Panduan E—Tugas Akhir
Document Sample


Panduan
E—Tugas Akhir
Konsorsium
Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK)
Penyelenggara Pendidikan Jarak Jauh Strata 1
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PJJ S-1 PGSD)
Direktorat Ketenagaan
Direkorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen Pendidikan Nasional
2008
Direktorat Ketenagaan
Direkorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen Pendidikan Nasional
2008
Lampiran 1
Panduan
E—Tugas Akhir
ISI TEMPLATE CD e-TA Konsorsium
Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK)
Penyelenggara Pendidikan Jarak Jauh Strata 1
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PJJ S-1 PGSD)
Tim Penyusun
Sukamto (Universitas Negeri Yogyakarta)
Paulina Pannen (Universitas Terbuka)
Jaslin Ikhsan (SEAMOLEC)
Direktorat Ketenagaan
Direkorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen Pendidikan Nasional
2008
33
Lampiran 1
KATA PENGANTAR
FORM PENILAIAN e-TA
Sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan, Judul e-TA : .................................................
mahasiswa wajib menyelesaikan tugas akhir, yang dalam Nama Mahasiswa : .................................................
Program PJJ S-1 PGSD ini disebut e-Tugas Akhir (e-TA). e-
Universitas : .................................................
TA untuk mahasiswa PJJ S-1 PGSD merupakan laporan
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan format elektronik. Nama Penguji : .................................................
Oleh karena itu, mahasiswa harus menguasai PTK untuk Berikan tanda cek di kolom yang sesuai untuk memberikan penialain.
dapat menyelesaikan e-TA. Selain itu, penyajiannya yang Gunakan kriteria penilaian yang tercantum pada Panduan e-TA untuk
berbentuk elektronik mengharuskan mahasiswa untuk masing-masing komponen yang dinilai.
mampu mengoperasikan aplikasi MS Powerpoint. Laporan e-
TA sengaja diharuskan dalam bentuk elektronik, dan bukan No Komponen Kriteria
dalam bentuk cetak karena dalam Pembelajaran Terbuka 1 2 3 4
dan Jarak Jauh (PTJJ), mahasiswa PJJ S-1 PGSD terpisahkan I Deskriptor untuk halaman muka e-portofolio
secara fisik dengan dosen pembimbing, sehingga Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) serta web merupakan media Identitas e-portofolio dan mahasiswa, serta halaman pengesahan
yang tepat untuk mendukung kesuksesannya. Jumlah I
e-TA adalah tugas akhir yang mungkin berbeda dengan Skor akhir deskriptor I = (Jumlah I x 10) / 4 =
tugas akhir yang biasa dilaksanakan di berbagai perguruan
II Deskriptor untuk kelengkapan isi e-portofolio
tinggi di Indonesia pada saat ini. Pelaksanaan e-TA akan
melibatkan berbagai pihak: pengelola program studi, tutor 1 Folder 1 (Analisis Situasi)
pembimbing/penguji di LPTK, dan supervisor di sekolah di 2 Folder 2 (Rancangan PTK)
mana mahasiswa melakukan PTK. Oleh karena itu, panduan
e-TA perlu disusun agar pelaksanaannya dapat berjalan 3 Folder 3 (Hasil Siklus 1 PTK)
secara efektif sesuai dengan harapan. 4 Folder 4 (Hasil Siklus 2 PTK)
Di bagian akhir panduan ini, terdapat juga ketentuan 5 Folder 5 (Simpulan dan Rekomendasi)
yudisium sebagai penentuan resmi kelulusan mahasiswa PJJ
Jumlah II
S-1 PGSD setelah mememenuhi persyaratan akademik yang
ditentukan. Skor akhir deskriptor II = (Jumlah III x 75) / 20
Akhirnya, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar- III Deskriptor untuk aspek multimedia
besarnya kepada tim penyusun panduan e-TA dan Yudisium Kemudahan navigasi dalam e-portofolio
ini. Semoga panduan ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa.
Penggunaan multimedia audio-video yang terpadu secara tepat
Jakarta, Juli 2008
Direktur Ketenagaan, Jumlah III
Skor akhir deskriptor III = (Jumlah III x 15) / 8
Prof. Dr. Muchlas Samani
Nilai Akhir e-TA = Skor akhir deskriptor I + Skor akhir deskriptor II
NIP 130516386 + Skor akhir deskriptor III
Jakarta, 12 Juli 2008
Penilai,
Nama
(i) 32 NIP
BAB 5 DAFTAR ISI
PENUTUP
Kata Pengantar i
Daftar Isi ii
Tugas Akhir yang harus diselesaikan mahasiswa PJJ S-1
PGSD dalam panduan ini berbeda dengan tugas akhir Bab 1 Pendahuluan 1
untuk mahasiswa di pendidikan reguler yang Bab 2 Hakikat e-Tugas Akhir 4
menyelenggarakan pembelajaran melalaui tatap muka. 1. Pengertian e-Tugas Akhir 4
PJJ S-1 PGSD, yang pembelajarannya menggunakan 2. Tujuan e-Tugas Akhir 4
model Hybrid Learning ini menghendaki tugas akhir yang
3. Persyaratan Mengikuti e-Tugas Akhir 5
menuntut mahasiswa untuk mamanfaatkan teknologi
informasi dan komunikasi dalam pembelajaran dan 4. Bentuk e-Tugas Akhir 5
penelitian, yang kemudian disebut e-Tugas Akhir (e-TA). 5. Penelitian Tindakan Kelas 6
Panduan untuk penyelenggaraan e-TA ini disusun melalui 6. E-Portofolio 12
tahapan penyusunan, pembahasan, dan kegiatan 7. Strategi Pleaksanaan Penelitian Tindakan Kelas untuk
sanctioning oleh pengelola PJJ S-1 PGSD dan nara e-Tugas Akhir 13
sumber. 8. Penyusunan e-Portofolio sebagai Laporan Penelitian
Tindakan Kelas 17
Bentuk Tugas Akhir untuk mahasiswa dalam penyelesaian
Bab 3 Pengelolaan e-Tugas Akhir 19
belajar di tingkat Sarjana (S-1) tentu sangat variatif,
1. Mekanisme Pelaksanaan Tugas Akhir 19
misalnya dengan Penilaian komprehensif, Penilaian karya
tulis ilmiah (skripsi), atau mata kuliah yang ekuivalen 2. Pengelolaan Tugas Akhir 21
dengan skripsi. Masing-masing bentuk tugas akhir 3. Komponen Penilaian e-Porofolio 23
tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing- 4. Kriteria Penilaian 23
masing. e-portofolio (portfolio elektronik) dipilih sebagai 5. Krireria Kelulusan e-Portofolio 23
solusi yang dirasakan sangat cocok bagi mahasiswa PJJ S- 6. Rubrik Penilaian 23
1 PGSD, dan dapat diterima oleh anggota konsorsium
dengan keberagaman yang ada. E-portofolio merupakan Bab 4 Yudisium 28
hasil modifikasi (digitalisasi) dari format portofolio, yang Bab 5 Penutup 31
disusun, dikirim, dan diujikan dengan menggunakan
Lampiran 1: Form Penilaian e-Tugas Akhir 32
bantuan teknologi informasi dan komunikasi.
Lampiran 2: Isi Template CD e-Tugas Akhir 33
31 (ii)
BAB 1
PENDAHULUAN untuk setiap mata kuliah, dan untuk maksimal 10
matakuliah.
4. Nilai pengulangan matakuliah yang terbaik akan
e-Tugas Akhir (e-TA) merupakan salah satu mata kuliah dipilih sebagai nilai akhir
pada program PJJ S-1 PGSD yang berbobot 4 SKS. e-TA
5. Waktu pengulangan hanya dilakukan pada saat
yang diberikan kepada mahasiswa diharapkan dapat
mahasiswa duduk di semester ke-5 dan 6.
mencerminkan sosok utuh kompetensi guru SD/MI, yang
dikelompokkan ke dalam empat rumpun kompetensi.
Keempat rumpun kompetensi tersebut mencakup:
(1) pengenalan peserta didik secara mendalam,
(2) penguasaan bidang studi,
(3) penyelenggaraan pembelajaran yang mendidik, dan
(4) pengembangan kemampuan profesional secara
berkelanjutan.
Keempat kompetensi tersebut merupakan dasar ilmiah
seni mengajar yang apabila diterapkan dalam kondisi
otentik di sekolah akan memungkinkan dikuasainya
kompetensi profesional seorang guru SD/MI, yang
meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan
kepribadian.
Guru SD yang profesional harus menguasai ilmu
pengetahuan yang memayungi seluruh mata pelajaran
yang harus diajarkan, disamping memiliki keterampilan
mengajar. Tilaar (1998) menyatakan bahwa profil guru
abad 21 yang profesional adalah guru yang mempunyai
dasar ilmu pengetahuan yang kokoh, memiliki
kepribadian matang dan berkembang, mempunyai
keterampilan dalam membangkitkan motivasi peserta
didik, dan serius memperhatikan pengembangan
profesinya secara berkesinambungan.
Dari segi tataran kompetensi, SK Menteri Pendidikan
Nasional No. 045/U/2002 tentang Tataran Kompetensi
1 30
siswa dari Program Studi lainnya. Lulusan Program Studi di Perguruan Tinggi menyatakan
bahwa kompetensi lulusan perguruan tinggi terdiri dari
2. Yudisium dilaksanakan di Fakultas yang mem-
empat kompetensi utama. Keempat tataran tersebut
bawahi PJJ S-1 PGSD
mencakup kompetensi profesional, kompetensi
3. Prosedur yudisium: kepribadian, kompetensi pedagogik dan kompetensi
a. Mahasiswa yang telah memenuhi syarat, sosial.
mendaftar ke Pengelola Program Studi PJJ S-1
PGSD atau Bagian Registrasi sesuai dengan Berdasarkan tataran dan substansi kompetensi tersebut,
aturan yang berlaku di LPTK, lulusan Program PJJ S-1 PGSD diharapkan memiliki
kompetensi-kompetensi berikut, diantaranya:
b. Pendaftaran dapat dilakukan selambat-
lambatnya sebulan sebelum yudisium 1. Menguasai disiplin ilmu yang berkaitan dengan
dilaksanakan. substansi dan metodologi dasar keilmuan lima bidang
studi di SD (Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS,
c. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung
dan PPKn).
maupun online
2. Menguasai konsep-konsep ilmu pendidikan terutama
4. Peserta yudisium berhak memperoleh Surat yang berkaitan dengan pendidikan di SD.
Keputusan kelulusan dari dekan yang membawahi 3. Mampu menemukan dan memecahkan permasalahan
PJJ S-1 PGSD untuk memperoleh ijasah yang pendidikan serta meningkatkan penyelenggaraan
ditandatangani oleh Rektor LPTK masing-masing, pendidikan pada tingkat SD.
dan yang bersangkutan berhak memperoleh gelar
4. Penguasaan strategi pembelajaran secara lebih rinci
sarjana pendidikan (S.Pd.), namun tidak otomatis
dan utuh yang mengacu pada pembentukan
memperoleh sertifikat pendidik.
pemahaman sikap, nilai serta kerampilan.
D. Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi syarat Pelaksanaan tugas sehari-hari guru memungkinkannya
Dalam kasus di mana mahasiswa tidak memenuhi untuk melaksanakan dua jenis keputusan. Pertama,
persyaratan untuk mengikuti yudisium, maka perlu keputusan situasional dan transaksional. Keputusan
dilakukan tindakan khusus. situasional adalah keputusan yang harus diambil guru
1. Mahasiswa yang diperbolehkan untuk melakukan ketika seorang guru memiliki kesempatan untuk
perbaikan adalah mereka yang memiliki IPK lebih mengumpulkan dan menganalisis data sebagai dasar
dari 2,50. Sementara itu, mahasiswa yang memiliki pertimbangan keputusan tersebut. Sedangkan keputusan
IPK kurang dari 2,50, dinyatakan tidak dapat lulus transaksional adalah keputusan yang harus diambil
dari PJJ S-1 PGSD. seorang guru seketika sepanjang proses pembelajaran,
berkaitan dengan reaksi unik dari setiap siswa dalam
2. Perbaikan IPK dapat dilakukan dengan mengulang proses pembelajaran.
matakuliah yang disediakan oleh pengelola.
3. Pengulangan dapat dilakukan maksimal dua kali
29 2
Oleh karena itu, dalam konteks ini setiap keputusan yang BAB 4
melandasi tindakan pembelajaran yang mendidik adalah YUDISIUM
keputusan yang unik dan non rutin. Hal ini terjadi karena
setiap anak adalah unik dan memberikan respon yang
unik juga. Guru harus mampu menjawab tantangan ini
dengan memiliki dan mengajarkan berbagai kecakapan
A. Definisi
hidup yang diperlukan dalam masyarakat modern (life
skill) seperti memecahkan masalah, menemukan cara Yudisium merupakan penentuan resmi kelulusan
kerja dan/atau produk baru yang bermanfaat, mahasiswa setelah memenuhi persyaratan akademik
mengamalkan nilai, dan memanfaatkan informasi secara yang ditentukan.
kontekstual, berpikir analitik dan kreatif, kecakapan
berkomunikasi secara lisan dan tulisan, bekerjasama dan B. Syarat dan Ketentuan
kecakapan penting lainnya yang seyogyanya dibentuk
Syarat untuk mengikuti yudisium adalah:
sebagai dampak langsung pembelajaran, bukan sebagai
materi yang disampaikan kepada peserta didik. 1. Telah menyelesaikan semua mata kuliah (32 mata
kuliah, 82 SKS), termasuk e-TA dan PPL.
Atas dasar alasan-alasan tersebut, mata kuliah e-TA 2. Nilai e-TA dan PPL masing-masing minimal B.
perlu diberikan. Hal ini untuk memberikan kesempatan 3. IPK kumulatif minimal 2,75
kepada mahasiswa dalam penguasaan hubungan lintas
4. Tidak mempunyai nilai E
substansi mata kuliah yang telah ditempuh serta
mengaktualisasikan dalam berbagai aspek pendidikan 5. Jumlah nilai D maksimal sebanyak 3 matakuliah.
terutama pembelajaran di kelas. 6. Nilai D tersebut BUKAN untuk mata kuliah yang
merupakan mata pelajaran pokok SD baik konten
maupun pembelajarannya, meliputi: Bahasa
Indonseia, Matematika, IPA, IPS, dan PPKn
7. Tidak memiliki pinjaman dalam wujud apapun
terhadap pengelola atau program studi, termasuk
pinjaman buku dari perpustakaan, dibuktikan
dengan surat keterangan dari pihak yang
berwenang.
C. Pengelolaan dan Pelaksanaan
1. Yudisium terhadap mahasiswa PJJ S-1 PGSD dilak-
sanakan paling sedikit 2 kali dalam setahun, dan
dapat dilakukan bersamaan dengan yudisium maha-
3 28
BAB 2
No Komponen Kriteria HAKIKAT E-TUGAS AKHIR
1 2 3 4
III Deskriptor untuk aspek multimedia
2 Penggunaan Tidak Mencantu Mencantumkan multi- Mencantum-
multimedia terdapat m-kan media audio dan/atau kan multi- A. Pengertian e-Tugas Akhir
audio-video multi media multi- video yang cocok media audio
yang audio-video media dan video
terpadu audio atau yang cocok, e-Tugas Akhir (e-TA) merupakan mata kuliah terminal
secara video terpadu pada program PJJ S-1 PGSD yang berbobot 4 SKS.
tepat. secara baik
dalam isi
Sebagai mata kuliah yang dibentuk sesuai dengan alur
portfolio pikir pengembangan kurikulum PGSD, e-TA memiliki
Jumlah III satu tujuan agar mahasiswa secara mandiri dapat
Skor akhir deskriptor III = (Jumlah III x 15) / 8
mengembangkan kemampuan analisis, evaluasi, dan
Nilai Akhir e-TA =
kreativitas dalam menerapkan pengetahuan
Skor akhir deskriptor I + Skor akhir deskriptor II + Skor akhir deskriptor III
akademiknya untuk pembelajaran di SD. Dalam e-TA,
mahasiswa dituntut untuk menerapkan berbagai
pengetahuan dan keterampilan lintas mata kuliah
yang pernah ditempuh dalam Program PJJ S-1 PGSD
untuk memecahkan berbagai masalah pembelajaran,
serta menuangkannya dalam bentuk karya ilmiah
melalui beragam media.
e-TA ditempuh pada akhir program sebagai “exit
requirement” yang mempunyai dua sisi kepentingan
yaitu administrasi dan akademik. Dari sisi
administrasi, mahasiswa menempuh e-TA apabila
semua kelengkapan administrasi sudah diselesaikan.
Dari segi akademik, e-TA dapat terlaksana apabila
mahasiswa sudah menempuh dan dinyatakan lulus
sejumlah SKS tertentu sesuai aturan yang berlaku.
B. Tujuan e-Tugas Akhir
Sebagai mata kuliah yang dibentuk sesuai dengan alur
pikir pengembangan kurikulum PGSD, e-TA memiliki
tujuan:
1. Untuk menilai kompetensi mahasiswa sebagai guru
27 4
No Komponen Kriteria
di SD, terutama kompetensi pedagogik dan
1 2 3 4
profesional. 3. Folder 3 Isi laporan Isi laporan Isi laporan PTK Isi laporan PTK siklus
2. Untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam (Hasil Siklus pelaksanaa PTK siklus siklus 1 sudah 1 sudah lengkap,
melakukan analisis, evaluasi, dan kreativitas dalam 1 PTK) n PTK 1 sudah lengkap, sistematik, dan berisi
siklus 1 lengkap, sistematik, dan hasil pelak-sanaan
menerapkan pengetahuan akademiknya dalam tidak tetapi berisi hasil pelak PTK siklus 1, refleksi,
pembelajaran di SD. lengkap, tidak -sanaan PTK masalah yang muncul,
dan tidak disajikan siklus 1, upaya perbaikan,
3. Untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam sistematik secara masalah yang perencanaan siklus 2,
mengkomunikasikan karya ilmiah mahasiswa yang sistematik muncul, tetapi dan feedback dari
berbentuk e-portofolio. tidak ada tutor pem-bimbing
tindakan
reflektif.
Dengan demikian e-TA merupakan wadah bagi setiap 4. Folder 4 Isi laporan Isi laporan Isi laporan PTK Isi laporan PTK siklus
mahasiswa PJJ S-1 PGSD untuk mengekspresikan/ (Hasil Siklus pelaksanaa PTK siklus siklus 2 sudah 2 sudah lengkap,
menunjukkan kemampuannya secara sungguh-sungguh 2 PTK) n PTK 2 sudah lengkap, sistematik, dan berisi
siklus 2 lengkap, sistematik, dan hasil pelak-sanaan
dalam menjadi guru SD yang profesional di akhir program tidak tetapi berisi hasil pelak PTK siklus 1, refleksi,
pendidikannya. lengkap, tidak -sanaan PTK masalah yang muncul,
dan tidak disajikan siklus 1, upaya perbaikan,
sistematik secara masalah yang perencanaan siklus 2,
sistematik muncul, tetapi dan feedback dari
C. Persyaratan mengikuti e-Tugas Akhir tidak ada tutor pem-bimbing
tindakan
reflektif.
1. Telah menyelesaikan setidak-tidaknya 70 SKS dari 5. Folder 5 Tidak Ada Simpulan dan Simpulan dan saran
keseluruhan SKS matakuliah PJJ S-1 PGSD. (Simpulan terdapat simpulan, rekomendasi disajikan dengan
2. Telah lulus matakuliah Penelitian Pendidikan SD dan simpulan, tetapi ada, tetapi sangat baik dan
Rekomendas saran, dan tidak ada kurang baik tepat, sesuai dengan
dan Statistika Pendidikan. i) rekomenda rekomend rumusan masalah PTK
3. Indeks Prestasi Kumulatif minimal 2,50. si asi
4. Memprogramkan e-TA pada semester tersebut. Jumlah II
Skor akhir deskriptor II = (Jumlah III x 75) / 20
III Deskriptor untuk aspek multimedia
D. Bentuk e-Tugas Akhir 1 Kemudahan Tombol Tombol Tombol hyperlink Tombol
navigasi hyperlink hyperlink terhubung ke bukti hyperlink
dalam e- (tautan) terhubung (artifact) dan hasil interaktif,
e-Tugas Akhir PJJ S-1 PGSD akan dilaksanakan melalui portofolio tidak ke bukti refleksi menarik, dan
penilaian terhadap e-portofolio mahasiswa yang berisi berfungsi (artifact) animatif
dengan baik
laporan proses penelitian tindakan kelas (PTK) yang
dilakukan mahasiswa selama satu semester secara
bertahap.
5 26
No Komponen Kriteria
E. Penelitian Tindakan Kelas
1 2 3 4
I Deskriptor untuk halaman muka e-portofolio
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan suatu
1 Identitas e- Tidak Terdapat Terdapat identitas Identitas
portofolio terdapat identitas e e-portofolio dan mahasiswa dan e- penelitian bersiklus yang dilakukan oleh guru berdasar
dan identitas - mahasiswa, tetapi portofolio serta permasalahan riil yang ditemui di kelasnya, melalui
mahasiswa, e- portofolio, tidak terdapat pernyataan langkah-langkah merancang, melaksanakan, dan
serta portofoli tetapi pernyataan keaslian karya
halaman o dan tidak ada keaslian karya disajikan dengan merefleksikan tindakan secara kolaboratif,
pengesahan mahasisw identitas menarik partisipatif, dan reflektif mandiri dengan tujuan
a, serta mahasiswa untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang
pernyata , dan
an pernyataa
meliputi sistem, cara kerja, proses, isi, kompetensi,
keaslian n keaslian dan situasi, sehingga hasil belajar siswa dan kinerja
karya karya guru dapat meningkat.
Jumlah I
Skor akhir deskriptor I = (Jumlah I x 10) / 4 = Siklus aktivitas dalam PTK diawali dengan
II Deskriptor untuk kelengkapan isi e-portofolio perencanaan tindakan (planning), penerapan tindakan
1 Folder 1 Tidak Mencantu Mencantum-kan Mencantum-kan (action), mengobservasi dan mengevaluasi proses dan
(Analisis men- m-kan permasa-lahan permasa-lahan PTK hasil tindakan (observation and evaluation), dan
Situasi) cantumka permasa- PTK dengan baik dengan baik dengan
n lahan PTK, dengan didasari didasari analisis melakukan refleksi (reflection), dan seterusnya
Permasal tetapi analisis kondisi kondisi dan situasi, sampai perbaikan atau peningkatan yang diharapkan
ah-an tanpa dan situasi, dan dengan tercapai (kriteria keberhasilan).
PTK. didasari tetapi tanpa ada mencantum-kan
analisis landasan teori rujukan teori yang
kondisi tepat, dan Beberapa prinsip utama PTK yang perlu diketahui
dan situasi memasukkan adalah.
sekarang feedback dari tutor
pembimbing 1. Tugas dosen dan guru yang utama adalah
2. Folder 2 Rancanga Rancangan Rancangan Rancangan metode menyelenggarakan pembelajaran yang baik dan
(Rancangan n metode metode metode dan dan prosedur
PTK) dan dan prosedur pelaksanaan PTK
berkualitas. Untuk itu, dosen dan guru memiliki
prosedur prosedur pelaksanaan PTK sudah benar, komitmen dalam mengupayakan perbaikan dan
pelaksan PTK sudah sudah benar, lengkap, dan peningkatan kualitas pembelajaran secara terus
aan PTK benar, lengkap mencakup rancangan menerus.
tidak tetapi mencakup pembelajaran dan
benar kurang rancangan evaluasi, yang 2. Meneliti merupakan bagian integral dari
lengkap pembelajaran disajian secara jelas,
dan evaluasi tepat, dan menarik,
pembelajaran, yang tidak menuntut kekhususan
serta mema-sukkan waktu maupun metode pengumpulan data.
feedback dari tutor Tahapan-tahapan penelitian tindakan selaras
pembimbing dengan pelaksanaan pembelajaran, yaitu:
persiapan (planning), pelaksanaan pembelajaran
25 6
(observation), evaluasi proses dan hasil c. Rancangan PTK
pembelajaran (evaluation), dan refleksi dari proses Landasan teori yang digunakan, prosedur PTK,
dan hasil pembelajaran (reflection). rancangan pembelajaran, dan rancangan
3. Kegiatan meneliti merupakan bagian integral dari evaluasi
pembelajaran, yang harus diselenggarakan dengan d. Hasil PTK
tetap bersandar pada alur dan kaidah ilmiah. Alur Tindakan perbaikan pembelajaran (Siklus 1 dan
pikir yang digunakan dimulai dari identifikasi Siklus 2): laporan pelaksanaan pembelajaran,
masalah dan faktor penyebab timbulnya masalah, kendala, strategi penyelesaian, refleksi, dan
pemilihan tindakan yang sesuai dengan tindak lanjut.
permasalahan dan penyebabnya, merumuskan e. Refleksi terhadap isi e-portofolio, termasuk
hipotesis tindakan yang tepat, penetapan skenario implementasi feedback dari dosen
tindakan, penetapan prosedur pengumpulan data f. Simpulan dan rekomendasi
dan analisis data Jawaban atas pertanyaan/rumusan masalah
4. Masalah yang ditangani adalah masalah-masalah PTK, serta saran kongkrit untuk perbaikan
pembelajaran yang riil dan merisaukan tanggung pembelajaran di masa mendatang berdasar
jawab profesional dalam rangka mewujudkan simpulan penelitian yang ditarik.
tujuan pembelajaran serta meningkatkan kualitas
pembelajaran. 2. Deskriptor untuk kualitas multimedia
5. Kepedulian terhadap upaya perbaikan dan a. Kemudahan navigasi dalam e-portofolio,
peningkatan kualitas pembelajaran secara dengan menyajikan isi portfolio secara
berkelanjutan sangat diperlukan. interaktif menggunakan animasi dan navigasi
6. Cakupan permasalahan penelitian tindakan tidak yang mudah digunakan.
seharusnya dibatasi pada masalah pembelajaran di b. Penggunaan multimedia audio-video yang
ruang kelas/kuliah, tetapi dapat diperluas pada terpadu secara tepat.
tataran di luar ruang kuliah, misalnya : tataran
sistem atau lembaga. Perspektif yang lebih luas 3. Rubrik penilaian tiap komponen e-portofolio:
akan memberi sumbangan lebih signifikan terhadap Penilaian e-TA didasarkan pada keterpenuhan e-
upaya peningkatan kualitas pendidikan. portofolio pada aspek-aspek yang dipersyaratkan.
Skala penilaian yang digunakan adalah skor: 1, 2,
Langkah-langkah pokok yang perlu ditempuh dalam 3, atau 4. dengan rincian berikut:
PTK adalah:
1. Identifikasi dan perumusan fokus masalah
penelitian.
Selama mengajar, guru mungkin menghadapi
7 24
C. Komponen Penilaian e-portofolio berbagai masalah, baik masalah instruksional
maupun dalam pengelolaan kelas. Ada kalanya
1. Kelengkapan isi e-portofolio: mencakup semua kita tidak menyadari bahwa kita mempunyai
komponen dalam sistematika e-portofolio yang masalah. Guru perlu merenungkan kembali atau
telah dibahas di Bab II, termasuk refleksi terhadap melakukan refleksi proses pebelajaran yang telah
karya atau bukti dalam e-portofolio. Portofolio kita lakukan agar mampu mengidentifikasi
harus mencantumkan bukti fisik dalam bentuk file/ permasalahan yang kita hadapi. Guru diharapkan
digital. rajin membuat catatan pada akhir setiap
2. Desain multimedia: kemudahan navigasi dalam e- pembelajaran yang dikelolanya, sehingga dapat
portofolio, penyajian bukti dan refleksi yang mengidentifikasi semua masalah pembelajaran
terpadu, dan ketepatan penggunaan multimedia yang dihadapinya dengan mudah. Untuk itu, guru
seharusnya jujur pada diri sendiri, dan
D. Kriteria penilaian mempersepsikan pembelajaran yang dikelolanya
sebagai bagian penting dari dunianya dan bahkan
Bobot penilaian e-portofolio ditentukan sebagai dirinya. Setelah mengetahui permasalahannya,
berikut: guru perlu menemukan fokus permasalahan
1. Penilaian isi e-portofolio: 85% melalui analisis semua masalah yang telah
teridentifikasi, untuk selanjutnya merumuskan
2. Penilaian multimedia: 15% masalah, dan merancang tindakan seperlunya
guna menyelesaikan permasalahan tersebut.
E. Kriteria Kelulusan e-portofolio
1. Skor minimal untuk setiap komponen adalah 3.0. 2. Perencanaan tindakan perbaikan.
2. Nilai akhir e-TA minimal B, ekuivalen dengan 3.0 Berdasarkan rumusan masalah, guru perlu
mencoba mencari cara untuk memperbaiki atau
F. Rubrik penilaian mengatasi masalah tersebut. Untuk itu, guru perlu
merancang tindakan perbaikan yang akan
1. Deskriptor untuk kelengkapan isi e-portofolio: dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
a. Halaman Muka berisi identitas e-portofolio dan Perancangan suatu tindakan perbaikan dapat
identitas mahasiswa, serta Halaman Pernyataan mengacu kepada teori yang relevan dan/atau
yang menyatakan keaslian karya dalam e- bertanya kepada ahli terkait. Ahli terkait yang
portofolio. dimaksudkan dapat ahli pembelajaran, dapat pula
b. Analisis Situasi ahli bidang studi atau pembelajaran bidang studi.
Kemampuan mahasiswa dalam mendeskripsikan Dua langkah penting dalam perancangan tindakan
kondisi kelas, proses pembelajaran selama ini perbaikan adalah merumuskan hipotesis tindakan
dan kekurangannya, serta perlunya dan persiapan tindakan.
pelaksanaan PTK
23 8
a. Hipotesis tindakan idealnya sesuai dengan perencanaan PTK sampai menghasilkan e-
ketentuan penelitian ilmiah. Namun, situasi portofolio dengan memberikan umpan balik
lapangan yang senantiasa berubah kadangkala untuk setiap tahapan PTK, baik dengan tutorial
menyulitkan kita untuk memenuhi tuntutan online maupun tutor kunjung
itu. Rumusan hipotesis tindakan memuat c. Penguji berkewajiban menguji e-portofolio yang
tindakan yang diusulkan untuk menghasilkan dihasilkan mahasiswa, dan mengirimkan hasil
perbaikan yang diinginkan. kepada pengelola
b. Untuk sampai pada pemilihan tindakan yang d. Dosen pembimbing/penguji telah
dianggap tepat, guru dapat memulainya berpengalaman melaksanakan PTK
dengan menimbang berbagai prosedur e. Dosen pembimbing/penguji memiliki
alternatif yang mungkin dapat dilaksanakan pengalaman mengampu matakuliah di program
agar perbaikan yang diinginkan dapat dicapai, PJJ S-1 PGSD.
kemudian menemukan prosedur tindakan yang
dianggap tepat. Dalam menimbang-nimbang f. Dosen pembimbing/penguji menduduki jabatan
berbagai prosedur ini, guru sebaiknya mencari fungsional minimal lektor atau berpendidikan
masukan dari sejawat atau orang lain yang minimal S2 (Master).
peduli dan mengkaji teori/hasil penelitian
yang telah ditinjau sebelumnya sehingga 4. Supervisor
rumusan hipotesis akan lebih tepat. Persiapan a. Supervisor adalah guru senior di sekolah di mana
tindakan dapat berupa: (1) pembuatan mahasiswa melakukan PTK yang bertugas
skenario pembelajaran yang berisikan langkah- mewakili pembimbing untuk mengawasi dan
langkah kegiatan dalam pembelajaran, di membantu mahasiswa dalam melakukan PTK di
samping bentuk-bentuk kegiatan yang akan sekolah
d i la ku k an , (2) p en y e d ia an s ar an a b. Supervisor berpendidikan minimal S-1
pembelajaran yang mendukung terlaksananya c. Supervisor sudah berpengalaman mengajar di SD
tindakan, (3) pembuatan instrumen penelitian, minimal 5 tahun
dan (4) pelaksanaan simulasi tindakan dan
pengujian keterlaksanaan tindakan di d. Supervisor ditunjuk oleh pengelola e-TA
lapangan. e. Supervisor untuk setiap mahasiswa adalah satu
orang.
3. Pelaksanaan tindakan perbaikan, observasi, dan
interpretasi.
Pelaksanaan tindakan perbaikan merupakan
tindakan pokok dalam siklus penelitian tindakan.
Sementara itu, observasi dilakukan sebagai upaya
9 22
B. Pengelolaan e-TA untuk merekam proses yang terjadi selama
pembelajaran berlangsung.
1. Mahasiswa
a. Menyusun proposal PTK yang harus disetujui 4. Analisis dan refleksi.
pembimbing untuk dilaksanakan Analisis data dilakukan melalui 3 tahap, yaitu:
b. Melaksanakan seminar proposal PTK reduksi data, paparan data, dan penarikan
simpulan hasil analisis. Reduksi data merupakan
c. Melaksanakan PTK terbimbing per tahap proses penyederhanaan data yang dilakukan
d. Menyusun e-portofolio dan mempublikasikannya melalui seleksi, pengelompokkan, dan
dengan Powerpoint pengorganisasian data mentah menjadi informasi
e. Mengirimkan CD e-portofolio sebelum akhir bermakna. Pemaparan data merupakan suatu
semester upaya menampilkan data secara jelas dan mudah
dipahami dalam bentuk paparan naratif, grafik,
2. Pengelola e-TA atau perwujudan lainnya. Penarikan simpulan
merupakan pengambilan intisari dari sajian data
a. Mensosialisasikan PTK dan e-portofolio untuk e- yang telah terorganisasikan dalam bentuk
TA pernyataan atau kalimat yang singkat, padat, dan
b. Menerima kiriman e-portofolio dari mahasiswa bermakna. Refleksi dimaksudkan sebagai upaya
c. Memeriksa kelengkapan e-portofolio dan apabila untuk mengkaji apa yang telah dan belum terjadi,
ada e-portofolio yang kurang lengkap maka apa yang dihasilkan, mengapa hal tersebut
pengelola e-TA memberitahukannya kepada terjadi, dan apa yang perlu dilakukan selanjutnya.
mahasiswa yang bersangkutan Komponen-komponen refleksi dapat digambarkan
d. Menentukan dosen pembimbing/penguji e- sebagai berikut :
portofolio
e. Mengumpulkan hasil Penilaian e-portofolio
mahasiswa dari dosen penguji
Analisis Pemaknaan Penjelasan
f. Mengumumkan hasil Penilaian e-portofolio
mahasiswa
3. Dosen/tutor Pembimbing dan Penguji
a. Pembimbing dapat sekaligus bertindak sebagai Tindak Lanjut Penarikan
penguji simpulan
b. Pembimbing berkewajiban memberikan
bimbingan kepada mahasiswa mulai dari
21 10
5. Perencanaan tindak lanjut
Bila hasil perbaikan yang diharapkan belum
tercapai pada siklus 1, maka diperlukan langkah Dosen/tutor
lanjutan pada siklus 2. Satu siklus kegiatan Pembimbing/
merupakan kesatuan dari kegiatan perumusan Penguji
masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan
tindakan, observasi dan interpretasi, serta analisis
dan refleksi. Banyaknya siklus tidak dapat Supervisor:
ditetapkan, dan karenanya perlu dibuatkan Guru senior
semacam kriteria keberhasilan, misalnya: dengan
menggunakan prinsip belajar tuntas. Apabila
tingkat perbaikan yang diharapkan tercapai
minimal 75%, maka pencapaian itu dapat dikatakan
sudah memenuhi kriteria. Namun, dalam Monitoring dan Evaluasi
pelaksanaan PTK untuk e-TA PJJ S-1 PGSD ini,
jumlah siklus ditentukan, yakni 2.
Analisis Situasi
Menyusun Rancangan PTK
Mahasiswa proposal dan
seminar Siklus 1
Siklus 2
Penyusunan e-portofolio
Gambar 5.
Mekanisme pelaksanaan e-TA
Gambar 4. Siklus PTK untuk e-TA PJJ S-1 PGSD
11 20
BAB 3 F. E-portofolio
PENGELOLAAN e-TA
E-portofolio (electronic portfolio) merupakan
kumpulan hasil kerja atau hasil karya pilihan yang
dilengkapi dengan refleksinya; atau laporan tentang
A. Mekanisme Pelaksanaan e-Tugas Akhir
kemajuan atau hasil yang telah dicapai oleh seseorang
dalam jangka waktu tertentu dan disusun dalam
1. Mahasiswa akan mendapat bekal pengetahuan dan
bentuk digital atau elektronik. E-portofolio dapat
keterampilan tentang PTK dan pengembangan e-
menggunakan teks, grafik, foto, dan audio video. Bagi
portofolio pada masa residensial semester dimana
seorang guru, portofolio diharapkan dapat
mereka akan menempuh e-TA.
menunjukkan empat unsur kompetensi guru, yaitu:
2. Mahasiswa menyusun e-portofolio dalam bentuk kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan
Powerpoint atau blog sosial.
3. Apabila mahasiswa memilih mengembangkan E-
Pengembangan e-portofolio mencakup dua komponen
portpolio dalam bentuk Powerpoint, maka mereka
pokok: pengembangan portfolio dan pengembangan
harus menyerahkan dalam bentuk CD pada akhir
multimedia, yang prosesnya mencakup 5 langkah
semester.
sebagaimana digambarkan berikut:
4. Selama penelitian berlangsung mahasiswa
mendapatkan bimbingan langsung dari supervisor, Perumusan Koleksi Bukti Refleksi Bukti & Manajemen Penyajian:
dan dapat berkomunikasi serta memperoleh Konteks & & Desain Pengembangan Bukti & Pem- Dengan
Tujuan Multimedia Multimedia buatan Link PowerPoint
bimbingan dari pembimbing melalui tutorial online
dan/atau tutor kunjung (Gambar 5).
5. Mahasiswa mendokumentasikan semua hasil Merumuskan tujuan pengembangan e-portofolio dan
bimbingan (berupa feedback) dalam e-portofolio menentukan target pembaca
mereka. 1. Mengidentifikasi isi portfolio, mengumpulkan dan
menyeleksi bukti, serta menentukan multimedia
yang diperlukan untuk mengkonversi bukti menjadi
bentuk digital (elektronik/file).
2. Melakukan refleksi, dan merekam refleksi dalam
bentuk digital dengan menggunakan multimedia
yang sesuai.
3. Mengelola dan mengumpulkan bukti, dengan
membuat link (keterkaitan) yang sistematik.
4. Menyajikan portfolio dengan menggunakan MS
PowerPoint.
19 12
G. Strategi Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas tujuan dan simpulan PTK
untuk e-Tugas Akhir • Rekomendasi: saran konkrit ditujukan kepada
guru lain untuk perbaikan pembelajaran di masa
Mahasiswa PJJ S-1 PGSD melaksanakan PTK mendatang berdasar simpulan penelitian.
terbimbing dengan pengawasan dan bimbingan tutor/
dosen. Tahapan pelaksanaan PTK tersebut (Gambar 3) Lihat template e-portofolio dalam Powerpoint di CD
adalah sebagai berikut. yang disediakan untuk kepentingan e-TA ini. E-portfolio
1. Mahasiswa harus sudah mengikuti (dan lulus) tersebut selanjutnya dikirimkan kepada dosen/tutor
matakuliah Penelitian Pendidikan SD. Dari untuk dinilai.
matakuliah ini, diharapkan mahasiswa sudah
memiliki pengalaman mengkaji berbagai
permasalahan di SD berdasarkan data empiris (hasil
observasi kelas dan atau pengumpulan data dari
lapangan).
2. Selama masa residensial, mahasiswa yang
mengikuti e-TA harus menyusun proposal PTK
dengan bimbingan tutor/pembimbing untuk
kemudian diseminarkan. Proposal berisi rancangan
PTK, yang merupakan Analisis Situasi dan
Rancangan PTK seperti yang dimaksudkan pada
Kotak 1 dan 2 dalam Gambar 5. Waktu belajar
tatap muka yang dibutuhkan untuk penyusunan
proposal dan seminar selama residensial adalah 40
jam belajar (6 jam/hari selama 7 hari). Waktu
untuk penyiapan proposal adalah 75%, dan waktu
seminar adalah 25%.
3. Seminar proposal dilakukan di hadapan tutor/
pembimbing sebagai ketua penguji dan seorang
penguji utama. Pengelolaan seminar dilakukan oleh
pengelola program PJJ S-1 PGSD di masing-masing
LPTK berdasarkan situasi dan kondisi yang ada.
4. Setelah masa residensial, mahasiswa melaksanakan
PTK secara terbimbing di sekolah yang meliputi 5
tahap, mulai dari tahap perencanaan sampai tahap
13 18
H. Penyusunan e-portofolio sebagai laporan Penelitian penyusunan e-portofolio sebagai laporan (Gambar
Tindakan Kelas 3). Untuk setiap tahap, mahasiswa harus
mengumpulkan artifact (bukti) yang dapat berupa:
Sesuai dengan kaidah penulisan laporan PTK dan daftar hadir mahasiswa di sekolah, absensi siswa di
hakekat e-portofolio, maka sistematika e-portofolio kelas, nilai formatif siswa, pendapat siswa,
adalah sebagai berikut: penilaian kepala sekolah, penilaian guru teman
sejawat, foto, atau bukti pendukung lainnya.
1. Halaman Muka berisi identitas e-portofolio dan
Kelengkapan informasi tersebut kemudian discan
mahasiswa.
oleh mahasiswa dan dimasukkan ke dalam folder
2. Halaman pernyataan yang menyatakan bahwa elektronik untuk setiap tahap, kemudian dikirim
semua hasil portofolio yang dibuat adalah benar- melalui email kepada dosen tutor yang ditunjuk.
benar karya pribadi. Dosen/tutor memberi feedback, yang kemudian
akan digunakan oleh mahasiswa sebagai bahan
3. Halaman utama (Home) yang berisi tombol-tombol
refleksi dan upaya perbaikan untuk tindakan di
dengan hyperlink untuk menuju isi e-portofolio. Isi
siklus selanjutnya.
e-portofolio secara garis besar terdiri dari:
• Pendahuluan yang berisi analisis situasi 5. Penyusunan laporan PTK melalui e-portofolio.
(Kotak 1): latar belakang masalah dan tujuan Laporan PTK diwujudkan dalam e-portofolio yang
pelaksanaan PTK dapat dikembangkan dengan menggunakan
Powerpoint.
• Metode yang merupakan rancangan PTK
(Kotak 2): teori yang mendukung, prosedur PTK, 6. Penilaian e-portofolio sebagai e-TA. Dilakukan oleh
rancangan pembelajaran, rancangan evaluasi dosen/tutor pembimbing dengan mengacu pada
• Hasil PTK (Kotak 3 dan 4): berisi data yang rubrik yang telah ditetapkan. Komponen yang
terkumpul mulai dari masalah yang dinilai meliputi komponen isi/kelengkapan e-
teridentifikasi, tindakan yang dilakukan, portofolio dan komponen multimedia yang
refleksi, dan perencanaan perbaikan untuk digunakan dalam e-portofolio.
setiap siklus. Dalam hal ini, isi hasil PTK dapat
berupa 2 folder (Siklus 1 dan 2) dalam Gambar 3
yang berisi laporan pelaksanaan pembelajaran,
kendala, strategi penyelesaian, tindakan
perbaikan yang dilakukan, refleksi, dan
rancangan untuk tindak lanjut.
4. Simpulan dan Rekomendasi (Kotak 5)
• Kesimpulan: sesuai dengan tujuan PTK
• Temuan-temuan penting: terkait dengan
17 14
Proposal PTK Seminar Dilaksankan aada
Mahasiswa Proposal PTK saat residensial Rancangan waktu pelaksanaan PTK dan penyusunan e-
portfolio dirangkum dalam tabel berikut ini
Pelaksanaan PTK oleh mahasiswa di sekolah masing-
No Waktu Kegiatan mahasiswa dan
masing dan penyusunan e-portfolio
dosen/tutor
1 Residensial (40 jam belajar) Penyusunan proposal —>
seminar proposal
e-portfolio 2 Belajar mandiri
Tugas Online 1 Analisis Situasi —> e-mail ke
1 dosen/tutor —> feedback
Analisis Situasi 2 dari dosen/tutor
Rancangan
• Kondisi kelas PTK Tugas Online 2 Rancangan PTK —> e-mail
3
• Proses pembe-
Siklus 1 ke dosen/tutor —> feedback
lajaran selama • Teori yang dari dosen/tutor
ini digunakan
• Permasalahan • Prosedur PTK
• Laporan pe-
laksanaan Tugas Online 3 Pelaksanaan PTK Siklus 1 —>
• Teori pendu- (2 siklus) pengiriman bukti ke dosen/
pembelajaran 4
kung • Rancangan
• Kendala dan tutor melalui e-mail —>
pembelajaran Siklus 2
• Format laporan masalah feedback dari dosen/tutor
• Rancangan
• 5
evaluasi (hasil
Strategi pen- • Laporan pe-
yelesaian laksanaan Laporan Tugas Online 4 Pelaksanaan PTK Siklus 2 —>
belajar dan pengiriman bukti ke dosen/
Umpan balik proses) • Perbaikan pembelajaran Akhir
dari dosen 1 rancangan • Kendala dan
tutor melalui e-mail —>
(F1) pembelajaran masalah • Laporan leng- feedback dari dosen/tutor
untuk siklus 2
(F2) • Strategi pen- kap
yelesaian • Kendala dan Tugas Online 5 Penyusunan laporan PTK
dalam bentuk e-portofolio
• Rekomendasi masalah
—> e-mail ke dosen/tutor —
(F3) • Strategi pen-
yelesaian > penilaian e-portofolio
(F4) • Rekomendasi
Penilaian e
-portfolio
Gambar 3
15 16
Related docs
Get documents about "