5 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 1. Umum 1.a

Document Sample
5 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 1. Umum 1.a Powered By Docstoc
					 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN




1.   Umum


     1.a.   Latar Belakang
            PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris
            Arikanti Natakusumah, SH, No.84 tanggal 13 Desember 1983. Akta Pendirian ini telah mendapat
            persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.C2-
            2169-HT.01.01.TH.84 tanggal 10pAprilp1984 dan didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta
            Pusat dengan nomor pendaftaran 1218/1984 tanggal 4 Mei 1984.

            Sebelumnya nama Perusahaan adalah PT Putra Sejahtera Pioneerindo Tbk. Perubahan nama
            Perusahaan menjadi PT Pioneerindo Gourmet International Tbk adalah berdasarkan Akta
            Persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 71 tanggal 29 Juni 2001 dari Notaris
            Refrizal, SH, Notaris di Jakarta. Perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri
            Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan         No. C-
            06497-HT.01.04 TH 2001 tanggal 23 Agustus 2001 dan telah diumumkan dalam Tambahan
            Berita Negara Republik Indonesia No. 102 tanggal 21 Desember 2001.

            Anggaran dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta
            Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 102 tanggal 31 Mei 2007, dari notaris Paulus
            Widodo Sugeng Haryono, SH, Notaris di Jakarta, mengenai perubahan susunan dewan komisaris
            dan dewan direksi Perusahaan. Akta tersebut telah diterima dan dicatat dalam database Sistem
            Administrasi Badan Hukum (Sismin Bakum) Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
            Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.              W7-HT.01.10-
            9886 tanggal 6 Juli 2007.

            Aktivitas utama Perusahaan saat ini adalah usaha penyediaan makanan dan minuman dengan
            menggunakan merek dagang “California Fried Chicken” yang disingkat CFC, Sapo Oriental dan
            Cal Donat. Semua merek dagang tersebut telah didaftarkan pada Departemen Kehakiman
            Republik Indonesia Direktorat Jendral Hak Cipta, Paten dan Merek Dagang, masing-masing
            dengan nomor pendaftaran No. IDM000126041, No. 382849 dan No. 412199 pada tanggal
            18 Oktober 2005, 15 Agustus 1997 dan 21 Juni 1996. Perusahaan mulai beroperasi secara
            komersial pada tahun 1984.

            Kantor Pusat Perusahaan terletak di Gedung Jaya lantai 6, Jl. M.H. Thamrin No. 12 Jakarta
            Pusat. Jumlah gerai yang dimiliki oleh Perusahaan dan perusahaan anak serta gerai waralaba
            yang tersebar di seluruh Indonesia masing-masing sebanyak 193 gerai dan 188 gerai
            masing-masing pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007.

     1.b.   Penawaran Umum Efek Perusahaan
            Penawaran umum perdana efek Perusahaan terdiri dari 9.000.000 saham kepada masyarakat dan
            telah dinyatakan efektif sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
            (Bapepam) No. S-520/PM/1994 tanggal 29 Maret 1994, dan selanjutnya saham tersebut
            dicatatkan di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 30 Mei 1994.
            Pada tahun 2004, perusahaan telah membatalkan pencatatan di Bursa Efek Surabaya dan telah
            disetujui oleh BES melalui surat No. JKT-015/LIST-EMITEN/VIII/2004. Terhitung tanggal
            6 September 2004 efek PT Pioneerindo Gourmet International Tbk tidak tercatat lagi di BES.
            Pada tahun 2007 Bursa Efek Jakarta telah merubah nama menjadi Bursa Efek Indonesia.




                                              5                        PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                     dan Perusahaan Anak, 2008
     1.c.      Struktur Perusahaan
               Penyertaan Perusahaan pada perusahaan                   anak   yang   dikonsolidasikan      pada       tanggal
               30 Juni 2008 adalah sebagai berikut:

                                                                 Aktivitas          Persentase        Tahun Operasi
                                             Domisili
                                                                  Utama            Kepemilikan          Komersial

               PT Putra Asia Perdana Indah   Bandung        Restoran Ayam Goreng       51              Januari 1985
               PT Mitra Hero Pioneerindo      Jakarta       Restoran Ayam Goreng       51               April 1990



               Kegiatan operasional PT Putra Surya Primula telah dihentikan sejak tahun 2001 dan saat ini
               masih dalam proses likuidasi.

     1.d.      Komisaris, Direksi dan Karyawan
               Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 102 tanggal 31 Mei 2007, telah disetujui
               perubahan dan pengangkatan anggota komisaris dan direksi Perusahaan.

                Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007
               adalah sebagai berikut:

                                                                   2008                                 2007

               Dewan Komisaris :
               Komisaris Utama                     : Tjan Soen Eng                               Tjan Soen Eng
               Komisaris Independen                : Suhanda Wiraatmadja                         Suhanda Wiraatmadja
               Komisaris                           : Iskonda Japiar Budhi                        Iskonda Japiar Budhi

               Dewan Direksi         :
               Direktur Utama                      :    Kusuwandi Tamin                      Kusuwandi Tamin
               Direktur                            :    Teh Kian Kun                         Teh Kian Kun
               Direktur                            :    Susanna Kusnowo                      Susanna Kusnowo
               Direktur                            :    Cecep Rakhman                        Cecep Rakhman

2.   Ikhtisar Kebijakan Akuntansi

     2.a.      Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
               Laporan keuangan konsolidasian ini telah disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang
               berlaku umum di Indonesia yang antara lain adalah Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
               (PSAK) yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia, Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal
               (Bapepam), dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
               Perusahaan Publik.

               Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya
               perolehan (historical cost), kecuali untuk investasi tertentu yang dicatat sebesar nilai pasar atau
               menggunakan metode ekuitas (equity method), reksadana yang dicatat sebesar nilai aktiva
               bersih, dan persediaan yang dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan
               dan nilai realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value). Laporan keuangan
               konsolidasian disusun dengan metode akrual kecuali laporan arus kas.

               Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method)
               dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

               Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah rupiah.

     2.b.      Prinsip-prinsip Konsolidasi
               Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan laporan keuangan
               perusahaan-perusahaan anak yang lebih dari 50% sahamnya dimiliki oleh Perusahaan
               sebagaimana disebutkan dalam Catatan 1.c.

                                                        6                            PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                                   dan Perusahaan Anak, 2008
       Penyajian laporan keuangan konsolidasian dilakukan berdasarkan konsep satuan usaha (entity
       concept). Akun-akun signifikan yang saling berhubungan di antara perusahaan yang
       dikonsolidasikan telah dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha
       sebagai satu kesatuan.

2.c.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
       Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah dengan
       menggunakan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi yang bersangkutan. Pada tanggal
       neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang
       Rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku untuk mencerminkan
       kurs yang berlaku pada tanggal tersebut.

       Pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 kurs yang digunakan adalah:

                                                       2008                             2007
                                                        Rp                               Rp

        1 USD                                         9.225.00                       9.054,00
        1 SGD                                         6.779.37                       5.908,20

       Keuntungan atau kerugian yang timbul dikreditkan atau dibebankan laporan laba rugi
       konsolidasian periode berjalan.

2.d.   Pajak Penghasilan
       Seluruh perbedaaan temporer antara jumlah tercatat aktiva dan kewajiban dengan dasar
       pengenaan pajaknya diakui sebagai pajak tanggguhan dengan metode kewajiban (liability
       method). Pajak tangguhan diukur dengan tarif pajak yang berlaku saat ini.

       Saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi diakui sebagai aktiva pajak tangguhan apabila besar
       kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal dimasa mendatang akan memadai untuk dikompensasi.
       Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
       mengajukan keberatan , pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

       Untuk masing-masing entitas yang dikonsolidasi, pengaruh pajak atas perbedaan temporer, baik
       berupa aktiva maupun kewajiban tergantung dari keadaan entitas yang bersangkutan.

       Pajak kini diakui berdasarkan laba kena pajak untuk periode berjalan, sesuai dengan peraturan
       perpajakan yang berlaku.

2.e.   Pengakuan Pendapatan dari Penjualan dan Beban
       Pendapatan dari penjualan diakui berdasarkan penerimaan tunai dari cash register, sedangkan
       beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

2.f.   Pendapatan Royalti
       Pendapatan royalti merupakan hasil yang diperhitungkan sebesar persentase tertentu dari
       penjualan kotor perusahaan-perusahaan yang memakai merek dagang berikut logo California
       Fried Chicken dan Sapo Oriental milik Perusahaan sesuai dengan perjanjian waralaba.
       Pendapatan royalti dihitung dan diakui berdasarkan penjualan kotor bulanan perusahaan
       waralaba.


2.g.   Initial Fee
       Initial Fee merupakan pendapatan yang diterima berdasarkan perjanjian waralaba dan lisensi
       dengan perusahaan-perusahaan yang menggunakan merek dagang berikut logo California Fried
       Chicken dan Sapo Oriental milik Perusahaan. Fee ini ditetapkan dalam perjanjian waralaba
       tergantung lokasi atau tempat usaha dimana perusahaan waralaba tersebut didirikan. Pendapatan
       initial fee diakui pada saat penandatanganan perjanjian waralaba dan lisensi.

                                         7                         PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                 dan Perusahaan Anak, 2008
2.h.   Setara Kas
       Setara kas adalah deposito jangka pendek yang jangka waktunya sama dengan atau kurang dari 3
       (tiga) bulan dan tidak dijaminkan.

2.i.   Penyisihan Piutang Ragu-ragu
       Penyisihan piutang ragu-ragu ditentukan berdasarkan hasil penelaahan yang mendalam terhadap
       kondisi masing-masing debitur pada akhir tahun. Saldo piutang dihapus melalui penyisihan
       piutang ragu-ragu yang bersangkutan atau langsung dihapuskan dari akun tersebut pada saat
       manajemen berkeyakinan penuh bahwa piutang tersebut tidak dapat ditagih.

2.j.   Investasi Jangka Pendek
       Efek Tertentu
       Investasi pada efek hutang dan ekuitas yang nilai wajarnya tidak tersedia diakui pada harga
       perolehan. Untuk investasi pada efek hutang yang nilai wajarnya tersedia, manajemen
       menentukan klasifikasi yang tepat atas investasi tersebut pada saat perolehan dan mengevaluasi
       ulang klasifikasi tersebut pada tanggal neraca ke dalam salah satu kategori berikut ini:

       Diperdagangkan (trading)
       Efek untuk “diperdagangkan” disajikan di neraca sebesar nilai wajarnya dan keuntungan atau
       kerugian yang belum direalisasi diakui dalam laporan laba rugi.

       Dimiliki hingga jatuh tempo (held to maturity)
       Merupakan aktiva keuangan dengan kepastian pembayaran dan kepastian tanggal jatuh tempo.
       Efek yang dimiliki hingga jatuh tempo disajikan dalam neraca sebesar biaya perolehan setelah
       amortisasi premi atau diskonto.

       Tersedia untuk Dijual (available for sale)
       Efek yang termasuk dalam kelompok ini adalah efek yang tidak memenuhi kriteria
       “diperdagangkan” atau “dimiliki hingga jatuh tempo”. Efek ini disajikan di neraca sebesar nilai
       wajarnya dan keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi disajikan sebagai komponen
       ekuitas. Pada saat efek tersebut dijual atau dilepas, akumulasi keuntungan atau kerugian yang
       sebelumnya diakui sebagai komponen ekuitas diakui dalam laporan laba rugi.

2.k.   Persediaan
       Persediaan dinyatakan menurut nilai yang terendah antara harga perolehan dan nilai bersih yang
       dapat direalisasikan. Harga perolehan ditetapkan berdasarkan metode first-in first-out (FIFO)
       yang meliputi biaya-biaya yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut serta
       membawanya ke lokasi dan kondisinya yang sekarang.

       Nilai bersih yang dapat direalisasikan adalah taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi
       dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan menjual persediaan tersebut.


2.l.   Aktiva Tetap
       Aktiva tetap dinyatakan menurut harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutannya. Aktiva
       tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan
       taksiran masa manfaat aktiva tetap sebagai berikut:

                                                  Tahun

       Bangunan                               :     20
       Mesin dan Perlengkapan                 :    5 -10
       Kendaraan Bermotor                     :      5

       Tanah tidak disusutkan.



                                          8                         PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                  dan Perusahaan Anak, 2008
       Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan langsung pada laporan laba rugi konsolidasi pada
       saat terjadinya beban-beban tersebut. Sedangkan biaya-biaya yang berjumlah besar dan sifatnya
       meningkatkan kondisi aktiva secara signifikan dikapitalisasi. Apabila suatu aktiva tetap tidak lagi
       digunakan atau dijual, harga perolehan dan akumulasi penyusutan aktiva tersebut dikeluarkan
       dari pencatatannya sebagai aktiva tetap dan keuntungan atau kerugian yang terjadi
       diperhitungkan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun bersangkutan.

2.m.   Biaya Dibayar di Muka
       Biaya dibayar di muka akan diamortisasi dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan
       metode garis lurus.

2.n.   Aktiva Tidak Berwujud
       Aktiva tidak berwujud terdiri dari hak guna bangunan atas tanah dan hak paten atas merek
       dagang, disajikan sebesar nilai tercatat, yaitu biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi.
       Aktiva tidak berwujud diamortisasi berdasarkan masa manfaatnya, yaitu selama 20 (dua puluh)
       tahun untuk hak guna bangunan atas tanah dan 10 (sepuluh) tahun untuk hak paten atas merek
       dagang.

2.o.   Renovasi Bangunan Sewa
       Merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan dekorasi gerai, dan lain-lain atas
       bangunan sewa yang dibukukan sebagai renovasi bangunan sewa dan diamortisasi selama
       10 (sepuluh) tahun dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method).

2.p.   Laba per Saham
       Laba (rugi) bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih residual (laba
       atau rugi setelah pajak dikurangi dividen saham utama) yang tersedia bagi pemegang saham
       biasa dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dalam tahun yang
       bersangkutan.

2.q.   Operasi dalam Penghentian
       Sebagaimana diatur PSAK 58, “Operasi dalam Penghentian”, untuk penghentian (operasional)
       PT Putra Surya Primula (PSP). PSAK 58 mensyaratkan pengungkapan terpisah untuk setiap
       operasi dalam penghentian dan pengakuan aktiva dan kewajiban kontinjensi serta penurunan
       nilai aktiva untuk operasi dalam penghentian. Pengungkapan terpisah tersebut tidak dilakukan
       oleh Perusahaan secara rinci, dalam laporan laba rugi karena nilai PSP yang tidak material.

2.r.   Informasi Segmen
       Informasi segmen Perusahaan dan perusahaan anak disajikan menurut pengelompokkan
       (segmen) usaha sebagai bentuk primer dan pengelompokkan (segmen) geografis sebagai bentuk
       sekunder. Segmen usaha adalah komponen yang dapat dibedakan (distinguishable components)
       dan menghasilkan suatu produk atau jasa yang berbeda menurut pembagian industri atau
       sekelompok produk atau jasa sejenis yang berbeda, terutama untuk para pelanggan diluar entitas
       Perusahaan.

2.s.   Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Kerja
       Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah tak terdiskonto ketika pekerja telah
       memberikan jasanya kepada perusahaan dalam suatu periode akuntansi.

       Imbalan kerja diakui sebesar jumlah yang diukur dengan menggunakan dasar diskonto ketika
       pekerja telah memberikan jasanya kepada perusahaan dalam suatu periode akuntansi. Kewajiban
       dan beban diukur dengan menggunakan teknik aktuaria yang mencakup pula kewajiban
       konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan perusahaan. Dalam perhitungan kewajiban,
       imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan metode projected unit credit.

       Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika, dan hanya jika, perusahaan berkomitmen untuk:
       a. memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal: atau
       b. menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara
           sukarela.

                                            9                          PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                     dan Perusahaan Anak, 2008
 3.    Kas dan Setara Kas

                                                                                      2008                     2007

        Kas                                                                           895.228.199              466.883.648

        Bank
                 Rupiah
                 PT Bank Central Asia Tbk                                           3.922.362.687            3.172.718.160
                 PT Bank Mandiri (Persero)                                            849.499.644              767.309.634
                 PT Bank Permata Tbk                                                  752.525.799            1.354.288.775
                 PT Bank Century Intervest International Corporation Tbk (CIC)        266.276.260              100.597.002
                 PT Bank Mega Tbk                                                     237.939.147              221.380.512
                 PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                        126.330.304               83.882.431
                 PT Bank Internasional Indonesia Tbk                                   69.751.618               67.672.054
                 PT ABN Amro                                                           11.035.290               79.349.256
        Jumlah Kas dan Bank                                                         7.130.948.948            6.314.081.472


        Deposito Jangka Pendek                                                        500.000.000            2.850.000.000
        Jumlah                                                                      7.630.948.948            9.164.081.472


        Tingkat Bunga Deposito Berjangka per Tahun                                          8.5%                   8,25%
        Jangka Waktu Penempatan                                                           1 bulan                  1 bulan

      Kas per 30 Juni 2008, telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan yang menurut manajemen nilai
      pertanggungan tersebut telah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul.

4.    Investasi Jangka Pendek

                                                                                   2008                        2007

        Saham                                                                    2.745.470.000             2.635.651.200
        Jumlah                                                                   2.745.470.000             2.635.651.200


      Investasi pada saham merupakan investasi 8.447.600 saham PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI)
      yang merupakan investasi tersedia untuk dijual dengan harga perolehan sebesar Rp 135 per saham.
      Pada bulan Juni 2004 Perusahaan menerima dividen saham sebesar 1.689.520 saham dengan nilai Rp 400 per
      saham serta saham bonus sebesar 844.760 saham; sehingga jumlah saham yang dimiliki Perusahaan pada
      tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 masing-masing sebesar 10.981.880 saham.

      Pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007, nilai pasar MREI masing-masing sebesar Rp 250 dan Rp 240, sehingga
      nilai pasar investasi pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 masing-masing sejumlah Rp 2.745.470.000 dan
      Rp 2.635.651.200. Selisih harga pasar dengan harga perolehan yang merupakan keuntungan yang belum
      direalisasikan sebesar Rp 929.236.000 dan Rp 819.417.200 pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 disajikan
      sebagai komponen ekuitas.

5.       Piutang Usaha


         Akun ini merupakan piutang atas penjualan bahan baku kepada pihak ketiga, pengguna merek dan logo
         Perusahaan melalui perjanjian waralaba per 30 Juni 2008 dan 2007, masing-masing sebesar Rp 348.834.363
         dan Rp 381.384.818. Seluruh piutang usaha ini akan jatuh tempo dalam waktu satu bulan.

         Manajemen tidak membentuk penyisihan piutang ragu-ragu karena manajemen berkeyakinan bahwa seluruh
         piutang dapat tertagih.

                                                         10                          PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                                   dan Perusahaan Anak, 2008
6.   Piutang Lain-lain

     Saldo piutang lain-lain pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp 897.188.510 dan
     Rp 760.570.133. Seluruh piutang lain-lain jatuh tempo dalam waktu satu bulan.

     Piutang kepada karyawan, diberikan oleh Perusahaan tanpa bunga dan pembayarannya dilakukan dengan
     memotong gaji karyawan yang bersangkutan.

7    Persediaan


                                                                     2008                           2007

     Persediaan Barang Dagangan
     Ayam Segar dan Ayam Marinasi                                   2.288.734.393                1.956.972.772
     Bahan Pelengkap                                                2.020.937.741                1.151.073.527
     Bahan Pembungkus                                               1.695.011.338                1.550.771.493
     Bahan Makanan                                                  1.019.936.894                1.775.470.811
     Bahan Minuman                                                    630.482.928                  607.363.145
                                                                    7.655.103.294                7.041.651.748

     Persediaan Non Barang Dagangan
     Suku Cadang                                                    1.253.398.744                1.197.385.037
     Souvenir                                                         626.137.100                  598.832.714
     Gas dan Bahan Pembersih                                          367.405.218                  291.341.640
     Alat Tulis dan Cetakan                                           103.699.142                   37.281.408
     Seragam                                                          101.505.827                   72.061.440
                                                                    2.452.146.031                2.196.902.239
     Jumlah                                                        10.107.249.325                9.238.553.987


     Persediaan senilai Rp 2.000.000.000 dijaminkan secara fidusia atas pinjaman Perusahaan kepada
     M Management Limited (lihat Catatan 17).

     Persediaan barang dagangan Perusahaan per 30 Juni 2008 telah diasuransikan dengan nilai yang menurut
     Manajemen cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul.

8.   Biaya Dibayar Dimuka


                                                                     2008                           2007

     Sewa dan Service Charge                                      12.196.536.516                 11.414.819.793
     Asuransi                                                        308.433.795                    622.286.336
     Lain-lain (saldo masing-masing di bawah Rp 50 juta)           1.916.419.985                  1.641.324.827
                                                                  14.421.390.296                 13.678.430.956
     Dikurangi: Bagian yang jatuh tempo lebih satu tahun         (4.194.546.305)                (3.515.979.073)
     Jumlah yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun                     10.226.843.991                10.162.451.883


     Sewa dan service charge merupakan pembayaran di muka atas sewa ruang kantor pusat, gerai, dan gudang.

9.   Uang Muka

     Akun ini merupakan uang muka pembukaan gerai baru, uang muka pembelian persediaan dan uang muka
     operasional lainnya pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp 2.169.984.897 dan
     Rp 3.525.514.889.

                                                  11                        PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                          dan Perusahaan Anak, 2008
10.   Aktiva Tetap


                                                                    2008                            2007

       Harga Perolehan

       Pemilikan Langsung
         Hak atas Tanah                                           2.864.929.307                  2.864.929.307
         Bangunan                                                 2.405.469.801                  2.405.469.801
         Mesin dan Perlengkapan                                  54.609.620.870                 50.705.214.156
         Kendaraan Bermotor                                       3.029.289.660                  2.896.559.518
         Jumlah                                                  62.909.309.638                 58.872.172.782

       Akumulasi Penyusutan
       Pemilikan Langsung
         Bangunan                                                 1.562.551.554                  1.452.335.178
         Mesin dan Perlengkapan                                  37.707.463.087                 35.960.731.304
         Kendaraan Bermotor                                       2.575.931.552                  2.366.906.599
         Jumlah                                                  41.845.946.193                 39.779.973.081

       Nilai Buku                                                21.063.363.445                 19.092.199.701


      Aktiva Perusahaan telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan yang menurut Manajemen cukup untuk
      menutupi kemungkinan kerugian atas aktiva yang dipertanggungkan.

11.   Renovasi Bangunan Sewa


      Akun ini merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan dekorasi gerai dan lain-lain atas
      bangunan yang disewa.

                                                                   2008                             2007

      Harga Perolehan                                            33.816.370.125                 32.119.196.642
      Dikurangi: Akumulasi Amortisasi                          (14.736.875.642)               (14.805.388.869)
      Nilai Buku                                                 19.079.494.483                 17.313.807.773


      Renovasi bangunan sewa diasuransikan dengan nilai pertanggungan yang menurut manajemen cukup untuk
      menutupi kemungkinan kerugian yang timbul.

12.   Aktiva Lain-lain


                                                                   2008                             2007

      Uang Jaminan Sewa                                           1.749.931.976                   1.681.450.112
      Uang Jaminan Listrik, Telepon dan Lainnya                     992.059.452                     688.426.848
       Jumlah                                                     2.741.991.428                   2.369.876.960


      Uang jaminan sewa adalah atas lokasi gerai yang disyaratkan pengelola gedung dalam perjanjian. Uang
      jaminan ini dapat diterima kembali bila Perusahaan dan perusahaan anak telah memenuhi segala kewajiban
      yang disyaratkan pada saat kontrak sewa berakhir.



                                                  12                        PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                          dan Perusahaan Anak, 2008
13.   Hutang Usaha


      Merupakan hutang usaha Perusahaan kepada para pemasok bahan baku, yang terdiri dari:

                                                                      2008                             2007

      PT Charoen Pokphand Indonesia                                 1.764.669.903                               --
      PT Putra Mandiri (d/h PT Sinar Sunindo Asia)                    963.134.860                     760.643.240
      PT Frozen Food Pahala                                           717.090.272                     352.900.000
      CV Luxury Maha Tunggal                                          592.024.400                               --
      PT Unilever Indonesia Tbk                                       374.157.880                     301.894.569
      PT Buana Distrindo                                              365.548.690                     170.506.473
      PT Sukanda Jaya                                                 342.692.838                     356.281.380
      PT Sinar Sosro                                                  316.247.531                               --
      PT Sinar Meadow International                                   272.662.280                      98.006.700
      PT Heinz ABC Indonesia                                          222.124.475                     582.498.125
      PT Hy-Bro Permata                                                         --                    758.970.880
      PT Ciomas Adisatwa                                                        --                    272.138.992
      Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100.000.000)             2.899.027.333                   4.632.501.878
      Jumlah                                                        8.829.380.462                   8.286.342.237


      Rincian umur hutang usaha dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:

                                                                      2008                             2007

      Sampai dengan satu bulan                                      3.083.954.895                    2.894.280.727
      1 bulan – 3 bulan                                             5.745.425.567                    5.392.061.510
      Jumlah
                                                                    8.829.380.462                    8.286.342.237


      Seluruh hutang Perusahaan dalam mata uang Rupiah.

14.   Hutang Lain-lain


      Akun ini terdiri dari:

                                                                             2008                       2007


      Jaminan Royalti                                                      460.000.000                357.357.377
      Jaminan Seragam Karyawan                                             110.787.990                110.776.990
      Jaminan Sewa                                                           5.000.000                  5.000.000
      Simplex Private Ltd. (2007:SGD 35,818.16)                                      --               157.669.391
      Lain-lain (saldo masing-masing di bawah Rp 100 juta)               4.897.592.272              3.817.635.756
      Jumlah                                                             5.473.380.262              4.448.439.514


      Hutang kepada Simplex Private Ltd berkaitan dengan pembelian peralatan restoran, souvenir dan lain-lain
      dan telah dilunasi seluruhnya pada bulan Mei 2008.

      Hutang lain-lain merupakan hutang atas pembelian lainnya selain bahan baku. Hutang ini seluruhnya adalah
      pada pihak ketiga.



                                                    13                         PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                             dan Perusahaan Anak, 2008
15.   Biaya yang Masih Harus Dibayar


                                                                            2008                        2007

      Bunga                                                               3.938.644.376             2.057.825.469
      Sewa Gedung dan Service Charge                                      1.786.408.423               841.405.416
      Gaji dan Tunjangan                                                  1.480.428.956             2.118.411.832
      Lain-lain                                                             632.620.901               237.231.851
      Jumlah                                                              7.838.102.656             5.254.874.568


16.   Perpajakan

      a.   Pajak Dibayar Dimuka
           Akun ini terdiri dari :
                                                                          2008                         2007

           Lebih Bayar Pajak Penghasilan Badan Tahun 2008
               Perusahaan Induk                                           156.839.589                             --
               Perusahaan Anak                                             24.193.533                             --
           Lebih Bayar Pajak Penghasilan Badan Tahun 2007
               Perusahaan Induk                                           547.805.245                 288.262.216
               Perusahaan Anak                                                      --                 14.874.864
           Lebih Bayar Pajak Penghasilan Badan Tahun 2006
               Perusahaan Induk                                           689.850.074                 689.850.074
               Perusahaan Anak                                                      --                 15.700.922
           Lebih Bayar Pajak Penghasilan Badan Tahun 2005
               Perusahaan Induk                                                      --              184.708.918
               Perusahaan Anak                                                       --               94.866.472
           Jumlah                                                        1.418.688.441             1.288.263.466


      b. Hutang Pajak

                                                                          2008                          2007

           Pajak Penghasilan Pasal 21                                        7.720.442                 146.134.421
           Pajak Penghasilan Pasal 23                                       42.914.409                 159.485.744
           Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat 2                                234.874.070                 110.832.211
           Pajak Pembangunan I                                           3.269.629.947               1.612.141.135
           Pajak Penghasilan Pasal 25                                                --                  6.235.500
           Pajak Penghasilan Pasal 26                                                --                 94.803.047
           Pajak Pertambahan Nilai                                          93.176.967                 185.999.314
           Jumlah                                                        3.648.315.835               2.315.631.372


      c.    Pajak Kini
            Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi konsolidasi dengan rugi
            fiskal untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut:

                                                                            2008                        2007

            Laba (Rugi) Sebelum Taksiran Pajak Penghasilan Sesuai
            dengan Laporan Laba Rugi Konsolidasi                          1.791.855.906              (255.474.469)
            Dikurangi :
                Laba (Rugi) Perusahaan Anak                               (877.848.242)              (673.619.553)
            Laba (Rugi) Sebelum Taksiran Pajak Penghasilan
                Perusahaan Induk                                           914.007.664               (929.094.022)

                                                    14                         PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                             dan Perusahaan Anak, 2008
                                                             2008                       2007
          Koreksi Fiskal Positif (Negatif):
              Perbedaan Waktu                              (362.444.381)             1.302.562.196
              Perbedaan Permanen                           (106.172.496)              (65.771.273)
      Laba (Rugi) Fiskal Perusahaan Induk                   445.390.787                307.696.901

      Taksiran Pajak Penghasilan – Tahun Berjalan
          Perusahaan Induk                                  124.867.235                 83.559.070
          Perusahaan Anak                                   207.876.902                212.435.495
      Jumlah Taksiran Pajak Penghasilan –Tahun Berjalan     332.744.137                295.994.565


      Dikurangi Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka
      Perusahaan Induk
          Pasal 23                                          281.706.825                371.821.286
                                                            281.706.825                371.821.286

      Perusahaan Anak
          Pasal 25                                          232.070.435                227.310.360
                                                            232.070.435                227.310.360
      Jumlah Pajak Penghasilan Dibayar Dimuka               513.777.260                599.131.646


d.   Pajak Penghasilan

                                                             2008                       2007

      Taksiran Pajak Penghasilan - Tahun Berjalan
         Perusahaan Induk                                  (124.867.235)              (83.559.070)
         Perusahaan Anak                                   (207.876.902)             (212.435.495)
      Jumlah Taksiran Pajak Penghasilan – Tahun Berjalan   (332.744.137)             (295.994.565)

     Pajak Penghasilan Tangguhan
     Pengaruh beda waktu pada tarif pajak maksimum (30%)

     Perusahaan Induk:
        Penyusutan Aktiva Tetap                              803.709.194               282.622.490
        Amortisasi Renovasi Bangunan Sewa                    557.811.718             (160.453.263)
        Amortisasi Sewa Dibayar Dimuka                     (938.043.929)             (163.867.151)

     Jumlah                                                 423.476.983               (41.697.924)

     Perusahaan Anak:
        Rugi Fiskal                                           45.884.454               105.363.442
        Penyusutan Aktiva Tetap                              129.724.907               186.574.930
        Amortisasi Franchise Fee dan Renovasi              (246.305.895)             (221.282.415)
     Jumlah                                                 (70.696.534)                70.655.957

     Taksiran Pajak Penghasilan – Tangguhan                 352.780.449                 28.958.033
     Taksiran Pajak Penghasilan - Bersih                     20.036.312              (267.036.532)




                                              15               PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                             dan Perusahaan Anak, 2008
            Pengaruh pajak atas beda waktu yang signifikan antara pelaporan komersial dan pajak adalah sebagai
            berikut:

                                                                            2008                       2007

            Perusahaan Induk
            Aktiva Pajak Tangguhan
                Sewa Dibayar Dimuka                                       1.695.459.106             2.469.635.884
               Manfaat Kesejahteraan Karyawan                               852.661.425               836.728.765
                Rugi Fiskal                                                           --              246.986.106
            Jumlah                                                        2.548.120.531             3.553.350.755

            Kewajiban Pajak Tangguhan
               Aktiva Tetap                                                 814.656.687             1.777.272.878
               Renovasi Bangunan Sewa                                     1.318.941.639             1.947.317.546
            Jumlah                                                        2.133.598.326             3.724.590.424
            Aktiva Pajak Tangguhan – Bersih Perusahaan Induk               414.522.205              (171.239.669)

            Perusahaan Anak:
            Aktiva Pajak Tangguhan
                Aktiva Tetap                                                73.789.281                 62.319.733
                Franchise dan Renovasi                                         861.426                    571.230
               Manfaat Kesejahteraan Karyawan                              178.263.074                151.836.773
               Rugi Fiskal                                                 575.788.772                547.576.194
            Jumlah Aktiva Pajak Tangguhan - Perusahaan Anak                828.702.553                762.303.930

            Jumlah Aktiva Pajak Tangguhan - Bersih                        1.243.224.758               591.064.261
            Kewajiban Pajak Tangguhan
               Aktiva Tetap                                                134.043.184                 56.492.154
               Franchise Fee dan Renovasi Bangunan Sewa                    277.358.633                266.634.530
            Jumlah Kewajiban Pajak Tangguhan                               411.401.817                323.126.684


17.   Pinjaman Jangka Panjang


                                                                                2008                    2007

      Pinjaman pada Pihak Ketiga
      Tuscan Asset Ltd d/h Coralbells International Ltd (USD 2,750,000)      25.368.750.000         24.898.500.000
      PT Pangan Selera Pratama                                                7.600.000.000          7.550.000.000
      In-come Holding Ltd. (USD 900,000)                                      8.302.500.000          8.148.600.000
      M. Management Limited (2007: USD 400,000)                                           --         3.621.600.000
      Lain-lain                                                               6.650.000.000          8.500.000.000
                                                                             47.921.250.000         52.718.700.000
      Dikurangi: Bagian yang jatuh tempo satu tahun                                       --       (1.000.000.000)
      Jumlah Pinjaman Jangka Panjang                                         47.921.250.000         51.718.700.000



      a.   Pinjaman jangka panjang dari Coralbells International Ltd dengan saldo sebesar USD 2,750,000
           merupakan pinjaman berdasarkan perjanjian kredit tanggal 2 Juli 2001. Jatuh tempo pembayaran pokok
           pinjaman telah beberapa kali diubah dan terakhir berdasarkan amandemen pada tanggal
           15 November 2006 jatuh tempo pinjaman menjadi tanggal 2 Juli 2010.




                                                         16                   PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                            dan Perusahaan Anak, 2008
           Berdasarkan surat tanggal 30 April 2008 dari Coralbells International Ltd kepada Perusahaan, efektif
           tanggal 1 Mei 2008 seluruh saldo pinjaman jangka panjang sebesar USD 2,750,000 berikut bunganya
           dialihkan ke Tuscan Assets Ltd. Pinjaman ini dikenakan bunga 7,5% per tahun untuk Januari – Mei 2008
           dan efektif Juni 2008 dikenakan bunga 6% per tahun berdasarkan amandemen pada tanggal 30 Mei 2008,
           sedangkan di tahun 2007 sebesar 7,5% per tahun. Tidak terdapat pembayaran pokok pinjaman ini dalam
           tahun 2007 maupun sampai Juni 2008.

      b.   Pada tanggal 1 Desember 2005, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman jangka panjang dari
           PT Pangan Selera Pratama sebesar Rp 15.000.000.000 (lima belas milyar rupiah). Pinjaman ini
           dikenakan bunga tetap sebesar 12% per tahun dan efektif tanggal 27 Mei 2008 bunga tetap dikenakan
           sebesar 10% per tahun berdasarkan amandemen tanggal 23 Mei 2008. Fasilitas pinjaman ini akan
           berakhir seluruhnya pada tahun 2008. Pada tanggal 28 Februari 2008, fasilitas pinjaman ini telah
           diperpanjang sampai dengan tanggal 30 November 2010.

      c. Perusahaan memperoleh pinjaman dari Income Holdings Ltd. sebesar USD 1,100,000. Pinjaman ini tanpa
          jaminan dan dikenakan bunga 7% per tahun dan efektif 1 Juni 2008 dikenakan bunga 6% per tahun
          berdasarkan amandemen tanggal 29 Mei 2008 dan dibayar secara angsuran bulanan dalam jangka waktu
          1 (satu) tahun. Berdasarkan amandemen perjanjian kredit pada tanggal 25 Pebruari 2006, kedua belah
          pihak telah sepakat untuk membuat penjadwalan kembali jatuh tempo pembayaran pokok pinjaman
          menjadi 2 (dua) tahun. Pada tahun 2005, Perusahaan telah membayar sebagian pinjaman tersebut yaitu
          sebesar USD 200,000, dan tidak ada pembayaran atas pinjaman ini dalam tahun 2008 dan 2007.
          Pinjaman ini telah beberapa kali diperpanjang, terakhir berdasarkan amandemen tanggal
          25 Pebruari 2008. Pinjaman ini diperpanjang sampai dengan tanggal 25 Pebruari 2010.

      d.   Perusahaan memperoleh pinjaman dari M Management Limited sebesar USD 400,000 dengan tingkat
           bunga 7% per tahun dan dijamin secara fidusia dengan persediaan sebesar Rp 2.000.000.000 (lihat
           Catatan 7). Berdasarkan Perjanjian Perubahan Pengakuan Hutang Piutang yang telah ditandatangani oleh
           kedua belah pihak, pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 20 Januari 2010. Pada tahun 2007,
           Perusahaan telah melunasi sebagian pinjaman tersebut sebesar USD 200,000 dan pada bulan Pebruari
           2008 sisa pinjaman sebesar USD 200,000 telah dilunasi.

       e. Pinjaman jangka panjang lainnya merupakan pinjaman pada pihak ketiga per 30 Juni 2008 sebesar
          Rp 6.650.000.000 dari Melina Tanu. Sedangkan per 30 Juni 2007 sebesar Rp 7.500.000.000 dan
          Rp 1.000.000.000 masing-masing dari Melina Tanu dan Luciawati. Pinjaman ini dikenakan bunga tetap
          sebesar 12% per tahun dan efektif 27 Mei 2008 bunga tetap dikenakan sebesar 10% per tahun
          berdasarkan amandemen tanggal 26 Mei 2008. Pinjaman ini jatuh tempo pada tanggal 4 April 2008 dan
          berdasarkan amandemen pada tanggal 31 Maret 2008 jatuh tempo dijadwalkan kembali menjadi
          4 April 2010. Pada bulan Januari 2008, Perusahaan telah melunasi seluruh pinjaman Luciawati.

18.   Kewajiban Diestimasi Atas Imbalan Kerja


      Perusahaan menghitung dan membukukan beban imbalan                  kerja   berdasarkan     Undang-undang
      Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003.

      Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan beban dan kewajiban imbalan kerja adalah sebagai
      berikut:

      Usia pensiun normal                                :   55 tahun
      Tingkat diskonto                                   :   10%
      Estimasi kenaikan gaji di masa datang              :   5,5%
      Tingkat pengunduran diri                           :   Umur 18 – 35 = 18% per tahun
                                                             Umur 36 – 44 = 15% per tahun
                                                             Umur 45 – 54 = 5% per tahun
      Tabel mortalita                                    :   CSO - 1980
      Metode                                             :   Projected Unit Credit




                                                    17                        PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                            dan Perusahaan Anak, 2008
19.   Modal Saham


      Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 61 tanggal 21 Desember 2000 dari
      notaris Refrizal, SH, No. 61 tanggal 21 Desember 2000, notaris di Jakarta, modal dasar Perusahaan adalah
      sebesar Rp 441.616.000.000 yang terbagi atas 883.232.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per
      lembar saham. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
      Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-96.TH.01.04 tahun 2001 tanggal 4 Januari 2001 yang diumumkan
      dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 88 tambahan No. 6110 tanggal             3 Nopember
      2000.

      Dari modal dasar tersebut, sebanyak 220.808.000 lembar saham atau sebesar Rp 110.404.000.000 telah
      ditempatkan dan disetor penuh oleh masing-masing pemegang saham.

      Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut :

                                                                   Persentase
                                                                                                   Jumlah
                                          Jumlah Saham            Kepemilikan
                                                                      (%)
                                       2008          2007        2008      2007            2008               2007

      DB Nominees Singapore Ltd.    131.165.900    131.165.900     59,4     59,4       65.582.950.000     65.582.950.000
      ABN AMRO Singapore Nominees    30.697.000     30.697.000     13,9     13,9       15.348.500.000     15.348.500.000
      Bony-Non Treaty Acct           22.066.320     22.066.320     9,99     9,99       11.033.160.000     11.033.160.000
      PT Bayu Buana                  19.682.000     19.682.000     8,91     8,91        9.841.000.000      9.841.000.000
      Diamond Millenium Ltd.         11.300.080     11.300.080     5,12     5,12        5.650.040.000      5.650.040.000
      Masyarakat/Public               5.896.700      5.896.700     2,68     2,68        2.948.350.000      2.948.350.000
      Jumlah / Total                220.808.000    220.808.000   100,00   100,00      110.404.000.000    110.404.000.000



20.    Tambahan Modal Disetor


       Akun ini merupakan selisih antara hasil penjualan saham (agio saham) kepada masyarakat (penawaran
       umum perdana) dengan nilai nominalnya yang dilakukan tahun 1994 setelah dikurangi dengan pelunasan
       saham bonus yang dikeluarkan tahun 1995, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                            (Rp)

       Hasil penjualan 9.000.000 lembar saham dengan nilai @ Rp 5.100                                   45.900.000.000
       Nilai nominal 9.000.000 lembar saham dengan nilai @ Rp 1.000                                      9.000.000.000
                                                                                                        36.900.000.000
       Dikurangi: Saham Bonus                                                                           31.000.000.000
       Jumlah                                                                                            5.900.000.000


21.    Cadangan Umum


       Pada tahun 1997, berdasarkan Akta Notaris Mudofir Hadi, SH, No. 55 tanggal 19 Juni 1997, Perusahaan
       menyisihkan sebagian dari saldo laba sebagai dana cadangan umum sebesar Rp 75.967.760.




                                                   18                             PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                                dan Perusahaan Anak, 2008
22.   Pendapatan dari Penjualan


      Akun ini merupakan pendapatan dari aktivitas utama Perusahaan dengan rincian sebagai berikut:

                                                                       2008                             2007

      California Fried Chicken                                      78.148.613.384                    62.436.090.530
      Sapo Oriental                                                  9.832.830.848                     8.264.314.124
      Cal Donat                                                      1.610.042.815                     1.481.546.301
      Jumlah                                                        89.591.487.047                    72.181.950.955


23.   Beban Pokok Penjualan


                                                                       2008                             2007

      Persediaan Awal                                                7.614.266.830                     7.644.156.039
      Pembelian                                                     34.738.093.645                    25.777.369.192
      Barang Tersedia untuk Dijual                                  42.352.360.475                    33.421.525.231
      Persediaan Akhir                                               9.155.103.294                     7.041.651.748
      Beban Pokok Penjualan                                         33.197.257.181                    26.379.873.483


      Rincian pemasok yang melebihi 10% pembelian Perusahaan:

                                                           Jumlah                          Persentase dari Total
                   Pemasok
                                                                                                Pembelian
                                                 2008                  2007                2008             2007

      PT Charoen Pokphand Indonesia            4.983.348.046                    --           14,35                  --
      PT Putra Mandiri                         3.687.535.080        2.133.448.185            10,62               8,28
      PT Frozen Food Pahala                                --         813.700.250                --              3,16
      Jumlah                                   8.670.883.126        2.947.148.435            24,97              11,44


24.   Beban Usaha


      Akun ini terdiri dari :

                                                                        2008                             2007

      Beban Penjualan
          Gaji dan Tunjangan                                          14.568.950.178                   12.236.747.147
          Sewa dan Service Charge                                     11.510.202.725                   11.017.816.828
          Listrik, Air, dan Telepon                                    8.347.148.374                    6.250.195.395
          Biaya Pemasaran                                              3.786.334.328                    1.635.802.003
          Penyusutan Aktiva Tetap dan Amortisasi                       2.470.025.200                    2.426.960.716
          Biaya Angkut, Perjalanan dan Transportasi                    2.136.210.561                    1.867.024.437
          Perbaikan, Pemeliharaan dan Pemakaian Suku Cadang            1.805.433.333                    1.310.822.337
          Alat-alat Kantor                                               507.283.465                      413.377.164
          Iuran dan Retribusi                                            388.325.124                      290.090.922
          Jasa Profesional dan Pelatihan                                 244.259.924                      229.879.494
          Asuransi                                                       206.228.727                      187.476.059
          Perjamuan dan Sumbangan                                            793.747                        9.936.524
          Lain-lain                                                      963.175.356                      255.090.137
      Jumlah Beban Penjualan                                          46.934.371.042                   38.131.219.163


                                                    19                          PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                              dan Perusahaan Anak, 2008
                                                                      2008                            2007

      Beban Umum dan Administrasi
          Gaji dan Tunjangan                                         5.607.409.356                  5.304.611.920
          Penyusutan Aktiva Tetap dan Amortisasi                     1.096.294.681                  1.097.175.208
          Sewa dan Service Charge                                      619.838.745                    546.517.974
          Listrik, Air, dan Telepon                                    401.924.715                    415.217.944
          Biaya Angkut, Perjalanan dan Transportasi                    393.257.965                    211.737.504
          Alat-alat Kantor                                             363.506.571                    272.881.410
          Perbaikan dan Pemeliharaan                                   205.960.473                    149.355.716
          Jasa Profesional dan Pelatihan                               166.543.423                    180.721.299
          Iuran dan Retribusi                                          117.942.520                    161.192.118
          Asuransi                                                      18.697.022                     15.656.459
          Perjamuan dan Sumbangan                                                --                    16.987.362
          Lain-lain                                                    122.775.675                    206.798.228
      Jumlah Beban Umum dan Administrasi                             9.114.151.146                  8.578.853.142
      Jumlah Beban Usaha                                            56.048.522.188                 46.710.072.305


25.   Laba (Rugi) per Saham


                                                                      2008                           2007

      Laba (Rugi) Bersih                                            1.577.777.573                  (815.090.409)
      Jumlah Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh                      220.808.000                    220.808.000
      Laba (Rugi) Bersih Per Saham                                              7                             (4)

26.   Ikatan dan Perjanjian


      Perusahaan melakukan kerjasama waralaba dengan pihak ketiga untuk menggunakan merek dagang milik
      Perusahaan “California Fried Chicken (CFC)” dan “Sapo Oriental”. Sesuai dengan perjanjian waralaba,
      masing-masing pihak pengguna hak waralaba diwajibkan membayar kepada Perusahaan berupa biaya
      waralaba (initial fee) berkisar antara Rp 80 juta sampai dengan Rp 200 juta dan biaya royalty sebesar 7%
      dari penjualan kotor.

      Sampai dengan 30 Juni 2008, jumlah gerai waralaba ini sebanyak 27 gerai yang tersebar di beberapa
      wilayah di Indonesia. Jangka waktu perjanjian selama 5 (lima) tahun, perjanjian terakhir sampai dengan
      tahun 2013.

27.   Kontinjensi


      Terhitung mulai tanggal 1 Agustus 1988, PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. menghentikan
      pembayaran royalti kepada pemegang hak dagang, Pioneer Take-Out, perusahaan yang berkedudukan
      di Amerika Serikat, disebabkan tidak ada pengiriman resep dan bumbu. Pemegang hak dagang telah
      mengajukan tuntutan kepada Perusahaan untuk pendapatan royalti yang belum dibayar sampai tahun 1988.
      Namun, Perusahaan menuntut kembali kepada pemegang hak dagang untuk kerugian yang timbul akibat
      tidak dikirimnya resep dan bumbu tersebut.

      Berdasarkan Akta Notaris Rachmat Santoso, SH, No.224 tanggal 25 Desember 1989, pemegang saham
      menjamin untuk dapat menutupi kerugian yang mungkin timbul akibat perselisihan tersebut.




                                                      20                     PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                           dan Perusahaan Anak, 2008
28.   Aktiva dan Kewajiban dalam Mata Uang Asing


      Pada tanggal 30 Juni 2008 dan 2007, Perusahaan dan perusahaan anak mempunyai hak dan kewajiban dalam
      mata uang asing sebagai berikut:

                                                                      2008                           2007
      Aktiva
      Bank (USD)                                                        30,060.87                      19,874.78
      Jumlah Aktiva (USD)                                               30,060.87                      19,874.78

      Kewajiban
      Hutang Lain-lain (USD)                                        (3,650,000.00)                (4,050,000.00)
      Hutang Lain-lain (SGD)                                                    --                   (35,818.16)
      Jumlah Kewajiban
      (USD)                                                         (3,650,000.00)                (4,050,000.00)
      (SGD)                                                                     --                   (35,818.16)

      Aktiva dan Kewajiban Dalam Mata Uang Asing-Bersih
      (USD)                                                         (3,619,939.13)                (4,030,125.22)
      (SGD)                                                                     --                   (35,818.16)


29.   Informasi Segmen Usaha


      Segmen Primer

      Aktivitas utama Perusahaan adalah dalam bidang usaha restoran ayam goreng, donat, dan masakan oriental
      yang masing-masing dikenal dengan merek dagang California Fried Chicken, Cal Donat, dan Sapo Oriental.

      Aktivitas ini digunakan sebagai dasar pelaporan informasi segmen primer. Segmen usaha yang dilaporkan
      memenuhi baik tes 10% maupun tes 75% seperti yang dipersyaratkan dalam Standar Akuntansi Keuangan.




                                                 21                          PT Pioneerindo Gourmet International Tbk.
                                                                                           dan Perusahaan Anak, 2008