ABSTRAK ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA SENGKETA

Document Sample
ABSTRAK ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA SENGKETA Powered By Docstoc
					                                 ABSTRAK

    ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA
  SENGKETA ANTARA PT. CENTRAL PERTIWI BAHARI (PT. CPB)
             DENGAN BUPATI TULANG BAWANG


                                    Oleh

                                   Asriani




Sengketa Tata Usaha Negara adalah sengketa yang timbul dalam bidang Tata
Usaha Negara antara orang atau badan hukum perdata dengan Pejabat Tata Usaha
Negara baik di pusat maupun di daerah, sebagai akibat dikeluarkannya Keputusan
Tata Usaha Negara. Sengketa antara PT. Central Pertiwi Bahari dengan Bupati
Tulang Bawang yang terjadi akibat dikeluarkannya Keputusan Tata Usaha Negara
No. 49/BG.IV/HK/TB/2005 oleh Bupati Tulang Bawang yang mencabut sebagian
ijin lokasi PT. Central Pertiwi Bahari seluas 8.356,20 Ha menurut Penggugat
tanpa mempertimbangkan prosedur dan mekanisme terlebih terdahulu.

Berdasarkan uraian di atas, maka permasalahan skripsi ini adalah Bagaimanakah
pertimbangan hakim pengadilan tata usaha negara dalam menetapkan putusan
tentang sengketa antara PT. Central Pertiwi Bahari dengan Bupati Tulang
Bawang? dan Bagaimanakah akibat hukum dari putusan tersebut?. Sesuai dengan
masalah diatas, maka tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk
mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menetapkan putusan dan untuk
mengetahui akibat dari putusan pengadilan tersebut.

Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian adalah dengan
menggunakan pendekatan secara Normatif. Pendekatan Normatif merupakan
pendekatan utama yang dilakukan dengan mempelajari dan menelaah secara
sistematis dokumen berkas-berkas penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara
Nomor 13/G.TUN/2005/PTUN-BL jo Nomor 19/BDG/2006/PT.TUN-MDN jo
Nomor 254K/TUN/2006 jo Nomor 23 PK/TUN/2007 mengenai sengketa antara
PT. Central Pertiwi Bahari dengan Bupati Tulang Bawang serta literatur yang
berkaitan dengan masalah.
                                                                       Asriani

Sumber data yang digunakan sesuai dengan jenis pendekatan yang digunakan
adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh dari kepustakaan berupa bahan
hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, studi dokumentasi
sedangkan metode pengolahan datanya adalah seleksi data, klasifikasi data dan
sistematika data. Analisis yang digunakan secara kualitatif sehingga diperoleh
gambaran tentang kasus yang dibahas kemudian ditarik kesimpulan tentang
masalah-masalah yang akan diteliti.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan dengan cara
meneliti beberapa dokumen yakni berupa putusan No. 13/G.TUN/2005/PTUN-BL
jo No. 19/BDG/2006/PT.TUN-MDN jo No. 254K/TUN/2006 jo No. 23
PK/TUN/2007 mengenai bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Tata
Usaha Negara dalam menetapkan putusan tentang sengketa antara PT Central
Pertiwi Bahari dengan Bupati Tulang Bawang, pertimbangan hakimnya yang
lebih terperinci ada dalam putusan tetapi yang pada intinya ialah menolak
permohonan penggugat untuk menerbitkan penetapan penundaan pelaksanaan
Keputusan Tergugat No. B/49/BG.IV/HK/TB/2005 dan Keputusan Tergugat No.
B/50/BG.IV/HK/TB/2005 dan bagaimanakah akibat hukum dari putusan tersebut,
akibat hukum dari putusan itu ialah Penggugat tidak mempunyai hak lagi atas
tanah seluas 8.356,20 Ha karena telah batal demi hukum.

Berdasarkan uraian hasil penelitian dan pembahasan di atas, disarankan sebelum
menjatuhkan putusan, hakim harus dapat menilai dengan arif dan bijaksana serta
penuh kecermatan sehingga tidak terjadi kekhilafan dan kekeliruan dalam
menetapkan putusan.