BAB I Pentingnya manajemen sistem informasi Sasaran

Document Sample
BAB I Pentingnya manajemen sistem informasi Sasaran Powered By Docstoc
					Manajemen Pusat Komputer

Setiabudi S, M.Kom

BAB I : Pentingnya manajemen sistem informasi Sasaran : Mengidentifikasi beberapa teknis dan trend suatu organisasi yang akan menggunakan teknologi untuk meningkatkan unjuk kerja organisasi Mengembangkan kerangka kerja sistem informasi untuk mengatur organisasi Sejarah singkat : Yang semula era industri berubah menjadi era informasi di mulai tahun 1957 Setiap pegawai (information workers) pekerjaannya menangani informasi melampau jumlah pekerja era industri Akhir tahun 1950 dan awal 1960 TI mendukung sistem informasi, telepon berkembang, komputer digunakan untuk aplikasi pemrosesan data Teknologi mulai tahun 1990 mulai diperkenalkan dengan biaya yang semakin murah

Infrastruktur klasik Pada tahun 1960 IT mulai bertumbuh dan merupakan suatu metode penting dalam mengatur operasional yang tercakup dalam 4 bagian : Business computing, untuk pemrosesan data misalnya electric accounting machine Telecommunication, merupakan layanan vendor untuk mempercepat komunikasi Specialized office product, sebagai pusat penyimpanan surat, reproduksi dan pusat manajemen General office product, untuk mengendalikan tugas secara administrasi, pengaturan faximile, mekanisme anggaran tahunan Dengan semakin banyaknya teknologi maka saat itu belum ada teknologi yang dapat menangani hal tersebut. Kebutuhan untuk integrasi

Pentingnya manajemen sistem informasi

Hal: 1

Manajemen Pusat Komputer

Setiabudi S, M.Kom

Tekanan untuk integrasi infrastruktur dimulai akhir tahun 1970an, word processor dan intelligent office product menjadi komputer untuk tujuan umum yang dapat menangani berbagai macam software. Penggunaan PABX (private branch exchange) semakin meluas dan dapat menangani komunikasi dan berbagai macam penggunaan jaringan lokal (LAN). Mainframe system berubah menjadi distributed system Lingkungan organisasi Teknologi dapat digunakan tergantung pada lingkungan organisasi yang menggunakan, termasuk kondisi ekonomi, sumber daya manusia dan sosial. Terdapat 2 aspek lingkungan organisasi yaitu ekternal dan internal organisasi Lingkungan organisai ekternal, IT sangat mempengaruhi restrukturisasi baik secara individu maupun organisasi antara lain : Pentingnya nilai kualitas, kualitas yang dimaksud dapat memuaskan customer dan mengurangi catat produksi yang akan dijual, pengiriman produk dan layanan pelanggan, sehingga sistem informasi merupakan sumber daya utama dalam meningkatkan performance organisasi dan tingkat persaingan Peduli lingkungan, ekologi, pemrosesa ulang dan era hijau lagi merupakan hal penting tahun 1990an yang dapat menyelamatkan bumi Consumer computing, terjadi peningkatan sistem mengakses sistem komputer perusahaan, seperti penggunaan ATM dalam mengecek saldo, penggunaan website oleh Federal Express dalam melacak paket yang dikirimkan Deregulasi, terdapat kemudahan dari pemerintah pada perusahaan seperti penerbangan, perbankan dan telekomunikasi Menyatukan batasan dalam organisasi, semua perusahaan dapat saling terkoneksi dan menyatukan batasan selama ini misalnya asuransi jiwa dapat menyatukan dalam bentuk uang investasi Globalisasi, globalisasi terjadi pada dunia misalnya dalam perakitan produk tertentu yang dapat dilakukan di negara lain untuk menghemat biaya. Percepatan siklus produk dan layanan, perusahaan tidak mempunyai banyak waktu dalam mengembangkan produksi baru dan layanan sehingga mengantungkan pada inovasi penggunaan IT Lingkungan organisai internal Lingkungan kerja berubah menyebabkan perlunya pengaturan sumber daya manusia yaitu cara kerja dan bagaimana organisasi dapat beroperasi Pertumbuhan business team, tren bekerjasama dalam team akan lebih baik dalam individu, tugas yang akan dikerjakan dalam bentuk suatu proyek dapat dilakukan dengan komunikasi dan kolaburasi antar team Anytime, anyplace information work, pekerja informasi semakin mobile menggunakan notebook dikombinasikan dengan modem, handphone, telephone, email dan facsimile sehingga dapat bekerja setiap waktu dan dimana saja berada.

Pentingnya manajemen sistem informasi

Hal: 2

Manajemen Pusat Komputer

Setiabudi S, M.Kom

Outsourcing dan strategic Alliances, akan membuat suatu organisasi lebih efisien dan produktif dengan penggabungan relasi antar organisasi Hilangnya bentuk hirarki, struktur hirarki tradisional yang mengontrol semua dari pimpinan berubah pengaturan oleh kelompok group dirasakan dapat meningkatkan produktivitas, motivasi dan tanggung jawab yang lebih baik. Lingkungan teknologi Lingkungan teknologi memungkinkan peningkatan perfomance dalam organisasi. IT dan organisasi akan menggabungkan masalah hardware, software, data dan komunikasi. Trend Hardware, batch processing berubah menjadi online processing, minicomputer beralih ke personal computer, client/server mulai dikenalkan. Trend Software, software dan pemrograman digunakan untuk membuat sistem pemrosesan transaksi dengan layanan time sharing service, application dan kontrak pemrograman yang tergantung dengan pengembang software(software house). Tahap berikutnya programming menggunakan teknik modular dan pemrograman terstruktur hingga munculnya open sistem. Trend terakhir dari microsoft dengan aplikasi perkantoran dan software pengembangan ke arah web yaitu Java dari Sun microsystem. Trend Data, pada awalnya dikembangkan file manajemen yang melayani aplikasi per individu, beralih ke database management (DBMS), hingga sekarang ke arah data terdistribusi serta terakhir knowlegde management menggunakan data warehousing dan data mining untuk menyediakan akses data dan informasi yang lebih efektif. Trend Komunikasi, Teknologi komunikasi memungkinkan untuk distribusi komputasi dan tanggung jawab dalam area tertentu misalnya LAN, WAN hingga internet. Lingkungan jaringan berbasis komputer dapat menggabungkan TV PC dan Telepon. Sekarang lebih banyak dikembangkan teknologi tanpa kabel (wireless) yang semakin cepat dan murah harganya. Misi dari Sistem informasi Pada awal pemrosesan transaksi sistem dapat mengurangi kertas (paperless) dimana sistem informasi mempunyai sasaran untuk mengukur produktivitas melalui prosentase waktu komputer, jumlah transaksi yang diproses dan jumlah baris yang ditulis tiap minggu. Selanjutnya fokus sistem informasi menghasilkan laporan dengan kasus query, pengecualian, ringkasan laporan untuk semua tingkatan manajemen. Sekarang sasarannya mendapatkan informasi yang benar dengan tujuan peningkatan performance organisasi untuk user dan group dalam organisasi. Model teknologi yang sederhana Aplikasi IT hanya untuk user tertentu saja hingga ditingkatkan semakin komplek dan handal dengan memandang sistem sebagai produk dan user telah menjadi customer sehingga sistem analist harus mengerti teknologi apa

Pentingnya manajemen sistem informasi

Hal: 3

Manajemen Pusat Komputer

Setiabudi S, M.Kom

yang akan diaplikasikan dan user diikut sertakan dalam pengembangan sistem.

Model yang lebih baik Model sederhana dapat dikembangkan dengan menambahkan infrastruktur teknologi baru, sekumpulan user yang menggunakan teknologi tersebut untuk peningkatan job performance, mekanisme pengiriman aplikasi dan fungsi yang melayani user serta executive leadership untuk mengatur seluruh fungsi sistem informasi. Teknologi Kebutuhan peningkatan teknologi tidak dapat ditawar/bendung karena pertumbuhan komputasi dan komunikasi, sehingga penghematan dapat dilakukan dengan menggabungkan teknologi komputer, telepon, kabel tv, dan peralatan kantor. Teknologi yang berkembang antara lain : Personal Computer Internet dan jaringan berdasarkan fiber Multimedia, gabungan suara, gambar, teks dan grafik Gabungan kebutuhan elektronik dengan IT

User Kategori user disesuaikan dengan fungsi sistem dan kebutuhannya, kategori pekerja informasi dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu :

Pentingnya manajemen sistem informasi

Hal: 4

Manajemen Pusat Komputer

Setiabudi S, M.Kom

Procedure based activities Biasanya untuk transaksi jumlah yang besar, semua aktivitas didefinisikan dengan baik dan ukuran performance adalah efisiensi (jumlah proses per unit dari biaya yang dikeluarkan). Akivitas utamanya adalah mengendalikan data. Goal based activities Jumlah transaksi tidak banya dan bernilai lebih tinggi yang dapat ditangani dengan berbagai cara sehingga ukurannya adalah hasil dan pekerja harus tahu konsepnya daripada datanya. Contoh pekerjaan di Bank. Pengembangan system Pengembangan sistem dan pengirimannya menjadi jembatan batas antara teknologi dan user, berikut ciri tugas kategori tersebut di atas : Procedure Based : High volume Low cost (Value) per transacttion Well-structured procesdures Output measures defined Focus on process Focuss on efficiency Handling of “data” Predominanty clerical workers Examples : o Back office o Mortgage service o Payroll processing o Check processing Goal Based Low volume of transactions High value (cost) per transactions Tree structure procedure Output measures less defined Focus on problems and goals Focus on effectiveness Handling of concepts Managers and professionals Eaxamples o Loan department o Asset / liability management o Planning departement o Corporate bangking Dalam prosedure based kategori teknis dapat dibedakan misalnya mainframe, PC, alat kantor dan telepon. Sistem Informasi Terdapat 4 komponen utama dalam mengatur sistem informasi : 1. Teknologi, yang menyediakan infrastruktur elektronik dan informasi untuk perusahaan

Pentingnya manajemen sistem informasi

Hal: 5

Manajemen Pusat Komputer

Setiabudi S, M.Kom

2. Pekerja informasi (information worker) dalam organisasi yang menjalankan IT untuk menjalankan tujuan tugasnya 3. Fungsi pengembangan dan pengiriman sistem yang mendukung teknologi dan user bekerjasama 4. Manajemen fungsi sistem informasi, seluruh tanggung jawab untuk memanfaatkan IT untuk meningkatkan performance pekerja dan organisasi.

Contoh kasus : Mead corporation

Pentingnya manajemen sistem informasi

Hal: 6