Israel Kecilkan Perbedaan AS-Israel Soal Permukiman Yahudi

Document Sample
Israel Kecilkan Perbedaan AS-Israel Soal Permukiman Yahudi Powered By Docstoc
					Israel Kecilkan Perbedaan AS-Israel Soal Permukiman Yahudi

Written by Aqsa Working Group
Friday, 03 July 2009 00:00 -

Perbedaan padangan mengenai pembangunan perumahan Yahudi di Tepi Barat yang diduduki
Israel telah menyebabkan ketegangan  antara Amerika Serikat (AS) dan  Israel.  Pemerintahan
Obama telah menyerukan penghentian pembangunan pemukiman Yahudi, sementara pihak
Israel tak menggubrisnya dan tetap melanjutkan pembangunan tersebut. Netanyahu beralasan
pembangunan pemukiman adalah untuk menampung pertambahan alamiah penduduk. Tak
ingin hubungan kedua negara terus merenggang, kini Israel punya strategi untuk merapatkan
kembali hubungan tersebut yakni dengan cara mengecilkan perbedaan pendapat antara AS
dan Israel tentang masa depan permukiman Yahudi di Tepi Barat.  Menteri Pertahanan Israel
Ehud Barak mengatakan kendati adanya perbedaan, kedua negara telah semakin dekat untuk
mencapai saling pengertian yang akan memuaskan kedua pihak, sambil memusatkan perhatian
pada perjanjian perdamaian regional.
 
Barak telah bertemu dengan utusan khusus Amerika untuk Timur Tengah George Mitchell di
New York, dan Barak mengatakan, pertemuan antara Mitchell dan PM Netanyahu mungkin
akan diadakan menjelang akhir bulan ini.
 
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ikatan antara Amerika Serikat dan
Israel "tidak terpatahkan." Ucapan baru-baru ini, lanjut Netanyahu Presiden Amerika Barack
Obama memang benar bahwa hubungan Amerika-Israel tidak terpatahkan.  Pemimpin Israel itu
mengatakan  demikian pada hari Rabu dalam perayaan Hari Kemerdekaan Amerika di rumah
dutabesar Amerika untuk Israel, James Cunningham.
 
Sementara itu Kepala badan bantuan PBB bagi pengungsi Palestina, Karen koning abuzaid
menyerukan kepada Israel untuk mencabut blokadenya terhadap Jalur Gaza. Karen
mengatakan kondisi di Jalur Gaza semakin buruk karena Israel sangat membatasi
bahan-bahan bantuan yang boleh masuk ke kawasan itu. Pemerintah Israel telah melancarkan
blokade ketat atas Jalur Gaza sejak Hamas merebut kekuasaan di kawasan itu tahun 2007.
Kemarin, kapal perang Israel mengusir sebuah kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ke
Jalur Gaza.
(andy/voanews)




                                                                                      1/1