MATERI TIK Kelas XI

W
Document Sample
scope of work template
							                            MATERI TIK Kelas XI

                          DATABASE ( Basis Data )

Data
 Angka,fakta atau simbol yang belum diolah / belum memiliki arti
Informasi
 Data yang telah diolah sehingga memiliki arti

Pengertian Database
   Sekumpulan data terhubung ( interrelated data )
   Yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media
   Tanpa mengatap satu sama lain atau tidak perlu suatu kerangkapan data
     ( memiliki control redundancy )
   Disimpan dengan cara tertentu sehingga mudah digunakan / ditampilkan
     kembali
   Disimpan sedemikian sehingga proses penambahan, pengambilan &
     modifikasi dapat dilakukan dgn mudah
   Disimpan tanpa mengalami ketergantungan dgn suatu program tertentu

Keunggulan Database dibandingkan dgn file processing / file berkas
   Data oriented bukan program oriented
   Dapat digunakan oleh banyak pemakai
   Volume & Struktur dapat berkembang dengan mudah
   Dapat memenuhi kebutuhan sistem baru secara mudah
   Dapat digunakan dengan cara berbeda
   Data Redundancy minimal

Relasi Database

Komponen pembentuk suatu Relasi Database
  1. Entitas / Entity
      Obyek-obyek dasar yang terkait dengan didalam sistem
      Dapat berupa orang / benda atau hal tertentu
     Contoh : siswa, buku, mata pelajaran dll

   2. Atribut / Attribute
       Penjelas suatu entitas
       Keterangan-keterangan yg terkait pada entitas atau
       Property dari entitas
      Contoh : NIS, Nama, Judul buku dll

   3. Record
       Baris / sekumpulan data yg mengisi baris dlm atribut
      Contoh : ( 0102, Andi, Jl. Kaliurang 102 )
   4. Key ( Kunci )
       satu atau gabungan atribut yg bersifat unik yg digunakan utk meng
      identifikasi suatu record dalam relasi

       Jenis – jenis Key
          a. Simple Key
                    satu atribut yang bersifat unik yang dijadikan sbg key dlm
                     relasi
          b. Composite Key
                    Gabungan atribut yg berfungsi sbg key
       Macam-macam Key
          a. Candidate key
                    satu atau gabungan atribut yg bersifat unik yg dijadikan
                     sebagai kandidat kunci ( calon kunci )
          b. Primary Key
                    Bagian dari CK yang dijadikan sebagai kunci utama suatu
                     entity dalam suatu relasi
          c. Foreign Key
                    Atribut yang dijadikan sebagai primary key dalam entitas lain
                     dlm suatu relasi, dengan kata lain atribut ini mengacu pada
                     atribut dalam entitas lain yg dijadikan sbg primary key
          d. Alternate Key
                    Kunci alternative
                    Bagian dari CK yang tidak dijadikan sebagai PK dalam
                     entitas tersebut.
Tabel
 Mewakili suatu entitas dalam suatu database
 Terdiri dari field-field yang mewakili atribut-atribut

Tipe Data / Data type
   1. Numeric
          Number
          Integer -------- bilangan bulat ----
          Long Integer ----- bil bulat ---
          Real -------- bil real ----
          Float ------- bil real ----
          Byte
   2. Alphanumeric / Text
          Text ------- 0 s/d 255 charakter -----
          Long Text / Memo ----- >255 charakter ----
          Char ----- fixed length text ------
          Varchar -------- variable length text --------
   3. Gabungan
          Date
          Time
          Currency
             Boolean ------- logika -------

Contoh Database Sistem Nilai Mata Pelajaran

Tabel Siswa
   NIS              Nama                           Alamat              Tgl lhr
01010       Andi Wibowo                    Jl. Kaliurang 16       03 Maret 1990
01011       Rahman Hakim                   Jl. Monjali 200        02 Januari 1990

Tabel Mata Pelajaran
Kode Mt pelajaran Mata Pelajaran               Kode Guru
       AA            TIK                         ARD
       BB            Fisika                      SWD

Tabel Guru
 Kode Guru             Nama Guru                           Alamat
    ARD         Ahmad Ardian SN, S.Kom           Jln. Nyai A. Dahlan
   SWD          Sahrul Wibowo                    Jl. AM Sangaji 56

Tabel Nilai
 NIS      Kode Mt pelajaran        Nilai
01010           AA                90
01010           BB                80
01011           AA                80
01011           BB                80


a. Entitas : Siswa, Mata pelajaran, Guru, Nilai
b. Atribut :
        pd entitas siswa : NIS, Nama, Alamat, Tgl lhr
        pd entitas mata pelajaran : Kode Mt pelajaran, Mata Pelajaran, KodeGuru
        pd entitas Guru : Kode Guru, Nama Guru, Alamat
        pd entitas Nilai : NIS, Kode mt pelajaran, Nilai
c. Record :
        pd entitas siswa : 01010, Andi Wibowo, Jl. Kaliurang 16, 03 Maret 1990
                            01011, Rahman Hakim, Jl. Monjali 200, 02 Januari1990
        Pd entitas mata pelajaran : AA, TIK, ARD
                                     BB, Fisika, SWD
        Pd entitas guru : ARD, Ahmad Ardian SN,S.Kom, Jln. Nyai A.Dahlan
                           SWD, Sahrul Wibowo, Jl. AM Sangaji 56
        Pd entitas nilai :    01010, AA, 90
                              01010, BB, 80
                              01011, AA, 80
                              01011, BB, 80
d. Menentukan tipe data suatu atribut
       Suatu atribut didefinisikan tipe datanya sesuai dengan kriteria data yg
akan diisi dalam atribut tersebut. Misalkan atribut nilai, jenis tipe data yang tepat
adalah numeric ( number,integer,real dll ) karena nilai nantinya akan diisi dengan
angka yang bisa dihitung. Sedangkan utk NIS ( Nomor Induk Siswa ) lebih tepat
didefinisikan dengan text yg tetap ( fixed length text ) dan bukan didefinisikan
dengan numeric walaupun data yg diisikan berupa nomor karena nomor utk NIS
berupa bilangan yg tidak dapat dihitung (dilakukan proses perhitungan).

Siswa                                    Mata pelajaran
  Atribut       Tipe data                    Atribut               Tipe data
NIS           Char ( 5)               Kode Mt pelajaran         Char (2)
Nama          Varchar (30)            Mata pelajaran            Varchar (15)
Alamat        Varchar (30)            Kode Guru                 Char (3)
Tgl lhr       date

Guru                                      Nilai
  Atribut      Tipe data                      Atribut             Tipe data
Kode Guru     Char (3)                NIS                       Char(5)
Nama guru     Varchar(30)             Kode Mt pelajaran         Char(2)
Alamat        Varchar(30)             Nilai                     Number(3)


{ tanda kurung ( ) setelah tipe data mendefinisikan panjang karakter dari atribut }

e. Menentukan key ( kunci )
      menentukan suatu atribut yg dijadikan sbg kunci membutuhkan penalaran.

Pd entitas Siswa

       Candidate Key : NIS, Nama

       NIS dan Nama bisa dijadikan sebagai candidate key karena NIS dan
       Nama bersifat unik ( berbeda antara satu dgn yg lain ) atau mempunyai
       kemungkinan yg kecil utk sama. Berbeda dgn alamat atau tgl lhr. Alamat /
       tgl lhr sulit utk menjadi kandidat karena mempunyai kemungkinan sama
       lebih besar. Misalkan dalam 1 rumah bisa terdapat 10 orang/murid yg
       sekolah di sekolah yg sama. Atau dlm hari tertentu kemungkinan orang yg
       lahir pada tgl yg sama bisa saja terjadi.

       Primary Key : NIS

       Diantara Candidate Key yg bisa dijadikan sebagai kunci utama adalah
       NIS, karena NIS bersifat sangat unik (berbeda) dan tidak mempunyai
       kemungkinan sama dibandingkan dengan Nama.
      Foreign Key : ------ (tidak ada)
      Pada entitas siswa tidak terdapat FK ( kunci tamu ) karena tidak ada
      atribut yg mengacu pada atribut di entitas lain yg dijadikan sebagai PK.

      Alternate Key : Nama
      Pada entitas siswa, atribut alternatif yg bisa dijadikan sbg kunci adalah
      Nama

Pada Entitas Mata pelajaran

      CK : Kode Mt Pelajaran, Mata Pelajaran, Kode Guru
      PK : Kode Mt Pelajaran
      FK : Kode Guru
      Kode Guru berfungsi sebagai FK ( kunci tamu ) karena mengacu pada
      atribut kode guru pada entitas Guru ( sbg PK di entitas guru )

      AK : Mata Pelajaran, Kode Guru

Pada Entitas Guru

      CK : Kode Guru, Nama Guru
      PK : Kode Guru
      FK : --
      AK : Nama Guru

Pada Entitas Nilai

      CK : NIS, Kode Mt Pelajaran
      PK : ----

      Pada entitas ini ada suatu kemungkinan yg terjadi utk PK, dikarenakan
      entitas Nilai merupakan Entitas Proses ( terjadi banyak proses dari
      beberapa entitas dalam relasi ) sehingga terdapat atribut bersifat unik
      dalam gabungan atribut. Pada Kondisi tertentu, NIS dan Kode Mt
      Pelajaran bisa berlaku sebagai PK dalam relasi ini tetapi dlm satu
      kesatuan ( NIS,Kode Mt Pelajaran ) atau disebut pula sebagai Composite
      Key. Nis dan Kode Mt Pelajaran tidak bisa bersifat unik dgn berdiri sendiri
      seperti halnya ketika pada entitas siswa maupun entitas mata pelajaran.

      FK : NIS, Kode Mt Pelajaran
      AK : NIS, Kode Mt Pelajaran
f. Gambar Relasi database

       Siswa
    NIS      *
    Nama
    Alamat
    Tgl lhr
                                                        Guru
       Mata pelajaran                              Kode Guru        *
      Kode Mt pelajaran*                           Nama guru
      Mata pelajaran                               Alamat
      Kode Guru


                                                          Nilai
                                                 NIS
                                                 Kode Mt pelajaran
                                                 Nilai
               Tanda * menunjukkan atribut yg berfungsi sbg primary key
          Tanda yg dituju arah panah menunjukkan atribut dgn fungsi foreign key




RELATIONAL DATABASE MANAGEMENT SYSTEM ( RDBMS )
Merupakan sistem manajemen database yang berbasis model relasi
Contoh – contoh program yg termasuk RDBMS
  1. Microsoft SQL Server
  2. Oracle
  3. MySQL
  4. PostgreSQL
  5. Microsoft Access
  6. Interbase
  7. SQLite
  8. Sybase dll
                                 RDBMS
                               Dengan SQL
                      ( Structure Query Language )

Secara umum SQL terdiri atas 3 bagian bahasa
   1. DDL ( Data Definition language )
      Merupakan bahasa yang digunakan untuk membangun,merubah ataupun
      menghapus suatu database maupun obyek-obyek database
      Terdiri atas perintah : CREATE, ALTER dan DROP

  2. DML ( Data Manipulation Language )
     Merupakan bahasa yang digunakan untuk memanipulasi data didalam
     obyek database.
     Terdiri atas perintah : INSERT, UPDATE, DELETE dan SELECT

  3. DCL ( Data Control Language )
     Merupakan bahasa yang digunakan untuk menangani keamanan dalam
     database server
     Terdiri atas perintah : GRANT dan REVOKE




  1. DDL ( Data Definition Language )
       a. CREATE
           Perintah CREATE digunakan untuk membangun suatu database
           maupun obyek database

           Membangun database
           Syntax : CREATE DATABASE nama_database

                  Contoh : CREATE DATABASE nilai
                  Arti => membuat database dengan nama database nilai

           Membuat table
           Syntax : CREATE TABLE nama_tabel (
                   Atribut1 tipe_data1(length),
                   Atribut2 tipe_data2(length),
                   ...............................
                   )

                 Contoh :
                                 CREATE TABLE siswa (
                                 Nis char(5),
                                 Nama varchar(30),
                                 Alamat varchar(30)
                                 )
   Arti perintah :
   Membuat tabel siswa dengan atribut Nis dgn tipe data char dengan
   panjang karakter 5, atribut Nama dgn tipe data varchar yg memiliki
   panjang karakter 30 dan Atribut Alamat dgn tipe data varchar
   panjang karakter 30.

   Untuk melihat deskripsi tabel yang telah dibuat , menggunakan
   perintah : DESCRIBE nama_tabel
   Cth : DESCRIBE siswa

b. ALTER
   Perintah ini digunakan untuk melakukan perubahan struktur pada
   obyek database

   Merubah nama tabel
   Syntax : ALTER TABLE nama_tabel_lama
            RENAME nama_tabel_baru

   Contoh : ALTER TABLE siswa
            RENAME siswa_semua
   Arti perintah => merubah nama tabel siswa menjadi tabel
   siswa_semua

   Merubah nama atribut/field pada tabel
   Syntax : ALTER TABLE nama_table
            CHANGE atribut_lama atribut_baru tipe_data(length)

   Contoh : ALTER TABLE siswa
             Change nis nomor_induk char(5)
   Arti perintah => merubah atribut nis pada tabel siswa dengan
   nomor_induk dengan tipe data char(5)

   Merubah tipe data pada atribut
   Syntax : ALTER TABLE nama_tabel
            MODIFY atribut tipe_data_baru

   Contoh : ALTER TABLE siswa
            MODIFY alamat text(30)

   Penambahan atribut/field pada suatu tabel
   Syntax : ALTER TABLE nama_tabel
            ADD atribut_baru tipe_data

   Contoh : ALTER TABLE siswa
            ADD tgl_lahir date
         Pengurangan / penghapusan atribut / field
         Syntax : ALTER TABLE nama_tabel
                  DROP COLUMN atribut

         Contoh : ALTER TABLE siswa
                  DROP COLUMN alamat

      c. DROP
         Perintah ini digunakan untuk menghapus database maupun obyek
         database.

         Menghapus Tabel
         Syntax : DROP TABLE nama_tabel

         Menghapus Database
         Syntax : DROP DATABASE nama_database

2. DML ( DATA MANIPULATION LANGUAGE )
     a. INSERT
         Perintah ini digunakan untuk menginputkan data / record kedalam
         obyek database

         Syntax :     INSERT INTO nama_tabel VALUES (
                      Isi_field1, isi_field2,.........
                      )
         Contoh :     INSERT INTO siswa VALUES (
                      “01234”,”Ardiansyah”,”Jl. Kaliurang 35”
                      )

         Tanda “... “ digunakan oleh data yang berjenis text

      b. UPDATE
         Perintah ini digunakan untuk melakukan perubahan data pada
         obyek database
         Syntax :       UPDATE nama_tabel
                        SET
                        Atribut = data

         Contoh :     UPDATE siswa
                      SET
                      Alamat = “ Jl. Gejayan 20 “
         Arti : Merubah semua alamat menjadi Jl. Gejayan 20 pada tabel
                siswa
        c. DELETE
           Perintah ini digunakan untuk menghapus data dalam obyek
           database
           Syntax :       DELETE FROM nama_table
           Contoh :       DELETE FROM siswa
           Arti : Menghapus semua data pada tabel siswa
        d. SELECT
           Perintah ini digunakan untuk menampilkan data pada obyek
           database yang dipilih
           Syntax :       SELECT * FROM nama_tabel
                        Tanda * berarti semua atribut yg dipilih utk ditampilkan


           Syntax :     SELECT atribut1, atribut2, .....
                        FROM nama_tabel

           Contoh :    SELECT nis, nama
                       FROM siswa
           Arti => menampilkan data nis dan nama dari tabel siswa



PERINTAH KLAUSA DALAM DML
  A. KLAUSA WHERE
     Perintah WHERE digunakan untuk memberikan kekangan nilai dengan
     menentukan kondisi atau kriteria dalam manipulasi data.
     Klausa ini digunakan setelah syntax DML

     Syntax :     syntax DML
                  WHERE
                  kondisi

     contoh :       UPDATE siswa
                    SET alamat = “Jl. Gejayan 20 “
                    WHERE
                    Nis = “01000”
     Arti perintah = merubah alamat pada table siswa yang memiliki Nis 01000
     menjadi Jl. Gejayan 20, dengan kata lain hanya yang memiliki Nis 01000
     yang diubah alamatnya menjadi Jl. Gejayan 20. Jika tanpa perintah where
     maka semua alamat pada table siswa menjadi Jl. Gejayan 20.

     Contoh :       DELETE FROM siswa
                    WHERE
                    Nis = “01000”
     Arti perintah = menghapus data pada table siswa yang memiliki Nis 01000
     Dengan kata lain data yg dihapus hanya data siswa yg memiliki Nis 01000
   Contoh :     SELECT * FROM siswa
                WHERE
                Nama = “ Ardiansyah “

   Arti perintah = menampilkan data pada record / data milik Ardiansyah


B. KLAUSA ORDER BY
   Klausa ini digunakan untuk mengurutkan hasil / tampilan berdasarkan
   urutan terkecil ataupun terbesar. Klausa ini juga digunakan setelah syntax
   DML maupun klausa yang lain
   Syntax :      syntax DML
                 ORDER BY atribut
                 ASC/DSC
                 ASC untuk menentukan urutan dari yg terkecil, DSC dari yg terbesar


   Contoh :     SELECT * FROM siswa
                ORDER BY nama
                ASC
   Arti : menampilkan data dari table siswa urut berdasarkan nama dari yang
   terkecil

C. KLAUSA LIKE
   Klausa ini digunakan untuk tampilan suatu data dengan kriteria
   berdasarkan karakter tertentu. Biasanya digunakan untuk pencarian data
   Digunakan setelah klausa WHERE
   Syntax :    syntax DML
               WHERE
               Kondisi LIKE
                %data / data% / %data%
               _data / data_ / _data_
                Tanda   _ berarti hanya 1 karakter saja, tanda % beberapa karakter


   Contoh :   SELECT * FROM siswa
              WHERE
              Nama LIKE “Dhani%”
   Arti = menampilkan data dari table siswa dengan nama yang diawali
   dengan Dhani

D. KLAUSA GROUP BY
   Klausa ini digunakan untuk mengelompokkan data berdasarkan atribut
   tertentu.
   Syntax :     syntax DML
                GROUP BY atribut
      Contoh :     SELECT nis, kode_mp, nilai
                   FROM nilai
                   GROUP BY nis, nama




INTEGRATED FUNCTION
Fungsi-fungsi integrasi yang ada dalam SQL
   1. Fungsi Aritmatik
      + : untuk penjumlahan
      - : untuk pengurangan
      * : untuk perkalian
      / : untuk pembagian

   2. Fungsi Relasional
      > : lebih besar
      < : lebih kecil
      = : sama dengan
      >= : lebihbesar sama dengan
      <= : lebihkecil sama dengan

   3. Fungsi Logic
      AND : dan
      OR : atau
      NOT : bukan

   4. BETWEEN
      Fungsi ini untuk menentukan jangkauan

      Contoh : SELECT*FROM siswa WHERE tgl_lhr BETWEEN “1989-02-01”
               AND “1989-03-01”

   5. Fungsi Nilai
      TIME         : menentukan waktu
      CURRENT_TIME : menentukan waktu sekarang
      CURRENT_DATE : menentukan tanggal sekarang

   6. Fungsi Agregat
      AVG        : rata-rata
      MIN        : minimal
      MAX        : maksimal
      COUNT      : banyaknya cacah data
      SUM        : jumlah data

      contoh :     SELECT MAX(nilai1) FROM nilai
                            Query Antar Table

Gabungan antar tabel
Untuk menggabungkan tabel bisa menggunakan berbagai cara.
   1. Penggabungan dengan klausa WHERE
      Klausa where bisa digunakan untuk menggabungkan beberapa tabel.
      Syarat yang digunakan adalah adanya pendeklarasian nama tabel
      didepan atribut yang akan disandingkan dengan tanda . (titik)

     Syntax :     SELECT nama_tabel1.atribut1,nama_tabel1.atribut2,
                  Nama_tabel2.atribut1
                  FROM nama_tabel1, nama_tabel2
                  WHERE
                  Kondisi

     Contoh :     SELECT siswa.nis,siswa.nama,
                           Mtpljrn.kode_mp,
                           Nilai.nilai
                  FROM siswa, mtpljrn, nilai
                  WHERE
                  Siswa.nis = nilai.nis AND mtpljrn.kode_mp = nilai.kode_mp

  2. CROSS JOIN
     Cross join merupakan penggabungan sederhana tanpa adanya kondisi.
     Syntax :     SELECT atribut1,atribut2 FROM nama_tabel1
                  CROSS JOIN nama_table2

  3. INNER JOIN
     Penggabungan sederhana diikuti oleh kondisi tertentu
     Syntax :   SELECT atribut1,atribut2 FROM nama_tabel1
                INNER JOIN nama_table2
                ON kondisi

  4. STRAIGHT JOIN
     Syntax :  SELECT table1.atribut FROM tabel1
               STRAIGHT JOIN
               Tabel2

  5. LEFT JOIN
     Akan menampilkan nilai kosong ( NULL ) ditabel sebelah kanan jika tidak
     ada hubungan
     Syntax :   SELECT nama_table.atribut FROM nama_table1
                LEFT JOIN nama_tabel2
                ON kondisi
   6. RIGHT JOIN
      Akan menampilkan nilai kosong ( NULL ) ditabel sebelah kiri jika tidak ada
      hubungan.
      Syntax :  SELECT nama_table.atribut FROM nama_table1
                RIGHT JOIN nama_tabel2
                ON kondisi

Perintah SELECT di dalam SELECT
Perintah ini terjadi jika syntax SELECT yang dipakai merupakan gabungan dari
atribut yang dipilih dan atribut yang memerlukan proses yang tidak sederhana/
memerlukan multiquery ataupun penghitungan yang bukan dalam 1 record
(multirecord).

Contoh :     tabel satu
              NIS Nama                       Nilai
              100 Ardi Syarif                70
              101 Syaifulloh                 80
              102 Andi                       80
             Menampilkan data nis,nama,nilai dan nilai rata-rata dari tabel satu

             SELECT NIS, Nama, Nilai, ( SELECT AVG(Nilai) FROM satu )
             FROM satu

Bagaimana jika ingin menampilkan data dgn perhitungan tetapi dlm 1 record?
Perintah SELECT di dlm SELECT tidak diperlukan

Contoh :     tabel dua
              NIS Nama                Nilai1 Nilai2
              100 Ardi Syarif         100         80
              101 Syaifulloh          70          40
             Menampilkan data nis,nama, nilai, nilai2, rata-rata nilai dari tabel
             dua

             SELECT NIS,Nama, Nilai1, Nilai2, ((Nilai1+Nilai2)/2)
             FROM dua
CONSTRAINT
Aturan-aturan yang digunakan atribut untuk mendefinisikan suatu data. Aturan ini
dideklarasikan setelah deklarasi atribut.

   1. Default Value
      Aturan Default value digunakan untuk mendefinisikan nilai awal dari suatu
      data.
      Syntax :    CREATE TABLE nama_table (
                  Atribut1 tipe_data1 DEFAULT nilai_awal ,
                  Atribut2 tipe_data2
                  )

      Contoh :      CREATE TABLE nilai (
                    No char(5),
                    Nilai int(2) DEFAULT 0
                    )

   2. Not Null
      Aturan Not Null digunakan agar data yang akan diinputkan tidak boleh
      kosong.
      Syntax :    CREATE TABLE nama_table (
                  Atribut1 tipe_data NOT NULL,
                  Atribut2 tipe_data2
                  )

      Contoh :      CREATE TABLE nilai (
                    No char(5) NOT NULL,
                    Nilai int(2)
                    )

   3. Auto Increment
      Aturan ini digunakan untuk membuat agar data yg bersifat number yang
      diinputkan bisa berurutan.
      Syntax :      CREATE TABLE nama_table (
                    Atribut1 tipe_data1 AUTO INCREMENT
                    Atribut2 tipe_data2
                    )

      Contoh :      CREATE TABLE peminjam (
                    No Int(2) AUTO INCREMENT,
                    Nama varchar(20)
                    )
    4. PRIMARY KEY ( Kunci Utama )
       Syntax :   CREATE TABLE nama_table
                  Atribut1 tipe_data PRIMARY KEY,
                  Atribut2 tipe_data2
                  )
             atau

      Syntax :    CREATE TABLE nama_table (
                  Atribut1 tipedata1,
                  Atribut2 tipedata2,
                  PRIMARY KEY(atribut)
                  )

Bagaimana jika table sudah dibuat terlebih dahulu? Penambahan aturan bisa
dilakukan dengan perintah ALTER dengan MODIFY

syntax :    ALTER TABLE nama_table
            MODIFY atribut tipe_data constraint

Contoh :    ALTER TABLE peminjam
            MODIFY no int(4) AUTO INCREMENT

Pengecualian untuk constraint Primary Key dan constraint Index, penambahan
aturan dilakukan dengan perintah ALTER dengan ADD

      Syntax :    ALTER TABLE nama_table
                  ADD PRIMARY KEY(atribut)

                  ALTER TABLE nama_table
                  ADD INDEX(atribut)

      Contoh :    ALTER TABLE nilai
                  ADD PRIMARY KEY(nis,kode_mp)



I




                           **** Ahmad Ardian SN, S.Kom ****

						
Related docs