BAB_IV_RENSTRA_08_

Document Sample
BAB_IV_RENSTRA_08_ Powered By Docstoc
					Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

B A B. IV VISI, MISI, TUJUAN, KEBIJAKAN DAN STRATEGI

A. VISI DAN MISI KEPALA DAERAH Berdasarkan kondisi Provinsi Kalimantan Barat saat ini, tantangan ang dihadapai dalam 5 (lima) tahunan mendatang dan amanat pembangunan yang tercantum dalam RPJM Nasional, maka Visi Pembangunan yang ditawarkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur : Drs. Cornelis, MH dan Drs. Christiandy Sanjaya, SE, MM ketika mengikuti Pilkada tanggal 15 November 2007 adalah : “TERWUJUDNYA MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT YANG BERIMAN, SEHAT, CERDAS, AMAN, BERBUDAYA DAN SEJAHTERA”

B. VISI DAN MISI SKPD Untuk mengantisipasi tantangan ke depan menuju kondisi yang diinginkan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat sebagai organisasi publik, perlu menangkap peluang-peluang baru. Meningkatnya persaingan, tantangan dan tuntutan masyarakat dibidang Kelautan dan Perikanan, mendorong Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat untuk mempersiapkan diri agar tetap eksis dan unggul dengan terus menerus melakukan perubahan ke arah perbaikan yang diinginkan. Perubahan-perubahan yang terencana, konsisten dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas kinerja yang berorientasi pada pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani/nelayan. Untuk itu

diperlukan adanya VISI dan MISI Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, yang disesuaikan dengan Tugas Pokok dan Fungsinya. VISI adalah merupakan cara pandang jauh kedepan yang mempunyai nilai-nilai luhur yang ingin dicapai oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat. 20
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009

Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

Adapun VISI Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat adalah “ TERWUJUDNYA MASYARAKAT KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM MENDAYAGUNAKAN EKOSISTEM LAUT SECARA OPTIMAL DAN BERKELANJUTAN DALAM KEMAJUAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT ”

MISI adalah merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Dengan MISI, diharapkan seluruh aparat dan pihak lain yang berkepentingan dapat mengenal Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat dan mengetahui tugas, fungsi, peran dan program kerja serta hasil yang akan dicapai dimasa yang akan datang. Proses perumusan misi tersebut harus melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dan memberikan peluang untuk perubahan sesuai dengan kondisi serta tuntutan lingkungan. Sedangkan pernyataan MISI Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat mencerminkan pandangan organisasi tentang kemampuan dirinya untuk mengarahkan kegiatan yang lebih eksis dan dapat mengikuti efek globalisasi. Adapun MISI dimaksud adalah sebagai berikut : 1. Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kelautan dan Perikanan. 2. Meningkatkan Peran Sektor Kelautan dan Perikanan sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Daerah. 3. Menyediakan Sumber Protein Hewani dan Bahan Baku Industri Hasil Perikanan. 4. Rehabilitasi dan Perlindungan SD Laut, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil 5. Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM. 6. Menciptakan Lapangan Kerja dan Kesempatan Berusaha.

21
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009

Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

C. TUJUAN DAN SASARAN 1. Tujuan Tujuan merupakan implementasi atau penjabaran dari pernyataan misi yang merupakan hasil akhir dan merupakan sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan pada kurun waktu tertentu 1 sampai dengan 5 tahun kedepan (kapan). Karakteristik tujuan dapat diartikan sebagai berikut : a) Idealistik – mengandung nilai-nilai keluhuran dan keinginan kuat untuk menjadi baik dan berhasil ; b) Jangkauan jauh kedepan – dicapai dalam jangka waktu lebih dari tahun sebagaimana yang ditetapkan oleh suatu organisasi; c) Abstrak - belum tergambar dalam angka (kualitatif), upaya pencapaian tujuan dapat berlangsung terus menerus/ berkesinambungan. Berdasarkan uraian diatas, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat menetapkan TUJUAN sebagai berikut : 1) Meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembudidaya ikan serta masyarakat Kelautan dan Perikanan. 2) Meningkatkan penerimaan devisa ekspor negara dan ekspor hasil perikanan. 3) Meningkatkan kecukupan gizi masyarakat. 4) Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM Kelautan dan Perikanan. 5) Menurunkan tingkat pelanggaran, pengrusakan dan konflik pemanfaatan SDI.

2. Sasaran Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang akan dicapai secara nyata dalam jangka waktu tahunan, semesteran atau bulanan. Sasaran merupakan bagian integral dalam proses perencanaan strategis Dinas Kelautan dan Perikanan.

22
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009

Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

Fokus utama sasaran adalah tindakan dan alokasi sumberdaya Kelautan dan Perikanan. Sasaran harus bersifat spesifik, dapat dinilai, diukur, menantang namun dapat diatasi, berorientasi pada hasil dan dapat dicapai dalam 1 (satu) tahun kedepan. Sasaran Pembangunan Kelautan dan Perikanan adalah sebagai Berikut : 1) Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya Laut, Payau, dan Tawar 2) Optimalisasi Berkelanjutan 3) Peningkatan Devisa Ekspor Hasil Perikanan, Kapasitas Kelembagaan dan Pemasaran Hasil Perikanan 4) Penurunan Tingkat Pelanggaran / Pengrusakan dalam Pemanfaatan dan Pendayagunaan Sumberdaya Kelautan, Perikanan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. 5) Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kepada Masyarakat Pengelolaan Sumberdaya Perik. Tangkap secara

3. Indikator Kinerja Sasaran Indikator Kinerja Sasaran Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2008 meliputi 5 indikator Sasaran Pokok yaitu : 1) Tercapainya Produksi dan Peningkatan Areal Perikanan Budidaya Laut, Payau dan Air Tawar - Tercapainya Peningkatan Produksi Budidaya - Tercapainya Peningkatan Areal Budidaya - Tercapainya Peningkatan Produksi Benih 2) Tercapainya Produksi dan Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap - Tercapainya Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Skala Kecil - Tercapainya Peningkatan Mutu dan Pengolahan - Tercapainya Peningkatan Tata Pemanfaatan SDI - Tercapainya Pengemb. Prasarana dan Perikanan 23
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009

Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

- Tercapainya Peningk. Produksi Perik. Tangkap 3) Tercapainya Peningkatan Ekspor, Mutu Hasil Perikanan serta Data dan Informasi Pasar - Tercapainya Ekspor Hasil Perikanan - Tersedianya Data dan Informasi Pasar Hasil Perikanan melalui Media Cetak/ Elektronik - Tercapainya Pembinaan Mutu Hasil Perikanan pada Unit PPI dan Unit Pengolahan Ikan 4) Tercapainya Penurunan Tingkat Pelanggaran/ Pengrusakan dalam Pemanfataan Sumberdaya Kelautan, Perikanan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil - Tercapainya Penurunan Tingkat Pelanggaran Pemanfaatan dan Pengrusakan SDI - Tercapainya Sistem Pengawasan Masyarakat - Tercapainya Peningkatan Ketaatan Perizinan - Rehabilitasi dan Konservasi Laut, Ekosistem Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil - Implementasi Dokumen Penataan Ruang Laut, Pesisir dan PulauPulau Kecil 5) Tercapainya Peningkatan Pelayanan Prima - Tercapainya Peningkatan SDM Aparatur - Tercapainya Pengembangan Sarana dan Prasarana Kantor - Tercapainya Peningkatan Pelayanan Administrasi Kantor

D. KEBIJAKAN DAN STRATEGI Sebagai bagian integral dari pembangunan Nasional dan daerah, dasar kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan selain bertumpu pada landasan idiil Pancasila dan Landasan Konstitusional UUD 45, juga pada landasan Operasional Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Tahun 2008 – 2013.

24
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009

Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

Dari tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka langkah selanjutnya adalah menetapkan bagaimana Tujuan dan Sasaran tersebut akan dicapai. Adapun cara mencapai tujuan dan sasaran adalah dengan menentuan kebijakan. 1. Arah Kebijakan Pembangunan Kelautan dan Perikanan diarahkan pada : a. Koordinasi pengelolaan lingkungan hidup di tingkat kabupaten. b. Meningkatkan kapasitas lembaga pengelola lingkungan hidup. c. Mengoptimalkan alokasi anggaran bidang pembangunan kelautan dan perikanan guna mendorong pencapaian akselerasi pembangunan daerah mengingat besarnya anggaran yang diperlukan dalam pembangunan kelautan dan perikanan. d. Memaksimalkan upaya penanggulangan dan pengendalian banjir serta pengamanan pantai dan pesisir. e. Memaksimalkan pencapaian hasil realisasi program dalam agenda pengurangan – pulau kecil. f. Pengembangan subsistem industri hilir yang terintegrasi dengan berbasis pada industri pengolahan hasil perikanan. g. Penumbuhan klaster industri perikanan, baik pada industri besar dan sedang maupun pada industri kecil dan menengah. h. Memperkuat basis industri yang menghasilkan produk hasil perikanan berdaya saing tinggi dan berorientasi eksport. i. Perluasan jaringan distribusi dan penyebarang informasi perdagangan/ bisnis serta peningkatan perlindungan konsumen. j. Peningkatan sarana dan prasarana perikanan, termasuk di kawasan perbatasan, pesisir dan pulau – pulau kecil. k. Memfasilitasi pelaku usaha perikanan dalam memasarkan produk hasil daerah. 25
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009

ketimpangan

wilayah,

program

pengembangan

perbatasan, program pengembangan daerah terpencil, pesisir dan pulau

Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

l. Memperkuat kegiatan promosi dan misi dagang untuk meningkatkan ekspor daerah dari hasil perikanan. m. Meningkatkan daya saing KUKM yang diarahkan untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja. n. Memperkuat KUKM. 2. Strategi Kebijakan Kebijakan adalah merupakan ketentuan yang telah disepakati pihak terkait yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan petunjuk bagi setiap kegiatan aparatur Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat dan masyarakat agar tercapai kelancaran dan keterpaduan dalam upaya mencapai sasaran, tujuan, misi dan visi. Kebijakan (Strategi Kebijakan) yang ditetapkan pada Tahun 2008 – 2013 meliputi : 1. Peningkatan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya ikan, Pengolah

Ikan, dan Masyarakat Pesisir melalui Penguatan Modal/Bantuan Sarana Ekonomi Produktif dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP). 2. Peningkatan Pengelolaan Pengawasan dan Pengendalian guna Menjamin

Sumberdaya Kelautan dan Perikanan secara Tertib

Bertanggungjawab dan Berkelanjutan. 3. Peningkatan Pemanfaatan dan Pengelolaan Sumberdaya Ikan pada wilayah Perairan Potensial dan Rasionalisasi upaya Tangkap pada Perairan Padat Tangkap, serta Pembinaan Mutu Hasil Perikanan menunju terwujudnya Pengelolaan Sumberdaya Ikan yang

Bertanggungjawab sesuai FAO. 4. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pengelola Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, serta Pengembangan Ekonomi Berbasis Sumberdaya Kelautan dan Perikanan melalui Pengembangan Usaha, investasi dan Pemasaran Hasil Laut dan Perikanan. 26
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009

Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

5. Peningkatan

Efisiensi

dan

Efektifitas

Kinerja

Pemerintah

di

lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan dalam rangka mewujudkan Aparatur yang Produktif, Profesional, Bersih dan Bertanggungjawab. 6. Pengembangan Perikanan Budidaya melalui Pengelolaan Kawasan Berbasis Budidaya. 7. Peningkatan Nilai Tambah Hasil Perikanan dan Pengembangan

Produk Hasil Perikanan. 8. Pengelolaan Sumberdaya Pesisir, Laut dan Pulau-Pulau Kecil yang Berkelanjutan dan Berbasis Masyarakat. 9. Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan melalui pendekatan berkelanjutan yang menyangkut aspek dimensi ekonomi, sosial dan ekologi. Pendekatan kebijakan tersebut dilakukan dengan prinsip pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan secara ekonomi layak/ menguntungkan, secara ekologi tidak menyebabkan kerusakan lingkungan (degradasi sumberdaya) dan secara sosial berkeadilan. 10. Pengembangan ekonomi masyarakat melalui pendekatan :  Pengembangan sistem perekonomian yang berbasis potensi perikanan.  Meningkatkan produktivitas sumberdaya kelautan dan perikanan secara profesional, efisien dan efektif dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan dan penanaman investasi dan dunia usaha.  Mengembangkan jaringan kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk mendorong investasi dan mengembangkan dunia usaha di bidang perikanan. 11. Pembangunan infrastruktur dasar dilakukan dengan fokus :  Pada daerah – daerah sentra produksi perikanan dalam upaya untuk memudahkan aksesibilitas masyarakat terhadap akses pasar.

27
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009

Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2008 - 2013

 Membangun infrastruktur yang fokus untuk mendukung sistem investasi dan aksesibilitas masyarakat terhadap program

pembangunan daerah  Membangun infrastruktur kepariwisataan pada wilayah destinasi dan objek – objek wisata. 12. Pembangunan Wilayah Perbatasan dilakukan melalui :  Pendekatan kesejahteraan, dengan fokus meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan serta meningkatkan kapasitas pengelolaan potensi daerah.  Pendekatan Lingkungan, dengan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kepentingan ekologis dalam rangka keberlanjutan pembangunan.

28
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat 2009


				
DOCUMENT INFO