PENINGKATAN KEAHLIAN DAN MANAJEMEN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI by cometjunkie45

VIEWS: 576 PAGES: 4

									PENINGKATAN KEAHLIAN DAN MANAJEMEN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI MAHASISWA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING KERJA
Tibyani, tibyani@brawijaya.ac.id Dosen Keahlian Sistem Komputer dan Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Jalan MT Haryono 167, Telp./Fax.: (0341) 482 751 Malang
ABSTRAK Salah satu jalan untuk mewujudkan tujuan pendidikan di Perguruan Tinggi adalah dengan adanya kerjasama antara Dosen, Mahasiswa dan Masyarakat Industri. Salah satu Perusahaan Mitra yang bergerak pada bidang elektronika dan komputer serta sudah berpengalaman adalah PT CENDANA TEKNIKA UTAMA Malang. Mahasiswa S-1 Keahlian Sistem Komputer dan Informatika Teknik Elektro Unibraw yang akan melakukan Program sudah menempuh mata kuliah yang berhubungan dengan Elektronika dan Komputer. Untuk memadukan Mahasiswa Teknik Elektro, Mitra Industri dan Dosen Pembimbing diadakan Program Magang Kewirausahaan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini : pendidikan, pelatihan dan pembuatan perangkat lunak dan keras yang berhubungan dengan teknologi informasi. Program magang kewirausahaan meliputi : Perancangan perangkat lunak berbasis WEB, Pengembangan Teknologi Informasi dan Perancangan perangkat keras berbasis mikrokontroler Tahapan kegiatan Program Magang Kewirausahaan: Pembekalan Peserta Magang, Pelaksanaan Magang, Pemantauan Pelaksanaan Magang dan Evaluasi Hasil kegiatan ini : Perangkat Lunak dan Keras: POS (point of Sale), Simpan Pinjam; Payroll Lengkap, On line system pada Penerimaan Siswa Baru SLTP dan SLTA, Sistem Informasi Manajemen Data, Alat pemeram nata de coco, Alat Pengukur Suhu dan kekeruhan air kolam dan alat pengukur suhu oven yang dilengkapi mikrokontroler AT89C51. Di samping itu mendapatkan pengetahuan bisnis teknologi informasi. Kata kunci:kewirausahaan, kata2, kata3

1.

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Tujuan Pendidikan Sarjana Teknik Elektro adalah untuk menyiapkan mahasiswa menjadi warga negara yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila, memiliki integritas yang tinggi, terbuka dan tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan masalah elektro yang dihadapi masyarakat (Pedoman Pendidikan, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Universitas Brawijaya) Salah satu jalan untuk mewujudkan tujuan pendidikan tersebut adalah dengan adanya kerjasama

antara Dosen, Mahasiswa dan Masyarakat dalam program magang kewirausahaan. Terutama untuk mempraktekkan teori elektronika dan komputer yang sudah didapat di bangku.. 1.2. Perumusan Masalah

Permasalahan dalam memadukan mahasiswa Teknik Elektro, pengusaha mitra dan dosen pembimbing adalah : 1. Masih sedikit adanya kerjasama antara Mahasiswa Teknik Elektro, Pengusaha Mitra dan Dosen Pembimbing dalam rangka penyiapan tenaga kerja terampil dan terdidik dalam bidang elektronika dan komputer.

Prosiding Konferensi Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Indonesia 3-4 Mei 2006, Aula Barat & Timur Institut Teknologi Bandung

397

2.

Kualitas sumber daya manusia lulusan teknik elektro belum siap pakai di lapangan kerja.

PCB

1.3. Tinjauan Pustaka Pengusaha Mitra berdiri non formal Bulan April 1997 dibentuk menjadi usaha semenjak Agustus 1998 dengan nama PT CENDANA TEKNIKA UTAMA. Mengkhususkan diri pada perancangan dan disain perangkat keras elektronika dan komputer. Perkembangan dunia usaha menyebabkan dibentuknya sebuah divisi baru dalam bidang perangkat lunak. Perusahaan mitra dalam kegiatan Magang Kewirausahaan ini adalah : PT CENDANA TEKNIKA UTAMA, NPWP : 1.840.675.1-623,000 berkedudukan di Malang sesuai dengan Data Akta Pendirian Perseroan tanggal 7 Oktober 1998 yang dibuat oleh Notaris Faisal Abdullah Waber, SH , SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) KECIL NO. 517/70/428.308/2001/PA yang diterbitkan oleh DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN RI WALIKOTA MALANG, ANGGOTA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI INDONESIA (KADIN) NO. 20502-000486 Proses produksi perangkat keras berbasis Mikrokontroler AT89C51: • Perancangan dan disain sesuai dengan produk yang dihasilkan (Contoh : perangkat wartel) dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Protel, casing (kotak tempat produk) dan Catu daya (Power supply) • Pembuatan PCB (Printed Circuit Board) dan Kotak • Pengecekan Komponen • Perakitan Komponen dan Penyoderan • Uji coba produk • Pengemasan • Sertifikasi dan disimpan di dalam gudang • Pemasaran

Casing

Perakitan Baik Tidak Uji Fungsi

Power Supply

Packing

Gudang/ Stock

Selesai

Gambar 5 Kondisi Produksi Perangkat Keras

a) •

• • • •

Perangkat Lunak Proses produksi perangkat lunak: Perancangan dan disain sesuai pesanan (Contoh : point of sale) dengan menggunakan konsep dasar pada kertas dan konsultasi dengan pemesan Pembuatan menu dasar pemrograman dan konsultasi dengan pemesan Pembuatan program lengkap Pengecekan Program komputer Pengujian

Pemesanan

Perancangan Tidak sesuai Sesuai Konsultasi

Pembuatan

Perbaikan Sesuai Selesai

Tidak sesuai

Gambar 6 Kondisi Produksi Perangkat Lunak

Relasi Perusahaan Mitra : • PT Catur Elang Perkasa, Surabaya • PT Intracotama, Jakarta

Prosiding Konferensi Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Indonesia 3-4 Mei 2006, Aula Barat & Timur Institut Teknologi Bandung

398

• • • • • • • •

PT Sandika Citra Cendekia, Jakarta Direktorat Jendral Pajak Pusat, Jakarta PT Sinergi Utama Jaya KPN dan Kopma Universitas Brawijaya Koperasi RS Saiful Anwar PemKot Probolinggo Dinas Pendidikan Kota Malang Dan sebagainya

c)

Sale), Simpan Pinjam, Payroll Lengkap, On line system pada Penerimaan Siswa Baru dan Sistem Informasi Manajemen Data Mahasiswa pemagang mampu membuat rencana bisnis bidang elektronika dan komputer

Manfaat a. Nilai tambah bagi pemagang dari sisi ketrampilan dan manajemen Mahasiswa pemagang akan memperoleh pengalaman praktis tentang perencanaan dan disain elektronika dan komputer, karena mengamati hal khusus tentang keberhasilan pengusaha mitra. Dari pengalaman tersebut mahasiswa pemagang akan membuat rencana bisnis b. Nilai tambah bagi Pengusaha Mitra Pengusaha mitra akan mendapatkan teori elektronika dan komputer secara umum dan perancangan perangkat keras (wartel, SMS sender, printer emulator dll) dan perangkat lunak komputer secara khusus, sehingga dapat meningkatkan wawasan pengusaha mitra Nilai tambah bagi tim pelaksana, pembimbing dan perguruan tinggi Tim Pelaksana/Pembimbing akan memperoleh keilmuan untuk memadukan pemahaman bidang elektronika dan komputer di bangku kuliah dengan kenyataan bisnis elektronika dan komputer di lapangan, sehingga akan dapat dijadikan bahan peningkatan dan perluasan materi kuliah c.

Kondisi dan lingkup pemasaran produk, a) Perangkat Keras • Pemasaran perangkat keras dilakukan secara nasional • Pola yang dipakai adalah dengan berjasama dengan perorangan atau badan usaha yang berada di luar kota Malang • Produk tersertifikasi supaya legal dijual secara nasional • Mempunyai kurang lebih 50 agen tersebar di seluruh Indonesia b) Perangkat Lunak • Pemasaran perangkat lunak dilakukan secara langsung ke pemakai • Diperlukan keahlian khusus dalam memasarkan, belum bisa dipakai pola keagenan sebagaimana pemasaran perangkat keras. 1.4. Tujuan dan Manfaat

Tujuan Khusus Kegiatan ini adalah memberikan pengalaman praktis mengenai elektronika dan komputer kepada mahasiswa pemagang dengan cara ikut industri mitra Secara Umum a) Mahasiswa pemagang mampu merencanakan dan mendisain Aplikasi Mikrokontroler keluarga 8051 dan Interface Komputer. b) Mahasiswa pemagang mampu merencanakan dan mendisain Aplikasi Perangkat Lunak dengan menggunakan Beberapa bahasa Pemrograman contohnya : Delphi, C++ dll Secara Khusus a) Mahasiswa pemagang mampu merencanakan dan mendisain Perangkat Wartel menggunakan komputer tipe C04 dengan kapasitas maksimal 8 KBU (Kamar Bicara Umum) dan non Komputer tipe C103 dengan kapasitas 1-2 KBU, SMS Sender publik (Pengirim SMS untuk umum), Printer emulator P2000 dan ID Caller Manager b) Mahasiswa pemagang mampu merencanakan dan mendisain perangkat lunak : POS (point of

2. a. b. c.

METODE PENERAPAN IPTEK Koordinasi Tim Pelaksana Survei Lapangan Pembuatan Modul Pembekalan Modul yang digunakan pada pembekalan program magang kewirausahaan adalah : • Perancangan dan Pengembangan perangkat lunak berbasis WEB • Pengembangan Teknologi Informasi • Perancangan dan Pengembangan perangkat keras berbasis mikrokontroler Pembekalan Peserta Magang Pelaksanaan Magang Pemantauan Pelaksanaan Magang Evaluasi Evaluasi dilakukan berdasarkan penilaian terhadap : pre tes, pos tes, kehadiran dan tugas akhir pembuatan rencana bisnis berbasis teknologi informasi

d. e. f. g.

Prosiding Konferensi Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Indonesia 3-4 Mei 2006, Aula Barat & Timur Institut Teknologi Bandung

399

3.

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.

Koordinasi pelaksana MAGANG KEWIRAUSAHAAN, mahasiswa dan mitra industri sejak dini, menjadikan kegiatan ini bisa semua pihak Dengan demikian peserta didik bisa mengerti dan menerima informasi serta bisa mengikuti kegiatan yang akan dilaksanakan. Adanya kekompakan pelaksana MAGANG KEWIRAUSAHAAN, mahasiswa dan mitra industri untuk memberikan pelatihan di bidang elektronika dan komputer agar dapat terlaksana. Dalam pengaturannya, dilakukan penjadwalan kegiatan secara terencana. Hasil kegiatan ini : alat pemeram nata de coco, Alat Pengukur Suhu dan kekeruhan air kolam dan alat pengukur suhu oven yang dilengkapi mikrokontroler AT89C51. Di samping itu mendapatkan pengetahuan managerial dari Direktur. Mahasiswa mengetahui aplikasi bahasa pemrograman di dunia industri. Adanya kemauan keras dari peserta didik MAGANG KEWIRAUSAHAAN untuk mengikuti pelatihan, sehingga dapat menyerap materi yang diberikan dan mengikuti kegiatan. Kemampuan dan keilmuan peserta setelah kegiatan ini bertambah. 4. KESIMPULAN, SARAN DAN REKOMENDASI TINDAK LANJUT

Setelah diadakannya program kegiatan MAGANG KEWIRAUSAHAAN ini diharapkan peserta didik dapat menerapkan keilmuan tentang keilmuan elektronika computer di masyarakat

4.2. Saran 1. Kegiatan MAGANG KEWIRAUSAHAAN ini disarankan dijadikan program pengabdian yang terstruktur dengan sasaran khalayak yang lebih luas di lingkungan Perguruan Tinggi di Kota Malang. 2. Untuk mendapatkan manfaat yang lebih optimum dari kegiatan yang dilakukan, sebaiknya kegiatan tersebut lebih disosialisasikan lagi pada kesempatan-kesempatan berikutnya. 3. Mengingat keterbatasan sarana yang ada, sebaiknya untuk kegiatan MAGANG KEWIRAUSAHAAN ini, diusahakan untuk menyediakan sarana yang lebih banyak lagi sehingga dalam pelaksanaannya peserta didik memperoleh manfaat yang lebih optimum.

5.

REFERENSI

[1] Kadir, Abdul, Pengenalan Sistem Informasi, Penerbit ANDI, Yogyakarta, Tahun [2] Suhata, Aplikasi Mikrokontroler, Penerbit Elex Media Komputindo, Jakarta, Tahun 2005

Dari hasil kegiatan dan pembahasan proses pelaksanaan kegiatan, diperoleh kesimpulan dan saran yang sebaiknya diperhatikan dalam menindaklanjuti kegiatan ini. 4.1. Kesimpulan 1. Bagi peserta, pengetahuan tentang elektronika dan komputer bukan merupakan hal baru bagi mahasiswa, dengan demikian dapat langsung diaplikasikan di mitra industri 2. Pelatihan aplikasi bidang elektronika dan komputer yang menitikberatkan pada aplikasi mikrokontroler dan pembuatan perangkat lunak berbasis teknologi informasi yang diaplikasikan pada bermacam-macam peralatan. 3. Walaupun tingkat penguasaan materi peserta didik berbeda-beda, namun dengan adanya kegiatan pengabdian serta bimbingan dari pelaksana, maka peserta didik tersebut dapat memanfaatkan sarana dan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya.

Prosiding Konferensi Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Indonesia 3-4 Mei 2006, Aula Barat & Timur Institut Teknologi Bandung

400


								
To top