parabapak yang memakaikancelanapendek(as-Syurithat) kepadaanak-anak merekadan menghadirkannya dalammasjiddi maijid. Anak-anak mereka dalamkeadaan seperti ini.
l48l Fathul Baari (t0/ 259\. [49i Lihat kitab lqtidhaa' shirathal Mustaqim {him. 59) dan Itijabul Mar'ah Muslimah (him. 36-37)dan Ahammu Qahaya al-Mar'ah al-Musli.rnalr (h.lm.8z-8i) dan os-silsilo& ash-Shahihah(U 750).

2A

Shalat dalan Keadaan Aurat Terbuka

-shallallahu'alaihi wasallam-: Karena sabdanya

((& i;.i';'t ,;liidt. rA-l-'" l>
"Perintahkanlahmerekamelakukanshalat,ketika merekaberusia tujuh tahun."Fol perintah ini mencakup Tidak diragukan lagi, sesungguhnya perintah kepada para bapak, agar rnemenuhi syarat-syaratdan merekayangakan melakukan rukun-rukunnyajugakepadaanak-anak shaiat. Maka ingat dan janganlah anda tergolong orang-orang yang lalai.

o to

t t

YANGMENGUTURKAN BAGIORANG D" SHATAT ilIEIEBIHI KAKINYA MATA PAKAIAN SA'IJIPAI
diaberkata:Ketika ada Dari Abu Htrrairah-radhiyallahu'anhuyang melakukan shalat daiam keadaan rnemanjangkan seseorang pakaian melebihi mata kakinya (musbi[),Rasulullah -shallallahu 'alaihi wasallam- berkata kepadanya: "Pergilahdan berwudhulah." Maka dia pun pergi dan berwudhu. Kemudian dia datang, dan berwudhulah." rnaka beliau berkata lagi kepadanyat "Pergilah

l50l Telah dikeluarkan dari hadits Sabrah: Ibnu Abi Syaibah di dalam aI-Mushannaf (11347), ad-Darimi di dalam as-Sunan (1/333), Abu Dawud di dalam as-Sunan(U f33), at-Turmudzi di dalam al-Jaami' (.2i259),Ibnu Khuzaimah di dalamcsh-Shahih (? 12), Ahmaddidalanal-Musnad {3/231\, Ibnul Jaarud di dalam al-Muntoqa no. (147), ath-Thahawi di dalam Musykilul Atsar (31231), ad-Daruquthni di dalam as'Sunan (1/ 330), al-Hakim di dalam ol- Mustadrak (ll 201),al-Baihaqidi dalam as-Sunanul Kubra (2/ 14) dan (3/ 83-84). ban berkata at-T\:rmudzi: "Hason shahih Danteiah rlisAotiDkan oleh Ibnu Khuzaimah, al-Hakim dan al-Baihaqi dan keduanya menambahkan: 'Di atas syarat Muslim." Dan baginya syahid dari hadits Abdullah ( bin'Arar dan telah dikeluarkan oleh Abu Dawud di dalam as-Szrnon V 133), Ahmad di dalam sl-tu{usnad(2/ t87), Ibnu Abi Syaibah di daiam al-Mushannaf (l/ 347), ad- Daruquthni di dalam os-Sunan(l/ 32A),al-Itakimdi dalamal-Mustadrak(U 797). nul Kubra (3/ 84).Dan sanadnya/roson. al- Baihaqi di dalam os-Suna

.... Shalatbagi 0rangyanEMengulurkan Pakaian

21

Maka ada seoranglaki-laki berkatakepadanya:,,Wahai Rasulullah!! Mengapa engkaumemerintahkan berwudhukepadanya?"Kemudian beliaudiam, lalu bersabda: #
'1,"=. 1,, i t 4rrr1 . ,

v

t o | . .. (., t' i. t i-- tQ, JrJ t ,)t)\Jf t 2.r1 c*)a- dLS dj! ))
t. /
L)

f( 0r rlJcil

,o

J

t*,c .

. f*

,t I

-\l

r o)(.P

.

"sesungguhnya shalatdalam keadaanmemanjangkan dia pakaian sampai melebihimata kakinya. sesungguhnya Ailah tidak akan tnenerima shaiat olangyang 4smgpgsr.,,i51)

ilari Abdullah bin 'IJmar -radhiyallahu ,anhutna_,bahwa Rasulullah -shallallahu'alaihi wasallam-bersabda:

((\'rb;iri: ,F'r^j,* h' 'fu,1 tk , Jt

tidak melihat shalat seseorang yang menaik pakaiannya dengan sombong."I52l Dari Ibnu Mas'ud -radhiyallahu'anhu- dia berkata: Sayatelah rnendengar Rasulullah -shallallahu'alaihiwasailam-bersabda:

'AIIah

n
t"

'

/.
\

K (tF

\1

|

[51] Telah dikeluarkan oleh Abu Dawud dalam oslr-s/rololr, Bab: al"Isbat ash-Shalah (u172) no. (638)dan kitab al-Libas,Bab: Maala'a Isbalil-Izaar (4/ fi bi) no. (4086). fi Ahmad: sl'Musnad (4/ 67), an-Nasa'i dalam os-sunanul Kubra: kitab az-ziinah: seperti di dalam Tuhfatul-Asyraaf (11/ i8g). Dan berkata an-Nawawi di dalam kfuaciushShalihtn no. (795),al-Majmu"(g/ l?8) dan (4/ 487.)shahih di aras syarar [truslim. Dan teiah disetujui nieh adz-Dzahabidi da]a- ol _Kab,a'ir(hln. 1?Z)di dalam al-Kabiratuts-Tsanniyah wul-Khannsin:lsbalul-lzaar Ta,azuzan dan selaft:lya dengan tahqtq saya. i52l TelahdikeluarkanolehlbnuKhuzaimah:ash,srlarrilr(VB8T)daniatelahmembuatkan bab atasnya, Bab Taghlid,zfi-Isbalil trzaarfi ash-shalah dan ia berkata: "Mereka telah berselisih di dalam sanad ini, berkata sebagianrnereka: "Dari Abciullah bin 'Urnar, aku telah mengeluarkan bab ini di d,alam Kitabut,Libaas.
a4 z-/-

pakaian.... Shalatbagi 0rangyang Nengulurkan

"B arangsiapay ang memanj angkan prskaianny melebihi mata a kakinya ketikashalat tiengansambong, rnakadin tidaklah tergolong l53l dalam. kehalalendan keharalnon a11o7t." Maksudnya: Allah tidak memberikan kebaikan terhadap perbuatannyayang halal dan sikapnyairang telah menjauhi yang liaram. lv{akakehormatan dilinya telahjatuh di hadapanAllah. Dan Aliah tidak akan melihatnya, sertatidak ada yangbisa diambtl.ibrah dengannyadan tidak putradenganperbuatannya. Ada yang mengatakan:"Dia tidak termasukdalam golongan orang yang dibebaskan dosa-dosanya." Maknanya: Sesungguhnya Allah tidak mengampuninlz dan dia tidak memiliki kehormatandi sisi Allah sertatidak mendapatkanpenjagaan-Nya. Sesungguhnya ll,ilah tidak rnenjaganya dari amalan yang buruk. Ada yang rnengatakan: "Dia tidakberimanterhadapkehalatran keharaman dan y'"dapula yang mengatakan:"Dia tidak termasuk bagian Allah." ciari agama Allah sedikitpun." Artinya: Sesungguhnyaclia telah lsal berlepas diri dari Ailah dan dia tetrah menyelisihiaganra-iriya. fuIakahadits itu menunjukkan:haramnva menurunftanpakaian ftingga menunrpikedua mata kaki -pent.)dalam shalat,jika bertujuan sombong. Asy-Syaf iyah dan al-Hanabilah condongpadapendapatini. ' Apabila tidak bermaksudsombong, [5s]maka hukumnya makruhrnenurut asy-Syaf iyn6. [s6l
[53] Telah dikeluarkan oleh Abu Dawud: Kitab osi-sholah,Bab: Isbatli qsh-shalah (ll 172)no. (637)dan dia terdapat di dalam SAa/rj al-,Iaami' ash-Shaghir,no. (6012). h [54] Lihat: BadzlulmojhudfiHilliAbuDawud(4/297),FaidhulQadir(G/b2)"Tanbihaat If aana h' aLoM al abi sil -M usI i mi nal Yo um (hbn. 23) dan al-I\{ajmu' \3/ 177 ). l55j relah kami isvaratkan atas keharaman js6oi, baik dilakukan dengan kesombongan a.taupun tidak, di dalam Bab kesalahan yang lalu dan barangsiapa yang tidak nemanjangkannya untuk kesombongan, maka amalann-rra sebagaisarana atau itu pengantar kepadanya Dan lihat penjeiasanyang lebih luas masaiahini di dalam Majmu' aI-Fatawa,karya Ibr:u Taimilaah (22/ 144),Fathul Boari (10/ 259)'Aunul Ma'bud (rr/ 142)dan risalah Tabsh-irulil al albab bima Ja'a a di Jurrits ?sryob oleh Sa'd zrl-lV1az'al risalah atas al- Is&ol oleh Abdullah as-Sabt. 156lTanbihaat Haammah (blm.23),al-tlajmu'{3/ 177)NailuLAuthar i.2/tt2).

Shalatbagi 1rang yang MengulurkanPakaian

23

'_

r\sy-syaikh Ahma<i syakir mengomentari Ibnu Trazm dalam Tahqiqnyaatas kitab al-Muhalla, ketika sampai pada pembahasan perkara itu, dia berkata: "Kemudian sesungguhnyapenuris meninggarkan hadits yang menjadi dalil yang kuat atasbatalnya shalatorang yang menurunkan pakaian (musbit)dengan sombong." Kemudian ia menyebutkan hadits yang pertama, selanjutnyaia berkata: "rtu arjalah hadits yang shahih. Telah berkata an-Nawawi dalam Riyadhush-shatihin: "Sanadnyashahihatas syarat16ur1i-"" [571 libnul Qayyim telah berkata ketika ntensyarahhadits yang pertama: "Sisi makna hadits rni -wailahu A'lam*:,,sesungguhnya menurunkan pakaian adalah perbuatan rnaksiat, maka dia 'ciperintahkan berwudhu dan shalat. Karena wudhu itu akan mematikan api kemaksiog"tr."[581 Bisa jadi r4hasia yang terdapat dalam perintah berwudhu dari R.asulullah -shallallahu'olaihi wasallam- kepada lakiJaki tersebut -sedangkandia dalam keadaansuci- adarah agar orang itu berpikir terhadap latar belakang perintahnya, sehingga dia berhenti dari .nelakukan perbuatan yang menyelisihi syari'at. sesungguhnya t:erinrah i\llah -Ta'ala-- menganciungberkah baginya, akan mensucikanbatinnya rlarr kotoran kesornb,rngan. Karena kesucian iahiriah akan rnemberikanpengaruh terhaciap kesucianbatin. Isel

Ahmad Syakir atas al-MuhallaW 102\. "a?ra {581 At"Tahdzih'ala Sunan Abu Dawud $/ 5O). l59l Dikatakannya oleh ath-Thibbi sebagaimaaa yang dinukil.kannya darinya oleh al-Qaari. I'that: Eadzlul Majhud, (4/ 29il dan selainnya di dalam $alilut Fatihin lgl 282) , ud-Dinul Khalish (6/ 166), al-Minhal al-Adzb ar-Maurud.(sl L2g\ dan ditambahkan atasnya: Dan tliperintahkannya untuk berwudhu kedua kaiinya, sebagai larangan r:ntuknya atas apa yang dila.isukandarinemanjangkzur sarungnyJpakaiannya, karena dla tidak nrennperhatikan tu.iuan beiian dalam perintah yang pertama" Di dalam hadits terdapat calil tidak diterimanya shalat crang -yang musbit irnemanjangkan pakaiannya sampa! nrenutupi mata kaki) tlan tidak ada seorang .hnampunyang mengatakan kedha'rfan hadits tersebur!i Dan berdasarkan ketetapan rirvavat te:sebr-:t, maka nwayat itu nrorispii,l<arena ijma'para rrlama menyelisihin3,a. i57l

24

Shafatbagi 1rang ydnE lulengulurkan Fakaian....

Dan yangpantasdisebutkan: Sesungguhnya bisaterjadi " isbal [601 padacelana, sarungdan gamis." Untuk itu, orang yang shalatwajib mengokohkan/mengencangkanikat pinggangpakaianjika mengendordenganmenaikkannya.Sehingga dia tidak digolongkansebagaiorang yang pakaian dengankesombongan, nnenyeret karena dia tidak rnenurunkannya. Terkadang pakaianitu akan mengendor, lalu ia naikkan pakaian tersebutdan dikencangkan ikat pinggangnya. Sesungguhnya'yang demikianini dimaatkan. Adapun siapayang sengaja rnenurunkan pakaian,baikyangberupabisytan, celana atau gamis, rnakaia rnasuk dalamancaman tersebut sertatidak adamaaf bagiyangmenurunkan pakaian seperti sebab ini. hadis-hadits shahih meiarangisbalmencakup terucap, yang baikmaknadantujuan.vang lujuannya.Maka setiaprnuslimwajib waspadaterhadapisbaldan bertaqwa kepada Allah dalamperkara Yakni, agardia 664 t0tl ini. menurunkanpakaian rnelebihimata kakinya, dalam rangka rnengamalkan hadits-hadits yangshahihtersebut, waspada serta dari kennarahan siksaan dan Allah. Allahlah yang memiliki taufft.

Fatwa Syalkh fuizbin -rafiinnhullah fu Abdul Bu tentang lmam yang (ahll shalat mubtadi' bid'ah) orang yang dan menurunkanrnelebihi kaHnya $arung mata
tseliau-rahimahullah-telahditanya: 'Apakah sahshalatdi belakang seorang bid'ah dan orang ahli sarungmelebihinnata kakinya?', !"ng rnenurunkan

t60l Majmu'al-Fatawa (2? 14a)oleh lhnu Taimi3lyah. i61l Apa yang ada di antara <iuatanda kunrng adaiah ucapan yang mulia asy-syaikh lbn Baz -rahimahullo/r- jawaban dari: 'llukum memanjangkan pakaian jika untuk kesombongandan apa hukumnyri;:ka rnanusia terpaksa nelakukan itu, baik dipaksa oleh keluarganya, j ika dia seorangynng masih muda belia, atau kebiasaan tradisinya derniirian adanya? Dinuliil dan rnn;aiah aer-Da'wahno. (920) dan ol-Fofcrutr rniiik:rya thirn.219).

Shalarbagi {}ra:g s,angf'lenguiurrtdn PaA'aian

25

Dan beliau menjawab: "Ya (sah).Shalat di belakangahli bid'ah dan di belakangorang yang menurunkan sarungnya (musbit) atau orang-oftng yang bermaksiatlainnya adalah sah.Demikian salahsatu dari dua pendapat yang kuat. Selamabid'ah tersebuttidak mengkafirkanorangnya.Jika bid'ahnya itu mengkafirkan orangnya, seperti Jahmy 162la:, ru sejenisnyadari orang-orang yang bid'ahnya mengeluarkanmereka dari lingkup Islam, mlka shalabryatidak sah. OIeh sebabitu orang-orang yang diberi tanggungjawab memilih imam, hendaklah mereka memilih imam seorangyang selamatdari kebid'ahan dan kefasikan, serta perilakunya diridhai. Karena keimaman adaiah amanat yang sangat agung dan seorangimam rnerupakan teladan bagi kaum muslimin. Maka tidak boleh menyerahkannyakepada ahlul bid'ah atau orang fasik, dalam keadaanmampu menyerahkankepada,selain mereka. SedangkanIsbal merupakanbagian dari sejumlah kemaksiatan yang harus ditinggalkan dan diwaspadai, karena sabda Nabi -shallallahu'alaihi wasallam-:

"Sarungyang ada di bawahmata kaki tempatnya41ntropo."l63l Hadits ini teiah diriwayatkan Imam Bukhari dalarn Shahih-nya. Pakaian selain sarung (iur), sepertigamis celana bisytundan sejenisnya, hukumnya sama seperti hukum sarung (iznr). Dan gguhnya, ada riwayat y angsha h dari Rasulu ll,ab- shallall ahu sesun hi 'alaihiwasallam-, bahwasanya beliau bersabda:
[62] SeorangJahmy adalah orang yang berpemikiran Jahmiyah, yaitu: aliran pemikiran yang menafrkan semua nama dan sifat Allah Ta'ala-pen.. [63] Telah dikeluarkan oleh al-Bukhari dalam Kjtab al-Libaas,Bab: Maa asfala minal Ka'bain fa huwa ftn-Naar (10/256)dan no. (5887).An-Nasa'i dalam Kitab oz-Zinah. Bab: Maa Tahtal Ka'bain Minal-Izaar (8/ 2O7\.

26

Shalatbagi Orangyang ltlengulurkanPakaian....

t \'s , ypt;';'4i1t pi'l'1 , ?rt t t l a
. tO ct lt t
) -ct

#i,,
o).t

ui ol-i'itj cojl !

I

- lt -toti"

,'r. :fdr ./ue&:€S

cti'o

11.7rKir ;JAu..r;)r'#|

, Jei

"Tiga orang yang tidak diajak bicara oteh AIIah, Dia tidak mclihat tnerekadi fad kiamat dan Dia tidak mmsucikan nereka,. sertamendapatadab yang sangat pedih: orang yang trununmkan pakaiannya dan orang yang membicarakan sesuatuyang telah ia beikan dan menginfakhan barangnya dengan sumpah yang /ysgs."l&1 Imam Muslim telah mengeluarkanhadits ini daram shahih-nya. Jika penyeretan (penurunan) sarung (izar) itu karena sombongrmaka yang demikian itu dosanya lebih besar dan lebih dekat kepada silcsaanyang segera,karena sabda Nabi -shallallnhu chihi wasllam-:

<t t,Lgrft- gl At ,W't;
-2r J

'o^t -lt

o '

ot,

-- 1;; ? J u

".Barangsiapa yang tnenyeretpakaiannya karena sombong,maka Allah tidak melihatnyadi hai plaaqs."[65) Maka wajib bagi setiap muslim agar waspada terhadap isbal :rLa kemaksiatanlain yang diharamkan oieh Allah atasnya. [66]

Telah dikeluarkal oleh Muslim dalsm ffi166u1-Iman,Bab: Ghalrlzu Tahri6 Isbaiulizaar (u 102) no. (106). Abu Dawud dalam -Libaa-s,Bab: Man Jaa'a "Kirobui fi Isbattl izaar i4/257)r'o. (4087).At-Tur;udzi d al^mAbwabur-Buyuu',Bab; MaaJaaia Fiman Holafah'ola Sil'atil.Kaadzib \B/ bt6) no. (1211).An-liasa.i dalpm Kitobut Buyuu.. tsab al'Munfi4 sil'atahu biJ"Holifil-Kad.zr6. Ibnnu Majah cialam Krtabat-Tijiaat, 9ab: Maa jaa'o fi KarahtiJ-Airnan di osy-syiraa' wal-Bai' (2J 744-74il oo. izzog). Ath-?hayalisi d al,ama!. M usrn4 no. (462). Tela-blalu takhrijnya. Majalah ad-Da'wah,no. (913).

pakaian Shalat bagi1rangyangtlengulurkan ....

27

Sesungguhnyaperkara ini sangatlah akan memperburuk kita dan setiaporang yang memiliki kecemburuanterhadap agamanyqyang memiiiki kemauan yang sangat untuk kebahagiaanumatnya. Tatkala kita melihat laki-laki dan perempuan yang ada di hadapan kita menyelisihi dalil-dalil ini. Kita lihat laki-laki dalam keadaan menurunkan pakaiannya, $ambil menyeret ujung/ tepi pakaiannya di atastanah. Sedangkanpara wanita meninggalkan tutup badan wanita yang bagian atas. Di mana para wanita tersebut memendekkanpakaian niereka, sehinggatampaklah kepala-kepala, leherleher dan dada-dada mereka. Kemudian rnereka berjalan di jalan-jalan dalam keadaan memakai wewangian, berhias dan neernbukaauratnya. Mereka berpakaian tetapi teianjang, berjalan .qambilmelenggang dan membuka tutup mukanya. Mereka tampakkanperhiasan-perhiasan merekadan sisi-sisi tubuh rnereka di ternpatyang terlihat oleh manusiayang dekat maupun jauh. Tidak ada upaya dan kekuatan, kecuali dari Allah'.

E. MENYETIMUTI SERTA BADAN MENUTUPI HIDUNG

DAN WAJAH DATAM SHATAT
Dari Abu Hurairah. -radhiyallahu 'anhu-: "Sesungguhnya al Rasulullah - shallallahu' alaihi was lam-melarangsadel dalam shalat menutupi mulutnyv." 167l dan seseorang Ibnu Mas'ud, an-Nakha'i,ats-Tsaury, Ibnu Mubarak, Mujahid, 'Atha' memabruhkansadel asy-Syaf i dan dalam shalat. Terdapat perbedaanmengenai makna sadelmeryadi beberapa pendapat:

'an [67] Telah dikeluarkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam aslr-S/ralah,Bab an-Nohyu (11379)no. (7?2).Abu Dawud daiamosi-Slralah,Bab: MaaJan'a as-Sadzlfiosh-Slwlnh fi as-Sadel(A 2I7) no. (378). Ahmad: al-Musnad tA 295,314). Al-Hakim dalam ql'fu{ustadrak(V263) dan haditshasan.Lthat: ShahiholJaarni'ash-ShagAir, no. (6883).

28

Menyelinuti Badan sertalilenutupi Hidung ....

\-

Ada yang mengatakan: Menurunkan pakaian, sehingga menyentuh tanah.Ini adalahtafsirnya Asy-Syafi. t5slMaknaini termasuk ma]rrta yangtelahadaperr,bahasan bbal, sebeium dalam ini kesalahan shalat. Ada yangmengatakan: Seseorang pakaiandi atas menurunkan bahunya,tetapipakaianitu tidak menempelnya. Termasuk makna ini: Ditakutkan kedua bahunyatersingkapdan akan datang pembahasannya, insyaAllahu Ta'ala.Tafsir ini, adalah perkataan Imam 466"6. [6el gara lcrtaban-Ni hayah b erkata " Seseorang menyel Fen ng : imutkan pakaiandan dia memasukkan kedua tangannyadi dalam, hinggadia ruku' dan sujuddalamkeadaan seperti " Dia berkata: itu. "Termasukdalam keadaansepertiini bisa gamis atau pakaian lainnya."[7ol Saya(penulis)berkata:Di atasmakna ini: Termasukmakna I syimalushshamm t aa'. Dari Abu Said al-Khudri, dia berkata: "sesungguhnya Rasulullah-shallallahu'alaihiwasallam-melarang isytimalushthrg**oo'-" lTll Ahli bahasa mengatakan: Seseorangmenyelimuti badannya dengan pakaian yang tidak terbuka segala sisinya dan tidak ada lubang untuk mengeluarkan tangannya. Ibnu Qutaibah berkata: "Dinam akanshamnaa'(tanah keras), karena semualubangnya tertutup, maka keadaannya seperti tanah

[68] Lihat: al -M aj mu' (3/ 177 ) dan M o'al imus-S u nan ( U.l7 il. [69] Lihat Masa'il lbrahim bin Haani'oleh al-Imam Ahmad bin Hambal no. (288) [70] An-Nihayah fi Gharibil hadits wal-Atsar (3174). I71l Telah dikeluarkan oleh al-Bukhari dalam asi-slrrz/oft, Bab: Maa Yasturu minal'Aurah (u 476'tno. (36?).Abu r)awud dalamns&-slriyorn, Bab: Fi shaumil-'iedain(zBl$320) no. (2417).An-Nasa'i dalam al-Li.baas,Bab: on-.rVoiyu'an lrytimali ash-shnmmaa' (gl 210).Ibnu Majah:Kitabul-libaos,Bab: MtnNaha'Anltu Mitwt-x"ibaaseJ 1,179\no. (3ss9).

frlenyelinuti Eadan serta{ylenutupi Hidung ....

29

yang membatu dan keras, yang tidak ada celah sedikitpun [72) PadanYa. Termasukdalam makna ini adalah:

yang dalam 1. Orang shalat keadaan melekatkanpada laket kedua bahunya memasukkantangannya tanpa kedua ke dalam (iaket)-nya Xengan
Yang rnenguatkanhal ini adalah, sebagairnana yang dikatakan 'Lrbaid: oleh Abu "As-Sadel: seseorang memanjangkanpakaiannya lanpa mempertemukankedua sislnyadi antara kedua tangannya. iika ia mempertemukannya, I13I rnakabukan termasuk Suri,o6"1.,, f)zahirnya: Jika kedua sisinyabertemu,dalarn keadaankedua tangannyatidak dimasukkanke dalam keduatrengannya, maka yamg demikian itu tidak dinarnakan isdal, sepertishaiat dengan ar-eaba'a dan al-Aba'c(mantel yang tebukabagian depannya). As-Safarini berkata: "syaikhui Islam ditanya tentang rnelekatkanal-Qaba'aITal pada kedua bahu fanpa memasukkan kedua tangan'ke dalam iengannya,apakah yang demikian ini dimabrukkan atau tidak?Maka dia menjawab:,,sesungguhnya vang dernikianiru tidak mengaparberdasarkan kesepakatan para fuqaha. Ini bukanlah sadel yang dimakruhkan, karena pakaian tersebut bukaniah pakaian orang yu1tu4i." [7sl
[72] Lihat: Fathul Boari (7/ 477),syarhus-sunnah oa rc). Ghartbul-Had.jts 192-19s) (4/ al-Majmu'8/ 173) Berkata asy-Syaukanidi dalam an-NaiJulAuthnr (Z 62-6g)setelahpenukilannya untuk pcndapat-pendapatyang terdahulu dalam masalah -.os-sadel- danselainnva: "Tidak ada lerangar untuk membawapengertianhadits ini untuk semuamakna tersebut,jika os-sodel itu kata yang mempunyai makha di antaranya dan membawa pengertian yang umrrm atas semua mal-na-rnaknaayattu adalah madzhabrvangpaling kuat." t731 G ltarib ul.H adit s (3/ 482)dan iihar: Fat hul Baar i ( 10/362). N-Qabaa'a:denganfathahqaafdanmo.dd,aikata-qabuutal-harfuaqbuurra:jikakamu {741 mempertemukarurya, adalahal-Qafathaan.Di dalam al-eaamus aI eabwah berarti: dia inempertemukan/rcienyahrkan antara dua sisi dan dainya: al-@boa.'o termasuk oalaian. Gkidzaa"ul.Alboob(2/ i56). 1751

30

l,lenyelinutiEadan sertal,lenutupi Hidung ....

t:

Dalil untuk hal itu adalah hadits yang dikeluarkanMuslim dalam Shahih-nya Wail bin Hujr: dari " Sesungguhnya meiihatN abi-shattallahu, dia alaihiwasallamtatkala memasukishalat, setelahbeliau takbir, kemudian menyelimutidirinya denganpakaiannyadan beliau meletakkan yang tangartrrya kanandi atas yangkiri. Maka,tatkalahendak ruku,, beliau mengeluarkan kedua tangannyadari pakaiannya, ialu [761 mengangkat keduatangannya."

?," Shalat keadaan dalam menutupi dengan atau mulut tangan yang dengan iainnya
Dimakruhkan shalat dalam keadaantersebut(menutupi mulut dengan tangan atau dengan yalrg lainnya), karena telah ada hacrits yang lalu: "Dan seseorang menutupimulutnya."[771 Dimakruhkan menutupkan tangan pada mulut ketika shalat, kecuali jika sedang menguap, maka justru disunnahkan untuk meletakkan (menutupkan) tangan pada mulut" Dari Abu Sa'id al-Khudry -radhiyallahu 'anhu-: Sesungguhnya N abi -shallallahu'alaihi wasallam-bersabda :
A.

, 'Y l i - r

, y. &

o.

t,

og iJ--^=li '€3;,

,

o.\

oti"

,t-r.,f

-

q e5l, ! r,
t

((Fl,- .:t-U:Ir
"lika salah vorang dari kalian rnenguap,hendaklah dia menahan mulutnya dengan tanganokarena sesungguhnya syetan sedang [781 *orup."

l?61 reiah dikeluarkan oleh Muslim di dala^ shnhih-nya no. (22?-ringkasannya). t77l Ats-Tsalasr&rz: yang menutupi dengantangannya atau denganselainnya. seseorang i78l Telah dikeluarkan oleh Muslim datam az-z uhd war-Riqaaq, Eab: Tasymitut,Aathisy wa Karah.atat-Tostaoub(4/ 2293)no. (2995).

lulenyelinuti Badan sertaMenutupi Hidung ....

?.1

Bagi perempuan ataupun banci dalamperkara ini hukumnya sepertilaki-laki. Yakni hukumnya mafuahtawih (pembersihan), tidak [7ei mencegah/ .menghaiangi sahnya563131.'r Aelapun menutupkan tangan pada hidung, hukumnya terkandung dalam dua riwayat, yaitu: Salah satunya: Dimakruhkan karena ,{.Imar membencinya. yang lain: Tidak dimafuuhkan, R"iwayat karena pengkhususan iarangiunya hanya menutup muiut, ;rang ha.l rni menunjui<kan. bahwa dibolehkanuntuk menutup yang lainnya. [801 Lagi puia tidak bisadigarnbarkan, bagaimanaI'llenutup niel'*rng *aianr shaiat, kecuaiimenutupmulut. Karenamuiut itu acjac1i bawah ,i.iung, iriakah''rkumyangjelasdatrar:n perkaraini adal:lhmahruh, v,,allahu Tt'alaA'lam_ Drkecuairkan dari tna'krulnyutrkanier:tutup mulut da.larr, shaiat 18:i ifu karenaad.a suaru5gb2f.

pA!{AtAN fl tutEUpAT tfifrdsAN iMtrNVtNGStN$K,Ailt BAJU} KETIKA SHALAT
Dan di antara kesalahansebagianorang )iang melaksanakan shaiat adalatr: rnenyingsingkanpakaian rnereka. sebeium rnasuk (melakukan)shaiat. f)ari trbnuAbbas -radhiyalla hu'anhuma- dia berkata Rasulullah : -shallallahu'alaihi wasallam-bersabda:
i,;;: (( \'it )1 !-,r; ij: (o,,!..'.i;;

t ):

_/oz

i,,toio.i'

i **'

&

i:.-"1

Jl r: -.i rl

,

{

i79l Al-Majmu' (3/ L79). l80l Al-Mughni$1 623). (1/ [81] ,{i-.Fofor.uc 623,) oleh asy-syaikh Abdul Aziz bin Baz.

32

ftlelipat Fakaian(ltfenyingsingkan lengan Bajr) ...

o_

"Saya diperintahkan sujud di atastujuh anggotabadan. Sayatidak menahanrambut dan tidakjuga menahanpakaian." l82l Ibnu Khuzaimah -rahimahullah- menerjemahkan hadits ini denganjudui " Bab: Lar anganMenahan Pakaian Dalam gftaln1. [83i " Imam Nawawi -rahimahullahu Ta'ala- berkata: "Para ulama telah sepakattentangterlarangnyamelakukan shaiat denganpakaian atau lengannya tersisingkan." [84] Al-Imam Malik telah berkata, tentang orang yang shalat daiam keadaan menyisingkan pakaian: "Jika demikian keadaan pakaiannya dan keadaannya sebelum rnelakukan shalat, di rnana dia sedang melakukan suatu perbuatan, yang menyebabkan dia menyisingkan pakaiannya. Kemudian dia melakukan shalat sebagairnana keadaannyaitu, maka tidaklah mengapa dia shalat dengankondisi demikian itu. Jika ia melakukan-nyasemata-mata untuk menahan rambut dan pakaian itu, maka tidak ada kebaikan baginy2." [8sl Saya(penulis) telah berkata: Dhahirlarangan itu besifat mutlak, baik dia melingkis/ melipatnya untuk shalat rnaupun sebelumnya telah melingkisnya,lalu shaiat dalam keadaan sepertiitu. Setelah an-Nawawi membicarakan tentang hal ini pada pembicaraan sebelumny dia berkata: " Larangan menyingsingkan a, pakaian adaiah larangan makruhtanzih (pembersihan).Kalau dia
i82l TelahdikeluarkanolehMuslimdalamash-Shaloh,Bab:A'dha.a'as-sujudwan-Nahyu 'an Kaff asy-Sya'r wats-Tsaub ua 'Aqshur ra"s fish-Shaloh 0/ 3541no. (490). Dan Bab: an-Nahyu 'an Kaff asy-Sua'rfis-Sujud (A zlil. an-Nasa'i dalam osD-SlraLah, ibnu Majah dalam lqamah ash-Slnlah, Bab: Kafasy-S3a'r wats-Tsaub ftsh-Shatah (li 331) no. (1040), trbnu Khuzaimah daiam ash-Shalah, Bab: az-Zojr'an Kaff ats-Tsiyab fish-Shaiah(U 383)no. (782). Dan aku telah terangkan secaraterperinci bagian awal dari hadits di dalam lahqrqku atas kitab: ManWaafaqat Kunyatuhu Kunyah Zaujuhu Minash-Slnhaba[ oleh Ibnu Hayuwaih. Diterbitkan oleh Daar Ibnul Qayyim Damma-. ' 831S hahih lbnu Khuzainrah ( 1/ 383). .341Syaraft.S/raltih MuslimW 209). tSJ Al -M udawana h al -Kub ra (1/ 96).

Pakaian (Menyingsingkan lulelipat Lengan Eaju)....

33

shalat dalam keadaan seperti itu, berarti dia telah memperburuk shalatnya, meskipun shalatnya tetap sah. Dalam perkara itu Abu Ja'far Muhammad bin Jarir ath-Thabari berhujjah dengan ijma' uiama. Sedangkan Ibnu Mundzir telah menceritakan tentang pendapatwajibnya mengulangishalatdari al-Hasanal-Bash1i."[86J Kemudian dia (an-Nawawl) -rahimahullah Ta'ala- berkata: "Sedangkanmadzhabjumhur: "Sesungguhnyalarangan itu bersifat mutlak bagi orang yang shalat dalam keadaansepertiitu, baik dia sengajamelakukannyauntuk shalat atau karena ada maksud lain. Ad-Dawudy berkata: "Larangan itu dikhususkan bagi orcngyang melakukannya untuk shalat. Sedangkan pendapat yang shahih adalahpendapatyang pertama.Dan itu sesuai dengandhahir nash yang telah dinukil dari sahabatatau yang lainnya."" [871

t88I G. SHAI.AT KEADAAN BAHU DAI.AI'I KEDUA TERBUKA
Dari Abu Hurairah -radhiyallahu'at7hu--,dia berkata:Rasulullah -shallallahu'alaihiwasallam* bersabda: c.dLe
;. ,)9 I.> , ,j oi
( , t'lr .)">! ,*Jl

?,

,i ,J -L-t \7' I

. o r'-t./

'/

? ? . ,I /

,9

t

\t
o

r))
'i

9'{

"Jonganlah sa/uhseorang dari kalian shalatdenl_afi satuDckaian, sehinga tidak ada sedikitpun pakaian yang menutupi bahunya." q {M utafa un' aIai h) [gel
i86i Syaroi. S/rahih Muslim (A 209). [87] Rujukan sebelumnya. t88l ,4J-Aolrq: apa yang ada di amtara bahu sampai ke dasar leher. [89j Telah dikeluarkan oleh al-Buhtrari dalan ash-Shalah. Bab: Idza thalla {its-Tsoubil W a h i d ( U a 7 t )n o .( 3 5 9 ) . Nluslirrrdai"m kitab: csA-Si-oJ,cft, (i./ Bab:asft.ShoJahfiis-Tsaubin Wahrd. 868)no. (516) (V318),asy-Syaf idqtemal-{-lntm(V77),IbnuKhrrz^imah Abu Dawudno.(626), ad-DarimLi 'Awanah (? 61), ath-Thahawi no. (765)Abu i 1/ 282),al-Baihaqi (U 238).

34

Shalat dalanKeadaan Kedua BahuTerbuka

Daiam riwayat Muslim: "Di ataskedua bahunya."DanAhmad ielah meriwayatkannya dengan kedua 1uyu6".le}l Ibnu Qudamah telah berkata: Orang yang shalat wajib n:elekatkan suatu pakaian di atas bahunya, jika dia mampu menutupinya. Ini adalah pendapat Ibnu Mundzir. Dan telah ciiceritakan dari Abu Ja'far: "sesungguhnya shalat itu tidak nernenuhi bagi siapa yang tidak menutupi kedua bahunya." Kebanyakan fuqaha berkata, bahwa.yang demikian itu tidak ,,vajib dan bukan menjadi syaratsahnyashalat.trnipendapatMalik, as-Syafi'i dan yang lainnya, sebabkeduanya bukan aurat. Maka anggotabadan yang lain diserupakandengannya.[et1 Larangan yang ada pada hadits yang lalu menghendaki i.aranganyang haram dan diutamakan di atas qiyas. Sedangkan madzhabjumhur mengatakan: "Tidak membatalkan shalatnya." Tetapi mereka perkata: "Larangan ini adaiah untuk pembqrsihan, bukan iarangan haram. Maka kalau seseorang shalat dengan satu pakaian yang telah menutupi auratnya, meskipun tidak ada sedikitpunpakaianyang memrtupibahunya,shalatnyatetapsahdan cia dibenci (makruh).Baik dia mampu menjadikan sesuatusebagai penutupbahunya ataupun 1i6uL." [921 Dan ai-Karmani telahkeliru, karenadia mendakwakanadanya :,jma'tentangbolehnya tidak [e3]menutupi bahu (dalam shalat). Perkataanyaterbantah oleh madzhab Ahmad dan Ibnu Mundzir -sebagaimana yang telah kami jelaskan- dan sebagian uiama salaf,kelompok yang sedikit [ea]dan sebagianahli ilmu. ts5l
\.901 Musnad Ahmad (U 243). L9ll Al-Mughm (U618). l92l Syarah an-Nawawi'ala Shahih Muslim (4/ 232). t93l Fathul Baari (U 472\. 194)Al"Majmu'(Y 175). Jaami'at-Turmudzi (U 168). {951

Shalatdalan KeadaanKeduaEahu Terbuka

35

Ibnu Hajar telah memberikankomentar terhadapal-Karmani: "Demikianlah yang dikatakan!!Dia telah lupa terhadappenjerasan yangbaru disebutkandari an-Nawawi tentangketeranganyang telah kami nukilkan dari Ahmad. Dan sesungguhnya Ibnu Mund zt telah menukil dari Muhammad bin 'Ali tentang larangan tidak menutupinya. Dan pembicaraan at-Tirmidzi menunjukkan adanya perbedaanjuga. Dan ath-Thahawi mengaitkan bab tentangnya dalam Syarhul Ma'any [e6]dan menukil ad.anyalarangan dalam perkaraitu dari Ibnu 'umar, kernudiandari rhawus dan an-Nukha'i. Dan lainnya telah menukilnya dari Ibnu wahhab dan Ibnu Jarir. Asy-Syaikh Taqiyuddin as-Subki relah menukil tentang wajibnya perkara itu dari teks asy-syafi'i dan dia telah memiiihnya. Tetapi yang telah diketahui dalam kitab-kitab asy-syaf iyah perkataannya tidak sesuaidenganpenukilan dari as-Subkitersebut.,'[e7] Al-Qaadhi telah berkata: "sesungguhnya setelah dia menukil riwayat dari Ahmad yang menunjukkan, bahwa perkara tersebut tidak termasuk syarat shalat dan dia telah mengambil pendapat iru dari riwayat yang kedua dari Ahmad tentang orang yang shalat memakai sirwal (celanalebar-pent.)dan pakaiannyamenutupi salah satu dari keduabahunya dan yang lainnya terbuka: ,,Dimakrahkan." Lalu ditanyakan kepadanya: "Dia disuruh mengulang?,,Maka dia . tidak berpendapat wajibnya mengulangishalat. Jawaban ini mengandung'kemungkinan,bahwa dia tidak berpendapat wajibnya mengulangi shalat, karena orang itu telah rnenutupisebagian dari keduabahunya.Maka dicukupkan menutupi salahsatu dari keduabahunya,dikarenakandia telah melakukannva untuk lafadz khabar tersebut." Sisi persyaratan dari pendapatini: Sesungguhnya dilarang dia shalat dalam keadaan kedua bahunya terbuka. .l,aranganitu
[96] Lihat; Syarah Ma'aniyul-Atsar (Ll 377) [971 Fathui Baari (1/ 472).

36

Shalatdalan Keadaan KeduaEahu Terbuka

mengandung adanyakerusakanpada sesua y ang drJ,arcng, tu karena menutupinya adalah perkara yang wajib dalam shalat. Maka membiarkannya terbuka akan merusak shalatnya, sebagaimana hukum menutupi aurat.[s8]Akanretapi,tidakwajib menutupikedua bahu seluruhnya,sebaliknyacukup menutupi sebagiannya. [eeJ Demikian juga cukup menur'pi keduanyaciengan pakaiantipis, yang menampakan warna kulit, karena kewajiban menutupi teduanya berdasarkanhadits tersebutbisa ter.jadidaiarn keadaan ini serta. keadaan yang sebelumnya, inaksudnya: Baik dia menutupkan pakaian pada kedua bahunya atau tidak. [100] sebagaimanatelah disebutlan teks dari Imam Ahrnad tentang Orangyang shalat dalam keadaansalah satu ciari kedua bahunya terbuka,rnaka ciia tiiiak berpendapat wajibnya mengulangisharat. Daiam hal rni para iuqaha berkata, bahwa sesungguhnya metrekatkan atau yang sejenrsnya taii pada bahunya, apaka[ telah mencukupi? Dhahir perkataanar-Kharqi: "Jika di atasbahunya adasedikit ,,Sedikit pakaian,"maka tidak mencukupinya. Karenaperkataannya: pakaian"dan ini tidak dinamakanpakaian,demikianperkataan alQadhi. Dan lbnu Qadarnahmembenarkannya, denganperkataannya: "Yang benar,yang demrkian iru tidak mencukupinya,karenaNabi -shallallahu'alaihiwasallam-bersabda:

t98j Al-M ughni (1/619). i99) Yang berhak untuk diperingatkan atas kesalahanyang banl,ak orang terjerumus di -daiannya dari para jarnaah Haji dan umrah, sesungguhnya mereka masuk ke dalam shatrat setelah meiakukan 'lhawaf. sedangkanr.rereka:nasih dalarn keatiaan rnemakai pakian ihram roaka siralatlah salah satu dari mereka, sedangkan sajah satu dan pundak/ bahunya terbuka. Posisisunnah ini dilakukan di dalam ThawafUmrah dan Thawafyang satu di dalam Haji. yaitu Thawafeudum/ kedatangan atau Ifadhah, dan tidak disunnahkan di dalam shalat Thawaftian tidak pula bagi walita secara kesepakatan,karena kedaaan'wanitai+,u dibangun di atas ker,ertutupanauratnva. {fi01 Al-Mugltnt (U 6Ig).

Shalat dafan KeadaanKeduaEahu Terbuka

3V

,:,i,o.r,11

*P

rJC dr-lrEJe (yt,

ti:

oi

+t

i. €. f -til st, li! ))

. olt..

(

( 9.G
sahk seorang kalian shalatdengan dei satupaknian, ?naka hendaHahdia mengabungknndi antarakzduatepinyadi ataskcdua bahunya." Hadits ini bagian dari hadits shahih,diriwayatkan Abu Dawud. Karena yang diperintahkanmeletakkankain pada keduabatru untuk menutupinya, maka tidak cukrrphanya denganmenempelkan tatridan itu tidak dinamakan sebagai sutrah(rutupi. Itotl Dari sini, diketahuilah kesalahansebagianorang yang shalat, khususnya ketika shalatpadamusim panas,denganmemakaipakaian "sl-Fanilah" yang berbenangsedikit, dilekatkan pada bahunya. Maka, shalat merekadalam keadaandemikian ini adalah batal menurut madzhab Hambali dan sebagianulama salaf. Sedangkan menurut pendapat jumhur hukumnya malauh. Keadaan mereka sepertiini, jika tidak terjatuh daiam kesalahantersebut,maka mereka terjatuh dalam kesalahanshalatdenganmemakai pakaian yang ketat yang rnernbentuk aurat, atau dengan pakaian transparan yang menampakan warna kulit badan. Sebagaimanahal ini telah pada pembahasanyang ialu. F{anya Allahlah yang di.jetraskan pertolongandan tidak ada pengaturalam ini, kecuaiiDia. ctrimintai 'Apabila

H. S*"IAI.AT DENGAN PAKAIAN EERSANfiBAN YANG
Dari 'A'isyah -radhiyallahu 'anha- dia berkata: "Rasulullail -shallallahu 'alaihi wasallam- berdiri ntelakr.lkanshatratCengan
Ll9ll Al-Mushni (U 62Aj.

38

Shalat dengan Pakaian yangBerganbar

pakaian khamisah yang memiliki tanda, tatkala beliau telah menyelesaikan shaiatnya,beliau berkata:
r ?r.

@!9

":

(' azr_J>

-.o'.'

.J

o

ol

(

?'\-

+-t?

j! "dl

i, -.

a-+a*>Jl

o .

i,

o-t-X1l.a}))
' '.

, t'o.,

>l
Ol

?

-trt (( G'>"? G #'.?.' ti

"Pergilahkalian denganmembawa pakaian khamisahini ke Abu .tahmbin Khudzaifahdan ambillahpakaiananbijaaniyahuntukku. pakaian kharnisahtadi telah rneialaikanaku dalant Sesunguhnya shalatku'"'tl\021 Fakaian anbijaanivahyang cJiminta Rasulullah -shallallahu 'afuih.i wasallam-adaiah pakaian kasar yang tidak rnemiliki tanda. Berbedadengan pakaian al-khamishahyang dikembaiikan oleh beiiau, pakaian ini bertanda.Fadahal kata tanda iebih tepat dari gambar. Ath-Thibbi teiah berkata: "Dalam hadits anbijaaniyah: rrenjelaskan, bahwa gambar dan sesuatu yang nyata yang pengaruhterhadaphati yangbersihdanjiwa yang suci. rnemberikan Terlebihlagi anggotabadan yang lainnya." [103] i)ari Anas -radhiyallahu 'anhu-, dia berkata: "Bahwasanya 'A'isyah memrliki kain tipis, yang dia gunakan untuk menutupi 'alaihi .;endelarumahnya (tirai -ed.). Maka Nabi *shallallahu ,.+' I!am- berkatakepadanva asa :
t.rt. o' to o

.. ;\"^ \\ L5:./*

, ; isi e - P

t - t J ' , a ut tr , j

j

rt

]

)'r,: q.rU {, c

,, ;9 i!'

lst;.

t o i rr -b-ol tt

Teiah ciikeiuarkan oleh al-Bukhari dalam kitab osh-Shalah,Bab: Idat Shalla fi \1J482-483).Ibnu Ma.jahdalamal-Lihar,s, Bab:/-jbns Rosulullah -shallallahu'oiailtr wasallam*QJ LIT6)no. (3550).Abu'Awanah dalallrtal-Musnad (?24). Maiik dalam al-Muwaththa'(1/ 91 beserta Tantuirul Hawalih). Al-Baihaqi nul dalam as-Srzna Kubra W 423). 'Umdatul L03l Lihat Qaari (4/ 94) dan f,'othul Boari (1/ 483).

"c2) Tsaubin InlwA'lam

Shalat dengan Pakaianyang Eergambar

39

gambat-gambarnya "Jauhkanlah kain itu dariku, sesungguhnya lro4l shalatku." telah mengganggu F{aditsini dianggapbertentangandenganhadits A'isyah: Rasulullah -shallallahu' alaihi wasallant tidak " Sesungguhn.va memasuki runnah yang di dalamnya terdapat kain penutup yang [lo5] bergambar.tt ,dnggapanini bi sa dij awab: Acia kemungkinan gambar-gambar 'A'isyah nnemitriki ruh (bernyawa)yang terdapat pada hadits pada hadits ini gambarnirabsluta yang iainnya. [106] Seclangkan 'Anas meni.rnjukan adanyasuatu pefunjuk yang utama Fladits tentang rnakruhnyashalat dengan pakaian yang bergambar. Sisi penunjukanya: Sebagaimanayang telah dikatakan oleh ai"Apabila garnbar iru meiaiaikan orang yang siraiat Qasthatrany: ,Ja].am keadaangambar itu ada di hadapannya,maka teriebih lagi jika orang yang shalat itu memakainya."[1071 Dan al-'Aini memberikankomentar atasbab yang ditetapkanoleh al-Bukhari, dia berkata: "Maksudnya: lni adaiahbab yang menjelaskan tentang shaiat di rumah yang di dalarnnya terdapat pakaian yang .trika sepertiini sajadrmabuhkan,maka kemakruhanpada bergambar. diri pemakainyaakan lebih kuat dan lebih keras." [1081 Al-Bullhari memberikanbabpada hadits Anas yang lalu dengan Bab: "Jika seorang shalat dengan pakaian yang bersalib atau bergambar,Apakah shaiatnyarusak?" Apa yang menyebabkanadanya larangan demikian i6u?[loe]
[104] Telah dikeluarkan oleh al-Bukhari daI" ash-shalah,Bab: Idza shallafiTsaubin Muslnllab aw Tashaawir llalTufstdu Sholatahu? {lJ 48$ no. (374) Kitabuidibaas, Bab Karahiyoh ash-Shalah fit-Toshaawir (I0 391)no. (5959). (3/ 1669)no.(96). {1051 Lihat ShahihMuslim Soari (8/ 484), Umdatul Qoari (22174), Fat hul Boa ri (10/ 391). I 1061 Lihat: I r syaad aslrsyud cs-Saori (8/484). tIOTl 1108f Urndatul Qaari {4174). 11091 Shaiii al-Buhhori (U 484 denganFatlr).

40

yangEerganbar Pakaian dengan Shalat

Ibnu Hajar dan al-'Aini memberikan faidah, bahwa makna perkataanal-Bukhari:'Apakah shalanryarusak?" adalah suatupertanyaan yang butuh penjelasan. Sebagaimana kebiasaanal-Bukhari, dalam perkarademikian itu dia bersikap tidak memutuskanperkara yang diperselisihkan,karenapara ulama berselisihtentang larangan yang ada sesuatu di dalamnya. Apabila larangan itu untuk maknanyasendiri,maka akan mengandungkerusakan dalamnya di dan jika larangan itu untuk selainnya, maka mengandung larangan yang besifat makruhatau kerusakan terdapat khilaf didaiamnya. [1I0l I)an yang bisa diambil dari penjelasandi atas: Sesungguhnya perselisihanyang terjadi tentangshalat orang yang memakai pakaian bergambar, al-Bukhary tidak menetapkan batalnya dan dia minta penjelasanpadanya dengan kata 'Apakah." trni menunjukkan, bahwa arah perkataannyamenghendaki demikian iru. Sedangkan jnmhur fuqaha berpendapat malruh. [11i]trni telah ditunjukkan oleh hadits yang diriwayatkan oieh Sayyidah A'isyah, bahwa'dia berkata: "Bahwasanyasayamemiliki pakaian yangbergambar,lalu saya membentangkannya dan Rasulullah -shall allahu' alaihi wasallam-

[1101 Lihat U mdatul Qaari Ul 95) dan Fathui Baari 0./ 484]. (V189) Raudhatuth-Thaaitbin t111] Lthat:al-Mughni(U628't,al-Majmu'(3/ 179-180). Nihayotul Multahr"d(U55),aLFatauaan-Nahdtyah(UIO'D,al-l'atautaol-Khaniyah (1/109),al-Frahu'aloMadzhibil'Arba'ah(U 281).Danlbnullajartelahmenukilkan di dalam al-Fath ( 10/391), bahwasanyatid,akdimakruikan shaiat menghadap ke arah yang ada gambar,jika gambar tersebrrtkecil, atau kepalanya terputus!! Aku berkata: Dalilnya slroftlfr mengenai pengecuaiian yang terakhir ini. 'felah dikeluarkan oleh al-Isma'il.idi dalamMuJanrnya dari ltrnu'Abbas secaramarfu': "Gambar itu odolah kepala, maka apabtla kepatanya dtputus / dipotong, ti.d.ak aela gambar baginya." I{adiis ini slnhih. Llhal Silsilah ash.Shahihah no. (192l).dan slwhih alJaami' ash-Shaghir no. (3864).Akan tetapi, B,-bar yang t€rpampang di baju/ pakaian orang yang shalat, tidaidah akan tergambarkan pemotongan kepalanya, kecuaii dengan jahitan benang yang diletakkan di bagian leher gambar tersebut, agar tampak seakan-akan kepalanya sudah terputusl! Dan ini tidak memenuhi, bahkan harus membuang gambar kepala di dalam gambar itu, sepertidenganmenghapusnya kalau gambar itu terbuat dari cetakan di atas kertas, atau dengan membordirnya kalau gambar itu beradadi (kain) pakaian.

Shalat dengan Pakaianyang Bergambar

41

shalat menghadap kepadanya, maka beliau berkata kepadaku: "Letakkanlah ia di belakang." Maka pakaian itu sayajadikan dua [l121 sarung6utr1u1." Seteiah menyebutkan hadits tersebut an-Nawawi berkata: 'Adapun pakaian yangbergambar atau yang ada salibnya atau ada sesuatuyang melalaikan, maka dimakruhkanshalat dengannyaatau menghadap kepadanya atau shalat di atasnya disebabkan adanya [l hadits 1s1sgfu1.t' l3l Sebagaipenyempurna faidah,dalam pembahasan akan kita ini bicarakan secararingkas tentangl

* Hukum dengan gambar shalat membatva
imam Malik -rahimahullah- drtanya tentang cincin lrang bergambar,apakah seseorang boleh memakainya dan shalat dengannya? Dia (Imarn Mahk) berkata: "Tidakboleh memakainyadantidak [114] boleh shaiatdengannya." Ai-Bahuti berkata: "seseorang yang shalat d,imakruhkan mernbawabatu cincrr yangbergambaratau membawa pakaian dan yang sejenisnya,seperti mata uang Dirharn atau Dinar, yang beigambar." Sedangkan ulama yang bermadzhab Hanafi memberikan keringanan(ruklshah)pada seseor yangshalatdenganmernbawa ang mata uang Dirham yang bergambar.

11121 Telah dikeluarkan oleh Muslim d,alamKitabul-Li.baas waz-Ziinah, Bab Tahrim Tashwir Shuratul-Ilayawan wa Tabim Tikhadzu Maa fihi thurah Ghaira Mumtahinah bil Fursy wa Nahwihi (3/ 1668). An-Nasa'i dalan 62-2iinolr. Bab: at-Tashaauir (A 2l3). Ad-Darimi dalam as-Sunan Ql 38$. lLlSl Al-Majmu'(V 180). llt4l Al-Mudawarntul-Kubm (U gL).

42

Shalat dengan yangBerganbar Pakaian

As-Samarqindi berkata: "Jika seseorangshalat dengan membawa mata uang yang bergambar seorang raja!! Ini tidak mengapa, karena gambarnya sedikit dan tampak kecil dari p313." [1151 pandangan Hadits-haditsyang lalu tentang larangan tersebutmaknanya salingberdekatan. yanggamblangtentang Terdapatpula penjelasan larangan shalat dengan membawa gambar atau rnenghadap kepadanya,dikarenakanhai tersebutakan rnemalingkanhati dari 1*ekhusyu'an yang sempurnadalam shalat dan ddri rnerenungi dziktrdzikir serta bacaan-bacaannya, demikian juga tujuan-tujuannya, tt16l Dan di dalamnya yaitu terikat dan tunduk kepada 611u1-t. terkandung juga'."Larangan memandang iama kepadasesuatuyang neenyibukkan dan menghilangkankekhuslru'anhati, karena Nabi -shallallahu 'alaihi wasallam- rnenjadikan makna ini sebagaisebab pakaiankhamishah.It t7] mernbuang Sebab,yang demikian ini tidak nampak pada diri orang yang shalat sambil membawa gambar, tetapi hukumnya tetap seperti hukum membawagambar di luar shaiat. Tatkala gambar yangada padamata uangselaluterpakaiuntuk infak dan untuk bermu'amalah seh.ingga mata uang iru diletakka.ndi dalarn kantong atau dibawa dengantidak mengagungkannya. Iv{akasaya(penulis) berpendapat: {(Tidak mengapa seseor.rng shalat dengan membawa mata uang yang bergambar, wallahu A'fam.u As-Syaikh Abdul Azizbtn A.bdullah bin Baz -rahimahullahditanya tentang boleh tidaknya shalat dengan rnemakaijam yang ada salib atau di dalamnya ada gambarbinatang. .

Kasyful-Qanaa' Ql 432). illll i'ala Shahrh Muslim 6/ 4'3-44). i 116i SyoroAan-NawoLu :,\171 Syarah an-Nawawi'ala Shahilt Muslim t ll 44).

Shalat denganPakaianyang Eerganbar

43

Beliau (Syaikhbin Baz) menjawabdenganjawaban: "Jika gambar daiam jam itu tertutup, tidak terlihat, maka tidaklah mengapa hal itu. Adapun jika gambar itu dapat terlihat dari luar jam atau di dalamnya dapat dilihat tatkala terbuka, maka yang demikian itu tidak boleh. Karena adanya perkataan yang tetap dari Nabi -shnllallahu 'alaihi wasallam- kepada 'AIi -radhiyallahu 'anhu-: "Janganlah engkau membiarkangambar, kecuali telah engkau lenyapkan. Demikian juga hukum salib, tidai<boleh memakai jam yang memiliki saiib,kecuali telah digosok atau telah ditutup dengancat dan sejenisnya.Sebabada riwayat yang tetap dari Nabr -shailallahu 'alaihi wasallam-: dia "Sesungguhnya tidaklah melihat sesuatuyang memiliki salib, keanli beliautelahmenghancurkan mencabutnya."Il 18] atou

DENGAN I" SHATAT PAKAIAN YANGBERWARNA

KUNING
Dari Abdullah bin 'Amr -radhiyallahu 'anltu-, bahwasanya R.asulullah-shallallahu'alaihi wasallam-rnelihat kepadanya dalam keadaanmemakai dua pakaian yang berwarna kuning, maka beliau berkata: ((t.H
.o to'ta
/ t rt.

)l.r c -;k\)l

tt ^./lt

o

./t.1 .rt o+^ dl ))

. r

i

c

4

" Sesunguhnya ini jenis pakaian dai pakniannya olang kafq, maka janganlah kamu memakainya. [l 19] "

[1tr8i Al-Fotonrc (V 71) oleh asy-Sypikh Abdul Aziz bin Baz. t1191 Telah dikeluarkan oleh Muslim d.alam,al-Liboos uaz-Ziinah, Bab: an-Nahyu'an Lubsir-Rajuli ats-Tsoubil-Mu'oshfor (3/1647) no. (2077).Ahmad dalam ai-Musnad. (A $2,2A7 ,211). Ibnu Sa'd dalam ath-Thabu1aat ai-Kubra (41265). A1-Hakim dalam al-Mustadrak (4/ 190).

44

yangEeruarna Shalat dengan Pakaian Kuning

Al-Baihaqi menukil perkataan asy-Syafi'i, bahwasanya dta berkata:"Sayamelarangseorang laki-laki terhadapperkarayang halal dalam segalakeadaan,yaitu melumuri dirinya dengan za'faran.Iika dia telah melumurinya dengan za'fuan, maka diperintahkan untuk mencucinya.Dan sayamemberirulclshahdengan pakaian yang diberi warna kuning, kecuali apayangtelah dikatakan oleh ,Ali: ,,Dia telah melarangaku dan aku tidak mengatakan: Dia telah melarangkarian." Al-Baihaqi berkata: "Dan telah datang perkataan yang demikian itu dari selain'Ali dan dia (ai-Baihaqi)mengaitkanhadits fbnu 'Amr yang laiu. Kemudian berkata: "Kalau yang demikian itu saropaikepada asy-Syaf i tentu dia akan mengatakannya,dalam rangla mengikuti sunnahnsebagaimanakebiasaannya. i l25l " Ibnu Qudamah telah berkata:'Adapun shalatdenganpakaian berwarna merah, maka sahabat-sahabat kami berkata: .,Dimakruhkan bagi seoranglakilaki memakainya dan shalat dengannya." [26] Ibnul Qayyim berkata: "Dalam perkara dibolehkannya memakai pakaian yang berwarna merah, kain tenun yang terbuat dari bulu domba dan selainnya, perlu diteliti. Sedangkan kemakruhannya:"Sangat (dimakruhkan)." Sehingga,bagaimana Nabi -shallallahu 'alaihi wasallam- diduga telah memakai pakaian yang berwarna merah murni, sekali-kali tidak. Sesungguhnya Allah teLahmelindungi beliau darinya. Dan sesungguhnyadugaan yang dernikian itu, karena adanyakerancuanpada lafadz khutatulhamra' (pakaian merah)." [1271
11251 Fathul Baari (lol 3o4), s3tarah an-Nawawi 'ala Muslim (r4/ Eq dan telah menampilkan pembicaraan al-Baihaqi, ia berkata: "Adapun al-Baihaqi -raclhLyallahu'anhu- telah mendalamiperrnasalahan daiam Mo'rifatus-sunan di . tlan ia rnenukilkan pembicaraannya tersebut. Dan ia berkata: ia berkata: "orangorang salah tidak rnenyrrkai baju yang diberi warna kuning, dengan pendapat ini telah berkata Abu Abduliah al-Halimi dari teman-teman kami, sedangkan sekelornpok orang memberi keringanan di dalamnya dan sr.rnnahitu iebih utama untuk diikuti. Wailahu A' lam. {t261 Al"Mugtmi (U 624). {1271 Zaadul Ma'ad(1/ t39).

46

ShalatdenganPakaian yang EerwarnaKuning

ronul Qalyim tatkala rnernbicarakanpakaian Nabi -sha.ftarlahu 'alaihiwasallam281 yangberwarnamerah,Ir. dia berkata:',Seseorang yang menduga,bahwa pakaian beliau arjaiahL,erwarna merah murni dan tidak tercampuri warna lain adalah keliru, Sesungguhnya yarnan, yang ditenun khuhtul hamrq'iar adalah dua burdah(pakaian) dengan benang merah dan hitam, sebagaimana burdah-burdah Yaman lainnya. Dan burdah itu dikenal dengannarna tni(khutatut hamra'),karena menonjolnyabenang-benang merahdalam pakaian tersebut. Jika tidak seperti ini, maka pakaian. merah rnurni itu dilarang denganlaranganyang keras.t'{1291 Fendapat tu dibantah oleh asy-Syaukanidalam Syarah atr-il{untaqa: "Bahwa sesungguhnyaseorang sahabat itu telah rnensifati pakaian beiiau -shailallahu 'alaihi wasallam- dengan pakaianmerah dan dia adalah ahli lisan Arab dan wajib membawa kepada makna hakiki, 1raitumerah murni. Sedangkanmembawa rcepadamajaz(kiasan), yairu: Sebagiannyarnerah dan sebagian lainn,va ridak.Tidaklah boieh menetapkansifat iru padanya,kecuaii ada yang memaksudkandemiiian itu. jika yang dia maksudkan, bahwa itu adalahmakna khulatulhamra'secarabahasa, rnakadalam buku-buku bahasatidak ada penjeiasanjfang menguatkan rnakna tersebut.Jika demikian, iru tidak sesuais'/ari'at yang sebenarnya, karena syari'at yang sebenarnya'ti<iak menetapkanhanya dengan pengakuanbeiaka. Wajib mernbawaucapan sahabat itu sesuai bahasa Arab, sebab bahasa Arab adalair lisannya dan lisan Il3o) kaurnnYa." Asy-S.vaukani telahmeringkasmasalahLnidengansangatbagus dan berfaidah. D ia (asy-Syauk anl) -ra hi mahulIalr b erkata " Maq arn :
11281 Telahdikeluarkanolehath-ThabranididalamoJ-Ausatk(53/2-zouo'idnyaldengan sanadperawinyatsiqah,sebagaimana dalam al-Mojma'(% I9g\ dari Ibnu,Abbas di secaramarfu' : "Adaiah beliau mengenakan pada Hari Raya burdah berwarna -Shahihah,no. (7279t. merah." Lr}at: os-Silsi/ah o,slt I1291 Rujukanyang terdahulu (1/ 137). 11301 Lihat: Nailul-Authar rA g2\.

ShalatdenganPakaian yang BerwarnaKunhg

47

ini bagian dari pertempuran di kalangan para ulama. yang benar: $esungguhnya taranganterfujukepada warnakuning yang dicampur jenis merah yang khusus. Yaitu: warna merah dicampuri dengan warna kuning. Karena warna kuning itu telah mencampuri warna merah, maka pakaian merah bersemu warna kuning, larangan tersebut tertuju kepadanya. Dan jika pakaian merah itu tidak dicampuri denganwarna kuning, maka boleh memakainya.,'[131] Untuk itu, saudaraku sesamarnuslim, hendaklah engkau waspadadari memakai pakaian yang berwarna kuning, karena engkau akan berdiri di hddapanPelindungmv -Azza Walatla-" Engkau w4jib berada di atas petunjuk dan mengikutin-va.Dan engkau harus hatihati dari perbuatanyangmenyelisihi/ perbuatanbid'ah. semogaAliah memberikan taufiq kepada kami dan engkau untuk mencintai dan rneridhai-Nya. SesungguhnyaDia Maha pemurah, Mulya, Mendengar dan Maha Mengabulkan do'a hamba-Nya.

J. SHAIAT ORANG BAGI YANG TERBUKA KEPATANYA
Shalat dalam keadian terbuka kepalanya itu boleh,.jika dia seoranqlakiJaki. Karena kepalaitu menjadi aurat bagi perempuan, sedangkan laki-laki tidak. Tetapi disunahkanbagi seorangiaki-iaki n'lelakukanshalat dengan pakaian yang sernpurnayang sesuai keadaannya.Di antaranya:rnenurup kepala dengan sorban, atau tutr.rp kepala sepertikopyah atau songkokdan yang sejenisdengan ini langbiasa merekapakai. Dimakruhkanrnembukakepalatanpa ada udzur(halangan), terlebih lagi ketika melakukan sharatFardhu dan terlebihjuga shalatnvaberjama'u6. [1321 Al-A-lbanitelah berkata:"Yang sayaketahui: n'sesungguhnya shalatdenganrnembukakepalaadalah dibenci (makruh).Di antara
t131l As-Sailul Jarraar (U 164-165). 11321Fatatua If ulnmmad, Rasyid. RilJfui (5/ 1Ba9) dan os -sunan wctl-Mubtad'oal (hlm. 69).

48

Shalat bagi 0rangyang Terbuka Kepalanya

perkarayang tidak diperselisihkan: "Seorangmuslim disunnahkan berada dalam kondisi Islami yang sernpurnaketika melakukan shalat.Disebabkan adahadits berikut ini:

( d Ji

ti.e.,.o,ir.1^

rrlFl &lr l>

"Sevnguhttya AIIah lebihberhakunuk berhias diha.dapn-Nya. "lr33) Tidak termasuk dalam keadaanyang baik menurut kebiasaan saiaf adalah jika seseorang membiasakandiri membuka kepala, ketika di jalan-jalan dan demikian juga ketika di tempat-tempar icadah. Padahal ini merupakankebiasaanorang-orangasing yang ielahmemasuki kebanyakannegeri-negeri Islam. Ketika orang-orang j<ain telah memasuki negeri-negeriIslam, mereka memamerkan uadisi-tradisimerekayang rusak, lalu kaum muslimin mengikutinya. Kaum muslimin telah mengikuti tradisi-tradisi orang kafir, yang nembawa dampak tersia-siakannya kepribadianmerekayang Islami. jadi perangaiyang baru ini tidak pantasdiikuti karena. menyetrisihi radisi Isiam yang awal dan tidak bisa dijadikan huijah untuk ::lembolehkanmengerjakanshalat dengankepala terbuka. [13a] Adapun pendalilan oXehsebagiansaudara-saudara dari .{nsharus-Sunnah Mesir tentang boiehnya hal itu, ,lengan di
:;.i j

.:rtl

Awalnya: "Apabiia salah seorang dari kalian shaiat, hendaklah memakai pakaiannya, sesungguhnyaAllah ...." Telah dikeluarkan oleh ath-Thahawi di daiam Syaroh Ma'aniyul-Atsar (l/ 221), ath-Thabrani dan al-Baihaqi dalam as-Sunanul-Kubra (21 236) dan sanadnya hcson, sebagaimana di d.alamMajma' oz-Zawa'id. (Z 51). Dan lihat: as-Silsilci hahilrah no. (1369). ash-S Yang tercantum di dalam hadits Ibnu 'Abbas, bahwa Nabi -shallallahhu'alaihi uasallem- pernah nelepas qalansuwahnya, kemudian dijadikan untuk sutroi di hadapannya. ini adalah hadits dlro'if (lemah). Al-Aibani berkata: "Cukupiah yang menunjukkan atas perkara itu -yakni k-elemahannya- yaitu tafarrudnya lbnu as-Sakir dengannya. Dan aku telah rnengr.urgkap tentatrg'illahnyad,:.daTamodh-Dln'ifoh(2538dan ia jugamengatakan: "Se;ru:rgguhnyailndai saja benar, maka tidakiah menuajukkan :ikan membukanya :ecara r:rutiak, bahw.a&airir:nya: i.iahwasanya beiiau melakukrin hr,iiitu lletil<atidak ir,er:-rldahanyalrg dapat cijadirern selagai salrnlr dr:ngani':ya.li.rena mentbuat "trei,yir ."alrar'i:|li krL'rhpenblrg, sebagaimanahadits-he.fitsyang tercaatlfir d;r,',;sngrasalai:inya."

Shalatbagi 0rang yang Terbuka lGpalanya

49

ffiengqiyaskan kepadaseorangyang ihlam deng;ln membuka kepaia dalam Haji, nraka ini aciaiahqiyasyang paiing batil adalah qiyas yang telah engkau baca clari mereka.Bagarinanaridak, rnembuka kepala dalam Haji adalah syi'ar lslam dan tragian clari cara-cara yang tidak dilakukan pada ibadah lainnya. l{alau qiyas tersebut benar, tentu pendapat itu mewajibkan membuka kepala dalam shalat, karena membuka kepala adalah wajib dalam Haji. Mereka tidak bisa lepas dari kewajibarrini, kecuali dengan meninggalkan qiyastersebut. Semogamerekarnelakukannya."[1351 Tldak ada riwayat yang tetap, bahwa sesungguhnyaBeliau -shallallahu'ahihi wasallam-shalat-selain dalam keadaanberihramrnembuka kepala, tanpa memakai sorban. Sebab banyak faktorfaktor yang mendorong kepadapenukilan perbuatanbeliau, kalau seandainya beliau melakukannya. Barangsiapa yang menduga adanyaperbuatanbeliau itu, maka wajib mendatangkandalil. Dan yangbenar sangatberhak untuk 6iiLrr1i.it30l Di antara perkara yang pantas disebutkan, sesungguhnya seseor.rngyang shalat dengan membuka kepala adalah malrfr, yang dimutlakkan'oieh al-Baghawi itulah yang benar, sebagaimana dan kebanyakanulama. Maka orang awam yang melarangdirinya shalatdi belakangorang yang tidak terbukakepalanyaadalahtidak benar. Demikianlah keadaan orang shalat yang paling utama, disebabkanbanyaknya syarat-syarat kesempurnaanpada dirinya. Dan hal itu rnenunjukkansebagai orang yang selaluberpegang dan -sftallallahu 'alaiki wasailarn-. Hanya rnenegakkan sunah Nabi Allahlah yang memberi taufik. [137]

sRo
{1351 Tamamul Minrnh fit -To'ti4' ala Fi.qhisSunnah (hal 164-165). lL36l Ad.-dinul-Khalbh(A27$,al-Ajwibahon-Naafi'ah'anilMax'ilal-Waaqt'dft(bjs"110). [137j Lihat: al-Majmu'81 5t).

50

yang Terbuka Shalat bagi Orang Kepalanya

ketetapan di atasnya, pertolongan dan dakwah kepada-Nya' Dia adalah D zatYangMaha Melindungi dan Maha Sesungguhnya, Mampu atasnya. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepadajunjungan kita Nabi Muhammadn keluarga danpan sahabatnyaserta orang yang berjalan di atas petunjuknya dan yang mengagungkan sunnahnya sampai hari kiamat. [8]

I8l Apa yang ada di antara dua kurung merupakan pembicaraan Fadhilatusy-Syaihh Baz d-idalam ?salntsu Raso'il fisi-S/ralah (hlcr.5-16) dengandiringkas. A6rriAt-;" bl11

xLviii Muqaddinah


								
To top