PT Asuransi Jiwa TATA INTERNASIONAL (TATA

Document Sample
PT Asuransi Jiwa TATA INTERNASIONAL (TATA Powered By Docstoc
					TATA LIFE Berubah TATA LIFE Berubah Name Menjadi Name Menjadi MAA Asuransi Jiwa MAA

P

T Asuransi Jiwa TATA  INTERNASIONAL (TATA LIFE) berubah namenya menjadi PT Asuransi jiwa MEGA ARTHA ALIANSINDO (MAA), akan mengadkan joint venture dengan salah satu perusahaan asuransi terbesar di mmmalaysia, yeitu "Malaysian Assurance Alliance Berhad". Demikian dijelaskan oleh AW. Ismed,FLMI Direktur TATA LIFE dalam acara tatap muka antara Redaksi Gema Akastri dengan Direksi TATA LIFE dan Executive Malaysian Assurance Alliance Berhad. Encik abdul Latiff Abu Bakar, yang sedang berkunjung di kantor TATA LIFE Jakarta baru-baru ini. Penggantian name tersebut telah disahkan Departemen-Kehakiman RI dengan SK No. C2-26.468. HT.01.04.Th 98 tanggal 25 November 1998. Menunaikan Kewajiban PT Asuransi Jiwa TATA INTERNASIONAL berdiri tahun 1995 dan mulai operasionalnya 1 Januari 1996. Namun demikian perusahan ini telah mempunyai jaringan pemasaran yang luas dan mampu " menangkap" nasabah kelas " kekap" . Antara lain   melalui Senior Marketing Consultant Dessy Susilowati berhasil menutup polis dengan UP sebesar Rp 50 juta dari Aninda Sardjana. seorang Direktur Utama salah satu bank swasta di Jakarta. Selanjutnya dijelaskan oleh Ismed, mulai 12 Februari telah dibayarkan manfaat asuransi tahapan sebesar Rp 5.000.000.000,- Perusahan telah melaksanakan kewajibannya membayar manfaat asuransi tahapan kepada Aninda dan beberapa nasabah lainnya. Aninda sendiri membeli polis asuransi program tahapan "Tata Prima Artha " dengan kontrak 12 tahun, di mana setiap 3 tahun memperolrh manfaat asuransi masing-masing 10%, 15% ,20% dan 30% Dan pada tanggal 12 Februari telah dibayarkan manfaat  asuransi sebesar Rp5 juta kepada Aninda Sardjana dalam satu upacanra. Selain itu perusahaan ini pada awal tahun 1998 telah membayarkan manfaat asuransi meninggal dunia sebesar Rp 25 juta dan masih berlanjut dengan santunan bertahap, di mana Tertanggung membeli polis program beasiswa " Mega Siswa Kencana " Dijelaskan pula oleh Ismed, bahwa selama tahun 1998 TATA LIFE telah membayar nilai tunai dari pemegang polis US$, mencapai Rp731 juta dengan pembayaran nilai tukarnya sesuai kurs beli BI saat Transaksi. Indonesia Potensial Atas pertanyaan Redaksi Gema Akastri Encik Abdul Latiff Abu Bakar, Executive Malaysian Assurance Alliance Berhad menjelaskan, bahawa

perusahaannya melihat Indonesia yang kini berpenduduk lebih dari 200 juta merupakan pasar yang potensial, terutama kalangan ekomoni menengah yang masih belum tergarap sepenuhnya.Dalam melakukan operasionalnya nanti di Indonesia perusahaannya memilih kerjasama dengan TATA LIFE, perusahaan baru, namun tampaknya cukup baik,  di dalam waktu yang relatif singkat, TATA LIFE telah banyak mempunyai jaringan pasar di seluruh Indonesia. Bagi MAA Berahd tidak melihat apa yang terjadi sekarang di mana Indonesia sedang "terpuruk" dilanda krisi ekonomi . Keadaan ekonomi Indonesia seperti sekarang menurutnya akan segera teratasi , "Setelah keadaan ekonomi Indonesia membaik, kami sudah ada di sini. demikian Encik Abdul Latiff Abu Bakar. Peringkat 4 Malaysian Assurance Alliance Berhad berdiri 30 tahun yang lalu sebagai perusahaan patungan dengan AIA.Namun tahun 1985 MAA Berhad berdiri Sendiri. Malaysian Assurance Alliance Berhad adalah perusahaan asuransi jiwa dan kerugian, yang pada akhir tahun 1997 telah mempunyai Kantor Pemasaran sebanyak 66 (Branchs) dan telah memperluas operasionalnya ke negara-negara ASEAN, antara lain Myanmar, Philipina dan segera Indonesia. Khusus mengenai bidang Jiwa, perusahaan ini berada pada peringkat 4 dari 18 perusahaan Asuransi Jiwa di Malaysia dalam katagori New Bunisess. Pada tahun yang sama New Business Premium Income MAA Berhad (Life) mencapai RM144 juta atau mengalami kenaikan sebesar 14% dari tahun sebelumnya (1996) sebesar RM127 juta. Sedangkan jumlah agen (life) mencapai 16,200 orang. Kenal dulu Dessy Susilowati, Senior Marketing Consultant menyatakan, bahawa untuk memprospek orng seperti Aninda Sardjana memang sulit. Untuk bertemu saja mengalami beberapa tahap. Aninda sendiri sebagai salah seorang "sibuk" di Jakarta ini dalam komentarnya mengakui . Namun, katanya tidak sesukar yang dibayangkan, asal tahun caranya. "Usahkanlah untuk dapat kenal dulu " . katanya . Untuk berkenalan tersebut dapat melalui beberapa cara, antara lainbertemu pada seminar, pesta ulang tahun dan sebagainya. Dalam perkenalan itu daprt diadakan perjanjian yang kemudian bisa berlanjut kepada masalah penutupan asuransi. Jika tidak, menurutnya akan mengalami kesukaran.       Bagi Dessy dan para konsultan lainnya di TATA LIFE, Aninda adalah merupakan salah satu motivasi untuk "menembus orang-orang "sibuk" . Dalam menjawab pertanyaan, Dessy berusaha  setiap bulan ada tutupan , dengan sasaran premi minimal Rp3,000,000.- bulan. TATA LIFE sampai saat ini telah mempunyai 11 Kantor Pemasaran yaitu di Medan, Jambi, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya Pontianak, Ujung Pandang dan Menado dengan 642 agen.