Proses produksi meubel terkait dengan analisis network pada Java by klutzfu61

VIEWS: 516 PAGES: 1

									Proses produksi meubel terkait dengan analisis network pada Java Furniture Wonosari Klaten

Andi Firmansyah

CV.Java Furniture merupakan perusahaan yang memproduksi segala macam meubel rumah tangga. Proses
produksi didalam suatu perusahaan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menjalankan dan
mengembangkan kegiatan usahanya. Maka didalamnya harus menngunakan manajemen yang baik dalam
pengelolaannya. Perusahaan dapat dikatakan mempunyai manajemen yang baik apabila segala kegiatannya
melalui system perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengawasan yang
baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan-bahan yang digunakan dalam proses produksi meubel,
mesin-mesin yang digunakan, kegiatan proses produksi yang berlangsung dalam perusahaan, layout
produksi yang digunakan, serta mengetahui masalah-masalah yang dihadapi dalam proses produksi meubel
dalam proses produksi meubel di CV. Java Furniture, Wonosari Klaten. Penelitian ini menggunakan metode
diskriptif dalam penggambarannya. Yaitu dengan mengunakan kata-kata atau kalimat dengan cara
dipisah-pisahkan menurut kategori untuk meraih kesimpulan. Sehinnga terinci dengan baik dalam
penjelasannya. Dari pengamatan yang dilakukan dapat piambil kesimpulan bahwa bahan dasar utama yang
digunakan dalam proses produksi meubel pada CV. Java Furniture yaitu kayu jati. Alat-alat atau mesin
produksi yang digunakan dalam proses produksi meubel yaitu mesin oven, mesin radial, mesin rother, mesin
pasah, hand sircle, hand slep. Proses pembuatan meubel berlangsung beberapa dalam tahap yaitu tahap
pembentukan model dengan cara mengoven kayu selama dua minggu, kemudian proses pemotongan kayu
sesuai dengan motif yang telah ditentukan yang berlangsung pada mesin pemotong. Kemudian melakukan
proses perakitan beraneka ragam bentuk meubel, dan selanjutnya melakukan penyerfisan sebelum
pemasangan handel. Setelah pemasangan handel dilakukan tahap sanding atau pengamplasan. Setelah itu
kemudian melalui tahap selanjutnya yaitu finishing atau penyemprotan. Proses produksi meubel berlangsung
di areal ruang produksi CV. Java Furniture, Wonosari, Klaten. Dan layout yang digunakan adalah layout
produk, karena penempatan fasilitas produksinya diurutkan dengan proses produksi. Masalah yang sering
menjadi kendala dalam proses produksi yaitu masalah mesin, keterlambatan bahan baku dan masalah
tenaga kerja.




                                                  1/1

								
To top