Laporan Keuangan Konsolidasian beserta Laporan Auditor Independen

Document Sample
Laporan Keuangan Konsolidasian beserta Laporan Auditor Independen Powered By Docstoc
					Laporan Keuangan
Konsolidasian beserta
Laporan Auditor Independen
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2006
dan 2005


Pt Bank Mandiri (Persero) tbk.
dan anak Perusahaan




                                 LemBarr penGesaHan   169
                                                                                                      Purwantono, Sarwoko & Sandjaja                Phone:	 (62-21)	5289	5000
                                                                                                      Jakarta	Stock	Exchange	Building               Fax:	   (62-21)	5289	4100
                                                                                                      Tower	2,	7th	Floor                            www.ey.com
                                                                                                      Jl.	Jend.	Sudirman	Kav.	52	-	53
                                                                                                      Jakarta	12190,	Indonesia




Laporan Auditor Independen




Laporan No. RPC-6569




Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

kami telah mengaudit neraca konsolidasian pt Bank mandiri (persero) tbk. (selanjutnya disebut “Bank mandiri“) dan anak perusahaan tanggal 31 Desember 2006, serta laporan laba rugi
konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Laporan keuangan konsolidasian adalah
tanggung jawab manajemen Bank mandiri. tanggung jawab kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan konsolidasian berdasarkan audit kami. Laporan keuangan
konsolidasian Bank mandiri dan anak perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005, telah diaudit oleh prasetio, sarwoko & sandjaja yang laporannya tertanggal
9 maret 2006 menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian atas laporan tersebut dan membuat acuan pada laporan keuangan anak perusahaan tertentu yang telah diaudit oleh
auditor independen lain dengan pendapat wajar tanpa pengecualian yang laporannya telah diserahkan kepada mereka. kami tidak mengaudit laporan keuangan anak perusahaan tertentu
Bank mandiri pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006, yang laporannya menyajikan jumlah aktiva sebesar 4,57% dari jumlah aktiva konsolidasian
pada tanggal 31 Desember 2006 dan jumlah pendapatan operasional sebesar 3,10% dari jumlah pendapatan operasional konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.
Laporan keuangan tersebut diaudit oleh auditor independen lain dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, yang laporannya telah diserahkan kepada kami, dan pendapat kami,
sepanjang berkaitan dengan jumlah untuk anak perusahaan tersebut, didasarkan semata-mata atas laporan auditor independen lain tersebut.

kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan ikatan akuntan indonesia. standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar
kami memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan konsolidasian bebas dari salah saji material. suatu audit meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang
mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian. audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang
dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. kami yakin bahwa audit kami dan laporan auditor independen lain
memberikan dasar yang memadai untuk menyatakan pendapat.

menurut pendapat kami, berdasarkan audit kami dan laporan auditor independen lain tersebut di atas, laporan keuangan konsolidasian yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar,
dalam semua hal yang material, posisi keuangan Bank mandiri dan anak perusahaan pada tanggal 31 Desember 2006, dan hasil usaha serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di indonesia.

seperti dijelaskan pada catatan 59 atas laporan keuangan konsolidasian, prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di indonesia dalam beberapa hal berbeda dengan standar pelaporan
keuangan internasional. penerapan prinsip akuntansi berdasarkan standar pelaporan keuangan internasional dan peraturan Bank indonesia mengenai tingkat penyisihan minimum
untuk kredit yang tidak mengalami penurunan nilai akan berpengaruh pada ekuitas konsolidasian Bank mandiri dan anak perusahaan pada tanggal 31 Desember 2006 dan hasil usaha
konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut sebagaimana yang disajikan pada catatan 60 atas laporan keuangan konsolidasian.

audit kami laksanakan dengan tujuan untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan pokok konsolidasian secara keseluruhan. Laporan keuangan Bank dan anak perusahaan tertentu
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 masing-masing telah diaudit oleh prasetio, sarwoko & sandjaja dan auditor independen lain. informasi tambahan disajikan
untuk tujuan analisis tambahan dan bukan merupakan bagian laporan keuangan pokok konsolidasian yang diharuskan menurut prinsip akuntansi yang berlaku umum di indonesia.
informasi tersebut, kecuali untuk yang berhubungan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005, dimana prasetio, sarwoko & sandjaja dan auditor independen lain
telah menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian, telah menjadi obyek prosedur audit yang diterapkan dalam audit atas laporan keuangan pokok konsolidasian dan, menurut
pendapat kami, berdasarkan audit kami serta laporan dari auditor independen lain, telah disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, berkaitan dengan laporan keuangan
pokok konsolidasian secara keseluruhan.


purwantono, sarwoko & sandjaja




Drs. soemarso s. rahardjo, me
izin akuntan publik no. 98.1.0064

2 maret 2007




                                                         Registered	Public	Accountans	No.	KEP-122/KM.5/2006
                                                                   A	Member	of	Ernst	&	Young	Global




148
149
Laporan Keuangan Konsolidasian
Beserta Laporan Auditor Independen
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal
31 Desember 2006
Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005

PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
DAN ANAK PERUSAHAAN
           PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
  LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
           TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2006
              DENGAN ANGKA PERBANDINGAN UNTUK TAHUN 2005




                                                              Daftar Isi


                                                                                                                                      Halaman

Laporan Auditor Independen

Neraca Konsolidasian ..............................................................................................................     1-4

Laporan Laba Rugi Konsolidasian ...........................................................................................             5-6

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian.............................................................................                    7-8

Laporan Arus Kas Konsolidasian.............................................................................................            9 - 10

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian ..................................................................... 11 - 138

Daftar Informasi Tambahan ....................................................................................................           139



                                                         ******************
                         PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                                           NERACA KONSOLIDASIAN
                                               31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                          Catatan                     2006            2005

AKTIVA
Kas                                                                           2e                      3.965.717       2.522.764
Giro pada Bank Indonesia                                                    2e, 3                    21.579.158      20.304.705
Giro pada Bank Lain - setelah dikurangi
  penyisihan penghapusan masing-masing
  sebesar Rp11.149 dan Rp7.725 per
  31 Desember 2006 dan 2005                                         2d, 2e, 2o, 4, 36, 47               537.234        697.603
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain -
  setelah dikurangi penyisihan penghapusan
  masing-masing sebesar Rp97.981 dan
  Rp154.871 per 31 Desember 2006 dan 2005                                2f, 2o, 5, 36                9.435.541      23.617.054
Surat-surat Berharga                                                 2d, 2g, 2o, 6, 36, 47
 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                                                 873.264         600.200
 Pihak ketiga                                                                                        18.627.219      11.238.532

                                                                                                     19.500.483      11.838.732
  Dikurangi: Diskonto yang belum diamortisasi, keuntungan/
             (kerugian) yang belum direalisasi dari kenaikan/
             (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
             penyisihan penghapusan                                                                  (1.139.525)     (1.334.463)

                                                                                                     18.360.958      10.504.269
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                    2d, 2h, 2o, 7, 47              90.648.024      92.055.964
Tagihan Lainnya - Transaksi Perdagangan
  - setelah dikurangi penyisihan penghapusan
  masing-masing sebesar Rp812.247 dan
  Rp1.101.415 per 31 Desember 2006 dan 2005                          2d, 2i, 2o, 8, 36, 47            1.958.039       2.724.729
Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali
  - setelah dikurangi penyisihan penghapusan
  masing-masing sebesar Rp8.600 dan RpNihil
  per 31 Desember 2006 dan 2005                                          2j, 2o, 9, 36                  833.388        317.043
Tagihan Derivatif - setelah dikurangi penyisihan
  penghapusan masing-masing sebesar Rp4.260
  dan Rp3.443 per 31 Desember 2006 dan 2005                             2k, 2o, 10, 36                  410.727        315.243
Kredit yang Diberikan                                           2d, 2l, 2o, 11, 36, 47, 54
  Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                                                750.672       1.245.740
  Pihak ketiga                                                                                      117.006.650     105.607.206

  Jumlah Kredit yang Diberikan                                                                      117.757.322     106.852.946
  Dikurangi: Pendapatan yang ditangguhkan                                                                (86.380)      (159.858)

  Jumlah Kredit yang Diberikan setelah pendapatan
       yang ditangguhkan                                                                            117.670.942     106.693.088
  Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                                 (14.388.695)    (11.823.614)

  Jumlah Kredit yang Diberikan - bersih                                                             103.282.247      94.869.474
Tagihan Akseptasi - setelah dikurangi penyisihan
  penghapusan masing-masing sebesar Rp155.223
  dan Rp429.092 per 31 Desember 2006 dan 2005                       2d, 2m, 2o, 12, 36, 47            3.453.170       3.890.010
Penyertaan Saham - setelah dikurangi penyisihan
  penghapusan masing-masing sebesar Rp73.625
  dan Rp73.298 per 31 Desember 2006 dan 2005                            2n, 2o, 13, 36                   84.870         68.066




                                    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                               bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                                1
                          PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                                      NERACA KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                               31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                      Catatan                        2006          2005

AKTIVA (lanjutan)


Aktiva Tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan
  dan amortisasi masing-masing sebesar Rp3.392.670
  dan Rp2.836.857 per 31 Desember 2006 dan 2005                        2p, 14                        4.709.243     5.305.413
Aktiva Pajak Tangguhan - bersih                                        2v, 27e                       3.295.451     2.231.402
Aktiva Lain-lain - setelah dikurangi penyisihan
  penghapusan masing-masing sebesar Rp994.703
  dan Rp427.225 per 31 Desember 2006 dan 2005                      2d, 2q, 2r, 15                    4.963.425     3.959.609

JUMLAH AKTIVA                                                                                      267.517.192   263.383.348




                                   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                              bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                              2
                          PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                                       NERACA KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                                31 Desember 2006
                                 Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                             (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                       Catatan                        2006          2005

KEWAJIBAN DAN EKUITAS

KEWAJIBAN
Kewajiban Segera                                                                                       671.339       675.285
Simpanan
  Giro                                                              2d, 2s, 16, 47
     Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                                             333.512       314.961
     Pihak ketiga                                                                                    48.479.241    46.095.309

                                                                                                     48.812.753    46.410.270
  Tabungan                                                           2d, 2s, 17, 47
     Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                                              46.355        23.276
     Pihak ketiga                                                                                    60.257.206    47.129.902

                                                                                                     60.303.561    47.153.178
  Deposito berjangka                                                 2d, 2s, 18, 47
    Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                                              877.911     1.080.031
    Pihak ketiga                                                                                     95.713.323   111.646.173

                                                                                                     96.591.234   112.726.204

  Jumlah Simpanan                                                                                   205.707.548   206.289.652
Simpanan dari Bank Lain
  Giro dan Tabungan                                                  2d, 2t, 19, 47                   1.286.609       415.841
  Inter-bank call money                                                  2t, 20                       1.899.681       838.019
  Deposito berjangka                                                     2t, 21                       5.003.010     5.545.129

  Jumlah Simpanan dari Bank Lain                                                                      8.189.300     6.798.989
Hutang atas Surat-surat Berharga yang Dijual dengan
  Janji Dibeli Kembali                                                   2j, 22                       1.859.780     2.046.420
Kewajiban Derivatif                                                     2k, 10                         100.823       189.546
Kewajiban Akseptasi                                                   2m, 23, 47                      3.608.393     4.319.102
Surat Berharga yang Diterbitkan - setelah dikurangi
  diskonto yang belum diamortisasi masing-masing
  sebesar Rp3.660 dan Rp2.754 per 31 Desember
  2006 dan 2005                                                         2u, 24                        3.793.883     3.983.469
Pinjaman yang Diterima                                                2d, 25, 47                      3.424.892     4.279.631
Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontinjensi                       2o, 26, 45                       514.399       594.084
Beban yang Masih Harus Dibayar                                                                         590.533       693.956
Hutang Pajak                                                            2v, 27a                       1.582.800      272.101
Kewajiban Lain-lain                                                     2y, 28                        6.970.296     5.619.744
Pinjaman Subordinasi                                                      29                          4.157.360     4.402.266

JUMLAH KEWAJIBAN                                                                                    241.171.346   240.164.245




                                    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                               bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                               3
                         PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                                      NERACA KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                               31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                         Catatan                        2006          2005

KEWAJIBAN DAN EKUITAS (lanjutan)

Hak Minoritas atas Aktiva Bersih Anak
  Perusahaan yang Dikonsolidasi                                             30                              5.176         4.705

EKUITAS
Modal Saham - nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar
  Modal Dasar - 1 lembar Saham Dwiwarna Seri A dan
    31.999.999.999 lembar Saham Biasa Seri B
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh - 1 lembar Saham
    Dwiwarna Seri A dan 20.631.217.467 lembar Saham Biasa
    Seri B per 31 Desember 2006 (1 lembar Saham Dwiwarna
    Seri A dan 20.255.717.364 lembar Saham Biasa Seri B
    per 31 Desember 2005)                                                  31a                         10.315.609    10.127.859
Tambahan Modal Disetor/Agio Saham                                          31b                          6.433.948     6.006.255
Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan
  dalam Mata Uang Asing                                                     2c                            86.867       108.923
Keuntungan/(kerugian) bersih yang Belum Direalisasi atas Surat-surat
  Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang
  Tersedia untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan                 2g, 2h                         229.572       (241.961)
Selisih Revaluasi Aktiva Tetap                                          2p, 14, 31c                     3.046.936     3.046.936
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan                      2n, 31e                            9.318       (14.063)
Opsi Saham                                                                2z, 32                         105.330       175.012
Saldo Laba - (saldo rugi sebesar Rp162.874.901 telah
 dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham
 pada saat kuasi-reorganisasi per 30 April 2003)
 Sudah Ditentukan Penggunaannya                                            31d                          2.575.369     2.560.285
 Belum Ditentukan Penggunaannya                                            31d                          3.537.721     1.445.152

  Jumlah Saldo Laba                                                                                     6.113.090     4.005.437

JUMLAH EKUITAS                                                                                         26.340.670    23.214.398

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS                                                                          267.517.192   263.383.348




                                      Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                                 bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                                 4
                         PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                                    LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN
                             Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                       Catatan                       2006           2005

PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

Pendapatan Bunga
  Pendapatan bunga                                                  2l, 2w, 2ad, 33                 25.657.397     20.366.450
  Provisi dan komisi atas kredit yang diberikan                          2x, 33                        603.709        632.775

  Jumlah Pendapatan Bunga                                                                           26.261.106     20.999.225

Beban Bunga
  Beban bunga                                                           2w, 34                      (15.776.751)   (11.747.360)
  Beban pendanaan lainnya                                                                              (139.119)      (296.821)

  Jumlah Beban Bunga                                                                                (15.915.870)   (12.044.181)

PENDAPATAN BUNGA - BERSIH                                                                           10.345.236      8.955.044

Pendapatan Operasional Lainnya
  Provisi dan komisi lainnya                                              2x                         1.755.027      1.577.330
  Laba selisih kurs - bersih                                              2c                           379.727         74.079
  Lain-lain                                                               35                           351.345        671.462

Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya                                                                2.486.099      2.322.871
Pembentukan Penyisihan Penghapusan
  atas Aktiva Produktif                                                 2o, 36                       (3.671.788)    (4.445.226)
Pembalikan/(Pembentukan) Penyisihan Estimasi Kerugian
  atas Komitmen dan Kontinjensi                                         2o, 26c                         37.670             (80)
Pembalikan Penyisihan Lainnya                                         15, 28, 37                       128.945      1.056.645
Keuntungan/(Kerugian) dari Kenaikan/(Penurunan) Nilai
  Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
  Pemerintah                                                          2g, 2h, 38                       109.381         (89.144)
Keuntungan dari Penjualan Surat-surat Berharga dan
  Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                2g, 2h, 2ad, 39                    137.542        255.458
Beban Operasional Lainnya
  Beban umum dan administrasi                                            2p, 40                      (3.250.893)    (3.080.079)
  Beban gaji dan tunjangan                                     2d, 2y, 2z, 32, 41, 42, 47            (3.017.502)    (3.187.255)
  Lain-lain - bersih                                                       43                          (593.580)      (600.661)

Jumlah Beban Operasional Lainnya                                                                     (6.861.975)    (6.867.995)

LABA OPERASIONAL                                                                                     2.711.110      1.187.573

Pendapatan Bukan Operasional - Bersih                                     44                           120.086         45.304

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK DAN HAK MINORITAS                                                           2.831.196      1.232.877
Manfaat/(Beban) Pajak
  Tahun Berjalan                                                     2v, 27b, 27c                    (1.675.010)     (500.501)
  Tangguhan                                                          2v, 27b, 27d                     1.266.286      (127.845)

Jumlah Beban Pajak                                                                                    (408.724)      (628.346)

LABA SEBELUM HAK MINORITAS                                                                           2.422.472        604.531

HAK MINORITAS ATAS LABA BERSIH
ANAK PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI                                                                       (1.067)        (1.162)

LABA BERSIH                                                                                          2.421.405        603.369




                                    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                               bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                               5
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                          LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                  Catatan                      2006       2005

LABA PER SAHAM                                                      2aa

  Dasar (dalam Rupiah penuh)                                                                     119,08      29,90
  Dilusian (dalam Rupiah penuh)                                                                  117,83      29,68




                               Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                          bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                          6
                                                                                             PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                                                                                                  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                                                 Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                                                                                    Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                                                                                                (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)

                                                                                                                                          Keuntungan/
                                                                                                                                    (Kerugian) Bersih yang
                                                                                                                                       Belum Direalisasi
                                                                                                                                        atas Surat-surat
                                                                                                                                         Berharga dan
                                                                                                                                            Obligasi
                                                                                                                                         Rekapitalisasi
                                                                                                                     Selisih Kurs         Pemerintah                                     Selisih
                                                                                                                  karena Penjabaran      yang Tersedia                                 Transaksi                                         Saldo Laba *)
                                                                           Modal              Tambahan            Laporan Keuangan        untuk Dijual              Selisih            Perubahan
                                                                      Ditempatkan dan        Modal Disetor/          dalam Mata        Setelah Dikurangi          Revaluasi             Ekuitas         Opsi         Sudah Ditentukan   Belum Ditentukan
                                                         Catatan       Disetor Penuh          Agio Saham             Uang Asing        Pajak Tangguhan           Aktiva Tetap       Anak Perusahaan    Saham          Penggunaannya      Penggunaannya         Jumlah        Jumlah Ekuitas


Saldo per 31 Desember 2004                                                  10.066.427             5.967.897                 72.554              (404.001)           3.046.936                9.788        13.831            747.000           5.414.275        6.161.275       24.934.707
Eksekusi opsi saham berasal dari program Kompensasi
   Manajemen Berbasis Saham (MSOP)                 2z, 31a,31b, 32              61.432                38.358                      -                     -                       -                 -        (8.565)                  -                      -            -           91.225
Cadangan umum dan khusus dari laba bersih
   tahun 2004                                             31d                           -                     -                   -                     -                       -                 -             -           1.813.285          (1.813.285)              -                 -
Pembayaran dividen dari laba bersih tahun 2004            31d                           -                     -                   -                     -                       -                 -             -                   -          (2.627.816)     (2.627.816)      (2.627.816)
Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan
   dari laba bersih tahun 2004                                                          -                     -                   -                     -                       -                 -             -                   -           (105.113)        (105.113)        (105.113)
Tantiem Komisaris dan Direksi dari laba bersih
    tahun 2004                                                                          -                     -                   -                     -                       -                 -             -                   -            (26.278)         (26.278)         (26.278)

Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
    dalam mata uang asing                                  2b                           -                     -              36.369                     -                       -                 -             -                   -                      -            -           36.369
Keuntungan yang belum direalisasi dari kenaikan
   nilai wajar Surat-surat Berharga dan Obligasi
   Rekapitalisasi Pemerintah yang tersedia
   untuk dijual-setelah dikurangi pajak tangguhan        2g, 2h                         -                     -                   -              162.040                        -                 -             -                   -                      -            -          162.040
Pengakuan opsi saham berasal dari program
   Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP)                                           -                     -                   -                     -                       -                 -       169.746                   -                      -            -          169.746
Selisih transaksi perubahan ekuitas Anak Perusahaan                                     -                     -                   -                     -                       -           (23.851)            -                   -                      -            -          (23.851)
Laba bersih untuk tahun yang berakhir
   per tanggal 31 Desember 2005                                                         -                     -                   -                     -                       -                 -             -                   -            603.369         603.369           603.369

Saldo per 31 Desember 2005                                                  10.127.859             6.006.255               108.923               (241.961)           3.046.936              (14.063)      175.012           2.560.285          1.445.152        4.005.437       23.214.398


*) Saldo rugi sebesar Rp162.874.901 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasi-reorganisasi per 30 April 2003.




                                                                                                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                                                                                                      bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                                                                                                                             7
                                                                                             PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                                                                                             LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                                                                                 Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                                                                                    Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                                                                                                (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)

                                                                                                                                          Keuntungan/
                                                                                                                                    (Kerugian) Bersih yang
                                                                                                                                       Belum Direalisasi
                                                                                                                                        atas Surat-surat
                                                                                                                                         Berharga dan
                                                                                                                                            Obligasi
                                                                                                                                         Rekapitalisasi
                                                                                                                     Selisih Kurs         Pemerintah                                     Selisih
                                                                                                                  karena Penjabaran      yang Tersedia                                 Transaksi                                        Saldo Laba *)
                                                                           Modal              Tambahan            Laporan Keuangan        untuk Dijual              Selisih            Perubahan
                                                                      Ditempatkan dan        Modal Disetor/          dalam Mata        Setelah Dikurangi          Revaluasi             Ekuitas         Opsi         Sudah Ditentukan   Belum Ditentukan
                                                         Catatan       Disetor Penuh          Agio Saham             Uang Asing        Pajak Tangguhan           Aktiva Tetap       Anak Perusahaan    Saham          Penggunaannya      Penggunaannya      Jumlah         Jumlah Ekuitas


Saldo per 31 Desember 2005                                                  10.127.859             6.006.255               108.923               (241.961)           3.046.936              (14.063)      175.012           2.560.285          1.445.152      4.005.437        23.214.398
Cadangan umum dan khusus dari laba bersih
   tahun 2005                                             31d                           -                     -                   -                     -                       -                 -             -             15.084             (15.084)             -                     -
Pembayaran dividen dari laba bersih tahun 2005            31d                           -                     -                   -                     -                       -                 -             -                   -           (301.685)      (301.685)         (301.685)
Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan
   dari laba bersih tahun 2005                                                          -                     -                   -                     -                       -                 -             -                   -            (12.067)       (12.067)           (12.067)
Eksekusi opsi saham berasal dari program Kompensasi
   Manajemen Berbasis Saham (MSOP)                2z, 31a, 31b, 32             187.750               427.693                      -                     -                       -                 -      (200.352)                  -                   -             -           415.091
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
    dalam mata uang asing                                  2b                           -                     -             (22.056)                    -                       -                 -             -                   -                   -             -            (22.056)
Keuntungan yang belum direalisasi dari kenaikan
   nilai wajar Surat-surat Berharga dan Obligasi
   Rekapitalisasi Pemerintah yang tersedia
   untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan        2g, 2h                         -                     -                   -              471.533                        -                 -             -                   -                   -             -           471.533
Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan                                     -                     -                   -                     -                       -            23.381             -                   -                   -             -            23.381
Pengakuan opsi saham berasal dari program
   Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP)                                           -                     -                   -                     -                       -                 -       130.670                   -                   -             -           130.670
Laba bersih untuk tahun yang berakhir
   per tanggal 31 Desember 2006                                                         -                     -                   -                     -                       -                 -             -                   -          2.421.405      2.421.405         2.421.405

Saldo per 31 Desember 2006                                                  10.315.609             6.433.948                 86.867              229.572             3.046.936                9.318       105.330           2.575.369          3.537.721      6.113.090        26.340.670



*) Saldo rugi sebesar Rp162.874.901 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasi-reorganisasi per 30 April 2003.




                                                                                                           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                                                                                                      bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                                                                                                                             8
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                                  LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                      Catatan                      2006           2005

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASIONAL
Penerimaan pendapatan bunga                                           2l, 2w, 2ad                  25.759.601     19.534.754
Penerimaan pendapatan komisi dan provisi                                   2x                       2.358.736      2.210.104
Pembayaran beban bunga                                                     2w                     (15.880.174)   (11.783.158)
Pembayaran beban pendanaan lainnya                                                                   (139.119)      (296.821)
Penerimaan dari Penjualan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah -
  untuk diperdagangkan                                               2g, 2h, 2ad                   3.253.360      7.999.998
Pembelian Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah -
  untuk diperdagangkan                                                                             (1.845.117)    (8.173.726)
Laba (rugi) selisih kurs - bersih                                       2c, 2h                        599.902       (928.517)
Pendapatan operasional lainnya                                                                        587.127        692.840
Beban operasional lainnya                                                                            (593.578)      (600.662)
Beban gaji dan tunjangan                                                2y, 2z                     (2.845.005)    (2.652.702)
Beban umum dan administrasi                                              2p                        (2.642.535)    (2.522.373)
Pendapatan/(beban) bukan operasional - lainnya                                                        246.292       (109.659)

Laba sebelum perubahan aktiva dan kewajiban operasional                                            8.859.490      3.370.078

(Kenaikan)/penurunan atas aktiva operasional:
  Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                          2f, 2o                    14.238.403      (9.500.609)
  Surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah -
      untuk diperdagangkan                                              2g, 2o                       (292.604)      (156.366)
  Tagihan lainnya - transaksi perdagangan                               2i, 2o                      1.055.858     (1.035.092)
  Kredit yang diberikan                                                 2l, 2o                    (15.874.043)   (12.120.897)
  Penerimaan atas aktiva produktif yang telah dihapusbukukan                                        1.086.061        830.539
  Aktiva lain-lain                                                      2q, 2r                       (873.007)     4.646.124

Kenaikan/(penurunan) atas kewajiban operasional:
  Giro                                                                    2s                        4.493.436     3.967.854
  Tabungan                                                                2s                       13.150.383    (6.380.224)
  Deposito berjangka                                                      2s                      (15.496.976)   27.221.611
  Inter-bank call money                                                   2t                        1.061.662    (1.126.341)
  Kewajiban segera                                                                                     (3.946)      129.008
  Hutang pajak                                                            2v                         (364.311)     (724.524)
  Kewajiban lain-lain                                                   2n, 2y                      1.202.403       432.339
  Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi                        2o                            (2.419)          288

Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional                                              12.240.390      9.553.788

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penurunan/(kenaikan) surat-surat berharga - tersedia untuk dijual
  dan dimiliki hingga jatuh tempo                                         2g                       (6.678.117)    1.927.795
(Kenaikan)/penurunan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah - tersedia
  untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo                                                       (242.160)    1.935.476
Penebusan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang jatuh tempo             2h                                -     2.865.356
Penambahan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                             2h                                -    (2.865.356)
Penerimaan dari penjualan aktiva tetap                                    2p                           65.017        48.797
Pembelian aktiva tetap                                                                               (263.847)     (411.507)
(Kenaikan)/penurunan penyertaan saham                                     2n                            6.250        (1.035)
(Kenaikan)/Penurunan surat berharga yang dibeli dengan janji
  dijual kembali                                                          2j                         (524.945)     391.091

Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) diperoleh dari
  aktivitas investasi                                                                              (7.637.802)    3.890.617




                                  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                             bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                             9
                         PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                               LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                             Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                        Catatan                     2006           2005

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penurunan atas surat-surat berharga yang diterbitkan                        2g                        (189.586)      (10.511)
Penurunan atas pinjaman yang diterima                                                               (1.522.333)   (3.035.246)
Penurunan atas pinjaman subordinasi                                                                   (244.906)   (2.413.940)
Penurunan surat-surat berharga
   yang dijual dengan janji dibeli kembali                                  2j                        (186.640)     (867.212)
Pembayaran dividen                                                         31d                        (313.752)   (2.759.207)
Eksekusi hak opsi saham                                                     2z                         415.090        91.225

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan                                                 (2.042.127)   (8.994.891)


KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                                   2.560.461     4.449.514

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                                                                  23.532.797    19.083.283

KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                                                                 26.093.258    23.532.797


Kas dan setara kas pada akhir tahun terdiri dari:
Kas                                                                        2e                        3.965.717     2.522.764
Giro pada Bank Indonesia                                                  2e, 3                     21.579.158    20.304.705
Giro pada bank lain                                                       2e, 4                        548.383       705.328

Jumlah kas dan setara kas                                                                           26.093.258    23.532.797



Informasi Tambahan Arus Kas
Aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas:
       Keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat
         berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
         yang tersedia untuk dijual                                                                   471.533        162.040
       (Kerugian)/keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat
         berharga dan obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang
         diperdagangkan                                                                               109.381        (89.144)
       Pengakuan opsi saham berasal dari program kompensasi
         manajemen berbasis saham                                                                     (130.670)     (169.746)




                                    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
                               bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
                                                              10
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


1.   UMUM

     a. Pendirian Usaha

       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (selanjutnya disebut “Bank Mandiri” atau “Bank”) didirikan di
       Negara Republik Indonesia pada tanggal 2 Oktober 1998 berdasarkan Peraturan Pemerintah
       No. 75 Tahun 1998 tanggal 1 Oktober 1998 dan berdasarkan Akta No. 10 yang dibuat oleh Notaris
       Sutjipto, S.H. tanggal 2 Oktober 1998. Akta pendirian telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
       berdasarkan Surat Keputusan No. C2-16561.HT.01.01.TH.98 tanggal 2 Oktober 1998, serta
       diumumkan pada Tambahan No. 6859 dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 97 tanggal
       4 Desember 1998. Bank Mandiri didirikan melalui penggabungan usaha PT Bank Bumi Daya
       (Persero) (BBD), PT Bank Dagang Negara (Persero) (BDN), PT Bank Ekspor Impor Indonesia
       (Persero) (Bank Exim) dan PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero) (Bapindo) (selanjutnya
       secara bersama-sama disebut “Bank Peserta Penggabungan”).

       Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Bank Mandiri, ruang lingkup kegiatan Bank Mandiri adalah
       melakukan usaha dibidang perbankan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-
       undangan yang berlaku. Bank Mandiri mulai beroperasi pada tanggal 1 Agustus 1999.

       Anggaran Dasar Bank Mandiri telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran
       Dasar terakhir dilakukan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan program Management Stock
       Option Plan (MSOP) berdasarkan jumlah lembar opsi saham yang telah dieksekusi.

       Selama periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2006 dan 2005 jumlah opsi saham yang
       telah dieksekusi masing-masing sebanyak 375.500.103 lembar saham dan 122.862.492 lembar
       saham (Catatan 32). Eksekusi saham selama tahun 2006 dan 2005 mengakibatkan peningkatan
       modal ditempatkan dan disetor penuh masing-masing sebesar Rp187.750 dan Rp61.431 serta
       penambahan agio saham masing-masing sebesar Rp427.693 dan Rp38.359 yang berasal dari
       selisih harga eksekusi dan nilai pasar opsi saham, dengan harga nominal Rp500 per lembar
       saham. Perubahan Anggaran Dasar berkaitan dengan perubahan struktur permodalan tersebut
       sampai saat ini masih dalam proses pengurusan.

     b. Penggabungan Usaha

       Pada akhir bulan Pebruari 1998, Pemerintah mengumumkan rencana untuk merestrukturisasi
       Bank Peserta Penggabungan.

       Sehubungan dengan rencana restrukturisasi tersebut, Pemerintah mendirikan Bank Mandiri pada
       bulan Oktober 1998 dengan penyetoran tunai dan pengalihan saham Pemerintah Republik
       Indonesia pada Bank Peserta Penggabungan (Catatan 31a dan 31b). Selisih antara harga transfer
       dan nilai buku saham pada saat akuisisi tidak dihitung karena dinilai tidak praktis. Seluruh kerugian
       yang timbul selama periode akuisisi diakui dalam Program Rekapitalisasi.

       Rencana restrukturisasi di atas dirancang untuk penggabungan usaha Bank Peserta
       Penggabungan ke dalam Bank Mandiri pada bulan Juli 1999 dan rekapitalisasi Bank Mandiri.
       Restrukturisasi Bank Peserta Penggabungan dan Bank Mandiri juga mencakup:

       ·   Restrukturisasi kredit yang diberikan.
       ·   Restrukturisasi aktiva non-kredit yang diberikan.
       ·   Rasionalisasi kantor cabang lokal dan luar negeri.
       ·   Rasionalisasi sumber daya manusia.




                                                  11
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     b. Penggabungan Usaha (lanjutan)

        Berdasarkan Akta Penggabungan Usaha No. 100 tanggal 24 Juli 1999 yang dibuat di hadapan
        Notaris Sutjipto, S.H., Bank Peserta Penggabungan secara hukum melakukan penggabungan
        usaha ke dalam Bank Mandiri. Akta penggabungan usaha tersebut disahkan oleh Menteri
        Kehakiman dengan Surat Keputusan No. C-13.781.HT.01.04.TH.99 tanggal 29 Juli 1999 dan
        disetujui oleh Gubernur Bank Indonesia dengan Surat Keputusan No. 1/9/KEP.GBI/1999 tanggal
        29 Juli 1999. Penggabungan ini dinyatakan sah oleh Kepala Kantor Departemen Perindustrian dan
        Perdagangan Jakarta Selatan melalui Surat Keputusan No. 09031827089 tanggal
        31 Juli 1999.

        Pada tanggal efektif penggabungan usaha:

        · Semua aktiva dan kewajiban Bank Peserta Penggabungan dialihkan ke Bank Mandiri sebagai
          Bank Hasil Penggabungan.
        · Semua operasi dan aktivitas bisnis Bank Peserta Penggabungan dialihkan dan dioperasikan
          oleh Bank Mandiri.
        · Bank Mandiri mendapat tambahan modal disetor sebesar Rp1.000.000 (nilai penuh) atau setara
          dengan 1 (satu) lembar saham yang merupakan sisa saham yang dimiliki oleh Pemerintah pada
          masing-masing Bank Peserta Penggabungan (Catatan 31a dan 31b).

        Pada tanggal efektif yang sama, Bank Peserta Penggabungan secara hukum dibubarkan tanpa
        proses likuidasi dan Bank Mandiri sebagai Bank Hasil Penggabungan menerima hak dan
        kewajiban dari Bank Peserta Penggabungan.

     c. Rekapitalisasi

        Dalam rangka mengatasi kondisi ekonomi yang memburuk di Indonesia pada sektor perbankan,
        pada tanggal 31 Desember 1998, Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 84
        Tahun 1998 tentang Program Rekapitalisasi Bank Umum yang bertujuan untuk meningkatkan
        permodalan bank umum agar dapat memenuhi Rasio Kecukupan Modal (CAR) minimum sesuai
        dengan ketentuan yang ditetapkan. Keikutsertaan bank umum dalam Program Rekapitalisasi
        didasarkan pada persyaratan dan prosedur yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Bersama
        Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia No. 53/KMK.017/1999 dan No. 31/12/KEP/GBI
        tanggal 8 Februari 1999. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama tersebut, Pemerintah, antara lain,
        harus melakukan Program Rekapitalisasi Bank Umum terhadap seluruh Bank Milik Negara, Bank
        Pembangunan Daerah dan Bank Umum yang berstatus “Bank Take Over” (BTO) oleh Badan
        Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

        Pada tanggal 28 Mei 1999, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 1999
        (PP No. 52/1999) tentang penambahan penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia pada
        Bank Mandiri melalui penerbitan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah oleh Menteri Keuangan
        dengan nilai maksimum Rp137.800.000. Pelaksanaan PP No. 52/1999 diatur dalam Surat
        Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia No. 389/KMK.017/1999 dan
        No. 1/10/KEP/GBI tanggal 29 Juli 1999.




                                                12
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     c. Rekapitalisasi (lanjutan)

        Selama Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tersebut belum diterbitkan, Bank Mandiri mengakui
        adanya “Tagihan kepada Pemerintah” sebesar Rp137.800.000 sesuai dengan penegasan
        Komitmen Pemerintah dari Menteri Keuangan melalui Surat No. S-360/MK.017/1999 tanggal
        29 September 1999 dan persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN melalui Surat
        No. S-510/M-PBUMN/1999 tanggal 29 September 1999.

        Sesuai dengan Surat Bank Indonesia No. 1/1/GBI/DPIP tanggal 11 Oktober 1999 perihal
        penerbitan obligasi/surat utang pemerintah dalam rangka penyertaan modal Pemerintah Republik
        Indonesia di Bank Mandiri, Bank Indonesia menyetujui tagihan kepada Pemerintah tersebut di atas
        termasuk dalam modal inti Bank Mandiri (Tier I) dalam perhitungan Rasio Kecukupan Modal (CAR)
        pada tanggal 31 Juli 1999 sampai dengan 30 September 1999, dengan syarat bahwa selambat-
        lambatnya tanggal 15 Oktober 1999, Obligasi/Surat Utang Pemerintah telah diterima oleh Bank
        Indonesia.

        Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 97 Tahun 1999 tanggal 24 Desember 1999 tentang
        penambahan penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia di Bank Mandiri dalam rangka
        Program Rekapitalisasi, Pemerintah Republik Indonesia menambah penyertaan modal sampai
        sejumlah maksimum Rp42.200.000, sehingga penyertaan secara keseluruhan menjadi setinggi-
        tingginya sebesar Rp180.000.000.

        Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 52 dan No. 97 Tahun 1999 tersebut di atas,
        maka dalam Perjanjian Rekapitalisasi Sementara antara Pemerintah dengan Bank Mandiri serta
        perubahannya, Pemerintah telah mengeluarkan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah dalam 2 (dua)
        tahap, yaitu Rp103.000.000 pada tanggal 13 Oktober 1999 dan Rp75.000.000 pada tanggal
        28 Desember 1999, sehingga pada tanggal 31 Desember 1999, jumlah keseluruhan Obligasi
        Rekapitalisasi Pemerintah yang diterbitkan berdasarkan perjanjian tersebut menjadi sebesar
        Rp178.000.000.

        Berdasarkan Kontrak Manajemen tanggal 8 April 2000 antara Bank Mandiri dan Pemerintah
        ditetapkan jumlah kebutuhan rekapitalisasi Bank Mandiri sebesar Rp173.931.000, atau lebih kecil
        dari jumlah Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah. Dari kelebihan tersebut, sebesar Rp1.412.000
        ditahan sebagai tambahan modal disetor, sedangkan sisa sebesar Rp2.657.000 dikembalikan
        kepada Pemerintah pada tanggal 7 Juli 2000 dalam bentuk Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
        sebanyak 2.657.000 (dua juta enam ratus lima puluh tujuh ribu) unit.

        Sesuai surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. S-174/MK.01/2003 tanggal 24 April 2003
        tentang pengembalian kelebihan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang sebelumnya ditahan
        sebagai tambahan modal, Bank Mandiri telah mengembalikan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
        sebesar Rp1.412.000 kepada Pemerintah pada tanggal 25 April 2003 (Catatan 31b).

        Menteri   Keuangan Republik      Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan (KMK - RI)
        No. 227/KMK.02/2003 tanggal 23 Mei 2003 dan KMK No. 420/KMK-02/2003 tanggal
        30 September 2003 yang antara lain memutuskan jumlah final tambahan penyertaan modal
        Pemerintah sebesar Rp173.801.315 (Catatan 31b).




                                                13
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     d. Penawaran Umum Perdana Saham

       Bank Mandiri telah menyampaikan pernyataan pendaftaran sehubungan dengan Penawaran
       Umum Perdana Saham (Initial Public Offering) kepada Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM)
       pada tanggal 2 Juni 2003 dan telah dinyatakan efektif berdasarkan Surat Ketua BAPEPAM No.
       S-1551/PM/2003 tanggal 27 Juni 2003.

       Pada tanggal 14 Juli 2003, Bank Mandiri melakukan Penawaran Umum Perdana Saham kepada
       masyarakat atas 4.000.000.000 lembar saham, dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar
       saham yang dijual dengan harga Rp675 (nilai penuh) per lembar saham. Penawaran umum kepada
       masyarakat atas 4.000.000.000 lembar saham tersebut merupakan divestasi atas 20% saham Bank
       Mandiri milik Pemerintah Negara Republik Indonesia (Catatan 31a).

       Pada tanggal 14 Juli 2003, sebanyak 19.800.000.000 lembar saham Bank Mandiri telah dicatatkan
       di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya berdasarkan surat persetujuan dari Bursa Efek
       Jakarta No. S-1187/BEJ.PSJ/07-2003 tanggal 8 Juli 2003 dan Bursa Efek Surabaya
       No. JKT-028/LIST/BES/VII/2003 tanggal 10 Juli 2003.

       Nama perusahaan berubah dari semula PT Bank Mandiri (Persero) menjadi PT Bank Mandiri
       (Persero) Tbk. berdasarkan perubahan anggaran dasar yang telah disahkan oleh
       Menteri   Kehakiman     dan    Hak     Asasi    Manusia    berdasarkan     Surat Keputusan
       No. C-12783.HT.01.04.TH.2003 tanggal 6 Juni 2003 dan telah diumumkan pada Berita Tambahan
       No. 6590 dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63 tanggal 8 Agustus 2003.

     e. Kuasi-Reorganisasi

       Untuk menghilangkan konsekuensi negatif karena dibebani dengan saldo rugi, Bank Mandiri
       melakukan kuasi-reorganisasi sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
       tanggal 29 Mei 2003.

       Penyesuaian kuasi-reorganisasi telah dibukukan pada tanggal 30 April 2003, di mana saldo rugi
       sebesar Rp162.874.901 dieliminasi ke akun tambahan modal disetor/agio saham.

       Anggaran Dasar Bank Mandiri telah mengalami perubahan sehubungan dengan perubahan
       tambahan modal disetor karena adanya kuasi-reorganisasi melalui Akta No. 130 yang dibuat
       dihadapan Notaris Sutjipto, S.H. tanggal 29 September 2003 dan telah disahkan oleh Menteri
       Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan No. C-25309.HT.01.04.TH.2003
       tanggal 23 Oktober 2003 dan diumumkan pada Berita Tambahan No. 93 dalam Berita Negara
       Republik Indonesia No. 910 tanggal 23 Oktober 2003.

       Pada tanggal 30 Oktober 2003, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) telah
       menyetujui kuasi-reorganisasi pada tanggal 30 April 2003. Risalah rapat dari RUPSLB tersebut
       telah diaktakan oleh Notaris Sutjipto, S.H. dengan Akta No. 165 tanggal 30 Oktober 2003.

     f. Divestasi Kepemilikan Saham oleh Pemerintah

       Pada tanggal 11 Maret 2004, Pemerintah Republik Indonesia telah melakukan divestasi lanjutan
       atas 10% kepemilikan di Bank Mandiri atau sebanyak 2.000.000.000 lembar saham melalui private
       placement (Catatan 31a).




                                               14
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     g. Struktur dan Manajemen

       Kantor pusat Bank Mandiri berkedudukan di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36 - 38 Jakarta,
       Indonesia. Per 31 Desember 2006 dan 2005 struktur kantor dalam dan luar negeri Bank Mandiri
       adalah sebagai berikut:

                                                                  2006                 2005

        Kantor wilayah dalam negeri                                       10                   10
        Cabang dalam negeri:
            Kantor Hub                                                    57                   54
            Kantor Community                                              98                   98
            Kantor Spoke                                                 336                  334
            Cash Outlet                                                  433                  423
                                                                         924                  909
        Cabang luar negeri                                                 4                    4
        Kantor Perwakilan                                                  1                    1

       Per 31 Desember 2006 dan 2005, Bank Mandiri memiliki cabang-cabang luar negeri yang
       berlokasi di Grand Cayman, Singapura, Hong Kong dan Timor Leste serta kantor perwakilan
       (Representative Office) di Shanghai, Cina.

       Pada tanggal 5 Juni 2006, melalui SK Direksi No. Kep.Dir/069/2006 struktur organisasi perseroan
       mengalami perubahan. Perubahan organisasi dimaksud termasuk pembagian tugas dan
       wewenang Direksi Perseroan juga telah disetujui oleh Komisaris Perseroan melalui suratnya
       No. COM/063/2006 tanggal 1 Juni 2006. Pada tanggal 12 Desember 2006, vide surat
       No. CMO/577/2006 Manajemen Bank Mandiri mengajukan Rencana Perubahan Struktur
       Organisasi Bank Mandiri berbasis Strategic Business Units kepada Komisaris Bank Mandiri.
       Komisaris vide surat No. COM/170/2006 tanggal 22 Desember 2006 telah menyetujui Perubahan
       Struktur Organisasi Bank Mandiri berbasis Strategic Business Units. Struktur Organisasi Bank
       Mandiri berbasis Strategic Business Units tersebut berlaku efektif terhitung mulai tanggal 9 Januari
       2007 vide Surat Keputusan Direksi No. Kep.Dir/06A/2007 tanggal 9 Januari 2007.

       Jika dibandingkan dengan struktur organisasi sebelumnya, struktur organisasi Bank Mandiri yang
       baru hanya mengalami beberapa perubahan, secara garis besar terbagi menjadi tiga kelompok,
       yaitu:

       1.   Business Unit (BU) yang berfungsi sebagai motor utama pengembangan bisnis Bank yang
            terdiri dari 6 Direktorat yaitu Corporate Banking, Commercial Banking, Consumer Finance,
            Micro & Retail Banking, Treasury & International Banking, dan Special Asset Management.
       2.   Corporate Center yang berfungsi untuk menangani hal-hal yang bersifat lebih ke strategi
            korporasi serta dukungan kebijakan perseroan, terdiri dari 4 Direktorat yaitu Risk
            Management, Compliance & Human Capital, Finance & Strategy dan Change Management
            Office, ditambah 2 group yaitu Internal Audit dan Corporate Secretary.
       3.   Shared Service berupa support unit yang mendukung operasional Bank secara keseluruhan
            yang ditangani oleh Direktorat Technology & Operations.

       Perubahan struktur organisasi dan implementasi Strategic Business Unit (SBU) ini bertujuan untuk
       mendukung pencapaian aspirasi Bank menjadi Dominant Multi-Specialist Bank.




                                                 15
                        PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                               Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                           (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     g. Struktur dan Manajemen (lanjutan)

        Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mandiri per 31 Desember 2006 sesuai perubahan
        organisasi di atas dan per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut:

                                                           2006                                    2005
        Komisaris
        Komisaris Utama                      :   Edwin Gerungan*)                            Edwin Gerungan
        Wakil Komisaris Utama                :   Muchayat                                    Muchayat
        Komisaris                            :   Soedarjono                                  Soedarjono
        Komisaris                            :   Richard Claproth                            Richard Claproth
        Komisaris Independen                 :   Pradjoto                                    Pradjoto
        Komisaris Independen                 :   Gunarni Soeworo                             Gunarni Soeworo
        Komisaris Independen                 :   Yap Tjay Soen                               Yap Tjay Soen

        Direksi
        Direktur Utama                       :   Agus Martowardojo                           Agus Martowardojo
        Wakil Direktur Utama                 :   Wayan Agus Mertayasa                        Wayan Agus Mertayasa
        Direktur                             :   Omar Sjawaldy Anwar                         Omar Sjawaldy Anwar
        Direktur                             :   Zulkifli Zaini                              Johanes Bambang Kendarto
        Direktur                             :   Abdul Rachman                               Zulkifli Zaini
        Direktur                             :   Sasmita                                     Abdul Rachman
        Direktur                             :   Sentot A. Sentausa                          Sasmita***)
        Direktur                             :   Bambang Setiawan**)                         -
        Direktur                             :   Riswinandi                                  -
        Direktur                             :   Thomas Arifin                               -
        Direktur                             :   Budi Gunadi Sadikin                         -
        *)    Merangkap sebagai Komisaris Independen
        **)   Merangkap sebagai Direktur Kepatuhan
        ***) Merangkap sebagai Direktur Kepatuhan sementara (menunggu persetujuan dari BI)



        Per 31 Desember 2006 dan 2005, Komite Audit Bank Mandiri terdiri dari:

                                                     2006 dan 2005
        Ketua                                :   Gunarni Soeworo
        Anggota                              :   Soedarjono
        Anggota                              :   Yap Tjay Soen
        Anggota                              :   Zulkifli Djaelani
        Anggota                              :   Imam Sukarno

        Jumlah karyawan Bank Mandiri per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah 21.062
        orang dan 21.192 orang (tidak diaudit).




                                                                16
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI

     a.   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

          Laporan Keuangan Konsolidasian Bank Mandiri dan Anak Perusahaan telah disajikan sesuai
          dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 31 (Revisi 2000) mengenai
          “Akuntansi Perbankan“ dan prinsip akuntansi yang berlaku umum lainnya yang ditetapkan oleh
          Ikatan Akuntan Indonesia serta praktik-praktik akuntansi dan pedoman pelaporan dan akuntansi
          perbankan yang ditetapkan oleh otoritas perbankan Indonesia dan Badan Pengawas Pasar
          Modal.

          Laporan keuangan konsolidasian telah disajikan berdasarkan nilai historis dan basis akrual,
          kecuali untuk surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang diperdagangkan
          dan tersedia untuk dijual, tagihan dan kewajiban derivatif yang dicatat berdasarkan nilai wajar,
          obligasi lindung nilai yang dicatat berdasarkan nilai indeks, penyertaan saham tertentu yang
          dicatat dengan metode akuntansi ekuitas dan tanah, bangunan serta peralatan tertentu yang
          telah direvaluasi.

          Laporan arus kas konsolidasian disusun berdasarkan metode langsung dengan
          mengelompokkan arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasional, investasi dan pendanaan. Untuk
          keperluan laporan arus kas konsolidasian, yang termasuk setara kas adalah kas, giro pada Bank
          Indonesia dan giro pada bank lain.

          Laporan keuangan Anak Perusahaan yang bergerak dalam bidang perbankan syariah disusun
          sesuai dengan PSAK No. 59 tentang Akuntansi Perbankan Syariah dan Pedoman Akuntansi
          Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI).

     b.   Prinsip-prinsip Konsolidasi

          Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Bank Mandiri dan Anak Perusahaan
          yang mayoritas sahamnya dimiliki atau dikendalikan oleh Bank Mandiri. Suatu pengendalian atas
          suatu Anak Perusahaan lain dianggap ada bilamana Bank Mandiri menguasai lebih dari lima
          puluh persen (50%) hak suara pada Anak Perusahaan, atau Bank Mandiri dapat menentukan
          kebijakan keuangan dan operasi dari Anak Perusahaan, atau mempunyai kemampuan untuk
          memberhentikan atau menunjuk mayoritas anggota Direksi di Anak Perusahaan. Pada laporan
          keuangan konsolidasian Bank Mandiri, semua saldo dan transaksi yang signifikan antar
          perusahaan yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

          Anak Perusahaan yang tercakup dalam laporan keuangan konsolidasian per tanggal
          31 Desember 2006 dan 2005 adalah sebagai berikut:

          Nama Anak Perusahaan                          Jenis Usaha       Kedudukan   Persentase Pemilikan

          Bank Mandiri (Europe) Limited (BMEL)   Perbankan              London                100,00
          PT Bank Syariah Mandiri (BSM)          Perbankan Syariah      Jakarta                99,99
          PT Usaha Gedung Bank Dagang Negara     Pengelolaan Properti   Jakarta                99,00
          PT Mandiri Sekuritas                   Sekuritas              Jakarta                95,69
          PT Bumi Daya Plaza                     Pengelolaan Properti   Jakarta                93,33


          BMEL didirikan tanggal 22 Juni 1999 berdasarkan “The Companies Act 1985 of the United
          Kingdom”. BMEL didirikan melalui konversi dari Bank Exim cabang London menjadi Anak
          Perusahaan, efektif sejak 31 Juli 1999. BMEL bertindak sebagai bank komersial untuk mewakili
          kepentingan Bank Mandiri. Kantor BMEL berlokasi di London, Inggris.




                                                              17
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     b.   Prinsip-prinsip Konsolidasi (lanjutan)

          PT Bank Syariah Mandiri (BSM) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 10 Agustus 1973
          dengan nama PT Bank Susila Bhakti, Anak Perusahaan dari ex-legacy BDN, berdasarkan akta
          notaris No.146 dari R. Soeratman, S.H. Nama perusahaan mengalami beberapa kali perubahan,
          terakhir berdasarkan akta notaris No. 23 dari Sutjipto, S.H. tanggal 8 September 1999, berganti
          nama menjadi PT Bank Syariah Mandiri. Perusahaan menyelenggarakan usaha Bank dengan
          prinsip perbankan Syariah.

          PT Usaha Gedung Bank Dagang Negara didirikan di Republik Indonesia pada tanggal
          29 Oktober 1971 berdasarkan akta notaris No. 104 dari Abdul Latief, S.H. tanggal
          29 Oktober 1971. Perusahaan menyelenggarakan usaha pengelolaan properti dan penyewaan
          kantor, termasuk kantor perusahaan sendiri dan Anak Perusahaan serta kantor pihak lainnya.
          PT Usaha Gedung Bank Dagang Negara memiliki 25% modal saham PT Pengelola Investama
          Mandiri (PIM), suatu perusahaan yang didirikan untuk mengelola penyertaan-penyertaan saham
          milik Bank Mandiri.

          PT Mandiri Sekuritas didirikan pada tanggal 31 Juli 2000 berdasarkan akta notaris No. 116 dari
          Ny. Vita Buena, S.H. menggantikan Notaris Sutjipto, S.H. dan didirikan melalui penggabungan
          usaha PT Bumi Daya Sekuritas, PT Exim Sekuritas dan PT Merincorp Securindo. Penggabungan
          usaha tersebut disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia pada
          tanggal 25 Agustus 2000 berdasarkan Surat Keputusan No. C-18762.HT.01.01-TH.2000.
          PT Mandiri Sekuritas memiliki 99,9% modal saham PT Mandiri Manajemen Investasi, Anak
          Perusahaan yang didirikan tanggal 26 Oktober 2004 yang bergerak di bidang manajemen dan
          penasehat investasi.

          PT Bumi Daya Plaza didirikan di Jakarta berdasarkan akta notaris No. 33 dari Ny. Subagyo
          Reksodipuro, S.H. tanggal 22 Desember 1978. Perusahaan menyelenggarakan usaha
          pengelolaan dan penyewaan properti. PT Bumi Daya Plaza memiliki 75% modal saham PIM.

          Jumlah aktiva Anak Perusahaan tersebut per 31 Desember 2006 dan 2005 (sebelum eliminasi)
          berjumlah Rp14.189.586 dan Rp11.667.363 atau 5,30% dan 4,43% dari jumlah aktiva
          konsolidasian.

          Untuk tujuan konsolidasi, laporan keuangan dalam mata uang asing milik cabang dan Anak
          Perusahaan luar negeri Bank Mandiri dijabarkan kedalam mata uang Rupiah dengan dasar
          sebagai berikut:

          (1) Aktiva dan kewajiban, komitmen dan kontinjensi - menggunakan kurs tengah yang
              diumumkan oleh Bank Indonesia pada tanggal neraca.
          (2) Pendapatan, beban, laba dan rugi - menggunakan kurs tengah rata-rata yang berlaku di
              bulan yang bersangkutan pada periode pelaporan keuangan.
          (3) Akun ekuitas - menggunakan kurs historis.
          (4) Laporan arus kas menggunakan kurs tengah yang diumumkan oleh Bank Indonesia pada
              tanggal neraca, kecuali akun-akun laba rugi menggunakan kurs tengah rata-rata dan unsur-
              unsur ekuitas menggunakan kurs historis.

          Selisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan sebagai “Selisih
          Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing” pada kelompok Ekuitas
          dalam neraca konsolidasian.




                                                   18
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)
     c.   Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing

          Bank Mandiri menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam Rupiah. Transaksi yang melibatkan
          mata uang asing dicatat pada nilai tukar pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal neraca,
          semua aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang
          Rupiah dengan menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16.00 WIB untuk tanggal
          31 Desember 2006 dan 2005. Keuntungan atau kerugian yang timbul dibebankan pada laba rugi
          tahun berjalan.

          Kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata uang asing ke dalam Rupiah adalah sebagai
          berikut (nilai penuh):
                                                         31 Desember 2006         31 Desember 2005
                                                    ____ ____                __


          1 Pound Sterling Inggris                                  17.616                   16.982
          1 Euro                                                    11.846                   11.643
          1 Dolar Amerika Serikat                                    9.003                    9.830
          100 Yen Jepang                                             7.563                    8.383

     d.   Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa

          Bank Mandiri dan Anak Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai
          hubungan istimewa seperti yang didefinisikan dalam PSAK No. 7 tentang “Pengungkapan Pihak-
          pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa”.

          Semua transaksi penting dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa baik yang dilakukan
          atau tidak dilakukan dengan syarat normal, sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak
          mempunyai hubungan istimewa, telah diungkapkan pada Catatan 47. Transaksi antara Bank
          Mandiri dengan Badan Usaha Milik Negara dan perusahaan-perusahaan yang
          dimiliki/dikendalikan negara, termasuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Unit
          Pelaksanaan Penjaminan Pemerintah (UP3) (institusi yang menggantikan BPPN) dan Lembaga
          Penjamin Simpanan (institusi baru yang menggantikan UP3) tidak diperlakukan sebagai transaksi
          dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa.

     e.   Kas dan Setara Kas

          Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank lain.

     f.   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

          Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain merupakan penanaman dana dalam bentuk call
          money, penempatan “fixed term”, deposito berjangka, dan lain-lain.

          Penempatan pada Bank Indonesia disajikan sebesar saldo penempatan setelah dikurangi bunga
          diterima dimuka. Penempatan pada bank lain dinyatakan sebesar saldonya dikurangi dengan
          penyisihan penghapusan.

     g.   Surat-surat Berharga

          Surat-surat berharga yang dimiliki terdiri dari surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar
          uang seperti Sertifikat Bank Indonesia, medium term notes, floating rate notes, promissory notes,
          wesel ekspor, surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal seperti unit reksadana,
          serta surat-surat berharga yang diperdagangkan di bursa efek seperti saham dan obligasi.




                                                  19
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     g.   Surat-surat Berharga (lanjutan)

          Termasuk di dalam surat berharga adalah obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik
          Indonesia yang tidak terkait dengan program rekapitalisasi seperti treasury bonds dan obligasi
          valuta asing. Obligasi atau surat hutang ini diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam
          rangka pengelolaan portofolio surat hutang negara dan diperoleh melalui pasar perdana dan juga
          pasar sekunder.

          Investasi dalam unit reksadana dinyatakan sebesar nilai pasar sesuai nilai aktiva bersih dari
          reksadana pada tanggal neraca. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasikan pada
          tanggal neraca dibebankan pada laba rugi tahun berjalan.

          Penilaian surat berharga didasarkan atas klasifikasinya sebagai berikut:

          (1) Surat berharga untuk diperdagangkan disajikan pada nilai wajar. Keuntungan/kerugian yang
              belum direalisasi dari kenaikan/penurunan nilai wajar diakui pada laba rugi tahun berjalan.
              Pada saat surat berharga untuk diperdagangkan dijual, selisih antara harga penjualan
              dengan nilai wajar yang tercatat pada akhir tahun diakui sebagai keuntungan atau kerugian
              dari penjualan yang direalisasi.

          (2) Surat berharga yang tersedia untuk dijual disajikan pada nilai wajar. Keuntungan/kerugian
              yang belum direalisasi dari kenaikan/penurunan nilai wajar tidak diakui pada laba rugi tahun
              berjalan, melainkan sebagai komponen terpisah dalam ekuitas. Keuntungan atau kerugian
              diakui sebagai laba atau rugi pada saat realisasi.

          (3) Surat berharga yang dimiliki hingga jatuh tempo dicatat pada nilai perolehan yang
              disesuaikan dengan diskonto atau premium yang belum diamortisasi.

          Untuk surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar keuangan yang terorganisasi, nilai
          wajar tersebut umumnya ditentukan dengan mengacu pada harga penawaran pasar yang terjadi
          di bursa efek pada tanggal yang terdekat dengan tanggal neraca, kemudian disesuaikan dengan
          biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut. Untuk surat-surat berharga
          yang tidak mempunyai harga penawaran pasar, estimasi atas nilai wajar surat berharga
          ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya adalah sama atau
          dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aktiva bersih surat berharga tersebut.
          Penurunan nilai wajar permanen atas surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo dan
          tersedia untuk dijual dibebankan pada laba rugi tahun berjalan.

          Transaksi pembelian dan penjualan efek baik untuk nasabah maupun untuk sendiri diakui dalam
          laporan keuangan konsolidasian pada saat timbulnya perikatan atas transaksi efek.

          Surat-surat berharga disajikan sebesar nilai bersih setelah dikurangi penyisihan penghapusan
          dan premium atau diskonto yang belum diamortisasi. Premium dan diskonto diamortisasi dengan
          menggunakan metode garis lurus.

          Surat-surat berharga tidak diakui lagi (derecognized) dari neraca ketika Bank telah mentransfer
          semua risiko signifikan dan imbalan dari surat berharga tersebut.




                                                  20
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     h.   Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

          Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah adalah surat hutang yang diterbitkan oleh Pemerintah
          Republik Indonesia sehubungan dengan program rekapitalisasi bank-bank komersial. Obligasi
          Rekapitalisasi Pemerintah dicatat berdasarkan klasifikasi dari obligasi tersebut, dimana perlakuan
          akuntansinya adalah sama dengan perlakuan akuntansi untuk surat-surat berharga seperti
          dijelaskan pada Catatan 2g di atas, kecuali untuk obligasi lindung nilai yang dicatat pada nilai
          yang dihitung berdasarkan nilai tukar Rupiah dengan Dolar Amerika Serikat, sebagaimana
          diterbitkan oleh Reuters pada tanggal pelaporan. Laba atau rugi selisih kurs dari indeksasi
          obligasi lindung nilai diakui sebagai laba dan rugi tahun berjalan.

          Untuk Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang diperdagangkan di pasar keuangan yang
          terorganisasi, nilai wajar umumnya dihitung dengan referensi ke nilai pasar penawaran
          Bloomberg, atau harga yang diberikan oleh broker (quoted price) pada tanggal pelaporan neraca.
          Untuk Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang tidak memiliki nilai penawaran, estimasi yang
          wajar atas nilai wajar ditentukan dengan menggunakan pendekatan yield-to-maturity.

          Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tidak diakui lagi (derecognized) dari neraca ketika Bank telah
          mentransfer semua risiko signifikan dan imbalan dari obligasi tersebut.

     i.   Tagihan Lainnya - Transaksi Perdagangan

          Tagihan Lainnya - Transaksi Perdagangan adalah tagihan sebagai akibat dari perjanjian
          pemberian fasilitas perdagangan kepada debitur yang akan ditagih pada saat jatuh tempo,
          dinyatakan sebesar saldo dikurangi dengan penyisihan penghapusan.

     j.   Surat-surat Berharga yang Dibeli/Dijual dengan Janji Dijual/Dibeli Kembali

          Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual kembali disajikan sebagai aktiva dalam
          neraca konsolidasian sebesar jumlah penjualan kembali dikurangi dengan bunga yang belum
          diamortisasi dan penyisihan penghapusan. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali
          diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang ditangguhkan (belum diamortisasi), dan diakui
          sebagai pendapatan selama periode sejak surat-surat berharga tersebut dibeli hingga dijual
          kembali.

          Surat-surat berharga yang dijual dengan janji untuk dibeli kembali disajikan sebagai kewajiban
          dalam neraca konsolidasian sebesar jumlah pembelian kembali, dikurangi dengan bunga dibayar
          dimuka yang belum diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali diperlakukan
          sebagai biaya dibayar dimuka dan diakui sebagai beban selama jangka waktu sejak surat-surat
          berharga tersebut dijual hingga dibeli kembali.

     k.   Tagihan Derivatif dan Kewajiban Derivatif

          Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta asing untuk tujuan pendanaan dan
          perdagangan) dicatat dalam neraca konsolidasian berdasarkan nilai wajarnya. Nilai wajar
          tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada tanggal laporan, pricing models
          atau harga yang diberikan oleh broker (quoted price) atas instrumen lainnya yang memiliki
          keserupaan karakteristik. Tagihan dan kewajiban derivatif disajikan sebesar keuntungan atau
          kerugian yang belum direalisasi yang berasal dari kontrak derivatif.

          Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan
          tujuan Bank atas transaksi yaitu untuk (1) lindung nilai atas nilai wajar, (2) lindung nilai atas arus
          kas, (3) lindung nilai atas investasi bersih pada kegiatan operasi luar negeri dan (4) instrumen
          perdagangan, sebagai berikut:




                                                    21
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     k.   Tagihan Derivatif dan Kewajiban Derivatif (lanjutan)

          1. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang ditujukan dan memenuhi syarat sebagai
             instrumen lindung nilai atas nilai wajar, dan keuntungan atau kerugian atas perubahan nilai
             wajar aktiva dan kewajiban yang dilindungi, diakui sebagai laba atau rugi yang dapat saling
             hapus dalam periode akuntansi yang sama. Setiap selisih yang terjadi menunjukkan terjadinya
             ketidakefektifan lindung nilai dan secara langsung diakui sebagai laba atau rugi tahun
             berjalan.

          2. Bagian efektif dari keuntungan atau kerugian atas kontrak derivatif yang ditujukan sebagai
             lindung nilai atas arus kas dilaporkan sebagai pendapatan komprehensif lainnya pada bagian
             ekuitas secara terpisah. Bagian yang tidak efektif dari lindung nilai dilaporkan sebagai laba
             atau rugi tahun berjalan.

          3. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai atas
             investasi bersih pada kegiatan operasi luar negeri dilaporkan sebagai pendapatan
             komprehensif lainnya sebagai bagian dari penyesuaian penjabaran kumulatif dalam ekuitas,
             sepanjang transaksi tersebut dianggap efektif sebagai transaksi lindung nilai.

          4. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif yang tidak ditujukan sebagai instrumen
             lindung nilai (atau kontrak derivatif yang tidak memenuhi persyaratan sebagai instrumen
             lindung nilai) diakui sebagai laba atau rugi pada tahun berjalan.

     l.   Kredit yang Diberikan

          Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disetarakan dengan itu,
          berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur yang mewajibkan
          debitur untuk melunasi hutang berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu dan tagihan yang
          berasal dari transaksi perdagangan yang telah jatuh tempo yang belum diselesaikan dalam waktu
          15 hari.

          Saldo kredit yang diberikan disajikan sebesar nilai pokok dikurangi penyisihan penghapusannya.

          Kredit sindikasi (kredit dalam rangka pembiayaan bersama) dan penerusan dinyatakan sebesar
          saldonya sesuai dengan porsi kredit yang risikonya ditanggung oleh Bank dan Anak Perusahaan.

          Di dalam kredit yang diberikan termasuk pembiayaan syariah yang terutama terdiri dari piutang
          syariah dan pembiayaan musyarakah.

          Piutang syariah adalah tagihan yang timbul dari transaksi jual beli berdasarkan akad-akad
          murabahah, istishna, ijarah, hiwalah, rahn dan qardh.

          Pembiayaan musyarakah adalah akad di antara para pemilik modal (mitra musyarakah) yang
          menggabungkan modal dan melakukan usaha secara bersama dalam suatu kemitraan dengan
          pembagian keuntungan sesuai dengan kesepakatan, sedangkan kerugian ditanggung secara
          proporsional sesuai dengan kontribusi modal. Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar saldo
          pembiayaan dikurangi dengan penyisihan penghapusan.

          Kredit yang dibeli dari BPPN

          Bank Indonesia menerbitkan Peraturan Bank Indonesia No. 4/7/PBI/2002 tanggal
          27 September 2002 tentang “Prinsip Kehati-hatian Dalam Rangka Pembelian Kredit oleh Bank
          dari BPPN” yang berlaku untuk semua pembelian kredit dari BPPN sejak 1 Januari 2002.




                                                   22
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     l.   Kredit yang Diberikan (lanjutan)

          Kredit yang dibeli dari BPPN (lanjutan)

          Selisih antara pokok kredit dan harga pembelian diakui sebagai pendapatan yang ditangguhkan
          jika Bank membuat perjanjian kredit baru dengan debitur dan sebagai penyisihan penghapusan
          jika Bank tidak membuat perjanjian kredit baru dengan debitur. Koreksi atas pendapatan yang
          ditangguhkan dan penyisihan penghapusan hanya dapat dilakukan apabila Bank telah menerima
          pembayaran sebesar harga beli.

          Pendapatan dari kredit yang dibeli dari BPPN diakui secara tunai. Jika Bank membuat perjanjian
          kredit baru dengan debitur, penerimaan pembayaran dari debitur diakui sebagai pengurang pokok
          kredit dan/atau pendapatan bunga sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam perjanjian kredit
          baru. Jika Bank tidak membuat perjanjian kredit baru dengan debitur, penerimaan pembayaran
          dari debitur harus diakui terlebih dahulu sebagai pengurang pokok kredit. Kelebihan penerimaan
          pembayaran dari saldo pokok kredit diakui sebagai pendapatan bunga.

          Bank Indonesia memperbolehkan Bank untuk mengklasifikasikan semua kredit yang dibeli dari
          BPPN dalam kategori lancar selama 1 (satu) tahun sejak tanggal pembukuan kredit. Setelah itu,
          kredit tersebut akan diklasifikasikan berdasarkan peraturan normal Bank Indonesia mengenai
          klasifikasi kredit.

          Bank Indonesia mengharuskan Bank untuk dapat menerima pembayaran kredit sebesar harga
          beli dalam waktu maksimum 5 (lima) tahun sejak tanggal pembukuan kredit. Saldo kredit yang
          belum dilunasi setelah 5 (lima) tahun harus dihapusbukukan oleh Bank.

          Restrukturisasi Kredit yang Diberikan

          Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi persyaratan kredit, konversi kredit menjadi saham atau
          instrumen keuangan lainnya dan atau kombinasi dari keduanya.

          Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan
          kredit hanya diakui bila nilai sekarang dari jumlah penerimaan kas yang akan datang yang telah
          ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru, termasuk penerimaan yang diperuntukkan
          sebagai bunga maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit yang diberikan yang tercatat
          sebelum restrukturisasi.

          Untuk restrukturisasi kredit dengan cara konversi kredit yang diberikan menjadi saham atau
          instrumen keuangan lainnya, kerugian dari restrukturisasi kredit diakui hanya apabila nilai wajar
          penyertaan saham atau instrumen keuangan yang diterima dikurangi estimasi biaya untuk
          menjualnya, adalah kurang dari nilai buku kredit yang diberikan.

          Tunggakan bunga yang dikapitalisasi menjadi pokok kredit dalam perjanjian kredit yang baru
          dalam rangka restrukturisasi dicatat sebagai pendapatan bunga yang ditangguhkan (deferred
          interest income) dan akan diakui sebagai pendapatan dengan cara amortisasi secara
          proporsional berdasarkan nilai bunga yang dikapitalisasi terhadap pokok kredit baru pada saat
          pembayaran kredit diterima.
     m.   Tagihan dan Kewajiban Akseptasi

          Tagihan dan kewajiban akseptasi disajikan sebesar nilai atas letters of credit atau sebesar nilai
          realisasi letters of credit yang telah diaksep oleh bank pengaksep. Tagihan akseptasi disajikan
          bersih setelah dikurangi dengan penyisihan penghapusan.




                                                    23
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)
     n.   Penyertaan Saham
          Penyertaan saham merupakan investasi jangka panjang pada perusahaan non-publik serta
          penyertaan sementara pada perusahaan debitur yang timbul akibat konversi kredit yang
          diberikan.
          Penyertaan saham dengan persentase kepemilikan 20% sampai dengan 50%, kecuali untuk
          penyertaan hasil konversi kredit yang diberikan menjadi saham, dicatat dengan metode ekuitas
          yaitu penyertaan dicatat sebesar biaya perolehan disesuaikan dengan bagian Bank atas ekuitas
          perusahaan asosiasi dan dikurangi dengan penerimaan dividen sejak tanggal perolehan,
          dikurangi penyisihan penghapusan.
          Penyertaan sementara pada perusahaan debitur hasil dari konversi kredit yang diberikan menjadi
          saham dicatat dengan metode biaya, tanpa memperhatikan persentase kepemilikan, dikurangi
          penyisihan penghapusan.
          Penyertaan saham lainnya dicatat dengan metode biaya yaitu sebesar biaya perolehan dikurangi
          dengan penyisihan penghapusan.
          Perubahan nilai investasi pada Anak Perusahaan yang disebabkan terjadinya perubahan nilai
          ekuitas Anak Perusahaan yang bukan merupakan transaksi antara Bank dengan Anak
          Perusahaan, diakui sebagai bagian dari ekuitas sebagai “Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas
          Anak Perusahaan”. Akun ini akan diperhitungkan di dalam penentuan laba atau rugi Induk
          Perusahaan pada saat pelepasan investasi tersebut (Catatan 31e).

     o.   Penyisihan Penghapusan Aktiva dan Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontinjensi
          Aktiva produktif terdiri atas giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain,
          surat-surat berharga, Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah, tagihan lainnya - transaksi
          perdagangan, surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali, tagihan derivatif, kredit yang
          diberikan, tagihan akseptasi, penyertaan saham dan komitmen dan kontinjensi yang mempunyai
          risiko kredit.
          Komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit terdiri atas letters of credit yang tidak
          dapat dibatalkan yang masih berjalan, letters of credit yang diterbitkan dengan program
          penjaminan Bank Indonesia, garansi yang diterbitkan dalam bentuk standby letters of credit, bank
          garansi, risk sharing dan fasilitas kredit kepada nasabah yang belum digunakan.

          Aktiva non-produktif adalah aset bank yang memiliki potensi kerugian, antara lain dalam bentuk
          agunan yang diambil alih, properti terbengkalai, rekening antar kantor dan suspense account.
          Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia, Bank mengklasifikasikan aktiva produktif kedalam
          satu dari lima kategori dan aktiva non produktif kedalam satu dari empat kategori. Aktiva produktif
          tidak bermasalah (performing) diklasifikasikan sebagai “Lancar” dan “Dalam Perhatian Khusus”,
          sedangkan aktiva produktif bermasalah (non-performing) diklasifikasikan kedalam tiga kategori
          yaitu: “Kurang Lancar”, “Diragukan” dan “Macet”. Kategori untuk aktiva non produktif terdiri dari
          “Lancar”, “Kurang Lancar”, “Diragukan” dan “Macet”.




                                                   24
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     o.   Penyisihan Penghapusan Aktiva dan Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontinjensi (lanjutan)

          Pengklasifikasian aktiva produktif dilakukan berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.
          7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum (PBI 7)
          sebagaimana telah diubah dengan peraturan Bank Indonesia No. 8/2/PBI/2006 tanggal
          30 Januari 2006 tentang Perubahan atas PBI 7. Dalam penerapan PBI 7 tersebut, Bank Mandiri
          melakukan klasifikasi aktiva produktif berdasarkan evaluasi atas kinerja debitur, prospek usaha
          dan kemampuan membayar kepada Bank.

          Kecuali untuk penerapan kualitas untuk agunan yang diambil alih, properti terbengkalai, rekening
          antar kantor dan suspense account dan fasilitas kredit kepada nasabah yang belum digunakan
          (transaksi rekening administratif), PBI No. 7/2/PBI/2005 mulai berlaku pada tanggal
          ditetapkannya dan diterapkannya oleh Bank secara prospektif.

          Untuk Bank Syariah, pengklasifikasian aktiva produktif dilakukan berdasarkan Peraturan Bank
          Indonesia No. 5/7/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 tentang Penjelasan dan Kualitas Aktiva
          Produktif Bagi Bank Syariah.

          Jumlah minimum penyisihan penghapusan aktiva serta komitmen dan kontinjensi yang memiliki
          risiko kredit dihitung dengan memperhatikan Peraturan Bank Indonesia No. 7/2/PBI/2005 tanggal
          20 Januari 2005 (PBI 7) tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum yang telah diubah dengan
          Peraturan Bank Indonesia No. 8/2/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 tentang Perubahan atas PBI
          7, yang mengatur tingkat penyisihan minimum dari penyisihan penghapusan aktiva serta estimasi
          kerugian komitmen dan kontinjensi yang memiliki risiko kredit.

          Pembentukan penyisihan minimum sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia tersebut adalah
          sebagai berikut:

          1) Penyisihan umum, sekurang-kurangnya sebesar 1% dari aktiva produktif yang digolongkan
             lancar, dikecualikan untuk aktiva produktif dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia dan Surat
             Hutang Pemerintah (Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah dan Obligasi Pemerintah lainnya) dan
             bagian aktiva produktif yang dijamin dengan agunan tunai berupa giro, deposito, tabungan,
             setoran jaminan, emas, Sertifikat Bank Indonesia atau Surat Utang Negara, Jaminan
             Pemerintah Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, standby
             letter of credit dari prime bank, yang diterbitkan sesuai dengan Uniform Customs and Practice
             for Documentary Credit (UCP) atau International Standard Practices (ISP) yang berlaku.

          2) Penyisihan khusus, sekurang-kurangnya sebesar:
             a. 5% dari aktiva dengan kualitas Dalam Perhatian Khusus setelah dikurangi nilai agunan.
             b. 15% dari aktiva dengan kualitas Kurang Lancar setelah dikurangi nilai agunan.
             c. 50% dari aktiva dengan kualitas Diragukan setelah dikurangi nilai agunan.
             d. 100% dari aktiva dengan kualitas Macet setelah dikurangi nilai agunan.

          Adapun penggunaan nilai agunan sebagai faktor pengurang dalam perhitungan penyisihan
          penghapusan aktiva diatas hanya dapat dilakukan untuk Aktiva Produktif.




                                                 25
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     o.   Penyisihan Penghapusan Aktiva dan Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontinjensi (lanjutan)

          Nilai agunan yang dapat diperhitungkan sebagai pengurang dalam pembentukan penyisihan
          penghapusan aktiva produktif adalah apabila penilaian agunan dilakukan tidak melampaui jangka
          waktu 24 bulan dan untuk penilaian diatas 5 (lima) milyar dilakukan oleh penilai independen.

          Bank dalam melakukan perhitungan penyisihan penghapusan belum memperhitungkan seluruh
          agunan yang ada antara lain karena jangka waktu penilaian agunan yang dilakukan telah
          melampaui jangka waktu 24 bulan.

          Estimasi kerugian untuk komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit disajikan di sisi
          kewajiban pada neraca konsolidasian.

          Saldo aktiva produktif yang memiliki kualitas macet dihapusbukukan pada saat manajemen Bank
          Mandiri dan Anak Perusahaan berpendapat bahwa aktiva produktif tersebut tidak dapat tertagih.
          Penerimaan kembali aktiva produktif yang telah dihapusbukukan dicatat sebagai penambahan
          penyisihan penghapusan selama tahun berjalan. Jika terdapat kelebihan dari penerimaan pokok,
          kelebihannya diakui sebagai pendapatan bunga.

     p.   Aktiva Tetap

          Aktiva tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali untuk beberapa aktiva tetap yang
          digunakan dalam operasi yang telah direvaluasi pada tahun 1979, 1987 dan 2003 berdasarkan
          peraturan pemerintah, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan amortisasi. Kenaikan nilai
          aktiva tetap sebagai hasil revaluasi dicatat dalam akun “Selisih Revaluasi Aktiva Tetap” dalam
          kelompok ekuitas di neraca.

          Aktiva tetap, kecuali tanah, disusutkan dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
          berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aktiva tetap sebagai berikut:
                                                                                               Tahun

          Bangunan                                                                                     20
          Perlengkapan, peralatan kantor dan perangkat lunak/komputer                                   5
          Kendaraan bermotor                                                                            5

          Aktiva dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari
          aktiva tetap. Ketika aktiva dalam penyelesaian telah selesai dan siap digunakan, akumulasi biaya
          perolehan direklasifikasikan ke akun aktiva tetap yang sebenarnya.

          Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya,
          sementara itu pemugaran dan penambahan dalam jumlah yang material dikapitalisasi. Pada saat
          aktiva tetap sudah tidak digunakan lagi atau dijual, nilai buku dan akumulasi penyusutan atau
          amortisasi dari aktiva tetap tersebut dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap yang bersangkutan
          dan keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi tahun berjalan.

          PSAK No. 48 tentang “Penurunan Nilai Aktiva” mensyaratkan bahwa nilai tercatat aktiva tetap
          dikaji ulang setiap tanggal neraca untuk menilai apakah aktiva tetap tersebut nilai tercatatnya
          lebih tinggi dari jumlah yang dapat diperoleh kembali (recoverable amount) dari aktiva tetap
          tersebut. Jika nilai tercatat aktiva melebihi taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali dari
          aktiva tetap tersebut, nilai tercatat aktiva tetap harus diturunkan menjadi nilai yang dapat
          diperoleh kembali dari aktiva tetap tersebut.




                                                 26
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     q.   Agunan yang Diambil Alih

          Agunan yang diambil alih merupakan jaminan kredit yang diberikan yang telah diambil alih
          sebagai bagian dari penyelesaian kredit yang diberikan dan disajikan pada “Aktiva Lain-lain“.
          Agunan yang diambil alih disajikan sebesar nilai bersih yang dapat direalisasi (net realizable
          value). Nilai bersih yang dapat direalisasi adalah nilai wajar agunan yang diambil alih dikurangi
          dengan estimasi biaya untuk menjual agunan yang diambil alih tersebut. Kelebihan saldo kredit
          yang diberikan yang belum dilunasi oleh peminjam diatas nilai dari agunan yang diambil alih,
          dibebankan terhadap penyisihan penghapusan kredit yang diberikan. Selisih antara nilai bersih
          yang dapat direalisasi dengan hasil penjualan agunan yang diambil alih diakui sebagai
          keuntungan/kerugian tahun berjalan pada saat dijual.

          Beban-beban yang berkaitan dengan pemeliharaan agunan yang diambil alih dibebankan ke
          laporan laba rugi tahun berjalan pada saat terjadinya. Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat
          permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya
          dibebankan pada laporan laba rugi tahun berjalan.

     r.   Aktiva Lain-lain

          Aktiva lain-lain termasuk pendapatan bunga, provisi dan komisi yang masih akan diterima,
          tagihan, uang muka pajak, biaya dibayar dimuka, agunan yang diambil alih, properti terbengkalai,
          rekening antar kantor dan lain-lain.

     s.   Simpanan

          Giro merupakan simpanan nasabah di Bank Mandiri dan Anak Perusahaan yang bergerak di
          bidang perbankan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, yang penarikannya dapat
          dilakukan setiap saat melalui cek, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), atau dengan cara
          pemindahbukuan dengan bilyet giro atau sarana perintah pembayaran lainnya. Giro dinyatakan
          sebesar nilai kewajiban kepada pemegang giro.

          Tabungan merupakan simpanan nasabah di Bank Mandiri dan Anak Perusahaan yang bergerak
          di bidang perbankan yang penarikannya hanya dapat dilakukan melalui counter dan Anjungan
          Tunai Mandiri (ATM) atau dengan cara pemindahbukuan melalui SMS Banking, Phone Banking
          dan Internet Banking jika memenuhi persyaratan yang disepakati, tetapi penarikan tidak dapat
          dilaksanakan dengan menggunakan cek atau instrumen setara lainnya. Tabungan dinyatakan
          sebesar nilai kewajiban kepada pemilik tabungan.

          Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah di Bank Mandiri dan Anak Perusahaan yang
          bergerak di bidang perbankan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu
          sesuai dengan perjanjian antara nasabah dengan Bank Mandiri dan Anak Perusahaan yang
          bergerak di bidang perbankan. Deposito berjangka dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai
          dengan perjanjian antara pemegang deposito berjangka dengan Bank Mandiri dan Anak
          Perusahaan yang bergerak di bidang perbankan.

          Sertifikat deposito merupakan deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat
          diperdagangkan. Sertifikat deposito dinyatakan sebesar nilai nominal dikurangi dengan bunga
          yang belum diamortisasi. Diskon atau perbedaan antara nilai yang diterima sekarang dan nilai
          nominal dicatat sebagai bunga yang dibayar dimuka dan diamortisasi selama periode waktu
          sertifikat deposito.




                                                  27
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     s.   Simpanan (lanjutan)

          Termasuk di dalam simpanan adalah simpanan syariah dan investasi tidak terikat yang terdiri
          dari:

          a. Giro wadiah merupakan giro wadiah yad-dhamanah yakni titipan dana pihak lain dimana
             pemilik dana mendapatkan pendapatan bonus.
          b. Investasi tidak terikat dalam bentuk tabungan mudharabah yang merupakan simpanan dana
             pihak lain yang memberikan pemilik dana imbalan bagi hasil dari pendapatan Bank Syariah
             Mandiri (BSM) atas penggunaan dana tersebut dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui
             sebelumnya.
          c. Investasi tidak terikat dalam bentuk deposito berjangka mudharabah yang merupakan
             simpanan dana pihak lain yang memberikan pemilik dana imbalan bagi hasil dari pendapatan
             BSM atas penggunaan dana tersebut sesuai dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui
             sebelumnya.

     t.   Simpanan dari Bank Lain

          Simpanan dari bank lain terdiri dari kewajiban terhadap bank lain, baik lokal maupun luar negeri,
          dalam bentuk giro, tabungan, inter-bank call money dengan periode jatuh tempo menurut
          perjanjian kurang dari atau 90 hari, deposito berjangka dan sertifikat deposito. Semuanya
          dinyatakan sesuai jumlah kewajiban terhadap bank lain.

          Di dalam simpanan dari Bank lain termasuk simpanan syariah dalam bentuk giro wadiah dan
          investasi tidak terikat yang terdiri dari tabungan mudharabah dan deposito berjangka
          mudharabah.

     u.   Surat-surat Berharga yang Diterbitkan

          Surat-surat berharga yang diterbitkan oleh Bank termasuk floating rate notes, medium term notes
          dan travelers’ cheques dicatat sebesar nilai nominal. Berdasarkan ketentuan Bank Indonesia,
          simpanan dari bank lain dengan jangka waktu lebih dari 90 hari juga disajikan sebagai surat
          berharga yang diterbitkan. Premi atau diskonto yang timbul dari penerbitan floating rate notes dan
          medium term notes diakui sebagai pendapatan/beban yang ditangguhkan dan diamortisasi
          selama periode surat berharga.

     v.   Taksiran Pajak Penghasilan

          Bank dan Anak Perusahaan menerapkan metode kewajiban (liability method) untuk menentukan
          beban pajak penghasilan. Menurut metode kewajiban, aktiva dan hutang pajak tangguhan diakui
          untuk semua perbedaan temporer antara nilai aktiva dan kewajiban yang tercatat di neraca
          dengan dasar pengenaan pajak atas aktiva dan kewajiban tersebut pada setiap tanggal
          pelaporan. Metode ini juga mensyaratkan adanya pengakuan manfaat pajak di masa datang
          seperti rugi menurut pajak yang belum digunakan apabila besar kemungkinan bahwa manfaat
          tersebut dapat direalisasikan di masa yang akan datang.

          Aktiva dan hutang pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
          akan diterapkan pada periode aktiva atau kewajiban tersebut direalisasi atau diselesaikan,
          berdasarkan tarif pajak (dan peraturan-peraturan pajak) yang berlaku atau secara substansi telah
          berlaku pada tanggal neraca.

          Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima, atau apabila
          diajukan keberatan dan atau banding, maka koreksi diakui pada saat keputusan atas keberatan
          dan atau banding tersebut diterima.




                                                  28
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     v.   Taksiran Pajak Penghasilan (lanjutan)

          Taksiran pajak penghasilan Bank Mandiri dan Anak Perusahaan dihitung untuk masing-masing
          perusahaan sebagai badan hukum terpisah. Aktiva pajak kini (current tax assets) dan kewajiban
          pajak kini (current tax liabilities) untuk badan hukum yang berbeda tidak disalinghapuskan dalam
          laporan keuangan konsolidasian. Aktiva pajak tangguhan disajikan bersih setelah dikurangi
          dengan kewajiban pajak tangguhan di neraca konsolidasian.

     w.   Pendapatan dan Beban Bunga

          Pendapatan dan beban bunga diakui dengan menggunakan metode akrual. Pendapatan bunga
          yang berasal dari aktiva produktif bermasalah (non-performing) tidak diakui, kecuali pada saat
          pembayaran tunai diterima. Pada saat kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai non-
          performing, pendapatan bunga yang telah diakui tapi belum diterima harus dibatalkan sebagai
          pendapatan bunga. Pendapatan bunga yang dibatalkan tersebut diakui sebagai tagihan
          kontinjensi.

          Seluruh penerimaan pembayaran yang berhubungan dengan kredit yang diberikan dengan
          kolektibilitas diragukan dan macet, harus diakui terlebih dahulu sebagai pengurang terhadap
          pokok kredit yang diberikan. Kelebihan penerimaan pembayaran atas pokok kredit yang diberikan
          harus diakui sebagai pendapatan bunga.

          Pendapatan bunga dari kredit yang direstrukturisasi hanya dapat diakui apabila telah diterima
          secara tunai sebelum kualitas kredit menjadi lancar sebagaimana diatur di dalam Peraturan
          Bank Indonesia No. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank
          Umum.

          Pendapatan bunga yang masih harus diterima atas aktiva non-performing Bank Mandiri dan Anak
          Perusahaan diperlakukan sebagai akun-akun di luar neraca (off-balance sheet) dan dilaporkan
          pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian.

          Didalam pendapatan dan beban bunga terdapat pendapatan dan beban berdasarkan prinsip
          syariah. Pendapatan syariah terdiri dari pendapatan dari transaksi murabahah, istishna, ijarah dan
          pendapatan bagi hasil dari pembiayaan mudharabah dan musyarakah. Pendapatan dari
          transaksi murabahah dan ijarah diakui dengan menggunakan metode akrual. Pendapatan dari
          transaksi istishna dan bagi hasil dari pembiayaan mudharabah dan musyarakah diakui pada saat
          angsuran diterima secara tunai. Beban berdasarkan prinsip syariah terdiri dari beban bagi hasil
          mudharabah dan beban bonus wadiah.

     x.   Pendapatan Provisi dan Komisi

          Pendapatan provisi dan komisi yang jumlahnya signifikan yang berkaitan langsung dengan
          kegiatan perkreditan dan/atau yang mempunyai jangka waktu tertentu, ditangguhkan dan
          diamortisasi berdasarkan metode garis lurus sesuai dengan jangka waktunya. Untuk kredit yang
          diberikan yang dilunasi sebelum jatuh temponya, saldo pendapatan provisi dan/atau komisi yang
          belum diamortisasi, diakui pada saat kredit yang diberikan dilunasi. Pendapatan provisi dan
          komisi lainnya yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan perkreditan atau jangka waktu
          tertentu diakui pada saat terjadinya transaksi.




                                                  29
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     y.   Manfaat yang Diberikan Kepada Karyawan

          Pada bulan Juni 2004, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menerbitkan Revisi atas PSAK No. 24
          mengenai “Imbalan Kerja” menggantikan PSAK No. 24. Revisi PSAK ini adalah mengenai
          pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan atas imbalan kerja. Jumlah estimasi kewajiban
          didasarkan pada perhitungan yang dilakukan oleh aktuaris independen sesuai dengan Undang-
          undang No. 13 Tahun 2003.

          Bank Mandiri menyelenggarakan program pensiun iuran pasti yang pesertanya adalah pegawai
          aktif Bank Mandiri sejak tanggal 1 Agustus 1999, serta program pensiun manfaat pasti yang
          berasal dari masing-masing dana pensiun Bank Peserta Penggabungan.

          Bank Mandiri mengakui penyisihan uang penghargaan terhadap pegawai berdasarkan Undang-
          undang Tenaga Kerja No. 13/2003 (UU No. 13/2003) tanggal 25 Maret 2003 terutama ketentuan
          yang mengatur mengenai penyelesaian Pemutusan Hubungan Kerja dan Penetapan Uang
          Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja dan Ganti Rugi di perusahaan.

          Penyisihan tersebut dihitung dengan membandingkan manfaat yang akan diterima oleh karyawan
          dari Program Pensiun pada usia pensiun normal dengan manfaat yang akan diterima
          berdasarkan UU No. 13/2003 setelah dikurangi dengan akumulasi kontribusi karyawan dan hasil
          investasinya. Apabila manfaat pensiun lebih kecil dari pada manfaat menurut UU No. 13/2003,
          maka Bank harus membayar kekurangan tersebut. Penyisihan yang telah dibentuk berdasarkan
          hasil penilaian dari aktuaria independen. Keuntungan dan kerugian aktuarial diakui sebagai
          penghasilan atau beban apabila akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum
          diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi jumlah yang lebih besar diantara 10%
          dari nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal tersebut (sebelum dikurangi aktiva program)
          dan 10% dari nilai wajar aktiva program pada tanggal tersebut. Besarnya keuntungan dan
          kerugian aktuarial tersebut, diakui selama rata-rata sisa masa kerja dari para pekerja dalam
          program tersebut. Biaya jasa lalu terjadi ketika Bank memperkenalkan program imbalan pasti
          atau mengubah imbalan terhutang pada program imbalan pasti yang ada. Biaya jasa lalu diakui
          selama periode sampai dengan imbalan tersebut menjadi hak pekerja atau vested.

     z.   Opsi Saham

          Bank telah memberikan opsi saham kepada Direksi dan Manajemen Senior untuk posisi dan
          kriteria tertentu dalam Program Management Stock Option Plan (MSOP). Jumlah biaya
          kompensasi saham dihitung pada tanggal diberikannya opsi saham dengan menggunakan nilai
          wajar dari opsi saham tersebut dan diakui sebagai bagian dari akun “Biaya Gaji dan Tunjangan
          Pegawai” selama periode opsi saham berdasarkan program hak bertingkat (graded vesting).
          Akumulasi biaya kompensasi saham diakui sebagai Opsi Saham pada akun Ekuitas.

          Nilai wajar dari opsi saham tersebut ditentukan berdasarkan pada laporan hasil penilaian aktuaria
          independen dengan menggunakan metode penentuan harga opsi Black Scholes.

     aa. Laba per Saham

          Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang
          saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada tahun berjalan.




                                                  30
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)
     aa. Laba per Saham (lanjutan)
         Laba bersih yang digunakan untuk menghitung laba per saham dasar untuk tahun yang berakhir
         pada tanggal 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing sejumlah Rp2.421.405 dan
         Rp603.369. Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham beredar yang digunakan sebagai pembagi
         dalam menghitung laba per saham dasar pada tanggal 31 Desember 2006 dan 2005, masing-
         masing adalah 20.334.565.065 lembar saham dan 20.182.096.657 lembar saham. Jumlah rata-
         rata tertimbang lembar saham yang digunakan untuk menghitung laba per saham dasar per
         31 Desember 2006 telah disesuaikan dengan perubahan jumlah saham yang beredar akibat
         konversi opsi saham (Catatan 32).
         Laba per saham dilusian dihitung setelah melakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap
         jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dengan asumsi bahwa semua opsi saham
         dilaksanakan pada saat penerbitan (Catatan 31a dan 32).
         Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar yang digunakan dalam menghitung laba per
         saham dilusian per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah 20.550.301.606 lembar
         saham dan 20.326.735.892 lembar saham.
                                                                                          2006             2005

         Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham – Dasar                          20.334.565.065     20.182.096.657
         Penyesuaian atas efek berpotensi saham biasa:
            MSOP tahap I                                                               43.162.893        105.107.347
            MSOP tahap II                                                             110.511.469         39.531.888
            MSOP tahap III                                                             62.062.179                  -

         Jumlah rata-rata tertimbang lembar saham – Dilusian                       20.550.301.606     20.326.735.892

     ab. Informasi Segmen
         Bank Mandiri dan Anak Perusahaan menyajikan informasi keuangan berdasarkan jenis usaha
         (segmen primer) dan daerah geografis (segmen sekunder). Segmen primer dibagi ke dalam
         segmen-segmen usaha berikut: perbankan, perbankan Syariah, sekuritas, asuransi dan lainnya,
         sedangkan segmen sekunder dibagi ke dalam Indonesia, Asia, Eropa Barat dan Pasific (Cayman)
         dan atau lainnya.
     ac. Penggunaan Estimasi
         Dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang
         berlaku umum, manajemen telah menggunakan estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah
         yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Adanya unsur ketidakpastian yang
         melekat dalam melakukan estimasi dapat menyebabkan jumlah sesungguhnya yang dilaporkan
         pada periode yang akan datang berbeda dengan jumlah yang diestimasikan.
     ad. Reklasifikasi akun
         Beberapa akun pada laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2005 telah direklasifikasi
         agar sesuai dengan penyajian akun-akun pada laporan keuangan konsolidasian per
         31 Desember 2006 sebagai berikut:
         31 Desember 2005
                                                   Dilaporkan                                       Dilaporkan
                 Deskripsi Akun                   sebelumnya              Reklasifikasi              saat ini
         Keuntungan dari Penjualan
             Surat-surat Berharga dan
             Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah             456.494               (201.036)                255.458
         Pendapatan bunga                                20.165.414                201.036              20.366.450
         Selisih revaluasi aktiva tetap                   3.056.724                 (9.788)              3.046.936
         Selisih transaksi perubahan ekuitas
             anak perusahaan                                   (23.527)             9.464                  (14.063)
         Hak minoritas atas aktiva bersih anak
             perusahaan yang dikonsolidasi                       4.381                324                    4.705




                                                         31
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


3.   GIRO PADA BANK INDONESIA
                                                                             2006            2005

     Rupiah                                                                 20.457.558      18.896.163
     Dolar Amerika Serikat                                                   1.121.600       1.408.542

                                                                            21.579.158      20.304.705


     Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk memenuhi persyaratan giro wajib minimum dari
     Bank Indonesia per 31 Desember 2006 sebesar 11,73% dan 3,01% (2005: 11% dan 3%), masing-
     masing untuk giro Rupiah dan Dolar Amerika Serikat.
     Realisasi giro wajib minimum untuk rekening Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (Bank Mandiri saja)
     per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah:
                                                                             2006            2005

     Rupiah                                                                    11,73%          11,30%
     Dolar Amerika Serikat                                                      3,01%           3,01%


4.   GIRO PADA BANK LAIN

     a. Berdasarkan Mata Uang:
                                                                             2006            2005

        Rupiah                                                                 12.816           3.654
        Mata uang asing                                                       535.567         701.674
        Jumlah                                                                548.383         705.328
        Dikurangi: Penyisihan Penghapusan                                     (11.149)         (7.725)

                                                                              537.234         697.603


     b. Berdasarkan Kolektibilitas:
        Per 31 Desember 2006 dan 2005, semua giro pada bank lain diklasifikasikan lancar.
     c. Berdasarkan Pihak Yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga:
        Per 31 Desember 2006 dan 2005, giro pada pihak yang mempunyai hubungan istimewa masing-
        masing sebesar Rp70 dan Rp53 (Catatan 47).
     d. Tingkat Suku Bunga Rata-rata per Tahun:
                                                                             2006            2005
        Rupiah                                                                  0,83%           0,53%
        Mata uang asing                                                         1,92%           1,32%

     e. Mutasi penyisihan penghapusan giro pada bank lain adalah sebagai berikut:
                                                                             2006            2005
        Saldo awal tahun                                                        7.725           6.557
        Penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 36)                           4.101           1.278
        Lain-lain *)                                                             (677)           (110)

        Saldo akhir tahun                                                      11.149            7.725

         *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.

        Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan giro pada bank lain yang
        dibentuk telah memadai.




                                                          32
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


5.   PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN

     a. Berdasarkan Jenis, Mata Uang, Jatuh Tempo dan Kolektibilitas:
                                                      2006
                                                      Jatuh
                                                     Tempo                         Lancar

        Rupiah:
        Call Money                                    < 1 bln                       3.300.000
                                                     1 – 3 bln                          5.000
        Penempatan “Fixed-Term”                 > 3 bln < 6 bln                      212.057
                                                > 6 bln < 12 bln                     180.053
        Deposito Berjangka                           < 1 bln                           31.502
                                                    1 – 3 bln                           7.600
                                                 > 3 bln < 6 bln                        2.600

        Jumlah Rupiah                                                               3.738.812


        Mata uang asing:
        Call Money                                    < 1 bln                       3.493.497
                                                     1 – 3 bln                            418
        Penempatan “Fixed-Term”                       < 1 bln                       2.278.245
        Deposito Berjangka                           < 1 bln                           22.550

        Jumlah Mata Uang Asing                                                      5.794.710

        Jumlah                                                                      9.533.522
        Dikurangi: Penyisihan Penghapusan                                             (97.981)

                                                                                    9.435.541

                                                      2005
                                                      Jatuh
                                                     Tempo                         Lancar

        Rupiah:
        Bank Indonesia                               < 1 bln                        8.260.930
        Call Money                                    < 1 bln                       4.044.907
        Penempatan “Fixed-Term”                   > 1 < 3 bln                        137.864
                                                  > 3 < 6 bln                         39.062
                                                > 6 bln < 12 bln                      46.925
        Deposito Berjangka                          < 1 bln                            35.000
                                                  > 1 < 3 bln                          15.200

        Jumlah Rupiah                                                              12.579.888


        Mata uang asing:
        Call Money                                   < 1 bln                        9.069.659
                                                 > 1 bln < 3 bln                       25.202
        Penempatan “Fixed-Term”                      < 1 bln                        2.057.856
        Deposito Berjangka                           < 1 bln                           39.320

        Jumlah Mata Uang Asing                                                     11.192.037

        Jumlah                                                                     23.771.925
        Dikurangi: Penyisihan Penghapusan                                            (154.871)

                                                                                   23.617.054




                                                33
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


5.   PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan)

     b. Bank Mandiri tidak memiliki penempatan pada bank lain yang mempunyai hubungan istimewa.

     c. Tingkat Suku Bunga Rata-rata per Tahun (tidak diaudit):
                                                                          2006             2005
        Rupiah                                                               12,09%           8,37%
        Mata uang asing                                                       4,33%           3,36%

     d. Per 31 Desember 2006 dan 2005, tidak terdapat penempatan pada bank lain yang digunakan
        sebagai jaminan.

     e. Mutasi penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain adalah sebagai berikut:
                                                                          2006             2005
        Saldo awal tahun                                                    154.871          91.258
        Penyisihan/(pembalikan) selama tahun berjalan (Catatan 36)          (51.542)         63.043
        Penerimaan kembali                                                        -           1.451
        Lain-lain *)                                                         (5.348)           (881)

        Saldo akhir tahun                                                    97.981         154.871

        *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.

        Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain yang
        dibentuk telah memadai.


6.   SURAT-SURAT BERHARGA

     a. Berdasarkan Tujuan dan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga:
                                                                          2006             2005
        Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47):
           Diperdagangkan                                                   467.683         101.329
           Tersedia untuk dijual                                            296.832         232.026
           Dimiliki hingga jatuh tempo                                      108.749         266.845
                                                                            873.264         600.200

        Pihak ketiga:
           Diperdagangkan                                                 13.013.736       4.100.101
           Tersedia untuk dijual                                           2.271.071       4.500.342
           Dimiliki hingga jatuh tempo                                     3.342.412       2.638.089
                                                                          18.627.219      11.238.532
        Jumlah                                                            19.500.483      11.838.732

        Dikurangi:
           Diskonto yang belum diamortisasi                                   (7.056)         (8.982)
           Keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari
               Kenaikan/(penurunan) nilai surat-surat berharga                13.369        (116.446)
           Penyisihan penghapusan                                         (1.145.838)     (1.209.035)
                                                                          18.360.958      10.504.269




                                                          34
                        PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                               Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                           (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


6.   SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan)

     b. Berdasarkan Jenis, Mata Uang dan Kolektibilitas:
                                                                           2006

                                                     Nilai            Premi/    Keuntungan/
                                                  Perolehan/        (Diskonto)   (Kerugian)                 Nilai Wajar/Nilai Buku **)
                                                     Nilai         yang Belum yang Belum                    Kurang
                                                  Nominal *)       Diamortisasi Direalisasi       Lancar    Lancar             Macet      Jumlah

        Rupiah:
        Diperdagangkan
           Sertifikat Bank Indonesia              12.622.441                -      28.703     12.651.144             -             -     12.651.144
           Obligasi                                  635.976                -       1.622        637.292             -           306        637.598
           Saham                                      61.068                -       2.735         63.803             -             -         63.803
           Medium Term Notes                          54.900                -           -         54.900             -             -         54.900
           Investasi pada unit-unit reksa dana        21.247                -       3.144         24.391             -             -         24.391
                                                  13.395.632                -      36.204     13.431.530             -           306     13.431.836
        Tersedia untuk dijual
           Sertifikat Wadiah Bank Indonesia          780.000                -           -        780.000             -             -       780.000
           Obligasi                                  758.056                -     (19.103)       728.953             -        10.000       738.953
           Obligasi Mudharabah sesuai Syariah        499.500                -     (11.230)       488.270             -             -       488.270
                                                    2.037.556               -     (30.333)     1.997.223             -        10.000      2.007.223
        Dimiliki hingga jatuh tempo
           Obligasi wajib konversi                  1.018.809               -            -             -             -    1.018.809       1.018.809
           Sertifikat Bank Indonesia                  900.000            (764)           -       899.236             -            -         899.236
           Wesel ekspor                                96.455               -            -        96.455             -            -          96.455
           Investasi pada unit-unit reksa dana          5.000               -            -         5.000             -            -           5.000
           Obligasi                                     2.000               -            -         2.000             -            -           2.000
                                                   2.022.264             (764)          -      1.002.691             -    1.018.809       2.021.500
        Jumlah Rupiah                             17.455.452             (764)      5.871     16.431.444             -    1.029.115      17.460.559


        Mata uang asing:
        Diperdagangkan
           Obligasi                                    85.787               -        (526)         85.261            -              -       85.261

        Tersedia untuk dijual
           Floating rate notes                       241.455                -           -        241.455             -              -      241.455
           Wesel ekspor                              137.519                -           -        137.519             -              -      137.519
           Obligasi                                  114.092                -       4.896        118.988             -              -      118.988
           Promissory notes                           37.281                -       3.128         40.409             -              -       40.409
                                                     530.347                -       8.024        538.371             -              -      538.371
        Dimiliki hingga jatuh tempo
           Wesel ekspor                             1.020.247              -             -       985.424             -        34.823      1.020.247
           Obligasi                                   189.074          2.492             -       191.566             -             -        191.566
           Treasury bills                             120.543         (8.777)            -       111.766             -             -        111.766
           Floating rate notes                         99.033             (7)            -        99.026             -             -         99.026
                                                    1.428.897         (6.292)            -     1.387.782             -        34.823      1.422.605
        Jumlah mata uang asing                      2.045.031         (6.292)       7.498      2.011.414             -        34.823      2.046.237
        Jumlah                                    19.500.483          (7.056)      13.369     18.442.858             -     1.063.938     19.506.796
        Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                        (41.900)            -    (1.103.938)    (1.145.838)
                                                                                              18.400.958             -       (40.000)    18.360.958


        *) Surat berharga dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai nominal.
        **) Surat berharga dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai buku.




                                                                    35
                        PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                               Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                           (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


6.   SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan)

     b. Berdasarkan Jenis, Mata Uang dan Kolektibilitas (lanjutan):
                                                                           2005
                                                     Nilai            Premi/    Keuntungan/
                                                  Perolehan/        (Diskonto)   (Kerugian)                 Nilai Wajar/Nilai Buku **)
                                                     Nilai         yang Belum yang Belum                          Kurang
                                                  Nominal *)       Diamortisasi Direalisasi          Lancar       Lancar       Macet     Jumlah

        Rupiah:
        Diperdagangkan
           Sertifikat Bank Indonesia                 3.618.984                  -             -     3.618.984            -           -   3.618.984
           Obligasi                                    381.187                  -       (16.387)      364.800            -           -     364.800
           Medium Term Notes                           113.573                  -           327       113.900            -           -     113.900
           Investasi pada unit-unit reksa dana          18.800                  -        (1.915)       16.885            -           -      16.885
           Saham                                        16.610                  -          (475)       16.135            -           -      16.135
                                                     4.149.154                  -       (18.450)    4.130.704            -           -   4.130.704
        Tersedia untuk dijual
           Sertifikat Bank Indonesia                 1.485.271                  -             -     1.485.271            -           -   1.485.271
           Sertifikat Wadiah Bank Indonesia          1.373.000                  -             -     1.373.000            -           -   1.373.000
           Obligasi                                    931.574                  -       (99.806)      821.768            -      10.000     831.768
           Obligasi Mudharabah sesuai Syariah          365.425                  -             -       365.425            -           -     365.425
           Medium Term Notes                            90.000                  -             -        90.000            -           -      90.000
           Investasi pada unit-unit reksa dana           1.000                  -             -         1.000            -           -       1.000
                                                     4.246.270                  -       (99.806)    4.136.464            -      10.000   4.146.464
        Dimiliki hingga jatuh tempo
           Obligasi wajib konversi                   1.018.809                  -             -                -         -   1.018.809   1.018.809
           Obligasi                                     38.000                  -             -           38.000         -           -      38.000
           Wesel ekspor                                 26.399                  -             -           26.399         -           -      26.399
           Investasi pada unit-unit reksa dana          10.000                  -             -           10.000         -           -      10.000
                                                     1.093.208                  -             -           74.399         -   1.018.809   1.093.208
        Jumlah Rupiah                                9.488.632                  -     (118.256)     8.341.567            -   1.028.809   9.370.376

        Mata uang asing:
        Diperdagangkan
           Obligasi                                     39.615                  -           (93)          39.522         -           -      39.522
           Investasi pada unit-unit reksa dana          12.661                  -        (1.141)          11.520         -           -      11.520
                                                        52.276                  -        (1.234)          51.042         -           -      51.042
        Tersedia untuk dijual
           Wesel ekspor                                181.213                  -             -          181.213         -           -    181.213
           Floating rate notes                         157.280                  -           159          157.439         -           -    157.439
           Obligasi                                     88.685                  -          (556)          88.129         -           -     88.129
           Promissory notes                             58.920                  -         3.441           62.361         -           -     62.361
                                                       486.098                  -         3.044          489.142         -           -    489.142
        Dimiliki hingga jatuh tempo
           Wesel ekspor                              1.185.289                 -              -          919.080   205.272      60.937   1.185.289
           Obligasi                                    378.558             2.017              -          380.575         -           -     380.575
           Treasury bills                              129.069           (10.979)             -          118.090         -           -     118.090
           Floating rate notes                          68.810               (20)             -           68.790         -           -      68.790
           Medium Term Notes                            50.000                 -              -           50.000         -           -      50.000
                                                     1.811.726            (8.982)             -     1.536.535      205.272      60.937   1.802.744
        Jumlah mata uang asing                       2.350.100            (8.982)         1.810     2.076.719      205.272      60.937   2.342.928
        Jumlah                                      11.838.732            (8.982)     (116.446)    10.418.286      205.272 1.089.746 11.713.304
        Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                             (88.498)     (30.791) (1.089.746) (1.209.035)
                                                                                                   10.329.788      174.481           - 10.504.269


        *) Surat berharga dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai nominal.
        **) Surat berharga dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai buku.




                                                                    36
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


6.   SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan)

     c. Berdasarkan Sisa Umur Hingga Jatuh Tempo:
                                                                        2006           2005
        Rupiah:
           Tidak mempunyai kontrak jatuh tempo                             92.315         46.410
           Kurang dari 1 tahun                                         14.628.446      7.837.563
           1 - 5 tahun                                                  2.215.227      1.461.900
           5 - 10 tahun                                                   167.089        115.303
           > 10 tahun                                                     352.375         27.456

       Jumlah Rupiah                                                   17.455.452      9.488.632

       Mata uang asing:
          Tidak mempunyai kontrak jatuh tempo                                   -         12.661
          Kurang dari 1 tahun                                           1.317.261      1.672.019
          1 - 5 tahun                                                     484.287        370.010
          5 - 10 tahun                                                    169.388        295.410
          > 10 tahun                                                       74.095              -

       Jumlah mata uang asing                                           2.045.031      2.350.100

       Jumlah                                                          19.500.483     11.838.732
       Dikurangi:
          Diskonto yang belum diamortisasi                                  (7.056)       (8.982)
          Keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari
              kenaikan/(penurunan) nilai surat-surat berharga               13.369      (116.446)
          Penyisihan penghapusan                                        (1.145.838)   (1.209.035)

                                                                       18.360.958     10.504.269



     d. Berdasarkan Golongan Penerbit:
                                                                        2006           2005

       Bank                                                            15.921.158      8.194.980
       Perusahaan lain                                                  2.711.460      3.063.115
       Pemerintah                                                         867.865        580.637

       Jumlah                                                          19.500.483     11.838.732
       Dikurangi:
          Diskonto yang belum diamortisasi                                  (7.056)       (8.982)
          Keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi dari
              kenaikan/(penurunan) nilai surat-surat berharga               13.369      (116.446)
          Penyisihan penghapusan                                        (1.145.838)   (1.209.035)

                                                                       18.360.958     10.504.269




                                                         37
                        PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                               Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                           (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


6.   SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan)

     e. Rincian Obligasi Berdasarkan Peringkat:
                                                                             Peringkat *)                            Nilai Wajar/Nilai Buku **)
                                                        Lembaga
                                                       Pemeringkat               2006                  2005              2006          2005
        Rupiah

        Diperdagangkan
         Obligasi                                      Beragam                 Beragam             Beragam            637.598         364.800

        Tersedia untuk dijual
         Obligasi
            PT Medco Energi
                 International Tbk.                     Pefindo                  idAA-               idAA-            156.563         136.875
            PT Tunas Baru Lampung Tbk.                  Pefindo                 idBBB               idBBB             123.750         117.500
            PT Ciliandra Perkasa                       Pefindo                     -                idBBB                   -         131.600
            Lain-lain                                  Beragam                 Beragam             Beragam            458.640         445.793
         Obligasi Mudharabah
            sesuai Syariah                              Beragam                Beragam             Beragam            488.270         365.425

                                                                                                                     1.227.223      1.197.193

        Dimiliki hingga jatuh tempo
         Obligasi wajib konversi
            PT Garuda Indonesia                            -                       -                   -             1.018.809      1.018.809
         Obligasi                                      Beragam                 Beragam             Beragam               2.000         38.000

                                                                                                                     1.020.809      1.056.809

        Jumlah Rupiah                                                                                                2.885.630      2.618.802

        Mata uang asing

        Diperdagangkan
         Obligasi                                      Beragam                 Beragam             Beragam               85.261        39.522

        Tersedia untuk dijual
         Obligasi                                      Beragam                 Beragam             Beragam            118.988          88.129

        Dimiliki hingga jatuh tempo
         Obligasi
            Republik Indonesia                          S&P                      BB-                  B+               17.984         166.336
            Lain-Lain                                  Beragam                 Beragam             Beragam            173.582         214.239

                                                                                                                      191.566         380.575

        Jumlah mata uang asing                                                                                        395.815         508.226


        *)   Informasi peringkat obligasi diperoleh dari Bloomberg yang mencakup peringkat yang diberikan oleh lembaga pemeringkat yang diakui
             Bank Indonesia seperti Pemeringkat Efek Indonesia, Standard and Poor’s, Moody’s dan Fitch Ratings.

        **) Surat berharga dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo disajikan sebesar nilai buku.



     f. Tingkat Suku Bunga Rata-Rata per Tahun:
                                                                                                              2006                 2005

        Rupiah                                                                                                  10,15%                 8,18%
        Mata uang asing                                                                                          8,40%                 7,83%




                                                                     38
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


6.   SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan)

     g. Mutasi Penyisihan Penghapusan Surat-surat Berharga:
                                                                             2006              2005

         Saldo awal tahun                                                    1.209.035         1.144.501
         (Pembalikan)/penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 36)            (30.839)           59.310
         Penerimaan kembali setelah dihapusbukukan                                   -             3.919
         Lain-lain *)                                                          (32.358)            1.305

         Saldo akhir tahun                                                   1.145.838         1.209.035


         *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.

     Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan surat-surat berharga yang dibentuk
     telah memadai.


7.   OBLIGASI REKAPITALISASI PEMERINTAH

     Akun ini terdiri dari obligasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah sehubungan dengan Program
     Rekapitalisasi Bank Umum yang diperoleh Bank Mandiri dari pasar primer dan sekunder dengan
     rincian sebagai berikut:
                                                                             2006              2005

     Diperdagangkan, nilai wajar                                               834.273         2.143.723
     Tersedia untuk dijual, nilai wajar                                     28.719.153        28.817.643
     Dimiliki hingga jatuh tempo, nilai perolehan                           61.094.598        61.094.598

                                                                            90.648.024        92.055.964



     Berdasarkan jatuh temponya, Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah adalah sebagai berikut:
                                                                             2006              2005

     Diperdagangkan:
         Kurang dari 1 tahun                                                         -         1.370.217
         1 - 5 tahun                                                           109.807           164.377
         5 - 10 tahun                                                          724.466           609.129

                                                                               834.273         2.143.723

     Tersedia untuk dijual:
         Kurang dari 1 tahun                                                         -            19.953
         1 - 5 tahun                                                         1.190.795         1.496.628
         5 - 10 tahun                                                       14.911.591        11.111.957
         Lebih dari 10 tahun                                                12.616.767        16.189.105

                                                                            28.719.153        28.817.643

     Dimiliki hingga jatuh tempo:
        1 - 5 tahun                                                          1.350.000         1.350.000
        5 - 10 tahun                                                        12.388.900         1.505.329
        Lebih dari 10 tahun                                                 47.355.698        58.239.269

                                                                            61.094.598        61.094.598

                                                                            90.648.024        92.055.964




                                                           39
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


7.   OBLIGASI REKAPITALISASI PEMERINTAH (lanjutan)

     Rincian Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah adalah sebagai berikut:

     2006

     Diperdagangkan
                                                        Tingkat
                                                      suku bunga                             Tanggal          Frekuensi
                                    Nominal            per tahun       Nilai wajar          jatuh tempo    pembayaran bunga
     Obligasi suku
         bunga tetap                   643.606        13,15%-              784.274          15/06/2009-         6 bulan
                                                      15,58%                                 15/12/2013
     Obligasi suku bunga
         mengambang                     50.000       SBI 3 bulan            49.999          25/06/2011          3 bulan

                                       693.606                             834.273


     Tersedia untuk dijual
                                                        Tingkat
                                                      suku bunga                             Tanggal          Frekuensi
                                    Nominal            per tahun       Nilai wajar          jatuh tempo    pembayaran bunga
     Obligasi suku
         bunga tetap                  1.654.272        14,25%-            2.015.920        15/11/2010-               6 bulan
                                                       15,58%                               15/12/2013
     Obligasi suku bunga
         mengambang                  26.727.428       SBI 3 bulan      26.703.233          25/01/2008-               3 bulan
                                                                                            25/07/2020

                                     28.381.700                        28.719.153


     Dimiliki hingga jatuh tempo
                                                            Tingkat suku               Tanggal         Frekuensi
                                           Nominal        bunga per tahun            jatuh tempo     pembayaran bunga

     Obligasi suku bunga
         tetap                             1.350.000          13,15%                    15/03/2010         6 bulan
     Obligasi suku bunga
       mengambang                         59.744.598        SBI 3 bulan                25/12/2014-         3 bulan
                                                                                        25/07/2020

                                          61.094.598

     2005

     Diperdagangkan
                                                        Tingkat
                                                      suku bunga                             Tanggal          Frekuensi
                                    Nominal            per tahun       Nilai wajar          jatuh tempo    pembayaran bunga
     Obligasi suku
         bunga tetap                   572.306        12,13%-              593.198          15/02/2006-         6 bulan
                                                      14,28%                                 15/12/2013

     Obligasi suku bunga
         mengambang                   1.562.361      SBI 3 bulan          1.550.525         25/03/2006-         3 bulan
                                                                                             25/06/2011

                                      2.134.667                           2.143.723




                                                       40
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


7.   OBLIGASI REKAPITALISASI PEMERINTAH (lanjutan)

     2005 (lanjutan)
     Tersedia untuk dijual
                                                               Tingkat
                                                             suku bunga                            Tanggal            Frekuensi
                                          Nominal             per tahun        Nilai wajar        jatuh tempo      pembayaran bunga
     Obligasi suku
         bunga tetap                          1.829.634        14,00%-            1.875.674      15/06/2009-                 6 bulan
                                                               15,58%                             15/12/2013

     Obligasi suku bunga
         mengambang                        27.267.428        SBI 3 bulan       26.941.969        25/03/2006-                 3 bulan
                                                                                                  25/07/2020

                                           29.097.062                          28.817.643



     Dimiliki hingga jatuh tempo
                                                                  Tingkat suku              Tanggal      Frekuensi
                                                   Nominal      bunga per tahun           jatuh tempo pembayaran bunga
                                                               _______________        _______________
     Obligasi suku bunga
         tetap                                     1.350.000          13,15%                   15/03/2010          6 bulan
     Obligasi suku bunga                          59.744.598        SBI 3 bulan               25/12/2014-          3 bulan
       mengambang                                                                              25/07/2020

                                                  61.094.598


     Berikut adalah informasi penting mengenai Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:

     2006

     Per 31 Desember 2006, Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah dengan jumlah nilai nominal sebesar
     Rp1.605.954 telah dijual kepada pihak ketiga dengan janji untuk dibeli kembali (Catatan 22).

     Kepemilikan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah dengan nilai nominal sebesar Rp1.926.843 secara
     legal telah dialihkan kepada bank counterpart berkaitan dengan transaksi Callable Parallel Deposits
     (Catatan 21) dan Callable Zero Coupon Deposits. Oleh karena secara substansi risiko signifikan dan
     manfaat kepemilikan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tersebut belum dialihkan kepada bank
     counterpart, Bank masih mengakui Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tersebut dalam neraca.

     Bank melakukan dua transaksi Callable Zero Coupon Deposits dengan bank counterpart yang
     berkaitan dengan kontrak pengalihan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah. Kontrak dimulai pada saat
     Bank melakukan pengalihan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah kepada bank counterpart dan
     menerima dana hasil pengalihan tersebut dalam Rupiah. Sebagian dari dana hasil pengalihan tersebut
     sejumlah Rp974.666 ditempatkan kembali ke bank counterpart dalam bentuk Callable Zero Coupon
     Deposits.

     Ringkasan dari kontrak callable zero coupon deposits adalah sebagai berikut:

                                   Tanggal            Tanggal Jatuh         Nilai Deposito        Nilai Deposito      Suku Bunga
     Deposito                       Efektif              Tempo                   Awal                  Akhir            Efektif

     Rupiah                        29 Juli 2004          20 Juni 2013                359.666           1.000.000               12,18%
     Rupiah                        8 April 2005     20 Desember 2013                 615.000           1.514.470               10,90%




                                                               41
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


7.   OBLIGASI REKAPITALISASI PEMERINTAH (lanjutan)

     2006 (lanjutan)

     Dana yang ditempatkan sebagai deposito di atas berasal dari sebagian dana yang diterima dari
     pengalihan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah ke bank counterpart.

     Bunga deposito tersebut diatas sama dengan yield dari Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah pada saat
     dialihkan ke bank counterpart.

     Perjanjian memberikan hak opsi kepada bank counterpart untuk memutuskan lebih awal perjanjian
     dengan menghentikan/menarik deposito Rupiah pada setiap tanggal redemption setiap tahunnya.

     Apabila terjadi trigger events, yaitu gagal bayar (default) atau restrukturisasi Obligasi Rekapitalisasi
     Pemerintah oleh Pemerintah Indonesia sehubungan dengan pembayaran pokok atau bunga, bank
     counterpart dapat mengembalikan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tersebut yang telah dialihkan
     kepada Bank sebagai penyelesaian (settlement) atas transaksi callable zero coupon deposits.

     Dalam neraca Bank Mandiri per 31 Desember 2006, Bank belum mengalihkan dan masih
     menanggung risiko signifikan dan manfaat Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tersebut, Bank masih
     mengakui penempatan deposito tersebut di neraca sebagai Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah.

     2005

     Per 31 Desember 2005, Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah dengan jumlah nilai nominal sebesar
     Rp2.084.796 telah dijual kepada pihak ketiga dengan janji untuk dibeli kembali (Catatan 22).

     Obligasi lindung nilai yang jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2005 telah dilunasi oleh
     Pemerintah Republik Indonesia dengan menerbitkan obligasi pengganti, yaitu obligasi No. Seri
     VR0031 dengan jumlah nilai keseluruhan sebesar Rp2.865.356.


8.   TAGIHAN LAINNYA - TRANSAKSI PERDAGANGAN
     a. Berdasarkan Jenis, Mata Uang, Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga:
                                                                                 2006              2005

        Rupiah:
           Pihak ketiga
                Usance L/C Payable at Sight                                        754.275          520.682
                Lain-lain                                                          223.273          236.832
        Jumlah Rupiah                                                              977.548          757.514

        Mata uang asing:
           Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47)
               Lain-lain                                                            56.878           54.531
            Pihak ketiga
                Usance L/C Payable at Sight                                      1.072.611         2.197.345
                Lain-lain                                                          663.249           816.754
                                                                                 1.735.860         3.014.099

        Jumlah Mata Uang Asing                                                   1.792.738         3.068.630

        Jumlah                                                                   2.770.286         3.826.144
        Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                         (812.247)       (1.101.415)

                                                                                 1.958.039         2.724.729




                                                      42
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


8.   TAGIHAN LAINNYA - TRANSAKSI PERDAGANGAN (lanjutan)

     b. Berdasarkan Kolektibilitas:
                                                                         2006            2005

        Lancar                                                           1.546.468       1.794.447
        Dalam perhatian khusus                                             458.152         401.903
        Kurang lancar                                                            -         553.073
        Diragukan                                                            1.010         192.237
        Macet                                                              764.656         884.484
        Jumlah                                                            2.770.286      3.826.144
        Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                  (812.247)    (1.101.415)

                                                                         1.958.039       2.724.729



     c. Berdasarkan Jatuh Tempo:
                                                                         2006            2005
        Rupiah:
         Kurang dari 1 bulan                                               381.031        333.433
         1 - 3 bulan                                                       431.971        120.593
         3 - 6 bulan                                                       164.546        303.488
        Jumlah Rupiah                                                      977.548        757.514

        Mata uang asing:
         Kurang dari 1 bulan                                               923.331       1.443.834
         1 - 3 bulan                                                       392.561         838.437
         3 - 6 bulan                                                       476.846         761.596
         6 - 12 bulan                                                            -          24.763
        Jumlah mata uang asing                                           1.792.738       3.068.630

        Jumlah                                                           2.770.286       3.826.144
        Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                 (812.247)     (1.101.415)
                                                                         1.958.039       2.724.729



     d. Mutasi Penyisihan Penghapusan Tagihan Lainnya - Transaksi Perdagangan:
                                                                           2006          2005

        Saldo awal tahun                                                 1.101.415        883.405
        (Pembalikan)/penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 36)        (215.583)       192.897
        Lain-lain *)                                                       (73.585)        25.113

        Saldo akhir tahun                                                  812.247       1.101.415


        *)Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.

        Jumlah minimum penyisihan penghapusan tagihan lainnya - transaksi perdagangan, berdasarkan
        peraturan Bank Indonesia per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing sebesar Rp803.399
        dan Rp1.101.415.
        Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan tagihan lainnya - transaksi
        perdagangan telah memadai.




                                                          43
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


9.   SURAT BERHARGA YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI

     a. Surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali

         2006
                                                                                                          Pendapatan
                                                         Tanggal           Tanggal        Nilai Jual      Bunga Belum        Nilai
                                   Jenis Efek            Dimulai         Jatuh Tempo      Kembali          Direalisasi      Bersih
          Rupiah
                             Obligasi VR0017               26/12/06          26/01/07          226.711              1.623     225.088
                             Obligasi VR0017               27/12/06          26/01/07          226.648              1.623     225.025
                             Saham                         20/10/06          18/04/07          163.875              8.320     155.555
                             Saham                         20/10/06          18/04/07           54.625              2.773      51.852
                             Saham                         10/10/06          10/04/07           46.141              2.275      43.866
                             Saham                         16/11/06          15/05/07           38.410              2.559      35.851
                             Saham                         23/08/06          19/02/07           30.555                710      29.845
                             Saham                         21/12/06          21/03/07           28.283              1.140      27.143
                             Saham                         24/08/06          20/02/07           27.281                646      26.635
                             Saham                         03/10/06          03/01/07           12.555                  -      12.555
                             Obligasi FR0026               25/09/06          14/03/07            2.756                  9        2.747
                             Obligasi FR0025               25/09/06          14/03/07            2.739                 12        2.727
                             Obligasi FR0024               22/12/06          22/01/07            2.067                 16        2.051
                             Saham                         03/10/06          03/01/07              598                 20          578
                             Obligasi FR0025               22/12/06          22/12/07              474                  4          470
                                                                                               863.718             21.730     841.988
          Penyisihan penghapusan                                                                                               (8.600)
          Jumlah                                                                                                              833.388

          2005

                                                                                                           Pendapatan
                                                          Tanggal          Tanggal        Nilai Jual      Bunga Belum        Nilai
                                   Jenis Efek             Dimulai        Jatuh Tempo      Kembali          Direalisasi      Bersih
          Rupiah
                          Saham                           20/10/2005        18/01/2006         104.750               950      103.800
                          Saham                           28/10/2005        26/01/2006         104.750             1.372      103.378
                          Saham                           02/12/2005        02/03/2006          52.375             1.610       50.765
                          Saham                           02/12/2005        02/03/2006          52.375             1.610       50.765
                          Obligasi FR25                   13/12/2005        13/01/2006           8.387                52        8.335
         Jumlah                                                                                322.637             5.594      317.043



     b. Mutasi penyisihan penghapusan surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali:
                                                                                                              2006                   2005

        Saldo awal tahun                                                                                                -                  4.800
        (Pembalikan)/penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 36)                                                  8.600                 (4.800)

        Saldo akhir tahun                                                                                           8.600                        -




10. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF

     Ikhtisar transaksi derivatif per 31 Desember 2006 adalah sebagai berikut:

                                                                            Nilai wajar                Tagihan               Kewajiban
              Transaksi                         Nilai kontrak              (Catatan 2k)                derivatif              derivatif

     Pihak ketiga
     Terkait Nilai Tukar
     1. Kontrak berjangka - beli
          Dolar Amerika Serikat                         314.493                   308.027                        17                   6.483
          Lain-lain                                     398.874                   389.757                     4.028                  13.145
     2. Kontrak berjangka - jual
          Dolar Amerika Serikat                           75.158                   74.350                          819                      11
          Lain-lain                                       90.661                   91.551                          248                   1.138




                                                                    44
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


10. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF (lanjutan)
   2006 (lanjutan)
                                                                  Nilai wajar     Tagihan          Kewajiban
             Transaksi                  Nilai kontrak            (Catatan 2k)     derivatif         derivatif
    Terkait Nilai Tukar (lanjutan)
    3. Swap - beli
         Dolar Amerika Serikat                1.179.910               1.173.632             95             6.373
         Lain-lain                            1.069.095               1.080.094         13.319             2.320
    4. Swap - jual
         Dolar Amerika Serikat                3.446.550               3.054.153        392.467                  70
         Lain-lain                               49.967                  49.697            296                  26
    5. Option Buy
         Dolar Amerika Serikat                          -                   406            406                    -
         Lain-lain                                      -                 1.218          1.218                    -
    6. Option Sell
         Dolar Amerika Serikat                          -                   408               -                 408
         Lain-lain                                      -                   930               -                 930
    Terkait Suku Bunga
    1. Swap - suku bunga
         Dolar Amerika Serikat                          -                62.095               -           62.095
         Lain-lain                                      -                 7.411               -            7.411
    2. Forward Rate Agreement
         Dolar Amerika Serikat                          -                 2.487          2.074                  413

    Jumlah                                                                             414.987          100.823
    Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                    (4.260)              -

                                                                                       410.727          100.823

   Swap Suku Bunga
   Pada tanggal 17 April 2003, Bank Mandiri menandatangani perjanjian swap suku bunga dengan bank
   - bank counterpart dengan nilai nominal masing-masing sebesar US$125.000.000 (nilai penuh) dan
   US$175.000.000 (nilai penuh). Transaksi yang mendasari perjanjian ini adalah penerbitan Medium
   Term Notes (MTN) dengan nilai nominal sebesar US$300.000.000 (nilai penuh) pada bulan April 2003
   (Catatan 24). Berdasarkan transaksi ini, Bank menerima pembayaran dengan bunga tetap enam
   bulanan sebesar 7,00% per tahun dan membayar kepada masing-masing counterparty dengan suku
   bunga mengambang sebesar LIBOR 6 bulan + 3,37% per tahun hingga tanggal jatuh tempo kedua
   transaksi pada tanggal 22 April 2008. Suku bunga LIBOR 6 bulan tersebut ditentukan pada akhir
   periode bunga (in arrears). Kedua transaksi tersebut dianggap sebagai transaksi lindung nilai untuk
   tujuan akuntansi.
   Latar belakang dan tujuan dari penerbitan instrumen lindung nilai ini adalah untuk pengelolaan risiko
   suku bunga, dimana posisi positif interest rate gap dalam mata uang asing Bank Mandiri berisiko
   terhadap tren penurunan tingkat suku bunga yang diprediksikan pada waktu itu tetap berlangsung
   dalam rentang waktu 5 (lima) tahun kedepan. Bank memutuskan untuk mengkonversi biaya bunga
   tetap dari MTN menjadi biaya bunga mengambang agar risiko penurunan pendapatan bunga bersih
   dapat diminimalkan. Per 31 Desember 2006 dan 2005 kerugian perhitungan nilai wajar yang diperoleh
   dari instrumen lindung nilai sebesar masing-masing (Rp51.512) dan (Rp86.039) telah di-off-set
   dengan keuntungan akibat penurunan nilai wajar dari MTN yang dilindungi nilai (Catatan 24).
   Bank Mandiri menandatangani perjanjian swap suku bunga dengan nilai nominal sebesar
   US$125.000.000 (nilai penuh) dengan bank counterpart di bulan Agustus 2002. Transaksi yang
   mendasari perjanjian ini adalah surat hutang subordinasi bersuku bunga tetap sebesar
   US$125.000.000 (nilai penuh) yang diterbitkan pada tahun 2002 (Catatan 29). Berdasarkan transaksi
   swap suku bunga ini, Bank menerima pembayaran dengan suku bunga tetap enam bulanan sebesar
   10,625% per tahun dan membayar dengan suku bunga mengambang enam bulanan sebesar LIBOR
   6 bulan + 6,19% per tahun selama jangka waktu lima tahun. Suku bunga LIBOR 6 bulan tersebut
   ditentukan pada akhir periode bunga (in arrears). Walaupun transaksi ini bertujuan untuk melindungi
   nilai dari pembayaran kupon bersuku bunga tetap atas pinjaman subordinasi dengan pembayaran
   kupon mengambang, namun transaksi ini tidak dianggap sebagai transaksi lindung nilai untuk tujuan
   akuntansi.



                                                            45
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


10. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF (lanjutan)

   Swap Mata Uang (Cross Currency Swap)

   Bank Mandiri telah menandatangani beberapa kontrak swap mata uang (cross currency swap) yang
   berkaitan dengan kontrak penjualan surat berharga dengan perjanjian akan dibeli kembali (repo)
   dengan beberapa bank. Kontrak dimulai pada saat Bank Mandiri menjual Obligasi Rekapitalisasi
   Pemerintah kepada bank counterpart dan menerima dana dalam Rupiah. Dana tersebut kemudian
   digunakan untuk menyelesaikan transaksi spot dari kontrak swap mata uang dan Bank Mandiri akan
   menerima dana dalam Dolar Amerika Serikat. Pada tanggal jatuh tempo, Bank Mandiri akan
   menerima dana Rupiah dan membayar kepada bank counterpart dana dalam Dolar Amerika Serikat.
   Selanjutnya, Bank Mandiri berkewajiban untuk menggunakan dana Rupiah tersebut untuk membeli
   kembali Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang telah dijual sebelumnya kepada bank counterpart
   (Catatan 7 dan 22).

   Ringkasan dari kontrak swap mata uang tersebut adalah sebagai berikut:
                                            Tanggal                   Jenis           Pembelian          Penjualan
   Tanggal efektif                        jatuh tempo               transaksi        (nilai penuh)      (nilai penuh)
   3 November 2004               3 November 2009                  Spot            US$25 juta           Rp285.060 juta
                                                                  Forward         Rp285.060 juta       US$25 juta

   4 November 2004               4 November 2009                  Spot            US$25 juta           Rp284.062 juta
                                                                  Forward         Rp284.062 juta       US$25 juta

   18 Mei 2005                   18 Mei 2010                      Spot            US$25 juta           Rp316.356 juta
                                                                  Forward         Rp316.356 juta       US$25 juta

   7 Juni 2005                   7 Januari 2008                   Spot            US$50 juta           Rp617.500 juta
                                                                  Forward         Rp617.500 juta       US$50 juta

   Ikhtisar transaksi derivatif per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut:
                                                                  Nilai wajar       Tagihan             Kewajiban
            Transaksi                   Nilai kontrak            (Catatan 2k)        derivatif           derivatif
   Pihak ketiga

   Terkait Nilai Tukar
   1. Kontrak berjangka - beli
        Dolar Amerika Serikat                     622.074              605.772              1.655              17.957
        Lain-lain                                  77.300               76.054                  -               1.246
   2. Kontrak berjangka - jual
        Dolar Amerika Serikat                     426.077              425.276                   835                 34
        Lain-lain                                  59.919               59.401                   594                 76
   3. Swap - beli
        Dolar Amerika Serikat                  2.666.750              2.644.010             1.239              23.979
   4. Swap - jual
        Dolar Amerika Serikat                  4.869.156              4.601.502          312.921               45.267
        Lain-lain                                150.000                149.620                -                  380
   Terkait Suku Bunga
   1. Swap - suku bunga
        Dolar Amerika Serikat                           -                97.533                 -              97.533
        Lain-lain                                       -                 4.182             1.442               2.740
   2. Forward Rate Agreement
        Dolar Amerika Serikat                           -                   334                    -                 334

      Jumlah                                                                             318.686              189.546
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                    (3.443)                  -

                                                                                         315.243              189.546




                                                            46
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


10. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF (lanjutan)

   Swap Mata Uang (Cross Currency Swap) (lanjutan)

   Per 31 Desember 2006 dan 2005, kolektibilitas tagihan derivatif adalah sebagai berikut:
                                                                              2006             2005

   Lancar                                                                       414.987         318.686
   Jumlah                                                                       414.987         318.686
   Dikurangi : Penyisihan penghapusan                                            (4.260)         (3.443)
   Saldo akhir periode                                                          410.727         315.243



   Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan tagihan derivatif telah memadai.

   Mutasi penyisihan penghapusan tagihan derivatif adalah sebagai berikut:
                                                                              2006             2005

   Saldo awal tahun                                                                3.443           2.881
   Penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 36)                                     874             559
   Lain-lain*)                                                                       (57)              3
   Saldo akhir tahun                                                               4.260           3.443


    *)Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.



11. KREDIT YANG DIBERIKAN

   A. Kredit yang diberikan terdiri atas:

       a. Berdasarkan Jenis Mata Uang dan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak
          Ketiga:
                                                                              2006             2005

            Rupiah:
             Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                              121.625         568.970
             Pihak ketiga                                                     82.131.648      73.718.795

            Jumlah Rupiah                                                     82.253.273      74.287.765

            Mata uang asing:
             Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                              629.047         676.770
             Pihak ketiga                                                     34.875.002      31.888.411
            Jumlah Mata uang asing                                            35.504.049      32.565.181

            Jumlah                                                           117.757.322     106.852.946
            Dikurangi: Pendapatan ditangguhkan                                   (86.380)       (159.858)
            Jumlah                                                           117.670.942     106.693.088
            Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                (14.388.695)    (11.823.614)
                                                                             103.282.247      94.869.474




                                                         47
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

   A. Kredit yang diberikan terdiri atas:

      b. Berdasarkan Jenis dan Kolektibilitas:
                                                                             2006
                                                       Dalam
                                                      Perhatian     Kurang
                                      Lancar           Khusus       Lancar       Diragukan         Macet         Jumlah
         Rupiah:
          Modal kerja                36.414.687        2.477.373    1.227.418        428.609      3.499.137     44.047.224
          Investasi                  11.425.360        3.572.387      302.143         99.809      3.015.571     18.415.270
          Konsumen                    9.348.868        1.979.874       87.491        113.629        339.381     11.869.243
          Ekspor                      2.506.320           44.754        5.370          3.015        260.747      2.820.206
          Program Pemerintah          1.633.767          316.219        2.682         31.608        208.857      2.193.133
          Sindikasi                     236.229          235.839            -              -        997.274      1.469.342
          Karyawan                    1.429.933            4.564          307            267          3.784      1.438.855
         Jumlah Rupiah               62.995.164        8.631.010    1.625.411        676.937      8.324.751     82.253.273
         Mata uang asing:
          Modal kerja                 7.831.167        3.774.276     182.609          22.577      3.250.873     15.061.502
          Investasi                   7.147.037        2.240.750     229.506               -      3.736.865     13.354.158
          Sindikasi                     591.430        2.479.035          47               -         51.716      3.122.228
          Ekspor                      1.316.526          407.941      81.822               -      1.036.533      2.842.822
          Program Pemerintah            100.219                -           -               -              -        100.219
          Konsumen                       29.977           11.949           -               -          5.422         47.348
          Karyawan                          456                -           -               -              -            456
          Lain-lain                     938.458                -           -               -         36.858        975.316
         Jumlah Mata uang asing      17.955.270        8.913.951     493.984          22.577      8.118.267     35.504.049
         Jumlah                      80.950.434       17.544.961    2.119.395        699.514     16.443.018 117.757.322
         Dikurangi:
           Pendapatan ditangguhkan          (9.751)      (43.722)      (1.150)               -       (31.757)      (86.380)
         Jumlah                      80.940.683       17.501.239    2.118.245        699.514     16.411.261 117.670.942
         Dikurangi:
           Penyisihan penghapusan      (836.988)      (1.292.353)    (509.604)       (255.696)   (11.494.054) (14.388.695)
                                     80.103.695       16.208.886    1.608.641        443.818      4.917.207 103.282.247


                                                                             2005
                                                       Dalam
                                                      Perhatian     Kurang
                                      Lancar           Khusus       Lancar       Diragukan         Macet         Jumlah
         Rupiah:
          Modal kerja                29.430.891        3.010.573    1.093.399         604.524     2.948.425     37.087.812
          Investasi                   9.529.950        3.152.988    1.566.939         393.595     2.687.282     17.330.754
          Konsumen                    9.427.534        2.120.579      107.404         123.371       192.450     11.971.338
          Ekspor                      1.913.340           88.530       76.169          84.488       225.998      2.388.525
          Program Pemerintah          1.514.859          361.198       77.271          55.509       140.594      2.149.431
          Sindikasi                     315.149           90.240            -       1.265.454         1.002      1.671.845
          Karyawan                    1.469.741            2.735          127             256         3.720      1.476.579
          Lain-lain                     203.208            5.566        1.380             754           573        211.481
                                     53.804.672        8.832.409    2.922.689       2.527.951     6.200.044     74.287.765
         Mata uang asing:
          Investasi                   5.898.810        2.865.175    1.137.113       1.838.462     2.306.825     14.046.385
          Modal kerja                 4.511.508          695.392    1.288.343         493.546     2.832.159      9.820.948
          Sindikasi                     489.065          389.956       10.860         172.936     3.362.862      4.425.679
          Ekspor                        770.517          625.173      340.316         345.279     1.177.036      3.258.321
          Konsumen                      225.719           46.884            -               -             -        272.603
          Program Pemerintah            113.280                -            -               -             -        113.280
          Karyawan                          605                -            -               -             -            605
          Lain-lain                     563.704            6.319            -               -        57.337        627.360
                                     12.573.208        4.628.899    2.776.632       2.850.223     9.736.219     32.565.181




                                                       48
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
   A. Kredit yang diberikan terdiri atas (lanjutan):

      b. Berdasarkan Jenis dan Kolektibilitas (lanjutan):
                                                                       2005 (lanjutan)
                                                       Dalam
                                                      Perhatian     Kurang
                                         Lancar        Khusus       Lancar       Diragukan          Macet         Jumlah

         Jumlah                         66.377.880    13.461.308    5.699.321       5.378.174     15.936.263 106.852.946
         Dikurangi:
           Pendapatan ditangguhkan         (16.035)      (18.921)      (8.932)         (23.354)       (92.616)     (159.858)
         Jumlah                         66.361.845    13.442.387    5.690.389       5.354.820     15.843.647 106.693.088
         Dikurangi:
           Penyisihan penghapusan         (668.795)     (631.273)    (748.115)      (1.743.536)    (8.031.895) (11.823.614)
                                        65.693.050    12.811.114    4.942.274       3.611.284      7.811.752     94.869.474



      c. Berdasarkan Sektor Ekonomi dan Kolektibilitas:
                                                                             2006
                                                       Dalam
                                                      Perhatian     Kurang
                                         Lancar        Khusus       Lancar       Diragukan          Macet         Jumlah
         Rupiah:
          Industri                    16.320.656       2.381.695    1.096.908         290.232      3.626.984     23.716.475
          Perdagangan, restoran dan
            hotel                      9.539.620       1.038.261     134.001           91.748      1.217.297     12.020.927
          Pertanian                    6.462.667       1.000.235      24.012            4.535        819.809      8.311.258
          Konstruksi                   5.601.453         912.168     133.444           70.219        412.015      7.129.299
          Jasa-jasa dunia usaha        5.101.521         347.873      32.398           84.565        852.474      6.418.831
          Pengangkutan, pergudangan
            dan komunikasi             2.441.585         725.700      45.775           14.832        513.792      3.741.684
          Jasa-jasa sosial/masyarakat 3.221.266           81.336       4.126            2.517        191.628      3.500.873
          Pertambangan                   293.609         120.296      61.082                -         86.860        561.847
          Listrik, gas dan air           115.927             132       1.350                -        185.264        302.673
          Lain-lain                   13.896.860       2.023.314      92.315          118.289        418.628     16.549.406
         Jumlah Rupiah                  62.995.164     8.631.010    1.625.411         676.937      8.324.751     82.253.273
         Mata uang asing:
          Industri                       4.351.014     7.561.865     256.535           17.218      5.836.755     18.023.387
          Pertambangan                   5.817.732       145.239     175.082                -        495.085      6.633.138
          Perdagangan, restoran dan
            hotel                        1.669.829      335.304       54.424             1.107       722.832      2.783.496
          Pertanian                      1.915.135       38.918            -                 -       193.085      2.147.138
          Listrik, gas dan air             925.876      442.327            -                 -             -      1.368.203
          Konstruksi                     1.055.302      135.878            -                 -         2.080      1.193.260
          Pengangkutan, pergudangan
            dan komunikasi                 598.483      172.577             -                -        91.270        862.330
          Jasa-jasa dunia usaha            366.653        5.663           607            2.385         9.168        384.476
          Jasa-jasa sosial/masyarakat        2.056            -             -                -             -          2.056
          Lain-lain                      1.253.190       76.180         7.336            1.867       767.992      2.106.565
         Jumlah Mata uang asing         17.955.270     8.913.951     493.984           22.577      8.118.267     35.504.049
         Jumlah                         80.950.434    17.544.961    2.119.395         699.514     16.443.018 117.757.322
         Dikurangi:
           Pendapatan ditangguhkan          (9.751)      (43.722)      (1.150)               -        (31.757)      (86.380)
         Jumlah                         80.940.683    17.501.239    2.118.245         699.514     16.411.261 117.670.942
         Dikurangi:
           Penyisihan penghapusan         (836.988)   (1.292.353)    (509.604)       (255.696)    (11.494.054) (14.388.695)
                                        80.103.695    16.208.886    1.608.641         443.818      4.917.207 103.282.247




                                                       49
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
   A. Kredit yang diberikan terdiri atas (lanjutan):

      c. Berdasarkan Sektor Ekonomi dan Kolektibilitas (lanjutan):
                                                                             2005
                                                       Dalam
                                                      Perhatian     Kurang
                                         Lancar        Khusus       Lancar       Diragukan          Macet           Jumlah
         Rupiah:
          Industri                    15.112.561       2.020.058    1.054.965       1.750.235      2.654.413       22.592.232
          Perdagangan, restoran dan
            hotel                      9.145.331       1.235.340      148.563         244.117       731.232        11.504.583
          Konstruksi                   4.492.409         711.722    1.076.081          98.924       602.355         6.981.491
          Pertanian                    4.396.305       1.590.320      184.647          82.259       606.225         6.859.756
          Jasa-jasa dunia usaha        4.122.928         334.893       63.304          81.523       245.981         4.848.629
          Pengangkutan, pergudangan
            dan komunikasi             1.538.706         647.259     287.580           91.351       597.100         3.161.996
          Jasa-jasa sosial/masyarakat 1.419.692          179.125      10.204              650       291.125         1.900.796
          Pertambangan                   277.777         155.659       4.421           63.449        97.721           599.027
          Listrik, gas dan air            89.981          52.985           -                -       115.569           258.535
          Lain-lain                   13.208.982       1.905.048      92.924          115.443       258.323        15.580.720
                                        53.804.672     8.832.409    2.922.689       2.527.951      6.200.044       74.287.765
         Mata uang asing:
          Industri                       4.670.206     2.439.139    1.237.520       1.816.862      8.136.690       18.300.417
          Perdagangan, restoran dan
            hotel                        1.562.929      534.120      565.486          248.414       210.146         3.121.095
          Pertanian                      1.316.863      469.675      450.813          197.791       269.553         2.704.695
          Konstruksi                     1.052.520      332.540      119.807            2.878       519.686         2.027.431
          Pertambangan                   1.333.128      146.984      104.932          537.150       109.122         2.231.316
          Jasa-jasa dunia usaha            764.189       30.337      111.928           47.128       459.527         1.413.109
          Listrik, gas dan air           1.089.087      308.977            -                -             -         1.398.064
          Pengangkutan, pergudangan
            dan komunikasi                184.094       332.933            -                 -          30.965       547.992
          Jasa-jasa sosial/masyarakat       2.173             -            -                 -               -         2.173
          Lain-lain                       598.019        34.194      186.146                 -             530       818.889
         Jumlah Mata uang asing         12.573.208     4.628.899    2.776.632       2.850.223      9.736.219       32.565.181
         Jumlah                         66.377.880    13.461.308    5.699.321       5.378.174     15.936.263 106.852.946
         Dikurangi:
           Pendapatan ditangguhkan         (16.035)      (18.921)      (8.932)         (23.354)         (92.616)     (159.858)
         Jumlah                         66.361.845    13.442.387    5.690.389       5.354.820     15.843.647 106.693.088
         Dikurangi:
           Penyisihan penghapusan         (668.795)     (631.273)    (748.115)      (1.743.536)   (8.031.895) (11.823.614)
                                        65.693.050    12.811.114    4.942.274       3.611.284      7.811.752       94.869.474


      d. Berdasarkan Jangka Waktu:
                                                                                           2006                     2005

         Rupiah:
          Kurang dari 1 tahun                                                              13.237.128               8.176.507
          1 - 2 tahun                                                                       7.648.357               5.438.367
          2 - 5 tahun                                                                      22.146.627              21.883.988
          Lebih dari 5 tahun                                                               39.221.161              38.788.903

         Jumlah Rupiah                                                                     82.253.273              74.287.765

         Mata uang asing:
          Kurang dari 1 tahun                                                               8.859.082               4.808.827
          1 - 2 tahun                                                                       1.350.872               1.486.901
          2 - 5 tahun                                                                       5.245.373               6.761.123
          Lebih dari 5 tahun                                                               20.048.722              19.508.330

         Jumlah Mata uang asing                                                            35.504.049              32.565.181




                                                       50
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
   A. Kredit yang diberikan terdiri atas (lanjutan):
      d. Berdasarkan Jangka Waktu (lanjutan):
                                                                             2006                2005

         Jumlah                                                            117.757.322       106.852.946
         Dikurangi: Pendapatan ditangguhkan                                    (86.380)         (159.858)
         Jumlah                                                            117.670.942       106.693.088
         Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                 (14.388.695)      (11.823.614)

                                                                           103.282.247        94.869.474



         Rasio kredit bermasalah Bank Mandiri dan Anak Perusahaan secara gross, yaitu sebelum
         dikurangi penyisihan penghapusan, per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah
         16,34% dan 25,20% (Bank Mandiri saja 17,08% dan 26,58%, masing-masing per 31 Desember
         2006 dan 2005) sedangkan rasio kredit bermasalah Bank Mandiri dan Anak Perusahaan secara
         neto per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah 5,92% dan 15,34% (Bank Mandiri
         saja 6,06% dan 16,17% masing-masing per 31 Desember 2006 dan 2005).

         Termasuk dalam kredit yang diberikan per 31 Desember 2006 dan 2005 adalah kredit yang
         dibeli dari BPPN masing-masing sebesar Rp3.050.488 dan Rp4.771.405, dengan penyisihan
         penghapusan masing-masing sebesar Rp379.446 dan Rp807.109 dan pendapatan
         ditangguhkan masing-masing sebesar Rp86.380 dan Rp159.858.

   B. Berikut adalah informasi penting lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan:

      a. Termasuk di dalam kredit yang diberikan adalah pembiayaan berdasarkan prinsip syariah
         sebesar Rp7.215.491 dan Rp5.790.544 per 31 Desember 2006 dan 2005, terdiri atas:
                                                                             2006                2005
         Piutang                                                             4.291.887           4.020.059
         Pembiayaan Musyarakah                                               1.554.196           1.206.012
         Pembiayaan syariah lainnya                                          1.369.408             564.473
                                                                             7.215.491           5.790.544
         Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                    (261.133)           (126.687)

                                                                             6.954.358           5.663.857



      b. Tingkat suku bunga rata-rata dan kisaran bagi hasil per tahun adalah sebagai berikut:

         Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
                                                                             2006                2005

         Rupiah                                                                15,30%              14,10%
         Mata uang asing                                                        9,31%               8,85%

         Kisaran bagi hasil per tahun:
                                                                             2006                2005

         Piutang                                                        11,56%-13,46%     13,16%-14,08%
         Pembiayaan Musyarakah                                          11,96%-16,45%     13,57%-13,95%
         Pembiayaan syariah lainnya                                     14,70%-17,48%     15,80%-16,58%




                                                   51
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

   B. Berikut adalah informasi penting lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan):

      c. Agunan kredit

         Kredit yang diberikan pada umumnya dijamin dengan agunan yang diikat dengan hak
         tanggungan atau surat kuasa untuk menjual, deposito berjangka atau jaminan lain yang dapat
         diterima oleh Bank Mandiri.

      d. Kredit Program Pemerintah

         Kredit program pemerintah terdiri dari kredit investasi, kredit modal kerja permanen dan kredit
         modal kerja dimana Pemerintah dapat menyediakan sebagian dan/atau keseluruhan dananya.

      e. Kredit Sindikasi

         Kredit sindikasi merupakan kredit yang diberikan kepada debitur melalui perjanjian pembiayaan
         bersama dengan bank-bank lain. Jumlah persentase bagian Bank Mandiri bila sebagai agen
         fasilitas dalam kredit sindikasi per 31 Desember 2006 dan 2005, adalah masing-masing
         berkisar antara 4,50% sampai dengan 73,40% dan 4,50% sampai dengan 83,09% dari jumlah
         keseluruhan kredit sindikasi. Sedangkan jumlah persentase bagian Bank Mandiri bila sebagai
         anggota sindikasi per 31 Desember 2006 dan 2005, masing-masing berkisar antara 0,07%
         sampai dengan 95,56% dan 0,07% sampai dengan 95,69% dari jumlah keseluruhan kredit
         sindikasi.

      f. Kredit yang direstrukturisasi

         Berikut ini adalah jenis dan jumlah kredit yang telah direstrukturisasi per 31 Desember 2006
         dan 2005:
                                                                                              2006                  2005

         Perpanjangan jangka waktu kredit                                                    12.063.859             9.738.462
         Perpanjangan jangka waktu dan penurunan
           suku bunga kredit                                                                  4.483.994             2.369.978
         Kredit Jangka Panjang dengan Opsi Saham (KJPOS)                                      1.518.801             1.568.052
         Fasilitas kredit tambahan                                                              319.187               511.201
         Perpanjangan jangka waktu kredit dan skema
           restrukturisasi lain-lain*)                                                        2.528.410             5.239.505

                                                                                             20.914.251            19.427.198


         *)Skema restrukturisasi lain-lain terutama terdiri dari skema restrukturisasi penurunan tingkat suku bunga, penjadualan
           kembali bunga yang tertunggak dan perpanjangan jangka waktu pembayaran bunga tertunggak.



         Jumlah kredit yang telah direstrukturisasi dalam kategori kredit bermasalah                                        per
         31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing sebesar Rp7.362.544 dan Rp9.419.958.

      g. Kredit kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47a)

         Kredit kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa per 31 Desember 2006 dan 2005
         masing-masing sebesar Rp750.672 dan Rp1.245.740 atau 0,28% dan 0,47% dari jumlah aktiva
         konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2006 dan 2005. Perincian kredit tersebut sebagai
         berikut:




                                                         52
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

   B. Berikut adalah informasi penting lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan):

      g. Kredit kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47a) (lanjutan)
                                                                                      2006           2005

           Republik Indonesia                                                           533.855       572.775
           PT Great River International                                                 200.899       209.747
           PT Kertas Padalarang *)                                                            -         6.000
           PT Staco Estika Sedaya Finance **) (dahulu PT Stacomitra Sedaya Finance)           -       220.992
           Danareksa                                                                          -       214.000
           PT Bayu Beringin Lestari *)                                                        -        10.500
           Pinjaman karyawan                                                             15.918        11.726

                                                                                        750.672      1.245.740

           *) Berasal dari konversi kredit yang diberikan menjadi penyertaan saham.
           **) Merupakan Anak Perusahaan dari dana pensiun Bank.

           Kredit yang diberikan kepada karyawan Bank Mandiri terdiri dari kredit dengan tingkat suku
           bunga sebesar 4% per tahun yang digunakan untuk membeli kendaraan bermotor dan rumah
           dengan jangka waktu 1 (satu) sampai 15 (lima belas) tahun yang dibayar melalui pemotongan
           gaji karyawan setiap bulan.

      h. Batas Maksimum Pemberian Kredit

           Per 31 Desember 2006 dan 2005, tidak terdapat pelanggaran ataupun pelampauan Batas
           Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan Bank
           Indonesia.

      i.   Bank Mandiri memiliki sejumlah perjanjian penerusan kredit dengan lembaga keuangan
           internasional (Catatan 54).

      j. Mutasi penyisihan penghapusan kredit yang diberikan:

           Penyisihan penghapusan terdiri dari:
                                                                                      2006           2005

           Penyisihan penghapusan kredit                                              14.388.695    11.823.614
           Penyisihan penghapusan yang berasal dari selisih nilai pokok
            dan harga pembelian kredit dari BPPN (Catatan 11B.n)                               -             -

                                                                                      14.388.695    11.823.614



           Mutasi penyisihan penghapusan kredit (tidak termasuk penyisihan penghapusan yang berasal
           dari selisih nilai pokok dan harga pembelian kredit dari BPPN) adalah sebagai berikut:
                                                                                      2006           2005

           Saldo awal tahun                                                           11.823.614     8.471.343
           Penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 36)                               4.158.551     3.860.646
           Penerimaan kembali kredit yang telah dihapusbukukan **)                     3.422.460       825.169
           Penghapusbukuan                                                            (4.492.871)   (1.503.081)
           Lain-lain *)                                                                 (523.059)      169.537

           Saldo akhir tahun                                                          14.388.695    11.823.614


           *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing
           **)Termasuk pencatatan kembali kredit yang telah dihapusbuku sebesar Rp2.336.399




                                                          53
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

   B. Berikut adalah informasi penting lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan):

      j. Mutasi penyisihan penghapusan kredit yang diberikan (lanjutan):

         Sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2o, penyisihan penghapusan kredit dibuat berdasarkan
         kajian dan penilaian atas kolektibilitas dan nilai yang dapat direalisasi dari masing-masing saldo
         kredit pada tanggal neraca. Dalam menentukan jumlah minimum penyisihan penghapusan,
         Bank Mandiri menggunakan peraturan Bank Indonesia yang mengatur Penyisihan
         Penghapusan Aktiva Produktif.

         Jumlah minimum penyisihan penghapusan (termasuk untuk kredit yang dibeli dari BPPN)
         sesuai ketentuan Bank Indonesia per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing sebesar
         Rp13.485.834 dan Rp11.556.688. Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan
         penghapusan kredit telah memadai.

      k. Ikhtisar kredit bermasalah berdasarkan sektor ekonomi sebelum dikurangi pendapatan
         ditangguhkan, dan jumlah minimum penyisihan penghapusan sesuai peraturan Bank Indonesia
         adalah sebagai berikut:
         2006
                                                                                              Minimum
                                                                              Kredit         penyisihan
                                                                           bermasalah       penghapusan
         Rupiah:
           Industri                                                            5.014.124         2.780.627
           Perdagangan, restoran dan hotel                                     1.443.046           777.690
           Jasa-jasa dunia usaha                                                 969.437           507.484
           Lain-lain                                                           3.200.492         1.763.499

         Jumlah Rupiah                                                        10.627.099         5.829.300

         Mata uang asing:
           Industri                                                            6.110.508         3.898.487
           Perdagangan, restoran dan hotel                                       778.363           510.556
           Jasa-jasa dunia usaha                                                  12.160            10.277
           Lain-lain                                                           1.733.797         1.107.871

         Jumlah Mata uang asing                                                8.634.828         5.527.191

                                                                              19.261.927        11.356.491

         2005
                                                                                              Minimum
                                                                              Kredit         penyisihan
                                                                           bermasalah       penghapusan
         Rupiah:
           Industri                                                            5.459.613         2.408.678
           Perdagangan, restoran dan hotel                                     1.123.912           489.404
           Jasa-jasa dunia usaha                                                 390.808           171.631
           Lain-lain                                                           4.676.351         2.052.840
         Jumlah Rupiah                                                        11.650.684         5.122.553

         Mata uang asing:
           Industri                                                           11.191.072         3.815.221
           Perdagangan, restoran dan hotel                                     1.024.046           370.557
           Jasa-jasa dunia usaha                                                 618.583           210.885
           Lain-lain                                                           2.529.373           862.305

         Jumlah Mata uang asing                                               15.363.074         5.258.968

                                                                              27.013.758        10.381.521




                                                54
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

   B. Berikut adalah informasi penting lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan):

      l.   Penghapusbukuan Kredit Macet

           Pada tahun 2006 dan 2005, Bank Mandiri melaksanakan penghapusbukuan kredit macet
           masing-masing sebesar Rp4.475.753 dan Rp1.456.034 (Bank saja). Adapun kriteria debitur
           yang dapat dihapusbukukan meliputi:
           a. Fasilitas kredit telah digolongkan macet
           b. Fasilitas kredit telah dibentuk penyisihan penghapusan aktiva (PPA) sebesar 100% (seratus
              perseratus) dari pokok kredit macetnya
           c. Telah dilakukan berbagai upaya penagihan dan penyelamatan, namun tidak berhasil
           d. Usaha debitur sudah tidak mempunyai prospek atau kinerja debitur buruk atau tidak ada
              kemampuan membayar
           e. Hapus buku dilakukan terhadap seluruh kewajiban kreditnya, termasuk yang berasal dari
              non cash loan sehingga penghapusbukuan tidak boleh dilakukan pada sebagian kreditnya
              (partial write-off).

           Penghapusbukuan kredit macet ini bukan merupakan hapus tagih, sehingga upaya penagihan
           tetap dilakukan.

      m. Bank Mandiri memiliki kredit extra-komtabel sebesar Rp24.758.452 dan Rp22.621.706 masing-
         masing per 31 Desember 2006 dan 2005. Kredit extra-komtabel adalah kredit yang telah
         dihapusbukukan oleh Bank Mandiri, namun Bank terus melakukan usaha-usaha penagihan.
         Kredit extra-komtabel ini tidak disajikan dalam neraca, tetapi disajikan di luar neraca dalam
         buku besar Bank. Ikhtisar mutasi kredit extra-komtabel untuk tahun yang berakhir per
         31 Desember 2006 dan 2005 adalah sebagai berikut (Bank saja):
                                                                                 2006          2005

           Saldo awal tahun                                                     22.621.706    21.527.023
           Penghapusbukuan                                                       4.475.753     1.456.034
           Penerimaan kembali kredit yang telah dihapusbukukan **)              (3.410.734)     (817.697)
           Lain-lain *)                                                          1.071.727       456.346

           Saldo akhir tahun                                                    24.758.452    22.621.706



           *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.
           **) Termasuk pencatatan kembali kredit yang dihapusbuku sebesar Rp2.336.399.

      n. Pembelian Kredit dari BPPN
           Periode 1 Januari s/d 31 Desember 2006

           Selain penyisihan penghapusan dan pendapatan ditangguhkan, per 31 Desember 2006 Bank
           membentuk penyisihan penghapusan kredit yang dibeli dari BPPN sebesar Rp379.446.

           Dari jumlah pokok kredit yang dibeli dari BPPN sebesar Rp3.050.488 seluruhnya telah
           dilakukan pengikatan kredit baru. Jumlah tambahan fasilitas kredit yang diberikan kepada
           debitur dari kredit yang dibeli dari BPPN selama tahun yang berakhir per 31 Desember 2006
           adalah sebesar Rp11.498.

           Jumlah pendapatan bunga dan pendapatan lainnya (up-front fee, pendapatan restrukturisasi
           dan provisi) yang diterima dari kredit yang dibeli dari BPPN selama tahun yang berakhir per
           31 Desember 2006 adalah sebesar Rp139.010.




                                                        55
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

   B. Berikut adalah informasi penting lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan):

      n. Pembelian Kredit dari BPPN (lanjutan)

         Periode 1 Januari s/d 31 Desember 2006 (lanjutan)

         Jumlah kredit yang dibeli dari BPPN yang masih dicatat sebagai “Aktiva Lain-lain” per
         31 Desember 2006 adalah Nihil (Catatan 15).

         Periode 1 Januari s/d 31 Desember 2005

         Selain penyisihan penghapusan dan pendapatan ditangguhkan, per 31 Desember 2005 Bank
         membentuk penyisihan penghapusan kredit yang dibeli dari BPPN sebesar Rp807.109.

         Seluruh pokok kredit yang dibeli dari BPPN sebesar Rp4.771.405 telah dilakukan pengikatan
         kredit baru. Jumlah tambahan fasilitas kredit yang diberikan kepada debitur dari kredit yang
         dibeli dari BPPN selama tahun yang berakhir per 31 Desember 2005 adalah sebesar Rp12.035.

         Jumlah pendapatan bunga dan pendapatan lainnya (up-front fee, pendapatan restrukturisasi
         dan provisi) yang diterima dari kredit yang dibeli dari BPPN selama tahun yang berakhir per
         31 Desember 2005 adalah sebesar Rp209.066.

         Jumlah kredit yang dibeli dari BPPN yang masih dicatat sebagai “Aktiva lain-lain” sebesar
         Rp2.288 per 31 Desember 2005 (Catatan 15).

         Mutasi jumlah pokok kredit, penyisihan penghapusan dan pendapatan ditangguhkan atas kredit
         yang dibeli dari BPPN untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005 yang dicatat
         dalam akun kredit yang diberikan adalah sebagai berikut:
                                                                            2006              2005

         Kredit yang diberikan
         Saldo awal tahun                                                    4.771.405        5.075.309
         Pelunasan selama tahun berjalan                                      (639.663)        (514.537)
         Penghapusbukuan selama tahun berjalan                                (742.816)         (26.933)
         Selisih kurs karena penjabaran mata uang asing                       (338.438)         237.566

         Saldo akhir tahun                                                   3.050.488        4.771.405


         Penyisihan penghapusan kredit
         Saldo awal tahun                                                            -                -
         Koreksi PPAP karena penerimaan diatas nilai pembelian                       -                -
         Selisih kurs karena penjabaran mata uang asing                              -                -

         Saldo akhir tahun                                                           -                -


         Pendapatan ditangguhkan
         Saldo awal tahun                                                     159.858           164.964
         Koreksi pendapatan yang ditangguhkan karena
             penerimaan diatas nilai pembelian                                 (18.620)          (7.088)
         Pendapatan yang ditangguhkan digunakan untuk
             penghapusbukuan                                                   (50.161)          (4.155)
         Selisih kurs karena penjabaran mata uang asing                         (4.697)           6.137

         Saldo akhir tahun                                                     86.380           159.858




                                                          56
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

   B. Berikut adalah informasi penting lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan):

      n. Pembelian Kredit dari BPPN (lanjutan)

         Komposisi kolektibilitas kredit yang dibeli dari BPPN per 31 Desember 2006 dan 2005 adalah
         sebagai berikut:
                                                                            2006              2005

         Lancar                                                                470.689          631.016
         Dalam Perhatian Khusus                                              2.072.669          436.408
         Kurang Lancar                                                           6.584          570.732
         Diragukan                                                                   -          156.473
         Macet                                                                 500.546        2.976.776

                                                                             3.050.488        4.771.405



      o. Pada tanggal 28 November 2005, Bank Mandiri menandatangani nota Kesepakatan Kerjasama
                                                                           No.NKB-001/PL/2005
         dengan Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN) No. DIR.MOU/009/2005    tentang
         Pelaksanaan Lelang Obyek Hak Tanggungan Berdasarkan Pasal 6 Undang-undang Hak
         Tanggungan. Tujuan pelaksanaan kesepakatan kerjasama tersebut adalah untuk mempercepat
         dan mengoptimalkan pelaksanaan lelang berdasarkan pasal 6 Undang-undang No. 4 tahun
         1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah beserta Benda-benda yang Berkaitan dengan
         Tanah, oleh DJPLN/KP2LN atas permohonan Bank Mandiri sebagai pengurang Hak
         Tanggungan Pertama.

      p. Pada tanggal 22 Desember 2006, Bank Mandiri telah mengadakan Rapat Umum Pemegang
         Saham Luar Biasa (RUPS-LB), dengan salah satu hasil Keputusan yaitu menyetujui tindakan
         Direksi untuk melakukan akselerasi penyelesaian kredit bermasalah antara lain melalui
         Program Penyelesaian Kredit Macet Bank Mandiri (PPKM Mandiri), dalam upaya menjadi bank
         berkinerja baik sebagaimana disyaratkan Bank Indonesia, dengan memberikan kewenangan
         kepada Direksi untuk:
         · Melakukan pengalihan termasuk pelepasan hak dan atau penjualan kredit bermasalah di
            bawah nilai pokok kepada investor, dengan jumlah (limit) yang akan dihapus tagih yaitu
            sebesar selisih antara nilai pokok dan harga pengalihan, sebagaimana ditetapkan RUPS
            dari waktu ke waktu.
         · Menggunakan jumlah (limit) hapus tagih atas piutang pokok macet yang telah dihapusbuku
            sebagaimana telah ditetapkan dalam RUPSLB Perseroan tanggal 29 September 2003 dan
            RUPSLB Perseroan tanggal 21 Desember 2005 dengan jumlah keseluruhan sebesar
            Rp5 triliun, dalam rangka optimalisasi asset termasuk kredit Perseroan, dengan melakukan
            hapus tagih atas piutang pokok macet dan atau hapus tagih atas selisih antara nilai pokok
            dan harga pengalihan, termasuk PPKM Mandiri.
         · Menandatangani Performance Management Contract dengan Pemerintah sebagai
            pelaksanaan Surat Keputusan Bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri
            Keuangan, Menteri Negara BUMN, Gubernur Bank Indonesia tentang Paket Kebijakan
            Sektor Keuangan tanggal 5 Juli 2006.
         Keputusan Rapat tersebut dituangkan dalam Akta Berita Acara Rapat tertanggal 22 Desember
         2006, di bawah Nomor : 64 yang dibuat oleh Notaris Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H.
         Salinan dari akta tersebut pada saat ini masih dalam penyelesaian oleh Notaris.

      q. Bank telah melakukan penyesuaian kolektibilitas untuk beberapa debitur di bulan Desember
         2006 berdasarkan transaksi setelah tanggal neraca (subsequent event) atas dasar pembayaran
         tunggakan pokok dan bunga yang terjadi pada bulan Januari 2007.




                                                 57
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


12. TAGIHAN AKSEPTASI

   a. Berdasarkan Jenis Mata Uang dan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga:
                                                                       2006           2005

      Rupiah:
       Tagihan kepada bank lain
           Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47)              769             552
           Pihak ketiga                                                  20.708          12.718

       Tagihan kepada debitur
          Pihak ketiga                                                  290.583         175.065

      Jumlah Rupiah                                                     312.060         188.335

      Mata uang asing:
       Tagihan kepada bank lain
           Pihak ketiga                                                  38.450          38.487

       Tagihan kepada debitur
          Pihak ketiga                                                 3.257.883      4.092.280

      Jumlah Mata uang asing                                           3.296.333      4.130.767
      Jumlah                                                           3.608.393      4.319.102
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                 (155.223)      (429.092)
                                                                       3.453.170      3.890.010


   b. Berdasarkan Jatuh Tempo:
                                                                       2006           2005

      Rupiah:
       Kurang dari 1 bulan                                               88.066         104.444
       1 - 3 bulan                                                      164.020          61.374
       3 - 6 bulan                                                       59.974          22.517
      Jumlah Rupiah                                                     312.060         188.335
      Mata uang asing:
       Kurang dari 1 bulan                                               790.217        986.953
       1 - 3 bulan                                                     1.448.175      1.868.876
       3 - 6 bulan                                                       957.886      1.243.348
       6 - 12 bulan                                                       93.303         27.165
       Lebih dari 12 bulan                                                 6.752          4.425
      Jumlah Mata uang asing                                           3.296.333      4.130.767
      Jumlah                                                           3.608.393      4.319.102
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                 (155.223)      (429.092)
                                                                       3.453.170      3.890.010


   c. Berdasarkan Kolektibilitas:
                                                                       2006           2005

      Lancar                                                           2.968.660      2.563.288
      Dalam perhatian khusus                                             599.910      1.161.873
      Kurang lancar                                                          247        250.612
      Diragukan                                                                -         67.987
      Macet                                                               39.576        275.342
      Jumlah                                                           3.608.393      4.319.102
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                 (155.223)      (429.092)

                                                                       3.453.170      3.890.010




                                                    58
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


12. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan)

   d. Mutasi Penyisihan Penghapusan Tagihan Akseptasi adalah sebagai berikut:
                                                                                         2006                 2005

      Saldo awal tahun                                                                     429.092              147.286
      (Pembalikan)/penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 36)                          (202.701)             277.140
      Lain-lain *)                                                                         (71.168)               4.666

      Saldo akhir tahun                                                                    155.223              429.092



      *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.

      Jumlah minimum penyisihan penghapusan tagihan akseptasi sesuai peraturan Bank Indonesia per
      31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah Rp99.295 dan Rp429.092.

      Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penghapusan tagihan akseptasi telah memadai.


13. PENYERTAAN SAHAM

   a. Rincian Penyertaan Saham adalah sebagai berikut:
                                                                                         2006                 2005

      Metode ekuitas                                                                        79.505               62.374
      Metode biaya                                                                          78.990               78.990
      Jumlah                                                                               158.495              141.364
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                    (73.625)             (73.298)
                                                                                            84.870               68.066


      Rincian dari penyertaan saham per 31 Desember 2006 adalah sebagai berikut:
                                                                                          Akumulasi
               Nama                                      Persentase       Biaya       Perubahan Ekuitas
             Perusahaan                Jenis Usaha       Kepemilikan    Perolehan   dan Bagian Laba/(Rugi) Nilai Tercatat
      Metode Ekuitas:
        PT AXA Mandiri Financial
          Services                  Asuransi                   49,00%      16.761                 62.744         79.505
        PT Sarana Bersama
          Pembiayaan Indonesia      Perusahaan Induk           34,00%       2.278                 (2.278)              -
                                                                                                                 79.505
      Metode Biaya:
                           a)
        PT Semen Kupang             Manufaktur                 59,73%      45.023                                45.023
                    a)
        PT Sri Thai                 Manufaktur                 21,60%      23.055                                23.055
        Lain-lain (masing-masing
          dibawah Rp 3.889)         Beragam                                10.912                                10.912
                                                                                                                 78.990
      Jumlah                                                                                                    158.495
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                                         (73.625)
                                                                                                                 84.870




                                                        59
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


13. PENYERTAAN SAHAM (lanjutan)

      Rincian dari penyertaan saham per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut:
                                                                                          Akumulasi
                 Nama                                    Persentase       Biaya       Perubahan Ekuitas
               Perusahaan              Jenis Usaha       Kepemilikan    Perolehan   dan Bagian Laba/(Rugi) Nilai Tercatat
      Metode Ekuitas:
      PT AXA Mandiri Financial
          Services                  Asuransi                   49,00%      16.761                 45.613         62.374
      PT Sarana Bersama
          Pembiayaan Indonesia      Perusahaan Induk           34,00%       2.278                 (2.278)              -
                                                                                                                 62.374
      Metode Biaya:
        PT Semen Kupang a)          Manufaktur                 59,70%      45.023                                45.023
        PT Sri Thai a)              Manufaktur                 21,60%      23.055                                23.055
        Lain-lain (masing-masing
          dibawah Rp 3.889)         Beragam                                10.912                                10.912
                                                                                                                 78.990
      Jumlah                                                                                                    141.364
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                                         (73.298)
                                                                                                                 68.066


      a) Penyertaan ini berasal dari restrukturisasi dengan cara konversi kredit yang diberikan menjadi penyertaan saham.
         Penyertaan saham tersebut merupakan penyertaan sementara, untuk jangka waktu paling lama 5 (lima) tahun, sesuai
         dengan peraturan Bank Indonesia. Oleh karena itu, penyertaan saham tersebut dicatat dengan menggunakan metode
         biaya tanpa memperhatikan besarnya persentase kepemilikan, berlaku mulai 1 Januari 2001.

   b. Klasifikasi penyertaan saham berdasarkan kolektibilitas:
                                                                                         2006                 2005
      Lancar                                                                                85.815               68.739
      Macet                                                                                 72.680               72.625
      Jumlah                                                                               158.495              141.364
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                                    (73.625)             (73.298)
                                                                                            84.870               68.066


   c. Mutasi penyisihan penghapusan penyertaan saham:
                                                                                         2006                 2005
      Saldo awal tahun                                                                      73.298               78.145
      Penyisihan/(pembalikan) selama tahun berjalan (Catatan 36)                               327               (4.847)
      Saldo akhir tahun                                                                     73.625               73.298


      Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan penghapusan penyertaan saham telah
      memadai.




                                                        60
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


14. AKTIVA TETAP

   Rincian aktiva tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                              2006                2005

   Biaya perolehan/revaluasi *)                                                                8.101.913           8.142.270
   Dikurangi: Akumulasi penyusutan dan amortisasi                                             (3.392.670)         (2.836.857)
   Nilai buku bersih                                                                           4.709.243          5.305.413


   *) Aktiva tetap tertentu direvaluasi pada tahun 1979, 1987 dan 2003.

         Mutasi dari 1 Januari 2006            Saldo                                                               Saldo
         s.d. 31 Desember 2006                 Awal             Penambahan    Pengurangan     Reklasifikasi **)    Akhir

         Biaya Perolehan/Revaluasi
         Pemilikan langsung
           Tanah *)                            2.824.925              6.725              -           (227.547)    2.604.103
           Bangunan *)                         1.463.485             11.233         (1.226)            67.060     1.540.552
           Perlengkapan, peralatan
                kantor dan komputer/
                perangkat lunak                3.510.938            107.065        (29.418)          128.925      3.717.510
           Kendaraan bermotor                     70.737              4.267         (1.617)             (209)        73.178

         Aktiva dalam penyelesaian               272.185            134.557        (47.322)          (192.850)      166.570
                                               8.142.270            263.847        (79.583)          (224.621)    8.101.913

         Akumulasi Penyusutan
               dan Amortisasi
         Pemilikan langsung
          Bangunan                               737.114             84.805           (348)           (21.328)      800.243
          Perlengkapan, peralatan
               kantor dan komputer/
               perangkat lunak                 2.065.724            513.860        (29.110)                 -     2.550.474
          Kendaraan bermotor                      34.019              9.693         (1.550)              (209)       41.953
                                               2.836.857            608.358        (31.008)           (21.537)    3.392.670

         Nilai buku bersih
         Pemilikan Langsung
          Tanah                                                                                                     2.604.103
          Bangunan                                                                                                    740.309
          Perlengkapan, peralatan kantor dan komputer/perangkat lunak                                               1.167.036
          Kendaraan bermotor                                                                                           31.225

                                                                                                                    4.542.673
          Aktiva dalam penyelesaian                                                                                   166.570

                                                                                                                    4.709.243




       **) Direklasifikasi ke dalam pos Properti Terbengkalai

       Aktiva dalam penyelesaian per 31 Desember 2006 adalah sebagai berikut:
       Pengembangan dan lisensi - Core Banking System                                                                  79.562
       Bangunan                                                                                                        30.851
       Lain-lain                                                                                                       56.157

                                                                                                                     166.570




                                                            61
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


14. AKTIVA TETAP (lanjutan)

      Estimasi persentase tingkat penyelesaian aktiva dalam penyelesaian per 31 Desember 2006 untuk
      perjanjian Integrated Banking System dengan PT Silverlake Informatikatama adalah 96,22%,
      sementara dengan Silverlake Corporation adalah 100% sehingga dapat direklas menjadi aktiva
      tetap.

      Aktiva tetap tertentu Bank Syariah Mandiri, Anak Perusahaan, dengan nilai buku sebesar Rp24.346
      per 31 Desember 2006 telah dijaminkan kepada Bank Indonesia sehubungan dengan persetujuan
      Bank Indonesia atas penyelesaian Pinjaman Subordinasi dengan Bank Indonesia sebesar
      Rp32.000 (Catatan 29).

           Mutasi dari 1 Januari 2005         Saldo                                                             Saldo
           s.d. 31 Desember 2005              Awal          Penambahan     Pengurangan     Reklasifikasi        Akhir

           Biaya Perolehan/Revaluasi
           Pemilikan langsung
             Tanah *)                         2.829.613              301         (4.989)              -        2.824.925
             Bangunan *)                      1.460.171           20.147        (30.623)         13.790        1.463.485
             Perlengkapan, peralatan
                  kantor dan komputer/
                  perangkat lunak             3.125.558         140.569         (11.506)        256.317        3.510.938
             Kendaraan bermotor                  63.157          11.299          (3.719)              -           70.737

           Aktiva dalam penyelesaian            265.551         239.191               -        (232.557)        272.185
           Aktiva sewa guna usaha                81.528               -         (43.978)        (37.550)              -
                                              7.825.578         411.507         (94.815)                   -   8.142.270

           Akumulasi Penyusutan
                 dan Amortisasi
           Pemilikan langsung
            Bangunan                            695.344           76.580        (34.810)                   -    737.114
            Perlengkapan, peralatan
                 kantor dan komputer/
                 perangkat lunak              1.580.906         474.020          (9.229)         20.027        2.065.724
            Kendaraan bermotor                   32.963           4.602          (3.546)              -           34.019

           Aktiva sewa guna usaha                32.737            2.504        (15.214)         (20.027)               -
                                              2.341.950         557.706         (62.799)                   -   2.836.857

           Nilai buku bersih
           Pemilikan Langsung
             Tanah                                                                                             2.824.925
             Bangunan                                                                                            726.371
             Perlengkapan, peralatan kantor dan komputer/perangkat lunak                                       1.445.214
             Kendaraan bermotor                                                                                   36.718
                                                                                                               5.033.228
           Aktiva dalam penyelesaian                                                                             272.185
                                                                                                               5.305.413

      *)     Jumlah ini sudah termasuk dengan nilai revaluasi yang merupakan hasil penilaian dari Penilai Independen
             PT Vigers Hagai Sejahtera atas aktiva tetap Bank Peserta Penggabungan dengan menggunakan nilai pasar pada
             tanggal 31 Juli 1999 yang dibukukan secara prospektif pada tanggal 18 Juni 2003 (Catatan 14a).

           Aktiva dalam penyelesaian per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut:
           Pengembangan dan lisensi - Core Banking System                                                       164.554
           Bangunan                                                                                              44.229
           Lain-lain                                                                                             63.402

                                                                                                                272.185




                                                          62
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


14. AKTIVA TETAP (lanjutan)

         Estimasi persentase tingkat penyelesaian aktiva dalam penyelesaian per 31 Desember 2005
         untuk perjanjian Integrated Banking System dengan PT Silverlake Informatikatama adalah
         95,78%.

   a.    Berdasarkan      Surat  Keputusan     Menteri      Keuangan      Republik   Indonesia   (KMK)
         No. 211/KMK.03/2003 tanggal 14 Mei 2003 dan No. S-206/MK.01/2003 tanggal 21 Mei 2003,
         Bank Mandiri telah menugaskan PT Vigers Hagai Sejahtera, perusahaan jasa penilai terdaftar,
         untuk melaksanakan penilaian (revaluasi) aktiva tetap Bank Peserta Penggabungan, yaitu BBD,
         BDN, Bank Exim dan Bapindo pada tanggal 31 Juli 1999, sehubungan dengan pengalihan
         kerugian fiskal dan kompensasi kerugian fiskal dari wajib pajak yang melakukan pengalihan harta
         kepada Bank Mandiri.

         Berdasarkan Laporan Penilaian PT Vigers Hagai Sejahtera No. Ref-020-I/VHS/V/03 tanggal
         26 Mei 2003, nilai aktiva tetap berikut kenaikan nilainya per 31 Juli 1999 adalah sebagai berikut:

                    Aktiva Tetap                  Nilai Pasar        Nilai Buku          Kenaikan Nilai

         Tanah dan bangunan                           4.427.510           843.414               3.584.096
         Perlengkapan dan peralatan kantor              438.086           275.370                 162.716
         Kendaraan bermotor                              19.604               355                  19.249

                                                      4.885.200          1.119.139              3.766.061


         Pendapat PT Vigers Hagai Sejahtera mengenai nilai pasar didasarkan pada Standar Penilaian
         Indonesia yang dikeluarkan oleh Gabungan Perusahaan Penilai Indonesia (GAPPI) dan
         Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

         Untuk menentukan nilai pasar tersebut, PT Vigers Hagai Sejahtera telah menggunakan
         metodologi penilaian pendekatan data pasar dan pendekatan biaya.

         Hasil revaluasi aktiva tetap tersebut telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Pajak melalui
         Kepala Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Negara dan Daerah melalui Surat Keputusan
         No. Kep-01/WPJ.07/KP.0105/2003 tanggal 18 Juni 2003.

         Bank Mandiri membukukan hasil penilaian kembali (revaluasi) aktiva tetap untuk kepentingan
         perpajakan tersebut pada tanggal 18 Juni 2003, yaitu pada tanggal persetujuan efektif dari
         Direktorat Jendral Pajak diperoleh, dengan terlebih dahulu memperhitungkan akumulasi
         penyusutan aktiva tetap terkait untuk periode 1 Agustus 1999 sampai dengan tanggal
         18 Juni 2003. Kenaikan nilai bersih aktiva tetap sebesar Rp3.046.936 mencakup tanah,
         bangunan, kendaraan, perlengkapan dan peralatan kantor.

         Pengakuan kenaikan nilai dari hasil revaluasi aktiva tetap tersebut tidak memberikan pengaruh
         pajak karena kerugian fiskal yang digunakan untuk mengkompensasi kenaikan nilai tersebut
         belum pernah diakui sebagai aktiva pajak tangguhan oleh Bank.

    b.   Bank Mandiri dan Anak Perusahaan telah mengasuransikan aktiva tetap (tidak termasuk hak
         atas tanah) untuk menutupi kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran, pencurian dan
         bencana alam kepada PT Staco Jasapratama, PT Asuransi Raya dan PT Asuransi Dharma
         Bangsa dengan nilai pertanggungan asuransi per 31 Desember 2006 sebesar Rp3.016.153 dan
         US$174.357.150,76 (nilai penuh) dan per 31 Desember 2005 sebesar Rp2.481.272. Manajemen
         berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut telah memadai untuk menutupi kemungkinan
         kerugian yang terjadi atas aktiva tetap yang dipertanggungkan.




                                                 63
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


15. AKTIVA LAIN-LAIN
                                                                               2006            2005

   Pendapatan yang masih akan diterima                                         1.661.130       1.852.191
   Lain-lain                                                                   3.302.295       2.107.418
                                                                               4.963.425       3.959.609


   Pendapatan yang masih akan diterima

   Pendapatan yang masih akan diterima terdiri dari bunga yang masih akan diterima dari penempatan,
   surat-surat berharga, Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah, kredit yang diberikan dan provisi dan komisi
   yang masih harus diterima.

   Lain-lain
                                                                               2006            2005
   Rupiah:
    Piutang transaksi nasabah                                                   713.357          107.000
    Aktiva yang tidak digunakan – setelah dikurangi akumulasi rugi penurunan
        nilai realisasi bersih sebesar Rp28.762 dan Rp31.064 per Desember
        2006 dan 2005                                                           416.167          238.236
    Biaya dibayar dimuka                                                        303.804          361.361
    Tagihan bunga kepada lembaga keuangan                                       254.004           43.496
    Rekening Antar Kantor - bersih                                              201.152          265.400
    Agunan yang diambil alih – setelah dikurangi akumulasi rugi penurunan
        nilai realisasi bersih sebesar Rp10.451 dan Rp10.451 per Desember
        2006 dan 2005                                                            188.094         188.703
    Uang muka pajak                                                                7.356         217.292
    Lain-lain                                                                  1.630.052         729.753

   Jumlah Rupiah                                                               3.713.986       2.151.241
   Mata uang asing:
    Biaya dibayar dimuka                                                         21.041           52.736
    Tagihan bunga kepada lembaga keuangan                                        17.601                -
    Piutang transaksi nasabah                                                    16.052           26.860
    Uang muka pajak                                                                  92                -
    Rekening Antar Kantor                                                             -           39.306
    Lain-lain                                                                   528.226          264.500
   Jumlah Mata uang asing                                                       583.012          383.402
   Jumlah                                                                      4.296.998       2.534.643
   Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                            (994.703)       (427.225)

                                                                               3.302.295       2.107.418



    Piutang transaksi nasabah terutama merupakan piutang yang timbul dari transaksi perdagangan efek
    PT Mandiri Sekuritas (Anak Perusahaan).

    Aktiva yang tidak digunakan (properti terbengkalai) adalah aktiva tetap dalam bentuk properti yang
    dimiliki Bank tetapi tidak digunakan untuk kegiatan usaha Bank yang lazim.

    Biaya dibayar dimuka terdiri dari pembayaran dimuka yang sebagian besar berkaitan dengan biaya
    sewa dan asuransi.

    Uang muka pajak per 31 Desember 2006 dan 2005 terutama terdiri dari uang muka pajak
    penghasilan badan dan lainnya.




                                                        64
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


15. AKTIVA LAIN-LAIN (lanjutan)

    Termasuk lain-lain adalah pembelian kredit dari BPPN masing-masing sebesar RpNihil dan Rp2.288
    per 31 Desember 2006 dan 2005 dimana perjanjian pengalihan piutang dengan BPPN belum selesai
    (Catatan 11). Per 31 Desember 2006 seluruh perjanjian pengalihan piutang dengan BPPN telah
    diselesaikan.

    Penyisihan penghapusan sebesar Rp994.703 dan Rp427.225 per 31 Desember 2006 dan 2005
    dibentuk untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul dari pos-pos terbuka akun-akun antar
    cabang dan kantor pusat dan aktiva lain-lain. Manajemen Bank Mandiri berpendapat bahwa jumlah
    penyisihan ini telah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul dari aktiva lain-lain.

    Mutasi jumlah penyisihan penghapusan dari aktiva lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                              2006             2005
    Saldo awal tahun                                                            427.225        1.880.346
    Penyisihan/(pembalikan) selama tahun berjalan                                53.663         (797.841)
    Penggunaan selama tahun berjalan (penghapusbukuan pos terbuka)                    -       (1.089.404)
    Lain-lain*)                                                                 513.815          434.124

    Saldo akhir tahun                                                           994.703         427.225

    *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.



16. SIMPANAN - GIRO

   a. Berdasarkan Mata Uang dan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga:
                                                                              2006             2005
       Rupiah:
        Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47)                      83.524           82.377
        Pihak ketiga                                                         35.366.597       31.145.666

       Jumlah Rupiah                                                         35.450.121       31.228.043

       Mata uang asing:
        Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47)                     249.988          232.584
        Pihak ketiga                                                         13.112.644       14.949.643
       Jumlah Mata uang asing                                                13.362.632       15.182.227

                                                                             48.812.753       46.410.270



       Termasuk di dalam simpanan giro adalah giro wadiah masing-masing sebesar Rp2.058.994 dan
       Rp1.261.474 per 31 Desember 2006 dan 2005.

   b. Tingkat Suku Bunga Rata-rata dan Kisaran Bonus per Tahun:

       Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
                                                                              2006             2005

       Rupiah                                                                     3,26%           3,52%
       Mata uang asing                                                            2,59%           1,84%

       Kisaran bonus giro wadiah per tahun:
                                                                              2006             2005

       Rupiah                                                              1,09% - 1,42%   1,31% - 2,90%
       Mata uang asing                                                     1,24% - 1,95%   0,26% - 1,98%




                                                          65
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


16. SIMPANAN – GIRO (lanjutan)

   c. Giro yang menjadi jaminan atas bank garansi, kredit yang diberikan dan fasilitas pembayaran
      transaksi perdagangan per 31 Desember 2006 dan 2005 adalah masing-masing sebesar
      Rp859.951 dan Rp780.244.


17. SIMPANAN - TABUNGAN

    a. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang:
                                                                          2006             2005

      Rupiah:
      Tabungan Mandiri                                                   57.283.153       44.857.580
      Tabungan Mudharabah                                                 2.662.402        1.988.476
      Tabungan Mandiri Haji                                                 358.006          307.122

                                                                         60.303.561       47.153.178


    b. Per 31 Desember 2006 dan 2005 tabungan dari pihak yang mempunyai hubungan istimewa
       masing-masing sebesar Rp46.355 dan Rp23.276 atau 0,08% dan 0,05% dari jumlah tabungan
       (Catatan 47).
    c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk tabungan dalam Rupiah selama tahun yang berakhir
       per 31 Desember 2006 dan 2005 adalah 4,53% dan 4,33%.
    d. Bagi hasil per tahun untuk tabungan mudharabah berkisar antara 2,73% sampai dengan 7,39%
       dan 5,72% sampai dengan 6,57% untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005.


18. SIMPANAN - DEPOSITO BERJANGKA
    a. Berdasarkan Mata Uang:
                                                                          2006             2005

      Rupiah                                                             83.539.150       96.464.773
      Mata uang asing                                                    13.052.084       16.261.431

                                                                         96.591.234      112.726.204

    b. Berdasarkan Jangka Waktu:
                                                                          2006             2005

      Rupiah:
         1 bulan                                                         56.945.785       66.298.569
         3 bulan                                                         12.322.070       18.495.955
         6 bulan                                                          3.569.430        4.253.505
         12 bulan                                                         7.063.403        3.782.693
         Lebih dari 12 bulan                                              3.638.462        3.634.051

      Jumlah Rupiah                                                      83.539.150       96.464.773

      Mata uang asing:
         1 bulan                                                         11.364.960       12.889.302
         3 bulan                                                            834.361        1.285.620
         6 bulan                                                            343.553        1.055.938
         12 bulan                                                           463.257          895.639
         Lebih dari 12 bulan                                                 45.953          134.932

      Jumlah Mata uang asing                                             13.052.084       16.261.431

                                                                         96.591.234      112.726.204




                                              66
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


18. SIMPANAN - DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan)

   c. Berdasarkan Sisa Waktu Hingga Jatuh Tempo:
                                                                            2006             2005

      Rupiah:
         1 bulan                                                           62.419.959       71.644.295
         3 bulan                                                           13.293.095       15.748.165
         6 bulan                                                            2.723.278        2.262.829
         12 bulan                                                           3.226.267        3.204.628
         Lebih dari 12 bulan                                                1.876.551        3.604.856

      Jumlah Rupiah                                                        83.539.150       96.464.773

      Mata uang asing:
         1 bulan                                                           11.612.650       13.197.420
         3 bulan                                                              951.699        1.573.232
         6 bulan                                                              275.116          667.922
         12 bulan                                                             211.658          703.725
         Lebih dari 12 bulan                                                      961          119.132

      Jumlah Mata uang asing                                               13.052.084       16.261.431

                                                                           96.591.234      112.726.204



   d. Termasuk di dalam deposito berjangka adalah investasi tidak terikat mudharabah masing-masing
      sebesar Rp3.510.184 dan Rp3.818.239 per 31 Desember 2006 dan 2005.

   e. Tingkat Suku Bunga Rata-rata dan Kisaran Bagi Hasil per Tahun:

      Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
                                                                            2006             2005

      Rupiah                                                                   11,12%           8,27%
      Mata uang asing                                                           4,03%           2,99%


      Kisaran bagi hasil investasi tidak terikat mudharabah per tahun:
                                                                            2006             2005

      Rupiah                                                             6,56% - 8,24%   6,42% - 8,31%
      Mata uang asing                                                    2,73% - 3,55%   1,40% - 3,46%

   f. Per 31 Desember 2006 dan 2005, deposito berjangka dari pihak yang mempunyai hubungan
      istimewa masing-masing sebesar Rp877.911 dan Rp1.080.031 atau 0,91% dan 0,96% dari jumlah
      deposito berjangka (Catatan 47).

   g. Per 31 Desember 2006 dan 2005, jumlah deposito berjangka yang dibekukan dan diblokir sebagai
      jaminan atas bank garansi, kredit yang diberikan dan fasilitas pembayaran transaksi perdagangan
      adalah masing-masing sebesar Rp5.645.389 dan Rp4.976.460. Deposito berjangka mudharabah
      yang dijaminkan per 31 Desember 2006 dan 2005 atas piutang mudharabah yang diberikan oleh
      Bank adalah masing-masing sebesar RpNihil dan Rp19.735.




                                                67
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


19. SIMPANAN DARI BANK LAIN - GIRO DAN TABUNGAN

   a. Berdasarkan Mata Uang:
                                                                        2006             2005

      Rupiah                                                             1.090.454         374.078
      Mata uang asing                                                      196.155          41.763

                                                                         1.286.609         415.841



      Termasuk dalam simpanan dari bank lain - giro adalah giro wadiah sebesar RpNihil dan Rp8.636
      per 31 Desember 2006 dan 2005.

   b. Tingkat Suku Bunga Rata-rata dan Kisaran Bonus per Tahun:

      Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
                                                                        2006             2005

      Rupiah                                                                3,26%           3,52%
      Mata uang asing                                                       2,59%           1,84%

      Kisaran bonus Giro wadiah per tahun:
                                                                        2006             2005
      Rupiah                                                         1,09% - 4,26%   1,31% - 2,90%
      Mata uang asing                                                0,22% - 1,95%                -

   c. Giro dari bank lain yang mempunyai hubungan istimewa per 31 Desember 2006 dan 2005, adalah
      masing-masing sebesar Rp138 dan Rp287 (Catatan 47).

   d. Giro yang menjadi jaminan atas bank garansi, kredit yang diberikan dan fasilitas pembayaran
      transaksi perdagangan per 31 Desember 2006 dan 2005, masing-masing sebesar Rp1.596 dan
      Rp2.718.


20. SIMPANAN DARI BANK LAIN - INTER-BANK CALL MONEY

   a. Berdasarkan Mata Uang:
                                                                        2006             2005

      Rupiah                                                             1.420.000         600.000
      Mata uang asing                                                      479.681         238.019

                                                                         1.899.681         838.019



   b. Berdasarkan Sisa Waktu Hingga Jatuh Tempo:
                                                                        2006             2005

      Rupiah:
         Kurang dari 1 bulan                                             1.420.000         600.000
      Mata uang asing:
         Kurang dari 1 bulan                                              479.681          238.019

                                                                         1.899.681         838.019




                                                68
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


20. SIMPANAN DARI BANK LAIN - INTER-BANK CALL MONEY (lanjutan)

   c. Tingkat Suku Bunga Rata-rata per Tahun:
                                                                            2006             2005

      Rupiah                                                                   8,26%           10,86%
      Mata uang asing                                                          4,25%            3,99%

   d. Per 31 Desember 2006 dan 2005 Bank Mandiri tidak memiliki inter-bank call money dari bank yang
      mempunyai hubungan istimewa.


21. SIMPANAN DARI BANK LAIN - DEPOSITO BERJANGKA
   a. Berdasarkan Jenis Mata Uang:
                                                                            2006             2005

      Rupiah                                                                4.203.055        4.013.928
      Mata uang asing                                                         799.955        1.531.201

                                                                            5.003.010        5.545.129



   b. Berdasarkan Jangka Waktu:
                                                                            2006             2005
      Rupiah:
         Kurang dari 1 bulan                                                4.152.853        3.993.650
         3 bulan                                                               43.708           13.513
         6 bulan                                                                4.269            5.885
         12 bulan                                                               2.225              880

      Jumlah Rupiah                                                         4.203.055        4.013.928

      Mata uang asing:
         Kurang dari 1 bulan                                                  799.955           17.707
         3 bulan                                                                    -           53.559
         6 bulan                                                                    -          203.565
         12 bulan                                                                   -          273.370
         Lebih dari 12 bulan                                                        -          983.000

      Jumlah Mata uang asing                                                  799.955        1.531.201

                                                                            5.003.010        5.545.129



      Di dalam simpanan dari bank lain - deposito berjangka termasuk investasi tidak terikat - deposito
      berjangka mudharabah sebesar Rp5.433 dan Rp133.522 per 31 Desember 2006 dan 2005.

   c. Tingkat Suku Bunga Rata-rata dan Kisaran Bagi Hasil per Tahun:

      Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
                                                                            2006             2005


      Rupiah                                                                  11,12%            8,27%
      Mata uang asing                                                          4,03%            2,99%




                                                69
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


21. SIMPANAN DARI BANK LAIN - DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan)

   c. Tingkat Suku Bunga Rata-rata dan Kisaran Bagi Hasil per Tahun (lanjutan):

      Kisaran bagi hasil deposito berjangka mudharabah per tahun:
                                                                                2006              2005

      Rupiah                                                                 5,58% - 8,53%    6,42% - 8,31%
      Mata uang asing                                                        1,20% - 3,55%    1,40% - 3,46%

   d. Per 31 Desember 2006 dan 2005 Bank Mandiri tidak mempunyai deposito berjangka dari bank
      yang mempunyai hubungan istimewa.

   e. Per 31 Desember 2006 dan 2005 deposito berjangka yang dibekukan dan diblokir sebagai jaminan
      atas bank garansi, kredit yang diberikan dan fasilitas pembayaran transaksi perdagangan adalah
      masing-masing sebesar Rp11.721 dan Rp4.893.

   f. Pada kwartal kedua tahun 2005, Bank melakukan dua transaksi Callable Parallel Deposits dengan
      bank counterpart yang berkaitan dengan kontrak penjualan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
      Indonesia. Kontrak dimulai pada saat Bank melakukan pengalihan Obligasi Rekapitalisasi
      Pemerintah Indonesia kepada bank counterpart dan menerima dana hasil pengalihan tersebut
      dalam Rupiah. Sebagian dari dana hasil pengalihan tersebut sejumlah Rp1.268.000 ditempatkan
      kembali ke bank counterpart dan selanjutnya Bank menerima pinjaman Dolar Amerika Serikat
      sejumlah US$100 juta (nilai penuh).

      Ringkasan dari kontrak Callable Parallel Deposits adalah sebagai berikut:

                          Tanggal     Tanggal jatuh tempo   Nilai deposito   Nilai deposito
        Deposito           efektif                               awal             Akhir        Suku Bunga
       Rupiah           16 Mei 2005      20 Juni 2013          634.000       1.493.110 *)       11,17%
       Dolar            17 Mei 2005      15 Juni 2013        US$50juta        US$50juta       LIBOR 3 bulan
       Amerika                                              (nilai penuh)    (nilai penuh)       + spread
       Serikat


       Rupiah           3 Juni 2005   20 Desember 2013        634.000        1.540.310 *)     11,00%
       Dolar            8 Juni 2005   15 Desember 2013       US$50juta        US$50juta       LIBOR 3-bulan
       Amerika                                              (nilai penuh)    (nilai penuh)       + spread
       Serikat

      *) Zero Coupon Deposits

      Dana yang ditempatkan sebagai deposito di atas berasal dari sebagian dana yang diterima dari
      pengalihan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah ke bank counterpart.




                                                   70
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


21. SIMPANAN DARI BANK LAIN - DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan)

       Perjanjian memberikan hak opsi kepada bank counterpart untuk memutuskan lebih awal perjanjian
       dengan menghentikan/menarik deposito Rupiah dan Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal
       redemption setiap tahunnya. Perjanjian juga mengharuskan Bank untuk menambah (top up)
       penempatan deposito Rupiah ke bank counterpart selama periode perjanjian yang dihitung
       berdasarkan dari pergerakan kurs spot Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.

       Pada tanggal 15 Juni 2006, Bank telah menggunakan haknya untuk memutuskan lebih awal atas
       pinjaman US$50.000.000 (nilai penuh) dengan tanggal efektif 17 Mei 2005 di atas. Selain itu, pada
       tanggal 15 Desember 2006 Bank juga telah menggunakan hak untuk memutuskan lebih awal atas
       pinjaman US$50.000.000 (nilai penuh) dengan tanggal efektif 8 Juni 2005 di atas. Dalam hal Bank
       mengeksekusi opsi ini maka penempatan dalam Callable Zero Coupon Deposit tidak secara
       otomatis dihentikan.

       Apabila terjadi trigger events, yaitu gagal bayar (default) atau restrukturisasi Obligasi Rekapitalisasi
       Pemerintah oleh Pemerintah Indonesia sehubungan dengan pembayaran pokok atau bunga, bank
       counterpart dapat mengembalikan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tersebut yang telah dialihkan
       kepada Bank sebagai penyelesaian (settlement) atas transaksi callable zero coupon deposits.

       Dalam neraca Bank Mandiri per 31 Desember 2006, Deposito Rupiah tetap disajikan sebagai
       Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Republik Indonesia (Catatan 7), mengingat belum dipenuhinya
       syarat untuk pengakuan penjualan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah.


22. HUTANG ATAS SURAT-SURAT BERHARGA YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI

   Per 31 Desember 2006 surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali adalah sebagai berikut:
                                                                                                    Beban
                                             Nilai      Tanggal       Tanggal          Nilai     Bunga yang
                            Jenis Efek      Nominal     Dimulai     Jatuh Tempo   Beli Kembali      Belum       Nilai Bersih
                                                                                                 Diamortisasi
    Rupiah
                      Obligasi VR0019         111.915    28/12/06      25/01/07       100.700             625       100.075
                      Obligasi VR0013         617.500    07/06/05      07/01/08       617.500               -       617.500
                      Obligasi FR0019         231.028    03/11/04      03/11/09       285.060               -       285.060
                      Obligasi VR0017         289.859    04/11/04      04/11/09       284.062               -       284.062
                      Obligasi VR0019         355.652    18/05/05      18/05/10       316.356               -       316.356
                      Obligasi                 30.000    29/09/06      28/09/07        31.994           3.194        28.800
                      Obligasi                 27.000    29/09/06      28/09/07        26.426           2.396        24.030
                      Medium Term Notes        21.000    22/12/06      20/06/07        22.097           1.097        21.000
                      Obligasi                 14.000    29/09/06      28/09/07        14.087           1.347        12.740
                      Medium Term Notes        10.000    29/09/06      28/09/07        10.057             822         9.235
                      Obligasi                 10.000    29/09/06      28/09/07         9.915             915         9.000
                      Obligasi                  9.000    22/12/06      20/06/07         9.550             550         9.000
                      Obligasi                  6.500    22/12/06      20/06/07         7.028             398         6.630
                      Obligasi FR0040           6.000    22/12/06      20/06/07         6.545             314         6.231
                      Obligasi                  5.000    29/09/06      28/09/07         5.304             504         4.800
                      Obligasi                  5.000    29/09/06      28/09/07         5.001             476         4.525
                      Obligasi                  2.000    22/12/06      20/06/07         2.125             112         2.013
                      Obligasi                  2.000    22/12/06      20/06/07         2.111             104         2.007
                      Obligasi                  1.900    22/12/06      20/06/07         2.004             123         1.881

    Mata uang asing
                      Obligasi FR0038 dan
                      FR0040                   47.725    11/12/06      27/01/07         48.054           182          47.872
                      Obligasi FR0019,
                      FR0023, FR0034 dan
                      obligasi                 50.588    15/12/06      15/01/07         50.828           116          50.712
                      Obligasi FR0034 dan
                      FR0040                   16.226    21/12/06      22/01/07         16.305            54         16.251
    Jumlah                                  1.869.893                                1.873.109        13.329      1.859.780




                                                        71
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


22. HUTANG ATAS SURAT-SURAT BERHARGA YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI
    (lanjutan)

   Kontrak penjualan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah dengan bank-bank counterpart (No. Seri
   VR0013, VR0017, FR0019 dan VR0019) merupakan kontrak-kontrak yang berkaitan dengan kontrak-
   kontrak transaksi pendanaan valuta asing melalui mekanisme pertukaran mata uang asing (cross
   currency swap) dengan pihak-pihak tersebut di atas. Tidak ada premi atau diskonto yang diakui atas
   kontrak-kontrak tersebut.

   Per 31 Desember 2005, surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali adalah sebagai berikut:

                                                                                                     Beban
                                          Nilai       Tanggal       Tanggal           Nilai       Bunga yang
                           Jenis Efek    Nominal      Dimulai     Jatuh Tempo    Beli Kembali        Belum       Nilai Bersih
                                                                                                  Diamortisasi
   Rupiah
                     Obligasi FR0019       231.028   03/11/2004     03/11/2009       285.060                 -       285.060
                     Obligasi VR0017       289.859   04/11/2004     04/11/2009       284.062                 -       284.062
                     Obligasi VR0019       355.652   18/05/2005     18/05/2010       316.356                 -       316.356
                     Obligasi VR0013       617.500   07/06/2005     07/01/2008       617.500                 -       617.500
                     Obligasi VR0019        63.982   05/12/2005     04/01/2006        56.595                79        56.516
                     Obligasi VR0019        57.127   15/12/2005     16/01/2006        50.578               289        50.289
                     Obligasi VR0019       114.550   22/12/2005     19/01/2006       100.994               673       100.321
                     Obligasi VR0019       114.550   28/12/2005     09/01/2006       100.398               297       100.101
                     Obligasi VR0019       114.548   29/12/2005     30/01/2006       101.134             1.063       100.071
                     Obligasi FR0002        30.000   20/10/2005     20/01/2006        29.108               114        28.994
                     Obligasi FR0013        20.000   20/10/2005     20/01/2006        21.202               196        21.006
                     Obligasi FR 0020        1.000   13/12/2005     11/01/2006           999                 2           997
                     Obligasi FR0013        25.000   14/12/2005     16/01/2006        25.060               173        24.887
                     Obligasi FR0002        20.000   15/12/2005     16/01/2006        20.258               129        20.129
                     Obligasi FR0002        30.000   23/12/2005     23/01/2006        30.469               279        30.190
   Mata Uang Asing
                     SN BMRI                 9.830   28/10/2005     30/01/2006          9.992               51         9.941
   Jumlah                                2.094.626                                  2.049.765            3.345     2.046.420


   Kontrak penjualan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah dengan bank-bank counterpart (No. Seri
   VR0013, VR0017, FR0019 dan VR0019) merupakan kontrak-kontrak yang berkaitan dengan kontrak-
   kontrak transaksi pertukaran mata uang (cross currency swap) dengan pihak-pihak tersebut di atas.
   Tidak ada premi atau diskon yang diakui atas kontrak-kontrak tersebut.


23. KEWAJIBAN AKSEPTASI

   a. Berdasarkan Jenis Mata Uang dan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga:
                                                                                          2006                   2005

      Rupiah:
       Kewajiban kepada bank lain
         Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47)                                    322                      -
         Pihak ketiga                                                                       290.261                175.065
        Kewajiban kepada debitur
         Pihak ketiga                                                                           21.477               13.270

      Jumlah Rupiah                                                                         312.060                188.335




                                                     72
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


23. KEWAJIBAN AKSEPTASI (lanjutan)

   a. Berdasarkan Jenis Mata Uang dan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa dan Pihak Ketiga:
      (lanjutan)
                                                                       2006          2005
      Mata uang asing:
       Kewajiban kepada bank lain
         Pihak ketiga                                                  3.257.883     4.092.280
       Kewajiban kepada debitur
        Pihak yang mempunyai hubungan istimewa (Catatan 47)                 517             -
        Pihak ketiga                                                     37.933        38.487

                                                                         38.450        38.487

      Jumlah Mata uang asing                                           3.296.333     4.130.767

                                                                       3.608.393     4.319.102



   b. Berdasarkan Jatuh Tempo:
                                                                       2006          2005

      Rupiah:
         Kurang dari 1 bulan                                             88.066       104.444
         1 - 3 bulan                                                    164.020        61.374
         3 - 6 bulan                                                     59.974        22.517

      Jumlah Rupiah                                                     312.060       188.335

      Mata uang asing:
         Kurang dari 1 bulan                                             790.217       986.953
         1 - 3 bulan                                                   1.448.175     1.868.876
         3 - 6 bulan                                                     957.886     1.243.348
         6 - 12 bulan                                                     93.303        27.165
         Lebih dari 12 bulan                                               6.752         4.425

      Jumlah Mata uang asing                                           3.296.333     4.130.767

                                                                       3.608.393     4.319.102



24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN

   Berdasarkan Jenis dan Mata Uang:
                                                                       2006          2005
      Rupiah:
       Cek perjalanan Mandiri                                           948.267       948.451
       Obligasi Syariah                                                 200.000       200.000
       Lain-lain                                                            564           564

      Jumlah Rupiah                                                    1.148.831     1.149.015

      Mata uang asing:
       Medium Term Notes (MTN)                                         2.558.682     2.753.515
       Promissory Notes                                                   90.030        83.693

      Jumlah mata uang asing                                           2.648.712     2.837.208

      Jumlah                                                           3.797.543     3.986.223
      Dikurangi: Diskonto yang belum diamortisasi                         (3.660)       (2.754)

                                                                       3.793.883     3.983.469




                                                    73
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan)

   Rincian MTN adalah sebagai berikut:

   2006
                                                                     Jangka      Tingkat           Nilai nominal
        Jenis/                                         Tanggal jatuh waktu     suku bunga        US$             Rupiah
      Nomor ISIN          Arranger                        tempo      (bulan)    per tahun   (nilai penuh)        Ekivalen

   MTN                  Credit Suisse First
   (XS0167272375)         Boston (Europe) Ltd., London, 22 Apr 2008    60         7,00%     294.278.375       2.649.388
                          UBS Hong Kong dan
                          PT Mandiri Sekuritas
   Dikurangi: - Surat-surat berharga yang diterbitkan dan dimiliki
                Bank Mandiri dan Anak Perusahaan                                            (10.075.134)        (90.706)

                                                                                            284.203.241       2.558.682
           - Diskonto yang belum diamortisasi                                                  (406.575)         (3.660)

                                                                                            283.796.666       2.555.022


    2005
                                                                     Jangka      Tingkat           Nilai nominal
        Jenis/                                         Tanggal jatuh waktu     suku bunga        US$             Ekivalen
      Nomor ISIN          Arranger                        tempo      (bulan)    per tahun   (nilai penuh)        Rupiah

   MTN                  Credit Suisse First
   (XS0167272375)         Boston (Europe) Ltd., London, 22 Apr 2008    60        7,00%      291.247.264       2.862.961
                          UBS Hong Kong dan
                          PT Mandiri Sekuritas
   Dikurangi: - Surat-surat berharga yang diterbitkan dan dimiliki
                Bank Mandiri dan Anak Perusahaan                                            (11.133.826)       (109.446)
                                                                                            280.113.438       2.753.515
             - Diskonto yang belum diamortisasi                                                (280.165)         (2.754)

                                                                                            279.833.273       2.750.761


   Pada 31 Oktober 2003, Bank Syariah Mandiri, Anak Perusahaan, mengeluarkan Obligasi Syariah
   yang memiliki jangka waktu 5 (lima) tahun dengan nilai Rp200.000, memiliki pendapatan bagi hasil
   yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan dengan pembayaran pertama dilakukan 30 Januari 2004
   sedangkan jatuh tempo Obligasi Syariah pada 31 Oktober 2008. Pendapatan yang dibagihasilkan
   diambil dari pendapatan margin Bank Syariah Mandiri yang berasal dari portofolio murabhahah yang
   diperoleh selama 1 (satu) triwulan.




                                                      74
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


24. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan)

   Bank Mandiri telah menerbitkan Senior Notes sebesar US$300.000.000 (nilai penuh) dengan kupon
   7,00% per tahun, pada harga 99,482% dan akan jatuh tempo pada tanggal 22 April 2008. Medium
   Term Notes (MTN) dengan nilai nominal sebesar US$300.000.000 (nilai penuh) tersebut telah
   dilindung nilai dengan menggunakan jenis instrumen interest rate swap. MTN disajikan menurut nilai
   wajarnya sebagai akibat penyesuaian atas transaksi lindung nilai per 31 Desember 2006 dan 2005
   masing-masing berkurang sebesar Rp51.512 atau ekivalen dengan US$5.721.625 (nilai penuh) dan
   Rp86.039 atau ekivalen dengan US$8.752.736 (nilai penuh).


25. PINJAMAN YANG DITERIMA
                                                                           2006             2005

   Rupiah:
   Bank Indonesia (a)                                                        599.426          735.004
   PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (b)                               486.159          573.722
   PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) (c)                                    400.000          667.400
   Pemerintah RI (d) (Catatan 47)                                            350.000          350.000
   Lain-lain (g)                                                              75.000          305.000

   Jumlah Rupiah                                                           1.910.585        2.631.126

   Mata uang asing:
   Direct Off-shore Loans (e)                                              1.359.453        1.445.010
   Fasilitas Pendanaan Perdagangan (f)                                       154.854          196.600
   Lain-lain (g)                                                                   -            6.895

   Jumlah Mata uang asing                                                  1.514.307        1.648.505

                                                                           3.424.892        4.279.631


   Per 31 Desember 2006 dan 2005 pinjaman yang diterima dari pihak yang mempunyai hubungan
   istimewa masing-masing adalah Rp350.000 dan Rp350.000 (Catatan 47).
   (a) Bank Indonesia
        Akun ini merupakan fasilitas kredit likuiditas yang diperoleh dari Bank Indonesia (BI) untuk
        dipinjamkan kembali kepada debitur-debitur Bank Mandiri sesuai dengan Kredit Program
        Pemerintah. Pengelolaan dan pengawasan fasilitas kredit ini dilakukan oleh PT Permodalan
        Nasional Madani (Persero), sebuah badan usaha milik Pemerintah, berdasarkan Undang-undang
        No. 23/1999 tanggal 17 Mei 1999 mengenai BI, Peraturan BI No. 2/3/PBI/2000 tanggal
        1 Pebruari 2000 dan Peraturan BI No. 5/20/PBI/2003 tanggal 17 September 2003 tentang
        Pengalihan Pengelolaan Kredit Likuiditas Bank Indonesia dalam rangka Kredit Program. Fasilitas
        kredit ini dikenai suku bunga berkisar antara 3% sampai 9% per tahun dan akan jatuh tempo
        pada tanggal yang berbeda-beda yang terakhir pada tahun 2017. Rinciannya adalah sebagai
        berikut:
                                                                           2006             2005

        Rupiah:
        Kredit Koperasi Primer kepada Anggotanya (KKPA)                      365.407          420.571
        Kredit Investasi Kecil (KIK)                                         121.675          188.738
        Kredit Investasi (KI)                                                112.344          125.695

                                                                             599.426          735.004




                                                     75
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)

   (b) PT Permodalan Nasional Madani (Persero)

       Akun ini merupakan fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Permodalan Nasional Madani
       (Persero), yang pinjamannya disalurkan kembali oleh Bank Mandiri kepada anggota Koperasi
       Primer (Kredit Koperasi Primer kepada Anggotanya [KKPA]). Fasilitas ini dikenai bunga 7% per
       tahun. Jangka waktu kredit dan jadual pelunasannya tergantung dari perjanjian kredit untuk
       masing-masing debitur.

   (c) PT Bank Ekspor Indonesia (Persero)

       Akun ini merupakan fasilitas kredit modal kerja ekspor yang diperoleh dari Bank Ekspor
       Indonesia berdasarkan perjanjian pemberian fasilitas No. 064/PPF/12/2000 tanggal 12 Desember
       2000 antara PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Perjanjian
       ini berlaku sejak tanggal 20 Desember 2000 sampai dengan tanggal 19 Desember 2001 dan
       diperpanjang setiap tahunnya dan perjanjian yang paling baru adalah No. 054/PPF/12/2005 yang
       berlaku sampai dengan tanggal 16 Desember 2006. Perjanjian yang berlaku sampai dengan
       tahun 2007 sedang dalam proses perpanjangan. Fasilitas ini hanya diberikan kepada nasabah
       eksportir baik langsung maupun tidak langsung yang telah dibiayai/diberikan kredit oleh Bank
       Mandiri dan dibebankan tingkat suku bunga kredit sesuai dengan tingkat bunga pasar.

   (d) Pemerintah Republik Indonesia

        Akun ini merupakan pinjaman yang diterima oleh Bank Mandiri dari Pemerintah Republik
        Indonesia berdasarkan perjanjian No. KP-022/DP3/2004 tanggal 14 Mei 2004 dan amandemen
        perjanjian   No. AMA-7/KP-022/DP3/2004       tanggal    15 Desember 2004 dan surat
        No. S-662/PB.7/2005 tanggal 13 Mei 2005 dan amandemen perjanjian No. AMA-30/KP-
        022/DP3/2006 tanggal 24 Agustus 2006 masing-masing tentang Perubahan terhadap Perjanjian
        Pinjaman antara Pemerintah dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. No. KP-022/DP3/2004 tanggal
        14 Mei 2004 dan Persetujuan Perubahan Terhadap Perjanjian Pinjaman antara Pemerintah RI
        dan Bank Mandiri dalam rangka pendanaan Kredit Usaha Mikro dan Kecil. Pinjaman ini
        digunakan untuk penyediaan kredit bagi usaha mikro dan kecil dengan prosedur, tata cara dan
        persyaratan pemberian pinjaman sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan
        No.40/KMK.06/2003 tanggal 29 Januari 2003 tentang Pendanaan Kredit Usaha Mikro dan Kecil
        yang telah diubah dan disempurnakan dengan Keputusan Menteri Keuangan
        No. 74/KMK.06/2004 tanggal 20 Februari 2004. Fasilitas ini dikenai suku bunga sebesar SBI 3
        (tiga) bulanan yang ditetapkan setiap 3 (tiga) bulan sekali pada tanggal 10 Maret, 10 Juni,
        10 September dan 10 Desember atas dasar lelang SBI terakhir sebelum tanggal penetapan.
        Pembayaran pinjaman ini akan dilakukan dalam 5 (lima) kali angsuran semesteran, dengan
        angsuran pertama jatuh tempo pada tanggal 10 Desember 2007.

   (e) Direct Off-shore Loans
       Rincian pinjaman direct off-shore loans adalah sebagai berikut:
                                                                         2006             2005

       Deutsche Bank AG, Singapura                                        675.225          737.250
       Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapura                     270.090          294.900
       Bayerische Hypo-Und Vereinsbank AG, Singapura                      135.045          147.450
       Natexis Banques Popularies                                         135.045                -
       Overseas Chinese Banking Corp.                                     135.045                -
       Bank of New York, Singapura                                          9.003                -
       United Overseas Bank, Singapura                                          -          265.410

                                                                         1.359.453        1.445.010




                                                    76
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


25. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)

   (e) Direct Off-shore Loans (lanjutan)

         Pinjaman dari Deutsche Bank AG, Singapura dikenai suku bunga sebesar LIBOR 3 (tiga) bulanan
         ditambah marjin tertentu, pinjaman dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapura dikenai
         suku bunga sebesar SIBOR 3 (tiga) bulanan ditambah marjin tertentu, pinjaman dari Bayerische
         Hypo-Und Vereinsbank AG, Singapura dikenai suku bunga sebesar LIBOR 6 (enam)
         bulanan ditambah marjin tertentu, pinjaman dari Natexis Banquest Popularies dan Overseas
         Chinese Banking Corp., Singapura dikenai suku bunga sebesar LIBOR 3 (tiga) bulanan
         ditambah marjin tertentu, pinjaman dari Bank of New York, Singapura dikenai suku bunga
         sebesar SIBOR 3 (tiga) bulanan ditambah marjin tertentu dan pinjaman dari United Overseas
         Bank, Singapura dikenai suku bunga sebesar SIBOR 6 (enam) bulanan ditambah marjin tertentu.
         Pinjaman ini akan dibayar penuh pada saat jatuh tempo.

   (f)   Fasilitas Pendanaan Perdagangan

         Fasilitas pendanaan perdagangan merupakan pinjaman jangka pendek dengan jangka waktu
         mulai dari 129 sampai dengan 185 hari dengan tingkat suku bunga sebesar LIBOR dan SIBOR
         ditambah marjin tertentu. Pinjaman ini dijamin dengan letter of credit yang diterbitkan oleh Bank
         Mandiri. Rinciannya adalah sebagai berikut:
                                                                              2006              2005

         Bayerische Landesbank, Munchen                                          67.523                 -
         Dresdner Bank, AG, Frankfurt                                            67.523                 -
         Natexis Banques Popularies                                              19.808                 -
         Commerzbank, Singapura                                                       -           196.600

                                                                                154.854           196.600



   (g) Lain-lain
                                                                              2006              2005

         (i) Rupiah
             Bank Permata, Jakarta                                               50.000                 -
             Bank Lippo, Jakarta                                                 25.000                 -
             Bank Panin, Jakarta                                                      -           100.000
             HSBC, Jakarta                                                            -           105.000
             DBS Bank Ltd., Jakarta                                                   -           100.000

            Jumlah Rupiah                                                        75.000           305.000

         (ii) Mata uang asing
              Lain-lain                                                               -             6.895

            Jumlah Mata uang asing                                                    -             6.895




                                                 77
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


26. ESTIMASI KERUGIAN ATAS KOMITMEN DAN KONTINJENSI

   a. Transaksi komitmen dan kontinjensi dalam kegiatan usaha Bank Mandiri yang mempunyai risiko
      kredit adalah sebagai berikut:
                                                                        2006           2005

      Rupiah:
         Bank garansi yang diterbitkan (Catatan 45)                     3.746.502      3.797.255
         Letters of Credit yang tidak dapat dibatalkan (Catatan 45)       892.418        603.455

         Jumlah Rupiah                                                  4.638.920      4.400.710

      Mata uang asing:
         Bank garansi yang diterbitkan (Catatan 45)                     4.535.248      4.695.898
         Letters of Credit yang tidak dapat dibatalkan (Catatan 45)     3.024.142      3.236.305
         Standby letters of credit (Catatan 45)                         2.866.448      3.557.056

      Jumlah Mata uang asing                                           10.425.838     11.489.259

                                                                       15.064.758     15.889.969



   b. Berdasarkan Kolektibilitas:
                                                                        2006           2005

      Lancar                                                           14.456.257     14.419.537
      Dalam perhatian khusus                                              469.192        831.259
      Kurang lancar                                                           911        329.674
      Diragukan                                                            12.425        128.710
      Macet                                                               125.973        180.789

      Jumlah                                                           15.064.758     15.889.969
      Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                  (514.399)      (594.084)

      Komitmen dan kontinjensi - bersih                                14.550.359     15.295.885



   c. Mutasi Penyisihan Penghapusan Komitmen dan Kontinjensi:
                                                                        2006           2005

      Saldo awal tahun                                                   594.084        565.898
      (Pembalikan)/penyisihan selama tahun berjalan                      (37.670)            80
      Lain-lain *)                                                       (42.015)        28.106

      Saldo akhir tahun                                                  514.399        594.084


     *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing.

     Jumlah minimum penyisihan penghapusan komitmen dan kontinjensi sesuai ketentuan Bank
     Indonesia per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah Rp300.345 dan Rp464.765.

     Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penghapusan komitmen dan kontinjensi telah
     memadai.




                                                          78
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


27. PERPAJAKAN

   a. Hutang pajak

                                                                       2006           2005
     Bank Mandiri
        Pajak penghasilan:
            Karyawan - Pasal 21                                           21.824          42.483
            Pasal 4 (2)                                                  175.985         201.611
            Badan – Pasal 29                                           1.345.436               -
        Lain-lain                                                         13.756           7.277
                                                                       1.557.001         251.371
     Anak Perusahaan                                                      25.799          20.730

                                                                       1.582.800         272.101


   b. Beban pajak

                                                                        2006          2005
     Beban pajak - tahun berjalan:
        Bank Mandiri                                                   1.609.549         403.244
        Anak Perusahaan                                                   65.461          97.257

                                                                       1.675.010         500.501

     Beban/(Manfaat) pajak - tangguhan:
        Bank Mandiri                                                   (1.266.454)       136.223
        Anak Perusahaan                                                       168         (8.378)
                                                                       (1.266.286)       127.845
                                                                         408.724         628.346



     Seperti yang dijelaskan pada Catatan 2v, pajak penghasilan untuk Bank Mandiri dan Anak
     Perusahaan dihitung untuk setiap perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah (untuk
     tujuan Surat Pemberitahuan Pajak, perhitungan pajak secara konsolidasi tidak diperkenankan).




                                             79
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   c. Beban pajak – tahun berjalan

      Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak pada laporan laba rugi konsolidasian dan
      perhitungan pajak penghasilan dan beban pajak tahun berjalan untuk Bank Mandiri dan Anak
      Perusahaan adalah sebagai berikut:
                                                                                                        2006                  2005
      Laba konsolidasian sebelum beban pajak dan hak minoritas                                          2.831.196               1.232.877
      Dikurangi: Keuntungan sebelum beban pajak
          Anak Perusahaan - setelah eliminasi                                                              (66.696)                (90.041)
      Laba sebelum beban pajak dan hak minoritas - Bank Mandiri saja                                    2.764.500               1.142.836

      Ditambah/(dikurangi) perbedaan permanen:
          Biaya yang tidak dikurangkan menurut pajak                                                      332.524                 422.074
          Kerugian cabang Dili                                                                              4.876                       -
          Lain-lain                                                                                       194.930                 385.373
      Ditambah/(dikurangi) perbedaan temporer:
          Kelebihan/(kekurangan) penyisihan penghapusan
              kredit yang diberikan menurut laporan
              keuangan atas penyisihan penghapusan kredit
              menurut pajak                                                                             5.160.826              (1.162.641)
          Pencatatan kembali (write back), dan pemulihan kredit *)                                     (2.371.131)               (152.003)
          Kekurangan penyusutan aktiva tetap menurut
              laporan keuangan atas penyusutan
              menurut pajak                                                                                (23.436)                (96.839)
          Kelebihan penyisihan biaya pegawai menurut laporan
              keuangan atas penyisihan menurut pajak                                                      264.876                 364.807
          (Kekurangan)/kelebihan penyisihan penghapusan
              aktiva produktif selain kredit yang diberikan
              menurut laporan keuangan atas penyisihan
              penghapusan menurut pajak                                                                  (670.837)                610.993
          Selisih nilai realisasi bersih agunan yang diambil alih menurut
              laporan keuangan atas nilai aktiva menurut pajak                                                    -                  10.451
          Selisih nilai realisasi bersih aktiva terbengkalai menurut
              laporan keuangan atas nilai aktiva menurut pajak                                              (2.303)                  31.064
          Kelebihan/(kekurangan) estimasi komitmen dan kontinjensi
              menurut laporan keuangan atas estimasi kerugian
              komitmen dan kontinjensi menurut pajak                                                       (46.577)                  (3.106)
          Kekurangan penyisihan kerugian
              yang timbul dari kasus hukum menurut
              laporan keuangan atas penyisihan menurut pajak                                             (156.026)               (280.001)
          Kerugian/(keuntungan) dari penurunan/(kenaikan) nilai surat-surat
              berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                              (87.001)                  71.196
      Taksiran laba menurut pajak                                                                       5.365.221               1.344.204
      Beban pajak – tahun berjalan
         Bank Mandiri saja                                                                              1.609.549                 403.244
         Anak Perusahaan                                                                                   65.461                  97.257
      Taksiran beban pajak – tahun berjalan                                                             1.675.010                 500.501


      *)   Angka tahun 2006 terdiri dari pencatatan kembali kredit (write back) sebesar Rp2.336.399 dan pemulihan kredit sebesar Rp34.732 yang
           pajak tangguhannya tidak diperhitungkan.
           Angka tahun 2005 terdiri dari pemulihan kredit sebesar Rp152.003 yang pajak tangguhannya tidak diperhitungkan.


      Berdasarkan peraturan perpajakan di Indonesia, Bank Mandiri dan Anak Perusahaan
      menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan ke kantor pajak atas dasar self-assessment.
      Kantor Pajak berhak memeriksa atau mengoreksi pajak dalam jangka waktu 10 tahun setelah
      tanggal pajak terhutang.




                                                                80
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


27. PERPAJAKAN (lanjutan)

    c. Beban pajak – tahun berjalan (lanjutan)
      Surat Keputusan dan Ketetapan Pajak
      Pada tanggal 29 Oktober 2003, Bank Mandiri menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar
      (SKPKB) tertanggal 24 Oktober 2003 sehubungan dengan pemeriksaan PT Bank Dagang Negara
      (Persero) periode 1 Januari 1999 s.d 31 Juli 1999. SKPKB tersebut menyatakan bahwa PT Bank
      Dagang Negara (Persero) memiliki kurang bayar pajak sebesar Rp717.229 yang terdiri dari PPh
      Pasal 21 sebesar Rp172.378, PPh Pasal 23 sebesar Rp301, Pajak Pertambahan Nilai sebesar
      Rp1.501, PPh Pasal 4 (2) Final sebesar Rp542.846, dan Surat Tagihan Pajak (STP) atas Pajak
      Pertambahan Nilai sebesar Rp203. Bank telah mengirim Surat Keberatan kepada Kantor
      Pelayanan Pajak atas SKPKB tersebut pada tanggal 13 Januari 2004 dan Direktur Jenderal Pajak
      telah menyetujui sebagian permohonan keberatan Bank Mandiri dengan ketetapan sebagai
      berikut:

      i.    Sesuai Ketetapan Pajak tertanggal 24 Agustus 2004, PPN berubah dari semula sebesar
            Rp1.501 menjadi Rp1.062. Atas ketetapan ini Bank telah mengajukan banding ke pengadilan
            pajak pada tanggal 11 November 2004. Pada tanggal 28 Oktober 2005 Pengadilan Pajak
            menerbitkan Putusan Pengadilan Pajak No. Put.06848/PP/M.VI/16/2005 yang mengabulkan
            sebagian permohonan Banding dari pemohon Banding. Pada tanggal 23 Nopember 2005
            Direktur Jenderal Pajak menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak No.         KEP-
            002/WPJ.07/KP.0103/2005 tentang Pelaksanaan Putusan Pengadilan Pajak yang
            menetapkan bahwa PPN yang kurang bayar menjadi Rp507 dari semula Rp1.062. Bank telah
            menyetujui dan membayar kekurangan bayar pajak tersebut.

      ii.   Sesuai Ketetapan Pajak tertanggal 31 Desember 2004, PPh Pasal 4 (2) final berubah dari
            semula sebesar Rp542.846 menjadi Rp40.594. Atas Ketetapan ini Bank telah mengajukan
            banding ke Pengadilan Pajak pada tanggal 29 Maret 2005. Pada tanggal 15 Maret 2006
            Pengadilan Pajak menerbitkan Putusan Pengadilan Pajak No. Put.07796/PP/M.VI/25/2006
            mengabulkan sebagian permohonan Banding dari pemohon banding dari semula Rp40.594
            menjadi Rp39.067. Bank telah menyetujui dan membayar kekurangan bayar pajak tersebut.

      iii. Sesuai Ketetapan Pajak tertanggal 31 Desember 2004, PPh Pasal 21 berubah dari semula
           sebesar Rp172.378 menjadi Rp33.434. Atas Ketetapan ini Bank telah mengajukan banding ke
           Pengadilan Pajak pada tanggal 29 Maret 2005. Pada tanggal 20 Februari 2006 Pengadilan
           Pajak menerbitkan Putusan Pengadilan Pajak No. Put.07629/PP/M-VI/10/2006 yang
           mengabulkan sebagian permohonan banding dari pemohon banding. Pada tanggal 21 Maret
           2006 Direktur Jenderal Pajak menerbitkan Keputusan Direktur Jendral Pajak No.KEP-
           00019/WPJ.07/KP.0103/2006 tentang Pelaksanaan Putusan Pengadilan Pajak yang
           menetapkan bahwa PPh Pasal 21 yang kurang bayar berubah dari semula Rp33.434 menjadi
           Rp32.926. Bank telah menyetujui dan membayar kekurangan bayar pajak tersebut.




                                                 81
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Pajak penghasilan - tangguhan

      Rekonsiliasi antara taksiran beban pajak, yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku dari laba
      komersial sebelum beban pajak, dengan taksiran beban pajak pada laporan laba rugi untuk tahun
      yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005 adalah sebagai berikut:
                                                                                   2006         2005
      Laba konsolidasian sebelum beban pajak
          dan hak minoritas                                                      2.831.196        1.232.877
      Dikurangi: Keuntungan sebelum beban pajak
          Anak Perusahaan setelah eliminasi                                         (66.696)        (90.041)
      Laba sebelum beban pajak dan hak minoritas - Bank Mandiri saja             2.764.500        1.142.836

      Taksiran beban pajak berdasarkan
          tarif pajak yang berlaku                                                 829.333         342.833
      Efek pajak atas perbedaan permanen:
          Biaya yang tidak dapat dikurangkan menurut pajak                          99.757         126.622
          Kerugian cabang Dili                                                       1.463               -
          Lain-lain                                                                 58.479         115.612
      Pencatatan kembali kredit (write back) dan pemulihan kredit                 (711.339)        (45.601)
      Cadangan penurunan aktiva pajak tangguhan                                     65.402               -
                                                                                   (486.238)       196.633
      Beban pajak - Bank Mandiri saja                                              343.095         539.466
      Beban pajak - Anak Perusahaan                                                 65.629          88.880
      Beban pajak - konsolidasian                                                   408.724         628.346
      Dikurangi beban pajak kini - konsolidasian                                 (1.675.010)       (500.501)
      Beban pajak tangguhan - konsolidasian                                      (1.266.286)       127.845


   e. Aktiva pajak tangguhan

      Pengaruh pajak atas perbedaan temporer antara nilai buku menurut komersial dan menurut pajak
      adalah sebagai berikut:
                                                                                   2006         2005
      Bank Mandiri
      Aktiva pajak tangguhan:
      Hapus buku kredit yang diberikan                                           1.611.806         386.767
      Penyisihan penghapusan untuk aktiva produktif
          selain kredit yang diberikan                                             690.742         891.994
      Penyisihan penghapusan kredit yang diberikan                                 513.987         190.778
      Penyisihan untuk beban pegawai                                               447.177         367.714
      Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi                              153.657         167.630
      Penyisihan atas potensi kerugian yang timbul
          dari kasus hukum – setelah dikurangi penyisihan atas aktiva
          pajak tangguhan sebesar Rp65.402                                          29.302         141.512
      Akumulasi rugi penurunan nilai realisasi bersih aktiva terbengkalai            8.627           9.319
      Akumulasi rugi penurunan nilai realisasi bersih agunan yang diambil alih       3.135           3.135
      Aktiva pajak tangguhan                                                     3.458.433        2.158.849

      Kewajiban pajak tangguhan:
      Mark to market surat-surat berharga                                            (4.346)         21.754
      Nilai buku aktiva tetap                                                       (75.256)        (68.225)
      Kerugian yang belum direalisasi atas surat-surat berharga
          dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah (tersedia untuk dijual)            (98.387)       103.697
      Aktiva pajak tangguhan bersih - Bank Mandiri saja                          3.280.444        2.216.075
      Aktiva pajak tangguhan - Anak Perusahaan                                      15.007           15.327
      Jumlah aktiva pajak tangguhan - bersih                                     3.295.451        2.231.402




                                                          82
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


28. KEWAJIBAN LAIN-LAIN
                                                                                               2006            2005

   Rupiah:
      Hutang transaksi nasabah                                                                    664.689              -
      Penyisihan biaya uang penghargaan pegawai (Catatan 42)                                      689.654        517.426
      Penyisihan biaya manfaat bebas tugas (Catatan 42)                                           489.650        376.340
      Cadangan atas bonus dan insentif, cuti dan THR                                              399.635        418.948
      Pendapatan diterima dimuka                                                                  333.089        233.488
      Penyisihan atas estimasi kerugian yang timbul dari kasus hukum (Catatan 56g)                301.046        453.412
      Setoran jaminan                                                                             306.880        284.808
      Rekening antar kantor – bersih                                                                    -         80.210
      Lain-lain                                                                                 2.248.471      1.701.232

      Jumlah Rupiah                                                                             5.433.114      4.065.864

   Mata uang asing:
      Setoran jaminan                                                                             312.870          531.714
      Pendapatan diterima dimuka                                                                  185.487          204.938
      Rekening antar kantor                                                                        69.040                -
      Penyisihan atas estimasi kerugian yang timbul dari kasus hukum (Catatan 56g)                 15.181           18.294
      Lain-lain                                                                                   954.604          798.934

      Jumlah Mata uang asing                                                                    1.537.182      1.553.880

                                                                                                6.970.296      5.619.744



   Mutasi penyisihan atas estimasi kerugian yang timbul dari kasus hukum untuk tahun yang berakhir per
   31 Desember 2006 dan 2005:
                                                                                     2006                   2005
   Saldo awal tahun                                                                          471.706                751.707
   Pembalikan selama tahun berjalan (Catatan 37)                                            (154.427)              (297.241)
   Penggunaan selama tahun berjalan                                                                -                    (48)
   Lain-lain *)                                                                               (1.052)                17.288

   Saldo akhir tahun                                                                        316.227                471.706


   *) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing




                                                        83
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI
   a. Berdasarkan Mata Uang:
                                                                                2006        2005

      Rupiah:
      Two-Step Loans (TSL)
         (a) Nordic Investment Bank (NIB)                                         246.358    278.993
         (b) Export-Import Bank of Japan (EBJ)                                      9.765     29.294
         (c) Asian Development Bank (ADB)                                           1.378      2.610
         (d) International Bank for Reconstruction
                 and Development (IBRD)                                             8.674      18.285
         (e) ASEAN Japan Development Fund-Overseas
                 Economic Cooperation Fund (AJDF-OECF)                             84.507     93.505
         (f) ASEAN Japan Development Fund-Export-Import
                 Bank of Japan (AJDF-EBJ)                                          2.812       3.936

                                                                                  353.494     426.623
      Bank Indonesia                                                            2.448.859   2.473.859

      Jumlah Rupiah                                                             2.802.353   2.900.482


      Mata uang asing:
         (c) Two-Step Loans - Asian Development Bank (ADB)                        200.797     224.959
         (g) Two-Step Loans - Kreditanstalt fur Wiederaufbau, Frankfurt (KfW)      34.192      54.970
         Lain-lain                                                              1.120.018   1.221.855

      Jumlah Mata uang asing                                                    1.355.007   1.501.784

                                                                                4.157.360   4.402.266



   b. Berdasarkan Jenis:
                                                                                2006        2005

      Two-Step Loans (TSL)
         (a) Nordic Investment Bank (NIB)                                         246.358    278.993
         (b) Export-Import Bank of Japan (EBJ)                                      9.765     29.294
         (c) Asian Development Bank (ADB)                                         202.175    227.569
         (d) International Bank for Reconstruction
                 and Development (IBRD)                                             8.674      18.285
         (e) ASEAN Japan Development Fund-Overseas
                 Economic Cooperation Fund (AJDF-OECF)                             84.507     93.505
         (f) ASEAN Japan Development Fund-Export-Import
                 Bank of Japan (AJDF-EBJ)                                          2.812       3.936
         (g) Kreditanstalt fur Wiederaufbau, Frankfurt (KfW)                      34.192      54.970

                                                                                  588.483     706.552
      Bank Indonesia                                                            2.448.859   2.473.859
      Lain-lain                                                                 1.120.018   1.221.855

                                                                                4.157.360   4.402.266




                                                         84
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)

   Two-Step Loans (TSL)
   (a) Nordic Investment Bank (NIB)
      Akun ini merupakan fasilitas kredit dari NIB kepada Pemerintah Republik Indonesia, melalui
      Departemen Keuangan Republik Indonesia, untuk disalurkan kepada bank peserta guna
      membiayai beberapa proyek di Indonesia. Rincian fasilitas ini adalah sebagai berikut:
        Fasilitas Kredit                                 Tujuan                                              Jangka Waktu

      Nordic Investment         Untuk mengembangkan dan membiayai investasi prioritas          4 Agustus 1993 - 15 Agustus 2008 dengan
      Bank III                  utama di Indonesia, terutama sektor swasta, atau yang          angsuran     pertama    pada     tanggal
                                menyangkut kepentingan bersama Indonesia dan Nordic.           15 Februari 1999.


      Nordic Investment         Untuk mengembangkan dan membiayai proyek investasi             15 April 1997 - 28 Februari 2017 dengan
      Bank IV                   prioritas utama di Indonesia, terutama sektor swasta atau      angsuran     pertama    pada     tanggal
                                yang menyangkut kepentingan bersama Indonesia dan              31 Agustus 2002.
                                Nordic.



      Rincian fasilitas kredit Nordic Investment Bank adalah sebagai berikut:
                                                                                                      2006                   2005

      (a) Nordic Investment Bank III (NIB III)                                                           22.660                  33.990
      (b) Nordic Investment Bank IV (NIB IV)                                                            223.698                 245.003

                                                                                                        246.358                 278.993



      Tingkat suku bunga untuk fasilitas NIB III dan IV ditentukan berdasarkan tingkat suku bunga tidak
      tetap yang ditetapkan oleh Bank Indonesia berdasarkan tingkat suku bunga rata-rata Sertifikat
      Bank Indonesia (SBI) berjangka waktu tiga bulan selama enam bulan sebelumnya.

   (b) Export-Import Bank of Japan (EBJ)

      Akun ini merupakan fasilitas kredit yang diperoleh dari EBJ kepada Pemerintah Republik
      Indonesia, melalui Departemen Keuangan Republik Indonesia, untuk disalurkan kepada bank
      peserta guna membiayai beberapa proyek di Indonesia. Rincian fasilitas ini adalah sebagai berikut:

             Fasilitas Kredit                               Tujuan                                        Jangka Waktu
       EBJ-TSL IV                        Untuk membiayai proyek yang menunjang              28 Januari 1992 - 15 Januari 2007 dengan
                                         peningkatan investasi pada sektor swasta           angsuran pertama pada tanggal 15 Juli 1995.
                                         dan berorientasi ekspor.



      Rincian fasilitas kredit Export-Import Bank of Japan (EBJ) adalah sebagai berikut:
                                                                                                      2006                   2005

      (a) Export-Import Bank of Japan IV (EBJ-TSL IV)                                                      9.765                 29.294




                                                               85
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)

   Two-Step Loans (TSL) (lanjutan)

   (b) Export-Import Bank of Japan (EBJ) (lanjutan)

      Tingkat suku bunga atas fasilitas pinjaman dari EBJ-TSL IV ditentukan berdasarkan tingkat suku
      bunga mengambang yang ditetapkan setiap 6 (enam) bulan atas dasar tingkat suku bunga rata-
      rata Sertifikat Bank Indonesia (SBI) berjangka waktu 3 (tiga) bulan selama 6 (enam) bulan
      sebelumnya, dengan ketentuan tidak lebih tinggi dari tingkat suku bunga rata-rata deposito
      berjangka waktu 3 (tiga) bulan selama 6 (enam) bulan sebelumnya yang berlaku di 5 (lima) bank
      pemerintah.

   (c) Asian Development Bank (ADB)

      Akun ini merupakan fasilitas kredit dari ADB kepada Pemerintah Republik Indonesia, melalui
      Departemen Keuangan Republik Indonesia, untuk disalurkan kepada bank peserta guna
      membiayai beberapa jenis proyek di Indonesia. Rincian fasilitas ini adalah sebagai berikut:
              Fasilitas Kredit                         Tujuan                                       Jangka Waktu

      ADB Perkebunan Nusantara      Membiayai    proyek     pemerintah     dalam    15 Februari 1989 - 15 September 2008 dengan
      XII dan Nescoco Inti          pendanaan kredit proyek industri perkebunan.    angsuran pertama pada tanggal 15 Maret 1995.


      ADB Fishery II                Membiayai    proyek     pemerintah      dalam   19 Desember 1991 - 15 September 2006 dengan
                                    pendanaan kredit proyek industri perikanan.     angsuran pertama pada tanggal 15 Maret 1995.


      ADB 1327-INO (SF)             Membiayai Proyek Kredit Mikro (PKM).            15 Januari 2005 - 15 Juli 2029 dengan angsuran
                                                                                    pertama pada tanggal 15 Januari 2005.



      Rincian fasilitas kredit Asian Development Bank (ADB) adalah sebagai berikut:
                                                                                                2006                    2005

      (a) ADB Loan 1327 – INO                                                                      200.797                 224.959
      (b) ADB Perkebunan Nusantara XII dan Nescoco Inti                                              1.378                   2.067
      (c) ADB Fishery II                                                                                 -                     543

                                                                                                   202.175                227.569



      Menteri Keuangan melalui surat No. S-596/MK.6/2004 tanggal 12 Juli 2004, telah menyetujui
      pengalihan pengelolaan Proyek Kredit Mikro (PKM) Loan ADB No. 1327-INO (SF) dari Bank
      Indonesia kepada Bank Mandiri. Dengan disetujuinya pengalihan PKM tersebut, maka telah
      dilakukan perubahan terhadap perjanjian penerusan pinjaman No. SLA-805/DP3/1995 tanggal
      27 April 1995 yang diubah dengan amandemen No. AMA-287/SLA-805/DP3/2003 tanggal
      22 April 2003 antara Republik Indonesia dan Bank Indonesia menjadi Republik Indonesia dan
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., dengan No. AMA-298/SLA-805/DP3/2004 tanggal 16 Juli 2004.




                                                           86
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)

   Two-Step Loans (TSL) (lanjutan)

   (c) Asian Development Bank (ADB) (lanjutan)

      Pinjaman ADB untuk Proyek Kredit Mikro diberikan dalam mata uang SDR (Special Drawing
      Rights) sebesar SDR15.872.600,44 (nilai penuh) yang wajib dibayar kembali oleh Bank Mandiri
      dalam mata uang SDR kepada Pemerintah dalam 50 (lima puluh) kali angsuran setiap enam bulan
      secara prorata setiap tanggal 15 Januari dan tanggal 15 Juli, dengan angsuran pertama dilakukan
      pada tanggal 15 Januari 2005 dan berakhir pada tanggal 15 Juli 2029. Atas pinjaman ADB
      tersebut, Bank Mandiri dikenakan service charge sebesar 1,50% per tahun pada setiap tanggal
      15 Januari dan tanggal 15 Juli setiap tahunnya sejak penarikan pinjaman.

      Tingkat suku bunga tahunan untuk fasilitas ADB Perkebunan Nusantara XII dan ADB Nescoco Inti
      masing-masing sebesar 9,50% dan 10,00% per tahun.

      Tingkat suku bunga untuk fasilitas ADB Fishery II tidak boleh lebih rendah dari tingkat suku bunga
      tahunan yang dibebankan oleh ADB kepada Pemerintah Republik Indonesia ditambah 4% per
      tahun.

      Pinjaman ADB Fishery II pembayarannya berjangka waktu 15 (lima belas) tahun terhitung sejak
      penarikan pertama (termasuk tenggang waktu 3 tahun) dan dilunasi dalam 24 (dua puluh empat)
      kali angsuran 6 (enam) bulanan yang dimulai sejak tanggal 15 Maret 1995. Bank telah melunasi
      pinjaman ADB Fishery II pada tanggal 15 September 2006.

   (d) International Bank for Reconstruction and Development (IBRD)

      Akun ini merupakan fasilitas kredit yang diperoleh dari IBRD kepada Pemerintah Republik
      Indonesia, melalui Departemen Keuangan Republik Indonesia, untuk disalurkan kepada bank
      peserta guna membiayai beberapa proyek di Indonesia. Rincian fasilitas ini adalah sebagai berikut:

             Fasilitas Kredit                             Tujuan                                      Jangka Waktu

      Agricultural Financing Project   Membiayai proyek sektor produksi dan industri   10 Januari 1992 - 1 Desember 2006 dengan
      (AFP)                            produk pertanian, peternakan, perikanan dan     angsuran     pertama     pada     tanggal
                                       kehutanan.                                      1 Juni 1995.

      Financial Sector                 Membiayai Proyek     Pengembangan     Sektor    1 Februari 1993 - 15 September 2007
      Development Project (FSDP)       Keuangan.                                       dengan angsuran pertama pada tanggal
                                                                                       15 Maret 1998.




      Rincian fasilitas kredit International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) adalah
      sebagai berikut:
                                                                                               2006                   2005

      (a) Financial Sector Development Project (FSDP)                                                 8.674               17.347
      (b) Agricultural Financing Project (AFP)                                                            -                  938

                                                                                                    8.674                 18.285



      Fasilitas FSDP tidak dikenakan bunga. Fasilitas pinjaman FSDP dibayar setiap tanggal 15 Maret
      dan 15 September setiap tahunnya.




                                                           87
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)

   Two-Step Loans (TSL) (lanjutan)

   (d) International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) (lanjutan)

      Tingkat suku bunga untuk fasilitas AFP dihitung berdasarkan tingkat suku bunga tidak tetap setiap
      6 (enam) bulan berdasarkan tingkat suku bunga terendah antara:

      · Tingkat suku bunga rata-rata selama 6 (enam) bulan atas Sertifikat Bank Indonesia berjangka
        waktu 3 (tiga) bulan;
      · Tingkat suku bunga rata-rata selama 6 (enam) bulan atas deposito berjangka waktu 3 (tiga)
        bulan dari 5 (lima) bank pemerintah.

      Tingkat suku bunga untuk fasilitas AFP tidak boleh lebih rendah dari tingkat suku bunga pinjaman
      yang dibebankan oleh IBRD kepada Pemerintah, ditambah 2% per tahun.

      Bank telah melunasi fasilitas pinjaman AFP pada tanggal 1 Desember 2006.

   (e) ASEAN Japan Development Fund - Overseas Economic Cooperation Fund (AJDF-OECF)

      Akun ini merupakan fasilitas kredit dari AJDF-OECF kepada Pemerintah Indonesia melalui
      Departemen Keuangan Republik Indonesia untuk disalurkan kepada bank peserta guna membiayai
      beberapa proyek di Indonesia. Rincian fasilitas ini adalah sebagai berikut:

                Fasilitas Kredit                                  Tujuan                                  Jangka Waktu


      Pollution Abatement          Equipment   Pembelian    peralatan   untuk   mencegah   19 Agustus 1993 - 19 Agustus 2013 dengan
      Program (PAE)                            polusi.                                     angsuran pertama pada tanggal 15 Agustus
                                                                                           1998

      Small Scale Industry (SSI)               Membiayai industri skala kecil              19 Agustus 1993 - 19 Agustus 2013 dengan
                                                                                           angsuran pertama pada tanggal 15 Agustus
                                                                                           1998.




      Rincian fasilitas kredit International ASEAN Japan Development Fund Overseas Economic
      Cooperation Fund (AJDF-OECF) adalah sebagai berikut:
                                                                                                   2006                   2005

      (a) Pollution Abatement Equipment Program (PAE)                                                  81.803                90.385
      (b) Small Scale Industry (SSI)                                                                    2.704                 3.120

                                                                                                      84.507                 93.505



      Penarikan kredit dari AJDF-OECF tersebut pembayarannya berjangka waktu 20 (dua puluh) tahun
      terhitung sejak penarikan pertama (termasuk masa tenggang waktu 5 tahun) dan dilunasi dalam
      30 (tiga puluh) kali angsuran 6 (enam) bulanan, dengan angsuran pertama mulai tanggal
      15 Agustus 1998 dan berakhir pada tanggal 15 Februari 2013.

      Tingkat suku bunga atas fasilitas PAE adalah tidak tetap dan ditentukan setiap 6 (enam) bulan
      berdasarkan tingkat suku bunga rata-rata Sertifikat Bank Indonesia berjangka waktu 3 (tiga) bulan
      selama 6 (enam) bulan sebelumnya, dikurangi 5% per tahun.

      Tingkat suku bunga atas fasilitas SSI adalah tidak tetap dan ditentukan setiap 6 (enam) bulan
      berdasarkan tingkat suku bunga rata-rata Sertifikat Bank Indonesia berjangka waktu 3 (tiga) bulan
      selama 6 (enam) bulan sebelumnya, dikurangi 2,5% per tahun.




                                                                  88
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)

   Two-Step Loans (TSL) (lanjutan)

   (f) ASEAN Japan Development Fund-Export-Import Bank of Japan (AJDF-EBJ)

      Akun ini merupakan fasilitas kredit dari AJDF-EBJ kepada Pemerintah Republik Indonesia, melalui
      Departemen Keuangan Republik Indonesia untuk disalurkan kepada bank peserta, guna
      membiayai proyek investasi dan modal kerja industri skala kecil. Jumlah kredit yang diterima
      adalah sebesar Rp9.560 dan pembayarannya berjangka waktu 15 (lima belas) tahun terhitung
      sejak tanggal penarikan pertama (termasuk masa tenggang waktu 3 tahun) dan dilunasi dalam
      24 (dua puluh empat) kali angsuran 6 (enam) bulanan, dengan angsuran pertama mulai tanggal
      15 Desember 1997.

      Jumlah fasilitas kredit International AJDF - EBJ per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing
      adalah Rp2.812 dan Rp3.936.

      Fasilitas kredit AJDF-EBJ dikenakan tingkat suku bunga yang ditentukan setiap 6 (enam) bulan
      berdasarkan tingkat suku bunga rata-rata Sertifikat Bank Indonesia (SBI) berjangka waktu 3 (tiga)
      bulan selama 6 (enam) bulan sebelumnya.

   (g) Kreditanstalt fur Wiederaufbau (KfW)

      Akun ini merupakan fasilitas pinjaman dari KfW ke Pemerintah Republik Indonesia melalui Bank
      Indonesia (BI) dan dilaksanakan oleh Bank Pelaksana yaitu Bank Mandiri untuk membiayai kontrak
      ekspor dalam mata uang Mark Jerman (DM) dengan maksimum pinjaman sebesar
      DM250.000.000 (nilai penuh) untuk penyediaan barang-barang modal, investasi dalam proyek-
      proyek infrastruktur seperti transportasi, energi atau proyek komunikasi dan pengalihan teknologi
      baru antara pembeli yang berdomisili di Indonesia dan eksportir yang berdomisili di Republik
      Federal Jerman.

      Sebelum mengimpor persediaan dari Jerman, pembeli harus menandatangani Perjanjian Pinjaman
      Individu (ILA) dengan persetujuan dari BI, KfW dan Pemerintah Republik Indonesia. Jumlah
      pembiayaan tersebut dibatasi sampai 85% dari jumlah harga dalam DM dari setiap Kontrak
      Ekspor. Apabila jumlah harga diturunkan selama periode pengeluaran, maka KfW juga akan
      menurunkan pinjaman masing-masing secara proporsional.

      Nilai pesanan minimum atas Kontrak Ekspor adalah DM353.000 (nilai penuh) sedangkan yang
      menjadi elemen pinjaman adalah sebesar DM300.000 (nilai penuh).

      Syarat-syarat dan kondisi pinjaman seperti yang tercantum dalam akad penerusan pinjaman
      No. 31/1013/UK tanggal 21 Januari 1999 antara Bank Indonesia dan PT Bank Bumi Daya
      (Persero) (ex-legacy Bank) adalah sebagai berikut:

      · Jangka waktu pinjaman adalah 5 (lima) tahun, tidak termasuk 6 (enam) bulan masa tenggang,
        sejak ditandatanganinya ILA, yang dapat diperpanjang sampai 8 (delapan) atau 10 (sepuluh)
        tahun tergantung dari setiap ILA;
      · Pelunasan pokok pinjaman harus dilakukan sebanyak 10 (sepuluh) kali angsuran yang sama
        besar pada setiap tanggal 15 Juni dan 15 Desember per tahun yang dimulai 6 (enam) bulan
        setelah masa tenggang dari setiap ILA;




                                               89
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)

   Two-Step Loans (TSL) (lanjutan)

   (g) Kreditanstalt fur Wiederaufbau (KfW) (lanjutan)

      · Tingkat suku bunga dihitung sebesar 0,75% per tahun di atas tingkat referensi bunga komersial
        (Commercial Interest Rate Reference) terhitung sejak penarikan pinjaman masing-masing ILA,
        termasuk provisi kepada Bank Indonesia sebesar 0,15%, setelah pajak, yang harus dibayar
        setiap enam bulan pada tanggal 15 Juni dan 15 Desember;
      · Biaya komitmen sebesar 0,25% per tahun dikenakan terhadap fasilitas yang belum digunakan
        sejak ditandatanganinya setiap ILA; dan
      · Denda sebesar 2% per tahun di atas tingkat suku bunga yang dijelaskan di butir ketiga dalam
        hal keterlambatan bayar.

      KfW memberikan pinjaman kepada Pemerintah RI melalui BI diteruskan ke Bank Mandiri sebesar
      EUR11.777.361 (nilai penuh) yang telah ditarik Bank Mandiri sebesar EUR11.133.645 (nilai penuh)
      dari KfW melalui pembayaran letter of credit (L/C) sehubungan dengan impor peralatan untuk
      modernisasi Hot Strip Mill, Roughing Mill Motor, Stand F4 Rear Motor Drivers System dan
      pelayanan dari Siemens AG, Erlangan, Jerman, kepada PT Krakatau Steel yang telah terikat
      dalam 2 (dua) ILA dengan BI dan KfW seperti berikut ini:
      2006
                                         Fasilitas yang            Saldo Pinjaman
                      Jumlah Fasilitas     Terpakai        Mata Uang Asal      Ekivalen                  Jangka
       No. Pinjaman    (Nilai Penuh)     (Nilai Penuh)     (Nilai Penuh)       Rupiah                    Waktu

      F3137/1           EUR7.859.450       EUR7.215.734 EUR2.886.293,80           34.192      13 Januari 2000 – 15
                                                                                              Desember 2006 dengan
                                                                                              angsuran pertama tanggal
                                                                                              30       Agustus      2002,
                                                                                              diperpanjang sampai dengan
                                                                                              tanggal    31 Mei     2004.
                                                                                              Angsuran dibagi prorata 10
                                                                                              kali.   Angsuran    terakhir
                                                                                              sampai      dengan       15
                                                                                              Desember 2008.
      F3137/2           EUR3.917.911       EUR3.917.911                  -                -   3 Maret 2000 - 15 Juni 2006
                                                                                              dengan angsuran pertama
                                                                                              pada tanggal 31 Desember
                                                                                              2001.      Angsuran dibagi
                                                                                              prorata 10 kali.


      Sesuai dengan perjanjian, pinjaman F3137/2 telah dilunasi pada tanggal 15 Juni 2006.
      2005
                                         Fasilitas yang            Saldo Pinjaman
                      Jumlah Fasilitas     Terpakai        Mata Uang Asal      Ekivalen                  Jangka
       No. Pinjaman    (Nilai Penuh)     (Nilai Penuh)     (Nilai Penuh)       Rupiah                    Waktu

      F3137/1           EUR7.859.450       EUR7.215.734 EUR4.329.440,70           50.408      13 Januari 2000 – 15
                                                                                              Desember 2006 dengan
                                                                                              angsuran pertama tanggal
                                                                                              30       Agustus     2002,
                                                                                              diperpanjang sampai dengan
                                                                                              tanggal    31 Mei    2004.
                                                                                              Angsuran dibagi prorata 10
                                                                                              kali.
      F3137/2           EUR3.917.911       EUR3.917.911    EUR391.791,10           4.562      3 Maret 2000 - 15 Juni 2006
                                                                                              dengan angsuran pertama
                                                                                              pada tanggal 31 Desember
                                                                                              2001.     Angsuran    dibagi
                                                                                              prorata 10 kali.




                                                      90
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)

   Bank Indonesia

   Akun ini merupakan pinjaman yang berasal dari konversi Kredit Likuiditas Bank Indonesia yang
   digunakan untuk memperbaiki struktur permodalan BDN, Bapindo dan PT Bank Syariah Mandiri (Anak
   Perusahaan).

   Sesuai Surat Bank Indonesia No. 6/360/BKR tanggal 23 November 2004 tentang Restrukturisasi
   Pinjaman Subordinasi, dinyatakan bahwa Bank Indonesia telah menyetujui restrukturisasi atas
   pinjaman subordinasi yang berasal dari BDN sebesar Rp736.859 dan dari Bapindo (yang sebelumnya
   dicatat pada pos Modal Pinjaman) sebesar Rp1.755.000. Dalam restrukturisasi tersebut, pinjaman
   subordinasi yang berasal dari BDN dan Bapindo dijadikan satu, sehingga menjadi Rp2.491.859,
   dengan jadual pelunasan pinjaman selama 11 (sebelas) tahun dari tahun 2004 sampai dengan tahun
   2014. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 0,2% per tahun yang dihitung dari sisa pokok
   pinjaman. Restrukturisasi atas pinjaman subordinasi ini telah disahkan melalui akta notaris tentang
   Perjanjian Restrukturisasi Pinjaman Subordinasi No. 4 tanggal 7 Desember 2004 oleh Notaris Ratih
   Gondokusumo Siswono, S.H. di Jakarta.

   Sesuai Surat Bank Indonesia No. 6/130i/DPbS tanggal 26 November 2004 tentang Penyelesaian
   Pinjaman Subordinasi (SoL), dinyatakan bahwa Bank Indonesia telah menyetujui permohonan Bank
   Syariah Mandiri (BSM) untuk melunasi sekaligus pinjaman subordinasi sebesar Rp32.000 pada
   tanggal 30 November 2008. Untuk keperluan tersebut, BSM menyerahkan jaminan fisik berupa aktiva
   tetap. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 6% per tahun yang dibayarkan secara triwulanan.

   Rincian dari fasilitas ini per 31 Desember 2006 dan 2005, masing-masing adalah sebagai berikut:
                                                                           2006                     2005
            Bank                             Jangka Waktu                                                        Tingkat suku bunga
                                                                          Jumlah                   Jumlah
    PT Bank Mandiri                30 November 2004 - 31 Maret           2.416.859                2.441.859       0,2% per tahun
    (Persero) Tbk.                 2014 dengan angsuran pertama
                                   pada tanggal 30 November 2004

    PT Bank                        31 Januari 1994 - 30 November              32.000                 32.000       Diperhitungkan
    Syariah Mandiri (BSM)          2008 dengan pembayaran pada                                                    secara triwulanan,
                                   saat jatuh tempo                                                               sebesar 6% per
                                                                                                                  tahun

                                                                         2.448.859                2.473.859



   Lain-lain

   Subordinated Notes (SNs)

   Rincian dari Subordinated Notes (SNs) ini adalah sebagai berikut:

                                                                           2006                                    2005
                                                             Jumlah dalam                               Jumlah dalam
                                       Jangka               Mata Uang Asal             Ekivalen        Mata Uang Asal     Ekivalen
       Penerbit                        Waktu                 (Nilai Penuh)             Rupiah           (Nilai Penuh)     Rupiah

   Bank Mandiri                 2 Agustus 2002- 2012
                                 dengan Call Option
                                   2 Agustus 2007            US$125.000.000            1.125.375        US$125.000.000    1.228.750

   Dikurangi: Diskonto yang belum diamortisasi                   (US$595.036)              (5.357)        (US$701.448)       (6.895)

                                                             US$124.404.964            1.120.018        US$124.298.552    1.221.855




                                                            91
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


29. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan)

   Lain-lain (lanjutan)

   Subordinated Notes (SNs) (lanjutan)

   Untuk tujuan meningkatkan modal pelengkap (Tier II Capital), Bank mencari pendanaan untuk hutang
   subordinasi yang akan jatuh tempo dan menyediakan dana untuk penyaluran kredit yang diberikan
   dalam mata uang Dolar Amerika Serikat, pada tanggal 2 Agustus 2002, Bank menerbitkan
   Subordinated Notes (SNs) senilai US$125.000.000 (nilai penuh) melalui Cabang Cayman Island. SNs
   tersebut diterbitkan dengan nilai 99,148% dari nilai pokoknya dan jatuh tempo pada tanggal
   12 Agustus 2012. Suku bunga atas SNs ditetapkan sebesar 10,625% per tahun sejak dan termasuk
   tanggal 2 Agustus 2007 namun tidak termasuk 3 Agustus 2007, bunga akan dibayar sejak dan
   termasuk tanggal 2 Februari 2007 namun tidak termasuk 3 Agustus 2007. Kecuali ditebus
   sebelumnya, suku bunga yang berlaku untuk SNs sejak dan termasuk tanggal 3 Agustus 2007 tetapi
   tidak termasuk tanggal 2 Agustus 2012 akan ditetapkan kembali pada U.S. Treasury Rate ditambah
   11,20% per tahun dan bunga akan dibayar di belakang setiap setengah tahunan pada tanggal
   2 Februari dan 2 Agustus setiap tahun, dimulai pada tanggal 2 Agustus 2008.

   SNs diperdagangkan di Bursa Efek Singapura dengan minimum board lot size sebesar US$200.000
   (nilai penuh). SNs ditawarkan dan dijual di luar Amerika Serikat kepada orang yang bukan warga
   negara A.S. sesuai dengan yang diatur dalam Regulation S dari US Securities Act. SNs pada awalnya
   ditawarkan dan dijual di Amerika Serikat kepada lembaga pembeli yang memenuhi syarat (seperti
   yang ditetapkan dalam Trust Deed) dan akan diwakili dalam bentuk sertifikat wesel global tak terbatas
   (“Sertifikat Wesel Global Tak Terbatas” dan, bersama dengan Sertifikat Wesel Global Tak Terbatas,
   “Sertifikat Wesel Global” dan, salah satu dari kedua jenis wesel tersebut, “Sertifikat Wesel Global”)
   yang akan didepositokan lain di dalam akun bersama dengan Euroclear Bank S.A./N.V. selaku pihak
   yang mengoperasikan Euroclear System (“Euroclear”) dan Clearstream Banking, Societe Anonyme,
   Luxembourg (“Clearstream, Luxembourg”).

   Penerbitan dan klasifikasi SNs sebagai Pinjaman Subordinasi telah disetujui Bank Indonesia
   berdasarkan surat No. 4/88/DPwB2/PwB23 tanggal 12 Juli 2002.


30. HAK MINORITAS ATAS AKTIVA BERSIH ANAK PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI

   Akun ini merupakan hak minoritas atas aktiva bersih Anak Perusahaan yang dikonsolidasi sebagai
   berikut:
                                                                             2006             2005

   Dana Pensiun Bank Bumi Daya                                                   4.072            3.650
   Yayasan Dana Pensiun Bank Dagang Negara                                       1.058            1.002
   Koperasi Karyawan-PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                 46               53

                                                                                 5.176            4.705




                                                      92
                PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                       Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                   (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


31. EKUITAS

   a. Modal Dasar, Ditempatkan dan Disetor Penuh

      Modal dasar, ditempatkan dan disetor penuh                   Bank     Mandiri    masing-masing         per
      31 Desember 2006 dan 2005 adalah sebagai berikut:
                                                                         2006
                                                              Nilai Nominal        Jumlah Nilai       Persentase
                                        Jumlah Lembar      Per Lembar Saham           Saham           Kepemilikan
                                           Saham            (Jumlah Penuh)         (Nilai Penuh)        Saham

        Modal Dasar
          - Saham Seri A Dwiwarna                      1                  500                  500         0,00%
           - Saham Biasa Seri B           31.999.999.999                  500   15.999.999.999.500       100,00%
        Jumlah Modal Dasar                32.000.000.000                  500   16.000.000.000.000       100,00%



        Modal Ditempatkan dan Disetor
        Penuh
           Negara Republik Indonesia
             - Saham Seri A Dwiwarna                   1                  500                  500         0,00%
             - Saham Biasa Seri B         13.999.999.999                  500    6.999.999.999.500        67,86%

           Publik (masing-masing
             dibawah 5%)
             - Saham Biasa Seri B          6.631.217.467                  500    3.315.608.733.500        32,14%
        Jumlah Modal Ditempatkan dan
           Disetor Penuh                  20.631.217.467                  500    10.315.608.733.500      100,00%



       Per 31 Desember 2006, jumlah saham yang dimiliki oleh Direksi adalah 21.063.890 lembar
       saham (0,1020972%).

                                                                         2005
                                                              Nilai Nominal       Jumlah Nilai        Persentase
                                        Jumlah Lembar      per Lembar Saham          Saham            Kepemilikan
                                           Saham            (Jumlah Penuh)        (Nilai Penuh)         Saham

        Modal Dasar
           - Saham Seri A Dwiwarna                    1                   500                  500        0,00%
           - Saham Biasa Seri B          31.999.999.999                   500   15.999.999.999.500      100,00%
        Jumlah Modal Dasar               32.000.000.000                   500   16.000.000.000.000      100,00%




                                               93
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


31. EKUITAS (lanjutan)

    a. Modal Dasar, Ditempatkan dan Disetor Penuh (lanjutan)
                                                                          2005
                                                               Nilai Nominal       Jumlah Nilai       Persentase
                                           Jumlah Lembar    Per Lembar Saham          Saham           Kepemilikan
                                              Saham          (Jumlah Penuh)        (Nilai Penuh)        Saham

          Modal Ditempatkan dan Disetor
          Penuh
             Negara Republik Indonesia
             - Saham Seri A Dwiwarna                    1                 500                   500       0,00%
             - Saham Biasa Seri B          13.999.999.999                 500     6.999.999.999.500      69,11%

             JP Morgan Chase Bank
                US Resident (Norbax Inc)
                - Saham biasa seri B        1.954.376.586                 500      977.188.293.000        9,65%
             Publik (masing-masing
                dibawah 5%)
             - Saham Biasa Seri B           4.301.340.778                 500     2.150.670.389.000      21,24%

          Jumlah Modal Ditempatkan dan
             Disetor Penuh                 20.255.717.364                 500    10.127.858.682.000       100%




       Per 31 Desember 2005, jumlah saham yang dimiliki oleh Direksi dan Dewan Komisaris adalah
       1.747.809 lembar saham (0,0086287%).

       Berdasarkan Akta No. 10 yang dibuat oleh Notaris Sutjipto, S.H., tanggal 2 Oktober 1998, modal
       dasar Bank Mandiri adalah sebesar Rp16.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000.000 (nilai penuh)
       per saham.

       Penetapan modal yang ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp4.000.000 oleh Pemerintah
       Republik Indonesia pada tanggal pendirian Bank Mandiri telah dilaksanakan sebagai berikut:

       1. Pembayaran secara tunai melalui Bank Indonesia sejumlah Rp1.600.004.
       2. Penempatan dalam saham yang dicatat sebagai penyertaan saham pada Bank Peserta
          Penggabungan sejumlah Rp599.999 untuk setiap bank atau jumlah keseluruhannya
          Rp2.399.996, melalui pengalihan saham milik Pemerintah Republik Indonesia pada setiap
          Bank Peserta Penggabungan kepada Bank Mandiri, seperti yang telah disebut dalam Rapat
          Umum Luar Biasa dari Bank Peserta Penggabungan. Berdasarkan perjanjian (“inbreng”) yang
          telah diaktakan dengan Akta No. 9 yang dibuat oleh Notaris Sutjipto, S.H., tanggal
          2 Oktober 1998, Bank Mandiri dan Pemerintah Republik Indonesia setuju untuk mengalihkan
          saham-saham tersebut (“inbreng”) sebagai pembayaran untuk saham baru yang akan
          dikeluarkan oleh Bank Mandiri.

       Berdasarkan perubahan Anggaran Dasar Bank Mandiri yang dituangkan dalam Akta No. 98 yang
       dibuat oleh Notaris Sutjipto, S.H., tanggal 24 Juli 1999, pemegang saham memutuskan untuk
       meningkatkan modal disetor (modal saham) Bank Mandiri dari Rp4.000.000 menjadi Rp4.251.000
       dan jumlah tersebut akan dibayar oleh Pemerintah Republik Indonesia. Peningkatan sebesar
       Rp251.000 merupakan hasil konversi dari tambahan modal disetor menjadi modal saham akibat
       dari adanya kelebihan obligasi rekapitalisasi yang diterbitkan dalam Program Rekapitalisasi
       Pertama berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52/1999.

       Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) tanggal
       29 Mei 2003 yang dituangkan dalam akta No. 142 yang dibuat oleh Notaris Sutjipto, S.H. tanggal
       29 Mei 2003, pemegang saham Bank antara lain menyetujui:




                                                 94
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


31. EKUITAS (lanjutan)

    a. Modal Dasar, Ditempatkan dan Disetor Penuh (lanjutan)

       (i) pelaksanaan Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering).
       (ii) perubahan struktur permodalan Perseroan.
       (iii) perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

       Sehubungan dengan keputusan perubahan struktur permodalan di atas, modal saham
       ditempatkan dan disetor penuh Bank Mandiri dinaikkan menjadi Rp10.000.000 serta dilakukan
       stock split saham Bank Mandiri yang semula dengan nilai nominal Rp1.000.000 (nilai penuh) per
       lembar menjadi Rp500 (nilai penuh) per lembar saham. Dengan dilakukannya stock split tersebut,
       jumlah lembar saham modal dasar Bank Mandiri meningkat dari 16.000.000 lembar saham
       menjadi 32.000.000.000 lembar saham, sedangkan jumlah lembar saham modal ditempatkan dan
       disetor penuh meningkat dari 10.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp1.000.000 (nilai
       penuh) menjadi 20.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp500 (nilai penuh) terdiri
       dari 1 Saham Seri A Dwiwarna dan 19.999.999.999 Saham Biasa Seri B yang dimiliki oleh Negara
       Republik Indonesia.

       Berkaitan dengan perubahan struktur permodalan Perseroan, RUPS-LB juga menyetujui
       penetapan bagian dari Dana Rekapitalisasi sebesar Rp168.801.314.557.901 (nilai penuh) sebagai
       agio saham.

       Perubahan struktur permodalan tersebut di atas berlaku efektif terhitung sejak tanggal
       23 Mei 2003, dengan catatan Perseroan harus melakukan kuasi-reorganisasi yang ditetapkan
       dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan selambat-lambatnya pada penutupan buku
       tahun 2003.

       Saham Seri A Dwiwarna merupakan saham yang dimiliki oleh Negara Republik Indonesia dan
       tidak dapat dipindahkan kepada siapapun. Saham Seri A Dwiwarna memberikan kepada Negara
       Republik Indonesia hak istimewa sebagai berikut:

       1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sehubungan dengan peningkatan modal harus
          dihadiri dan keputusan rapat tersebut harus disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.
       2. RUPS untuk mengangkat dan memberhentikan anggota Direksi dan Komisaris harus dihadiri
          dan disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.
       3. RUPS sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar harus dihadiri dan disetujui oleh
          pemegang saham Seri A Dwiwarna.
       4. RUPS sehubungan dengan penggabungan, peleburan dan pengambilalihan harus dihadiri dan
          disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.
       5. RUPS sehubungan dengan pembubaran dan likuidasi dari perusahaan harus dihadiri dan
          disetujui oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna.

       Perubahan struktur modal di atas telah dicantumkan dalam Pernyataan Keputusan Rapat
       Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang dituangkan dalam Akta No. 2
       yang dibuat oleh Notaris Sutjipto, S.H., tanggal 1 Juni 2003. Perubahan tersebut telah
       disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan
       No. C-12783.HT.01.04.TH.2003 tanggal 6 Juni 2003 dan diumumkan pada tambahan No. 6590
       dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63 tanggal 8 Agustus 2003 (Catatan 1d).

       Kenaikan modal saham ditempatkan dan disetor penuh Bank Mandiri dari Rp4.251.000 menjadi
       Rp10.000.000 dilakukan dengan cara sebagai berikut:




                                              95
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


31. EKUITAS (lanjutan)

    a. Modal Dasar, Ditempatkan dan Disetor Penuh (lanjutan)

       1. Pengembalian sebagian modal disetor sebesar Rp251.000 kepada Pemerintah sebagai bagian
          dari kelebihan dana rekapitalisasi yang masih ditahan pada Bank Mandiri sebesar
          Rp1.412.000 dan meningkatkan modal disetor sebesar Rp1.000.000 dari cadangan,
          berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 26/2003 tanggal 29 Mei 2003 tentang “Konversi
          Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham PT Bank Mandiri
          (Persero)”, dan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
          selaku Pemegang Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. berkedudukan di Jakarta,
          No. KEP-154/M-MBU/2002 tanggal 29 Oktober 2002;

       2. Peningkatan modal disetor sebesar Rp5.000.000 yang berasal dari tambahan modal disetor
          berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia (KMK RI) No. 227/202.02/2003
          tanggal 23 Mei 2003 tentang “Besarnya nilai final dan pelaksanaan hak Pemerintah yang
          timbul sebagai akibat penambahan penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia ke
          dalam modal PT Bank Mandiri dalam rangka program rekapitalisasi bank umum”.

      Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) tanggal
      29 Mei 2003 sebagaimana tertuang dalam Akta No. 142 yang dibuat oleh Notaris Sutjipto, S.H.,
      tanggal 29 Mei 2003, pemegang saham Bank juga menyetujui rencana kepemilikan saham oleh
      pegawai dan Manajemen melalui Program Penjatahan Saham (Employee Stock Allocation (ESA))
      dan Pemberian Opsi Pembelian Saham kepada Manajemen (Management Stock Option Plan
      (MSOP)). Program kepemilikan saham oleh pegawai (ESA) terdiri dari program pemberian saham
      bonus (Bonus Share Plan) dan program penjatahan saham dengan diskon (Share Purchase at
      Discount). Sedangkan program kepemilikan saham oleh Manajemen (MSOP) ditujukan untuk
      Direksi dan manajemen senior pada tingkatan (grade) atau kriteria tertentu. Biaya dan diskon atas
      program ESA tersebut menjadi tanggungan Perseroan yang bebannya bersumber dari cadangan
      yang telah dibentuk. Pengelolaan dan pelaksanaan program ESA dan MSOP dilakukan oleh
      Direksi, sedangkan pengawasannya dilakukan oleh Komisaris (Catatan 32).

      Pada tanggal 14 Juli 2003, Pemerintah Republik Indonesia melepaskan 4.000.000.000 lembar
      sahamnya, yang mewakili 20% kepemilikannya di Bank Mandiri, melalui Penawaran Saham
      Perdana (“IPO”).

      Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia No. 27/2003 tanggal
      2 Juni 2003 yang menyetujui divestasi sampai 30% kepemilikan Pemerintah di Bank Mandiri dan
      berdasarkan     keputusan   Tim    Kebijakan   Privatisasi Badan    Usaha      Milik   Negara
      No. Kep-05/TKP/01/2004 tanggal 19 Januari 2004, Pemerintah Republik Indonesia melakukan
      divestasi lanjutan 10% kepemilikan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau sebanyak
      2.000.000.000 lembar Saham Biasa Seri B pada tanggal 11 Maret 2004 melalui private placement.

      Pada tanggal 14 Juli 2003, tanggal pada saat pelaksanaan IPO, Bank memberikan opsi pembelian
      saham kepada manajemen melalui program MSOP – Tahap 1 (Management Stock Option Plan –
      Tahap 1) sebanyak 378.583.785 lembar saham dengan harga eksekusi sebesar Rp742,5 (nilai
      penuh) per lembar saham dan nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar saham. Pemberian
      opsi saham ini dibukukan pada pos Ekuitas – Opsi Saham dengan nilai wajar opsi saham sebesar
      Rp69,71 per lembar. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2006, opsi yang telah dieksekusi dari
      MSOP – Tahap 1 adalah sebesar 327.017.703 lembar saham sehingga mengakibatkan
      peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh sebesar Rp163.509 dan peningkatan agio
      saham sebesar Rp102.098, termasuk didalamnya opsi yang dieksekusi dari MSOP – Tahap 1
      selama tahun 2006 sebesar 71.300.339 lembar saham sehingga mengakibatkan peningkatan
      Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh sebesar Rp35.650 dan peningkatan Agio Saham sebesar
      Rp22.262. Pada tanggal 31 Desember 2006, nilai opsi saham yang masih tercatat pada pos
      ekuitas – opsi saham yang berasal dari MSOP – Tahap 1 adalah sebesar Rp3.595.




                                               96
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


31. EKUITAS (lanjutan)

    a. Modal Dasar, Ditempatkan dan Disetor Penuh (lanjutan)

       Selanjutnya pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 16 Mei 2005 telah
       disetujui pemberian MSOP - Tahap 2 sebanyak 312.000.000 lembar saham. Harga eksekusi dan
       nilai nominal per lembar saham adalah masing-masing sebesar Rp1.190,5 (nilai penuh) dan Rp500
       (nilai penuh). Pemberian opsi saham ini dibukukan pada pos Ekuitas – Opsi Saham dengan nilai
       wajar opsi saham sebesar Rp642,28 per lembar. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2006, opsi
       yang telah dieksekusi dari MSOP tahap 2 adalah sebesar 304.199.764 lembar saham yang
       seluruhnya di eksekusi pada tahun 2006, sehingga mengakibatkan peningkatan Modal
       Ditempatkan dan Disetor Penuh sebesar Rp152.100 dan peningkatan agio saham sebesar
       Rp405.431. Pada tanggal 31 Desember 2006, nilai Opsi Saham yang masih tercatat pada pos
       ekuitas – Opsi Saham yang berasal dari MSOP – Tahap 2 adalah sebesar Rp5.010.

       Opsi yang dieksekusi dari MSOP tahap 1 dan MSOP tahap 2 selama tahun 2006 adalah masing-
       masing sebesar 71.300.339 dan 304.199.764 sehingga mengakibatkan peningkatan modal
       ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp187.750.

       Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 22 Mei 2006 menyetujui pemberian
       opsi tahap III (MSOP – Tahap 3) sebanyak 309.416.215 opsi atau 1,55% dari modal ditempatkan
       dan disetor penuh pada saat IPO untuk membeli saham seri B baru yang akan diterbitkan. RUPS
       juga memberi wewenang kepada komisaris untuk menetapkan kebijakan pelaksanaan dan
       pengawasan program MSOP tahap – 3 termasuk penerapan opsi dan melaporkannya pada RUPS
       yang akan datang.

    b. Tambahan Modal Disetor/Agio Saham

       Tambahan modal disetor/agio per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing sebesar
       Rp6.433.948 dan Rp6.006.255 berkaitan dengan modal tambahan yang berasal dari Program
       Rekapitalisasi (Catatan 1c) dan eksekusi opsi saham.

       Opsi yang dieksekusi dari MSOP tahap 1 dan MSOP tahap 2 selama tahun 2006 adalah masing-
       masing sebesar 71.300.339 dan 304.199.764 sehingga mengakibatkan peningkatan agio saham
       sebesar Rp427.693.

       Berdasarkan hasil dari uji telaah (due diligence review) yang dilaksanakan atas nama Pemerintah
       tanggal 31 Desember 1999 dan Kontrak Manajemen (IMPA) tanggal 8 April 2000, ditetapkan
       bahwa terdapat kelebihan rekapitalisasi sebesar Rp4.069.000. Bank telah mengembalikan
       Rp2.657.000 dari Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah ke Pemerintah pada tanggal 7 Juli 2000
       sesuai dengan kontrak manajemen. Sedangkan atas sisa kelebihan sebesar Rp1.412.000 telah
       dikembalikan kepada Pemerintah pada tanggal 25 April 2003 sesuai dengan persetujuan dari
       pemegang saham dalam rapat tanggal 29 Oktober 2002 dan Surat Keputusan Menteri BUMN
       No. KEP-154/M-MBU/2002 tanggal 29 Oktober 2002.

       Termasuk di dalam jumlah pengembalian sisa kelebihan dana rekapitalisasi sebesar Rp1.412.000
       di atas adalah bagian dari modal disetor sebesar Rp251.000.

       Pada tanggal 23 Mei 2003, Menteri Keuangan Republik Indonesia telah mengeluarkan surat
       keputusan (KMK-RI) No. 227/KMK.02/2003 tanggal 23 Mei 2003, dan kemudian diubah dengan
       KMK No. 420/KMK.02/2003 tanggal 30 September 2003 sebagai ketentuan lebih lanjut atas
       pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun 1999 dan No. 97 tahun 1999 mengenai jumlah
       final tambahan penyertaan modal Negara dalam modal Bank Mandiri.




                                               97
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


31. EKUITAS (lanjutan)

    b.   Tambahan Modal Disetor/Agio Saham (lanjutan)

         Hal-hal yang diputuskan dalam KMK-RI ini adalah sebagai berikut:

         a. Nilai final kebutuhan rekapitalisasi Bank Mandiri adalah sebesar Rp173.801.314.557.593 (nilai
            penuh);
         b. Terhadap dana rekapitalisasi senilai Rp5.000.000.000.000 (nilai penuh) dikonversi dengan
            5.000.000 lembar saham baru yang diterbitkan oleh Bank Mandiri dengan nilai nominal
            Rp1.000.000 (nilai penuh) per lembar saham;
         c. Terhadap sisa dana rekapitalisasi senilai Rp168.801.314.557.593 (nilai penuh) dibukukan
            sebagai agio pada struktur modal Bank Mandiri.

         Dengan dilaksanakannya kuasi-reorganisasi oleh Bank, saldo rugi sebelum kuasi-reorganisasi
         per tanggal 30 April 2003 sebesar Rp162.874.901 dieliminasi ke akun tambahan modal
         disetor/agio.

    c.   Selisih Revaluasi Aktiva Tetap

         Selisih revaluasi aktiva tetap sebesar Rp3.046.936 per 31 Desember 2006 dan 2005 terutama
         berasal dari revaluasi aktiva tetap Bank Peserta Penggabungan dengan menggunakan nilai
         pasar per 31 Juli 1999. Revaluasi aktiva tetap ini didasarkan kepada Surat Keputusan Menteri
         Keuangan      No. 211/KMK.03/2003        tanggal     14 Mei 2003, surat Menteri Keuangan
         No. S-206/MK.01/2003 tanggal 21 Mei 2003 dan telah mendapatkan persetujuan dari Direktorat
         Jenderal Pajak sesuai Surat Keputusan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Negara dan
         Daerah No. KEP-01/WPJ.07/KP.0105/2003 tanggal 18 Juni 2003.

    d.   Distribusi Laba Bersih
         Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan tanggal 22 Mei 2006 dan 16 Mei 2005,
         pemegang saham menyetujui distribusi laba bersih tahun 2005 dan 2004 sebagai berikut:

                                                                                 2005                      2004
         Dividen                                                                         301.685               2.627.816
         Tantiem *)                                                                            -                  26.278
         Dana Program Kemitraan                                                                -                  78.835
         Dana Program Bina Lingkungan                                                     12.067                  26.278

                                                                                         313.752               2.759.207

         Cadangan:    Umum                                                                15.084               1.813.285
                      Khusus                                                                   -                       -
         Jumlah cadangan                                                                  15.084               1.813.285
         Laba Ditahan                                                                    274.533                 683.139
                                                                                         603.369               5.255.631

         Dividen per lembar saham                                          Rp14,853 (nilai penuh)   Rp130,496 (nilai penuh)

         *)   Sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan tanggal 21 Desember 2005, tantiem
              diambil dari laba bersih tahun 2004, yang telah ditetapkan sebagai Laba Ditahan berdasarkan keputusan agenda
              kedua Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 16 Mei 2005.

         Dividen yang berasal dari laba bersih tahun 2005 dan 2004 dibayarkan kepada pemegang saham
         masing-masing pada tanggal 30 Juni 2006 dan 24 Juni 2005. Sesuai keputusan RUPS Tahunan
         tahun buku 2005 tanggal 22 Mei 2006 diputuskan tidak terdapat pembagian tantiem (nihil) yang
         berasal dari laba bersih tahun 2005. Tantiem yang berasal dari tahun buku 2004 sebesar
         Rp26.278 dibayarkan kepada direksi dan komisaris pada tanggal 30 Desember 2005. Dana
         alokasi untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang berasal dari laba bersih tahun 2005
         dan 2004 masing-masing dibayarkan pada tanggal 16 Juni 2006 dan 21 Juni 2005.



                                                        98
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


31. EKUITAS (lanjutan)

    d. Distribusi Laba Bersih (lanjutan)
        Sampai dengan tahun 2003, Bank telah membebankan tantiem dari laba ditahan. Sesuai dengan
        PSAK No. 24 (Revisi 2004) mengenai Imbalan Kerja, Bank telah membentuk cadangan tantiem
        pada laporan laba rugi tahun 2004. Dalam rapat umum pemegang saham tanggal 16 Mei 2005,
        pemegang saham menyetujui pembayaran tantiem anggota Direksi dan Komisaris serta
        Sekretaris Komisaris sebesar Rp26.278.

        Tantiem sebesar Rp26.278 atas laba tahun 2004 yang sebelumnya telah dibebankan atas beban
        cadangan biaya tantiem yang telah dibentuk dalam laporan laba rugi tahun 2004 di atas,
        berdasarkan keputusan RUPS-LB tanggal 21 Desember 2005 ditetapkan menjadi beban laba
        ditahan tahun buku 2004 dan cadangan biaya tantiem yang telah dibentuk tersebut, dijadikan
        bagian dari laba operasional tahun buku 2005.
        Perubahan ini dilakukan untuk memenuhi syarat hukum sebagaimana dicantumkan dalam
        Penjelasan Pasal 62 (1) UU No.1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas (“UU PT”), yang
        menyatakan bahwa pemberian tantiem harus diambil dari laba bersih.

    e. Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan
        Akun ini merupakan bagian Bank terhadap transaksi perubahan ekuitas Anak Perusahaan yang
        bukan merupakan transaksi dengan Bank yang dihitung sesuai dengan persentase kepemilikan
        Bank dan Anak Perusahaan. Pada tahun 2006 dan 2005, Bank melakukan penyesuaian terhadap
        kerugian yang belum direalisasi atas surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual modal
        sumbangan, dan selisih revaluasi aktiva tetap sebagai bagian dari Selisih Transaksi Perubahan
        Ekuitas Anak Perusahaan karena surat-surat berharga tersebut dimiliki oleh Anak Perusahaan.


32. PROGRAM KOMPENSASI MANAJEMEN BERBASIS SAHAM

    Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) tanggal 29 Mei 2003
    sebagaimana tertuang dalam Akta No. 142 Notaris Sutjipto, S.H., pemegang saham Bank menyetujui
    rencana program kompensasi manajemen berbasis saham.

    Tujuan dari program MSOP dimaksud adalah untuk memaksimalkan keberhasilan jangka panjang,
    memastikan keseimbangan kinerja Bank saat ini maupun jangka panjang, menyelaraskan tujuan
    manajemen dengan tujuan para pemegang saham, dan untuk menarik, mempertahankan,
    memotivasi manajemen senior dan pegawai kunci lainnya. Bank merencanakan menerbitkan Saham
    MSOP yaitu tambahan saham seri B (yang diterbitkan tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu)
    yang akan dilakukan sampai dengan maksimum sebesar 5% dari jumlah Saham yang ditempatkan
    dan disetor penuh Bank atau sejumlah 1 (satu) milyar lembar saham (seri B) dengan nilai nominal
    Rp500 (nilai penuh) per lembar saham.

    Masa berlaku opsi pembelian saham manajemen tahap pertama ini adalah selama 5 (lima) tahun
    sejak tanggal pemberian opsi. Jumlah maksimum opsi yang dapat dieksekuisi untuk MSOP – Tahap 1
    pada akhir tahun pertama adalah 50% dari jumlah opsi yang diterima, dan sisanya dapat dieksekusi
    pada akhir tahun kedua sampai dengan tahun kelima.




                                              99
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


32. PROGRAM KOMPENSASI MANAJEMEN BERBASIS SAHAM (lanjutan)

   Pada tanggal 14 Juli 2003, setelah terlebih dahulu melalui persetujuan dari RUPS-LB tanggal 29 Mei
   2003, Bank memberikan opsi tahap pertama (MSOP - Tahap 1) sebanyak 378.583.785 opsi saham
   dengan harga eksekusi (exercise price) sebesar Rp742,5 (nilai penuh) per lembar saham yaitu 110%
   dari harga penawaran per lembar saham dengan periode pengakuan hak kompensasi (vesting period)
   2 (dua) tahun.

   Nilai wajar dari opsi tahap pertama (MSOP – Tahap 1) yang diberikan per tanggal 14 Juli 2003 adalah
   Rp69,71 (nilai penuh) berdasarkan laporan penilaian yang diberikan oleh PT Watson Wyatt Indonesia
   pada tanggal 4 Maret 2004.

   Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 16 Mei 2005 telah disetujui
   pemberian MSOP - Tahap 2 sebanyak 312.000.000 lembar saham. Harga eksekusi dan nilai nominal
   per lembar saham adalah masing-masing sebesar Rp1.190,5 (nilai penuh) untuk 2 periode
   pelaksanaan tahun pertama dan Rp500 (nilai penuh).

   Masa berlaku opsi pembelian saham manajemen tahap kedua (MSOP – Tahap 2) ini adalah selama
   5 (lima) tahun sejak eligibility date, yaitu tanggal 21 Juni 2005. MSOP tahap 2 seluruhnya dapat di
   eksekusi sebesar 100% dari jumlah opsi setelah tanggal 4 Desember 2006.

   Nilai wajar dari opsi tahap kedua (MSOP – Tahap 2) yang diberikan per tanggal 16 Mei 2005 adalah
   Rp642,28 (nilai penuh) berdasarkan laporan penilaian yang diberikan oleh PT Watson Wyatt
   Indonesia pada tanggal 27 Februari 2006.

   Jumlah opsi saham MSOP – Tahap 2 yang telah di-exercise pada periode pelaksanaan yang dimulai
   tanggal 4 Desember 2006 adalah sebesar 304.199.764. Sisa opsi sebanyak 7.800.236 dapat
   dilaksanakan pada periode berikutnya yang dimulai dari tanggal 7 Mei 2007 dengan harga eksekusi
   Rp2.493 yang dihitung dari harga rata-rata harga penutupan saham yang tercatat selama kurun waktu
   25 hari bursa sebelum tanggal pelaporan ke Bursa Efek Jakarta.

   Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 22 Mei 2006 menyetujui pemberian opsi
   tahap III (MSOP – Tahap 3) sebanyak 309.416.215 opsi atau 1,55% dari modal ditempatkan dan disetor
   penuh pada saat IPO untuk membeli saham seri B baru yang akan diterbitkan. Harga eksekusi per
   lembar saham adalah sebesar Rp1.495,08 (nilai penuh) selama periode opsi.

   Penetapan alokasi opsi saham dan kebijakan program MSOP – Tahap 3 ditetapkan oleh Komisaris pada
   tanggal 28 Juli 2006. Masa berlaku opsi pembelian MSOP – Tahap 3 adalah 5 (lima) tahun dengan
   jangka waktu masing-masing 30 (tiga puluh) hari bursa untuk setiap pelaksanaan.

   Nilai wajar dari opsi saham tahap ketiga (MSOP – tahap 3) yang diberikan per tanggal 22 Mei 2006
   adalah Rp593,89 (nilai penuh) berdasarkan laporan penilaian yang diberikan oleh PT Watson Wyatt
   Indonesia pada 22 Februari 2007.

   Nilai wajar dari opsi saham tahap pertama dan tahap kedua diestimasi dengan menggunakan metode
   penentuan harga opsi Black Scholes (Black Scholes option pricing model), dengan asumsi-asumsi
   sebagai berikut:

                                                   MSOP – Tahap 1   MSOP – Tahap 2     MSOP – Tahap 3
   Suku bunga bebas risiko                             8,46%            9,50%             11,65%
   Ekspektasi periode opsi                            5 tahun          5 tahun            5 tahun
   Ekspektasi faktor ketidakstabilan harga saham      24,53%              50%                50%
   Ekspektasi dividen yang dihasilkan                  7,63%            7,63%              7,75%
   Tingkat pengunduran diri karyawan                      1%               1%                 1%




                                                        100
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


32. PROGRAM KOMPENSASI MANAJEMEN BERBASIS SAHAM (lanjutan)
   Ikhtisar dari program dan mutasinya sepanjang periode adalah sebagai berikut (nilai penuh):

                                                                        2006
                                                     Rata-rata Tertimbang      Rata-rata Tertimbang
                                                          Nilai Wajar            Harga Eksekusi       Nilai Opsi
                                    Jumlah Opsi          (Nilai Penuh)             (Nilai Penuh)       Saham

    Opsi beredar awal tahun         434.866.421            480,51                   1.063,92          175.012

    Opsi yang diberikan
    selama tahun berjalan           309.416.215            593,89                   1.495,08          130.669

    Opsi yang dieksekusi
    selama tahun berjalan          (375.500.103)           533,56                   1.105,43          (200.351)

    Opsi beredar akhir tahun        368.782.533            521,62                   1.383,41          105.330


                                                                        2005
                                                     Rata-rata Tertimbang      Rata-rata Tertimbang
                                                          Nilai Wajar            Harga Eksekusi       Nilai Opsi
                                    Jumlah Opsi          (Nilai Penuh)             (Nilai Penuh)       Saham

    Opsi beredar awal tahun         245.728.913             69,71                    742,50            13.830

    Opsi yang diberikan
    selama tahun berjalan           312.000.000            642,28                   1.190,50          169.746

    Opsi yang dieksekusi
    selama tahun berjalan          (122.862.492)            69,71                    742,50            (8.564)

    Opsi beredar akhir tahun        434.866.421            480,51                   1.063,92          175.012


   Opsi saham adalah sebesar Rp105.330 dan Rp175.012 per 31 Desember 2006 dan 2005. Jumlah beban
   kompensasi sehubungan dengan MSOP 1, MSOP 2 dan MSOP 3 yang dicatat pada beban karyawan untuk
   tahun yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing sebesar Rp130.669 dan Rp169.746
   (Catatan 41).

33. PENDAPATAN BUNGA
   Pendapatan bunga diperoleh dari:
                                                                                     2006              2005

   Kredit yang Diberikan                                                            11.319.184        10.418.826
   Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                               10.840.987         7.797.767
   Surat-surat Berharga                                                              1.646.826         1.008.765
   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain                                      1.067.532           789.287
   Provisi dan Komisi                                                                  603.709           632.775
   Lain-lain                                                                           782.868           351.805

                                                                                    26.261.106        20.999.225


   Termasuk dalam pendapatan bunga dari kredit yang diberikan dan pendapatan lainnya adalah pendapatan
   berdasarkan prinsip syariah untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005 sebesar Rp 825.107
   dan Rp777.812, dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                     2006              2005

   Pendapatan Murabahah                                                                492.689           567.368
   Pendapatan Musyarakah                                                               189.779           137.735
   Lain-lain                                                                           142.639            72.709

                                                                                       825.107           777.812




                                                   101
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


34. BEBAN BUNGA
   Akun ini merupakan beban bunga atas:
                                                                                    2006           2005

   Deposito berjangka                                                               11.459.892     7.161.132
   Tabungan                                                                          2.059.386     2.033.438
   Giro                                                                              1.325.764     1.252.277
   Pinjaman yang diterima                                                              331.809       427.613
   Surat berharga yang diterbitkan                                                     251.972       413.203
   Pinjaman subordinasi                                                                129.704        84.006
   Modal pinjaman                                                                            -        56.863
   Lain-lain                                                                           218.224       318.828

                                                                                    15.776.751    11.747.360




   Termasuk dalam beban bunga atas deposito berjangka dan tabungan adalah beban berdasarkan
   prinsip syariah untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing adalah
   Rp314.493 dan Rp357.518.

35. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA - LAIN-LAIN
                                                                                    2006           2005

   Peningkatan nilai atas jaminan dan penurunan efektif
       atas pokok pinjaman SUFRN                                                            -       337.431
   Lain-lain                                                                          351.345       334.031

                                                                                      351.345       671.462



36. PEMBENTUKAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN ATAS AKTIVA PRODUKTIF
                                                                                    2006           2005

   Penyisihan/(pembalikan) penyisihan penghapusan atas:
      Giro pada bank lain (Catatan 4e)                                                   4.101         1.278
      Penempatan pada bank lain (Catatan 5e)                                           (51.542)       63.043
      Surat-surat berharga (Catatan 6g)                                                (30.839)       59.310
      Tagihan lainnya - transaksi perdagangan (Catatan 8d)                            (215.583)      192.897
      Surat berharga yang dibeli kembali dengan janji dijual kembali (Catatan 9b)        8.600        (4.800)
      Tagihan derivatif (Catatan 10)                                                       874           559
      Kredit yang diberikan (Catatan 11B.j)                                          4.158.551     3.860.646
      Tagihan akseptasi (Catatan 12d)                                                 (202.701)      277.140
      Penyertaan saham (Catatan 13c)                                                       327        (4.847)

                                                                                     3.671.788     4.445.226


37. PEMBALIKAN PENYISIHAN LAINNYA
                                                                                    2006           2005

   Pembalikan/(pembentukan) penyisihan atas:
      Estimasi kerugian yang timbul dari kasus hukum (Catatan 28)                     154.427       297.241
      Estimasi kerugian yang timbul dari kasus fraud                                   51.018         3.078
      Aktiva lain-lain                                                                (53.663)      797.841
      Lain-lain                                                                       (22.837)      (41.515)

                                                                                      128.945      1.056.645




                                                           102
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


38. KEUNTUNGAN/(KERUGIAN) DARI KENAIKAN/(PENURUNAN) NILAI SURAT-SURAT BERHARGA
    DAN OBLIGASI REKAPITALISASI PEMERINTAH
                                                                                        2006                 2005

   Surat-surat berharga                                                                     8.318              (22.812)
   Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                                     101.063              (66.332)

                                                                                           109.381             (89.144)


39. KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN SURAT-SURAT BERHARGA DAN OBLIGASI REKAPITALISASI
    PEMERINTAH
                                                                                        2006                 2005

   Surat-surat berharga                                                                     94.286              (1.832)
   Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                                       43.256             257.290

                                                                                          137.542              255.458




40. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                                        2006                 2005

   Penyusutan dan amortisasi aktiva tetap                                                 608.358              557.706
   Sewa                                                                                   452.025              446.310
   Promosi                                                                                406.826              270.812
   Komunikasi                                                                             342.519              419.915
   Perbaikan dan pemeliharaan                                                             312.698              283.153
   Beban jasa profesional *)                                                              281.925              277.075
   Listrik, air dan gas                                                                   191.234              198.716
   Alat tulis kantor                                                                      159.897              154.989
   Transportasi                                                                            82.023              133.385
   Penelitian dan pengembangan                                                              7.114                6.480
   Lainnya                                                                                406.274              331.538

                                                                                         3.250.893           3.080.079



   *) Biaya jasa profesional termasuk jasa audit sebesar Rp15.775 dan Rp23.703 untuk tahun yang berakhir per 31 Desember
      2006 dan 2005.



41. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN
                                                                                        2006                 2005

   Gaji, upah, pensiun dan tunjangan pajak                                               1.727.159           1.547.352
   Tunjangan hari raya (THR), cuti dan terkait lainnya                                     324.168             356.060
   Penyisihan cadangan uang penghargaan pegawai dan manfaat
       bebas tugas (Catatan 42)                                                           303.691              456.190
   Kesejahteraan pegawai                                                                  213.459              163.768
   Pendidikan dan pelatihan                                                               133.087              127.835
   Beban kompensasi atas opsi saham (Catatan 32)                                          130.669              169.746
   Bonus dan lainnya                                                                      185.269              366.304

                                                                                         3.017.502           3.187.255



   Jumlah gaji kotor, tunjangan dan bonus Direksi dan Komisaris, serta Pegawai Eksekutif masing-
   masing adalah Rp61.242 dan Rp107.086 untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005,
   dengan rincian sebagai berikut:




                                                      103
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


41. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN (lanjutan)

                                                                   2006
                                      Jumlah
                                      Anggota/
                                      Pegawai          Gaji     Tunjangan*)    Bonus       Jumlah

   Komisaris                               7            4.733         2.673          -      7.406
   Direksi                                11           16.552        12.199          -     28.751
   Komite Audit                            2              635           177          -        812
   Senior Executive Vice President,
      dan Advisor
      Direksi                             45           15.668         4.670     3.935      24.273
                                          65           37.588        19.719     3.935      61.242

   *) Termasuk santunan purna jabatan

                                                                   2005
                                      Jumlah
                                      Anggota/
                                      Pegawai          Gaji      Tunjangan     Bonus       Jumlah

   Komisaris                                7           4.983         3.258     5.587      13.828
   Direksi                                  8          15.378        16.140    19.745      51.263
   Komite Audit                             2             634           123       369       1.126
   Senior Executive Vice President,
      Group Head dan Advisor
      Direksi                             47           25.568         9.131     6.170      40.869
                                          64           46.563        28.652    31.871     107.086



42. DANA PENSIUN DAN PESANGON

   Sesuai dengan kebijakan Bank, selain gaji, pegawai juga mendapatkan fasilitas dan tunjangan berupa
   tunjangan hari raya (THR), gaji masa bebas tugas (MBT), fasilitas kesehatan, uang duka dan
   santunan duka, tunjangan cuti, fasilitas jabatan untuk jabatan tertentu, program pensiun untuk
   pegawai tetap, insentif sesuai dengan kinerja pegawai dan Bank dan manfaat untuk pegawai yang
   berhenti bekerja sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

   Dana Pensiun

   Bank Mandiri menyelenggarakan lima Dana Pensiun berbentuk Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK)
   sebagai berikut:

   a.   Satu Dana Pensiun Pemberi Kerja Program Pensiun Iuran Pasti (DPPK-PPIP) atau disebut Dana
        Pensiun Bank Mandiri (DPBM) dibentuk tanggal 1 Agustus 1999. Peraturan untuk DPBM telah
        disahkan    berdasarkan    Surat   Keputusan     Menteri Keuangan Republik         Indonesia
        No. KEP/300/KM.017/1999 tanggal 14 Juli 1999 dan diumumkan di dalam Tambahan Lembaran
        Berita Negara Republik Indonesia No. 62 tanggal 3 Agustus 1999, serta Keputusan Direksi Bank
        Mandiri No. 004/KEP.DIR/1999 tanggal 26 April 1999 dan telah diubah berdasarkan Surat
        Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.KEP-213/KM.5/2005 tanggal 22 Juli 2005
        dan diumumkan di dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.77 tanggal
        27 September 2005 serta Keputusan Direksi Bank Mandiri No.068/KEP.DIR/2005 tanggal
        28 Juni 2005.




                                                 104
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


42. DANA PENSIUN DAN PESANGON (lanjutan)

   Dana Pensiun (lanjutan)

        Bank Mandiri dan para pegawainya masing-masing membayar sebanyak 10% dan 5% dari Base
        Pension Plan Employee Income.

        Presiden Direktur dan Dewan Pengawas DPBM adalah pegawai aktif Bank Mandiri, sehingga
        Bank Mandiri memiliki pengendalian atas DPBM. Oleh karena itu, transaksi antara DPBM dan
        Bank Mandiri dianggap sebagai transaksi antara pihak-pihak yang mempunyai hubungan
        istimewa. DPBM menginvestasikan beberapa sumber keuangannya pada deposito berjangka
        Bank Mandiri. Saldo deposito berjangka tersebut per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-
        masing adalah sebesar Rp30.000 dan Rp24.000. Tingkat suku bunga atas deposito tersebut
        adalah sama dengan suku bunga atas deposito berjangka pihak ketiga.

        Untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005, Bank telah membayar iuran pensiun
        masing-masing sebesar Rp107.566 dan Rp96.272.

   b.   Empat Dana Pensiun Pemberi Kerja Program Pensiun Manfaat Pasti (DPPK-PPMP) berasal dari
        masing-masing Dana Pensiun Bank Peserta Penggabungan, yaitu Dana Pensiun Bank Mandiri
        Satu atau DPBM I (BBD), DPBM II (BDN), DPBM III (Bank Exim) dan DPBM IV (Bapindo).
        Peraturan untuk masing-masing Dana Pensiun tersebut telah disahkan dengan Keputusan
        Menteri   Keuangan     Republik   Indonesia   masing-masing     No. KEP-394/KM.017/1999,
        No. KEP-395/KM.017/1999,     No. KEP-396/KM.017/1999     dan    No. KEP-397/KM.017/1999
        semuanya tertanggal 15 November 1999. Berdasarkan persetujuan pemegang saham
        No. S-923/M-MBU/2003 tanggal 6 Maret 2003, Bank Mandiri telah melakukan penyesuaian
        manfaat pensiun dari masing-masing Dana Pensiun. Keputusan tersebut telah dituangkan dalam
        Peraturan Dana Pensiun (PDP) dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Keuangan
        dengan surat keputusan masing-masing No. KEP/115/KM.6/2003 untuk PDP DPBM I,
        No. KEP/116/KM.6/2003 untuk PDP DPBM II, No. KEP/117/KM.6/2003 untuk PDP DPBM III, dan
        No. KEP/118/KM.6/2003 untuk DPBM IV semuanya tertanggal 31 Maret 2003.

        Peserta program pensiun manfaat pasti adalah mereka yang berasal dari legacy bank dengan
        masa kerja tiga tahun atau lebih pada saat penggabungan yang terdiri dari: pegawai aktif bank,
        bekas karyawan (karyawan yang berhenti bekerja dan tidak mengalihkan haknya ke dana
        pensiun lain) dan pensiunan.

        Per 31 Desember 2006 dan 2005, kewajiban manfaat pensiun telah dibentuk berdasarkan
        proyeksi kewajiban dan biaya manfaat pensiun untuk tahun 2006 dan 2005 sebagaimana
        tercantum dalam laporan aktuaria independen PT Dayamandiri Dharmakonsilindo masing-masing
        tanggal 23 Februari 2007 dan 2 Maret 2006 untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006
        dan 2005, dengan menggunakan asumsi sebagai berikut:

                                    DPBM I                DPBM II            DPBM III           DPBM IV

        Tingkat diskonto         9,5% per tahun       9,5% per tahun      9,5% per tahun      9,5% per tahun
                                  (2005: 12%)          (2005: 12%)         (2005: 12%)         (2005: 12%)
        Tingkat pengembalian
          aktiva dana pensiun    9,5% per tahun       9,5% per tahun      9,5% per tahun      9,5% per tahun
          yang diharapkan         (2005: 12%)          (2005: 12%)         (2005: 12%)        (2005: 12%)
        Masa kerja yang
          digunakan             Per 31 Juli 1999     Per 31 Juli 1999    Per 31 Juli 1999    Per 31 Juli 1999

        PhDP yang digunakan       Per 1 Januari        Per 1 Januari       Per 1 Januari       Per 1 Januari
                                2003, PhDP bank      2003, PhDP bank     2003, PhDP bank     2003, PhDP bank
                                legacy yang telah    legacy yang telah   legacy yang telah   legacy yang telah
                                   disesuaikan          disesuaikan         disesuaikan         disesuaikan




                                                    105
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


42. DANA PENSIUN DAN PESANGON (lanjutan)

   Dana Pensiun (lanjutan)

                                       DPBM I                    DPBM II                   DPBM III                 DPBM IV

    Tingkat kenaikan PhDP                Nihil                     Nihil                     Nihil                     Nihil
    Tabel tingkat kematian            CSO-1958                   CSO-1958                 CSO-1958                  CSO-1958
    Tingkat pengunduran diri      5% untuk pegawai          5% untuk pegawai          5% untuk pegawai          5% untuk pegawai
                                dengan usia sampai        dengan usia sampai        dengan usia sampai        dengan usia sampai
                                dengan 25 tahun dan       dengan 25 tahun dan       dengan 25 tahun dan       dengan 25 tahun dan
                                menurun secara linear     menurun secara linear     menurun secara linear     menurun secara linear
                                 sebesar 0,25% tiap        sebesar 0,25% tiap        sebesar 0,25% tiap        sebesar 0,25% tiap
                                tahunnya sampai 0%        tahunnya sampai 0%        tahunnya sampai 0%        tahunnya sampai 0%
                                 diusia 45 tahun dan       diusia 45 tahun dan       diusia 45 tahun dan       diusia 45 tahun dan
                                     sesudahnya                sesudahnya                sesudahnya                sesudahnya
    Tingkat kecacatan              10% dari tingkat          10% dari tingkat          10% dari tingkat          10% dari tingkat
                                      kematian                  kematian                  kematian                  kematian
    Metode aktuaria              Projected Unit Credit     Projected Unit Credit     Projected Unit Credit    Projected Unit Credit
    Usia pensiun normal         56 tahun untuk semua      56 tahun untuk semua      56 tahun untuk semua     56 tahun untuk semua
                                        strata                    strata                    strata                   strata

    Jumlah maksimum
      manfaat pasti                80% dari PhDP              80% dari PhDP             62,50% PhDP              75% dari PhDP


    Kenaikan manfaat                     Nihil                     Nihil                     Nihil              4% setiap 2 tahun
      pensiun

    Tarif pajak rata-rata         15% dari manfaat          15% dari manfaat          15% dari manfaat          15% dari manfaat
                                      pensiun                   pensiun                   pensiun                   pensiun

   Nilai kini kewajiban manfaat pensiun dan nilai wajar aktiva bersih per 31 Desember 2006 adalah
   sebagai berikut:


                                        DPBM I                 DPBM II                  DPBM III                 DPBM IV
    Nilai kini kewajiban
        manfaat pensiun                      900.027                  849.484                   519.172                  294.111
    Nilai wajar aktiva bersih              1.342.620                1.456.766                   707.511                  450.450

    Funded Status                            442.593                  607.282                   188.339                  156.339
   Biaya jasa lalu yang
       belum diakui                                   -                      -                         -                         -
   Keuntungan aktuarial
       yang belum diakui                     (258.648)                (305.567)                (174.902)                  (55.305 )
   Surplus berdasarkan
       PSAK No. 24 (Revisi)                  183.945                  301.715                    13.437                  101.034
   Batas Aktiva (Asset
       Ceiling) *)                                    -                      -                         -                         -
   Aktiva Program Manfaat
       Pensiun yang diakui
       di neraca **)                                  -                      -                         -                         -


   *)  Tidak terdapat akumulasi kerugian aktuarial bersih dan biaya jasa lalu yang belum diakui serta tidak terdapat nilai kini dari
       manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa depan.
   **) Tidak ada aktiva yang diakui di neraca karena ketentuan yang disyaratkan dalam PSAK No. 24 (Revisi) tidak terpenuhi.




                                                           106
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


42. DANA PENSIUN DAN PESANGON (lanjutan)

   Dana Pensiun (lanjutan)

   Nilai kini kewajiban manfaat pensiun dan nilai wajar aktiva bersih per 31 Desember 2005 adalah
   sebagai berikut:

                                     DPBM I                   DPBM II                   DPBM III                 DPBM IV

    Nilai kini kewajiban
        manfaat pensiun                     875.883                  828.720                   503.472                   292.743
    Nilai wajar aktiva bersih             1.283.339                1.300.799                   720.997                   406.869

    Funded Status                           407.456                  472.079                   217.525                   114.126
   Biaya jasa lalu yang
       belum diakui                                 -                        -                         -                        -
   Keuntungan aktuarial
       yang belum diakui                   (270.826 )                (236.254 )                (184.188 )                (26.787 )
   Surplus berdasarkan
       PSAK No. 24 (Revisi)                 136.630                  235.825                     33.337                   87.339
   Batas Aktiva (Asset
       Ceiling) *)                                  -                       -                          -                        -
   Aktiva Program
       Manfaat Pensiun
       yang diakui
       di neraca **)                                -                       -                          -                        -

   *)  Tidak terdapat akumulasi kerugian aktuarial bersih dan biaya jasa lalu yang belum diakui serta tidak terdapat nilai kini dari
       manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa depan.
   **) Tidak ada aktiva yang diakui di neraca karena ketentuan yang disyaratkan dalam PSAK No. 24 (Revisi) tidak terpenuhi.

   Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003

   Pada tanggal 25 Maret 2003, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah Republik Indonesia
   menyetujui Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 (UU No. 13/2003) yang mengatur,
   antara lain, tentang perhitungan uang penghargaan masa kerja, uang pesangon, dan ganti rugi.

   Bank Mandiri telah menerapkan kebijakan akuntansi untuk imbalan kerja (PSAK 24 – Revisi 2004) untuk
   mengakui cadangan atas tunjangan masa kerja pegawai (employee service entitlements). Per
   31 Desember 2006 dan 2005, Bank mengakui cadangan atas tunjangan masa kerja pegawai
   berdasarkan UU No. 13/2003 sejumlah Rp689.654 dan Rp517.426 berdasarkan perkiraan biaya uang
   penghargaan pegawai sebagaimana tercantum dalam laporan aktuaria independen (Catatan 28).

   Penyisihan atas tunjangan masa kerja pegawai per 31 Desember 2006 dan 2005 telah dibentuk
   berdasarkan proyeksi kewajiban dan biaya tunjangan masa kerja pegawai untuk tahun 2006 dan 2005
   sebagaimana tercantum dalam laporan aktuaria independen PT Dayamandiri Dharmakonsilindo
   masing-masing tanggal 14 Februari 2007 dan 2 Maret 2006 untuk tahun yang berakhir per
   31 Desember 2006 dan 2005. Asumsi-asumsi yang digunakan oleh aktuaria adalah sebagai berikut:

   a. Tingkat diskonto 10% per tahun (31 Desember 2005: 13% per tahun).
   b. Tingkat kenaikan gaji 10% (31 Desember 2005: 12% per tahun).
   c. Tabel tingkat kematian yang digunakan US 1980 Commissioners’ Standard Ordinary Table of
      Mortality.
   d. Tingkat pengunduran diri 5% pada usia 25 tahun yang menurun secara linear sebesar 0,25% per
      tahun sampai 0% pada usia 45 tahun dan sesudahnya.
   e. Metode aktuaria adalah projected unit credit method.
   f. Usia pensiun normal 56 tahun.
   g. Tingkat kecacatan 10% dari tingkat kematian.




                                                           107
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


42. DANA PENSIUN DAN PESANGON (lanjutan)

   Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (lanjutan)

   Rekonsiliasi cadangan atas tunjangan masa kerja pegawai yang diakui di neraca dan laporan laba rugi
   adalah sebagai berikut (Bank Mandiri saja):
                                                                                        2006                 2005

   Nilai kini kewajiban                                                                    636.267             413.602
   Biaya jasa lalu yang belum diakui                                                        31.544              31.611
   Keuntungan aktuarial yang belum diakui                                                   10.317              63.264

   Cadangan atas tunjangan masa kerja pegawai yang diakui di neraca                       678.128              508.477



                                                                                        2006                 2005

   Biaya jasa kini                                                                          26.060              39.565
   Biaya bunga                                                                              61.302              40.487
   Amortisasi keuntungan aktuarial yang belum diakui                                          (644)               (135)
   Amortisasi biaya jasa lalu yang belum diakui                                                (67)                (67)
   Koreksi atas dampak perhitungan pajak tahun lalu                                         67.697                   -
   Pengakuan atas biaya jasa lalu *)                                                        25.015                   -

   Biaya Uang Penghargaan Pegawai                                                         179.363               79.850


   *) Merupakan pengakuan biaya atas perubahan manfaat yang diterima oleh pegawai yang mengundurkan diri secara sukarela
      sesuai dengan ketentuan di Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang baru.

   Rekonsiliasi cadangan atas tunjangan masa kerja pegawai adalah sebagai berikut:
                                                                                        2006                 2005

   Cadangan atau tunjangan masa kerja pegawai awal tahun                                  508.477              446.290
   Biaya selama tahun berjalan                                                            179.363               79.850
   Pembayaran manfaat                                                                      (9.712)             (17.663)

   Cadangan atas tunjangan masa kerja pegawai (Catatan 28)                                678.128              508.477

   Per 31 Desember 2006 dan 2005, cadangan atas tunjangan masa kerja pegawai anak-anak
   Perusahaan masing-masing sebesar Rp11.526 dan Rp8.949.

   Masa Bebas Tugas (MBT)

   MBT adalah suatu jangka tertentu sebelum usia pensiun jabatan pegawai yang membebaskan
   pegawai dari tugas-tugas rutin sebagaimana pegawai aktif dimana pegawai tidak masuk kerja dengan
   tetap memperoleh fasilitas kepegawaian yang ditentukan, meliputi: gaji, fasilitas kesehatan, tunjangan
   hari raya keagamaan, cuti tahunan (jika pada periode tahun berjalan masih terdapat masa kerja
   pegawai aktif), cuti besar (jika perhitungan cuti besarnya jatuh tempo pada periode MBT), uang duka
   dan santunan duka.

   Fasilitas MBT tersebut di atas selain untuk memberikan penghargaan sebagaimana tersebut di atas,
   juga dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada pegawai dalam rangka persiapan
   memasuki usia pensiun jabatan.




                                                       108
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


42. DANA PENSIUN DAN PESANGON (lanjutan)

   Usia Pensiun Jabatan, Masa Kerja Minimal dan Lama MBT adalah sebagai berikut:

    No        Usia Pensiun Jabatan               Masa Kerja Minimal    Lama MBT
    1.        56 tahun                           12 tahun              12 bulan
    2.        46 tahun                           9 tahun               9 bulan

   Asumsi-asumsi yang digunakan oleh aktuaris dalam perhitungan MBT adalah sebagai berikut:

   a. Tingkat diskonto 10% per tahun (31 Desember 2005: 13% per tahun).
   b. Tingkat kenaikan gaji 10% (31 Desember 2005: 12% per tahun).
   c. Usia pensiun normal 56 tahun.
   d. Tingkat pengunduran diri 5% pada usia 25 tahun yang menurun secara liniar sebesar 0,25% per
      tahun sampai 0% pada usia 45 tahun dan sesudahnya.
   e. Tabel tingkat kematian yang digunakan US 1980 Commissioners’ Ordinary Table of Mortality.
   f. Tingkat kecacatan 10% dari tingkat kematian.

   Berdasarkan asumsi-asumsi tersebut, proyeksi penyisihan atas tunjangan MBT untuk tahun 2006 dan
   2005 masing-masing adalah sebesar Rp489.650 dan Rp376.340 (Catatan 28).

   Rekonsiliasi cadangan atas tunjangan masa bebas tugas adalah sebagai berikut:
                                                                              2006            2005

   Biaya jasa kini                                                                 67.637      376.340
   Biaya bunga                                                                     52.397            -
   Koreksi atas dampak perhitungan pajak tahun lalu                                30.178            -
   Pengakuan keuntungan/(kerugian) aktuarial                                      (25.884)           -

   Biaya pencadangan masa bebas tugas                                             124.328      376.340

   Cadangan atas tunjangan masa bebas tugas awal tahun                            376.340            -
   Biaya selama tahun berjalan                                                    124.328      376.340
   Pembayaran manfaat                                                             (11.018)           -

   Cadangan atas masa bebas tugas                                                 489.650      376.340



43. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA - LAIN-LAIN - BERSIH
                                                                              2006            2005

   Premi asuransi untuk program penjaminan dana nasabah (Catatan 58)              401.219      442.916
   Lain-lain                                                                      192.361      157.745

                                                                                  593.580      600.661




44. PENDAPATAN/(BEBAN) BUKAN OPERASIONAL - BERSIH
                                                                              2006            2005

   Laba atas penjualan aktiva tetap                                                 16.217       16.781
   Denda                                                                           (16.417)     (31.489)
   Lain-lain – bersih                                                             120.286        60.012

                                                                                  120.086       45.304




                                                         109
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


45. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
                                                                                         2006           2005


   KOMITMEN

   Tagihan Komitmen:
       Pembelian tunai (spot) mata uang asing yang belum diselesaikan (Catatan 46):
          Pihak ketiga                                                                    1.861.522       479.336

   Jumlah Tagihan Komitmen                                                                1.861.522       479.336


   Kewajiban Komitmen:
      Fasilitas kredit yang diberikan yang belum digunakan
          Pihak ketiga                                                                   20.128.250     19.494.865
          Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                                  -         32.008

                                                                                        20.128.250      19.526.873

      Letters of Credit yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan (Catatan 26):
          Pihak ketiga                                                                    3.916.516      3.827.930
          Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                                 44         11.830

                                                                                         3.916.560      3.839.760

      Penjualan tunai (spot) mata uang asing yang belum diselesaikan (Catatan 46):
         Pihak ketiga                                                                     1.860.475       478.878

                                                                                         1.860.475        478.878

   Jumlah Kewajiban Komitmen                                                            25.905.285     23.845.511

   Kewajiban Komitmen - Bersih                                                          (24.043.763)   (23.366.175)

   KONTINJENSI

   Tagihan Kontinjensi:
       Pendapatan bunga dalam penyelesaian                                                6.913.744      4.205.991
       Garansi yang diterima dari bank lain                                               2.479.215      2.542.446
      Lain-lain                                                                              32.741         32.904

   Jumlah Tagihan Kontinjensi                                                             9.425.700      6.781.341

   Kewajiban Kontinjensi:
      Garansi yang diberikan dalam bentuk:
          Bank garansi (Catatan 26):
              Pihak ketiga                                                               8.277.171      8.486.811
              Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                         4.579          6.342

                                                                                          8.281.750      8.493.153

      Standby letters of credit (Catatan 26)                                             2.866.448      3.557.056
      Lain-lain                                                                             37.645        106.227

   Jumlah Kewajiban Kontinjensi                                                         11.185.843      12.156.436

   Kewajiban Kontinjensi - Bersih                                                        (1.760.143)    (5.375.095)

   KEWAJIBAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI - BERSIH                                          (25.803.906)   (28.741.270)




                                                             110
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


46. TRANSAKSI-TRANSAKSI MATA UANG ASING
   Transaksi berjangka dan swap pertukaran mata uang asing disajikan dalam neraca sebagai
   tagihan/kewajiban derivatif (Catatan 10).
   Rincian transaksi pembelian dan penjualan tunai (spot) mata uang asing per 31 Desember 2006 adalah
   sebagai berikut:
                                                  Spot-Beli                            Spot-Jual

                                       Mata Uang Asal         Ekivalen      Mata Uang Asal         Ekivalen
   Mata uang asal                       (nilai penuh)         Rupiah         (nilai penuh)         Rupiah

   Dolar Amerika Serikat                   82.950.750             746.806      122.991.590           1.107.293
   Lain-lain                                                    1.114.716                              753.182

                                                                1.861.522                            1.860.475


   Rincian transaksi pembelian dan penjualan tunai (spot) mata uang asing per 31 Desember 2005 adalah
   sebagai berikut:
                                                  Spot-Beli                            Spot-Jual

                                       Mata Uang Asal         Ekivalen      Mata Uang Asal         Ekivalen
   Mata uang asal                       (nilai penuh)         Rupiah         (nilai penuh)         Rupiah

   Dolar Amerika Serikat                    3.009.000              29.578      45.704.193              449.272
   Lain-lain                                        -             449.758               -               29.606

                                                                  479.336                              478.878




47. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA

   a. Kegiatan Perbankan Normal

      Dalam kegiatan normal usahanya, Bank Mandiri melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang
      mempunyai hubungan istimewa sebagai berikut:

      · Hubungan sebagai pemegang saham:
        Pemerintah Republik Indonesia

      · Hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan:
        PT. Axa Mandiri Services, PT. Koexim Mandiri Finance, PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia,
        PT. Mandiri Management Investasi, PT. Danareksa, PT. Sarana Bersama Pembiayaan
        Indonesia, PT. Great River International, PT. Tuban Petrochemical Industries, PT. Asuransi
        Dharma Bangsa, PT. Gelora Karya Jasatama, PT. Gelora Karya Jasatama Putera,
        PT. Asuransi Staco Jasapratama, PT. Bandar Sumatera Indonesia, PT. Stacomitra Graha,
        PT. Eastern Sumatera Indonesia, PT. Kerasaan Indonesia, PT. Melania Indonesia, PT. Staco
        Estika Sedaya Finance, PT. Timbang Deli Indonesia, PT. Tolan Tiga Indonesia, PT. Mulia
        Sasmita Bhakti, PT. Puri Asri Bhakti Karya, PT. Surya Chandra Permai, PT. Caraka Mulia,
        PT. Puripariwara, PT. Griyawisata HM & C, PT. Gedung Bank Exim, PT. Wahana Optima
        Permai, PT. Tatapuri Perdana, PT. Estika Daya Mandiri, PT. Krida Upaya Tunggal, PT. Aneka
        Tambang (Persero) Tbk, PT. Bank Niaga Tbk, Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJBP)
        1912, dan PT. Bapindo Bumi Sekuritas.




                                               111
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


47. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)

   a. Kegiatan Perbankan Normal (lanjutan)

      · Hubungan manajemen atau karyawan kunci Bank Mandiri

        Rincian saldo transaksi signifikan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa per
        31 Desember 2006 dan 2005 adalah sebagai berikut:
                                                                        2006             2005

        Giro pada bank lain (Catatan 4c)                                       70               53
        Surat-surat berharga (Catatan 6a)                                 873.264          600.200
        Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah (Catatan 7)                 90.648.024       92.055.964
        Tagihan lainnya – transaksi perdagangan (Catatan 8a)               56.878           54.531
        Kredit yang diberikan (Catatan 11B.g)                             750.672        1.245.740
        Tagihan akseptasi (Catatan 12a)                                       769              552
        Jumlah aktiva dari pihak-pihak yang mempunyai
          hubungan istimewa                                            92.329.677       93.957.040

        Jumlah aktiva konsolidasian                                   267.517.192      263.383.348

        Persentase jumlah aktiva kepada pihak-pihak yang mempunyai
         hubungan istimewa terhadap jumlah aktiva konsolidasian           34,51%           35,67%



        Persentase surat-surat berharga, Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah, tagihan lainnya –
        transaksi perdagangan dan kredit yang diberikan terhadap jumlah aktiva adalah sebagai
        berikut:
                                                                        2006             2005

        Giro pada bank lain                                                     -                -
        Surat-surat berharga                                               0,33%            0,23%
        Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                33,88%           34,95%
        Tagihan lainnya – transaksi perdagangan                            0,02%            0,02%
        Kredit yang diberikan                                              0,28%            0,47%
        Tagihan akseptasi                                                       -                -
        Jumlah                                                            34,51%           35,67%




                                                        112
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


47. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)

   a. Kegiatan Perbankan Normal (lanjutan)

      · Hubungan manajemen atau karyawan kunci Bank Mandiri (lanjutan)
                                                                         2006              2005

         Giro (Catatan 16a)                                                333.512           314.961
         Tabungan (Catatan 17b)                                             46.355            23.276
         Deposito berjangka (Catatan 18f)                                  877.911         1.080.031
         Simpanan dari Bank Lain – Giro dan Tabungan (Catatan 19c)             138               287
         Kewajiban Akseptasi (Catatan 23)                                      839                 -
         Pinjaman yang diterima (Catatan 25)                               350.000           350.000

         Jumlah kewajiban kepada pihak-pihak yang mempunyai
           hubungan istimewa                                              1.608.755        1.768.555

         Jumlah kewajiban konsolidasian                                 241.171.346      240.164.245

         Persentase jumlah kewajiban kepada pihak-pihak
          yang mempunyai hubungan istimewa terhadap -
          jumlah kewajiban konsolidasian                                     0,67%            0,74%



         Persentase giro, tabungan, deposito berjangka, Simpanan dari Bank Lain – Giro dan Tabungan,
         kewajiban akseptasi dan pinjaman yang diterima dari pihak-pihak yang mempunyai hubungan
         istimewa terhadap jumlah kewajiban adalah sebagai berikut:
                                                                         2006              2005

         Giro                                                                0,14%            0,13%
         Tabungan                                                            0,02%            0,01%
         Deposito berjangka                                                  0,36%            0,45%
         Simpanan dari Bank Lain – Giro dan Tabungan                              -                -
         Kewajiban Akseptasi                                                      -                -
         Pinjaman yang diterima                                              0,15%            0,15%

         Jumlah                                                              0,67%            0,74%



      Gaji, tunjangan dan bonus untuk Direksi, Dewan Komisaris dan Manajemen Eksekutif (Catatan 41)
      untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006 dan 2005 masing-masing sebesar Rp61.242
      dan Rp107.086.

   b. Transaksi Signifikan dengan Pemerintah Republik Indonesia

      · Pada bulan Mei 1999, Pemerintah melakukan program rekapitalisasi Bank Mandiri dengan
        menerbitkan Obligasi Pemerintah (Catatan 1c dan 7).

      · Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dan Menteri Keuangan menyetujui dan menjamin
        penerbitan Standby Letters of Credit dan pengkonversian kredit yang diberikan kepada
        PT Garuda Indonesia menjadi Obligasi Wajib Konversi (MCB).

      · Pengembalian tambahan modal disetor sebesar Rp1.412.000 yang merupakan kelebihan
        rekapitalisasi Pemerintah di Bank Mandiri (Catatan 31a).

      Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 227/KMK.02/2003
      tanggal 23 Mei 2003 dan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), selaku
      Pemegang Saham Bank, No. KEP-154/M-MBU/2002 tanggal 29 Oktober 2002 Pemerintah telah
      melakukan konversi Dana Rekapitalisasi senilai Rp5.000.000 dengan 5.000.000 lembar saham
      dengan nominal Rp1.000.000 (nilai penuh) per lembar saham, dan terhadap sisa dana
      rekapitalisasi sebesar Rp168.801.315 dicatat sebagai Agio.



                                                       113
                         PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


47. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)

   b. Transaksi Signifikan dengan Pemerintah Republik Indonesia (lanjutan)

       Berdasarkan PP No. 26 tahun 2003 tanggal 29 Mei 2003 Pemerintah Republik Indonesia telah
       melakukan penambahan modal ditempatkan dan disetor penuh pada Bank Mandiri sebesar
       Rp1.000.000 yang berasal dari kapitalisasi sebagian cadangan yang telah ditentukan
       penggunaannya.


48. PELAPORAN JATUH TEMPO

   Pelaporan jatuh tempo per 31 Desember 2006 dan 2005, didasarkan pada jangka waktu yang tersisa
   sejak tanggal-tanggal tersebut. Secara historis, terdapat bagian dari simpanan dalam jumlah yang cukup
   besar yang diperpanjang pada saat jatuh tempo. Selain itu, jika terdapat keperluan likuiditas, Obligasi
   Rekapitalisasi Pemerintah (portofolio diperdagangkan dan tersedia untuk dijual) dapat dicairkan dengan
   menjual atau menggunakannya sebagai jaminan dalam pasar antar bank. Langkah yang diambil oleh
   Bank sehubungan dengan maturity gap antara aktiva dan kewajiban moneter adalah dengan
   menetapkan gap limit yang disesuaikan dengan kemampuan Bank untuk memperoleh likuiditas segera.

   Pelaporan jatuh tempo aktiva dan kewajiban adalah sebagai berikut:

   2006

                                                   Tidak mempunyai
                                                     Kontrak Jatuh
            Keterangan               Jumlah             Tempo        < 1 bulan       1 bln - 3 bln   >3 bln < 6 bln       >6 bln < 12 bln    >12 bln
   Aktiva

   Kas                                 3.965.717                 -      3.965.717                -                    -                 -              -
   Giro pada Bank Indonesia           21.579.158                 -     21.579.158                -                    -                 -              -
   Giro pada bank lain - bersih          537.234                 -        537.234                -                    -                 -              -
   Penempatan pada Bank
     Indonesia dan bank
     lain – bersih                     9.435.541                -       9.031.890         12.888            212.511             178.252              -
   Surat-surat berharga - bersih      18.360.958           92.262      15.286.420        259.586            203.067             128.910      2.390.713
   Obligasi Rekapitalisasi
     Pemerintah                       90.648.024                 -               -               -                    -                 -   90.648.024
   Tagihan lainnya-transaksi
     perdagangan - bersih              1.958.039                 -        526.842        802.434            628.763                    -               -
   Surat berharga yang dibeli
      dengan janji dijual kembali
      - bersih                           833.388                 -        460.929         88.206            284.253                   -              -
   Tagihan derivatif - bersih            410.727                 -         13.059         17.929              2.697               3.093        373.949
   Kredit yang diberikan - bersih    103.282.247                 -     10.760.612      9.538.657          7.892.524          18.682.463     56.407.991
   Tagihan akseptasi - bersih          3.453.170                 -        805.629      1.551.088            999.879              89.889          6.685
   Penyertaan saham - bersih              84.870            84.870              -              -                  -                   -              -
   Aktiva tetap - bersih               4.709.243         4.709.243              -              -                  -                   -              -
   Aktiva pajak tangguhan - bersih     3.295.451         3.295.451              -              -                  -                   -              -
   Pendapatan yang masih akan
     diterima                          1.661.130                 -              -      1.661.130                      -               -                -
   Lain-lain - bersih                  3.302.295         2.240.593        729.409              -                      -         332.293                -

   Jumlah Aktiva                     267.517.192        10.422.419     63.696.899     13.931.918         10.223.694          19.414.900 149.827.362




                                                                 114
                         PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


48. PELAPORAN JATUH TEMPO (lanjutan)

   Pelaporan jatuh tempo aktiva dan kewajiban adalah sebagai berikut (lanjutan):

   2006 (lanjutan)

                                                   Tidak mempunyai
                                                     Kontrak Jatuh
            Keterangan               Jumlah             Tempo         < 1 bulan           1 bln - 3 bln         >3 bln < 6 bln        >6 bln < 12 bln        >12 bln
   Kewajiban

   Kewajiban segera                      671.339                 -          671.339                       -                       -                    -               -
   Giro                               48.812.753                 -       48.812.753                       -                       -                    -               -
   Tabungan                           60.303.561                 -       60.303.561
   Deposito berjangka                 96.591.234                 -       74.032.609         14.244.794               2.998.394             3.437.925         1.877.512
   Simpanan dari bank lain
     - Giro dan tabungan               1.286.609                 -        1.286.609                  -                       -                     -                   -
     - Inter-bank Call Money           1.899.681                 -        1.899.681                  -                       -                     -                   -
     - Deposito berjangka              5.003.010                 -        4.952.808             43.708                   4.269                 2.225                   -
   Hutang atas surat berharga
      yang dijual dengan janji
      dibeli kembali                   1.859.780                 -         214.909                   -                 141.893                     -         1.502.978
   Kewajiban derivatif                   100.823                 -          15.235              14.196                   1.474                14.679            55.239
   Kewajiban akseptasi                 3.608.393                 -         878.285           1.612.195               1.017.859                93.302             6.752
   Surat berharga yang diterbitkan     3.793.883                 -               -                   -                       -                     -         3.793.883
   Pinjaman yang diterima              3.424.892                 -               -                   -                       -                     -         3.424.892
   Estimasi kerugian atas
      komitmen dan kontinjensi          514.399           514.399                     -                   -                       -                    -               -
   Beban yang masih harus
     dibayar                             590.533                 -         590.533                   -                          -                  -                 -
   Hutang pajak                        1.582.800                 -               -                   -                          -                  -         1.582.800
   Kewajiban lain-lain                 6.970.296         6.970.296               -                   -                          -                  -                 -
   Pinjaman subordinasi                4.157.360                 -           9.765              27.499                        563             53.063         4.066.470

   Jumlah Kewajiban                  241.171.346         7.484.695      193.668.087         15.942.392               4.164.452             3.601.194        16.310.526

   Aktiva (kewajiban) bersih         26.345.846          2.937.724     (129.971.188)        (2.010.474)              6.059.242            15.813.706 133.516.836



   2005
                                                   Tidak mempunyai
                                                     Kontrak Jatuh
            Keterangan               Jumlah            Tempo         <1 bulan         1 bln - 3 bln           >3 bln <6 bln           >6 bln <12 bln         >12 bln
   Aktiva

   Kas                                 2.522.764                 -      2.522.764                     -                       -                   -                    -
   Giro pada Bank Indonesia           20.304.705                 -     20.304.705                     -                       -                   -                    -
   Giro pada bank lain - bersih          697.603                 -        697.603                     -                       -                   -                    -
   Penempatan pada Bank
     Indonesia dan bank
     lain - bersih                    23.617.054                -      23.355.312           176.616                   38.671                46.455                   -
   Surat-surat berharga - bersih      10.504.269           55.530       7.488.147           355.044                  232.059               261.000           2.112.489
   Obligasi Rekapitalisasi
     Pemerintah                       92.055.964                 -                -          57.568                           -          1.332.602          90.665.794
   Tagihan lainnya-transaksi
     perdagangan - bersih              2.724.729                 -       834.141            867.759                  999.742                23.087                     -
   Surat berharga yang dibeli
     dengan janji dijual
     kembali - bersih                    317.043                 -        215.513            101.530                       -                     -                   -
   Tagihan derivatif - bersih            315.243                 -         19.545             18.795                   5.673                     -             271.230
   Kredit yang diberikan - bersih     94.869.474                 -     15.469.798          9.987.343               6.415.058             8.718.649          54.278.626
   Tagihan akseptasi - bersih          3.890.010                 -        906.352          1.757.492               1.194.869                26.901               4.396
   Penyertaan saham - bersih              68.066            68.066              -                  -                       -                     -                   -
   Aktiva tetap - bersih               5.305.413         5.305.413              -                  -                       -                     -                   -
   Aktiva pajak tangguhan - bersih     2.231.402         2.231.402              -                  -                       -                     -                   -
   Pendapatan yang masih akan
     diterima                          1.852.191         1.852.191             -                      -                       -                  -                   -
   Lain-lain - bersih                  2.107.418           238.236       107.000                      -                       -            631.389           1.130.793

   Jumlah Aktiva                     263.383.348         9.750.838     71.920.880         13.322.147               8.886.072            11.040.083         148.463.328




                                                                 115
                        PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                               Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                           (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


48. PELAPORAN JATUH TEMPO (lanjutan)

   Pelaporan jatuh tempo aktiva dan kewajiban adalah sebagai berikut (lanjutan):

   2005 (lanjutan)


                                                   Tidak mempunyai
                                                     Kontrak Jatuh
          Keterangan                 Jumlah             Tempo            < 1 bulan         1 bln - 3 bln   > 3 bln < 6 bln > 6 bln < 12 bln   > 12 bln
   Kewajiban

   Kewajiban segera                      675.285                 -            675.285                -                  -               -              -
   Giro                               46.410.270                 -         46.410.270                -                  -               -              -
   Tabungan                           47.153.178                 -         47.153.178                -                  -               -              -
   Deposito berjangka                112.726.204                 -         84.841.715       17.321.397          2.930.751       3.908.353      3.723.988
   Simpanan dari bank lain
     - Giro                              415.841                 -             415.841               -                  -               -                -
     - Inter-bank Call Money             838.019                 -             838.019               -                  -               -                -
     - Deposito berjangka              5.545.129                 -           4.104.556         222.658            674.276         543.639                -
   Hutang atas surat berharga
      yang dijual dengan janji
      untuk dibeli kembali             2.046.420                 -             543.443               -                  -               -      1.502.977
   Kewajiban derivatif                   189.546                 -              20.194          21.027              5.771           2.391        140.163
   Kewajiban akseptasi                 4.319.102                 -           1.091.398       1.930.249          1.265.865          27.165          4.425
   Surat berharga yang diterbitkan     3.983.469                 -             949.015          83.693                  -               -      2.950.761
   Pinjaman yang diterima              4.279.631                 -             508.495         462.223            420.623       1.103.936      1.784.354
   Estimasi kerugian atas
      komitmen dan kontinjensi          594.084           594.084                      -               -                 -               -               -
   Beban yang masih harus
     dibayar                             693.956                 -               693.956               -                -                -             -
   Hutang pajak                          272.101                 -                     -               -                -                -       272.101
   Kewajiban lain-lain                 5.619.744         5.205.407                     -               -          389.992                -        24.345
   Pinjaman subordinasi                4.402.266                 -                     -               -            4.562                -     4.397.704

   Jumlah Kewajiban                  240.164.245         5.799.491        188.245.365       20.041.247          5.691.840       5.585.484     14.800.818

   Aktiva (kewajiban) bersih         23.219.103          3.951.347        (116.324.485)      (6.719.100)        3.194.232       5.454.599 133.662.510




49. INFORMASI SEGMEN

   Bank mempertimbangkan industri atau aktivitas bisnis sebagai segmen primer, dan lokasi geografis
   sebagai segmen sekunder. Aktivitas bisnis Bank dan Anak Perusahaan dan lokasi geografisnya
   adalah sebagai berikut:

                 Nama Perusahaan                                        Jenis Usaha                                 Lokasi Geografis
                                                                                               __

   · Induk Perusahaan
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                  Perbankan                             Indonesia, Singapura, Hong Kong,
                                                                                                           Grand Cayman dan Timor Leste
   · Anak Perusahaan
     PT Bank Syariah Mandiri                                         Bank Syariah                          Indonesia
     Bank Mandiri (Europe) Limited                                   Perbankan                             Inggris
     PT Mandiri Sekuritas                                            Sekuritas                             Indonesia
     PT Bumi Daya Plaza
      dan Anak Perusahaan                                            Lain-lain                             Indonesia
     PT Usaha Gedung Bank Dagang Negara
      dan Anak Perusahaan                                            Lain-lain                             Indonesia
                                                                                               __




                                                                 116
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


49. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

   Informasi Segmen Primer untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006
                                                     Bank
                                     Perbankan      Syariah         Sekuritas       Lain-lain        Eliminasi       Konsolidasian

   Pendapatan operasional              27.679.726   1.079.546         219.439            15.417                  -      28.994.128
   Pendapatan operasional antar
       segmen                             201.370              -                -                -      (201.370)                    -
   Pendapatan operasional termasuk
       pendapatan operasional
       antar segmen                    27.881.096   1.079.546         219.439            15.417         (201.370)       28.994.128
   Beban operasional                   25.052.651     978.714         158.118            93.535                -         26.283.018
   Beban operasional antar segmen          33.028           -               -                 -          (33.028)                 -
   Beban operasional termasuk
       beban operasional antar
       segmen                          25.085.679     978.714         158.118            93.535          (33.028)       26.283.018
   Laba operasional                     2.795.417     100.832           61.321           (78.118)       (168.342)         2.711.110
   Laba bersih                          2.479.433      65.480           42.635           20.945         (187.088)         2.421.405

   Jumlah Aktiva                      258.211.155   9.554.967        2.320.022          314.660       (2.883.612)      267.517.192


   Jumlah Aktiva (persentase dari
       jumlah aktiva konsolidasian
       sebelum eliminasi)                  95,49%      3,53%           0,86%             0,12%




   Informasi Segmen Sekunder untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2006

                                                                                      Pasifik
                                      Indonesia      Asia          Eropa Barat      (Cayman)         Eliminasi       Konsolidasian

   Pendapatan operasional              28.285.022     336.121          159.571          213.414                  -      28.994.128
   Pendapatan operasional antar
       segmen                             194.715             -          6.655                   -      (201.370)                    -
   Pendapatan operasional termasuk
       pendapatan operasional
       antar segmen                    28.479.737     336.121          166.226          213.414         (201.370)       28.994.128
   Beban operasional                   25.591.972     170.382          112.974          407.690                 -       26.283.018
   Beban operasional antar segmen          25.400           -            7.628                -           (33.028)               -
   Beban operasional termasuk
       beban operasional
       antar segmen                    25.617.372     170.382          120.602          407.690           (33.028)      26.283.018

   Laba Operasional                     2.862.365     165.739           45.624         (194.276)        (168.342)        2.711.110

   Laba bersih                          2.253.096     107.306           59.094          188.996         (187.088)         2.421.405

   Jumlah Aktiva                      261.340.622   1.977.521        1.999.938        5.082.723       (2.883.612)      267.517.192

   Jumlah Aktiva (persentase dari
       jumlah aktiva konsolidasian
       sebelum eliminasi)                 96,65%       0,73%             0,74%            1,88%




                                                       117
                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                              Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


49. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

   Informasi Segmen Primer untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2005
                                                     Bank
                                     Perbankan      Syariah       Sekuritas       Lain-lain        Eliminasi       Konsolidasian

   Pendapatan operasional              22.237.744      959.115       202.671           88.880                  -      23.488.410
   Pendapatan operasional antar
       segmen                              79.094             -        4.305                   -       (83.399)                -
   Pendapatan operasional termasuk
       pendapatan operasional
       antar segmen                    22.316.838      959.115       206.976           88.880          (83.399)       23.488.410

   Beban operasional                   21.242.904     821.937        155.918           80.078                -        22.300.837
   Beban operasional antar segmen          10.917           -              -                -          (10.917)                -
   Beban operasional termasuk
       beban operasional antar
       segmen                          21.253.821     821.937        155.918           80.078          (10.917)       22.300.837

   Laba operasional                     1.063.017     137.178         51.058             8.802         (72.482)        1.187.573

   Laba bersih                            549.404       83.819        16.690           25.938          (72.482)          603.369

   Jumlah Aktiva                      256.152.002    8.272.965     1.233.023          298.653       (2.573.295)      263.383.348

   Jumlah Aktiva (persentase dari
       jumlah aktiva konsolidasian
       sebelum eliminasi)                 96,31%        3,11%         0,46%             0,11%




   Informasi Segmen Sekunder untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2005

                                      Indonesia      Asia          Eropa           Lain-lain       Eliminasi       Konsolidasian

   Pendapatan operasional              22.812.829      357.059       123.432          195.090                  -      23.488.410
   Pendapatan operasional antar
       segmen                              83.399             -               -                -       (83.399)                -
   Pendapatan operasional termasuk
       pendapatan operasional
       antar segmen                    22.896.228      357.059       123.432          195.090          (83.399)       23.488.410

   Beban operasional                   21.257.987     231.216        169.481          642.153                -        22.300.837
   Beban operasional antar segmen          10.917           -              -                -          (10.917)                -
   Beban operasional termasuk
       beban operasional
       antar segmen                    21.268.904      231.216       169.481          642.153          (10.917)       22.300.837
   Laba Operasional                     1.627.324      125.843       (46.049)        (447.063)         (72.482)        1.187.573
   Laba Bersih                            425.991     106.626        (46.514)         189.751          (72.485)          603.369

   Jumlah Aktiva                      257.256.936    4.474.469     1.862.722        2.362.516       (2.573.295)      263.383.348


   Jumlah Aktiva (persentase dari
       jumlah aktiva konsolidasian
       sebelum eliminasi)                 96,73%        1,68%         0,70%             0,89%




                                                       118
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


50. RASIO KECUKUPAN MODAL (CAPITAL ADEQUACY RATIO)

   Rasio Kecukupan Modal (“CAR”) adalah rasio modal terhadap aktiva tertimbang menurut risiko (Risk
   Weighted Assets [RWA]). Berdasarkan peraturan Bank Indonesia, jumlah modal untuk risiko kredit terdiri
   dari Modal Inti (“Tier I”) dan Modal Pelengkap (“Tier II”) dikurangi penyertaan pada Anak Perusahaan.
   Dalam rangka perhitungan eksposur Risiko Pasar, Bank dapat memasukkan komponen Modal
   Pelengkap Tambahan (“Tier III”) yaitu Pinjaman Subordinasi berjangka pendek yang memenuhi kriteria
   tertentu sebagai komponen Modal. Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/ ”CAR”) (Bank
   Mandiri saja) per 31 Desember 2006 dan 2005 adalah masing-masing sebesar 25,30% dan 23,65%
   untuk CAR risiko kredit dan 24,62% dan 23,21% untuk CAR risiko kredit dan risiko pasar dan dihitung
   sebagai berikut:
                                                                                             2006                 2005

   Modal:
      Modal inti *)                                                                         22.011.986           20.858.866
      Modal pelengkap                                                                        8.564.284            8.575.390

   Jumlah modal inti dan modal pelengkap                                                    30.576.270           29.434.256
   Dikurangi : Penyertaan pada Anak Perusahaan                                              (2.210.393)          (2.046.481)

   Jumlah modal untuk risiko kredit                                                         28.365.877           27.387.775
   Modal pelengkap tambahan yang dialokasikan untuk mengantisipasi risiko pasar                      -                    -

   Jumlah modal untuk risiko kredit dan risiko pasar                                        28.365.877           27.387.775

   Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) kredit                                          112.138.825          115.806.894
   Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) pasar                                             3.057.992            2.204.133

   Jumlah ATMR untuk risiko kredit dan risiko pasar                                        115.196.817          118.011.027

   CAR untuk risiko kredit                                                                     25,30%               23,65%
   CAR untuk risiko kredit dan risiko pasar                                                    24,62%               23,21%

   CAR Minimum                                                                                      8%                   8%


   *)   Tidak termasuk pengaruh manfaat/(beban) pajak tangguhan sebesar Rp1.266.286 dan (Rp127.845) per 31 Desember 2006
        dan 2005, keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi atas surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang
        tersedia untuk dijual sebesar Rp327.960 dan (Rp345.658) per 31 Desember 2006 dan 2005.


51. POSISI DEVISA NETO

   Perhitungan Posisi Devisa Neto per tanggal 31 Desember 2006 dan 2005 berdasarkan Peraturan Bank
   Indonesia No. 7/37/PBI/2005 tanggal 30 September 2005. Berdasarkan surat keputusan tersebut, Bank
   disyaratkan untuk menjaga Posisi Devisa Neto neraca dan secara keseluruhan maksimum 20% dari
   jumlah modal. Sesuai dengan panduan Bank Indonesia, rasio Posisi Devisa Neto secara keseluruhan
   adalah penjumlahan nilai absolut dari selisih bersih antara aktiva dan kewajiban dalam neraca untuk
   setiap mata uang asing ditambah dengan selisih bersih dari tagihan dan kewajiban komitmen dan
   kontinjensi, yang dicatat dalam rekening administratif, untuk setiap mata uang asing, yang dinyatakan
   dalam rupiah. Sedangkan posisi devisa neto untuk neraca adalah selisih bersih total aktiva dan total
   kewajiban dalam mata uang asing yang dinyatakan dalam Rupiah.




                                                         119
                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                             Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


51. POSISI DEVISA NETO (lanjutan)

    Posisi Devisa Neto Bank Mandiri berdasarkan mata uang per 31 Desember 2006 adalah sebagai berikut:
                Mata Uang                             Aktiva                     Kewajiban        Posisi Devisa Neto
    KESELURUHAN (NERACA DAN REKENING ADMINISTRATIF)
    Dolar Amerika Serikat                               41.030.408                   40.248.117                  782.291
    Yen Jepang                                             766.483                      694.392                   72.091
    Euro                                                   674.356                      489.332                  185.024
    Dolar Singapura                                        240.952                      232.290                    8.662
    Dolar Hong Kong                                        234.456                      116.265                  118.191
    Poundsterling Inggris                                  145.491                      103.108                   42.383
    Dolar Australia                                         80.941                       27.316                   53.625
    Lain-lain *)                                            28.129                        6.951                   28.084

    Jumlah                                                                                                     1.290.351

    NERACA
    Dolar Amerika Serikat                               39.795.789                   36.153.929                3.641.860
    Dolar Singapura                                        231.935                      220.868                   11.067
    Euro                                                   218.275                      513.025                 (294.750)
    Dolar Hong Kong                                        200.761                      116.265                   84.496
    Yen Jepang                                             191.539                      413.525                 (221.986)
    Poundsterling Inggris                                   70.622                       10.623                   59.999
    Dolar Australia                                         40.013                       20.198                   19.815
    Lain-lain                                               23.610                        6.951                   16.659

    Jumlah                                                                                                      3.317.160

    Jumlah Modal Tier I dan Tier II
       dikurangi penyertaan pada anak
       perusahaan (Catatan 50)                                                                                28.365.877

    Rasio PDN (Neraca)                                                                                           11,69%
    Rasio PDN (Keseluruhan)                                                                                       4,55%

    Rasio PDN per 31 Desember 2006 jika menggunakan modal bulan November 2006 (tidak diaudit) adalah
    sebagai berikut:
    Modal Bulan November 2006                                                                                28.276.345
    Rasio PDN (Neraca)                                                                                          11,73%
    Rasio PDN (Keseluruhan)                                                                                      4,56%

    *) Merupakan penjumlahan absolut dari selisih antara aktiva dan kewajiban.



    Posisi Devisa Neto Bank Mandiri berdasarkan mata uang per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut:

                Mata Uang                             Aktiva                     Kewajiban         Posisi Devisa Neto
    KESELURUHAN (NERACA DAN REKENING ADMINISTRATIF)
    Dolar Amerika Serikat                               47.328.306                   46.984.911                  343.395
    Dolar Hong Kong                                        248.797                      123.844                  124.953
    Dolar Singapura                                      1.805.477                    1.683.567                  121.910
    Poundsterling Inggris                                  125.526                       75.880                   49.646
    Euro                                                   716.890                      692.445                   24.445
    Dolar Australia                                         30.350                       17.114                   13.236
    Yen Jepang                                             252.298                      243.775                    8.523
    Lain-lain                                               20.009                        6.375                   20.250

    Jumlah                                                                                                       706.358




                                                            120
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


51. POSISI DEVISA NETO (lanjutan)

    Posisi Devisa Neto Bank Mandiri berdasarkan mata uang per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut
    (lanjutan):

                Mata Uang                  Aktiva          Kewajiban            Posisi Devisa Neto
    NERACA
    Dolar Amerika Serikat                   43.919.757         41.432.545                   2.487.212
    Dolar Singapura                          1.805.477          1.647.090                     158.387
    Euro                                       724.170            708.480                      15.690
    Yen Jepang                                 241.435            237.832                       3.603
    Dolar Hong Kong                            235.924            123.844                     112.080
    Poundsterling Inggris                       96.656             47.011                      49.645
    Dolar Australia                             30.350             17.114                      13.236
    Lain-lain                                   20.009              6.375                      13.634

    Jumlah                                                                                  2.853.487

    Jumlah Modal Tier I dan Tier II
      dikurangi penyertaan pada anak
      perusahaan (Catatan 50)                                                              27.387.775
    Rasio PDN (Neraca)                                                                       10,42%
    Rasio PDN (Keseluruhan)                                                                   2,58%



52. RASIO AKTIVA PRODUKTIF BERMASALAH, RASIO PEMENUHAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN
    AKTIVA PRODUKTIF, RASIO KREDIT USAHA KECIL DAN BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN
    KREDIT

    Rasio aktiva produktif bermasalah terhadap jumlah aktiva produktif per 31 Desember 2006 dan 2005
    (Bank Mandiri saja) adalah masing-masing sebesar 8,25% dan 12,29%. Rasio kredit bermasalah
    (Bank Mandiri saja) sebelum dikurangi dengan penyisihan penghapusan (gross basis) per
    31 Desember 2006 dan 2005 adalah masing-masing sebesar 17,08% dan 26,58% (Catatan 11A.d).

    Rasio jumlah penyisihan penghapusan aktiva produktif yang telah dibentuk oleh Bank Mandiri
    terhadap jumlah minimum penyisihan penghapusan aktiva produktif sesuai dengan ketentuan Bank
    Indonesia, per 31 Desember 2006 dan 2005 adalah masing-masing sebesar 107,83% dan 102,97%.

    Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan Bank Mandiri per 31 Desember 2006
    dan 2005 adalah masing-masing sebesar 4,15% dan 4,85%.

    Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) per 31 Desember 2006 dan 2005 tidak melampaui
    ketentuan BMPK untuk pihak terkait dan pihak tidak terkait. BMPK dihitung sesuai dengan Peraturan
    Bank Indonesia – PBI No. 7/3/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 sebagaimana telah diubah dengan
    PBI No. 8/13/PBI/2006 tentang Perubahan Atas PBI No. 7/3/PBI/2005 tentang Batas maksimum
    Pemberian Kredit Bank Umum.


53. KEGIATAN JASA KUSTODIAN DAN WALI AMANAT

    Kegiatan Jasa Kustodian

    Bank Mandiri telah memberikan Jasa Kustodian sejak tahun 1995 dengan surat izin operasi yang
    telah diperbaharui oleh BAPEPAM berdasarkan Surat Keputusan No. KEP.01/PM/Kstd/1999
    tertanggal 4 Oktober 1999. Kustodian Bank Mandiri merupakan bagian dari Securities Services
    Department, dimana jasa-jasa yang ditawarkan adalah sebagai berikut:




                                                121
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


53. KEGIATAN JASA KUSTODIAN DAN WALI AMANAT (lanjutan)

   Kegiatan Jasa Kustodian (lanjutan)

   a. Penanganan dan penyelesaian transaksi jual-beli surat berharga dengan dan tanpa warkat
      (scripless);
   b. Penyimpanan dan administrasi surat-surat berharga dan aktiva berharga lainnya;
   c. Pengurusan hak-hak klien atas kepemilikan surat-surat berharga yang disimpan sampai dengan
      hak tersebut efektif di rekening klien (corporate action);
   d. Perwalian (proxy) pada Rapat Umum Pemegang Saham dan Rapat Umum Pemegang Obligasi.
   e. Penyampaian laporan dan informasi yang terkait dengan surat-surat berharga milik nasabah yang
      disimpan dan diadministrasikan oleh Kustodian Bank Mandiri.

   Untuk memenuhi kebutuhan investor dalam melakukan investasi diberbagai instrumen surat berharga,
   Kustodian Bank Mandiri memfasilitasinya dengan bertindak sebagai:

   a. Kustodian umum untuk melayani investor yang melakukan investasi pada pasar modal di
      Indonesia;
   b. Kustodian lokal untuk American Depository Receipts (ADRs) dan Global Depository Receipts
      (GDR) yang dibutuhkan oleh investor yang akan melakukan konversi dari saham perusahaan yang
      terdaftar di bursa lokal dan luar negeri (dual/multi listing);
   c. Sub-Registry untuk penyelesaian transaksi obligasi negara (SUN) dan SBI;
   d. Kustodian untuk reksadana yang diterbitkan dan dikelola oleh manajer investasi;
   e. Kustodian Euroclear bagi nasabah yang akan melakukan investasi dan penyelesaian transaksi
      surat-surat berharga yang terdaftar di bursa luar negeri dan tercatat di Euroclear Operations
      Centre, Brussels.
   f. Pinjam Meminjam Efek sebagai jasa layanan bagi nasabah yang ingin memaksimalkan hasil
      investasinya dengan bersedia meminjamkan surat berharganya kepada perusahaan sekuritas
      melalui perantara dan penjaminan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia.

   Kustodian Bank Mandiri memiliki 337 dan 329 nasabah per 31 Desember 2006 dan 2005, yang terdiri
   dari dana pensiun, perusahaan asuransi, bank, yayasan, perusahaan sekuritas, reksadana,
   institusi/badan hukum lain maupun perseorangan. Nilai portofolio yang disimpan per 31 Desember
   2006 sebesar Rp73.596.884 dan US$395.383.869,08 (nilai penuh) dan per 31 Desember 2005
   sebesar Rp60.690.045 dan US$260.618.596,36 (nilai penuh).

   Bank Mandiri mengasuransikan portofolio nasabah yang disimpan di kustodian terhadap kemungkinan
   kerugian yang timbul dari penyimpanan dan pemindahan surat-surat berharga sesuai dengan
   ketentuan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.

   Kegiatan Wali Amanat

   Bank Mandiri telah memberikan Jasa Wali Amanat sejak tahun 1983 dengan surat ijin operasi untuk
   kegiatan wali amanat telah diperbaharui dan didaftarkan kembali ke BAPEPAM berdasarkan Surat
   Keputusan No.17/STTD-WA/PM/1999 tertanggal 27 Oktober 1999. Jasa-jasa yang ditawarkan adalah
   sebagai berikut:

   a.   Jasa Wali Amanat (Trustee) untuk obligasi & MTN
   b.   Jasa Agen Pengelola Rekening Penampungan (Escrow Agent)
   c.   Jasa Agen Pembayaran (Paying Agent)
   d.   Jasa Penampungan Dana IPO/Initial Public Offering (Receiving Bank)
   e.   Jasa Agen Penjaminan (Security Agent)




                                              122
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


53. KEGIATAN JASA KUSTODIAN DAN WALI AMANAT (lanjutan)

   Kegiatan Wali Amanat (lanjutan)

   Bank Mandiri selaku Wali Amanat per 31 Desember 2006 telah mengelola 30 emisi dengan nilai emisi
   (Obligasi dan MTN) sebesar Rp9.852.386 dan US$100.000.000 (nilai penuh) dan per 31 Desember
   2005 sebanyak 31 emisi dengan jumlah nilai emisi (obligasi dan MTN) sebesar Rp9.381.567 dan
   US$100.000.000 (nilai penuh). Sedangkan dana pengembalian obligasi (sinking fund) dan escrow
   fund yang dikelola per 31 Desember 2006 dan 2005 adalah sebesar Rp50.461 untuk 8 nasabah dan
   Rp374.582 untuk 6 nasabah.

   Baik Wali Amanat maupun Kustodi telah mendapat sertifikasi standar mutu pelayanan ISO 9001:2000.


54. KREDIT PENERUSAN (CHANNELING LOANS)

   Kredit penerusan berdasarkan sumber dana dan sektor ekonomi adalah sebagai berikut:
                                                                             2006             2005

   Pemerintah:
    Listrik, gas dan air                                                     8.349.541        9.295.177
    Transportasi dan komunikasi                                              4.185.230        4.973.541
    Pertanian                                                                1.307.609        1.492.249
    Industri                                                                   769.286          796.800
    Pertambangan                                                                36.266           65.995
    Konstruksi                                                                  14.084           15.558
    Lain-lain                                                                  102.055          110.375

                                                                            14.764.071       16.749.695


   Bank Mandiri telah ditunjuk untuk menatausahakan kredit kelolaan yang diterima oleh Pemerintah
   Indonesia dalam berbagai mata uang dari beberapa lembaga keuangan bilateral dan multilateral untuk
   membiayai proyek-proyek Pemerintah melalui BUMN, BUMD dan PEMDA, antara lain: Overseas
   Economic Cooperation Fund, Protocol Prancis, International Bank for Reconstruction Development,
   Asian Development Bank, The Swiss Confederation 30.09.1985, Kreditanstalt fur Wiederaufbau, Banque
   Paribas, IGGI, Nederland Urban Sector Loan & De Nederlanse Inveseringsbank voor
   Ontwikkelingslanden NV, Pemerintah Swiss, Internatiol Bank for Reconstruction Development, Banque
   Francis & Credit National, US EXPORT EMPORT BANK, RYOSIN INT'L LTD, HKG, AUSTRIA,
   Konsorsium bank-bank Swiss 16.12.1994, The European Investment Bank, West Merchant Bank Ltd,
   Sumisho, Fuyo, LTCB, Orix & Sinco, Export Finance And Insurance Corporation ( EFIC ) Australia, Japan
   Bank for International Cooperation, Calyon & BNP Paribas, BNP Paribas & CAI, BELGIA, Kreditanstalt
   fur Wiederaufbau, International Bank for Reconstruction Development, US EXPORT EMPORT BANK,
   RYOSIN INT'L LTD, HKG, AUSTRIA, MEESPIERSON N.V. BELANDA 14.07.1994, Konsorsium bank-
   bank Swiss 16.12.1994, Asian Development Bank, Asian Development Bank, Pemerintah Perancis, The
   Swiss Confederation 30.09.1985, Banque Paribas, IGGI, Nederland Urban Sector Loan & De Nederlanse
   Inveseringsbank voor Ontwikkelingslanden NV, Protocol Prancis, Internatiol Bank for Reconstruction
   Development, IGGI, Nederland Urban Sector Loan & De Nederlanse Inveseringsbank voor
   Ontwikkelingslanden NV, Export Finance And Insurance Corporation ( EFIC ) Australia, Japan Bank for
   International Cooperation, Calyon & BNP Paribas, BNP Paribas & CAI, The European Investment Bank,
   West Merchant Bank Ltd, Sumisho, Fuyo, LTCB, Orix & Sinco.

   Kredit Kelolaan tidak disajikan dalam neraca konsolidasian karena Bank dan Anak Perusahaan tidak
   menanggung risiko atas kredit tersebut. Berdasarkan perjanjian tersebut di atas Bank Mandiri bertugas
   melakukan penagihan kepada debitur dan menyetorkan kembali kepada Pemerintah atas pembayaran
   pokok kredit, termasuk bunga dan beban-beban lainnya serta pengelolaan dokumentasi kredit. Sebagai
   gantinya Bank Mandiri akan menerima jasa perbankan (fee bank) yang berkisar antara 0,15% - 0,40%
   dari setoran bunga nasabah dan 0,50% dari rata-rata saldo baki debet kredit selama satu tahun.




                                               123
                     PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                            Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


55.   MANAJEMEN RISIKO

      Penerapan Manajemen risiko pada Bank dilaksanakan dengan mengacu kepada Peraturan Bank
      Indonesia (PBI) tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum No. 5/8/PBI/2003 tanggal 19
      Mei 2003 dan Surat Edaran Bank Indonesia No. 5/21/DPNP tanggal 29 September 2003 tentang
      Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, yang ditujukan agar Bank dapat mengimplementasikan
      Basel II Accord pada tahun 2008. Dalam hal ini Bank menerapkannya secara bertahap yaitu dimulai
      dengan pendekatan yang paling sederhana (standard model) dan kemudian menuju kepada pendekatan
      internal model yang senantiasa dikembangkan sesuai dengan standar terbaik (best practice), yang
      secara garis besar meliputi identifikasi risiko, pengukuran risiko, mitigasi risiko dan monitoring risiko.

      Selanjutnya dalam rangka penerapan dimaksud, bank telah membentuk Basel II Compliance Committee,
      dengan tugas mengintegrasikan inisiatif yang terkait dengan manajemen risiko, yaitu:
      · Mengidentifikasi posisi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. terhadap ketentuan Basel II (gap analysis).
      · Menyiapkan strategi dan penerapan Manajemen Risiko yang terintegrasi.
      · Mengintegrasikan langkah-langkah tersebut di atas dengan persiapan infrastruktur termasuk sarana
         teknologi informasi melalui Enterprise Risk Management (ERM) Project (2005 – 2008).

      Salah satu pemenuhan atas PBI dan SE BI di atas, Bank telah menyusun profil risiko Bank setiap triwulan
      dan melaporkan ke Bank Indonesia sesuai jadual yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Laporan
      Profil Risiko Bank Mandiri menggambarkan risiko yang melekat dalam kegiatan bisnis bank (inherent
      risk) termasuk sistem pengendalian risiko (risk control system) untuk masing-masing jenis risiko. Selain
      laporan ke BI secara triwulanan, Bank juga secara internal mengupayakan penyusunan profil risiko
      dengan periode yang lebih pendek seperti bulanan, mingguan dan harian, sehingga kinerja risiko
      terdeteksi lebih awal dan akurat.

      Dalam rangka pengelolaan risiko yang semakin kompleks dan juga untuk memenuhi kebutuhan
      pengelolaan bank yang sehat dan terpadu, Bank juga telah memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Bank
      Mandiri (KMRBM).

      Sesuai ketentuan Bank Indonesia mengenai Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, Bank
      telah membentuk Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko yang dimaksudkan
      untuk dapat menunjang pengelolaan risiko yang lebih menyeluruh, terpadu, terukur dan terkendali.

      Komite Manajemen Risiko di Bank Mandiri yang tercakup di dalam Risk and Capital Committee (RCC)
      telah dibentuk sejak tanggal 10 Oktober 2001. RCC bertanggung jawab atas penetapan kebijakan
      manajemen risiko bank secara menyeluruh seperti penetapan limit internal, penetapan kebijakan suku
      bunga dana dan kredit, penetapan kebijakan kredit, peluncuran produk baru serta memonitor
      pelaksanaan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan untuk mengidentifikasi, mengukur dan
      mengelola risiko.

      Dalam perkembangannya, cakupan tugas dan fungsi dari komite ini telah mengalami beberapa
      perubahan. Perubahan terakhir yang mulai diterapkan pada semester I-2006 adalah memfokuskan RCC
      menjadi tiga sub komite yaitu: Asset & Liability Committee, Risk Management Committee, dan Capital &
      Investment Committee. Dengan adanya penyempurnaan ini maka cakupan kontrol dan tanggung jawab
      terhadap setiap risiko menjadi lebih fokus dan efektif. Setiap komite ini didukung oleh group kerja
      (working group) yang anggotanya terdiri dari group-group yang terkait langsung dengan permasalahan
      risiko yang masuk dalam cakupan komite dimaksud.

      Dalam rangka melakukan pengelolaan risiko yang lebih menyeluruh, terpadu, terukur dan terkendali,
      Bank telah membentuk Satuan Kerja Manajemen Risiko yang berada di bawah Direktorat Manajemen
      Risiko (Risk Management Directorate). Direktorat Manajemen Risiko bertanggung-jawab dalam
      mengelola/mengkoordinasikan seluruh risiko yang dihadapi Bank, yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko
      operasional, risiko likuiditas, risiko hukum, risiko reputasi, risiko strategik dan risiko kepatuhan termasuk
      menetapkan kebijakan dan pedoman risiko.




                                                     124
                   PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                          Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


55. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

   Direktorat Manajemen Risiko dipimpin oleh seorang Direktur yang bertanggung jawab kepada Dewan
   Direksi dan sekaligus menjadi anggota dengan hak suara (voting member) pada Risk and Capital
   Committee. Dalam operasionalnya Direktorat Manajemen Risiko dibagi menjadi 2 (dua) bagian besar,
   yaitu 1) Credit Approval sebagai bagian dari four-eye principle, 2) Independent Risk Management yang
   dibagi menjadi beberapa grup berkaitan dengan risiko kredit dan portofolio, risiko operasional dan risiko
   pasar.

   Di samping itu, sebagai tindak lanjut terhadap peraturan Bank Indonesia nomor 7/25/PBI/2005 tentang
   Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Pengurus dan Pejabat Bank Umum, Bank juga telah mempersiapkan
   langkah-langkah awal diantaranya dengan mengirimkan pegawai dari unit kerja manajemen risiko dan
   unit bisnis terkait untuk mengikuti pelatihan dan mengikuti ujian Sertifikasi Manajemen Risiko yang
   diselenggarakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) yang bekerjasama dengan Global
   Association of Risk Profesionals (GARP). Melalui sertifikasi ini serta pelatihan internal yang intensif, Bank
   diharapkan dapat siap dengan sumber daya manusia yang bersertifikasi manajemen risiko sesuai
   ketentuan BI.

   Selain untuk memenuhi ketentuan Bank Indonesia dan Basel II, Bank juga mengembangkan
   Enterprise Risk Management (ERM) yang sesuai dengan kebutuhan strategis dan operasional Bank.
   Melalui pengembangan ERM tersebut, diharapkan pengelolaan manajemen risiko di Bank dapat
   terintegrasi dan menjadi proses yang “embedded” dalam proses bisnis Bank, khususnya untuk
   menunjang rencana organisasi berbentuk Strategic Business Unit (SBU) yang dimulai pada tahun
   2007, sehingga dapat memberikan nilai tambah (value added) bagi Bank dan stakeholders Bank.
   Dengan Basel II sebagai katalis, implementasi ERM ditujukan untuk melihat hasil akhir dari kinerja
   bank berbasis risiko dalam besaran nilai atau value (Risk Based Performance).

   Risiko Kredit

   Pengelolaan risiko kredit Bank terutama diarahkan untuk meningkatkan ekspansi kredit yang sehat
   dan mengelola kredit yang telah diberikan agar terhindar dari penurunan kualitas atau menjadi Non
   Performing Loan (NPL). Nilai NPL yang terkendali pada akhirnya dapat meminimalkan kerugian dan
   mengoptimalkan penggunaan modal yang dialokasikan untuk risiko kredit.

   Untuk mendukung hal tersebut, Bank telah memiliki kebijakan dan pedoman tertulis mengenai
   pemberian kredit yang mencakup Kebijakan Perkreditan Bank Mandiri (KPBM), Pedoman
   Pelaksanaan Kredit (PPK) dan Surat Edaran di bidang perkreditan yang lebih rinci. Ketiga acuan kerja
   dimaksud memberikan petunjuk pengelolaan kredit secara lengkap, mulai dari permohonan, proses
   analisa, persetujuan, dokumentasi, pengawasan, hingga proses restrukturisasi disertai dengan analisa
   dan perhitungan risiko. Dalam rangka mendukung proses pemberian kredit yang lebih hati-hati, Bank
   juga melakukan review dan penyempurnaan terhadap kebijakan tersebut secara periodik sesuai
   dengan perkembangan bisnis terkini.

   Secara garis besar pengelolaan risiko kredit diterapkan pada tingkat transaksional maupun tingkat
   portofolio. Pada tingkat transaksional diterapkan four-eye principle yaitu setiap pemutusan kredit
   melibatkan Business Unit dan Credit Risk Management Unit secara independen untuk memperoleh
   keputusan yang obyektif. Mekanisme four-eye principle dilakukan melalui Credit Approval Committee
   yaitu proses pemutusan kredit dilaksanakan melalui mekanisme rapat Komite Kredit dan
   pemutusannya dilakukan oleh Pejabat Pemegang Kewenangan Memutus Kredit dari Business Unit
   dan Risk Management yang memiliki kompetensi, kemampuan dan integritas. Dengan demikian,
   proses pemberian kredit menjadi lebih komprehensif dan hati-hati.




                                                  125
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


55. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

   Risiko Kredit (lanjutan)

   Sebagai bagian dari pelaksanaan prudential banking, pemegang kewenangan dalam melakukan
   pemutusan kredit selain menggunakan format Nota Analisa Kredit dan alat analisa keuangan (spread
   sheet keuangan) juga mendapatkan panduan dari Tools Rating (BMRS) dan Scoring System (MBSS
   & SBSS) untuk dapat melakukan pengukuran risiko kredit (credit risk assesment) yang lebih akurat
   dan penetapan tingkat bunga (pricing) atas dasar risiko (risk based pricing). Bank telah memiliki
   Pedoman Penyusunan dan Pengembangan Model Credit Rating dan Credit Scoring, yang merupakan
   pedoman lengkap bagi Bank dalam menyusun model credit rating dan credit scoring yang proven dan
   handal dan selanjutnya model tersebut diimplementasikan ke dalam Credit Risk Tools sebagai salah
   satu alat bantu dalam memutus kredit. Untuk memonitor performance model credit rating dan credit
   scoring, secara berkala dilakukan review atas hasil Scoring dan hasil rating yang telah dilakukan oleh
   Business Unit dan hasilnya dituangkan dalam Credit Scoring Review dan Rating Outlook yang
   masing-masing diterbitkan secara triwulanan dan semesteran.

   Penyempurnaan Sistem scoring pada awalnya hanya terdiri atas scoring untuk debitur UKM dan
   scoring untuk debitur middle commercial. Seiring dengan perkembangan bisnis Bank, saat ini sudah
   pula dikembangkan mencakup scoring model khusus untuk kredit usaha mikro (KUM) dan scoring
   model khusus untuk pembiayaan kredit pada Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Pengembangan sistem
   scoring untuk pengembangan bisnis kredit mikro akan terus dilakukan Bank, misalnya sistem scoring
   untuk pengambilan keputusan dalam pembiayaan kepada agen (depo) penyalur minyak dengan
   pemakai akhir adalah rumah tangga maupun industri kecil lainnya.

   Sementara itu sistem rating yang digunakan untuk debitur korporasi dan large commercial saat ini
   telah dikalibrasi terhadap model rating financial dan telah dilakukan penyempurnaan terhadap faktor-
   faktor kualitatif dari yang sebelumnya bersifat subjektif menjadi lebih obyektif, yaitu dengan
   menerapkan scoring base sebagai dasar adjustment untuk menetapkan customer rating.

   Penerapan scoring dan rating tools juga ditujukan untuk memberikan penilaian yang lebih obyektif
   kepada nasabah sehingga nasabah-nasabah yang berisiko rendah akan mendapatkan perlakuan
   (treatment) yang berbeda dibandingkan dengan yang berisiko tinggi.

   Sebagai upaya menurunkan tingkat NPL kredit, Bank melakukan inisiatif antara lain penyempurnaan
   format nota analisa kredit yang lebih berorientasi pada analisa risiko dan komprehensif sehingga
   mendukung pemutusan kredit yang berprinsip pada asas kehati-hatian (prudential banking). Selain itu
   Bank juga telah mengembangkan dan mengimplementasikan proses analisa Watch List (Early
   Warning Analysis) bagi debitur-debitur performing untuk mengidentifikasi debitur-debitur yang
   berpotensi tinggi mengalami downgrade menjadi NPL sehingga Management dapat segera
   menetapkan account strategy dan tindakan (action) yang dapat memberikan hasil paling optimal.

   Kredit yang bermasalah ditangani oleh unit khusus (Credit Recovery Group) agar penyelesaiannya
   dapat ditangani lebih menyeluruh dan dilain pihak Unit Bisnis tetap fokus pada pengelolaan debitur
   lancar dan ekspansi kredit. Sejalan dengan kebutuhan organisasi, Credit Recovery Group telah
   ditingkatkan menjadi Direktorat Special Asset Management (dipimpin oleh seorang Direktur) yang
   membawahi 2 (dua) grup Credit Recovery dengan harapan bahwa proses penyelesaian kredit
   bermasalah menjadi lebih cepat dan efektif.

   Pada tingkat portofolio Bank memiliki Portfolio Guideline yang dapat digunakan untuk mengarahkan
   ekspansi kredit sehingga tercapai komposisi portofolio yang optimal, baik atas dasar sektor ekonomi,
   wilayah, segmen maupun produk dapat terjaga. Alokasi portofolio yang optimal ini memungkinkan
   tidak terjadinya pengambilan risiko yang berlebihan yang melampaui risk appetite bank dan dapat
   diperoleh return yang optimal. Secara periodik (bulanan dan semesteran) dilakukan analisa portofolio
   sehingga adanya perubahan variabel ekonomi maupun variabel sektoral (industri) yang mempengaruhi
   alokasi yang optimal dapat dipantau dan dilakukan langkah-langkah antisipasi yang taktikal maupun
   strategis (portfolio rebalancing).



                                               126
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


55. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

   Risiko Kredit (lanjutan)

   Sejalan dengan penerapan alat ukur risiko tersebut dan sebagai analisa pendukung dalam
   pengelolaan risiko kredit, Bank juga telah menggunakan Customer Profitability Analysis yang berbasis
   risiko. Dengan demikian dapat diketahui nilai tambah ekonomis kepada pemegang saham atas
   aktivitas kredit yang dilakukan Bank. Bank akan terus berupaya meningkatkan alat ukur risiko kredit
   guna memperoleh insentif alokasi modal ekonomi yang lebih rendah saat penerapan New Basel II
   Capital Accord di masa mendatang.

   Selain itu, Bank juga menerapkan perhitungan tingkat suku bunga berdasarkan risiko (risk based
   pricing) dan Required Yield sebagai tingkat imbal hasil minimum dalam menetapkan suku bunga
   kredit. Pricing strategy bertujuan menjaga tingkat profitabilitas bank dan menetapkan suku bunga yang
   kompetitif dalam rangka mendukung unit bisnis untuk melakukan ekspansi kredit.

   Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas

   a. Manajemen Risiko Likuiditas

      Bank melakukan pengelolaan risiko likuiditas agar dapat memenuhi setiap kewajiban finansial
      yang sudah diperjanjikan secara tepat waktu dan senantiasa dapat memelihara tingkat likuiditas
      yang memadai dan optimal. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank menetapkan kebijakan
      pengelolaan risiko likuiditas, yang mencakup antara lain pemeliharaan cadangan likuiditas yang
      optimal, pengukuran dan penetapan limit risiko likuiditas, penyusunan analisa skenario dan
      contingency plan, penyusunan strategi pendanaan serta memiliki akses pasar.

      Tingkat likuiditas Bank diukur melalui primary reserve dan secondary reserve. Bank memelihara
      primary reserve dan secondary reserve untuk memenuhi kebutuhan operasional harian dan
      sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas dari penarikan dana tidak terjadwal
      maupun ekspansi aktiva.

      Primary reserve dipelihara dalam bentuk Giro Wajib Minimum (GWM) di Bank Indonesia dan kas
      di cabang-cabang. Sesuai ketentuan Bank Indonesia, Bank diwajibkan memelihara GWM Rupiah
      dan Valas secara harian masing-masing sebesar minimum 11% dari dana pihak ketiga Rupiah
      (untuk Bank dengan total dana pihak ketiga di atas Rp50 triliun dan Loan to Deposit Ratio antara
      50-60%) dan minimum 3% dari dana pihak ketiga Valas. Per 31 Desember 2006 realisasi GWM
      Rupiah sebesar 11,73% dan GWM Valas sebesar 3,01%.

      Secondary reserve Bank ditempatkan dalam bentuk SBI/FASBI, penempatan antar bank, dan
      surat berharga (portofolio yang diperdagangkan dan yang tersedia untuk dijual). Bank menetapkan
      limit secondary reserve minimum 5% dari dana pihak ketiga. Per 31 Desember 2006 Bank memiliki
      Rp22,80 triliun dalam secondary reserve, atau 11,23% dari dana pihak ketiga Bank sebesar
      Rp203,03 triliun.

      Risiko likuiditas yang mungkin dihadapi Bank di masa datang diukur dan dipantau melalui liquidity
      gap analysis, yang merupakan proyeksi surplus atau defisit likuiditas berdasarkan maturity profile
      dari aktiva dan pasiva Bank termasuk kebutuhan ekspansi bisnis. Berdasarkan Rencana Kerja dan
      Anggaran Perusahaan tahun 2007, likuiditas Bank diproyeksikan akan berada dalam posisi surplus
      sampai dengan 12 bulan ke depan.

      Pemantauan risiko likuiditas dilakukan melalui penetapan limit internal atas beberapa indikator
      risiko likuiditas (disebut juga liquidity red flag), yang mencakup limit GWM, Secondary Reserve,
      Loan to Deposit Ratio (LDR), Konsentrasi Dana Nasabah Besar, Maximum Cumulative Outflow
      (MCO) dan limit Pinjaman Overnight.




                                               127
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


55. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

   Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas (lanjutan)

   a. Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan)

      Untuk mengetahui kemampuan Bank dalam menghadapi situasi likuiditas yang berbeda, Bank
      melakukan analisa skenario likuiditas, yang mencakup skenario kondisi normal dan tidak normal
      termasuk kondisi ekstrim atau krisis (stress testing) yang dilengkapi dengan penyusunan rencana
      kontinjensi.

      Sesuai dengan rencana kontinjensi tersebut, Bank dapat memenuhi kebutuhan likuiditas melalui
      pendanaan alternatif di luar pendanaan masyarakat seperti repurchase agreement, bilateral
      funding, collateralized facility agreement, foreign exchange swap, dan penjualan surat berharga
      seperti obligasi pemerintah. Bank juga dapat menggunakan posisi dominannya di pasar untuk
      melakukan pendanaan jangka pendek tanpa meningkatkan biaya dana secara signifikan.

   b. Manajemen Risiko Suku Bunga

      Aktiva Bank yang sensitif terhadap suku bunga didominasi oleh obligasi pemerintah dan kredit, dan
      Pasiva yang sensitif terhadap suku bunga didominasi oleh Dana Pihak Ketiga (giro, tabungan dan
      deposito).

      Dalam pengelolaan risiko suku bunga, Bank menggunakan analisa repricing gap dan duration gap.
      Bank melakukan simulasi untuk mengukur sensitivitas pendapatan (NII Sensitivity) dan nilai modal
      ekonomis (Economic Value of Equity, EVE) akibat pergerakan suku bunga. Pengukuran sensitivitas
      NII (Net Interest Income) dan nilai ekonomis modal dilakukan dengan cara mengasumsikan kenaikan
      dan penurunan suku bunga secara parallel shift sebesar 100 bps. Hasil analisa sensitivitas
      menunjukkan bahwa perubahan suku bunga Rupiah dan Valas akan berdampak terhadap NII 12
      bulan sebesar 1,32% dari target NII Rupiah dan 0,80% dari target NII Valas, serta EVE sebesar
      2,03% dari Equity. Selain melakukan analisa sensitivitas, Bank juga menggunakan pendekatan
      statistik untuk mengukur dampak volatility suku bunga terhadap pendapatan (Earning at Risk, EaR)
      dan Equity (Capital at Risk, CaR). Per 31 Desember 2006 EaR dan CaR Bank masing-masing
      sebesar 0,75% dan 1,81% dari Equity.

      Bank juga melaksanakan analisa sensitivitas untuk kondisi ekstrim (stress testing) untuk melihat
      dampak perubahan suku bunga yang signifikan terhadap NII dan modal Bank.

      Untuk memberikan peringatan dini akan terjadinya risiko suku bunga, Bank memiliki alat pemantauan
      yang disebut Interest Rate Risk Red Flags yang terdiri dari beberapa indikator risiko suku bunga
      yaitu: Repricing Gap, NII Sensitivity dan Economic Value of Equity Sensitivity, Earning at Risk dan
      Capital at Risk.

      Dalam rangka pemantauan dan pengendalian risiko suku bunga, Bank menetapkan limit atas
      indikator-indikator risiko suku bunga. Apabila terdapat pelampauan terhadap limit tersebut akan
      ditindak lanjuti dengan mitigasi risiko melalui strategi restrukturisasi Asset dan Liabilities atau strategi
      hedging. Instrumen derivative yang biasa dipakai Bank dalam memitigasi eksposur risiko suku bunga
      antara lain interest rate swap dan forward rate agreement.

   c. Manajemen Pricing

      Pricing Management merupakan salah satu strategi yang dilakukan dalam upaya mendukung Bank
      menguasai pangsa pasar pendapatan (market share revenue) dengan cara memaksimalkan Net
      Interest Margin (NIM) terutama melalui pricing Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Kredit.




                                                   128
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


55. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

   Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas (lanjutan)

   c. Manajemen Pricing (lanjutan)

      Dalam penetapan pricing DPK, Bank mempertimbangkan faktor internal dan eksternal. Faktor internal
      antara lain: biaya dana, struktur dan target pendanaan. Faktor eksternal antara lain: likuiditas pasar,
      suku bunga pasar dan suku bunga penjaminan. Dengan mempertimbangkan faktor internal dan
      eksternal tersebut, Bank menerapkan strategi agresive atau defensive.

      Untuk penetapan pricing Kredit, Bank menerapkan tingkat suku bunga berdasarkan risiko (risk Risk
      based Based pricingPricing). Struktur pembentukan suku bunga kredit, terdiri dari Cost of Funds,
      Overhead Cost, Cost of Allocated Capital dan Risk Premium. Bank menetapkan Required Yield yang
      merupakan tingkat imbal hasil minimum yang diinginkan Bank.

   d. Manajemen Risiko Pasar

      Dalam rangka pengawasan aktivitas perdagangan Treasury, Bank menetapkan limit risiko
      perdagangan dalam bentuk limit trading, baik limit VaR (Value at Risk), limit nominal dealer maupun
      dealer loss limit. Sebagai sarana pemantauannya dibuat laporan Profil Risiko Pasar, termasuk di
      dalamnya adalah laporan Value at Risk dan posisi/eksposur atas semua produk keuangan yang
      diperdagangkan oleh Bank dan terekspose risiko pasar. Laporan VaR dibuat untuk mengukur potensi
      risiko kerugian yang timbul akibat perubahan harga pasar yang disebabkan oleh pergerakan suku
      bunga, nilai tukar mata uang asing dan fluktuasi lain yang dapat mempengaruhi nilai pasar instrumen
      keuangan. Untuk mengelola pergerakan pasar yang abnormal, Bank telah mengimplementasikan
      metodologi stress testing untuk mengkuantifikasi risiko keuangan yang timbul dari pergerakan pasar
      yang abnormal setiap bulan. Setiap bulan Bank Mandiri melakukan analisa Back Testing untuk
      menilai akurasi metodologi dan nilai VAR yang dihasilkan.

      Produk-produk keuangan yang diperdagangkan oleh Bank tidak lagi terbatas pada transaksi plain
      vanilla, tetapi sudah berkembang pada transaksi-transaksi derivative dan structured product, seperti
      FX Digital Option dan Range Accrual. Sebagai antisipasi atas perkembangan produk yang
      diperdagangkan Bank, saat ini sedang dikembangkan sistem derivative sebagai salah satu inisiatif
      yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2007. Sistem derivative tersebut akan
      mempergunakan pendekatan Historical Simulation di dalam pengukuran Value at Risk, sementara
      sistem yang ada saat ini masih mempergunakan pendekatan Variance Covariance, agar pengukuran
      risiko menjadi lebih akurat .

      Sesuai ketentuan Bank Indonesia, Bank telah melakukan perhitungan KPMM yang telah
      memasukkan unsur risiko pasar atas dasar standard model. Besarnya kebutuhan modal minimum
      yang dibutuhkan untuk meng-cover risiko pasar per 31 Desember 2006 adalah sebesar Rp294,16
      milyar, sehingga nilai CAR setelah memasukkan unsur market risk dan credit risk adalah sebesar
      24,62% (Catatan 50).

      Disamping itu, Bank juga memantau perkembangan metodologi dan praktek manajemen risiko pasar
      dalam industri perbankan dan melakukan perbaikan sesuai kebutuhan yang melekat pada instrumen
      keuangan dan aktivitas Bank.

   e. Manajemen Risiko Nilai Tukar

      Posisi valuta asing Bank sebagian besar dalam valuta US Dolar. Di sisi aktiva sebagian besar berupa
      penempatan antar bank, surat berharga dan kredit, sedangkan di sisi pasiva terdiri dari dana pihak
      ketiga (giro dan deposito) dan dana pinjaman. Pengelolaan operasional Posisi Devisa Neto (PDN)
      dipusatkan pada Treasury Group. Pemantauan risiko nilai tukar dilakukan oleh Market Risk Group
      dengan menggunakan sistem yang terintegrasi antara front office, middle office dan back office.



                                                   129
                  PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                         Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                     (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


55. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

   Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas (lanjutan)

   e. Manajemen Risiko Nilai Tukar (lanjutan)

        Pengelolaan PDN Bank berpedoman pada ketentuan Bank Indonesia dan kebijakan internal yang
        ditetapkan oleh RCC berdasarkan pada risk apetite Bank. Bank Indonesia mensyaratkan bahwa PDN
        Neraca dan PDN Keseluruhan untuk semua mata uang asing tidak melebihi 20% dari modal. Per
        31 Desember 2006, PDN Neraca adalah sebesar 11,69% dari modal bulan Desember 2006 dan PDN
        Keseluruhan sebesar 4,55% dari modal bulan Desember 2006 (Catatan 50).

   Risiko Operasional

   Inisiatif Operational Risk Management (ORM) bertujuan untuk secara efektif menerapkan Proactive
   Risk Management dimana risiko-risiko yang prioritas dari hasil assessment dikelola/dimitigasi sebelum
   dapat menimbulkan kerugian. Implementasi manajemen risiko operasional yang efektif oleh unit bisnis
   akan mendukung pencapaian tujuan dan target bisnis Bank. Pengelolaan risiko secara proaktif
   memungkinkan Bank dapat memenuhi target usaha dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian
   pada setiap kegiatan usaha Bank. Mengingat pengelolaan risiko operasional secara sistematis
   merupakan suatu disiplin yang baru maka tata kelola Operational Risk Management di Bank Mandiri
   terdiri dari tiga komponen utama, sebagai berikut:

    -    Pemahaman tujuan Manajemen Risiko Operasional secara penuh, khususnya budaya peduli
         risiko dan keterbukaan, disamping implementasi sistem informasi ORM, serta pelatihan sumber
         daya manusia agar memiliki kompetensi dalam disiplin Manajemen Risiko Operasional.
    -    Bank memiliki kebijakan dan pedoman tertulis mengenai manajemen risiko operasional yang
         telah disesuaikan dengan ketentuan Bank Indonesia dan Basel II Accord yang mutakhir.
    -    Profil Risiko Operasional yang akurat dalam mengidentifikasi risiko-risiko yang signifikan akan
         didukung oleh penerapan perangkat dan sistem informasi ORM.

   Sampai saat ini Bank telah mengaplikasikan proses manajemen risiko operasional pada beberapa
   jenis aktivitas perbankan. Untuk mengantisipasi risiko yang inheren dalam suatu produk dan atau
   aktivitas usaha yang baru, Bank menetapkan proses pengkajian Produk dan Aktivitas Baru (PAB)
   sebagai suatu prosedur baku. Dalam pengembangan suatu produk atau jasa yang baru, unit
   manajemen risiko operasional selalu dilibatkan untuk melengkapi proses identifikasi dan pengukuran
   risiko operasional yang timbul dari pengembangan tersebut.

   Upaya yang signifikan untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko operasional secara komprehensif
   pun telah dilakukan. Bank sudah memiliki suatu sistem informasi dan prosedur baku untuk mencatat
   kerugian dan memitigasi risiko operasional secara sistematis. Sistem informasi tersebut akan
   membantu Bank dalam meminimalisir terjadinya kerugian yang sama serta meningkatkan kualitas
   pelayanan kepada nasabah. Dari data kerugian tersebut bisa didapatkan profil risiko produk dan unit
   kerja di masa yang lalu. Pengumpulan data kerugian tersebut juga merupakan salah satu variabel
   yang penting dalam perhitungan kecukupan modal secara internal.

   Untuk meningkatkan kemampuan unit kerja manajemen risiko operasional setingkat dengan
   International Best Practice, pada tanggal 27 Juni 2006 Bank telah melakukan penandatanganan
   addendum kerjasama dengan ABN AMRO Bank N.V. untuk ORM Extension Mandate. Dengan
   kerjasama tersebut diharapkan Bank dapat meningkatkan kompetensi unit manajemen risiko
   operasional serta mengimplementasikan prosedur manajemen risiko operasional yang up-to-date,
   sehingga dapat meminimalisir kerugian operasional, menghitung pencadangan kebutuhan modal
   untuk risiko operasional yang lebih efisien serta meningkatkan citra pelayanan Bank.




                                                   130
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


56. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING
   a. Perjanjian Integrated Banking System dengan PT Silverlake Informatikama dan Silverlake
      Corporation
      Pada tanggal 21 Juli 2001, Bank Mandiri mengadakan perjanjian Sistem Perbankan Terpadu
      dengan PT Silverlake Informatikama untuk pengadaan piranti lunak dan jasa instalasi untuk sistem
      perbankan terpadu, yang disebut eMAS (Enterprise Mandiri Advanced System), dengan nilai
      kontrak tidak termasuk PPN 10% sebesar US$43.213.658 (nilai penuh). Perjanjian tambahan juga
      diadakan pada tanggal 23 April 2002, 28 Agustus 2003, 12 April 2004 dan 4 Juli 2005 dengan nilai
      kontrak masing-masing sebesar US$18.606.562 (nilai penuh), US$420.000 (nilai penuh),
      US$922.131,10 (nilai penuh) dan US$40.000 (nilai penuh). Realisasi pembayaran sampai dengan
      31 Desember 2006 sebesar US$65.537.944,45 (nilai penuh) (setelah PPN) telah dibukukan
      sebagai Aktiva Dalam Penyelesaian sebesar US$2.480.337,35 (nilai penuh) dan sebagai Aktiva
      Tetap sebesar US$63.057.607,10 (nilai penuh). Estimasi persentase penyelesaian proyek posisi
      31 Desember 2006 mencapai 96,22%.
      Pada tanggal 18 Juni 2004, Bank Mandiri mengadakan Perjanjian untuk menambah fitur eMAS
      dengan Silverlake Corporation dengan nilai kontrak untuk 3.315 mandays (US$975/mandays
      sebelum PPN 10%). Realisasi pembayaran sampai dengan 31 Desember 2006 sebesar
      US$3.544.612,50 (nilai penuh) (setelah PPN 10%) telah dibukukan sebagai Aktiva Tetap sebesar
      US$3.544.612,50 (nilai penuh). Penyelesaian proyek posisi 31 Desember 2006 mencapai 100%.

      Pada tanggal 1 Agustus 2006, Bank Mandiri mengadakan perjanjian untuk menambahan fitur
      eMAS dengan Silverlake Corporation dengan nilai kontrak untuk 3.705 mandays
      (US$720/mandays) sebelum PPN 10%. Realisasi pembayaran sampai dengan 31 Desember 2006
      sebesar US$930.893,04 (nilai penuh) (setelah PPN 10%) telah dibukukan sebagai Aktiva Dalam
      Penyelesaian sebesar US$930.893,04 (nilai penuh). Estimasi persentase penyelesaian proyek
      posisi 31 Desember 2006 masih 31,72%.

   b. Perjanjian dengan PT Sunprima Nusantara (SNP)

      Pada tanggal 16 Desember 2004, Bank Mandiri menandatangani kesepakatan dengan SNP dan
      telah diubah melalui 2 (dua) addendum. Berdasarkan addendum kesepakatan tersebut :
      1. Bank Mandiri memiliki opsi untuk menjadi pemegang saham SNP sebesar 20 % setelah Bank
          Mandiri mencairkan fasilitas pembiayaan kepada SNP dan/atau kepada konsumen SNP, baik
          secara langsung maupun tidak langsung, sampai jumlah Rp1 triliun atau setelah 4 (empat) tahun
          sejak ditandatanganinya Kesepakatan Bersama pada tanggal 16 Desember 2004 yaitu pada
          tanggal 16 Desember 2008, yang mana yang terjadi terlebih dahulu.
      2. Bank Mandiri memiliki hak opsi untuk 51% saham SNP setelah terlebih dahulu mengeksekusi
          20% hak opsi kepemilikan sahamnya sampai dengan 16 Desember 2009.

      Kesepakatan tersebut di atas telah diaktakan dengan Akta Notaris No. 37 Notaris N.M. Dipo
      Nusantara Pua Upa, S.H., tanggal 16 Desember 2004. Addendum 1 didaftarkan pada Notaris Harun
      Kamil di jakarta Tanggal 28 Maret 2006 No. 001/WAR/N/III/06, sedangkan Addendum 2 merupakan
      surat Kesepakatan SNP dan Bank Mandiri No. WADIRUT/576/2006 tanggal 12 Desember 2006.

   c. Perjanjian Pengembangan Operational Risk Management dengan ABN AMRO Bank N.V.

      Pada tanggal 25 Pebruari 2005, Bank Mandiri dan ABN AMRO Bank N.V. menandatangani
      kerjasama pengembangan Operational Risk Management untuk membantu proses implementasi
      manajemen risiko operasional dan telah diubah melalui addendum. Kerjasama ini digunakan sebagai
      sarana transfer of knowledge untuk meningkatkan kapabilitas Bank dan pegawainya untuk
      menerapkan metodologi manajemen risiko operasional, sekaligus meningkatkan kapabilitas
      penghitungan alokasi modal sesuai standar Basel II. Berdasarkan kesepakatan tersebut, ABN
      AMRO Bank N.V. akan mendukung pengembangan kapabilitas internal Bank Mandiri dalam hal
      manajemen risiko operasional. Pengembangan kapabilitas ini akan dilakukan melalui sembilan Action




                                              131
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


56. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING (lanjutan)

   c. Perjanjian Pengembangan Operational Risk Management dengan ABN AMRO Bank N.V. (lanjutan)

      Track dalam bentuk transfer of knowledge serta konsultasi. Kesepakatan ini bernilai US$1.200.000
      (nilai penuh) dan direncanakan berakhir pada 30 Juni 2007.

   d. Perjanjian Implementasi e-Learning

      Dalam rangka mendukung rencana Bank Mandiri untuk memfokuskan pada Strategic Excellence dan
      Operation Excellence, Bank Mandiri telah membangun prasarana pelatihan dengan metode
      e-Learning. Bank Mandiri telah mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT Mitra Integrasi
      Komputindo yang merupakan perwakilan Intralearn Asia Pte. Ltd. yang berkedudukan di Singapura
      selama 3 tahun dengan nilai kontrak sebesar US$7.213.200 (nilai penuh) (seperti yang diatur dalam
      kontrak No. CHC.TRN/TPD.PK.0028/2003 tanggal 30 Juli 2003 dan addendum
      No.CHC.LRC/PK.0044/2006 tanggal 5 September 2006).

   e. Pada tanggal 25 Januari 2005, Bank Mandiri mengikat perjanjian dengan PT. SCS Astragraphia
      Technologies untuk pengadaan proyek implementasi mySAP Human Resources Solutions yang
      kemudian disebut sebagai proyek enterprise Human Capital Management System (eHCMS).
      Kontrak senilai US$1.441.001 ini telah diselesaikan pada tahun 2006. Sampai dengan akhir Maret
      2006 telah diimplementasikan modul Personnel Management, Payroll, Compensation & Benefit,
      Time Management, Recruitment, dan Organization Management. Sedangkan tahap berikutnya
      yang terdiri dari modul Travel Management, Training & Event Management, Employee Self Service
      serta Business Warehouse telah diimplementasikan pada akhir Desember 2006.

   f. Ketentuan-ketentuan Tambahan dari Bank Indonesia berkaitan dengan Pengawasan sesuai
      dengan Prinsip Kehati-hatian Bank (Prudential Supervision)

      Berdasarkan hasil pertemuan antara Bank Mandiri dengan Bank Indonesia pada tanggal 23 Mei 2003
      yang dilanjutkan pada tanggal 25 Agustus 2003, Bank Indonesia melalui surat :
      § No. 5/5/DGS/DPwB2 tanggal 29 Agustus 2003 perihal Pokok-pokok Hasil Pertemuan tanggal
         25 Agustus 2003
      § No. 5/8/DGS/DPWB2 tanggal 17 November 2003 perihal Laporan Perkembangan Tindak Lanjut
         Pokok-pokok Hasil Pertemuan tanggal 25 Agustus 2003

      meminta Bank Mandiri untuk memenuhi persyaratan-persyaratan berikut sebelum melakukan
      ekspansi portofolio kredit korporasi, yaitu:

      i. Secondary reserve > 12% dari total asset
      ii. Rasio biaya dana terhadap total asset < 7,5%
      iii. Rasio core earning terhadap total asset > 1,5%

      Berdasarkan surat No. 5/87/DPwB2/PwB21 tanggal 3 Desember 2003, Bank Indonesia juga meminta
      Bank Mandiri untuk mencapai komposisi kredit korporasi terhadap jumlah kredit maksimum sebesar
      50% di tahun 2004.

      Mengingat komposisi kredit korporasi Bank Mandiri senantiasa sudah dijaga di bawah 50% dari
      jumlah kredit yang disalurkan dan mempertimbangkan kondisi, permasalahan Bank Mandiri serta
      upaya perbaikan yang telah dan sedang dilakukan khususnya pada aspek kebijakan kredit, business
      process serta pengendalian risiko kredit maka Bank Indonesia telah mencabut persyaratan ekspansi
      kredit korporasi Bank Mandiri sebagaimana ditetapkan dalam surat No. 5/5/DGS/DPwB2 tanggal
      29 Agustus 2003 dan No. 5/8/DGS/DPwB2 tanggal 17 November 2003.




                                                132
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


56. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING (lanjutan)

   f. Ketentuan-ketentuan Tambahan dari Bank Indonesia berkaitan dengan Pengawasan sesuai
      dengan Prinsip Kehati-hatian Bank (Prudential Supervision) (lanjutan)

      Berdasarkan surat Bank Indonesia No. 8/2/DpG/DPB1 tanggal 7 September 2006, Bank Indonesia
      telah menyetujui permohonan Bank Mandiri untuk mencabut persyaratan ekspansi kredit korporasi
      sebagaimana telah ditetapkan dalam surat No. 5/5/DGS/DPwB2 tanggal 29 Agustus 2003 dan
      No.5/8/DGS/DPwB2 tanggal 17 November 2003.

   g. Perkara Hukum

      · Bank Mandiri menerima permohonan pencairan rekening giro dan deposito dari nasabah karena
        pemblokiran dan penyitaan atas giro dan deposito atas nama nasabah tersebut telah dicabut oleh
        Ditjen Pajak. Permohonan tersebut, tidak dapat dipenuhi secara serta merta karena Bank Mandiri
        masih harus melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada BPPN.

         Selanjutnya Bank Mandiri menerima somasi dari nasabah baik yang disampaikan melalui
         Pengadilan maupun dilakukan sendiri oleh nasabah untuk segera mencairkan rekening giro dan
         deposito dimaksud. Dengan adanya somasi tersebut Bank Mandiri mengambil langkah dengan
         mengajukan permohonan untuk menitipkan dana-dana tersebut kepada Pengadilan (konsinyasi).

         Pada saat pemindahan dana nasabah ke rekening Pengadilan dilakukan, Bank Mandiri menerima
         perintah dari Menteri Negara BUMN selaku Wakil Ketua Tim Pemberesan BPPN (TP-BPPN)
         untuk mem-freeze pemindahan dana tersebut. Bank Mandiri juga menerima surat dari Menteri
         Keuangan selaku Ketua TP-BPPN yang menegaskan agar Bank Mandiri tidak melakukan
         pencairan dana nasabah tersebut.

         Menteri Keuangan selaku Ketua TP-BPPN dengan surat tertanggal 15 November 2005 telah
         menginstruksikan Koordinator Pelaksana TP-BPPN untuk meminta kepada Bank Mandiri agar
         melakukan set off atas rekening giro dan deposito nasabah dimaksud dan menindaklanjuti surat
         Menteri Keuangan tersebut, Koordinator Pelaksana TP-BPPN dengan surat tertanggal
         25 November 2005 telah menginformasikan agar Bank Mandiri segera melakukan transfer atas
         rekening giro dan deposito nasabah dimaksud ke rekening pemerintah di Bank Indonesia.

         Surat TP-BPPN tersebut sudah dijawab Bank Mandiri tanggal 28 Desember 2005 yang pada
         pokoknya menyampaikan bahwa apabila rekening giro dan deposito nasabah dimaksud akan
         dicairkan, mekanisme dan persyaratannya harus sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku
         yaitu harus ada surat kuasa pencairan dari nasabah dan menyerahkan asli bilyet deposito yang
         akan dicairkan.

         Nasabah pada tanggal 7 Juni 2006 telah menggugat Bank Mandiri sebagai Tergugat I dan
         Menteri Keuangan sebagai Tergugat II di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan tersebut
         telah diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal 21 November
         2006 dengan mengabulkan sebagian tuntutan Nasabah. Atas putusan tersebut baik Bank
         Mandiri maupun Menteri Keuangan mengajukan Banding dan saat ini sedang dalam proses
         Banding oleh Pengadilan Tinggi Jakarta.

      · Disamping perkara hukum di atas, Bank Mandiri juga telah menerima surat dari nasabah (giran)
        tertanggal 27 Januari 2005 mengenai rencana yang bersangkutan untuk mencantumkan dalam
        neraca-nya piutang pada Bank Mandiri sebesar US$10.000.000 (nilai penuh) dan permintaan
        kepada Bank Mandiri untuk melakukan pengkreditan ke rekening yang bersangkutan sebesar
        US$10.000.000 (nilai penuh).




                                              133
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


56. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING (lanjutan)

   g. Perkara hukum (lanjutan)

         Permintaan nasabah tersebut berkaitan dengan transaksi valas oleh nasabah yang dilakukan
         melalui Bank Mandiri yang kemudian diperiksa oleh penyidik dan diajukan ke persidangan di
         Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dari proses litigasi, ditetapkan tersangka dan terdakwanya
         adalah pegawai/pejabat nasabah.

         Dalam hal ini Bank Mandiri berpendapat bahwa Bank tidak memiliki kewajiban memenuhi
         permintaan nasabah tersebut di atas dan memutuskan untuk tidak melakukan pembayaran
         kepada nasabah, karena tidak seorangpun pegawai/pejabat Bank Mandiri yang menjadi
         tersangka/terdakwa dan tidak ada putusan pengadilan yang mewajibkan Bank Mandiri untuk
         membayar kepada nasabah.

      Lebih lanjut Bank berpendapat bahwa berkaitan dengan isi surat nasabah tersebut di atas, tidak
      ada penyesuaian yang harus dilakukan dalam Laporan Keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
      dan Anak Perusahaan per 31 Desember 2006.

      Jumlah klaim terhadap Bank Mandiri untuk tuntutan hukum yang belum selesai per 31 Desember
      2006 dan 2005, masing-masing adalah Rp2.331.607 dan Rp2.615.232. Per 31 Desember 2006 dan
      2005, Bank Mandiri telah membentuk penyisihan (disajikan dalam akun “Kewajiban Lain-Lain”) untuk
      sejumlah tuntutan hukum yang belum diputuskan masing-masing sebesar Rp316.227 dan Rp471.706
      (Catatan 28). Manajemen berpendapat bahwa jumlah penyisihan yang dibentuk atas kemungkinan
      timbulnya kerugian akibat tuntutan hukum tersebut telah memadai.


57. KONDISI EKONOMI

   Perekonomian Indonesia menunjukkan perkembangan yang semakin membaik disertai dengan
   stabilitas makroekonomi dan keuangan yang terjaga pada paruh kedua 2006. Pertumbuhan ekonomi
   di kwartal keempat yang menunjukkan peningkatan hingga mencapai angka 6,1% didorong oleh
   masih tingginya pengeluaran pemerintah dan membaiknya kinerja ekspor. Stabilitas makro terjaga
   dengan terus menurunnya nilai inflasi dan stabilnya nilai Rupiah pada kisaran Rp9.000 – Rp9.200 per
   Dolar Amerika. Dengan perkembangan tersebut serta memperhatikan prospek ekonomi moneter,
   Bank Indonesia kembali menurunkan tingkat BI rate sehingga pada akhir tahun berada pada level
   9,75%.

   Harapan akan semakin membaiknya ekonomi Indonesia didukung oleh bisnis perbankan. Di bulan
   Desember 2006, penyaluran kredit menunjukkan perbaikan dengan semakin meningkatnya
   pertumbuhan kredit perbankan yang dibarengi dengan menurunnya rasio non-performing loans (NPL).

   Kebijakan otoritas moneter dalam menjaga kestabilan harga serta upaya pemerintah dalam
   meningkatkan pembangunan infrastruktur, menggerakkan sektor riil dan memperbaiki iklim investasi
   akan terus mendorong perbaikan ekonomi. Optimisme tersebut diyakini akan mendorong
   pertumbuhan ekonomi dan mendorong kinerja perbankan Indonesia di tahun 2007.

   Laporan keuangan konsolidasian telah mencakup dampak memburuknya kondisi ekonomi sepanjang
   hal tersebut dapat ditentukan dan diperkirakan besarnya. Pemulihan perekonomian ke kondisi yang
   sehat dan stabil sangat tergantung pada kebijakan fiskal dan moneter yang terus menerus diupayakan
   oleh pemerintah Republik Indonesia untuk mencapai pemulihan ekonomi, suatu tindakan yang berada
   di luar kendali Bank dan Anak Perusahaan. Oleh karena itu tidaklah mungkin untuk menentukan
   dampak masa depan kondisi ekonomi terhadap likuiditas dan pendapatan Bank Mandiri dan Anak
   Perusahaan dan realisasi dari aktiva, termasuk pengaruh dari nasabah, kreditur, pemegang saham,
   dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya. Pengaruh dari ketidakpastian yang ada pada aktiva dan
   kewajiban yang dilaporkan dalam neraca pada saat ini tidak dapat diperkirakan jumlahnya. Pengaruh
   tersebut akan dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian pada saat diketahui dan dapat
   diperkirakan jumlahnya.



                                              134
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


58. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM

   Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 26/KMK.017/1998 tanggal
   28 Januari 1998, yang diperbaharui dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 179/KMK.017/2000
   tanggal 26 Mei 2000, Pemerintah Republik Indonesia menjamin beberapa kewajiban bank umum meliputi
   giro, tabungan, deposito berjangka dan deposito harian, obligasi, surat berharga, pinjaman antar bank,
   pinjaman yang diterima, transaksi swap mata uang asing dan kewajiban kontinjen lainnya seperti bank
   garansi, standby letters of credit dan kewajiban lainnya, tidak termasuk pinjaman subordinasi dan
   kewajiban kepada direktur, komisaris dan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa.

   Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Direksi Bank Indonesia dan Ketua BPPN No. 32/46/KEP/DIR
   dan No. 181/BPPN/0599 tanggal 14 Mei 1999, jangka waktu jaminan tersebut telah diperpanjang dengan
   sendirinya, kecuali BPPN dalam waktu sekurang-kurangnya enam bulan sebelum berakhirnya jangka
   waktu tersebut menerbitkan pemberitahuan bahwa BPPN tidak bermaksud untuk memperpanjang
   jangka waktu jaminan tersebut. Pada tahun 2001, Surat Keputusan Bersama Direksi Bank Indonesia dan
   Ketua BPPN dibatalkan oleh Peraturan Bank Indonesia No. 3/7/PBI/2001 dan Keputusan Ketua BPPN
   No. 1035/BPPN/0401.

   Pada tahun 2001, Ketua BPPN mengeluarkan Surat Keputusan No. SK-1036/BPPN/0401 yang mengatur
   petunjuk pelaksanaan khusus mengenai jaminan Pemerintah Republik Indonesia terhadap kewajiban
   pembayaran bank umum.

   Pemerintah membebankan premi berkaitan dengan program penjaminan tersebut sesuai dengan
   peraturan yang berlaku (Catatan 43).

   Berdasarkan Keputusan Presiden No. 15/2004 tanggal 27 Februari 2004 tentang berakhirnya
   tugas dan penutupan BPPN, dan Keputusan Menteri Keuangan No. 84/KMK.06/2004 tanggal
   27 Februari 2004, Pemerintah Republik Indonesia membentuk Unit Pelaksana Penjaminan
   Pemerintah, sebuah institusi baru yang menggantikan BPPN, untuk melanjutkan pelaksanaan
   Program Penjaminan Pemerintah atas Kewajiban pada Bank-bank Lokal.

   Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 17/PMK.05/2005 tanggal 3 Maret 2005, terhitung
   sejak tanggal 18 April 2005 jenis kewajiban bank umum yang dijamin berdasarkan Program
   Penjaminan Pemerintah meliputi giro, tabungan, deposito berjangka dan pinjaman yang diterima dari
   bank lain dalam bentuk transaksi Pasar Uang Antar Bank.

   Program Penjaminan Pemerintah melalui Unit Pelaksana Penjamin Pemerintah (UP3) telah berakhir
   pada tanggal 22 September 2005, sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Menteri Keuangan
   Republik Indonesia No. 68/PMK.05/2005 tanggal 10 Agustus 2005 tentang Perhitungan dan
   Pembayaran Premi Program Penjaminan Pemerintah Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
   Untuk periode 1 Juli sampai dengan 21 September 2005. Sebagai pengganti UP3 Pemerintah telah
   membentuk lembaga independen, yaitu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdasarkan Undang-
   undang Republik Indonesia No. 24 tahun 2004 tanggal 22 September 2004 tentang Lembaga
   Penjamin Simpanan, dimana LPS menjamin dana masyarakat termasuk dana dari bank lain dalam
   bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan
   dengan itu.

   Berdasarkan Salinan Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan No.1/PLPS/2006 tanggal 9 Maret 2006
   tentang Program Penjaminan Simpanan diatur besarnya saldo yang dijamin untuk setiap nasabah
   pada satu bank sebagai berikut:
   a. Paling tinggi sebesar Rp5 miliar, sejak tanggal 22 Maret 2006 sampai dengan 21 September 2006
   b. Paling tinggi sebesar Rp1 miliar, sejak tanggal 22 September 2006 sampai dengan 21 Maret 2007
   c. Paling tinggi sebesar Rp100 juta, sejak tanggal 22 Maret 2007.




                                               135
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


59. RINGKASAN PERBEDAAN-PERBEDAAN SIGNIFIKAN ANTARA PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI
    YANG DITERAPKAN OLEH BANK (PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG BERLAKU UMUM DI
    INDONESIA (“PSAK”) DAN STANDAR PELAPORAN KEUANGAN INTERNASIONAL (“IFRS”)

   Laporan keuangan konsolidasian disajikan berdasarkan PSAK, yang untuk beberapa hal signifikan
   tertentu berbeda dari IFRS. Perbedaan-perbedaan signifikan tersebut disajikan dalam paragraf-
   paragraf berikut ini:

   a. Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif
      Berdasarkan PSAK, Bank mencatat penyisihan penghapusan aktiva produktif menggunakan
      cadangan umum dan cadangan khusus yang dihitung berdasarkan estimasi manajemen dan
      pedoman dari Bank Indonesia (BI).

      Berdasarkan IAS No. 39 - “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran“, Bank menghitung
      penyisihan penghapusan aktiva produktif berdasarkan perbedaan antara nilai tercatat aktiva
      produktif yang mengalami penurunan nilai (impaired earning assets) dan nilai sekarang bersih (net
      present value) dari aktiva produktif yang mengalami penurunan nilai tersebut yang didiskontokan
      dengan menggunakan suku bunga efektif asal (original effective interest rate). Suatu aktiva
      produktif dianggap mengalami penurunan nilai bila terdapat kemungkinan yang besar bahwa Bank
      akan tidak dapat menagih semua tagihan sesuai dengan syarat-syarat kontrak. Bank juga
      mengakui penyisihan penghapusan kredit yang diberikan yang tidak mengalami penurunan nilai
      (unimpaired loans) berdasarkan Peraturan Bank Indonesia mengenai tingkat penyisihan minimum.

   b. Penyisihan Penghapusan atas Komitmen dan Kontinjensi

      Berdasarkan PSAK, Bank mencatat penyisihan penghapusan atas komitmen dan kontinjensi
      menggunakan cadangan umum dan cadangan khusus yang dihitung berdasarkan estimasi
      manajemen dan pedoman dari BI.

      Berdasarkan IFRS, Bank mengakui penyisihan penghapusan atas komitmen dan kontinjensi
      berdasarkan IAS No. 37 - “Kewajiban Diestimasi, Kewajiban Kontinjensi, dan Aktiva Kontinjensi".
      Sesuai dengan IAS No.37 - “Kewajiban Diestimasi, Kewajiban Kontinjensi, dan Aktiva Kontinjensi",
      penyisihan penghapusan atas komitmen dan kontinjensi hanya dapat diakui bila (a) Perusahaan
      memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa
      masa lalu; (b) besar kemungkinan (probable) penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
      arus keluar sumber daya; dan (c) estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat
      dibuat.

   c. Kredit yang dibeli dari BPPN

      Sesuai dengan PSAK, selisih antara nilai pokok kredit dan harga perolehan diakui sebagai
      pendapatan yang ditangguhkan jika Bank membuat perjanjian kredit baru dengan debitur dan
      sebagai penyisihan penghapusan jika Bank tidak membuat perjanjian kredit baru dengan debitur.
      Koreksi atas pendapatan yang ditangguhkan dan penyisihan penghapusan hanya dapat dilakukan
      apabila Bank telah menerima pengembalian penuh harga perolehan.

      Sesuai dengan IFRS, selisih antara nilai pokok kredit dan harga perolehan diakui sebagai
      pendapatan yang ditangguhkan. Untuk kredit dengan kategori performing, pendapatan yang
      ditangguhkan diamortisasi menjadi pendapatan selama umur kredit dengan menggunakan metode
      effective interest rate sesuai dengan IAS No. 39 - “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan
      Pengukuran“. Untuk kredit dengan kategori non-performing, pendapatan yang ditangguhkan hanya
      dapat diakui sebagai pendapatan apabila Bank telah menerima pengembalian penuh harga
      perolehan.




                                                136
                 PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


59. RINGKASAN PERBEDAAN-PERBEDAAN SIGNIFIKAN ANTARA PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI
    YANG DITERAPKAN OLEH BANK (PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG BERLAKU UMUM DI
    INDONESIA (“PSAK”) DAN STANDAR PELAPORAN KEUANGAN INTERNASIONAL (“IFRS”)
    (lanjutan)

   d. Aktiva Tetap

      Sesuai PSAK, aktiva tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali untuk beberapa aktiva
      tetap yang digunakan dalam operasi perusahaan yang telah direvaluasi pada tahun 1979, 1987,
      dan 2003 berdasarkan peraturan pemerintah, setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
      amortisasi.

      Sesuai dengan IAS No. 16 - “Aktiva Tetap”, perusahaan dapat memilih metode biaya atau metode
      revaluasi sebagai kebijakan akuntansi untuk aktiva tetap dan harus menerapkan kebijakan
      tersebut untuk seluruh aktiva tetap. Dalam metode biaya, setelah diakui sebagai aktiva, suatu
      aktiva tetap dilaporkan pada biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
      akumulasi rugi penurunan nilai aktiva tetap, bila ada. Dalam metode revaluasi, setelah diakui
      sebagai aktiva, suatu aktiva tetap yang nilai wajarnya dapat diukur secara andal dapat dilaporkan
      pada jumlah terevaluasi, yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan
      dan akumulasi rugi penurunan nilai, bila ada. Revaluasi dibuat secara berkala (sufficient regularity)
      untuk menjamin bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari yang ditentukan dengan
      menggunakan nilai wajar pada tanggal neraca.

      Untuk IFRS, Bank telah memilih untuk menerapkan metode biaya untuk seluruh aktiva tetap, dan
      oleh karenanya, menyajikan aktiva tetap pada nilai perolehan dikurangi dengan akumulasi
      penyusutan, dan tidak menerapkan nilai revaluasi, karena adanya keharusan IAS No. 16 untuk
      melakukan revaluasi aktiva tetap secara berkala (sufficient regularity).

   e. Hak Atas Tanah

      Sesuai PSAK, biaya untuk memperoleh hak atas tanah (termasuk biaya insidental) dapat
      dikapitalisasi dan biaya akuisisi utama hak atas tanah tidak diamortisasi. Namun, biaya insidental
      yang terjadi sehubungan dengan perolehan hak atas tanah atau pembaharuan atau perpanjangan
      hak legal harus ditangguhkan dan disajikan terpisah dari biaya akuisisi utama, dan diamortisasi
      sepanjang periode hak atas tanah atau umur ekonomis hak atas tanah, yang mana lebih pendek.

      Sesuai IFRS, jika hak atas tanah tidak dipindahkan kepada penyewa guna usaha pada akhir
      periode sewa guna, penyewa guna usaha umumnya tidak menerima seluruh risiko dan hasil dari
      kepemilikan. Sehingga, sewa guna atas tanah diklasifikasikan sebagai sewa-menyewa biasa.
      Pembayaran yang dilakukan ketika memperoleh sebuah aktiva sewa guna usaha yang dicatat
      sebagai sewa-menyewa biasa adalah sewa guna dibayar di muka, yang diamortisasi sepanjang
      periode sewa guna sesuai pola benefit yang diterima.

      Pada tahun 2006, untuk IFRS, Bank memutuskan untuk merubah kebijakan akuntansi sebelumnya
      untuk hak atas tanah ke metode yang sesuai dengan IAS 17 “Sewa Guna Usaha”. Laporan
      keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005 tidak disesuaikan kembali
      dengan pertimbangan materialitas.

   f. Pajak Penghasilan Tangguhan

      Pengaruh dari penyesuaian IFRS atas pajak penghasilan tangguhan telah diakui sesuai dengan
      IAS No. 12 - “Pajak Penghasilan”. Tingkat pajak efektif yang digunakan adalah 30%.




                                                137
                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                           Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


60. REKONSILIASI EKUITAS DAN LABA BERSIH KONSOLIDASIAN DENGAN JUMLAH-JUMLAH
    YANG DITETAPKAN MENURUT IFRS

   Berikut ini adalah ringkasan dari penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan terhadap ekuitas
   konsolidasian per 31 Desember 2006 dan 2005 dan laba bersih konsolidasian untuk tahun-tahun yang
   berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, bila Bank menerapkan IFRS, bukan PSAK, dalam
   mempersiapkan laporan keuangan konsolidasinya.

                                                                  31 Desember 2006      31 Desember 2005


   Ekuitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan
      konsolidasian berdasarkan PSAK                                     26.340.670            23.214.398

   Penyesuaian IFRS - kenaikan/(penurunan) karena:
      Penyisihan penghapusan aktiva produktif                               427.432             (1.170.791)
      Penyisihan penghapusan komitmen dan kontinjensi                       382.076                338.407
      Kenaikan nilai pendapatan ditangguhkan yang berasal
            dari pembelian kredit dari BPPN                                   60.554                56.097
      De-recognition revaluasi aktiva tetap                               (2.716.844)           (2.747.181)
      Amortisasi hak atas tanah                                             (136.937)                    -
      Pajak penghasilan tangguhan                                            554.035             1.057.040
   Penurunan bersih atas ekuitas yang dilaporkan                          (1.429.684)           (2.466.428)

   Ekuitas berdasarkan IFRS                                              24.910.986            20.747.970



                                                                    Tahun yang             Tahun yang
                                                                      berakhir               berakhir
                                                                  31 Desember 2006      31 Desember 2005

   Laba bersih yang dilaporkan dalam laporan keuangan
      konsolidasian berdasarkan PSAK                                      2.421.405               603.369
   Penyesuaian IFRS - kenaikan/(penurunan) karena:
      Penyisihan penghapusan aktiva produktif                             1.598.223            (2.680.552)
      Penyisihan penghapusan komitmen dan kontinjensi                        43.669              (222.875)
      Kenaikan nilai pendapatan ditangguhkan yang
          berasal dari pembelian kredit dari BPPN                             4.457                 9.046
      De-recognition revaluasi aktiva tetap                                  30.337                25.428
      Amortisasi hak atas tanah                                            (136.937)                    -
      Pajak penghasilan tangguhan                                          (503.006)              860.686
   Kenaikan/(Penurunan) bersih atas laba bersih yang dilaporkan           1.036.743            (2.008.267)
   Laba/(Rugi) bersih menurut IFRS                                        3.458.148            (1.404.898)

   Laba/(Rugi) bersih per saham
      Dasar (nilai penuh)                                                    170,06                (69,61)
      Dilusian (nilai penuh)                                                 168,28                (69,12)



61. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN

   Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang telah
   diselesaikan pada tanggal 2 Maret 2007.




                                                        138
                              PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                DAFTAR INFORMASI TAMBAHAN
                 31 Desember 2006 Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005




Neraca - Perusahaan Induk…………………………………………………………………………..                                       Lampiran 1

Laporan Laba Rugi - Perusahaan Induk ………………………………………….…………………                                 Lampiran 2

Laporan Perubahan Ekuitas - Perusahaan Induk .....................……………..............…………..   Lampiran 3

Laporan Arus Kas - Perusahaan Induk ………………………………………………………………                                  Lampiran 4

Kualitas Aktiva Produktif - Perusahaan Induk...........…………………………………..................        Lampiran 5




                                                139
                                                                                                 LAMPIRAN 1

                                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                        NERACA - PERUSAHAAN INDUK
                                               31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)



                                                                                   2006              2005


AKTIVA
Kas                                                                                3.828.154         2.428.499
Giro pada Bank Indonesia                                                          21.119.659        19.988.680
Giro pada Bank Lain - setelah dikurangi
 penyisihan penghapusan masing-masing
 sebesar Rp11.146 dan Rp6.790 per
 31 Desember 2006 dan 2005                                                             478.291        626.384
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain -
 setelah dikurangi penyisihan penghapusan
 masing-masing sebesar Rp96.559 dan
 Rp154.108 per 31 Desember 2006 dan 2005                                           9.291.949        23.365.073
Surat-surat Berharga
 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                              718.946           485.983
 Pihak ketiga                                                                     16.462.590         8.385.932
                                                                                  17.181.536         8.871.915
 Dikurangi: Diskonto yang belum diamortisasi, keuntungan/(kerugian)
            yang belum direalisasi dari kenaikan/(penurunan)
            nilai surat berharga dan penyisihan penghapusan                        (1.128.076)      (1.305.496)

                                                                                  16.053.460         7.566.419
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                                90.636.049        91.884.307
Tagihan Lainnya - Transaksi Perdagangan
 - setelah dikurangi penyisihan penghapusan
 masing-masing sebesar Rp812.112 dan
 Rp1.101.415 per 31 Desember 2006 dan 2005                                         1.944.675         2.724.729
Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali
  - setelah dikurangi penyisihan penghapusan
 masing-masing sebesar Rp8.600 dan RpNihil
 per 31 Desember 2006 dan 2005                                                         441.512               -
Tagihan Derivatif - setelah dikurangi penyisihan
 penghapusan masing-masing sebesar Rp4.260
 dan Rp3.443 per 31 Desember 2006 dan 2005                                             405.973        314.298
Kredit yang Diberikan
  Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                             648.335         1.128.972
  Pihak ketiga                                                                   108.817.768        99.196.779

 Jumlah Kredit yang Diberikan                                                    109.466.103       100.325.751
 Dikurangi: Pendapatan yang ditangguhkan                                             (86.380)         (159.858)

 Jumlah Kredit yang Diberikan setelah Pendapatan
            yang ditangguhkan                                                    109.379.723       100.165.893
 Dikurangi: Penyisihan penghapusan                                               (14.084.689)      (11.649.804)

 Jumlah Kredit yang Diberikan - bersih                                            95.295.034        88.516.089
Tagihan Akseptasi - setelah dikurangi penyisihan
 penghapusan masing-masing sebesar Rp155.223
 dan Rp429.092 per 31 Desember 2006 dan 2005                                       3.450.924         3.886.864
Penyertaan Saham - setelah dikurangi penyisihan
 penghapusan masing-masing sebesar Rp73.625
 dan Rp73.298 per 31 Desember 2006 dan 2005                                        2.209.393         2.045.808
                                                                                               LAMPIRAN 1

                                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                   NERACA - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan)
                                               31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)

                                                                                   2006            2005

AKTIVA (lanjutan)

Aktiva Tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan
 dan amortisasi masing-masing sebesar Rp3.116.028
 dan Rp2.602.712 per 31 Desember 2006 dan 2005                                     4.541.005       5.129.702
Aktiva Pajak Tangguhan - bersih                                                    3.280.444       2.216.075
Aktiva Lain-lain - setelah dikurangi penyisihan
  penghapusan masing-masing sebesar Rp994.703
 dan Rp427.225 per 31 Desember 2006 dan 2005                                       3.234.695       3.605.816

JUMLAH AKTIVA                                                                    256.211.217     254.298.743
                                                                                                  LAMPIRAN 1

                                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                    NERACA - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan)
                                                31 Desember 2006
                                 Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                             (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)



                                                                                    2006              2005

KEWAJIBAN DAN EKUITAS
KEWAJIBAN
Kewajiban Segera                                                                        571.484        548.340
Simpanan
  Giro
      Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                          376.148           322.613
      Pihak ketiga                                                                 46.420.248        44.693.519

                                                                                   46.796.396        45.016.132
 Tabungan
    Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                             44.131            19.504
    Pihak ketiga                                                                   57.569.471        45.145.198

                                                                                   57.613.602        45.164.702
 Deposito berjangka
    Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                          1.019.937         1.275.705
    Pihak ketiga                                                                   92.008.326       107.580.558

                                                                                   93.028.263       108.856.263

 Jumlah Simpanan                                                                  197.438.261       199.037.097
Simpanan dari Bank Lain
     Giro dan Tabungan                                                              1.340.674           426.513
     Inter-bank call money                                                          1.899.681           838.019
     Deposito berjangka                                                             4.251.380         4.900.078

     Jumlah Simpanan dari Bank Lain                                                 7.491.735         6.164.610
Hutang atas Surat-surat Berharga yang Dijual dengan
     Janji Dibeli Kembali                                                           1.603.053         1.910.277
Kewajiban Derivatif                                                                     100.246        188.883
Kewajiban Akseptasi                                                                 3.606.147         4.315.956
Surat Berharga yang Diterbitkan - setelah dikurangi
      diskonto yang belum diamortisasi masing-masing
      sebesar Rp3.660 dan Rp2.754 per
      31 Desember 2006 dan 2005                                                     3.594.560         3.809.222
Pinjaman yang Diterima                                                              3.361.447         3.974.631
Estimasi Kerugian atas Komitmen dan Kontinjensi                                         512.189        558.766
Beban yang Masih Harus Dibayar                                                          516.201        676.241
Hutang Pajak                                                                        1.557.001          251.371
Kewajiban Lain-lain                                                                 5.392.863         5.278.685
Pinjaman Subordinasi                                                                4.125.360         4.370.266

JUMLAH KEWAJIBAN                                                                  229.870.547       231.084.345
                                                                                                 LAMPIRAN 1

                                      PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                   NERACA - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan)
                                               31 Desember 2006
                                Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                            (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)



                                                                                   2006              2005


KEWAJIBAN DAN EKUITAS (lanjutan)

EKUITAS
Modal Saham - nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar
  Modal Dasar - 1 lembar Saham Dwiwarna Seri A dan
    31.999.999.999 lembar Saham Biasa Seri B
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh - 1 lembar Saham
    Dwiwarna Seri A dan 20.631.217.467 lembar Saham Biasa
    Seri B per 31 Desember 2006 (1 lembar Saham Dwiwarna
    Seri A dan 20.255.717.364 lembar Saham Biasa Seri B
    per 31 Desember 2005)                                                         10.315.609        10.127.859
Tambahan Modal Disetor/Agio Saham                                                  6.433.948         6.006.255
Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan
  dalam Mata Uang Asing                                                                 86.867        108.923
Keuntungan/(kerugian) bersih yang Belum Direalisasi atas Surat-surat
  Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang
  tersedia untuk Dijual setelah dikurangi pajak tangguhan                              229.572        (241.961)
Selisih Revaluasi Aktiva Tetap                                                     3.046.936         3.046.936
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan                                      9.318         (14.063)
Opsi Saham                                                                             105.330        175.012
Saldo Laba - (saldo rugi sebesar Rp162.874.901
  telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio
  pada saat kuasi-reorganisasi tanggal 30 April 2003)
  Sudah Ditentukan Penggunaannya                                                   2.575.369         2.560.285
  Belum Ditentukan Penggunaannya                                                   3.537.721         1.445.152

  Jumlah Saldo Laba                                                                6.113.090         4.005.437

JUMLAH EKUITAS                                                                    26.340.670        23.214.398

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS                                                     256.211.217       254.298.743
                                                                                                    LAMPIRAN 2

                                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                  LAPORAN LABA RUGI - PERUSAHAAN INDUK
                              Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                 Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                             (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)



                                                                                    2006                2005

PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

Pendapatan Bunga
  Pendapatan bunga                                                                 24.495.146          19.281.769
  Provisi dan komisi atas kredit yang diberikan                                       593.407             602.290

  Jumlah Pendapatan Bunga                                                          25.088.553          19.884.059
Beban Bunga
  Beban bunga                                                                     (15.214.295)         (11.257.166)
  Beban pendanaan lainnya                                                            (139.119)            (296.821)

  Jumlah Beban Bunga                                                              (15.353.414)         (11.553.987)

PENDAPATAN BUNGA - BERSIH                                                           9.735.139           8.330.072

Pendapatan Operasional Lainnya
  Provisi dan komisi lainnya                                                        1.546.280           1.441.757
  Laba selisih kurs – bersih                                                          378.147              61.918
  Lain-lain                                                                           511.661             628.967

Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya                                               2.436.088           2.132.642
Pembentukan Penyisihan Penghapusan atas Aktiva Produktif                           (3.535.647)          (4.337.583)
Pembalikan Estimasi Kerugian atas
  Komitmen dan Kontinjensi                                                               20.203            30.850
Pembalikan Penyisihan Lainnya                                                           128.945         1.056.645
Keuntungan/(Kerugian) dari Kenaikan/(Penurunan) Nilai
  Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
  Pemerintah                                                                             89.995            (66.214)
Keuntungan dari Penjualan Surat-surat Berharga dan
  Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                                    105.031           242.916
Beban Operasional Lainnya
  Beban umum dan administrasi                                                      (2.948.611)          (2.800.771)
  Beban gaji dan tunjangan                                                         (2.739.083)          (2.914.602)
  Lain-lain - bersih                                                                 (555.760)            (564.893)

  Jumlah Beban Operasional Lainnya                                                 (6.243.454)          (6.280.266)

LABA OPERASIONAL                                                                    2.736.300           1.109.062
Pendapatan Bukan Operasional - Bersih                                                    28.200            33.774

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                                            2.764.500           1.142.836
(Beban)/Manfaat Pajak
  Tahun Berjalan                                                                   (1.609.549)           (403.244)
  Tangguhan                                                                         1.266.454            (136.223)

  Jumlah Beban Pajak                                                                    (343.095)        (539.467)


LABA BERSIH                                                                         2.421.405             603.369



LABA PER SAHAM

   Dasar (dalam Rupiah penuh)                                                            119,08             29,90
   Dilusian (dalam Rupiah penuh)                                                         117,83             29,68
                                                                                                                                                                                                                                                                                   LAMPIRAN 3


                                                                                                              PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                                                                                   LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - PERUSAHAAN INDUK
                                                                                                     Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                                                                                        Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                                                                                                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)
                                                                                                                                         Keuntungan/
                                                                                                                                    (Kerugian) bersih yang
                                                                                                                                      Belum Direalisasi
                                                                                                                                       atas Surat-surat
                                                                                                                                        Berharga dan
                                                                                                                                           Obligasi
                                                                                                                                        Rekapitalisasi
                                                                                                                     Selisih Kurs        Pemerintah                                      Selisih
                                                                                                                  karena Penjabaran     yang Tersedia                                  Transaksi                                         Saldo Laba *)
                                                                           Modal              Tambahan            Laporan Keuangan       untuk Dijual           Selisih                Perubahan
                                                                      Ditempatkan dan        Modal Disetor/          dalam Mata       setelah dikurangi       Revaluasi                 Ekuitas         Opsi         Sudah Ditentukan   Belum Ditentukan
                                                                       Disetor Penuh          Agio Saham             Uang Asing        pajak tangguhan       Aktiva Tetap           Anak Perusahaan    Saham          Penggunaannya      Penggunaannya       Jumlah         Jumlah Ekuitas

Saldo per 31 Desember 2004                                                 10.066.427              5.967.897                 72.554              (404.001)        3.046.936                   9.788        13.831             747.000         5.414.275        6.161.275         24.934.707
Eksekusi opsi saham berasal dari program Kompensasi
   Manajemen Berbasis Saham (MSOP)                                             61.432                 38.358                      -                      -                      -                  -       (8.565)                  -                    -             -             91.225
Cadangan umum dan khusus dari laba bersih tahun 2004                                 -                        -                   -                     -                   -                     -             -           1.813.285         (1.813.285)              -                     -
Pembayaran dividen dari laba bersih tahun 2004                                       -                        -                   -                     -                   -                     -             -                   -         (2.627.816)     (2.627.816)        (2.627.816)
Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari
   laba bersih tahun 2004                                                            -                        -                   -                     -                   -                     -             -                   -          (105.113)        (105.113)         (105.113)
Tantiem Komisaris dan Direksi dari laba bersih tahun 2004                            -                        -                   -                     -                   -                     -             -                   -           (26.278)         (26.278)           (26.278)
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
    dalam mata uang asing                                                            -                        -              36.369                     -                   -                     -             -                   -                    -             -            36.369
Keuntungan yang belum direalisasi dari penurunan
   nilai wajar Surat-surat Berharga dan Obligasi
   Rekapitalisasi Pemerintah yang tersedia
   untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan                                    -                        -                   -              162.040                    -                     -             -                   -                    -             -           162.040
Pengakuan opsi saham berasal dari program
   Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (MSOP)                                        -                        -                   -                     -                   -                     -       169.746                   -                    -             -           169.746
Selisih transaksi perubahan ekuitas Anak Perusahaan                                  -                        -                   -                     -                   -               (23.851)            -                   -                    -             -            (23.851)
Laba bersih untuk tahun yang berakhir
   per tanggal 31 Desember 2005                                                      -                        -                   -                     -                   -                     -             -                   -           603.369         603.369            603.369

Saldo per 31 Desember 2005                                                  10.127.859             6.006.255               108.923               (241.961)       3.046.936                  (14.063)      175.012           2.560.285         1.445.152        4.005.437        23.214.398


*) Saldo rugi sebesar Rp162.874.901 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasi-reorganisasi per 30 April 2003.
                                                                                                                                                                                                                                                                                  LAMPIRAN 3

                                                                                                          PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                                                                            LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan)
                                                                                                 Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                                                                                    Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                                                                                                (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                                                                                         Keuntungan/
                                                                                                                                    (Kerugian) bersih yang
                                                                                                                                      Belum Direalisasi
                                                                                                                                       atas Surat-surat
                                                                                                                                        Berharga dan
                                                                                                                                           Obligasi
                                                                                                                                        Rekapitalisasi
                                                                                                                     Selisih Kurs        Pemerintah                                  Selisih
                                                                                                                  karena Penjabaran     yang Tersedia                              Transaksi                                            Saldo Laba *)
                                                                           Modal              Tambahan            Laporan Keuangan       untuk Dijual           Selisih            Perubahan
                                                                      Ditempatkan dan        Modal Disetor/          dalam Mata       setelah dikurangi       Revaluasi             Ekuitas            Opsi         Sudah Ditentukan   Belum Ditentukan
                                                                       Disetor Penuh          Agio Saham             Uang Asing        pajak tangguhan       Aktiva Tetap       Anak Perusahaan       Saham          Penggunaannya      Penggunaannya       Jumlah         Jumlah Ekuitas

Saldo per 31 Desember 2005                                                  10.127.859             6.006.255               108.923               (241.961)       3.046.936              (14.063)         175.012           2.560.285          1.445.152       4.005.437        23.214.398
Cadangan umum dan khusus dari laba bersih tahun 2005                                    -                     -                   -                     -                   -                 -                -              15.084            (15.084)              -                     -
Pembayaran dividen dari laba bersih tahun 2005                                          -                     -                   -                     -                   -                 -                -                   -           (301.685)       (301.685)          (301.685)
Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari
   laba bersih tahun 2005                                                               -                     -                   -                     -                   -                 -                -                   -            (12.067)        (12.067)           (12.067)
Eksekusi opsi saham berasal dari program Kompensasi
   Manajemen Berbasis Saham (MSOP)                                             187.750               427.693                      -                     -                   -                 -         (200.352)                  -                    -             -           415.091
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
    dalam mata uang asing                                                               -                     -             (22.056)                    -                   -                     -            -                   -                    -             -            (22.056)
Keuntungan yang belum direalisasi dari penurunan
   nilai wajar Surat-surat Berharga dan Obligasi
   Rekapitalisasi Pemerintah yang tersedia
   untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan                                       -                     -                   -              471.533                    -                 -                -                   -                    -             -           471.533
Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan                                     -                     -                   -                     -                   -            23.381                -                   -                    -             -            23.381
Pengakuan opsi saham berasal dari program Kompensasi
   Manajemen Berbasis Saham (MSOP)                                                      -                     -                   -                     -                   -                 -          130.670                   -                    -             -           130.670
Laba bersih untuk tahun yang berakhir
   per tanggal 31 Desember 2006                                                         -                     -                   -                     -                   -                 -                -                   -          2.421.405       2.421.405          2.421.405

Saldo per31 Desember 2006                                                   10.315.609             6.433.948                 86.867              229.572         3.046.936                9.318          105.330           2.575.369         3.537.721        6.113.090        26.340.670

*) Saldo rugi sebesar Rp162.874.901 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor/agio saham pada saat kuasi-reorganisasi per 30 April 2003.
                                                                                                    LAMPIRAN 4


                                         PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                      LAPORAN ARUS KAS - PERUSAHAAN INDUK
                              Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                 Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                             (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                                    2006               2005

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASIONAL
Penerimaan pendapatan bunga                                                        24.615.371          18.449.440
Penerimaan pendapatan komisi dan provisi                                            2.139.687           2.044.047
Pembayaran beban bunga                                                            (15.374.335)        (11.262.867)
Pembayaran beban pendanaan lainnya                                                   (139.119)           (296.821)
Penerimaan dari penjualan Surat Berharga dan
  Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                                3.253.360           7.798.577
Pembelian Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah -
  untuk diperdagangkan                                                             (1.845.117)         (8.173.726)
Laba/(rugi) selisih kurs - bersih                                                     559.203            (932.967)
Pendapatan operasional lainnya                                                        641.454             603.094
Beban operasional lainnya                                                            (555.758)           (564.895)
Beban gaji dan tunjangan                                                           (2.566.586)         (2.380.049)
Beban umum dan administrasi                                                        (2.384.911)         (2.284.160)
Pendapatan/(beban) bukan operasional - lainnya                                        155.117            (117.879)

Laba sebelum perubahan aktiva dan kewajiban operasional                             8.498.366           2.881.794

(Kenaikan)/penurunan atas aktiva operasional:
  Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                     14.130.673          (9.718.014)
  Surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah –
    untuk diperdagangkan                                                             (294.163)             22.632
  Tagihan lainnya - transaksi perdagangan                                           1.069.357          (1.035.095)
  Kredit yang diberikan                                                           (13.914.012)        (11.468.977)
  Penerimaan atas aktiva produktif yang telah dihapusbukukan                        1.074.335             823.067
  Aktiva lain-lain                                                                    483.996           4.399.773

Kenaikan/(penurunan) atas kewajiban operasional:
  Giro                                                                              3.891.292           3.741.010
  Tabungan                                                                         12.448.900          (6.832.423)
  Deposito berjangka                                                              (15.322.896)         26.489.678
  Inter-bank call money                                                             1.061.662          (1.126.341)
  Kewajiban segera                                                                     23.144              31.632
  Hutang Pajak                                                                       (303.918)           (590.029)
  Kewajiban lain-lain                                                                 (33.971)            717.514
  Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi                                           -                 288

Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional                               12.812.765           8.336.509

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan)/ Penurunan nilai surat-surat berharga – tersedia untuk dijual
  dan dimiliki hingga jatuh tempo                                                  (7.325.280)          3.113.790
(Kenaikan)/penurunan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah – tersedia untuk dijual
  dan dimiliki hingga jatuh tempo                                                       (401.841)       2.107.132
Penebusan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang jatuh tempo                                  -        2.865.356
Penggantian Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                                 -       (2.865.356)
Penerimaan dari penjualan aktiva tetap                                                    64.189           19.492
Pembelian aktiva tetap                                                                  (226.060)        (358.223)
Kenaikan penyertaan saham                                                               (140.531)               -
Kenaikan/(penurunan) surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali             (450.112)         480.000

Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi               (8.479.635)          5.362.191
                                                                                                     LAMPIRAN 4

                                       PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK.
                                 LAPORAN ARUS KAS - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan)
                               Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2006
                                  Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                              (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)


                                                                                     2006               2005

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penurunan atas surat-surat berharga yang diterbitkan                                  (214.662)             (6.032)
Penurunan atas pinjaman yang diterima                                               (1.280.778)         (3.103.821)
Penurunan atas pinjaman subordinasi                                                   (244.906)         (2.413.940)
Penurunan surat Berharga yang dijual dengan
  janji dibeli kembali                                                                   (307.224)      (1.001.345)
Pembagian dividen                                                                        (313.752)      (2.759.207)
Eksekusi hak opsi saham                                                                   415.090           91.225

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan                                 (1.946.232)         (9.193.120)

KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                   2.386.898           4.505.580

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                                                  23.050.352          18.544.773


KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                                                 25.437.250          23.050.353


Kas dan setara kas pada akhir tahun terdiri dari:

Kas                                                                                  3.828.154           2.428.499
Giro pada Bank Indonesia                                                            21.119.659          19.988.680
Giro pada bank lain                                                                    489.437             633.174

Jumlah kas dan setara kas                                                           25.437.250          23.050.353



Informasi Tambahan Arus Kas
Aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas:
       Keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat
         berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
         yang tersedia untuk dijual                                                      471.533          162.040
       Keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi atas surat-surat
         berharga dan obligasi Rekapitalisasi Pemerintah yang
         diperdagangkan                                                                   89.995           (66.214)
       Pengakuan opsi saham berasal dari program kompensasi
         manajemen berbasis saham                                                        (130.670)        (169.746)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               LAMPIRAN 5
                                                                                                                                    PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. - PERUSAHAAN INDUK
                                                                                                                                               KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF *)
                                                                                                                                Per 31 Desember 2006 Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2005
                                                                                                                                             (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)
                                                                                                                                                                                                              BANK

NO                                            POS-POS                                                                              31 Desember 2006 (Diaudit)                                                                                                      31 Desember 2005 (Diaudit)

                                                                                           L                   DPK                   KL                    D                    M                 JUMLAH                   L                  DPK                   KL                    D                    M               JUMLAH

I             Pihak Terkait
     A.       AKTIVA PRODUKTIF
          1   Penempatan pada Bank Lain                                                        126.042                    -                     -                    -                    -              126.042               206.761                   -                     -                     -                     -       206.761

          2   Surat-surat berharga kepada pihak ketiga **)                                 91.313.857                     -                     -                    -               10.163          91.324.020           92.320.016                     -                     -                     -                     -     92.320.016

          3   Kredit kepada pihak ketiga                                                       447.436                    -                     -                    -              200.899              648.335               913.194                  31                 6.000                     -             209.747        1.128.972
              a.     KUK                                                                             -                    -                     -                    -                    -                    -                     -                   -                     -                     -                   -                -
              b.     Kredit properti                                                               736                    -                     -                    -                    -                  736                11.014                   -                     -                     -                   -           11.014
                     i. Direstrukturisasi                                                            -                    -                     -                    -                    -                    -                10.500                   -                     -                     -                   -           10.500
                     ii. Tidak direstrukturisasi                                                   736                    -                     -                    -                    -                  736                   514                   -                     -                     -                   -              514
              c.     Kredit lain yang direstrukturisasi                                              -                    -                     -                    -                    -                    -               110.992                   -                     -                     -                   -          110.992
              d.     Lainnya                                                                   446.700                    -                     -                    -              200.899              647.599               791.188                  31                 6.000                     -             209.747        1.006.966

          4   Penyertaan pada pihak ketiga                                                  2.210.393                     -                     -                    -                    -           2.210.393            2.046.481                     -                     -                     -                     -      2.046.481
              a.   Pada perusahaan keuangan bank                                            1.248.906                     -                     -                    -                    -           1.248.906            1.167.731                     -                     -                     -                     -      1.167.731
              b.   Pada perusahaan keuangan non-bank                                          799.839                     -                     -                    -                    -             799.839              728.581                     -                     -                     -                     -        728.581
              c.   Dalam rangka restrukturisasi kredit                                              -                     -                     -                    -                    -                   -                    -                     -                     -                     -                     -              -
              d.   Lainnya                                                                    161.648                     -                     -                    -                    -             161.648              150.169                     -                     -                     -                     -        150.169

          5   Tagihan lain kepada pihak ketiga                                                  57.400                    -                  247                     -                    -               57.647                54.531                552                      -                     -                     -        55.083

          6   Komitmen dan kontinjensi kepada pihak ketiga                                       4.623                    -                     -                    -                    -                4.623                18.172                   -                     -                     -                     -        18.172

     B.       AKTIVA NON PRODUKTIF
          1   Properti terbengkalai                                                                  -                    -                     -                    -                    -                    -                     -                   -                     -                     -                     -              -

          2 Agunan yang diambil alih                                                                 -                    -                     -                    -                    -                    -                     -                   -                     -                     -                     -              -

          3 Rekening antar kantor dan suspense account                                               -                    -                     -                    -                    -                    -                     -                   -                     -                     -                     -              -

II            Pihak Tidak Terkait
     A.       AKTIVA PRODUKTIF
          1   Penempatan pada Bank Lain                                                     9.751.903                     -                     -                    -                    -           9.751.903           23.945.594                     -                     -                     -                     -     23.945.594

          2   Surat-surat berharga kepada pihak ketiga dan
              Bank Indonesia                                                               15.452.971                     -                     -                    -           1.053.469           16.506.440            7.040.858                     -               205.272                     -          1.089.746         8.335.876

          3   Kredit kepada pihak ketiga                                                   73.288.577           16.966.301             1.991.380               523.607          15.961.523          108.731.388           59.733.197            12.892.862            5.602.749            5.299.083           15.509.030        99.036.921
              a.     KUK                                                                    3.274.521              757.820                35.438                72.519             396.755            4.537.053            3.751.797               581.821               91.285               79.328              361.136         4.865.367
              b.     Kredit properti                                                        6.826.187            2.452.173               116.167                81.185           1.238.788           10.714.500            1.958.965               959.964            1.025.980              197.637              315.613         4.458.159
                     i. Direstrukturisasi                                                       4.533              855.600                56.081                 5.450             171.386            1.093.050               81.369               240.125               76.413              189.258                    -           587.165
                     ii. Tidak direstrukturisasi                                            6.821.654            1.596.573                60.086                75.735           1.067.402            9.621.450            1.877.596               719.839              949.567                8.379              315.613         3.870.994
              c.     Kredit lain yang direstrukturisasi                                     5.525.657            6.614.874             1.500.232                60.700           5.566.706           19.268.169            5.542.379             3.487.042            1.300.257            2.276.535            5.485.675        18.091.888
              d.     Lainnya                                                               57.662.212            7.141.434               339.543               309.203           8.759.274           74.211.666           48.480.056             7.864.035            3.185.227            2.745.583            9.346.606        71.621.507

          4   Penyertaan pada pihak ketiga                                                           -                    -                     -                    -               72.625               72.625                     -                   -                     -                     -              72.625          72.625
              a.   Pada perusahaan keuangan bank                                                     -                    -                     -                    -                    -                    -                     -                   -                     -                     -                   -               -
              b.   Pada perusahaan keuangan non-bank                                                 -                    -                     -                    -                    -                    -                     -                   -                     -                     -                   -               -
              c.   Dalam rangka restrukturisasi kredit                                               -                    -                     -                    -               72.625               72.625                     -                   -                     -                     -              72.625          72.625
              d.   Lainnya                                                                           -                    -                     -                    -                    -                    -                     -                   -                     -                     -                   -               -

          5   Tagihan lain kepada pihak ketiga                                              5.302.328            1.058.062                      -                1.010              804.232           7.165.632            4.617.799             1.563.224               803.685              260.224           1.159.826         8.404.758

          6   Komitmen dan kontinjensi kepada pihak ketiga                                 14.135.867              469.119                   911                12.425              107.582          14.725.904           13.939.899              831.260                329.674                68.243             180.790       15.349.866

     B.       AKTIVA NON PRODUKTIF
          1   Properti terbengkalai                                                            416.167                    -                     -                    -                    -              416.167                     -                   -                     -                     -                     -       238.236

          2   Agunan yang diambil alih                                                         158.922                    -                     -                    -                    -              158.922                     -                   -                     -                     -                     -       158.922

          3 Rekening antar kantor dan suspense account                                         811.418                    -                     -                    -              778.967           1.590.385                      -                   -                     -                     -                     -      1.205.839

                                              JUMLAH                                      213.477.904           18.493.482             1.992.538               537.042          18.989.460          253.490.426          204.836.502            15.287.929            6.947.380            5.627.550           18.221.764       252.524.122

              Minimum Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif ("PPAP")                      1.084.717            1.341.922                500.255              208.977          12.536.244           15.672.115                986.557            718.556                953.740           1.899.210           10.185.262        14.743.325
              yang Wajib Dibentuk ***)
              PPA non produktif yang wajib dibentuk                                                 -                    -                      -                    -             778.967              778.967                      -                  -                      -                   -                    -                 -
              Total PPA yang wajib dibentuk                                                 1.084.717            1.341.922                500.255              208.977          13.315.211           16.451.082                986.557            718.556                953.740           1.899.210           10.185.262        14.743.325

              PPA produktif yang telah dibentuk                                             1.391.988            1.341.922                500.255              208.977          13.456.212           16.899.354            1.158.188              718.556                953.740           1.899.210           10.452.189        15.181.883
              PPA non produktif yang telah dibentuk                                                 -                    -                      -                    -             994.703              994.703                    -                    -                      -                   -                    -           427.225
              Total PPA yang telah dibentuk                                                 1.391.988            1.341.922                500.255              208.977          14.450.915           17.894.057            1.158.188              718.556                953.740           1.899.210           10.452.189        15.609.108
              *)     Informasi keuangan tersebut diatas, disajikan sesuai dengan hal-hal sebagai berikut:
                     a) Peraturan Bank Indonesia No. 7/50/PBI/2005 tanggal 29 November 2005 tentang "Transparansi Kondisi keuangan Bank".
                     b) Surat Edaran Bank Indonesia No. 7/10/DPNP tanggal 31 Maret 2005 mengenai perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia No. 3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 tentang "Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan Bank Umum, serta Laporan Tertentu yang Disampaikan Kepada Bank Indonesia".
                     c) Peraturan Bank Indonesia No. 4/7/PBI/2002 tanggal 27 September 2002 tentang "Prinsip Kehati-hatian Dalam Rangka Pembelian Kredit oleh Bank dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN)"
              **)    Termasuk didalamnya Obligasi Pemerintah dalam rangka rekapitalisasi
              ***)   Perhitungan PPA yang wajib dibentuk adalah setelah dikurangi agunan dan atas SBI, BI intervensi dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah tidak wajib dibentuk PPA