Docstoc

Ukuran Dan Kerugian Akibat

Document Sample
Ukuran Dan Kerugian Akibat Powered By Docstoc
					Ukuran Dan Kerugian Akibat Kerusakan Terumbu Karang

http://www.geocities.com/minangbahari/artikel/ukuran_kerugian.html

Ukuran Dan Kerugian Akibat Kerusakan Terumbu Karang
Oleh : Indrawadi,S.Pi Dari luas areal total yang diperkirakan mencapai 85.700 km2, hanya 6% yang kondisinya baik, sementara 31.5 % dalam kondisi sedang dan 40 % dalam kondisi yang rusak berat. Angka tersebut adalah hasil penelitian secara Nasional yang dilakukan poleh LIPI yang bekerja sama dengan berbagai instansi, perguruan tinggi, LSM dan pemerhati masalah kelautan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Puslitbang Perikanan Universitas Bung Hatta sejak tahun 1995, kondisi terumbu karang di perairan Sumatera Barat hampir 80% dalam keadaan rusak berat. Kondisi yang demikian sudah cukup sering dilontarkan para peneliti, wakil rakyat, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pemerhati lingkungan. Penyebap dari kersusakan tersebut rata-rata hampir sama pada setiap kawasan yang memiliki ekosistim multi fungsi ini, yaitu akibat penangkapan ikan dengan bahan peledak, penggunaan racun potasium, pecvemaran perairan oleh limbah serta pada daerah-daerah tertentu karena pengambilan karang untuk bahan bagunan dan sovenir. Sebaran Terumbu Karang Indonesia memiliki sekitar 450 jenis karang. Terutama Indonesia bagian timur, satu unit terumbu karang dapat mengandung lebih dari 140 jenis karang batu. Keanekaragaman kelompok-kelompok yang berasosiasi dengan terumbu pun juga cukup tinggi. Menurut Reefbase (1997), sedikitnya terdapat 14.000 jenis terumbu karang di 243 lokasi yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia, dengan total luas diperkirakan lebih dari 85.700 Km2 atau sekitar 14 % dari luas terumbu karang dunia. Terumbu karang Indonesia yang sebagian besar tersebar di Indonesia Timur. Dibagian lain kondisinya sudah menurun drastic, karena praktek pengelolaan dan pemanfaatannya yang tidak ramah lingkungan. Ukuran Kerusakan LIPI dan COREMAP, dua lembaga yang mengukur kondisi terumbu karang berdasarkan pengamatan langsung dilapangan, menggunakan metode line intercept transect, membagi tingkat kerusakan berdasarkan persentase tutupan karang hidup. Kondisi sangat bagus, presentase tutupanya lebih dari 75 %, bagus antara 50 % - 75 %, rusak, 25 % - 50 % dan rusak berat kurang dari 25 %. Hasil pemantauan LIPI (1995) di 324 stasiun yang tersebar di 31 lokasi Indonesia dan COREMAP (2000), kondisi terumbu karang di Indonesia adalah : Kategori Sangat bagus Bagus Rusak Rusak berat P3O-LIPI (Th 1995) 6.48 % 22.53 % 28.39 % 42.59% COREMAP (Th 2000) 6.10 % 22.68 % 31.46 % 39.76 %

SPONSORED LINKS Yahoo! Resource Center for Small Businesses Get daily information, services, and advice for your small business. smallbusiness.yahoo.com Sell Online with Yahoo! Save $50 Easy-to-use web site builder and shopping cart solution. Free 24-7 support. smallbusiness.yahoo.com Yahoo! Web Hosting Free Domain $25 setup waived, up to 20GB disk space, 1,000 email accounts, & 24-7 support webhosting.yahoo.com Domain Names from Yahoo! Free Web Page Only $9.95/yr. Includes 24-7 support, free web page & domain forwarding. domains.yahoo.com See your message here... Search the Web:

Get a free web site or business web hosting with Yahoo!

Dari tabel diatas, diasumsikan parameter pemantauan keduanya sama, dapat dilihat terjadinya penurunan terumbu karang yang berkondisi sangat bagus
1 of 1

3/10/2009 3:48 PM


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:252
posted:12/21/2009
language:Indonesian
pages:1